P. 1
ARTIKEL JURNAL DINAMIKA

ARTIKEL JURNAL DINAMIKA

|Views: 326|Likes:
Published by Yuli Arifawansyah

More info:

Published by: Yuli Arifawansyah on Feb 21, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/29/2014

pdf

text

original

Minat Mahasiswa Menjadi Wirausaha (Studi Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Semarang) Yuli Budiati Tri Endang

Yani Nuria Universari ABSTRACT

The objective of this research is to identify the students¶ attitudes toward entrepreneurship, their motivation, personality, and other characteristics in connection with entrepreneurship. This research use graduate students of Economic Faculty on Semarang University and to evaluate the preparation of student for starting with entrepreneurship. The Likert scale is used for measurement of students¶ attitudes based on their own opinions about motivations to start in business, the statements about their entrepreneurial characteristics and behavioral habits connected with business relations and organizations. Students¶ motivation on entrepreneurship divide by three factors, ambition for freedom, self realization, and pushing factors. Ambitions of freedom factor, the motivation of students are a desire to open their own business and more freedom of activity. In the self-realization factor is motivated by the desire to obtain a better position and want to motivate and command others. The driving factor to become entrepreneurs is the desire to obtain a better income. Students who have intention to become an entrepreneur near-term or about two years have a high perception on the willingness to open their own business and want to earn good income than students that never interest on business. The motivation factor is not supported by family tradition in business and feel more valued to open their own business than working with others. On personality most students perceive that they want to be successful, hardworking and confident to their ability. In business relationships factor students are able to work cooperatively with others. Students who are interested business in the near term have a higher perception on hard working, confident to their ability, want to succeed than students who have long-term or not interest in business. On the other hand, most students prefer less challenge and less take risks. On organizational behavior factors, the students are able to provide opinions and advice to others and to be able to convince and inspire others members better. On another factor, students perception are able to manage the business, but is not supported by the risk in debt, especially for student that less interested and not interested in entrepreneur.

Keywords: intentions, motivation, personality traits, support needs, entrepreneurship education

Oleh karena itu. Intensi kewirausahaan atau minat menjadi wirausaha dapat diartikan sebagai proses pencarian informasi yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan pembentukan suatu usaha (Katz dan Gartner.PENDAHULUAN Saat ini. artinya to undertake yaitu menjalankan. Sedangkan wirausaha merupakan istilah yang diterjemahkan dari kata menjelaskan bahwa minat kewirausahaan yang dapat diarahkan melalui pendidikan kewirausahaan dipengaruhi oleh sikap dan minat terhadap kewirausahaan. Pembinaan kewirausahaan mahasiswa cenderung kurang tertarik untuk menjadi wirausaha. Perumusan Masalah Dari latar belakang diatas. Wirausaha mempunyai arti seorang yang mampu memulai dan atau menjalankan usaha. perkembangan kewirausahaan menjadi topik yang diunggulkan di negaranegara industri. Bagaimana minat mahasiswa dikaji terhadap menurut kewirausahaan yang kepribadian dan karakteristik Tinjauan Pustaka Kewirausahaan atau entrepreneurship merupakan istilah yang berasal dari bahasa Perancis entreprende. (2006) dijadikan acuan utama dalam penelitian ini.I. melakukan dan berusaha. Studi . Peran universitas dalam mengembangkan minat berwirausaha dan menggali beberapa faktor yang berpengaruh pada perilaku berwirausaha telah digali oleh beberapa peneliti (Autio et al. penelitian ini mencoba untuk meneliti minat mahasiswa terhadap kewirausahaan pada mahasiswa Universitas Semarang kepribadian yang dan dikaji menurut motif. 1997. Istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh Richard Cantillon dan semakin popular ketika dipakai oleh ahli ekonomi Jean Baptise Say dalam Riyanti (2003: 23) untuk menggambarkan para pengusaha yang mampu memindahkan sumbersumber daya ekonomi dari tingkat produktivitas rendah ke tingkat produktivitas yang lebih tinggi dan menghasilkan lebih banyak lagi atau lebih produktif. karakteristik mahasiswa. Dujin. 2006). Penelitian-penelitian tersebut kewirausahaan yang dikaji menurut motivasi menjadi wirausaha 2. Bagaimana minat mahasiswa terhadap melalui pendidikan dan pelatihan juga telah mengalami peningkatan di beberapa universitas di Indonesia. Lebih lanjut perlu dilakukan penelitian mengenai bagaimana minat mahasiswa pada entrepreneurship. Pertanyaan penelitian yang akan dikaji adalah : 1.. permasalahan yang ada pada mahasiswa adalah bahwa entrepreneur (Suryaman. wirausaha yang terdidik sangat penting Peranan universitas dalam memotivasi mahasiswa menjadi wirausaha muda sangat penting dalam menumbuhkan jumlah wirausaha. 1988). 2006).. Penelitian tentang Sikap dan Minat terhadap Kewirausahaan pada Mahasiswa Universitas Tehnologi Talinn di Estonia oleh Venesaar et al. 2005 yang dikutip dalam Venesar. Dalam konteks ini.

Mengisi kesenjangan yang muncul dari kurangnya literatur yang menyelidiki minat. Menurut Super dan Crites yang dikutip oleh Sukardi (1988: 109). Jackson dan Rodkey (1994) dalam Akmaliah dan Hisyamuddin (2009) berargumen bahwa sikap terhadap wirausaha adalah aspek penting dalam memprediksi potensi wirausaha di masa mendatang. demografi. Mengetahui minat mahasiswa dikaji terhadap menurut wirausaha. Misalnya. Berdasarkan TPB yang menjelaskan bahwa minat dipengaruhi secara positif oleh sikap berperilaku. Menambahkan dukungan empiris mengenai minat menjadi wirausaha dari mahasiswa 2. Teori ini dianggap sebagai model yang lebih baik dan lebih kompleks dalam menjelaskan dan memprediksi minat kewirausahaan atau memulai bisnis dengan pengungkapan (³Saya berminat untuk memulai berwirausaha dalam waktu dekat´). artinya bahwa semakin kuat (positif) penilaian individu terhadap baik berwirausaha? Sejak kapan anda tertarik berwirausaha? Pertanyaan-pertanyaan tersebut dapat dilakukan dengan angket/kuesioner atau wawancara. seseorang yang mempunyai diekspresikan minat berwirausaha ucapan akan atau menggunakan Behavior (TPB) untuk menjelaskan hubungan antara pengaruh faktor-faktor personal dengan minat kewirausahaan. Dalam hal ini.. Mengetahui minat mahasiswa terhadap tidaknya dampak menjadi wirausaha akan memperkuat keinginan individu tersebut untuk bekerja mandiri (self-employed) atau menjalankan usahanya sendiri. karakteristik dan faktor situasional (Krueger et al. semakin kuat sikap terhadap wirausaha. dikaji menurut kepribadian dan karakteristik lain mahasiswa terhadap wirausaha dengan setting riset di perguruan tinggi. dengan menjawab kewirausahaan yang kepribadian dan karakteristik individu Manfaat Penelitian Manfaat penlitian ini diharapkan dapat digunakan untuk: 1.mengenai minat model kewirausahaan Theory of sering Planned sejumlah pertanyaan. 2000). 2011). tindakan/perbuatan . maka semakin kuat pula minat untuk menjadi kewirausahaan yang dikaji menurut motivasi menjadi wirausaha 2. Tujuan Penelitian Tujuan dilakukan penelitian ini antara lain adalah : 1. dan aktivitas kewirausahaan dapat diprediksi lebih akurat dengan meneliti faktor minat dari pada faktor-faktor lain seperti kepribadian. serta dapat diukur dengan menjawab sejumlah pertanyaan tertentu misalnya: Apakah anda tertarik untuk mulai berwirausaha? Mengapa anda tertarik dibandingkan model lainnya (Raguz dan Matic. seseorang yang mempunyai minat pada obyek tertentu dapat diketahui dari dan pengungkapan/ucapan. diekspresikan dengan tindakan-tindakan yang mendukung usahanya tersebut.

kepribadian wirausaha. definisi operasional mengadaptasi riset-riset terdahulu dengan penyesuaian sesuai dengan kontekstual riset sekarang. realisasi diri dan faktor digunakan dalam penelitian ini adalah minat menjadi wirausaha. 2002 dalam Venesar. 2006). Definisi Operasional dan Pengukuran Konsisten dengan riset-riset terdahulu. METODE PENELITIAN Jenis penelitian ini adalah deskriptif analisis.II. motivasi menjadi wirausaha. Dalam wirausaha dan karakteristik pendorong. Motivasi seseorang menjadi wirausaha dibedakan dalam tiga. dengan masing-masing indikator sebagai berikut: Ambisi Kemandirian y Aktivitas lebih bebas y Keinginan memiliki usaha sendiri y Keinginan menjadi lebih dihormati y Keinginanan menrapkan ide baru y Ingin mengembangkan hobi dalam bisnis Realisasi Diri y Saya ingin memperoeh posisi yang lebih baik di lingkungan y Saya ingin memotivasi dan memimpin orang laian y Saya ingin melanjutkan tradisi keluarga y Saya ingin mengimplementasikan ide atau berinovasi Faktor Pendorong penelitian ini minat seseorang menjadi wirausaha dibagi dalam empat kelompok yaitu: y Minat untuk memulai wirausaha dalam jangka waktu dekat y Minat untuk memulai wirausaha tahun mendatang dua y Ingin memperoleh pendapatan yang lebih baik . a) Minat menjadi wirausaha didefinisikan sebagai keinginan seseorang untuk bekerja mandiri (self-employed) atau menjalankan usahanya sendiri (Li. yaitu ambisi kemandirian. mengurangi kepuasan ketidakseimbangan dengan membuka suatu usaha atau bisnis (Zimmerer. Jadi dalam riset dengan desain ini tidak melakukan kesimpulan yang terlalu jauh atas data yang ada karena tujuan dari desain ini hanya mengumpulkan fakta dan menguraikannya secara menyeluruh dan teliti sesuai dengan persoalan yang akan dipecahkan. Variabel Penelitian Variabel±variabel penelitian yang b) Motivasi menjadi wirausaha didefinisikan sebagai belakangi adalah atau sesuatu yang melatar seseorang mendorong melakukan aktivitas dan member energi yang mengarah member pada pencapaian ataupun kebutuhan. Menurut Umar (2001:37) desain y Minat untuk memulai wirausaha untuk jangka panjang y Tidak memiliki minat berwirausaha deskriptif adalah suatu analisis yang bertujuan untuk menguraikan sifat atau karakteristik dari suatu fenomena tertentu. 2006).

dibanding diatur dengan orang lain Obyek Penelitian Penelitian ini menggunakan metode sensus. sehingga dalam penelitian ini digunakan mahasiswa Fakultas Ekonomi yang mengikuti wisuda periode memimpin bawahannya Menyukai banyak tantangan dan berani mengambil resiko Tidak takut kegagalan dan mau mencoba lagi Dapat merencanakan aktivitas untuk jangka panjang y Hubungan Bisnis Mempunyai jiwa Sosial dan suka bergaul Lebih suka bernegosiasi dan mempunyai kemampuan menjual Mampu bekerja sama dengan orang lain September 2011. hanya 87 yang . karena ada bagian yang tidak terisi dan layak digunakan untuk analisis. hubungan bisnis. perilaku dalam organisasi serta kepribadian lain dengan indikator masingmasing kelompok adalah sebagai berikut: y Kepribadian Suka bekerja keras Selalu yakin pada kemampuan diri sendiri Mengetahui apa yang diinginkan berani bertindak untuk mencapainya Tidak pernah kekurangan ide dan banyak mempunyai impian Keinginan untuk sukses Mampu mengambil keputusan dan dan - Mempunyai kemampuan untuk meyakinkan dan memberi inspirasi pada orang lain dengan lebih baik Tidak mempunyai kesulitan untuk sebagai mengorganisir orang lain dan inisiator - Dapat membuat kesepakatan bisnis dengan orang banyak y - Kepribadian Lain Tidak takut dalam berhutang Mampu mengelola usaha Mampu mengelola karir sendiri lebih baik. Karakteristik personal tersebut dikelompokkan menjadi empat kelompok yaitu kepribadian. Dari 103 kuesioner yang kembali 16 kuesioner dianggap tidak layak dalam analisis.y Ingin menjadi seorang wirausaha jika terkena PHK c) Kepribadian wirausaha didefinisikan y - Perilaku dalam Organisasi Sering diminta untuk memberikan pendapat dan saran sebagai ciri-ciri personal yang merupakan karakteristik dari perilaku dan kebiasaan seorang wirausaha. dengan populasi adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Semarang yang telah menyelesaikan studinya. dengan harapan mereka sudah memahami kewirausahaan dan siap dalam bekerja. Mahasiswa yang mengikuti wisuda dan sejumlah 190 orang diberikan kuesioner hanya kembali sejumlah 103 kuesioner.

responden diminta penelitian ini dilakukan dengan beberapa cara sebagai berikut : 1. Skala Likert pada teknik ini terbagi atas 5 bagian. Mulai dari nilai yang menyatakan sangat tidak setuju sampai dengan nilai yang menyatakan sangat setuju. kepribadian dan karakteristik ini kemudian dibuat dalam nilai rata-rata pada masing. Hasil dan Pembahasan Penelitian ini mengambil objek pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas dijabarkan dalam bentuk analisis diskriptif. ciri dan kepribadian responden.Metode Pengumpulan Data Metode pengumpulan data dalam Instrumen Pengukuran Pada variabel minat terbagi dalam skala kategori yang terdiri dari: berminat menjadi wirausaha jangka pendek berminat menjadi wirausaha dalam jangka 2 tahun yang akan datang. Metode Analisis Data Dalam penelitian ini akan dilakukan analisis dengan tabulasi silang pembeda kategori pada beberapa karakteristik minat terhadap motivasi. Semarang yang mengikuti wisuda periode September 2011 yang terdiri dari kelas S1 Manajemen. Pada variabel motivasi. Untuk minat terbagi dalam skala kategori yaitu berminat menjadi wirausaha jangka pendek. pertanyaan yang diberikan kepada responden dengan menggunakan alat ukur skala Likert. kepribadian dan karakteristik lain menggunakan data kuantitatif yang diukur dengan skala Likert.masing dan dibandingkan dengan nilai rata-rata pada masing-masing variabel kategori minat. kepribadian dan karakteristik lain. berminat menjadi wirausaha untuk jangka panjang dan tidak berminat menjadi wirausaha. III. Studi kepustakaan Studi kepustakaan yaitu pengumpulan data yang berasal dari buku-buku literatur serta bacaan lain yang mendukung penelitian ini. yang diberi angka 1 sampai dengan 5. berminat menjadi wirausaha dalam jangka 2 tahun yang akan datang. Hasil analisis ini akan memberikan tanggapan yang paling sesuai dengan apa yang dirasakan. Didalam memberikan respon terhadap pernyataan. S1 Akuntansi dan D3 Manajemen . sehingga akan memberikan penjelasan mengenai berbagai karakteristik minat yang ditinjau dari aspek motivasi. Hasil dari penilaian responden pada variabel motivasi. 2001:52). Kuesioner Kuesioner yaitu suatu metode dimana peneliti menyusun daftar pertanyaan secara tertulis yang kemudian dibagikan kepada responden untuk memperoleh data yang berhubungan dengan kegiatan penelitian (Umar. Sedangkan untuk variabel motivasi. kepribadian dan karakteristik lain. 2. berminat menjadi wirausaha untuk jangka panjang tidak berminat menjadi wirausaha.

Kelas Reguler Pagi. memberikan mendukung dalam persepsi yang sangat mempunyai ambisi kebebasan dan memiliki usaha sendiri. Pada masing-masing item pertanyaan yang diberikan diperleh jawaban pada tabel 2. tergantung pada seberapa besar kemampuan dan kemauan yang dimilikinya. Tabel 1 menjelaskan data mengenai responden penelitian. yang paling memotivasi lulusan untuk berminat wirausaha adalah keinginan untuk memiliki usaha sendiri dan kebebesan dalam beraktivitas. jadi bukan merupakan pilihan utama yang dalam hal ini lulusan lebih menyukai bekerja pada orang lain misalnya instansi swasta maupun seseorang bisa menentukan pendapatannya pemerintah. Anggapan ini tidak berlaku bagi kebanyakan orang termasuk juga pada penilaian mahasiswa. untuk jangka panjang. Hal ini bisa menjadikan dorongan mereka untuk merealisasi kenginan individu yang seharusnya mendapat dukungan dari pihak lain. khususnya bagi mahasiswa yang menginginkan untuk membuka usaha dalam jangka waktu pendek dan sekitar dua tahun. Dari hasil tabel 2 dapat disimpulkan bahwa mahasiswa yang telah menyelesaikan perkuliahan kurang berminat untuk membuka wirausaha dalam jangka dekat. Anggapan yang semacam ini yang harus diluruskan dalam dunia pendidikan. Deskripsi Variabel Penelitian Penelitian bagaimana ekonomi pendapat terhadap ini menggambarkan mahasiswa minat fakultas 2 tahun. persepsi persepsi mahasiswa mahasiswa yang memperoleh nilai tertinggi adalah ingin memperoleh pendapatan yang lebih baik. Terdapat faktor yang menghambat pada ambisi kemandirian usaha yaitu sendiri individu merasa yang lebih berwirausaha mahasiswa lulusan fakultas ekonomi USM. Hal ini yang menjadikan informasi bahwa berwirausaha merupakan pilihan kedua bagi mahasiswa seteleh lulus. karena dengan mengelola usaha sendiri. Pada faktor ingin membuka wirausaha jika terkena PHK hanya mempunyai penilaian mahasiswa pada faktor ambisi kemandirian. Bekerja sebagai wirausaha ini dianggap ³kurang terhormat´ dibanding bekerja dengan orang lain. Pada faktor pendorong. Hal ini jelas sekali menunjukkan bahwa motivasi menjadi wirausaha yang dibedakan menurut minat. bahwa entrepreneur ini meruakan pekerjaan yang bisa mengubah nasib seseorang yang lebih baik. Dari hasil data Tabel 3 penilaian pada dasarnya orang mempunyai keinginan untuk memperoleh penghasilan yang tinggi. Responden yang berminat menjadi wirausaha khususnya untuk jangka pendek sampai dengan . tetapi mereka cenderung mempunyai minat berwirausaha mempunyai terhormat dibanding bekerja dengan orang lain. Motivasi dan Minat Mahasiswa Menjadi Wirausaha Tabel bagaimana 3 (lampiran) menjelaskan terhadap semaksimal mungkin.

yang sedang. Kemampuan membuka hubungan keberhasilan bisnis dalam sangat membuka menentukan wirausaha. sehingga dikemudian hari. Pada indikator ini mahasiswa lulusan yang member penilaian diatas rata-rata adalah yang akan membuka bisnis jangka pendek maupun jangka dua tahun. Hal ini memberika informasi bahwa semua orang pada dasarnya adalah takut pada resiko dalam membuka wirausaha.01). mereka mencari alternative mencari nilai rata-rata terendah persepsi mahasiswa adalah pada indikator menyukai banyak tantangan dan berani mengambil resiko. Keberhasilan berwirausaha juga Sedangkan mahasiswa yang kurang mempunyai minat berwirausaha memberikan penilaian terhadap kepribadian di nilai yang lebih rendah dari rata-rata. Hal ini tidak hanya pada mahasiswa yang tidak berminat tetapi hamper pada semua responden. tetapi bagi yang berminat membuka bisnis jangka panjang atau tidak berminat. karena terkait dengan bagaimana bernegosiasi dan berkomunikasi baik dengan pembeli maupun dengan pemasok atau mitra bisnis lainnya. Pada faktor hubungan bisnis. untuk membuka bisnis baru tidak perlu menunggu terkena PHK. nilai ratarata tertinggi berada pada indikator mampu bekerja sama dengan orang lain. dimana dalam wirausaha kemampuan bersosialisasi dan bekerja sama denganorang lain sangat diperlukan. Untuk mahasiswa lulusan yang berkeinginan untuk membuka wirausaha jangka pendek ataupun jangka 2 tahun memerberikan nilai diatas ratarata. sehingga dalam hal ini baik yang berminat maupun yang berminat berwirausaha sama-sama memberikan nilai yang rendah. tetapi dengan motivasi yang berbeda. hanya saja penghasilan tidak melalui wirausaha. mahasiswa sudah lebih percaya diri dan yakin bahwa dirinya mampu untuk mengelola usahanya sendiri. karakteristik mendukung entrepreneur dibedakan menurut minat. Artinya bagi seseorang yang memang berminat membuka wirausaha jangka pendek. suka bekerja keras (4. persepsi mahasiswa terhadap kepribadian yang tinggi adalah untuk penilaian keinginan untuk sukses (4.71). Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa lulusan tersebut sudah mempunyai syarat-syarat pribadi seorang wirausaha yang sukses. Kepribadian dan Karakteristik Lain Menurut Minat Wirausaha Pada Tabel 4 (lampiran) menjelaskan bagaimana kepribadian persepsi dan mahasiswa terhadap lain yang bagaimana memperhitungkan tingkat resiko secara lebih matang harus dipelajari lebih lanjut. Pada tabel 4 diperoleh hasil bahwa Hal ini menggambarkan bahwa mahasiswa tersebut mempunyai kemampuan bekerja secara team. sehingga ketrampilan dalam bernegosiasi harus diasah agar dapat menjalin kerjasama dengan mitra. tergantung pada bagaimana perilaku seorang .24) dan yakin akan kemampuan dirinya (4. meskipun sudah terkena PHK pun. Dari faktor kepribadian tersebut.

dengan demikian akan digunakan sebagai modal dasar untuk sukses dalam berwirauasaha. khususnya untuk responden yang khususnya untuk faktor keinginan memperoleh pendapatan memiliki yang usaha lebih sendiri. Selain itu. terpenting perilaku seseorang adalah intensi untuk berperilaku.25). Pada faktor ini . Meskipun memiliki termotivasi lingkungan tingkat keperyaan diri dan faktor menjadi wirausaha. Pembahasan Hasil penelitian ini secara keseluruhan memberikan gambaran bahwa pada dasarnya mahasiswa mempersepsikan sikap mereka terhadap motivasi. dan keinginan keinginan kebebasan. Intensi individu untuk menampilkan suatu perilaku adalah kombinasi dari sikap untuk menampilkan perilaku tersebut dan norma subjektif. Hal lain yang perlu dicermati adalah factor tidak takut berhutang. Kondisi ini sesuai dengan Teori of Planned Behavior suatu (TPB). Teori ini penghambat dalam berwirausaha. nilai persepsi mahasiswa lulusan tertinggi pada indicator sering diminta untuk memberikat pendapat/saran dan mempunyai kemampuan untuk meyakinkan orang lain. Namun demikian tidak didukung oleh faktor lingkungan seperti melanjutkan tradisi keluarga berbisnis. mahasiswa lulusan rata-rata lingkungan dan orang tuanya bukan sebagai wirausaha. karena mind set pilihan wirausaha adalah pilihan kedua. memiliki kecenderungan untuk takut berhutang. Hal ini dibuktikan bahwa nilai yang diberikan adalah sangat rendah (2. dengan alasan bahwa responden tersebut tidak mau berhutang dan tidak mau beresiko untuk menanggung hutang. sebagai norma subyektif dari mempunyai minat jangka panjang ataupun tidak berminat sama sekali dalam berwirausaha. Hal inilah yang kurang mendorong minat untuk menjadi entrepreneur dalam jangka pendek. Pada faktor ini terlihat bahwa mahasiswa yang berminat untuk membuka wirausaha jangka dekat mempunyai nilai lebih tinggi dibanding dengan rata-ratanya. Pada faktor lain nilai rata-rata tertinggi adalah penilaian pada kemampuan mengelola usaha. Sikap individu terhadap perilaku meliputi kepercayaan . sehingga persepsi mahasiswa lulusanan kurang berani untuk membuka usaha sendiri dalam jangka pendek maupun dalam jangka waktu dua tahun yang akan datang. Beberapa contoh yang gagal di dalam wirausaha juga tidak sedikit. merasa lebih dihormatki jika mempunyai usaha sendiri dibanding bekerja ikut orang lain. yang digunakan sebagai norma berminat membuka usaha jangka pendek. baik. Pada responden yang subyektif tidak mendukung.wirausaha dalam organisasi. menyediakan kerangka untuk Penentu mempelajari sikap terhadap perilaku. dimana dalam mengembangkan usaha tidak memungkinkan jika hanya didanai oleh modal sendiri dan akan sangat lama berkembang. realisasi diri dan faktor pendorong menjadi wirausaha adalah tinggi. Faktor inilah yang merupakan lingkungan yang tidak mendukung minat berwirausaha.

itu yang disebut dengan norma subjektif negatif ( Ajzen.orang lain tersebut. Faktor ini yang mengakibatkan orang lebih memilih bekerja sebagai karyawan dibanding menjadi wirausaha. Jika orang-orang lain yang relevan memandang bahwa menampilkan perilaku tersebut sebagai sesuatu yang positif dan seseorang tersebut termotivasi lain untuk yang memenuhi harapan orang-orang dari keputusan-keputusanya dan semakin besar keyakinannya untuk mencoba apa yang dilihat orang lain beresiko (Imam Ghozali. suka bekerja keras. Persepsi ini dapat mencerminkan mampu mengelola usaha. karena karyawan hanya menerima gaji tetap. Semakin besar seseorang pada kemampuan diri sendiri. antisipasi terhadap situasi yang akan datang. Namun demikian mahasiswa tidak berani mengambil resiko yang tinggi. evaluasi terhadap menjadi karyawan tidak perlu memikirkan bagaimana mengembangkan usaha.mengenai suatu perilaku. beliefs yang kuat mengenai faktor-faktor yang ada yang akan memfasilitasi suatu perilaku. terhadap ia akan memiliki sikap positif rasa lebih aman bagi masing-masing individu. tanpa mengenal resiko. Jika orang-orang lain melihat perilaku yang akan ditampilkan sebagai sesuatu yang negatif dan seseorang tersebut ingin memenuhi harapan orang. mampu bekerja samadengan orang lain. (1991) dalam Theory of Planned Behavior mengindikasikan bahwa motivasi seseorang dipengaruhi oleh bagaimana ia mempersepsi tingkat kesulitan atau relevan. Jika seseorang mempersepsi bahwa hasil dari menampilkan suatu perilaku tersebut positif. Dalam berwirausaha. seseorang tersebut akan memiliki persepsi yang rendah dalam karakteristik Dibuktikan pada nilai persepsi yang tinggi pada keinginan untuk sukses. Sebaliknya. dan sikap terhadap norma-norma yang berpengaruh di sekitar . maka seseorang tersebut memiliki persepsi yang tinggi untuk mampu mengendalikan suatu perilaku. maka itulah yang disebut dengan norma subjektif yang positif. Disisi lain jika pengalaman masa lalu. semakin besar pula keyakinannya terhada kesanggupanya mempengaruhi hasil perilaku tersebut. tidak menyukai tantangan dan takut dalam berhutang. Toleransi akan resiko berkaitan dengan kepercayaan pada diri sendiri. I. kepercayaankepercayaan normatif dan motivasi untuk patuh. 1991) Persepsi mahasiswa tentang kemudahan untuk menampilkan suatu perilaku tertentu. sehingga akan memberikan hasil perilaku. mampu mberikan pendapat dan saran serta mengendalikan suatu perilaku jika ia memiliki control beliefs yang kuat mengenai faktorfaktor yang menghambat perilaku. 2007). demikian pula sebaliknya. Jika seseorang memiliki control kepribadian dan karakteristik wirausaha secara umum mempunyai wirausaha kepribadian yang dan tinggi. Menurut Ajzen. norma subjektif. agar bisa mengembangkan usaha harus berani beresiko dan berhutang.

Dalam faktor motivasi menjadi wirausaha.individu. ditambah dengan informasi pengalaman orang lain akan berwirausaha didorong oleh ambisi kemandirian berupa keinginan membuka usaha sendiri dan suka akan kebebasan dalam beraktivitas. secara umum kurang didukung dengan tradisi keluarga dalam berbisnis dan merasa lebih terhormat bila membuka usaha sendiri dibanding dengan bekerja dengan orang lain. tetapi lebih . Pada factor realisasi diri dimotivasi oleh keinginan untuk memperoleh posisi yang lebih baik dan keinginan untuk memotivasi dan mengarahkan orang lain. Theory of Planned Behavior (TPB) didasarkan pada asumsi bahwa manusia adalah makhluk yang rasional dan menggunakan informasi-informasi secara sistematis. mahasiswa sehingga tersebut kemungkinan tidak besar. Dipercaya bahwa semakin kuat intensi seseorang untuk menampilkan suatu perilaku tertentu. Intensi adalah suatu fungsi dari beliefs dan atau informasi yang penting mengenai kecenderungan bahwa Mahasiswa yang mempunyai minat untuk menjadi wirausaha jangka dekat atau sekitar dua tahun mempunyai persepsi yang tinggi pada keinginan membuka usaha sendiri. Intensi bisa berubah karena waktu. Semakin lama jarak antara intensi dan perilaku. diharapkan semakin berhasil ia melakukannya. suka bekerja keras dan yakin akan kemampuan berperilaku untuk membuka usaha. Dalam penelitian ini sesorang mempunyai control belief yang rendah dalam mengendalikan resiko. semakin besar kecenderungan terjadinya intensi. karena sebagian besar mahasiswa memilih untuk membuka wirausaha jangka panjang. Beberapa motivasi mahasiswa dalam tindakan mereka sebelum mereka memutuskan untuk melakukan atau tidak melakukan perilaku. memilih menjadi karyawan . memperolah posisi yang baik di lingkungan dan keinginan pendapatan yang lebih baik dibanding yang mempunyai niat menjadi entrepreneurship menampilkan suatu perilaku tertentu akan mangarahkan pada suatu hasil yang spesifik. Dalam TPB dimulai dengan melihat intensi berperilaku sebagai anteseden terdekat dari suatu perilaku. Faktor pendorong yang lain untuk menjadi wirausaha adalah keinginan untuk memperoleh pendapatan yang lebih baik. Pada faktor kepribadian sebagian mahasiswa mempunyai minat yang rendah dalam membuka wirausaha untuk jangka pendek. Orang memikirkan implikasi dari yang mungkin baginya. SIMPULAN Dari hasil penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa mahasiswa lulusan Fakultas Ekonomi kurang Universitas Semarang cenderung berminat untuk membuka wirausaha. kegagalan dalam berwirausaha. Lebih lanjut dalam penelitian ini perubahan jangka panjang maupun yang tidak berminat.perilaku tertentu. melanjutkan besar mahasiswa mempersepsikan ingin sukses.

Saran Saran-saran yang dapat diberikan sebagai tindak lanjut dari hasil penelitian adalah sebagai berikut : 1. Berkaitan dengan toleransi akan resiko. menjalin relasi yang baik dalam mengembangkan usahanya melalui pengembangan berorganisasi di lingkungan kampus dan melatih soft skill agar mahasiswa tidak hanya menguasai teori saja. Pemupukan jiwa kewirausahaan dengan latihan awal praktek kewirausahaan bagi mahasiswa misalnya .diri. Dari hasil penelitian. Dari hasil penelitian ini. Untuk menumbuhkan minat berwirausaha. seberapa besar keuntungan dan kerugiannya. 3. mahasiswa cenderung takut dalam berhutang. mempunyai kemampuan untuk sukses. Mahasiswa dilatih untuk mencari informasi yang relevan yang mendukung usahanya mengambil memberikan pendapat dan saran pada orang lain serta mampu untuk meyakinkan dan memberi inspirasi orang lain dengan lebih baik. sebagian besar mahasiswa tidak menyukai tantangan dan tidak berani mengambil resiko. Selain itu. bekerja sama dengan orang lain. Di sisi lain sebagian besar mahasiswa kurang menyukai tantangan dan kurang berani mengambil resiko. Pada faktor lain persepsi mahasiswa untuk yang merasa mampu mengelola usaha. Pada faktor hubungan bisnis mahasiswa mahasiswa diwajibkan untuk menjual untuk jangka waktu tertentu dengan target tertentu. terlebih bagi yang kurang berminat dan tidak berminat menjadi wirausaha. mahasiswa dapat magang kepada pengusaha yang sukses. sehingga mahasiswa dapat pendek. 2. tetapi tidak didukung dengan takut resiko dalam berhutang. Merubah mind set bahwa wirausaha merupakan suatu pilihan pekerjaan yang terhormat dengan memberi contoh pengusaha yang berhasil. mahasiswa dilatih melatih beberapa untuk ketrampilan kemampuan misalnya manajerial. sehingga akan dapat mengurangi resiko. Hal ini akan menjadikan pengalaman bagi mahasiswa dan akan melatih kepercayaan diri mahasiswa dan diharapkan bahwa akan mampu bekerja sama dengan orang lain. Untuk meningkatkan kemampuan kemampuan menjual. sebaiknya menjadi perhatian utama. dan bernegosiasi. mahasiswa lulusan menilai mampu untuk mengubah pendapat menjadi wirausaha akan dapat menjanjikan kehidupan yang lebih baik. Rendahnya mahasiswa dalam berwirausaha jangka keputusan secara cepat dan penuh keyakinan atas dasar perencanaan usaha yang matang. ketrampilan bisnis. Penilaian mahasiswa dalam karaktertik lain wirausaha untuk faktor perilaku organisasi. mahasiswa harus dilatih untuk membuat perencanaan usaha secara matang. sebagian besar mahasiswa mempunyai minat berwirausaha tetapi untuk jangka panjang. 4. Mahasiswa yang berminat membuka wirausaha jangka pendek mempunyai persepsi yang lebih tinggi pada indikator suka bekerja keras.

TUTWPE Working Papers. 3.org/knowledge/ proceedings/proceedingsDocs/USASBE2 006proceedings-Li%20-%20Internat. Tabel 1 Karakteristik Responden No 1 2 3 Karakteristik Responden Manajemen Akuntansi D3 Manajemen Frekuensi Persentase 50 56. Innovation and Strategy (CRECIS) Working Paper 05/2005. Organizational Behaviour and Human Decisions Processes. Riyanti. Skripsi. pp. pp. M.27 4. Jakarta. L.82% 28 31. (1998. I. Vol 2(9).pdf Raguz. (2005). Umar. International Journal of Management Cases. 179-211. dan H. J. W.. Sukardi. Center for Research in Change. 13 No. The Journal of International Social Research. No 154.539-549. Kolbre. http://www. U. Academy of Management Review.45 52. I. 38-49. Krueger. Vol.. 429441. ³Student¶s Perceptions and Intentions Towards Entrepreneurship: The Empirical Finding from The University of DubrovnikCroatia´. Akmaliah. Reilly. ³Properties of emerging organizations´.. Z. (2006). and A. (2003). Hisyamuddin. Vol. ³Minat Berwirausaha Pada Mahasiswa Pendidikan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang. (1988). V. Suryaman.be Katz. Fayolle. pp. M. Li.82% 10 11. A.´Intensi Menjadi Wirausaha pada Mahasiswa Fakultas Teknik Elektro Unika Atmajaya Jakarta.´Choice of Self-Employment Intentions Among Secondary School Studens´. 97-114.. and Piliste. dan W.´Entrepreneurial Intention among International Students: Testing a Model of Entrepreneurial Intention´. D.. (1991). M. Carsrud. B. http://usasbe. I. E.´ Journal of Business Venturing 15(5/6). 2. melihat contoh bagaimana keputusan dan ketrampilan apa saja yang digunakan dan mempraktekan keseluruhan faktor-faktor yang mendorong kesuksesan dalam wirausaha. and Gailly. D. 2011 Tabel 2. B. Louvain School of Management. (2006). dan Matic. DAFTAR PUSTAKA Ajzen. 3. Venesaar. 2011 100 .langsung tindakan. 411±532.54 88 Sumber : data primer diolah. Gramedia Pustaka Utama. Gartner. T. Minat Mahasiswa Menjadi Wirausaha Minat Menjadi Wirausaha Berminat untuk memulai dalam waktu dekat Berminat untuk memulai dalam jangka waktu sekitar dua tahun Berminat untuk memulai wirausaha jangka panjang Tidak berminat untuk berwirausaha Jumlah 20 18 46 4 Persen 22. Riset Sumber Daya Manusia dalam Organisasi. Laporan Penelitian.crecis.´Students¶ Attitudes and Intentions toward Entrepreneurship at Tallinn University of Technology´. Pendidikan Konseling dalam Bimbingan Karir. S. Jakarta: Ghalia Indonesia. (2006). ³Using the Theory of Planned behaviour to Assess Entrepreneurship Teaching Programmes´..72 20. 50. P. 13 No. (2000). PT.36% 88 100% Sumber : Data Primer yang diolah . (2003). Theory of Planned Behaviour. N. (2011). ³Competing Models of Entrepreneurial Intentions. (2009).

98 3.04 4.22 4.04 3.1 4.25 3.89 4.96 3.60 Jangka dekat Sekitar 2 tahun Jangka Pjg Tidak minat Ratarata Tabel 4.18 4.85 4.24 4.4 4.39 4.28 4 Jk Pjg 4.5 4.1 4.88 4.45 4. Kepribadian dan Karakteristik lain Pendukung Wirausaha Menurut Minat (Nilai Rata-rata) MINAT KEPRIBADIAN KARAKTERISTIK LAIN DAN Jk dekat 4.89 4.53 4.15 4.83 KEPRIBADIAN Suka bekerja keras Selalu yakin pada kemampuan diri sendiri Mengetahui apa yang diinginkan dan berani bertindak untuk mencapainya Tidak pernah kekurangan ide dan banyak mempunyai impian Keinginan untuk sukses Mampu mengambil keputusan dan memimpin bawahannya Menyukai banyak tantangan dan berani mengambil resiko Tidak takut kegagalan dan mau mencoba lagi Dapat merencanakan aktivitas untuk jangka panjang Sumber : Data Primer yang diolah.25 4 4.94 4.72 3.72 4 3.06 3.39 4.2 4 4.22 4.75 3.1 Sekitar 2 thn 4.Tabel 3. Motivasi Mahasiswa Menjadi Wirausaha Menurut Minat (Nilai Rata-rata) MINAT Motivasi Menjadi Wirausaha AMBISI KEMANDIRIAN Suka kebebasan dalam beraktivitas Ingin memiliki usaha sendiri Merasa lebih terhormat mempunyai usaha sendiri dibanding bekerja dengan orang lain Ingin menerapkan ide baru dalam usaha sendiri Ingin mengembangkan hobi REALISASI DIRI Ingin memperoleh posisi yang lebih baik di lingkungan sosial Ingin mengarahkan dan memotivasi orang lain Ingin melanjutkan tradisi keluarga untuk berbisnis Ingin berinovasi sendiri FAKTOR PENDORONG Ingin memperoleh pedapatan yang lebih baik Ingin menjadi wirausaha jika terkena PHK 3. 2011 .5 4.02 3.03 4 3.4 3. 2011 Sumber : Data Primer yang diolah.37 3.352 3.64 3.26 4.8 4.5 4.84 3.89 4 3.85 3.7 Tidak minat 4 3.9 3.5 3.52 3.5 4.5 3.72 4.1 3.3 4 3.55 5 3.17 4.05 3.75 4.225 4.22 4.23 4.78 3.8 4.15 4.6 3.8 3.69 4.98 3.806 4.3 4.71 3.951 3.02 3.15 4.07 4.5 4.75 Ratarata 4.8 4 3.15 3.9 3.61 3.12 4 4.08 4.01 3.75 3.25 3.39 4.02 3.

44 3.5 3.5 3.2 3.69 3.25 3. 2011 .5 4.39 3.75 3.1 3.28 3.74 Sumber : Data Primer diolah.18 3.Lanjutan Tabel 4 KEPRIBADIAN KARAKTERISTIK LAIN DAN Jk dekat Sktr 2 th MINAT Jk Tdk panjg minat Rata -rata HUBUNGAN BISNIS Mempunyai jiwa Sosial dan suka bergaul Lebih suka bernegosiasi dan mempunyai kemampuan menjual Mampu bekerja sama dengan orang lain 4. dibanding diatur dengan orang lain 4.9 4.5 3.69 3.15 4.09 3.83 3.7 3.8 3.30 4.89 3.67 3.89 4 3.03 3.14 3.75 3.25 3.84 3.58 3.75 3.71 3.75 3.25 3.00 4.7 2.89 3.2 3.34 3.59 3.2 3.7 3.61 3.92 PERILAKU DALAM ORGANISASI Sering diminta untuk memberikan pendapat dan saran Mempunyai kemampuan untuk meyakinkan dan memberi inspirasi pada orang lain dengan lebih baik Tidak mempunyai kesulitan untuk mengorganisir orang lain dan sebagai inisiator Dapat membuat kesepakatan bisnis dengan orang banyak FAKTOR LAIN Tidak takut dalam berhutang Mampu mengelola usaha Mampu mengelola karir sendiri lebih baik.9 3.52 2.07 3.11 4.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->