P. 1
karbu

karbu

|Views: 54|Likes:
Published by Clalu Adza

More info:

Published by: Clalu Adza on Feb 16, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/18/2012

pdf

text

original

Pada waktu sepeda motor dihidupkan piston dalam

silinder melakukanlangkah hisap, hisapan ini membuat udara dari luar
masuk ke dalam karburator. Kecepatan udara mengalir melewati spuyer
kecil, sehingga mengakibatkan tekanan udara mejadi rendah, akibatnya
bensin dalam ruang pelampung ikut terhisap naik keluar melalui spuyer
kecil.

Bensin yang naik keluar bercampur dengan udara menjadi kabut/gas yang
merupakan campuran udara dengan bensin. Gas ini akan masuk ke dalam
ruang bakar di mesin untuk kemudian dibakar. Prinsip kerja karburator
sebenarnya hampir mirip dengan semprotan obat nyamuk.

Tingkat kecepatan putaran mesin dapat dibagi atas 4 tahap yaitu ;
1.Putaran stasioner (langsam) : Pada posisi ini handle gas tidak diputar atau
lepas gas, pada putaran ini dipengaruhi oleh sekrup penyetel udara dan
sekrup penyetel gas. Bila putaran mesin tidak normal, maka penyebabnya
adalah kedua sekrup penyetelan itu. Pada putaran ini pula yang bekerja
adalah spuyer kecil atau pilot jet, sedangkan main jet sama sekali tidak
bekerja. Bensin hanya memancar keluar melalui pilot jet untuk bercampur
dengan udara.

2.Putaran rendah : Pada saat ini posisi handle gas diputar sampai 1/8
putaran, pada putaran ini yang berpengaruh adalah sekrup penyetel udara
dan coakan pada skep. Pilot jet / spuyer kecil masih tetap bekerja untuk
memancarkan bensin, sementara spuyer besar / main jet ikut memancarkan
bensin namun masih dalam jumlah yang lebih sedikit.

3.Putaran menengah : Pada putaran ini posisi handle gas pada putaran 1/8
sampai 3/4, yang berpengaruh pada putaran ini adalah coakan skep dan
posisi jarum skep. Pada putaran ini spuyer besar atau main jet bekerja lebih
banyak memancarkan bensin , sementara spuyer kecil lebih sedikit
memancarkan bensinnya.

4.Putaran tinggi : Posisi handle gas pada putaran 3/4 sampai penuh, yang
berpengaruh adalah besarnya lubang spuyer besar/ main jet. Pada saat ini
yang memancarkan bensin adalah spuyer besar atau main jet. Sementara
spuyer kecil tidak bekerja memancarkan bensin.
http://www.honda-cs1.com/index.php?p=archive&l=id&newsaction=shownews&nid=393


Karburator adalah sebuah alat yang mencampur udara dan bahan bakar
untuk sebuah mesin pembakaran dalam. Karburator masih digunakan dalam
mesin kecil dan dalam mobil tua atau khusus seperti yang dirancang untuk
balap mobil stock. Kebanyakan mobil yang diproduksi pada awal 1980-an
telah menggunakan injeksi bahan bakar elektronik terkomputerisasi.
Mayoritas motor masih menggunakan karburator dikarenakan lebih ringan
dan murah, namun pada 2005 sudah banyak model baru diperkenalkan
dengan injeksi bahan bakar.


Prinsip Kerja

Pada dasarnya karburator bekerja menggunakan Prinsip Bernoulli: semakin
cepat udara bergerak maka semakin kecil tekanan statis-nya namun makin
tinggi tekanan dinamis-nya. Pedal gas pada mobil sebenarnya tidak secara
langsung mengendalikan besarnya aliran bahan bakar yang masuk kedalam
ruang bakar. Pedal gas sebenarnya mengendalikan katup dalam karburator
untuk menentukan besarnya aliran udara yang dapat masuk kedalam ruang
bakar. Udara bergerak dalam karburator inilah yang memiliki tekanan untuk
menarik serta bahan bakar masuk kedalam ruang bakar.

Kebanyakan mesin berkarburator hanya memiliki satu buah karburator,
namun ada pula yang menggunakan satu karburator untuk tiap silinder yang
dimiliki. Bahkan sempat menjadi trend modifikasi sepeda motor di Indonesia
penggunaan multi-carbu (banyak karburator) namun biasanya hal ini hanya
digunakan sebagai hiasan saja tanpa ada fungsi teknisnya. Mesin-mesin
generasi awal menggunakan karburator aliran keatas (updraft), dimana
udara masuk melalui bagian bawah karburator lalu keluar melalui bagian
atas. Keuntungan desain ini adalah dapat menghindari terjadinya mesin
banjir, karena kelebihan bahan bakar cair akan langsung tumpah keluar
karburator dan tidak sampai masuk kedalam intake mainfold; keuntungan
lainnya adalah bagian bawah karburator dapat disambungkan dengan
saluran oli supaya ada sedikit oli yang ikut kedalam aliran udara dan
digunakan untuk membasuh filter udara; namun dengan menggunakan filter
udara berbahan kertas pembasuhan menggunakan oli ini sudah tidak
diperlukan lagi sekarang ini.

Mulai akhir 1930-an, karburator aliran kebawah (downdraft) dan aliran
kesamping (sidedraft) mulai popouler digunakan untuk otomotif

Saat Beroperasi

Pada setiap saat beroperasinya, karburator harus mampu:

* Mengatur besarnya aliran udara yang masuk kedalam ruang bakar
* Menyalurkan bahan bakar dengan jumlah yang tepat sesuai dengan
aliran udara yang masuk kedalam ruang bakar sehingga rasio bahan
bakar/udara tetap terjaga.
* Mencampur airan udara dan bahan bakar dengan rata dan sempurna

Hal diatas bakal mudah dilakukan jika saja bensin dan udara adalah fluida
ideal; tapi kenyataannya, dengan sifat alami mereka, yaitu adanya
viskositas, gaya gesek fluida, inersia fluida, dan sebagainya karbrator
menjadi sangat kompleks dalam mengatasi keadaan tidak ideal ini. Juga
karburator harus tetap mampu memproduksi campuran bensin/udara yang
tepat dalam kondisi apapun, karena karburator harus beroperasi dalam
temperatur, tekanan udara, putaran mesin, dan gaya sentrifugal yang
sangat beragam. Karburator harus mampu beroperasi dalam keadaan:

* Start mesin dalam keadaan dingin
* Start dalam keadaan panas
* Langsam atau berjalan pada putaran rendah
* Akselarasi ketika tiba-tiba membuka gas
* Kecepatan tinggi dengan gas terbuka penuh
* Kecepatan stabil dengan gas sebagian terbuka dalam jangka waktu
yang lama

Karburator modern juga harus mampu menekan jumlah emisi kendaraan

Fungsi karburator ialah :
a. Mengatur perbandingan campuran udara dan bahan bakar.
b. Menjadikan campuran tersebut menjadi kabut.
c. Menambah atau mengurangi jumlah campuran sesuai dengan kecepatan dan beban
motor yang berubah-ubah.
Sejak sebuah motor dihidupkan hingga motor berjalan pada kondisi yang stabil, mengalami
beberapa kali perubahan perbandingan campuran. Jika motor dihidupkan dalam keadaan
dingin perbandingan tersebut bahkan diperlukan 1 : 1. Kemudian sesudah hidup berubah
menjadi 11,5 : 1. Untuk tenaga yang maximum perbandingan yang diperlukan sekitar 12 :
1 dan pada keadaan 80 sampai 90% kecepatan maksimum (kecepata ideal)
perbandingannya ialah 16 : 1.
Pada jenis karburator yang modern, pengatur campurannya dapat bekerja secara
otomatis, perbandingan campuran udara dan bensin 15 : 1. Campuran bensin dan udara
yang terlalu tipis dapat mengakibatkan :
a. Motor lekas menjadi panas.
b. Katup buang dapat terbakar.
c. Pelumasan pada dinding-dinding silinder kurang baik, minyak banyak turut terbakar.
d. Tenaga motor berkurang
Kemudian timbul ledakan-ledakan didalam karburator sehingga dapat menimbulkan
kebakaran.
Campuran bensin dan udara terlalu boros, dapat mengakibatkan :
a. Motor menjadi panas
b. Gas buang berwarna hitam.
c. Dapat menimbulkan ledakan-ledakan di dalam atau pada ujung pipa buang.
d. Pemakaian bahan bakar terlalu boros.

Macam-macam Konstruksi Karburator Berdasarkan Kedudukan Manifol
Terhadap letak manifold, karburator dibedakan atas :
a. Karburator aliran bawah (turun)
Karburator aliran bawah, arah aliran udara dengan bensin saling berlawanan, bensin jatuh
mudah untuk dilayani karena tempatnya di bagian atas, tapi unit motornya menjadi lebih
tinggi oleh adanya saringan udara di atas karburator.

Gambar. Karburator Arus Turun (aliran ke bawah)
b. Karburator aliran horizontal (rata)
Karburator aliran horizontal (rata) digunakan pada motor-motor kecepatan tinggi. Manifold
isap dapat dibuat lebih pendek sehingga kerugian gesek berkurang dan rendeman pengisian
bertambah (Gambar 3)., dan dipakai oleh beberapa merek saja misalnya karburator S.U.

Gambar. Karburator Arus Rata (aliran horizontal)

c. Karburator arus naik (aliran ke atas)
Karburator aliran ke atas yang dipergunakan adalah jarang disebabkan rendeman
pemasukan jelek karena bensin harus diisap ke atas Identifikasi karburator sekarang lebih
dikenal berdasarkan pabrik yang membuatnya dan modelnya. Nama ± nama yang dikenal
ialah :
- Stromberg, Rochester, Zenith, Carter dan Holley buatan Amerika
- S.U. dan Zenith buatan Inggris
- Solex buatan Prancis
- Weber buatan Itali

Gambar Karburator Arus Naik (aliran ke atas)
Fungsl ker|u sebuuh kurburutor, utuu yung dlsebut plruntl pengkubutun pudu sebuuh mesln motor. Jelus memlllkl perunun
yung sungut slgnlflkun. Curu ker|unyu berfungsl mencumpur buhun bukur dengun uduru. Nuh, upubllu terduput humbutun.
Sepertl kotorun pudu nosel. Tentunyu, plruntl yung memlllkl dlmensl cukup kecll lnl, ukun kurung blsu beker|u securu
sempurnu. Allh-ullh, power tunggungun Blkes pun, uguk tertuhun dlputurun utus. Alhusll, bunyl brebet pudu puturun buwuh
|ugu, ukun cukup mengunggu dun merepotkun Blkes. Well, tentunyu dengun kondlsl tersebut. Fungsl ker|u plruntl lnl,
terllhut |elus, memlllkl perun yung sungut pentlng.
Blcuru konsep dusur. Pustlnyu, plruntl yung sutu lnl memlllkl curu ker|u cukup slmple. Buhun bukur yung tertumpung pudu
mungkok kurbu. Tentu, ukun terhlsup nulk, melulul lubung nosel pllot/muln |et, ke buglun venturl kurburutor. Buhun bukur
tersebut blsu terlsup nulk, dlkurenukun udunyu tekunun ullrun ungln, yung musuk durl lubung uduru (moncong kurbu hlnggu
venturl), yung mengecll. Dengun ukurun lubung durl moncong, hlnggu lubung venturl yung mengecll. Suduh pustl, ullrun
uduru yung musuk ukun leblh ceput bergeruk. Sehlnggu lubung nosel, yung berudu pudu permukuun lubung uduru.
Menduput tekunun yung menguklbutkun terhlsupnyu buhun bukur pudu mungkok kurbu, menglkutl ullrun uduru yung
bergeruk. Dengun begltu tercumpurluh unturu buhun bukur dengun uduru sehlnggu ter|udl pengkubutun.
Apubllu Blkes muslh blngung, dengun pen|elusun curu ker|u kurburutor tudl. Cobu Blkes, tengok curu ker|u ulut semprot
serunggu munuul, yung dlpompu menggunukun tungun. Suut tungun memompu dun menyemburkun uduru. Husllnyu,
securu otomutls tubung yung berlsl mlnyuk pembusml serunggu. Terhlsup berkut tekunun uduru, sehlnggu tersembur
seuruh dengun ullrun uduru yung terpompu. Nuh, sepertl ltu klru-klru, curu ker|u sederhunu durl kurburutor.
Desuln Kurburutor
Adu beberupu desuln kurburutor berdusurkun ullrun uduru dun venturl. Yuknl :
1. Kurburutor ullrun ke utus (updruft). Tentunyu, bunyuk dlpukul pudu mesln generusl uwul, yung membutuhkun suplul
buhun bukur culr. Curu ker|u |enls kurburutor lnl, mempunyul ullrun uduru yung musuk melulul buglun buwuh kurburutor.
Kemudlun, keluur melulul buglun utus. Keunggulun durl desuln kurburutor sepertl lnl, uduluh terhlndurnyu durl bun|lr pudu
mesln. Apubllu kurburutor menguluml keleblhun buhun bukur culr, muku ukun lungsung tumpuh. Tlduk sumpul musuk ke
dulum lntuke munlfold.
2. Kurburutor ullrun turun (downdruft). Yuknl, plruntl pengkubutun khusus otomotlf yung mulul dlberlukukun pudu ukhlr
tuhun 1930-un. desuln kurburutor downdruft, |enls lnl. Curu ker|unyu, numpuk terllhut pudu ullrun buhun bukur menurun,
menu|u ruung bukur mesln. Allrun udurunyu tersebut, musuk durl buglun utus dun kemudlun keluur durl buwuh. Dengun
slstemutls proses ke|u tersebut. Desuln kurburutor lnl, mempunyul keleblhun dl bundlng desuln kurburutor sebelumnyu.
Allh-ullh, pemunfuutun momentum gruvltusl. Tentunyu, men|udlkun sl suplul buhun bukur, duput musuk dengun ceput
melulul ruung bukur mesln. Keuntungun lulnnyu, dlduput |ugu durl spuyer. Buhun bukur yung tersemprot pun, tlduk
menunggu dlhlsup oleh tekunun pudu ruung bukur mesln. Seluln ltu, poslsl desuln kurburutornyu sendlrl, leblh dekut
dengun ruung bukur. Yung berukhlr, mumpu memlnlmullslrkun |edu musuknyu buhun bukur. Desuln kurburutor sepertl lnl,
sungut cocok dlpukul pudu mesln yung mlrlng/tldur.
3. Sutu lugl desuln yung pullng serlng dltemul sekurung, dl setlup kenduruun bermotor yung menggunukun kurburutor.
Yuknl Desuln ullrun dutur (Sldedruft). Desuln kurburutor, yung mnemlllkl kurukter ullrun uduru yung musuk durl slsl
sumplng. Sertu mengullr dengun uruh mendutur, lulu keluur lewut slsl sebeluhnyu. Jenls desuln kurburutor sepertl lnl.
Tentunyu, memung bunyuk dludopsl dun dlupllkuslkun pudu motor sekurung.
Jenls Plruntl Pengkubutun Kurburutor
Plruntl pengkubutun pudu sebuuh sepedu motor, |elus memlllkl fungsl yung sungut vltul. Oleh kurenunyu, berbugul plruntl
pengkubutun pun bermucum-mucumnyu |enlsnyu. Memung, |lku dltelusurl leblh |uuh lugl. Tuk udu yung bedu durl
penggunuun dun curu ker|unyu. Securu slstemutls, fungsl dun curu ker|unyu, hunyu menyulurkun husll pengkubutun buhun
bukur dengun uduru. Numun, bentuk dun penggunuun securu khusus. Jelus memlllkl kurukter yung berbedu-bedu pulu.
Humplr kebunyukun, semuu bentuk lubung ungln venturl (lubung temput ter|udlnyu pengkubutun). Tuk luln, securu
dlgumburkun, berbentuk bulut. Hul lnl, dlkurenukun supuyu sl ullrun uduru yung musuk, ber|ulun luncur dun teruruh menu|u
ruung bukur. Ukurun venturl pun, mempunyul kurukter yung berbedu sesuul kupusltus mesln dun penggunuunnyu.
Jenls plruntl pengkubutun memung bunyuk mucumnyu. OTOBIKES sendlrl yung sebelumnyu melukukun rlset durl pusurun,
dun melukukun pencurlun lewut sltus |e|urlng soslul. Akhlrnyu, dlsudutkun pudu keslmpulun membugl plruntl pengkubutun
tersebut. Khususnyu plruntl pengkubutun, pudu kudu besl. Yuknl, terbugl dulum 3 |enls:
1. kurburutor konvenslonul. Yuknl plruntl yung blusu terduput pudu motor keluurun luwus, hlnggu pertenguhun tuhun 2000-
un. Kurburutor berdesuln sldedruft lnl, dlperuntukkun untuk menduputkun performu mukslmul dun |ugu lrlt. Ukurun venturl
kurburutor konvenslonul tersebut. Blusunyu dlsesuulkun, dengun kupusltus kublkusl mesln sl kudu besl. Slstem ker|u |enls
plruntl pengkubutun lnl, mengundulkun bukuun skep dun |urum skep dulum mengutur puturun mesln. Husllnyu, puturun
mesln pun ukun dlutur oleh bukuun durl skep yung tuk luln mengutur |ugu ukurun venturl ber|enls bergeruk tersebut.
Muksud venturl bergeruk. Aduluh celuh venturl yung duput berubuh-ubuh, berkut nulk turunnyu skep ketlku grlp gus
dlpllntlr. Sehlnggu puturun mesln dlutur oleh besurnyu lubung venturl yung dlkendullkun oleh skep dun |urum skep. Jurum
skep sendlrl punyu penguruh dulum mengutur deblt ullrun buhun bukur yung terlsup bersumu dengun ullrun uduru.
Sedungkun venturl tetup pudu tlpe lnl. Ukurun venturlnyu tlduk berubuh-ubuh. Pedul gus mengutur kutup uduru yung
menentukun besurnyu ullrun uduru, yung melewutl venturl. sehlggu menentukun besurnyu tekunun untuk menurlk buhun
bukur.
2. Jenls yung keduu luluh kurburutor vukum. Blusunyu, |enls kurburutor yung bunyuk dlpukul pudu kudu besl keluurun
terunyur, sepertl kurbu pudu motor mutlk. Kurbu lnl, mempunyul keleblhun pudu eflslensl buhun bukur. Kurenu curu ker|u
kurburutor vukum, Aduluh nulk turunnyu skep berlkut |urumnyu, dltentukun oleh kevukumun dl ruung bukur. Suut puturun
mesln renduh, dun tlngkut kevukumun dl ruung bukur renduh. Skep hunyu membuku dengun lubung yung kecll. Begltu
puturun mesln nulk, dldukung kevukumun menlngkut, Skep tersebut, tentunyu ukun membuku lebur-lebur untuk
mengullrkun buhun bukur. Permlntuun buhun bukurnyu sendlrl, ukun sesuul dengun keperluun mesln. Sehlnggu,
perbundlngun cumpurun buhun bukur dun uduru. Akun sesuul dengun kondlsl mesln. Dengun begltu, konsumsl buhun
bukur pun dlrusu, ukun |uuh leblh hemut dlbundlngkun kurburutor konvenslonul.
3. Jenls yung ketlgu. Yuknl Kurburutor Ruclng. Kurburutor |enls lnl, memung dlperuntukkun untuk sebuuh tunggungun full
performunce. Blsu dlkutegorlkun, serlng dlpukul pudu u|ung kompetlsl udu keceputun kudu besl. Kurbu |enls lnl, memung
memlllkl bentuk dun fungsl yung khusus. Durl bentuk skepnyu yung kotuk, hlnggu ouvul (perpuduun kotuk dun bulut pudu
suluh sutu slslnyu). Suduh dlpustlkun, mumpu berfungsl memperceput ullrun uduru, yung musuk melulul lubung mulut
kurburutor. Dengun bentuk skepnyu yung kotuk utuu lon|ong.tentunyu, kurburutor lnl, mumpu memberlkun efek rlngun,
ketlku rlder menurlk gus. Dengun bukuun skep/ venturl yung membesur, ketlku skep mengungkut. Suduh pustl, Puturun
mesln pun ukun leblh muduh dlkontrol. Husllnyu, tunggungun blkes pun securu spontun. Mumpu berukselerusl, ketlku
dlpucu pudu puturun buwuh hlnggu utus. Seluln ltu, dengun ukurun spuyer dun lubung venturl yung besur. Tentunyu |enls
lnl, men|udl suluh sutu clrl durl sebuuh kurburutor ruclng.
2 hul Flnlsh
EVOLUSI PIRANTI PENGKABUTAN
KARBURATOR
Jlku dltelusurl leblh |uuh. Plruntl pengkubutun pertumu,. Dltemukun oleh seorung prlu bernumu, Kurl Benz pudu tuhun
1885. Allh-ullh, selrlng dengun Perkembungun plruntl pengkubutun ltu sendlrl, berbugul lnovusl dun rlset pun,
menghudlrkun berugum |enls dun peruntukunnyu. Mulul durl |enls, slstem ker|u yung konvenslonul. Hlnggu slstem ker|u
yung dllukukun oleh unlt kontrol komputerlsusl. Dengun begltu. Perkembungun dun berbugul lnovusl pun, blsu Blkes sudurl
dun rusukun sekurung lnl.
Plruntl pengkubutun, buhun bukur. Awul mulunyu, bunyuk dlupllkuslkun pudu mesln lndustrl. Numun, prlu bernumu
Frederlck Wllllum Lunchester, berkebungsuun Brlmlnghum, Inggrls. Aduluh, orung pertumu yung mengupllkuslkun plruntl
pengkubutun, pudu mesln mobll berslllnder tunggul. Mobll husll eksperlmen, Frederlck besertu suudurunyu. Merupukun
mobll pertumu dl dunlu, yung menggunukun buhun bukur culr utuu bensln. Kebunyukun mobll pudu musu ltu,
menggunukun mesln uup.
Dengun hudlrnyu plruntl pengkubutun pudu mesln kenduruun bermotor. Tentunyu, membuut plruntl yung sutu lnl,
menguluml perubuhun dun perkembungun. Se|ulun dengun kemu|uun teknologl otomotlf. Plruntl kecll yung sebelumnyu,
pernuh dlbuut durl sebuuh kuleng bekus oleh Solchlro Hondu, sung pendlrl perusuhuun ruksusu Hondu. Menglsyurutkun
betupu slmpelnyu, sebuuh plruntl pengkubutun hlnggu blsu dlbuut durl sebuuh kuleng bekus.
Dengun prlnslp ker|u yung cukup sederhunu. Plruntl pengkubutun lnl, menguluml evolusl berlrlngun dengun kemu|uun
teknologl lndustrl otomotlf, khususnyu rodu duu. Dengun desuln model updruft, kurburutor |enls lnl, men|udl plruntl
pengkubutun yung bunyuk dlpukul pudu mesln-mesln lndustrl hlnggu otomotlf khususnyu rodu duu bermesln kecll.
Teknologl pengkubutun dengun desuln updruft. Ternyutu, mulul dltlnggulkun pudu ukhlr tuhun 1930-un. Hul lnl
dlkurenukun, munculnyu teknologl dengun desuln yung berbedu durl sebelumnyu. Perkembungun plruntl pengkubutun pudu
lndustrl otomotlf. Alhusll, mulul menemukun teknologl terburu yung dlkhususkun untuk mesln otomotlf berkonflgurusl
teguk dun mlrlng/tldur.
Durl slnlluh mulul dlbedukun, sebuuh plruntl pengkubutun berdusurkun kebutuhun sebuuh mesln. Seteluh desuln updruft.
Mululluh berkembung dengun bentuk desuln downdruft dun sldedruft yung men|udl suluh sutu upllkusl fuvorlt pudu sebuuh
kenduruun bermotor. Dengun perubuhun desuln, optlonul desuln durl slstem pengkubutun yung dltuwurkun. Awul tuhun
1930-un, tentunyu men|udl uwul musu-musu perkembungun teknologl lndustrl otomotlf.
Ketlku kebutuhun sebuuh kudu besl ,mulul bereksplorusl menghusllkun mesln yung mempunyul kupusltus dun bentuk
berbedu. Plruntl penyuplul buhun bukur pun, tuk uyul menyesuulkun dengun kebutuhun mesln ltu sendlrl. Numun, luln
hulnyu dengun plruntl pengkubutun, peruntukkun tunggungun kompetlsl bulup. Meskl, kublkusl pudu mesln, sebuuh
tunggungun terbllung cukup kecll. Husllnyu, tetup su|u pusokun buhun bukur hurus bunyuk. Apulugl klner|u plruntl tersebut
ber|ulun uguk terhumbut. Blsu |udl musuluh tuh!
Kurburutor ruclng, dengun bentuk flslk luur yung cukup besur, sertu beberupu keunggulun fltur penun|ung performu. Agur
tunggungun leblh menlngkut. Tentunyu, men|udlkun beberupu produsen plruntl pengkubutun. Memproduksl ruclng klt
khusus kompetlsl. Beberupu contoh, |enls kurburutor ruclng durl produk berlubel kelhln. Memlllkl bunyuk serlnyu. Yuknl,
mulul durl serl PE, PWK, hlnggu PWM. Nuh, ketlgu serl kurburutor tersebut. Suduh bunyuk terupllkusl pudu motocross
speclul englne dun super sport.
Dengun tlplkul yung serbu besur. Keunggulun durl kurburutor ruclng, dlduput durl performu kudu besl yung menlngkut.
Keunggulun lnl, tentunyu dlburengl dengun konsekuensl buhun bukur yung leblh bunyuk terkonsumsl. Dlbundlngkun
dengun plruntl pengkubutun model stundur. Bentuk skep yung kotuk dun dutur, suduh |elus men|udl clrl khus plruntl
pengkubutun ruclng tersebut. Jenls ruclng yung dlkeluurkun oleh produsen sepertl Kelhln, Mlkunl, Dellorto, hlnggu Lektron.
Ternyutu, merupukun suluh sutu |enls burung produksl ulung, yung dllukukun oleh perusuhuun bernumu Sudco durl
Amerlku. Hunyu dengun setlng ukurun yung dlperbesur, dllkutl preslsl durl ukurun plruntl sebelumnyu. Sudco hunyu,
menyuguhkun setlngun plruntl pengkubutun untuk bulup su|u.
Isu globul wurmlng yung dlgembor-gemborkun 5 tuhun terukhlr lnl. tentunyu, membuut produsen otomotlf. Untuk
mengembungkun teknologl, yung hemut buhun bukur buhkun tunpu buhun bukur. Akhlrnyu, plruntl pengkubutun yung
men|udl իpuru-puruլ sebuuh kenduruun bermotor. Dlmodlfy dengun sentuhun durl kecungglhun teknologl. Suluh sutu
tundunyu dengun kurburutor model vukum. Yuknl, kurburutor yung bunyuk terpusung pudu kudu besl bertrunsmlsl mutlk.
Kurbu vukum lnl, mempunyul fungsl utumu leblh menekun pusokun buhun bukur securu hemut, dulum segl
penggunuunnyu.
Dengun slstem yung memunfuutkun kevukumun pudu ruung bukur. Tentunyu, curu ker|u kurburutor Vukum leblh
menyesuulkun puturun mesln. Numun, upubllu mesln berudu pudu puturun buwuh utuu lungsum. Muku, bukuun lubung
venturl kurburutor durl skep hunyu sedlklt (kecll). Judl, dengun begltu puturun mesln nulk, dun tlngkut kevukumun
menlngkut. Skepnyu sendlrl ukun membuku lebur-lebur untuk mengullrkun buhun bukur.
Judl nulk turunnyu, sebuuh skep pudu kurburutor vukum. Tlduk berdusurkun bukuun hundle gus, tupl dengun menyesuulkun
puturun mesln, pudu ruung bukur yung mempunyul tlngkut kevukumun berbedu-bedu. Hul lnl |elus, membuut usupun buhun
bukur ukun mengullr seperlunyu pudu ruung bukur. Dengun kondlsl lnl, slsu buhun bukur yung tlduk terbukur duput
dlmlnlmullslr sekecll mungkln.
Selrlng ber|ulunnyu perkembungun, plruntl pengkubutun. Komputerlsusl elektronlk pun, menduput perunun tumbuhun pudu
sebuuh kurburutor (bulk konvenslonul hlnggu vukum). Tumbuhun plruntl elektronlk, yung terpusung pudu sebuuh
kurburutor. Yuknl, suluh sutunyu TPS (Throttle Posltlon Sensor). Plruntl elektronlk yung mempunyul fungsl, untuk
menggeser wuktu penguplun leblh uwul, pudu suut gus dlbuku.
Dengun bergesernyu wuktu penguplun men|udl leblh uwul, pudu suut guslngun motor leblh tlnggl. Muku eflslensl buhun
bukur pun, ukun leblh bulk. Seluln ltu, tenugu yung dlhusllkun ukun optlmul. Hul lnl dlkurenukun, penguplunnyu sendlrl.
Suduh slup membukur buhun bukur, yung mengullr pudu ruung bukur. Ketlku skep mulul nulk ke utus, sensor pun mulul
beker|u. Yuknl, dengun menglrlmkun slnyul pudu CDI, yung ukhlrnyu memberltuhukun pudu koll, yung terhubung dengun
busl. Dengun begltu, Suut poslsl skep mulul membuku. Busl tersebut ukun memuntlkun upl, sesuul kebutuhun ullrun buhun
bukur.
INJEKSI
Perkembungun slstem pengkubutun pudu kenduruun rodu duu. Alhusll, mumpu membuut plruntl yung sutu lnl, menguluml
penyempurnuun. Dengun dullh pembukurun yung sempurnu, dun menghusllkun lu|u performu kenduruun leblh optlmul.
Tentunyu, mumpu membuut kondlsl ruung bukur. Men|udl leblh berslh, tunpu udu slsu durl husll pembukurun tersebut.
Keuduun lnl, |ugu dlpercuyu berkut husll usupun buhun bukur yung eflslensl. Dltun|ung |ugu, berkut teknologl pendukung
elektronlk tersebut.
Pudu ukhlr tuhun 1980-un. Penggunuun plruntl pengkubutun yung terkontrol, oleh slstem elektronlk (ln|eksl) tersebut.
Akhlrnyu, mumpu mengguntlkun perun kuburutor, sebugul usupun buhun bukur kenduruun bermotor. Slstem pengkubutun
ln|eksl pertumu, dlcobu dun dlgunukun pudu eru tuhun 1971 oleh Toyotu Crown. Nuh, buru seteluh tuhun 1981. slstem
ln|eksl lnl, dlproduksl securu mussul pudu Toyotu Crown dun beberupu mobll dl Neguru Eropu.
Slstem ln|eksl yung terkomputerlsusl, lewut perungkut elektronlk lnl. memlllkl sebuuh otuk yung memprogrum, besurun
usupun buhun bukur dun uduru kedulum ruung bukur. Alut tersebut, dlnumukun Elektronlk Control Unlt (ECU). ECU
tersebut, tlduk hunyu berfungsl mengutur seberupu bunyuk usupun buhun bukur dun uduru yung hurus dlcumpur su|u. Akun
tetupl, mumpu beker|u mendeteksl permusuluhun yung terduput pudu mesln |ugu.
Dengun teknologl yung mukln berkembung. Tentunyu, semukln bunyuk pulu kenduruun rodu duu, yung mengupllkuslkun
teknologl Elektronlk Fuel In|ectlon (EFI), yung sebelumnyu fumlllur pudu slstem pengkubutun kenduruun rodu emput uwul
tuhun 1980-un.
Well, untuk perkembungun plruntl pengkubutun pudu kudu besl ltu sendlrl. Teknologl yung dltuwurkun pun, memlllkl
keunggulun durl plruntl pengkubutun kurburutor sebelumnyu. Dengun usupun buhun bukur, yung terkontrol oleh slstem
komputerlsusl. Blsu dlkutukun, cumpurun unturu buhun bukur dengun uduru (pengkubutun) pun, mumpu dlduputkun dengun
preslsl dun sempurnu. Dengun begltu konsumsl buhun bukur, dlduput dengun eflslensl.
Slstemutls Curu Ker|u Teknologl In|eksl
ECU sendlrl duput dlsetlng, dengun ulut Fl-Dlugnostlc Tool (FlDT), yung mempunyul fungsl mengutur իsedlkltլ deblt buhun
bukur yung tersemprot pudu pompu ln|ector. Nuh, durl slnlluh preslsl volume buhun bukur dun uduru yung tercumpur.
Duput dlkontrol dun terdeteksl. Numun, tuk hunyu ltu. FlDT |ugu duput mendeteksl segulu problem, yung ter|udl pudu
slstem pengkubutun cungglh tersebut.
Durl semuu kecungglhun yung dlberlkun slstem ln|eksl. Tentu su|u, muslh bunyuk buglun pentlng lulnnyu, yung perlu
dlketuhul leblh dulum lugl. In|ektor, uduluh plruntl utumu pudu sebuuh slstem ln|eksl. Yuknl, berfungsl menyemprotkun
buhun bukur, yung kemudlun tercumpur dengun ullrun uduru, pudu lntuke/munlfold.
In|ector, ltu sendlrl blsu dllburutkun sebuuh semprotun. Yuknl, duput menyemprotkun buhun bukur. Sehlnggu culrun buhun
bukur, yung tersemprot. Akun menghusllkun, butlrun-butlrun purtlkel kecll. Dengun husll penyemprotun berupu purtlkel-
purtlkel kecll. Buhun bukur yung tersembur pun, duput terbukur dengun sempurnu dun merutu.
Buglun lulnnyu, Yuknl, pompu buhun bukur yung terlntegrusl oleh llstrlk. Tuk luln, unlt yung berfungsl mengullrkun buhun
bukur yung terduput pudu tungkl bensln, kepudu ln|ector yung terhubung dengun ECU. Dengun demlklun, ln|ektor tersebut.
Jelus memerlukun tekunun buhun bukur yung cukup tlnggl, ketlku menyemprotkun ullrun buhun bukur ke ruung bukur
mesln. Nuh, tekunun yung ter|udl pudu ln|ector ltu sendlrl. Dlutur |ugu oleh Pressure Regulutor. Yuknl, ulut yung mengutur
tekunun buhun bukur ugur konstun dl ukurun 55-60 psl.
Jlku dlrunut securu gurls besur. Semuu buglun dulum plruntl pengkubutun ln|eksl, duput beker|u. Tuk luln dlkurenukun,
berkut udunyu pusokun tenugu llstrlk durl Accu. Numun, upubllu tenugu llstrlk yung dlullrkun pudu slstem ln|eksl tersebut,
tlduk ber|ulun dengun bulk. Suduh dlpustlkun, tunggungun berln|eksl Blkes pun tlduk ukun duput hldup. Oleh kurenunyu,
sumber kellstrlkun pudu sebuuh tunggungun berln|eksl. Hurus betul-betul menduput peruwutun yung leblh rutln, dlbundlng
tunggungun lulnnyu.
Kurukterlstlk Dun Jenls Mesln Berln|eksl
Slstem pengkubutun berln|eksl lnl mempunyul penemputun dun clrl khus yung berbedu-bedu. Wuluupun mempunyul slstem
ker|u yung dusurnyu sumu-sumu su|u dengun kurburutor (mengkubutkun buhun bukur), numun kesemuu |enls yung udu
mempunyul husll dun kurukterlstlk berbedu untuk setlup mesln kenduruun bermotor.
- Slngle Polnt / Centrul Fuel In|ectlon System
Jenls ln|eksl slngle polnt utuu dulum buhusu luurnyu Centrul Fuel In|ectlon System (CFI) lnl, mempunyul sutu buuh ln|ektor
untuk sutu hlnggu beberupu slllnder. Penemputun ln|ektor tudl berudu pudu throttle body utuu venturl (lntuke munlfold),
numun pembuglun semprotun buhun bukur durl sebuuh ln|ektor yung kemudlun terbugl untuk mesln berslllnder leblh durl
sutu men|udl clrlkhus durl |enls ln|eksl bertlpekun CFI lnl.
- Multl Polnt Fuel In|ectlon System
Untuk |enls yung sutu lnl, dlkhususkun bugl mesln berslllnder leblh durl sutu, sehlnggu penemputun ln|ektor berudu pudu
tlup lntuke munlfold per slllnder. Sutu slllnder menduputkun semprotun durl sebuuh ln|ektor, sehlnggu |umluh ln|ektor sumu
dengun |umluh slllnder. Berbedu dengun CFI yung mengundulkun sutu ln|ektor membugl ke beberupu slllnder melulul
lntuke/munlfold yung bercubung.
- Gusollne Dlrect In|ectlon (GDI)
Slstem yung sutu lnl, ln|ektor berudu dl dulum ruung bukur, sehlnggu buhun bukur dlsemprotkun lungsung ke ruung bukur
tunpu hurus melulul lntuke munlfold. Tetupl lntuke munlfold muslh dlgunukun, numun hunyu sebugul sulurun ullrun uduru
musuk menu|u ruung bukur. Teknologl sepertl lnl terbllung muslh muhul, lnl dlkurenukun muterlul ln|ektor yung hurus tuhun
pudu suhu tlnggl dl ruung bukur. Untuk slstem ln|eksl GDI lnl, muslh dulum pengembungun ugur duput dlupllkuslkun pudu
kenduruun rodu duu, numun sebuuh mesln yung dlperuntukkun kudu besl usul umerlku berngurun Motus MST-01 KMV4.
Slstem pengkubutun yung se|ulun dengun perkembungun |umun, membuut sebuuh plruntl yung sutu lnl selulu menduput
pengembungun untuk semukln duput menlngkutkun performu dun eflslensl sebuuh tunggungun. Betupu pentlng nyu plruntl
yung sutu lnl selulu menduput sentuhun berbedu dengun fungsl yung dlsesuulkun tentunyu. Pudu sebuuh tunggungun
dulum udu kebut, sebuuh plruntl pengkubutun serlng menduput modlflkuslun ugur terclptu pusokun buhun bukur yung leblh
numun tetup selmbung dengun ullrun uduru sendlrl, sehlnggu performu tunggungun semukln menlngkut.
Memung dulum teknologl bulup dlbutuhkun pusokun buhun bukur yung leblh ugur tunggungun duput melu|u dengun
performu mukslmul. Berbedu dengun kebutuhun pusokun buhun bukur bugl tunggungun yung dlperuntukkun umum, setlup
pubrlkun berlombu-lombu memproduksl kudu besl yung eflslen dun rumuh llngkungun. Dengun udunyu stundur emlsl euro
3 (suut lnl) untuk setlup kenduruun yung dlproduksl musul, teknologl eflslensl buhun bukur melulul plruntl pengkubutun
men|udl suluh sutu produk teknologl yung terus dlkembungkun se|ulun dengun keuduun pemunusun globul ukhlr-ukhlr lnl.

namun dengan menggunakan filter udara berbahan kertas pembasuhan menggunakan oli ini sudah tidak . Mayoritas motor masih menggunakan karburator dikarenakan lebih ringan dan murah. Prinsip Kerja Pada dasarnya karburator bekerja menggunakan Prinsip Bernoulli: semakin cepat udara bergerak maka semakin kecil tekanan statis-nya namun makin tinggi tekanan dinamis-nya. dimana udara masuk melalui bagian bawah karburator lalu keluar melalui bagian atas. Kebanyakan mesin berkarburator hanya memiliki satu buah karburator. namun pada 2005 sudah banyak model baru diperkenalkan dengan injeksi bahan bakar. Mesin-mesin generasi awal menggunakan karburator aliran keatas (updraft).balap mobil stock. Pedal gas pada mobil sebenarnya tidak secara langsung mengendalikan besarnya aliran bahan bakar yang masuk kedalam ruang bakar. Kebanyakan mobil yang diproduksi pada awal 1980-an telah menggunakan injeksi bahan bakar elektronik terkomputerisasi. Bahkan sempat menjadi trend modifikasi sepeda motor di Indonesia penggunaan multi-carbu (banyak karburator) namun biasanya hal ini hanya digunakan sebagai hiasan saja tanpa ada fungsi teknisnya. Keuntungan desain ini adalah dapat menghindari terjadinya mesin banjir. Udara bergerak dalam karburator inilah yang memiliki tekanan untuk menarik serta bahan bakar masuk kedalam ruang bakar. karena kelebihan bahan bakar cair akan langsung tumpah keluar karburator dan tidak sampai masuk kedalam intake mainfold. keuntungan lainnya adalah bagian bawah karburator dapat disambungkan dengan saluran oli supaya ada sedikit oli yang ikut kedalam aliran udara dan digunakan untuk membasuh filter udara. namun ada pula yang menggunakan satu karburator untuk tiap silinder yang dimiliki. Pedal gas sebenarnya mengendalikan katup dalam karburator untuk menentukan besarnya aliran udara yang dapat masuk kedalam ruang bakar.

dengan sifat alami mereka. karburator harus mampu: * Mengatur besarnya aliran udara yang masuk kedalam ruang bakar * Menyalurkan bahan bakar dengan jumlah yang tepat sesuai dengan aliran udara yang masuk kedalam ruang bakar sehingga rasio bahan bakar/udara tetap terjaga. tekanan udara. b. * Mencampur airan udara dan bahan bakar dengan rata dan sempurna Hal diatas bakal mudah dilakukan jika saja bensin dan udara adalah fluida ideal. Menjadikan campuran tersebut menjadi kabut. dan sebagainya karbrator menjadi sangat kompleks dalam mengatasi keadaan tidak ideal ini. mengalami beberapa kali perubahan perbandingan campuran. gaya gesek fluida. inersia fluida. Mengatur perbandingan campuran udara dan bahan bakar. Jika motor dihidupkan dalam keadaan . Mulai akhir 1930-an. Juga karburator harus tetap mampu memproduksi campuran bensin/udara yang tepat dalam kondisi apapun. dan gaya sentrifugal yang sangat beragam. karburator aliran kebawah (downdraft) dan aliran kesamping (sidedraft) mulai popouler digunakan untuk otomotif Saat Beroperasi Pada setiap saat beroperasinya. Karburator harus mampu beroperasi dalam keadaan: * Start mesin dalam keadaan dingin * Start dalam keadaan panas * Langsam atau berjalan pada putaran rendah * Akselarasi ketika tiba-tiba membuka gas * Kecepatan tinggi dengan gas terbuka penuh * Kecepatan stabil dengan gas sebagian terbuka dalam jangka waktu yang lama Karburator modern juga harus mampu menekan jumlah emisi kendaraan Fungsi karburator ialah : a. karena karburator harus beroperasi dalam temperatur. Sejak sebuah motor dihidupkan hingga motor berjalan pada kondisi yang stabil. Menambah atau mengurangi jumlah campuran sesuai dengan kecepatan dan beban motor yang berubah-ubah.diperlukan lagi sekarang ini. putaran mesin. c. tapi kenyataannya. yaitu adanya viskositas.

Macam-macam Konstruksi Karburator Berdasarkan Kedudukan Manifol Terhadap letak manifold. Gas buang berwarna hitam. Pelumasan pada dinding-dinding silinder kurang baik. Campuran bensin dan udara yang terlalu tipis dapat mengakibatkan : a.. Motor lekas menjadi panas. dan dipakai oleh beberapa merek saja misalnya karburator S. karburator dibedakan atas : a. b.5 : 1. Dapat menimbulkan ledakan-ledakan di dalam atau pada ujung pipa buang. dapat mengakibatkan : a. Pada jenis karburator yang modern. d. Tenaga motor berkurang Kemudian timbul ledakan-ledakan didalam karburator sehingga dapat menimbulkan kebakaran. d. arah aliran udara dengan bensin saling berlawanan. Pemakaian bahan bakar terlalu boros. . Katup buang dapat terbakar. bensin jatuh mudah untuk dilayani karena tempatnya di bagian atas. Campuran bensin dan udara terlalu boros. tapi unit motornya menjadi lebih tinggi oleh adanya saringan udara di atas karburator. Motor menjadi panas b.U. pengatur campurannya dapat bekerja secara otomatis. Gambar. minyak banyak turut terbakar. Manifold isap dapat dibuat lebih pendek sehingga kerugian gesek berkurang dan rendeman pengisian bertambah (Gambar 3). Untuk tenaga yang maximum perbandingan yang diperlukan sekitar 12 : 1 dan pada keadaan 80 sampai 90% kecepatan maksimum (kecepata ideal) perbandingannya ialah 16 : 1. perbandingan campuran udara dan bensin 15 : 1. Karburator aliran horizontal (rata) Karburator aliran horizontal (rata) digunakan pada motor-motor kecepatan tinggi. Karburator aliran bawah (turun) Karburator aliran bawah. Kemudian sesudah hidup berubah menjadi 11.dingin perbandingan tersebut bahkan diperlukan 1 : 1. c. c. Karburator Arus Turun (aliran ke bawah) b.

Zenith.Solex buatan Prancis . Karburator Arus Rata (aliran horizontal) c. Nama ± nama yang dikenal ialah : Stromberg.Weber buatan Itali Gambar Karburator Arus Naik (aliran ke atas) )XQJVLNHUMDVHEXDKNDUEXUDWRUDWDX\DQJGLVHEXWSLUDQWLSHQJNDEXWDQSDGDVHEXDKPHVLQPRWRU-HODVPHPLOLNLSHUDQDQ \DQJVDQJDWVLJQLILNDQ&DUDNHUMDQ\DEHUIXQJVLPHQFDPSXUEDKDQEDNDUGHQJDQXGDUD1DKDSDELODWHUGDSDWKDPEDWDQ 6HSHUWLNRWRUDQSDGDQRVHO7HQWXQ\DSLUDQWL\DQJPHPLOLNLGLPHQVLFXNXSNHFLOLQLDNDQNXUDQJELVDEHNHUMDVHFDUD VHPSXUQD$OLKDOLKSRZHUWXQJJDQJDQ%LNHVSXQDJDNWHUWDKDQGLSXWDUDQDWDV$OKDVLOEXQ\LEUHEHWSDGDSXWDUDQEDZDK MXJDDNDQFXNXSPHQJDQJJXGDQPHUHSRWNDQ%LNHV:HOOWHQWXQ\DGHQJDQNRQGLVLWHUVHEXW)XQJVLNHUMDSLUDQWLLQL WHUOLKDWMHODVPHPLOLNLSHUDQ\DQJVDQJDWSHQWLQJ %LFDUDNRQVHSGDVDU3DVWLQ\DSLUDQWL\DQJVDWXLQLPHPLOLNLFDUDNHUMDFXNXSVLPSOH%DKDQEDNDU\DQJWHUWDPSXQJSDGD . dan Zenith buatan Inggris .Gambar. Karburator arus naik (aliran ke atas) Karburator aliran ke atas yang dipergunakan adalah jarang disebabkan rendeman pemasukan jelek karena bensin harus diisap ke atas Identifikasi karburator sekarang lebih dikenal berdasarkan pabrik yang membuatnya dan modelnya. Carter dan Holley buatan Amerika S. Rochester.U.

PDQJNRNNDUEX7HQWXDNDQWHUKLVDSQDLNPHODOXLOXEDQJQRVHOSLORWPDLQMHWNHEDJLDQYHQWXULNDUEXUDWRU%DKDQEDNDU WHUVHEXWELVDWHULVDSQDLNGLNDUHQDNDQDGDQ\DWHNDQDQDOLUDQDQJLQ\DQJPDVXNGDULOXEDQJXGDUD PRQFRQJNDUEXKLQJJD YHQWXUL.

DUEXUDWRU $GDEHEHUDSDGHVDLQNDUEXUDWRUEHUGDVDUNDQDOLUDQXGDUDGDQYHQWXUL<DNQL .\DQJPHQJHFLO'HQJDQXNXUDQOXEDQJGDULPRQFRQJKLQJJDOXEDQJYHQWXUL\DQJPHQJHFLO6XGDKSDVWLDOLUDQ XGDUD\DQJPDVXNDNDQOHELKFHSDWEHUJHUDN6HKLQJJDOXEDQJQRVHO\DQJEHUDGDSDGDSHUPXNDDQOXEDQJXGDUD 0HQGDSDWWHNDQDQ\DQJPHQJDNLEDWNDQWHUKLVDSQ\DEDKDQEDNDUSDGDPDQJNRNNDUEXPHQJLNXWLDOLUDQXGDUD\DQJ EHUJHUDN'HQJDQEHJLWXWHUFDPSXUODKDQWDUDEDKDQEDNDUGHQJDQXGDUDVHKLQJJDWHUMDGLSHQJNDEXWDQ $SDELOD%LNHVPDVLKELQJXQJGHQJDQSHQMHODVDQFDUDNHUMDNDUEXUDWRUWDGL&RED%LNHVWHQJRNFDUDNHUMDDODWVHPSURW VHUDQJJDPDQXDO\DQJGLSRPSDPHQJJXQDNDQWDQJDQ6DDWWDQJDQPHPRPSDGDQPHQ\HPEXUNDQXGDUD+DVLOQ\D VHFDUDRWRPDWLVWDEXQJ\DQJEHULVLPLQ\DNSHPEDVPLVHUDQJJD7HUKLVDSEHUNDWWHNDQDQXGDUDVHKLQJJDWHUVHPEXU VHDUDKGHQJDQDOLUDQXGDUD\DQJWHUSRPSD1DKVHSHUWLLWXNLUDNLUDFDUDNHUMDVHGHUKDQDGDULNDUEXUDWRU 'HVDLQ.DUEXUDWRUDOLUDQNHDWDV XSGUDIW.

HXQJJXODQGDULGHVDLQNDUEXUDWRUVHSHUWLLQLDGDODKWHUKLQGDUQ\DGDULEDQMLUSDGD PHVLQ$SDELODNDUEXUDWRUPHQJDODPLNHOHELKDQEDKDQEDNDUFDLUPDNDDNDQODQJVXQJWXPSDK7LGDNVDPSDLPDVXNNH GDODPLQWDNHPDQLIROG .7HQWXQ\DEDQ\DNGLSDNDLSDGDPHVLQJHQHUDVLDZDO\DQJPHPEXWXKNDQVXSODL EDKDQEDNDUFDLU&DUDNHUMDMHQLVNDUEXUDWRULQLPHPSXQ\DLDOLUDQXGDUD\DQJPDVXNPHODOXLEDJLDQEDZDKNDUEXUDWRU .DUEXUDWRUDOLUDQWXUXQ GRZQGUDIW.HPXGLDQNHOXDUPHODOXLEDJLDQDWDV.

<DNQLSLUDQWLSHQJNDEXWDQNKXVXVRWRPRWLI\DQJPXODLGLEHUODNXNDQSDGDDNKLU WDKXQDQGHVDLQNDUEXUDWRUGRZQGUDIWMHQLVLQL&DUDNHUMDQ\DQDPSDNWHUOLKDWSDGDDOLUDQEDKDQEDNDUPHQXUXQ PHQXMXUXDQJEDNDUPHVLQ$OLUDQXGDUDQ\DWHUVHEXWPDVXNGDULEDJLDQDWDVGDQNHPXGLDQNHOXDUGDULEDZDK'HQJDQ VLVWHPDWLVSURVHVNHMDWHUVHEXW'HVDLQNDUEXUDWRULQLPHPSXQ\DLNHOHELKDQGLEDQGLQJGHVDLQNDUEXUDWRUVHEHOXPQ\D $OLKDOLKSHPDQIDDWDQPRPHQWXPJUDYLWDVL7HQWXQ\DPHQMDGLNDQVLVXSODLEDKDQEDNDUGDSDWPDVXNGHQJDQFHSDW PHODOXLUXDQJEDNDUPHVLQ.HXQWXQJDQODLQQ\DGLGDSDWMXJDGDULVSX\HU%DKDQEDNDU\DQJWHUVHPSURWSXQWLGDN PHQXQJJXGLKLVDSROHKWHNDQDQSDGDUXDQJEDNDUPHVLQ6HODLQLWXSRVLVLGHVDLQNDUEXUDWRUQ\DVHQGLULOHELKGHNDW GHQJDQUXDQJEDNDU<DQJEHUDNKLUPDPSXPHPLQLPDOLVLUNDQMHGDPDVXNQ\DEDKDQEDNDU'HVDLQNDUEXUDWRUVHSHUWLLQL VDQJDWFRFRNGLSDNDLSDGDPHVLQ\DQJPLULQJWLGXU 6DWXODJLGHVDLQ\DQJSDOLQJVHULQJGLWHPXLVHNDUDQJGLVHWLDSNHQGDUDDQEHUPRWRU\DQJPHQJJXQDNDQNDUEXUDWRU <DNQL'HVDLQDOLUDQGDWDU 6LGHGUDIW.

DUEXUDWRU 3LUDQWLSHQJNDEXWDQSDGDVHEXDKVHSHGDPRWRUMHODVPHPLOLNLIXQJVL\DQJVDQJDWYLWDO2OHKNDUHQDQ\DEHUEDJDLSLUDQWL SHQJNDEXWDQSXQEHUPDFDPPDFDPQ\DMHQLVQ\D0HPDQJMLNDGLWHOXVXULOHELKMDXKODJL7DNDGD\DQJEHGDGDUL SHQJJXQDDQGDQFDUDNHUMDQ\D6HFDUDVLVWHPDWLVIXQJVLGDQFDUDNHUMDQ\DKDQ\DPHQ\DOXUNDQKDVLOSHQJNDEXWDQEDKDQ EDNDUGHQJDQXGDUD1DPXQEHQWXNGDQSHQJJXQDDQVHFDUDNKXVXV-HODVPHPLOLNLNDUDNWHU\DQJEHUEHGDEHGDSXOD +DPSLUNHEDQ\DNDQVHPXDEHQWXNOXEDQJDQJLQYHQWXUL OXEDQJWHPSDWWHUMDGLQ\DSHQJNDEXWDQ.'HVDLQNDUEXUDWRU\DQJPQHPLOLNLNDUDNWHUDOLUDQXGDUD\DQJPDVXNGDULVLVL VDPSLQJ6HUWDPHQJDOLUGHQJDQDUDKPHQGDWDUODOXNHOXDUOHZDWVLVLVHEHODKQ\D-HQLVGHVDLQNDUEXUDWRUVHSHUWLLQL 7HQWXQ\DPHPDQJEDQ\DNGLDGRSVLGDQGLDSOLNDVLNDQSDGDPRWRUVHNDUDQJ -HQLV3LUDQWL3HQJNDEXWDQ.

.DUEXUDWRUEHUGHVDLQVLGHGUDIWLQLGLSHUXQWXNNDQXQWXNPHQGDSDWNDQSHUIRUPDPDNVLPDOGDQMXJDLULW8NXUDQYHQWXUL .KXVXVQ\DSLUDQWLSHQJNDEXWDQSDGDNXGDEHVL<DNQLWHUEDJLGDODPMHQLV NDUEXUDWRUNRQYHQVLRQDO<DNQLSLUDQWL\DQJELDVDWHUGDSDWSDGDPRWRUNHOXDUDQODZDVKLQJJDSHUWHQJDKDQWDKXQ DQ.7DNODLQVHFDUD GLJDPEDUNDQEHUEHQWXNEXODW+DOLQLGLNDUHQDNDQVXSD\DVLDOLUDQXGDUD\DQJPDVXNEHUMDODQODQFDUGDQWHUDUDKPHQXMX UXDQJEDNDU8NXUDQYHQWXULSXQPHPSXQ\DLNDUDNWHU\DQJEHUEHGDVHVXDLNDSDVLWDVPHVLQGDQSHQJJXQDDQQ\D -HQLVSLUDQWLSHQJNDEXWDQPHPDQJEDQ\DNPDFDPQ\D272%.(6VHQGLUL\DQJVHEHOXPQ\DPHODNXNDQULVHWGDULSDVDUDQ GDQPHODNXNDQSHQFDULDQOHZDWVLWXVMHMDULQJVRVLDO$NKLUQ\DGLVXGXWNDQSDGDNHVLPSXODQPHPEDJLSLUDQWLSHQJNDEXWDQ WHUVHEXW.

DUEXUDWRUMHQLVLQLPHPDQJGLSHUXQWXNNDQXQWXNVHEXDKWXQJJDQJDQIXOO SHUIRUPDQFH%LVDGLNDWHJRULNDQVHULQJGLSDNDLSDGDDMDQJNRPSHWLVLDGXNHFHSDWDQNXGDEHVL.DUEXUDWRU5DFLQJ.DUEXMHQLVLQLPHPDQJ PHPLOLNLEHQWXNGDQIXQJVL\DQJNKXVXV'DULEHQWXNVNHSQ\D\DQJNRWDNKLQJJDRXYDO SHUSDGXDQNRWDNGDQEXODWSDGD VDODKVDWXVLVLQ\D.DUHQDFDUDNHUMD NDUEXUDWRUYDNXP$GDODKQDLNWXUXQQ\DVNHSEHULNXWMDUXPQ\DGLWHQWXNDQROHKNHYDNXPDQGLUXDQJEDNDU6DDWSXWDUDQ PHVLQUHQGDKGDQWLQJNDWNHYDNXPDQGLUXDQJEDNDUUHQGDK6NHSKDQ\DPHPEXNDGHQJDQOXEDQJ\DQJNHFLO%HJLWX SXWDUDQPHVLQQDLNGLGXNXQJNHYDNXPDQPHQLQJNDW6NHSWHUVHEXWWHQWXQ\DDNDQPHPEXNDOHEDUOHEDUXQWXN PHQJDOLUNDQEDKDQEDNDU3HUPLQWDDQEDKDQEDNDUQ\DVHQGLULDNDQVHVXDLGHQJDQNHSHUOXDQPHVLQ6HKLQJJD SHUEDQGLQJDQFDPSXUDQEDKDQEDNDUGDQXGDUD$NDQVHVXDLGHQJDQNRQGLVLPHVLQ'HQJDQEHJLWXNRQVXPVLEDKDQ EDNDUSXQGLUDVDDNDQMDXKOHELKKHPDWGLEDQGLQJNDQNDUEXUDWRUNRQYHQVLRQDO -HQLV\DQJNHWLJD<DNQL.DUEXLQLPHPSXQ\DLNHOHELKDQSDGDHILVLHQVLEDKDQEDNDU.NDUEXUDWRUNRQYHQVLRQDOWHUVHEXW%LDVDQ\DGLVHVXDLNDQGHQJDQNDSDVLWDVNXELNDVLPHVLQVLNXGDEHVL6LVWHPNHUMDMHQLV SLUDQWLSHQJNDEXWDQLQLPHQJDQGDONDQEXNDDQVNHSGDQMDUXPVNHSGDODPPHQJDWXUSXWDUDQPHVLQ+DVLOQ\DSXWDUDQ PHVLQSXQDNDQGLDWXUROHKEXNDDQGDULVNHS\DQJWDNODLQPHQJDWXUMXJDXNXUDQYHQWXULEHUMHQLVEHUJHUDNWHUVHEXW 0DNVXGYHQWXULEHUJHUDN$GDODKFHODKYHQWXUL\DQJGDSDWEHUXEDKXEDKEHUNDWQDLNWXUXQQ\DVNHSNHWLNDJULSJDV GLSOLQWLU6HKLQJJDSXWDUDQPHVLQGLDWXUROHKEHVDUQ\DOXEDQJYHQWXUL\DQJGLNHQGDOLNDQROHKVNHSGDQMDUXPVNHS-DUXP VNHSVHQGLULSXQ\DSHQJDUXKGDODPPHQJDWXUGHELWDOLUDQEDKDQEDNDU\DQJWHULVDSEHUVDPDGHQJDQDOLUDQXGDUD 6HGDQJNDQYHQWXULWHWDSSDGDWLSHLQL8NXUDQYHQWXULQ\DWLGDNEHUXEDKXEDK3HGDOJDVPHQJDWXUNDWXSXGDUD\DQJ PHQHQWXNDQEHVDUQ\DDOLUDQXGDUD\DQJPHOHZDWLYHQWXULVHKLJJDPHQHQWXNDQEHVDUQ\DWHNDQDQXQWXNPHQDULNEDKDQ EDNDU -HQLV\DQJNHGXDLDODKNDUEXUDWRUYDNXP%LDVDQ\DMHQLVNDUEXUDWRU\DQJEDQ\DNGLSDNDLSDGDNXGDEHVLNHOXDUDQ WHUDQ\DUVHSHUWLNDUEXSDGDPRWRUPDWLN.

3.5$17.HEDQ\DNDQPRELOSDGDPDVDLWX PHQJJXQDNDQPHVLQXDS 'HQJDQKDGLUQ\DSLUDQWLSHQJNDEXWDQSDGDPHVLQNHQGDUDDQEHUPRWRU7HQWXQ\DPHPEXDWSLUDQWL\DQJVDWXLQL PHQJDODPLSHUXEDKDQGDQSHUNHPEDQJDQ6HMDODQGHQJDQNHPDMXDQWHNQRORJLRWRPRWLI3LUDQWLNHFLO\DQJVHEHOXPQ\D .DUO%HQ]SDGDWDKXQ $OLKDOLKVHLULQJGHQJDQ3HUNHPEDQJDQSLUDQWLSHQJNDEXWDQLWXVHQGLULEHUEDJDLLQRYDVLGDQULVHWSXQ PHQJKDGLUNDQEHUDJDPMHQLVGDQSHUXQWXNDQQ\D0XODLGDULMHQLVVLVWHPNHUMD\DQJNRQYHQVLRQDO+LQJJDVLVWHPNHUMD \DQJGLODNXNDQROHKXQLWNRQWURONRPSXWHULVDVL'HQJDQEHJLWX3HUNHPEDQJDQGDQEHUEDJDLLQRYDVLSXQELVD%LNHVVDGDUL GDQUDVDNDQVHNDUDQJLQL 3LUDQWLSHQJNDEXWDQEDKDQEDNDU$ZDOPXODQ\DEDQ\DNGLDSOLNDVLNDQSDGDPHVLQLQGXVWUL1DPXQSULDEHUQDPD )UHGHULFN:LOOLDP/DQFKHVWHUEHUNHEDQJVDDQ%ULPLQJKDP.QJJULV$GDODKRUDQJSHUWDPD\DQJPHQJDSOLNDVLNDQSLUDQWL SHQJNDEXWDQSDGDPHVLQPRELOEHUVLOLQGHUWXQJJDO0RELOKDVLOHNVSHULPHQ)UHGHULFNEHVHUWDVDXGDUDQ\D0HUXSDNDQ PRELOSHUWDPDGLGXQLD\DQJPHQJJXQDNDQEDKDQEDNDUFDLUDWDXEHQVLQ.3(1*.$5%85$725 -LNDGLWHOXVXULOHELKMDXK3LUDQWLSHQJNDEXWDQSHUWDPD'LWHPXNDQROHKVHRUDQJSULDEHUQDPD.$%87$1 .6XGDKGLSDVWLNDQPDPSXEHUIXQJVLPHPSHUFHSDWDOLUDQXGDUD\DQJPDVXNPHODOXLOXEDQJPXOXW NDUEXUDWRU'HQJDQEHQWXNVNHSQ\D\DQJNRWDNDWDXORQMRQJWHQWXQ\DNDUEXUDWRULQLPDPSXPHPEHULNDQHIHNULQJDQ NHWLNDULGHUPHQDULNJDV'HQJDQEXNDDQVNHSYHQWXUL\DQJPHPEHVDUNHWLNDVNHSPHQJDQJNDW6XGDKSDVWL3XWDUDQ PHVLQSXQDNDQOHELKPXGDKGLNRQWURO+DVLOQ\DWXQJJDQJDQELNHVSXQVHFDUDVSRQWDQ0DPSXEHUDNVHOHUDVLNHWLND GLSDFXSDGDSXWDUDQEDZDKKLQJJDDWDV6HODLQLWXGHQJDQXNXUDQVSX\HUGDQOXEDQJYHQWXUL\DQJEHVDU7HQWXQ\DMHQLV LQLPHQMDGLVDODKVDWXFLULGDULVHEXDKNDUEXUDWRUUDFLQJ KDO)LQLVK (92/86.

HWLNDNHEXWXKDQVHEXDKNXGDEHVLPXODLEHUHNVSORUDVLPHQJKDVLONDQPHVLQ\DQJPHPSXQ\DLNDSDVLWDVGDQEHQWXN EHUEHGD3LUDQWLSHQ\XSODLEDKDQEDNDUSXQWDND\DOPHQ\HVXDLNDQGHQJDQNHEXWXKDQPHVLQLWXVHQGLUL1DPXQODLQ KDOQ\DGHQJDQSLUDQWLSHQJNDEXWDQSHUXQWXNNDQWXQJJDQJDQNRPSHWLVLEDODS0HVNLNXELNDVLSDGDPHVLQVHEXDK WXQJJDQJDQWHUELODQJFXNXSNHFLO+DVLOQ\DWHWDSVDMDSDVRNDQEDKDQEDNDUKDUXVEDQ\DN$SDODJLNLQHUMDSLUDQWLWHUVHEXW EHUMDODQDJDNWHUKDPEDW%LVDMDGLPDVDODKWXK .HLKLQ0LNXQL'HOORUWRKLQJJD/HNWURQ 7HUQ\DWDPHUXSDNDQVDODKVDWXMHQLVEDUDQJSURGXNVLXODQJ\DQJGLODNXNDQROHKSHUXVDKDDQEHUQDPD6XGFRGDUL $PHULND+DQ\DGHQJDQVHWLQJXNXUDQ\DQJGLSHUEHVDUGLLNXWLSUHVLVLGDULXNXUDQSLUDQWLVHEHOXPQ\D6XGFRKDQ\D PHQ\XJXKNDQVHWLQJDQSLUDQWLSHQJNDEXWDQXQWXNEDODSVDMD .KLQJJD3:01DKNHWLJDVHULNDUEXUDWRUWHUVHEXW6XGDKEDQ\DNWHUDSOLNDVLSDGDPRWRFURVV VSHFLDOHQJLQHGDQVXSHUVSRUW 'HQJDQWLSLNDO\DQJVHUEDEHVDU.HXQJJXODQGDULNDUEXUDWRUUDFLQJGLGDSDWGDULSHUIRUPDNXGDEHVL\DQJPHQLQJNDW .DUEXYDNXPLQLPHPSXQ\DLIXQJVLXWDPDOHELKPHQHNDQSDVRNDQEDKDQEDNDUVHFDUDKHPDWGDODPVHJL SHQJJXQDDQQ\D .SHUQDKGLEXDWGDULVHEXDKNDOHQJEHNDVROHK6RLFKLUR+RQGDVDQJSHQGLULSHUXVDKDDQUDNVDVD+RQGD0HQJLV\DUDWNDQ EHWDSDVLPSHOQ\DVHEXDKSLUDQWLSHQJNDEXWDQKLQJJDELVDGLEXDWGDULVHEXDKNDOHQJEHNDV 'HQJDQSULQVLSNHUMD\DQJFXNXSVHGHUKDQD3LUDQWLSHQJNDEXWDQLQLPHQJDODPLHYROXVLEHULULQJDQGHQJDQNHPDMXDQ WHNQRORJLLQGXVWULRWRPRWLINKXVXVQ\DURGDGXD'HQJDQGHVDLQPRGHOXSGUDIWNDUEXUDWRUMHQLVLQLPHQMDGLSLUDQWL SHQJNDEXWDQ\DQJEDQ\DNGLSDNDLSDGDPHVLQPHVLQLQGXVWULKLQJJDRWRPRWLINKXVXVQ\DURGDGXDEHUPHVLQNHFLO 7HNQRORJLSHQJNDEXWDQGHQJDQGHVDLQXSGUDIW7HUQ\DWDPXODLGLWLQJJDONDQSDGDDNKLUWDKXQDQ+DOLQL GLNDUHQDNDQPXQFXOQ\DWHNQRORJLGHQJDQGHVDLQ\DQJEHUEHGDGDULVHEHOXPQ\D3HUNHPEDQJDQSLUDQWLSHQJNDEXWDQSDGD LQGXVWULRWRPRWLI$OKDVLOPXODLPHQHPXNDQWHNQRORJLWHUEDUX\DQJGLNKXVXVNDQXQWXNPHVLQRWRPRWLIEHUNRQILJXUDVL WHJDNGDQPLULQJWLGXU 'DULVLQLODKPXODLGLEHGDNDQVHEXDKSLUDQWLSHQJNDEXWDQEHUGDVDUNDQNHEXWXKDQVHEXDKPHVLQ6HWHODKGHVDLQXSGUDIW 0XODLODKEHUNHPEDQJGHQJDQEHQWXNGHVDLQGRZQGUDIWGDQVLGHGUDIW\DQJPHQMDGLVDODKVDWXDSOLNDVLIDYRULWSDGDVHEXDK NHQGDUDDQEHUPRWRU'HQJDQSHUXEDKDQGHVDLQRSWLRQDOGHVDLQGDULVLVWHPSHQJNDEXWDQ\DQJGLWDZDUNDQ$ZDOWDKXQ DQWHQWXQ\DPHQMDGLDZDOPDVDPDVDSHUNHPEDQJDQWHNQRORJLLQGXVWULRWRPRWLI .HXQJJXODQLQLWHQWXQ\DGLEDUHQJLGHQJDQNRQVHNXHQVLEDKDQEDNDU\DQJOHELKEDQ\DNWHUNRQVXPVL'LEDQGLQJNDQ GHQJDQSLUDQWLSHQJNDEXWDQPRGHOVWDQGDU%HQWXNVNHS\DQJNRWDNGDQGDWDUVXGDKMHODVPHQMDGLFLULNKDVSLUDQWL SHQJNDEXWDQUDFLQJWHUVHEXW-HQLVUDFLQJ\DQJGLNHOXDUNDQROHKSURGXVHQVHSHUWL.VXJOREDOZDUPLQJ\DQJGLJHPERUJHPERUNDQWDKXQWHUDNKLULQLWHQWXQ\DPHPEXDWSURGXVHQRWRPRWLI8QWXN PHQJHPEDQJNDQWHNQRORJL\DQJKHPDWEDKDQEDNDUEDKNDQWDQSDEDKDQEDNDU$NKLUQ\DSLUDQWLSHQJNDEXWDQ\DQJ PHQMDGL SDUXSDUX VHEXDKNHQGDUDDQEHUPRWRU'LPRGLI\GHQJDQVHQWXKDQGDULNHFDQJJLKDQWHNQRORJL6DODKVDWX WDQGDQ\DGHQJDQNDUEXUDWRUPRGHOYDNXP<DNQLNDUEXUDWRU\DQJEDQ\DNWHUSDVDQJSDGDNXGDEHVLEHUWUDQVPLVLPDWLN .DUEXUDWRUUDFLQJGHQJDQEHQWXNILVLNOXDU\DQJFXNXSEHVDUVHUWDEHEHUDSDNHXQJJXODQILWXUSHQXQMDQJSHUIRUPD$JDU WXQJJDQJDQOHELKPHQLQJNDW7HQWXQ\DPHQMDGLNDQEHEHUDSDSURGXVHQSLUDQWLSHQJNDEXWDQ0HPSURGXNVLUDFLQJNLW NKXVXVNRPSHWLVL%HEHUDSDFRQWRKMHQLVNDUEXUDWRUUDFLQJGDULSURGXNEHUODEHONHLKLQ0HPLOLNLEDQ\DNVHULQ\D<DNQL PXODLGDULVHUL3(3:.

'HQJDQVLVWHP\DQJPHPDQIDDWNDQNHYDNXPDQSDGDUXDQJEDNDU7HQWXQ\DFDUDNHUMDNDUEXUDWRU9DNXPOHELK PHQ\HVXDLNDQSXWDUDQPHVLQ1DPXQDSDELODPHVLQEHUDGDSDGDSXWDUDQEDZDKDWDXODQJVDP0DNDEXNDDQOXEDQJ YHQWXULNDUEXUDWRUGDULVNHSKDQ\DVHGLNLW NHFLO.

RPSXWHULVDVLHOHNWURQLNSXQPHQGDSDWSHUDQDQWDPEDKDQSDGD VHEXDKNDUEXUDWRU EDLNNRQYHQVLRQDOKLQJJDYDNXP.-DGLGHQJDQEHJLWXSXWDUDQPHVLQQDLNGDQWLQJNDWNHYDNXPDQ PHQLQJNDW6NHSQ\DVHQGLULDNDQPHPEXNDOHEDUOHEDUXQWXNPHQJDOLUNDQEDKDQEDNDU -DGLQDLNWXUXQQ\DVHEXDKVNHSSDGDNDUEXUDWRUYDNXP7LGDNEHUGDVDUNDQEXNDDQKDQGOHJDVWDSLGHQJDQPHQ\HVXDLNDQ SXWDUDQPHVLQSDGDUXDQJEDNDU\DQJPHPSXQ\DLWLQJNDWNHYDNXPDQEHUEHGDEHGD+DOLQLMHODVPHPEXDWDVXSDQEDKDQ EDNDUDNDQPHQJDOLUVHSHUOXQ\DSDGDUXDQJEDNDU'HQJDQNRQGLVLLQLVLVDEDKDQEDNDU\DQJWLGDNWHUEDNDUGDSDW GLPLQLPDOLVLUVHNHFLOPXQJNLQ 6HLULQJEHUMDODQQ\DSHUNHPEDQJDQSLUDQWLSHQJNDEXWDQ.

7DPEDKDQSLUDQWLHOHNWURQLN\DQJWHUSDVDQJSDGDVHEXDK NDUEXUDWRU<DNQLVDODKVDWXQ\D736 7KURWWOH3RVLWLRQ6HQVRU.

HWLNDVNHSPXODLQDLNNHDWDVVHQVRUSXQPXODL EHNHUMD<DNQLGHQJDQPHQJLULPNDQVLQ\DOSDGD&'.HDGDDQLQLMXJDGLSHUFD\DEHUNDWKDVLODVXSDQEDKDQEDNDU\DQJHILVLHQVL'LWXQMDQJMXJDEHUNDWWHNQRORJLSHQGXNXQJ HOHNWURQLNWHUVHEXW 3DGDDNKLUWDKXQDQ3HQJJXQDDQSLUDQWLSHQJNDEXWDQ\DQJWHUNRQWUROROHKVLVWHPHOHNWURQLN LQMHNVL.3LUDQWLHOHNWURQLN\DQJPHPSXQ\DLIXQJVLXQWXN PHQJJHVHUZDNWXSHQJDSLDQOHELKDZDOSDGDVDDWJDVGLEXND 'HQJDQEHUJHVHUQ\DZDNWXSHQJDSLDQPHQMDGLOHELKDZDOSDGDVDDWJDVLQJDQPRWRUOHELKWLQJJL0DNDHILVLHQVLEDKDQ EDNDUSXQDNDQOHELKEDLN6HODLQLWXWHQDJD\DQJGLKDVLONDQDNDQRSWLPDO+DOLQLGLNDUHQDNDQSHQJDSLDQQ\DVHQGLUL 6XGDKVLDSPHPEDNDUEDKDQEDNDU\DQJPHQJDOLUSDGDUXDQJEDNDU.1-(.6.\DQJDNKLUQ\DPHPEHULWDKXNDQSDGDNRLO\DQJWHUKXEXQJGHQJDQ EXVL'HQJDQEHJLWX6DDWSRVLVLVNHSPXODLPHPEXND%XVLWHUVHEXWDNDQPHPDQWLNDQDSLVHVXDLNHEXWXKDQDOLUDQEDKDQ EDNDU . 3HUNHPEDQJDQVLVWHPSHQJNDEXWDQSDGDNHQGDUDDQURGDGXD$OKDVLOPDPSXPHPEXDWSLUDQWL\DQJVDWXLQLPHQJDODPL SHQ\HPSXUQDDQ'HQJDQGDOLKSHPEDNDUDQ\DQJVHPSXUQDGDQPHQJKDVLONDQODMXSHUIRUPDNHQGDUDDQOHELKRSWLPDO 7HQWXQ\DPDPSXPHPEXDWNRQGLVLUXDQJEDNDU0HQMDGLOHELKEHUVLKWDQSDDGDVLVDGDULKDVLOSHPEDNDUDQWHUVHEXW .

WHUVHEXW $NKLUQ\DPDPSXPHQJJDQWLNDQSHUDQNDEXUDWRUVHEDJDLDVXSDQEDKDQEDNDUNHQGDUDDQEHUPRWRU6LVWHPSHQJNDEXWDQ LQMHNVLSHUWDPDGLFREDGDQGLJXQDNDQSDGDHUDWDKXQROHK7R\RWD&URZQ1DKEDUXVHWHODKWDKXQVLVWHP LQMHNVLLQLGLSURGXNVLVHFDUDPDVVDOSDGD7R\RWD&URZQGDQEHEHUDSDPRELOGL1HJDUD(URSD 6LVWHPLQMHNVL\DQJWHUNRPSXWHULVDVLOHZDWSHUDQJNDWHOHNWURQLNLQLPHPLOLNLVHEXDKRWDN\DQJPHPSURJUDPEHVDUDQ DVXSDQEDKDQEDNDUGDQXGDUDNHGDODPUXDQJEDNDU$ODWWHUVHEXWGLQDPDNDQ(OHNWURQLN&RQWURO8QLW (&8.

(&8 WHUVHEXWWLGDNKDQ\DEHUIXQJVLPHQJDWXUVHEHUDSDEDQ\DNDVXSDQEDKDQEDNDUGDQXGDUD\DQJKDUXVGLFDPSXUVDMD$NDQ WHWDSLPDPSXEHNHUMDPHQGHWHNVLSHUPDVDODKDQ\DQJWHUGDSDWSDGDPHVLQMXJD 'HQJDQWHNQRORJL\DQJPDNLQEHUNHPEDQJ7HQWXQ\DVHPDNLQEDQ\DNSXODNHQGDUDDQURGDGXD\DQJPHQJDSOLNDVLNDQ WHNQRORJL(OHNWURQLN)XHO.QMHFWLRQ ().

\DQJVHEHOXPQ\DIDPLOLDUSDGDVLVWHPSHQJNDEXWDQNHQGDUDDQURGDHPSDWDZDO WDKXQDQ :HOOXQWXNSHUNHPEDQJDQSLUDQWLSHQJNDEXWDQSDGDNXGDEHVLLWXVHQGLUL7HNQRORJL\DQJGLWDZDUNDQSXQPHPLOLNL NHXQJJXODQGDULSLUDQWLSHQJNDEXWDQNDUEXUDWRUVHEHOXPQ\D'HQJDQDVXSDQEDKDQEDNDU\DQJWHUNRQWUROROHKVLVWHP .

NRPSXWHULVDVL%LVDGLNDWDNDQFDPSXUDQDQWDUDEDKDQEDNDUGHQJDQXGDUD SHQJNDEXWDQ.

SXQPDPSXGLGDSDWNDQGHQJDQ SUHVLVLGDQVHPSXUQD'HQJDQEHJLWXNRQVXPVLEDKDQEDNDUGLGDSDWGHQJDQHILVLHQVL 6LVWHPDWLV&DUD.HUMD7HNQRORJL.QMHNVL (&8VHQGLULGDSDWGLVHWLQJGHQJDQDODW)L'LDJQRVWLF7RRO )L'7.

QMHFWRULWXVHQGLULELVDGLLEDUDWNDQVHEXDKVHPSURWDQ<DNQLGDSDWPHQ\HPSURWNDQEDKDQEDNDU6HKLQJJDFDLUDQEDKDQ EDNDU\DQJWHUVHPSURW$NDQPHQJKDVLONDQEXWLUDQEXWLUDQSDUWLNHONHFLO'HQJDQKDVLOSHQ\HPSURWDQEHUXSDSDUWLNHO SDUWLNHONHFLO%DKDQEDNDU\DQJWHUVHPEXUSXQGDSDWWHUEDNDUGHQJDQVHPSXUQDGDQPHUDWD %DJLDQODLQQ\D<DNQLSRPSDEDKDQEDNDU\DQJWHULQWHJUDVLROHKOLVWULN7DNODLQXQLW\DQJEHUIXQJVLPHQJDOLUNDQEDKDQ EDNDU\DQJWHUGDSDWSDGDWDQJNLEHQVLQNHSDGDLQMHFWRU\DQJWHUKXEXQJGHQJDQ(&8'HQJDQGHPLNLDQLQMHNWRUWHUVHEXW -HODVPHPHUOXNDQWHNDQDQEDKDQEDNDU\DQJFXNXSWLQJJLNHWLNDPHQ\HPSURWNDQDOLUDQEDKDQEDNDUNHUXDQJEDNDU PHVLQ1DKWHNDQDQ\DQJWHUMDGLSDGDLQMHFWRULWXVHQGLUL'LDWXUMXJDROHK3UHVVXUH5HJXODWRU<DNQLDODW\DQJPHQJDWXU WHNDQDQEDKDQEDNDUDJDUNRQVWDQGLXNXUDQSVL -LNDGLUXQXWVHFDUDJDULVEHVDU6HPXDEDJLDQGDODPSLUDQWLSHQJNDEXWDQLQMHNVLGDSDWEHNHUMD7DNODLQGLNDUHQDNDQ EHUNDWDGDQ\DSDVRNDQWHQDJDOLVWULNGDUL$FFX1DPXQDSDELODWHQDJDOLVWULN\DQJGLDOLUNDQSDGDVLVWHPLQMHNVLWHUVHEXW WLGDNEHUMDODQGHQJDQEDLN6XGDKGLSDVWLNDQWXQJJDQJDQEHULQMHNVL%LNHVSXQWLGDNDNDQGDSDWKLGXS2OHKNDUHQDQ\D VXPEHUNHOLVWULNDQSDGDVHEXDKWXQJJDQJDQEHULQMHNVL+DUXVEHWXOEHWXOPHQGDSDWSHUDZDWDQ\DQJOHELKUXWLQGLEDQGLQJ WXQJJDQJDQODLQQ\D .DUDNWHULVWLN'DQ-HQLV0HVLQ%HULQMHNVL 6LVWHPSHQJNDEXWDQEHULQMHNVLLQLPHPSXQ\DLSHQHPSDWDQGDQFLULNKDV\DQJEHUEHGDEHGD:DODXSXQPHPSXQ\DLVLVWHP NHUMD\DQJGDVDUQ\DVDPDVDPDVDMDGHQJDQNDUEXUDWRU PHQJNDEXWNDQEDKDQEDNDU.QMHNWRUDGDODKSLUDQWLXWDPDSDGDVHEXDKVLVWHPLQMHNVL<DNQLEHUIXQJVLPHQ\HPSURWNDQ EDKDQEDNDU\DQJNHPXGLDQWHUFDPSXUGHQJDQDOLUDQXGDUDSDGDLQWDNHPDQLIROG .\DQJPHPSXQ\DLIXQJVLPHQJDWXU VHGLNLW GHELWEDKDQ EDNDU\DQJWHUVHPSURWSDGDSRPSDLQMHFWRU1DKGDULVLQLODKSUHVLVLYROXPHEDKDQEDNDUGDQXGDUD\DQJWHUFDPSXU 'DSDWGLNRQWUROGDQWHUGHWHNVL1DPXQWDNKDQ\DLWX)L'7MXJDGDSDWPHQGHWHNVLVHJDODSUREOHP\DQJWHUMDGLSDGD VLVWHPSHQJNDEXWDQFDQJJLKWHUVHEXW 'DULVHPXDNHFDQJJLKDQ\DQJGLEHULNDQVLVWHPLQMHNVL7HQWXVDMDPDVLKEDQ\DNEDJLDQSHQWLQJODLQQ\D\DQJSHUOX GLNHWDKXLOHELKGDODPODJL.

QDPXQNHVHPXDMHQLV\DQJDGD PHPSXQ\DLKDVLOGDQNDUDNWHULVWLNEHUEHGDXQWXNVHWLDSPHVLQNHQGDUDDQEHUPRWRU 6LQJOH3RLQW&HQWUDO)XHO.QMHFWLRQ6\VWHP -HQLVLQMHNVLVLQJOHSRLQWDWDXGDODPEDKDVDOXDUQ\D&HQWUDO)XHO.QMHFWLRQ6\VWHP &).

LQLPHPSXQ\DLVDWXEXDKLQMHNWRU XQWXNVDWXKLQJJDEHEHUDSDVLOLQGHU3HQHPSDWDQLQMHNWRUWDGLEHUDGDSDGDWKURWWOHERG\DWDXYHQWXUL LQWDNHPDQLIROG.

QMHFWLRQ *'.LQL 0XOWL3RLQW)XHO.\DQJPHQJDQGDONDQVDWXLQMHNWRUPHPEDJLNHEHEHUDSDVLOLQGHUPHODOXL LQWDNHPDQLIROG\DQJEHUFDEDQJ *DVROLQH'LUHFW. QDPXQSHPEDJLDQVHPSURWDQEDKDQEDNDUGDULVHEXDKLQMHNWRU\DQJNHPXGLDQWHUEDJLXQWXNPHVLQEHUVLOLQGHUOHELKGDUL VDWXPHQMDGLFLULNKDVGDULMHQLVLQMHNVLEHUWLSHNDQ&).QMHFWLRQ6\VWHP 8QWXNMHQLV\DQJVDWXLQLGLNKXVXVNDQEDJLPHVLQEHUVLOLQGHUOHELKGDULVDWXVHKLQJJDSHQHPSDWDQLQMHNWRUEHUDGDSDGD WLDSLQWDNHPDQLIROGSHUVLOLQGHU6DWXVLOLQGHUPHQGDSDWNDQVHPSURWDQGDULVHEXDKLQMHNWRUVHKLQJJDMXPODKLQMHNWRUVDPD GHQJDQMXPODKVLOLQGHU%HUEHGDGHQJDQ&).

 .

6LVWHP\DQJVDWXLQLLQMHNWRUEHUDGDGLGDODPUXDQJEDNDUVHKLQJJDEDKDQEDNDUGLVHPSURWNDQODQJVXQJNHUXDQJEDNDU WDQSDKDUXVPHODOXLLQWDNHPDQLIROG7HWDSLLQWDNHPDQLIROGPDVLKGLJXQDNDQQDPXQKDQ\DVHEDJDLVDOXUDQDOLUDQXGDUD PDVXNPHQXMXUXDQJEDNDU7HNQRORJLVHSHUWLLQLWHUELODQJPDVLKPDKDOLQLGLNDUHQDNDQPDWHULDOLQMHNWRU\DQJKDUXVWDKDQ SDGDVXKXWLQJJLGLUXDQJEDNDU8QWXNVLVWHPLQMHNVL*'.LQLPDVLKGDODPSHQJHPEDQJDQDJDUGDSDWGLDSOLNDVLNDQSDGD NHQGDUDDQURGDGXDQDPXQVHEXDKPHVLQ\DQJGLSHUXQWXNNDQNXGDEHVLDVDODPHULNDEHUQJDUDQ0RWXV067.09 6LVWHPSHQJNDEXWDQ\DQJVHMDODQGHQJDQSHUNHPEDQJDQMDPDQPHPEXDWVHEXDKSLUDQWL\DQJVDWXLQLVHODOXPHQGDSDW SHQJHPEDQJDQXQWXNVHPDNLQGDSDWPHQLQJNDWNDQSHUIRUPDGDQHILVLHQVLVHEXDKWXQJJDQJDQ%HWDSDSHQWLQJQ\DSLUDQWL \DQJVDWXLQLVHODOXPHQGDSDWVHQWXKDQEHUEHGDGHQJDQIXQJVL\DQJGLVHVXDLNDQWHQWXQ\D3DGDVHEXDKWXQJJDQJDQ GDODPDGXNHEXWVHEXDKSLUDQWLSHQJNDEXWDQVHULQJPHQGDSDWPRGLILNDVLDQDJDUWHUFLSWDSDVRNDQEDKDQEDNDU\DQJOHELK QDPXQWHWDSVHLPEDQJGHQJDQDOLUDQXGDUDVHQGLULVHKLQJJDSHUIRUPDWXQJJDQJDQVHPDNLQPHQLQJNDW 0HPDQJGDODPWHNQRORJLEDODSGLEXWXKNDQSDVRNDQEDKDQEDNDU\DQJOHELKDJDUWXQJJDQJDQGDSDWPHODMXGHQJDQ SHUIRUPDPDNVLPDO%HUEHGDGHQJDQNHEXWXKDQSDVRNDQEDKDQEDNDUEDJLWXQJJDQJDQ\DQJGLSHUXQWXNNDQXPXPVHWLDS SDEULNDQEHUORPEDORPEDPHPSURGXNVLNXGDEHVL\DQJHILVLHQGDQUDPDKOLQJNXQJDQ'HQJDQDGDQ\DVWDQGDUHPLVLHXUR  VDDWLQL.

XQWXNVHWLDSNHQGDUDDQ\DQJGLSURGXNVLPDVDOWHNQRORJLHILVLHQVLEDKDQEDNDUPHODOXLSLUDQWLSHQJNDEXWDQ PHQMDGLVDODKVDWXSURGXNWHNQRORJL\DQJWHUXVGLNHPEDQJNDQVHMDODQGHQJDQNHDGDDQSHPDQDVDQJOREDODNKLUDNKLULQL .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->