P. 1
Laporan Menteri Koperasi Dan Ukm

Laporan Menteri Koperasi Dan Ukm

|Views: 18|Likes:
Published by Lutvi Hastowo

More info:

Published by: Lutvi Hastowo on Feb 21, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/21/2012

pdf

text

original

KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH REPUBLIK INDONESIA

LAPORAN
MENTERI NEGARA KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH

Pada Acara

Rapat Kerja (Retreat) ”Pemantapan Rencana Implementasi Percepatan Pemberdayaan Koperasi dan UMKM”

Salam sejahtera bagi kita semua. Wr. Assalamu'alaikum. sehingga pada hari ini kita dapat hadir bersama pada acara Rapat Kerja (Retreat) ”Pemantapan Rencana Implementasi Percepatan Pemberdayaan Koperasi dan UMKM” 2 .Para Kepala Dinas yang Membidangi Koperasi dan UKM .Wb. Pertama-tama ingin kami sejenak mengajak hadirin sekalian untuk bersama-sama memanjatkan rasa syukur kita ke hadirat Allah SWT yang selalu menyertai kita dan atas ridho serta pertolongan-Nya.Para Gubernur Provinsi .Para Menteri Koordinator pada Kabinet Indonesia Bersatu II .Para Menteri pada Kabinet Indonesia Bersatu II .Jakarta 14 Mei 2011 - Yang Kami hormati: Bapak Wakil Presiden RI .Undangan dan hadirin yang berbahagia.

yang membahas mengenai Rencana Implementasi Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) 2011-2025. menyampaikan pengarahan dan membuka secara resmi Rapat Kerja (Retreat) “Pemantapan Rencana Implementasi Percepatan Pemberdayaan Koperasi dan UMKM”.Selanjutnya. atas nama seluruh peserta Rapat Kerja (Retreat). atas perkenannya untuk hadir. dalam acara ini kami mengucapkan terima kasih. ijinkanlah kami menyampaikan rasa terima kasih kami kepada Bapak Wakil Presiden. Acara yang diselenggarakan pada hari ini adalah merupakan langkah untuk menindaklanjuti hasil pelaksanaan Rapat Kerja Pemerintah (Retreat) dengan dunia usaha yang dilaksanakan di Istana Bogor pada tanggal 20-21 April 2011. Penyelenggaraan Rapat memfokuskan agenda Kerja (Retreat) pembahasannya yang pada 3 . Demikian pula atas kehadiran para Menteri dalam Kabinet Indonesia Bersatu II dan seluruh stakeholder. Bapak Wakil Presiden dan hadirin yang kami hormati.

percepatan pemberdayaan Koperasi dan UMKM (KUMKM). Oleh sebab itu. regional maupun nasional. Meskipun upaya serta langkah-langkah untuk memberdayakan KUMKM sejauh ini telah banyak dilakukan. terutama dalam menggerakkan sektor riil. namun demikian dengan adanya MP3EI tersebut. dalam rangka percepatan terhadap pencapaian sasaran pemberdayaan KUMKM diperlukan Rencana Implementasi Percepatan Pemberdayaan KUMKM yang tersusun secara komprehensif dan menjadi acuan sekaligus 4 . maka pemberdayaan KUMKM sebagai komponen yang menopang proses pembangunan ekonomi nasional juga harus dapat dirumuskan strategi percepatan serta langkah-langkah konkrit yang harus ditempuh untuk mewujudkanya. ini penting dan strategis artinya mengingat keberadaan dan peran KUMKM. dalam menumbuhkan kegiatan ekonomi lokal. pengembangan KUMKM diharapkan mampu memperkuat dan memperluas basis ekonomi dan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam mempercepat peningkatan kegiatan perekonomian nasional. Oleh sebab itu.

sehingga diharapkan kesempatan Retreat ini menjadi mediasi untuk dapat menjaring aspirasi dari seluruh pemangku kepentingan. Pakar dan Praktisi. maka perlunya diselenggarakan Rapat Kerja (Retreat) yang memfokuskan pemantapan mengenai Rencana Implementasi Percepatan Pemberdayaan KUMKM. Bapak Wakil Presiden dan hadirin yang kami hormati. menengah maupun jangka panjang. kalangan dunia usaha terutama KUMKM. Penyelenggaraan acara Retreat dengan melibatkan seluruh stekeholder KUMKM ini merupakan tahap awal dalam proses pemantapan Rencana Implementasi Percepatan Pemberdayaan KUMKM. Bahwa berbagai kebijakan serta program untuk memberdayakan KUMKM sudah banyak dilakukan. Untuk maksud tersebut. demikian pula hasil-hasil yang telah dicapai dan 5 . dengan melibatkan Pemerintah.merupakan komitmen seluruh pemangku kepentingan untuk ditindaklanjuti. Akademisi. baik untuk jangka pendek.

dirasakan manfaatnya secara masyarakat khususnya KUMKM.82 juta. Data BPS tahun 2009. ijinkanlah dalam kesempatan ini kami yang mendapat amanah untuk mengkoordinasikan serta melaksanakan program pemberdayaan KUMKM.2 juta atau 98. dan kecenderungannya terus meningkat setiap tahun seiring dengan meningkatnya keinginan masyarakat untuk berkoperasi. Sedangkan keberadaan UMKM juga telah memberikan kontribusinya secara nyata dalam penyerapan tenaga kerja yang mencapai lebih dari 96.87 %. ingin mencurahkan isi hati 6 . dari sisi jumlah menunjukkan bahwa pelaku usaha mikro sangat dominan. bahwa apa yang telah dilakukan belum dapat memenuhi keinginan maupun harapan KUMKM sebagai pelaku usaha terbesar jumlahnya dalam perekonomian nasional. Sedangkan jumlah Koperasi sampai dengan akhir tahun 2010 adalah sebanyak 177. Jumlah UMKM sampai dengan tahun 2010 adalah sebanyak 53. langsung oleh Meskipun disadari.2 juta orang. yaitu sebanyak 52.482 unit. Berkaitan dengan hal itu.

876 miliar.12 miilliar atau sebesar 42.8%. pada tahun 2010 Rp. “Pro job” dan Pro growth” dan directive Bapak Presiden bahwa Program Pengentasan Kemiskinan adalah melalui pemberdayaan KUMKM.066 triliun. 1. pada tahun 2008 sebesar Rp. 738. 855. Selain itu. 7 .184 milliar dan pada tahun 2011 Rp. apabila melihat pada anggaran Kementerian Koperasi dan UKM diluar biaya tetap dalam 5 tahun terakhir mengalami penurunan sebesar Rp. beberapa arahan/direktif Bapak Presiden berkaitan dengan program-program “Pro poor”. Namun demikian.887 milyar.kami mengingat bahwa KUMKM yang jumlahnya besar tersebut sesungguhnya sangat menaruh harapan untuk memperoleh sentuhan pembinaan dari Pemerintah khususnya Kementerian Koperasi dan UKM. 663. 1. pada tahun 2009 Rp.518 triliun. 800. yaitu pada tahun 2007 sebesar Rp. Bapak Wakil Presiden dan hadirin yang kami hormati.

b) Menteri Keuangan untuk memimpin Diskusi Kelompok tentang Permodalan. d) Menteri Pendidikan Nasional untuk memimpin Diskusi Kelompok tentang Sumber Daya Manusia. yaitu meliputi (1) Kelembagaan dan Debottlenecking Regulasi. yaitu : a) Menteri Hukum dan HAM untuk memimpin Diskusi Kelompok tentang Kelembagaan dan Debottlenecking Regulasi. e) Menteri Riset dan Teknologi untuk memimpin Diskusi kelompok tentang Teknologi/Produksi. (3) Pemasaran. c) Menteri Perdagangan untuk memimpin Diskusi Kelompok tentang Pemasaran. (2) Permodalan. dan (5) Teknologi/Produksi. 8 . (4) Sumberdaya Manusia. Kami mohon bantuan beberapa Menteri terkait.Dalam perspektif proses pemantapan Rencana Implementasi Percepatan Pemberdayaan KUMKM Retreat pada hari ini akan dilakukan dengan mekanisme pembahasan yang difokuskan pada beberapa aspek penting yang terkait dengan persoalan KUMKM.

Dalam kesempatan ini kami laporkan kepada Bapak Wakil Presiden. Bapak Wakil Presiden. atau yang mewakili. Demikianlah beberapa hal yang dapat kami laporkan. 14 Mei 2011 Menteri Negara Koperasi dan UKM 9 .Wb Jakarta. bahwa dalam pelaksanaan Retreat pada hari ini juga diagendakan pemaparan mengenai Rencana Implementasi Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Wassalamua’alaikum Wr. mohon perkenan Bapak Wakil Presiden untuk memberikan pengarahan dan sekaligus membuka secara resmi Rapat Kerja (Retreat) Pemantapan Rencana Implementasi Percepatan Pemberdayaan KUMKM. Objektif dan Rencana Implementasi Percepatan Pemberdayaan KUKM adalah merupakan produk bersama dari MP3EI. selanjutnya. para Menteri dan hadirin yang kami hormati.

DR. Syarief Hasan 10 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->