Kematian Yesus

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Bagian dari seri tentang

Yesus Kristus

Nama dan julukan Yesus • Kristus • Mesias • Isa Almasih • Juruselamat Yesus Kristus dan Kekristenan Kronologi • Kelahiran • Silsilah Pembaptisan • Pelayanan • Mukjizat Perumpamaan • Perjamuan Terakhir • Penangkapan Pengadilan • Penyaliban • Kematian Penguburan • Kebangkitan • Kenaikan Kedatangan kedua • Penghakiman Ajaran utama Yesus Kristus Mesias • Kotbah di Bukit Doa Bapa Kami • Hukum Kasih Perjamuan Malam • Amanat Agung Pandangan terhadap Yesus Pandangan Kristen Pandangan Islam Pandangan Yahudi Yesus dalam sejarah Yesus dalam karya seni
Kotak ini: lihat • bicara • sunting

Penyaliban, oleh Vouet, 1622, Genoa Kematian Yesus Kristus terjadi pada abad ke-1 Masehi, diperkirakan antara tahun 30-33 M. Menurut penanggalan Yahudi, Ia mati tergantung di atas salib, tanggal 14 Nisan, beberapa jam sebelum hari Paskah Yahudi dirayakan (tanggal 15 Nisan, dimulai pada sekitar pk. 18:00 saat matahari terbenam) atas perintah gubernur Kerajaan Romawi untuk propinsi Yudea, Pontius Pilatus, dari laporan para pemuka agama Yahudi saat itu bahwa Yesus mengaku sebagai Raja orang Yahudi. Berita penyaliban dan kematian ini dicatat di sejumlah tulisan sejarahwan Kerajaan Romawi, orang Yahudi dan murid-murid Yesus. Catatan yang paling detail ditemukan di kitab-kitab Injil dalam bagian Perjanjian Baru Alkitab Kristen. Kematian Yesus dapat dilihat melalui dua cara pandang yang berbeda:[1] 1. Kematian Yesus sebagai peristiwa sejarah.
2. Kematian Yesus sebagai bagian dari rencana Allah[2].

Penggenapan: Yesus diremukkan secara fisik. Kejadian 22:6-18: Ishak tidak jadi dibunuh oleh Abraham untuk dipersembahkan sebagai korban.[sunting] Pemberitahuan Kematian Yesus [sunting] Perjanjian Lama Dalam kitab-kitab Perjanjian Lama. Allah menyediakan seekor domba jantan. Kejadian 3:15: Keturunan perempuan (dengan/tanpa campur tangan lakilaki) akan meremukkan kepala ular (=iblis). [sunting] Kitab Mazmur • Mazmur 22 menggambarkan bahwa Mesias akan menderita sengsara. tapi kematian-Nya menghancurkan kuasa iblis atas manusia. dan tubuh-Nya diserahkan sebagai penebusan dosa umat manusia. bahasa Yunani: Kristus) oleh Allah akan menderita sengsara dan mati sebagai penebus dosa umat manusia. bahkan sahabat-sahabat-Nya dan dikelilingi musuhmusuhnya. tetaplah ia hidup. dan memakan dagingnya. dan ia memandang kepada ular tembaga itu. Sejumlah nubuat berfokus pada peristiwa ini yang menurut orang Kristen digenapi dalam kematian Yesus Kristus. • Pengorbanan Ishak. [sunting] Kitab Yesaya • Yesaya 53 menggambarkan bahwa Mesias akan menderita sengsara. tapi ular akan meremukkan kakinya. barangsiapa yang percaya kepadaNya. Penggenapan: Yesus sebagai anak sulung Allah. Sebagai gantinya. [sunting] Kitab Bilangan • Bilangan 21:9: Musa membuat ular tembaga dan menaruhnya pada sebuah tiang. [sunting] Kitab Keluaran • Peristiwa Paskah Yahudi (Keluaran 12:1-28) mencatat bahwa Allah mengampuni anak-anak sulung orang Israel. menaruhkan darahnya pada palang kayu pintu rumah-rumah mereka. digambarkan bahwa seorang yang diurapi (bahasa Ibrani: Mesias. Penggenapan: Yesus disediakan Allah sebagai korban penebus dosa untuk seluruh manusia. sehingga orang menutup mukanya terhadap “ ” . ahli waris Abraham. ia sangat dihina. dengan lahir sebagai keturunan Abraham dan mati di gunung yang sama dengan tempat domba pengganti Ishak. maka jika seseorang dipagut ular. Untuk itu orang Israel harus menyembelih domba Paskah. ditinggalkan oleh Allah dan manusia. Dia ditinggalkan sendirian oleh sahabat-sahabat-Nya dan dikelilingi musuh-musuhnya. dikorbankan dengan dibunuh pada malam menjelang Paskah Yahudi. [sunting] Kitab Kejadian • Janji Induk. Penggenapan: Yesus menjeritkan kata-kata pada permulaan Mazmur 22 ketika sedang tergantung di atas kayu salib menjelang kematian-Nya. darahnya dioleskan pada palang kayu salib. seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan. akan hidup kekal. tapi karena itulah kita disembuhkan:[3] Ia dihina dan dihindari orang. yang tanduknya tersangkut dalam belukar. Penggenapan: Yesus mati digantung di atas kayu salib. sekalipun dipagut kuasa iblis (=ular di taman Eden). sementara Ia membunuh semua anak sulung orang Mesir.

dan kesengsaraan kita yang dipikulnya. padahal kita mengira dia kena tulah. 7. Pemberitahuan terakhir dicatat di Injil Matius: "Dua hari lagi akan dirayakan Paskah. dan oleh bilurbilurnya kita menjadi sembuh.. Sekalipun keempatnya memiliki punya ciri khas tersendiri dalam menggambarkan peristiwa kematian Yesus. Pengkhianatan salah seorang murid terdekatnya. Di sana Dia mati dan kemudian dikuburkan di dekat sana.. [sunting] Pengadilan Yahudi Tercatat ada 3 kali pengadilan berdasarkan hukum Yahudi. Pengadilan Yesus menurut hukum Romawi yang dilakukan oleh Pontius Pilatus 8. Perjamuan makan di malam sebelum Yesus disalibkan (Perjamuan Terakhir) 2.ia menyerahkan dirinya sebagai korban penebus salah. dipukul dan ditindas Allah. —Yesaya 53:3-10 Penggenapan: Yesus tidak bersalah. Petrus. bahwa ia mengenal Yesus. supaya kita mendapat keselamatan dan kesembuhan."[4] [sunting] Kronologi Kematian Yesus Di dalam Alkitab kisah penyaliban dan kematian Yesus dicatat dalam keempat Injil. namun secara harmonis mencatat kronologi peristiwa penyaliban dan kematian Yesus sebagai berikut:[5] 1. tapi disiksa dan dibunuh sebagai korban penebus salah. Yudas 3. penyakit kitalah yang ditanggungnya. ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya. Pengadilan Yesus di hadapan pemuka-pemuka agama Yahudi 6.dia dan bagi kitapun dia tidak masuk hitungan.. yaitu di hadapan para pemimpin Yahudi: . Yesus dibawa ke Golgota untuk disalibkan. Penangkapan Yesus di taman Getsemani 5. [sunting] Pengadilan terhadap Yesus Artikel utama untuk bagian ini adalah: Pengadilan Yesus Kitab-kitab Injil melaporkan ada dua proses pengadilan yang berbeda terhadap Yesus: pengadilan Yahudi dan pengadilan Romawi. Penyangkalan sebanyak tiga kali oleh murid terdekatnya. [sunting] Perjanjian Baru Kitab-kitab Injil mencatat bahwa Yesus sendiri jauh-jauh hari telah memberitahukan kematian-Nya dan kebangkitan-Nya sebanyak empat kali. Tetapi TUHAN berkehendak meremukkan dia dengan kesakitan. Orang menempatkan kuburnya di antara orangorang fasik dan dalam matinya ia ada di antara penjahat-penjahat.. sekalipun ia tidak berbuat kekerasan dan tipu tidak ada dalam mulutnya. Yesus berdoa di taman Getsemani 4.. maka Anak Manusia (=sebutan Yesus untuk diri-Nya) akan diserahkan untuk disalibkan. dia diremukkan oleh karena kejahatan kita. Tetapi sesungguhnya. Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita..

karena mengaku sebagai "Anak Allah". yaitu gedung pengadilan. Oleh sebab itu. [sunting] Simon orang Kirene Para serdadu Romawi menggiring Yesus berjalan keluar dari benteng Antonia ke tempat penyaliban-Nya. di mana Yesus dituduh melakukan pelanggaran politik. Dalam perjalanan. Mereka menganyam sebuah mahkota duri dan menaruhnya di atas kepala-Nya. bahasa Ibrani: Gabata[12]) dan menjatuhkan hukuman mati dengan disalibkan.[7] 3. Dilakukan di hadapan gubernur Roma. Terakhir kali Pilatus mengadili Yesus di atas kursi pengadilan resmi (bahasa Yunani: Litostrotos.[10] 2. [11] 3. dipukuli oleh prajurit-prajurit dari pemuka agama. pengadilan Yahudi tidak berhak menjatuhkan hukuman mati. Jalan yang dilalui Yesus menuju ke tempat penyaliban-Nya dikenal sebagai Via Dolorosa (=Jalan Kesengsaraan). supaya hukuman mati dapat dijalankan. Di hadapan Hanas. Di hadapan Mahkamah Agama (Sanhedrin)[8] Menurut hukum Yahudi. katanya: "Salam. Di bawah pemerintahan Romawi. disuruh memikul kayu salib-Nya sambil berjalan menuju ke tempat penyaliban. Setelah dijatuhi hukuman mati.[15] [sunting] Perempuan-perempuan Yerusalem Sejumlah besar orang mengikuti Dia dalam perjalanan ke Golgota. Mereka menanggalkan pakaian-Nya dan mengenakan jubah ungu kepada-Nya. serdadu-serdadu wali negeri membawa Yesus ke dalam istana. Orang itu mereka paksa untuk memikul salib Yesus pada bahunya. hai Raja orang Yahudi!" Mereka meludahi-Nya dan mengambil buluh itu dan memukulkannya ke kepala-Nya dan berlutut menyembah-Nya. lalu memanggil seluruh pasukan berkumpul sekeliling Yesus. Markus mengenal orang ini sebagai ayah Aleksander dan Rufus. berarti menyamakan diri-Nya dengan Allah dan ini merupakan penghujatan yang harus dihukum mati. dari raja Herodes dan tentara Romawi. Pontius Pilatus. mereka berjumpa dengan seorang dari Kirene yang baru datang dari luar kota bernama Simon. Pilatus tidak menemukan kesalahan. Yesus telah mengalami siksaan. Yesus dituduh melakukan pelanggaran agama[9]. Sesudah mengolokolokkan Dia mereka menanggalkan jubah itu dari pada-Nya dan mengenakan pula pakaian-Nya kepada-Nya. Yesus berpaling kepada mereka dan berkata: .1. mereka melimpahkan kasus ini kepada pengadilan Romawi. Kemudian mereka berlutut di hadapan-Nya dan mengolok-olokkan Dia.[13] [sunting] Yesus disiksa • • Selama di pengadilan. di antaranya banyak perempuan yang menangisi dan meratapi Dia. Herodes tidak mendapati kesalahan pada Yesus. mertua Imam Besar Kayafas[6] 2. lalu mengirimkan-Nya kembali kepada Pilatus lagi. Di hadapan Imam Besar Kayafas. Setelah mendapati bahwa Yesus berasal dari Galilea. di bukit yang disebut Tempat Tengkorak atau Golgota. lalu memberikan Dia sebatang buluh di tangan kanan-Nya.[14] [sunting] Jalan Kesengsaraan Tempat penyaliban Yesus berada sedikit di luar tembok kota Yerusalem. Pilatus mengirimkan Yesus kepada raja Herodes Antipas yang memerintah daerah Galilea. [sunting] Pengadilan Romawi Yesus mengalami 3 proses pengadilan menurut hukum Romawi 1. Kemudian mereka membawa Dia ke luar. atau "Jalan Salib".

apakah yang akan terjadi dengan kayu kering?" Hanya Injil Lukas yang mencatat perkataan ini[16] [sunting] Yesus disalibkan • • • • Yesus digantungkan pada kayu salib dengan dipaku kedua tangan-Nya. akan tiba masanya orang berkata: Berbahagialah perempuan mandul dan yang rahimnya tidak pernah melahirkan. untuk menghilangkan rasa sakit.[18] Pada pukul 12 siang sampai pukul 3 sore kegelapan melanda daerah itu. Ia tidak mau meminumnya."] • • Lalu para prajurit duduk di situ menjaga Dia. katanya: "Bukankah Engkau adalah Kristus? Selamatkanlah diri-Mu dan kami!" Tetapi kemudian yang seorang menegor dia. tetapi diri-Nya sendiri tidak dapat Ia selamatkan! Ia Raja Israel? Baiklah Ia turun dari salib itu dan kami akan percaya kepada-Nya. seorang di sebelah kanan dan seorang di sebelah kiri-Nya.[22] Seorang dari penjahat yang di gantung itu menghujat Dia. apabila Engkau datang sebagai Raja. katanya: "Tidakkah engkau takut. sebab kita menerima balasan yang setimpal dengan perbuatan kita.[26] Prajurit dan orang-orang yang lewat di sana menghujat Dia dan sambil menggelengkan kepala. Yesus di tengah-tengah." Lalu ia berkata: "Yesus. dan mereka membuang undi atas jubahku. mereka berkata: "Hai Engkau yang mau merubuhkan Bait Suci dan mau membangunnya kembali dalam tiga hari. tetapi orang ini tidak berbuat sesuatu yang salah. selamatkanlah diri-Mu jikalau Engkau Anak Allah. sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus. Ia menaruh harapan-Nya pada Allah: baiklah Allah menyelamatkan Dia. melainkan tangisilah dirimu sendiri dan anak-anakmu! Sebab lihat. juga tidak kepada Allah. turunlah dari salib itu!"[27] Imam-imam kepala bersama-sama ahli-ahli Taurat dan tua-tua mengolok-olokkan Dia dan mereka berkata: Orang lain Ia selamatkan.[24] Sesudah menyalibkan Dia para prajurit membagi-bagi pakaian-Nya dengan membuang undi. janganlah kamu menangisi Aku.[17] Ia mulai digantung di salib sejak sekitar pukul 9 pagi. ingatlah akan aku."[28] Orang banyak berdiri di situ dan melihat semuanya. Maka orang akan mulai berkata kepada gunung-gunung: Runtuhlah menimpa kami! dan kepada bukit-bukit: Timbunilah kami! Sebab jikalau orang berbuat demikian dengan kayu hidup. para serdadu memberi Dia minum anggur bercampur empedu."Hai puteri-puteri Yerusalem.[29] • • .[21] Penyamun-penyamun yang disalibkan bersama-sama dengan Dia mencela-Nya seperti orangorang banyak yang menyaksikan penyaliban itu.[20] [sunting] Dua orang lain yang bersama-sama disalib Bersama dengan Dia disalibkan dua orang penjahat (Matius dan Markus secara spesifik menyebut mereka "penyamun"). Yesus mati. Setelah Yesus mengecapnya."[23] [sunting] Orang-orang yang menyaksikan • Sebelum digantungkan di atas salib. jikalau Allah berkenan kepada-Nya! Karena Ia telah berkata: Aku adalah Anak Allah.[25] • [Catatan: menggenapi nubuat Daud (tahun ~1000 SM) dalam Mazmur 22:19: "Mereka membagi-bagi pakaianku di antara mereka." Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu. sedang engkau menerima hukuman yang sama? Kita memang selayaknya dihukum. dan yang susunya tidak pernah menyusui.[19] Di antara jam 3 sampai 6 sore.

Ibrani (bahasa setempat)[34].[31] Salome. mencelupkannya ke dalam anggur asam. Raja orang Yahudi. Markus mencatat kata-kata yang dipakai bersama di ketiga tulisan itu dalam Injilnya. lama sabakhtani?"[44] Artinya: Allah-Ku." Jawab Pilatus: "Apa yang kutulis. baiklah kita lihat. Eloi. apakah Elia datang untuk menyelamatkan Dia. lama sabakhtani?"[43] atau "Eloi."[39] [sunting] Perkataan Yesus di atas salib Tercatat Yesus mengatakan 7 kalimat selama disalibkan sampai matinya."[40] 2. 1. dan Maria ibu Yakobus (muda) dan Yoses (atau Yusuf). tetapi bahwa Ia mengatakan: Aku adalah Raja orang Yahudi. Lukas mencatat tulisan Yunani.[33] • [sunting] Tulisan di kayu salib Di atas kepala Yesus terpasang tulisan yang menyebut alasan mengapa Ia dihukum. Tulisan itu dibuat dalam 3 bahasa: Latin (bahasa resmi pemerintah Romawi). Yesus berkata: "Ya Bapa."[38] bahasa Latin: IESVS·NAZARENVS·REX·IVDÆORVM Banyak orang Yahudi yang membaca tulisan itu. • • • • Matius mencatat: "Inilah Yesus Raja orang Yahudi.[42] 4."[36] Lukas mencatat: "Inilah raja orang Yahudi. inilah. Eli. Kata Yesus kepadanya (salah satu penjahat yang disalib di sampingnya): "Aku berkata kepadamu. Allah-Ku. anakmu!" Kemudian kata-Nya kepada murid-Nya: "Inilah ibumu!" Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya. Buktinya adalah bahwa jumlah huruf dan kata-kata akan membuat tulisan-tulisan itu kurang lebih sama panjangnya. Para pakar menduga bahwa masing-masing Injil mencatat tulisan dalam bahasa yang mereka kenal baik: Matius mencatat tulisan bahasa Ibrani. orang Nazaret. jika mengikuti bahasa-bahasa tersebut. Pada kira-kira jam 3 siang berserulah Yesus dengan suara nyaring:"Eli. yaitu perempuanperempuan yang mengikuti Yesus dari Galilea untuk melayani Dia. Yohanes. Ketika Yesus melihat ibu-Nya (Maria) dan murid yang dikasihi-Nya (=Yohanes anak Zebedeus) di sampingnya. Yunani (bahasa yang lebih umum dipakai). Orang-orang lain berkata: "Jangan. tetap tertulis."[35] bahasa Ibrani: ‫זה‬ ֶ ‫הוא ישוע מלך היהודים‬ ִ ּ ְַ ְ ֶ ֶ ַ ּׁ ֵ ּ ּ Markus mencatat: "Raja orang Yahudi."[37] bahasa Yunani: ὁ βασιλεὺς τῶν Ἰουδαίων οὗτος Yohanes mencatat: "Yesus. berkatalah Ia kepada ibu-Nya: "Ibu."[30] Ada di situ banyak perempuan yang berdiri melihat dari jauh. sebagian orang yang berdiri di situ berkata: "Ia memanggil Elia." Seorang dari mereka mengambil bunga karang."[41] 3. Di antara mereka terdapat Maria Magdalena. ampunilah mereka. sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus. lalu mencucukkannya pada sebatang buluh dan memberi Yesus minum. mengingat tulisan bahasa Latin. yang menulis Injil-Nya di kemudian hari. Imam-imam kepala orang Yahudi menyampaikan keluhan kepada Pilatus: "Jangan engkau menulis: Raja orang Yahudi. sebab tempat di mana Yesus disalibkan letaknya dekat kota dan kata-kata itu tertulis dalam 3 bahasa.[32] dan banyak perempuan lain yang telah datang ke Yerusalem bersama-sama dengan Yesus.• Saat Yesus berteriak "Eli. mengapa Engkau meninggalkan Aku? . Eli. dan ibu anak-anak Zebedeus. sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat. lama sabakhtani".

Hal ini atas permintaan orang-orang Yahudi kepada Pilatus."[61] Sejarawan Yahudi pada abad ke-1."[48] [sunting] Yesus mati Kematian Yesus terjadi setelah jam 3 sore dan sebelum jam 6 malam. Pada saat yang sama. Flavius Yosefus (dalam bagian yang diperdebatkan[62]) mencatat:[63] Kira-kira pada waktu itu. Yesus.[57] Sesudah seluruh orang banyak. dalam tulisannya Annals (~116 M). penulis dari Suriah yang menyebut ada seorang "raja yang bijak" dihukum mati oleh orang Yahudi. kalau boleh menyebutnya "manusia". orang ini adalah orang benar!"[56] Datanglah prajurit-prajurit untuk mematahkan kaki orang-orang yang disalib. melihat apa yang terjadi itu. Ketika Yesus mati. Injil mencatat terjadinya hal-hal aneh berikut ini: • • • • Tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah[49] Terjadilah gempa bumi[50] Bukit-bukit batu terbelah[51] Kuburan-kuburan terbuka dan banyak orang kudus yang telah meninggal bangkit. pulanglah mereka sambil memukul-mukul diri.. Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya[47]:"Ya Bapa. berkatalah Ia: "Sudah selesai." Lalu Ia 7. mereka tidak mematahkan kaki-Nya."[55] dan juga ia memuliakan Allah. dan segera mengalir keluar darah dan air. berkatalah Ia-- supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci--:"Aku haus!"[45] menundukkan kepala-Nya [46] 6. seorang bijak. berhubung hari itu hari persiapan sebelum Paskah Yahudi. bahwa segala sesuatu telah selesai. tetapi seorang dari antara prajurit itu menikam lambung-Nya dengan tombak. supaya cepat mati dan mayat-mayat dapat diturunkan. yang datang berkerumun di situ untuk tontonan itu. menyebut Yesus sebagai "persona terkemuka yang mengajarkan ritual baru dan disalibkan karena hal itu. Lucian. mencatat "Kristus. karena ia adalah pembuat pekerjaan yang menakjubkan.menderita hukuman ekstrim pada pemerintahan Tiberius di tangan salah seorang prokurator kami (=Pontius Pilatus).[59] Sejarahwan Romawi. Tacitus. merekapun keluar dari kubur.. lalu masuk ke kota kudus dan menampakkan diri kepada banyak orang.. ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku.[58] • • • • [sunting] Catatan Sejarah Sejumlah sumber non-Kristen mencatat penyaliban dan kematian Yesus: • • Mara Bar-Serapion. seorang guru sedemikian yang membuat orang menerima kebenaran dengan sukacita.5. domba Paskah disembelih di Bait Suci. Sesudah itu. Dan sesudah kebangkitan Yesus.[52] Kepala pasukan dan prajurit-prajuritnya yang menjaga Yesus menjadi sangat takut ketika mereka melihat gempa bumi dan apa yang telah terjadi[53] Kepala pasukan (yang berdiri berhadapan dengan Dia melihat mati-Nya demikian[54]) berkata: "Sungguh. Ia menarik • • “ ” . katanya: "Sungguh. Ia ini adalah Anak Allah. Sesudah Yesus meminum anggur asam itu. Ketika mereka sampai kepada Yesus dan melihat bahwa Ia telah mati."[60] Satiris Yunani. karena Yesus tahu..

Paulus dalam Surat 1 Korintus menggambarkan kisah ini sebagai sebuah peristiwa yang 'sesuai dengan kitab suci. Untuk mengampuni manusia.[66] Pertama.' Mazmur 22 dan Yesaya 53 juga disebut-sebut sebagai salah satu bukti bahwa peristiwa kematian Yesus adalah peristiwa yang telah ditetapkan. baik orang Yahudi maupun orang asing. tidak punah sampai hari ini • Suatu referensi Yahudi tentang penyaliban ("digantung" seperti istilah yang dipakai dalam Lukas 23:39. atas usulan orang-orang terkemuka di antara kami. salah seorang penggagas gerakan Yesus Seminar. Ini adalah kehendak Allah yang harus dijalankan. Ia ikut mengambil bagian di dalamnya bersama kita. Mereka memahami kisah kematian Yesus. Kisah di dalam Injil tidak mereka terima sebagai peristiwa historis.[65] [sunting] Makna Kayu salib tempat di mana Yesus mati merupakan misteri besar. karena ia melakukan sihir dan membujuk Israel pada kesesatan. karena ia menampakkan diri lagi hidup-hidup kepada mereka pada hari ke-3. dan karena itu dia dibunuh. salib menunjukkan kepada kita harga pengampunan dari Allah. mereka yang menyayanginya pada mulanya tidak meninggalkannya. bahkan jauh sebelum Yesus lahir. Kedua. mengampuni orang lain sering menjadi hal yang sulit. Di kalangan pakar sejarah mengenai Yesus argumen ini tidak selalu diterima. Dan suku Kristen. Oleh karena itu salib menunjukkan kepada kita bahwa walaupun Allah tidak melenyapkan penderitaan yang diakibatkan dosa manusia dan menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan. karena tidak ada pembelaan yang diajukan untuknya. silakan maju dan mengajukan permohonan untuknya.[5] Melalui Yesus. Allah sebenarnya ikut mengalami akibat yang paling buruk dari keadaan kita yang berdosa. Barangsiapa yang dapat membelanya. Bagi kita sendiri. menyampaikan dua hal yang penting tentang hubungan Allah dan hubungannya dengan manusia. menghukumnya dengan penyaliban. Pandangan seperti ini tersurat di dalam Alkitab.banyak pengikut. sebagaimana nabi-nabi kudus telah meramalkannya dan puluhan ribu hal ajaib lain tentang dia. ‘Orang ini akan segera dihukum lempar batu sampai mati. salah satu masalah yang paling mendesak dalam kehidupan adalah masalah dosa atau kejahatan. banyak sejarawan sependapat bahwa bagian ini nampaknya tentang Yesus. Misteri kematian Yesus dan maknanya yang sebenarnya.[1] Allah bukanlah hakim yang kejam yang menjatuhkan vonis yang tidak wajar kepada Yesus yang tidak bersalah. yang tertulis di dalam injil.' Namun. . Galatia 3:13) ditemukan dalam Talmud Babylonian:[64] Pada petang hari sebelum Pesakh Yeshu digantung. Dan ketika Pilatus. Ia adalah Kristus. ia digantung di sore sebelum petang hari sebelum Pesakh! “ ” Meskipun ada keraguan bahwa Yeshu ini sama dengan Yesus. Anak Allah. Pada kayu salib itu.[1] [sunting] Polemik seputar Kematian Yesus Pandangan tertua mengatakan bahwa Yesus sebenarnya sudah menyadari bahwa kematiannya sudah dekat. sebagai liturgi yang dipraktekkan di dalam gereja mula-mula. melihat peristiwa kematian Yesus sebagai peristiwa pemberontakan yang gagal. Allah bermaksud melenyapkan penderitaan yang diakibatkan manusia. Albert Schweitzer. Allah menyerahkan AnakNya tunggal dikayu salib.[5] Yesus dituduh sebagai tokoh politik yang akan mengancam keberadaan Romawi dan Palestina.[66]. Selama 40 hari sebelum hukuman dijalankan. yang dinamakan menurut dia. seorang bentara berjalan ke depan dan berteriak.

'Isa putra Maryam. padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya. melainkan langsung diangkat kepada Allah. mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah 'Isa. sesuai kutipan di Al Qur'an berikut ini:[67] Ucapan mereka : "Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih. benarbenar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. kecuali mengikuti persangkaan belaka.[sunting] Tradisi Islam • Berlawanan dengan pandangan ilmuwan dan pakar Alkitab. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu. “ . Allah telah mengangkat 'Isa kepada-Nya. tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan 'Isa bagi mereka. ajaran Islam mengatakan bahwa Yesus tidak disalibkan dan tidak dibunuh dengan cara lain. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) 'Isa. Tetapi (yang sebenarnya). Rasul Allah ".

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful