Penyusunan Desain Proposal Hibah Bersaing

12 07 2008

4 Votes

Urip Santoso [1] Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu Jalan Raya Kandang Limun, Bengkulu

Pendahuluan Seorang pemimpin dalam membuat keputusan atau kebijakan sebaiknya didasarkan oleh data dan fakta. Data dan fakta tersebut dapat diolah menjadi informasi yang dapat dijadikan dasar untuk pembuatan keputusan atau kebijakan yang rasional dan realistis. Data dan fakta tersebut dapat diperoleh dari berbagai cara antara lain melalui penelitian. Sebagai contoh, perusahaan mobil terkenal, Toyota, sebelum memasarkan produknya ke Indonesia telah melakukan penelitian mengenai karakteristik konsumen di Indonesia. Hasil penelitian itu kemudian dijadikan dasar untuk memproduksi mobil yang sekarang dikenal dengan nama “Kijang”. Kijang terbukti laris manis seperti kacang rebus. Dewasa ini Indonesia memerlukan berbagai penelitian yang bermutu tinggi untuk memecahkan persoalan bangsa Indonesia yang nota bene sangat ketinggalan di semua bidang. Untuk itu, sebagai peneliti atau calon peneliti unggul, seorang dosen harus mampu menggali permasalahan atau persoalan sesuai dengan kepakarannya untuk kemudian mencari pemecahannya. Pemecahan masalah dapat dilakukan melalui penelitian yang mendalam. Penelitian yang demikian itu biasanya merupakan penelitian terapan, bukan merupakan penelitian dasar. Salah satu jenis penelitian terapan yang dikembangkan oleh Ditjen Dikti adalah Penelitian Hibah Bersaing (PHB). Karakteristik penelitian jenis ini berorientasi kepada produk yang secara nyata mampu memecahkan masalah yang ada. Produk-produk tersebut dapat berupa tangible products maupun intangible products. Produk tersebut setelah selesai PHB dapat langsung diterapkan untuk mengatasi permasalahan yang ada baik pada sektor swasta, pemerintah ataupun masyarakat pengguna lainnya. Untuk menghasilkan produk dengan cirri-ciri itu diperlukan penelitian yang mendalam yang dilakukan secara bertahap, yang sering kali memerlukan waktu lebih dari 5 tahun. Oleh karena PHB dilakukan hanya 2-3 tahun, maka PHB mesyaratkan para peneliti harus telah mempunyai penelitian sampai tahapan tertentu, sehingga jika mendapat PHB selama kurun waktu 2-3 tahun, telah dihasilkan produk akhir yang siap diterapkan. Oleh karena PHB bersifat penelitian bersaing, maka seorang dosen harus mampu merancang PHB sedemikian rupa sehingga proposal dinilai inovatif, realistis dan mampu memecahkan persoalan yang ada baik di level lokal, nasional maupun internasional. Artikel ini menguraikan kiat-kiat penulisan proposal PHB berdasarkan pengalaman pribadi dan teoritis sebagai bahan perbandingan.

Persyaratan Administrasi 1. Tim peneliti terdiri atas Peneliti Utama dan Anggota. 2. Peneliti utama sekurang-kurangnya bergelar S2. 3. Bila peneliti utama berhalangan, penggantinya minimum bergelar S2 dan berasal dari perguruan tinggi yang sama. 4. Biodata pengusul mencerminkan tract record yang relevan dengan penelitian yang diusulkan. 5. Jumlah anggota maksimum 3 orang (diutamakan multi disiplin). Tugas dan peran setiap peneliti diuraikan dengan jelas dan disetujui oleh yang bersangkutan. Susunan anggota peneliti dari waktu ke waktu dapat berubah, sesuai dengan kebutuhan penelitian. 6. Pengusul yang berstatus mahasiswa, lembaga pengusul adalah perguruan tinggi asal yang bersangkutan. 7. Hanya diperbolehkan maksimum 2 kali sebagai ketua dan/atau anngota, kecuali bagi peneliti yang berhasil mempublikasikan hasilnya pada jurnal internasional dan memperoleh HAKI dapat mengajukan untuk periode berikutnya. 8. Tiap pengusul hanya boleh mengusulkan 1 usulan pada tahun yang sama, baik sebagai ketua maupun sebagai anggota. 9. Ketua peneliti tidak menjadi peneliti utama atau anggota dalam penelitian dengan sumber dana Dikti pada tahun yang sama. 10. Pelaksanaan penelitian (termasuk penggunaan dana) harus terdokumentasi dalam bentuk logbook, meliputi tanggal, kegiatan dan hasilnya. 11. Peneliti utama yang mewakilkan kepada anggota pada saat pemaparan harus melimpahkan status peneliti utama kepada anggota yang mewakili dan diketahui oleh lembaga penelitian. Peneliti utama pengganti harus berasal dari perguruan tinggi yang sama. 12. Penelitian yang dihentikan sebelum masanya akibat kelalaian, diberi sanksi tidak diperkenankan mengajukan usulan ke DP2M dalam kurun waktu 2 tahun beturut-turut.

Topik Topik penelitian merupakan objek penelitian (Amirin, 1995). Objek penelitian biasanya tercermin dalam perumusan masalah dan dalam judul. Topik atau objek penelitian adalah masalah penelitian yang akan diteliti. Objek dan subjek penelitian biasanya sudah sekaligus menjadi satu kesatuan. Kita ambil contoh judul berikut ini: “Kesiapan lulusan sekolah pendidikan guru dalam mengajarkan matematika dan ilmu pengetahuan alam di sekolah dasar” “Kesiapan mengajarkan matematika dan ilmu pengetahuan alam di sekolah dasar” merupakan objek penelitian, sedangkan “lulusan sekolah

Bab 1. 3) lokasi atau daerah penelitian. Jika kita pilah lebih dalam dapat saya uraikan sebagai berikut: Mahasiswa sebagai subyek penelitian. Bandingkan dengan perubahan judul di bawah ini. Mari kita pelajari judul berikut ini (Amirin. unik dan sesuai dengan bidang keahlian peneliti. Latar belakang Proposal penelitian diawali dengan menguraikan latar belakang ilmiah tentang keutamaan penelitian yang akan dilakukan. proses. Berdasarkan ciri khusus PHB ini sebenarnya semua disiplin ilmu berpeluang untuk memperoleh PHB. ditulis dalam kalimat berita. Untuk mendapat informasi tentang “motivasi mahasiswa” kita dapat menggalinya dari responden dapat mahasiswa itu sendiri. kita dapat menggalinya dari sumber data. Untuk memperoleh informasi tentang hal itu. Aspek atau segi penelitian Aspek adalah segi pandangan terhadap sesuatu hal. Kita dapat juga menggali informasi dari dokumen-dokumen yang ada di perpustakaan. Untuk PHB topic penelitiannya bebas. metode penelitian. .Tidak terlalu pendek tetapi tidak terlalu panjang (10-20 kata). prototype. dari sesuatu atau seseorang tersebut. Luaran penelitian berupa produk yang mempunyai nilai manfaat tinggi. keadaan dll. 1995). tidak perlu puitik. atau topic penelitian. Abstrak Kemukakan tujuan jangka panjang dan target khusus yang ingin dicapai serta metode yang akan dipakai dalam pencapaian tujuan tersebut. kita harus menggunakan cara atau metode yang seperti apa. Kita ambil contoh misalnya tentang penelitian motivasi mahasiswa dimuka. dan urgensi penelitian (≤ 3 halaman). sederhana. lojik.berorientasi kepada produk sesuai dengan ciri PHB. Sumber data adalah sesuatu atau seseorang yang kita pilih untuk mendapatkan informasi tentang sesuatu atau seseorang yang lain. Yang menjadi subyek penelitian adalah mahasiswa. Bagian ini sangat . Agar lebih jelas tentang subyek penelitian. responden & sumber data/informasi Dosen sebagai responden & sumber data/informasi Orangtua mahasiswa sebagai responden & sumber data/informasi Dari contoh-contoh di atas dapat kita pahami bahwa subjek penelitian adalah sesuatu atau seseorang yang akan kita ambil informasinya. tujuan khusus (≤ 1 halaman). Untuk bidang eksakta metode atau teknologi yang akan digunakan sebaiknya bersifat aplikatif. bahan ajar. 2) subjek penelitian. diketik dengan jarak baris 1 spasi. Tidak melebihi 200 kata. teknologi tepat guna dan laporan penelitian. Judul: . Informasi tersebut bisa berupa perilaku. system). ide atau gagasan ilmiah yang mampu memecahkan persoalan penting yang ada di masyarakat. sedangkan intangible product contohnya antara lain produk ipteks (kebijakan. tetapi sebaiknya yang sedang hangat. objek. Untuk menghasilkan produk tersebut. produk ipteks (metode. Pendahuluan Pendahuluan terdiri dari latar belakang (≤ 1 halaman). baik yang tangible maupun yang intangible.Menarik. Misalnya seorang ahli jiwa tentunya akan memandang motivasi tersebut dari sudut pandang ilmu jiwa atau dari kejiwaan seseorang. Subyek penelitiannya adalah perpustakaan SD. dll. unik. . Demikian pula ahli lain tentunya akan meneliti dari sudut pandang mereka masing-masing.Mencerminkan isi. . Produk PHB Hasil penelitian PHB diutamakan berupa produk. Sumber data dapat kita peroleh dari responden misalnya kepala perpustakaan & stafnya. spesifik. model). “Perbandingan persepsi mengenai pekerjaan ideal setelah menjadi sarjana antara mahasiswa yang aktif dan tidak aktif berorganisasi” Subjek penelitian Sebagai ilustrasi. 1995): “Studi perbandingan antara mahasiswa yang aktif dan tidak aktif dalam organisasi intra dan atau ekstra kampus terhadap pekerjaan ideal setelah menjadi sarjana” Judul tersebut selain belum jelas juga terlalu panjang. ekonomis. Judul yang lengkap biasanya terdiri dari: 1) masalah. Informasi yang ingin kita dapatkan adalah motivasi mahasiswa dan faktor-faktor yang mempengaruhinya ditinjau dari sudut pandang tertentu. . blue print. kita ambil contoh misalnya kita ingin meneliti tentang motivasi belajar mahasiswa Universitas Bengkulu dan factor-faktor yang mempengaruhinya.Gunakan kata kunci primer. proposal PHB yang banyak diterima adalah yang menghasilkan tangible product. dosen atau orang tua. dapat diterima dan dapat dihitung. Contoh tangible product antara lain adalah artikel ilmiah. bermakna tunggal. peristiwa dsb atau pandangan terhadap bagaimana terjadinya sesuatu peristiwa dari perjmulaan sampai akhirnya (Poerdarminta. Abstrak diuraikan secara cermat dan singkat tentang rencana kegiatan yang diusulkan. Aspek penelitian berkaitan dengan informasi apa yang akan kita ambil dari sesuatu atau seseorang. strategi. jelas. misalnya kita akan meneliti tentang profil perpustakaan Sekolah Dasar di Propinsi Bengkulu. dan 5) tahun atau waktu terjadinya peristiwa atau waktu menyelenggarakan penelitian (Amirin. 4) desain. Namun pada kenyataannya. HKI. 1976).pendidikan guru” adalah subjek penelitian.

Model urutan klimaks menunjuk pada cara penyusunan betar belakang dimana argumen terpenting/terkuat dari sisi latar belakang ditempatkan di bagian akhir. Sebab jika tujuan tidak selaras dengan judul dan perumusan masalah. Tujuan penelitian berawal dari perumusan masalah dan hipotesis. Selain itu. Kadang pula dijumpai proposal dengan lebih dari satu perumusan masalah. Ada dua macam tahapan penulisan latar belakang menurut urutannya yaitu urutan klimaks vs antiklimaks dan model “recency vs primacy. tujuan dan manfaat yang ingin dicapai melalui penelitian Tujuan khusus Pengalaman penulis dalam memeriksa proposal penelitian dosen muda (Dikti). Telitilah perumusan masalah yang hendak anda pecahkan dengan cermat. Selanjutnya apakah reviewer terus tertarik membaca proposal kita tergantung kepada urutan argumentasi berikutnya. uraikan beberapa hasil penelitian sebelumnya untuk mengatasi masalah dan uraikan kelemahannya. Model recency dan primacy berkaitan dengan penulisan latar belakang yang bersifat dua sisi. Namun. Jika proposal yang kita buat menggunakan tipe satu sisi dan dikombinasikan dengan tingkat kepentingan yang rendah dari para reviewer. Misalnya. antiklimaks berkaitan dengan tehnik penulisan latar belakang yang bersifat satu sisi. menarik dan tegas. Jika aspek-aspek positif/kekuatan ide atau produk tersebut ditempatkan di bagian akhir disebut model recency. Penyusunan latar belakang satu sisi memberikan penekanan hanya pada posisi kepentingan pihak pembuat proposal. dan gambarkan secara kuantitatif kondisi & potensi sasaran. Kita tidak tahu apakah reviewer yang menilai proposal kita mempunyai kepentingan yang tinggi atau rendah kepada topik penelitian yang kita ajukan. tidak kuat dasar argumentasinya atau bahkan bertele-tele menunjukkan proposal yang tidak baik.penting untuk disusun secara ringkas. Seorang reviewer. Biasanya seorang reviewer setelah membaca judul yang menarik. kebijakan pemerintah tentang ayam petelur atau yang sejenis tidak perlu diuraikan. Ada beberapa langkah yang harus diperhatikan oleh pengusul untuk merumuskan tujuan penelitian. langsung. Isi sebuah latar belakang Bagian latar belakang penelitian berisi hal-hal sebagai berikut: 1. Sementara bagi topik-topik yang tidak begitu popular dan/atau tidak controversial serta bagi penyandang dana yang diduga tidak punya kepentingan/perhatian. Proposal yang kita kirim biasanya oleh penyandang dana dikirim ke reviewer untuk dinilai. maka model recency dipandang lebih efektif. Oleh sebab itu. Tujuan penelitian dapat dinyatakan tidak selaras dengan perumusan masalah. Urutan klimaks vs. Pada umumnya. maka model urutan antiklimaks lebih efektif. beberapa studi menunjukkan bahwa model primacy lebih tepat diterapkan pada isyu-isyu/topik-topik yang uviversal dan/atau popular atau bagi penyandang dana yang mempunyai kepentingan/perhatian tinggi. 2. Apa masalahnya? Misalnya kemukakan tentang rendahnya produksi pada ayam petelur. Jika anda mengajukan 3 perumusan masalah. Tidak perlu kita uraikan hal-hal yang tidak langsung kepada pokok permasalahan. namun tujuannya lebih dari satu. reviewer cenderung mencari titik-titik kelemahan proposal tersebut. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah uraian latar belakang ditulis secara bertahap dan runtut sesuai dengan jenjang kepentingannya. Kondisi ini dapat dinilai sebagai tidak selaras antara perumusan masalah dengan tujuan penelitian. Pertanyaan berikut yang harus dijawab adalah “mengapa produksi rendah?. Semuanya diuraikan secara jelas. maka kita sebaiknya menulis latar belakang dengan menggunakan “urutan antiklimaks. Model primacy menunjukkan pada tehnik penyusunan latar belakang dimana aspek-aspek positif/kekuatan dari ide atau produk ditempatkan pada bagian awal. uraian singkat mengenai gagasan kreatif yang ingin disampaikan untuk memecahkan masalah tersebut. Latar belakang ditulis secara langsung artinya latar belakang langsung menguraikan pokok permasalahan yang akan diteliti. Penggunaan ketiga macam urutan tersebut tentu saja tergantung pada siapa proposal tersebut akan dikirim. mereka akan membaca latar belakang penelitian ini. kita asumsikan bahwa reviewer tersebut mempunyai perhatian yang rendah. Identifikasi masalah. ternyata banyak peneliti yang dalam membuat tujuan penelitian kurang tepat dan kurang selaras dengan judul dan rumusan masalah yang diajukan. maka materi dan metode penelitianpun menjadi tidak jelas pula. Uraian tentang populasi ayam petelur. Tujuan penelitian yang tidak selaras dengan judul dan perumusan masalah dapat menjadi alasan kuat bagi reviewer untuk menolak proposal. jika kita akan meneliti tentang “peningkatan produksi pada ayam petelur oleh ekstrak daun katuk”. sementara jika ditempatkan ditengah-tengah disebut urutan pyramidal. Artinya argumentasi terpenting/terkuat ditempatkan pada paragraph awal. jelas. 3. sebagai pembuat proposal harus pula dapat menentukan tipe penulisan apakah menggunakan satu sisi atau dua sisi. jika telah melihat latar belakang penelitian tidak jelas biasanya akan merekomendasikan agar proposal tersebut ditolak. Beberapa studi menunjukkan bahwa model urutan klimaks tepat bagi penyandang dana yang punya tingkat kepentingan atau perhatian yang tinggi atas ide atau produk yang diajukan. 4. maka kita langsung saja kepada permasalahan “produksi pada ayam petelur”. Secara umum kedua model ini mempunyai kekutan/kelebihan yang sama. Latar belakang yang tidak jelas. Kadang dijumpai proposal yang merumuskan satu masalah. perumusan masalah yang mencakup latar belakang tentang alasan mengangkat masalah tersebut menjadi penelitian dan penjelasan tentang makna penting serta menariknya masalah tersebut untuk ditelaah. Penyusunan dua sisi menguraikan aspek positif/kekuatan ide atau produk sekaligus mengemukakan kelemahan-kelemahan ide atau produk tersebut. mengandung pertanyaan yang akan dijawab melalui penelitian 5. namun tujuan penelitiannya hanya satu. maka sebaiknya anda juga menuliskan hipotesis dan tujuan sebanyak 3. Hal ini akan membuat reviewer langsung memahami dan mungkin juga langsung tertarik kepada proposal yang kita ajukan. Kalau argumen terpenting/terkuat tersebut ditempatkan pada bagian awal disebut antiklimaks. juga dikarenakan rumusan tujuan tidak sesuai dengan . Sementara untuk model urutan piramidal kurang efektif baik bagi yang tingkat perhatiannya tinggi ataupun rendah. Peneliti dapat membuat tujuan lebih dari satu dari satu pokok permasalahan jika memang pokok permasalahan yang diteliti memang secara teoritis dan logis mengharuskan demikian. Bagi penyandang dana yang diduga mempunyai perhatian atau kepentingan yang rendah terhadap ide atau produk yang diajukan.

tujuan jangka pendek diuraikan per tahapan penelitian (satu tahun). tujuan penelitian harus dibuat dengan jelas dan tidak menimbulkan makna ganda. variable-variabel utama yang perlu diukur serta hipotesis yang anda akan buktikan dalam penelitian. tujuan penelitian ini tidak selaras dengan rumusan masalah. Pertumbuhan leguminosa akan berbeda pada ketinggian yang berbeda. dan kemudian anda membuat tujuan penelitian: “Mengevaluasi aktivitas enzim acetyl-CoA carboxylase di hati pada broiler yang diberi ekstrak daun katuk”. Pada penelitian multi tahun. Bab 2. feed additive. Setelah anda kemukakan gagasan kreatif beserta argumentasinya. waktu penelitian. social ekonomi masyarakat. Metode Penelitian Dilengkapi dengan bagan alir penelitian yang menggambarkan apa yang sudah dilaksanakan dan yang akan dilaksanakan secara multitahun. Untuk mencapai tujuan jangka panjang. Urgensi penelitian Hal yang terpenting dalam urgensi penelitian ini adalah gagasan kreatif apa yang hendak kita gunakan untuk memecahkan atau menjawab permasalahan penelitian. maka kita sebaiknya menjelaskan tahapan yang harus dilakukan agar tujuan jangka panjang dapat dicapai. Oleh sebab itu. tujuan penelitian sebaiknya disusun sesuai dengan pola ilmiah pokok dan program paying penelitian baik tingkat universitas. dapat dicantumkan. dan indicator capaian yang terukur. Dari uraian tersebut kemudian anda dapat menyimpulkan apa permasalahan pokok yang hendak anda teliti.perumusan masalah. Tentunya. Apa kelemahan feed additive yang sekarang beredar dan digunakan di masyarakat. cara memproduksi dan masalahnya perlu diuraikan dalam tinjauan pustaka. kita hendak meneliti tentang penggunaan ekstrak daun katuk sebagai feed additive untuk memproduksi meat designer yang efisien. Anda perlu menjelaskan pengertian efisien disini. Studi Pustaka State of art dalam bidang yang diteliti. PUNAS RISTEK atau kriteria-kriteria lain yang ditentukan oleh penyandang dana. letak geografi dll. Disini anda perlu menghubungkan antara teknik baru yang hendak anda teliti dengan feed additive. Apalagi jika reviewernya bukan ahli di bidang tersebut. hasil yang sudah dicapai. bagaimana luarannya. masing-masing variabel utama ini perlu anda jelaskan secara mendalam dalam tinjauan pustaka. Seperti pemilihan tema penelitian. Uraikan dasar argumentasinya secara singkat. 1. mulai dari mana. tuntutan pembangunan. Tujuan dalam proposal dapat dibuat tujuan umum dan tujuan khusus. meat designer dan efisien. akan lebih kuat proposal anda jika anda kemukakan manfaat hasil penelitian anda nantinya. Tujuan umum dapat juga disebut sebagai tujuan jangka panjang. Dan apa pula kelebihan ekstrak daun katuk sehingga anda memilihnya. Selintas. Variabel-variabel yang hendak diukur dapat anda jumpai pada pengertian meat designer dan efisien. Lokasi penelitian Sebutkan lokasi penelitian anda secara jelas. Bab 3. Oleh sebab itu dalam tinjauan pustaka pengertian meat designer. Tujuan jangka pendek adalah tujuan yang akan dicapai pada satu tahapan penelitian. Gunakan referensi mutakhir untuk mendukung gagasan anda. Dalam PHK lebih diutamakan yang merupakan tahapan-tahapan penelitian yang telah anda lakukan. dan apakah meat designer yang diproduksi sekarang belum atau kurang efisien? Kata kunci berikutnya adalah feed additive. lingkungan fisik. Berdasarkan uraian tersebut di atas anda kemudian perlu menguraikan apa indikator yang akan anda gunakan untuk menentukan keberhasilan anda dalam memproduksi meat designer. Dalam penelitian ini kata kunci yang harus dimasukkan ke dalam tinjauan pustaka adalah ekstrak daun katuk. Sudah dijelaskan di awal tulisan ini. Artinya. Nah. dalam bagian ini anda mengemukakan inovasi anda. Disini juga perlu dijelaskan metode dan teknik yang sesuai dengan hipotesis. tinjauan pustaka berisi tentang variabel-variabel penting yang hendak dipecahkan masalahnya. lokasi penelitian. pembangunan dll. pemerintah daerah maupun tingkat nasional. Misalnya anda merumuskan masalah: “Bagaimana mekanisme turunnya penimbunan lemak pada broiler oleh ekstrak daun katuk”. anda harus pula menghubungkan antara feed additive dengan ekstrak daun katuk. . analisis statistik. social budaya. Misalnya saja. Perlu juga diuraikan apa kelemahan teknik-teknik sebelumnya sehingga anda perlu mencari metode baru untuk menghasilkan meat designer. maka perlu anda kemukakan apa manfaat produk tersebut bagi ipteks. kita perlu memberikan tujuan jangka pendek. rancangan penelitian. Pada umumnya. karena lokasi yang berbeda akan berpengaruh terhadap hasil penelitian anda. Tujuan jangka panjang biasanya dikaitkan dengan tujuan akhir dari serangkaian penelitian yang akan kita lakukan. Apa kelebihan yang dapat anda tampilkan? Setelah itu. Anda harus mampu menjelaskan mengapa anda ingin menggunakan feed additive untuk memproduksi meat designer yang efisien. nama materi. 2. Jika diperlukan data tentang iklim. Adakah ekstrak daun katuk mampu memecahkan masalah yang anda kemukakan. Kata kunci berikutnya adalah efisien. Materi dan metode penelitian biasanya terdiri atas subjek dan objek penelitian. inovasi yang anda kemukakan harus mempunyai argumentasi yang kuat didukung oleh hasil penelitian sebelumnya. Indikator tersebut biasanya dituangkan dalam variabel-variabel yang hendak diukur. Sebagai contoh anda penelitian tentang pertumbuhan leguminosa. sehingga anda perlu mencari feed additive baru untuk memproduksi meat designer. studi pendahuluan yang sudah dilaksanakan dan tidak melebihi 8 halaman. Oleh karena cirri khusus PHK adalah produk. jelas dan mendalam. Lokasi penelitian bagi beberapa penelitian sangat penting. Kata kunci utama pertama adalah meat designer. Uraian yang lebih dalam nantinya akan diuraikan dan materi dan metode penelitian. industri. Dalam tinjauan pustaka ini perlu diuraikan teknik-teknik memproduksi meat designer. Untuk itu. Bagan penelitian harus dibuat secara utuh dengan pentahapan yang jelas. Subjek dan objek penelitian. metode penelitian. baik hasil penelitian orang lain maupun hasil penelitian anda sendiri.

apakah rancangan acak lengkap. R. Connecticut/San Mateo. Alat dan bahan penelitian Alat dan bahan yang perlu dijelaskan bagian ini adalah alat dan bahan utama penelitian anda. Catabolism of the carbon skeletons of amino acids. Pencantuman alat dan bahan harus dilengkapi dengan spesifikasi seperti nama dan diproduksi oleh perusahaan mana. K. 21st ed. (1) tes. dengan urutan abjad nama pengarang. Oleh sebab itu. Penentuan perlakuan dilakukan berdasarkan hasil telaah pustaka dan untuk menjawab hipotesis dan atau perumusan masalah (bagi penelitian yang tidak ada hipotesisnya). V. tentu dipilih penelitian historis. Analisis kandungan kimia ekstrak daun katuk (Sauropus androgynus (L) Merr) dengan GCMS. Research Report. Sarana . penggandaan. 5. Rodwell. perlu dicantumkan metode analitiknya. Jika kita akan mengevaluasi ada tidaknya hubungan antara satu variable dengan variable lainnya. Contoh: Agustal. (3) wawancara. 7. 6. Pertimbangan alokasi biaya 2. maka kita memilih penelitian eksperimen. Jika hewan perlu dicantumkan strain. Granner. demikian pula jika anda menggunakan tumbuhan. dan (5) telaah dokumen. DC. Teknik Analisis Data Jelaskan teknik analisis data yang anda gunakan. W. Washington. Setianto and T. Metode analitik laboratorium Untuk penelitian jenis eksperimen. 1988. Penentuan teknik pengambilan data bergantung kepada tujuan penelitian dan jenis data yang akan diambil dan juga keadaan subjek atau sumber informasi penelitian. Santoso. 3. Nprwalak. W. dan lain-lain (pemeliharaan. 3 (3): 31-33. Untuk variable yang sifatnya telah diketahui dan disepakati oleh ilmuwan yang relevan tidak perlu dijelaskan. In: Harper’s Biochemistry. Pembiayaan Pembiayaan diperinci berdasarkan tahun dan jenis pengeluaran. Suteky. Hanya pustaka yang dikutip dalam usul penelitian yang dicantumkan dalam daftar pustaka. bahan habis pakai (material penelitian). hipotesis dan tujuan penelitian. maka kita tidak perlu lagi menjelaskan tahapan analisisnya. pelaporan. 1997. Lampiran 1. Kita juga mengetahui bahwa musim sangat berpengaruh terhadap hasil penelitian kita. jika kita melakukan modifikasi atau merupakan metode baru maka kita harus menjelaskannya secara rinci. (2) angket. Jelaskan juga variable-variabel yang akan diukur. A Food Labeling Guide – Appendix A: Definitions of Nutrient Content Claims. 4. U. K. Jika metode tersebut telah banyak diketahui secara luas. Penggunaan Ekstrak Daun Katuk untuk Meningkatkan Efisiensi Produksi dan Kualitas Telur yang Ramah Lingkungan pada Ayam Petelur. M.. Penulisan senyawa kimia atau yang lainnya tidak boleh dimaksudkan untuk promosi. Bengkulu University. umur. Appleton & Lange. tetapi variable yang bersifat khusus dan belum disepakati perlu dijelaskan definisi operasionalnya. Jika kita akan mengevaluasi sebab akibat terjadinya sesuatu. (Murray. P. Bab 4. pertemuan/lokakarya/seminar. (4) observasi.. tahun. Jika kita ingin mengetahui sejarah sesuatu hal. judul tulisan dan sumber. perjalanan.. Akan tetapi. Center for Food and Safety and Applied Nutrition. Teknik pengumpulan data Teknik pengumpulan data dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu. Daftar Pustaka Daftar pustaka disusun berdasarkan system nama dan tahun. Waktu penelitian Waktu penelitian berkaitan erat dengan kapan penelitian akan dilaksanakan. pencantuman merek dagang tidak dibenarkan. Bengkulu.3. Dalam rancangan penelitian ini juga dijelaskan perlakuan-perlakuan yang akan dilakukan (pada metode eksperimen). Untuk senyawa kimia perlu dicantumkan nama senyawa kimia dan nama produsennya. atau mengevaluasi apakah suatu variable akan mengakibatkan sesuatu pada variable yang lain. Untuk keperluan penentuan rancangan penelitian. perlatan. California. Dukungan pada pelaksanaan penelitian. Rancangan ini sekalilagi harus mampu menjawab hipotesis. maka tentunya akan lebih lanjut rancangan statistik penelitian yang mana yang akan kita pilih. rancangan acak kelompok ataukah rancangan lainnya. Rodwell ed. Misalnya pada penelitian sosial pemilihan waktu yang berbeda dapat menghasilkan data yang berbeda pula. D. Food and Drug Administration of the United States. maka anda perlu mempelajari secara mendalam tentang jenis/corak penelitian.. yaitu gaji dan upah. 8. Untuk beberapa kajian bidang ilmu pencantuman waktu akan penting atau merupakan keharusan. A.). Jika kita memilih penelitian eksperimen. Rancangan penelitian Pilihan jenis rancangan penelitian mana yang akan dilakukan harus selaras dengan perumusan masalah. Teknik ini tentunya digunakan untuk dapat menjawab hipotesis. Maqyes and V. publikasi). Warta Tumbuhan Obat. maka kita memilih rancangan penelitian korelasi. J. A. Harapini and Chairul. 2002. 1997. berat badan awal dsb.

Pertanian. 1998. M. UNIB. Santoso. Ditjen Dikti. Santoso. N. U. Sasongko. Kiat-kiat penyusunan proposal program kreativitas mahasiswa. Disampaikan pada pelatihan penulisan karya ilmiah di Jurusan Peternakan 11 Juli 2006. Santoso. Penyusunan proposal penelitian hibah bersaing. FKIP. Universitas Bengkulu. Biodata peneliti Daftar Pustaka Amirin.4. . Penyusunan penulisan ilmiah populer. Buku Panduan Penulisan Proposal dan Pelaporan Penelitian Edisi VII. 2006. Bengkulu. Merencanakan Penelitian Berskala Nasional. R. PT Raja Grafindo Pustaka. Disampaikan pada pelatihan PKM-FMIPA tanggal 26 Juni 2006. 1995. T. Pelatihan penulisan ilmiah populer bagi mahasiswa. Ditjen Dikti. 2006. Pertanian. 2006. Suharto. Pertanian. Bengkulu. U. Bengkulu. U. Jakarta. Menyusun Rencana Penelitian. Penyusunan proposal penelitian berskala nasional. Santoso. Jurusan Peternakan. Depdiknas. T. 2005. Jurusan Peternakan. Jakarta. 2006. Kiat penulisan proposal penelitian berskala nasional. U. E. Bengkulu. UNIB. [1] Dosen Jurusan Peternakan. 2006. UNIB.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer: Get 4 months of Scribd and The New York Times for just $1.87 per week!

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times