BIOKIMIA AIR

Air adalah senyawa yang penting bagi semua bentuk kehidupan yang diketahui sampai saat ini di Bumi,[1][2][3] tetapi tidak di planet lain.[4] Air menutupi hampir 71% permukaan Bumi. Terdapat 1,4 triliun kilometer kubik (330 juta mil³) tersedia di Bumi.[5] Air sebagian besar terdapat di laut (air asin) dan pada lapisan-lapisan es (di kutub dan puncak-puncak gunung), akan tetapi juga dapat hadir sebagai awan, hujan, sungai, muka air tawar, danau, uap air, dan lautan es. Air dalam obyek-obyek tersebut bergerak mengikuti suatu siklus air, yaitu: melalui penguapan, hujan, dan aliran air di atas permukaan tanah (runoff, meliputi mata air, sungai, muara) menuju laut. Air bersih penting bagi kehidupan manusia. Di banyak tempat di dunia terjadi kekurangan persediaan air. Selain di Bumi, sejumlah besar air juga diperkirakan terdapat pada kutub utara dan selatan planet Mars, serta pada bulan-bulan Europa dan Enceladus. Air dapat berwujud padatan (es), cairan (air) dan gas (uap air). Air merupakan satu-satunya zat yang secara alami terdapat di permukaan Bumi dalam ketiga wujudnya tersebut.[6] Pengelolaan sumber daya air yang kurang baik dapat menyebakan kekurangan air, monopolisasi serta privatisasi dan bahkan menyulut konflik. [7] Indonesia telah memiliki undang-undang yang mengatur sumber daya air sejak tahun 2004, yakni Undang Undang nomor 7 tahun 2004 tentang Sumber Daya Air

[sunting] Sifat-sifat kimia dan fisika
Air

Informasi dan sifat-sifat Nama sistematis air aqua, dihidrogen monoksida, Nama alternatif Hidrogen hidroksida Rumus molekul H2O Massa molar 18.0153 g/mol 0.998 g/cm³ (cariran pada 20 °C) Densitas dan fase 0.92 g/cm³ (padatan) Titik lebur 0 °C (273.15 K) (32 °F) Titik didih 100 °C (373.15 K) (212 °F) 4184 J/(kg·K) (cairan pada Kalor jenis
20 °C)

Halaman data tambahan
Disclaimer and references

Artikel utama: Air (molekul)

tereduksi menjadi gas H2 dan ion hidrokida (OH-). Keadaan air yang berbentuk cair merupakan suatu keadaan yang tidak umum dalam kondisi normal.mengalami netralisasi sehingga terbentuk kembali beberapa molekul air. yang mengisyaratkan bahwa air seharusnya berbentuk gas. beberapa jenis gas dan banyak macam molekul organik. Dengan memperhatikan tabel periodik. seperti garam-garam. Air sering disebut sebagai pelarut universal karena air melarutkan banyak zat kimia. Air bersifat tidak berwarna. gula. Gaya tarik-menarik ini disebut sebagai ikatan hidrogen.[8][9][10] [sunting] Kelarutan (solvasi) . Sementara itu pada anode. Adanya muatan pada tiap-tiap atom tersebut membuat molekul air memiliki sejumlah momen dipol. dan fosfor. terlebih lagi dengan memperhatikan hubungan antara hidrida-hidrida lain yang mirip dalam kolom oksigen pada tabel periodik. Reaksi keseluruhan yang setara dari elektrolisis air dapat dituliskan sebagai berikut.Air adalah substansi kimia dengan rumus kimia H2O: satu molekul air tersusun atas dua atom hidrogen yang terikat secara kovalen pada satu atom oksigen. Tingginya konsentrasi kapur terlarut membuat warna air dari Air Terjun Havasu terlihat berwarna turquoise. Ion H+ dan OH. Zat kimia ini merupakan suatu pelarut yang penting. flor. yang memiliki kemampuan untuk melarutkan banyak zat kimia lainnya. membuatnya sulit untuk dipisahkan dan yang pada akhirnya menaikkan titik didih air. adalah karena oksigen lebih bersifat elektronegatif ketimbang elemen-elemen lain tersebut (kecuali flor). sebagaimana hidrogen sulfida. Prinsip ini kemudian dimanfaatkan untuk menghasilkan hidrogen dan hidrogen peroksida (H2O2) yang dapat digunakan sebagai bahan bakar kendaraan hidrogen. asam. melepaskan 4 ion H+ serta mengalirkan elektron ke katode. dua molekul air lain terurai menjadi gas oksigen (O2). meninggalkan jumlah muatan positif pada kedua atom hidrogen. tidak berasa dan tidak berbau pada kondisi standar. Gaya tarik-menarik listrik antar molekul-molekul air akibat adanya dipol ini membuat masing-masing molekul saling berdekatan. Gas hidrogen dan oksigen yang dihasilkan dari reaksi ini membentuk gelembung pada elektrode dan dapat dikumpulkan. Dalam bentuk ion. sulfur dan klor. Semua elemen-elemen ini apabila berikatan dengan hidrogen akan menghasilkan gas pada temperatur dan tekanan normal. yaitu pada tekanan 100 kPa (1 bar) and temperatur 273. Proses ini disebut elektrolisis air.15 K (0 °C). Pada katode. Alasan mengapa hidrogen berikatan dengan oksigen membentuk fase berkeadaan cair. dan jumlah muatan negatif pada atom oksigen. terlihat bahwa unsurunsur yang mengelilingi oksigen adalah nitrogen. air dapat dideskripsikan sebagai sebuah ion hidrogen (H+) yang berasosiasi (berikatan) dengan sebuah ion hidroksida (OH-). Tarikan atom oksigen pada elektron-elektron ikatan jauh lebih kuat dari pada yang dilakukan oleh atom hidrogen. Air berada dalam kesetimbangan dinamis antara fase cair dan padat di bawah tekanan dan temperatur standar. dua molekul air bereaksi dengan menangkap dua elektron. [sunting] Elektrolisis air Artikel utama: Elektrolisis air Molekul air dapat diuraikan menjadi unsur-unsur asalnya dengan mengalirinya arus listrik.

Hal ini dapat diamati saat sejumlah kecil air ditempatkan dalam sebuah permukaan yang tak dapat terbasahi atau terlarutkan (non-soluble). Zat-zat yang bercampur dan larut dengan baik dalam air (misalnya garam-garam) disebut sebagai zat-zat "hidrofilik" (pencinta air). Tegangan permukaan mencegah air untuk menenggelamkan bunga tersebut. air tersebut akan berkumpul sebagai sebuah tetesan. menarik elektron-elektron lebih dekat ke arahnya (juga berarti menarik muatan negatif elektron-elektron tersebut) dan membuat daerah di sekitar atom oksigen bermuatan lebih negatif ketimbang daerah-daerah di sekitar kedua atom hidrogen. dan zat-zat yang tidak mudah tercampur dengan air (misalnya lemak dan minyak). [sunting] Tegangan permukaan Bunga daisy ini berada di bawah permukaan air. Air memiliki tegangan permukaan yang besar yang disebabkan oleh kuatnya sifat kohesi antar molekul-molekul air. permukaan-permukaan yang memiliki ketertarikan kuat terhadap air. Jika suatu zat tidak mampu menandingi gaya tarikmenarik antar molekul air. Air memiliki pula sifat adhesi yang tinggi disebabkan oleh sifat alami ke-polar-annya. akan tetapi dapat mekar dengan tanpa terganggu. Irvin Langmuir mengamati suatu gaya tolak yang kuat antar permukaan-permukaan hidrofilik. Dalam sel-sel biologi dan organel-organel. disebut sebagai zat-zat "hidrofobik" (takut-air). ia (atom oksigen) memiliki lebih "kekuatan tarik" pada elektron-elektron yang dimiliki bersama dalam molekul. yaitu. Butir-butir embun menempel pada jaring laba-laba. melarutkan banyak jenis zat kimia. Di atas sebuah permukaan gelas yang amat bersih atau bepermukaan amat halus air dapat membentuk suatu lapisan tipis (thin film) karena gaya tarik molekular antara gelas dan molekul air (gaya adhesi) lebih kuat ketimbang gaya kohesi antar molekul air. Dalam air hal ini terjadi karena atom oksigen bersifat lebih elektronegatif dibandingkan atom hidrogen—yang berarti. air bersentuhan dengan membran dan permukaan protein yang bersifat hidrofilik. molekul-molekul zat tersebut tidak larut dan akan mengendap dalam air. Untuk melakukan dehidrasi suatu permukaan hidrofilik — dalam arti melepaskan lapisan yang terikat dengan kuat dari hidrasi air — perlu dilakukan kerja sungguh-sungguh . dan sejumlah muatan parsial positif (σ+) dekat atom oksigen.Air adalah pelarut yang kuat. [sunting] Kohesi dan adhesi Air menempel pada sesamanya (kohesi) karena air bersifat polar. Kelarutan suatu zat dalam air ditentukan oleh dapat tidaknya zat tersebut menandingi kekuatan gaya tarik-menarik listrik (gaya intermolekul dipol-dipol) antara molekul-molekul air. Air memiliki sejumlah muatan parsial negatif (σ-) dekat atom oksigen akibat pasangan elektron yang (hampir) tidak digunakan bersama.

suhu. dan beberapa faktor lainnya. Semua makhluk hidup pertama di Bumi ini berasal dari perairan. Air dapat memunculkan reaksi yang dapat membuat senyawa organic untuk melakukan replikasi.[12] Agar dapat berfungsi dengan baik. manusia mendapatkan cairan dari makanan dan minuman lain selain air. [sunting] Air minum Air yang diminum dari botol. kelembaban. Bahkan. Air merupakan zat pelarut yang penting untuk makhluk hidup dan adalah bagian penting dalam proses metabolisme. Mesopotamia yang disebut sebagai awal peradaban berada di antara sungai Tigris dan Euphrates. Tumbuhan laut seperti alga dan rumput laut menjadi sumber makanan ekosistem perairan. Hewan-hewan seperti amfibi menghabiskan sebagian hidupnya di dalam air. New York City. mamalia seperi lumba-lumba dan ikan paus juga hidup di dalam air. selain itu. Chicago. [sunting] Makhluk air Artikel utama: Hidrobiologi Perairan Bumi dipenuhi dengan berbagai macam kehidupan. Peradaban Mesir Kuno bergantung pada sungai Nil.melawan gaya-gaya ini. Paris. Pentingnya gayagaya ini dalam biologi telah dipelajari secara ekstensif oleh V. Selain dari air minum. dan Hong Kong mendapatkan kejayaannya sebagian dikarenakan adanya kemudahan akses melalui perairan. yang disebut gaya-gaya hidrasi. London. Semua makhluk hidup yang diketahui memiliki ketergantungan terhadap air. Adrian Parsegian dari National Institute of Health. beberapa reptil seperti ular dan buaya hidup di perairan dangkal dan lautan. Artikel utama: Air minum Tubuh manusia terdiri dari 55% sampai 78% air. Fotosintesis menggunakan cahaya matahari untuk memisahkan atom hidroden dengan oksigen. jumlah pastinya bergantung pada tingkat aktivitas.[13] namun hasil penelitian yang diterbitkan Universitas Pennsylvania pada tahun 2008 menunjukkan bahwa konsumsi sejumlah 8 gelas . plankton menjadi sumber makanan utama para ikan. Sebagian besar orang percaya bahwa manusia membutuhkan 8–10 gelas (sekitar dua liter) per hari. Dari sudut pandang biologi. [sunting] Air dan manusia Peradaban manusia berjaya mengikuti sumber air. Hidrogen akan digunakan untuk membentuk glukosa dan oksigen akan dilepas ke udara. Pusat-pusat manusia yang besar seperti Rotterdam. air memiliki sifat-sifat yang penting untuk adanya kehidupan.[11] Gaya-gaya ini penting terutama saat sel-sel terdehidrasi saat bersentuhan langsung dengan ruang luar yang kering atau pendinginan di luar sel (extracellular freezing). Air juga dibutuhkan dalam fotosintesis dan respirasi. Di samudera. Shanghai. Montreal. [sunting] Air dalam kehidupan Kehidupan di dalam laut. Hampir semua ikan hidup di dalam air. tergantung dari ukuran badan. Tokyo. tubuh manusia membutuhkan antara satu sampai tujuh liter air setiap hari untuk menghindari dehidrasi. Gaya-gaya tersebut amat besar nilainya akan tetapi meluruh dengan cepat dalam rentang nanometer atau lebih kecil.

pompa . pakaian. Argumentasi terkuat yang menentang teori mengenai jenis air yang khusus di dalam sel. Oleh karena sifat muatan fraksional molekul. Mikroorganisme yang ada di dalam air dapat membantu memecah limbah menjadi zat-zat dengan tingkat polusi yang lebih rendah. yang terikat pada membran sel. sehingga perubahan struktur dan karakter air intraselular juga akan dialami dengan air ekstraselular. sebab gugus karboksil dari protein cenderung untuk menarik K+ daripada ion Na+. pada umumnya. setiap molekul air dapat membentuk 4 ikatan hidrogen dengan molekul disekitarnya. contohnya mencuci tubuh manusia. Ling melalui monografnya. terus menjadi bahan perdebatan. dikenal sebagai hipotesis induksi-asosiasi juga mengutarakan tidak adanya pompa kation. limbah rumah tangga juga dibawa oleh air melalui saluran pembuangan. Teori ini. Air dapat memfasilitasi proses biologi yang melarutkan limbah. namun tidak bagi senyawa hidrokarbon. Problems of Cell Permeability. sehingga membentuk larutan gel yang berbeda dengan air murni. Pada tahun 1962. ATPase. Literatur medis lainnya menyarankan konsumsi satu liter air per hari. air merupakan zat pelarut yang baik untuk partikel bermuatan atau ion. Konsep tentang sel sebagai larutan yang terbalut membran. makanan. Hal ini disebabkan karena setiap molekul air mempunyai 4 muatan fraksional dengan arah tetrahedron. sebagian besar air terpakai sebagai pelarut. Pada monografnya. akan membentuk satu ikatan kovalen dengan satu atom oksigen dan satu ikatan hidrogen dengan atom oksigen lainnya. Sebagai contoh. [14] Malah kadang-kadang untuk beberapa orang. berasal dari kalangan ahli kimiawan fisis.[15] [sunting] Pelarut Pelarut digunakan sehari-hari untuk mencuci. Mereka berpendapat bahwa air di dalam sel tidak mungkin berbeda dengan air normal. mengutarakan bahwa air yang terkandung di dalam sel mengalami polarisasi menjadi lapisan-lapisan yang menyelimuti permukaan protein dan merupakan pelarut yang buruk bagi ion. fast-exchange.tersebut tidak terbukti banyak membantu dalam menyehatkan tubuh.[16] Akibatnya. Keberadaan pompa kation yang digerakkan oleh ATP pada membran sel. 2 muatan positif dari kedua atom hidrogen dan dua muatan negatif dari atom oksigen. sejalan dengan perdebatan tentang karakteristik cairan di dalam sitoplasma dan air normal pada umumnya. dan hewan. Perubahan densitas molekul air akan berpengaruh pada kemampuannya untuk melarutkan partikel. seperti yang terjadi pada es. mobil. oleh karena kapasitasnya untuk membentuk jaringan molekul 3 dimensi dengan ikatan hidrogen yang mutual. meskipun jika pompa kation benar ada terikat pada membran sel. [sunting] Zona biologis Air merupakan cairan singular. namun terjadi akumulasi larutan tertentu di dalam protoplasma. Selain itu. Pada negara-negara industri. Pendapat ini didasarkan pada pemikiran bahwa. dan distribusi semua larutan ditentukan oleh kombinasi dari gaya tarik menarik antara masing-masing protein dengan modifikasi sifat larutan air dalam sel. Hasil dari pengukuran NMR memang menunjukkan penurunan mobilitas air di dalam sel namun dengan cepat terdifusi dengan molekul air normal. tesis Troschin mengatakan bahwa partisi larutan yang terjadi antara lingkungan intraselular dan ekstraselular tidak hanya ditentukan oleh permeabilitas membran. dengan tambahan bila berolahraga atau pada cuaca yang panas. pertama kali dipelajari oleh ilmuwan Rusia bernama Troschin pada tahun 1956. jika meminum air lebih banyak atau berlebihan dari yang dianjurkan dapat menyebabkan ketergantungan. Ion K+ diserap oleh sel normal. sebuah atom hidrogen yang terletak di antara dua atom oksigen. lantai. A physical theory of the living state. Hal ini kemudian dikenal sebagai model two-fraction.

Tertahannya molekul air di dalam struktur kristal gel merupakan salah satu contoh kecenderungan alami setiap komponen dari suatu sistem untuk bercampur dengan merata.= ADP2. RNA. konsenstrasi larutan polielektrolit yang cukup tinggi akan membentuk gel. sehingga atom hidrogen terorientasi ke arah anion dan menghambat interaksi antara populasi air berikat dengan air bebas. disebut sebagai air berikat (bahasa Inggris: bound water).= HPO42I. kation kecil yang sangat terhidrasi akan cenderung terakumulasi pada fase air yang lebih padat.> H2PO4catatan • densitas air berikat semakin tinggi ke arah kanan. • • • • perbedaan sifat air di dalam sitoplasma oosit hewan katak dengan air di dalam inti sel dan air normal turunnya koefisien difusi air di dalam Artemia cyst dibandingkan dengan koefisien air yang sama pada gel agarose dan air normal lebih rendahnya densitas air pada Artemia cyst dibandingkan air normal pada suhu yang sama anomali trimetilamina oksida pada jaringan otot . Meskipun demikian. sehingga kation dan anion dapat berada berdekatan tanpa harus membentuk garam. sedangkan air diluar jangkauan pengaruh ion tersebut disebut air bebas (bahasa Inggris: bulk water). Orientasi molekul air berikat semakin terbatas permukaan molekul polielektrolit bermuatan negatif antara lain DNA. padat dengan ikatan lemah. oleh karena tiap jenis ion akan segera tertarik oleh masing-masing muatan fraksional molekul air. peningkatan suhu atau melalui mekanisme penguapan.> Br. sedangkan kation yang lebih besar akan cenderung terakumulasi pada fase air yang lebih renggang. Hal ini menciptakan zona air. Energi elektrostatik antara molekul biopolimer bermuatan sama yang berdesakan akan menciptakan gaya hidrasi yang mendorong molekul air bebas keluar dari dalam sitoplasma. kondroitin sulfat. Ion lebih mudah terhidrasi oleh air yang reaktif. Molekul air dapat terlepas dari gel sebagai respon dari tekanan udara. Air berikat dapat segera melarutkan ion.> Cl. Pada umumnya. asam hialorunat. pendekatan ionik seperti ini masih belum dapat menjelaskan beberapa fenomena anomali larutan seperti. sebagai contoh. Air dikatakan memiliki kesetimbangan sendiri yang tidak dapat dibatasi oleh membran sel. dan jenis biopolimer bermuatan lain.>> ATP2.9% air dari total berat gel. dan menciptakan partisi ion seperti serial Hofmeister sebagai berikut: Mg2+ > Ca2+ > H+ >> Na+ NH+ > Cs+ > Rb+ > K+ ATP3.tersebut hanya menciptakan kesetimbangan osmotik selular yang memisahkan satu larutan dari larutan lain. Para ahli lain yang berpendapat bahwa air di dalam sel sangat berbeda dengan air pada umumnya. daya ikat ionik yang terjadi antara molekul zat terlarut yang menahan molekul air akan semakin kuat. namun tidak bagi air. Air yang menjadi tidak bebas bergerak oleh karena pengaruh permukaan ionik. namun dengan turunnya rasio kandungan air. Misalnya gel agarose atau gel dari asam hialuronat yang mengandung 99. daripada air inert tidak padat dengan daya ikat kuat. Interaksi antara molekul air berikat dan gugus ionik diasumsikan terjadi pada rentang jarak yang pendek.

Selain itu. larutan adalah campuran homogen yang terdiri dari dua atau lebih zat. sementara gas larut dalam gas lain. cairan dapat pula larut dalam cairan lain. ppm). Pada rentang ini. molal. Komposisi zat terlarut dan pelarut dalam larutan dinyatakan dalam konsentrasi larutan. sedangkan proses pencampuran zat terlarut dan pelarut membentuk larutan disebut pelarutan atau solvasi. Contoh beberapa satuan konsentrasi adalah molar. atau dalam perbandingan jumlah zat terlarut dengan jumlah pelarut. dan air dengan koefisien partisi 1. sedangkan zat yang jumlahnya lebih banyak daripada zat-zat lain dalam larutan disebut pelarut atau solven. seperti garam atau gula dilarutkan dalam air.• kedua kandungan air normal. Gas juga dapat pula dilarutkan dalam cairan. Dalam kimia. Sementara itu. misalnya aloi (campuran logam) dan mineral tertentu. Daya ikat hidrogen pada kondisi ini akan menembus beberapa zona air dan partisi ion. Zat yang jumlahnya lebih sedikit di dalam larutan disebut (zat) terlarut atau solut. sodium asetat dan sodium fosfat akan memiliki kecenderungan untuk terurai menjadi kation Na+ dan anionnya. sehingga dikatakan bahwa sebagai karakter air pada rentang jarak jauh. Daftar isi [sembunyikan] • • • • • • • 1 Konsentrasi 2 Pelarutan 3 Larutan ideal 4 Sifat koligatif larutan 5 Jenis-jenis larutan 6 Referensi 7 Lihat pula [sunting] Konsentrasi Konsentrasi larutan menyatakan secara kuantitatif komposisi zat terlarut dan pelarut di dalam larutan. molekul garam seperti Na2SO4. Contoh larutan yang umum dijumpai adalah padatan yang dilarutkan dalam cairan.5 yang dimiliki mitokondria pada suhu 0-4 °C Fenomena anomali larutan ini dianggap terjadi pada rentang jarak jauh yang berada di luar domain pendekatan ionik. Konsentrasi umumnya dinyatakan dalam perbandingan jumlah zat terlarut dengan jumlah total zat dalam larutan. Terdapat pula larutan padat. secara kualitatif. dan bagian per juta (part per million. misalnya karbon dioksida atau oksigen dalam air. Energi pada molekul air menjadi tinggi ketika ikatan hidrogen yang dimiliki menjadi tidak maksimal. komposisi larutan dapat dinyatakan sebagai encer (berkonsentrasi rendah) atau pekat (berkonsentrasi tinggi). . seperti saat molekul air berada dekat dengan permukaan atau gugus hidrokarbon. Senyawa hidrokarbon kemudian disebut bersifat hidrofobik sebab tidak membentuk ikatan hidrogen dengan molekul air.

dan kontaminasi. Contoh larutan yang dapat dianggap ideal adalah campuran benzena dan toluena. walaupun ada perkecualian. Ciri lain larutan ideal adalah bahwa volumenya merupakan penjumlahan tepat volume komponen-komponen penyusunnya. dan larutannya disebut sebagai larutan jenuh. seperti suhu. namun beberapa larutan memenuhi hukum Raoult sampai batas-batas tertentu. tekanan. [sunting] Sifat koligatif larutan . [sunting] Larutan ideal Bila interaksi antarmolekul komponen-komponen larutan sama besar dengan interaksi antarmolekul komponen-komponen tersebut pada keadaan murni. Titik tercapainya keadaan jenuh larutan sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor lingkungan. Terutama jika pelarut dan zat terlarut sama-sama polar. pada suatu titik komponen yang ditambahkan tidak akan dapat larut lagi. Misalnya. Larutan yang benar-benar ideal tidak terdapat di alam. Larutan ideal mematuhi hukum Raoult. Bila komponen zat terlarut ditambahkan terus-menerus ke dalam pelarut. terbentuklah suatu idealisasi yang disebut larutan ideal. Pada larutan non-ideal. tarikan antarpartikel komponen murni terpecah dan tergantikan dengan tarikan antara pelarut dengan zat terlarut. penjumlahan volume zat terlarut murni dan pelarut murni tidaklah sama dengan volume larutan. yaitu bahwa tekanan uap pelarut (cair) berbanding tepat lurus dengan fraksi mol pelarut dalam larutan. hal ini memungkinkan interaksi antara zat terlarut dan pelarut tetap stabil. akan terbentuk suatu sruktur zat pelarut mengelilingi zat terlarut. Jumlah zat terlarut dalam larutan tersebut adalah maksimal. Kelarutan gas dalam air umumnya berbanding terbalik terhadap suhu. kelarutan suatu zat (yaitu jumlah suatu zat yang dapat terlarut dalam pelarut tertentu) sebanding terhadap suhu. jika zat terlarutnya berupa padatan dan pelarutnya berupa cairan. Secara umum. Kelarutan zat cair dalam zat cair lainnya secara umum kurang peka terhadap suhu daripada kelarutan padatan atau gas dalam zat cair. pada suatu titik padatan tersebut tidak dapat larut lagi dan terbentuklah endapan. Hal ini terutama berlaku pada zat padat. Pada proses pelarutan.[sunting] Pelarutan Ion natrium tersolvasi oleh molekul-molekul air Molekul komponen-komponen larutan berinteraksi langsung dalam keadaan tercampur.

H. Gillis. Jilid 1. [sunting] Jenis-jenis larutan Larutan dapat diklasifikasikan misalnya berdasarkan fase zat terlarut dan pelarutnya. "mengumpul bersama"). Contoh larutan Zat terlarut Cairan [sunting] Referensi • (Indonesia) Oxtoby. Edisi ke-4.. Jakarta: Erlangga. disebut sifat koligatif (dari kata Latin colligare.S. Tabel berikut menunjukkan contoh-contoh larutan berdasarkan fase komponen-komponennya. N.P. sementara larutan non-elektrolit tidak dapat menghantarkan listrik. . Diterjemahkan oleh S. Sukrosa (gula) dalam air.. Larutan elektrolit mengandung zat elektrolit sehingga dapat menghantarkan listrik. dan gejala tekanan osmotik.Larutan cair encer menunjukkan sifat-sifat yang bergantung pada efek kolektif jumlah partikel terlarut. Sifat koligatif meliputi penurunan tekanan uap. amalgam emas dalam air) bumi) dalam raksa Hidrogen larut dalam Air dalam arang aktif. peningkatan titik didih. Achmadi. H. penurunan titik beku. Nachtrieb. (2001) Prinsip-prinsip Kimia Modern. uap Aloi logam seperti baja dan Padatan logam. misalnya air dalam kayu duralumin platina Berdasarkan kemampuannya menghantarkan listrik. D.W. larutan dapat dibedakan sebagai larutan elektrolit dan larutan non-elektrolit. Gas Padatan Udara (oksigen dan Bau suatu zat padat yang Uap air di udara Gas gas-gas lain dalam timbul dari larutnya molekul (kelembapan) nitrogen) padatan tersebut di udara Etanol dalam air. Air terkarbonasi campuran berbagai natrium klorida (garam dapur) Pelarut Cairan (karbon dioksida hidrokarbon (minyak dalam air.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful