MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 101/PMK.02/2011 TENTANG KLASIFIKASI ANGGARAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KEUANGAN, Menimbang : bahwa dalam rangka melaksanakan ketentuan Pasal 5 ayat (5) Peraturan Pemerintah Nomor 90 Tahun 2010 Tentang Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga, perlu menetapkan Peraturan Menteri Keuangan tentang Klasifikasi Anggaran; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286); 2. Peraturan Pemerintah Nomor 90 Tahun 2010 tentang Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 152, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5178); 3. Keputusan Presiden Nomor 56/P Tahun 2010; 4. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 93/PMK.02/2011 tentang Petunjuk Penyusunan dan Penelaahan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga; MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN MENTERI KEUANGAN TENTANG KLASIFIKASI ANGGARAN. Pasal 1 Dalam Peraturan Menteri Keuangan yang dimaksud dengan: 1. Klasifikasi Anggaran adalah pengelompokan anggaran belanja negara dalam rangka penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

2. Klasifikasi Organisasi adalah pengelompokan anggaran belanja negara berdasarkan struktur organisasi Kementerian Negara/Lembaga.

berdasarkan struktur organisasi Kementerian Negara/Lembaga. 3. Klasifikasi Fungsi adalah pengelompokkan anggaran belanja negara berdasarkan fungsi-fungsi pemerintahan yang dilaksanakan oleh Kementerian Negara/Lembaga. 4. Klasifikasi Jenis Belanja adalah pengelompokkan anggaran belanja negara berdasarkan jenis belanja pada Kementerian Negara/Lembaga. Pasal 2 (1) Pemerintah menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) setiap tahun dalam rangka penyelenggaraan fungsi pemerintahan untuk mencapai tujuan bernegara. (2) Belanja negara dalam APBN sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dirinci menurut Klasifikasi Organisasi, Fungsi, dan Jenis Belanja. (3) APBN harus dikelola secara tertib dan bertanggung jawab sesuai kaidah umum praktik penyelenggaraan tata kepemerintahan yang baik. (4) Menteri/Pimpinan Lembaga selaku Pengguna Anggaran wajib menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKAK/L) atas Bagian Anggaran yang dikuasainya. (5) RKA-K/L disusun secara terstruktur dan dirinci menurut klasifikasi anggaran, yang meliputi: a. Klasifikasi Organisasi; b. Klasifikasi Fungsi; dan c. Klasifikasi Jenis Belanja. Pasal 3 (1) Klasifikasi Organisasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (5) huruf a adalah sebagaimana tercantum dalam Lampiran I yang tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri Keuangan ini. (2) Klasifikasi Fungsi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (5) huruf b adalah sebagaimana tercantum dalam Lampiran II yang tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri Keuangan ini. (3) Klasifikasi Jenis Belanja sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (5) huruf c adalah sebagaimana tercantum dalam Lampiran III yang tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri Keuangan ini. (4) Perubahan atas Lampiran I, Lampiran II, dan Lampiran III ditetapkan oleh Menteri Keuangan dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri Keuangan ini. Pasal 4 Peraturan Menteri Keuangan ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri Keuangan ini dengan penempatannya dalam Berita

..... Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 11 Juli 2011 MENTERI KEUANGAN. ttd....... Lampiran III... ..... MARTOWARDOJO Diundangkan di Jakarta pada tanggal 11 Juli 2011 MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA.... Lampiran II.................. W. ttd............. PATRIALIS AKBAR BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2011 NOMOR 397 Lampiran I.........Negara Republik Indonesia. AGUS D....

LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 101/PMK.02/2011 TENTANG KLASIFIKASI ANGGARAN KLASIFIKASI ORGANISASI Kode Bagian Anggaran 001 002 004 005 006 007 010 011 012 013 015 018 019 020 022 023 024 025 026 027 029 032 033 034 035 036 040 041 042 043 044 047 048 050 Nomenklatur Kementerian Negara/Lembaga Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Mahkamah Agung Republik Indonesia Kejaksaan Republik Indonesia Kementerian Sekretariat Negara Kementerian Dalam Negeri Kementerian Luar Negeri Kementerian Pertahanan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kementerian Keuangan Kementerian Pertanian Kementerian Perindustrian Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Kementerian Perhubungan Kementerian Pendidikan Nasional Kementerian Kesehatan Kementerian Agama Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kementerian Sosial Kementerian Kehutanan Kementerian Kelautan dan Perikanan Kementerian Pekerjaan Umum Kementerian Koordinator Bidang Politik. Hukum dan Keamanan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Kementerian Badan Usaha Milik Negara Kementerian Riset dan Teknologi Kementerian Lingkungan Hidup Kementerian Koperasi dan Pengusaha Kecil dan Menengah Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Badan Intelijen Negara .

Klimatologi dan Geofisika Komisi Pemilihan Umum Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Badan Tenaga Nuklir Nasional Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional Badan Standardisasi Nasional Badan Pengawas Tenaga Nuklir Lembaga Administrasi Negara Arsip Nasional Republik Indonesia Badan Kepegawaian Negara Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Kementerian Perdagangan Kementerian Perumahan Rakyat Kementerian Pemuda dan Olahraga Komisi Pemberantasan Korupsi Dewan Perwakilan Daerah Komisi Yudisial Republik Indonesia Badan Nasional Penanggulangan Bencana Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Badan SAR Nasional Komisi Pengawasan Persaingan Usaha .051 052 054 055 056 057 059 060 063 064 065 066 067 068 074 075 076 077 078 079 080 081 082 083 084 085 086 087 088 089 090 091 092 093 095 100 103 104 105 106 107 108 Lembaga Sandi Negara Dewan Ketahanan Nasional Badan Pusat Statistik Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Badan Pertanahan Nasional Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Kementerian Komunikasi dan Informatika Kepolisian Negara Republik Indonesia Badan Pengawasan Obat dan Makanan Lembaga Ketahanan Nasional Badan Koordinasi Penanaman Modal Badan Narkotika Nasional Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Badan Meteorologi.

W. MARTOWARDOJO .108 109 110 111 112 113 Komisi Pengawasan Persaingan Usaha Badan Pengembangan Wilayah Suramadu Ombudsman Republik Indonesia Badan Nasional Pengelola Perbatasan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam Badan Nasional Penanggulangan Terorisme MENTERI KEUANGAN. AGUS D. ttd.

serta Urusan Luar Negeri 01 02 Bantuan Luar Negeri 01 03 Pelayanan Umum 01 04 Penelitian Dasar dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) 01 05 Pinjaman Pemerintah 01 06 Pembangunan Daerah 01 07 Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Umum Pemerintah 01 90 Pelayanan Umum Pemerintahan Lainnya 02 Pertahanan 02 01 Pertahanan Negara 02 02 Dukungan Pertahanan 02 03 Bantuan Militer Luar Negeri 02 04 Penelitian dan Pengembangan Pertahanan 02 90 Pertahanan lainnya 03 Ketertiban dan Keamanan 03 01 Kepolisian 03 02 Penanggulangan Bencana 03 03 Pembinaan Hukum 03 04 Peradilan 03 05 Lembaga Pemasyarakatan 03 06 Penelitian dan Pengembangan Ketertiban. Keuangan dan Fiskal. Pengembangan Usaha.LAMPIRAN II PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 101/PMK. Kehutanan.02/2011 TENTANG KLASIFIKASI ANGGARAN KLASIFIKASI FUNGSI Kode 01 Pelayanan Umum Fungsi dan Sub Fungsi 01 01 Lembaga Eksekutif dan Legislatif. Perikanan dan Kelautan 04 04 Pengairan 04 05 Bahan Bakar dan Energi 04 06 Pertambangan 04 07 Industri dan Konstruksi 04 08 Transportasi 04 09 Telekomunikasi dan Informatika . Keamanan dan Hukum lainnya 04 Ekonomi 04 01 Perdagangan. Keamanan dan Hukum 03 90 Ketertiban. Koperasi dan UKM 04 02 Tenaga Kerja 04 03 Pertanian.

04 10 Penelitian dan Pengembangan Ekonomi 04 90 Ekonomi lainnya 05 Perlindungan Lingkungan Hidup 05 01 Manajemen Limbah 05 02 Manajemen Air Limbah 05 03 Penanggulangan Polusi 05 04 Konservasi Sumberdaya Alam 05 05 Tata ruang dan Pertanahan 05 06 Penelitian dan Pengembangan Perlindungan Lingkungan Hidup 05 90 Perlindungan Lingkungan Hidup Lainnya 06 Perumahan dan Pemukiman 06 01 Pengembangan Perumahan 06 02 Pemberdayaan Komunitas Pemukiman 06 03 Penyediaan Air Minum 06 04 Penerangan Jalan 06 05 Penelitian dan Pengembangan Perumahan dan Pemukiman 06 90 Perumahan dan Pemukiman Lainnya 07 Kesehatan 07 01 Obat dan Perbekalan Kesehatan 07 02 Pelayanan Kesehatan Perorangan 07 03 Pelayanan Kesehatan Masyarakat 07 04 Keluarga Berencana 07 05 Penelitian dan Pengembangan Kesehatan 07 90 Kesehatan lainnya 08 Pariwisata dan Budaya 08 01 Pengembangan Pariwisata dan Budaya 08 03 Pembinaan Penerbitan dan Penyiaran 08 04 Penelitian dan Pengembangan Pariwisata dan Budaya 08 90 Pariwisata dan Budaya Lainnya 09 Agama 09 01 Peningkatan Kehidupan Beragama 09 02 Kerukunan Hidup Beragama 09 03 Penelitian dan Pengembangan Agama 09 90 Pelayanan Keagamaan Lainnya 10 Pendidikan 10 01 Pendidikan Anak Usia Dini .

serta semua badan atau kegiatan yang bersifat tetap atau sementara yang ditujukan untuk membantu lembaga eksekutif dan legislatif.01 Pelayanan Umum Lembaga Eksekutif dan Legislatif. misi-misi internasional. Perintis Kemerdekaan dan Pejuang 11 04 Perlindungan dan Pelayananan Sosial Anak-anak dan Keluarga 11 05 Pemberdayaan Perempuan 11 06 Penyuluhan dan Bimbingan Sosial 11 07 Bantuan Perumahan 11 08 Bantuan dan Jaminan Sosial 11 09 Penelitian dan Pengembangan Perlindungan Sosial 11 90 Perlindungan Sosial lainnya PENJELASAN TENTANG KLASIFIKASI FUNGSI Kode 01 01. Badan Pemeriksa Keuangan.10 02 Pendidikan Dasar 10 03 Pendidikan Menengah 10 04 Pendidikan Non Formal & Informal 10 05 Pendidikan Kedinasan 10 06 Pendidikan Tinggi 10 07 Pelayanan Bantuan terhadap Pendidikan 10 08 Pendidikan Keagamaan 10 09 Penelitian dan Pengembangan Pendidikan 10 10 Pembinaan Kepemudaan dan Olahraga 10 90 Pendidikan Lainnya 11 Perlindungan Sosial 11 01 Perlindungan dan Pelayanan Orang Sakit dan Cacat 11 02 Perlindungan dan Pelayanan Lansia 11 03 Perlindungan dan Pelayanan Sosial Keluarga Pahlawan. Kegiatan kementerian keuangan. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Kegiatan luar negeri termasuk Menteri Luar Negeri. operasi atau dukungan untuk lembaga eksekutif. Penyediaan dan penyebaran informasi. utang pemerintah. dan lain-lain. statistik mengenai politik dalam negeri. Dewan Perwakilan Rakyat. operasional perpajakan. dokumentasi. lembaga penasehat. dokumentasi. Keuangan dan Fiskal. kegiatan diplomat. administrasi serta staf yang ditunjuk secara politis untuk membantu lembaga eksekutif dan legislatif. statistik keuangan dan fiskal. serta Urusan Luar Negeri Administrasi. bupati/walikota. gubernur. manajemen kas negara. wakil presiden. Fungsi dan Sub Fungsi . Termasuk: Kegiatan kantor kepala eksekutif pada semua level -presiden. legislatif. Semua tingkatan lembaga legislatif-Majelis Permusyawaratan Rakyat. dan Penyediaan dan penyebaran informasi. Kegiatan politik dalam negeri. keuangan dan fiskal. dan lain-lain. Kegiatan keuangan dan fiskal dan pelayanan pada seluruh tingkatan pemerintahan.

04 Penelitian Dasar dan Pengembangan IPTEK Administrasi. dan koordinasi dari lembaga pemerintah yang berhubungan dengan penelitian dasar dan pengembangan IPTEK. seperti lembaga penelitian dan perguruan tinggi. seperti lembaga penelitian dan perguruan tinggi. dan Bantuan pemerintah RI kepada negara lain dalam rangka bantuan ekonomi (01. ekonomi. Tidak termasuk: Penelitian dasar dan pengembangan IPTEK (01. administrasi bantuan luar negeri yang disalurkan melalui lembaga internasional. 01. dan Administrasi perencanaan. Tidak termasuk: Administrasi kepegawaian yang terkait dengan fungsi-fungsi tertentu. dan lainlain.06 Pembangunan Daerah Transfer umum antar level pemerintahan yang tidak ditentukan penggunaannya.Tidak termasuk: Kantor-kantor kementerian. operasi. Pembayaran cicilan utang dan berbagai kewajiban pemerintah sehubungan dengan utang pemerintah (01. Tidak termasuk biaya administrasi untuk pengelolaan utang pemerintah (01. baik di pusat maupun di daerah. statistik. 01.03). komite antar kementerian.01).04). 01.03 Pelayanan Umum Pelayanan umum yang dilaksanakan oleh pemerintah pusat yang tidak dilakukan oleh fungsi tertentu. Kontribusi untuk dana pembangunan ekonomi yang diadministrasikan oleh lembaga internasional/regional.05 Pinjaman Pemerintah Pembayaran bunga dan kewajiban-kewajiban lainnya yang terkait dengan pinjaman. statistik nasional. Bantuan ekonomi dalam bentuk hibah atau pinjaman tidak termasuk bantuan militer untuk negara asing (02. 01. pengembangan wilayah. Tidak termasuk penelitian terapan dan pengembangan yang terkait dengan fungsi tertentu. Operasional untuk misi-misi bantuan ekonomi terhadap negara-negara tertentu. yang terkait dengan fungsi tertentu (diklasifikasikan sesuai dengan fungsi masing-masing).02 Bantuan Luar Negeri Administrasi kerjasama ekonomi dengan negara-negara berkembang dan negara-negara transisi. antara lain administrasi kepegawaian. dan pemberdayaan masyarakat.05).07 Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Umum Pemerintahan Administrasi dan operasi dari lembaga pemerintah yang berhubungan dengan penelitian terapan dan pengembangan yang ada hubungannya dengan pelayanan umum pemerintahan. bantuan untuk operasi perdamaian internasional (02.02). yang terkait dengan fungsi-fungsi tertentu. 01. Hibah. bidang perencanaan. 01. dan Biaya administrasi untuk pengelolaan utang pemerintah (01.01). 01. dan administrasi kependudukan. ekonomi nasional. Hibah. pinjaman atau subsidi dalam rangka mendukung penelitian dasar dan pengembangan IPTEK yang dilaksanakan oleh lembaga-lembaga non pemerintah.90 Pelayanan Umum Pemerintahan Lainnya Administrasi dan operasi terhadap pelayanan umum pemerintahan yang tidak termasuk kegiatan- . pinjaman atau subsidi dalam rangka mendukung penelitian terapan yang berhubungan dengan pelayanan pemerintahan umum yang dilaksanakan oleh lembaga-lembaga non pemerintahan. Administrasi dan operasi dalam rangka pembangunan daerah.03).

pengesahan izin kerja dan jalan. 02. pembelian dan penyimpanan alat dan bahan dalam keadaan darurat untuk bencana alam (03.02 Penanggulangan Bencana Administrasi dan operasional dari penanggulangan bencana. ketentuan lalu lintas.03).d. .kegiatan yang sudah diklasifikasikan dalam 01. pencegahan kebakaran. angkatan yang khusus dibuat untuk pemadaman hutan (04. dan badan-badan lain yang bertujuan untuk melaksanakan penanggulangan bencana.04.03 Bantuan Militer Luar Negeri Administrasi dan bantuan militer serta operasi perdamaian kepada pemerintah asing. 03 03.02). 02 02.d. lembaga internasional.05). SAR nasional. pemeliharaan data dan statistik kepolisian.05). Pengembangan hukum nasional. 02. Tidak termasuk pendidikan umum yang diajarkan dalam lembaga kepolisian (10. pinjaman atau subsidi dalam rangka mendukung penelitian terapan yang berhubungan dengan pertahanan yang dilaksanakan oleh lembaga-lembaga non pemerintah.01 s. kepegawaian. 02. 02. komunikasi.04 Penelitian dan Pengembangan Pertahanan Administrasi dan operasi dari lembaga pemerintah yang berhubungan dengan penelitian terapan dan pengembangan yang ada hubungannya dengan pertahanan. Hibah. seperti lembaga penelitian dan perguruan tinggi. Termasuk pelayanan perlindungan sipil untuk penjaga gunung. pendidikan kepolisian.02).02). rumah sakit militer tetap (07. Operasi untuk rekayasa. angkatan yang khusus dibuat untuk pemadaman hutan (04. dan sekutu. perumusan keadaan darurat. Tidak termasuk pertahanan sipil (02.03). dukungan pencegahan kebakaran dan SAR nasional. dan kekuatan pertahanan non tempur lainnya. organisasi yang melibatkan lembaga sipil dan penduduk. perlindungan dan keselamatan masyarakat umumnya.03 Pembinaan Hukum Administrasi dan operasi untuk lembaga hukum.01 Ketertiban dan Keamanan Kepolisian Administrasi dan operasi kepolisian. Tidak termasuk veteran militer (11. dan training.03). 01.03). seperti: tugas-tugas pemilihan umum. Tidak termasuk misi bantuan militer (02. penjaga pantai.03). Termasuk atas militer di luar negeri. Tidak termasuk pemberdayaan komunitas pemukiman. 02.02). Tidak termasuk penelitian dasar dan pengembangan IPTEK (01. sekolah/pendidikan militer (10. pencegahan penyeludupan. 03.04).02 Dukungan Pertahanan Administrasi dan operasi kekuatan pertahanan sipil. termasuk pendaftaran orang asing. pembinaan aparatur penegak hukum.90 Pertahanan Lainnya Administrasi dan operasi terhadap pertahanan yang tidak termasuk kegiatan-kegiatan yang sudah diklasifikasikan dalam 02.03). Operasi rutin dan luar biasa kepolisian.01 s. perhubungan.01 Pertahanan Pertahanan Negara Administrasi dan operasi militer untuk seluruh angkatan. pensiunan militer (11. 03.07. intelejen. laboratorium kepolisian. Tidak termasuk pelayanan perlindungan masyarakat (03. rumah sakit militer di lapangan. Tidak termasuk dukungan pertahanan (02.

03.01 s. Termasuk penanaman bibit kehutanan.03 Pertanian. pinjaman atau subsidi untuk mengembangkan kebijakan dan program peradilan.06. Tidak termasuk penelitian dasar dan pengembangan IPTEK (01. Operasi dan dukungan atas lembaga yang berhubungan dengan mediasi ketenagakerjaan. operasional. Operasi dan dukungan atas program dan kegiatan yang berhubungan dengan peradilan. keamanan. seperti lembaga penelitian dan perguruan tinggi. Hibah. koperasi dan UKM. Peraturan tentang perdagangan dan pengembangan usaha. Tidak termasuk lembaga pemasyarakatan (03. pinjaman atau subsidi dalam rangka mendukung penelitian terapan yang berhubungan dengan hukum. kehutanan. pengembangan usaha. Operasi dan dukungan atas program dan kegiatan yang berhubungan dengan pertanian. 03. dan kelautan. kehutanan. dan kelautan. Tidak termasuk administrasi lembaga pemasyarakatan (03.04 Peradilan Administrasi dan operasi untuk peradilan. perikanan. perikanan. ketertiban. dan dukungan lembaga pemasyarakatan dan lembaga penahanan lainnya. pinjaman atau subsidi untuk mengembangkan kebijakan dan program perdagangan dan pengembangan usaha. dan kelautan. Penyiapan dan penyebaran informasi. Perikanan. 04. Penyiapan dan penyebaran informasi.06 Penelitian dan Pengembangan Ketertiban. pinjaman atau subsidi untuk mengembangkan kebijakan dan program ketenagakerjaan. perikanan. Kehutanan.01 Ekonomi Perdagangan . dan hukum yang tidak termasuk kegiatankegiatan yang sudah diklasifikasikan dalam 03. dan Hukum Lainnya Administrasi dan operasi terhadap ketertiban. perdagangan luar negeri. Operasi dan dukungan atas lembaga yang berhubungan dengan paten.02 Tenaga Kerja Administrasi dan operasi yang berhubungan dengan bidang ketenagakerjaan.04). koperasi dan UKM. dokumentasi. kehutanan. Pengembangan Usaha. 04. dan statistik yang berhubungan dengan pertanian.04). Hibah. dan Kelautan Administrasi dari pertanian. dan statistik yang berhubungan dengan peradilan. Koperasi. dan keamanan yang dilaksanakan oleh lembaga-lembaga non pemerintah. dan UKM Administrasi atas hubungan dan pelayanan. dan kelautan. Keamanan. penyusunan dan penerapan kebijakan. ombudsman. .90 Ketertiban.d.90) dan pengairan (04. 03. koperasi dan UKM. Keamanan. pasar komoditas dan modal.05). hak cipta.Pelayanan hukum dari pemerintah dan non pemerintah. peradilan agama. ketertiban. Termasuk administrasi untuk pengadilan tinggi. Tidak termasuk proyek pembangunan multi guna (04. Hibah. dokumentasi. atau subsidi untuk mengembangkan kebijakan danprogram pertanian. pinjaman. perikanan. 03. 04 04. dan Hukum Administrasi dan operasional dari lembaga pemerintah yang berhubungan dengan penelitian terapan dan pengembangan yang ada hubungannya dengan hukum. kehutanan. 03. Hibah. dan lain-lain. Hibah.05 Lembaga Pemasyarakatan Administrasi. dan keamanan.05).

pemeliharaan dari transportasi jalan raya. minyak dan gas bumi. bahan bakar nuklir. Hibah. atau subsidi untuk mengembangkan kebijakan dan program pengairan. dan eksploitasi dari pertambangan. Hibah. minyak dan gas bumi. energi listrik. dan statistik yang berhubungan dengan industri dan konstruksi. penemuan. 04. . Termasuk pengeluaran izin. penemuan. dan nuklir (04. Tidak termasuk: Industri pengolahan batu bara.04 Pengairan Administrasi dan operasi yang berhubungan dengan pengairan. transportasi air. atau subsidi untuk mengembangkan kebijakan dan program pertambangan. dan subsidi untuk konstruksi perumahan. penyulingan minyak.05 Bahan Bakar dan Energi Administrasi dari bahan bakar padat. pengawasan keselamatan yang berhubungan dengan pertambangan. penggunaan.08).01).05).pengawasan keselamatan yang berhubungan dengan industri dan konstruksi.06 Pertambangan Administrasi dan operasi yang berhubungan dengan pertambangan. Konservasi.07 Industri dan Konstruksi Administrasi dan operasi yang berhubungan dengan industri dan konstruksi. minyak bumi. Tidak termasuk transportasi dengan bahan bakar padat. transportasi kereta api. Konservasi. aturan tingkat produksi dan keselamatan. konstruksi. transportasi udara. Pengawasan dan pengaturan yang berhubungan dengan pertambangan. Penyiapan dan penyebaran informasi. 04. dan subsidi untuk mengembangkan kebijakan dan program pertambangan. Termasuk pengeluaran izin. dan Peraturan standar perumahan (06. dan bentuk transportasi lainnya. dokumentasi. pinjaman. bahan bakar minyak dan gas. pinjaman. pengembangan. dan non listrik. Hibah. dan statistik yang berhubungan dengan pertambangan. energi listrik. dan non listrik. dan Hibah. minyak dan gas bumi. dan statistik yang berhubungan dengan bahan bakar padat. energi. bangunan industri. atau subsidi untuk mengembangkan kebijakan dan program industri dan konstruksi.04. bahan bakar nuklir. Pengawasan dan pengaturan yang berhubungan dengan industri dan konstruksi. dan non listrik. Tidak termasuk: Industri pengolahan batu bara. bahan bakar nuklir. dokumentasi. pinjaman. bahan bakar nuklir (04. transportasi air. Konservasi. energi listrik. Penyiapan dan penyebaran informasi dokumentasi. dan nuklir (04. 04. Hibah. Hibah. pinjaman. 04. pengambangan dan eksploitasi dari bahan bakar padat. penemuan.05). aturan tingkat produksi dan keselamatan. pinjaman. Pengawasan dan pengaturan yang berhubungan dengan transportasi jalan raya. penyulingan minyak. dokumentasi. pinjaman. Penyiapan dan penyebaran informasi. dan non listrik. pengembangan dan eksploitasi dari industri dan konstruksi.08 Transportasi Administrasi dari operasi. Termasuk proyek pembangunan jaringan pengairan. bahan bakar nuklir. dan statistik yang berhubungan dengan pengairan. atau subsidi untuk mengembangkan kebijakan dan program bahan bakar padat. Penyiapan dan penyebaran informasi.

dokumentasi. pemeriksaan. kehutanan. bahan bakar dan energi. Penyiapan dan penyebaran informasi. dokumentasi.d.04). pinjaman. transportasi. pemeliharaan. pinjaman. atau subsidi untuk mendukung penelitian terapan dan pengembangan yang berhubungan dengan perdagangan. pemeliharaan. pemeriksaan. transportasi kereta api. pemeriksaan.transportasi kereta api. kehutanan. operasi. pengawasan. perdagangan. 04. 05 05. bahan bakar dan energi. operasi ataupun dukungan untuk pengelolaan air limbah.10 Penelitian dan Pengembangan Ekonomi Administrasi dan operasi dari lembaga pemerintahan dalam penelitian terapan dan pengembangan yang berhubungan dengan ekonomi. 05. dan telekomunikasi. transportasi. multi proyek. Termasuk meteorologi dan geofisika. transportasi udara. Hibah. penyiaran radio dan televisi (08. pemeliharaan ataupun peningkatan sistem pengelolaan air limbah. atau dukungan untuk pengelolaan limbah. ataupun peningkatan sistem pengelolaan limbah. Konstruksi atau operasi dari fasilitas lainnya pendukung transportasi jalan raya. pengawasan. dan bentuk transportasi lainnya. . pinjaman atau subsidi untuk mengembangkan kebijakan dan program telekomunikasi. Penyiapan dan penyebaran informasi. Hibah. dan bentuk transportasi lainnya. pertanian. Hibah. konstruksi. 04. konstruksi. pinjaman.09 Telekomunikasi dan Informatika Administrasi dan konstruksi. dan bentuk transportasi lainnya.01 Perlindungan Lingkungan Hidup Manajemen Limbah Administrasi. ketenagakerjaan. operasi. Tidak termasuk penelitian dasar dan pengembangan IPTEK (01. transportasi kereta api. pertambangan. industri dan konstruksi. Hibah. 04. penyimpanan dan distribusi. ataupun peningkatan sistem penanggulangan polusi. kelautan. dan industri lainnya. Termasuk pengembangan sistem persampahan (daerah) dan limbah bahan beracun dan berbahaya (B3) (pemerintah pusat). Peraturan yang berhubungan dengan sistem telekomunikasi. pinjaman. transportasi air. transportasi air. atau subsidi untuk mendukung operasi.03). pengembangan usaha koperasi dan UKM. perbaikan pengembangan. perikanan. atau subsidi untuk mendukung operasi. pertanian. pertambangan. 05. ketenagakerjaan. atau subsidi untuk mendukung operasi. perikanan. industri dan konstruksi.01 s. transportasi udara. kelautan. transportasi kereta api. Termasuk pengembangan teknologi telematika. Hibah. transportasi air. atau subsidi untuk mengembangkan kebijakan dan program transportasi jalan raya. transportasi udara.03 Penanggulangan Polusi Administrasi.08). 04. operasi dan pemeliharaan sistem telekomunikasi dan informatika. komunikasi. Hibah.02 Manajemen Air Limbah Administrasi. atau dukungan yang berhubungan dengan ekonomi yang tidak terklasifikasi dalam 04. Tidak termasuk radio dan satelit navigasi untuk transportasi air (04. pengawasan. dan statistik yang berhubungan dengan transportasi jalan raya. pengembangan usaha koperasi dan UKM. dan statistik tentang telekomunikasi. transportasi udara. konstruksi. operasi ataupun dukungan untuk penanggulangan polusi. pinjaman.10. dan bentuk transportasi lainnya.90 Ekonomi Lainnya Administrasi.

Konstruksi dan operasi dari sistem pendukung penyediaan air minum. dan Bantuan uang dan barang untuk perumahan (11. Hibah. 05. Tidak termasuk penelitian dasar dan pengembangan IPTEK (01. program. atau subsidi untuk mendukung penelitian terapan dan pengembangan yang berhubungan dengan perlindungan lingkungan hidup yang dilaksanakan oleh lembaga non pemerintah seperti lembaga penelitian dan perguruan tinggi. 06.90 Perlindungan Lingkungan Hidup Lainnya Administrasi. pinjaman atau subsidi untuk mendukung operasi untuk pengelolaan tata ruang dan pertanahan. penyiapan dan penegakan peraturan dan standar untuk perlindungan lingkungan hidup. penyediaan tanah. operasi.05 Tata ruang dan Pertanahan Administrasi. konstruksi. Hibah. perencanaan. penyiapan dan penyebaran informasi. 06 06. dan anggaran untuk meningkatkan perlindungan lingkungan hidup. Penyiapan dan penyebaran informasi. Hibah. dan statistik tentang lingkungan hidup. pemeliharaan ataupun peningkatan sistem konservasi sumber daya alam. Tidak termasuk: Peraturan dan standar konstruksi (04. 06. peraturan.07). pemantauan. pengembangan perumahan untuk orang cacat.04 Konservasi Sumber Daya Alam Administrasi. atau subsidi untuk mendukung operasi. pinjaman. pemeriksaan. atau subsidi untuk mendukung pengembangan. pengawasan. dokumen. penyediaan air minum. 05.05.07). perencanaan pengembangan fasilitas pemukiman. atau subsidi untuk mendukung operasi. operasi untuk pengelolaan tata ruang dan pertanahan. pinjaman. peningkatan. pengawasan dan pengaturan mengenai penyediaan air minum. peraturan standar perumahan. dokumentasi dan statistik mengenai perumahan. 05. pengelolaan. pemeliharaan ataupun . Penyiapan dan penyebaran informasi. dokumentasi dan statistik penyediaan air minum. Termasuk kegiatan perlindungan lingkungan hidup yang tidak termasuk dalam 05.02 Pemberdayaan Komunitas Pemukiman Administrasi pemukiman.03 Penyediaan Air Minum Administrasi. Perumahan pengganti perumahan kumuh. konstruksi. pengendalian. Hibah. Perencanaan untuk pemukiman baru dan yang direhabilitasi.06 Penelitian dan Pengembangan Perlindungan Lingkungan Hidup Administrasi dan operasi dari lembaga-lembaga pemerintah yang terlibat dalam penelitian terapan dan pengembangan yang berhubungan dengan perlindungan lingkungan hidup.04). dokumentasi dan statistik mengenai pemukiman. pengawasan. ataupun dukungan untuk kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan konservasi sumber daya alam. pemeriksaan operasi. Hibah. dan peraturan pendukung pemukiman.d.01 s. peningkatan dan pemeliharaan atas penyediaan perumahan.06.01 Perumahan dan Pemukiman Pengembangan Perumahan Administrasi perumahan. 05. pinjaman. dan dukungan untuk kegiatankegiatan yang berhubungan dengan kebijakan. pinjaman. Penyiapan dan penyebaran informasi. dan evaluasi kegiatan pengembangan perumahan.

Lembaga pelayanan lansia dengan pengawasan medis.03).d. laboratorium pemeriksaan kesehatan (07. inspeksi. pelayanan paramedik. kebidanan.01 Kesehatan Obat dan Perbekalan Kesehatan Penyediaan obat-obatan. 07 07.02). Tidak termasuk penerangan untuk jalan bebas hambatan (04.02 Pelayanan Kesehatan Perorangan Penyediaan pelayanan medis umum. rumah sakit ibu anak.05 Penelitian dan Pengembangan Perumahan dan Pemukiman Administrasi dan operasi dari lembaga pemerintah dalam penelitian terapan dan pengembangan yang berhubungan dengan perumahan dan pemukiman.04). 06. Termasuk: Pelayanan spesialis ortodensi. Pemeriksaan gigi.03 Pelayanan Kesehatan Masyarakat Penyediaan pelayanan kesehatan masyarakat. operasi atau dukungan untuk pelayanan kesehatan masyarakat. dan peralatan terapi medis. Administrasi. 07.90 Perumahan dan Pemukiman Lainnya Administrasi. pusat pelayanan medis yang bertujuan untuk menyembuhkan pasien. pelayanan medis khusus. kebidanan. pelayanan paramedik. pengembangan dan pengaturan tentang standarisasi penerangan. operasi ataupun dukungan yang berhubungan dengan perumahan dan pemukiman yang tidak dapat diklasifikasikan dalam 06. operasi atau dukungan untuk penyediaan medis umum.08). peningkatan dan lain-lain untuk penerangan jalan. Instalansi. operasi. Hibah.04 peningkatan sistem penyediaan air minum. inspeksi. Tidak termasuk alat kedokteran gigi (07. Termasuk administrasi. rumah sakit khusus. pelayanan gigi. pemeriksaan. alat-alat medis. peralatan terapi medis. .01 s. Penyiapan dan penyebaran informasi. 07. operasi atau dukungan untuk penyediaan pelayanan rumah sakit umum. Administrasi. rumah sakit ibu anak. Sewa peralatan terapi medis. Penyediaan pelayanan rumah sakit umum. alat-alat medis. Termasuk perbaikan peralatan terapi medis Tidak termasuk sewa peralatan terapi medis (07. atau subsidi untuk mendukung penelitian terapan dan pengembangan yang berhubungan dengan perumahan dan pemukiman yang dilaksanakan oleh lembaga non pemerintah seperti lembaga penelitian dan perguruan tinggi. pinjaman. Administrasi. pemeliharaan. 06. pelayanan gigi. Penerangan Jalan Administrasi penerangan jalan. operasi atau dukungan dalam kebijakan. program dan anggaran yang berhubungan dengan perumahan dan pemukiman lainnya.01).06. Penyiapan dan penegakan peraturan dan standarisasi yang berhubungan dengan perumahan dan permukiman lainnya. Administrasi. Tidak termasuk penelitian dasar dan pengembangan IPTEK (01. perencanaan. 06. operasi ataupun dukungan untuk penyediaan obat-obatan.05. pelayanan medis khusus. dokumentasi dan statistik mengenai perumahan dan permukiman lainnya.

perencanaan. pinjaman atau subsidi untuk mendukung pengadaan fasilitas media televisi dan radio.01 s. regional dan nasional yang tidak ditujukan untuk menarik wisatawan. Tidak termasuk penelitian terapan dan pengembangan IPTEK (01. 08. Tidak termasuk laboratorium analisis medis (07. operasi.04 Keluarga Berencana Administrasi. 08. Tidak termasuk even budaya di luar negeri (01.01 Pariwisata dan Budaya Pengembangan Pariwisata dan Budaya Penyediaan pelayanan budaya. pelayanan kesehatan yang tidak berhubungan dengan rumah sakit.04). laboratorium kesehatan masyarakat. pembuatan materi budaya untuk disiarkan media (08. administrasi budaya. dokumen. atau subsidi untuk mendukung penelitian terapan dan pengembangan yang berhubungan dengan kesehatan yang dilaksanakan oleh lembaga non pemerintah seperti lembaga penelitian dan perguruan tinggi.04). Hibah.03 Pembinaan Penerbitan dan Penyiaran Administrasi penyiaran dan penerbitan. program dan anggaran keluarga berencana. operasi. 08. pinjaman. penyiapan dan penegakan peraturan dan standarisasi kesehatan.05. ataupun dukungan untuk kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan kebijakan.05 Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Administrasi dan operasi dari lembaga-lembaga pemerintah yang melakukan penelitian terapan dan pengembangan yang berhubungan dengan kesehatan. Hibah. klinik. Termasuk perayaan lokal. Hibah.Penyusunan dan penyebaran informasi berkenaan kesehatan masyarakat. dan statistik keluarga berencana. pengadaan fasilitas penerbitan.90).90 Kesehatan Lainnya Administrasi. dokumen. ataupun dukungan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan kebijakan.04 Penelitian dan Pengembangan Pariwisata dan Budaya Administrasi dan operasi dari lembaga-lembaga pemerintah yang melakukan penelitian terapan dan pengembangan yang berhubungan dengan pariwisata dan budaya. pinjaman. ataupun dukungan untuk kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan kebijakan. pengawasan dan pengaturan penyiaran dan penerbitan. program dan anggaran kesehatan.90 Pariwisata dan Budaya Lainnya Administrasi. 08 08. atau subsidi untuk mendukung penelitian terapan dan pengembangan yang berhubungan dengan pariwisata dan budaya yang dilaksanakan oleh lembaga non pemerintah seperti lembaga penelitian dan perguruan tinggi. penyusunan dan penyebaran informasi.penyelenggaraan even kebudayaan. perencanaan. operasi. even budaya asing yang ditujukan untuk menarik wisatawan (08.d 07. pengawasan dan pengaturan tempat kebudayaan. 07. Termasuk kegiatan kesehatan lainnya yang tidak terklasifikasi dalam 07. 07. Tidak termasuk penelitian dasar dan pengembangan IPTEK (01. Operasi atau dukungan untuk penyiaran dan penerbitan. Penyiapan dan penegakan peraturan dan standarisasi kesehatan.03). dan statistik kesehatan. Operasi atau dukungan untuk fasilitas kebudayaan. Hibah.01). 07.02). atau subsidi untuk mendukung seniman dalam rangka promosi budaya. pinjaman. Termasuk pelayanan kesehatan untuk kelompok tertentu. penyusunan dan penyebaran informasi. .

Hibah. pinjaman.d. Tidak termasuk pendidikan non formal dan informal (10. 09 09. 10. pinjaman. 09. Operasi atau dukungan atas penyediaan fasilitas keagamaan. Administrasi. program dan anggaran pariwisata. pemeriksaan. 10. operasi ataupun dukungan untuk pendidikan nonformal dan . Hibah. Administrasi. pinjaman.d 08. Termasuk kegiatan keagamaan lainnya yang tidak terklasifikasi dalam 09.02 Kerukunan Hidup Beragama Pengawasan dan pengaturan atas keagamaan. 09. Beasiswa. Administrasi. Administrasi. penyiapan dan penegakan peraturan dan standarisasi pariwisata.03 Pendidikan Menengah Penyediaan pendidikan menengah baik umum maupun agama. Tidak termasuk pelayanan bantuan terhadap pendidikan (10. 10. atau subsidi untuk mendukung kerukunan hidup beragama. penyusunan dan penyebaran informasi. ataupun dukungan untuk kegiatan-kegiatan lainnya yang berhubungan dengan kebijakan. operasi ataupun dukungan untuk pendidikan anak usia dini.01 s. dan statistik pariwisata. 09. hibah. perencanaan. pinjaman dan tunjangan untuk mendukung pendidikan anak usia dini. program dan anggaran keagamaan. pemeriksaan. pinjaman dan tunjangan untuk mendukung siswa tingkat pendidikan dasar.04. dan budaya. atau subsidi untuk peningkatan kehidupan beragama. pemeriksaan. penyiapan dan penegakan peraturan dan standarisasi masalah keagamaan. operasi ataupun dukungan untuk pendidikan menengah. 09. Tidak termasuk penelitian terapan dan pengembangan IPTEK (01. dokumen. 10 10. pemeriksaan.01 s. Beasiswa. penyusunan dan penyebaran informasi. pinjaman dan tunjangan untuk mendukung siswa tingkat menengah. atau subsidi untuk mendukung penelitian terapan dan pengembangan yang berhubungan dengan keagamaan yang dilaksanakan oleh lembaga non pemerintah seperti lembaga penelitian dan perguruan tinggi. operasi ataupun dukungan untuk pendidikan dasar.04). hibah.03.01 Pendidikan Pendidikan Anak Usia Dini Penyediaan pendidikan anak usia dini baik umum maupun agama.90 Pelayanan Keagamaan Lainnya Administrasi. dan budaya.perencanaan.04 Pendidikan Non Formal & Informal Penyediaan pendidikan nonformal dan informal. operasi. Pembayaran untuk petugas keagamaan.04). Termasuk kegiatan pariwisata. Beasiswa.07). olahraga dan budaya lainnya yang tidak terklasifikasi dalam 08.02 Pendidikan Dasar Penyediaan pendidikan dasar baik umum maupun agama. olahraga. hibah. dokumen.01 Agama Peningkatan Kehidupan Beragama Penyediaan pelayanan agama. olahraga dan budaya lainnya. hibah.03 Penelitian dan Pengembangan Keagamaan Administrasi dan operasi dari lembaga-lembaga pemerintah yang melakukan penelitian terapan dan pengembangan yang berhubungan dengan keagamaan. olahraga. administrasi keagamaan. dan statistik keagamaan.

10. Administrasi.01 s. atau subsidi untuk mendukung kepemudaan dan olahraga. pinjaman dan tunjangan untuk mendukung siswa pendidikan keagamaan. ataupun dukungan untuk kegiatan-kegiatan lainnya yang berhubungan dengan kebijakan.01 Perlindungan Sosial Perlindungan dan Pelayanan Orang Sakit dan Cacat Penyediaan perlindungan dan pelayanan sosial dalam bentuk uang dan barang secara keseluruhan ataupun sebagian pendapatan sebagai akibat tidak dapat bekerja sementara ataupun cacat.02 Perlindungan dan Pelayanan Lansia Penyediaan perlindungan dan pelayanan sosial dalam bentuk uang dan barang kepada lansia. 10. operasi ataupun dukungan untuk pendidikan kedinasan. dokumen dan statistik pendidikan. pemeriksaan. penyusunan dan penyebaran informasi. operasi ataupun dukungan untuk pendidikan tinggi.07 Pelayanan Bantuan Terhadap Pendidikan Penyediaan pelayanan bantuan terhadap pendidikan. pinjaman dan tunjangan untuk mendukung pendidikan nonformal dan informal. Beasiswa. Beasiswa. 10. operasi ataupun dukungan untuk pendidikan keagamaan. makanan. Hibah. pinjaman dan tunjangan untuk mendukung mahasiswa. 10. atau subsidi untuk mendukung penelitian terapan dan pengembangan yang berhubungan dengan pendidikan yang dilaksanakan oleh lembaga non pemerintah seperti lembaga penelitian dan perguruan tinggi. Administrasi.10 Pembinaan Kepemudaan dan Olahraga Operasi atau dukungan untuk fasilitas organisasi kepemudaan dan olahraga. 10.10. 10. Administrasi. program dan anggaran pendidikan. hibah. pinjaman. 10. Hibah.04). hibah. Tidak termasuk penelitian dasar dan pengembangan IPTEK (01. 11. Termasuk kegiatan pendidikan lainnya yang tidak terklasifikasi dalam 10.informal. Beasiswa. hibah. operasi.d. pinjaman. penyiapan dan penegakan peraturan dan standarisasi pendidikan. Manfaat uang dan barang lainnya untuk orang sakit dan cacat. Penyediaan pendidikan tinggi keagamaan. operasi ataupun dukungan atas skema perlindungan orang sakit dan cacat.90 Pendidikan Lainnya Administrasi. . pinjaman dan tunjangan untuk mendukung siswa pendidikan kedinasan.08 Pendidikan Keagamaan Penyediaan pendidikan keagamaan. pemeriksaan. hibah. Tidak termasuk pendidikan nonformal dan informal (10.09 Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Administrasi dan operasi dari lembaga-lembaga pemerintah yang melakukan penelitian terapan dan pengembangan yang berhubungan dengan pendidikan. Administrasi. pemeriksaan. Administrasi. pemeriksaan. 10.05 Pendidikan Kedinasan Penyediaan pendidikan kedinasan.04). operasi ataupun dukungan untuk transportasi.06 Pendidikan Tinggi Penyediaan pendidikan tinggi. kesehatan umum dan gigi yang ditujukan untuk siswa pada berbagai tingkatan. perencanaan. 11 11. penginapan. Beasiswa.

11. operasi ataupun dukungan atas skema perlindungan keluarga pahlawan. Administrasi. 11.09 Penelitian dan Pengembangan Perlindungan Sosial Administrasi dan operasi dari lembaga-lembaga pemerintah yang melakukan penelitian terapan dan pengembangan yang berhubungan dengan perlindungan sosial. operasi ataupun dukungan atas skema perlindungan lansia. atau subsidi untuk mendukung penelitian terapan dan pengembangan yang berhubungan dengan perlindungan sosial yang dilaksanakan oleh lembaga non pemerintah seperti lembaga penelitian dan perguruan tinggi. pinjaman. 11. Administrasi. Administrasi. 11.90 Perlindungan Sosial Lainnya Administrasi. ataupun dukungan untuk kegiatan-kegiatan lainnya yang berhubungan dengan . perintis kemerdekaan dan pejuang.06 Penyuluhan dan Bimbingan Sosial Penyediaan perlindungan sosial dalam bentuk uang dan barang untuk/kepada orang yang dapat bekerja tetapi belum mendapatkan pekerjaan yang sesuai. perintis kemerdekaan dan pejuang maupun ahli warisnya. Manfaat uang dan barang lainnya untuk masyarakat tertinggal dan terlantar. ataupun dukungan atas skema perlindungan pengangguran.08 Bantuan dan Jaminan Sosial Penyediaan perlindungan sosial dalam bentuk uang dan barang untuk masyarakat tertinggal dan terlantar. Manfaat uang dan barang lainnya untuk keluarga pahlawan. Administrasi. Tidak termasuk orang tua yang pensiun dini karena sakit dan cacat (11. penyediaan rumah dengan harga terjangkau. Perintis Kemerdekaan dan Pejuang Penyediaan perlindungan dan pelayanan sosial dalam bentuk uang dan barang kepada keluarga pahlawan. 11. 11. Termasuk pensiunan PNS dan TNI/Polri. Tidak termasuk pelayanan keluarga berencana (07. Hibah. operasi ataupun dukungan atas skema perlindungan anak-anak dan keluarga. operasi.03 Perlindungan dan Pelayanan Sosial Keluarga Pahlawan. Manfaat uang dan barang lainnya untuk pengangguran. operasi ataupun dukungan atas pemberdayaan perempuan.05 Pemberdayaan Perempuan Penyediaan perlindungan sosial kepada perempuan. Administrasi. Tidak termasuk program dan skema untuk memobilisasi tenaga kerja dan menurunkan pengangguran (04.04). Manfaat uang dan barang lainnya untuk lansia. Tidak termasuk penelitian dasar dan pengembangan IPTEK (01. 11. ataupun dukungan atas skema bantuan perumahan. seperti bantuan sewa.Administrasi.04 Perlindungan dan Pelayanan Sosial Anak-anak dan Keluarga Penyediaan perlindungan dan pelayanan sosial dalam bentuk uang dan barang kepada anak-anak dan keluarga tertentu.02) dan penyediaan uang dan barang untuk pengangguran yang memasuki usia pensiun. operasi ataupun dukungan atas skema perlindungan masyarakat tertinggal dan terlantar.07 Bantuan Perumahan Penyediaan perlindungan sosial dalam bentuk non kas untuk membantu rumah tangga dalam pemenuhan biaya perumahan. Manfaat non kas lainnya. 11.01). operasi. Manfaat uang dan barang lainnya untuk anak-anak dan keluarga. perintis kemerdekaan dan pejuang. Administrasi. operasi.04).

penyiapan dan penegakan peraturan dan standarisasi kesejahteraan sosial. penyusunan dan penyebaran informasi.01 s.kebijakan. perencanaan. AGUS D. MENTERI KEUANGAN. dan statistik perlindungan sosial. Termasuk kegiatan perlindungan sosial lainnya yang tidak terklasifikasi dalam 11. dokumen. program dan anggaran sosial. 11.W.d.09. MARTOWARDOJO .

d. Pembayaran tunjangan khusus merupakan pembayaran kompensasi kepada Pegawai Negeri yang besarannya ditetapkan oleh Presiden/Menteri Keuangan. Belanja pengadaan bahan makanan. 6. Belanja Gaji dan Tunjangan yang melekat pada Pembayaran Gaji Pejabat Negara. Belanja Asuransi Kesehatan Pegawai Negeri yang disalurkan melalui PT. Belanja Pegawai Honorer yang diangkat dalam rangka mendukung tugas pokok dan fungsi unit organisasi pemerintah. Belanja Uang Makan PNS.LAMPIRAN III PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 101/PMK. 8. Pembayaran untuk Uang Duka Wafat/Tewas yang besarannya ditetapkan berdasarkan peraturan perundangan-undangan yang berlaku. ASABRI.02/2011 TENTANG KLASIFIKASI ANGGARAN KLASIFIKASI JENIS BELANJA Kode Belanja Penyelenggaraan Pemerintah Pusat 51 Belanja Pegawai Kompensasi dalam bentuk uang maupun barang yang diberikan kepada pegawai negeri. Belanja keperluan perkantoran. dan 14.Jenis pengeluaran terdiri dari antara lain: a. 10. 7. . 11. Taspen dan PT. 3. dan pensiunan serta pegawai honorer yang akan diangkat sebagai pegawai lingkup pemerintahan baik yang bertugas di dalam maupun di luar negeri sebagai imbalan atas pekerjaan yang telah dilaksanakan dalam rangka mendukung tugas dan fungsi unit organisasi pemerintah. Pembayaran Tunjangan Sosial bagi Pegawai Negeri melalui unit organisasi/Lembaga/Badan tertentu. 5. 52 Belanja Barang Pengeluaran untuk pembelian barang dan/atau jasa yang habis pakai untuk memproduksi barang dan/atau jasa yang dipasarkan maupun yang tidak dipasarkan serta pengadaan barang yang dimaksudkan untuk diserahkan atau dijual kepada masyarakat di luar kriteria belanja bantuan sosial serta belanja perjalanan. Belanja penambah daya tahan tubuh. c. Belanja dan Jenis Pengeluaran Belanja Pegawai dipergunakan untuk: 1. 9. ASKES. Belanja Barang dipergunakan untuk: 1. Belanja pegawai transito merupakan alokasi anggaran belanja pegawai yang direncanakan akan ditarik/dicairkan namun database pegawai pada Kementerian Negara/Lembaga berkenaan menurut peraturan perundang-undangan belum dapat direkam pada Aplikasi Belanja Pegawai Satuan Kerja (Satker) karena belum ditetapkan sebagai Pegawai Negeri pada Satker berkenaan. Belanja Barang Operasional merupakan pembelian barang dan/atau jasa yang habis pakai yang dipergunakan dalam rangka pemenuhan kebutuhan dasar suatu satuan kerja dan umumnya pelayanan yang bersifat internal. 12. 4. Belanja Gaji Dokter Pegawai Tidak Tetap. Dikecualikan untuk pekerjaan yang berkaitan dengan pembentukan modal dan/atau kegiatan yang mempunyai output dalam kategori belanja barang. Belanja Uang Lembur PNS. Belanja Uang Tunggu dan Pensiun Pegawai Negeri dan Pejabat Negara yang disalurkan melalui PT. Pembayaran uang vakasi. 2. Belanja bahan. Belanja Uang Lauk Pauk TNI/POLRI. Belanja Gaji dan Tunjangan yang melekat pada pembayaran Gaji Pegawai Negeri meliputi PNS dan TNI/POLRI. b. 13. pejabat negara.

Honor yang terkait dengan output kegiatan. dan Belanja barang operasional lainnya yang diperlukan dalam rangka pemenuhan kebutuhan dasar lainnya. b. batas minimal harga pasar per unit barang adalah sebesar Rp300. antara lain biaya paket rapat/pertemuan. peningkatan standar kinerja. Belanja jasa. c. Belanja barang Badan Layanan Umum (BLU) merupakan pengeluaran anggaran belanja operasional BLU termasuk pembayaran gaji dan tunjangan pegawai BLU. 3.000. Belanja perjalanan. Belanja biaya pemeliharaan non kapitalisasi yang dikaitkan dengan target kinerja. Belanja jasa profesi. Belanja operasional terkait dengan penyelenggaraan administrasi kegiatan di luar kantor. Belanja biaya pemeliharaan peralatan dan mesin (ditafsirkan sebagai pemeliharaan aset yang terkait dengan pelaksanaan operasional Satker sehari-hari) tidak termasuk biaya pemeliharaan yang dikapitalisasi. Telepon. 2. f. 2.Untuk pembangunan dan/atau pemeliharaan gedung dan bangunan per paket pekerjaan adalah sebesar Rp10. l.e.000. ATK. i. f. biaya sewa peralatan yang mendukung penyelenggaraan kegiatan berkenaan. Belanja langganan daya dan jasa (ditafsirkan sebagai Listrik. d. Kriteria kapitalisasi dalam pengadaan/pemeliharaan barang/asset merupakan suatu tahap validasi untuk penetapan belanja modal atau bukan dan merupakan syarat wajib dalam penetapan kapitalisasi atas pengadaan barang/asset: 1. i. uang saku. Belanja pengiriman surat dinas. Belanja barang penunjang kegiatan tugas pembantuan. b. atau volume asset. Pengeluaran anggaran belanja tersebut mengakibatkan bertambahnya asset dan/atau bertambahnya masa manfaat/umur ekonomis asset berkenaan Pengeluaran anggaran belanja tersebut mengakibatkan bertambahnya kapasitas. Belanja barang penunjang kegiatan dekonsentrasi. h. . 53 Belanja Modal Pengeluaran untuk pembayaran perolehan asset dan/atau menambah nilai asset tetap/asset lainnya yang memberi manfaat lebih dari satu periode akuntansi dan melebihi batas minimal kapitalisasi asset tetap/asset lainnya yang ditetapkan pemerintah. Untuk pengadaan peralatan dan mesin. Belanja jasa konsultan. Belanja barang fisik lain tugas pembantuan. Belanja sewa gedung operasional sehari-hari satuan kerja. Jenis pengeluaran terdiri antara lain: a. 3. j. Belanja barang untuk masyarakat atau entitas lain merupakan pengeluaran anggaran belanja negara untuk pengadaan barang yang dimaksudkan untuk diserahkan kepada masyarakat atau entitas lain yang tujuan kegiatannya tidak termasuk dalam kriteria kegiatan bantuan sosial . Belanja biaya pemeliharaan gedung dan bangunan (ditafsirkan sebagai gedung operasional sehari-hari berikut halaman gedung operasional). dan Belanja barang non operasional lainnya terkait dengan penetapan target kinerja tahun yang direncanakan. Belanja sewa yang dikaitkan dengan strategi pencapaian target kinerja. Dalam pembukuan nilai perolehan aset dihitung semua pendanaan yang dibutuhkan hingga asset tersebut tersedia dan siap untuk digunakan. g. Pengadaan barang tersebut tidak dimaksudkan untuk diserahkan/dipasarkan kepada masyarakat atau entitas lain di luar pemerintah. 4.- 4. Honor yang terkait dengan operasional Satker.000. Belanja Barang Non Operasional merupakan pembelian barang dan/atau jasa yang habis pakai dikaitkan dengan strategi pencapaian target kinerja suatu satuan kerja dan umumnya pelayanan yang bersifat eksternal. e. k. Termasuk biaya operasional panitia pengadaan barang/jasa yang terkait dengan pengadaan asset berkenaan. k. dan Air) termasuk atas rumah dinas yang tidak berpenghuni. Memenuhi nilai minimum kapitalisasi dengan rincian sebagai berikut: a. g. j. h. uang transportasi lokal.

Gedung dan Bangunan. . irigasi dan jaringan tersebut siap pakai. Termasuk dalam belanja modal ini adalah belanja modal non fisik yang besaran jumlah kuantitasnya dapat teridentifikasi dan terukur. biaya instalasi. perataan. Bunga Pinjaman Proyek. Digunakan untuk mencatat beban yang timbul dari selisih clean price yang dibayar pemerintah pada saat pembelian kembali SUN (buyback) dengan carrying value SUN. biaya pengangkutan. Dalam belanja ini termasuk biaya untuk perencanaan dan pengawasan yang terkait dengan perolehan gedung dan bangunan. balik nama. pengadaan/pembelian barang-barang kesenian (art pieces). dan jaringan Pengeluaran untuk memperoleh jalan dan jembatan. 5. pengembalian kelebihan bea dan cukai serta imbalan bunga atas pinjaman perbankan dan bunga dalam negeri jangka pendek lainnya. termasuk untuk biaya terkait dengan pengelolaan utang. 54. Pembayaran diskon SBSN. Imbalan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). pengosongan. 3.Belanja modal dipergunakan untuk antara lain: 1. penimbunan. barang-barang purbakala dan barang-barang untuk museum. 6. Pembayaran kewajiban pemerintah atas diskon SPN dan diskon Obligasi Negara. Irigasi dan lain-lain). Pembayaran kewajiban pemerintah atas bunga Surat Perbendaharaan Negara (SPN). irigasi dan jaringan sampai siap pakai meliputi biaya perolehan atau biaya kontruksi dan biaya-biaya lain yang dikeluarkan sampai jalan dan jembatan. serta biaya langsung lainnya untuk memperoleh dan mempersiapkan sampai peralatan dan mesin tersebut siap digunakan. Belanja modal jalan. dan pajak (kontraktual). 5. Termasuk dalam belanja modal ini: kontrak sewa beli (leasehold). dan Denda merupakan pembayaran imbalan bunga atas kelalaian pemerintah membayar kembali pengembalian kelebihan pajak (restitusi). 3. Bunga Pinjaman Program. Belanja modal lainnya Pengeluaran yang diperlukan dalam kegiatan pembentukan modal untuk pengadaan/pembangunan belanja modal lainnya yang tidak dapat diklasifikasikan dalam perkiraan kriteria belanja modal Tanah. menambah nilai aset. Belanja Bunga Utang Pembayaran kewajiban atas penggunaan pokok utang (principal outstanding). irigasi. Belanja modal gedung dan bangunan Pengeluaran untuk memperoleh gedung dan bangunan secara kontraktual sampai dengan gedung dan bangunan siap digunakan meliputi biaya pembelian atau biaya konstruksi. serta hewan ternak. 2. baik utang dalam negeri maupun utang luar negeri yang dihitung berdasarkan ketentuan dan persyaratan dari utang yang sudah ada dan perkiraan utang baru. bukubuku dan jurnal ilmiah sepanjang tidak dimaksudkan untuk dijual dan diserahkan kepada masyarakat. Belanja modal tanah Seluruh pengeluaran untuk pengadaan/pembelian/pembebasan/ penyelesaian. 4. bunga Obligasi Negara. pematangan tanah. 4. termasuk biaya pengurusan IMB. 2. notaris. dan bunga Utang Luar Negeri melalui penjadualan kembali pinjaman. pembuatan sertifikat tanah serta pengeluaran-pengeluaran lain yang bersifat administratif sehubungan dengan perolehan hak dan kewajiban atas tanah pada saat pembebasan/pembayaran ganti rugi sampai tanah tersebut siap digunakan/dipakai. dan di atas batas minimal nilai kapitalisasi jalan dan jembatan. Pembayaran Loss on Bond Redemption. Belanja modal peralatan dan mesin Pengeluaran untuk pengadaan peralatan dan mesin yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan antara lain biaya pembelian. Belanja modal Badan Layanan Umum (BLU) Pengeluaran untuk pengadaan/perolehan/pembelian aset yang dipergunakan dalam rangka penyelenggaraan operasional BLU. Peralatan dan Mesin. Jaringan (Jalan. Dalam belanja ini termasuk biaya untuk penambahan dan penggantian yang meningkatkan masa manfaat. Pembayaran bunga utang meliputi antara lain: 1. irigasi dan jaringan. Carrying Value SUN adalah nilai nominal SUN setelah dikurangi atau ditambah unamortized discount atau premium.

krisis politik. dan/atau masyarakat agar kelangsungan hidupnya dapat dipenuhi sesuai dengan kebutuhan dasar minimal. Risiko sosial adalah kejadian atau peristiwa yang dapat menimbulkan potensi terjadinya kerentanan sosial yang ditanggung oleh individu. Belanja subsidi diberikan oleh Menteri Keuangan selaku Bendahara Umum Negara. atau mengimpor barang dan jasa. barang. Belanja Rehabilitasi Sosial Pengeluaran anggaran yang dimaksudkan untuk memulihkan dan mengembangkan kemampuan seseorang yang mengalami disfungsi sosial agar dapat melaksanakan fungsi sosialnya secara wajar. 56. liquefied petroleum gas (LPG) konsumsi rumah tangga dan usaha mikro serta tenaga listrik sehingga harga jualnya terjangkau oleh masyarakat yang membutuhkan. e. Belanja Penanggulangan Bencana Pengeluaran anggaran dalam rangka pembiayaan serangkaian upaya yang meliputi penetapan kebijakan pembangunan yang beresiko timbulnya bencana. Belanja Subsidi Alokasi anggaran yang diberikan kepada perusahaan/lembaga untuk memproduksi. kelompok. Belanja Jaminan Sosial Pengeluaran anggaran dalam rangka pembiayaan kegiatan yang masuk katagori di dalam skema yang melembaga untuk menjamin seluruh rakyat agar dapat memenuhi kebutuhan dasar hidupnya yang layak. Belanja Pemberdayaan Sosial Pengeluaran anggaran yang dimaksudkan untuk mencegah dan menangani resiko dari guncangan dan kerentanan sosial seseorang. kelompok. dan pemerintah daerah yang bersifat sukarela. Energi: Alokasi anggaran yang diberikan kepada perusahaan atau lembaga yang menyediakan dan mendistribusikan bahan bakar minyak (BBM) jenis tertentu. dan bencana alam yang jika tidak diberikan belanja bansos akan semakin terpuruk dan tidak dapat hidup dalam kondisi wajar. BUMN/D. tanggap darurat dan rehabilitasi. keagamaan. Belanja Perlindungan Sosial Pengeluaran anggaran dalam rangka pembiayaan semua upaya yang diarahkan untuk menjadikan warga negara yang mengalami masalah sosial mempunyai daya. Kriteria belanja bantuan sosial adalah: 1. fenomena alam. dan bidang lain yang berperan untuk melindungi individu. c. b. keluarga. Belanja Hibah Merupakan belanja pemerintah pusat dalam bentuk transfer uang/barang kepada pemerintah negara lain.55. d. 57. Bantuan sosial dapat langsung diberikan kepada anggota masyarakat dan/atau lembaga kemasyarakatan termasuk didalamnya bantuan untuk lembaga non pemerintah bidang pendidikan. 2. Termasuk dalam belanja hibah adalah pinjaman dan/atau hibah luar negeri yang diterushibahkan ke daerah. keluarga. kelompok dan/atau masyarakat dari kemungkinan terjadinya risiko sosial. atau jasa. menjual. dan atau masyarakat sebagai dampak krisis sosial. Belanja subsidi terdiri dari: 1. organisasi internasional. krisis ekonomi. yang memenuhi hajat hidup orang banyak sedemikian rupa sehingga harga jualnya dapat dijangkau oleh masyarakat. Tujuan penggunaan Penggunaan belanja bantuan sosial ditujukan antara lain: a. sehingga mampu memenuhi kebutuhan dasarnya. . mengekspor. Non Energi Alokasi anggaran yang diberikan kepada perusahaan atau lembaga yang menyediakan dan mendistribusikan barang publik yang bersifat non energi sehingga harga jualnya terjangkau oleh masyarakat yang membutuhkan. kegiatan pencegahan bencana. tidak wajib. tidak mengikat. Belanja Bantuan Sosial Transfer uang atau barang yang diberikan oleh Pemerintah Pusat/Daerah kepada masyarakat guna melindungi dari kemungkinan terjadinya resiko sosial. dan tidak perlu dibayar kembali serta tidak terus menerus dan dilakukan dengan naskah perjanjian antara pemberi hibah dan penerima hibah dengan pengalihan hak dalam bentuk uang.

Belanja Lain-Lain Dana Cadangan dan Risiko Fiskal Pengeluaran anggaran untuk pembayaran kewajiban pemerintah yang bersifat prioritas nasional bidang ekonomi dan jika tidak dilakukan akan berdampak pada capaian target nasional. 2.f. 4. belanja modal. keluarga. bencana. belanja subsidi. 3. Belanja Penanggulangan Kemiskinan Pengeluaran anggaran yang terkait langsung dalam kebijakan. 2. ekonomi. dan kegiatan yang dilakukan terhadap orang. dan/atau masyarakat yang tidak mempunyai atau mempunyai sumber mata pencaharian namun tidak dapat memenuhi kebutuhan yang layak bagi kemanusiaan. Belanja lainnya Pengeluaran anggaran yang tidak termasuk dalam kriteria 1 – 4 tersebut di atas. Transfer Dana Alokasi Umum Pengeluaran negara yang dialokasikan kepada daerah untuk pendanaan kebutuhan operasional rutin pemerintahan daerah. Belanja Lain-Lain Pengeluaran negara untuk pembayaran atas kewajiban pemerintah yang tidak masuk dalam kategori belanja pegawai. 2. 3. Transfer Dana Alokasi Khusus Pengeluaran negara yang dialokasikan kepada daerah untuk pendanaan kegiatan-kegiatan daerah yang bersifat prioritas nasional. belanja bunga utang. Transfer Otonomi Khusus . Transfer Dana Bagi Hasil Pengeluaran negara yang dialokasikan kepada daerah atas penerimaan negara yang dilakukan oleh pemerintah daerah kepada pemerintah pusat berdasarkan besaran alokasi yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku. 3. kelompok. Belanja Lain-Lain Tanggap Darurat Pengeluaran anggaran untuk pembayaran kewajiban pemerintah yang terkait dengan peristiwa/kondisi negara yang bersifat darurat dan perlu penanganan segera. kelompok dan/atau masyarakat dari kemungkinan terjadinya risiko sosial. termasuk di dalamnya bantuan untuk lembaga non pemerintah bidang pendidikan. 4. dan fenomena alam agar dapat memenuhi kebutuhan hidup minimum. politik. program. Pemberi bantuan Penggunaan belanja bantuan sosial hanya jika pemberi bantuan adalah Pemerintah Pusat dan/atau Pemerintah Daerah. belanja barang. kelompok. 5. keluarga. dan belanja bantuan sosial serta bersifat mendesak dan tidak dapat diprediksi sebelumnya. Transfer Dana Penyesuaian Pengeluaran anggaran yang dialokasikan kepada daerah berdasarkan prioritas kebijakan pemerintah pusat. Masa berlaku pemberian bantuan Belanja bantuan sosial hanya dapat dilakukan apabila kriteria penerima bantuan sosial masih melekat pada penerima bantuan sosial berkenaan. Belanja Lain-Lain Bendahara Umum Negara Pengeluaran anggaran untuk pembayaran kewajiban pemerintah yang terkait dengan tugas Menteri Keuangan sebagai Bendahara Umum Negara. 5. Belanja Lain-Lain Lembaga Non Kementerian Pengeluaran anggaran untuk pembayaran kewajiban pemerintah yang terkait dengan pendanaan kelembagaan non kementerian. Belanja lain-lain dipergunakan antara lain: 1. Persyaratan penerima bantuan Penerima belanja bantuan sosial adalah seseorang. Transfer ke Daerah Semua pengeluaran negara yang dialokasikan kepada daerah untuk membiayai kebutuhan daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi Rincian transfer ke daerah antara lain: 1. dan/atau masyarakat yang mengalami keadaan yang tidak stabil sebagai akibat dari situasi krisis sosial. keagamaan dan bidang lain yang berperan untuk melindungi individu. 61. 4. belanja hibah. 58.

Pengeluaran anggaran yang dialokasikan kepada daerah yang ditetapkan sebagai daerah otonomi yang dikhususkan berdasarkan Undang-Undang. MARTOWARDOJO . MENTERI KEUANGAN.W. AGUS D. ttd.