P. 1
Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 2009 Revisi

Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 2009 Revisi

|Views: 553|Likes:
Published by Nandar Kurniawan

More info:

Published by: Nandar Kurniawan on Feb 17, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/03/2013

pdf

text

original

Sections

  • 1.Halaman Sampul
  • 2.Halaman Logo
  • 3.Halaman Judul
  • 4.Halaman Pernyataan
  • 5.Lembar Persetujuan Pembimbing
  • 6.Daftar Gambar dan atau Grafik
  • 7.Daftar Lampiran
  • 8. Penomoran Halaman
  • 9. Penggunaan Huruf Miring (Italic)
  • 10. Penyajian Tabel
  • 11. Penyajian Gambar
  • 12. Cara Pengetikan Kutipan Langsung
  • 13. Cara Pengetikan Kutipan Tidak Langsung
  • 14. Cara Pengetikan Daftar Pustaka
  • 16. Prosedur Penelitian

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Karya Ilmiah merupakan suatu tulisan yang membahas suatu permasalahan.

Pembahasan tersebut dilakukan berdasarkan penyelidikan, pengamatan, dan pengumpulan data yang diperoleh melalui suatu penelitian. Karya ilmiah melalui penelitian ini menggunakan metode ilmiah yang sistematis untuk memperoleh jawaban secara ilmiah terhadap permasalahan yang diteliti. Untuk memperjelas jawaban ilmiah berdasarkan penelitian, penulisan karya ilmiah hanya dapat dilakukan sesudah timbul suatu masalah, yang kemudian dibahas melalui penelitian dan kesimpulan dari penelitian tersebut. Karya ilmiah sebagai sarana komunikasi ilmu pengetahuan yang berbentuk tulisan menggunakan sistematika yang dapat diterima oleh komunitas keilmuan melalui suatu sistematika penulisan yang disepakati. Dalam karya ilmiah, ciri-ciri keilmiahan dari suatu karya harus dapat dipertanggungjawabkan secara empiris dan obyektif. Teknik penulisan karya ilmiah mempunyai dua aspek, yakni gaya penulisan dalam membuat pernyataan ilmiah serta teknik notasi dalam menyebutkan sumber pengetahuan ilmiah yang digunakan dalam penulisan. Penulisan karya ilmiah harus menggunakan bahasa yang baik dan benar. Sebuah kalimat yang tidak bisa diidentifikasikan mana yang merupakan subyek dan predikat serta hubungan antara subyek dan predikat kemungkinan besar merupakan informasi yang tidak jelas. Penggunaan kata harus dilakukan secara tepat, artinya harus memilih kata-kata sesuai dengan pesan yang disampaikan. Dalam penelitian yang digunakan sebagai bahan penulisan karya ilmiah mengutip pernyataan orang lain sebagai dasar atau landasan penyusunan penelitian. Pernyataan ilmiah ini digunakan untuk berbagai tujuan sesuai dengan bentuk argumentasi yang diajukan. Pernyataan

Pedoman Penulisan Karya Ilmiah

1

tersebut dapat digunakan sebagai definisi dalam menjelaskan suatu konsep, atau dapat digunakan sebagai premis dalam pengambilan kesimpulan pada suatu argumentasi, Pernyataan ilmiah yang digunakan dalam tulisan mencakup beberapa hal, yaitu: 1. Harus dapat diidentifikasi orang yang membuat pernyataan tersebut; 2. Harus dapat diidentifikasi media komunikasi ilmiah di mana pernyataan disampaikan, apakah dalam makalah, buku, seminar, lokakarya dan sebagainya; 3. Harus dapat diidentifikasi lembaga yang menerbitkan publikasi ilmiah, tempat domisili dan waktu penerbitan dilakukan. Penulisan karya ilmiah merupakan tuntutan formal akademik di lingkungan Universitas Negeri Gorontalo, sehingga menjadi keharusan bagi mahasiswa dalam menyelesaikan studinya. Melalui karya ilmiah mahasiswa mengungkapkan pikirannya secara sistematis sesuai dengan kaidah-kaidah keilmuan. Karya ilmiah yang disusun oleh mahasiswa secara sistematis merupakan wahana masyarakat akademik untuk mengkomunikasikan hasil penelitiannya agar dapat diuji secara terbuka dan obyektif serta mendapatkan koreksi dan kritik, sehingga karya ilmiah dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Karya ilmiah juga merupakan wahana untuk menyajikan nilai-nilai praktis maupun teoretis sebagai hasil pengkajian dan penelitian ilmiah dalam lingkungan masyarakat akademik. Karya ilmiah dapat memperkaya khasanah keilmuan dan memperkuat paradigma keilmuan pada bidang atau disiplin ilmu tertentu sehingga menjadi sumbangan bagi perkembangan ilmu pengetahuan. Dari kenyataan tersebut, Universitas Negeri Gorontalo memandang perlu menerbitkan Pedoman Penulisan Karya Ilmiah. Pedoman ini menjadi panduan yang dapat dimanfaatkan bersama oleh pihak-pihak yang terlibat dalam proses penulisan karya ilmiah.

Pedoman Penulisan Karya Ilmiah

2

B. Konsep Penulisan Karya Ilmiah Laporan hasil penelitian disusun berdasarkan aturan-aturan yang merupakan suatu kesepakatan ilmiah agar mudah dipahami oleh pembaca laporan tersebut. Oleh karena itu, menyusun laporan hasil penelitian bukanlah pekerjaan yang mudah. Tanpa memiliki pengetahuan dasar tentang metode penelitian mahasiswa akan mengalami kesulitan membuat laporan hasil penelitian. Pada dasarnya laporan hasil penelitian merupakan sebuah karya ilmiah dengan tata cara penulisan memiliki aturan yang telah ditentukan. Laporan berisi tentang pertanggungjawaban proses penemuan sebagai jawaban atas permasalahan yang melandasi dilakukannya suatu penelitian. Biasanya masing-masing mengenal format dan sistematika laporan hasil penelitian. Penulisan laporan penelitian dimaksudkan agar penelitian menjadi lebih bermakna. Dengan ditulisnya hasil penelitian dalam bentuk laporan akan lebih banyak lagi manfaat yang diperoleh. Hasil penelitian akan diketahui oleh orang lain selain peneliti sendiri, menghindari terjadinya plagiat, sekaligus merupakan informasi kepada orang lain bahwa penelitian ini telah dilakukan sehingga dapat menambah dan memperkaya khasanah ilmu pengetahuan. Di samping itu, hasil penelitian yang ditulis dalam bentuk laporan akan terinventarisir dengan baik dan memudahkan untuk melihat kembali hasilnya dibandingkan dengan hanya berupa catatan-catatan saja. Laporan penelitian merupakan uraian tentang hal-hal yang berkaitan dengan bagaimana penelitian dilakukan. Dengan demikian isi laporan penelitian bukan hanya mengenai langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian, melainkan juga latar belakang permasalahan, kerangka berpikir, dukungan teori, dan sebagainya. Semua hal tersebut memperkuat makna penelitian yang dilakukan.

Pedoman Penulisan Karya Ilmiah

3

Karya ilmiah adalah karangan atau karya tulis yang menyajikan fakta dan ditulis dengan menggunakan metode penulisan yang baku. 4. antara lain: 1. Penelitian dapat didefinisikan sebagai pemeriksaan atau penyelidikan ilmiah sistematik. memiliki pengertian sebagai berikut: 1. deskripsi (gambaran). Cara ilmiah ditandai oleh metode rasional dan metode empiris. penyelidikan. 6. Alur pikir dituangkan dalam sistematika dan notasi. Karya ilmiah terdiri dari unsur-unsur: kata. 5. yang tersusun mendukung alur pikir yang teratur. Cara ilmiah yang digunakan untuk mendapat data dengan tujuan tertentu. 4. serta metode kesisteman. 3. Karya ilmiah terdiri dari serangkaian narasi (penceritaan). Kualitas karya ilmiah terletak pada bangun pikir dengan unsurunsur yang menyangganya. terorganisasi didasarkan data dan kritis mengenai masalah spesifik yang dilakukan secara obyektif untuk Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 4 . dan gambar. dan argumentasi (alasan). 2. obyektif. tabel. pengujian dan eksperimen yang harus dilakukan secara sistematik. Karya ilmiah memuat gagasan ilmiah lewat pikiran dan alur berpikir. 5. Metode penelitian pada sebuah karya ilmiah yang digunakan untuk mengungkapkan pemecahan masalah. Karya ilmiah harus mampu mengekspresikan asas-asas yang terkandung dalam hakikat ilmu dengan mengindahkan kaidah-kaidah kebahasaan. dan logis. 3. Penelitian adalah usaha yang sistematik dan terorganisasi untuk menyelidiki masalah spesifik yang memerlukan pemecahan. angka. Hal-hal yang ada dalam karya ilmiah.Karya ilmiah merupakan perwujudan kegiatan ilmiah yang dikomunikasikan lewat bahasa tulisan. Penelitian meliputi proses pemeriksaan. kritis. 2. tekun. eksposisi (paparan).

Penulisan karya ilmiah dapat juga disebut sebagai laporan hasil penelitian. karya ilmiah yang dihasilkan harus memperlihatkan konsistensi pemikiran yang utuh. Tujuan dan Sasaran Tujuan pedoman penulisan karya ilmiah ini adalah untuk menghindari perbedaan dari segi format di antara mahasiswa maupun Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 5 . C. runtut dan memenuhi persyaratan penulisan karya ilmiah 4. dan disertasi (program S3). Laporan hasil penelitian ditulis sesuai dengan tujuan laporan tersebut dibuat atau ditujukan untuk keperluan yang dibutuhkan. baik secara keseluruhan maupun hubungan antar bab dan bagian karya tulis yang disajikan.mendapatkan pemecahan masalah atau jawaban dari masalah tersebut. Ilmiah (scientific). Karya tulis ilmiah dalam pedoman ini dapat berupa makalah (program diploma). tesis (program S2). D. Konsisten (concistency). Ilmiah dan Konsisten) artinya: 1. Asli (original). sistematis. 2. Perlu. Perlu/bermanfaat (useful). skripsi (program S1). karya yang dihasilkan harus merupakan produk asli dari penulis dan sesuai dengan bidang yang diampu dan disiplin ilmu. karya yang dihasilkan harus dirasakan manfaatnya secara langsung oleh penulis dalam meningkatkan kualitas kinerja 3. Metode penulisan karya ilmiah mengacu pada metode pengungkapan fakta yang biasanya berasal dari hasil penelitian dengan berbagai metode yang digunakan. Persyaratan Karya Ilmiah Karya ilmiah yang ditulis hendaknya memenuhi syarat APIK (Asli. karya yang dihasilkan harus disusun secara ilmiah.

tujuan. persyaratan karya ilmiah. perlu disediakan suatu petunjuk penulisan karya ilmiah bagi para mahasiswa program diploma. dalam rangka penulisan makalah. Pendahuluan. bisa bervariasi tetapi mengacu pada pedoman yang ditentukan. dan materi pokok. Oleh karena itu. Notasi dan teknik pengetikan karya ilmiah. 3. Sistematika karya ilmiah (makalah. skripsi. S1 dan S2. yang menguraikan tentang: latar belakang. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 6 . Pedoman pelaksanaan seminar. skripsi dan tesis. serta bagi para pembimbing. Materi Pokok Pedoman penulisan karya ilmiah memuat beberapa materi pokok sebagai berikut: 1. penelitian kualitatif. konsep penulisan karya ilmiah.program studi untuk suatu pendekatan atau metode yang sama. 4. E. dan penelitian kaji tindak. dalam hal ini mahasiswa tidak harus menggunakan pendekatan atau metode yang sama. dan tesis) hasil penelitian penelitian kuantitatif. sesuai dengan substansi metodologi yang digunakan. bimbingan dan ujian karya ilmiah. 2.

dan daftar lampiran. Skripsi. kata pengantar. Tesis) dengan ukuran yang lebih besar. daftar gambar. Halaman logo dicetak pada kertas HVS sesuai warna fakultas atau program pascasarjana. rapi. Komponen-komponen pada bagian awal laporan penelitian kuantitatif. fakultas atau program pascasarjana. atau “Skripsi” atau “Tesis. Halaman Judul Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 7 . Komposisi guruf diatur dengan simetris. jurusan dan program studi. lembar persetujuan. Warna kulit (cover) laporan penelitian disesuaikan dengan warna yang menjadi ciri khas masing-masing fakultas atau program pascasarjana. (e) nama universitas.BAB II SISTEMATIKA KARYA ILMIAH HASIL PENELITIAN KUANTITATIF A. tesis). (d) logo UNG dengan diameter 3 Cm. dan serasi. motto dan persembahan. judul bagian dalam. abstrak. Halaman Logo Halaman ini memuat logo UNG (untuk Makalah. daftar isi. daftar tabel. lembar pengesahan. dapat dijelaskan di bawah ini. 3. logo UNG. 1. Bagian Awal Laporan Penelitian Kuantitatif Bagian awal laporan penelitian kuantitatif terdiri dari: halaman sampul. (b) kata “Makalah”. 2. Contoh halaman sampul pada lampiran 1. abstract. (c) nama dan nomor induk mahasiswa. dan (f) tahun pembuatan laporan penelitian. Halaman Sampul Halaman judul/ sampul lazimnya berisi: (a) judul penelitian (judul makalah. Semua huruf dicetak dengan huruf kapital. skripsi. Ukuran huruf yang digunakan adalah 12 – 16 point. pernyataan.

Lembar persetujuan dapat ditandatangani oleh pembimbing jika Makalah atau Skripsi atau tesis benar-benar telah memenuhi persyaratan teknis dan metodologis. Tim penguji pada umumnya terdiri dari 4 orang. Contoh lembar persetujuan pembimbing lampiran 2. Halaman ini ditandatangani oleh tim penguji dan dekan atau direktur program pascasarjana. juga setelah dilakukan perbaikan sesuai saran-saran yang berkembang selama ujian (jika ada). atau disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku pada masing-masing fakultas dan pascasarjana. Lembar Pengesahan Halaman ini memuat bukti pengesahan administrasi dan akademik oleh tim penguji dan dekan atau pimpinan program pascasarjana. 5. Abstrak Kata abstrak ditulis pada bagian lembar tengah kertas dengan menggunakan huruf kapital sekaligus sebagai topik. 6. Format lembar pengesehan terdapat di lampiran 3. tetapi menggunakan kertas HVS berwarna putih. Pengambilan karya orang lain sebagai karya sendiri merupakan tindak kecurangan yang biasa disebut plagiat. setelah pelaksanaan ujian makalah atau skripsi atau tesis. 7. Halaman Pernyataan Halaman berisi pernyataan keaslian tulisan bahwa Makalah atau Skripsi atau Tesis ini bukan merupakan pengambilalihan tulisan atau pikiran orang lain yang diakui sebagai hasil tulisan atau pikirannya sendiri. Sebagai alinea Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 8 . Lembar Persetujuan Pembimbing Halaman ini memuat bukti pengesahan administrasi dan akademik oleh Pembimbing I dan Pembimbing II yang diketahui oleh Ketua Jurusan untuk diajukan dalam Ujian Malalah atau Skripsi atau Tesis. 4. Dalam bagian ini dituliskan “sebagai syarat memperoleh gelar sarjana”.Format halaman judul sama dengan halaman sampul.

judul makalah atau skripsi atau tesis (dicetak miring) dan diketik dengan huruf kecil (kecuali huruf pertama dari setiap kata) dan diakhiri dengan titik. Abstrak dirumuskan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. jurusan. Abstrak diketik dengan jarak baris 1 spasi. yaitu: a. dan persembahan yang dianggap penting. Tulisan KATA PENGANTAR ditulis Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 9 instrumentasi. Metode penelitian. fakultas atau program pascasarjana. Kata Pengantar Kata pengantar dimaksudkan untuk menyampaikan informasi secara global mengenai maksud penulisan laporan penelitian (makalah atau skripsi atau tesis). simpulan. dan diakhiri dengan titik. diakhiri dengan titik. nama universitas. pembahasan. diikuti dengan nama program studi. Selanjutnya dicantumkan nama Pembimbing I dan Pembimbing II lengkap dengan gelar akademiknya. Uraian singkat mengenai permasalahan dan tujuan penelitian. dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah berjasa dalam penelitian. sampel. 3.pertama sejajar dengan margin kiri dituliskan nama penulis atau nama mahasiswa/nama peneliti dengan urutan nama besar diikuiti koma. Uraian singkat tentang hasil penelitian. nama awal. 2. Tahun lulus. b. c. Dalam abastrak dicantumkan kata kunci yang ditempatkan di bawah kalimat uraian abstrak. yang mencakup: populasi. dan teknik analisis data. Abstrak makalah atau skripsi atau tesis ditulis maksimal 500 kata yang memuat tiga masalah utama. ditulis setelah judul dan diakhiri dengan koma. Halaman Motto dan Persembahan Halaman ini berisi motto dari penulis skripsi. Kata Makalah atau Skripsi atau Tesis. . dan saran/ rekomendasi. nama tengah (jika ada) diakhiri dengan titik.

Daftar Lampiran Daftar lampiran memuat nomor urut lampiran. Semua judul bab diketik dengan huruf kapital. Daftar isi diketik dengan jarak baris satu setengah spasi. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 10 . dan tidak lebih dari dua halaman.dengan huruf kapital dan teks kata pengantar diketik dengan spasi ganda. dan nomor halaman di mana tabel disajikan dalam makalah atau skripsi atau tesis. Daftar Gambar dan atau Grafik Daftar gambar/grafik memuat nomor urut. Urutan lampiran disusun berdasarkan penggunaannya dalam Makalah atau Skripsi atau Tesis. Teknik pengetikan daftar lampiran sama dengan pengetikan daftar tabel. 4. Contoh pengetikan daftar isi dapat dilihat pada lampiran 5. nama. 5. hanya huruf awalnya saja yang diketik dengan huruf kapital. dan judul anak sub bab yang disertai dengan nomor halaman dalam makalah atau skripsi atau tesis. Pada akhir kata pengantar (di sudut kanan bawah) dicantumkan kata ”Penulis” tanpa menyebut nama terang. kecuali untuk tabel yang lebih dari satu baris diketik dengan jarak satu spasi. judul sub bab. Daftar Tabel Daftar tabel memuat nomor urut tabel. judul tabel. 7. Daftar tabel diketik dengan jarak baris satu setengah spasi. Teknik pengetikan daftar gambar/grafik sama dengan pengetikan daftar tabel. judul lampiran. dan nomor halaman di mana lampiran disajikan dalam makalah atau skripsi atau tesis. Sedang judul sub bab dan anak sub bab. kecuali untuk topik yang lebih dari satu baris diketik dengan jarak baris satu spasi. 6. Daftar Isi Daftar isi memuat judul bab. dan nomor halaman di mana gambar/grafik disajikan dalam makalah atau skripsi atau tesis. Contoh pengetikan daftar isi dapat dilihat pada lampiran 6.

Perlu diperjelas rincian masalah untuk setiap variabel penelitian. dan (f) manfaat penelitian. Perlu dikemukakan kesenjangan antara harapan dan kenyataan baik secara teoretis maupun praktis yang didukung oleh teori-teori yang telah ada maupun pengalaman dan pengamatan yang erat kaitannya dengan masalah penelitian. (e) tujuan penelitian. (d) rumusan masalah. Identifikasi Masalah Bagian ini berisi kajian berbagai masalah yang relevan dengan variabel-variabel yang akan diteliti. serta keterkaitan atau komparasi antar Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 11 . Bab III Metode Penelitian. b. perlu ditunjang dengan alasanalasan yang dapat dijadikan landasan berpijak dalam melakukan penelitian. dan sebagainya. Latar belakang diuraikan mulai dari hal-hal yang bersifat umum sampai kepada yang spesifik sesuai dengan masalah yang menjadi obyek pembahasan. (c) pembatasan masalah. yang dirinci dan dimuat dalam bentuk narasi. instrumen penelitian. (b) identifikasi masalah. B. dokumen. 1. Identifikasi masalah memuat semua masalah yang berkaitan dengan variabel-variabel penelitian yang telah diuraikan dalam latar belakang masalah. contoh surat. dan Bab V Simpulan dan Saran. foto. Bab I Penduhuluan Dalam bab pendahuluan terdapat (a) latar belakang masalah. Latar Belakang Masalah Dalam bagian ini dijelaskan rasionalisasi atau justifikasi penelitian dilihat dari latar belakang pemilihan masalah yang diteliti. hitungan hasil analisis data kuantitatif yang rumit. Isi Laporan Hasil Penelitian Kuantitatif Bagian ini terdiri atas lima bab. a. Bab II Kajian Teoretis dan Hipotesis. Bab IV Hasil Penelitian dan Pembahasan.Lampiran ini dapat berupa data yang telah diseleksi. yaitu: Bab I Pendahuluan. Di samping itu.

Ruumusan tujuan penelitian: (a) menyatakan apa yang ingin diperoleh dari penelitian. serta menampakkan hubungan antar variabel. Tujuan penelitian harus dirumuskan dan bahkan hasil penelitian yang diharapkan dapat dicanangkan. c. Pembatasan Masalah (khusus untuk Tesis) Bagian ini menguraikan dan menjelaskan masalah yang menjadi fokus dalam penelitian. dalam arti memungkinkan untuk dicarikan jawaban terhadap pertanyaan tersebut. Identifikasi masalah dapat berbentuk pernyataan atau pertanyaan. padat. dan diungkapkan dalam bentuk kalimat tanya. (b) dirumuskan dalam kalimat pernyataan. e. d. Rumusan masalah harus dapat diuji secara empiris. serta dirinci sesuai dengan kebutuhan pembahasan baik secara teoretis maupun empiris. Tujuan Penelitian Tujuan penelitian selalu mengacu pada permasalahan yang akan dipecahkan dalam penelitian. Rumusan masalah diturunkan dari berbagai masalah yang telah diidentifikasi sebelumnya. Bab II Kajian Teoretis/Pustaka Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 12 . dan memberikan atau memecahkan masalah yang menjadi obyek penelitian. f. jelas.variabel. memberikan sumbangan pemikiran kepada pengembangan ilmu pengetahuan melalui lembaga tertentu. Dalam Manfaat Penelitian bagian ini perlu diuraikan pentingnya penelitian bagi pengembangan profesi yang digeluti peneliti. yang dalam perumusannya tidak ambiguity (mengandung pengertian ganda). Rumusan Masalah Rumusan masalah hendaknya disusun secara singkat. Tujuan penelitian dapat dalam manfaat teoretis dan manfaat praktis. 2.

sebaiknya didahulukan variabel yang mengandung masalah. sudah merupakan kewajiban untuk menggunakan literatur asing atau textbook dan sumber yang berasal dari internet. Dalam kajian ini peneliti melakukan sintesis terhadap teori yang relevan agar diperoleh legitimasi konseptual terhadap variabel yang akan diteliti. Sebuah teori yang efektif pada suatu periode mungkin tidak relevan lagi untuk periode berikutnya. Kajian Teoretis Untuk dapat memberikan deskripsi teoretis terhadap variabel yang diteliti.Dalam bab ini terdapat: (a) kajian teoretis. Sumber kajian teoretis yang dapat digunakan. a. Dalam melakukan pembahasan terhadap kajian teoretis. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 13 . kajian penelitian yang relevan (jika ada). peneliti dapat berargumentasi berdasarkan teori yang ada dan dianggap paling representatif. seperti definisi. maka diperlukan adanya kajian teoretis yang mendalam. Kajian teoretis sebaiknya didasarkan pada sumber kepustakaan primer. sebagai berikut: 1) Prinsip kemutakhiran (kecuali untuk penelitian historis). skripsi. tesis. asumsi. di mana prinsip ini diperlukan untuk menghasilkan kajian teoretis yang erat kaitannya dengan masalah yang diteliti. dan sumber kepustakaan sekunder dapat digunakan sebagai penunjang. hubungan antar variabel dalam masalah penelitian. disertasi. dan kerangka berpikir. seperti jurnal penelitian. Bahan-bahan kajian teoretis dapat diangkat dari berbagai sumber yang relevan dengan masalah. Dalam penggunaan sumber kepustakaan untuk kepentingan penulisan makalah atau skripsi atau tesis. Dengan prinsip kemutakhiran. makalah atau terbitan-terbitan resmi lainnya. Pemilihan bahan pustaka yang akan digunakan sebagai bahan acuan didasarkan pada dua kriteria. Hal yang sama berlaku pula pada pembahasan laporan hasil penelitian. 2) Prinsip relevansi. Hal ini penting karena ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang dengan cepat.

sehingga memudahkan dalam perumusan hipotesis. Kerangka berpikir diharapkan dapat diwujudkan dalam bentuk skema/ bagan yang dapat memberikan gambaran terhadap rangkaian variabel penelitian. (e) teknik pengumpulan data.Untuk makalah atau skripsi atau tesis. b. disusun berdasarkan kajian teoretis yang telah dilakukan dan kajian penelitian yang relevan (jika ada). Bab III Metode Penelitian Dalam bab III (Metode Penelitian) untuk penelitian kuantitatif menguraikan tentang: (a) penetapan lokasi dan waktu penelitian. c. Kerangka berpikir merupakan dasar berpijak yang kokoh bagi peneliti dalam rangka perumusan hipotesis. (b) disain penelitian. Penetapan Lokasi dan Waktu Penelitian Pada bagian ini perlu dikemukakan dan dijelaskan tempat pelaksanaan penelitian. (b) hasil penelitian yang sama sebelumnya dapat dijadikan landasan sebagai dasar berpijak. dan diuraikan dalam topik ini (jika ada). dan (g) hipotesis statistik. a. b. Di samping itu. berupa gambaran global lokasi penelitian terutama yang erat kaitannya dengan masalah yang diteliti. (c) variabel penelitian. Disain Penelitian (khusus untuk Skripsi dan Tesis) Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 14 . (d) populasi dan sampel. diharapkan menggunakan literatur atau kutipan berbahasa asing dan kutipan dari internet. Kajian Penelitian Yang Relevan Kajian penelitian yang relevan: (a) dimaksudkan mencegah terjadinya plagiat penelitian. ditetapkan pula kapan dan berapa lama penelitian tersebut dilaksanakan. 3. (f) teknik analisis data. Kerangka Berpikir (khusus untuk Skripsi dan Tesis) Kerangka berpikir berisi gambaran tentang pola hubungan antar variabel atau kerangka konsep yang akan digunakan untuk menjawab masalah yang diteliti.

Melalui rancangan penelitian dapat ditetapkan strategi untuk memperoleh data yang akurat sesuai dengan karakteristik variabel dan tujuan penelitian. Dalam penelitian yang bersifat eksperimen.Sebelum menentukan disain penelitian atau rancangan penelitian. adalah: Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 15 . apakah berbentuk historis. akan lebih cocok digunakan istilah subyek penelitian. survey. Di samping itu. sehingga memudahkan pemahaman dan perancangan instrumen pengumpul data. disain penelitiannya sedapat mungkin mengendalikan variabel-variabel yang diduga berpengaruh terhadap variabel terikat. Disain penelitian diusahakan dapat diwujudkan dalam bentuk skema atau bagan yang menggambarkan keterkaitan antar variabel. Populasi dan Sampel Istilah populasi dan sampel tepat digunakan jika penelitian dilakukan dengan menggunakan sampel sebagai subyek penelitian. dalam arti dapat mencerminkan keadaan populasi secara cermat. Melalui disain penelitian perlu dijelaskan pula tentang berbagai variabel yang dilibatkan dalam penelitian serta sifat hubungan antar variabel. Hal penting untuk dibahas dalam populasi dan sampel. d. komparatif. Dalam hal ini perlu dijelaskan berbagai istilah atau konsep variabel secara operasional yang digunakan dalam penelitian. terlebih dahulu perlu ditetapkan jenis atau metode penelitian yang digunakan. deskriptif. korelasional. eksperimen. Penjelasan yang akurat tentang karakteristik populasi perlu diberikan agar jumlah sampel dan cara pengambilannya dapat ditentukan secara tepat. Akan tetapi jika sasaran penelitian adalah seluruh anggota populasi. Variabel Penelitian (khusus untuk Skripsi dan Tesis) Bagian ini biasa juga dikenal dengan penjelasan istilah atau penegasan konsep. Tujuannya. perlu diuraikan rincian variabel dalam bentuk indikatorindikator dan sub indikator. ex post facto. c. dan lain-lain. agar sampel yang dipilih benar-benar representatif.

Teknik Pengumpulan Data atau subyek penelitian. Dalam rangka pengumpulan data. Dengan cara ini akan terlihat apakah instrumen yang digunakan sesuai dengan variabel yang diukur. serta karakteristik bahan yang dipakai. perlu dijelaskan prosedur yang ditempuh. Penentuan jenis analisis data sangat ditentukan oleh jenis data yang dikumpulkan dengan tetap berorientasi pada tujuan yang hendak dicapai atau hipotesis yang akan diuji. serta waktu pengumpulan data.1) 2) 3) e. paling tidak ditinjau dari segi isinya. Statistika inferensial dapat berbentuk parametrik maupun non parametrik. Hal lain yang perlu dijelaskan dalam instrumen penelitian adalah cara pemberian skor atau kode terhadap masing-masing butir pertanyaan/ pernyataan. juga prosedur pengembangan atau pemilihan alat dan bahan yang digunakan. Instrumen penelitian yang baik. Besarnya sampel. Pada bagian ini dikemukakan instrumen yang digunakan untuk mengukur variabel-variabel yang diteliti. Statistika uji yang akan digunakan dalam rangka pendeskripsian data maupun pengujian hipotesis. Jika dilakukan ujicoba instrumen dalam rangka pengujian validitas dan reliabilitasnya. Teknik Analisis Data Bagian ini menguraikan jenis analisis statistika yang digunakan baik statistika deskriptif maupun statistika inferensial. kualifikasi dan jumlah petugas pengumpul data. Sebuah instrumen yang baik harus memenuhi persyaratan validitas dan reliabilitas. f. terlebih dahulu perlu diujicobakan. Identifikasi dan batasan-batasan tentang populasi Prosedur dan teknik penarikan sampel. Untuk alat dan bahan harus disebut secara cermat spesifikasi teknis dari alat yang digunakan. perlu disebut Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 16 . maka pada bagian ini perlu dijelaskan pula prosedur yang ditempuh serta teknis analisis dan hasil yang diperoleh.

Bab IV Hasil Penelitian dan Pembahasan Bagian ini menguraikan tentang: (a) deskripsi hasil penelitian. Prosedur perhitungan secara deskriptif ditempatkan pada bagian lampiran. (b) pengujian hipotesis. Deskripsi Hasil Penelitian Pada bagian ini dilaporkan data hasil penelitian untuk masing-masing variabel melalui sub topik tersendiri dengan merujuk pada rumusan masalah atau tujuan penelitian. Pada bagian ini perlu dilaporkan hasil pengujian normalitas data atau Pengujian Persyaratan Analisis (khusus untuk Skripsi dan Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 17 . median dan modus. sedang analisis komparasi menuntut persyaratan uji homogenitas. simpangan baku. seperti analisis regresi dan korelasi menuntut persyaratan uji normalitas. a. tetapi untuk kepentingan laporan hanya hasil perhitungannya saja yang dicantumkan dan diikuti dengan penjelasan seperlunya. Namun untuk kepentingan pengujian secara statistik. Tesis) Analisis statistika inferensial yang bersifat parametrik menuntut persyaratan tertentu dalam penggunaannya (jika ada).dan ditetapkan pada bagian ini. g. tanpa mencantumkan rumus. maka hipotesis penelitian ditransformasikan ke dalam hipotesis statistika untuk memberikan kerangka bentuk hipotesis yang akan diterima dan ditolak setelah analisis. data hasil penelitian diolah dengan statistika deskriptif. seperti perhitungan distribusi frekuensi yang disertai dengan grafik berupa histogram. dan (c) pembahasan. Prosedur penggunaan rumus dan analisis secara lengkap ditampilkan pada bagian lampiran. Hipotesis Statistika (khusus untuk Skripsi dan Tesis) Dalam bab II telah dirumuskan hipotesis penelitian yang akan diuji. Untuk kepentingan ini. 4. b. perhitungan rata-rata.

peneliti harus mampu menunjukkan tercapai tidaknya tujuan penelitian yang telah ditetapkan. Mengintegrasikan temuan penelitian ke dalam Sasaran utama suatu penelitian adalah untuk: bagaimana tujuan penelitian dicapai. Memodifikasi teori yang ada atau menyusun teori Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 18 . sedang prosedur pengujiannya ditempatkan pada bagian lampiran. e. serta berbagai keterbatasan yang masih perlu diperhatikan dan dikembangkan pada bagian atau penelitian selanjutnya. Keterbatasan (khusus untuk Tesis) Pembahasan Menjawab masalah penelitian atau menunjukkan Menafsirkan temuan-temuan penelitian. Hasil pengujian terhadap setiap hipotesis diikuti dengan penjelasan singkat yang terbatas pada interpretasi angka statistik yang diperoleh. serta melakukan penafsiran terhadap semua temuan yang diperoleh melalui penelitian dan relevansinya dengan perkembangan ilmu pengetahuan.pengujian c. Pengujian Hipotesis (khusus untuk Skripsi dan Tesis) Pelaporan tentang hasil pengujian hipotesis tidak berbeda dengan bentuk laporan hasil pengujian persyaratan analisis. perlu diuraikan berbagai implikasi dari hasil penelitian yang telah dilakukan. homogenitas varians populasi. 5) Menjelaskan implikasi-implikasi lain dari hasil penelitian termasuk keterbatasan-keterbatasan temuan penelitian. d. 1) 2) 3) 4) baru. sedang prosedur pengujiannya ditempatkan pada bagian lampiran. Dalam hal ini. Di samping itu. kumpulan pengetahuan yang telah mapan. Bagian ini memuat hasil pengujian hipotesis (jika ada) baik yang menggunakan statistika parametrik maupun non parametrik. sehingga dapat melahirkan suatu modifikasi esei atau teori baru. bahwa melalui pembahasan.

serta keterbatasan penelitian berupa kendala yang bersumber dari adat. Bab V Simpulan dan Saran Bagian ini berisi dua sub bagian pokok. (b) implikasi. Saran pembahasan dan simpulan hasil penelitian. c. Keterbatasan sering kali dibutuhkan agar pembaca dapat menyikapi temuan penelitian sesuai dengan kondisi yang ada. Keterbatasan dapat mencakup dua hal. hasil yang diperoleh.Keterbatasan penelitian perlu diuraikan dan dijelaskan dalam tesi. Simpulan Simpulan penelitian harus terkait langsung dengan masalah dan tujuan penelitian serta terkait secara substantif terhadap temuan-temuan penelitian. Saran Saran yang diajukan hendaknya selalu bersumber pada temuan penelitian. yaitu: (a) simpulan. Dalam simpulan perlu adanya penegasan terhadap penerimaan dan penolakan hipotesis. dan simpulan tetap terpelihara. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 19 . a. dan (c) saran. 5. namun yang benar-benar relevan dan mampu memperkaya temuan penelitian yang diperoleh. dan kepercayaan yang tidak mungkin bagi peneliti untuk mencari data yang diinginkan. baik berupa temuan-temuan selama proses pengumpulan data maupun berbagai upaya yang dapat dilakukan dalam rangka pemecahan masalah penelitian. tradisi. b. Demikian pula urutannya sehingga konsistensi antara isi dan tata urutan rumusan masalah. tujuan penelitian. Simpulan juga dapat ditarik dari hasil pembahasan. Simpulan penelitian merangkum semua hasil penelitian yang telah diuraikan secara lengkap dalam bab IV. Implikasi (khusus untuk Tesis) Bagian ini menguraikan berbagai hal sehubungan dengan realitas hasil penelitian. yaitu keterbatasan ruang lingkup yang terpaksa dilakukan karena alasan prosedural dan teknik penelitian.

C. Bagian Akhir Laporan Penelitian Kuantitatif 1. lembaga pemerintah maupun swasta. (2) ditulis secara bertaat asas. hasil perhitungan statistika. rumus-rumus statistika yang digunakan. 2.hendaknya tidak keluar dari batas-batas lingkup dan implikasi penelitian. atau pihak lain yang dianggap layak. b) Hanya mencantumkan pustaka yang dirujuk. serta lampiran lainnya yang dianggp perlu. Lampiran Lampiran hendaknya berisi keterangan-keterangan yang dipandang penting untuk makalah atau skripsi atau tesis. Saran yang baik dapat dilihat dari rumusannya yang bersifat rinci dan operasional. kota tempat penerbitan. tahun. judul tulisan. Saran dapat ditujukan kepada perguruan tinggi. Curriculum Vitae Curriculum vitae atau riwayat hidup hendaknya disajikan secara naratif dan menggunakan sudut pandang orang ketiga (bukan menggunakan kata saya atau kami). dan tanda bukti telah melaksanakan pengumpulan data. 3. yang diajukan hendaknya telah spesifik. Daftar Pustaka Daftar pustaka adalah semua bahan bacaan yang dirujuk dalam penulisan Makalah atau Skripsi atau Tesis. (3) komponen meliputi: nama pengarang. data mentah hasil penelitian. dalam arti jika orang lain yang hendak melaksanakan saran tersebut tidak mengalami kesulitan dalam menafsirkan atau melaksanakannya. Hal-hal yang perlu dimuat dalam riwayat hidup Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 20 . Di samping itu. Dalam penulisan daftar pustaka. seperti instrumen penelitian. surat izin. dan perusahaan penerbit. diharapkan memperhatikan hal-hal sebagai berikut: a) Pedoman penulisan daftar pustaka: (1) ditulis berdasarkan urutan abjad.

riwayat pendidikan. Riwayat hidup diketik dengan jarak baris satu spasi. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 21 . tempat dan tanggal lahir. Bagi yang sudah berkeluarga dapat mencantumkan nama suami/ isteri serta putera-puterinya. dan informasi tentang prestasi yang pernah diraih selama belajar di Perguruan Tinggi maupun pada tingkat pendidikan sebelumnya. pengalaman berorganisasi.adalah nama lengkap peneliti.

pernyataan. Bagian ini memuat tentang latar belakang penelitian. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 22 . daftar isi. kata pengantar. Isi Laporan Hasil Penelitian Kualitatif Bagian ini terdiri atas lima bab. Bagian Awal Laporan Hasil Penelitian Kualitatif Bagian awal laporan penelitian kualitatif terdiri dari: halaman sampul. yaitu: Bab I Pendahuluan.BAB III SISTEMATIKA KARYA ILMIAH HASIL PENELITIAN KUALITATIF A. (b) identifikasi masalah. lembar persetujuan. untuk maksud apa penelitian ini dilakukan. Bab II Kajian Teoretis. Uraian tentang isi dan prosedur semua komponen pada bagian awal laporan penelitian kualitatif sama dengan bagian awal laporan penelitian kuantitatif. Hal ini sudah tentu didasari oleh faktafakta tertentu yang menjadi dasar pemikiran sehingga perlunya dilakukan penelitian. a. dan apa/ siapa yang mengarahkan penelitian. Penelitian kualitatif hanya dapat dilakukan dalam rangka penulisan Skripsi dan Tesis. B. abstract. perlu diikuti dengan alasan mengapa masalah tersebut penting untuk diteliti. Bab I Penduhuluan Dalam bab pendahuluan terdapat (a) latar belakang masalah. dan (d) manfaat penelitian. lembar pengesahan. dan daftar lampiran. judul bagian dalam. dan Bab V Simpulan dan Saran. daftar tabel. daftar grafik. abstrak. (d) tujuan penelitian. Bab IV Hasil Penelitian dan Pembahasan. logo UNG. Latar Belakang Masalah Latar belakang masalah dalam penelitian kualitatif juga diistilahkan dengan konteks penelitian. motto dan persembahan. 1. (c) rumusan masalah. Di samping itu. daftar gambar. Bab III Metode Penelitian.

maka tujuan penelitian disajikan dalam bentuk kalimat pernyataan. e. kajian teoretis Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 23 . yang dirinci dan dimuat dalam bentuk narasi. Bab II Kajian Pustaka Kajian teoretis dalam penelitian kualitatif menyajikan teori yang digunakan sebagai perspektif baik dalam membantu merumuskan (kembali) fokus kajian penelitian maupun dalam melakukan analisis data atau membahas temuan-temuan penelitian. dan memberi atau memecahkan masalah yang menjadi obyek penelitian. yang Manfaat Penelitian digeluti peneliti. 2.b. Jika rumusan masalah disajikan dalam bentuk pertanyaan. Rumusan Masalah Masalah dalam penelitian kualitatif merupakan fokus penelitian yang berisi pertanyaan-pertanyaan yang akan dijawab. d. Fokus masalah memuat masalah yang berkaitan dengan konteks sosial penelitian yang telah diuraikan dalam latar belakang masalah. Pertanyaan ini diajukan untuk mengetahui gambaran apa yang akan diungkapkan di lapangan. Tujuan Penelitian Pada bagian ini peneliti harus dapat menyatakan apa yang ingin diperoleh dari hasil penelitian. memberi sumbangan pikiran dalam Bagian ini memuat pentingnya penelitian bagi pengembangan profesi pengembangan ilmu pengetahuan melalui lembaga tertentu. Di samping itu. serta keterkaitan atau komparasi antar unsur. c. Perlu diperjelas rincian masalah untuk setiap unsur penelitian. Manfaat penelitian dapat disajikan dalam bentuk manfaat teoretis dan manfaat praktis. Fokus Masalah (khusus untuk Tesis) Bagian ini berisi kajian berbagai masalah yang relevan dengan konteks sosial yang akan diteliti.

(d) data sumber data. kekuatan-kekuatan dan kelemahan-kelemahan logika yang ada dalam penelitian-penelitian sebelumnya. yang diuraikan secara jelas. Beberapa alasan yang tidak dapat dijadikan dalam pemilihan lokasi penelitian. (f) analisis data. peneliti perlu meninjau secara kritis data yang sudah ditemukan sebelumnya. dan persetujuan atau ketidaksetujuan di antara penelitipeneliti sebelumnya. Bab III Metode Penelitian Dalam bab III (Metode Penelitian) untuk penelitian kualitatif menguraikan tentang: (a) latar penelitian. dan (h) tahap-tahap penelitian. 3. faktor-faktor yang belum diperhatikan oleh penelitian-penelitian sebelumnya. (e) prosedur pengumpulan data. Teori-teori di sini tidak berfungsi untuk membangun kerangka berpikir sehingga dapat dirumuskan hipotesis penelitian. (c) kehadiran peneliti. Jumlah teori yang dikemukakan sesuai dengan jumlah fokus yang ditetapkan atau jumlah temuan. struktur organisasi dan suasana sehari-hari. mampu bertanya dan menganalisis benar tidaknya jawaban dari informan. menilai kebaruan informasi dan mengkonstruksi temuan penelitian.menyajikan tentang studi-studi terdahulu dalam konteks fenomena dan masalah yang sama atau serupa. a. alasan memilih lokasi. (g) pengecekan keabsahan data. seperti: (1) dekat dengan tempat tinggal peneliti. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 24 . (2) peneliti pernah bekerja di tempat tersebut. serta cara peneliti memasuki lokasi tersebut. atau (3) peneliti telah kenal baik dengan orang-orang kunci. Dalam kajian teoretis. tetapi lebih berfungsi sebagai bekal peneliti untuk memahami situasi sosial yang diteliti. Kajian teoretis berisi teori-teori dan referensi lain yang digunakan selama penelitian. misalnya bangunan fisik. Latar Penelitian Bagian ini memuat identifikasi karakteristik lokasi. (b) pendekatan dan jenis penelitian.

diuraikan pula pada bagian ini. Kehadiran Peneliti Perlu ditegaskan pada bagian ini bahwa peneliti sebagai instrumen utama sekaligus pengumpul data di samping instrumen pendukung lainnya. teoretis. d. dan teknik penjaringan data. Dijelaskan pula apakah peran peneliti sebagai partisipan penuh. Prosedur Pengumpulan Data Bagian ini menguraikan teknik pengumpulan data. Dalam penelitian kualitatif. kebudayaan. seperti observasi partisipan. Pengambilan sampel lebih ditekankan pada situasi informan dan waktu. Juga perlu dijelaskan orientasi c. interaksi simbolik. Di samping itu. format. Pendekatan dan Jenis Penelitian Pada bagian ini peneliti perlu menegaskan bahwa pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. instrumen beserta ciri-cirinya. dikemukakan juga waktu yang diperlukan dalam pengumpulan data. Pengecekan Keabsahan Data Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 25 . atau pengamat penuh. Hal yang menyangkut jenis-jenis pedoman. Data dan Sumber Data Hal yang perlu diuraikan meliputi jenis data yang dikumpulkan. teknik penarikan sampel (purposive sampling atau snowball sampling). perlu disebutkan apakah kehadiran peneliti diketahui statusnya sebagai peneliti oleh subyek atau informan. Pedoman data hasil penelitian kualitatif mengandung dimensi fidelitas dan struktur. f. rekaman data. dan dokumentasi. pengamat partisipan. dan prosedur perekaman. e. wawancara mendalam. ringkasan. maupun etnometodologis. yang diikuti dengan alasan mengapa pendekatan tersebut digunakan. tujuan pengambilan sampel dan adalah bukan untuk untuk mendapatkan informasi sebanyak mungkin melakukan generalisasi. Selain itu.b. seperti fenomenologis.

dan analisi tema budaya). dan pengecekan anggota. penelitian sebenarnya. dan penentuan apa yang dilaporkan. pemecahan dan sintesis serta pencarian pola. analisis kasus negatif. Dalam penelitian kualitatif analisis data dilakukan sebelum. a. triangulasi (menggunakan beberapa sumber. Bab IV Hasil Penelitian dan Pembahasan Bagian ini menguraikan tentang: (a) deskripsi hasil penelitian. analisis komponensial. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 26 . catatan lapangan. dan verifikasi). Spradley (analisis domain. temuan Deskripsi Hasil Penelitian khusus yang disajikan dengan topik sesuai dengan Temuan yang diuraikan pada bagian ini berupa temuan umum dan pertanyaan-pertanyaan penelitian dan hasil analisis data. sampai pada penulisan laporan. h. 4. dan sesudah penelitian dengan teknik-teknik tertentu. analisis taksonomi. Analisis ini melibatkan pekerjaan pengorganisasian. pengembangan disain. g. (b) pembahasan. observasi yang mendalam. selama. pengungkapan hal yang penting. pembahasan sejawat.Untuk mengadakan pengecekan terhadap keabsahan data dapat dilakukan hal-hal seperti: perpanjangan kehadiran peneliti di lapangan. penyajian data. metode penelitian. Analisis Data Dalam analisis data diuraikan proses pelacakan dan pengaturan secara sistematis transkrip-transkrip wawancara. agar peneliti dapat menyajikan temuannya. atau bentuk analisis lainnya yang relevan dengan fokus masalah dan data hasil penelitian. Tahap-Tahap Penelitian Bagian ini menguraikan proses pelaksanaan penelitian mulai dari penelitian pendahuluan. melacak kesesuaian hasil. dan bahan-bahan lainnya. seperti yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman (reduksi data. teori). Hasil analisis data merupakan temuan penelitian yang disajikan dalam bentuk pola.

serta penafsiran dan penjelasan dari temuan/ teori yang diungkap dari lapangan. dan (c) saran. Simpulan penelitian harus merupakan temuan penelitian yang didukung data yang diperoleh melalui proses penelitian. atau dengan mengikuti logika piramida terbalik. a. keterkaitan antar kategorikategori dan dimensi-dimensi posisi temuan/ teori terhadap teori dan temuan-temuan sebelumnya. baik berupa temuan-temuan selama proses pengumpulan data maupun berbagai upaya yang dapat dilakukan dalam rangka pemecahan masalah penelitian. Oleh karena itu jumlah simpulan sesuai dengan rumusan masalah dan tujuan penelitian. yaitu: (a) simpulan. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 27 . atau pencapaian tujuan penelitian. b. kecenderungan dan motif yang muncul dari data. Simpulan dalam laporan penelitian menyajikan aspek-aspek inti dari temuan-temuan penelitian serta pemaknaannya. (b) implikasi. Simpulan Bagian simpulan berisi jawaban atas rumusan masalah yang dikemukakan. Pembahasan Bagian ini memuat gagasan peneliti. sedangkan prosedur analisis data ditempatkan pada bagian lampiran. Di samping itu. artinya dari atas ke bawah mengerucut semakin tajam. b. klasifikasi dan tipelogi. Menyajikan simpulan tidak perlu terlalu panjang lebar.tema. Perlu ditegaskan bahwa temuan penelitian yang dimaksud adalah setelah analisis data. 5. Bab V Simpulan dan Saran Bagian ini berisi dua sub bagian pokok. Simpulan disajikan secara padat sesuai urutan fokus kajian dan temuan penelitian. Implikasi (khusus untuk Tesis) Bagian ini menguraikan berbagai hal sehubungan dengan realitas hasil penelitian. temuan-temuan dapat berupa penyajian kategori sistem.

Curriculum Vitae Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 28 . Saran pembahasan dan simpulan hasil penelitian. Saran Saran yang diajukan hendaknya selalu bersumber pada temuan penelitian. Fotofoto selain berkenaan dengan situasi sosial/ obyek yang diteliti. Lampiran Bagian ini berisi lampiran. Daftar Pustaka Daftar pustaka pada laporan hasil penelitian kualitatif sama dengan teknik penulisan daftar pustaka pada laporan hasil penelitian kuantitatif. dan temuan-temuannya. 3. hendaknya tidak keluar dari batas-batas lingkup dan implikasi penelitian. lembaga pemerintah maupun swasta. Saran yang baik dapat dilihat dari rumusannya yang bersifat rinci dan operasional. yang diajukan hendaknya telah spesifik. Sebaiknya selama melakukan pengamatan. seperti: izin penelitian. izin perpanjangan pengamatan. Di samping itu. wawancara perlu ditunjukkan melalui foto. C. Saran dapat ditujukan kepada perguruan tinggi. foto-foto dan dokumentasi yang menunjang. 2. atau pihak lain yang dianggap layak. Bagian Akhir Laporan Hasil Penelitian Kualitatif 1. Lampiran ini penting karena penelitian kualitatif bersifat subyektif. hasil wawancara.c. sehingga orang lain percaya kalau peneliti benar-benar melakukan penelitian di lapangan. dalam arti jika orang lain yang hendak melaksanakan saran tersebut tidak mengalami kesulitan dalam menafsirkan atau melaksanakannya. juga proses bagaimana peneliti di lapangan. sehingga jika tidak didukung oleh lampiran maka orang menjadi kurang percaya terhadap proses dan hasil penelitian. presensi sewaktu diskusi dengan teman sejawat dan member check.

Curriculum vitae atau riwayat hidup pada laporan penelitian kualitatif sama dengan curriculum vitae atau riwayat hidup pada laporan penelitian kuantitatif. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 29 .

Bab IV Hasil Penelitian dan Pembahasan. (d) pengalaman peneliti sebagai pengajar dan pengalaman peneliti sebagai guru dalam kelas. (c) kajian berbagai bahan pustaka yang relevan. (f) tujuan penelitian. (b) paparan Latar Belakang Masalah kesenjangan antara harapan dan Latar Belakang Masalah. Tindak Bagian awal laporan hasil penelitian tindakan kelas sama dengan Komponen-komponen kuantitatif. b. (e) mengemukakan alasan sebagai landasan berpijak dalam penelitian. Identifikasi Masalah Bagian ini berisi kajian berbagai masalah yang relevan dengan tindakan-tindakan yang akan dilakukan dalam penelitian. B. dan Bab V Simpulan dan Saran. Isi Laporan Hasil Penelitian Kaji Tindak Bagian ini terdiri atas lima bab. Bab I Penduhuluan Dalam bab pendahuluan terdapat (a) latar belakang masalah. Penelitian kaji tindak hanya dapat dilakukan dalam rangka penulisan Skripsi dan Tesis. Identifikasi pada bagian awal laporan hasil penelitian Bagian Awal Laporan Hasil Penelitian Kaji Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 30 . dilaksanakan. Bab II Kajian Teoretis dan Hipotesis Tindakan. (b) rumusan masalah. 1. berisi: (a) rasional mengapa penelitian kenyataan. yaitu: Bab I Pendahuluan. a. (f) mulai dari yang bersifat umum sampai dengan spesifikasi masalah. Bab III Metode Penelitian. dan (g) manfaat penelitian. (e) cara pemecahan masalah.BAB IV SISTEMATIKA HASIL PENELITIAN KAJI TINDAK A.

Cara Pemecahan Masalah Dalam bagian ini dikemukakan cara yang diajukan untuk memecahkan masalah yang dihadapi serta pendekatan dan konsep yang digunakan untuk menjawab masalah yang diteliti. e. (c) dapat diuji secara empiris dan dirinci sesuai kebutuhan pembahasan. Perlu diperjelas rincian masalah untuk setiap tindakan penelitian. padat. f. Identifikasi masalah dapat berbentuk pernyataan atau pertanyaan. Di samping itu. (b) diturunkan dari identifikasi masalah dan tidak ambiguity. yang dirinci dan dimuat dalam bentuk narasi. Juga harus dicermati bahwa artikulasi manfaat penelitian kaji tindak berbeda dengan manfaat penelitian formal. Rumusan Masalah Dalam rumusan masalah.masalah memuat semua masalah yang berkaitan dengan tindakantindakan penelitian yang telah diuraikan dalam latar belakang masalah. Tesis) Bagian ini menguraikan dan menjelaskan masalah yang menjadi fokus tindakan dalam penelitian. d. Tujuan Penelitian Pembatasan Masalah (khusus untuk Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 31 . perlu diperhatikan: (a) disusun secara singkat. jelas dalam bentuk kalimat tanya. Alternatif pemecahan masalah yang diajukan hendaknya mempunyai landasan konseptual yang mantap dan bertolak dari hasil analisis masalah. Cara pemecahan masalah telah menunjukkan akar penyebab permasalahan dan bentuk tindakan (action) yang ditunjang dengan data yang lengkap dan baik. juga harus dibayangkan kemungkinan manfaat hasil pemecahan masalah dalam rangka pembenahan dan/atau peningkatan implementasi program pembelajaran dan berbagai program sekolah lainnya. serta keterkaitan atau komparasi antar tindakan. c. sesuai dengan kaidah penelitian kaji tindak.

(c) kajian penelitian yang relevan (jika ada). pengambil kebijakan. (b) hasil penelitian yang sama sebelumnya dapat dijadikan landasan sebagai dasar berpijak. (b) rancangan alternatif tindakan. khusus bagi siswa yang merupakan pemetik keuntungan secara langsung atas penelitian kaji tindak. g. d. guru. (b) kerangka konseptual memerlukan argumen logis dan teoretis. Rancangan Alternatif Tindakan (khusus untuk Tesis) Bagian ini lebih memfokuskan pembahasan pada berbagai alternatif dan langkah-langkah tindakan yang akan dilakukan dalam rangka penelitian. Manfaat Penelitian Dalam bagian ini perlu diuraikan kemanfaatan penelitian kaji tindak. Hipotesis Tindakan Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 32 . b. pengembangan proses belajar mengajar. (b) pengembangan kurikulum. sekolah. Tujuan penelitian harus dirumuskan dan bahkan hasil penelitian yang diharapkan dapat dicanangkan. Bab II Kajian Teoretis dan Hipotesis Tindakan Dalam bab ini terdapat: (a) kajian teoretis. Manfaat penelitian. Kajian Penelitian Yang Relevan Kajian penelitian yang relevan: (a) dimaksudkan mencegah terjadinya plagiat penelitian.Tujuan penelitian selalu mengacu pada permasalahan yang akan dipecahkan dalam penelitian. meguraikan manfaat penelitian bagi: (a) siswa. 2. a. c. (b) dirumuskan dalam kalimat pernyataan. dan (e) indikator kinerja. Ruumusan tujuan penelitian: (a) menyatakan apa yang ingin diperoleh dari penelitian. (d) hipotesis tindakan. dan diuraikan dalam topik ini (jika ada). Kajian Teoretis Kajian Teoretis: (a) menguraikan landasan substantif (teoretis dan metodologis) sebagai alternatif tindakan. dan sebagainya.

tingkat kemampuan. e. jenis dan/ atau tingkat kegawatan) miskonsepsi yang tertampilkan yang patut diduga sebagai dampak dari implementasi tindakan perbaikan yang dimaksud.Hipotesis tindakan disusun atas dasar kerangka konseptual yang dalam kajian teoretis serta pengalaman selama melakukan kegiatan pembelajaran. 3. bahan ajar. b. Latar dan Karakteristik Penelitian Pada komponen ini disebutkan lokasi penelitian. maka pada bagian ini perlu diikuti dengan penetapan indikator kinerja sebagai tolok ukur keberhasilan pelaksanaan tindakan perbaikan yang ditetapkan secara eksplisit sehingga memudahkan verifikasinya. dsb). sumber belajar. Untuk tindakan perbaikan melalui penelitian tindakan kelas yang bertujuan mengurangi kesalahan konsep siswa. kelas berapa. dan (d) teknik analisis data. guru. (c) prosedur penelitian. Variabel Penelitian Pada komponen ini ditentukan variabel-variabel yang menjadi titik Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 33 . a. dsb. sasaran berupa: 1) Variabel input (seperti: siswa. misalnya perlu ditetapkan kriteria keberhasilan dalam bentuk pengurangan (jumlah. (b) variabel penelitian. Hipotesis tindakan harus menggambarkan tingkat keberhasilan yang diharapkan/ diantisipasi melalui penelitian ini. Indikator Kinerja Sebagai dasar pengukuran terhadap ketercapaian hipotesis tindakan. latar belakang sosial ekonomi. komposisi siswa pria dan wanita. lingkungan belajar. Bab III Metode Penelitian Dalam bab III (Metode Penelitian) untuk penelitian tindakan kelas menguraikan tentang: (a) latar dan karakteristik penelitian. prosedur evaluasi. bagaimana karakteristik kelas.

motivasi. pembuatan skenario pembelajaran. sikap terhadap pengalaman. pengadaan peralatan dalam rangka implementasi penelitian kaji tindak. seperti penetapan entry behavior. kemampuan Prosedur Penelitian siswa. 3) Pemantauan dan evaluasi Pada bagian ini diuraikan tentang prosedur analisis. gaya bertanya guru. 3) c. Juga alternatif solusi yang dicobakan. hasil belajar. penafsirann data mengenai proses dan produk implementasi tindakan perbaikan yang dirancang. d. Teknik Pengumpulan Data Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 34 . 4) Analisis dan refleksi Bagian ini menguraikan tentang prosedur analisis terhadap hasil pemantauan dan refleksi yang berkenaan dengan proses dan dampak tindakan perbaikan yang akan dilakukan. Bagian ini menggambarkan tahap-tahap pelaksanaan penelitian kaji tindak. prosedur tindakan yang akan diterapkan. yang meliputi: 1) Persiapan Pada bagian ini perlu diuraikan berbagai persiapan yang dilakukan sehubungan dengan penelitian kaji tindak yang diprakarsai. Variabel output (seperti: rasa ingin tahu siswa. perekaman. skenario kerja tindakan perbaikan. dan format kemitraan (kolaboratif).2) Variabel proses (seperti: keterampilan bertanya guru. impelementasi model dan metode mengajar). dsb). personal yang dilibatkan. cara bertanya siswa. serta kriteria dan rencana tindakan perbaikan. upaya memperlancar tes diagnostik. 2) Pelaksanaan tindakan Tahap ini merupakan deskripsi tindakan yang akan dilakukan. dan lain-lain yang terkait dengan pelaksanaan tindakan perbaikan yang telah ditetapkan sebelumnya.

dan (b) pembahasan. a. Dalam mendeskripsi hasil penelitian. perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut: Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 35 . pedoman wawancara. dokumentasi untuk kepentingan bukti fisik pelaksanaan tindak. seperti deskripsi tentang tabulasi dan rata-rata hasil belajar atau kriteria ketuntasan minimal yang telah ditetapkan dalam indikator kinerja. Di samping itu. Teknik Analisis Data Pada bagian ini perlu dijelaskan tentang prosedur analisis data yang digunakan untuk mengukur hasil capaian dalam setiap kali tindakan sebagai bahan perbandingan terhadap ketercapaian indikator kinerja. Hasil Penelitian Dalam bagian ini disajikan hasil penelitian atau temuan penelitian setelah tindakan diterapkan. tes untuk mengukur peningkatan hasil belajar siswa. pedoman pengamatan. Di samping itu. Bab IV Hasil Penelitian dan Pembahasan Bagian ini menguraikan tentang: (a) deskripsi hasil penelitian. e. dari hasil analisis data dapat ditentukan bahwa suatu penelitian kaji tindak masih perlu dilanjutkan pada siklus berikutnya atau sudah dapat dinyatakan selesai. telah temuan harus sesuai yang dirumuskan. yang diawali dengan penyajian hasil observasi Penyajian awal sebagai landasan untuk dengan melakukan masalah tindakan. dan lain-lain. perlu ditegaskan teknik penggunaan instrumen dan sasaran dari setiap instrumen pengumpul data. 4.Pada bagian ini perlu dikemukakan teknik dan instrumen pengumpul data dalam rangka pelaksanaan penelitian kaji tindak. Hal ini dimaksudkan untuk menetapkan bentuk dan skenario tindak lanjut perbaikan dalam setiap siklus.

dan (c) saran. guru. 4) Dilakukan sebanyak siklus. serta hasil yang dicapai). Implikasi (khusus untuk Tesis) Bagian ini menguraikan berbagai hal sehubungan dengan realitas hasil penelitian kaji tindak. a. Pembahasan Pembahasan hendaknya memberikan penjelasan tentang kegagalan atau keberhasilan tindakan yang telah dilakukan dalam penelitian tersebut. baik berupa temuan-temuan selama proses dengan penekanan pada hasil siklus terakhir yang dikomparasikan dengan kajian konseptual sehingga diperoleh konsep Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 36 . Simpulan Dalam bagian simpulan peneliti menyimpulkan hasil penelitian secara lengkap sesuai dengan masalah yang diteliti. yaitu: (a) simpulan. Peneliti dapat membahasnya dengan mengacu pada berbagai teori atau hasil penelitian yang relevan serta dapat pula mengacu pada fakta-fakta obyektif di lapangan yang merupakan pengalamannya atau observasinya selama menjadi guru kelas. (b) implikasi. prosedur pemantauan dan penilaian. 2) Dirinci dan dipaparkan pemberian pertimbangan oleh semua pihak yang dilibatkan. Pada prinsipnya pembahasan menguraikan hasil pelaksanaan tindakan tiap siklus. baru. 5. b. peran siswa. b. Bab V Simpulan dan Saran Bagian ini berisi dua sub bagian pokok. 3) Hasil yang dicapai dan tindakan perbaikan.1) Deskripsi hasil tindakan tiap siklus (kondisi penataan kelas. Simpulan tidak boleh menyimpang dari masalah yang diangkat dalam penelitian. Simpulan harus memuat temuan-temuan pokok. teman sejawat. fasilitas yang digunakan.

Lampiran. Saran dapat berupa pencapain hasil penelitian dan kemungkinan penelitian lanjutan di masa yang akan datang. mencantumkan hal-hal yang diperlukan. foto dan Curriculum vitae peneliti. 2. c. seperti hasil rekap tabulasi data. Saran Saran yang disampaikan peneliti selayaknya juga tetap mengacu pada permasalahan serta simpulan. d. c. b. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 37 . a. Lampiran Model program sekaligus skenario tindakan yang dilakukan. Bagian Akhir Laporan Hasil Penelitian Kaji Tindak 1.. Instrumen penelitian. Daftar Pustaka Penulisan daftar pustaka untuk laporan hasil penelitian kaji tindak sama dengan teknis penulisan daftar pustaka untuk laporan hasil penelitian kuantitatif.pelaksanaan tindakan dan pengumpulan data maupun berbagai upaya yang dapat dilakukan dalam rangka pemecahan masalah penelitian. Data pendukung. seperti: lain-lain yang dianggap perlu. C. Saran pada prinsipnya memuat hal-hal yang perlu direkomendasikan sehubungan dengan hasil penelitian.

Keseluruhan sistem tersebut pada hakikatnya dapat dikelompokkan menjadi tiga golongan. di bagian bawah dari halaman tulisan. sistem American Psychological Association (APA). yaitu (1) sistem yang mempergunakan catatan kaki. Jika kalimat yang dikutip kurang dari lima baris. dan sistem Gabungan (misalnya sistem Harvard dengan sistem huruf). sumber kutipan dilakukan langsung pada teks. Namun jika yang dikutip lima baris atau lebih. dan halaman. Konsep Dasar Notasi Secara umum dikenal beberapa macam sistem dalam penulisan karya ilmiah. Sistem yang dikenal di kalangan masyarakat ilmiah antara lain adalah Univercity of Chicago Press. Dalam sistem catatan kaki dituliskan sumber rujukan berupa nama pengarang. sedang catatan kaki digunakan sebagai penjelasan. maka teks diketik dengan jarak baris satu dan masuk lima spasi (1 tab) dari margin kiri. Selanjurnya. tahun penerbitan. dan halaman yang dirujuk. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 38 . sistem Harvard. (2) sistem yang tidak menggunakan catatan kaki. Sedang pada sistem gabungan. dalam kutipan langsung pada tulisan (tanpa catatan kaki) dilakukan dengan menuliskan nama besar pengarang.BAB V NOTASI DAN TEKNIK PENULISAN KARYA ILMIAH A. dan (3) sistem gabungan (yaitu gabungan dari sistem pertama dan kedua). maka diketik sesuai teks dengan menggunakan tanda kutip. tahun penerbitan. judul. penerbit.

batas bawah 3 Cm. Teknik Pengetikan Karya Ilmiah Pengetikan tugas akhir atau karya ilmiah mahasiswa berupa makalah. sedangkan jarak antara setiap sumber pustaka diketik dalam dua spasi. Daftar pustaka diketik dengan jarak satu spasi. Spasi Pengetikan Karya ilmiah diketik dengan jarak baris dua spasi.Untuk lingkungan menyeragamkan Universitas Negeri notasi karya ilmiah maka mahasiswa di Gorontalo. Pengetikan Alinea Baru Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 39 . perlu memperhatikan beberapa yang bersifat teknis sebagai berikut: 1. 3. kertas kalkir untuk bagan dan sejenisnya. Apabila di dalam tulisan digunakan kertas khusus seperti kertas milimeter untuk grafik. skipsi dan tesis. dan judul gambar yang lebih dari satu baris diketik dengan jarak baris satu spasi. Sampul Karya Ilmiah Sampul luar Makalah atau Skripsi atau Tesis untuk setiap fakultas dan program pascasarjana menggunakan kertas tebal sesuai warna masing-masing fakultas dan program pascasarjana dan dilapisi dengan plastik bening (laminating). Margin Pengetikan Naskah Margin pada setiap halaman ditetapkan sebagai berikut: batas atas 4 Cm. boleh menggunakan kertas di luar batas ukuran yang kemudian dilipat sesuai dengan ukuran kertas naskah. batas kiri 4 Cm. 5. 4. dan batas kanan 3 Cm. Khusus untuk nama bab. judul tabel. B. 2. ditetapkan untuk menggunakan sistem gabungan. Kertas berwarna putih dan diketik bolak balik.5 x 28 Cm) dengan berat 70 – 80 gram. Ukuran kertas Makalah atau Skripsi atau Tesis diketik pada kertas HVS dalam ukuran kuarto atau A4 (21.

b. sedang baris lanjutan kembali ke batas margin. dua spasi di atas baris pertama. Pengetikan Anak Sub-Bab dimulai dari margin kiri. Pengetikan Bab. Pengetikan Sub-Bab dan nomor SubBab dimulai dari batas margin kiri dengan ketikan tebal (bold). Contoh pengetikan Bab. sedangkan untuk bagian awal Makalah atau Skripsi atau Tesis menggunakan angka Romawi kecil di tengah bawah halaman dengan jarak 2 spasi setelah baris terakhir. istilah atau kata/ kalimat dalam bahasa asing dan simbol-simbol statistika diketik dengan menggunakan huruf miring. c. dan Anak Sub-Bab Nama Bab diketik dengan huruf kapital. Huruf awal setiap kata dalam Sub-Bab menggunakan huruf kapital. nama publikasi lain serta nomor penerbitan dalam daftar pustaka. a. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 40 . Halaman satu mulai dari bab pendahuluan. kecuali untuk halaman setiap bab baru ditempatkan di bagian tengah dengan jarak 2 spasi setelah baris terakhir. Penomoran Halaman Nomor halaman ditempatkan di sebelah kanan atas. nama terbitan berkala. Penggunaan Huruf Miring (Italic) Huruf miring digunakan untuk pengetikan judul buku. Sub-Bab. Nomor urut Bab diketik dengan huruf Romawi mulai dari batas margin atas dan ditulis di tengah kertas di atas nama Bab. 8. Di samping itu. 9. dan Anak Sub-Bab dapat dilihat pada lampiran 7. Penggunaan Huruf Naskah diketik dengan huruf Pica (Standard) atau Time New Roman 12. 6. 7. dan menggunakan pita atau tinta warna hitam. Sub-Bab.Pengetikan alinea baru dimulai satu tab dari margin kiri. Huruf awal setiap kata diketik dengan huruf kapital.

Gambar disajikan dalam satu halaman.. tidak menyambung nomor tabel dalam teks.. b. grafik.10. a. diagram. dan diurutkan tanpa memandang dalam bab mana gambar 12. d. b. maka pada bagian yang dihilangkan diberi titik sebanyak tiga buah (. dan diteruskan dengan nama tabel. Jika pengutip menghilangkan satu kalimat atau lebih. Penyajian Tabel Penulisan kata “Tabel” dimulai dari margin kiri. Kutipan yang terdiri dari lima baris atau lebih diketik satu spasi dimulai satu tab dari margin kiri. skema dan yang sejenis. 11. maka pada bagian yang dihilangkan diberi titik sebanyak empat buah (. bagan. Kutipan yang panjangnya kurang dari lima baris diketik seperti ketikan teks. Cara Pengetikan Kutipan Langsung Kutipan langsung ditulis sama persis dengan sumber aslinya baik mengenai bahasa maupun ejaannya. penomoran sendiri..). disajikan. diawali dan diakhiri dengan tanda petik (“). c. c. Jika pengutip menghilangkan satu atau beberapa kata dalam kalimat yang dikutip. Sumber kutipan langsung ditulis dengan menggunakan nama besar Tulisan kata “Gambar”.. nomor tabel dan nama diikuti dengan nomor tabel. histogram. tabel ditempatkan di atas tabel Contoh penyajian tabel dapat dilihat pada lampiran 8. nomor gambar dan Nomor gambar dicetak dengan angka biasa nama gambar ditempatkan di bawah gambar. peta. Penyajian Gambar Gambar dapat berupa foto.). Penyajian gambar mengikuti ketentuan sebagai berikut: a. angka biasa tanpa memandang dalam mana tabel disajikan.. Tabel diberi nomor urut dengan menggunakan Tabel pada bagian lampiran menggunakan Tulisan kata “Tabel”. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 41 .

. . . . .... . . .. .. .. .. atau: Menurut Pomalingo bahwa: “Lingkungan hidup adalah . .. . . . . . . 13. . . .. Pengutip hanya mengambil pokok pikiran dari sumber yang dikutip dalam kalimat yang disusun sendiri oleh Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 42 . . . .. . .. . . . Jika terdapat kutipan yang dikutip oleh penulis dari orang lain. . .. . . . .. . . . .. ... . . Cara Pengetikan Kutipan Tidak Langsung Kutipan tidak langsung adalah kutipan yang tidak sama persis dengan aslinya. . . . . .. . ... .. .. . . . atau: Menurut Pomalingo. . . . ... “. maka digunakan kata “dalam” pada kutipan tersebut. ... . . . . .. . . . .. . . .. . . . . . . . . . . .. atau: “Lingkungan hidup adalah . .. . .. . . . . . . . . . . . .. “.. . . . .. ... . ... . . . . . . ... . . . 2009: 43). . . . . . .. .pengarang.” (dalam Utina.. . . . . tahun terbitan dan nomor halaman yang dikutip pada awal atau akhir kutipan. . bahwa: “Lingkungan hidup adalah . . . .. Contoh: Pomalingo (2009: 17) mengemukakan bahwa: “Lingkungan hidup adalah . .... . ... .. .. . . . .. . . . .. . . .. . . .. .. . kemudian dikutip lagi oleh peneliti.. . 2009: 17). .... .. . . . “ (2009: 17). . .. . . . . . . . . . .. . .. . . .. 2009: 43) bahwa “Lingkungan hidup adalah .. . . . . .... .... ... . . . ... . .. .. Contoh: Menurut Pomalingo (dalam Utina. . .. . . . . . .. .. . . . .. .. .“ (Pomalingo. . . . . . . . .. . .. . . . . . . .. . . . . ... .. . . .. . . . . . . .. . . . . . . . .. . . . .. . . .. . .... .. . .. . .. .. ..

. . Perencanaan Pembelajaran. . . . . . . 11(3): 24-31. . . . . . e. . . 2008.. . Abas. . . . . . . . Femina. Prosedur Pelatihan Squash Yang Efektif.. 2008. . . . atau: Pembelajaran matematika . Pebruari. . d.(Badu.. . Orang Uno. Hariadi. . a. Rasuna (Ed). . . . . .. . . . Contoh: Badu (2009: 53 – 57) menjelaskan bahwa pembelajaran matematika . . 14. Cara Pengetikan Daftar Pustaka Buku Dengan Satu Orang Pengarang Hidup. . . .. . . . . . . Dakia dan Asna Ntelu. . 2006. b. . . . . . . Nelson. . . Gorontalo: UNG Press.pengutip. Dasar-Dasar Pengelolaan Lingkungan Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 43 . . . . . . .. .. Strategi Pembelajaran. c. Teknik Merancang Gaun Sumber Pustaka Dari Jurnal Said. . 2009. . Sumber Pustaka Dari Majalah Malam. . Thalib. . f.. . 10-14. . . Buku Dengan Dua atau Tiga Orang Pengarang Gorontalo: Universal Press.. . . Gorontalo: Garuda Offset. . Pomalingo. . Hh. Gorontalo: UNG Press. 2007. ... . . .. 2009. . . . --------------. . .. ... . . . . .. Yus Irianto. .. Peran Bahasa Inggris Dalam Era Buku Dengan Pengarang Lebih dari Tiga DjoU. Pengarang Buku Sebagai Editor Globalisasi. Hamzah. . .. . . . . 2009: 53 – 57). . . 2008. Gorontalo: UNG Press.. . Kutipan tersebut diketik dengan jarak barus dua spasi sama seperti teks tanpa menggunakan tanda petik. Pengantar Sastra Indonesia. . .

Workshop. 1996. Menuju Gorontalo Cerdas Tahun 2015. Carr L. Kerlinger. dan Sumber Pustaka Yang Diterbitkan Oleh Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 44 . Makalah Disajikan Pada Seminar Nasional Rekonstruksi Pengembangan SDM di Provinsi Gorontalo. Peranan Perguruan Tinggi Dalam Konsep Arah Pembangunan SDM di Provinsi Gorontalo. 2009. (Online).. 1 Maret. Gajah Mada University Press. 2006. Azas-Azas Penelitian Behavioral. (Http://journal. Sosialisasi Inovasi dan Supervisi Pembelajaran k. Graha Misfalah Gorontalo. Disertasi. Lembaga/Instansi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Proyek Pengembangan Guru Sekolah Menengah. Penelitian Tindakan Kelas.soton. Yoseph. l. Terjemahan j. 2007. Maret. 1990-95: The Calm Before The Storm. Sumber Pustaka dari Skripsi. i. H. A Survey of STM Online Journals. TPSDM Provinsi Gorontalo.html. Sumber Pustaka Dari Surat Kabar Gorontalo Post. 2001. IPA.ecs. diakses 12 Juni 1996). Hasan. h. Fred N. dll Pomalingo. Penataran.ac. Tesis. Sumber Pustaka Dari Makalah Yang Disajikan Dalam Seminar. Yogyakarta. 1996. & Hall W. Ani. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional. 1986.uk/survey. Simatupang. Nelson. Pribadi Hitcock. Bandung: Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia. Sumber Pustaka dari Internet Berupa Karya Sumber Pustaka dari Buku Terjemahan Oleh Landung R.11. S. Disertasi Paramata.g.

Sumber Pustaka dari Internet Berupa E-mail BAB VI PEDOMAN PELAKSANAAN SEMINAR. (kip-jkt@indo. diakses 20 Januari 2000).m.id). dan Jurnal Kumaidi. Terdaftar sebagai mahasiswa pada semester yang berjalan Mahasiswa yang akan melaksanakan seminar proposal saat melaksanakan seminar proposal karya ilmiah.or. 1 Oktober 1997.id). Jilid 5 No. Sumber Pustaka dari Internet Berupa Artikel Pengukuran Bekal Awal Belajar dan Pengembangan Tesnya. BIMBINGAN DAN UJIAN KARYA ILMIAH A.ywcn.net . diharapkan memenuhi persyaratan sebagai berikut: 1. Pribadi Naga.ac. 2. (http://www. n.id. karya dipersyaratkan telah menyelesaikan sejumlah SKS dengan nilai rata-rata sesuai ketentuan masing-masing fakultas dan program pascasrjana. E-mail Kepada Ali Sauka (jippsi.mlng. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 45 . Artikel untuk JIP. Syarat-Syarat Akademis Mahasiswa yang akan melaksanakan seminar proposal karya ilmiah. 1998. Dali Santun. 4. Jurnal Ilmu Pendidikan (Online).

Jika seluruh persyaratan (poin 1. maka Penasehat Akademik atau Dosen Pembimbing dapat memberikan rekomendasi yang diketahui oleh Ketua Jurusan/Program Studi. Masalah penelitian danm proposal karya ilmiah yang akan diseminarkan telah dikonsultasikan dan disetujui oleh Penasehat Akademik atau Dosen Pembimbing. Setiap mahasiswa yang akan melaksanakan seminar proposal karya ilmiah dipersyaratkan telah dan atau mengikuti kegiatan seminar yang sama sejumlah frekuensi berdasarkan ketentuan masing-masing fakultas dan program pascasrjana. Berdasarkan rekomendasi yang telah dibuat (Bagian A poin 6). 5. 2. bahwa yang bersangkutan dapat melaksanakan seminar proposal karya ilmiah. Ketua Jurusan/Ketua Program Studi dapat mengajukan usulan kepada Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 46 . perlu memperhatikan komposisi dan pesonalia sebagai berikut: 1. Contoh rekomendasi dapat dilihat pada lampiran 9. 7. yang ditunjukkan dengan kartu kegiatan yang ditandatangani/paraf moderator atau ketua program studi/jurusan dari mahasiswa yang bersangkutan. Untuk kepentingan pengecekan jumlah SKS. serta kelulusan mata kuliah “Metodologi Penelitian” dan “Statistika”. pembimbingan dan ujian karya ilmiah. 4. Pembimbing dan Ujian Akhir Karya Ilmiah Untuk kepentingan pelaksanaan seminar.3. 3. Mahaiswa yang akan melaksanakan seminar proposal karya ilmiah diwajibkan telah lulus mata kuliah “Metodologi Penelitian” dan “Statistika”. Contoh kartu kegiatan dapat dilihat pada lampiran 10. 4 dan 5) telah dipenuhi. Komposisi dan Personalia Panitia Seminar. nilai rata-rata. B. mahasiswa dapat menghubungi Penasehat Akademik atau Ketua Program Studi/Jurusan dengan menunjukkan KRS dan KHS. 6.

Dosen Pembimbing adalah dosen yang dirujuk dan ditetapkan dengan Surat Keputusan Dekan maupun Direktur Program Pascasarjana untuk melakukan pembimbingan karya ilmiah. Tim penguji dapat juga berasal dari program studi/jurusan lain atau instansi lain yang dirasa berkompoten terhadap masalah penelitian yang dibahas dalam seminar. dengan ketentuan sebagai berikut: Pembimbing I: minimal memiliki kualifikasi pendidikan S-1. 1) Dosen Pembimbing untuk setiap karya ilmiah terdiri dari 2 Pembimbing Makalah orang. 3. 2. dan memiliki pengalaman kerja sebagai tenaga dosen sekurang-kurangnya 5 tahun. Tim Penguji dalam seminar dan ujian akhir karya ilmiah sekurangkurangnya 4 (empat) orang untuk skripsi dan tesis atau 3 (tiga) orang untuk makalah. Dosen Pembimbing: a. dan memiliki pengalaman kerja sebagai tenaga dosen sekurang-kurangnya 5 tahun. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 47 . Pembimbing II: minimal memiliki kualifikasi pendidikan S-1 dengan pangkat minimal Asisten Ahli. maka Dekan Fakultas atau Direktur Program Pascasarjana dapat menerbitkan Surat Keputusan Pelaksanaan Seminar Proposal Karya Ilmiah atau Ujian Akhir Karya Ilmiah. dengan pangkat minimal Lektor. serta waktu pelaksanaan seminar. yang ditetapkan sebelum pelaksanaan seminar. 4. termasuk 2 (dua) orang dosen pembimbing yang berasal dari program studi/jurusan mahasiswa yang akan melaksanakan seminar atau ujian akhir. Dalam usulan tersebut dilampirkan struktur panitia pelaksana seminar proposal karya ilmiah termasuk tim penguji sekaligus sebagai tim perumus.Dekan Fakultas atau Direktur Program Pascasarjana untuk proses pelaksanaan seminar proposal karya ilmiah. b. Berdasarkan usulan dari Ketua Program Studi/Jurusan.

serta memiliki pengalaman kerja sebagai tenaga dosen sekurang-kurangnya 5 tahun. Pembimbing II: minimal memiliki kualifikasi pendidikan S2 atau S-3 dengan pangkat minimal Lektor. Pembimbingan. Seminar Proposal Karya Ilmiah dapat dan Ujian Akhir Karya Ilmiah dilaksanakan setiap waktu selama terdapat mahasiswa yang siap melaksanakan seminar. Dalam format rumusan tersebut tidak Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 48 . serta memiliki pengalaman kerja sebagai tenaga dosen sekurang-kurangnya 5 tahun. juga dapat berasal dari pembanding umum baik mahasiswa maupun dosen. Prosedur Pelaksanaan Seminar.2) Pembimbing Skripsi Pembimbing I: minimal memiliki kualifikasi pendidikan S-2 atau S-3 dengan pangkat minimal Lektor Kepala. 3) Pembimbing Tesis Pembimbing I dan II. 2. untuk penyempurnaan rancangan penelitian dari mahasiswa yang melaksanakan seminar. 3. C. Bahan bandingan dari tim penguji dan pembanding umum sedapat mungkin diarahkan untuk mengukur kemampuan penguasaan mahasiswa terhadap masalah penelitian dan proposal karya ilmiah secara keseluruhan. Hasil rumusan dicatat dalam format yang telah disediakan oleh Fakultas dan Program Pascasarjana melalui Jurusan/Program Studi. Pembanding umum tidak ditetapkan dalam Surat Keputusan Dekan atau Direktur Program Pascasarjana. memiliki kualifikasi pendidikan S-3 dengan pangkat minimal Lektor Kepala. serta memberikan arahan 4. 1. Bahan bandingan dalam seminar Proposal Karya Ilmiah di samping berasal dari tim penguji.

Hasil rumusan seminar diserahkan kepada mahasiswa yang bersangkutan setelah pelaksanaan seminar untuk menjadi dalam pembimbingan karya ilmiah. tetapi menguraikan intisari bahan bandingan yang dikumpulkan selama seminar berlangsung untuk kelengkapan rancangan karya ilmiah mahasiswa. Mahasiswa yang berhak mengikuti bimbingan tugas akhir telah dinyatakan memenuhi persyaratan untuk menulis tugas akhir. 5. Sebagai indikator telah terpenuhinya persyaratan di atas adalah dengan dikeluarkannya Surat Keputusan Dekan atau Direktur Program Pascasarjana tentang penetapan pembimbing tugas akhir. Prosedur pembimbingan: a. e. Persyaratan mahasiswa bersangkutan telah menyelesaikan sejumlah mata kuliah yang dipersyaratkan untuk dengan masa studi minimal: Untuk mahasiswa Program D-2 Semester III Untuk mahasiswa Program D-3 Semester V Untuk mahasiswa Program S-1 Semester VI Untuk mahasiswa Program S-2 Semester III d. c. 12. Persyaratan administrasi yang dimaksud yaitu bahwa mahasiswa yang bersangkutan terdaftar sebagai mahasiswa pada semester yang sedang berjalan dan telah dimasukkan dalam Surat Keputusan akademis Dekan yaitu atau bahwa Direktur Program yang Pascasarjana tentang bimbingan tugas akhir. 6. b. maka kepada dosen pembimbing dapat membagi tugas pembimbingan. yaitu Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 49 . Untuk efisiensi dan efektivitas pembimbingan. dan 13. baik persyaratan administrasi maupun persyaratan akademis.menetapkan lulus atau gugurnya mahasiswa dalam seminar proposal karya ilmiah. Contoh format hasil rumusan terdapar pada lampiran 11.

c. j. Dialog/tatap muka langsung. Bimbingan tugas akhir mahasiswa dapat dilakukan dalam bentuk: a. Jika hasil penelitian Dekan atau Direktur Program Pascasarjana dan Pimpinan Jurusan/Program Studi bahwa keterlambatan penulisan karya ilmiah mahasiswa benar-benar bersumber dari dosen pembimbing. Dalam melaksanakan pembimbingan karya ilmiah didasarkan pada hasil rumusan yang diperoleh dari seminar proposal karya ilmiah. Melalui catatan atau koreksi langsung pada draft karya ilmiah. analisis dan teknis penulisan. Dalam hal lain pembimbing tidak dapat melaksanakan tugas bimbingannya selama 3 (tiga) bulan berturut-turut karena berhalangan. Pembimbing II bertanggung jawab tentang metodologi. Surat Keputusan pembimbing hanya berlaku 1 (satu) semester atau 6 bulan. konsep dan logika penulisan. maka dapat dilakukan peninjauan kembali atau penggantian pembimbing berdasarkan Surat Keputusan Dekan atau Direktur Program Pascasarjana. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 50 . h. b. Dosen pembimbing pengganti melanjutkan hasil bimbingan sebelumnya. i. Jika melewati batas waktu yang telah ditentukan dan mahasiswa tidak menyelesaikan tugas akhirnya maka Surat Keputusan tersebut dapat ditinjau kembali. 2. f. g. maka Pimpinan Jurusan/Program Studi dapat mengajukan usul perubahan dosen pembimbing dengan pemberitahuan terlebih dahulu kepada dosen pembimbing sebelumnya.Pembimbing I bertanggung jawab tentang substansi. Melalui komunikasi internet.

Untuk Pemantauan proses bimbingan: memudahkan pemantauan proses dan hasil bimbingan. Kuning. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 51 . maka mahasiswa yang bersangkutan dituntut untuk memenuhi frekuensi bimbingan yang telah ditentukan yaitu minimal 2 kali sebulan atau sesuai kebutuhan. Jadwal dan masa pembimbingan: a. yaitu Hijau. Untuk memacu mahasiswa agar segera menyelesaikan penulisan tugas akhir.d. Batas waktu penulisan karya ilmiah selambat-lambatnya 3 (tiga) semester sepanjang masa studi mahasiswa yang bersangkutan masih memungkinkan. misalnya melalui telepon/HP dan lain-lain. Untuk intensifnya bimbingan serta memotivasi mahasiswa untuk segera menyelesaikan penulisan tugas akhir. Cara lainnya yang disepakati bersama antara pembimbing dan mahasiswa. Warna Hijau diberikan untuk masa konultasi 6 bulan pertama. Frekuensi Bimbingan: a. 5. Buku Konsultasi Bimbingan Makalah/ Skripsi/ Tesis diisi dan ditandatangani oleh dosen pembimbing pada setiap kali melakukan bimbingan. maka kepada mahasiswa diberikan Buku Konsultasi Makalah/ Skripsi/ Tesis yang sewaktu-waktu digunakan oleh dosen pembimbing maupun ketua jurusan/program studi untuk memantau kegiatan mahasiswa selama penulisan tugas akhir. 3. maka Cover Buku Konsultasi akan dicetak dengan tiga warga. b. Contoh format Buku Konsultasi dapat dilihat pada lampiran 14. b. a. Agar bimbingan dapat berjalan efektif maka perlu disepakati antara pembimbing dan mahasiswa tentang jadwal dan tempat pembimbingan. Masa pembimbingan ditetapkan selama 6 (enam) bulan terhitung sejak diterbitkannya Surat Keputusan pembimbingan. dan Merah. c. b. 4.

3) Studi. Penguji utama. Penguji karya ilmiah: a. Mahasiswa mendaftar untuk mengikuti ujian Makalah/ Skripsi/ Tesis selambat-lambatnya 10 (sepuluh) hari sebelum pelaksanaan ujian yang direncanakan dengan melengkapi persyaratan dokumen sebagai berikut: 1) 2) Tesis. b. dan warna merah untuk masa 6 bulan ketiga.warna kuning untuk 6 bulan kedua. c. yaitu penguji di luar dosen pembimbing (mempertimbangkan bidang keahlian) yang ditetapkan oleh Dosen Fakultas atau Direktur Program Pascasarjana atas usulan Ketua Jurusan/Program Studi. pelaksanaan ujian. Skripsi. Ketua Tim Penguji adalah Dosen Pembimbing I sekaligus memimpin sidang pelaksanaan ujian. Skripsi. b. 6. Hasil bimbingan dapat dilihat dari laporan tugas akhir mahasiswa berupa Makalah. dan 1 (satu) orang untuk Makalah. Makalah. Contoh Surat Keterangan Pembimbingan dapat dilihat pada lampiran 15. Penguji pendamping. dan Tesis yang telah selesai dimbimbing dibuktikan dengan Surat Keterangan Pembimbingan untuk persiapan 7. Surat Keterangan Pembimbingan Makalah/ Skripsi/ Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 52 . yaitu 2 (dua) dosen pembimbing. Draft Makalah/ Skripsi/ Tesis yang telah disetujui pembimbing dengan mengetahui Ketua Jurusan/Program Formulir pendaftaran ujian. Persiapan pelaksanaan ujian akhir: a. Hasil bimbingan: a. Sedang penguji pendamping sebanyak 2 (dua) orang untuk Skripsi dan Tesis. Tesis yang telah disetujui dan ditandatangani oleh dosen pembimbing dan siap untuk diuji. 8.

Dosen Pembimbing pertama memimpin sidang ujian. serta pakaian penguji dan peserta ujian: kursi sidang. Berita acara ujian akhir. serta kursi bagi peserta umum. satu set LCD. Format penilaian. dan peserta umum menggunakan pakain yang sopan dan rapi. Panitia ujian menyiapkan perlengkapan yang diperlukan untuk pelaksanaan sidang ujian. Dekan 1) 2) 3) 4) 1) 2) Fakultas atau Direktur Program Pascasarjana menindakjlanjuti dengan membentuk/menyiapkan: Panitia ujian. b. Tempat. Pendamping peserta ujian menggunakan menggunakan Pakaian Sipil Lengkap (PSL). Perangkat ujian sidang minimal meliputi: meja dan c. dengan maksimal waktu yang digunakan 120 menit. Undangan. c. perangkat. 3) Penguji Utama pakaian dan yang Penguji rapi. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 53 .4) Ketua Jurusan/Program Studi mengajukan usulan pelaksanaan ujian akhir kepada Dekan atau Direktur Program Pascasarjana untuk penerbitan Surat Keputusan Pelaksanaan Ujian Akhir. 9. tanya jawab mengenai materi Makalah/ Skripsi/ Tesis dan materi lain yang relevan (komprehensif) dengan program studi mahasiswa yang mengikuti ujian. b. Waktu ujian dibagi dalam sesi presentasi oleh mahasiswa peserta ujian. Ujian dilaksanakan dalam suatu sidang ujian akhir. Pelaksanaan ujian akhir: a. kursi dan meja bagi penguji dan notulen. kursi dan meja bagi peserta ujian akhir. Pemimpin sidang mengendalikan waktu pelaksanaan ujian akhir agar berlangsung secara efektif. d.

Penguji yang tidak hadir dalam sidang ujian tidak diperkenankan menguji di luar sidang ujian. setiap penguji mengisi dan memberikan format hasil ujian kepada pimpinan sidang ujian. Setelah pelaksanaan ujian. Pengganti penguji dari dosen yang tidak hadir adalah penguji yang relevan. Waktu yang digunakan oleh penguji utama maksimal 15 menit setiap penguji. h. f.e. 10. g. dan penguji pembanding maksimal 25 menit setiap penguji. Penguji memberikan penilaian selama ujian berlangsung dengan pembagian materi ujian. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 54 . yaitu penguji 1 relevan dengan penguji 2. Ketentuan penetapan Nilai Akhir: > 85 70 – 84 55 – 69 < 55 = Lulus dengan kriteria A = Lulus dengan kriteria B = Lulus dengan kriteria C = Tidak lulus d. Pimpinan sidang ujian merekapitulasi dan menghitung Nilai Akhir (NA) dengan menggunakan formula sebagai berikut: NA = 1) 2) 3) 4) ∑ BN ∑B x100 % c. b. Penetapan hasil ujian akhir: a. dan perbaikan dari penguji. Notulen merekam berbagai kritik. Tim Penguji membuat kesepakatan hasil ujian secara terbuka tanpa dihadiri oleh mahasiswa yang diuji. serta penguji 3 relevan dengan penguji 4 (berlaku sebaliknya). i. sebagaimana pada lampiran 16. Penguji menggunakan format penilaian yang telah disiapkan oleh panitia. saran. yang oleh pimpinan sidang setelah sidang ujian ditutup.

Jurusan/Program Studi. maka akan dilakukan sidang ujian kembali. 3. Mahasiswa membuat persetujuan pernyataan tentang keaslian dan originalitas isi yang dipertanggungjawabkan secara akademik dan hukum. Mahasiswa melaksanakan penjilidan Makalah/ Skripsi/ Tesis sebanyak 8 (delapan) eksamplar untuk diserahakan kepada Fakultas atau Program Pascasarjana.e. dalam kertas bermeterai Rp. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 55 . 12. Jika melebihi waktu yang telah ditetapkan.d. Dosen Pembimbing dan Dekan Fakultas atau Direktur Program Pascasarjana menandatangani Lembar Pengesahan Makalah/ Skripsi/ Tesis. Mahasiswa yang tidak lulus dalam ujian akhir karya ilmiah memiliki maksimal dua kali kesempatan ujian ulang. memiliki kesempatan memperbaiki draft Makalah/ Skripsi/ Tesis satu bulan setelah ujian. Pimpinan sidang ujian menyampaikan hasil keputusan ujian kepada mahasiswa setelah dicapai kesepakatan dengan mengacu pada persentase capaian hasil ujian. dan arsip. b. f. penguji pembanding. penguji utama. g. e. Mahasiswa menunjukkan hasil karya ilmiah yang telah diperbaiki sesuai saran Dosen Penguji (catatan perbaikan dapat dilihat dalam catatan notulen) selambat-lambatnya satu bulan setelah tanggal ujian akhir kepada dosen penguji. c. Penyerahan karya ilmiah: a. yang ditetapkan oleh panitia ujian. Pimpinan sidang ujian menyerahkan berita acara ujian akhir kepada panitia ujian untuk selanjutnya diserahkan kepada Fakultas atau Program Pascasarjana. Mahasiswa yang lulus dengan beberapa perbaikan.000. Dosen penguji memberikan paraf persetujuan penjididan Makalah/ Skripsi/ Tesis atau menyarankan perbaikan yang masih diperlukan. 11.

Jika mahasiswa tidak menyerahkan Makalah/ Skripsi/ Tesis atau tidak memperbaiki tugas akhir sampai satu bulan setelah tanggal ujian. g. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 56 . Petugas Program Pascasarjana membubuhkan stempel atau Program Pascasarjana pada Lembar Pengesahan dengan mencantumkan tanggal ujian akhir sesuai dengan tanggal SKL. Mahasiswa menyiapkan persyaratan lain berdasarkan ketentuan yang telah ditetapkan untuk diserahkan bersama Makalah/ Skripsi/ Tesis yang telah ditandatangani ke Fakultas atau Program Pascasarjana Fakultas atau untuk memperoleh Surat Keterangan Lulus (SKL). maka Dekan Fakultas atau Direktur Program Pascasarjana membatalkan hasil ujian dengan menandatangani berita acara pembatalan hasil ujian akhir. h.f. serta menyampaikannya kepada mahasiswa yang bersangkutan dan dosen pembimbing.

Lampiran 1: Contoh Sampul 4 Cm MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW PADA MATA PELAJARAN IPS DI SMP NEGERI 1 GORONTALO SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam mengikuti Ujian Sarjana Pendidikan Oleh KRISDAYANTI NIM: 1234567890 4 Cm 3 Cm UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO FAKULTAS ILMU SOSIAL JURUSAN PENDIDIKAN EKONOMI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI PERKANTORAN 2009 3 Cm Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 57 .

. . ... . . . . . ...... .. NIP.. . ... .. . . Oleh . .. .. 4 Cm Mengetahui: Ketua Jurusan atau Program Studi . .. ... . . . . . .. . .Lampiran 2: Lembar Persetujuan Pembimbing 4 Cm PESETUJUAN PEMBIMBING Makalah atau Skripsi atau Tesis yang berjudul . .. . ... . ... .. ... Telah diperiksa dan disetujui untuk diuji Pembimbing I Pembimbing II . .. 3 Cm . . . .. 3 Cm Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 58 .. .. ... .. . ..... . .....

. . . . . .. . . . . . . . . . NIP. . . . . . . . . . . . . 5. 2. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . .. . . . 4. . . . . . . Oleh . . . . . .. . . . . . . . . . ... .. . 1. . .. .. . . . 3 Cm Gorontalo. . . 2009 DIREKTUR PROGRAM PASCASARJA atau DEKAN FAKULTAS . . . . Telah dipertahankan di depan dewan penguji Hari/ Tanggal Waktu : : Penguji: 1. . . .. . . . . 2. . . . . . . .. .Lampiran 3: Lembar Pengesahan 4 Cm LEMBAR PENGESAHAN Makalah atau Skripsi atau Tesis yang berjudul . . . . . . . ... . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 3. . . .. . . . . .. . . . .. . . . . . . . . 3 Cm Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 59 . . . . . . . . . . . . .. . . . . . 4 Cm 3. . .

.. Fakultas Ekonomi dan Bisnis... ... . Universitas Negeri Gorontalo....... .. ...... 4 Cm 3 Cm Kata Kunci: Hasil Belajar Siswa dan Pembelajaran Jigsaw 3 Cm Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 60 .. . ......... .... Program Studi Pendidikan Ekonomi Perkantoran Jurusan Pendidikan Ekonomi.. ... .. .... ... . . ..... .. ... .. . .. . ... ......... .. .... 2009... ......... Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Penggunaan Model Pembelajaran Jigsaw di SMP Negeri 1 Gorontalo... . ... . .............. . .. ............. ... . ...... . ...... .... ... ............ . . dan Pembimbing II ....... .....Lampiran 4: Contoh Format Abstrak 4 Cm ABSTRAK Krisdayanti... ....... . .... ... ... .. .. . ................ .. .. Skripsi....... . .. .. . .. .... Penelitian ini bermaksud . ... Pembimbing I .... . . . ....... . . . dst. ... ... .. .. . dst. . . . .. . . ......... .... .

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . 1. . . . . . . DAFTAR ISI . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .1. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .1. 2. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . ABSTRAK . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . HALAMAN PERNYATAAN . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 2. . . . 1. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 2. . 2. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . BAB II KAJIAN TEORETIS DAN HIPOTESIS . . . . . . . . . . .2 . . . . . . . ABSTRACT . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .1 Kajian Teoretis . . . . . . . . . . . . . . . . . .2 Variabel X1 . . . . . . . . . . . . . . . . . 9 9 9 15 19 i ii iii iv v vi vii viii ix xii xiii xiv xv 1 1 Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 61 . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . KATA PENGANTAR . . . . . DAFTAR TABEL . . . . . . . . . . . . . . Variabel Y . . . . . . . . . . . . LOGO UNG . 2. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .Lampiran 5: Contoh Format Daftar Isi DAFTAR ISI Halaman HALAMAN SAMPUL . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . BAB I PENDAHULUAN . . . . . DAFTAR GAMBAR . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . LEMBAR PENGESAHAN . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .3 Variabel X2 . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .1. . .2 dst . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . HALAMAN JUDUL . . . . . . . . . . . . . . . . . DAFTAR LAMPIRAN . . . . . . . . .1 Latar Belakang Masalah . . . . . . . . . . . . . . . . . . .1. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . PERSETUJUAN PEMBIMBING . . . . . . . .

. 7 14 43 Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 62 . . . . . . . . . . . . . 3. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Keadaan Gedung Sekolah . . . . . . . . . . . . . dst . Keadaan Populasi . . . . . . . Keadaan Sampel . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 2. . . . . . .Lampiran 6: Contoh Format Daftar Tabel DAFTAR TABEL Halaman 1. . . . . .

.... . . . ... ... .... .. . . .. . ...... . ...... . ...... ... ... .. . . .... dst.. ... . .... . . .. . ... . . . .2 Hasil Belajar Siswa . . . . ..2 Prosedur Pembelajaran Jigsaw .....1 Pengertian Pembelajaran Jigsaw merupakan .. . ... . . ....Lampiran 7: Contoh Pengetikan Topik BAB II KAJIAN TEORETIS DAN HIPOTESIS TINDAKAN 2. .. .. .. ... . . . . . . . ... .. .. ... .. . .. . . . . .. . . .... ....... . .... 2..... .. .. . .3 dst Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 63 .. . ... . . ... .... . . .. ... dst... .....dst. . ... . .. . . .... . .. . .1.. . .. .. ... . . ... . 2.. . . .. ... .. ... .. . .. . ... . . ..1. . . .. .. . .. . .. .... . .. . . .... . . .1 Model Pembelajaran Jigsaw 2.. .. . .. . 2. .. . ... ... . .. .. . .. . . . .... . ... . .... . ..... .

1 1 2 3 Kelas 2 Jumlah 3 Lanjutan tabel pada halaman berikut: 1 4 5 6 2 3 Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 64 . . .. maka dapat dibuat penyajian tabel sebagai berikut: Tebel 1: Keadaan Siswa SMA . . . . . . . . No.A I. . 1 2 3 4 Kelas I. . .. . 500 Catatan: Jika tabel lebih dari satu halaman.B II.A dst Jumlah Jumlah 40 40 40 .Lampiran 8: Contoh Penyajian Tabel Tebel 1: Keadaan Siswa SMA . No. .

... . REKOMENDASI No.. . . ... . Mahasiswa yang bersangkutan juga telah mengkonsultasikan masalah penelitian dan proposal Makalah atau Skripsi atau Tesis dengan Penasehat Akademik dan Dosen Pembimbing yang bersangkutan... . ..... . Pembimbing I . . . ... .. . .. NIP.. . atau PROGRAM PASCASARJANA JURUSAN ... . .... .... ........ ..... ..Lampiran 9: Contoh Rekomendasi Persiapan Penulisan Karya Ilmiah UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO FAKULTAS ... ... benar-benar telah menyelesaikan mata kuliah sejumlah . . . :... ... .... .. .... .. . . . .... .. .. . . . ..... .... .. .. .. Dengan demikian dapat dipertimbangkan untuk melaksanakan seminar proposal Makalah atau Skripsi atau Tesis.. ...... .. ... . NIP. .... ........ . Gorontalo.. . 2009 Pembimbing II Penasehat Akademik .. :.... ....... . .... maka dengan ini dijelaskan bahwa: Nama NIM Program Studi Jurusan Angkatan :. . .. ........ .. . .. ... ...... Mengetahui: Ketua Jurusan/Program Studi .... .. Fakultas .. ....... ..... Dalam rangka pelaksanaan seminar Makalah atau Skripsi atau Tesis bagi mahasiswa Program Studi . Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 65 . . Demikian rekomendasi ini dibuat untuk digunakan seperlunya. PROGRAM STUDI .... dan telah lulus mata kuliah Metodologi Penelitian dan Statistika.... . . . ... . . ... . ... ... . ... .. . :. ..... . NIP.. .. ... ... .... ... .. .... :.. ........ . NIP..... ........ .. . .. di lingkungan Jurusan . . .. .... SKS dengan Indeks Prestasi Komulatif ... .. ..... atau Program Pascasrjana.

......... 2009 Ketua Program Studi/Jurusan ............. ........ :. ... . ......Lampiran 10: Contoh Format Kartu Kegiatan Seminar UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO FAKULTAS ........... .. ..... .. :.. :. . .... ... :..... .... ..... Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 66 .................. . ............. NIP.... ......... Nama penyaji Judul Paraf Gorontalo................... . .......... . ....... atau PROGRAM PASCASARJANA KARTU KEGIATAN SEMINAR Nama NIM Program Studi Jurusan Angkatan No Hari/Tanggal :. ...... ............... .......... ..

.... ....... :. .. Judul :.. Program Studi .... 10...... :...... ................ Identifikasi Masalah :... (khusus untuk Tesis) 5. ..... atau PROGRAM PASCASARJANA Hasil Rumusan Seminar Proposal Makalah/ Skripsi/ Tesis Hasil Penelitian Kuantitatif Mahasiswa Jurusan ............ 8... ........ Tujuan Penelitian :. 3... ....... .... 4. ............ .............. .......... ... . ... Nama NIM 1.... 9.. . 2............. ...... .. .. . ........... Manfaat Penelitian :...... Kerangka Berpikir :....... .... . .... .................. ......... ........... Kajian Teoretis Kajian Penelitian Yg Relevan :........ ... .......................... 7.. Rumusan Masalah :... ......... .... ................. ......... . .... .. ............ Latar Belakang Masalah :. :....Lampiran 11: Contoh Format Rumusan Seminar Proposal Makalah/ Skripsi/ Tesis Hasil Penelitian Kuantitatit UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO FAKULTAS .. ............... . . Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 67 . Pembatasan Masalah ... ........... .. . .... ............... ... 6. . :...... ....... ....... ........

NIP. Teknik Analisis Data Hipotesis Statistika :. . .... .... 68 ...... . .. :...... :.. ..... ...... (khusus Skripsi dan Tesis) 12........... . ... .. ..... .. .. (khusus Skripsi dan Tesis) 14.. 16. . .. .. .. 3.... .. Daftar Pustaka :.... . ........ Data :....... .. ... ........ .. .. .. ..... ...... Hipotesis ....... . :..... (khusus Skripsi dan Tesis) 15.......... ... Pedoman Penulisan Karya Ilmiah . 1... ..... .... 2009 Penguji...... .... . 2..... Mengetahui: Ketua Jurusan/ Prodi ..................... .. ... .............. ... ........ .... Disain Penelitian .. ...................(khusus Skripsi dan Tesis) 11.... .. ....... .......... ... ... Lokasi dan Waktu Penelitian ....... ..... .. .. .............. ........ 19.......... .. 17...... 18.... Populasi dan Sampel Teknik Pengumpulan :. . Variabel Penelitian :.. . 13................. ....... :. ..... ...... . ......... ..... . .. Gorontalo... .. .

. . . .. . ...4. . penguji hanya sampai dengan 3 orang. Catatan: . . . . .. . Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 69 .... Khusus untuk makalah. .. ..

. Manfaat Penelitian :.. .. Rumusan Masalah :. 2..... ...... ........ ................ . :. ...... Tujuan Penelitian :.. . 7........ 3...... :...... ....... (khusus untuk Tesis) 4..... ....... 10. ... ........ 5... :........ . ...... :............ .. ................................. .................. 8............ .... .. . 9...Lampiran 12: Contoh Format Rumusan Seminar Proposal Skripsi/ Tesis Hasil Penelitian Kualitatit UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO FAKULTAS .......... Nama NIM 1..... ....... . Latar Belakang Masalah :.... ... Kajian Teoretis Kajian Penelitian Yg Relevan Latar Penelitian Pendekatan dan Jenis Penel................ Judul :.... .. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 70 :........... :. ......... ........ .. ............ ..... Fokus Masalah ....... ....... Program Studi ..... 6. .. .. ........ .... ... atau PROGRAM PASCASARJANA Hasil Rumusan Seminar Proposal Skripsi/ Tesis Hasil Penelitian Kualitatif Mahasiswa Jurusan ... .......... . :......... ..... ............................. ................................

. 2........ ... .. . .. 13.. Kehadiran Peneliti :.. 3...... .. .. ....... ..... .. ..... :.. . ...... ......... ... .. .. . 2009 Penguji. ........... ...... :....... ...11........ Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 71 ... ..... . . Pengecekan Keabsahan Data Tahap-Tahap Daftar Pustaka :........ ...... .... Mengetahui: Ketua Jurusan/ Prodi ..... .......... ............... . Data dan Sumber Data Prosedur Pengumpulan Data Analisis Data :..... . .. .. .. . 15... Gorontalo. 17.. 4..... 12.. ........... . .... 1. ... . . .. .... :.. NIP......... .. . 14. .. . ............ ......... ........ .. ... . .. ..... .... . .. Penelitian :.... ...... ... .. . ............ ... . .. . ...... ... ...... . ... . . . .. . . 16.. ... ......... .... ....

.... ......... atau PROGRAM PASCASARJANA Hasil Rumusan Seminar Proposal Skripsi/ Tesis Hasil Penelitian Kaji Tindak Mahasiswa Jurusan ...... Kajian Teoretis :..... :. . ...... ......... ... Tujuan Penelitian :.... . .. 3................ .. ........... Rumusan Masalah :....... . .... .. .. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 72 .... .... .... (khusus untuk Tesis) 5... ..... ....... .......... 4. ... ... Identifikasi Masalah :. ................. . 6.... ...... ............ . . . .. .... :... :.. Rancangan Tindakan: ... ....... ... .. ......... 7. ...... ..... ..... .. .. ................ .. .......... Pembatasan Masalah ..... ... ......... ............... .. Manfaat Penelitian :. 2. ............... .. .......... 10. Program Studi ......... .. Cara Pemecahan Masalah :.... .. . Latar Belakang Masalah :..... .... Judul :. .. ......Lampiran 13: Contoh Format Rumusan Seminar Proposal Skripsi/ Tesis Hasil Penelitian Kaji Tindak UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO FAKULTAS ...... .. . 9..... Nama NIM 1.. ........ Alternatif . ..... .......... ... ............ ..... 8......

(khusus untuk Tesis) 11. 12. 13. 14. .................. 15. 16. 17. 18. 19. Variabel Penelitian :................................ Prosedur Penelitian :................................ teknik Pengumpulan Data :.......... :.......... :................................ Teknik Analisis Data Daftar Pustaka ...................... ...................... Mengetahui: Ketua Jurusan/ Prodi . . . . . . . Gorontalo, . . . . . . . . . . . . . 2009 Penguji, Kajian Penelitian Yg Relevan Hipotesis Tindakan :................................ Indikator Kinerja :.......... ...................... Latar dan Karakteristik Penelitian: . . . . . . . . . . . :.......... ......................

1. . . . . . . . . . . . . . .................... NIP. 2. . . . . . . . . . . . . .

...........

...........

3. . . . . . . . . . . . . .

...........

Pedoman Penulisan Karya Ilmiah

73

4. . . . . . . . . . . . . .

...........

Pedoman Penulisan Karya Ilmiah

74

Lampiran 14: Contoh Buku Konsultasi Bimbingan Makalah/ Skripsi/ Tesis UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO FAKULTAS . . . . . . . . . . . atau PROGRAM PASCASARJANA BUKU KONSULTASI BIMBINGAN MAKALAH/ SKRIPSI/ TESIS Nama Mahasiswa NIM Program Studi Jurusan Angkatan Pembimbing Bimbingan Ke Hari/ Tanggal :.......................... :.......................... :.......................... :.......................... :.......................... :1......................... 2......................... Materi Bimbingan Paraf

Pedoman Penulisan Karya Ilmiah

75

. . . :. . :. .. ... . . ... .. . .... ...... ..... tanggal . . . .. .. .......... . .... . . .... . .. .... ..... .. ... . . ........ ..... ... . . NIP .... . . .. .. . .. .... .. . . NIP Mengetahui: Ketua Jurusan/Program Studi ... ..... . NIP. . .... Gorontalo.... ... :. 2009 Pembimbing I Pembimbing II ................ . dengan ini menyatakan bahwa penyusunan Makalah/ Skripsi/ Tesis: Nama NIM Program Studi Jurusan Angkatan Judul :.. .. . ... :. .. . . ... . ... serta dapat diajukan untuk menempuh ujian akhir Makalah/ Skripsi/ Tesis. ... atau PROGRAM PASCASARJANA SURAT KETENGAN PEMBIMBINGAN Nomor: . .... .. Tim Pembimbing yang diangkat dengan Surat Keputusan Dekan Fakultas .. .... .. .. .... ..... . .. atau Direktur Program Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo No..... . .. .Lampiran 15: Contoh Surat Keterangan Pembimbingan UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO FAKULTAS . Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 76 ... . . .. telah dibimbing dan disetujui. .. ... ..... .. ....... . .. ...... :..... . . ....... .. .......... . .. ... . ....

Instrumen. Metodologi tugas akhir 2. .5 0. Interpretasi data. 3.5 0.5 0. Kajian teoretis karya ilmiah. Metodologi tugas akhir 2. analisis. .5 0. . 5. 3. Relevansi materi karya ilmiah dengan disiplin ilmu program studi peserta ujian.5 0. Kaidah penulisan berdasarkan panduan penduan penulisan UNG. . 5. 4. . Kajian Teoretis karya ilmiah. 5.5 0. Kaidah penulisan berdasar kan panduan penduan penulisan UNG. .5 100 100 100 100 100 50 50 50 50 50 3 Penguji Pembanding (Pembanding 1) 0.5 Skor Maks (N) 100 100 100 100 100 Nilai Maks (BN) 50 50 50 50 50 2 Penguji Utama (Pembimbing 2) 0. mempertahankan dan menjelaskan. 3. 4. simpulan dan rekomendasi 1. Instrumen.5 0. Kemampuan mempresentasi-kan. atau PROGRAM PASCASARJANA FORMAT PENILAIAN UJIAN AKHIR MAKALAH/ SKRIPSI/ TESIS No.5 0. 1 Penguji Penguji Utama (Pembimbing 1) Materi Ujian 1. simpulan dan rekomendasi. Bobot (B) 0. Kajian teoretis karya ilmiah.5 100 100 100 100 100 100 100 50 50 50 50 50 50 50 4 Penguji Pembanding Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 77 . mempertahankan dan menjelaskan. Kajian Teoretis karya ilmiah. . Keterampilan menggunakan media.Lampiran 16: Format Penilaian Ujian Akhir Makalah/ Skripsi/ Tesis UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO FAKULTAS . analisis.5 0. 1.5 0. . 4. Penampilan 1. 2. Kemampuan mempresentas-ikan.5 0. deskripsi data. .5 0. .5 0. deskripsi data.5 0.

3. Relevansi materi karya ilmiah dengan disiplin ilmu program studi peserta ujian. 4.(Pembanding 2) 2.5 0.5 karena penguji pendamping hanya 1 (satu) orang. Interpretasi data. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah 78 . Penampilan 0.5 0. sedang untuk Untuk perhitungan Nilai Akhir Skripsi atau Tesis Makalah B ∑ = 7. 5.5 10 100 100 100 50 50 50 1000 Jumlah Perhitungan Nilai Akhir: Rumus: NA = ∑ BN ∑B x100 % B ∑ = 10. Keterampilan menggunakan media.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->