P. 1
Biokimia Air

Biokimia Air

|Views: 1,278|Likes:

More info:

Published by: D-yan Jhatropha Ghosypifolya on Feb 21, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/23/2013

pdf

text

original

BIOKIMIA AIR

Air adalah senyawa yang penting bagi semua bentuk kehidupan yang diketahui sampai saat ini di Bumi,[1][2][3] tetapi tidak di planet lain.[4] Air menutupi hampir 71% permukaan Bumi. Terdapat 1,4 triliun kilometer kubik (330 juta mil³) tersedia di Bumi.[5] Air sebagian besar terdapat di laut (air asin) dan pada lapisan-lapisan es (di kutub dan puncak-puncak gunung), akan tetapi juga dapat hadir sebagai awan, hujan, sungai, muka air tawar, danau, uap air, dan lautan es. Air dalam obyek-obyek tersebut bergerak mengikuti suatu siklus air, yaitu: melalui penguapan, hujan, dan aliran air di atas permukaan tanah (runoff, meliputi mata air, sungai, muara) menuju laut. Air bersih penting bagi kehidupan manusia. Di banyak tempat di dunia terjadi kekurangan persediaan air. Selain di Bumi, sejumlah besar air juga diperkirakan terdapat pada kutub utara dan selatan planet Mars, serta pada bulan-bulan Europa dan Enceladus. Air dapat berwujud padatan (es), cairan (air) dan gas (uap air). Air merupakan satu-satunya zat yang secara alami terdapat di permukaan Bumi dalam ketiga wujudnya tersebut.[6] Pengelolaan sumber daya air yang kurang baik dapat menyebakan kekurangan air, monopolisasi serta privatisasi dan bahkan menyulut konflik. [7] Indonesia telah memiliki undang-undang yang mengatur sumber daya air sejak tahun 2004, yakni Undang Undang nomor 7 tahun 2004 tentang Sumber Daya Air

[sunting] Sifat-sifat kimia dan fisika
Air

Informasi dan sifat-sifat Nama sistematis air aqua, dihidrogen monoksida, Nama alternatif Hidrogen hidroksida Rumus molekul H2O Massa molar 18.0153 g/mol 0.998 g/cm³ (cariran pada 20 °C) Densitas dan fase 0.92 g/cm³ (padatan) Titik lebur 0 °C (273.15 K) (32 °F) Titik didih 100 °C (373.15 K) (212 °F) 4184 J/(kg·K) (cairan pada Kalor jenis
20 °C)

Halaman data tambahan
Disclaimer and references

Artikel utama: Air (molekul)

yaitu pada tekanan 100 kPa (1 bar) and temperatur 273.[8][9][10] [sunting] Kelarutan (solvasi) . Keadaan air yang berbentuk cair merupakan suatu keadaan yang tidak umum dalam kondisi normal. terlihat bahwa unsurunsur yang mengelilingi oksigen adalah nitrogen. tereduksi menjadi gas H2 dan ion hidrokida (OH-). air dapat dideskripsikan sebagai sebuah ion hidrogen (H+) yang berasosiasi (berikatan) dengan sebuah ion hidroksida (OH-). dua molekul air bereaksi dengan menangkap dua elektron. Dalam bentuk ion. Adanya muatan pada tiap-tiap atom tersebut membuat molekul air memiliki sejumlah momen dipol. Dengan memperhatikan tabel periodik. sulfur dan klor. Pada katode. melepaskan 4 ion H+ serta mengalirkan elektron ke katode. yang memiliki kemampuan untuk melarutkan banyak zat kimia lainnya. Gaya tarik-menarik listrik antar molekul-molekul air akibat adanya dipol ini membuat masing-masing molekul saling berdekatan. [sunting] Elektrolisis air Artikel utama: Elektrolisis air Molekul air dapat diuraikan menjadi unsur-unsur asalnya dengan mengalirinya arus listrik.Air adalah substansi kimia dengan rumus kimia H2O: satu molekul air tersusun atas dua atom hidrogen yang terikat secara kovalen pada satu atom oksigen. meninggalkan jumlah muatan positif pada kedua atom hidrogen. adalah karena oksigen lebih bersifat elektronegatif ketimbang elemen-elemen lain tersebut (kecuali flor). Air bersifat tidak berwarna. seperti garam-garam. membuatnya sulit untuk dipisahkan dan yang pada akhirnya menaikkan titik didih air. Air sering disebut sebagai pelarut universal karena air melarutkan banyak zat kimia. tidak berasa dan tidak berbau pada kondisi standar. dan jumlah muatan negatif pada atom oksigen. Alasan mengapa hidrogen berikatan dengan oksigen membentuk fase berkeadaan cair. terlebih lagi dengan memperhatikan hubungan antara hidrida-hidrida lain yang mirip dalam kolom oksigen pada tabel periodik. Zat kimia ini merupakan suatu pelarut yang penting. asam. beberapa jenis gas dan banyak macam molekul organik. dan fosfor. Tingginya konsentrasi kapur terlarut membuat warna air dari Air Terjun Havasu terlihat berwarna turquoise. Reaksi keseluruhan yang setara dari elektrolisis air dapat dituliskan sebagai berikut.15 K (0 °C).mengalami netralisasi sehingga terbentuk kembali beberapa molekul air. yang mengisyaratkan bahwa air seharusnya berbentuk gas. sebagaimana hidrogen sulfida. Air berada dalam kesetimbangan dinamis antara fase cair dan padat di bawah tekanan dan temperatur standar. Prinsip ini kemudian dimanfaatkan untuk menghasilkan hidrogen dan hidrogen peroksida (H2O2) yang dapat digunakan sebagai bahan bakar kendaraan hidrogen. Gas hidrogen dan oksigen yang dihasilkan dari reaksi ini membentuk gelembung pada elektrode dan dapat dikumpulkan. gula. dua molekul air lain terurai menjadi gas oksigen (O2). Semua elemen-elemen ini apabila berikatan dengan hidrogen akan menghasilkan gas pada temperatur dan tekanan normal. Ion H+ dan OH. flor. Proses ini disebut elektrolisis air. Gaya tarik-menarik ini disebut sebagai ikatan hidrogen. Tarikan atom oksigen pada elektron-elektron ikatan jauh lebih kuat dari pada yang dilakukan oleh atom hidrogen. Sementara itu pada anode.

ia (atom oksigen) memiliki lebih "kekuatan tarik" pada elektron-elektron yang dimiliki bersama dalam molekul. molekul-molekul zat tersebut tidak larut dan akan mengendap dalam air. disebut sebagai zat-zat "hidrofobik" (takut-air). permukaan-permukaan yang memiliki ketertarikan kuat terhadap air. [sunting] Tegangan permukaan Bunga daisy ini berada di bawah permukaan air. melarutkan banyak jenis zat kimia. Tegangan permukaan mencegah air untuk menenggelamkan bunga tersebut. akan tetapi dapat mekar dengan tanpa terganggu. Di atas sebuah permukaan gelas yang amat bersih atau bepermukaan amat halus air dapat membentuk suatu lapisan tipis (thin film) karena gaya tarik molekular antara gelas dan molekul air (gaya adhesi) lebih kuat ketimbang gaya kohesi antar molekul air. dan zat-zat yang tidak mudah tercampur dengan air (misalnya lemak dan minyak). Zat-zat yang bercampur dan larut dengan baik dalam air (misalnya garam-garam) disebut sebagai zat-zat "hidrofilik" (pencinta air). Dalam air hal ini terjadi karena atom oksigen bersifat lebih elektronegatif dibandingkan atom hidrogen—yang berarti. dan sejumlah muatan parsial positif (σ+) dekat atom oksigen. air bersentuhan dengan membran dan permukaan protein yang bersifat hidrofilik. Untuk melakukan dehidrasi suatu permukaan hidrofilik — dalam arti melepaskan lapisan yang terikat dengan kuat dari hidrasi air — perlu dilakukan kerja sungguh-sungguh . Air memiliki pula sifat adhesi yang tinggi disebabkan oleh sifat alami ke-polar-annya. Air memiliki tegangan permukaan yang besar yang disebabkan oleh kuatnya sifat kohesi antar molekul-molekul air. Kelarutan suatu zat dalam air ditentukan oleh dapat tidaknya zat tersebut menandingi kekuatan gaya tarik-menarik listrik (gaya intermolekul dipol-dipol) antara molekul-molekul air. air tersebut akan berkumpul sebagai sebuah tetesan. [sunting] Kohesi dan adhesi Air menempel pada sesamanya (kohesi) karena air bersifat polar. Jika suatu zat tidak mampu menandingi gaya tarikmenarik antar molekul air. Butir-butir embun menempel pada jaring laba-laba. yaitu. Air memiliki sejumlah muatan parsial negatif (σ-) dekat atom oksigen akibat pasangan elektron yang (hampir) tidak digunakan bersama.Air adalah pelarut yang kuat. menarik elektron-elektron lebih dekat ke arahnya (juga berarti menarik muatan negatif elektron-elektron tersebut) dan membuat daerah di sekitar atom oksigen bermuatan lebih negatif ketimbang daerah-daerah di sekitar kedua atom hidrogen. Dalam sel-sel biologi dan organel-organel. Irvin Langmuir mengamati suatu gaya tolak yang kuat antar permukaan-permukaan hidrofilik. Hal ini dapat diamati saat sejumlah kecil air ditempatkan dalam sebuah permukaan yang tak dapat terbasahi atau terlarutkan (non-soluble).

Mesopotamia yang disebut sebagai awal peradaban berada di antara sungai Tigris dan Euphrates. New York City. selain itu. suhu. Montreal. plankton menjadi sumber makanan utama para ikan. Air dapat memunculkan reaksi yang dapat membuat senyawa organic untuk melakukan replikasi. Air juga dibutuhkan dalam fotosintesis dan respirasi. mamalia seperi lumba-lumba dan ikan paus juga hidup di dalam air. Semua makhluk hidup yang diketahui memiliki ketergantungan terhadap air. Hampir semua ikan hidup di dalam air. [sunting] Air dalam kehidupan Kehidupan di dalam laut.[13] namun hasil penelitian yang diterbitkan Universitas Pennsylvania pada tahun 2008 menunjukkan bahwa konsumsi sejumlah 8 gelas . Shanghai. dan Hong Kong mendapatkan kejayaannya sebagian dikarenakan adanya kemudahan akses melalui perairan. Pusat-pusat manusia yang besar seperti Rotterdam. [sunting] Makhluk air Artikel utama: Hidrobiologi Perairan Bumi dipenuhi dengan berbagai macam kehidupan. dan beberapa faktor lainnya. Chicago. [sunting] Air dan manusia Peradaban manusia berjaya mengikuti sumber air. Air merupakan zat pelarut yang penting untuk makhluk hidup dan adalah bagian penting dalam proses metabolisme. tergantung dari ukuran badan. Gaya-gaya tersebut amat besar nilainya akan tetapi meluruh dengan cepat dalam rentang nanometer atau lebih kecil. Fotosintesis menggunakan cahaya matahari untuk memisahkan atom hidroden dengan oksigen.melawan gaya-gaya ini. Sebagian besar orang percaya bahwa manusia membutuhkan 8–10 gelas (sekitar dua liter) per hari. Peradaban Mesir Kuno bergantung pada sungai Nil.[12] Agar dapat berfungsi dengan baik. Paris. [sunting] Air minum Air yang diminum dari botol. London. Dari sudut pandang biologi. Tumbuhan laut seperti alga dan rumput laut menjadi sumber makanan ekosistem perairan. jumlah pastinya bergantung pada tingkat aktivitas. manusia mendapatkan cairan dari makanan dan minuman lain selain air. Adrian Parsegian dari National Institute of Health. Hewan-hewan seperti amfibi menghabiskan sebagian hidupnya di dalam air. tubuh manusia membutuhkan antara satu sampai tujuh liter air setiap hari untuk menghindari dehidrasi. beberapa reptil seperti ular dan buaya hidup di perairan dangkal dan lautan. Hidrogen akan digunakan untuk membentuk glukosa dan oksigen akan dilepas ke udara. Pentingnya gayagaya ini dalam biologi telah dipelajari secara ekstensif oleh V. yang disebut gaya-gaya hidrasi. kelembaban. Semua makhluk hidup pertama di Bumi ini berasal dari perairan. Artikel utama: Air minum Tubuh manusia terdiri dari 55% sampai 78% air. Bahkan. Di samudera. Tokyo.[11] Gaya-gaya ini penting terutama saat sel-sel terdehidrasi saat bersentuhan langsung dengan ruang luar yang kering atau pendinginan di luar sel (extracellular freezing). air memiliki sifat-sifat yang penting untuk adanya kehidupan. Selain dari air minum.

makanan. 2 muatan positif dari kedua atom hidrogen dan dua muatan negatif dari atom oksigen. dan hewan.tersebut tidak terbukti banyak membantu dalam menyehatkan tubuh. seperti yang terjadi pada es. Literatur medis lainnya menyarankan konsumsi satu liter air per hari. meskipun jika pompa kation benar ada terikat pada membran sel. Konsep tentang sel sebagai larutan yang terbalut membran. pertama kali dipelajari oleh ilmuwan Rusia bernama Troschin pada tahun 1956. contohnya mencuci tubuh manusia. Argumentasi terkuat yang menentang teori mengenai jenis air yang khusus di dalam sel. berasal dari kalangan ahli kimiawan fisis. limbah rumah tangga juga dibawa oleh air melalui saluran pembuangan. Oleh karena sifat muatan fraksional molekul. Perubahan densitas molekul air akan berpengaruh pada kemampuannya untuk melarutkan partikel. air merupakan zat pelarut yang baik untuk partikel bermuatan atau ion. Mikroorganisme yang ada di dalam air dapat membantu memecah limbah menjadi zat-zat dengan tingkat polusi yang lebih rendah. sehingga perubahan struktur dan karakter air intraselular juga akan dialami dengan air ekstraselular. lantai. Hasil dari pengukuran NMR memang menunjukkan penurunan mobilitas air di dalam sel namun dengan cepat terdifusi dengan molekul air normal. A physical theory of the living state. [14] Malah kadang-kadang untuk beberapa orang. ATPase. pakaian. sehingga membentuk larutan gel yang berbeda dengan air murni. terus menjadi bahan perdebatan. Teori ini. pompa . Selain itu. Pada tahun 1962. dan distribusi semua larutan ditentukan oleh kombinasi dari gaya tarik menarik antara masing-masing protein dengan modifikasi sifat larutan air dalam sel. sejalan dengan perdebatan tentang karakteristik cairan di dalam sitoplasma dan air normal pada umumnya. setiap molekul air dapat membentuk 4 ikatan hidrogen dengan molekul disekitarnya. tesis Troschin mengatakan bahwa partisi larutan yang terjadi antara lingkungan intraselular dan ekstraselular tidak hanya ditentukan oleh permeabilitas membran. Hal ini kemudian dikenal sebagai model two-fraction. Ion K+ diserap oleh sel normal. Hal ini disebabkan karena setiap molekul air mempunyai 4 muatan fraksional dengan arah tetrahedron. jika meminum air lebih banyak atau berlebihan dari yang dianjurkan dapat menyebabkan ketergantungan. sebagian besar air terpakai sebagai pelarut.[16] Akibatnya. Ling melalui monografnya. Pendapat ini didasarkan pada pemikiran bahwa. mobil. dengan tambahan bila berolahraga atau pada cuaca yang panas. Sebagai contoh. akan membentuk satu ikatan kovalen dengan satu atom oksigen dan satu ikatan hidrogen dengan atom oksigen lainnya. mengutarakan bahwa air yang terkandung di dalam sel mengalami polarisasi menjadi lapisan-lapisan yang menyelimuti permukaan protein dan merupakan pelarut yang buruk bagi ion. namun tidak bagi senyawa hidrokarbon. Pada negara-negara industri. Mereka berpendapat bahwa air di dalam sel tidak mungkin berbeda dengan air normal. fast-exchange. Problems of Cell Permeability. [sunting] Zona biologis Air merupakan cairan singular. yang terikat pada membran sel. namun terjadi akumulasi larutan tertentu di dalam protoplasma. Keberadaan pompa kation yang digerakkan oleh ATP pada membran sel. sebab gugus karboksil dari protein cenderung untuk menarik K+ daripada ion Na+. pada umumnya.[15] [sunting] Pelarut Pelarut digunakan sehari-hari untuk mencuci. Pada monografnya. dikenal sebagai hipotesis induksi-asosiasi juga mengutarakan tidak adanya pompa kation. Air dapat memfasilitasi proses biologi yang melarutkan limbah. sebuah atom hidrogen yang terletak di antara dua atom oksigen. oleh karena kapasitasnya untuk membentuk jaringan molekul 3 dimensi dengan ikatan hidrogen yang mutual.

sebagai contoh. Energi elektrostatik antara molekul biopolimer bermuatan sama yang berdesakan akan menciptakan gaya hidrasi yang mendorong molekul air bebas keluar dari dalam sitoplasma. Tertahannya molekul air di dalam struktur kristal gel merupakan salah satu contoh kecenderungan alami setiap komponen dari suatu sistem untuk bercampur dengan merata. Hal ini menciptakan zona air. disebut sebagai air berikat (bahasa Inggris: bound water). Interaksi antara molekul air berikat dan gugus ionik diasumsikan terjadi pada rentang jarak yang pendek. peningkatan suhu atau melalui mekanisme penguapan. • • • • perbedaan sifat air di dalam sitoplasma oosit hewan katak dengan air di dalam inti sel dan air normal turunnya koefisien difusi air di dalam Artemia cyst dibandingkan dengan koefisien air yang sama pada gel agarose dan air normal lebih rendahnya densitas air pada Artemia cyst dibandingkan air normal pada suhu yang sama anomali trimetilamina oksida pada jaringan otot . Pada umumnya. asam hialorunat. sedangkan kation yang lebih besar akan cenderung terakumulasi pada fase air yang lebih renggang. namun dengan turunnya rasio kandungan air. Air berikat dapat segera melarutkan ion. namun tidak bagi air. Para ahli lain yang berpendapat bahwa air di dalam sel sangat berbeda dengan air pada umumnya. Air yang menjadi tidak bebas bergerak oleh karena pengaruh permukaan ionik. dan menciptakan partisi ion seperti serial Hofmeister sebagai berikut: Mg2+ > Ca2+ > H+ >> Na+ NH+ > Cs+ > Rb+ > K+ ATP3.tersebut hanya menciptakan kesetimbangan osmotik selular yang memisahkan satu larutan dari larutan lain. daya ikat ionik yang terjadi antara molekul zat terlarut yang menahan molekul air akan semakin kuat. sehingga kation dan anion dapat berada berdekatan tanpa harus membentuk garam. konsenstrasi larutan polielektrolit yang cukup tinggi akan membentuk gel. Meskipun demikian. kondroitin sulfat.> Cl.9% air dari total berat gel. Orientasi molekul air berikat semakin terbatas permukaan molekul polielektrolit bermuatan negatif antara lain DNA.>> ATP2. pendekatan ionik seperti ini masih belum dapat menjelaskan beberapa fenomena anomali larutan seperti. padat dengan ikatan lemah.> Br. oleh karena tiap jenis ion akan segera tertarik oleh masing-masing muatan fraksional molekul air. Molekul air dapat terlepas dari gel sebagai respon dari tekanan udara. sehingga atom hidrogen terorientasi ke arah anion dan menghambat interaksi antara populasi air berikat dengan air bebas. dan jenis biopolimer bermuatan lain.= HPO42I. sedangkan air diluar jangkauan pengaruh ion tersebut disebut air bebas (bahasa Inggris: bulk water). Air dikatakan memiliki kesetimbangan sendiri yang tidak dapat dibatasi oleh membran sel. kation kecil yang sangat terhidrasi akan cenderung terakumulasi pada fase air yang lebih padat.= ADP2. Ion lebih mudah terhidrasi oleh air yang reaktif. daripada air inert tidak padat dengan daya ikat kuat.> H2PO4catatan • densitas air berikat semakin tinggi ke arah kanan. Misalnya gel agarose atau gel dari asam hialuronat yang mengandung 99. RNA.

Konsentrasi umumnya dinyatakan dalam perbandingan jumlah zat terlarut dengan jumlah total zat dalam larutan. Zat yang jumlahnya lebih sedikit di dalam larutan disebut (zat) terlarut atau solut. seperti garam atau gula dilarutkan dalam air. . sedangkan proses pencampuran zat terlarut dan pelarut membentuk larutan disebut pelarutan atau solvasi.5 yang dimiliki mitokondria pada suhu 0-4 °C Fenomena anomali larutan ini dianggap terjadi pada rentang jarak jauh yang berada di luar domain pendekatan ionik. Contoh beberapa satuan konsentrasi adalah molar. molekul garam seperti Na2SO4. seperti saat molekul air berada dekat dengan permukaan atau gugus hidrokarbon. Daya ikat hidrogen pada kondisi ini akan menembus beberapa zona air dan partisi ion. ppm). misalnya aloi (campuran logam) dan mineral tertentu. Dalam kimia. dan bagian per juta (part per million. atau dalam perbandingan jumlah zat terlarut dengan jumlah pelarut. sedangkan zat yang jumlahnya lebih banyak daripada zat-zat lain dalam larutan disebut pelarut atau solven. Sementara itu. sehingga dikatakan bahwa sebagai karakter air pada rentang jarak jauh. Terdapat pula larutan padat. misalnya karbon dioksida atau oksigen dalam air. Komposisi zat terlarut dan pelarut dalam larutan dinyatakan dalam konsentrasi larutan. Pada rentang ini. sementara gas larut dalam gas lain. Contoh larutan yang umum dijumpai adalah padatan yang dilarutkan dalam cairan. Energi pada molekul air menjadi tinggi ketika ikatan hidrogen yang dimiliki menjadi tidak maksimal. Selain itu. Gas juga dapat pula dilarutkan dalam cairan. secara kualitatif. dan air dengan koefisien partisi 1. larutan adalah campuran homogen yang terdiri dari dua atau lebih zat. komposisi larutan dapat dinyatakan sebagai encer (berkonsentrasi rendah) atau pekat (berkonsentrasi tinggi). Senyawa hidrokarbon kemudian disebut bersifat hidrofobik sebab tidak membentuk ikatan hidrogen dengan molekul air. cairan dapat pula larut dalam cairan lain.• kedua kandungan air normal. sodium asetat dan sodium fosfat akan memiliki kecenderungan untuk terurai menjadi kation Na+ dan anionnya. molal. Daftar isi [sembunyikan] • • • • • • • 1 Konsentrasi 2 Pelarutan 3 Larutan ideal 4 Sifat koligatif larutan 5 Jenis-jenis larutan 6 Referensi 7 Lihat pula [sunting] Konsentrasi Konsentrasi larutan menyatakan secara kuantitatif komposisi zat terlarut dan pelarut di dalam larutan.

[sunting] Larutan ideal Bila interaksi antarmolekul komponen-komponen larutan sama besar dengan interaksi antarmolekul komponen-komponen tersebut pada keadaan murni. Misalnya. Secara umum. pada suatu titik padatan tersebut tidak dapat larut lagi dan terbentuklah endapan. Hal ini terutama berlaku pada zat padat. akan terbentuk suatu sruktur zat pelarut mengelilingi zat terlarut. seperti suhu. jika zat terlarutnya berupa padatan dan pelarutnya berupa cairan. dan larutannya disebut sebagai larutan jenuh. Kelarutan gas dalam air umumnya berbanding terbalik terhadap suhu. Larutan yang benar-benar ideal tidak terdapat di alam. pada suatu titik komponen yang ditambahkan tidak akan dapat larut lagi. Larutan ideal mematuhi hukum Raoult. [sunting] Sifat koligatif larutan . hal ini memungkinkan interaksi antara zat terlarut dan pelarut tetap stabil. Ciri lain larutan ideal adalah bahwa volumenya merupakan penjumlahan tepat volume komponen-komponen penyusunnya. kelarutan suatu zat (yaitu jumlah suatu zat yang dapat terlarut dalam pelarut tertentu) sebanding terhadap suhu. Contoh larutan yang dapat dianggap ideal adalah campuran benzena dan toluena. Pada proses pelarutan. tekanan. namun beberapa larutan memenuhi hukum Raoult sampai batas-batas tertentu.[sunting] Pelarutan Ion natrium tersolvasi oleh molekul-molekul air Molekul komponen-komponen larutan berinteraksi langsung dalam keadaan tercampur. penjumlahan volume zat terlarut murni dan pelarut murni tidaklah sama dengan volume larutan. Terutama jika pelarut dan zat terlarut sama-sama polar. walaupun ada perkecualian. Bila komponen zat terlarut ditambahkan terus-menerus ke dalam pelarut. Kelarutan zat cair dalam zat cair lainnya secara umum kurang peka terhadap suhu daripada kelarutan padatan atau gas dalam zat cair. dan kontaminasi. Titik tercapainya keadaan jenuh larutan sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor lingkungan. Jumlah zat terlarut dalam larutan tersebut adalah maksimal. tarikan antarpartikel komponen murni terpecah dan tergantikan dengan tarikan antara pelarut dengan zat terlarut. yaitu bahwa tekanan uap pelarut (cair) berbanding tepat lurus dengan fraksi mol pelarut dalam larutan. terbentuklah suatu idealisasi yang disebut larutan ideal. Pada larutan non-ideal.

sementara larutan non-elektrolit tidak dapat menghantarkan listrik. "mengumpul bersama").H. Nachtrieb. [sunting] Jenis-jenis larutan Larutan dapat diklasifikasikan misalnya berdasarkan fase zat terlarut dan pelarutnya. Achmadi. penurunan titik beku. (2001) Prinsip-prinsip Kimia Modern. peningkatan titik didih. Air terkarbonasi campuran berbagai natrium klorida (garam dapur) Pelarut Cairan (karbon dioksida hidrokarbon (minyak dalam air.W. Tabel berikut menunjukkan contoh-contoh larutan berdasarkan fase komponen-komponennya. Edisi ke-4. N.S. Contoh larutan Zat terlarut Cairan [sunting] Referensi • (Indonesia) Oxtoby. disebut sifat koligatif (dari kata Latin colligare. Gillis. Gas Padatan Udara (oksigen dan Bau suatu zat padat yang Uap air di udara Gas gas-gas lain dalam timbul dari larutnya molekul (kelembapan) nitrogen) padatan tersebut di udara Etanol dalam air. H. Jilid 1. larutan dapat dibedakan sebagai larutan elektrolit dan larutan non-elektrolit. dan gejala tekanan osmotik.. Diterjemahkan oleh S..P. .Larutan cair encer menunjukkan sifat-sifat yang bergantung pada efek kolektif jumlah partikel terlarut. uap Aloi logam seperti baja dan Padatan logam. D. Sukrosa (gula) dalam air. misalnya air dalam kayu duralumin platina Berdasarkan kemampuannya menghantarkan listrik. Larutan elektrolit mengandung zat elektrolit sehingga dapat menghantarkan listrik. amalgam emas dalam air) bumi) dalam raksa Hidrogen larut dalam Air dalam arang aktif. Sifat koligatif meliputi penurunan tekanan uap. Jakarta: Erlangga.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->