BAB 1 PENDAHULUAN A.

Latar Belakang Masalah Indonesia adalah salah satu negara kepulauan yang memiliki banyak wilayah yang terbentang di sekitarnya. Ini menyebabkan keanekaragaman suku, adat istiadat dan kebudayaan dari setiap suku di setiap wilayahnya. Hal ini sungguh sangat menakjubakan karena biarpun Indonesia memiliki banyak wilayah, yang berbeda suku bangsanya, tetapi kita semua dapat hidup rukun satu sama lainnya. Namun, sungguh sangat disayangkan apabila para generasi penerus bangsa tidak mengtehaui tentang kebudayaan dari setiap suku yang ada. Kebanyakan dari mereka hanya mengetahui dan cukup mengerti tentang kebudayaan dari salah satu suku yang ada di Indonesia, itu juga karena pembahasan yang sering dibahas selalu mengambil contoh dari suku yang itu-itu saja. Jambi adalah salah satu suku di Indonesia yang terletak di kepulauan Sumatra. Banyak yang tidak mengetahui bahwa Jambi juga mempunyai banyak hal-hal menarik yang dapat dijadikan berita utama , tetapi amat disayangkan bahwa yang sering sekali di ekplorasi adalah wilayah-wilayah tetangganya; seperti Sumatra Barat (Padang) dan Sumatra Utara (Batak). Untuk itu, kami disini ingin menyajikan liputan yang tidak kalah menarik, yang berasal dari suku Jambi. B. Identifikasi Masalah Melihat semua hal yang melatarbelakangi Kebudayaan Jambi maka, kami menarik beberapa masalah dengan berdasarkan kepada : Kurangya perhatian dari masyarakat kebanyakan pada kebudayaan Jambi. Sehingga kurangya pengetahuan

D. Perumusan Masalah Atas dasar penentuan latar belakang dan identiikasi masalah diatas. Fokus dan Unsur Kebudayaan Suku Jambi di Indonesia. maka kami dapat mengambil perumusan masalah sebagai berikut: Bagaimana Etos dan Unsur Kebudayaan Jambi serta Perkembangannya sekarang ini? E. Pembatasan Masalah Karena cangkupan kebudayaan yang begitu luas dan meliputi berbagai aspek kehidupan. maka kami hanya membataskan penelitian hanya dari segi Tujuh Unsur Kebudayaan dan Etos Kebudayaan dari Suku Jambi. Tujuan Penulisan Penelitian ini dilakukan untuk dapat memenuhi tujuan-tujuan yang dapat bermanfaat bagi para remaja dalam pemahaman tentang Etos.masyarakat tentang Suku Jambi. .Kegunaan Penelitian Kegunaan penelitian ini adalah sebagai informasi bagi masyarakat Indonesia termasuk didalamnya adalah pengajar dan pelajar agar lebih memahami tentang Etos. Secara terperinci tujuan dari penelitian ini adalah: Mengetahui sampai sejauh mana pengetahuan masyarakat tentang kebudayaan Jambi Mengetahui sampai sejauh mana perkembangan kebudayaan Jambi. Fokus dan Unsur Kebudayaan Suku Jambi di Indonesia. Tidak meratanya bahan pembelajaran tentang suku Jambi yang dijadikan contoh oleh para pengajar. F. Serta perkembangnnya sampai dengan sekarag ini. C.

perumusan masalah. metode penelitian. akan dijelaskan hasil penelitian dimulai dengan bab pendahuluan. H. Dimulai dari pengumpulan data. tujuan penelitian. hipotesis.Waktu dan Lokasi Penelitian Penelitian ini dilakukan di Jakarta dalam jangka waktu satu bulan. sampai terahir kepada sistematika penelitian. Adapun keyakinan atau hipotesis tersebut adalah Kurangya pemahaman masyarakat terhadan suku-suku di Indonesia yang sering luput dari perhatian mereka Hal ini. Tidak hanya itu.G. penulis mempergunakan metode observasi atau teknik pengamatan langsung. J. teknik wawancara. Internet. kami juga mencari bahan dan sumber-sumber dari media masa elektronik yang berjangkauan internasional yaitu. Sistematika Penulisan Pada karya ilmiah ini. identifikasi masalah. kegiatan lapangan hingga penulisan hasil akhir penelitian. waktu dan lokasi penelitian. I. menjadi salah satu faktor yang paling dominan untuk dapat dikatakan sebagai penyebab . kegunaan masalah. Hipotesis Penelitian ini dilakukan berangkat dari keyakinan penulis setelah cukup melakukan pengenalan secara meluas terhadap masalah yang diangkat. Dilanjutkan dengan bab ke dua yang berisi tentang kerangka teoritis yang terdiri dari beberapa definisi yang dikemukakan oleh beberapa tokoh . dan teknik studi kepustakaan atau studi pustaka. pembatasan masalah. Metode Penulisan Untuk mendapatkan data dan informasi yang di perlukan. Bab ini meliputi latar belakang masalah.

yang di dalamnya terdapat pengetahuan. Selo Soemardjan dan Soelarman Soemadi Kebudayaan sebagai semua hasil karya. sikap. penulis menyimpulkan uraian yang sebelumnya sudah disampaikan. kepercayaanm kesenian. Koentjaraningrat Kebudayaan adalah . Definisi Kebudayaan 1. Definisi Konseptual Edward B. Sedangkan. 2. yaitu tentang Etos. dan pola perilaku yang merupakan kebiasaan yang dimiliki dan diwariskan oleh anggota suatu masyarakat tertentu. kami membahas secara keseluruhan tentang masalah yang diangkat. rasa. Fokus dan Kebudayan Suku jambi di Indonesia. kebudayaan berarti culture yang berasal dari bahasa Latin colere yang artinya mengolah atau mengerjakan tanah atau bertani.ahli. dan memberi saran mengenai apa yang baiknya kita lakukan agar tetap memahami kebudayaan dari setiap suku bangsa di indonseia. moral. dalam bahasa Inggris. Bab berikutnya. dan cipta manusia. Termasuk didalamnya biodata dari para narasumber kami. Pada bagian ini.Definisi Etimologis Kata kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi dan akal). BAB II KERANGKA TEORITIS A. adapt istiadat. Bab keempat merupakan bab penutup dalam karya ilmiah ini. Ralph Linton Kebudayaaan adalah keseluruhan pengetahuan. dan kemampuan lainnya yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat. hokum. Taylor Kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks.

dan tata cara hidup yang dijalankan oleh suatu kelompok masyarakat dan diwariskan dari generasi ke generasi. Secara implisit. Definisi Masyarakat 1. Societas diturunkan dari kata socius yang berarti teman. Definisi Etimologis Masyarakat sebagai terjemahan dari istilah society (dalam bahasa Inggris) yang berasal dari bahasa Latin. makan. dan lain-lain dilakuan bersama-sama. Definisi Konseptual Emile Durkheim Masyarakat adalah suatu kenyataan obyektif individu-individu yang merupakan anggota-anggotanya. setiap hari sabtu minggu adalah hari untuk keluarga berkumpul. Conrad Kottack Masyarakat adalah hidup yang . B. 2. kata society mengandung makna bahwa setiap anggotanya memiliki perhatian dan kepentingan yang sama dalam mencapai tujuan. Karl Marx Masyarakat adalah suatu struktur yang menderita ketegangan organisasi ataupun perkembangan adanya pertentangan antara kelompok-kelompok yang terpecah secara ekonomis. tradisi. Definisi Operasional Kebudayaan adalah sekumpulan adat. norma. nilai. Misalnya adapt dari orang tua ke anak-anaknya.keseluruhan sistem gagasan. Max Weber Masyarakat adalah suatu struktur atau aksi yang pada pokoknya ditentukan oleh harapan dan nilai-nilai dominan dalam warganya. 3. Tiddak ada kegiatan yang tidak dilakukan bersama-sama. Pergi. yaitu societas yang berarti hubungan persahabatan dengan yang lain. tingkah laku. dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan cara belajar. sehingga arti society berhubungan erat dengan kata sosial.

3. logos merupakan bahasa Yunani yang berarti kata atau berbicara. Definisi Konseptual William Kornblum Sosiologi adalah suatu upaya ilmiah untuk mempelajari masyarakat dan perilaku sosial anggotanya dan menjadikan masyarakat yang bersangkutan dalam berbagai kelompok dan kondisi. Socius merupakan bahasa Latin yang berarti kawan atau teman. Pitirim Sorokin Sosiologi merupakan ilmu yang . Jadi. Definisi Sosiologi 1. sosiologi memiliki arti berbicara mengenai masyarakat. Definisi Etimologis Menurut Auguste Comte. memiliki kebudayaan yang sama dan turut serta memiliki kegiatan dalam lingkungan tersebut C. Sedangkan. istilah sosiologi berasal dari kata socius dan logos. proses social termasuk perubahan social. Selo Soemardjan dan Soelarman Soemadi Sosiologi adalah ilmu kenasyarakatan yang mempelajari struktur social. mandiri.terorganisir di dalam kelompok. Definisi Operasional Masyarakat adalah sekumpulan manusia yang hidup dalam suatu lingkungan yang sama dengan cukup lama. 2. Paul B. bicara dalam bahasa yang sama yang tidak secara umum dimengerti oleh orang-orang di sekitarnya. Carol and Melvin Ember Masyarakat adalah sekumpulan orang yang menempati wilayah tertentu. Horton Sosiologi adalah ilmu yang memusatkan penelaah pada kehidupan kelompok dan produk kehidupan kelompok tersebut.

Dalam tabel dibawah ini. mandiri. Provinsi Riau. dan moral. agama. Ada dua kontroversi mengenai bahasa Jambi dengan Melayu. Sebagian pakar bahasa menganggap ini sebagai dialek melayu karena banyaknya kesamaan kosakata dan . Sistem Agama Sebagian besar masyarakat Jambi memeluk agama Islam. 2. Definisi Operasional Masyarakat adalah sekumpulan manusia yang hidup dalam suatu lingkungan yang sama dengan cukup lama. dapat kita lihat persentase agama yang dianut masyarakat Jambi. Sistem Bahasa Bahasa Jambi adalah salah satu anak cabang bahasa Austronesia yang digunakan khususnya di wilayah Jambi bagian selatan. Ciri-ciri umum semua jenis gelaja sosial yang lainnya 3.mempelajari: Hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam gejala sosial. keluarga. memiliki kebudayaan yang sama dan turut serta memiliki kegiatan dalam lingkungan tersebut BAB III PEMBAHASAN A. Hubungan dan pengaruh timbale balik antara gejala sosial dan gejala non-sosial. Mungkin ini juga karena dipengaruhi oleh warga pendatang yang datang ke Jambi yang kebanyakan berasal dari keturunan Cina atau TiongHua. Unsur Kebudayaan 1. misalnya gejala ekonomi. yang kemudian disusul dengan agama Budha dan Kristen protestan. misalnya gejala geografis dan biologis.

Sistem Mata Pencaharian Mata pencaharian masyarakat Jambi adalah bertani. Karena di Jambi sendiri juga dihuni oleh masyarakat keturunan TiongHua. Sistem Kekerabatan Bilateral 4. Dalam hal bertani. adalah bertanam padi pada lahan kosong. Hal ini mungkin dikarenakan suku Jambi dan suku Padang terletak dalam satu pulau yang sama yaitu. yang selalu diakhiri dengan kata o . Usaha-usaha tambahan ini biasanya dilakukan sambil menunggu panen atau menunggu musim tanam berikutnya. Bila didengarkan dengan seksama.bentuk tuturan didalamnya. berladang dan melaut Di Jambi sendiri kebanyakan daerahnya adalah berupa hutan. sama seperti kota-kota lainnya yang terletak di daratan rendah. Orang Jambi senang menggunakan kata-kata arif serta pepatah-pepatah. bahasa ini merupakan bahasa mandiri yang berbeda dengan Melayu. Sedangkan dalam hal melaut. mencari ikan di sungai merupakan mata pencaharian tambahan. Ketinggian martabat seseorang juga dapat ditandai dengan kemahirannya menggunakan kata-kata arif dan kiasan. 3. maka bahasa Jambi terdengar hampir serupa dengan bahasa Padang. berdagang sembako dan adapula yang berdagang bahan-bahan material. . Mereka tidak mengenal adanya perbedaan bahasa yang menunjukkan stratifikasi sosial dalam masyarakat. Kepulauan Sumatra. Ada yang berdagang mas. Sehingga mata pencaharian mereka didominasi oleh para petani biasanya pula mereka yang bertani berasal dari pedesaan. Sedangkan yang lain justru beranggapan. begitu juga mencari dalam hal mencari hasil hutan. Kata-kata kiasan umumnya berpedoman pada alam sekitarnya. maka di zaman sekarang ini banyak pula warga masyarakat kaeturunan Cina di Jambi yang mencari pendapatan melalui proses berdagang.

perempuan yang akan melahirkan ditolong oleh 2 orang. sedingin. Mereka menggunakan beberapa jenis tumbuhan alam dan minyak alami untuk dijadikan ramuan obat.5. Di samping itu. Sebetulnya. Sambil mengobati orang yang sakit itu. Benda-benda ini baru dapat dijadikan obat dan berkhasiat setelah dimantrai dukun. Masyarakat Jambi terutama merka yang tinggal di pedalaman juga memakai obat-obat tradisional dalam proses penyembuhan orang sakit. Cekun. Seorang yang mendorong anak dari kandungan dan seorang yang menerima anak pada saat keluar dari kandungan. peristiwa melahirkan pun dapat ditangani dengan pengetahuan tradisional yang mereka miliki. kunyit polai. Bahkan. termasuk kehidupan pertanian dan pengobatan. pinang. Biasanya ia membakar kemenyan sambil mengucapkan jampi-jampi. Sistem Pengetahuan Jambi memiliki adat istiadat yang berdasarkan hukum islam sehingga secara garis besar segala pengetahuan dasar budaya Jambi bersumber pada ajaran AlQuran. terutama yang berkaitan dengan musim. Hal ini dilakukan karena pengaruh dari kepercayaan tradisional. juga digunakan berbagai jenis jeruk. Pengetahuan tentang pertanian mereka terapkan terhadap alam. Cara penyembuhannya adalah dengan mengusir roh tersebut yangbiasa dilakukan oleh dukun. kumapai. Beberapa doa penyembuhan lainnya digunakan bahasa Arab dan kadang-kadang ayat Al-Quran. bunga-bungaan. dan jerangau. misalnya ramuan obat untuk menyembuhkan penyakit demam yang berupa daun sitawar. . dll. kepala muda. Untuk bahan penangkal atau jimat kadang mereka menggunakan sisa-sisa besi dan benang warna. ia melakukan doa ritual. Perempuan yang siap untuk melahirkan anak diberi minuman tradisional untuk memudahkan proses melahirkan. akar kayu. Pengetahuan dasar ini mereka terapkan pada segala aspek kehidupan. Sistem pengetahuan mereka juga dipengaruhi oleh kepercayaan tradisional. Mereka percaya bahwa penyakit disebabkan oleh roh jahat atau setan yang merasuk dalam tubuh.

Jarang Kayu Bengkak Belum Terindentifikasi . Jenis (Species) Tumbuhan Obat-Obatan Yang Dimanfaatkan Orang Rimbo Sungai Keruh Dan Sungai Serdang Bedaro Putih Euracum Equesitifilia .Jarang (Sumber: Hasil Penelitian Kerinci Seblat Integrated Conservation and Development Project Kerjasama Pusat Penelitian IAIN Sulthan Thaha Syaufuddin Jambi Tahun 1999) 6. aturan medis modern menolak melahirkan anak seperti yang digambarkan diatas.Walaupun demikian. Busana Tradisional Melayu Jambi Suku Melayu Jambi adalah sebutan bagi orang-orang Melayu yang mendiami daerah sepanjang sungai Batang Hari. propinsi Jambi. Jenis Tumbuhan Yang Bermanfaat Bagi Orang Rimba Tubo ubi Bayih Umbi Duku Buah Durian Buah Manggis Buah Aren Buah Petai Buah Batang Akar Batang Batang Manau Batang Rotan sabut Batang Rotan tebu-tebu Akar Selasih Rotan gelang Sirih hutan Keduduk Batang Rotan balam daun Ketepeng Batang Bedaro putuh Daun K. Pakaian Adat Pria Laki-laki suku Melayu Jambi dalam berpakaian adat mengenakan lacak di kepalanya. sehingga lebih leluasa geraknya dalam melakukan kegiatan seharihari. Sistem Teknologi (Peralatan dan perlengkapan hidup) A. Sakit pinggang Kulit Pisang-pisang Buah Kayu pengasih Batang Contoh Karya Tulis Ilmiah 2.Jarang Kayu Obat Kepala Belum Terindentifikasi . Pakaian adat ini lebih mewah daripada pakaian sehari-hari yang dihiasi dengan sulaman benang emas dan pemakaian perhiasan sebagai pelengkapnya. tidak membahayakan kesehatan si perempuan atau si anak. B.Lacak ini terbuat dari: kain beludru warna merah yang diberi . Sedangkan kaum prianya mengenakan celana setengah ruas yang melebar pada bagian betisnya dan umumnya berwarna hitam. Pada perkembangan berikutnya dikenal adanya pakaian adat. Pakaian untuk pria ini dilengkapi dengan kopiah sebagai penutup kepala. Dalam berbusana kaum wanita sehari-hari pada awalnya hanya dikenal dengan kain dan baju tanpa lengan. tetapi kelihatannya orang Jambi yang tinggal di pedalaman sudah cukup lama menggunakan metode ini.

Untuk memperkuat bagian pinggang ini digunakan pending berupa rantai dengan sabuk sebagai kepala terbuat dari logam. karena bentuknya seperti bunga teratai dipasang melingkar leher sehingga menyerupai kerah. Bagian tengahnya terdapat motif kembang bertabur atau kembang tagapo dan kembang melati. Sedangkan selop . Lukisan naga ini mengandung makna bila seseorang telah diberi kekuasaan janganlah diganggu. dengan julangan yang lebih tinggi pada bagian depannya. Kelengkapan lainnya adalah keris clan selop. dapat berupa bunga asli atau tiruannya. sedang bagian pinggirnya bermotifkan kembang berangkai atau pucuk rebung. Kedua tangan dihiasi gelang kilat bahu terbuat dari logam celupan berlukiskan naga kuning.kertas tebal di dalammnya agar menjadikannya keras. Sebagai hiasan terdapat lukisan flora dari daun. Sudah menjadi kebiasaan di daerah Jambi mengenakan kain sarung songket yang dililitkan di pinggul. yang diimbangi oleh penempatan bungo runci di sebelah kiri. Bagian pinggir sebelah kanan diberi lukisan tali runci. Bagian pinggangnya dihiasi dengan selendang tipis warna merah jambu yang pada ujung ujungnya diberi umbai-umbai warna kuning. Penutup bagian bawah disebut cangge (celana). Tutup dadanya disebut teratai dada. Hal ini mengandung makna seseorang harus tangkas clan cekatan dalam mengerjakan sesuatu pekerjaan. Bahannya masih dari beludru yang dilengkapi dengan tali sebagai ikat pinggang. Bahannya terbuat dari beludru warna merah diberi sulaman benang emas. Bungo runci ini berwarna putih dirangkai dengan benang. Bajunya disebut baju kurung tanggung berlengan panjang. Disebut tanggung karena panjangnya hanya sedikit di bawah siku tidak sampai ke pergelangan tangan. Tutup kepala ini memiliki dua bagian yang menjulang tinggi. Biasanya diselipkan di perut menyerong ke kanan melambangkan kebesaran sekaligus untuk berjaga-jaga. tangkai clan bunga yang akan mekar. Dikenakan pula selempang yang menyilang badan terbuat dari songket warna merah keungu-unguan sebagai pasangan kain sarung dengan motif bunga berangkai clan beranting.

atau alas kaki yang berbentuk setengah sepatu berfungsi untuk melindungi kaki saat berjaalan. Sedangkan unsur-unsur kelengkapan yang lain seperti teratai dada (tutup dada). selendang. gelang ceper dan gelang buku beban. yaitu kalung tapak. dan pucuk rebung. kecil dan besar. Kalungnya terdiri dari tiga jenis. Pada jari-jarinya terpasang cincin pacat kenyang dan cincin kijang atau capung. Disebut demikian karena bentuknya yang menyerupai naga dalam dongeng sedang tidur clan ular yang melingkar membentuk bulatan. Tutup kepalanya disebut pesangkon yang terbuat dari kain beludru merah dengan bagian dalam diberi kertas karton agar keras. Pembedaan ini mempengaruhi pada variasi pakaian yang dikenakan. Masih ditambah dengan gelang kano. Kesemuanya di pasang di lengan. khususnya yang dikenakan para gadis. Contoh Karya Tulis Ilmiah D. Sementara untuk kaki dikenakan gelang nago betapo dan gelang ular melingkar. Ada juga yang menyebut duri pandan karena pada bagian depan tutup kepala ini diberi hiasan dari logam berwarna kuning berbentuk duri pandan. Jumlah gelang yang dipakai pun lebih banyak meliputi gelang kilat bahu masing-masing lengan dua buah. Khusus untuk gelang buku beban bahannya berasal dari permata putih. Kelengkapan busana perempuan lebih banyak dibandingkan dengan yang dikenakan oleh pria. pending dan sabuk (ikat pinggang). Untuk lebih memperindah diberi sulaman emas dengan motif bunga melati pecah. kembang tagapo. kalung jayo atau kalung bertingkat dan kalung rantai sembilan. Jika acaranya kecil maka pakaian yang dikenakan berfungsi . Pakaian Adat Wanita Busana untuk perempuan terdiri dari kain sarung songket clan selendang songket warna merah. Bedanya bentuk motif yang lebih besar pada teratai dada dan pending. Bajunya disebut baju kurung tanggung bersulam benang emas dengan motif hiasan bunga melati. Pada perempuan dikenakan anting-anting atau antan dengan motif kupu-kupu atau gelang banjar. C. Pakaian Baselang Acara pada adat suku jambi dibedakan menjadi dua. dan selop hampir sama dengan yang dikenakan pria.

Dalam rangkaian upacara tersebut terdapat hiburan sehingga pakaian yang dikenakan pun lebih bagus. lagu. ogung gong. Zikir. 7. daun kelapa. Kayat. yaitu tenunan dan batik motif flora. Salah satu kesenian yang cukup populer adalah seni Randai. Sistem Kesenian Provinsi Jambi sangat kaya akan kerajinan daerah. daun nipah. rumput laut. tombak. tudung kepala dan alat penangkap ikan yang disebut Sempirai. Seni Randai merupakan perpaduan antara Kaba. pepatah. tikar.ganda sebagai pakaian upacara maupun bekerja. Seni sastra yang berkembang antara lain pantun. katang katang. ada berbagai kegiatan kesenian dan sosial budaya kerap di lakukan. dan daun rumbia. dan gendang. atap. antara lain: Tradisi Berdah (dilaksanakan saat terjadi bencana dengan tujuan menolak bencana) Kenduri Seko (bertujuan untuk membersihkan pusaka dalam bentuk keris. dan Kaba. Pangilo. Pada acara besar pakaian dibedakan untuk upacara dan bekerja. Kelengkapannya dengan sarung warna merah yang dipakai sedikit di bawah lutut (tanggung) dan baju kurung berlengan tanggung yang letaknya di luar kain. ambung. tudung saji. seni yang cukup terkemuka adalah Rarak Godang. kajang. Untuk memperkuat dan memelihara adat istiadat yang ada pada masyarakat Jambi. dan Kayat. dan sandiwara. Al Kitab dalam bentuk Ranji ranji Kuno) Mandi Safar (dilaksanakan pada hari Rabu di akhir bulan Safar bertujuan untuk menolak bala) Mandi Belimau Gedang (dilaksanakan . Selain Randai. Hasil anyaman ini bermacam macam. Kerajinan lainnya adalah hasil tenun yang sangat terkenal. -selendang warna merah dililitkan di kepala serta membawa perlengkapan lain seperti ani-ani clan kiding (tempat padi). batang rumput resam. daun rasau. salah satu bentuk kerajinan daerahnya adalah anyaman yang berkembang dalam bentuk aneka ragam. mulai dari bakul. ketupat. lukah dan sebagainya. sumpit. Kerajinan anyaman di buat dari daun pandan. tari. rotan. Selendang songket yang dikenakan sebagai penutup kepala diberi sulaman benang emas dan umbai-umbai di ujungnya. Sedangkan alat musik yang digunakan adalah calempong.

Tapi juga sering di ekspor keluar negeri bahkan cukup terkenal pula di Indonesia. B. Kaum perempuan tidak diperkenankan untuk melakukan tarian ini (tabu). Selaras dengan perkembangan zaman. Rebana Berbagai ukuran. Kesenian dari jambi sendiri yangpaling dikenal oleh masyarakat luas adalah Batik Jambi yang paling terkenal di daerah Sumatra. Jumlahnya bergantung jumlah pemain (biasanya 5 10 orang). Tujuannya adalah sebagai pelepas lelah dan sekaligus hiburan.menjelang Ramadhan dengan tujuan menyucikan dan mengharumkan diri) Ziarah Kubur (dilaksanakan menjelang Ramadhan dengan tujuan mendoakan arwah leluhur) Ada berbagai macam jenis tari-tarian.Etos Kebudayaan Etos kebudayaan adalah suatu kebudayaan yang seringkali memancarkan suatu watak yang khas tertentu yang tampak dari luar. 2. berpantun dan mengangguk-anggukan kepala. dan mengiring tamu sampai ke tempat yang telah ditentukan (depan pintu balai desa). Para pemainnya pun juga tidak lagi duduk secara melingkar. tetapi berdiri (berbaris) sambil menganggukanggukkan kepala kepada setiap tamu yang datang. Dalam suatu pertunjukkan mereka duduk melingkar. fungsi rangguk juga mengalami perubahan. Biasanya di sore hari dan bertempat di beranda rumah (setelah seharian bekerja di sawah atau kebun). melantunkan berbagai macam pantun selamat datang. seperti yang tampak oleh orang dari kebudayaan lain. maka kini menjadi sebuah tarian khusus untuk upacara penyambutan tamu. antara lain: Tari Sumbe (Tarian persembahan untuk para dewa) Tari Rangguk (Tarian anak pesta rakyat) Tari Musik Mumkin (Tari untuk permainan musik orang buta) Tari Lesung Gilo (Tari untuk permainan lesung diiringi mantra-mantra) Tari Bakisa (Tarian menumbuk padi) Tari Asik (Tarian untuk mengusir bala penyakit) Tari JapinTari HadrahTari RanggukTari Aek Sakotak. Contoh: Peralatan Tari Rangguk ( tarian tradisional dari Jambi ) 1. Rangguk Pada mulanya rangguk hanya dilakukan oleh kaum laki-laki. menabuh rebana. Watak khas tersebut seruingkali terlihat . Jika pada mulanya hanya sekedar sebagai hiburan.

raut wajahnya angkuh. bahkan hampir semua masyarakatnya hidup sebagai petani. Fokus kebudayaan jambi adalah dapat dilihat dari segi sistem mata pencahariannya yaitu kebanyakan. Contoh Karya Tulis Ilmiah C. bisa kita lihat dari etos kebudayaan suku Batak.dari gaya tingkah laku. dan berparas sangar.Fokus Kebudayaan Fokus kebudayaan adalah suatu unsur kebudayaan atau beberapa pranata tertentu yang merupakan unsur pokok dalam kebudayaan mereka sehingga unsur itu disukai oleh sebagian besar warga masyarakatnya dan dengan demikian mendominasi banyak aktivitas dalam kehidupan masyarakat tersebut. yaitu cenderung keras. . Di Jambi sendiri etos kebudayaanya hampir serupa dengan suku-suku lain yang tinggal di Pulau Sumatra. dan berbagai benda budaya hasil karya masyarakat tersebut. dan tidak ramah. Tapi terkadang ada juga yang mirip dengan etos dari suku padang yaitu. dan suka perhitungan (pelit). kegemaran. berbahasa kasar (kencang).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful