Ayat Jurnal Penyesuaian A.

Pengertian Jurnal Penyesuaian Jurnal penyesuaian adalah jurnal yang dibuat untuk menyesuaikan nilai akun-akun setiap buku besar yang belum mencerminkan jumlah (saldo) yang sebenarnya. Tujuan penyesuaian : - Setiap rekening riil, khususnya rekening aktiva dan rekening utang menunjukkan jumlah yang sebenarnya pada akhir periode - Setiap rekening nominal, khususnya rekening pendapatan dan beban menunjukkan pendapatan dan beban yang seharusnya diakui dalam suatu periode B. Akun-Akun yang Perlu Disesuaikan Pada Akhir Periode Akuntansi Tidak semua akun memerlukan jurnal penyesuaian pada akhir periode akuntansi. Akun-akun yang lazim disesuaikan pada akhir periode akuntansi untuk perusahaan jasa adalah sebagai berikut: 1. Beban dibayar di muka (prepaid expenses) 2. Pendapatan diterima di muka (deferred revenue) 3. Piutang pendapatan (accrued receivable) 4. Beban yang masih harus dibayar (accrued expense) 5. Pemakaian aktiva tetap (depreciation of fixed asset) 6. Pemakaian perlengkapan C. Pencatatan Jurnal Penyesuaian 1. Beban dibayar di muka Beban dibayar di muka adalah transaksi yang pada saat terjadinya dikelompokkan sebagai harta(aktiva), tetapi akan menjadi beban di kemudian hari. Beban ini merupakan harta perusahaan yang akan memberikan manfaat di masa yang akan datang. Contoh dari akun beban dibayar di muka adalah sewa dibayar di muka, asuransi dibayar di muka, iklan dibayar di muka, bunga dibayar di muka, dan sebagainya. Pencatatan beban dibayar di muka dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu: - dicatat sebagai harta - dicatat sebagai beban Ilustrasi pencatatan: Pada tanggal 1 Agustus 2008 perusahaan membayar sewa kantor untuk masa dua tahun sebesar Rp12.000.000,00. Jika dicatat sebagai harta, maka ayat jurnal pada tanggal 1 Agustus 2008 adalah:

000.000. sehingga bagian dari sewa kantor yang belum menjadi beban sampai dengan akhir periode akuntansi adalah 17 bulan (1 Januari 2009 . tetapi akan menjadi pendapatan di kemudian hari. Jika dicatat sebagai utang (kewajiban).000.000.dicatat sebagai pendapatan Ilustrasi pencatatan: Tanggal 1 Agustus 2008 diterima sewa toko untuk masa dua tahun sebesar Rp12.00 (5/24 x Rp12.000.Misalnya akhir periode akuntansi ditetapkan tanggal 31 Desember 2008. maka ayat jurnal pada tanggal 1 Agustus 2008 adalah: Misalnya akhir periode akuntansi ditetapkan tanggal 31 Desember 2008. tetapi belum menyelesaikan pekerjaan tersebut. sehingga bagian dari sewa kantor yang telah menjadi beban sampai dengan akhir periode akuntansi adalah 5 bulan (1 Agustus 2008 .000. Jurnal penyesuaiannya pada tanggal 31 Desember 2008 adalah: 2. dan sebagainya.00).dicatat sebagai utang (kewajiban) .00). Pencatatan pendapatan diterima di muka dapat dilakukan dengan dua cara.000.500. yaitu: . ayat jurnal pada tanggal 1 Agustus 2008 adalah: .31 Juli 2010) dengan nilai sebesar Rp9.000.00 (17/24 x Rp12. Jurnal penyesuaiannya pada tanggal 31 Desember 2008 adalah: Jika dicatat sebagai beban.31 Desember 2008) dengan nilai sebesar Rp2. Contoh dari akun pendapatan diterima di muka adalah sewa diterima di muka.500.00. Pendapatan ini timbul karena perusahaan telah menerima pembayaran atas suatu pekerjaan. Pendapatan diterima di muka Pendapatan diterima di muka adalah transaksi yang sejak awalnya dicatat sebagai utang (kewajiban). asuransi diterima di muka. bunga diterima di muka.

000.000.00 untuk tiga bulan dengan bunga 6% per tahun. ayat jurnal penyesuaian pada tanggal 31 Desember 2008 adalah: .Misalnya periode akuntansi berakhir pada tanggal 31 Desember 2008.00 (5/24 x Rp12. sewa yang masih harus diterima (piutang sewa).000.5%) yang akan diterima tanggal 1 Januari 2009 harus dicatat sebagai pendapatan pada periode akuntansi tahun 2008.000.31 Desember 2008) sebesar Rp2.00).000. ayat jurnal penyesuaiannya pada tanggal 31 Desember 2008 adalah: Jika dicatat sebagai pendapatan. Piutang pendapatan / Pendapatan yang masih harus diterima Piutang pendapatan / Pendapatan yang masih harus diterima adalah pendapatan yang sudah menjadi hak dilihat dari segi waktu tetapi belum dicatat atau diterima pembayarannya.000. ayat jurnal pada tanggal 1 Agustus 2008 adalah: Misalnya periode akuntansi berakhir pada tanggal 31 Desember 2008. Contoh akun pendapatan yang masih harus diterima adalah bunga yang masih harus diterima (piutang bunga).00 (19/24 x Rp12.31 Juli 2010) dengan nilai sebesar Rp9. Ilustrasi pencatatan: Tanggal 1 November 2008 didepositokan uang ke bank sebesar Rp100.000.500. pendapatan bunga untuk bulan Desember 2008 sebesar Rp500. bagian dari sewa yang telah menjadi pendapatan adalah 5 bulan (1 Agustus 2008 . ayat jurnal penyesuaiannya pada tanggal 31 Desember 2008 adalah: 3.500. bagian dari sewa yang belum menjadi pendapatan adalah 19 bulan (1 Januari 2009 .000. Misalnya periode akuntansi berakhir pada tanggal 31 Desember 2008.000. Bunga deposito diterima secara bulanan setiap tanggal 1 bulan berikutnya. dan sebagainya.000.00 x 0.00 (=Rp100.00).000.

00 (=Rp20. Besarnya nilai penyusutan aktiva tetap dicatat sebagai beban penyusutan aktiva tetap (D).000. Contoh akun aktiva tetap adalah peralatan kantor. sehingga besarnya beban penyusutan gedung yang ditetapkan pada periode tersebut sebesar Rp35.00 x 4/12 x 12%). Penyusutan aktiva tetap Penyusutan aktiva tetap adalah berkurangnya kemampuan suatu aktiva tetap untuk memberikan manfaat ekonomis secara berangsur-angsur sejalan dengan perjalanan waktu. Utang beban / Beban yang masih harus dibayar Utang beban / Beban yang masih harus dibayar adalah beban yang sudah menjadi kewajiban dilihat dari segi waktu tetapi belum dicatat atau dilakukan pembayarannya. mesin. Ilustrasi pencatatan: Tanggal 1 Maret 2008 perusahaan meminjam uang ke Bank sebesar Rp20. Misalnya pada akhir periode akuntansi diputuskan untuk menyusutkan nilai gedung sebesar 10%.00 dengan bunga 12% per tahun.4. tetapi tidak langsung dicatat pada aktiva tetap yang bersangkutan karena aktiva tetap harus dicatat sebesar harga perolehannya. maka beban bunga yang dibebankan untuk periode akuntansi yang bersangkutan adalah selama empat bulan (1 September 2008 .00 x 10%). peralatan toko. ayat jurnal penyesuaian pada tanggal 31 Desember 2008 adalah: 5. tanah.00 (=Rp350. ayat jurnal penyesuaian pada tanggal 31 Desember 2008 adalah: . kendaraan.000. dan sebagainya.000.000. Bunga dibayar di belakang setiap tanggal 1 September dan 1 Maret.000.00. Misalnya periode akuntansi berakhir pada tanggal 31 Desember 2008.000. bunga yang masih harus dibayar. Ilustrasi pencatatan: Tanggal 31 Desember 2008 dalam neraca saldo terdapat akun Gedung dengan saldo sebesar Rp350. Contoh akun beban yang masih harus dibayar adalah gaji yang masih harus dibayar.31 Desember 2008) sebesar Rp800.000.000. dan sebagainya. akun yang dipakai adalah akumulasi penyusutan aktiva tetap (K) yang merupakan akun kontra aktiva tetap tersebut.000.000. gedung.000.

00 (=Rp2. Contoh akun perlengkapan adalah perlengkapan toko. Pada akhir periode akuntansi harus dihitung berapa perlengkapan yang sudah terpakai dan berapa perlengkapan yang masih tersisa. Pada akhir periode akuntansi tanggal 31 Desember 2008.00 belum menjadi beban.000. Pemakaian perlengkapan Perlengkapan adalah barang yang dipergunakan untuk kegiatan perusahaan yang habis terpakai dalam jangka waktu satu tahun.000.500. sebagai harta (aktiva) b.000. dan sebagianya.00. ayat jurnal pada tanggal 15 Mei 2008 adalah: Bagian perlengkapan yang sudah terpakai sebesar Rp1. ayat jurnal penyesuaiannya pada tanggal 31 Desember 2008 adalah: Jika dicatat sebagai beban.6. sebagai beban Ilustrasi pencatatan: Tanggal 15 Mei 2008 dibeli perlengkapan kantor seharga Rp2.00 Rp750. perlengkapan yang masih tersisa sebesar Rp750. yaitu: a.00) ditetapkan menjadi beban.000. Pencatatan pemakaian perlengkapan dapat dilakukan dengan dua cara. ayat jurnal pada tanggal 15 Mei 2008 adalah: Bagian perlengkapan yang masih tersisa sebesar Rp750. ayat . Jika dicatat sebagai harta (aktiva).000.750.500.000. perlengkapan kantor.00 secara tunai.

sedangkan pendktan pendptan sebesar yg tersisa. 6. 5. 4. akhir: (D) Persediaan brg dgng (K) Ikht.jurnal penyesuaiannya pada tanggal 31 Desember 2008 adalah: AYAT JURNAL PENYESUAIAN y Pengertian: AJP adl jurnal yg dibuat utk menyesuaikan saldo perkiraan ke saldo yg sebenarnya smp akhir periode atau utk memisahkan penghasilan & biaya dr satu periode dgn periode lain. 2. ymhdb/Utang« Penyusutan aktiva tetap (D) B. jumlahnya sebesar yg terpakai. 7. 3. . Penghasilan diterima di muka Utang: (D) «diterima di muka (K) Pendapatan« Pendptan: (D) Pendptan«. Piutang penghasilan yg msh hrs dterima (ymhd) (D) Penghslan ymhd/Piutang« (K) Pendptan« Biaya yg masih hrs dibayar (ymhdb) (D) Beban« (K) B. Perlengkapan (K) Perlengkapan y 1. (K) «diterima dmuka jika menggunakan pendktan utang. awal: (D) Ikhtisar R/L (K) Persed brg dgng Pbd. R/L Biaya dibayar dimuka Harta: (D) Beban«. (K) «dibyr di muka Beban: (D) «dibyr di muka (K) Beban« jika menggunakan pendktan harta. Penyusutan« (K) Akumulasi Penyusutan« Perlengkapan yg tlh terpakai (D) B. jumlahnya sebesar yg terpakai. Akun-akun: Persediaan brng dagang Pbd. sedangkan pendktan beban sebesar yg tersisa.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful