akal dan budayanya terpelihara´[2]. Kaamil (Sempurna) dan Mutakaamil (Menyempurnakan semua sistem yang lain). yang disajikan sebagai berikut: ³««Man therefore occupies a particular position in this world. ia berkewajiban untuk menciptakan suatu masyarakat yang hubungannya dengan Allah baik. terutama muslim/muslimah di muka bumi ini adalah sebagai khalifah (pemimpin) dan sebagai wakil Allah dalam memelihara bumi (mengelola lingkungan hidup)[4]. dalam dua bukunya ³Man and Nature (1990)´ dan ³Religion and the Environmental Crisis (1993)´. Dalil pertama adalah: ³Allah pencipta langit dan bumi (alam semesta) dan hanya Dialah sumber pengetahuannya´. hal ini didasarkan pada firman Allah Subhanhu Wa Ta'ala : "Pada hari ini Aku sempurnakan bagimu agamamu dan aku cukupkan atasmu nikmatku. ³Aku hendak menjadikan khalifah di bumi. khususnya ayat 1-12. Lalu dalil kedua menyatakan bahwa manusia diciptakan untuk menjadi khalifah di muka bumi ini. Amerika Serikat. dalil ke tiga ini menyangkut tauhid. sebagaimana yang disebut dalam QS Al-Baqarah: 30 (³Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat. By being taught the names of all things he gains domination over them. sebagai khalifah di muka bumi. Oleh karena itu aturan Islam haruslah mencakup semua sisi yang dibutuhkan oleh manusia dalam kehidupannya. Manusia harus membuktikan dulu kapasitasnya sebelum dianggap layak untuk menjadi khafilah.Alam dan Lingkungan Hidup Menurut Islam Islam adalah Diin yang Syaamil (Integral). Man is given the right to dominate over nature only by virtue of his theomorphic make up. karena ia adalah sistem hidup yang diturunkan oleh Yang Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana. dosen studi Islam di George Washington University. Hope dan Young (1994) berpendapat bahwa tauhid adalah salah satu kunci untuk memahami masalah lingkungan .´ Jelaslah bahwa tugas manusia. indah dan terperinci aturan Sang Maha Rahman dan Rahim ini. kehidupan masyarakatnya harmonis. dan agama. Surat Ar-Rahman. melainkan juga terhadap alam dan lingkungan hidupnya[1]. sehingga bukan hanya mencakup aturan bagi sesama manusia saja. Dua dalil pertama pembuka diskusi ini bersumber pada Surat Al An¶aam 101 dan Al Baqarah 30. 5 : 3). hanya beberapa dalil saja yang diulas sebagai landasan untuk merumuskan teori tentang lingkungan hidup menurut ajaran Islam. Karena waktu perenungan. Ayat ini ditafsirkan secara lebih spesifik oleh Sayyed Hossein Nasr. Arti khalifah di sini adalah: ³seseorang yang diberi kedudukan oleh Allah untuk mengelola suatu wilayah. dan Aku ridhai Islam sebagai aturan hidupmu. Allah telah memberikan tuntunan dalam Al-Quran tentang lingkungan hidup. Di samping itu. Demikian tinggi. not as a rebel against heaven.) of God on earth and the instrument of His Will." (QS. Seperti halnya dalil pertama. Pelestarian alam dan lingkungan hidup ini tak terlepas dari peran manusia. Perlu dijelaskan bahwa menjadi khalifah di muka bumi itu bukan sesuatu yang otomatis didapat ketika manusia lahir ke bumi. but he is given this power only because he is the vicegerent (khalifah. He is at the axis and centre of the cosmic milieu at once the master and custodian of nature. adalah ayat yang luar biasa indah untuk menggambarkan penciptaan alam semesta dan tugas manusia sebagai khalifah[3].´«).

Evaporasi. ³Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan langit dan bumi. Adapun rujukan dari dalil ini adalah Surat Al A¶raaf 56 diterjemahkan sebagai berikut. dan mengadakan gelap dan terang. Surat Ar Ruum 48 Siklus hidrologi Mencakup proses evaporasi. Pencipta segala sesuatu. Hujan seharusnya membawa kegembiraaan karena menyuburkan tanah dan merupakan sumber kehidupan. dan aliran air ke sungai/danau/laut. tidak ada Tuhan selain Dia.´ Selanjutnya dalil ke delapan mengurai tugas lebih rinci untuk manusia. Dalil ini bersumber dari beberapa firman Allah Subhanhu Wa Ta'ala seperti pada Surat Ar Ruum 48.Dia menguji siapakah diantara kamu yang lebih baik amalnya.. AlQur¶an dengan sangat jelas menjabarkannya. Perhatikan firman Allah dalam Surat Al An¶aam 79: ³Sesungguhnya aku menghadapkan diriku kepada Tuhan yang menciptakan langit dan bumi dengan cenderung kepada agama yang benar. maka sembahlah Dia. ³Dan Dia-lah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa. ³Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi. dan Dia adalah pemelihara segala sesuatu´ Dalil ke tujuh adalah penjabaran lanjut dari dalil kedua yang mewajibkan manusia untuk melestarikan lingkungan hidup. seperti yang difirmankanNya dalam surat Al Hijr 19.«.hidup. dan beberapa Surat/Ayat lainnya. sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepadaNya««. Surat Al A¶raaf 57. Perhatikan isi Surat Ar Ruum: 48 dengan uraian siklus hidrologi berikut ini. Penjelasan mengenai siklus hidrologi dalam berbagai firman Allah merupakan pertanda bahwa manusia wajib mempelajarinya. kondensasi. Molekul air tersebut kemudian mengalami pendinginan yang disebut dengan kondensasi.Dialah Allah Tuhan kamu.´ Itulah salah satu tujuan penciptaan lingkungan hidup yaitu agar manusia dapat berusaha dan beramal sehingga tampak diantara mereka siapa yang taat dan patuh kepada Allah.. Surat Al Waaqi¶ah 68-70. dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan´ Dalil ke empat adalah mengenai keteraturan sebagai kerangka penciptaan alam semesta seperti firman Allah dalam Surat Al An¶aam. Proses ini dikenal dalam literatur barat sebagai: siklus Hidrologi. Surat An Nabaa¶ 14-16. . Perintah ini jelas tertulis dalam Surat Al An¶aam 102 yaitu.´ Dalil ke sembilan menunjukkan bahwa proses perubahan diciptakan untuk memelihara keberlanjutan (sustainability) bumi. dengan arti sebagai berikut. Tauhid adalah pengakuan kepada ke-esa-an Allah serta pengakuan bahwa Dia-lah pencipta alam semesta ini.. ´Dan kami telah menghamparkan bumi dan menjadikan padanya gunung-gunung dan Kami tumbuhkan padanya segala sesuatu menurut ukuran. adalah naiknya uap air ke udara. Dalil ke enam adalah kewajiban bagi manusia untuk selalu tunduk kepada Allah sebagai maha pemelihara alam semesta ini. Surat An Nuur 43. hujan. yaitu menjaga keseimbangan lingkungan hidup. ³.´ Adapun dalil ke lima dapat ditemukan dalam Surat Hud 7 yang menjelaskan maksud dari penciptaan alam semesta.

Inilah inti dari dalil ke sepuluh bahwa kebersihan jasmani merupakan bagian integral dari kebersihan rohani. lalu kamu lihat hujan keluar dari celah-celahnya.dan bersihkan pakaianmu serta tinggalkan segala perbuatan dosa. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam. Hal ini bisa dilihat Surat Al Jaatsiyah 13 sebagai berikut. Mengutip disertasi Abdillah (2001). ³Tidakkah kau cermati bahwa Allah telah menjadikan sumber daya alam dan lingkungan sebagai daya dukung lingkungan bagi kehidupanmu secara optimum. Yang demikian hanya ditangkap oleh orang-orang yang memiliki daya nalar memadai.´ Dalil-dalil di atas adalah pondasi dari teori pengelolaan lingkungan hidup yang dikenal dengan nama ³Teorema Alim´ yang dirumuskan sebagai berikut: Misi manusia sebagai khalifah di muka bumi adalah memelihara lingkungan hidup. penelitian. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam. masih saja ada sebagian manusia yang mempertanyakan kekuasaan Allah secara sembrono. Berdasarkan ³Teorema Alim´ ini. Perangkat utama dari misi ini adalah kelembagaan. maka apabila hujan itu turun mengenai hambahamba-Nya yang dikehendakinya. dilandasi dengan visi bahwa manusia harus lebih mendekatkan diri pada Allah. danau atau laut.´ Sebagai khalifah.sesungguhnya Allah senang kepada orang yang bertobat. Dialah yang mengirim angin. Air hujan tersebut menyuburkan bumi dan kemudian kembali ke badan air (sungai. Entah demikian. ³. ³Allah. Standar inilah yang mempengaruhi pembangunan kota Cordoba. yang menciptakan hujan. ³«. Yakni mempertanyakan tanpa alasan ilmiah. bersabda bahwa iman terdiri dari 70 tingkatan: yang tertinggi adalah pernyataan ³tiada Tuhan selain Allah´ dan yang terendah adalah menjaga kerbersihan. Khususnya beragama Islam. kerusakan lingkungkan adalah cerminan dari turunnya kadar keimanan manusia. memelihara lingkungan hidup adalah menjadi bagian integral dari tingkat keimanan seseorang. sudah tentu manusia harus bersih jasmani dan rohaninya.´ Selain itu. Seperti yang dilaporkan Sir Thomas Arnold (1931) bahwa Islam mengutamakan kebersihan sebagai standar lingkungan hidup. dan keahlian. Adapun tolok ukur pencapaian misi ini adalah mutu lingkungan. Jadi. Abdillah juga mengutip bahwa manusia harus mempunyai ketajaman nalar. landasan etik dan referensi memadai. . Merujuk pada Surat Al-Baqarah 222. banyak diakui sebagai hadis dhaif. namun demikian.´ Meski slogan yang dikenal umum seperti ³kebersihan adalah sebagian dari iman´. dan senang kepada orang yang membersihkan diri.. sebagai prasyarat untuk mampu memelihara lingkungan hidup.Kemudian terjadi peningkatan suhu udara.´ Serta Surat Al-Muddatstsir 4-5. lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendakiNya. dan menjadikannya bergumpalgumpal. Surat Luqman ayat 20 Allah Subhanhu Wa Ta'ala berfirman. dan para sahabat telah memberikan teladan pengelolaan lingkungan hidup yang mengacu kepada tauhid dan keimanan. tiba-tiba mereka menjadi gembira. ³Dan Allah telah menjadikan sumber daya alam dan lingkungan sebagai daya dukung lingkungan bagi kehidupan manusia. Ini dengan jelas digambarkan dalam Al-Qur¶an surat ar-Ruum:48 yang berbunyi.

misalnya. seorang awam sudah tahu bahwa udara Jakarta memang beracun. Alim (2005) melaporkan bahwa baru sekitar 40 persen penduduk mendapat pelayanan air bersih. serta intensitas yang tinggi dalam penelitian lingkungan. demam berdarah. 1996). Teorema Alim ini mengandung dua unsur yaitu misi dan tolok ukur. telah menciptakan masalah lingkungan hidup. Kota dengan 70 perpustakaan yang berisi ratusan ribu koleksi buku. Kebersihan dan keindahan kota tersebut menjadi standar pembangunan kota lain di Eropa. Namun simaklah sekali lagi berbagai persoalan lingkungan hidup di Indonesia berikut ini. Sudah jelas bahwa ketajaman nalar yang tidak diiringi oleh kadar keimanan tinggi serta jauhnya umat Islam dari Allah. dan administrator. langkah pertama pemecahannya adalah peningkatan ³ukhuwah´ (kerjasama) antar ilmuwan dan alim-ulama agar bahu-membahu mampu mengemban amanat Allah untuk memelihara bumi. serta pusatnya segala macam profesi tercanggih pada masa itu. Dapat dikatakan Indonesia telah memiliki perangkat yang cukup untuk mencapai misi yaitu kelembagaan dalam bidang lingkungan hidup (Menteri Negara Lingkungan Hidup. SAR. Terlebih lagi air sungai sungguh sangat kotor karena pembuangan sampah padat. dan flu burung berjangkit di mana-mana. ahli mata.400 M3 sampah (Kompas. Inovasi bidang kesehatan ini bahkan berkembang sampai pada penemuan ambulan atau menurut Arnold (1931) sebagai ³traveling hospital´. Tolok ukur yang jelas adalah mutu lingkungan hidup di Indonesia sebagai rambu-rambu untuk menilai keberhasilan pelaksanaan misi manusia yaitu mencegah bumi dari kerusakan lingkungan. dan kegiatan. Salah satu contoh kebohongan pemerintah adalah kasus kebakaran hutan. perawat. 1931). dan dari total volume air yang disalurkan hanya 20% yang layak digunakan karena umumnya air yang sampai ke rumah masih berlumpur. keahlian. setiap hari menampung 1. Menatap langit di sepanjang jalan Sudirman. Contoh lain adalah inovasi rumah sakit dan manajemennya (Arnold. tak terbilang jumlah doktor yang mendalami ilmu lingkungan. Menyadari runyamnya masalah lingkungan hidup. dan kali ini penyakit mematikan seperti HIV. Soentoro (1997) melaporkan bahwa kebakaran hutan yang terjadi pada tahun 1997 telah menghanguskan 1 juta hektar hutan. Hal ini diperburuk oleh kondisi pemerintahan di Indonesia karena aparat yang ingkar amanah. bahkan beroperasi selama 700 tahun kemudian.000 hektar saja. Rumah sakit tersebut sudah memiliki ahli bedah. Penyakitpun datang silih berganti. Hal ini berarti bahwa kurang lebih 200-400 truk membuang sampah padat ke sungai tersebut setiap harinya! Pelayanan air minum juga sangat rendah. dan lainnya). Misi dapat diemban apabila diiringi visi mendekatkan diri pada Allah dan dibekali ketajaman nalar. yaitu kelembagaan. nyatanya pemerintah melaporkan 300. dokter umum. Pusat Studi Lingkungan Hidup.Menjadikan kota ini memiliki tingkat peradaban tertinggi di Eropa pada masa itu. Rumah sakit pertama yang berdiri di Kairo pada tahun 872 Masehi. 900 tempat pemandian umum. Masalah tidak transparannya birokrasi sudah lama mengganjal jalannya roda pemerintahan. Sungai Ciliwung. Pada masa itu manajemen rumah sakit sudah sedemikian canggihnya sebagai pusat perawatan dan juga pusat pendidikan calon-calon dokter. Tercatat 34 rumah sakit yang tersebar dari Persia ke Maroko serta dari Siria Utara sampai ke Mesir. Salah satu hasil kerjasama tersebut adalah program pelatihan bagi para tokoh agama untuk memperdalam wawasan .

terutama di Misali dan kepulauan Zanzibar yang didominasi warga Muslim. Salah satu contoh pendekatan pelestarian lingkungan melalui Al-Qur¶an dan Al-Hadits yang berhasil adalah di Tanzania.lingkungan hidup.[6] . Saat ini. Proyek ini membuahkan hasil setahun setelah diluncurkan. Pengembangan disiplin ini juga perlu mempertimbangkan ukhuwah yang bersifat internasional. yang digunakan di seluruh Afrika Timur-red). IFEES yang berbasis di Inggris. Konservasi ini bukan dari mzungu (kata untuk menyebut orang kulit putih dalam bahasa Swahili. " kata Khalid. seorang nelayan di sebuah pulau kecil. tetapi merupakan bagian integral dari keimanan[5]. serta penerbitan fatwa untuk menghentikan pencemaran sungai. mereka berusaha meyakinkan para nelayan untuk tidak lagi menggunakan dinamit. Dengan pendidikan akan tumbuh kesadaran bahwa lingkungan hidup bukan bidang yang menjadi monopoli peradaban barat. Untuk jangka panjang perlu digarap sektor pendidikan dimana perlu dikembangkan bidang ilmu ataupun kurikulum yang menjadian ilmu pelestarian lingkungan hidup adalah bagian integral dari kajian ajaran Islam. "Kami mencari ajaran-ajaran yang sudah terlupakan itu dan mengumpulkannya kembali dalam bentuk yang modern. adalah salah satu organisasi yang pada tahun 1998 meluncurkan proyek penyadaran kelestarian lingkungan dengan menggunakan basis ajaran Islam. " ujar Salim Haji. banyak nelayan di Misali yang sudah mengganti alat penangkap ikannya dengan alat yang lebih ramah lingkungan dan tidak bertentangan dengan ajaran Islam. IFEES juga bekerjasama dengan Misali Island Conservation (MICA)-lembaga yang bergerak dalam perlindungan terumbu karang-untuk melatih para imam-imam masjid di Tanzania agar mampu menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan lewat khutbah-khutbah Jumat mereka. Solusi jangka pendek lainnya adalah penyusunan program pemeliharaan lingkungan sebagai materi khutbah jumat. Dengan menggunakan ayat-ayat al-Quran serta hadist. jala dan tombak ketika menangkap ikan. "Saya sekarang tahu bahwa cara saya menangkap ikan selama ini sudah merusak lingkungan. karena persoalan lingkungan hidup juga telah membebani negara muslim lainnya. Bekerjasama dengan CARE-organisasi bantuan untuk memberantas kemiskinan di dunia-IFEES menggelar pertemuan dengan para pemuka agama dan para nelayan untuk mendiskusikan bagaimana hubungan antara ayat-ayat yang ada dalam al-Quran dengan pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan. tapi dari al-Quran.

Tibatiba ia melihat seekor anjing yang menjulurkan lidahnya karena kehausan sambil menjilat-jilat di tanah. Wanita ahli ibadah yang taat itu dimasukkan ke neraka hanya karena ia telah menyiksa seekor binatang kecil yang lemah dan tidak berdaya.. maka ALLAH SWT meridhoi orang tersebut dan mengampuni semua dosanya. Dikatakan kepadanya : Engkau tidak memberikan makanan atau minuman kepadanya waktu engkau mengikatnya dan engkaupun tidak melepaskannya sehingga ia bisa memakan kutu-kutu yang merayap di tanah sehingga ia mati. indah dan terperinci aturan Sang Maha Rahman dan Rahim ini..Tidak ada satu celah pun dalam kehidupan seorang muslim yang tidak ditemui aturannya dalam Islam. lalu ia minum dan terus keluar. seperti hadits berikut ini misalnya : "Suatu ketika ada seorang yang banyak dosa yang sedang melakukan perjalanannya dalam keadaan sangat haus. .. Maka para sahabat bertanya : Ya RasuluLLAH! Apakah pada binatang kita bisa mendapat pahala? Maka jawab alMusthafa SAW : Pada setiap jantung yang berdenyut ada pahala. Salah satunya adalah hadits di atas dan hadits-hadits lainnya." (HR Bukhari kitab al-Masaqah.. melainkan juga terhadap alam dan lingkungan hidupnya. Sang RABB al-Jalil SWT telah jauh-jauh hari memetakan rambu-rambu-NYA. maka akibat perbuatannya pada kucing itu ia masuk neraka. Demikian tinggi.. 151).. dan Muslim kitab as-Salam hadits no. lihatlah firman ALLAH SWT tentang cara berbicara dan berjalan dalam Kalam-NYA : "Maka sederhanakanlah kalian ketika berjalan dan rendahkanlah suara kalian (ketika berbicara). dari sejak cara mengelola negara dan rakyat sampai dengan cara berbicara dan berjalan pun tak lepas dari rambu-rambu Sang Maha Teliti lagi Maha Mengurus Makhluq-NYA... 153). 381." (HR. Sungguh sebuah sistem yang luar biasa.. SubhanaLLAH. --(#) Hadits ini dikeluarkan oleh Syaikh Nashiruddin al Albani dalam kitabnya Shahih Adabul Mufrad lil Imam al-Bukhari. Maka orang itu turun kembali dan membuka sepatunya lalu mengisinya dengan air lalu ia memanjat kembali dengan menggigit sepatunya agar air tidak jatuh untuk memberi minum anjing itu. lalu menemukan sumur dan turun ke dalamnya. sehingga ia tidak mampu sekedar memakan kutu yang merayap di tanah. hadits no.. Demikian pula sebaliknya ALLAH Yang Maha Rahman dan Rahim bahkan mengazab seorang ahli ibadah karena perbuatannya menyiksa binatang. jauh sebelum Barat dengan Green-Peace dan Sustainable-Development-nya ditemukan. sehingga bukan hanya mencakup aturan bagi sesama manusia saja.. dan tidaklah mungkin ada sebuah sistem di dunia ini yang mampu menempatkan kedudukan binatang dan lingkungan setinggi ini. bab Fadhlu Saqyil Ma¶i ." (QS. sebagaimana dalam hadits berikut ini : "Seorang wanita ahli ibadah disiksa akibat seekor kucing yang dikurungnya sehingga mati kelaparan. Bukhari kitab al-Masaqah. bab Fadhlu Saqyil Ma¶i. Wanita tersebut masuk neraka (padahal ia seorang ahli ibadah) karena tidak mau menghargai sebuah jantung yang berdenyut. 31 : 19). dan Muslim kitab as Salam hadits no..

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful