Download Contoh Makalah Pendidikan 2012 Terbaru Gratis aadesanjaya.blogspot.

com Browse > Home > Islam > Pendidikan Agama Islam > Pengertian, Tujuan, Ruang Lingkup Pendidikan Agama Islam > Pengertian, Tujuan, Ruang Lingkup 1. Pendidikan Agama Islam 1.1 Pengertian dan Tujuan Pendidikan Agama Islam a) Pengertian Pendidikan Agama Islam Pengertian pendidikan itu bermacam-macam, hal ini disebabkan karena perbedaan falsafah hidup yang dianut dan sudut pandang yang memberikan rumusan tentang pendidikan itu. Menurut Sahertian (2000 : 1) mengatakan bahwa pendidikan adalah "usaha sadar yang dengan sengaja dirancangkan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan." Sedangkan Ihsan mengatakan bahwa pendidikan merupakan usaha manusia untuk menumbuhkan dan mengembangkan potensi-potensi pembawaan baik jasmani maupun rohani sesuai dengan nilai-nilai yang ada di dalam masyarakat dan kebudayaan. Atau dengan kata lain bahwa pendidikan dapat diartikan sebagai suatu hasil peradaban bangsa yang dikembangkan atas dasar pandangan hidup bangsa itu sendiri (nilai dan norma masyarakat) yang berfungsi sebagai filsafat pendidikannya atau sebagai cita-cita dan pernyataan tujuan pendidikannya (Ihsan, 1996 : 1) Sedangkan Pendidikan Agama Islam berarti "usaha-usaha secara sistematis dan pragmatis dalam membantu anak didik agar mereka hidup sesuai dengan ajaran Islam". (Zuhairani, 1983 : 27) Syariat islam tidak akan dihayati dan diamalkan orang kalau hanya diajarkan saja, tetapi harus dididik melalui proses pendidikan nabi sesuai ajaran Islam dengan berbagai metode dan pendekatan dari satu segi kita lihat bahwa pendidikan islam itu lebih banyak ditujukan kepada perbaikan sikap mental yang akan terwujud dalam amal perbuatan baik bagi keperluan diri sendiri maupun orang lain. Dari segi lainnya, pendidikan islam tidak bersifat teoritis saja, tetapi juga praktis. Ajaran islam tidak memisahkan antara iman dan amal shaleh. Oleh karena itu, pendidikan islam adalah sekaligus pendidikan iman dan pendidikan amal dan juga karena ajaran islam berisi tentang ajaran sikap dan tingkah laku pribadi masyarakat menuju kesejahteraan hidup perorangan dan bersama, maka pendidikan islam adalah pendidikan individu dan pendidikan masyarakat. Semula yang bertugas mendidik adalah para Nabi dan Rasul selanjutnya para ulama, dan cerdik pandailah sebagai penerus tugas, dan kewajiban mereka (Drajat, 1992 : 25-28). Pendidikan agama dapat didefenisikan sebagai upaya untuk mengaktualkan sifat-sifat kesempurnaan yang telah dianugerahkan oleh Allah Swt kepada manusia, upaya tersebut dilaksanakan tanpa pamrih apapun kecuali untuk semata-mata beribadah kepada Allah (Bawani, 1993 : 65). Ahli lain juga menyebutkan bahwa pendidikan agama adalah sebagai proses penyampaian informasi dalam rangka pembentukan insan yang beriman dan bertakwa agar manusia menyadari kedudukannya, tugas dan fungsinya di dunia dengan selalu memelihara hubungannya dengan Allah, dirinya sendiri, masyarakat dan alam sekitarnya serta tanggung jawab kepada Tuhan Yang Maha Esa (termasuk dirinya sendiri dan lingkungan hidupnya) (Ali, 1995 : 139) Para ahli pendidikan islam telah mencoba memformutasi pengertian pendidikan Islam, di antara batasan yang sangat variatif tersebut adalah : Al-Syaibany mengemukakan bahwa pendidikan agama islam adalah proses mengubah tingkah laku individu peserta didik pada kehidupan pribadi, masyarakat dan alam sekitarnya. Proses tersebut dilakukan dengan cara pendidikan dan pengajaran sebagai sesuatu aktivitas asasi dan profesi di antara sekian banyak profesi asasi dalam masyarakat. Muhammad fadhil al-Jamaly mendefenisikan pendidikan Islam sebagai upaya pengembangan, mendorong serta mengajak peserta didik hidup lebih dinamis dengan berdasarkan nilai-nilai yang tinggi dan kehidupan yang mulia. Dengan proses tersebut, diharapkan akan terbentuk pribadi peserta didik yang lebih sempurnah, baik yang berkaitan dengan potensi akal, perasaan maupun perbuatanya. Ahmad D. Marimba mengemukakan bahwa pendidikan islam adalah bimbingan atau pimpinan secara sadar oleh pendidik terhadap perkembangan jasmani dan rohani peserta didik menuju terbentuknya

atau moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama. b) Tujuan Pendidikan Agama Islam Sebelum peneliti mengemukakan tujuan Pendidikan Agama tersebut terlebih dahulu akan mengemukakan tujuan pendidikan secara umum. bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. dirinya sendiri dan alam sekitarnya. kreatif. mengontrol dan memudahkan evaluasi suatu aktivitas sebab tujuan pendidikan itu adalah identik dengan tujuan hidup manusia. 2005 : 45) Dari batasan di atas. penulis dapat menyimpulkan bahwa pendidikan Islam adalah suatu sistem yang memungkinkan seseorang (peserta didik) agar dapat mengarahkan kehidupannya sesuai dengan ideologis atau gaya pandang umat islam selama hidup di dunia. Demikian pula kejadian alam semesta ini diciptakan Tuhan melalui proses setingkat demi setingkat. berakhlak mulia. budi pekerti.kepribadian yang utama (insan kamil) Ahmad Tafsir mendefenisikan pendidikan islam sebagai bimbingan yang diberikan oleh seseorang agar ia berkembang secara maksimal sesuai dengan ajaran Islam (Tafsir. berilmu. Tujuan pendidikan merupakan faktor yang sangat penting. dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. mengalami proses tahap demi tahap. karena tujuan berfungsi mengarahkan. Dari uraian di atas tujuan Pendidikan Agama peneliti sesuaikan dengan tujuan Pendidikan Agama di lembagalembaga pendidikan formal dan peneliti membagi tujuan Pendidikan Agama itu menjadi dua bagian dengan uraian sebagai berikut : 1) Tujuan Umum Tujuan umum Pendidikan Agama Islam adalah untuk mencapai kwalitas yang disebutkan oleh al-Qur'an dan hadits sedangkan fungsi pendidikan nasional adalah mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Berdasarkan uraian di atas. Demikian pula halnya dengan Pendidikan Agama Islam. maka penulis dapat menyimpulkan bahwa pendidikan agama Islam adalah usaha sadar atau kegiatan yang disengaja dilakukan untuk membimbing sekaligus mengarahkan anak didik menuju terbentuknya pribadi yang utama (insan kamil) berdasarkan nilai-nilai etika islam dengan tetap memelihara hubungan baik terhadap Allah Swt (HablumminAllah) sesama manusia (hablumminannas). pola perkembangan manusia dan kejadian alam semesta yang berproses demikian adalah berlangsung di atas hukum alam yang ditetapkan oleh Allah sebagai ³sunnatullah´ Pendidikan sebagai usaha membina dan mengembangkan pribadi manusia dari aspek-aspek rohaniah dan jasmani juga harus berlangsung secara bertahap oleh karena suatu kematangan yang bertitik akhir pada optimalisasi perkembangan dan pertumbuhan dapat tercapai bilamana berlangsung melalui proses demi proses ke arah tujuan akhir perkembangan atau pertumbuhannya. 20 Tahun 2003 Dari tujuan umum pendidikan di atas berarti Pendidikan Agama bertugas untuk membimbing dan mengarahkan anak didik supaya menjadi muslim yang beriman teguh sebagai refleksi dari keimanan yang telah dibina oleh penanaman pengetahuan agama yang harus dicerminkan dengan akhlak yang mulia sebagai sasaran akhir dari Pendidikan Agama itu. Menurut Abdul Fattah Jalal tujuan umum pendidikan Islam adalah terwujudnya manusia sebagai hambah Allah. karena merupakan arah yang hendak dituju oleh pendidikan itu. cakap. ia mengatakan bahwa tujuan ini akan mewujudkan tujuan-tujuan . Tujuan pendidikan secara formal diartikan sebagai rumusan kualifikasi. yang tercakup mata pelajaran akhlak mulia dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia. Untuk mengemban fungsi tersebut pemerintah menyelenggarakan suatu sistem pendidikan nasional yang tercantum dalam UndangUndang dasar No. Akhlak mulia mencakup etika. pengetahuan. mandiri. kemampuan dan sikap yang harus dimiliki oleh anak didik setelah selesai suatu pelajaran di sekolah. sehat. Adapun pengertian lain pendidikan agama islam secara alamiah adalah manusia tumbuh dan berkembang sejak dalam kandungan sampai meninggal.

sehingga setiap pemeluk agama yang aktif secara otomatis akan menjadi warga negara yang baik. terciptalah warga negara yang pancasilis dengan sila Ketuhanan Yang Maha Esa 1. hasad. keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut serta meningkatkan tata cara membaca al-Qur¶an dan tajwid sampai kepada tata cara menerapkan hukum bacaan mad dan wakaf. puasa dan haji termasuk ibadah. kepada malaikat-malaikat-Nya. Jalal menyatakan bahwa tujuan itu adalah untuk semua manusia. SMA dan berbeda pula dengan tujuan Pendidikan Agama di perguruan tinggi. Tujuan khusus pendidikan seperti di SLTP adalah untuk meningkatkan kecerdasan. Hudud dan jinayat keduanya merupakan hukum pidana islam Hudud ialah hukum bagi tindak kejahatan zina. akhlak mulia. termasuk di dalamnya soal harta waris (faraidh) dan wasiat Tijarah (hukum niaga) termasuk di dalamnya soal sewa-menyewa. kepada hari Akhir dan kepada qada¶dan qadar. yaitu ibadah dalam artinya yang khusus yang materi dan tata caranya telah ditentukan secara parmanen dan rinci dalam al-Qur¶an dan sunnah Rasululah Saw. seperti tujuan Pendidikan Agama di sekolah dasar berbeda dengan tujuan Pendidikan Agama di SMP. yaitu iman kepada Allah. sedang arti istilahnya ialah peraturan Allah yang mengatur hubungan manusia dengan tiga pihak Tuhan.2 Ruang Lingkup Ajaran Islam Ruang lingkup ajaran islam meliputi tiga bidang yaitu aqidah. dan menghilangkan manfaat badan. Selanjutnya muamalah dapat dirinci lagi. utang-piutang.khusus. shalat. Jadi menurut Islam. ghadab dan namimah serta memahami dan meneladani tata cara mandi wajib dan shalat-shalat wajib maupun shalat sunat (Riyanto. kepada Rasulrasul-Nya. Sesuai dengan . tuduhan zina. Tujuan hidup manusia itu menurut Allah adalah beribadah kepada Allah. peraturan Allah yang mengatur hubungan manusia dengan tuhan disebut ibadah. sesama manusia dan alam seluruhnya. Arti aqidah menurut istilah ialah keyakinan hidup atau lebih khas lagi iman. dan yang mengatur hubungan manusia dengan sesama manusia dan alam seluruhnya disebut Muamalah. memotong anggota. Terutama sekali yang termasuk bidang aqidah ialah rukun iman yang enam. melukai orang. Aqidah Aqidah arti bahasanya ikatan atau sangkutan. syari¶ah dan akhlak a. b. pendidikan haruslah menjadikan seluruh manusia menjadi manusia yang menghambakan diri kepada Allah atau dengan kata lain beribadah kepada Allah. pengetahuan. sehingga setiap tujuan Pendidikan Agama pada setiap jenjang sekolah mempunyai tujuan yang berbeda-beda. Rukun Islam yang lima yaitu syahadat. mencuri dan minum-minuman keras. Dengan mengutip surat at-Takwir ayat 27. Membiasakan perilaku terpuji seperti qanaah dan tasawuh dan menjawukan diri dari perilaku tercela seperti ananiah. wakaf. termasuk juga soal ghanimah (harta rampasan perang) dan tawanan). Islam menghendaki agar manusia dididik supaya ia mampu merealisasikan tujuan hidupnya sebagaimana yang telah digariskan oleh Allah. ini diketahui dari surat al-Dzariyat ayat 56 yang berbunyi : Artinya : ³Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia kecuali supaya mereka beribadah kepadaKu´ (Q. Sedangkan jinayat adalah hukum bagi tindakan kejahatan pembunuhan. 56) 2) Tujuan Khusus Tujuan khusus Pendidikan Agama adalah tujuan yang disesuaikan dengan pertumbuhan dan perkembangan anak sesuai dengan jenjang pendidikan yang dilaluinya. merampok. Akhlak/etika Akhlak adalah berasal dari bahasa Arab jamat dari ³khuluq´ yang artinya perangai atau tabiat. sehingga terdiri dari Munakahat (perkawinan). kepada kitab-kitab-Nya. zakat. dalam tinayat berlaku qishas yaitu ³hukum balas´ Khilafat (pemerintahan/politik islam) Jihad (perang). Syari¶ah Syari¶ah arti bahasanya jalan.S al-Dzariyat. Sedangkan tujuan lain untuk menjadikan anak didik agar menjadi pemeluk agama yang aktif dan menjadi masyarakat atau warga negara yang baik dimana keduanya itu terpadu untuk mewujudkan apa yang dicita-citakan merupakan suatu hakekat. kepribadian. Sesuai dengan maknanya ini yang disebut aqidah ialah bidang keimanan dalam islam dengan meliputi semua hal yang harus diyakini oleh seorang muslim/mukmin. 2006 : 160). Bentuk jamaknya ialah aqa¶id.

menerangkan apa yang seharusnya dilakukan oleh manusia kepada lainnya. Pendapat Dixon ini memang betul. Sama halnya dengan etika berpakaian. 1868 ± 1932 seorang penyair Arab mengatakan ³bahwa keberadaan suatu bangsa ditentukan oleh akhlak. menyatakan tujuan yang harus dituju oleh manusia di dalam perbuatan mereka dan menunjukkan jalan untuk melakukan apa yang harus diperbuat (Amin. karena moral sangatlah penting dalam kehidupan. sebab ilmu adakalanya merugikan. Dixon di atas ini dapat diketahui bahwa agama merupakan sumber dan dasar (paling kuat) bagi moral. kepada diri sendiri. akan lenyap pulalah bangsa itu´. Nabi Muhammad Saw di utus tidak lain juga untuk membawa misi moral. pembiasaan etika makan dan minum sejak kecil akan berdampak setelah dewasa. Ibnu Maskawaih mendefenisikan akhlak dengan ³keadaan jiwa seseorang yang mendorongnya melakukan perbuatan-perbuatan tanpa melalui pertimbangan fikiran´.M. Kalau orang betul beriman bahwa Tuhan itu ada dan Tuhan yang ada itu maha mengetahui kepada tiap orang sesuai dengan amal yang dikerjakannya. Ini namanya sudah maehiavellisme. Dari tulisan W. Demikian pentingnya agama dalam kehidupan manusia. Dalam Islam selain akhlak dikenal juga istilah etika. Tidak saja di massa premitif dulu sewaktu ilmu pengetahuan belum berkembang tetapi juga di zaman modern sekarang sewaktu ilmu dan teknologi telah demikian maju. seperti anak kecil ketika makan dan minum dibiasakan bagaimana etika makan atau etika minum. Machiavellisme adalah doktrin machiavelli ³tujuan menghalalkan cara kalau betul ini yang terjadi. karena agama menganjurkan kepercayaan kepada Tuhan dan kehidupan akherat. merupakan dasar yang paling kecil bagi moral´. Etika harus dibiasakan sejak dini. Agama merupakan sumber moral Manusia sangatlah memerlukan akhlaq atau moral. Tanpa moral kehidupan akan kacau balau. kepada nabi/rasul. kepada sesama muslim. Dalam kehidupan seringkali moral melebihi peranan ilmu. karena agama adalah sumber moral paling teguh. Ahmad Syauqi.3 Pentingnya Pendidikan Agama Bagi Kehidupan Agama sangatlah penting dalam kehidupan manusia. kepada keluarga. kepada non muslim. Islam sangat memperhatikan etika berpakai sebagaimana yang tercantum dalam surat al-Ahsab di atas. Berikut ini sebagian dari bukti-bukti mengapa agama itu sangat penting dalam kehidupan manusia. Etika adalah suatu ilmu yang menjelaskan arti baik dan buruk. Akhlak ini meliputi akhlak manusia kepada tuhan. yaitu untuk menyempurnakan akhlak yang mulia´ W. ia akan lebih jahat dan lebih buas dari pada binatang buas sendiri. 1975 : 3) Jadi. etika adalah perbuatan baik yang timbul dari orang yang melakukannya dengan sengaja dan berdasarkan kesadarannya sendiri serta dalam melakukan perbuatan itu dia tau bahwa itu termasuk perbuatan baik atau buruk. Alexis Carrel seorang sarjana Amerika penerima hadiah nobel 1948 ³moral dapat digali dan diperoleh dalam agama. adalah dalam keseluruhannya kalau tidak satu-satunya peling sedikit kita boleh percaya. a. ³kemajuan ilmu dan teknologi mendorong manusia kepada kebiadapan´ Demikian dikatakan oleh Prof. maka akhlak adalah bagian ajaran islam yang mengatur tingkahlaku perangai manusia. maka keimanan seperti . Dixo dalam ³The Human Situation´ menulis ³ Agama betul atau salah dengan ajarannya percaya kepada Tuhan dan kehidupan akherat yang akan datang. sehingga diakui atau tidak sesungguhnya manusia sangatlah membutuhkan agama dan sangat dibutuhkanya agama oleh manusia. Dan kalau halal haram tidak lagi dihiraukan. tidak saja kehidupan perseorangan tetapi juga kehidupan masyarakat dan negara.arti bahasa ini. sebab soal baik buruk atau halal haram tidak lagi dipedulikan orang. Moral adalah mustika hidup yang membedakan manusia dari hewan. biasa saja kemudian bangsa dan negara hancur binasa. anak perempuan dibiasakan menggunakan berpakaian berciri khas perempuan seperti jilbab sedangkan laki-laki memakai kopya dan sebagainya. Manusia tanpa moral pada hakekatnya adalah binatang dan manusia yang membinatang ini sangatlah berbahaya. kepada tetangga. 1. Dr. jika akhlak telah lenyap.M.

padahal kebenaran relatif atau nisbi bukanlah kebenaran yang sesungguhnya. Hal ini sesuai dengan firman Allah yang artinya ³Sesungguhnya telah kami turunkan al-Kitab kepadamu dengan membawa kebenaran agar kamu memberi kepastian hukum di antara manusia dengan apa yang telah ditunjukkan oleh Allah kepadamu´ (an-Nisa¶. Soalnya ialah karena akal mempunyai batasbatas yang membatasinya. ³ Tidak ada satu jiwapun akan melalui hidup ini tanpa mendapat tantantangan-rangsangan untuk memikirkan rahasia alam semesta´. Ibnu Kholdum dalam kitab Muqaddimah-nya menulis ³akal ada sebuah timbangan yang tepat. tentulah hanya kegembiraan yang ada.ini merupakan sumber yang tidak kering-keringnya bagi moral. 105) c. Segala sesuatu yang berkenaan dengan nilai-nilai adalah di luar bidang ilmu pengetahuan. yaitu masalah kebenaran. baik dikala suka maupun di kala duka Hidup manusia di dunia yang pana ini kadang-kadang suka tapi kadangkadang juga duka. tetapi juga bukan neraka. karena agama bersumber dari agama. Maklumlah dunia bukanlah surga. ialah menentukan kebajikan (haq dan bathil). Kebenaran yang sesungguhnya ialah kebenaran mutlak dan universal. b. dan selain itu karena adanya perintah dan larangan dalam agama. absolut dan berlaku untuk semua orang. Tampakya sampai kapanpun masalah kebenaran akan tetap merupakan misteri bagi manusia. dan dimana dapat diperoleh manusia dengan akal. Firman Allah Swt yang artinya : ³Setiap jiwa pasti akan . d. Yang artinya : ´Orang mukmin yang paling sempurna imanya ialah orang mukmin yang paling baik akhlaqnya´ (Riwayat Tirmizi) Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa pentingnya agama dalam kehidupan disebabkan oleh sangat diperlukannya moral oleh manusia. Berhubungan dengan itu persoalan yang menyangkut metafisika masih gelap bagi manusia dan belum mendapat penyelesaian semua tanda tanya tentang itu tidak terjawab oleh akal. Agama merupakan petunjuk kebenaran Salah satu hal yang ingin diketahui oleh manusia ialah apa yang bernama kebenaran. Menurut ahli sejarah Inggris kenamaan ini tabir rahasia alam semesta juga ingin di singkap oleh manusia. Dan agama menjadi sumber moral. dengan ilmu dan dengan filsafatnya ingin mengetahui dan mencapainya dan yang menjadi tujuan ilmu dan filsafat tidak lain juga untuk mencari jawaban atas tanda tanya besar itu. yang catatannya pasti dan bisa dipercaya. Agama memberikan bimbingan rohani bagi manusia. Agama merupakan sumber informasi tentang masalah metafisika Prof Arnoid Toynbee memperkuat pernyataan yang demikian ini. Kemudian Bertrand Rossel seorang Failosuf Inggris termasyur juga berkata ³apa yang tidak sanggup dikerjakan oleh ahli ilmu pengetahuan. Tetapi mempergunakan akal untuk menimbang hakekat dari soal-soal yang berkaitan dengan keesaan Tuhan. Dalam bukunya ³An Historian¶s Aproach to religion´ dia menulis. karena agama menganjurkan iman kepada Tuhan dan kehidupan akherat. Penganut-penganut sufisme. yaitu aliran baru dalam filsafat Yunani yang timbul pada pertengahan abad ke-5 menegaskan pula´. dan menjadi tanda tanya besar bagi manusia sejak zaman dahulu kala. atau ilmu atau juga filsafat (Demoikritas. Kenyataan yang menunjukan bahwa kehidupan dunia adalah rangkaian dari suka dan duka yang silih berganti. ini tidak berarti bahwa timbangannya itu sendiri yang kurang tepat. adalah sebagai mencoba mempergunakan timbangan tukang emas untuk menimbang gunung. Apa kebenaran itu. Masalah ini masalah besar. Kebenaran yang sebenar-benarnya tidak tercapai oleh manusia. atau sifat-sifat Tuhan atau soal-soal lain yang luar lingkungan akal. sebagaimana telah disebutkan dalam uraian terdahulu. Itulah sebabnya ditegaskan oleh Rasulullah Saw. kalau saja manusia hanya mengandalkan alat yang bernama akal. sebegitu jauh usaha ilmu dan filsafat untuk mencapai kemampuan ilmu dan filsafat hanyalah sampai kepada kebenaran relatif atau nisbi. yaitu kebenaran yang sungguh-sungguh benar. dan jika dunia itu neraka tentulah hanya penderitaan yang terjadi. Jika dunia itu surga. atau hidup sesudah mati. 2004 : 360-460) Kebenaran itu dalam sekali letaknya tidak terjangkau semuanya oleh manusia. Tetapi dapat disayangkan.

ck luar biasa kereeen.. trims. Metodik Khusus Pendidikan Agama. Misalnya orang hanyut dalam himpitan kesedihan yang berkepanjangan. Misalnya dikala suka. malas. Yatim.blogspot.blogspot. Raja Grafindo Persada.blogspot. Subscribe to: Post Comments (Atom) Cari Disini Labels Administrasi (13) Anak (19) Bahasa Indonesia (10) Bimbingan Konseling (9) Biografi (3) Biologi (59) buah (9) Fisika (7) Gambar Bangunan (1) Hadits (17) Islam (42) Judul Skripsi (17) Keluarga (9) Kesehatan (24) Kewarganegaraan (17) Kimia (12) Komputer dan IT (26) Makalah (5) manajemen (28) Matematika (17) Metode Pembelajaran (7) Modul (4) Olahraga (13) Pembelajaran (26) Pendidikan (30) profesi keguruan (28) Proposal (1) PTK PAUD (3) PTK SD (10) PTK SMA (6) PTK SMK (2) PTK SMP (9) RPP dan Silabus SD (25) RPP dan Silabus SMA (32) RPP dan Silabus SMK (24) RPP dan Silabus SMP (27) Skripsi (55) Tasawuf (13) Alexa Certified Site Stats for aadesanjaya. Zakiah. 1992. Hukum Syarat.. Referensi yang hebat. Ilmu Pendidikan Dalam Persfektif Islam. orang mabuk kepayang da lupa daratan. makasih buat rpp berkarakternya. 1983. sangat membantu saya :) ck. Jakarta : Bumi Aksara Tafsir. Rahman.. makasih gan.com . 2005. Surabaya : Usaha Nasional. Ilmu Pendidikan Islam.html Copyright aadesanjaya. murung. Riba Pengertian Hukum Islam (Syari'at Islam) Pengertian Shalat Pengertian Dakwah Islami Jual Beli Ilegal Dalam Islam Download Ceramah Jual Beli Yang Legal Dalam Hukum Islam Problematika Masyarakat Modern Maqamat dan Hall Problematika Masyarakat modern dan Perlunya Akhlak Tasawuf Sejarah Pertumbuhan dan Perkembangan Ilmu Akhlak Tarikat Wahdat Al-Wujud dan Insan Kamil Ittihad dan Hulul Fana dan Baqa Ma'rifat Mahabbah Pengertian Ta¶wil Perbankan dilihat dari Syariah Islam. Remaja Rosdakarya Riyanto. Dalam masyarakat dapat dilihat seringkali orang salah mengambil sikap menghadapi cobaan suka dan duka ini. Syarat.Jakarta : PT. Labels: Islam 0 comments: Post a Comment Newer Post Older Post . Ahmad.com Arikel Terbaru Latihan Kekuatan Otot Lengan Teknik Heading Dalam Sepak Bola Sepak Takraw Teknik Peraturan Sejarah Permainan Teknik Bola Basket serta Ukuran Lapangan Cara Download File di Blog aadesanjaya. smoga .com/2011/09/pendidikan-agama-islampengertian.. (Shaleh.Manfaat untuk k. 2005. Abdul. Hukum. artikelnya sgt membantu :) Terimakasih. Rukun Jual Beli Dalam Islam | Pengertian.saya rasa ini sang.. Drajat.merasakan kematian. Baca Juga Yang Dibawah Ini : Islam Download Kaligrafi Arab Assalamualaikum. dan engkau kami coba dengan yang buruk dan dengan yang baik sebagai ujian´ (al-Ambiya. Dari sikap yang keliru seperti itu dapat timbul gangguan kejiwaan seperti lesu. Pendidikan Agama Islam Daftar Pustaka Zuhaerini. kurang gairah hidup. putus asa dan merasa tidak berguna bagi orang lain.blogspot.. Shaleh. IKAPI : Universiti Press. Pengembangan Kurikulum dan Seputar Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Bermacam karunia Tuhan yang ada padanya tidak mengantarkan dia kepada kebaikan tetapi malah membuat manusia jahat.. 2006. Bandung : PT.com RPP Bahasa Inggris SMA Berkarakter dan Silabus Kelas X-XII Semester 1 dan 2 RPP PAI SMA Berkarakter dan Silabus Kelas X-XII Semester 1 dan 2 Komentar Pengunjung hatur nuhun pisan kang.. 2005: 45) Berdasarkan uraian di atas penulis dapat menyimpulkan bahwa sikap yang salah juga sering dilakukan orang sewaktu di rundung duka.. 35).nya gmna ? kok ndk bisa koq ga bisa d download? Posts RSS | Comments | Alat Peraga | Contoh Makalah | Zodiak | Kata Bijak | Kata Mutiara | Bloger | Google Read more at: http://aadesanjaya. Pendidikan Agama dan Pembangunan Untuk Bangsa.. ck. Muhammad Tafsir Isyari > Pengertian Fungsi Pengertian AlQuran Pengertian Pengawasan dan Peranan Pengertian Perjanjian. salam kenal. cara download.