P. 1
Contoh RKS - 02 PEKERJAAN KAYU

Contoh RKS - 02 PEKERJAAN KAYU

|Views: 495|Likes:
Published by nusantara knowledge

More info:

Published by: nusantara knowledge on Feb 20, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF or read online from Scribd
See more
See less

04/25/2014

RSU “KASIH IBU “- EXTENSION DENPASAR - BALI

ARSITEKTUR

BAB - 02 PEKERJAAN KAYU
-

DAFTAR ISI

01. 02. 03.

LINGKUP PEKERJAAN ……………………………………….. PERSYARATAN BAHAN-BAHAN …………………………….. SYARAT PELAKSANAAN ………………………………………

13 13 14

PT. Jasa Ferrie Pratama

12

RSU “KASIH IBU “- EXTENSION DENPASAR - BALI

ARSITEKTUR

BAB - 02 PEKERJAAN KAYU
-

01.

Lingkup Pekerjaan a. Pekerjaan ini meliputi penyediaan tenaga kerja, peralatan dan bahanbahan yang berhubungan dengan pekerjaan kayu, baik kayu kasar maupun kayu halus dalam hubungannya dengan gambar dan spesifikasi, dan pelaksanaan pekerjaan hingga selesai sesuai dengan gambar rencana. b. Pekerjaan ini terdiri dari : - Pekerjaan kayu halus, terdiri dari pekerjaan pintu kayu, kusen kayu, railing kayu, dan bagian yang lain seperti pada gambar rencana.

02.

Persyaratan Bahan-bahan a. Kualitas Semua kayu untuk jenis yang ditentukan harus dari kualitas yang baik, tidak ada getah, celah, mata kayu yang lepas atau mati, susut pinggirpinggirnya, bekas dimakan bubuk dan cacat-cacat lainnya. Mutu dan kualitas kayu yang dipakai sesuai dengan persyaratan NI-5, PKKI tahun 1961 dan persyaratan-persyaratan lain yang berkaitan dengan konstruksi kayu. b. Kelembaban (Moisture Contents) Kelembaban kayu yang dipakai untuk pekerjaan kayu yang didalam dan pekerjaan kayu halus, harus kurang dari 14% dan untuk pekerjaan kayu kasar harus kurang dari 20% (diuji dengan wood moisture tester). Kelembaban tersebut ditentukan untuk kayu yang dikirim ketempat pekerjaan dan harus konstan sampai bangunan selesai. c. Semua ukuran didalam gambar adalah ukuran jadi (finish), yaitu ukuran kayu setelah selesai dikerjakan dan terpasang. Kayu kasar diketam, dibor, dikerjakan dengan mesin menurut ukuran-ukuran dan bentuk yang tertera dalam gambar. d. Permukaan Luar Semua permukaan kayu halus yang akan kelihatan permukaannya bila sudah jadi (finish), harus dikerjakan dengan baik. Semua kayu untuk pekerjaan kayu kasar harus dihaluskan, kecuali ditentukan lain. Bagi permukaan-permukaan yang akan dipelitur atau di melamic hanya mata kayu yang kecil (2 mm), mulus dan keras yang dapat diterima. Pada semua pekerjaan kayu, bahan kayu diberi lapisan pengawet / pelindung. Untuk kayu yang akan dicat dengan bahan solignum / creosot. e. Jenis kayu Kecuali ditentukan lain, jenis kayu yang digunakan : - Kayu Kamper Sungkai (kelas 1) Digunakan untuk pekerjaan kayu halus seperti kusen pintu kayu, pintu kayu dan jendela kayu.

PT. Jasa Ferrie Pratama

13

RSU “KASIH IBU “- EXTENSION DENPASAR - BALI

ARSITEKTUR

BAB - 02 PEKERJAAN KAYU
-

- Kayu Kamper Samarinda (kelas 1) Digunakan untuk pekerjaan kayu halus seperti pada gambar rencana

03.

Syarat Pelaksanaan a. Semua kayu harus dikeringkan dengan proses dry kilen b. Persiapan, penyambungan dan pemasangan semua pekerjaan kayu halus harus sedemikian rupa, hingga susut dibagian mana saja dan kearah manapun tidak akan mengurangi (mempengaruhi) kekuatan dan bentuk dari pekerjaan kayu yang sudah jadi, juga tidak menyebabkan rusaknya bahan-bahan yang bersentuhan. c. Kontraktor harus melaksanakan semua pekerjaan-pekerjaan seperti : mempasak, memahat, menyetel (memasang), membuat lidah-lidah, lobang pasak, sponing dan lain-lain pekerjaan yang diperlukan untuk penyambungan kayu dengan baik. d. Pekerjaan kayu halus tidak boleh diangkut ke tempat pekerjaan kecuali jika sudah terpasang. Bahan untuk pekerjaan kayu halus yang harus dibuat kalau belum selesai sama sekali tidak boleh diangkut ke tempat pekerjaan, juga tidak boleh disetel-setel jika bangunan belum siap untuk menerima pemasangan pekerjaan kayu tersebut. e. Bilamana terjadi bahwa pekerjaan kayu tersebut menjadi mengkerut atau bengkok, atau kelihatan ada cacat-cacat lainnya pada pekerjaan kayu halus dan kasar sebelum masa pemeliharaan berakhir, maka pekerjaan yang cacat tersebut harus dibongkar dan diganti, dan pekerjaan-pekerjaan lainnya yang terganggu akibat pembongkaran tersebut harus dibetulkan atas biaya Kontraktor. f. Semua bekas pekerjaan kayu, puntung-puntung kayu dan kayu-kayu bekas dari semua bahan bangunan harus disingkirkan sampai bersih.

AKHIR BAB

PT. Jasa Ferrie Pratama

14

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->