BAB 1 PENDAHULUAN

1.1 Latar Pemikiran Alasan memilih judul Metode Pembelajaran & Pengajaran sangat penting. Karena membahas tentang dunia pendidikan, masalah kecerdasan, dan hal-hal yang melingkupnya. Informasi masalah tentang buku METODE PEMBELAJARAN & PENGAJARAN Pengarang : Dr. C. George Boeree Alih Bahasa : Abdul Qodir Shaleh Editor : Ilyya Muhsin Proofreader : Aziz Safa Desain Cover : TriAT Desain Isi : Maarif Penerbit : AR-RUZZ MEDIA Cetakan : April 2009

-

1.2 Masalah - Apa itu pendidikan liberal ala trivial pursuit? - Apa dan bagaimana fungsi serta peran pendidikan itu sendiri? - Pentingnya pembelajaran dan bagaimana agar pembelajaran itu tepat sasaran? - Bagaimana jalannya memori? - Apa itu kecerdasan dan IQ? 1.3 Tujuan Untuk memberikn gambaran agar pembaca lebih arif dalam membaca atau memahami buku yang berkaitan dengan Metode Pembelajaran & Pengajaran. 1.4 Manfaat - Memperoleh sesuatu pola dan cara yang efektif bagaimana belajar dan mengondisikan pendidikan yang baik. - Bisa lebih memahami tentang metode pembelajaran & pengajaran - Memperoleh banyak informasi dari metode pembelajaran & pengajara

1

bisa menguasai tatabahasa. Itu kedengarannya bagus dipermukaan. Yang terkandung didalamnya adalah : (a) untuk memperluas 2 . atau bidang apapun memang tidak dilatih untuk mengajar menulis. dalam academia dan juga dalam dunia fashion.1 RINGKASAN 1. a. kaku. dan kenyataannya jarang ada penulis yang sangat bagus di antara mereka. adalah bahasa asing. Dan jangan lupa bahwa tulisa akademis. Bahasa Mode. Bahasa Inggris Dengan subjek yang paling bisa diterima sebagai tempat yang benar dalam pendidikan liberal : bahasa inggris. mampu melafalkannya. Begitu juga dalam bahasa. Apa itu pendidikan liberal ala Trivial Pursuit? Pada dasarnya. istilah pendidikan tersebut sering mengacu kepada makna pendidikan tambahan yang membantu seseorang menjadi manusia yang lebih baik. Progam itu pada dasarnya menjamin bahwa (a) anak didik menyukai mata pelajaran dasar yang mencukupi dalam bidang Seni dan Ilmu Pengetahuan untuk menjaga kita semua agar tetap dipakai. sampai menyadari bahwa professor dibidang fisika. dan sesuatu yang benarbenar tidak bisa diatur. Progam pendidikan General pun menjadi sangat kompleks. dan tanda baca yang dikoreksi terlalu banyak. Tapi tidak terlalu cepat. psikologi.BAB 11 RINGKASAN DAN PEMBAHASAN 2. bahkan mampu menuliskan sejak kelas pertama. ³Menulis Lintas Ilmu´ merupakan salah satu model terbaru yang meluas dalam suatu bangsa: Administator mendorong professor untuk memotivasi mahasiswanya untuk menulis dalam semua kelas mereka. anak didik tiba pada pintu bahasa inggris. (b) mereka akan mendirita melalui apa yang harus kita derita. istilah ³pendidikan liberal´ mengacu kepada sebuah pendidikan yang dibuat untuk di sesuaikan dengan tugas-tugas seorang warga Negara yang bebas. Sangatlah susah beragumentasi bahwa mampu berkomunikasi dalam bahasa dominan dari bangsa kita bukanlah melayani anak didik. suatu saat selalu ada yang jadi ³mode´ yang membuat setiap orang belajar bahasa yang lain dari pada bahasa inggris. Seiring waktu. bagi banyak anak didik. itu selalu berputar. Saat ini. ekonomi. dan sebagian dari kita percaya bahwa menulis tidak menjamin pembelajaran! b. dan banyak yang mampu berbicara dengan bahasa tersebut ketika mereka kurang dari setahun.

Di samping itu. Dan lagi. professor seni dan musik juga percaya bahwa seseorang seharusnya tahu ³sang Master´.dan perjalanan. itu berarti mempunyai anak didik yang melakukan segala hal yang paling kurang bermakna yang seseorang mungkin bisa lakukan dengan bekerja seni dan musik : mengakui. belajar bahasa juga mampu menciptakan kecemasan dan perilaku menghindar yang kuat pada anak didik. dan (b) untuk memperluas kesadaran kultural anak didik. kelasme. Seni dan Musik Seperti halnya pendukung sastra agung. Tentunya. Jika mengajarkannya terlalu awal. dan bahwa praktik dalam matematika adalah praktik dalam kecerdasan. Dengan demikian. kelompok-kelompok diskusi antar bangsa dan antaretnis. Sebagian sastra member pandangan baru terhadap segala hal. c. kecerdasan seseorang berarti mereka harus bagus dalam matematika! Tapi.kisaran anak didik dalam ketrampilan berkomunikasi. ketika mereka terus benar-benar suka apa yang mereka lakukan. Seperti halnya matematika. sebagian sastra mangomunikasikan kebencian. prasangka. kekerasan. dan jika mencerahkan. mengategorisasi. banyak sastra pada mulanya diciptakan untuk menghibur. Memaksakan bahasa kepada orang lain mungkin akan membuat mereka kurang atau tidak lebih terbuka terhadap kebudayaan lain. Pelajuaranapresiasi seni dan musik bahkan bisa menjadi buruk. Sastra Kebanyakan akademisi percaya bahwa pembacaan sastra yang baik (dan melihat permainan yang baik) bisa memperbaiki seseorang. Mereka biasanya benar-benar siap untuk memperbaiki daftar sastra yang baik. berarti kemudian dia bisa juga menghibur. dan takhayul. pikiran anak didik akan siap untuk 3 . bukan mencerahkan. Tapi. ada banyak cara yang lebih langsung dalam mendrong pemahaman lintas budaya. seksisme. Anak didik harus di ajarkan apa yang disuka dan mengapa ia menyukainya! Yang terjadi kebanyakan anak didik adalah mereka belajar untuk berpura-pura menyukai apa yang mereka katakana yang telah seharusnya mereka sukai. seperti antropologi budaya dan mata pelajaran geografi budaya. d. pembacaan sambil lalu. argument itu salah kaprah : orang yang baik dalam matematika adalah orang yang mutuskan kecerdasan apa yang akan terkandung pada awalnya! Piaget menunjukan dan bukti ini sangat kuat bahwa aljabar membutuhkan ³perangkat pikiran´ yang terbentuk seiring dengan usia dan ia datang kepada sebagianorang dari pada kepada yang lain. Matematika Banyak orang di akademi yang percaya bahwa matematika di hubungkan dengan kecerdasan. dan memberinya tanggal. e.

Itu sama halnya mencba mengajarkan membaca kepada anak. h. g. tidakkah mengajarkan hal-hal yang universal itu dalam konstek sejarah mutakhir dari peristiwa-peristiwa sekarang. Jadi. Sejarah dunia? Terlalu dangkal. sebab penegasan ini tidak pernah diuji coba secara ilmiah. Kenyataannya. Ini sering kali menarik dan bahkan sangat berguna. benar-benar sangat berani. Masalah terbesar dari syarat-syarat sejarah adalah untuk apa sejarah itu. Sejarah Non-Barat? Tidak juga relevan.berhadapan dengan abstraksi yang berlabelkan ³x´ ini. Misalnya. biarkan turun kepada hal yang dasar. apa yang kebanyakan para peneliti ilmu pengetahuan maksudkan dengan metode ilmiah adalah seperangkat kecik paradigma yang digunakan dalam lapangan keilmuan mereka. pernyataan itu mungkin tidak bisa diujicobakan : situasi-situasi sejarah begitu unik dan pernyataan untuk mengulangi sejarah mungkin perlu diperdebatkan. akan sangat baik jika kita benar-benar tahu apa yang dimaksudkan para penyelidik cuaca dengan occluded front (yakni. udara hangat yang dipaksa berada diatas udara dingin) itu. dan para politisi bahkan tidak mau menyerah. Jika menggunakan hal-hal yang spesifik untuk menjelaskan berbagai prinsip umum yang universal dari sejarah! Pertama. Ilmu Pengetahuan Ilmu pengetahuan atau sains menjadi puncak dari daftar yang di butuhkan sejak era Sputnik. Sejarah Pembelaan paling umum terhadap syarat-syarat sejarah adalah suatu ungkapan tunggal dari filosof Santayana : ³mereka yang mengabaikan sejarah harus dihukum dengan mengulangi sejarah itu´. Tampaknya Santayasa tidak mengerti pelajaran ilmu pengetahuan yang benar. Tapi kedua. atau juga biologi) permulaan ini merupakan pelajaran yang khusus dikonstruksi untuk pendidikan umum (General Education). Sejarah Amerika Serikat? Terlalu sempit. Suatu alternatif terhadap pelajaran kimia (atau fisika. seperti ³Mengeksplorasi Atmosfer´ dan ³Dunia Geologis Kita´. Bukankah kita semua tahu metode ilmiah? Bukankah itu menyelamatkan kita dari berfikir takhayul? Tapi. yang digunakan tanpa pertanyaan berkali-kali sebagai pengganti dari penalaran dan penelitian yang seksama. Sejarah Barat? Tidak benar secara politik. Ilmu Pengetahuan Manusia 4 . f. yakni dalam konstek yang paling bermakna bagi anak didik.

Ilmu politik. Keduanya merupakan mekanisme dasar pembelajaran (dan memori) yang telah diajukan selama berabad-abad. dan seterusnya. Misalnya. mempunyai kuku yang tajam. sosiologi. penggabungan seluruh asosiasi dan diferensiasi dengan sesuatu yang memotivasi kita. berarti kita harus jalan. Semua pembelajaran pada akhirnya terjebak pada asosiasi dan diferensiasi. Kita tidak tahu apa itu genetika dan apa yang kita pelajari. Ada beberapa hal yang bisa membantu kita menguasai asosiasi dan diferensiasi : yang pertama adalah jelas : Repetisi atau Pengulangan. 2. 5 . ketakutan terhadap penderitaan atau apa pun. Dengan melakukan praktik. yang juga dikenal dengan imbalan dan hukuman. apakah itu makanan. kebanggaan. Pengondisian lingkungan menambah sebuah konsekuensi positif atau negative terhadap pembelajaran yang tercetak di dalamnya. membuat semuanya menjadi sempurna! Kemudian ada hal-hal seperti kejelasan (vividness) dan intensitas.dengan jalan pengondisian social. Kebenarannya adalah kita tidak tahu banyak. Kita lebih suka mengingat nama seseorang jika mereka banyak bicara dan penuh warna dari pada mereka pendiam dan statis. Dalam hasrat kompulsif untuk menjadi suatu ilmu pengetahuan yang ³nyata´. Dan akhirnya. jelas bahwa asosiasi dan diferensiasi merupakan dua sisi dari satu koin.kebanyakan dari pembelajaran ini dating dari orang lain yakni. Asosiasi adalah pembelajaran bahwa dua hal itu harus dijalankan bersama-sama. Sedangkan diferensia adalah pembelajaran untuk membedakan satu hal dengan hal yang lain. Pembelajaran Pembelajaran merupakan komponen yang paling utama. geografi. Jenis pembelajaran paling sederhana. Guntur akan diikuti kilatan cahaya. Dengan demikian. kita sebut dengan lingkungan. kita mengajarkan tanpa akhir sedikit eksperimen yang tidak ada relevansinya bagi kehidupan nyata. Bagi makhluk social. kita belajar bahwa sendok akan selalu di gunakan bersama dengan pisau. kita mempunyai pengondisian yaitu. ekonomi. yang kita bagi dengan semua makhluk. bahwa kucing bukan anjing. antropologi. bahwa bangsa burungmempunyai bulu sedangkan bangsa reptil tidak punya. uang. Ketika kita tidak mengajarkan teori-teori yang tidak mendukung. pertemanan. Kita bahkan tidak bisa memprediksi perilaku-perilaku sedramatis bunuh diri. Pembelajaran a. dan psikologi kadang-kadang menemukan cara menjadi setidaknya porsi ³pelajaran pilihan yang terbatas´ dalam progam Pendidikan Umum. Kita belajar bahwa hijau bukan merah. cangkir dengan piring. dimana yang satu kadang tampak lebih jelas sedangkan yang lain tidak. metode dan statistika eksperimental. dan memaksa anak didik kita. rasa sakit disebabkan karena luka.

stimulus netral dengan sendirinya akan mendatangkan respons! pada poin ini. Setelah melakukan sejumlah pengulangan. Inilah yang dimaksud pengondisian operan: ´perilaku diikuti dengan sebuah konsekuensi. Jika mengejutkan seekor tikus untuk melakukan sesuatu. namun kita juga belajar perilaku mereka! orang tua sering tidak nyaman jika dikejutkan dengan betapa 6 . hukuman biasanya mencakup stimulus aversif (aversive stimulus) yang merupakan kebalikan dari stimulus penguat (renforcing stimulus). pengondisian operan pengondisian operan (atau pengondisian skinnerian) didasarkan pada konsekuensikonsekuensi: organisme ada dalam proses ³mengoperasikan´ lingkungan. c. jika melempar Johnny dengan mainan dia akan melemparkan mainannya juga (mungkin). dan sifat dasar konsekuensi memodifikasi kecenderungan organisme-organisme untuk mengulangi perilaku-perilaku tersebut di masa depan´.ada dua bentuk pengondisian yang menjadi focus kajian: Pengondisia Klasik(Clasical Conditioning) dan Pengondisian Operan (Operant Conditioning) b. pengondisian klasik pengondisian klasik (atau pengondisian Pavlovian) dikaitkan dengaan gerak refleks (reflexes): kita mulai dengan sebuah stimulus yang tidak terkondisikan (unconditioned stimulus) dan juga respons yang tidak terkondisikan (unconditioned response). yang dalam istilah umumnya berarti ia memantul-mantul disekitar dunia. dan responsnya dinamakan respons terkondisikan (conditioned response).ini misalnya adalah pembelajaran yang seolah mengalami sendiri. d. stimulus netral dinamakan kembali menjadi stimulus terkondisikan (conditioned stimulus). organisme menghadapi sejenis stimulus khusus. Kita tidak hanya belajar tentang berbagai konsekuensi perilaku dengan melihat orang lain (seperti dalam vicarious learning). bentuk-bentuk pembelajaran lebih tinggi kemampuan lain yang umum dimiliki makhluk social adalah kemampuan untuk belajar dengan meneliti orang lain. dialami orang lain . Keduanya tentu berkaitan dengan sebuah gerak refleks! kita kemudian menggabungkan stimulus netral (neutral stimulus) dengan gerak refleks dengan cara menghadirkannya bersama dengan stimulus yang tidak terkondisikan.dan dilakukan untuk orang lain (vicarious learning). dengan melakukan apa yang harus dilakukan selama proses ´pengoperasian´ ini. Stimulus khusus ini mempunyai efek yang semakin meningkat dimana kemungkinan perilaku terjadi hanya sebelum penguat.Secara historis. Dan kemudian ada hukuman. yang disebut dengan stimulus yang memperkuat (reinforcing stimulus) atau bisa disingkat sebagai penguat (reinforcer). Bahkan yang lebih penting adalah kemampuan yang disebut dengan imitasi (imitation) (kadang disebut juga dengan pemodelan (modeling)). ia akan melakukan kurang dari sesuatu tersebut.

hal itu hanya tentang pemaknaan biasa. Tulisan dinding mempunyai pola yang tanpa makna. perilaku. pemaknaan biasa (mundane meaning): secara emotional. pertama.pikiran. sebagai pengajar. Sesuatu yang tanpa makna dalm pengertin ini tidaklah tampak sebagai hal yang problematik atau mengancam. selain itu.meskipun mereka telah berusaha untuk berbeda. pemaknaan merupakan suatu masalah. 7 . pembelajaran aktif Tempat yang pasti untuk menemukan pemaknaan dalam pendidikan adalah dalam bentuk ³pemaknaan aktif´ yang beragam. Esensi metode fenomenologis adalah menguji pengalaman secara seksama. dan nilai-nilai. serta tidak punya makna yang bisa mengarah kepada suatu pengertian. menemukan keesensialan dari setiap pengalaman tersebut. Lawan dari pemaknaan ini bisa dikatakan sebagai seuatu yang tanpa makna. c. yakni orang yang selalu mengaplikasikan berbagai disiplin ilmu. yang mana kita bisa ´meniru´ seolah-olah kita telah meneliti mereka. sistem keyakinan. Metode Dikatakan bahwa tidak ada sesuatu yang begitu berguna bila dibandingkan dengan teori yang baik.banyaknya anak mereka yang tidak sama dengan apa yang mereka harapkan. jenis pemaknaan ini secara emosional juga bersifat ³flat´. Sebagai pengajar. tanpa prasangka teoretis. ini biasanya disebut dengan pembelajaran simbolis. b. Pembelajaran. kita bisa belajar dari berbagai deskripsi perilaku. jenis pemaknaan ini bersifat´flat´. kita juga sadar bahwa teori-teori selalu datang dan pergi.versi yang lebih penting. tapi.meskipun mereka telah berusaha dengan beragan cara untuk mengubah anak mereka itu menjadi orang yang lebih baik. Kenyataannya.kita tau ini sebagai sebuah kebenaran: potongan-potongan penelitian yang terputus (disconnected research) tidak meninggalkan kita apapun yang mendasri segala aksi kita terhadapnya. Dalam versi kedua ini . dan mengomunikasikan apa yang ditemukan agar bisa dilakukan verifikasi yang lain.dan anak-anak mereka juga sering dikejutkan dengan betapa serupanya mereka dengan orang tua mereka. dan Fenomenologi Makna a. 3. juga acak atau tidak relevan.imitasi merupakan cara pembelajaran tunggal paling signifikan yang bisa digunakan oleh umat manusia Dan akhirnya.makna Ada dua pemaknaan makna yang menarik. Selanjutnya.dan perasaan yang kompleks seperti keyakinan. Pengajaran.kita bisa belajar keseliruhan perilaku. dan perginya selalu lebih banyak karena mereka tidak mampu menangkap detail realita setiap harinya.

relevan dan menghibur dan seterusnya. Jadi. Rote learning menjadi bermakna jika diperhatikan dan didukung. Singkatnya meskipun banyak berbeda namun kita cukup serupa dengan anak didik kita bahwa jika kita secara kalem mendengarkan mereka tanpa sikap defensif. Bagian pertama disebut memori sensoris. berulangulang. Pendidik harus mengembangkan sensibilitas fenomenologis mereka. keharuan adalah cinta sepanjang kita menikmati dalam kenikmatan orang lain dan menderita dlam penderitaan orang lain. yang itu berarti harus digunakan. Pembelajaran Menghafal Tanpa Berfikir (Rote Learning) Rote learning tidak berarti tanpa makna karena ia merupakan makna-makna yang hadir dalam hidup kita yang telah meresap ke dalam fikiran sehingga bisa di hafal dalam luar kepala. ia tidak harus dilakukan secara rutin. e. d. 4.Syarat-syaratnya: sebuah masalah ³yang benar-benar masalah´ merupakan sesuatu yang di lihat sebagai hal yang sah dari perspektif anak didik. Yang paling penting anak didik tidak bisa dipaksa untuk memecahkan masalah mereka karena gurulah yang mengaplikasikan pembelajaran aktif tersebut dan itu berarti tidak tampak ketika guru harus turut campur tangan dengan proses tersebut. Seorang pendidik harus bisa beradaptasi dengan pemahaman mereka dan kemampuan alami mereka. pengajaran bermakna itu adalah sebentuk keharuan seperti dalam parafrasa Spinoza. nyata atau realistik. Memori sensoris adalah sebuah pengalaman yang berlangsung pada setiap waktu yang pendek. artinya kita bisa memahami mereka. Anak didik harus didorong untuk merasa butuh pada rote learning karena rote learning merupakan suatu kumpulan fakta yang sangat penting bagi perkembangan anak kususnya dalam mengingat cepat. karena pada saat itu saraf-saraf sensoris membutuhkan sedetik atau dua detik untuk kembali dari stimulusnya. Perspektif Anak Didik Untuk bisa mendidik dengan baik seorang pengajar harus mampu merasakan suatu pembelajaran yang dilihat dari sudut pandang anak didiknya. Ini bukanlah sebuah asunsi bahwa mereka benar-benar mendengarkan didikan kita dan bahkan bisa menegaskan dan mengoreksi pemahaman kita. Memori Pendekatan tradisional tentang memori terbagi menjadi tiga bagian. 8 .

Jenis memori selanjutnya disebut memori jangka pendek. memori jangka pendek ini kapasitasnya juga terbatas. Struktur Kognitif Kita sering berfikir tentang memori sebagai penyimpanan segala bahan dalam otak atau fikiran. di sebut dengan memori procedural (procedural memory). Baik memori semantic maupun memori episodik membutuhkan hippocampus (area otak yang berhubungan dengan memori). Inilah yang bisa menerangkan amnesia kanakkanak (infantile amnesia) fakta bahwa kebanyakan dari kitabisa mengingat banyak yang terjadi sebelum ulang tahun kita yang kedua: jika memori-memori awal ini kebanyakan procedural. bermain rugby. Sekarang ini. yakni dari 5 sampai 9 ³hal´. Ia bisa mengingat ³7 plus atau minus 2´ potongan-potongan informasi. dan komponen-komponen atau ³blok bangunan dasar´ dari struktur kognitif kita sebut konsep-konsep (atau konstruk-konstruk. memalu paku. skema. Sedangkan versi audionya disebut memori echoic (echoic memory). Analogi yang bisa dikatakan disini adalah memori bekerja itu sama dengan RAM dari sebuah computer. kekontrasan. Otak Memori procedural sering kali melibatkan otak kecil (cerebellum). ia membantu meletakkan hal-hal kedalam kepala dan kepala bagian dalam. Memori jangak panjang bisa dibilang sebagai hard drive pada computer. tanpa harus menggunaka pikiran. Hippocampus tampaknya tercakup dalam memori jangka 9 . Jenis memori yang terakhir adalah memori jangka panjang (long term memory). yang membuat indra dalam system aturan kitasemuanya bergerak. aturan. atau menggunakan kerangka-kerangka untuk mengatur bahan yang sulit. kebermaknaan (meaningfulness). Disamping singkat. Ketika menggunakan model-model linguistikaini. Semua keterampilan. kategori). mangendarai sepeda. hal ini mungkin tidak dengan mudah tersedia pada bagian-bagian otak yang ³lebih tinggi´. dsb. dan perumpamaan (imagery). a. b. kita berbicara tentang struktur kognitif kita (system konstruksi). dan itu berlangsung sekitar tiga atau empat detik. dimensi. dan prosesnya berlangsung hanya kurang dari detik. tapi hal itu hanya sebuah metafora.Memori sensoris visual ini juga disebut memori ikonok (iconic memory). memori ini lebih sering disebut memori bekerja (working memory). Hal ini merupakan aspek memori yang menerangkan bahwa sadar akan sesuatu atau bisa kembali dengan sangat cepat dan mudah. Mengendarai mobil. Tiga hal paling signifikan yang bisa membantu menggerakan sesuatu dari memori jangka pendek menjadi memori jangka panjang adalah pengaturan (organization). Misalnya.

Statistika Deskriptif Untuk memahami IQ dan penelitan mengenai IQ. kita harus memahami dasar-dasar statistika deskriptif berikut ini: 1.pendek (short term memory) atau memori bekerja (working memory). Informasi luaran mungkin bisa mengubah memori-memori yang telah rekonstruksikan sebelumnya. dan juga bertanggung jawab untuk urusan transfer informasi ke korteks otak besar. Sebagian orang bahkan ada yang dengan mudah termanipulasi. Jika ada kerusakan dalam hippocampus. Intelligence Quotien (IQ) adalah skor dalam teskecerdasan. Jumlah skor IQ seseorangyang dibagi oleh jumlah-jumlah skor. yang juga disebut kurva berbentuk bel. adalah suatu versi ideal tentang pa yang terjadi dalam banyak perangkat pengukuran yang besar. 5. Devinisi standar serupa tingkatannya dengan tingkatan rata-rata yang mana skornya berdeviasi dari mean (nilai rata-rata). c. Kesadaran dan IQ? Kecerdasan adalah kapasitas seseorang untuk: 1. sedangkan CA adalah usia kronologis (chronological age)]. Titik rata-rata (Mean). Jika kerusakan itu separo kiri dari hippocampus. memori verbal kita yang yang paling banyak kena getahnya. diketahui bahwa standar 10 . 2. kita punya masalah dalam pengembangan memori-memori semantic dan memori episodik. yang pada dasarnya dibentuk pada skor 100sesuai persetujuan. Dalam kontekskita. yang jelas-jelas menjadi lokus bagi kenyakan memori jangka banyak. Mengaplikasikan pengetahuan (memecahkan masalah) 3. 3. Kurva ini. Kurva Normal. dan itu jelas-jelas sangat penting bagi kehidupan manusia karena aspek dari keseluruhan kesejahteraan manusia. Melakuka penalaran abstrak Kecerdasan adalah ketentual akal seseorang. Jika kerusakan itu terjadi di separo kanan. maka memori spasial kita yang kena pengaruhnya. Awalnya itu merupakan sebuah hasil bagi (sebuah rasio): IQ =MA/CA x 100 [MA adalah usia mental (mental age). adalah rata-rata. Sekarang ini. a. skor itu disesuaikan dengan norma-norma skor populasi actual. dan setiap orang bisa dimanipulasi dalam beberapa tingkatan. Devinisi Standar. Proses Mengingat dan Melupa Proses mengingat (sering disebut mendapatkan kembali informasi (retrieval) dalam literature penelitian) berasal dari dua bentuk: penyebutan kembali (recall) dan pengakuan (recognition). Gangguan proaktif (proactive interference) terjadi ketika memori lama terhalang dengan mengingat memori yang lebih baru. Memperoleh pengetahuann (yakni belajar dan memahami) 2.

Kecerdasn linguistik. kelancaran. kreatifitas dan emotionalitas anak didik. spasial. pada poin ini. kecepatan perceptual.deviasi 1 yakni diatas dan dibawah titik rata-rata [skor IQ 85 sampai 115] berjumlah 68% dari jumlah semua skor. Sedangkan kecerdasan yang lain seperti. Dalam proses pembelajaran guru merupakan sumber inspirasi bagi anak-anak didiknya. Hal yang mungkin bisa terjadi adalah interpretasiyang sesuai tentang variable lingkungan membutuhkan pertimbangan simultan dari efek-efek genetika. Sebagian dari variable tersebut memengaruhi seluruh populasi. dan sama dengan kecerdasan akademis. kinestetik. common sense. sarana tersebut harus didukung dengan serangkaian metode yang bisa digunakan dalam pengembangan kualitas intelektualitas.7%. kemampuan bermusik atau kemampuan kinestetik atau kemampuan aristik adalah bakat-bakat alami. Efek Lingkungan Terhadap Kecerdasan ³Lingkungan´ termasuk salah satu hal yang mempunyai pengaruh yang luas terhadap kecerdasan. penalaran. musikal. yaitu kecerdasan anak bangsa. intrapersonal. Berbagai macam cara itu dipelajari dan diteliti perkembangannya agar suatu proses pembelajaran seiring dengan waktu dapat lebih bisa menghasilkan output yang berkualitas dan bisa mewujudkan cita-cita pendidikan. b. logis-matematis. c. 11 . Kecerdasan fluida vs terkristalisasi (Cattell). spasial. Terganantung kreatifitas guru atau pendidik. dan sebagian lagi bersifat biologis. dan kecerdasan interpersonal (Gardner) Sebagian kecerdasan itu misalnya. ketika yang lain berkontribusi untuk membentuk individi-individu yang berbeda dalam suatu kelompok tertentu. 2. standar variasi 2 [skor IQ 70 sampai 130] berjumlah 95% dan standar deviasi 3 [55 sampai 145] berjumlah 99. numerik. cerdasa karena pengalaman. Kemudian. 2. Sebagian dari mereka bersifat sosial. dan kecerdasan sosial merupakan ³spesialisasi´ kecerdasan.2 KOMENTAR Ada banyak sarana yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran dan pengajaran guna tercapinya suatu tujuan pembelajaran: intelektualitas dan emotionalitas anak didik yang baik dan terkontrol dapat terwujud. yaitu: 1. Kecerdasan verbal. 3. Jenis-jenis Kecerdasan Macam-macam kecerdasan. maka guru tidak boleh sampai kehilangan daya ktreatifitasnya. sebagian masih misterius.

Dalam diri kita ada kebutuhan atau seperangkat kebutuhan tertentu. sebuah kapasitas untuk membedakan apa yang bermakana bagi kita dengan apa yang tidak. Kesenangan adalah jalan manusia dari kekurangan menuju kesempurnaan yang lebih besar. Kita belajar bahwa hijau bukan merah. Kesadaran member kita berbagai suasana hati. kita belajar bahwa sendok akan selalu di gunakan bersama dengan pisau. Misalnya. bahwa pembicaraan yang lembut. harus kita lakukan kepada orang yang lebih tua. dsb. 2. maka kemudian sifat-sifat yang membentuk kesadaran di atas sensitivitas terhadap stimuli termasuk hal-hal berikut ini: 1.BAB 111 KESIMPULAN DAN SARAN 3. yang menjadi bagian dari parade peristiwa lahir dan batin yang terus berlangsung yang menyatakan pengalaman kita. belajar sambil praktek (learning-by-doing). Dan sebagai pengajar juga. kita bermimpi membangkitkan kembali kesenangan pembelajaran. dll. dll. cangkir dengan piring. dan menghindari segala teknik pengajaran model lama. Sedangkan diferensiasi adalah pembelajaran untuk membedakan satu hal dengan hal yang lain. 12 . bukan urakan. dsb. Keduanya merupakan mekanisme dasar pembelajaran (dan memori) yang telah diajukan selama berabadabad. Seiring dengan waktu kita mengoleksi pengalaman diri yang relevan.2 Saran Untuk memperbaiki pengajaran dan pembelajaran. Jika kita membuat asumsi bahwa dunia luar pikiran kita adalah jauh lebih indah saat kita mengalaminya. yang didasarkan pada kebutuhan. 3. mempunyai kuku yang tajam.1 Kesimpulan Semua pembelajaran pada akhirnya terjebak pada asosiasi dan diferensiasi. emosi. berarti kita harus jalan. Asosiasi adalah pembelajaran bahwa dua hal itu harus dijalankan bersama. antisipasi. 3. kita harus melibatkan diri dalam kelompok-kelompok. memori. bahwa kucing bukan anjing.

13 .. C. Dr. 2009. Jogjakarta : Ar-Ruzz Media. Metode Pembelajaran & Pengajaran.DAFTAR PUSTAKA George Boeree.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful