P. 1
Sejarah Nusantara Pada Era Kerajaan Hindu

Sejarah Nusantara Pada Era Kerajaan Hindu

|Views: 37|Likes:
Published by Agus Kurnianto

More info:

Published by: Agus Kurnianto on Feb 20, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/20/2012

pdf

text

original

Sejarah Nusantara Pada Era Kerajaan Hindu-Buddha PRASEJARAH

Kerajaan Hindu-Buddha Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358 669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Sunda (669 1579) Kerajaan Medang (752 1045) Kediri (1045 1221) Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Kerajaan Pagaruyung (abad ke-14 sampai ke-16) Kerajaan Inderapura (abad ke-16 sampai ke-18) Singhasari (1222 1292) Majapahit (1293 1500)

KERAJAAN ISLAM
Kesultanan Ternate (1257 sekarang) Kesultanan Malaka (1400 1511) Kesultanan Demak (1475 1548) Kesultanan Aceh (1496 1903) Kesultanan Banten (1526 1813) Kesultanan Mataram (1500-an 1700-an)

KOLONIALISME BANGSA EROPA
Portugis (1512 1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800 1942)

KEMUNCULAN INDONESIA
Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942 1945) Revolusi nasional (1945 1950)

INDONESIA MERDEKA
Orde Lama (1950 1959) Demokrasi Terpimpin (1959 1966) Orde Baru (1966 1998) Era Reformasi (1998 sekarang)

kayu cendana. kapur barus. Patih Majapahit antara tahun 1331 hingga 1364. Hubungan dagang ini mulai intensif pada abad ke-2 M. seperti Samudera Pasai di Sumatera dan Demak di Jawa. patung dewa. wangiwangian. barang-barang logam.Telah dilakukannya hubungan pelayaran niaga yang melintasi Tiongkok. melahirkan kerajaan-kerajaan bercorak Islam yang ekspansionis. Pada masa abad ke-7 hingga abad ke-14. cengkeh. 400 . Memperdagangkan barangbarang dalam pasaran internasional misalnya: logam mulia. hasil kerajinan. Pada masa ini pula muncul dua kerajaan besar. Masuknya ajaran Islam pada sekitar abad ke-12. kerajaan Buddha Sriwijaya berkembang pesat di Sumatra. yaitu kerajaan Tarumanagara yang dilanjutkan dengan Kerajaan Sunda sampai abad ke-16. obat-obatan.Indonesia mulai berkembang pada zaman kerajaan Hindu-Buddha berkat hubungan dagang dengan negara-negara tetangga maupun yang lebih jauh seperti India. seni ukir.Penempatan Lembah Bujang yang menggunakan aksara Sanskrit Pallava membuktikan hubungan dengan India di Sungai Batu. dibawa oleh para musafir dari India antara lain: Maha Resi Agastya. Dari sebelah timur Indonesia diperdagangkan kayu cendana. Pada puncak kejayaannya. pengaruh lainnya terlihat pada sistem pemerintahan. Tiongkok. yakni Sriwijaya dan Majapahit. secara perlahan-lahan mengakhiri kejayaan Sriwijaya dan Majapahit. yang di Jawa terkenal dengan sebutan Batara Guru atau Dwipayana dan juga para musafir dari Tiongkok yakni musafir Budha Pahyien. perhiasan. Sriwijaya menguasai daerah sejauh Jawa Tengah dan Kamboja. Penjelajah Tiongkok I-Tsing mengunjungi ibukotanya Palembang sekitar tahun 670. dan wilayah Timur Tengah. candi. berhasil memperoleh kekuasaan atas wilayah yang kini sebagian besarnya adalah Indonesia beserta hampir seluruh Semenanjung Melayu. [1] 300 . Agama Hindu masuk ke Indonesia diperkirakan pada awal tarikh Masehi. barang-barang yang diperdagangkan kemenyan. sekaligus menandai akhir dari era ini. . Abad ke-14 juga menjadi saksi bangkitnya sebuah kerajaan Hindu di Jawa Timur. Dibuktikan dengan perjalanan dua pendeta Budha yaitu Fa Shien dan Gunavarman. Hubungan dagang ini memberi pengaruh yang besar dalam masyarakat Indonesia. KRONOLOGI y y y y 101 .Kerajaan-kerajaan di asia tenggara telah melakukan hubungan dagang dengan India. Hubungan dagang ini telah lazim dilakukan. 300 . seperti yang terlihat dalam wiracarita Ramayana. Pada abad ke-4 di Jawa Barat terdapat kerajaan yang bercorak Hindu-Buddha. kerajinan. Gajah Mada. Munculnya kerajaan-kerajaan tersebut. Warisan dari masa Gajah Mada termasuk kodifikasi hukum dan pembentukan kebudayaan Jawa. terutama dengan masuknya ajaran Hindu dan Budha. Keberadaan kerajaan Tarumanagara diberitakan oleh orang Cina.Hindu dan Budha telah berkembang di Indonesia dilihat dari sejarah kerajaankerajaan dan peninggalan-peninggalan pada masa itu antara lain prasasti. Majapahit.

[3] 1293 . sekaligus menciptakan kekayaan bagi kerajaan.Dari sebuah laporan tertulis diketahui seorang musafir Tiongkok telah datang kekerajaan Kahuripan di Jawa Timur dan maharaja Jawa telah menghadiahkan pedang pendek berhulu gading berukur pada kaisar Tiongkok. atas izin Jayakatwang.[3] 1345-1346 . 692 . Diketahui juga bahwa Samudra merupakan pelabuhan yang sangat penting. Marco Polo singgah di bagian utara Sumatera dalam perjalanan pulangnya dari Tiongkok ke Persia melalui laut. Marco Polo berpendapat bahwa Perlak merupakan sebuah kota Islam. Memukul mundur tentara Mongol. Sriwijaya mengontrol lalu lintas perdagangan antara Tiongkok dan India.Restorasi kekuasaan Kerajaan Sunda. Kawasan urban yang padat dihuni oleh populasi yang kosmopolitan dan menjalankan berbagai macam pekerjaan. bernama I-Tsing berangkat dari Kanton ke India.1478 .[3] 1293 . Ibn Battuta mendapati bahwa penguasa Samudra adalah seorang pengikut Mahzab Syafi'i salah satu ajaran dalam Islam. 1350-1389 . Hal ini muncul melalui Prasasti Kebon Kopi II yang bertanggal 854 Saka atau 932 Masehi. rempah-rempah. 685 . Tahun 683. tempat kapal-kapal dagang dari India dan Tiongkok. Parsi. Selat Sunda. 1292 . dan baru melanjutkan perjalanannya ke India.Kerajaan Malayu berdiri di hilir Batang Hari. membuka hutan tarik menjadi permukiman yang disebut Majapahit. dan ritual keagamaan. dan Laut China Selatan.Raden Wijaya memanfaatkan tentara Mongol untuk menggulingkan Jayakatwang di Kediri. dan menjadi hutan jati.Kota Majapahit menjadi pusat kemaharajaan yang pengaruhnya membentang dari Sumatera ke Papua.Musafir Venesia. emas. lalu ia naik takhta sebagai raja Majapahit pertama pada 12 November. Kota ini berangsur-angsur ditinggalkan penduduknya. Majapahit menguasai seluruh kepulauan di asia tenggara bahkan jazirah Malaya sesuai dengan "Sumpah Palapa" yang menyatakan bahwa Gajah Mada menginginkan Nusantara bersatu. mutiara. Wilayah kekuasaannya meliputi Sumatera. perak.Musafir Maroko.Seorang pendeta Budha dari Tiongkok. kemudian ia singgah di Malayu selama dua bulan. Kamboja. disini ia tinggal selama empat tahun untuk menterjemahkan kitab suci Budha dari bahasa Sansekerta ke dalam bahasa Tionghoa. dan Jawa.[3] .Puncak kejayaan Majapahit dibawah pimpinan raja Hayam Wuruk dan patihnya Gajah Mada. kecuali Sunda dan Madura. sastra. Sriwijaya juga menguasai jalur perdagangan Selat Malaka. [2] 1292 . Malayu runtuh oleh serangan Sriwijaya. 932 . 1478 Majapahit runtuh akibat serangan Demak. Dengan penguasaan ini. Semenanjung Malaya. Kerajaan ini merupakan konfederasi dari para pedagang-pedagang yang berasal dari pedalaman Minangkabau. 922 . Ibn Battuta melewati Samudra dalam perjalanannya ke dan dari Tiongkok.Salah satu kerajaan Budha di Indonesia yaitu Sriwijaya tumbuh dan berkembang menjadi pusat perdagangan yang dikunjungi oleh pedagang Arab.y y y y y y y y y y y y y 603 . Yang diperdagangkan antara lain tekstil. kapur barus. Nama ini berasal dari pohon Maja yang berbuah pahit di tempat ini.Raden Wijaya.I-Tsing kembali ke Sriwijaya. dan Tiongkok. tertimbun tanah. {referensi?} 671 . Ia singgah di Sriwijaya untuk belajar tatabahasa Sansekerta. Kitab Negarakertagama menggambarkan keluhuran budaya Majapahit dengan cita rasa yang halus dalam seni.

Latar belakang alam Wilayah utama daratan Nusantara terbentuk dari dua ujung Superbenua Pangaea di Era Mesozoikum (250 juta tahun yang lalu). Dua bagian ini bergerak mendekat akibat pergerakan lempengnya. kesuburan tanah. Kepulauan antara ini oleh para ahli biologi sekarang disebut sebagai Wallacea. suatu kawasan yang memiliki distribusi fauna yang unik.y 1570 . Kerajaan Hindu/Buddha di Kalimantan y y y y Kerajaan Kutai Kerajaan Negara Daha Kerajaan Negara Dipa Kerajaan Kuripan Kerajaan Hindu/Buddha di Jawa y y y y y y y y Kerajaan Salakanagara (150-362) Kerajaan Tarumanegara (358-669) Kerajaan Sunda Galuh (669-1482) Kerajaan Kalingga Kerajaan Mataram Hindu Kerajaan Kadiri (1042 . serta migrasi manusia di wilayah ini. iklim. Situasi geologi dan geografi ini berimplikasi pada aspek topografi. sehingga di saat Zaman Es terakhir telah terbentuk selat besar di antara Paparan Sunda di barat dan Paparan Sahul di timur. Lempeng Indo-Australia di selatan. Pulau Sulawesi dan pulau-pulau di sekitarnya mengisi ruang di antara dua bagian benua yang berseberangan. namun bagian dari lempeng benua yang berbeda.1222) Kerajaan Singasari (1222-1292) Kerajaan Majapahit (1292-1527) Kerajaan Hindu/Buddha di Sumatra y y Kerajaan Malayu Dharmasraya 1183±1347 Kerajaan Sriwijaya 600±1300 =================================================================================== SEJARAH NUSANTARA Sejarah Nusantara dalam tulisan ini dimaknai sebagai catatan mengenai rangkaian peristiwa yang terjadi di kepulauan antara Benua Asia dan Benua Australia sebelum berdirinya Republik Indonesia. ibukota Kerajaan Hindu terakhir di pulau Jawa dihancurkan oleh Kesultanan Banten. sebaran makhluk hidup (khususnya tumbuhan dan hewan). Bagian pertemuan Lempeng Eurasia di barat. dan Lempeng Pasifik di timur laut menjadi daerah vulkanik aktif yang memberi kekayaan mineral bagi tanah di .Pajajaran.

000 tahun yang lalu mereka telah hidup sezaman dengan manusia modern H. Wilayah bagian Paparan Sunda. erectus soloensis). Nusantara terletak di daerah tropika.sekitarnya sehingga sangat baik bagi pertanian. namun kemudian bertemu. Terumbu karang di wilayah ini merupakan tempat dengan keanekaragaman hayati sangat tinggi. Sebagian besar wilayah mengenal musim kemarau dan musim penghujan. Bagi pelaut dikenal angin barat (terjadi pada musim penghujan) dan angin timur. erectus paleojavanicus yang lebih tua daripada H. dan Richard Lydecker. Pertemuan lempeng benua ini juga mengangkat sebagian dasar laut ke atas mengakibatkan adanya formasi perbukitan karst yang kaya gua di sejumlah tempat. Swisher (1996) mengajukan tesis bahwa hingga 50. Zaman prasejarah Fosil-fosil Homo erectus yang ditemukan di beberapa tapak di Jawa menunjukkan kemungkinan kontinuitas populasi mulai dari 1. Migrasi manusia kemudian mendorong persebaran flora di daerah ini lebih jauh dan juga masuknya tumbuhan dan hewan asing dari daratan Eurasia. Nusantara dipengaruhi oleh sistem muson dengan akibat banyak tempat yang mengalami perbedaan ketersediaan air dalam setahun. memiliki fauna tipe Eurasia. yang selalu tidak jauh dari ekuator. Rentang waktu yang panjang menunjukkan perubahan fitur yang berakibat pada dua subspesies berbeda (H. sebaran flora (tumbuhan) di wilayah ini lebih tercampur. sebagai akibat proses evolusi yang berjalan terpisah. baik tumbuhan maupun hewan. Kawasan Wallacea membentuk "jembatan" bagi percampuran dua tipe ini. Dari sudut persebaran makhluk hidup. Lautnya hangat dan menjadi titik pertemuan dua samudera besar. pola angin ini sangat penting dalam penjadwalan perdagangan. dan kelak membantu dalam penghunian wilayah Pasifik (Oseania). Pada era perdagangan antarpulau yang mengandalkan kapal berlayar. yang dinamakan oleh botaniwan sebagai Malesia. Max Carl Wilhelm Weber. Situasi ini mendorong terbentuknya ekosistem yang kaya keanekaragaman makhluk hidup.000 tahun yang lalu (Ngandong). [1] . sedangkan wilayah bagian Paparan Sahul di timur memiliki fauna tipe Australia. sapiens. namun juga rawan gempa bumi. yang berarti memiliki laut hangat dan mendapat penyinaran cahaya matahari terus-menerus sepanjang tahun dengan intensitas tinggi. Amerika. Fosil-fosil hewan laut ditemukan di kawasan ini.7 juta tahun (Sangiran) hingga 50. bahkan membentuk suatu provinsi flora yang khas. wilayah ini merupakan titik pertemuan dua provinsi flora dan tipe fauna yang berbeda. Benua Australia dan perairan Samudera Hindia dan Pasifik di sisi lain memberikan faktor variasi iklim tahunan yang penting. dan Afrika pada masa sejarah. seperti Alfred Wallace. Berbeda dengan fauna. Hal ini disadari oleh sejumlah sarjana dari abad ke-19. Selat di antara dua bagian benua (Wallacea) merupakan bagian dari arus laut dari Samudera Hindia ke Samudera Pasifik yang kaya sumberdaya laut. Banyak di antara penduduk asli yang hidup mengandalkan pada kekayaan laut dan membuat mereka memahami navigasi pelayaran dasar. namun karena agak terisolasi ia memiliki tipe yang khas. berbeda dari tipe di India dan Asia Timur maupun kawasan kering Australia. Kekayaan alam di darat dan laut mewarnai kultur awal masyarakat penghuninya.

Papua. Catatan Arab menyebutkan pedagang-pedagang dari timur berlayar hingga pantai timur Afrika. dan Melanesia. Pulau Flores. Titik-titik perdagangan telah tumbuh. perpindahan besar-besaran masuk ke kepulauan Nusantara (migrasi) dilakukan oleh ras Austronesia dari Yunnan (sebuah provinsi di Cina) dan mereka menjadi nenek moyang suku-suku di wilayah Nusantara bagian barat. dan juga emas dan perak. Selanjutnya kira-kira 2500 tahun sebelum Masehi. Peta Ptolemeus. yang saat ini dikenal sebagai H. Gua Niah di Sarawak memiliki sisa kerangka tertua yang mewakili masyarakat ini (berumur sekitar 60 sampai 50 ribu tahun). membuka kemungkinan adanya spesies hominid ketiga. menunjukkan kapal/perahu bercadik khas Nusantara yang digunakan pedagang dari wilayah ini. Filipina (Negrito). serta animisme. Hindu. Periode protosejarah Kontak dengan dunia luar diketahui dari catatan-catatan yang ditulis orang Tiongkok. Catatan Tiongkok menyebutkan bahwa pada abad-abad pertama masehi diketahui ada masyarakat beragama Buddha. bersamaan dengan budaya Perundagian. Aborigin Australia. Penemuan seri kerangka makhluk mirip manusia di Liang Bua. memasuki kawasan Paparan Sunda. floresiensis. gaharu. seperti lada. . serta gambir. Perhatikan pula arsitektur rumah panggung di sisi kiri. Kedatangan imigran dari India pada abad-abad akhir Sebelum Masehi memperkenalkan kepada mereka sistem tata pemerintahan yang lebih maju (kerajaan). cendana. Bangsa nenek moyang ini telah memiliki peradaban yang cukup baik. sapiens (manusia modern) masuk ke wilayah Nusantara diperkirakan terjadi pada rentang waktu antara 160. Mereka datang dalam 2 gelombang kedatangan yaitu sekitar tahun 2500 SM dan 1500 SM. penduduk Aleksandria. menuliskan Chersonesos aurea ("Semenanjung Emas") untuk wilayah yang kemungkinan adalah Semenanjung Malaya atau Pulau Sumatera. Dari sana diketahui bahwa telah terdapat masyarakat yang berdagang dengan mereka. Bas-relief (relief dalam) pada Candi Borobudur. kemenyan.Migrasi H. Temuan-temuan arkeologi dari beberapa ratus tahun sebelum masehi hingga periode Hindu-Buddha menunjukkan masih meluasnya budaya Megalitikum. Objek perdagangan terutama adalah hasil hutan atau kebun. seperti berbagai rempah-rempah. Mereka adalah pendukung kultur Paleolitikum yang belum mengenal budidaya tanaman atau beternak dan hidup meramu (hunt and gathering).000 dan 100. pala. ilmu pelayaran bahkan astronomi. yang banyak dijumpai di berbagai tempat di Nusantara.000 sampai tahun yang lalu. Mereka kemudian bergerak ke timur. Mereka juga sudah memiliki sistem tata pemerintahan sederhana serta memiliki pemimpin (raja kecil). Masyarakat berciri fisik Austrolomelanesoid. yang kelak menjadi moyang beberapa suku pribumi di Semenanjung Malaya (Semang). mereka paham cara bertani yang lebih baik. Sisa-sisa tengkorak ditemukan pula di gua-gua daerah karst di Jawa (Pegunungan Sewu). dipimpin oleh semacam penguasa yang dipilih oleh warga atau diwarisi secara turun-temurun.

Samgydepaty. Dua sumber tertulis menggambarkan akhir dari perjanjian tersebut secara terperinci. Selain itu. seperti dilaporkan sejarawan Porto bernama João de Barros. ada delapan orang. raja Sunda berjanji jika pembangunan benteng sudah dimulai maka beliau akan menyumbangkan seribu karung lada kepada Portugis. Sri Baduga (Prabu Siliwangi) mencari bantuan untuk menjamin kelangsungan pelabuhan utama kerajaannya itu. Pilihan jatuh ke Portugis. dan mencoba untuk menguasai sumber rempah-rempah yang berharga [2] dan untuk memperluas usaha misionaris Katolik Roma. Tahun itu pula dia mengirim sebuah kapal. Upaya pertama Portugis untuk menguasai kepulauan Indonesia adalah dengan menyambut tawaran kerjasama dari Kerajaan Sunda. saksi dari Kerajaan Sunda adalah Padam Tumungo. serta memberi hak membangun benteng di Sunda Kelapa. Saksi dari Kerajaan Sunda tidak . termasuk dua pelabuhan Kerajaan Sunda yaitu Banten dan Cirebon. di bawah komandan Kapten Enrique Leme. ke Sunda Kalapa disertai dengan barang-barang berharga untuk dipersembahkan kepada raja Sunda. yang dicetak tidak lama sebelum tahun 1777/78. Surawisesa. Menurut sumber-sumber sejarah ini. Dokumen kontrak tersebut dibuat rangkap dua. Khawatir peran pelabuhan Sunda Kelapa semakin lemah. ke Malaka untuk meminta Portugis menandatangani perjanjian dagang. terutama lada. Sri Baduga mengutus putra mahkota.[3] Pada tahun 1522.Zaman colonial . Bendahara dan Syahbandar Sunda Kelapa". satu salinan untuk raja Sunda dan satu lagi untuk raja Portugal. São Sebastião. Tahun tersebut bertepatan dengan diselesaikan penjelajahan dunia oleh Magellan. e outre Benegar e easy o xabandar. Sang Adipati. pada tahun 1512 dan 1521. maksudnya adalah "Yang Dipertuan Tumenggung. Saat itu Prabu Surawisesa telah naik tahta menggantikan ayahandanya dan Barros memanggilnya "raja Samio". Komandan benteng Malaka pada saat itu adalah Jorge de Albuquerque. Yang pertama adalah dokumen asli Portugis yang berasal dari tahun 1522 yang berisi naskah perjanjian dan tandatangan para saksi. Pada awal abad ke-16. pembuatan kapal dan persenjataan memungkinkan mereka untuk melakukan ekspedisi eksplorasi dan ekspansi. dan yang kedua adalah laporan kejadian yang disampaikan oleh João de Barros dalam bukunya "Da Asia". raja Sunda. Raja Sunda sepakat dengan perjanjian persahabatan dengan raja Portugal dan memutuskan untuk memberikan tanah di mulut Ciliwung sebagai tempat berlabuh kapal-kapal Portugis. Pada dokumen perjanjian. keduanya ditandatangani pada tanggal 21 Agustus 1522. Saksi dari pihak Portugis. bangsa Portugis merupakan bangsa Eropa pertama yang tiba di kepulauan yang sekarang menjadi Indonesia.Zaman Portugis Keahlian bangsa Portugis dalam navigasi. raja Sunda menyambut hangat kedatangan orang Portugis. Dengan demikian. pihak Portugis siap membentuk koalisi dengan Sunda untuk memperoleh akses perdagangan lada yang menguntungkan. penguasa Malaka. Dimulai dengan ekspedisi eksplorasi yang dikirim dari Malaka yang baru ditaklukkan dalam tahun 1512. pelabuhan-pelabuhan perdagangan penting di pantai utara Pulau Jawa sudah dikuasai oleh Kesultanan Demak.

jendela. Adalah merupakan kebiasaan bangsa Portugis untuk mendirikan padrao saat mereka menemukan tanah baru. Jakarta Utara. yang disebut Luso-Sundanese padrão. Sekarang. Mereka mendirikan prasasti. Portugis gagal untuk memenuhi janjinya untuk kembali ke Sunda Kalapa pada tahun berikutnya untuk membangun benteng dikarenakan adanya masalah di Goa/India. di daerah yang sekarang menjadi Kelurahan Tugu di Jakarta Utara. satu salinan perjanjian ini tersimpan di Museum Nasional Republik Indonesia. dan Solor. Jakarta. Disebut Hindia Timur karena ada pula VOC yang merupakan perserikatan dagang Hindia Barat. Melalui penaklukan militer dan persekutuan dengan para pemimpin lokal. Padrao tersebut sekarang disimpan di Museum Nasional Jakarta. Perjanjian inilah yang memicu serangan tentara Kesultanan Demak ke Sunda Kelapa pada tahun 1527 dan berhasil mengusir orang Portugis dari Sunda Kelapa pada tanggal 22 Juni 1527.[4] Pengaruh Portugis terhadap budaya Indonesia relatif kecil: sejumlah nama marga Portugis pada masyarakat keturunan Portugis di Tugu. Perusahaan ini dianggap sebagai perusahaan pertama yang mengeluarkan pembagian saham. dll. mereka melegalisasinya dengan adat istiadat melalui "selamatan". seperti sinyo. Flores dan Timor Portugis setelah mereka mengalami kekalahan dalam tahun 1575 di Ternate. Gonsalves. tetapi badan dagang ini istimewa karena didukung oleh negara dan diberi fasilitas-fasilitas sendiri yang istimewa.menandatangani dokumen. kemeja. Bisa dikatakan VOC adalah negara dalam negara. beberapa bangsawan Kerajaan Sunda bersama Enrique Leme dan rombongannya pergi ke tanah yang akan menjadi tempat benteng pertahanan di mulut Ci Liwung. Queljo. Namun demikian. Dalam bahasa Indonesia juga terdapat sejumlah kata pinjaman dari bahasa Portugis. Pada hari penandatangan perjanjian tersebut. dan misi-misi di Indonesia bagian timur termasuk pulau-pulau Ternate. . Tanggal ini di kemudian hari dijadikan hari berdirinya Jakarta. dll. nona. setelah usaha penaklukan militer di kepulauan ini berhenti dan minat mereka beralih kepada Jepang. Misalkan VOC boleh memiliki tentara dan boleh bernegosiasi dengan negara-negara lain. Dias. benteng. dan nama keluarga di Indonesia bagian timur seperti da Costa. Maluku Utara dan Banda. sabun. bangsa Portugis mendirikan pelabuhan dagang.]] Zaman VOC Vereenigde Oostindische Compagnie (Perserikatan Perusahaan Hindia Timur) atau VOC yang didirikan pada tanggal 20 Maret 1602 adalah perusahaan Belanda yang memiliki monopoli untuk aktivitas perdagangan di Asia. Kehadiran Portugis di Indonesia terbatas pada Solor. minat kegiatan misionaris bangsa Portugis terjadi pada pertengahan abad ke-16. keju. Gagal menguasai pulau Jawa. serta gula di Brasil. dan setelah penaklukan Belanda atas Ambon. Makao dan Cina. Meskipun sebenarnya VOC merupakan sebuah badan dagang saja. de Fretes. musik keroncong. bangsa Portugis mengalihkan perhatian ke arah timur yaitu ke Maluku. Ambon.

Hoorn dan Rotterdam. Kamers menyumbangkan delegasi ke dalam tujuh belas sesuai dengan proporsi modal yang mereka bayarkan. Delegasi dari ruang ini berkumpul sebagai Heeren XVII (XVII TuanTuan). . Delft. Di Indonesia VOC memiliki sebutan populer Kompeni atau Kumpeni.VOC terdiri 6 Bagian (Kamers) di Amsterdam. delegasi Amsterdam berjumlah delapan. Middelburg (untuk Zeeland). Istilah ini diambil dari kata compagnie dalam nama lengkap perusahaan tersebut dalam bahasa Belanda. Enkhuizen.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->