SISTEM SEL SURYA (SOLAR CELL SYSTEM) Oleh: Dila Umnia Soraya – 110551539272 – Kelas B Bagaimanapun, istilah “tenaga

surya” mempunyai arti mengubah sinar matahari secara langsung menjadi panas atau energi listrik untuk kegunaan kita. Dua tipe dasar tenaga matahari adalah “sinar matahari” dan “photovoltaic”, photo berarti cahaya, voltaic berarti tegangan. Photovoltaic tenaga matahari melibatkan pembangkit listrik dari cahaya. Rahasia dari proses ini adalah penggunaan bahan semi konduktor yang dapat disesuaikan untuk melepas elektron, pertikel bermuatan negatif yang membentuk dasar listrik. Bahan semi konduktor yang paling umum dipakai dalam sel photovoltaic adalah silikon, sebuah elemen yang umum ditemukan di pasir. Semua sel photovoltaic mempunyai paling tidak dua lapisan semi konduktor seperti itu, satu bermuatan positif dan satu bermuatan negatif. Ketika cahaya bersinar pada semi konduktor, lading listrik menyeberang sambungan diantara dua lapisan menyebabkan listrik mengalir, membangkitkan arus DC. Makin kuat cahaya, makin kuat aliran listrik. Sistem photovoltaic tidak membutuhkan cahaya matahari yang terang untuk beroperasi. Sistem ini juga membangkitkan listrik di saat hari mendung, dengan energi keluar yang sebanding ke berat jenis awan. Berdasarkan pantulan sinar matahari dari awan, hari-hari mendung dapat menghasilkan angka energi yang lebih tinggi dibandingkan saat langit biru sedang yang benar-benar cerah.

Gambar 1 Sel Surya

Saat ini, sudah menjadi hal umum piranti kecil, seperti kalkulator, menggunakan solar sel yang sangat kecil. Photovoltaic juga digunakan untuk menyediakan listrik di wilayah yang tidak terdapat jaringan pembangkit tenaga listrik. Kami telah mengembangkan lemari pendingin, yang bernama Solar Chill yang dapat berfungsi dengan energi matahari. Setelah dites, lemari pendingin ini akan digunakan oleh organisasi kemanusiaan untuk membantu menyediakan vaksin di daerah tanpa listrik, dan oleh setiap orang yang tidak ingin bergantung dengan tenaga listrik untuk mendinginkan makanan mereka. Penggunaan sel photovoltaic sebagai desain utama oleh para arsitek semakin meningkat. Sebagai contoh, atap ubin atau slites solar dapat menggantikan bahan atap konvsional. Modul film yang fleksibel bahkan dapat diintegrasikan menjadi atap vaulted, ketika modul semi transparan menyediakan percampuran yang menarik antara bayangan dengan sinar matahari. Sel photovoltaic juga dapat digunakan untuk menyediakan tenaga maksimum ke gedung pada saat hari di musim panas ketika sistem AC membutuhkan energi yang besar, hal itu membantu

rangkaian kontroler pengisian (charge controller). Panas yang dihasilakan digunakan untuk menghasilkan uap panas. Cahaya matahari merupakan salah satu bentuk energi dari sumber daya alam. Panel sel surya .000 MW. Pembangkit Listrik Tenaga matahari dapat menjamin pembagian besar produksi listrik. Gambar 3 Penerapan Sistem Sel Surya di Rumah Bandingkan dengan sebuah generator listrik. atau dapat disimpan dalam selnya. Sumber daya alam matahari ini sudah banyak digunakan untuk memasok daya listrik di satelit komunikasi melalui sel surya. tambahan kapasitas akan naik pada tingkat sampai 4500 MW setiap tahunnya dan total pemasangan kapasitas tenaga panas matahari di seluruh dunia dapat mencapai hampir 30.Baik dalam skala besar maupun skala kecil photovoltaic dapat mengantarkan tenaga ke jaringan listrik. Sistem sel surya yang digunakan di permukaan bumi terdiri dari panel sel surya. tanpa ada bagian yang berputar dan tidak memerlukan bahan bakar. Pembangkit listrik tenaga surya itu konsepnya sederhana. dan aki (batere) 12 volt yang maintenance free. Di wilayah yang disinari matahari. Yaitu mengubah cahaya matahari menjadi energi listrik. tekanan uap panas yang tinggi digunakan untuk menjalankan turbin yang menghasilkan listrik.mengurangi beban maskimum elektik. Pada tahun 2020. Sel surya ini dapat menghasilkan energi listrik dalam jumlah yang tidak terbatas langsung diambil dari matahari. Sehingga sistem sel surya sering dikatakan bersih dan ramah lingkungan.cukup untuk memberikan daya untuk 30 juta rumah. Suaranya bising. Gambar 2 Panel Surya Kaca-kaca besar mengkonsetrasikan cahaya matahari ke satu garis atau titik. Selain itu gas buang yang dihasilkan dapat menimbulkan efek gas rumah kaca (green house gas) yang pengaruhnya dapat merusak ekosistem planet bumi kita. ada bagian yang berputar dan memerlukan bahan bakar untuk dapat menghasilkan listrik. pada tahun 2015 kapasitas total pemasangan pembangkit tenaga panas matahari akan melampaui 5000 MW. Panasnya. Berdasarkan proyeksi dari tingkat arus hanya 354MW.

maka kontroler akan menghentikan proses pengisian aki itu. dengan menggunakan mikrokontroler 8031. Memang harga kontroler itu cukup mahal kalau dibeli sebagai unit tersendiri.8 volt. sistem sel surya itu masih harus dilengkapi pula dengan rangkaian kontroler optional untuk mengatur arah permukaan panel surya agar selalu menghadap matahari sedemikian rupa sehingga sinar mahatari jatuh hampir tegak lurus pada panel suryanya. maka kontroler akan memutus pemasokan energi listrik. sistem sel surya dalam bentuk paket lengkap itu jelas lebih murah dibandingkan dengan bila merakit sendiri. Agar dapat terserap secara maksimum. Karena matahari bergerak membentuk sudut selalu berubah. biasanya rangkaian kontroler ini sudah tersedia dalam keadaan jadi di pasaran. Bila tegangan aki itu mencapai 13. Kebanyakan sistem sel surya itu hanya dijual dalam bentuk paket lengkap yang siap pakai. Bila tegangan turun sampai 10. Gambar 4 Sistem Sel Surya Biasanya panel surya itu letakkan dengan posisi statis menghadap matahari. Tapi. maka sinar matahari itu harus diusahakan selalu jatuh tegak lurus pada permukaan panel surya. Tentu saja proses pengisian itu akan terjadi bila berlangsung pada saat ada cahaya matahari. Rangkaian kontroler pengisian itu sebenarnya mudah untuk dirakit sendiri. Kontroler seperti ini dapat dibangun.2 volt. Jika penurunan tegangan itu terjadi pada malam hari. Rangkaian kontroler pengisian aki dalam sistem sel surya itu merupakan rangkaian elektronik yang mengatur proses pengisian akinya. Kontroler ini tidak sederhana. Padahal bumi itu bergerak mengelilingi matahari. maka kontroler akan mengisi aki dengan panel surya sebagai sumber dayanya. Jadi. Biasanya.merupakan modul yang terdiri beberapa sel surya yang digabung dalam hubungkan seri dan paralel tergantung ukuran dan kapasitas yang diperlukan. Modul sel surya itu menghasilkan energi listrik yang proporsional dengan luas permukaan panel yang terkena sinar matahari. paket sistem sel surya yang lengkap belum termasuk kontroler untuk . misalnya. karena terdiri dari bagian perangkat keras dan bagian perangkat lunak. Kontroler ini dapat mengatur tegangan aki dalam selang tegangan 12 volt plus minus 10 persen. Yang sering digunakan adalah modul sel surya 20 watt atau 30 watt. maka dengan posisi panel surya itu yang statis itu tidak akan diperoleh energi listrik yang optimal. untuk mendapatkan energi listrik yang optimal. Orbit yang ditempuh bumi berbentuk elip dengan matahari berada di salah satu titik fokusnya. Jadi. tegangan aki itu akan naik. Setelah proses pengisian itu berlangsung selama beberapa jam.

menggerakkan panel surya secara otomatis supaya sinar matahari jatuh tegak lurus. ratusan baris PV bisa dihubungkan untuk membentuk satu sistem PV besar dan cukup untuk memenuhi kebutuhan listriknya. Energi matahari yang memaksa elektron berpindah. Gambar 5 Sel Surya Film Tipis Sel surya film tipis menggunakan beberapa lapis bahan semikonduktor dengan ketebalan dalam skala mikrometer. Bahkan sel surya untuk aplikasi tersebut didesain mempunyai kekuatan yang sama dengan atap rumah sebenarnya. kontroler macam ini cukup mahal. disebut dengan efek fotovoltaik. yang mengubah sinar matahari (foton) menjadi listrik (tegangan). Elektron-elektron di dalam bahan semikonduktor. Proses tersebut. Modul Sel Surya Sel-sel surya biasanya disusun menjadi modul-modul yang setiap modulnya bisa terdiri dari 40 sel surya. Sejumlah modul bisa disusun untuk membentuk barisan PV yang dipasang dengan sudut tetap menghadap selatan. Sel-sel surya tersebut diintegrasikan ke dalam . akan bergerak ketika energi matahari dalam bentuk foton menabraknya. Sel surya bekerja dengan mengubah secara langsung sinar matahari menjadi listrik. Teknologi tersebut memungkinkan untuk membuat sel surya yang diintegrasikan dengan atap rumah hingga skylight. untuk mendapatkan energi matahari lebih banyak sepanjang hari. dan akibatnya terjadi pula produksi listrik yang kontinyu. Sedangkan untuk aplikasi industri atau perusahaan listrik. Beberapa barisan PV bisa menghasilkan daya yang cukup untuk sebuah rumah. Gambar 6 Sel Surya Terkonsentrasi Beberapa sel surya juga didesain untuk bekerja dengan sinar matahari yang difokuskan (concentrated sunlight). bahan yang digunakan untuk menangkap sinar matahari. terjadi secara terus menerus. Karena itu. Atau bahkan bisa dipasang di sebuah perangkat penjejak sinar matahari.

teknologi ini juga bisa dipasang di atas perangkat penjejak matahari yang sederhana.kolektor sinar matahari yang biasanya menggunakan lensa untuk memfokuskannya ke atas sel surya. industri dan bangunan-bangunan besar. Karena beberapa hal tersebut. maka semakin lebar panel surya yang dibutuhkan. Sel surya merupakan suatu pn junction dari silikon kristal tunggal. efisiensi masih kurang dari 4%. Photo-voltaic terdiri dari photo dan voltaic. Hanya rentang energi tertentu dari sinar matahari yang secara efisien bisa diubah menjadi listrik. Sistem kerja sel surya Unjuk kerja sel surya bisa diukur dengan melihat efisiensinya dalam mengubah sinar matahari menjadi listrik. Tetapi karena lensa harus diarahkan ke matahari. Meningkatkan efisiensi sel surya dengan tetap mempertahankan harga tetap rendah merupakan tantangan yang harus dipecahkan. seorang pelopor dalam pengkajian mengenai listrik. Semakin rendah efisiensinya.1827). terbukti dengan efisiensi sebesar 15% saat ini dimana pada tahun 1950an. Belakangan ini. Photo berasal dari kata Yunani phos yang berarti cahaya. Sedangkan voltaic diambil dari nama Alessandro Volta (1745 . pemakaian teknologi sel surya ini masih terbatas pada perusahaan listrik. maka efisiensi sel surya komersial hanya sebesar 15%. dan sebagian besarnya dipantulkan ataupun diserap oleh bahan pembentuk sel surya. sedikit demi sedikit tantangan tersebut bisa diatasi. Akibatnya. semakin mahal harga yang harus dibayarkan. photo-voltaic lebih sering disebut solar cell atau sel surya. Hingga kini. Sehingga photo-voltaic dapat berarti listrik-cahaya. Tujuan utamanya adalah menggunakan sesedikit mungkin bahan semikonduktor yang mahal sembari meningkatkan efisiensinya dengan lebih banyak melipatgandakan energi matahari yang mengenai permukaan sel. Ada beberapa keuntungan dan kerugian dengan menggunakan teknik ini jika dibandingkan dengan panel surya pelat datar. Hampir sama dengan panel surya pelat datar. Dengan menggunakan photo-electric effect dari . Gambar 7 Instalasi Sistem Sel Surya Listrik tenaga surya diperoleh dengan melalui sistem photo-voltaic. atau sekitar seperenam dari sinar matahari yang menghasilkan listrik. karena cahaya yang dijadikan energi listrik adalah sinar matahari. dan artinya. tetapi sebagian besar menggunakan perangkat yang canggih. penggunaan kolektor menjadi dibatasi oleh lokasi atau wilayah yang paling banyak mendapatkan sinar matahari.

atau untuk penerangan rumah yang jauh dari jangkauan jaringan PLN. Biaya operasional sistem sel surya jelas rendah. Perawatan atau perbaikaan di ruang angkasa itu pekerjaan sangat mahal. Tanpa ada bagian yang berputar. Sehingga sel surya dapat dikatakan mempunyai keandalan yang tinggi. Elektron-elektron dan hole-hole yang timbul di sekitar pn junction bergerak berturut-turut ke arah lapisan n dan ke arah lapisan p. Bila sel surya itu dikenakan pada sinar matahari. timbul beda potensial pada kedua ujung sel surya. Sistem sel surya pada mulanya dikembangkan untuk penggunaan pada satelit di ruang angkasa. maka sistem sel surya hanya memerlukan sedikit perawatan. Sel-sel ini dapat dibuat dalam berbagai ukuran yang diinginkan dengan jalan menghubungkan seri sel-sel yang sama untuk membentuk modul sel surya dengan keluaran yang diperlukan. alat pemantau permukaan air bendungan. Sebuah sel surya tunggal dapat menghasilkan listrik searah 3 volt dan 3 ampere. Kalau kita semakin prihatin dengan gas rumah kaca (greenhouse gas) dan pengaruhnya yang merusak terhadap ekosistem . Ramah lingkungan ini sangat penting. Karena tidak memerlukan bahan bakar dan tidak ada bagian yang berputar. Sehingga pada saat elektron-elektron dan hole-hole itu melintasi pn junction. mengingat pilihan untuk mendapatkan energi dan penerangan itu biasanya dari generator diesel atau lampu minyak tanah. Sehingga sistem sel surya itu boleh dibilang cost effective dan cocok untuk stasiun telekomunikasi daerah terpencil. maka timbul yang dinamakan elektron dan hole. Jika pada kedua ujung sel surya diberi beban maka timbul arus listrik yang mengalir melalui beban. Oleh karena itu. untuk tidak mengatakan tidak mungkin. Sistem sel surya dapat bekerja dengan andal untuk jangka waktu yang lama dan hampir tanpa memerlukan perawatan. sel surya dapat langsung mengkonversi sinar matahari menjadi listrik searah (dc). tanpa memerlukan bahan bakar. Gambar 8 Skema Sistem Sel Surya Sistem sel surya menggunakan energi sinar matahari untuk menghasilkan listrik. sistem sel surya itu bersih dan tidak bersuara. semua satelit yang mengelilingi bumi mendapatkan energi listriknya dari sistem sel surya. pelampung navigasi di tengah laut. Sel-sel itu dikemas sedemikian rupa dengan bahan khusus sehingga modul dapat bertahan dalam kondisi yang terjelek tanpa kehilangan efisiensinya.bahan semikonduktor.

Gambar 9 Sistem Sel Surya Sistem sel surya dapat dirancang untuk penggunaan di ruang angkasa.planet kita ini. Sistem sel surya dapat dibangun dalam berbagai ukuran atas dasar kebutuhan energinya. Maka kesimpulannya. Selain itu. maka energi bersih yang diproleh dari sistem sel surya merupakan pilihan yang tepat sekali. Sehingga untuk tempat-tempat yang terpencil hanya memerlukan kabel yang lebih pendek dibandingkan jika menarik kabel dari jaringan PLN misalnya. Misalnya untuk menggerakkan pompa untuk pengairan sawah. keunggulan sistem sel surya itu keandalannya tinggi. Modul sel surya yang digunakan dapat diperoleh dalam berbagai ukuran dan kapasitas. cukup dengan jalan menambahkan modul sel surya. . bila kebutuhan energi semakin meningkat. kontroler pengisian (charge controller). jelas sistem sel surya menjadi murah karena tidak memerlukan transformator. tentunya jika sumber dananya memungkinkan. Dalam penggunaan skala agak besar. dan aki (batere) yang maintenance free. Modul sel surya menghasilkan daya yang proporsional dengan luas permukaan modul yang terkena sinar matahari. dan biaya konstruksinya rendah. aki (batere) dalam sistem sel surya kadang-kadang dihubungkan dengan sebuah inverter. sistem sel surya gampang untuk dipindahkan bila dipandang perlu. Selanjutnya sistem sel surya itu dapat dikembangkan dan ditingkatkan dengan mudah. untuk mengkonversi listrik searah (dc) menjadi listrik bolak-balik (ac). berbentuk modul. Misalnya. biaya operasinya rendah. Selain itu. Sistem sel surya untuk di permukaan bumi terdiri dari modul sel surya. Yang sering digunakan adalah modul sel surya 20 watt atau 30 watt. Sistem sel surya biasanya ditempatkan di dekat yang memerlukan listrik. ramah lingkungan. atau penggunaan di permukaan bumi.

banyak terjadi pertentangan dan perdebatan yang cukup panjang sehingga mengkandaskan rencana penggunaan sumber energi yang dinilai sangat membahayakan itu. energi angin dan energi samudera. Sumber energi fosil adalah termasuk kelompok yang pertama yang sebagaian besar aktivitas di dunia ini menggunakan energi konvensional ini. akses ke energi yang andal dan terjangkau merupakan pra-syarat utama untuk meningkatkan standar hidup masyarakat. Energi adalah satu kata yang mempunyai makna sangat luas karena tidak ada aktivitas di alam raya ini yang bergerak tanpa energi dan itulah sebabnya kata salah seorang professor di Jepang bahwa hampir semua perselisihan di dunia ini. Sedangkan. Diantara usulan yang banyak dilontarkan kala itu adalah mengapa kita tidak menggunakan sumber energi surya. Potensi energi terbarukan. energi surya. panas bumi. Penggunaan energi di Indonesia meningkat pesat sejalan dengan pertumbuhan ekonomi dan pertambahan penduduk. Energi surya merupakan salah satu energi yang sedang giat dikembangkan saat ini oleh Pemerintah Indonesia. dan lingkungan untuk pembangunan berkelanjutan. energi air.ENERGI SURYA (SOLAR ENERGY) Oleh: Dila Umnia Soraya – 110551539272 – Kelas B Energi mempunyai peranan penting dalam pencapaian tujuan sosial. ekonomi. padahal potensi energi terbarukan di Indonesia sangatlah besar. sampai saat ini belum banyak dimanfaatkan. berpangkal pada perebutan sumber energi. Sekitar tahun delapan puluhan ketika para ahli di Indonesia menawarkan sumber energi alternatif yang banyak digunakan di negara maju yaitu nuklir. serta merupakan pendukung bagi kegiatan ekonomi nasional. Memang tidak diragukan lagi bahwa solar cell adalah salah satu sumber . Gambar 1 Energi Surya Secara umum sumber energi dikategorikan menjadi dua bagian yaitu nonrenewable energy dan renewable energy. seperti: biomassa. dikembangkan berbagai energi alternatif. Untuk memenuhi kebutuhan energi yang terus meningkat tersebut. di antaranya energi terbarukan.

sumber energi yang banyak digunakan adalah minyak bumi dan batu bara. Matahari dapat digunakan secara langsung untuk memproduksi listrik atau untuk memanaskan bahkan untuk mendinginkan. Untuk memasak.energi yang ramah lingkungan dan sangat menjanjikan pada masa yang akan datang. • Energi air karena adanya siklus hidrologi akibat dari energi panas matahari yang mengenai bumi. Berikut ini adalah beberapa bentuk energi yang merupakan turunan dari energi matahari misalnya: • Energi angin yang timbul akibat adanya perbedan suhu dan tekanan satu tempat dengan tempat lain sebagai efek energi panas matahari. baik yang terbarukan maupun tak-terbarukan merupakan bentuk turunan dari energi ini baik secara langsung maupun tidak langsung. untuk memanaskan air. Energi surya adalah energi yang didapat dengan mengubah energi panas surya (matahari) melalui peralatan tertentu menjadi sumber daya dalam bentuk lain. • Energi fosil yang merupakan bentuk lain dari energi biomassa yang telah mengalami proses selama berjuta-juta tahun. yaitu sinar matahari.angin. Becquerel. Potensi masa depat energi surya hanya dibatasi oleh keinginan kita untuk menangkap kesempatan. terlebih di negeri tropis semacam Indonesia yang menerima sinar matahari sepanjang tahun. Desalinisasi dan desinfektisasi 4. ditemukan oleh A. biogas. karena dapat digunakan sebagai sumber daya bagi satelit angkasa luar Energi surya atau matahari telah dimanfaatkan di banyak belahan dunia dan jika dieksplotasi dengan tepat. Berbagai jenis energi. dan minyak bumi. Upaya pengembangan kembali cara memanfaatkan energi surya baru muncul lagi pada tahun 1958. karena tidak ada polusi yang dihasilkan selama proses konversi energi. • Energi biomassa karena adanya fotosintesis dari tumbuhan yang notabene menggunakan energi matahari. uap. Teknik pemanfaatan energi surya mulai muncul pada tahun 1839. Energi surya menjadi salah satu sumber pembangkit daya selain air. memanaskan dan mendinginkan ruangan. batu bara. namun sampai tahun 1955 metode itu belum banyak dikembangkan. Ia menggunakan kristal silikon untuk mengkonversi radiasiMatahari. Tumbuhan mengubah sinar matahari menjadi energi kimia dengan menggunakan fotosintesis. • Energi gelombang laut yang muncul akibat energi angin. Kita memanfaatkan energi ini dengan memakan dan membakar kayu. 3. . Beberapa di antara aplikasi tersebut antara lain : 1.C. Pemanasan bertenaga surya. Selama kurun waktu lebih dari satu abad itu. Pencahayaan bertenaga surya 2.Ada banyak cara untuk memanfaatkan energi dari matahari. Energi surya telah banyak diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sel silikon yang dipergunakan untuk mengubah energi surya menjadi sumber daya mulai diperhitungkan sebagai metode baru. dengan menggunakan kompor tenaga surya Energi matahari merupakan energi yang utama bagi kehidupan di bumi ini. dan lagi sumber energinya banyak tersedia di alam. energi ini berpotensi mampu menyediakan kebutuhan konsumsi energi dunia saat ini dalam waktu yang lebih lama.

Hanya diperlukan sebuah lubang pada dinding untuk meneruskan panas matahari dari luar masuk ke dalam bangunan. Ada jendela yang langsung tanpa ada kacanya dan ada yang menggunakan kaca. Dinding bagian luar dari ruangan sempit tersebut biasanya berupa kaca. Pembangkitan listrik Pemanasan Ruangan Ada beberapa teknik penggunan energi panas matahari untuk pemanasan ruangan. Untuk mendapatkan panas yang optimal maka pada jendela dipasang kaca ganda. Distilasi air kotor 6. Biasanya di daerahdaerah empat musim dinding/tembok bangunan diganti dengan kaca agar matahari bebas menyinari dan menghangatkan ruangan pada saat musim dingin. Kompor matahari 4. Pengeringan hasi pertanian 5. Tanpa adanya energi panas dari matahari maka seluruh kehidupan di muka bumi ini pasti akan musnah karena permukaan bumi akan sangat dingin dan tidak ada makluk yang sanggup hidup di bumi. dimana matahari bersinar sepanjang tahun. Dapat dilihat dari gambar di atas bahwa energi matahari yang tersedia adalah sebesar 81. Ada beberapa cara pemanfaatan energi panas matahari yaitu: 1. Pemanasan ruangan 2. Pemanasan air 7.Selain itu energi panas matahari juga berperan penting dalam menjaga kehidupan di bumi ini. Energi Panas Matahari sebagai Energi Alternatif Energi panas matahari merupakan salah satu energi yang potensial untuk dikelola dan dikembangkan lebih lanjut sebagai sumber cadangan energi terutama bagi negaranegara yang terletak di khatulistiwa termasuk Indonesia. Penerangan ruangan 3. yaitu: • Jendela Ini merupakan teknik pemanasan dengan menggunakan energi panas matahari yang paling sederhana.000 TerraWatt sedangkan yang dimanfaatkan masih sangat sedikit. • Dinding Trombe(Trombe Wall) Gambar 2 Dinding Trombe Dinding trombe adalah dinding yang diluarnya terdapat ruangan sempit berisi udara. Dinding .

ini dinamai berdasarkan nama penemunya yaitu Felix Trombe. . Prinsip kerja greenhouse juga serupa dengan dinding trombe. orang berkebangsaan Perancis. kemudian panas tersebut perlahan-lahan dipindahkan kedalam ruangan sempit. Penerangan Ruangan Adalah teknik pemanfaatan energi matahari yang banyak dipakai saat ini. • Greenhouse Gambar 3 Greenhouse Teknik ini hampir sama dengan dinding trombe hanya saja jarak antara dinding masif dengan kaca lebih lebar. Teknik ini dilaksanakan dengan mendesain bangunan yang memungkinkan cahaya matahari bisa masuk dan menerangi ruangan dalam bangunan. sehingga tanaman bisa hidup di dalamnya. Dengan menggunakan kompor ini maka kebutuhan akan energi fosil dan energi listrik untuk memasak dapat dikurangi. Kompor Matahari Prinsip kerja dari kompor matahari adalah dengan memfokuskan panas yang diterima dari matahari pada suatu titik menggunakan sebuah cermin cekung besar sehingga didapatkan panas yang besar yang dapat digunakan untuk menggantikan panas dari kompor minyak atau kayu bakar. Untuk diameter cermin sebesar1. Selanjutnya panas di dalam ruangan sempit tersebut akan dikonveksikan ke dalam bangunan melalui saluran udara pada dinding trombe. Prinsip kerjanya adalah permukaan luar ruangan ini akan dipanasi oleh sinar matahari. Dengan teknik ini pada siang hari lampu pada bangunan tidak perlu dinyalakan sehingga menghemat penggunaan listrik untuk penerangan.3 meter kompor ini memberikan daya thermal sebesar 800 watt pada panci. Panas masuk melalui kaca ke dalam greenhouse lalu dikonveksikan ke dalam bangunan untuk menghangatkan ruangan atau menjaga suhu rungan tetap stabil meskipun pada waktu siang atau malam hari.

Pemanasan Air Penyediaan air panas sangat diperlukan oleh masyarakat. baik untuk mandi maupun untuk alat antiseptik pada rumah sakit dan klinik kesehatan. dengan kedalaman 25mm hingga 50 mm. . ditututup oleh kaca. Berbeda dengan petani di negara-negara empat musim yang harus mengeluarkan biaya untuk mengeringkan hasil panennya dengan menggunakan oven yang menggunakan bahan bakar fosil maupun menggunakan listrik. Penyediaan air panas ini memerlukan biaya yang besar karena harus tersedia sewaktu-waktu dan biasanya untuk memanaskan digunakan energi fosil ataupun energi listrik. Kaca tersebut dimiringkan sedikit 10 derajat untuk memungkinkan embunan mengalir karena gaya berat menuju ke saluran penampungan yang selanjutnya dialirkan ke tangki penyimpanan. Cara ini sangat menguntungkan bagi para petani karena mereka tidak perlu mengeluarkan biaya untuk mengeringkan hasil panennya. sebagian uap itu mengembun pada bagian bawah dari permukaan kaca yang lebih dingin. sebagian menguap. Namun Dengan menggunakan pemanas air tenaga surya maka hal ini bukan merupakan masalah karena pemanasan air dilakukan dengan menyerap panas matahari dengan menggunakan kolektor sehingga tidak memerlukan biaya bahan bakar. Gambar 5 Distilasi Air Cara kerjanya adalah sebuah kolam yang dangkal.Gambar 4 Kompor Matahari Pengeringan Hasil Pertanian Hal ini biasanya dilakukan petani di desa-desa daerah tropis dengan menjemur hasil panennya dibawah terik sinar matahari. Air yang dipanaskan oleh radiasi matahari.

panas dari air ini dipindahkan ke pipa berisi air yang lain yang merupakan persediaan air untuk mandi/antiseptik. Kolektor yang digunakan pada pemanas air tenaga panas matahari ini adalah kolektor surya plat datar yang bagian atasnya terbuat dari kaca yang berwarna hitam redup sedangkan bagian bawahnya terbuat dari bahan isolator yang baik sehingga panas yang terserap kolektor tidak terlepas ke lingkungan. sinar matahari diperkuat oleh kolektor pada suatu titik fokus untuk menghasilkan panas yang sangat tinggi bahkan bisa mencapai suhu 3800 C. Pada sistem ini terdapat pengontrol suhu jika suhu air panas yang dihasilkan kurang dari yang diinginkan maka air akan dimasukkan kembali ke tangki penyimpan panas untuk dipanaskan kembali. Air ini lalu masuk ke dalam penyimpan panas.Gambar 6 Pemanasan Air Prinsip kerjanya adalah panas dari matahari diterima oleh kolektor yang terdapat di dalam terdapat pipa-pipa berisi air. Pembangkitan Listrik Prinsipnya hampir sama dengan pemanasan air hanya pada pembangkitan listrik. Air dingin dialirkan dari bawah sedangkan air panasnya dialirkan lewat atas karena massa jenis air panas lebih kecil daripada massa jenis air dingin (prinsip thermosipon). Persediaan air panas akan disimpan di dalam tangki penyimpanan yang terbuat dari bahan isolator thermal. Sedangkan air yang berasal dari kolektor akan diputar kembali ke kolektor dengan menggunakan pompa atau hanya menggunakan prinsip thermosipon. Panas yang sangat besar ini dibutuhkan untuk mengubah fase cair air di dalam pipa menjadi uap yang bertekanan tinggi. Panas yang diterima kolektor akan diserap oleh air yang berada di dalam pipa sehingga suhu air meningkat. Pipa yang berisi air dilewatkan tepat pada titik fokus sehingga panas tersebut diserap oleh air di dalam pipa. Air panas di dalam kolektor bisa mencapai 82 C sedangkan air panas yang dihasilkan tergantung keinginan karena sistem dilengkapi pengontrol suhu. . Pada penyimpan panas. Uap bertekanan tinggi yang di hasilkan ini kemudian digunakan untuk menggerakkan turbin uap yang kemudian akan memutar turbo generator untuk menghasilkan listrik.

sekitar Rp 100/KWh lebih murah dibandingkan energi nuklir dan sama dengan energi dari tenaga pembangkit dengan bahan baku energi fosil. . Amerika Serikat.(Gordon Feller).Gambar 7 Pembangkit Listrik Gambar 8 Skema Kolektor Parabolik Memanjang Ada dua jenis kolektor yang biasa digunakan untuk pembangkitan listrik yaitu kolektor parabolik memanjang dan kolektor parabolik cakram.(Ivan A Hadar. alat ini telah mampu menghasilkan 354 MW listrik. Di India dengan area seluas 219.000 meter persegi maka kolektor mampu menghasilkan listrik sebesar 35-40 MW dengan rata-rata intensitas penyinaranya adalah sebesar 5. Dengan memproduksi kolektor ini secara massal. Gambar 9 Kolektor Parabolik Memanjang Di California.8 KWH per meter persegi per hari. 2005). maka harga satuan energi matahari ini di AS.

yaitu dengan menggunakan photovoltaic. Indonesia mempunyai potensi energi surya yang cukup besar.5 kWh/m 2 /hari dengan variasi bulanan sekitar 10%. Dengan demikian. Aliran gas/udara tersebut akan memutar turbin gas. maka gas akan mengalir ke atas melalui tower ini.1 kWh/m 2 /hari dengan variasi bulanan sekitar 9%. Gas suhu tinggi ini akan memasuki tower tertutup yang tingginya bisa mencapai 1000 meter vertikal. Alat ini terbuat dari bahan semikonduktor yang sangat peka dalam melepaskan elektron ketika terkena panjang gelombang sinar matahari tertentu. yaitu dengan menggunakan chimney. Ini sebuah sistem tower yang terdiri turbin gas dan jalinan kaca tertutup yang luas untuk memerangkap panas matahari. potesi angin rata-rata Indonesia sekitar 4. Gambar 11 Skema Parabolik Cakram Sebagai negara tropis.8 kWh/m 2 /hari dengan variasi bulanan sekitar 9%. dan di Kawasan Timur Indonesia (KTI) sekitar 5. yaitu sekitar 10%.Kita dapat juga membangkitkan listrik langsung dari energi surya. Gambar 10 Kolektor Parabolik Cakram Pembangkitan listrik berdasarkan perbedaan tekanan pada gas juga bisa dilakukan. Prinsipnya: sinar matahari akan menembus kaca dari alat ini kemudian memanaskan gas yang terperangkap di bawah kaca. Skema sederhana dapat dilihat pada gambar dibawah. Akan tetapi alat ini masih sangat mahal dan efisiensinya masih sangat rendah. radiasi surya di Indonesia dapat diklasifikasikan berturut-turut sebagai berikut: untuk kawasan barat dan timur Indonesia dengan distribusi penyinaran di Kawasan Barat Indonesia (KBI) sekitar 4. Berdasarkan data penyinaran matahari yang dihimpun dari 18 lokasi di Indonesia. Oleh karena perbedaan suhu gas pada permukaan bumi dan 1000 meter diatas permukaan bumi. .

Untuk memanfaatkan potensi energi surya tersebut. masih impor. Kandungan lokal modul fotovoltaik termasuk pengerjaan enkapsulasi dan framing sekitar 25%. pemanfaatan energi surya termal di Indonesia masih dilakukan secara tradisional. Para petani dan nelayan di Indonesia memanfaatkan energi surya untuk mengeringkan hasil pertanian dan perikanan secara langsung. Energi surya fotovoltaik digunakan untuk memenuhi kebutuhan listrik. Balance of System (BOS) masih bervariasi tergantung sistem desainnya. konstruksi hingga manufakturnya secara nasional. Energi surya termal pada umumnya digunakan untuk memasak (kompor surya). pompa air. • Semakin murahnya harga energi dari solar photovoltaic . peralatan listrik. seperti kabel. Teknologi Energi Surya Fotovoltaik Pemanfaatan energi surya khususnya dalam bentuk SHS (solar home systems) sudah mencapai tahap semi komersial. Beberapa teknologi untuk aplikasi skala rendah dapat dibuat oleh bengkel pertukangan kayu/besi biasa. dan lain-lain masih diimpor. sistem terpusat. • Semakin berperannya pemanfaatan energi surya di daerah perkotaan. Komponen utama suatu SESF adalah: • Sel fotovoltaik yang mengubah penyinaran matahari menjadi listrik. • Terlaksananya produksi peralatan SESF dan peralatan pendukungnya di dalam negeri yang mempunyai kualitas tinggi dan berdaya saing tinggi. telekomunikasi. televisi. • Balance of system (BOS) yang meliputi controller. . ada 2 (dua) macam teknologi yang sudah diterapkan. sehingga tercapai tahap komersial. Sasaran pengembangan energi surya fotovoltaik di Indonesia adalah sebagai berikut: • Semakin berperannya pemanfaatan energi surya fotovoltaik dalam penyediaan energi di daerah perdesaan. tanaman pangan) dan memanaskan air. dan lain-lain. yaitu teknologi energi surya termal dan energi surya fotovoltaik. sistem hibrid. Untuk aplikasi skala menengah dapat dilakukan oleh industri manufaktur nasional. • Peralatan penunjang lain seperti: inverter untuk pompa. yaitu: Teknologi energi surya fotovoltaik dan Teknologi energi surya termal. Secara umum. dan lemari pendingin di Puskesmas dengan kapasitas total ± 6 MW. stop kontak. namun untuk laminating menjadi modul surya sudah dkuasai. Berbagai teknologi pemanfaatan energi surya termal untuk aplikasi skala rendah (temperatur kerja lebih kecil atau hingga 60 o C) dan skala menengah (temperatur kerja antara 60 hingga 120 o C) telah dikuasai dari rancang-bangun. perikanan. • Unit penyimpan energi (baterai) sudah dapat dibuat di dalam negeri. Teknologi Energi Surya Termal Selama ini. teknologi surya termal yang kini dapat dimanfaatkan termasuk dalam teknologi sederhana hingga madya. kehutanan. sehingga pada tahun 2020 kapasitas terpasangnya menjadi 25 MW. mengeringkan hasil pertanian (perkebunan. Kandungan lokal dari BOS diperkirakan telah mencapai diatas 75%. kerangka modul. inverter . teknologinya sudah dapat dikuasai. Ada dua macam teknologi energi surya yang dikembangkan. sedangkan sel fotovoltaik masih harus diimpor.

pipa-pipa pada sistem pemanas ini akan pecah karena air di dalamnya membeku. dan kegiatan ekonomi lainya. termoelektrik. kompressip. Pembanguan pemanas air tenaga matahari cukup sederhana dan memiliki nilai ekonomis. evaporasi. 2. . Kerugian dari penggunaan energi panas matahari antara lain: 1. Untuk skala kecil dan teknologi yang sederhana. • Pompa air (dengan Siklus Rankine dan fluida kerja Isopentane). • Sterilisator surya. Sistem pemanas air dan pembangkit listrik tenaga panas matahari tidak efektif digunakan pada daerah memiliki cuaca berawan untuk waktu yang lama. Sistem hanya bisa digunakan pada saat matahari bersinar dan tidak bisa digunakan ketika malam hari atau pada saat cuaca berawan. 3. 4. Hal ini karena rapat energi matahari sangat rendah. Penggunaan energi panas matahari tidak menghasilkan polutan dan emisi yang berbahaya baik bagi manusia maupun lingkungan. 5. Pada musim dingin. pengeringan hasil panen akan dapat mengurangi kebutuhan akan energi fosil. kandungan lokal minimal mencapai 50%. Penyimpanan air panas untuk perumahan bukan merupakan masalah. • Pemanas air domestic. Energi panas matahari merupakan energi yang tersedia hampir diseluruh bagian permukaan bumi dan tidak habis (renewable energy). misalnya penerbangan. • Penyuling air ( Solar Distilation/Still). 6. Penggunaan energi panas matahari untuk pemanas air. tetapi penyimpanan uap air pada pembangkit listrik memerlukan teknologi yang sulit. absorpsi. • Pembangkit listrik dengan menggunakan konsentrator dan fluida kerja dengan titik didih rendah. 4. Membutuhkan lahan yang sangat luas yang seharusnya digunakan untuk pertanian. • Pendingin (radiatif. Keuntungan dari penggunaan energi panas matahari antara lain: 1. perumahan. • Pemasak/oven. tipe jet).Beberapa peralatan yang telah dikuasai perancangan dan produksinya seperti sistem atau unit berikut: • Pengering pasca panen (berbagai jenis teknologi). sedangkan untuk sistem dengan skala industri (menengah) dan menggunakan teknologi tinggi (seperti pemakaian Kolektor Tabung Hampa atau Heat Pipe). 2. kandungan lokal mencapai 100 %. 3. Lapisan kolektor yang menyilaukan bisa mengganggu dan membahayakan penglihatan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful