P. 1
Sejarah Surat Kabar Indonesia

Sejarah Surat Kabar Indonesia

|Views: 283|Likes:
Published by Fuad Mahfudz

More info:

Published by: Fuad Mahfudz on Feb 17, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/29/2015

pdf

text

original

[TUGAS SEJARAH

]

February 20, 2012

Sejarah Surat Kabar Indonesia
Lebih dari 200 tahun surat kabar menjalankan fungsinya sebagai satu-satunya media penyampai berita kepada khalayak dan sebagai sumber satu-satunya bagi khalayak dalam mengakses informasi yang sama secara bersamaan. Surat kabar pertama kali diterbitkan di Eropa pada abad ke-17. Di Indonesia sendiri, surat kabar berkembang dan mempunyai peranannya sendiri di tengah masyarakat hingga sekarang. Sejarah mencatat bahwa produk mesin cetak Johann Gutenberg ini, telah mengambil peran yang cukup signifikan dalam perkembangan surat kabar di Indonesia dari berbagai aspek kehidupan keterkaitannya sebagai media massa yang berpengaruh di masyarakat. Berikut adalah paparan singkat mengenai surat kabar di Indonesia.

Dua Babak Sejarah
Pada dasarnya, sejarah surat kabar di Indonesia terbagi dalam dua babak yakni babak pertama yang biasa disebut babak putih dan babak kedua antara tahun 1854 hingga Kebangkitan Nasional. Kedua babak inilah yang amat berperan dalam perkembangan surat kabar di Indonesia. Babak pertama adalah babak putih, yaitu saat Indonesia masih dalam keadaan terjajah oleh kolonialisme Belanda. Disebut babak putih karena surat kabar pada waktu itu mutlak milik orang-orang Eropa, berbahasa Belanda dan diperuntukkan bagi pembaca berbahasa Belanda. Kontennya hanya seputar kehidupan orang-orang Eropa dan tidak mempunyai kaitan kehidupan pribumi. Babak ini berlangsung antara tahun 1744-1854. Babak kedua yang berlangsung antara tahun 1854 hingga Kebangkitan Nasional secara kasar dapat dibagi dalam tiga periode, yakni: 

Antara tahun 1854-1860

Dalam periode ini surat kabar dengan bahasa Belanda masih memegang peranan pening dalam dunia pers Indonesia, namun surat kabar dengan bahasa Melayu telah terbit bernama Slompret Melajoe di Semarang yang diterbitkan oleh H.C. Klinkert. 

Antara tahun 1860-1880

Surat kabar dengan bahasa pra-Indonesia dan Melayu mulai banyak bermunculan tetapi yang menjadi pemimpin surat kabar-surat kabar ini semuanya adalah orang-orang dari peranakan Eropa. 

Antara tahun 1881 sampai Kebangkitan Nasional
| sejarah media cetak Dan peranannya 1

Di Surabaya sendiri pada periode ini telah terbit Soerabajasch Advertantiebland yang kemudian berganti menjadi Soerabajasch Niews en Advertantiebland. Bruining dari Rotterdam yang kemudian menerbitkan surat kabar bernama Het Bataviasche Advertantie Blad yang memuat iklan-iklan dan berita-berita umum yang dikutip dari penerbitan resmi di Nederland (Staatscourant). Pada tahun 1885 di seluruh daerah yang dikuasai Belanda telah terbit sekitar 16 surat kabar dalam bahasa Belanda dan 12 surat kabar dalam bahasa Melayu seperti. Tidak hanya itu. Secara umum serat kabarsurat kabar yang muncul saat itu tidak mempunyai arti secara politis karena cenderung pada iklan dari segi konten. | sejarah media cetak Dan peranannya 2 . Hindia-Nederland. Kemudian pada tahun 1828 diterbitkanlah Javasche Courant di Jakarta yang memuat berita-berita resmi pemerintahan.[TUGAS SEJARAH] February 20. zaman kemerdekaan. Pemberitaan Bahroe (Surabaya) dan surat kabar berbahasa Jawa. Bintang Djohar (terbit di Bogor). Teks miring  Lima Periode Surat Kabar Indonesia Surat kabar di Indonesia mempunyai sejarah yang cukup panjang yang secara singkat terbagi dalam enam periode. berita lelang dan berita kutipan dari harianharian di Eropa. Selompret Melayu dan Tjahaja Moelia. zaman Orde Lama. surat kabar Belandapun terbit di daerah Sumatera dan Sulawesi. yakni zaman Belanda. 2012 Periode ini mempunyai ciri tersendiri karena para pekerja pers terutama para redakturnya tidak lagi dari peranakan Eropa tetapi mulai banyak peranakan Tionghoa dan Indonesia atau biasa disebut dengan pribumi. Setiap surat kabar yang beredar harulah melalui penyaringan oleh pihak pemerintahan Gubernur Jenderal di Bogor. zaman Orde Baru dan zaman reformasi. Padang Handeslsbland dan Bentara Melajoe. Bintang Barat. Dinihari. Sedang di Semarang terbit Semarangsche Advertetiebland dan De Semarangsche Courant. Berikut uraian singkat keenam periode bersejarah tersebut:  Zaman Belanda Pada tahun 1744 dilakukanlah percobaan pertama untuk menerbitkan media massa dengan diterbitkannya surat kabar pertama pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal Van Imhoff dengan nama Bataviasche Nouvelles. Mesin cetak pertama di Indonesia juga datang melalui Batavia (Jakarta) melalui seorang Nederland bernama W. Tirasnya tidak lebih dari 1000-1200 eksemplar tiap harinya. Di Makasar (Ujung Pandang) terbit Celebes Courant dan Makassarsch Handelsbland. Bromatani yang terbit di Solo. tetapi surat kabar ini hanya mempunyai masa hidup selama dua tahun. Di Padang terbit Soematra Courant. zaman Jepang.

Pedoman Harian yang berubah menjadi Soeara Merdeka (Bandung). Berita Indonesia (BI) berulang kali mengalami pembredelan dimana selama pembredelan tersebut para pegawai kemudian ditampung oleh surat kabar Merdeka yang didirikan oleh B. Wartawan Indonesia saat itu bekerja sebagai pegawai sedang yang mempunyai kedudukan tinggi adalah orang-orang yang sengaja didatangkan dari Jepang. Surat kabar perjuangan lainnya adalah Harian Rakyat dengan pemimpin redaksi Samsudin Sutan Makmr dan Rinto Alwi dimana surat kabar tersebut menampilkan pojok dan Bang Golok sebagai artikel. Kedaulatan Rakyat (Bukittinggi).  Zaman Orde Lama | sejarah media cetak Dan peranannya 3 . Beberapa surat kabar disatukan dengan alasan penghematan namun yang sebenarnya adalah agar pemerintah Jepang memperketat pengawasan terhadat isi surat kabar. Para pemimpinnya di antaranya adalah Oto Iskandar Dinata. Edi Soeradi melakukan propaganda agar rakyat berdatangan pada Rapat Raksasa Ikada pada tanggal 19 September 1945 untuk mendengarkan pidato Bung Karno.M. dan Mohamad Kurdi. Dalam perjalanannya.  Zaman Kemerdekaan Ketika pemerintah Jepang menggunakan surat kabar sebagai alat propaganda pencitraan pemerintah.[TUGAS SEJARAH] February 20. Kantor Berita Antara diambil alih dan diubah menjadi kantor berita Yashima dengan berpusat di Domei. Jepang. Surat kabar ini terbit di Indonesia namun berisikan berita tentang segala kondisi yang terjadi di Jepang. surat kabar-surat kabar yang beredar di Indonesia diambil alih secara pelan-pelan. Konten surat kabar dimanfaatkan sebagai alat propaganda untuk memuji-muji pemerintahan Jepang.Pada tampilan tampak bahwa surat kabar tersebut bertuliskan tanggal 24 Shichigatsu 2604. 2012  Zaman Jepang Saat wajah penjajah berganti dan Jepang memasuki Indonesia. Surat kabar ini sudah menggunakan Bahasa Indonesia dan penerbit berada di kota Bandung. Surat kabar Tjahaja Salah satu surat kabar yang terbit pada masa ini adalah Tjahaja (ejaan baru Cahaya). Demokrasi (Padang) dan Oetoesan Soematra (Padang). Diah. R. yang pada penanggalan masehi sama dengan tanggal 24 Juli 1944. Bratanata. Indonesiapun melakukan hal yang sama untuk melakukan perlawanan dalam hal sabotase komunikasi. Surat kabar lainnya yan terbit pada masa ini adalah Soeara Indonesia.

[TUGAS SEJARAH] February 20. Sinar Djawa. 2. radio. Karyawan pada bagian setting melambatkan pekerjaannya yang membuat banyak kolom surat kabar tidak terisi menjelang batas waktu cetak (deadline). Pada awalnya surat kabar hanya dapat dinikmati oleh kalangan masyarakat Belanda dan Cina. Pers lagi-lagi dibayangi dalam kekuasaan pemerintah yang cenderung memborgol kebebasan pers dalam membuat berita serta menghilangkan fungsi pers sebagai kontrol sosial terhadap kinerja pemerintah. Sulawesi : Pewarta Manado. Pemberita Atjeh. 4. Pada akhirnya kolom tersebut diisi iklan gratis. Kalimantan : Pewarta Borneo. 3. Pewarta Soerabaja. Hal ini juga terjadi pada Pikiran Rakyat di Bandung. Pers mulai muncul dan berkembang di tanah air sejalan dengan masuknya perkembangan teknologi medern dan paham . televisi dll. Tjahaja Soematra. dan Pertja Barat.  Zaman Orde Baru Pada periode ini. majalah. Beberapa surat kabar yang beredar dimasyarakat yang diterbitkan kalangan pengusaha Cina dan pribumi : 1. surat kabar yang dipaksa untuk berafiliasi kembali mendapatkan pribadi awalnya.paham baru pada akhir abad ke-19. tabloid Monitor dan Detik serta majalah Tempo dan Editor. | sejarah media cetak Dan peranannya 4 . Sumatra : Sinar Soematra. Bahkan pers kampuspun mulai aktif kembali. terdapat larangan terhadap kegiatan politik termasuk pers. Kabar Perniagaan. Pada periode ini banyak terjadi kasus antara surat kabar pro PKI dan anti PKI. Hal ini menimpa surat kabar Soerabaja Post dan Harian Pedoman di Jakarta. seperti Kedaulatan Rakyat yang pada zaman orde lama harus berganti menjadi Dwikora. dan Poetra Hindia. Jawa : Bromantani. 2012 Setelah dikeluarkannya dekrit presiden tanggal 5 Juli 1959 oleh presiden Soekarno. Pewarta Hindia. Pembredalanpun marak pada periode ini. pengawasan dan pengekangan pada pers terutama dalam hal konten tetap diberlakukan. Bintang pagi. Persyaratan untuk mendapat Surat Izin Terbit dan Surat Izin Cetak diperketat yang kemudian situasi ini dimanfaatkan oleh Partai Komunis Indonesia untuk melakukan slowdown atau mogok secara halus oleh para buruh dan pegawai surat kabar. Pemberitaan Betawi. Pemberitaan yang dianggap merugikan pemerintah harus dibredel dan dihukum dengan dilakukan pencabutan SIUP seperti yang terjadi pada Sinar Harapan. Namun dibalik itu semua. peranan surat kabar Pers adalah usaha percetakaan dan penerbitan berita melalui surat kabar.

Sejak tahun 1924 majalah Indonesia Merdeka diterbitkan dalam dua bahasa. Pada masa pergerakan nasional. seperti para mahasiswa.S. Majalah tersebut berupa jurnal yang diterbitkan oleh Indisvhe Vereniging pada tahun 1916. O. | sejarah media cetak Dan peranannya 5 . majalah tersebut mempunyai banyak pelanggan. Indonesia Merdeka. Surat kabar dan majalah yang diterbitkan kalangan pribumi Indonesia tidak saja membahas persoalan politik. dan H. Seiring dengan perubahan struktur dan sifat perjuangan. terbit surat kabar yang dikelola organisasi . (Haji Agus Salim).Darmo Kondo :dikelola oleh Budiutomo. Sebagai usaha membangkitkan semangat nasionalisme.M. sosial. Penulis artikel pada majalah tersebut tidak dicantumkan. c. antara lain A. Belanda memanfaatkan Staatblad ( Lembaran Negara ) nomor 74 tahun 1856.dan redaktur surat kabar.organisasi pergerakan sebagai berikut : a. Munculnya beberapa surat kabar dan majalah di Indonesia mendorong pemerintah HindiaBelanda untuk menghambat laju pengaruh pers.Tj.S. Kendati demikian. Beberapa artikel yang sering muncul dalam beberapa media massa ditulis tokoh . Disebutkan bahwa bagi penerbit yang dianggap menggangu ketertibanumum akan dikenakan pidana penjara selama 3 sampai 12 bulan. nama Indische Vereniging diganti dengan nama Perhimpunan Indonesia.[TUGAS SEJARAH] February 20. Het Tijdschrift : dikelola oleh De Express yang diterbitkan oleh Indische Partij. ( Abdoel Muis ). Dalam upaya mengawasi pers bumiputra. yaitu Indonesia dan Belanda. surat kabar tersebut membahas juga masalah yang berkaitan dengan ekonomi. penyebarannya juga dilakukan secara rahasia. Oetoesan Hindia : dikelola oleh Sarikat Islam. wiraswasta. Para pemuda Indonesia di negri Belanda tetap bersemangat menerbitkan majalah Hindia Poetra.A.cita mencapai Indonesia merdeka. Selain itu. budaya. 2012 Seiring dengan bangkitnya kesadaran nasional. bahkan menyangkut soal keamanan negri. Begitu pula nama majalah Hindia Poetra diganti dengan nama baru. guru besar. pers telah dimanfaatkan sebagai sarana untuk menyebarluaskan cita . pejabat pemerintah.tokoh pers dengan menggunakan nama singkatan. (Oemar Said Tjokroaminoto). b.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->