BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Karya Ilmiah merupakan suatu tulisan yang membahas suatu permasalahan.

Pembahasan tersebut dilakukan berdasarkan penyelidikan, pengamatan, dan pengumpulan data yang diperoleh melalui suatu penelitian. Karya ilmiah melalui penelitian ini menggunakan metode ilmiah yang sistematis untuk memperoleh jawaban secara ilmiah terhadap permasalahan yang diteliti. Untuk memperjelas jawaban ilmiah berdasarkan penelitian, penulisan karya ilmiah hanya dapat dilakukan sesudah timbul suatu masalah, yang kemudian dibahas melalui penelitian dan kesimpulan dari penelitian tersebut. Karya ilmiah sebagai sarana komunikasi ilmu pengetahuan yang berbentuk tulisan menggunakan sistematika yang dapat diterima oleh komunitas keilmuan melalui suatu sistematika penulisan yang disepakati. Dalam karya ilmiah, ciri-ciri keilmiahan dari suatu karya harus dapat dipertanggungjawabkan secara empiris dan obyektif. Teknik penulisan karya ilmiah mempunyai dua aspek, yakni gaya penulisan dalam membuat pernyataan ilmiah serta teknik notasi dalam menyebutkan sumber pengetahuan ilmiah yang digunakan dalam penulisan. Penulisan karya ilmiah harus menggunakan bahasa yang baik dan benar. Sebuah kalimat yang tidak bisa diidentifikasikan mana yang merupakan subyek dan predikat serta hubungan antara subyek dan predikat kemungkinan besar merupakan informasi yang tidak jelas. Penggunaan kata harus dilakukan secara tepat, artinya harus memilih kata-kata sesuai dengan pesan yang disampaikan. Dalam penelitian yang digunakan sebagai bahan penulisan karya ilmiah mengutip pernyataan orang lain sebagai dasar atau landasan penyusunan penelitian. Pernyataan ilmiah ini digunakan untuk berbagai tujuan sesuai dengan bentuk argumentasi yang diajukan. Pernyataan

Pedoman Penulisan Karya Ilmiah

1

tersebut dapat digunakan sebagai definisi dalam menjelaskan suatu konsep, atau dapat digunakan sebagai premis dalam pengambilan kesimpulan pada suatu argumentasi, Pernyataan ilmiah yang digunakan dalam tulisan mencakup beberapa hal, yaitu: 1. Harus dapat diidentifikasi orang yang membuat pernyataan tersebut; 2. Harus dapat diidentifikasi media komunikasi ilmiah di mana pernyataan disampaikan, apakah dalam makalah, buku, seminar, lokakarya dan sebagainya; 3. Harus dapat diidentifikasi lembaga yang menerbitkan publikasi ilmiah, tempat domisili dan waktu penerbitan dilakukan. Penulisan karya ilmiah merupakan tuntutan formal akademik di lingkungan Universitas Negeri Gorontalo, sehingga menjadi keharusan bagi mahasiswa dalam menyelesaikan studinya. Melalui karya ilmiah mahasiswa mengungkapkan pikirannya secara sistematis sesuai dengan kaidah-kaidah keilmuan. Karya ilmiah yang disusun oleh mahasiswa secara sistematis merupakan wahana masyarakat akademik untuk mengkomunikasikan hasil penelitiannya agar dapat diuji secara terbuka dan obyektif serta mendapatkan koreksi dan kritik, sehingga karya ilmiah dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Karya ilmiah juga merupakan wahana untuk menyajikan nilai-nilai praktis maupun teoretis sebagai hasil pengkajian dan penelitian ilmiah dalam lingkungan masyarakat akademik. Karya ilmiah dapat memperkaya khasanah keilmuan dan memperkuat paradigma keilmuan pada bidang atau disiplin ilmu tertentu sehingga menjadi sumbangan bagi perkembangan ilmu pengetahuan. Dari kenyataan tersebut, Universitas Negeri Gorontalo memandang perlu menerbitkan Pedoman Penulisan Karya Ilmiah. Pedoman ini menjadi panduan yang dapat dimanfaatkan bersama oleh pihak-pihak yang terlibat dalam proses penulisan karya ilmiah.

Pedoman Penulisan Karya Ilmiah

2

B. Konsep Penulisan Karya Ilmiah Laporan hasil penelitian disusun berdasarkan aturan-aturan yang merupakan suatu kesepakatan ilmiah agar mudah dipahami oleh pembaca laporan tersebut. Oleh karena itu, menyusun laporan hasil penelitian bukanlah pekerjaan yang mudah. Tanpa memiliki pengetahuan dasar tentang metode penelitian mahasiswa akan mengalami kesulitan membuat laporan hasil penelitian. Pada dasarnya laporan hasil penelitian merupakan sebuah karya ilmiah dengan tata cara penulisan memiliki aturan yang telah ditentukan. Laporan berisi tentang pertanggungjawaban proses penemuan sebagai jawaban atas permasalahan yang melandasi dilakukannya suatu penelitian. Biasanya masing-masing mengenal format dan sistematika laporan hasil penelitian. Penulisan laporan penelitian dimaksudkan agar penelitian menjadi lebih bermakna. Dengan ditulisnya hasil penelitian dalam bentuk laporan akan lebih banyak lagi manfaat yang diperoleh. Hasil penelitian akan diketahui oleh orang lain selain peneliti sendiri, menghindari terjadinya plagiat, sekaligus merupakan informasi kepada orang lain bahwa penelitian ini telah dilakukan sehingga dapat menambah dan memperkaya khasanah ilmu pengetahuan. Di samping itu, hasil penelitian yang ditulis dalam bentuk laporan akan terinventarisir dengan baik dan memudahkan untuk melihat kembali hasilnya dibandingkan dengan hanya berupa catatan-catatan saja. Laporan penelitian merupakan uraian tentang hal-hal yang berkaitan dengan bagaimana penelitian dilakukan. Dengan demikian isi laporan penelitian bukan hanya mengenai langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian, melainkan juga latar belakang permasalahan, kerangka berpikir, dukungan teori, dan sebagainya. Semua hal tersebut memperkuat makna penelitian yang dilakukan.

Pedoman Penulisan Karya Ilmiah

3

Karya ilmiah harus mampu mengekspresikan asas-asas yang terkandung dalam hakikat ilmu dengan mengindahkan kaidah-kaidah kebahasaan. Cara ilmiah ditandai oleh metode rasional dan metode empiris. yang tersusun mendukung alur pikir yang teratur. 3. Penelitian dapat didefinisikan sebagai pemeriksaan atau penyelidikan ilmiah sistematik. dan logis. antara lain: 1. Karya ilmiah adalah karangan atau karya tulis yang menyajikan fakta dan ditulis dengan menggunakan metode penulisan yang baku. angka. Penelitian meliputi proses pemeriksaan. 5. Karya ilmiah terdiri dari serangkaian narasi (penceritaan). Metode penelitian pada sebuah karya ilmiah yang digunakan untuk mengungkapkan pemecahan masalah. Alur pikir dituangkan dalam sistematika dan notasi. 2. dan argumentasi (alasan). Kualitas karya ilmiah terletak pada bangun pikir dengan unsurunsur yang menyangganya. 4. eksposisi (paparan). 2. memiliki pengertian sebagai berikut: 1. 5. Hal-hal yang ada dalam karya ilmiah. tekun. pengujian dan eksperimen yang harus dilakukan secara sistematik. obyektif. serta metode kesisteman. 4. penyelidikan. dan gambar. Karya ilmiah terdiri dari unsur-unsur: kata. 6. deskripsi (gambaran). Karya ilmiah memuat gagasan ilmiah lewat pikiran dan alur berpikir. Penelitian adalah usaha yang sistematik dan terorganisasi untuk menyelidiki masalah spesifik yang memerlukan pemecahan. 3. tabel. terorganisasi didasarkan data dan kritis mengenai masalah spesifik yang dilakukan secara obyektif untuk Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 4 . kritis. Cara ilmiah yang digunakan untuk mendapat data dengan tujuan tertentu.Karya ilmiah merupakan perwujudan kegiatan ilmiah yang dikomunikasikan lewat bahasa tulisan.

Persyaratan Karya Ilmiah Karya ilmiah yang ditulis hendaknya memenuhi syarat APIK (Asli. karya ilmiah yang dihasilkan harus memperlihatkan konsistensi pemikiran yang utuh. Asli (original). Perlu/bermanfaat (useful). Ilmiah (scientific). tesis (program S2). D. karya yang dihasilkan harus dirasakan manfaatnya secara langsung oleh penulis dalam meningkatkan kualitas kinerja 3. sistematis. Penulisan karya ilmiah dapat juga disebut sebagai laporan hasil penelitian. Perlu. Ilmiah dan Konsisten) artinya: 1. Metode penulisan karya ilmiah mengacu pada metode pengungkapan fakta yang biasanya berasal dari hasil penelitian dengan berbagai metode yang digunakan. karya yang dihasilkan harus disusun secara ilmiah. 2. Konsisten (concistency). karya yang dihasilkan harus merupakan produk asli dari penulis dan sesuai dengan bidang yang diampu dan disiplin ilmu. Laporan hasil penelitian ditulis sesuai dengan tujuan laporan tersebut dibuat atau ditujukan untuk keperluan yang dibutuhkan. skripsi (program S1). C. baik secara keseluruhan maupun hubungan antar bab dan bagian karya tulis yang disajikan. Tujuan dan Sasaran Tujuan pedoman penulisan karya ilmiah ini adalah untuk menghindari perbedaan dari segi format di antara mahasiswa maupun Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 5 . Karya tulis ilmiah dalam pedoman ini dapat berupa makalah (program diploma). runtut dan memenuhi persyaratan penulisan karya ilmiah 4.mendapatkan pemecahan masalah atau jawaban dari masalah tersebut. dan disertasi (program S3).

Oleh karena itu. Notasi dan teknik pengetikan karya ilmiah. Materi Pokok Pedoman penulisan karya ilmiah memuat beberapa materi pokok sebagai berikut: 1. Pendahuluan. dan penelitian kaji tindak. dan tesis) hasil penelitian penelitian kuantitatif. bisa bervariasi tetapi mengacu pada pedoman yang ditentukan. 4. skripsi dan tesis.program studi untuk suatu pendekatan atau metode yang sama. E. serta bagi para pembimbing. sesuai dengan substansi metodologi yang digunakan. konsep penulisan karya ilmiah. bimbingan dan ujian karya ilmiah. dalam hal ini mahasiswa tidak harus menggunakan pendekatan atau metode yang sama. penelitian kualitatif. skripsi. dalam rangka penulisan makalah. persyaratan karya ilmiah. perlu disediakan suatu petunjuk penulisan karya ilmiah bagi para mahasiswa program diploma. yang menguraikan tentang: latar belakang. Pedoman pelaksanaan seminar. dan materi pokok. tujuan. Sistematika karya ilmiah (makalah. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 6 . S1 dan S2. 2. 3.

Bagian Awal Laporan Penelitian Kuantitatif Bagian awal laporan penelitian kuantitatif terdiri dari: halaman sampul. Komposisi guruf diatur dengan simetris. Tesis) dengan ukuran yang lebih besar. 2. lembar pengesahan. Skripsi. (c) nama dan nomor induk mahasiswa. daftar isi. Semua huruf dicetak dengan huruf kapital. Komponen-komponen pada bagian awal laporan penelitian kuantitatif. dan (f) tahun pembuatan laporan penelitian. fakultas atau program pascasarjana. dan serasi. motto dan persembahan.BAB II SISTEMATIKA KARYA ILMIAH HASIL PENELITIAN KUANTITATIF A. Halaman logo dicetak pada kertas HVS sesuai warna fakultas atau program pascasarjana. lembar persetujuan. rapi. (e) nama universitas. atau “Skripsi” atau “Tesis. Warna kulit (cover) laporan penelitian disesuaikan dengan warna yang menjadi ciri khas masing-masing fakultas atau program pascasarjana. dapat dijelaskan di bawah ini. logo UNG. daftar gambar. jurusan dan program studi. (b) kata “Makalah”. judul bagian dalam. tesis). pernyataan. 1. Halaman Sampul Halaman judul/ sampul lazimnya berisi: (a) judul penelitian (judul makalah. abstract. (d) logo UNG dengan diameter 3 Cm. Halaman Logo Halaman ini memuat logo UNG (untuk Makalah. skripsi. dan daftar lampiran. Contoh halaman sampul pada lampiran 1. daftar tabel. Halaman Judul Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 7 . 3. abstrak. kata pengantar. Ukuran huruf yang digunakan adalah 12 – 16 point.

5. Halaman ini ditandatangani oleh tim penguji dan dekan atau direktur program pascasarjana. Sebagai alinea Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 8 . Lembar Pengesahan Halaman ini memuat bukti pengesahan administrasi dan akademik oleh tim penguji dan dekan atau pimpinan program pascasarjana. Abstrak Kata abstrak ditulis pada bagian lembar tengah kertas dengan menggunakan huruf kapital sekaligus sebagai topik. 7. tetapi menggunakan kertas HVS berwarna putih. 6. Contoh lembar persetujuan pembimbing lampiran 2. Lembar persetujuan dapat ditandatangani oleh pembimbing jika Makalah atau Skripsi atau tesis benar-benar telah memenuhi persyaratan teknis dan metodologis. Tim penguji pada umumnya terdiri dari 4 orang. Pengambilan karya orang lain sebagai karya sendiri merupakan tindak kecurangan yang biasa disebut plagiat. 4. Format lembar pengesehan terdapat di lampiran 3. Dalam bagian ini dituliskan “sebagai syarat memperoleh gelar sarjana”. Halaman Pernyataan Halaman berisi pernyataan keaslian tulisan bahwa Makalah atau Skripsi atau Tesis ini bukan merupakan pengambilalihan tulisan atau pikiran orang lain yang diakui sebagai hasil tulisan atau pikirannya sendiri. Lembar Persetujuan Pembimbing Halaman ini memuat bukti pengesahan administrasi dan akademik oleh Pembimbing I dan Pembimbing II yang diketahui oleh Ketua Jurusan untuk diajukan dalam Ujian Malalah atau Skripsi atau Tesis. juga setelah dilakukan perbaikan sesuai saran-saran yang berkembang selama ujian (jika ada). atau disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku pada masing-masing fakultas dan pascasarjana.Format halaman judul sama dengan halaman sampul. setelah pelaksanaan ujian makalah atau skripsi atau tesis.

2. yang mencakup: populasi. dan teknik analisis data. dan diakhiri dengan titik. Uraian singkat mengenai permasalahan dan tujuan penelitian. diakhiri dengan titik. sampel.pertama sejajar dengan margin kiri dituliskan nama penulis atau nama mahasiswa/nama peneliti dengan urutan nama besar diikuiti koma. Abstrak makalah atau skripsi atau tesis ditulis maksimal 500 kata yang memuat tiga masalah utama. Halaman Motto dan Persembahan Halaman ini berisi motto dari penulis skripsi. Kata Pengantar Kata pengantar dimaksudkan untuk menyampaikan informasi secara global mengenai maksud penulisan laporan penelitian (makalah atau skripsi atau tesis). Tulisan KATA PENGANTAR ditulis Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 9 instrumentasi. diikuti dengan nama program studi. Selanjutnya dicantumkan nama Pembimbing I dan Pembimbing II lengkap dengan gelar akademiknya. Kata Makalah atau Skripsi atau Tesis. Uraian singkat tentang hasil penelitian. dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah berjasa dalam penelitian. jurusan. pembahasan. Abstrak diketik dengan jarak baris 1 spasi. nama awal. fakultas atau program pascasarjana. Tahun lulus. judul makalah atau skripsi atau tesis (dicetak miring) dan diketik dengan huruf kecil (kecuali huruf pertama dari setiap kata) dan diakhiri dengan titik. Dalam abastrak dicantumkan kata kunci yang ditempatkan di bawah kalimat uraian abstrak. Metode penelitian. c. . nama universitas. Abstrak dirumuskan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. simpulan. dan persembahan yang dianggap penting. dan saran/ rekomendasi. b. ditulis setelah judul dan diakhiri dengan koma. nama tengah (jika ada) diakhiri dengan titik. 3. yaitu: a.

Sedang judul sub bab dan anak sub bab. dan judul anak sub bab yang disertai dengan nomor halaman dalam makalah atau skripsi atau tesis. kecuali untuk tabel yang lebih dari satu baris diketik dengan jarak satu spasi. dan nomor halaman di mana tabel disajikan dalam makalah atau skripsi atau tesis. Contoh pengetikan daftar isi dapat dilihat pada lampiran 5. Daftar tabel diketik dengan jarak baris satu setengah spasi. judul lampiran. Teknik pengetikan daftar lampiran sama dengan pengetikan daftar tabel. dan nomor halaman di mana gambar/grafik disajikan dalam makalah atau skripsi atau tesis. Contoh pengetikan daftar isi dapat dilihat pada lampiran 6. dan nomor halaman di mana lampiran disajikan dalam makalah atau skripsi atau tesis. Daftar Lampiran Daftar lampiran memuat nomor urut lampiran. dan tidak lebih dari dua halaman. hanya huruf awalnya saja yang diketik dengan huruf kapital. 4. Urutan lampiran disusun berdasarkan penggunaannya dalam Makalah atau Skripsi atau Tesis. Daftar Isi Daftar isi memuat judul bab. nama. Daftar Gambar dan atau Grafik Daftar gambar/grafik memuat nomor urut. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 10 . 7. judul tabel. Pada akhir kata pengantar (di sudut kanan bawah) dicantumkan kata ”Penulis” tanpa menyebut nama terang. 6. Daftar isi diketik dengan jarak baris satu setengah spasi.dengan huruf kapital dan teks kata pengantar diketik dengan spasi ganda. 5. judul sub bab. Daftar Tabel Daftar tabel memuat nomor urut tabel. kecuali untuk topik yang lebih dari satu baris diketik dengan jarak baris satu spasi. Teknik pengetikan daftar gambar/grafik sama dengan pengetikan daftar tabel. Semua judul bab diketik dengan huruf kapital.

dan Bab V Simpulan dan Saran. Identifikasi Masalah Bagian ini berisi kajian berbagai masalah yang relevan dengan variabel-variabel yang akan diteliti. Isi Laporan Hasil Penelitian Kuantitatif Bagian ini terdiri atas lima bab. (e) tujuan penelitian. dan (f) manfaat penelitian. b. (c) pembatasan masalah. Identifikasi masalah memuat semua masalah yang berkaitan dengan variabel-variabel penelitian yang telah diuraikan dalam latar belakang masalah. Perlu diperjelas rincian masalah untuk setiap variabel penelitian. contoh surat. 1. Latar belakang diuraikan mulai dari hal-hal yang bersifat umum sampai kepada yang spesifik sesuai dengan masalah yang menjadi obyek pembahasan. Bab I Penduhuluan Dalam bab pendahuluan terdapat (a) latar belakang masalah. serta keterkaitan atau komparasi antar Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 11 . Bab II Kajian Teoretis dan Hipotesis. Latar Belakang Masalah Dalam bagian ini dijelaskan rasionalisasi atau justifikasi penelitian dilihat dari latar belakang pemilihan masalah yang diteliti. dan sebagainya. yaitu: Bab I Pendahuluan. a. foto. B. yang dirinci dan dimuat dalam bentuk narasi. Perlu dikemukakan kesenjangan antara harapan dan kenyataan baik secara teoretis maupun praktis yang didukung oleh teori-teori yang telah ada maupun pengalaman dan pengamatan yang erat kaitannya dengan masalah penelitian. instrumen penelitian. Bab III Metode Penelitian. perlu ditunjang dengan alasanalasan yang dapat dijadikan landasan berpijak dalam melakukan penelitian. (b) identifikasi masalah. dokumen. Di samping itu. (d) rumusan masalah. Bab IV Hasil Penelitian dan Pembahasan. hitungan hasil analisis data kuantitatif yang rumit.Lampiran ini dapat berupa data yang telah diseleksi.

Dalam Manfaat Penelitian bagian ini perlu diuraikan pentingnya penelitian bagi pengembangan profesi yang digeluti peneliti. yang dalam perumusannya tidak ambiguity (mengandung pengertian ganda). Bab II Kajian Teoretis/Pustaka Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 12 . dan diungkapkan dalam bentuk kalimat tanya. Rumusan masalah harus dapat diuji secara empiris. serta dirinci sesuai dengan kebutuhan pembahasan baik secara teoretis maupun empiris.variabel. Rumusan Masalah Rumusan masalah hendaknya disusun secara singkat. memberikan sumbangan pemikiran kepada pengembangan ilmu pengetahuan melalui lembaga tertentu. 2. Tujuan Penelitian Tujuan penelitian selalu mengacu pada permasalahan yang akan dipecahkan dalam penelitian. Tujuan penelitian harus dirumuskan dan bahkan hasil penelitian yang diharapkan dapat dicanangkan. c. d. e. Identifikasi masalah dapat berbentuk pernyataan atau pertanyaan. jelas. f. padat. dan memberikan atau memecahkan masalah yang menjadi obyek penelitian. Tujuan penelitian dapat dalam manfaat teoretis dan manfaat praktis. dalam arti memungkinkan untuk dicarikan jawaban terhadap pertanyaan tersebut. Rumusan masalah diturunkan dari berbagai masalah yang telah diidentifikasi sebelumnya. Pembatasan Masalah (khusus untuk Tesis) Bagian ini menguraikan dan menjelaskan masalah yang menjadi fokus dalam penelitian. (b) dirumuskan dalam kalimat pernyataan. serta menampakkan hubungan antar variabel. Ruumusan tujuan penelitian: (a) menyatakan apa yang ingin diperoleh dari penelitian.

disertasi. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 13 . kajian penelitian yang relevan (jika ada). sebaiknya didahulukan variabel yang mengandung masalah. Hal yang sama berlaku pula pada pembahasan laporan hasil penelitian. Dalam kajian ini peneliti melakukan sintesis terhadap teori yang relevan agar diperoleh legitimasi konseptual terhadap variabel yang akan diteliti. Hal ini penting karena ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang dengan cepat. asumsi. makalah atau terbitan-terbitan resmi lainnya. a. Sebuah teori yang efektif pada suatu periode mungkin tidak relevan lagi untuk periode berikutnya. Dalam melakukan pembahasan terhadap kajian teoretis. Pemilihan bahan pustaka yang akan digunakan sebagai bahan acuan didasarkan pada dua kriteria. Sumber kajian teoretis yang dapat digunakan. Kajian teoretis sebaiknya didasarkan pada sumber kepustakaan primer. maka diperlukan adanya kajian teoretis yang mendalam. seperti definisi. sebagai berikut: 1) Prinsip kemutakhiran (kecuali untuk penelitian historis). dan kerangka berpikir. Dalam penggunaan sumber kepustakaan untuk kepentingan penulisan makalah atau skripsi atau tesis. sudah merupakan kewajiban untuk menggunakan literatur asing atau textbook dan sumber yang berasal dari internet. tesis. skripsi. seperti jurnal penelitian. 2) Prinsip relevansi. Dengan prinsip kemutakhiran.Dalam bab ini terdapat: (a) kajian teoretis. peneliti dapat berargumentasi berdasarkan teori yang ada dan dianggap paling representatif. Kajian Teoretis Untuk dapat memberikan deskripsi teoretis terhadap variabel yang diteliti. dan sumber kepustakaan sekunder dapat digunakan sebagai penunjang. Bahan-bahan kajian teoretis dapat diangkat dari berbagai sumber yang relevan dengan masalah. hubungan antar variabel dalam masalah penelitian. di mana prinsip ini diperlukan untuk menghasilkan kajian teoretis yang erat kaitannya dengan masalah yang diteliti.

a. Kerangka Berpikir (khusus untuk Skripsi dan Tesis) Kerangka berpikir berisi gambaran tentang pola hubungan antar variabel atau kerangka konsep yang akan digunakan untuk menjawab masalah yang diteliti. Kajian Penelitian Yang Relevan Kajian penelitian yang relevan: (a) dimaksudkan mencegah terjadinya plagiat penelitian. Di samping itu.Untuk makalah atau skripsi atau tesis. dan (g) hipotesis statistik. (b) disain penelitian. ditetapkan pula kapan dan berapa lama penelitian tersebut dilaksanakan. dan diuraikan dalam topik ini (jika ada). Kerangka berpikir diharapkan dapat diwujudkan dalam bentuk skema/ bagan yang dapat memberikan gambaran terhadap rangkaian variabel penelitian. diharapkan menggunakan literatur atau kutipan berbahasa asing dan kutipan dari internet. b. 3. (d) populasi dan sampel. (e) teknik pengumpulan data. disusun berdasarkan kajian teoretis yang telah dilakukan dan kajian penelitian yang relevan (jika ada). (f) teknik analisis data. Penetapan Lokasi dan Waktu Penelitian Pada bagian ini perlu dikemukakan dan dijelaskan tempat pelaksanaan penelitian. (c) variabel penelitian. Disain Penelitian (khusus untuk Skripsi dan Tesis) Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 14 . (b) hasil penelitian yang sama sebelumnya dapat dijadikan landasan sebagai dasar berpijak. sehingga memudahkan dalam perumusan hipotesis. b. Kerangka berpikir merupakan dasar berpijak yang kokoh bagi peneliti dalam rangka perumusan hipotesis. Bab III Metode Penelitian Dalam bab III (Metode Penelitian) untuk penelitian kuantitatif menguraikan tentang: (a) penetapan lokasi dan waktu penelitian. c. berupa gambaran global lokasi penelitian terutama yang erat kaitannya dengan masalah yang diteliti.

sehingga memudahkan pemahaman dan perancangan instrumen pengumpul data. Penjelasan yang akurat tentang karakteristik populasi perlu diberikan agar jumlah sampel dan cara pengambilannya dapat ditentukan secara tepat. Variabel Penelitian (khusus untuk Skripsi dan Tesis) Bagian ini biasa juga dikenal dengan penjelasan istilah atau penegasan konsep. disain penelitiannya sedapat mungkin mengendalikan variabel-variabel yang diduga berpengaruh terhadap variabel terikat. Akan tetapi jika sasaran penelitian adalah seluruh anggota populasi.Sebelum menentukan disain penelitian atau rancangan penelitian. dan lain-lain. terlebih dahulu perlu ditetapkan jenis atau metode penelitian yang digunakan. komparatif. Hal penting untuk dibahas dalam populasi dan sampel. korelasional. Disain penelitian diusahakan dapat diwujudkan dalam bentuk skema atau bagan yang menggambarkan keterkaitan antar variabel. agar sampel yang dipilih benar-benar representatif. akan lebih cocok digunakan istilah subyek penelitian. Di samping itu. dalam arti dapat mencerminkan keadaan populasi secara cermat. eksperimen. Dalam hal ini perlu dijelaskan berbagai istilah atau konsep variabel secara operasional yang digunakan dalam penelitian. c. d. Melalui disain penelitian perlu dijelaskan pula tentang berbagai variabel yang dilibatkan dalam penelitian serta sifat hubungan antar variabel. Dalam penelitian yang bersifat eksperimen. ex post facto. Melalui rancangan penelitian dapat ditetapkan strategi untuk memperoleh data yang akurat sesuai dengan karakteristik variabel dan tujuan penelitian. apakah berbentuk historis. Populasi dan Sampel Istilah populasi dan sampel tepat digunakan jika penelitian dilakukan dengan menggunakan sampel sebagai subyek penelitian. deskriptif. Tujuannya. adalah: Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 15 . survey. perlu diuraikan rincian variabel dalam bentuk indikatorindikator dan sub indikator.

Jika dilakukan ujicoba instrumen dalam rangka pengujian validitas dan reliabilitasnya. Statistika uji yang akan digunakan dalam rangka pendeskripsian data maupun pengujian hipotesis. Dalam rangka pengumpulan data. Instrumen penelitian yang baik. maka pada bagian ini perlu dijelaskan pula prosedur yang ditempuh serta teknis analisis dan hasil yang diperoleh. juga prosedur pengembangan atau pemilihan alat dan bahan yang digunakan. Sebuah instrumen yang baik harus memenuhi persyaratan validitas dan reliabilitas. terlebih dahulu perlu diujicobakan. kualifikasi dan jumlah petugas pengumpul data. serta waktu pengumpulan data. perlu dijelaskan prosedur yang ditempuh. serta karakteristik bahan yang dipakai. Besarnya sampel. Pada bagian ini dikemukakan instrumen yang digunakan untuk mengukur variabel-variabel yang diteliti. Untuk alat dan bahan harus disebut secara cermat spesifikasi teknis dari alat yang digunakan. Penentuan jenis analisis data sangat ditentukan oleh jenis data yang dikumpulkan dengan tetap berorientasi pada tujuan yang hendak dicapai atau hipotesis yang akan diuji. perlu disebut Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 16 . Hal lain yang perlu dijelaskan dalam instrumen penelitian adalah cara pemberian skor atau kode terhadap masing-masing butir pertanyaan/ pernyataan. Teknik Pengumpulan Data atau subyek penelitian. f.1) 2) 3) e. Identifikasi dan batasan-batasan tentang populasi Prosedur dan teknik penarikan sampel. Dengan cara ini akan terlihat apakah instrumen yang digunakan sesuai dengan variabel yang diukur. paling tidak ditinjau dari segi isinya. Statistika inferensial dapat berbentuk parametrik maupun non parametrik. Teknik Analisis Data Bagian ini menguraikan jenis analisis statistika yang digunakan baik statistika deskriptif maupun statistika inferensial.

Deskripsi Hasil Penelitian Pada bagian ini dilaporkan data hasil penelitian untuk masing-masing variabel melalui sub topik tersendiri dengan merujuk pada rumusan masalah atau tujuan penelitian. median dan modus. seperti perhitungan distribusi frekuensi yang disertai dengan grafik berupa histogram. Namun untuk kepentingan pengujian secara statistik. Tesis) Analisis statistika inferensial yang bersifat parametrik menuntut persyaratan tertentu dalam penggunaannya (jika ada). maka hipotesis penelitian ditransformasikan ke dalam hipotesis statistika untuk memberikan kerangka bentuk hipotesis yang akan diterima dan ditolak setelah analisis. tetapi untuk kepentingan laporan hanya hasil perhitungannya saja yang dicantumkan dan diikuti dengan penjelasan seperlunya. Prosedur penggunaan rumus dan analisis secara lengkap ditampilkan pada bagian lampiran. perhitungan rata-rata. b. simpangan baku. dan (c) pembahasan. sedang analisis komparasi menuntut persyaratan uji homogenitas. seperti analisis regresi dan korelasi menuntut persyaratan uji normalitas. 4. Pada bagian ini perlu dilaporkan hasil pengujian normalitas data atau Pengujian Persyaratan Analisis (khusus untuk Skripsi dan Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 17 . Hipotesis Statistika (khusus untuk Skripsi dan Tesis) Dalam bab II telah dirumuskan hipotesis penelitian yang akan diuji. a. data hasil penelitian diolah dengan statistika deskriptif. g. Bab IV Hasil Penelitian dan Pembahasan Bagian ini menguraikan tentang: (a) deskripsi hasil penelitian. Prosedur perhitungan secara deskriptif ditempatkan pada bagian lampiran. Untuk kepentingan ini.dan ditetapkan pada bagian ini. (b) pengujian hipotesis. tanpa mencantumkan rumus.

Hasil pengujian terhadap setiap hipotesis diikuti dengan penjelasan singkat yang terbatas pada interpretasi angka statistik yang diperoleh. e. serta melakukan penafsiran terhadap semua temuan yang diperoleh melalui penelitian dan relevansinya dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Keterbatasan (khusus untuk Tesis) Pembahasan Menjawab masalah penelitian atau menunjukkan Menafsirkan temuan-temuan penelitian. Bagian ini memuat hasil pengujian hipotesis (jika ada) baik yang menggunakan statistika parametrik maupun non parametrik. Di samping itu. serta berbagai keterbatasan yang masih perlu diperhatikan dan dikembangkan pada bagian atau penelitian selanjutnya. d. 1) 2) 3) 4) baru. Mengintegrasikan temuan penelitian ke dalam Sasaran utama suatu penelitian adalah untuk: bagaimana tujuan penelitian dicapai. kumpulan pengetahuan yang telah mapan. homogenitas varians populasi. peneliti harus mampu menunjukkan tercapai tidaknya tujuan penelitian yang telah ditetapkan. sedang prosedur pengujiannya ditempatkan pada bagian lampiran. bahwa melalui pembahasan. sedang prosedur pengujiannya ditempatkan pada bagian lampiran. Pengujian Hipotesis (khusus untuk Skripsi dan Tesis) Pelaporan tentang hasil pengujian hipotesis tidak berbeda dengan bentuk laporan hasil pengujian persyaratan analisis. sehingga dapat melahirkan suatu modifikasi esei atau teori baru. Memodifikasi teori yang ada atau menyusun teori Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 18 . perlu diuraikan berbagai implikasi dari hasil penelitian yang telah dilakukan. 5) Menjelaskan implikasi-implikasi lain dari hasil penelitian termasuk keterbatasan-keterbatasan temuan penelitian.pengujian c. Dalam hal ini.

Simpulan Simpulan penelitian harus terkait langsung dengan masalah dan tujuan penelitian serta terkait secara substantif terhadap temuan-temuan penelitian. a. 5. Simpulan penelitian merangkum semua hasil penelitian yang telah diuraikan secara lengkap dalam bab IV. Bab V Simpulan dan Saran Bagian ini berisi dua sub bagian pokok. c. dan kepercayaan yang tidak mungkin bagi peneliti untuk mencari data yang diinginkan. (b) implikasi. namun yang benar-benar relevan dan mampu memperkaya temuan penelitian yang diperoleh. tradisi.Keterbatasan penelitian perlu diuraikan dan dijelaskan dalam tesi. Dalam simpulan perlu adanya penegasan terhadap penerimaan dan penolakan hipotesis. Implikasi (khusus untuk Tesis) Bagian ini menguraikan berbagai hal sehubungan dengan realitas hasil penelitian. Keterbatasan dapat mencakup dua hal. dan (c) saran. dan simpulan tetap terpelihara. Saran Saran yang diajukan hendaknya selalu bersumber pada temuan penelitian. tujuan penelitian. yaitu: (a) simpulan. hasil yang diperoleh. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 19 . baik berupa temuan-temuan selama proses pengumpulan data maupun berbagai upaya yang dapat dilakukan dalam rangka pemecahan masalah penelitian. Demikian pula urutannya sehingga konsistensi antara isi dan tata urutan rumusan masalah. b. Saran pembahasan dan simpulan hasil penelitian. Simpulan juga dapat ditarik dari hasil pembahasan. Keterbatasan sering kali dibutuhkan agar pembaca dapat menyikapi temuan penelitian sesuai dengan kondisi yang ada. serta keterbatasan penelitian berupa kendala yang bersumber dari adat. yaitu keterbatasan ruang lingkup yang terpaksa dilakukan karena alasan prosedural dan teknik penelitian.

data mentah hasil penelitian. Lampiran Lampiran hendaknya berisi keterangan-keterangan yang dipandang penting untuk makalah atau skripsi atau tesis. Saran yang baik dapat dilihat dari rumusannya yang bersifat rinci dan operasional. yang diajukan hendaknya telah spesifik. Hal-hal yang perlu dimuat dalam riwayat hidup Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 20 . hasil perhitungan statistika. Bagian Akhir Laporan Penelitian Kuantitatif 1. atau pihak lain yang dianggap layak. lembaga pemerintah maupun swasta. serta lampiran lainnya yang dianggp perlu. kota tempat penerbitan. rumus-rumus statistika yang digunakan. Daftar Pustaka Daftar pustaka adalah semua bahan bacaan yang dirujuk dalam penulisan Makalah atau Skripsi atau Tesis. Saran dapat ditujukan kepada perguruan tinggi. seperti instrumen penelitian. (2) ditulis secara bertaat asas. Di samping itu. Dalam penulisan daftar pustaka. 3. dan tanda bukti telah melaksanakan pengumpulan data. b) Hanya mencantumkan pustaka yang dirujuk. (3) komponen meliputi: nama pengarang.hendaknya tidak keluar dari batas-batas lingkup dan implikasi penelitian. surat izin. 2. tahun. judul tulisan. dalam arti jika orang lain yang hendak melaksanakan saran tersebut tidak mengalami kesulitan dalam menafsirkan atau melaksanakannya. C. dan perusahaan penerbit. diharapkan memperhatikan hal-hal sebagai berikut: a) Pedoman penulisan daftar pustaka: (1) ditulis berdasarkan urutan abjad. Curriculum Vitae Curriculum vitae atau riwayat hidup hendaknya disajikan secara naratif dan menggunakan sudut pandang orang ketiga (bukan menggunakan kata saya atau kami).

Riwayat hidup diketik dengan jarak baris satu spasi. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 21 . tempat dan tanggal lahir.adalah nama lengkap peneliti. riwayat pendidikan. pengalaman berorganisasi. dan informasi tentang prestasi yang pernah diraih selama belajar di Perguruan Tinggi maupun pada tingkat pendidikan sebelumnya. Bagi yang sudah berkeluarga dapat mencantumkan nama suami/ isteri serta putera-puterinya.

Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 22 . lembar persetujuan. Di samping itu. logo UNG. Bab III Metode Penelitian. daftar isi. Bagian Awal Laporan Hasil Penelitian Kualitatif Bagian awal laporan penelitian kualitatif terdiri dari: halaman sampul. (d) tujuan penelitian. a.BAB III SISTEMATIKA KARYA ILMIAH HASIL PENELITIAN KUALITATIF A. Hal ini sudah tentu didasari oleh faktafakta tertentu yang menjadi dasar pemikiran sehingga perlunya dilakukan penelitian. kata pengantar. Bab I Penduhuluan Dalam bab pendahuluan terdapat (a) latar belakang masalah. lembar pengesahan. untuk maksud apa penelitian ini dilakukan. B. Isi Laporan Hasil Penelitian Kualitatif Bagian ini terdiri atas lima bab. Latar Belakang Masalah Latar belakang masalah dalam penelitian kualitatif juga diistilahkan dengan konteks penelitian. abstrak. 1. perlu diikuti dengan alasan mengapa masalah tersebut penting untuk diteliti. Bagian ini memuat tentang latar belakang penelitian. dan daftar lampiran. dan (d) manfaat penelitian. judul bagian dalam. pernyataan. Uraian tentang isi dan prosedur semua komponen pada bagian awal laporan penelitian kualitatif sama dengan bagian awal laporan penelitian kuantitatif. (c) rumusan masalah. dan Bab V Simpulan dan Saran. Bab II Kajian Teoretis. Bab IV Hasil Penelitian dan Pembahasan. motto dan persembahan. dan apa/ siapa yang mengarahkan penelitian. (b) identifikasi masalah. abstract. Penelitian kualitatif hanya dapat dilakukan dalam rangka penulisan Skripsi dan Tesis. yaitu: Bab I Pendahuluan. daftar gambar. daftar grafik. daftar tabel.

serta keterkaitan atau komparasi antar unsur. yang Manfaat Penelitian digeluti peneliti. d. Jika rumusan masalah disajikan dalam bentuk pertanyaan. Rumusan Masalah Masalah dalam penelitian kualitatif merupakan fokus penelitian yang berisi pertanyaan-pertanyaan yang akan dijawab. c. Tujuan Penelitian Pada bagian ini peneliti harus dapat menyatakan apa yang ingin diperoleh dari hasil penelitian. e. Pertanyaan ini diajukan untuk mengetahui gambaran apa yang akan diungkapkan di lapangan. Perlu diperjelas rincian masalah untuk setiap unsur penelitian. maka tujuan penelitian disajikan dalam bentuk kalimat pernyataan. kajian teoretis Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 23 . dan memberi atau memecahkan masalah yang menjadi obyek penelitian. Fokus masalah memuat masalah yang berkaitan dengan konteks sosial penelitian yang telah diuraikan dalam latar belakang masalah. Fokus Masalah (khusus untuk Tesis) Bagian ini berisi kajian berbagai masalah yang relevan dengan konteks sosial yang akan diteliti.b. Di samping itu. Bab II Kajian Pustaka Kajian teoretis dalam penelitian kualitatif menyajikan teori yang digunakan sebagai perspektif baik dalam membantu merumuskan (kembali) fokus kajian penelitian maupun dalam melakukan analisis data atau membahas temuan-temuan penelitian. 2. Manfaat penelitian dapat disajikan dalam bentuk manfaat teoretis dan manfaat praktis. yang dirinci dan dimuat dalam bentuk narasi. memberi sumbangan pikiran dalam Bagian ini memuat pentingnya penelitian bagi pengembangan profesi pengembangan ilmu pengetahuan melalui lembaga tertentu.

dan persetujuan atau ketidaksetujuan di antara penelitipeneliti sebelumnya. Bab III Metode Penelitian Dalam bab III (Metode Penelitian) untuk penelitian kualitatif menguraikan tentang: (a) latar penelitian. alasan memilih lokasi. (f) analisis data. struktur organisasi dan suasana sehari-hari. (c) kehadiran peneliti. menilai kebaruan informasi dan mengkonstruksi temuan penelitian. atau (3) peneliti telah kenal baik dengan orang-orang kunci. seperti: (1) dekat dengan tempat tinggal peneliti. Dalam kajian teoretis. (b) pendekatan dan jenis penelitian. (d) data sumber data. kekuatan-kekuatan dan kelemahan-kelemahan logika yang ada dalam penelitian-penelitian sebelumnya. Beberapa alasan yang tidak dapat dijadikan dalam pemilihan lokasi penelitian. Kajian teoretis berisi teori-teori dan referensi lain yang digunakan selama penelitian. tetapi lebih berfungsi sebagai bekal peneliti untuk memahami situasi sosial yang diteliti. dan (h) tahap-tahap penelitian. Jumlah teori yang dikemukakan sesuai dengan jumlah fokus yang ditetapkan atau jumlah temuan. mampu bertanya dan menganalisis benar tidaknya jawaban dari informan. (e) prosedur pengumpulan data. Latar Penelitian Bagian ini memuat identifikasi karakteristik lokasi. faktor-faktor yang belum diperhatikan oleh penelitian-penelitian sebelumnya. (2) peneliti pernah bekerja di tempat tersebut. Teori-teori di sini tidak berfungsi untuk membangun kerangka berpikir sehingga dapat dirumuskan hipotesis penelitian.menyajikan tentang studi-studi terdahulu dalam konteks fenomena dan masalah yang sama atau serupa. peneliti perlu meninjau secara kritis data yang sudah ditemukan sebelumnya. yang diuraikan secara jelas. a. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 24 . serta cara peneliti memasuki lokasi tersebut. (g) pengecekan keabsahan data. misalnya bangunan fisik. 3.

rekaman data. Dijelaskan pula apakah peran peneliti sebagai partisipan penuh. maupun etnometodologis. Pengecekan Keabsahan Data Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 25 . format. dan prosedur perekaman. ringkasan. Di samping itu. pengamat partisipan. Kehadiran Peneliti Perlu ditegaskan pada bagian ini bahwa peneliti sebagai instrumen utama sekaligus pengumpul data di samping instrumen pendukung lainnya. atau pengamat penuh. dan teknik penjaringan data. diuraikan pula pada bagian ini. interaksi simbolik. Hal yang menyangkut jenis-jenis pedoman. wawancara mendalam. dan dokumentasi. Data dan Sumber Data Hal yang perlu diuraikan meliputi jenis data yang dikumpulkan. perlu disebutkan apakah kehadiran peneliti diketahui statusnya sebagai peneliti oleh subyek atau informan. e. kebudayaan. teknik penarikan sampel (purposive sampling atau snowball sampling). Pendekatan dan Jenis Penelitian Pada bagian ini peneliti perlu menegaskan bahwa pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Pengambilan sampel lebih ditekankan pada situasi informan dan waktu. dikemukakan juga waktu yang diperlukan dalam pengumpulan data. Pedoman data hasil penelitian kualitatif mengandung dimensi fidelitas dan struktur. tujuan pengambilan sampel dan adalah bukan untuk untuk mendapatkan informasi sebanyak mungkin melakukan generalisasi. teoretis.b. f. yang diikuti dengan alasan mengapa pendekatan tersebut digunakan. Juga perlu dijelaskan orientasi c. Dalam penelitian kualitatif. d. Selain itu. seperti observasi partisipan. Prosedur Pengumpulan Data Bagian ini menguraikan teknik pengumpulan data. instrumen beserta ciri-cirinya. seperti fenomenologis.

dan penentuan apa yang dilaporkan. (b) pembahasan. dan pengecekan anggota. triangulasi (menggunakan beberapa sumber. Tahap-Tahap Penelitian Bagian ini menguraikan proses pelaksanaan penelitian mulai dari penelitian pendahuluan. Spradley (analisis domain. agar peneliti dapat menyajikan temuannya. sampai pada penulisan laporan. analisis komponensial. penyajian data. pemecahan dan sintesis serta pencarian pola.Untuk mengadakan pengecekan terhadap keabsahan data dapat dilakukan hal-hal seperti: perpanjangan kehadiran peneliti di lapangan. selama. seperti yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman (reduksi data. analisis taksonomi. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 26 . dan bahan-bahan lainnya. 4. g. Analisis Data Dalam analisis data diuraikan proses pelacakan dan pengaturan secara sistematis transkrip-transkrip wawancara. Hasil analisis data merupakan temuan penelitian yang disajikan dalam bentuk pola. pengembangan disain. pembahasan sejawat. Analisis ini melibatkan pekerjaan pengorganisasian. penelitian sebenarnya. temuan Deskripsi Hasil Penelitian khusus yang disajikan dengan topik sesuai dengan Temuan yang diuraikan pada bagian ini berupa temuan umum dan pertanyaan-pertanyaan penelitian dan hasil analisis data. dan analisi tema budaya). Bab IV Hasil Penelitian dan Pembahasan Bagian ini menguraikan tentang: (a) deskripsi hasil penelitian. analisis kasus negatif. catatan lapangan. pengungkapan hal yang penting. metode penelitian. observasi yang mendalam. h. dan sesudah penelitian dengan teknik-teknik tertentu. a. Dalam penelitian kualitatif analisis data dilakukan sebelum. teori). atau bentuk analisis lainnya yang relevan dengan fokus masalah dan data hasil penelitian. melacak kesesuaian hasil. dan verifikasi).

Bab V Simpulan dan Saran Bagian ini berisi dua sub bagian pokok. sedangkan prosedur analisis data ditempatkan pada bagian lampiran. kecenderungan dan motif yang muncul dari data. keterkaitan antar kategorikategori dan dimensi-dimensi posisi temuan/ teori terhadap teori dan temuan-temuan sebelumnya. serta penafsiran dan penjelasan dari temuan/ teori yang diungkap dari lapangan. Di samping itu. atau pencapaian tujuan penelitian. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 27 . dan (c) saran. 5. temuan-temuan dapat berupa penyajian kategori sistem. Implikasi (khusus untuk Tesis) Bagian ini menguraikan berbagai hal sehubungan dengan realitas hasil penelitian. Simpulan disajikan secara padat sesuai urutan fokus kajian dan temuan penelitian. atau dengan mengikuti logika piramida terbalik. Perlu ditegaskan bahwa temuan penelitian yang dimaksud adalah setelah analisis data. a. yaitu: (a) simpulan. klasifikasi dan tipelogi. artinya dari atas ke bawah mengerucut semakin tajam. Oleh karena itu jumlah simpulan sesuai dengan rumusan masalah dan tujuan penelitian. b. (b) implikasi. Menyajikan simpulan tidak perlu terlalu panjang lebar. Simpulan penelitian harus merupakan temuan penelitian yang didukung data yang diperoleh melalui proses penelitian. b. Pembahasan Bagian ini memuat gagasan peneliti.tema. Simpulan Bagian simpulan berisi jawaban atas rumusan masalah yang dikemukakan. baik berupa temuan-temuan selama proses pengumpulan data maupun berbagai upaya yang dapat dilakukan dalam rangka pemecahan masalah penelitian. Simpulan dalam laporan penelitian menyajikan aspek-aspek inti dari temuan-temuan penelitian serta pemaknaannya.

sehingga orang lain percaya kalau peneliti benar-benar melakukan penelitian di lapangan. 3. 2. presensi sewaktu diskusi dengan teman sejawat dan member check. dalam arti jika orang lain yang hendak melaksanakan saran tersebut tidak mengalami kesulitan dalam menafsirkan atau melaksanakannya. Saran yang baik dapat dilihat dari rumusannya yang bersifat rinci dan operasional. Daftar Pustaka Daftar pustaka pada laporan hasil penelitian kualitatif sama dengan teknik penulisan daftar pustaka pada laporan hasil penelitian kuantitatif. juga proses bagaimana peneliti di lapangan. Saran dapat ditujukan kepada perguruan tinggi. Lampiran Bagian ini berisi lampiran. foto-foto dan dokumentasi yang menunjang. seperti: izin penelitian. Bagian Akhir Laporan Hasil Penelitian Kualitatif 1. sehingga jika tidak didukung oleh lampiran maka orang menjadi kurang percaya terhadap proses dan hasil penelitian. Curriculum Vitae Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 28 . Saran Saran yang diajukan hendaknya selalu bersumber pada temuan penelitian. yang diajukan hendaknya telah spesifik. izin perpanjangan pengamatan. wawancara perlu ditunjukkan melalui foto. Sebaiknya selama melakukan pengamatan. C. Saran pembahasan dan simpulan hasil penelitian. Lampiran ini penting karena penelitian kualitatif bersifat subyektif. hasil wawancara. hendaknya tidak keluar dari batas-batas lingkup dan implikasi penelitian.c. lembaga pemerintah maupun swasta. atau pihak lain yang dianggap layak. Fotofoto selain berkenaan dengan situasi sosial/ obyek yang diteliti. Di samping itu. dan temuan-temuannya.

Curriculum vitae atau riwayat hidup pada laporan penelitian kualitatif sama dengan curriculum vitae atau riwayat hidup pada laporan penelitian kuantitatif. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 29 .

B. Isi Laporan Hasil Penelitian Kaji Tindak Bagian ini terdiri atas lima bab. yaitu: Bab I Pendahuluan. (f) tujuan penelitian. Bab I Penduhuluan Dalam bab pendahuluan terdapat (a) latar belakang masalah. (b) paparan Latar Belakang Masalah kesenjangan antara harapan dan Latar Belakang Masalah. Bab III Metode Penelitian. 1. Bab II Kajian Teoretis dan Hipotesis Tindakan. Penelitian kaji tindak hanya dapat dilakukan dalam rangka penulisan Skripsi dan Tesis. Bab IV Hasil Penelitian dan Pembahasan. Tindak Bagian awal laporan hasil penelitian tindakan kelas sama dengan Komponen-komponen kuantitatif. dan Bab V Simpulan dan Saran. dilaksanakan. b. (c) kajian berbagai bahan pustaka yang relevan. Identifikasi pada bagian awal laporan hasil penelitian Bagian Awal Laporan Hasil Penelitian Kaji Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 30 . Identifikasi Masalah Bagian ini berisi kajian berbagai masalah yang relevan dengan tindakan-tindakan yang akan dilakukan dalam penelitian. dan (g) manfaat penelitian. (e) mengemukakan alasan sebagai landasan berpijak dalam penelitian. berisi: (a) rasional mengapa penelitian kenyataan. (f) mulai dari yang bersifat umum sampai dengan spesifikasi masalah. a. (e) cara pemecahan masalah. (d) pengalaman peneliti sebagai pengajar dan pengalaman peneliti sebagai guru dalam kelas. (b) rumusan masalah.BAB IV SISTEMATIKA HASIL PENELITIAN KAJI TINDAK A.

Cara Pemecahan Masalah Dalam bagian ini dikemukakan cara yang diajukan untuk memecahkan masalah yang dihadapi serta pendekatan dan konsep yang digunakan untuk menjawab masalah yang diteliti. serta keterkaitan atau komparasi antar tindakan. d. Alternatif pemecahan masalah yang diajukan hendaknya mempunyai landasan konseptual yang mantap dan bertolak dari hasil analisis masalah. (b) diturunkan dari identifikasi masalah dan tidak ambiguity. yang dirinci dan dimuat dalam bentuk narasi. perlu diperhatikan: (a) disusun secara singkat. Cara pemecahan masalah telah menunjukkan akar penyebab permasalahan dan bentuk tindakan (action) yang ditunjang dengan data yang lengkap dan baik. padat. Identifikasi masalah dapat berbentuk pernyataan atau pertanyaan.masalah memuat semua masalah yang berkaitan dengan tindakantindakan penelitian yang telah diuraikan dalam latar belakang masalah. c. Juga harus dicermati bahwa artikulasi manfaat penelitian kaji tindak berbeda dengan manfaat penelitian formal. e. Rumusan Masalah Dalam rumusan masalah. Di samping itu. juga harus dibayangkan kemungkinan manfaat hasil pemecahan masalah dalam rangka pembenahan dan/atau peningkatan implementasi program pembelajaran dan berbagai program sekolah lainnya. jelas dalam bentuk kalimat tanya. sesuai dengan kaidah penelitian kaji tindak. f. Tujuan Penelitian Pembatasan Masalah (khusus untuk Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 31 . (c) dapat diuji secara empiris dan dirinci sesuai kebutuhan pembahasan. Perlu diperjelas rincian masalah untuk setiap tindakan penelitian. Tesis) Bagian ini menguraikan dan menjelaskan masalah yang menjadi fokus tindakan dalam penelitian.

Ruumusan tujuan penelitian: (a) menyatakan apa yang ingin diperoleh dari penelitian. khusus bagi siswa yang merupakan pemetik keuntungan secara langsung atas penelitian kaji tindak. (b) dirumuskan dalam kalimat pernyataan. pengambil kebijakan. (b) rancangan alternatif tindakan. Tujuan penelitian harus dirumuskan dan bahkan hasil penelitian yang diharapkan dapat dicanangkan. dan diuraikan dalam topik ini (jika ada). g. Manfaat Penelitian Dalam bagian ini perlu diuraikan kemanfaatan penelitian kaji tindak. Manfaat penelitian. sekolah. Hipotesis Tindakan Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 32 . 2. dan (e) indikator kinerja. (c) kajian penelitian yang relevan (jika ada). guru. meguraikan manfaat penelitian bagi: (a) siswa. (d) hipotesis tindakan. (b) hasil penelitian yang sama sebelumnya dapat dijadikan landasan sebagai dasar berpijak. c. dan sebagainya. a. pengembangan proses belajar mengajar. Kajian Teoretis Kajian Teoretis: (a) menguraikan landasan substantif (teoretis dan metodologis) sebagai alternatif tindakan. Bab II Kajian Teoretis dan Hipotesis Tindakan Dalam bab ini terdapat: (a) kajian teoretis. (b) kerangka konseptual memerlukan argumen logis dan teoretis. Rancangan Alternatif Tindakan (khusus untuk Tesis) Bagian ini lebih memfokuskan pembahasan pada berbagai alternatif dan langkah-langkah tindakan yang akan dilakukan dalam rangka penelitian. (b) pengembangan kurikulum. b.Tujuan penelitian selalu mengacu pada permasalahan yang akan dipecahkan dalam penelitian. Kajian Penelitian Yang Relevan Kajian penelitian yang relevan: (a) dimaksudkan mencegah terjadinya plagiat penelitian. d.

3. dsb). Variabel Penelitian Pada komponen ini ditentukan variabel-variabel yang menjadi titik Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 33 . guru. e. sumber belajar. (c) prosedur penelitian. dsb. tingkat kemampuan. bagaimana karakteristik kelas. Hipotesis tindakan harus menggambarkan tingkat keberhasilan yang diharapkan/ diantisipasi melalui penelitian ini. maka pada bagian ini perlu diikuti dengan penetapan indikator kinerja sebagai tolok ukur keberhasilan pelaksanaan tindakan perbaikan yang ditetapkan secara eksplisit sehingga memudahkan verifikasinya.Hipotesis tindakan disusun atas dasar kerangka konseptual yang dalam kajian teoretis serta pengalaman selama melakukan kegiatan pembelajaran. prosedur evaluasi. a. latar belakang sosial ekonomi. Bab III Metode Penelitian Dalam bab III (Metode Penelitian) untuk penelitian tindakan kelas menguraikan tentang: (a) latar dan karakteristik penelitian. lingkungan belajar. kelas berapa. (b) variabel penelitian. dan (d) teknik analisis data. misalnya perlu ditetapkan kriteria keberhasilan dalam bentuk pengurangan (jumlah. bahan ajar. sasaran berupa: 1) Variabel input (seperti: siswa. Untuk tindakan perbaikan melalui penelitian tindakan kelas yang bertujuan mengurangi kesalahan konsep siswa. Indikator Kinerja Sebagai dasar pengukuran terhadap ketercapaian hipotesis tindakan. b. Latar dan Karakteristik Penelitian Pada komponen ini disebutkan lokasi penelitian. komposisi siswa pria dan wanita. jenis dan/ atau tingkat kegawatan) miskonsepsi yang tertampilkan yang patut diduga sebagai dampak dari implementasi tindakan perbaikan yang dimaksud.

4) Analisis dan refleksi Bagian ini menguraikan tentang prosedur analisis terhadap hasil pemantauan dan refleksi yang berkenaan dengan proses dan dampak tindakan perbaikan yang akan dilakukan. sikap terhadap pengalaman. gaya bertanya guru. Juga alternatif solusi yang dicobakan. pengadaan peralatan dalam rangka implementasi penelitian kaji tindak. 3) c. dsb). seperti penetapan entry behavior. motivasi. kemampuan Prosedur Penelitian siswa. 3) Pemantauan dan evaluasi Pada bagian ini diuraikan tentang prosedur analisis. hasil belajar. Bagian ini menggambarkan tahap-tahap pelaksanaan penelitian kaji tindak. Teknik Pengumpulan Data Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 34 . 2) Pelaksanaan tindakan Tahap ini merupakan deskripsi tindakan yang akan dilakukan. impelementasi model dan metode mengajar). Variabel output (seperti: rasa ingin tahu siswa. dan format kemitraan (kolaboratif). dan lain-lain yang terkait dengan pelaksanaan tindakan perbaikan yang telah ditetapkan sebelumnya. pembuatan skenario pembelajaran. yang meliputi: 1) Persiapan Pada bagian ini perlu diuraikan berbagai persiapan yang dilakukan sehubungan dengan penelitian kaji tindak yang diprakarsai.2) Variabel proses (seperti: keterampilan bertanya guru. upaya memperlancar tes diagnostik. perekaman. prosedur tindakan yang akan diterapkan. d. personal yang dilibatkan. serta kriteria dan rencana tindakan perbaikan. skenario kerja tindakan perbaikan. penafsirann data mengenai proses dan produk implementasi tindakan perbaikan yang dirancang. cara bertanya siswa.

telah temuan harus sesuai yang dirumuskan. dan (b) pembahasan. a. Hal ini dimaksudkan untuk menetapkan bentuk dan skenario tindak lanjut perbaikan dalam setiap siklus. pedoman pengamatan. 4. dokumentasi untuk kepentingan bukti fisik pelaksanaan tindak. dari hasil analisis data dapat ditentukan bahwa suatu penelitian kaji tindak masih perlu dilanjutkan pada siklus berikutnya atau sudah dapat dinyatakan selesai. tes untuk mengukur peningkatan hasil belajar siswa.Pada bagian ini perlu dikemukakan teknik dan instrumen pengumpul data dalam rangka pelaksanaan penelitian kaji tindak. e. Di samping itu. Di samping itu. pedoman wawancara. yang diawali dengan penyajian hasil observasi Penyajian awal sebagai landasan untuk dengan melakukan masalah tindakan. perlu ditegaskan teknik penggunaan instrumen dan sasaran dari setiap instrumen pengumpul data. Teknik Analisis Data Pada bagian ini perlu dijelaskan tentang prosedur analisis data yang digunakan untuk mengukur hasil capaian dalam setiap kali tindakan sebagai bahan perbandingan terhadap ketercapaian indikator kinerja. dan lain-lain. Bab IV Hasil Penelitian dan Pembahasan Bagian ini menguraikan tentang: (a) deskripsi hasil penelitian. perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut: Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 35 . Dalam mendeskripsi hasil penelitian. seperti deskripsi tentang tabulasi dan rata-rata hasil belajar atau kriteria ketuntasan minimal yang telah ditetapkan dalam indikator kinerja. Hasil Penelitian Dalam bagian ini disajikan hasil penelitian atau temuan penelitian setelah tindakan diterapkan.

prosedur pemantauan dan penilaian. baru. peran siswa. b. teman sejawat. Simpulan Dalam bagian simpulan peneliti menyimpulkan hasil penelitian secara lengkap sesuai dengan masalah yang diteliti. Simpulan tidak boleh menyimpang dari masalah yang diangkat dalam penelitian. baik berupa temuan-temuan selama proses dengan penekanan pada hasil siklus terakhir yang dikomparasikan dengan kajian konseptual sehingga diperoleh konsep Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 36 . fasilitas yang digunakan. Pada prinsipnya pembahasan menguraikan hasil pelaksanaan tindakan tiap siklus. b. a. Implikasi (khusus untuk Tesis) Bagian ini menguraikan berbagai hal sehubungan dengan realitas hasil penelitian kaji tindak. Pembahasan Pembahasan hendaknya memberikan penjelasan tentang kegagalan atau keberhasilan tindakan yang telah dilakukan dalam penelitian tersebut. (b) implikasi. 4) Dilakukan sebanyak siklus. 2) Dirinci dan dipaparkan pemberian pertimbangan oleh semua pihak yang dilibatkan. 5. 3) Hasil yang dicapai dan tindakan perbaikan. yaitu: (a) simpulan. Bab V Simpulan dan Saran Bagian ini berisi dua sub bagian pokok. serta hasil yang dicapai). Peneliti dapat membahasnya dengan mengacu pada berbagai teori atau hasil penelitian yang relevan serta dapat pula mengacu pada fakta-fakta obyektif di lapangan yang merupakan pengalamannya atau observasinya selama menjadi guru kelas. guru.1) Deskripsi hasil tindakan tiap siklus (kondisi penataan kelas. Simpulan harus memuat temuan-temuan pokok. dan (c) saran.

c. Saran dapat berupa pencapain hasil penelitian dan kemungkinan penelitian lanjutan di masa yang akan datang. a. Saran Saran yang disampaikan peneliti selayaknya juga tetap mengacu pada permasalahan serta simpulan. Data pendukung. 2. Lampiran Model program sekaligus skenario tindakan yang dilakukan. b.pelaksanaan tindakan dan pengumpulan data maupun berbagai upaya yang dapat dilakukan dalam rangka pemecahan masalah penelitian. Saran pada prinsipnya memuat hal-hal yang perlu direkomendasikan sehubungan dengan hasil penelitian. mencantumkan hal-hal yang diperlukan. Lampiran. Daftar Pustaka Penulisan daftar pustaka untuk laporan hasil penelitian kaji tindak sama dengan teknis penulisan daftar pustaka untuk laporan hasil penelitian kuantitatif. Bagian Akhir Laporan Hasil Penelitian Kaji Tindak 1.. c. seperti: lain-lain yang dianggap perlu. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 37 . C. d. Instrumen penelitian. seperti hasil rekap tabulasi data. foto dan Curriculum vitae peneliti.

judul. Jika kalimat yang dikutip kurang dari lima baris. sistem Harvard. tahun penerbitan. Sistem yang dikenal di kalangan masyarakat ilmiah antara lain adalah Univercity of Chicago Press. tahun penerbitan. sedang catatan kaki digunakan sebagai penjelasan. (2) sistem yang tidak menggunakan catatan kaki.BAB V NOTASI DAN TEKNIK PENULISAN KARYA ILMIAH A. Sedang pada sistem gabungan. yaitu (1) sistem yang mempergunakan catatan kaki. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 38 . Namun jika yang dikutip lima baris atau lebih. Dalam sistem catatan kaki dituliskan sumber rujukan berupa nama pengarang. dan halaman yang dirujuk. penerbit. dalam kutipan langsung pada tulisan (tanpa catatan kaki) dilakukan dengan menuliskan nama besar pengarang. dan sistem Gabungan (misalnya sistem Harvard dengan sistem huruf). maka teks diketik dengan jarak baris satu dan masuk lima spasi (1 tab) dari margin kiri. dan halaman. maka diketik sesuai teks dengan menggunakan tanda kutip. di bagian bawah dari halaman tulisan. dan (3) sistem gabungan (yaitu gabungan dari sistem pertama dan kedua). Selanjurnya. sistem American Psychological Association (APA). sumber kutipan dilakukan langsung pada teks. Keseluruhan sistem tersebut pada hakikatnya dapat dikelompokkan menjadi tiga golongan. Konsep Dasar Notasi Secara umum dikenal beberapa macam sistem dalam penulisan karya ilmiah.

batas kiri 4 Cm. 5. Pengetikan Alinea Baru Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 39 . kertas kalkir untuk bagan dan sejenisnya. skipsi dan tesis. Spasi Pengetikan Karya ilmiah diketik dengan jarak baris dua spasi. dan judul gambar yang lebih dari satu baris diketik dengan jarak baris satu spasi. Teknik Pengetikan Karya Ilmiah Pengetikan tugas akhir atau karya ilmiah mahasiswa berupa makalah. boleh menggunakan kertas di luar batas ukuran yang kemudian dilipat sesuai dengan ukuran kertas naskah. Sampul Karya Ilmiah Sampul luar Makalah atau Skripsi atau Tesis untuk setiap fakultas dan program pascasarjana menggunakan kertas tebal sesuai warna masing-masing fakultas dan program pascasarjana dan dilapisi dengan plastik bening (laminating). Margin Pengetikan Naskah Margin pada setiap halaman ditetapkan sebagai berikut: batas atas 4 Cm. 3. batas bawah 3 Cm. perlu memperhatikan beberapa yang bersifat teknis sebagai berikut: 1. Daftar pustaka diketik dengan jarak satu spasi. B. dan batas kanan 3 Cm. 4. Khusus untuk nama bab.5 x 28 Cm) dengan berat 70 – 80 gram. Ukuran kertas Makalah atau Skripsi atau Tesis diketik pada kertas HVS dalam ukuran kuarto atau A4 (21. ditetapkan untuk menggunakan sistem gabungan. 2.Untuk lingkungan menyeragamkan Universitas Negeri notasi karya ilmiah maka mahasiswa di Gorontalo. Apabila di dalam tulisan digunakan kertas khusus seperti kertas milimeter untuk grafik. Kertas berwarna putih dan diketik bolak balik. judul tabel. sedangkan jarak antara setiap sumber pustaka diketik dalam dua spasi.

Sub-Bab. Penomoran Halaman Nomor halaman ditempatkan di sebelah kanan atas. istilah atau kata/ kalimat dalam bahasa asing dan simbol-simbol statistika diketik dengan menggunakan huruf miring. Halaman satu mulai dari bab pendahuluan. sedangkan untuk bagian awal Makalah atau Skripsi atau Tesis menggunakan angka Romawi kecil di tengah bawah halaman dengan jarak 2 spasi setelah baris terakhir. 7. Huruf awal setiap kata diketik dengan huruf kapital. dan Anak Sub-Bab Nama Bab diketik dengan huruf kapital. sedang baris lanjutan kembali ke batas margin. Contoh pengetikan Bab. Huruf awal setiap kata dalam Sub-Bab menggunakan huruf kapital.Pengetikan alinea baru dimulai satu tab dari margin kiri. Pengetikan Bab. a. Penggunaan Huruf Miring (Italic) Huruf miring digunakan untuk pengetikan judul buku. dan menggunakan pita atau tinta warna hitam. dua spasi di atas baris pertama. Sub-Bab. Pengetikan Anak Sub-Bab dimulai dari margin kiri. 6. 9. Di samping itu. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 40 . nama publikasi lain serta nomor penerbitan dalam daftar pustaka. Penggunaan Huruf Naskah diketik dengan huruf Pica (Standard) atau Time New Roman 12. nama terbitan berkala. b. Pengetikan Sub-Bab dan nomor SubBab dimulai dari batas margin kiri dengan ketikan tebal (bold). Nomor urut Bab diketik dengan huruf Romawi mulai dari batas margin atas dan ditulis di tengah kertas di atas nama Bab. c. kecuali untuk halaman setiap bab baru ditempatkan di bagian tengah dengan jarak 2 spasi setelah baris terakhir. dan Anak Sub-Bab dapat dilihat pada lampiran 7. 8.

Penyajian Tabel Penulisan kata “Tabel” dimulai dari margin kiri. angka biasa tanpa memandang dalam mana tabel disajikan. bagan. penomoran sendiri. Kutipan yang panjangnya kurang dari lima baris diketik seperti ketikan teks. skema dan yang sejenis.. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 41 . Penyajian Gambar Gambar dapat berupa foto. dan diteruskan dengan nama tabel. b.10. 11. Sumber kutipan langsung ditulis dengan menggunakan nama besar Tulisan kata “Gambar”.. nomor tabel dan nama diikuti dengan nomor tabel. maka pada bagian yang dihilangkan diberi titik sebanyak tiga buah (. b. Gambar disajikan dalam satu halaman. diawali dan diakhiri dengan tanda petik (“). Kutipan yang terdiri dari lima baris atau lebih diketik satu spasi dimulai satu tab dari margin kiri. c. dan diurutkan tanpa memandang dalam bab mana gambar 12. grafik. Jika pengutip menghilangkan satu kalimat atau lebih. tidak menyambung nomor tabel dalam teks. peta. Jika pengutip menghilangkan satu atau beberapa kata dalam kalimat yang dikutip. d.). a.. Cara Pengetikan Kutipan Langsung Kutipan langsung ditulis sama persis dengan sumber aslinya baik mengenai bahasa maupun ejaannya. Tabel diberi nomor urut dengan menggunakan Tabel pada bagian lampiran menggunakan Tulisan kata “Tabel”. Penyajian gambar mengikuti ketentuan sebagai berikut: a. nomor gambar dan Nomor gambar dicetak dengan angka biasa nama gambar ditempatkan di bawah gambar. maka pada bagian yang dihilangkan diberi titik sebanyak empat buah (. diagram.. tabel ditempatkan di atas tabel Contoh penyajian tabel dapat dilihat pada lampiran 8. disajikan.). histogram. c..

. . Pengutip hanya mengambil pokok pikiran dari sumber yang dikutip dalam kalimat yang disusun sendiri oleh Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 42 . . . . . . . . . . . . “.. . .. . .. . . . . .. . .. . . .. . . .. ... ... . . “... . . . . . .. . .. . . ... tahun terbitan dan nomor halaman yang dikutip pada awal atau akhir kutipan. .. . . . . 13. . .. . . . . . . . . maka digunakan kata “dalam” pada kutipan tersebut.. . . . . . .. . .. . .. . . .. . . .. . . .. . . .. 2009: 43) bahwa “Lingkungan hidup adalah . . . . .. . . . . . . . . . ... .. . .. .. atau: Menurut Pomalingo. kemudian dikutip lagi oleh peneliti.. ... . . . . . .... . . .. . ... . ... . . . .. . . .. . . . .pengarang. . .. . . 2009: 43).. . . . . .. . . .. . . . .. . . .. ... . .. ... .. . . . .. .. . . . . . . . Cara Pengetikan Kutipan Tidak Langsung Kutipan tidak langsung adalah kutipan yang tidak sama persis dengan aslinya. .. .. . .. .. .. . . ... . . . .. . ... . . . . . . .. . ... . . . . . . Contoh: Menurut Pomalingo (dalam Utina. .. . bahwa: “Lingkungan hidup adalah .. .... . . .. .. “ (2009: 17). . atau: Menurut Pomalingo bahwa: “Lingkungan hidup adalah .. . . . . . .. . .. . .. .. . . . ... . . . . . . .. .. . . . . .“ (Pomalingo.. . .. . ... . .” (dalam Utina. . . . . . . .. . ... .. Contoh: Pomalingo (2009: 17) mengemukakan bahwa: “Lingkungan hidup adalah . .. Jika terdapat kutipan yang dikutip oleh penulis dari orang lain. . .. . . . . .. . . . . . . 2009: 17). .. . atau: “Lingkungan hidup adalah .

Hamzah. . . . . atau: Pembelajaran matematika . . . . . . . . . Pebruari. . Buku Dengan Dua atau Tiga Orang Pengarang Gorontalo: Universal Press.. 2008.. . .. .. . . . . . . Abas. . Pengarang Buku Sebagai Editor Globalisasi. . Pomalingo. . . 2008. . . . Dakia dan Asna Ntelu.. . 2008. . . Thalib. .. f. . . Pengantar Sastra Indonesia.. Contoh: Badu (2009: 53 – 57) menjelaskan bahwa pembelajaran matematika . . Femina. . 11(3): 24-31.. . b. 2009.. . .. 10-14. Gorontalo: UNG Press. Peran Bahasa Inggris Dalam Era Buku Dengan Pengarang Lebih dari Tiga DjoU. . Hariadi. . . Nelson. c. .. . . Rasuna (Ed). . . . . . 2009. . . . Sumber Pustaka Dari Majalah Malam. . .pengutip. .. .(Badu. .. . . --------------. . . . . . . . Hh. . . . . Gorontalo: UNG Press. .. . . . . d. Dasar-Dasar Pengelolaan Lingkungan Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 43 . . Kutipan tersebut diketik dengan jarak barus dua spasi sama seperti teks tanpa menggunakan tanda petik.. Gorontalo: Garuda Offset. . . . a. Cara Pengetikan Daftar Pustaka Buku Dengan Satu Orang Pengarang Hidup. . . . . . . . e. 2006. Gorontalo: UNG Press. . . Yus Irianto. Orang Uno. Perencanaan Pembelajaran. . Prosedur Pelatihan Squash Yang Efektif. . 14. . 2007.. ... .. . . . 2009: 53 – 57). . . . Teknik Merancang Gaun Sumber Pustaka Dari Jurnal Said. Strategi Pembelajaran.

(Online). Lembaga/Instansi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Proyek Pengembangan Guru Sekolah Menengah. Menuju Gorontalo Cerdas Tahun 2015.soton. Simatupang. Sumber Pustaka dari Internet Berupa Karya Sumber Pustaka dari Buku Terjemahan Oleh Landung R. Penataran.11. Gajah Mada University Press. Carr L. i. diakses 12 Juni 1996). Disertasi. Tesis. 2001. h. dll Pomalingo. Azas-Azas Penelitian Behavioral. Hasan. Pribadi Hitcock. Penelitian Tindakan Kelas. Terjemahan j. l. Graha Misfalah Gorontalo. IPA. TPSDM Provinsi Gorontalo. (Http://journal. 2006.html. 2007. 1996. H.ac. Peranan Perguruan Tinggi Dalam Konsep Arah Pembangunan SDM di Provinsi Gorontalo. dan Sumber Pustaka Yang Diterbitkan Oleh Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 44 . S.. Sumber Pustaka Dari Makalah Yang Disajikan Dalam Seminar. Sumber Pustaka Dari Surat Kabar Gorontalo Post. Kerlinger. Fred N. Workshop. 1990-95: The Calm Before The Storm. Yogyakarta. Makalah Disajikan Pada Seminar Nasional Rekonstruksi Pengembangan SDM di Provinsi Gorontalo.g. Bandung: Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia. Ani. Maret. 1 Maret.ecs.uk/survey. Nelson. Yoseph. 1986. & Hall W. Sumber Pustaka dari Skripsi. Disertasi Paramata. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional. Sosialisasi Inovasi dan Supervisi Pembelajaran k. A Survey of STM Online Journals. 2009. 1996.

karya dipersyaratkan telah menyelesaikan sejumlah SKS dengan nilai rata-rata sesuai ketentuan masing-masing fakultas dan program pascasrjana.id. Dali Santun. Terdaftar sebagai mahasiswa pada semester yang berjalan Mahasiswa yang akan melaksanakan seminar proposal saat melaksanakan seminar proposal karya ilmiah.mlng. Sumber Pustaka dari Internet Berupa Artikel Pengukuran Bekal Awal Belajar dan Pengembangan Tesnya.m. Sumber Pustaka dari Internet Berupa E-mail BAB VI PEDOMAN PELAKSANAAN SEMINAR. Jurnal Ilmu Pendidikan (Online). dan Jurnal Kumaidi.id). 2.ywcn. 1 Oktober 1997. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 45 .or. Artikel untuk JIP. E-mail Kepada Ali Sauka (jippsi.net . 1998. BIMBINGAN DAN UJIAN KARYA ILMIAH A.id).ac. Syarat-Syarat Akademis Mahasiswa yang akan melaksanakan seminar proposal karya ilmiah. diakses 20 Januari 2000). 4. Pribadi Naga. n. (http://www. (kip-jkt@indo. diharapkan memenuhi persyaratan sebagai berikut: 1. Jilid 5 No.

3. 5. Setiap mahasiswa yang akan melaksanakan seminar proposal karya ilmiah dipersyaratkan telah dan atau mengikuti kegiatan seminar yang sama sejumlah frekuensi berdasarkan ketentuan masing-masing fakultas dan program pascasrjana. 6.3. 4 dan 5) telah dipenuhi. Pembimbing dan Ujian Akhir Karya Ilmiah Untuk kepentingan pelaksanaan seminar. Contoh rekomendasi dapat dilihat pada lampiran 9. Komposisi dan Personalia Panitia Seminar. perlu memperhatikan komposisi dan pesonalia sebagai berikut: 1. bahwa yang bersangkutan dapat melaksanakan seminar proposal karya ilmiah. Ketua Jurusan/Ketua Program Studi dapat mengajukan usulan kepada Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 46 . 7. serta kelulusan mata kuliah “Metodologi Penelitian” dan “Statistika”. Mahaiswa yang akan melaksanakan seminar proposal karya ilmiah diwajibkan telah lulus mata kuliah “Metodologi Penelitian” dan “Statistika”. yang ditunjukkan dengan kartu kegiatan yang ditandatangani/paraf moderator atau ketua program studi/jurusan dari mahasiswa yang bersangkutan. Jika seluruh persyaratan (poin 1. maka Penasehat Akademik atau Dosen Pembimbing dapat memberikan rekomendasi yang diketahui oleh Ketua Jurusan/Program Studi. 2. Untuk kepentingan pengecekan jumlah SKS. B. Masalah penelitian danm proposal karya ilmiah yang akan diseminarkan telah dikonsultasikan dan disetujui oleh Penasehat Akademik atau Dosen Pembimbing. Contoh kartu kegiatan dapat dilihat pada lampiran 10. Berdasarkan rekomendasi yang telah dibuat (Bagian A poin 6). nilai rata-rata. mahasiswa dapat menghubungi Penasehat Akademik atau Ketua Program Studi/Jurusan dengan menunjukkan KRS dan KHS. pembimbingan dan ujian karya ilmiah. 4.

b. 3. dengan ketentuan sebagai berikut: Pembimbing I: minimal memiliki kualifikasi pendidikan S-1. Dosen Pembimbing adalah dosen yang dirujuk dan ditetapkan dengan Surat Keputusan Dekan maupun Direktur Program Pascasarjana untuk melakukan pembimbingan karya ilmiah. dengan pangkat minimal Lektor. Dosen Pembimbing: a. Pembimbing II: minimal memiliki kualifikasi pendidikan S-1 dengan pangkat minimal Asisten Ahli. dan memiliki pengalaman kerja sebagai tenaga dosen sekurang-kurangnya 5 tahun. Tim penguji dapat juga berasal dari program studi/jurusan lain atau instansi lain yang dirasa berkompoten terhadap masalah penelitian yang dibahas dalam seminar. Dalam usulan tersebut dilampirkan struktur panitia pelaksana seminar proposal karya ilmiah termasuk tim penguji sekaligus sebagai tim perumus. serta waktu pelaksanaan seminar. 2. 4. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 47 . yang ditetapkan sebelum pelaksanaan seminar. Tim Penguji dalam seminar dan ujian akhir karya ilmiah sekurangkurangnya 4 (empat) orang untuk skripsi dan tesis atau 3 (tiga) orang untuk makalah. Berdasarkan usulan dari Ketua Program Studi/Jurusan. maka Dekan Fakultas atau Direktur Program Pascasarjana dapat menerbitkan Surat Keputusan Pelaksanaan Seminar Proposal Karya Ilmiah atau Ujian Akhir Karya Ilmiah. 1) Dosen Pembimbing untuk setiap karya ilmiah terdiri dari 2 Pembimbing Makalah orang.Dekan Fakultas atau Direktur Program Pascasarjana untuk proses pelaksanaan seminar proposal karya ilmiah. termasuk 2 (dua) orang dosen pembimbing yang berasal dari program studi/jurusan mahasiswa yang akan melaksanakan seminar atau ujian akhir. dan memiliki pengalaman kerja sebagai tenaga dosen sekurang-kurangnya 5 tahun.

C. Pembanding umum tidak ditetapkan dalam Surat Keputusan Dekan atau Direktur Program Pascasarjana. Pembimbingan. untuk penyempurnaan rancangan penelitian dari mahasiswa yang melaksanakan seminar. Hasil rumusan dicatat dalam format yang telah disediakan oleh Fakultas dan Program Pascasarjana melalui Jurusan/Program Studi.2) Pembimbing Skripsi Pembimbing I: minimal memiliki kualifikasi pendidikan S-2 atau S-3 dengan pangkat minimal Lektor Kepala. Pembimbing II: minimal memiliki kualifikasi pendidikan S2 atau S-3 dengan pangkat minimal Lektor. Prosedur Pelaksanaan Seminar. serta memiliki pengalaman kerja sebagai tenaga dosen sekurang-kurangnya 5 tahun. 1. 3. Bahan bandingan dari tim penguji dan pembanding umum sedapat mungkin diarahkan untuk mengukur kemampuan penguasaan mahasiswa terhadap masalah penelitian dan proposal karya ilmiah secara keseluruhan. serta memberikan arahan 4. 2. 3) Pembimbing Tesis Pembimbing I dan II. Bahan bandingan dalam seminar Proposal Karya Ilmiah di samping berasal dari tim penguji. Seminar Proposal Karya Ilmiah dapat dan Ujian Akhir Karya Ilmiah dilaksanakan setiap waktu selama terdapat mahasiswa yang siap melaksanakan seminar. Dalam format rumusan tersebut tidak Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 48 . serta memiliki pengalaman kerja sebagai tenaga dosen sekurang-kurangnya 5 tahun. memiliki kualifikasi pendidikan S-3 dengan pangkat minimal Lektor Kepala. juga dapat berasal dari pembanding umum baik mahasiswa maupun dosen.

12. yaitu Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 49 . Persyaratan administrasi yang dimaksud yaitu bahwa mahasiswa yang bersangkutan terdaftar sebagai mahasiswa pada semester yang sedang berjalan dan telah dimasukkan dalam Surat Keputusan akademis Dekan yaitu atau bahwa Direktur Program yang Pascasarjana tentang bimbingan tugas akhir. Prosedur pembimbingan: a. 5. Sebagai indikator telah terpenuhinya persyaratan di atas adalah dengan dikeluarkannya Surat Keputusan Dekan atau Direktur Program Pascasarjana tentang penetapan pembimbing tugas akhir. maka kepada dosen pembimbing dapat membagi tugas pembimbingan. Mahasiswa yang berhak mengikuti bimbingan tugas akhir telah dinyatakan memenuhi persyaratan untuk menulis tugas akhir. c. tetapi menguraikan intisari bahan bandingan yang dikumpulkan selama seminar berlangsung untuk kelengkapan rancangan karya ilmiah mahasiswa. Hasil rumusan seminar diserahkan kepada mahasiswa yang bersangkutan setelah pelaksanaan seminar untuk menjadi dalam pembimbingan karya ilmiah. 6. baik persyaratan administrasi maupun persyaratan akademis. Untuk efisiensi dan efektivitas pembimbingan. e. Persyaratan mahasiswa bersangkutan telah menyelesaikan sejumlah mata kuliah yang dipersyaratkan untuk dengan masa studi minimal: Untuk mahasiswa Program D-2 Semester III Untuk mahasiswa Program D-3 Semester V Untuk mahasiswa Program S-1 Semester VI Untuk mahasiswa Program S-2 Semester III d. b. dan 13. Contoh format hasil rumusan terdapar pada lampiran 11.menetapkan lulus atau gugurnya mahasiswa dalam seminar proposal karya ilmiah.

Jika hasil penelitian Dekan atau Direktur Program Pascasarjana dan Pimpinan Jurusan/Program Studi bahwa keterlambatan penulisan karya ilmiah mahasiswa benar-benar bersumber dari dosen pembimbing. Dialog/tatap muka langsung. Dalam melaksanakan pembimbingan karya ilmiah didasarkan pada hasil rumusan yang diperoleh dari seminar proposal karya ilmiah. Melalui komunikasi internet. Surat Keputusan pembimbing hanya berlaku 1 (satu) semester atau 6 bulan. maka dapat dilakukan peninjauan kembali atau penggantian pembimbing berdasarkan Surat Keputusan Dekan atau Direktur Program Pascasarjana. analisis dan teknis penulisan. Jika melewati batas waktu yang telah ditentukan dan mahasiswa tidak menyelesaikan tugas akhirnya maka Surat Keputusan tersebut dapat ditinjau kembali. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 50 . Dalam hal lain pembimbing tidak dapat melaksanakan tugas bimbingannya selama 3 (tiga) bulan berturut-turut karena berhalangan. 2. i. b. Melalui catatan atau koreksi langsung pada draft karya ilmiah.Pembimbing I bertanggung jawab tentang substansi. Bimbingan tugas akhir mahasiswa dapat dilakukan dalam bentuk: a. f. konsep dan logika penulisan. Pembimbing II bertanggung jawab tentang metodologi. Dosen pembimbing pengganti melanjutkan hasil bimbingan sebelumnya. maka Pimpinan Jurusan/Program Studi dapat mengajukan usul perubahan dosen pembimbing dengan pemberitahuan terlebih dahulu kepada dosen pembimbing sebelumnya. h. g. j. c.

misalnya melalui telepon/HP dan lain-lain. 3. Cara lainnya yang disepakati bersama antara pembimbing dan mahasiswa. a. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 51 . Contoh format Buku Konsultasi dapat dilihat pada lampiran 14. Frekuensi Bimbingan: a. b. Untuk intensifnya bimbingan serta memotivasi mahasiswa untuk segera menyelesaikan penulisan tugas akhir.d. maka kepada mahasiswa diberikan Buku Konsultasi Makalah/ Skripsi/ Tesis yang sewaktu-waktu digunakan oleh dosen pembimbing maupun ketua jurusan/program studi untuk memantau kegiatan mahasiswa selama penulisan tugas akhir. b. dan Merah. Masa pembimbingan ditetapkan selama 6 (enam) bulan terhitung sejak diterbitkannya Surat Keputusan pembimbingan. Untuk memacu mahasiswa agar segera menyelesaikan penulisan tugas akhir. Buku Konsultasi Bimbingan Makalah/ Skripsi/ Tesis diisi dan ditandatangani oleh dosen pembimbing pada setiap kali melakukan bimbingan. c. maka mahasiswa yang bersangkutan dituntut untuk memenuhi frekuensi bimbingan yang telah ditentukan yaitu minimal 2 kali sebulan atau sesuai kebutuhan. Kuning. Agar bimbingan dapat berjalan efektif maka perlu disepakati antara pembimbing dan mahasiswa tentang jadwal dan tempat pembimbingan. 4. Warna Hijau diberikan untuk masa konultasi 6 bulan pertama. yaitu Hijau. b. Batas waktu penulisan karya ilmiah selambat-lambatnya 3 (tiga) semester sepanjang masa studi mahasiswa yang bersangkutan masih memungkinkan. maka Cover Buku Konsultasi akan dicetak dengan tiga warga. Jadwal dan masa pembimbingan: a. Untuk Pemantauan proses bimbingan: memudahkan pemantauan proses dan hasil bimbingan. 5.

Penguji karya ilmiah: a. c. b. dan warna merah untuk masa 6 bulan ketiga. 6. dan 1 (satu) orang untuk Makalah. 3) Studi. Skripsi. Penguji utama. yaitu penguji di luar dosen pembimbing (mempertimbangkan bidang keahlian) yang ditetapkan oleh Dosen Fakultas atau Direktur Program Pascasarjana atas usulan Ketua Jurusan/Program Studi. pelaksanaan ujian. 8. Persiapan pelaksanaan ujian akhir: a. yaitu 2 (dua) dosen pembimbing. Skripsi. Hasil bimbingan dapat dilihat dari laporan tugas akhir mahasiswa berupa Makalah. b. Draft Makalah/ Skripsi/ Tesis yang telah disetujui pembimbing dengan mengetahui Ketua Jurusan/Program Formulir pendaftaran ujian. Hasil bimbingan: a. dan Tesis yang telah selesai dimbimbing dibuktikan dengan Surat Keterangan Pembimbingan untuk persiapan 7. Ketua Tim Penguji adalah Dosen Pembimbing I sekaligus memimpin sidang pelaksanaan ujian. Surat Keterangan Pembimbingan Makalah/ Skripsi/ Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 52 . Contoh Surat Keterangan Pembimbingan dapat dilihat pada lampiran 15.warna kuning untuk 6 bulan kedua. Tesis yang telah disetujui dan ditandatangani oleh dosen pembimbing dan siap untuk diuji. Sedang penguji pendamping sebanyak 2 (dua) orang untuk Skripsi dan Tesis. Makalah. Mahasiswa mendaftar untuk mengikuti ujian Makalah/ Skripsi/ Tesis selambat-lambatnya 10 (sepuluh) hari sebelum pelaksanaan ujian yang direncanakan dengan melengkapi persyaratan dokumen sebagai berikut: 1) 2) Tesis. Penguji pendamping.

Dekan 1) 2) 3) 4) 1) 2) Fakultas atau Direktur Program Pascasarjana menindakjlanjuti dengan membentuk/menyiapkan: Panitia ujian. Perangkat ujian sidang minimal meliputi: meja dan c. dan peserta umum menggunakan pakain yang sopan dan rapi. Panitia ujian menyiapkan perlengkapan yang diperlukan untuk pelaksanaan sidang ujian. Format penilaian. tanya jawab mengenai materi Makalah/ Skripsi/ Tesis dan materi lain yang relevan (komprehensif) dengan program studi mahasiswa yang mengikuti ujian. 3) Penguji Utama pakaian dan yang Penguji rapi. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 53 . Pemimpin sidang mengendalikan waktu pelaksanaan ujian akhir agar berlangsung secara efektif. satu set LCD. serta kursi bagi peserta umum. b. perangkat. Pendamping peserta ujian menggunakan menggunakan Pakaian Sipil Lengkap (PSL). b. dengan maksimal waktu yang digunakan 120 menit. Ujian dilaksanakan dalam suatu sidang ujian akhir. d. Berita acara ujian akhir. Tempat. c.4) Ketua Jurusan/Program Studi mengajukan usulan pelaksanaan ujian akhir kepada Dekan atau Direktur Program Pascasarjana untuk penerbitan Surat Keputusan Pelaksanaan Ujian Akhir. Pelaksanaan ujian akhir: a. kursi dan meja bagi penguji dan notulen. serta pakaian penguji dan peserta ujian: kursi sidang. Dosen Pembimbing pertama memimpin sidang ujian. Undangan. 9. Waktu ujian dibagi dalam sesi presentasi oleh mahasiswa peserta ujian. kursi dan meja bagi peserta ujian akhir.

Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 54 . i. yang oleh pimpinan sidang setelah sidang ujian ditutup. Tim Penguji membuat kesepakatan hasil ujian secara terbuka tanpa dihadiri oleh mahasiswa yang diuji. Penguji menggunakan format penilaian yang telah disiapkan oleh panitia. 10. Setelah pelaksanaan ujian. saran. dan penguji pembanding maksimal 25 menit setiap penguji. Pimpinan sidang ujian merekapitulasi dan menghitung Nilai Akhir (NA) dengan menggunakan formula sebagai berikut: NA = 1) 2) 3) 4) ∑ BN ∑B x100 % c.e. f. Pengganti penguji dari dosen yang tidak hadir adalah penguji yang relevan. dan perbaikan dari penguji. Ketentuan penetapan Nilai Akhir: > 85 70 – 84 55 – 69 < 55 = Lulus dengan kriteria A = Lulus dengan kriteria B = Lulus dengan kriteria C = Tidak lulus d. Penguji memberikan penilaian selama ujian berlangsung dengan pembagian materi ujian. Penetapan hasil ujian akhir: a. serta penguji 3 relevan dengan penguji 4 (berlaku sebaliknya). Notulen merekam berbagai kritik. yaitu penguji 1 relevan dengan penguji 2. h. Waktu yang digunakan oleh penguji utama maksimal 15 menit setiap penguji. sebagaimana pada lampiran 16. b. g. Penguji yang tidak hadir dalam sidang ujian tidak diperkenankan menguji di luar sidang ujian. setiap penguji mengisi dan memberikan format hasil ujian kepada pimpinan sidang ujian.

Dosen Pembimbing dan Dekan Fakultas atau Direktur Program Pascasarjana menandatangani Lembar Pengesahan Makalah/ Skripsi/ Tesis. dan arsip. c. memiliki kesempatan memperbaiki draft Makalah/ Skripsi/ Tesis satu bulan setelah ujian. Mahasiswa yang lulus dengan beberapa perbaikan. Mahasiswa melaksanakan penjilidan Makalah/ Skripsi/ Tesis sebanyak 8 (delapan) eksamplar untuk diserahakan kepada Fakultas atau Program Pascasarjana.000. e. b. g. Pimpinan sidang ujian menyerahkan berita acara ujian akhir kepada panitia ujian untuk selanjutnya diserahkan kepada Fakultas atau Program Pascasarjana. Jika melebihi waktu yang telah ditetapkan.e. 11. dalam kertas bermeterai Rp. yang ditetapkan oleh panitia ujian. Mahasiswa membuat persetujuan pernyataan tentang keaslian dan originalitas isi yang dipertanggungjawabkan secara akademik dan hukum. Mahasiswa menunjukkan hasil karya ilmiah yang telah diperbaiki sesuai saran Dosen Penguji (catatan perbaikan dapat dilihat dalam catatan notulen) selambat-lambatnya satu bulan setelah tanggal ujian akhir kepada dosen penguji. f. Jurusan/Program Studi. maka akan dilakukan sidang ujian kembali. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 55 . Pimpinan sidang ujian menyampaikan hasil keputusan ujian kepada mahasiswa setelah dicapai kesepakatan dengan mengacu pada persentase capaian hasil ujian. penguji utama.d. Dosen penguji memberikan paraf persetujuan penjididan Makalah/ Skripsi/ Tesis atau menyarankan perbaikan yang masih diperlukan. Mahasiswa yang tidak lulus dalam ujian akhir karya ilmiah memiliki maksimal dua kali kesempatan ujian ulang. 12. penguji pembanding. 3. Penyerahan karya ilmiah: a.

Mahasiswa menyiapkan persyaratan lain berdasarkan ketentuan yang telah ditetapkan untuk diserahkan bersama Makalah/ Skripsi/ Tesis yang telah ditandatangani ke Fakultas atau Program Pascasarjana Fakultas atau untuk memperoleh Surat Keterangan Lulus (SKL). g. h. Jika mahasiswa tidak menyerahkan Makalah/ Skripsi/ Tesis atau tidak memperbaiki tugas akhir sampai satu bulan setelah tanggal ujian.f. serta menyampaikannya kepada mahasiswa yang bersangkutan dan dosen pembimbing. maka Dekan Fakultas atau Direktur Program Pascasarjana membatalkan hasil ujian dengan menandatangani berita acara pembatalan hasil ujian akhir. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 56 . Petugas Program Pascasarjana membubuhkan stempel atau Program Pascasarjana pada Lembar Pengesahan dengan mencantumkan tanggal ujian akhir sesuai dengan tanggal SKL.

Lampiran 1: Contoh Sampul 4 Cm MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW PADA MATA PELAJARAN IPS DI SMP NEGERI 1 GORONTALO SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam mengikuti Ujian Sarjana Pendidikan Oleh KRISDAYANTI NIM: 1234567890 4 Cm 3 Cm UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO FAKULTAS ILMU SOSIAL JURUSAN PENDIDIKAN EKONOMI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI PERKANTORAN 2009 3 Cm Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 57 .

3 Cm Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 58 .. . . . .. .... . Oleh .. .. . . .. . . .. .. . . NIP.. . .... ... . . . ..Lampiran 2: Lembar Persetujuan Pembimbing 4 Cm PESETUJUAN PEMBIMBING Makalah atau Skripsi atau Tesis yang berjudul . . . .. .. .... .... 4 Cm Mengetahui: Ketua Jurusan atau Program Studi ..... . . .. .. 3 Cm . . .... . ..... .... . . . Telah diperiksa dan disetujui untuk diuji Pembimbing I Pembimbing II . . . ..

. . . Telah dipertahankan di depan dewan penguji Hari/ Tanggal Waktu : : Penguji: 1. . . .. . . . . .. . . 1.. . . . . . .. . . 2. . . . . . . . . . 5. . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . 4. .. . . . . . . . . .. . . Oleh . . . . . 3 Cm Gorontalo. .. . . . . . . . . . . . . . . . 3 Cm Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 59 . 4 Cm 3. . . . . . . . . . .. . 2009 DIREKTUR PROGRAM PASCASARJA atau DEKAN FAKULTAS . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . .Lampiran 3: Lembar Pengesahan 4 Cm LEMBAR PENGESAHAN Makalah atau Skripsi atau Tesis yang berjudul . .. . . . . . . NIP.. . . . . . . . . . . . . .. . .. . . . . . 2.. . . . . . . . . . . . 3. . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . .. . .

... .... . . . . ...... .. ....... ... . dst. ... .... .... . . ..... .... .... .... dst. .. Program Studi Pendidikan Ekonomi Perkantoran Jurusan Pendidikan Ekonomi.. .. . ... 2009... . . . .. .. .... ....Lampiran 4: Contoh Format Abstrak 4 Cm ABSTRAK Krisdayanti...... .... ...... . ... . . .... . .... Fakultas Ekonomi dan Bisnis. .... Skripsi... ........ .. .... ... ..... ..... ....... .. ....... ... ... Penelitian ini bermaksud ........... . .. .. .. ...... ..... .. . ... ... . . ... Pembimbing I ... 4 Cm 3 Cm Kata Kunci: Hasil Belajar Siswa dan Pembelajaran Jigsaw 3 Cm Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 60 . . Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Penggunaan Model Pembelajaran Jigsaw di SMP Negeri 1 Gorontalo.. . .... ............ . .... Universitas Negeri Gorontalo.. .. .. ... ..... dan Pembimbing II .. ........... . . ......... ...... ............. ...

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .1 Latar Belakang Masalah . . . 2. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . PERSETUJUAN PEMBIMBING . . . . . .1. . . . . . . . . . . . . .2 Variabel X1 . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .3 Variabel X2 . . . . . . . . . . . .2 . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . ABSTRAK . . . . . . . . . . . . . . . . . . . ABSTRACT . . . 2. . . . . . . . . . . . . . . 2. . . . . . . . . . . . . DAFTAR ISI . . . . . . . . . . . BAB II KAJIAN TEORETIS DAN HIPOTESIS . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . DAFTAR GAMBAR . . . . . . .1. Variabel Y . . . . . . . . . . . . . . . . .1. . . . . . . . . . . . LEMBAR PENGESAHAN . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .1 Kajian Teoretis . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .Lampiran 5: Contoh Format Daftar Isi DAFTAR ISI Halaman HALAMAN SAMPUL . . . . . . . . . . . . . . . . . . 2. . . . . . . . . . . . . . . . . BAB I PENDAHULUAN . . . . . . . . . . . . . . . . . 2. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . KATA PENGANTAR . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 9 9 9 15 19 i ii iii iv v vi vii viii ix xii xiii xiv xv 1 1 Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 61 . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . DAFTAR LAMPIRAN . . . . HALAMAN PERNYATAAN . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .1. . . . 1. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 1. . . . . . . . LOGO UNG . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . HALAMAN JUDUL . . . . DAFTAR TABEL . . . . . . . . . . .2 dst . . . . . . . . .

. . . . . . . . . . . . . . . . 2. . . . Keadaan Sampel . . . . . . . . . . . . . . . dst . 7 14 43 Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 62 . . . . . . . . . . . . . . . . . . Keadaan Gedung Sekolah . . . . . . . . . . 3. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Keadaan Populasi . . . . . . . . . .Lampiran 6: Contoh Format Daftar Tabel DAFTAR TABEL Halaman 1. . . . . . . . . . . . . .

. . . . . . .2 Hasil Belajar Siswa . ..1 Pengertian Pembelajaran Jigsaw merupakan .. .dst... . . . 2.... . .Lampiran 7: Contoh Pengetikan Topik BAB II KAJIAN TEORETIS DAN HIPOTESIS TINDAKAN 2. .... . . . ... . . . . . ...... .... . . . .... .. . .. . .. .. .. .. ....1.... . . . . . . .. . . . .... 2.... . .. .... . . .. .. ... . ..... . 2.. . . ... .... .... ... .. . . ...2 Prosedur Pembelajaran Jigsaw ... .. . ...... ... . . .... . .... . ... .... .... .. . . .. . . .. .. dst.. ... . . . ..3 dst Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 63 . . .. . .... ... . ... .. .. .. ... .. . . .. .... . ... ... .. .. .... ... .. . . . . .. . .... . . .. . .... .. . . . ...... . . . . .. . . dst. ..... . ..... . .. . . . . .. .... .. .1..1 Model Pembelajaran Jigsaw 2. .. .. .. ..

B II.Lampiran 8: Contoh Penyajian Tabel Tebel 1: Keadaan Siswa SMA . . maka dapat dibuat penyajian tabel sebagai berikut: Tebel 1: Keadaan Siswa SMA . No.. . 500 Catatan: Jika tabel lebih dari satu halaman. 1 1 2 3 Kelas 2 Jumlah 3 Lanjutan tabel pada halaman berikut: 1 4 5 6 2 3 Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 64 . . . . .A I. No.. . 1 2 3 4 Kelas I. . .A dst Jumlah Jumlah 40 40 40 . . . . . .

... . .. . . .... NIP. ...... atau Program Pascasrjana. ... . . . ..... . . . .... . . ..... 2009 Pembimbing II Penasehat Akademik . ... ..... .. ....... maka dengan ini dijelaskan bahwa: Nama NIM Program Studi Jurusan Angkatan :...... .... . di lingkungan Jurusan .. Pembimbing I .... ..... Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 65 . .. Dalam rangka pelaksanaan seminar Makalah atau Skripsi atau Tesis bagi mahasiswa Program Studi . . . .. . .. benar-benar telah menyelesaikan mata kuliah sejumlah .. . .. PROGRAM STUDI . NIP..... .... ... ....... ..... .. . Mahasiswa yang bersangkutan juga telah mengkonsultasikan masalah penelitian dan proposal Makalah atau Skripsi atau Tesis dengan Penasehat Akademik dan Dosen Pembimbing yang bersangkutan. :. . .. dan telah lulus mata kuliah Metodologi Penelitian dan Statistika...... . .... Mengetahui: Ketua Jurusan/Program Studi ..... . ..... ...Lampiran 9: Contoh Rekomendasi Persiapan Penulisan Karya Ilmiah UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO FAKULTAS .... .. ...... .. . . ..... . . . ........ Fakultas ... NIP. .. atau PROGRAM PASCASARJANA JURUSAN . .... . NIP.... .... . .. . ...... .. . Dengan demikian dapat dipertimbangkan untuk melaksanakan seminar proposal Makalah atau Skripsi atau Tesis... .. . :. .. SKS dengan Indeks Prestasi Komulatif ... .. . . Demikian rekomendasi ini dibuat untuk digunakan seperlunya.... . :.... .. . .. ... ... Gorontalo. . . . ....... . .... . ... .. ... .... .. .. :.. . . . ........ ... ......... . .... REKOMENDASI No. .....

... :.... ..............Lampiran 10: Contoh Format Kartu Kegiatan Seminar UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO FAKULTAS ......... .. ......... :. :......... .... ......... Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 66 . ...... .... ........ ..... ....... ... ... ..................... atau PROGRAM PASCASARJANA KARTU KEGIATAN SEMINAR Nama NIM Program Studi Jurusan Angkatan No Hari/Tanggal :....... :...... ... . .......................... 2009 Ketua Program Studi/Jurusan ... . . NIP..... ..... ......... ...... . .... . Nama penyaji Judul Paraf Gorontalo..

..... . ......... ...... (khusus untuk Tesis) 5.... .. 7....... ......Lampiran 11: Contoh Format Rumusan Seminar Proposal Makalah/ Skripsi/ Tesis Hasil Penelitian Kuantitatit UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO FAKULTAS ..... ......... Manfaat Penelitian :... ... Identifikasi Masalah :. ....... ... .............. .......... ..... .... .. .... ... ... ...... :....... . 4. .. 6....... . .... 10...... .... .. .. Latar Belakang Masalah :........... . Kerangka Berpikir :.. 8..... :.. Program Studi . .. .. :........... :...... . . 3.. Pembatasan Masalah ............ ........ .................... .. ... ............ ........... Tujuan Penelitian :........ Rumusan Masalah :.. ............ ........ Judul :.. ........ .............. .... 2...... ....... .... ............................ .................... Nama NIM 1. ... Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 67 ...... ... Kajian Teoretis Kajian Penelitian Yg Relevan :.... atau PROGRAM PASCASARJANA Hasil Rumusan Seminar Proposal Makalah/ Skripsi/ Tesis Hasil Penelitian Kuantitatif Mahasiswa Jurusan . ............. 9.......

....... Lokasi dan Waktu Penelitian .. ....... 16......... .... .......... . 19. 17.. ........... .. .... Pedoman Penulisan Karya Ilmiah .. ... .(khusus Skripsi dan Tesis) 11.. :.... . .. ..... .......... (khusus Skripsi dan Tesis) 15.. . . .... . (khusus Skripsi dan Tesis) 12. 13. 18.. .. . Gorontalo. (khusus Skripsi dan Tesis) 14... .. .. . NIP........ .. . Data :............... .. ..... ..... ........ . .. .. .. ...... ... . :.... .......... ... Teknik Analisis Data Hipotesis Statistika :.... ...................... 2009 Penguji. . .... ..... 1... ......... .... Mengetahui: Ketua Jurusan/ Prodi .... .... . ..... 68 ........ .... ......... ...... ........ ... .......... Variabel Penelitian :. Disain Penelitian .. .... .... . Populasi dan Sampel Teknik Pengumpulan :. :.............. .. :....... .......... ..... Hipotesis ..... 3.. .................. . 2. ........ Daftar Pustaka :......... ....... ....

. penguji hanya sampai dengan 3 orang. .. . . . . . Khusus untuk makalah. ... . . . Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 69 . ... . Catatan: ...4.. ..

...... ................ ..... ... ....... ...... ... :...... :........ ....... ........... Nama NIM 1. ...... 7... .. 6.. ... ........ Manfaat Penelitian :.. ... .............. 10.... . .............. 9........ ................... Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 70 :. :.... ....... .............................. ...Lampiran 12: Contoh Format Rumusan Seminar Proposal Skripsi/ Tesis Hasil Penelitian Kualitatit UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO FAKULTAS . ..... ... ...................... Rumusan Masalah :. . 8. .... Kajian Teoretis Kajian Penelitian Yg Relevan Latar Penelitian Pendekatan dan Jenis Penel.............. Latar Belakang Masalah :. Program Studi .. .......... ........ (khusus untuk Tesis) 4........ atau PROGRAM PASCASARJANA Hasil Rumusan Seminar Proposal Skripsi/ Tesis Hasil Penelitian Kualitatif Mahasiswa Jurusan .............................. Fokus Masalah ...... :........... ...... . ... . . .... :...................... :..... ... Tujuan Penelitian :................. ........ 5....... . 3.. ... 2...... Judul :. ....

... ..... .. ..........11... . ...... Penelitian :.. .... Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 71 ... ......... Mengetahui: Ketua Jurusan/ Prodi .. .... ...... ..... ...... ... 4...... .. ... ........ .. . . . .. Gorontalo..... .... . ........ .. 1..... .... . .. ......... . :. . Kehadiran Peneliti :.. 13.. . ...... ........ . ........ .. .............. .... . ... ........... . . .. ... . .. . .. ............ .. .. ... ............. 2..... ....... 12... Data dan Sumber Data Prosedur Pengumpulan Data Analisis Data :..... 2009 Penguji.... . . . . .......... ..... .. . .. . :.. 15.. . ........ 14... . 16. NIP.... 3... . ........ ..... . ..... 17... ... . Pengecekan Keabsahan Data Tahap-Tahap Daftar Pustaka :..... .... :. ..... .. .. ...

.. ... Rumusan Masalah :... . .... (khusus untuk Tesis) 5. :..... .. ......... ... .. . .. 10. ..... .... ...... ...... ... . 6.. 2. ....... Pembatasan Masalah ...... ....... .. ....................... . . .. Kajian Teoretis :.. :... ............. Tujuan Penelitian :.... :............ Rancangan Tindakan: . ......... .. . 9....... Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 72 ..... ............. ..... Program Studi ........ ...... ....... . 4......... Alternatif ... .......... Cara Pemecahan Masalah :. . ... ..... ....... ......... 8... Manfaat Penelitian :...... . ... ... .............. ....... . Judul :... ...... atau PROGRAM PASCASARJANA Hasil Rumusan Seminar Proposal Skripsi/ Tesis Hasil Penelitian Kaji Tindak Mahasiswa Jurusan ...... ........ Nama NIM 1... ... ....... 3......... .... ..Lampiran 13: Contoh Format Rumusan Seminar Proposal Skripsi/ Tesis Hasil Penelitian Kaji Tindak UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO FAKULTAS . .. Identifikasi Masalah :..... . ....... . . .. ......... ...... Latar Belakang Masalah :.......... 7.... ................... ........ . .. ...

(khusus untuk Tesis) 11. 12. 13. 14. .................. 15. 16. 17. 18. 19. Variabel Penelitian :................................ Prosedur Penelitian :................................ teknik Pengumpulan Data :.......... :.......... :................................ Teknik Analisis Data Daftar Pustaka ...................... ...................... Mengetahui: Ketua Jurusan/ Prodi . . . . . . . Gorontalo, . . . . . . . . . . . . . 2009 Penguji, Kajian Penelitian Yg Relevan Hipotesis Tindakan :................................ Indikator Kinerja :.......... ...................... Latar dan Karakteristik Penelitian: . . . . . . . . . . . :.......... ......................

1. . . . . . . . . . . . . . .................... NIP. 2. . . . . . . . . . . . . .

...........

...........

3. . . . . . . . . . . . . .

...........

Pedoman Penulisan Karya Ilmiah

73

4. . . . . . . . . . . . . .

...........

Pedoman Penulisan Karya Ilmiah

74

Lampiran 14: Contoh Buku Konsultasi Bimbingan Makalah/ Skripsi/ Tesis UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO FAKULTAS . . . . . . . . . . . atau PROGRAM PASCASARJANA BUKU KONSULTASI BIMBINGAN MAKALAH/ SKRIPSI/ TESIS Nama Mahasiswa NIM Program Studi Jurusan Angkatan Pembimbing Bimbingan Ke Hari/ Tanggal :.......................... :.......................... :.......................... :.......................... :.......................... :1......................... 2......................... Materi Bimbingan Paraf

Pedoman Penulisan Karya Ilmiah

75

..... .. .... . . :.. .. ... .Lampiran 15: Contoh Surat Keterangan Pembimbingan UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO FAKULTAS . NIP .. ...... .... .. tanggal ... atau PROGRAM PASCASARJANA SURAT KETENGAN PEMBIMBINGAN Nomor: . .... .. . ..... . .. . . .... dengan ini menyatakan bahwa penyusunan Makalah/ Skripsi/ Tesis: Nama NIM Program Studi Jurusan Angkatan Judul :.. .... ........... .. . .. ..... .. .. :. NIP Mengetahui: Ketua Jurusan/Program Studi . .. . . ... ..... ..... . :.... .. telah dibimbing dan disetujui. . ......... NIP. . . ....... .. ... ..... Gorontalo... . . . . serta dapat diajukan untuk menempuh ujian akhir Makalah/ Skripsi/ Tesis.... ..... . ........ .. .. . . .... .. . ... .... . Tim Pembimbing yang diangkat dengan Surat Keputusan Dekan Fakultas . .. ............ . .. .. . .. ... . Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 76 . ..... .. . ... .. . .... . ......... ..... ... atau Direktur Program Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo No.. .... . ... .. ... 2009 Pembimbing I Pembimbing II .. ... . . . . .. ... .... :. . . :.

5 0. Kajian teoretis karya ilmiah. . Interpretasi data.5 0.5 0.5 100 100 100 100 100 100 100 50 50 50 50 50 50 50 4 Penguji Pembanding Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 77 . Metodologi tugas akhir 2.5 0.5 0. 4.5 0. Kaidah penulisan berdasarkan panduan penduan penulisan UNG. Metodologi tugas akhir 2. Bobot (B) 0. .5 0. Kemampuan mempresentas-ikan. Kajian teoretis karya ilmiah.5 0. 1.5 0. Relevansi materi karya ilmiah dengan disiplin ilmu program studi peserta ujian. Kemampuan mempresentasi-kan. . Instrumen. 2. 3. deskripsi data. Kajian Teoretis karya ilmiah. Penampilan 1.5 0. mempertahankan dan menjelaskan. . . 5. Keterampilan menggunakan media. 1 Penguji Penguji Utama (Pembimbing 1) Materi Ujian 1. simpulan dan rekomendasi 1. 5. .5 0. 3. analisis. analisis.5 Skor Maks (N) 100 100 100 100 100 Nilai Maks (BN) 50 50 50 50 50 2 Penguji Utama (Pembimbing 2) 0.5 0. Kajian Teoretis karya ilmiah. atau PROGRAM PASCASARJANA FORMAT PENILAIAN UJIAN AKHIR MAKALAH/ SKRIPSI/ TESIS No.Lampiran 16: Format Penilaian Ujian Akhir Makalah/ Skripsi/ Tesis UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO FAKULTAS . . mempertahankan dan menjelaskan. Kaidah penulisan berdasar kan panduan penduan penulisan UNG. 4. .5 0. 4. Instrumen. 5. 3. . simpulan dan rekomendasi.5 0.5 100 100 100 100 100 50 50 50 50 50 3 Penguji Pembanding (Pembanding 1) 0. . deskripsi data.

5 0. Keterampilan menggunakan media. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 78 . Penampilan 0.5 0. Interpretasi data.5 10 100 100 100 50 50 50 1000 Jumlah Perhitungan Nilai Akhir: Rumus: NA = ∑ BN ∑B x100 % B ∑ = 10.(Pembanding 2) 2. 5. sedang untuk Untuk perhitungan Nilai Akhir Skripsi atau Tesis Makalah B ∑ = 7.5 karena penguji pendamping hanya 1 (satu) orang. Relevansi materi karya ilmiah dengan disiplin ilmu program studi peserta ujian. 4. 3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful