1.

Mampu menentukan sebuah cerpen.

topik yang berhubungan dengan pengalaman diri sendiri untuk menulis

2.

3.

menulis kerangka cerita pendek dengan memperhatikan kronologis waktu dan tempat. Dapat mengembangkan kerangka
Dapat yang telah dibuat menjadi sebuah cerpen (pelaku, peristiwa, latar, konflik) dengan memperhatikan tanda baca, pilihan kata, dan ejaan.

cerpen adalah mengisahkan satu peristiwa (konflik tunggal). tengah. . Phyllis Duganne (penulis Amerika Serikat) ialah susunan kalimat yang merupakan cerita yang mempunyai awal. dan akhir. tetapi menyelesaikan semua tema dan persoalan secara tuntas dan utuh.

Alur lebih sederhana. . Jumlah katanya sekitar 5005000 Tokohnya hanya beberapa (sedikit).Habis dibaca dalam waktu sepuluh menit sampai setengah jam Latar hanya dilukiskan sesaat dan dalam lingkup yang relatif terbatas.

maka pembaca akan merasa kecewa. Artinya cukup pendek untuk dibaca sekali duduk. Cerpen harus memberi kesan yang tuntas. Maksudnya agar pembaca agar mendapatkan kesan tunggal dari keseluruhan cerita. Cerpen harus ketat dan padat. Pembaca harus merasa bahwa cerita itu betul-betul tuntas. Sebuah cerpen yang baik mempunyai ketunggalan pikiran yang bisa dikembangkan lewat sebuah garis yang langsung dari awal hingga akhir. Cerpen harus mengarah untuk membuat efek yang tunggal dan unik. € € € € € . Cerpen harus berusaha memadatkan setiap gambaran pada ruang sekecil mungkin.Lima aturan dalam menulis cerpen. Cerpen harus pendek. Jika cerita akhir masih terkatung-katung. Cerpen harus tampak sungguhan.

€ Tahap-tahap penceritaan berdasarkan kronologis. € Menentukan topik cerpen. € klimaks pertikaian antiklimaks perkenalan .Menentukan tema. € Memperkenalkan tokoh dalam cerpen.

Unsur-unsur cerpen INTRINSIK Tokoh dan penokoh an Latar Alur atau plot Sudut pandang Gaya bahasa Tema Amanat EKSRINSIK Subjektivitas pengarang Psikologi pengarang Keadaan di lingkungan pengaran .

Canangkanlah mimpi dan citacita besar agar energi semesta datang mengalir untuk mewujudkan mimpi. MESTAKUNG . Oleh karena itu.Pikiran kita seperti televisi. Berpikirlah positif.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful