sehingga bukan hanya mencakup aturan bagi sesama manusia saja. sebagaimana yang disebut dalam QS Al-Baqarah: 30 (³Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat. khususnya ayat 1-12. Arti khalifah di sini adalah: ³seseorang yang diberi kedudukan oleh Allah untuk mengelola suatu wilayah. Dalil pertama adalah: ³Allah pencipta langit dan bumi (alam semesta) dan hanya Dialah sumber pengetahuannya´. By being taught the names of all things he gains domination over them." (QS. Surat Ar-Rahman. kehidupan masyarakatnya harmonis.´«). Manusia harus membuktikan dulu kapasitasnya sebelum dianggap layak untuk menjadi khafilah. dan agama. Seperti halnya dalil pertama. terutama muslim/muslimah di muka bumi ini adalah sebagai khalifah (pemimpin) dan sebagai wakil Allah dalam memelihara bumi (mengelola lingkungan hidup)[4]. karena ia adalah sistem hidup yang diturunkan oleh Yang Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana. dan Aku ridhai Islam sebagai aturan hidupmu. yang disajikan sebagai berikut: ³««Man therefore occupies a particular position in this world. dalam dua bukunya ³Man and Nature (1990)´ dan ³Religion and the Environmental Crisis (1993)´. Amerika Serikat. adalah ayat yang luar biasa indah untuk menggambarkan penciptaan alam semesta dan tugas manusia sebagai khalifah[3]. Dua dalil pertama pembuka diskusi ini bersumber pada Surat Al An¶aam 101 dan Al Baqarah 30.Alam dan Lingkungan Hidup Menurut Islam Islam adalah Diin yang Syaamil (Integral). Di samping itu. not as a rebel against heaven. Kaamil (Sempurna) dan Mutakaamil (Menyempurnakan semua sistem yang lain). melainkan juga terhadap alam dan lingkungan hidupnya[1]. ³Aku hendak menjadikan khalifah di bumi. hanya beberapa dalil saja yang diulas sebagai landasan untuk merumuskan teori tentang lingkungan hidup menurut ajaran Islam. hal ini didasarkan pada firman Allah Subhanhu Wa Ta'ala : "Pada hari ini Aku sempurnakan bagimu agamamu dan aku cukupkan atasmu nikmatku. but he is given this power only because he is the vicegerent (khalifah. Ayat ini ditafsirkan secara lebih spesifik oleh Sayyed Hossein Nasr. dalil ke tiga ini menyangkut tauhid. Karena waktu perenungan. akal dan budayanya terpelihara´[2]. He is at the axis and centre of the cosmic milieu at once the master and custodian of nature. Man is given the right to dominate over nature only by virtue of his theomorphic make up.) of God on earth and the instrument of His Will. indah dan terperinci aturan Sang Maha Rahman dan Rahim ini. Allah telah memberikan tuntunan dalam Al-Quran tentang lingkungan hidup. Perlu dijelaskan bahwa menjadi khalifah di muka bumi itu bukan sesuatu yang otomatis didapat ketika manusia lahir ke bumi. Pelestarian alam dan lingkungan hidup ini tak terlepas dari peran manusia. ia berkewajiban untuk menciptakan suatu masyarakat yang hubungannya dengan Allah baik. Demikian tinggi. sebagai khalifah di muka bumi. Hope dan Young (1994) berpendapat bahwa tauhid adalah salah satu kunci untuk memahami masalah lingkungan .´ Jelaslah bahwa tugas manusia. Oleh karena itu aturan Islam haruslah mencakup semua sisi yang dibutuhkan oleh manusia dalam kehidupannya. 5 : 3). Lalu dalil kedua menyatakan bahwa manusia diciptakan untuk menjadi khalifah di muka bumi ini. dosen studi Islam di George Washington University.

dan mengadakan gelap dan terang. Penjelasan mengenai siklus hidrologi dalam berbagai firman Allah merupakan pertanda bahwa manusia wajib mempelajarinya. yaitu menjaga keseimbangan lingkungan hidup. Perintah ini jelas tertulis dalam Surat Al An¶aam 102 yaitu. ³Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan langit dan bumi. Surat Al A¶raaf 57. sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepadaNya««.«.. Surat An Nabaa¶ 14-16.Dia menguji siapakah diantara kamu yang lebih baik amalnya. ³. Hujan seharusnya membawa kegembiraaan karena menyuburkan tanah dan merupakan sumber kehidupan.. AlQur¶an dengan sangat jelas menjabarkannya. seperti yang difirmankanNya dalam surat Al Hijr 19. Surat Al Waaqi¶ah 68-70. tidak ada Tuhan selain Dia. hujan. Perhatikan isi Surat Ar Ruum: 48 dengan uraian siklus hidrologi berikut ini. dengan arti sebagai berikut. dan beberapa Surat/Ayat lainnya. ³Dan Dia-lah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa.hidup.´ Dalil ke sembilan menunjukkan bahwa proses perubahan diciptakan untuk memelihara keberlanjutan (sustainability) bumi.´ Adapun dalil ke lima dapat ditemukan dalam Surat Hud 7 yang menjelaskan maksud dari penciptaan alam semesta. Tauhid adalah pengakuan kepada ke-esa-an Allah serta pengakuan bahwa Dia-lah pencipta alam semesta ini.. dan aliran air ke sungai/danau/laut. maka sembahlah Dia. dan Dia adalah pemelihara segala sesuatu´ Dalil ke tujuh adalah penjabaran lanjut dari dalil kedua yang mewajibkan manusia untuk melestarikan lingkungan hidup. Dalil ini bersumber dari beberapa firman Allah Subhanhu Wa Ta'ala seperti pada Surat Ar Ruum 48. Surat An Nuur 43.Dialah Allah Tuhan kamu. adalah naiknya uap air ke udara. dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan´ Dalil ke empat adalah mengenai keteraturan sebagai kerangka penciptaan alam semesta seperti firman Allah dalam Surat Al An¶aam. Perhatikan firman Allah dalam Surat Al An¶aam 79: ³Sesungguhnya aku menghadapkan diriku kepada Tuhan yang menciptakan langit dan bumi dengan cenderung kepada agama yang benar. Pencipta segala sesuatu. Evaporasi. Molekul air tersebut kemudian mengalami pendinginan yang disebut dengan kondensasi.´ Itulah salah satu tujuan penciptaan lingkungan hidup yaitu agar manusia dapat berusaha dan beramal sehingga tampak diantara mereka siapa yang taat dan patuh kepada Allah. kondensasi. ³Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi. ´Dan kami telah menghamparkan bumi dan menjadikan padanya gunung-gunung dan Kami tumbuhkan padanya segala sesuatu menurut ukuran. Proses ini dikenal dalam literatur barat sebagai: siklus Hidrologi. . Adapun rujukan dari dalil ini adalah Surat Al A¶raaf 56 diterjemahkan sebagai berikut. Surat Ar Ruum 48 Siklus hidrologi Mencakup proses evaporasi.´ Selanjutnya dalil ke delapan mengurai tugas lebih rinci untuk manusia. Dalil ke enam adalah kewajiban bagi manusia untuk selalu tunduk kepada Allah sebagai maha pemelihara alam semesta ini.

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam. ³Tidakkah kau cermati bahwa Allah telah menjadikan sumber daya alam dan lingkungan sebagai daya dukung lingkungan bagi kehidupanmu secara optimum. landasan etik dan referensi memadai. Dialah yang mengirim angin. Merujuk pada Surat Al-Baqarah 222. lalu kamu lihat hujan keluar dari celah-celahnya. masih saja ada sebagian manusia yang mempertanyakan kekuasaan Allah secara sembrono. Air hujan tersebut menyuburkan bumi dan kemudian kembali ke badan air (sungai. Yang demikian hanya ditangkap oleh orang-orang yang memiliki daya nalar memadai. sudah tentu manusia harus bersih jasmani dan rohaninya. Adapun tolok ukur pencapaian misi ini adalah mutu lingkungan. dan keahlian. memelihara lingkungan hidup adalah menjadi bagian integral dari tingkat keimanan seseorang. Abdillah juga mengutip bahwa manusia harus mempunyai ketajaman nalar. Hal ini bisa dilihat Surat Al Jaatsiyah 13 sebagai berikut. . Khususnya beragama Islam.sesungguhnya Allah senang kepada orang yang bertobat. ³«. penelitian. bersabda bahwa iman terdiri dari 70 tingkatan: yang tertinggi adalah pernyataan ³tiada Tuhan selain Allah´ dan yang terendah adalah menjaga kerbersihan. Yakni mempertanyakan tanpa alasan ilmiah. Jadi. dan para sahabat telah memberikan teladan pengelolaan lingkungan hidup yang mengacu kepada tauhid dan keimanan. kerusakan lingkungkan adalah cerminan dari turunnya kadar keimanan manusia. yang menciptakan hujan.Kemudian terjadi peningkatan suhu udara. Berdasarkan ³Teorema Alim´ ini.´ Dalil-dalil di atas adalah pondasi dari teori pengelolaan lingkungan hidup yang dikenal dengan nama ³Teorema Alim´ yang dirumuskan sebagai berikut: Misi manusia sebagai khalifah di muka bumi adalah memelihara lingkungan hidup. Seperti yang dilaporkan Sir Thomas Arnold (1931) bahwa Islam mengutamakan kebersihan sebagai standar lingkungan hidup. maka apabila hujan itu turun mengenai hambahamba-Nya yang dikehendakinya.´ Meski slogan yang dikenal umum seperti ³kebersihan adalah sebagian dari iman´. lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendakiNya.. Perangkat utama dari misi ini adalah kelembagaan. dan menjadikannya bergumpalgumpal. Standar inilah yang mempengaruhi pembangunan kota Cordoba. sebagai prasyarat untuk mampu memelihara lingkungan hidup.´ Sebagai khalifah. Ini dengan jelas digambarkan dalam Al-Qur¶an surat ar-Ruum:48 yang berbunyi.´ Selain itu.dan bersihkan pakaianmu serta tinggalkan segala perbuatan dosa. Entah demikian. Inilah inti dari dalil ke sepuluh bahwa kebersihan jasmani merupakan bagian integral dari kebersihan rohani. tiba-tiba mereka menjadi gembira.´ Serta Surat Al-Muddatstsir 4-5. ³Allah. Surat Luqman ayat 20 Allah Subhanhu Wa Ta'ala berfirman. Mengutip disertasi Abdillah (2001). namun demikian. dilandasi dengan visi bahwa manusia harus lebih mendekatkan diri pada Allah. ³Dan Allah telah menjadikan sumber daya alam dan lingkungan sebagai daya dukung lingkungan bagi kehidupan manusia. banyak diakui sebagai hadis dhaif. ³. dan senang kepada orang yang membersihkan diri. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam. danau atau laut.

bahkan beroperasi selama 700 tahun kemudian. dan flu burung berjangkit di mana-mana. Salah satu contoh kebohongan pemerintah adalah kasus kebakaran hutan. Rumah sakit tersebut sudah memiliki ahli bedah.000 hektar saja. dan administrator. dan kali ini penyakit mematikan seperti HIV. Pada masa itu manajemen rumah sakit sudah sedemikian canggihnya sebagai pusat perawatan dan juga pusat pendidikan calon-calon dokter. ahli mata.400 M3 sampah (Kompas. Kebersihan dan keindahan kota tersebut menjadi standar pembangunan kota lain di Eropa. Tercatat 34 rumah sakit yang tersebar dari Persia ke Maroko serta dari Siria Utara sampai ke Mesir. Masalah tidak transparannya birokrasi sudah lama mengganjal jalannya roda pemerintahan. Sudah jelas bahwa ketajaman nalar yang tidak diiringi oleh kadar keimanan tinggi serta jauhnya umat Islam dari Allah. perawat. SAR.Menjadikan kota ini memiliki tingkat peradaban tertinggi di Eropa pada masa itu. nyatanya pemerintah melaporkan 300. telah menciptakan masalah lingkungan hidup. Kota dengan 70 perpustakaan yang berisi ratusan ribu koleksi buku. Misi dapat diemban apabila diiringi visi mendekatkan diri pada Allah dan dibekali ketajaman nalar. Pusat Studi Lingkungan Hidup. serta intensitas yang tinggi dalam penelitian lingkungan. demam berdarah. Dapat dikatakan Indonesia telah memiliki perangkat yang cukup untuk mencapai misi yaitu kelembagaan dalam bidang lingkungan hidup (Menteri Negara Lingkungan Hidup. langkah pertama pemecahannya adalah peningkatan ³ukhuwah´ (kerjasama) antar ilmuwan dan alim-ulama agar bahu-membahu mampu mengemban amanat Allah untuk memelihara bumi. Terlebih lagi air sungai sungguh sangat kotor karena pembuangan sampah padat. dan dari total volume air yang disalurkan hanya 20% yang layak digunakan karena umumnya air yang sampai ke rumah masih berlumpur. 1931). Menyadari runyamnya masalah lingkungan hidup. Rumah sakit pertama yang berdiri di Kairo pada tahun 872 Masehi. Menatap langit di sepanjang jalan Sudirman. Penyakitpun datang silih berganti. keahlian. 1996). Sungai Ciliwung. dan lainnya). setiap hari menampung 1. yaitu kelembagaan. seorang awam sudah tahu bahwa udara Jakarta memang beracun. Alim (2005) melaporkan bahwa baru sekitar 40 persen penduduk mendapat pelayanan air bersih. 900 tempat pemandian umum. serta pusatnya segala macam profesi tercanggih pada masa itu. Tolok ukur yang jelas adalah mutu lingkungan hidup di Indonesia sebagai rambu-rambu untuk menilai keberhasilan pelaksanaan misi manusia yaitu mencegah bumi dari kerusakan lingkungan. Teorema Alim ini mengandung dua unsur yaitu misi dan tolok ukur. misalnya. Hal ini berarti bahwa kurang lebih 200-400 truk membuang sampah padat ke sungai tersebut setiap harinya! Pelayanan air minum juga sangat rendah. tak terbilang jumlah doktor yang mendalami ilmu lingkungan. Salah satu hasil kerjasama tersebut adalah program pelatihan bagi para tokoh agama untuk memperdalam wawasan . dan kegiatan. dokter umum. Hal ini diperburuk oleh kondisi pemerintahan di Indonesia karena aparat yang ingkar amanah. Inovasi bidang kesehatan ini bahkan berkembang sampai pada penemuan ambulan atau menurut Arnold (1931) sebagai ³traveling hospital´. Soentoro (1997) melaporkan bahwa kebakaran hutan yang terjadi pada tahun 1997 telah menghanguskan 1 juta hektar hutan. Namun simaklah sekali lagi berbagai persoalan lingkungan hidup di Indonesia berikut ini. Contoh lain adalah inovasi rumah sakit dan manajemennya (Arnold.

serta penerbitan fatwa untuk menghentikan pencemaran sungai. karena persoalan lingkungan hidup juga telah membebani negara muslim lainnya. IFEES yang berbasis di Inggris. banyak nelayan di Misali yang sudah mengganti alat penangkap ikannya dengan alat yang lebih ramah lingkungan dan tidak bertentangan dengan ajaran Islam. tetapi merupakan bagian integral dari keimanan[5]. Dengan pendidikan akan tumbuh kesadaran bahwa lingkungan hidup bukan bidang yang menjadi monopoli peradaban barat. Salah satu contoh pendekatan pelestarian lingkungan melalui Al-Qur¶an dan Al-Hadits yang berhasil adalah di Tanzania.lingkungan hidup. mereka berusaha meyakinkan para nelayan untuk tidak lagi menggunakan dinamit. Bekerjasama dengan CARE-organisasi bantuan untuk memberantas kemiskinan di dunia-IFEES menggelar pertemuan dengan para pemuka agama dan para nelayan untuk mendiskusikan bagaimana hubungan antara ayat-ayat yang ada dalam al-Quran dengan pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan.[6] . adalah salah satu organisasi yang pada tahun 1998 meluncurkan proyek penyadaran kelestarian lingkungan dengan menggunakan basis ajaran Islam. " ujar Salim Haji. IFEES juga bekerjasama dengan Misali Island Conservation (MICA)-lembaga yang bergerak dalam perlindungan terumbu karang-untuk melatih para imam-imam masjid di Tanzania agar mampu menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan lewat khutbah-khutbah Jumat mereka. terutama di Misali dan kepulauan Zanzibar yang didominasi warga Muslim. Dengan menggunakan ayat-ayat al-Quran serta hadist. Solusi jangka pendek lainnya adalah penyusunan program pemeliharaan lingkungan sebagai materi khutbah jumat. Saat ini. Konservasi ini bukan dari mzungu (kata untuk menyebut orang kulit putih dalam bahasa Swahili. jala dan tombak ketika menangkap ikan. " kata Khalid. yang digunakan di seluruh Afrika Timur-red). seorang nelayan di sebuah pulau kecil. Pengembangan disiplin ini juga perlu mempertimbangkan ukhuwah yang bersifat internasional. "Saya sekarang tahu bahwa cara saya menangkap ikan selama ini sudah merusak lingkungan. Proyek ini membuahkan hasil setahun setelah diluncurkan. tapi dari al-Quran. Untuk jangka panjang perlu digarap sektor pendidikan dimana perlu dikembangkan bidang ilmu ataupun kurikulum yang menjadian ilmu pelestarian lingkungan hidup adalah bagian integral dari kajian ajaran Islam. "Kami mencari ajaran-ajaran yang sudah terlupakan itu dan mengumpulkannya kembali dalam bentuk yang modern.

lihatlah firman ALLAH SWT tentang cara berbicara dan berjalan dalam Kalam-NYA : "Maka sederhanakanlah kalian ketika berjalan dan rendahkanlah suara kalian (ketika berbicara). sehingga bukan hanya mencakup aturan bagi sesama manusia saja.Tidak ada satu celah pun dalam kehidupan seorang muslim yang tidak ditemui aturannya dalam Islam... dan Muslim kitab as-Salam hadits no. hadits no.. 381. Maka para sahabat bertanya : Ya RasuluLLAH! Apakah pada binatang kita bisa mendapat pahala? Maka jawab alMusthafa SAW : Pada setiap jantung yang berdenyut ada pahala. indah dan terperinci aturan Sang Maha Rahman dan Rahim ini. Tibatiba ia melihat seekor anjing yang menjulurkan lidahnya karena kehausan sambil menjilat-jilat di tanah. maka ALLAH SWT meridhoi orang tersebut dan mengampuni semua dosanya. 31 : 19). dan Muslim kitab as Salam hadits no. Wanita ahli ibadah yang taat itu dimasukkan ke neraka hanya karena ia telah menyiksa seekor binatang kecil yang lemah dan tidak berdaya.. Sungguh sebuah sistem yang luar biasa. SubhanaLLAH. --(#) Hadits ini dikeluarkan oleh Syaikh Nashiruddin al Albani dalam kitabnya Shahih Adabul Mufrad lil Imam al-Bukhari.. dari sejak cara mengelola negara dan rakyat sampai dengan cara berbicara dan berjalan pun tak lepas dari rambu-rambu Sang Maha Teliti lagi Maha Mengurus Makhluq-NYA." (QS.. lalu ia minum dan terus keluar. Dikatakan kepadanya : Engkau tidak memberikan makanan atau minuman kepadanya waktu engkau mengikatnya dan engkaupun tidak melepaskannya sehingga ia bisa memakan kutu-kutu yang merayap di tanah sehingga ia mati. Sang RABB al-Jalil SWT telah jauh-jauh hari memetakan rambu-rambu-NYA. dan tidaklah mungkin ada sebuah sistem di dunia ini yang mampu menempatkan kedudukan binatang dan lingkungan setinggi ini. lalu menemukan sumur dan turun ke dalamnya. Demikian tinggi. Salah satunya adalah hadits di atas dan hadits-hadits lainnya.. sebagaimana dalam hadits berikut ini : "Seorang wanita ahli ibadah disiksa akibat seekor kucing yang dikurungnya sehingga mati kelaparan. Bukhari kitab al-Masaqah. sehingga ia tidak mampu sekedar memakan kutu yang merayap di tanah." (HR Bukhari kitab al-Masaqah. Demikian pula sebaliknya ALLAH Yang Maha Rahman dan Rahim bahkan mengazab seorang ahli ibadah karena perbuatannya menyiksa binatang. bab Fadhlu Saqyil Ma¶i . Maka orang itu turun kembali dan membuka sepatunya lalu mengisinya dengan air lalu ia memanjat kembali dengan menggigit sepatunya agar air tidak jatuh untuk memberi minum anjing itu.. bab Fadhlu Saqyil Ma¶i. jauh sebelum Barat dengan Green-Peace dan Sustainable-Development-nya ditemukan. seperti hadits berikut ini misalnya : "Suatu ketika ada seorang yang banyak dosa yang sedang melakukan perjalanannya dalam keadaan sangat haus. maka akibat perbuatannya pada kucing itu ia masuk neraka.. . 153). 151)." (HR. melainkan juga terhadap alam dan lingkungan hidupnya... Wanita tersebut masuk neraka (padahal ia seorang ahli ibadah) karena tidak mau menghargai sebuah jantung yang berdenyut..