BAB I: PENDAHULUAN

Latar Belakang Secara sederhana implementasi bisa diartikan pelaksanaan atau penerapan. Majone dan Wildavsky (dalam Nurdin dan Usman, 2002), mengemukakan implementasi sebagai evaluasi. Browne dan Wildavsky (dalam Nurdin dan Usman, 2004:70) mengemukakan bahwa ”implementasi adalah perluasan aktivitas yang saling menyesuaikan”. Pengertian implementasi sebagai aktivitas yang saling menyesuaikan juga dikemukakan oleh Mclaughin (dalam Nurdin dan Usman, 2004). Adapun Schubert (dalam Nurdin dan Usman, 2002:70) mengemukakan bahwa ”implementasi adalah sistem rekayasa.” Pengertian-pengertian di atas memperlihatkan bahwa kata implementasi bermuara pada aktivitas, adanya aksi, tindakan, atau mekanisme suatu system. Wawasan nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan bentuk geografinya berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Dalam pelaksanannya, wawasan nusantara mengutamakan kesatuan wilayah dan menghargai kebhinekaan untuk mencapai tujuan nasional. Etos berasal dari bahasa yunani ethos yakni karakter, cara hidup, kebiasaan seseorang, motivasi atau tujuan moral seseorang serta pandangan dunia mereka, yakni gambaran, cara bertindak ataupun gagasan yang paling komprehensif mengenai tatanan. Dengan kata lain etos adalah aspek evaluatif sebagai sikap mendasar terhadap diri dan dunia mereka yang direfleksikan dalam kehidupannya (Khasanah, 2004:8). Lalu, bagaimana kaitannya wawasan nusantara dengan etos kerja aparatur pemerintah? Hal tersebut akan dijelaskan di bab berikutnya.

1

Sedangkan defini sebagai bangsa Indonesia yang notabene adalah negara kepulauan. Jika diperluas dapat diartikan sebagai kepulauan yang saling terikat satu sama lain. Dengan memberikan akhiran -an maka akan mempunyai tambahan arti cara. dan bernegara yang mencakup: 2 .wawasan adalah suatu cara menyikapi dengan dasar yang tertentu sebagai acuan.BAB II: PEMBAHASAN a) Wawasan Nusantara 1. melihat. Wawasan berarti suatu cara pandang/lihat. Definisi Wawasan Nusantara Wawasan nusantara yang biasa disingkat wasantara berasala dari kata wawas (atau dari kata induk mawas) yang mempunyai arti pandang. yaitu cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya. 2. Kata pandang tidak selamanya dihubungkan dengan panca indera penglihatan tapi dapat diperluas menjadi respon. Nusantara berarti pulau yang mengapit. langkah. menyikapi. Nusa merupakan isitilah jawa kuno yang mempunyai arti pulau. Wawasan nusantara adalah cara pandang bangsa Indonsia tentang diri dan lingkungan sekitarnya berdasarkan ide nasionalnya yang berlandaskan pancasila dan UUD 1945 yang merupakan aspirasi bangsa Indonesia yang merdeka dan berdaulat untuk mencapai tujuan nasional. Cakupan Wawasan Nusantara Wawasan dalam penyelenggaraan pembangunan nasional untuk mencapai tujuan pembangunan nasional adalah Wawasan Nusantara yang merupakan wawasan nasional yang bersumber pada Pancasila dan berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945. Jadi. Sedangkan nusantara berasal dari dua kata yaitu nusa dan antara. dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat. berbangsa. Antara mengandung makna ada sesuatu yang diapit. Jadi wawasan nusantara secara arti kata adalah cara pandang suatu bangsa berkepulaun dalam menyikapi permasalahan-permasalahan dalam kehidupannya dengan kondisi beraneka ragam (itu adalah defini versi saya).

d. wadah. e. serta mempunyai satu tekad dalam mencapai cita-cita bangsa. f. Tingkat perkembangan ekonomi harus serasi dan seimbang di seluruh daerah. b. membimbing. Bahwa kekayaan wilayah nusantara baik potensial maupun efektif adalah modal dan milik bersama bangsa. 3 . dan keadilan sosial melalui politik luar negeri bebas dan aktif serta diabdikan pada kepentingan nasional. Bahwa secara psikologis. perdamaian abadi. ruang hidup dan kesatuan matra seluruh bangsa. Bahwa bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai suku dan berbicara dalam berbagai bahasa daerah serta memeluk dan meyakini berbagai agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa harus merupakan satu kesatuan bangsa yang bulat dalam arti yang seluas-luasnya. Bahwa kebulatan wilayah nasional dengan segala isi dan kekayaannya merupakan satu kesatuan wilayah. sebangsa dan setanah air. dalam arti: a. tanpa meninggalkan ciri khas yang dimiliki oleh daerah dalam pengembangan kehidupan ekonominya. dan mengarahkan bangsa menuju tujuannya. b. c. serta menjadi modal dan milik bersama bangsa. Bahwa Pancasila adalah satu-satunya falsafah serta ideologi bangsa dan negara yang melandasi. senasib sepenanggungan. Bahwa bangsa Indonesia yang hidup berdampingan dengan bangsa lain ikut menciptakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. Perwujudan Kepulauan Nusantara sebagai Satu Kesatuan Politik. dan bahwa keperluan hidup sehari-hari harus tersedia merata di seluruh wilayah tanah air. g. Bahwa seluruh Kepulauan Nusantara merupakan satu kesatuan sistem hukum dalam arti bahwa hanya ada satu hukum nasional yang mengabdi kepada kepentingan nasional. dalam arti: a. Perwujudan Kepulauan Nusantara sebagai Satu Kesatuan Ekonomi. bangsa Indonesia harus merasa satu. 2. Bahwa kehidupan politik di seluruh wilayah nusantara merupakan satu kesatuan politik yang diselenggarakan berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.1.

Bahwa budaya Indonesia pada hakikatnya adalah satu. 4. Bahwa ancaman terhadap satu pulau atau satu daerah pada hakikatnya merupakan ancaman terhadap seluruh bangsa dan negara. Perwujudan Kepulauan Nusantara sebagai Satu Kesatuan Pertahanan dan Keamanan. Bahwa tiap-tiap warga negara mempunyai hak dan kewajiban yang sama dalam rangka pembelaan negara dan bangsa.c. perikehidupan bangsa harus merupakan kehidupan yang serasi dengan terdapatnya tingkat kemajuan masyarakat yang sama. dalam arti: a. 4 . dalam arti: a. yang hasil-hasilnya dapat dinikmati oleh bangsa. dengan tidak menolak nilai-nilai budaya lain yang tidak bertentangan dengan nilai budaya bangsa. 3. merata dan seimbang serta adanya keselarasan kehidupan yang sesuai dengan tingkat kemajuan bangsa. b. sedangkan corak ragam budaya yang ada menggambarkan kekayaan budaya bangsa yang menjadi modal dan landasan pengembangan budaya bangsa seluruhnya. Perwujudan Kepulauan Nusantara sebagai Satu Kesatuan Sosial dan Budaya. Bahwa masyarakat Indonesia adalah satu. b. Kehidupan perekonomian di seluruh wilayah nusantara merupakan satu kesatuan ekonomi yang diselenggarakan sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan dan ditujukan bagi sebesar-besar kemakmuran rakyat.

Mengenai berbagai macam ragam budaya. d. agama. Mengutamakan kepentingan masyarakat daripada individu dan golongan.3. seperti memberi kesempatan menjalankan ibadah sesuai dengan agama masing. Falsafah Pancasila Nilai-nilai pancasila mendasari pengembangan wawasan nasional. sehingga tata kehidupan nasional yang berhubungan dengan interaksi antargolongan mengandung potensi konflik yang besar. Aspek Kewilayahan Nusantara Pengaruh geografi merupakan suatu fenomena yang perlu diperhitungkan.beda. b. Jadi. Latar Belakang Wawasan Nusantara Wawasan nusantara dilatarbelakangi oleh: a. c. 3. 2. Hal ini dikarenakan kemerdekaan yang telah diraih oleh bangsa Indonesia merupakan hasil dari semangat persatuan dan kesatuan yang sangat tinggi bangsa Indonesia sendiri. Pengambilan keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat. Aspek Sejarah Indonesia diwarnai oleh pengalaman sejarah yang tidak menghendaki terulangnya perpecahan dalam lingkungan bangsa dan negara Indonesia. semangat ini harus tetap dipertahankan untuk persatuan bangsa dan menjaga wilayah kesatuan Indonesia. dan kepercayaan yang berbeda . 5 . Penerapan Hak Asasi Manusia (HAM). Nilai-nilai tersebut adalah: 1. bahasa. karena Indonesia kaya akan aneka Sumber Daya Alam (SDA) dan suku bangsa.masing. Aspek Sosial Budaya Indonesia terdiri atas ratusan suku bangsa yang masing-masing memiliki adat istiadat.

Muh. karena pada setiap wilayah laut terdapat laut bebas yang berada di luar wilayah yurisdiksi nasional. Yamin menyatakan Indonesia meliputi Sumatera. Dr. Batasan dan tantangan negara Republik Indonesia adalah:  Risalah sidang BPUPKI tanggal 29 Mei-1 Juni 1945 tentang negara Republik Indonesia dari beberapa pendapat para pejuang nasional.  Ordonantie (UU Belanda) 1939. Soepomo menyatakan Indonesia meliputi batas Hindia Belanda. Ketentuan ini membuat Indonesia bukan sebagai negara kesatuan. Wawasan nusantara sebagai wawasan pertahanan dan keamanan negara merupakan pandangan geopolitik Indonesia dalam lingkup tanah air Indonesia sebagai satu kesatuan yang meliputi seluruh wilayah dan segenap kekuatan negara. Papua.4. yaitu penentuan lebar laut sepanjang 3 mil laut dengan cara menarik garis pangkal berdasarkan garis air pasang surut atau countour pulau/darat. yaitu wawasan nusantara dijadikan konsep dalam pembangunan nasional. Sunda Kecil. Wawasan nusantara sebagai konsepsi ketahanan nasional. Wawasan nusantara sebagai wawasan pembangunan mempunyai cakupan kesatuan politik. agar tidak terjadi sengketa dengan negara tetangga. kesatuan ekonomi. Fungsi Wawasan Nusantara (berdasarkan Deklarasi Juanda): 1. 13 Desember 1957 merupakan pengumuman pemerintah RI tentang wilayah perairan negara RI. Wawasan nusantara sebagai wawasan kewilayahan.  Deklarasi Juanda. pertahanan keamanan. 3. Jawa. kesatuan sosial dan ekonomi. Maluku-Ambon. dan kewilayahan. 2. sehingga berfungsi dalam pembatasan negara. Selebes. kesatuan sosial dan politik. Ir. Borneo. dan kesatuan pertahanan dan keamanan. 4. Timor. Soekarno menyatakan bahwa kepulauan Indonesia merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. yang isinya: 6 . Semenanjung Melayu.

6. dan UU Pemilihan Presiden. 3. mencerdaskan kehidupan bangsa. 2. kedamaian dan budi luhur serta martabat manusia di seluruh dunia. Tujuan nasional. tetapi pada sistem penarikan garis lurus (straight base line) yang diukur dari garis yang menghubungkan titik . Kehidupan Politik Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mengimplementasikan wawasan nusantara. serta kepentingan kawasan untuk menyelenggarakan dan membina kesejahteraan. dapat dilihat dalam Pembukaan UUD 1945. 5. Cara penarikan batas laut wilayah tidak lagi berdasarkan garis pasang surut (low water line). Pelaksanaan undang-undang 7 . Indonesia menjadi utuh dan tidak terpecah lagi. Tujuan Wawasan Nusantara Tujuan wawasan nusantara terdiri dari dua. Penentuan wilayah lebar laut dari 3 mil laut menjadi 12 mil laut. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan perdamaian abadi dan keadilan sosial". dijelaskan bahwa tujuan kemerdekaan Indonesia adalah "untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk mewujudkan kesejahteraan umum. Tujuan ke dalam adalah mewujudkan kesatuan segenap aspek kehidupan baik alamiah maupun sosial. secara yuridis formal. yaitu: 1. Implementasi Wawasan Nusantara a. Dengan adanya Deklarasi Juanda. Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) sebagai rezim Hukum Internasional. maka dapat disimpulkan bahwa tujuan bangsa Indonesia adalah menjunjung tinggi kepentingan nasional. Pelaksanaan kehidupan politik yang diatur dalam undang-undang. di mana batasan nusantara 200 mil yang diukur dari garis pangkal wilayah laut Indonesia. yaitu: 1. seperti UU Partai Politik. 2. UU Pemilihan Umum.titik ujung yang terluar dari pulau-pulau yang termasuk dalam wilayah RI.1.

dan bahasa yamg berbeda. Memperkuat komitmen politik terhadap partai politik dan lembaga pemerintahan untuk menigkatkan semangat kebangsaan dan kesatuan. Di Indonesia terdapat banyak produk hukum yang dapat diterbitkan oleh provinsi dan kabupaten dalam bentuk peraturan daerah (perda) yang tidak bertentangan dengan hukum yang berlaku secara nasional. Pembangunan ekonomi harus memperhatikan keadilan dan keseimbangan antardaerah. hutan tropis yang besar. Seluruh bangsa Indonesia harus mempunyai dasar hukum yang sama bagi setiap warga negara. Pelaksanaan kehidupan bermasyarakat dan bernegara di Indonesia harus sesuai denga hukum yang berlaku. dengan adanya otonomi daerah dapat menciptakan upaya dalam keadilan ekonomi. Oleh karena itu.Contohnya seperti dalam pemilihan presiden. 2. pertanian. Kehidupan Ekonomi 1. 4. seperti posisi khatulistiwa. serta memeliki penduduk dalam jumlah cukup besar. dan kepala daerah harus menjalankan prinsip demokratis dan keadilan. 2. tanpa pengecualian. 5.tersebut harus sesuai hukum dan mementingkan persatuan bangsa. agama. hasil tambang dan minyak yang besar. Mengembangkan sikap hak asasi manusia dan sikap pluralisme untuk mempersatukan berbagai suku. implementasi dalam kehidupan ekonomi harus berorientasi pada sektor pemerintahan. 3. Wilayah Nusantara mempunyai potensi ekonomi yang tinggi. anggota DPR. sehingga menumbuhkan sikap toleransi. Meningkatkan peran Indonesia dalam kancah internasional dan memperkuat korps diplomatik ebagai upaya penjagaan wilayah Indonesia terutama pulau-pulau terluar dan pulau kosong. sehingga tidak menghancurkan persatuan dan kesatuan bangsa. dan perindustrian. Oleh sebab itu. 8 . b. wilayah laut yang luas.

pengembangan museum. serta dapat dijadikan kegiatan pariwisata yang memberikan sumber pendapatan nasional maupun daerah. Kehidupan Pertahanan Dan Keamanan Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam kehidupan pertahanan dan keamanan. 9 . Contohnya dengan pelestarian budaya. Pembangunan ekonomi harus melibatkan partisipasi rakyat. Membangun TNI yang profesional serta menyediakan sarana dan prasarana yang memadai bagi kegiatan pengamanan wilayah Indonesia. c. Pengembangan budaya Indonesia. dan cagar budaya. 3. 2. untuk melestarikan kekayaan Indonesia. Membangun rasa persatuan. seperti memelihara lingkungan tempat tinggal. yaitu : 1.3. yaitu : 1. Kegiatan pembangunan pertahanan dan keamanan harus memberikan kesempatan kepada setiap warga negara untuk berperan aktif. karena kegiatan tersebut merupakan kewajiban setiap warga negara. meningkatkan kemampuan disiplin. Rasa persatuan ini dapat diciptakan dengan membangun solidaritas dan hubungan erat antara warga negara yang berbeda daerah dengan kekuatan keamanan. status sosial. Contohnya dengan pemerataan pendidikan di semua daerah dan program wajib belajar harus diprioritaskan bagi daerah tertinggal. sehingga ancaman suatu daerah atau pulau juga menjadi ancaman bagi daerah lain. dari segi budaya. terutama pulau dan wilayah terluar Indonesia. maupun daerah. seperti dengan memberikan fasilitas kredit mikro dalam pengembangan usaha kecil. 2. Mengembangkan kehidupan bangsa yang serasi antara masyarakat yang berbeda. Kehidupan Sosial Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam kehidupan sosial. melaporkan hal-hal yang menganggu keamanan kepada aparat dan belajar kemiliteran. d.

Pancasila (dasar negara) => Landasan Idiil 2. Kedudukan Wawasan Nusantara Wawasan Nusantara merupakan ajaran yang diyakini kebenarannya oleh seluruh rakyat dengan tujuan agar tidak terjadi penyesatan dan penyimpangan dalam rangka mencapai dan mewujudkan tujuan nasional. Kerjasama 6. Asas wasantara terdiri dari: 1. Asas Wawasan Nusantara Merupakan ketentuan-ketentuan dasar yang harus dipatuhi. Keadilan 3. Wawasan Nusantara dalam paradigma nasional dapat dilihat dari hirarkhi paradigma nasional sebagai berikut: 1. GBHN (Kebijaksanaan Dasar Bangsa) => Landasan Operasional Berdasarkan beberapa teori mengemukakan pandangan global sebagai berikut: 10 . ditaati. Ketahanan Nasional (Konsepsi Bangsa) => Landasan Konsepsional 5. Solidaritas 5. dipelihara dan diciptakan agar terwujud demi tetap taat dan setianya komponen/unsur pembentuk bangsa Indonesia(suku/golongan) terhadap kesepakatan (commitment) bersama. Kepentingan/Tujuan yang sama 2.7. Kejujuran 4. Kesetiaan terhadap kesepakatan 8. Wasantara (Visi bangsa) => Landasan Visional 4. UUD 1945 (Konstitusi negara) => Landasan Konstitusional 3.

3. 2. sehingga sadar sebagai bangsa Indonesia. The Second Curve (Ian Morison) menyatakan dalam era baru timbul adanya peranan yang lebih besar dari pasar. tetapi kekuatan ekonomi dan budaya global akan menembus batas tersebut. peranan konsumen dan teknologi baru yang mengantar terwujudnya masyarakat baru. menghayati tentang bangsa yang telah menegara. menjadikan masyarakat dunia yang lebih bekerjasama. The Future of Capitalism menyatakan strategi baru kapitalisme adalah mengupayakan keseimbangan antara kepentingan individu dengan masyarakat serta antara negara maju dengan negara berkembang. terjadwal dan terarah. Mengerti. 4.1. memanfaatkan teknologi yang bersih lingkungan serta pemerintahan yang demokratis. memahami. memahami. Building Win Win World (Henderson) menyatakan perlu ada perubahan nuansa perang ekonomi. menghayati tentang hak dan kewajiban warganegara serta hubungan warganegara dengan negara. 11 . Global Paradox menyatakan negara harus mampu memberikan peranan sebesarbesarnya kepada rakyatnya. Mengerti. Keberhasilan Implementasi Wawasan Nusantara Diperlukan kesadaran WNI untuk : 1. Pemerintah daerah perlu diberi peranan lebih berarti. 9. bahwa dalam menyelenggarakan kehidupan memerlukan konsepsi wawasan nusantara sehingga sadar sebagai warga negara yang memiliki cara pandang. Agar ke-2 hal dapat terwujud diperlukan sosialisasi dengan program yang teratur. 2. 6. Borderless World dan The End of Nation State menyatakan batas wilayah geografi relatif tetap.

cara hidup. Selanjutnya internal being menetapkan respon. yang mana dari nilai budaya itulah yang membentuk etos kerja masing-masing pribadi. 2004:8). sekelompok. atau reaksi terhadap tuntutan external. Menurut Geertz (1982:3) Etos adalah sikap yang mendasar terhadap diri dan dunia yang dipancarkan hidup. Definisi Etos Etos berasal dari bahasa Yunani. Setiap orang memiliki internal being yang merumuskan siapa dia. atau sebuah institusi (guiding beliefs of a person. Etos kerja dapat diartikan sebagai konsep tentang kerja atau paradigma kerja yang diyakini oleh seseorang atau sekelompok orang sebagai baik dan benar yang diwujudnyatakan melalui perilaku kerja mereka secara khas (Sinamo. Dapat dilihat dari pernyataan di muka bahwa etos kerja mempunyai dasar dari nilai budaya. perilaku. yang 12 . yakni gambaran. kebiasaan seseorang. Respon internal being terhadap tuntutan external dunia kerja menetapkan etos kerja seseorang (Siregar. (2002) Etos kerja adalah totalitas kepribadian dirinya serta caranya mengekspresikan.2). motivasi atau tujuan moral seseorang serta pandangan dunia mereka. 2003. Menurut Usman Pelly (1992:12). group or institution). etos didefinisikan sebagai keyakinan yang berfungsi sebagai panduan tingkah laku bagi seseorang. ethos yakni karakter. 2000 : 25) 1. Menurut Toto Tasmara. dan karakternya. Menurut kamus Webster.b) Etos Kerja Etos kerja seseorang erat kaitannya dengan kepribadian. Dengan kata lain etos adalah aspek evaluatif sebagai sikap mendasar terhadap diri dan dunia mereka yang direfleksikan dalam kehidupannya (Khasanah. Sikap disini digambarkan sebagai prinsip masing-masing individu yang sudah menjadi keyakinannya dalam mengambil keputusan. meyakini dan memberikan makna ada sesuatu. etos kerja adalah sikap yang muncul atas kehendak dan kesadaran sendiri yang didasari oleh sistem orientasi nilai budaya terhadap kerja. memandang. cara bertindak ataupun gagasan yang paling komprehensif mengenai tatanan.

baik waktu. seperti. Tabrani Rusyan. b. yaitu sesuatu yang berbeda dengan hidup boros. yaitu dengan memacu diri agar pekerjaan yang dilakukan tidak mudah patah semangat dan menambah kreativitas diri. 2. d. Menghargai waktu dengan adanya disiplin waktu merupakan hal yang sangat penting guna efesien dan efektivitas bekerja. Fungsi Etos Kerja Secara umum. yaitu memberikan asumsi bahwa pekerjaan yang dilakukan merupakan sesuatu yang harus dikerjakan dengan ketekunan dan kesungguhan. Orientasi ke masa depan. 13 . kondisi untuk ke depan agar lebih baik dari kemarin. c. (1989) fungsi etos kerja adalah: (a) pendorong timbulnya perbuatan (b) penggairah dalam aktivitas (c) penggerak. maka besar kecilnya motivasi yang akan menentukan cepat lambatnya suatu perbuatan. mesin bagi mobil. Tanggung jawab. Persaingan sehat. e. etos kerja berfungsi sebagai alat penggerak tetap perbuatan dan kegiatan individu sebagai seorang pengusaha atau manajer. Etos kerja berhubungan dengan beberapa hal penting seperti: a. yaitu segala sesuatu direncanakan dengan baik. sehingga bagaimana pengeluaran itu bermanfaat untuk kedepan. Hemat dan sederhana.mendorong dirinya untuk bertindak dan meraih amal yang optimal sehingga pola hubungan antara manusia dengan dirinya dan antara manusia dengan makhluk lainnya dapat terjalin dengan baik. Menurut A.

relevan. Penetapan Indikator Kerja Dalam usaha meningkatkan kinerja aparaturnya. Penilaian kinerja menjadi bahan diagnosis dalam upaya peningkatan kinerja organisasi. Yang dimaksud dengan kinerja instansi pemerintah adalah gambaran mengenai tingkat pencapaian sasaran ataupun tujuan instansi pemerintah sebagai penjabaran dari visi. Penilaian kinerja dilakukan secara transparan dan obyektif. tercapainya pengurangan angka pengangguran 1 juta per tahun dengan memberdayakan 50 investor baik investor dalam negeri maupun investor asing setiap tahunnya. misi dan rencana strategi instansi pemerintah yang mengindikasikan tingkat keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kegiatan-kegiatan sesuai dengan program dan kebijakan yang ditetapkan. Indikator kinerja utama yang dimaksud adalah ukuran keberhasilan dari suatu tujuan dan sasaran strategis organisai. menggambarkan keberhasilan sesuatu yang diukur dan dapat dikuantifikasi dan diukur (pasal 8). Menpan) menetapkan program manajemen kepegawaian berbasis kinerja. Sebagai contoh. 14 . Dengan demikian. setiap instansi pemerintah wajib menetapkan indikator kinerja utama (Key Performance Indicators). Penetapan indikator kinerja utama di lingkungan instansi pemerintah harus memenuhi karakteristik spesifik. Dalam pasal 3. peraturan Menpan tersebut. Dalam pasal 5 dikatakan. peraturan pemerintah tersebut menunjang dan mendukung upaya pengembangan manajemen kepegawaian berbasis kinerja (berorientasi produk). indikator kinerja utama instansi pemerintah harus selaras antar tingkatan unit organisai.PAN/5/2007 tentang Pedoman Umum Penetapan Indikator Kinerja Utama di Lingkungan Instansi Pemerintah. Salah satu peraturan yang dikeluarkan pemerintah untuk tujuan tersebut adalah Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor: PER/09/M.c) Upaya Pemerintah Meningkatkan Kinerja Aparatur a. Selanjutnya kinerja pegawai juga menjadi istrumen utama dalam pemberian reward and punishment termasuk untuk promosi dan rotasi pegawai. pemerintah (c. dapat dicapai. Indikator kinerja utama pada setiap tingkatan unit organisasi meliputi indikator kinerja keluaran (output) dan hasil (outcome).q. Kinerja pegawai dijabarkan langsung dari misi organisai.

Disiplin dan Remunerasi Upaya lain yang diupayakan pemerintah dalam memperbaiki kinerja aparaturnya adalah pendidikan dan pelatihan (Diklat) pegawai). pemerintah terus menerus ikut serta mereformasi diri demi menunjang program manajemen aparatur negara berbasis kinerja. Diklat dapat berupa diklat prajabatan dan diklat dalam jabatan antara lain diklat kepemimpinan. Upaya perbaikan itu terlihat dari output (keluaran) yang dipegang setiap pegawai berupa buku uraian jabatan dan pekerjaan. Dalam upaya peningkatan profesionalitas pegawainya. pemerintah menggalakkan pendidikan dan pelatihan (diklat) pegawai. Remunerasi adalah pemberian imbalan kerja yang dapat berupa gaji. Upaya Lain: Diklat. Pemerintah menyadari penataan manajemen kepegawaian berbasis kinerja mendesak dilaksanakan mengingat hal itu juga merupakan tuntutan era globalisasi yang penuh tantangan dan persaingan. honorarium. Besaran gaji pokok didasarkan pada bobot jabatan. d) Situasi Sekarang Sejak digemakannya reformasi birokrasi di lingkungan departemen/ lembaga. Penggajian PNS juga berdasar pada pola keseimbangan komposisi antara gaji pokok dengan tunjangan dan keseimbangan skala gaji terendah dan tertinggi. pesangon dan/ atau pensiun. Selain itu diharapkan PNS wajib menjaga dan mengembangkan etika profesinya. Penerapan peraturan disiplin PNS harus tegas dan konsisten. Dengan remunerasi diharapkan adanya sistem penggajian pegawai yang adil dan layak. profil 15 .b. peningkatan kesejahteraan pegawai dikaitkan dengan kinerja individu dan kinerja organisasi. bonus atau prestasi. Pemerintah yakin perbaikan kinerja pemerintah dapat terlaksana bila setiap instansi pemerintah menegakkan disiplin PNS. penegakan disiplin PNS dan sistem remunerasi di lingkungan kerja instansi pemerintah. Semangat reformasi birokrasi dan perbaikan kinerja aparatur negara selalu dan tetap menaungi departemen/ lembaga pemerintah meskipun ada opini negatif yang mengatakan bahwa belum ada reformasi di lingkungan birokrasi. tunjangan tetap. diklat fungsional dan diklat teknis. insentif. Dengan remunerasi pula. Disiplin tersebut tidak terjadi hanya untuk sementara alias hangat-hangat tahi ayam.

jabatan dan panorama pekerjaan. social skill (kemampuan bersosial) dan technical skill (kemampuan teknis) terkait dengan tugas dan fungsi masingmasing departemen/ lembaga pemerintah. dan departemen/ lembaga lainnya sedang berproses meningkatkan kinerja aparaturnya. siap-siaplah menjadi MPP (alias mati pelan-pelan) atau tidak mendapat promosi jabatan. sistem manajemen yang bersifat unified dan berorientasi pada kinerja akan terwujud sehingga tujuan pembangunan nasional dapat tercapai. Semoga. Bila tidak. Harapan untuk tahun-tahun mendatang. Badan Pemeriksa Keuangan. perbaikan kinerja aparatur negara di lingkungan departemen/ lembaga semakin lebih baik. 16 . Sebagai contoh hal ini dapat dilihat di lingkungan seperti Departemen Keuangan. Dengan reformasi birokrasi yang berkesinambungan maka PNS yang profesional dan bermoral. e) Harapan Para pimpinan di lingkungan departemen/ lembaga pemerintah selalu mengingatkan dan mengajak para pegawainya supaya membekali diri dengan berbagai kecakapan (kompetensi) antara conceptual skill (kemampuan konseptual).

Pelaksanaan kehidupan bermasyarakat dan bernegara di Indonesia harus sesuai denga hukum yang berlaku.Contohnya seperti dalam pemilihan presiden. 2. UU Pemilihan Umum. seperti UU Partai Politik.BAB III: KESIMPULAN Wawasan nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan bentuk geografinya berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. 4. Pelaksanaan kehidupan politik yang diatur dalam undang-undang. dan kepala daerah harus menjalankan prinsip demokratis dan keadilan. wawasan nusantara mengutamakan kesatuan wilayah dan menghargai kebhinekaan untuk mencapai tujuan nasional. 17 . dan UU Pemilihan Presiden. Di Indonesia terdapat banyak produk hukum yang dapat diterbitkan oleh provinsi dan kabupaten dalam bentuk peraturan daerah (perda) yang tidak bertentangan dengan hukum yang berlaku secara nasional. Meningkatkan peran Indonesia dalam kancah internasional dan memperkuat korps diplomatik ebagai upaya penjagaan wilayah Indonesia terutama pulau-pulau terluar dan pulau kosong. anggota DPR. Memperkuat komitmen politik terhadap partai politik dan lembaga pemerintahan untuk menigkatkan semangat kebangsaan dan kesatuan. 3. agama. Dalam pelaksanaannya. yaitu: 1. sehingga menumbuhkan sikap toleransi. dan bahasa yamg berbeda. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mengimplementasikan wawasan nusantara. Pelaksanaan undang-undang tersebut harus sesuai hukum dan mementingkan persatuan bangsa. 5. sehingga tidak menghancurkan persatuan dan kesatuan bangsa. tanpa pengecualian. Mengembagkan sikap hak asasi manusia dan sikap pluralisme untuk mempersatukan berbagai suku. Seluruh bangsa Indonesia harus mempunyai dasar hukum yang sama bagi setiap warga negara.

Dengan sistem pemberian penghargaan kepada peran serta masyarakat dan aparat pemerintah maka diharapkan akan terjadi peningkatan motivasi untuk mewujudkan good governance (pemerintahan yang bersih dan berwibawa). selain pemberian penghargaan (reward) kepada peran serta masyarakat. 18 .SARAN Dalam rangka mewujudkan good governance (pemerintahan yang bersih dan berwibawa). pemberian penghargaan aparat pemerintah perlu untuk diberikan payung hukum.

ISBN 979-420-516-8. Hal 12-17.DAFTAR PUSTAKA Suradinata. S. Sunardi. Hukum Dasar Geopolitik dan Geostrategi dalam Kerangka Keutuhan NKRI.Hal 85-86. (2001). 19 . 9789794205167. Widoyo.Hal 179-180. Sumarsono. Pendidikan Kewarganegaraan. et. Reformasi Indonesia: Bahasan dari Sudut Pandang Geografi Politik dan Geopolitik.al.9789799824103. Mardiyono. Jakarta:Kuaternita Adidarma.Ermaya. Hal 12-14. (2005). R. Alfandi.M. Jakarta: Suara Bebas. Hidayat I. Surabaya:Usaha Nasional. Hidayat. I. Geopolitik. Ruang dan Sumber Daya Alam.(1983). (2004). (2002). Yogyakarta:Gadjah Mada University.. ISBN 979-98241-09. Teori dan Strategi Politik dalam Hubungannya dengan Manusia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Pembinaan Ketahanan Bangsa dalam Rangka Memperkokoh Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful