Iman kepada qada dan qadar

Nama kelompok :  Helia arnit  Tiara nurhaliza  Riska indriyani  Siti arti  Siti hapsah  Silvi yonapia
A. Pengertian qada dan qadar Pengertian Qadha dan Qadar Menurut bahasa Qadhamemiliki beberapa pengertian yaitu: hukum, ketetapan,pemerintah, kehendak, pemberitahuan, penciptaan. Menurut istilah Islam, yang dimaksud dengan qadha adalah ketetapan Allah sejak zaman Azali sesuai dengan iradah-Nya tentang segala sesuatu yang berkenan dengan makhluk. Sedangkan Qadar arti qadar menurut bahasa adalah: kepastian, peraturan, ukuran.Adapun menurut Islam qadar perwujudan atau kenyataan ketetapan Allah terhadap semua makhluk dalam kadar dan berbentuk tertentu sesuai dengan iradahnya. Ketetapan Allah di Zaman Azali disebut Qadha. Kenyataan bahwa saat terjadinya disebut qadar atau takdir. Dengan kata lain bahwa qadar adalah perwujudan dari qadha. 1. Hubungan antara Qadha dan Qadar Pada uraian tentang pengertian qadha dan qadar dijelaskan bahwa antara qadha dan qadar selalu berhubungan erat . Qadha adalah ketentuan, hukum atau rencana Allah sejak zaman azali. Qadar adalah kenyataan dari ketentuan atau hukum Allah. Jadi hubungan antara qadha qadar ibarat rencana dan perbuatan. Perbuatan Allah berupa qadar-Nya selalu sesuai dengan ketentuan-Nya. Di dalam surat Al-Hijr ayat 21 Allah berfirman, yang artinya sebagai berikut: Artinya ” Dan tidak sesuatupun melainkan disisi kami-lah khazanahnya; dan Kami tidak menurunkannya melainkan dengan ukuran yang tertentu.” Orang kadang-kadang menggunakan istilah qadha dan qadar dengan satu istilah, yaitu Qadar atau takdir. Jika ada orang terkena musibah, lalu orang tersebut mengatakan, ”sudah takdir”, maksudnya qadha dan qadar. 2.Kewajiban beriman kepada dan qadar

Ia menjadi insinyur pertanian. hendaklah kita beresyukur karena hal itu merupakan nikmat yang diberikan Allah kepada kita. atau dilahirkan dengan kulit hitam sedangkan ibu dan bapaknya kulit putih dan sebagainya. Takdir Allah merupakan iradah (kehendak) Allah. Oleh sebab itu takdir tidak selalu sesuai dengan keinginan kita.R. Tatkala takdir atas diri kita sesuai dengan keinginan kita. para ulama berpendapat. Allah Maha Mengetahui atas apa yang diperbuatnya. Berkaitan dengan qadha dan qadar. amal perbuatannya. dan (jalan hidupny) sengsara atau bahagia. rambutnya sangat hitam. 3.Melatih diri untuk banyak bersyukur dan bersabar 2. Hikmah Beriman kepada Qada dan qadar 1. yaitu tentang rezekinya. 40 hari menjadi segumpal daging. 2.Menenangkan jiwa . bahwa di balik musibah itu ada hikmah yang terkadang kita belum mengetahuinya.”(HR. Untuk mencapai cita-citanya itu ia belajar dengan tekun. maka hendaklah kita terima dengan sabar dan ikhlas.Memupuk sifat optimis dan giat bekerja 4. Ada orang yang dilahirkan dengan mata sipit . (H. ajalnya.Menjauhkan diri dari sifat sombong dan putus asa 3.rasul-rasulnya.Bukhari dan Muslim dari Abdullah bin Mas’ud). Mengenai hubungan antara qadha dan qadar dengan ikhtiar ini. Lelaki itu bertanya tentang Islam.Diriwayatkan bahwa suatu hari Rasulullah SAW didatangi oleh seorang laki-laki yang berpakaian serba putih .Hubungan antara qadha dan qadar dengan ikhtiar Iman kepada qadha dan qadar artinya percaya dan yakin dengan sepenuh hati bahwa Allah SWT telah menentukan tentang segala sesuatu bagi makhluknya. hari akhir dan beriman pula kepada qadar(takdir) yang baik ataupun yang buruk. Muslim). bahwa takdir itu ada dua macam : 1. Lelaki tersebut berkata” Tuan benar”. Contoh seorang siswa bercita-cita ingin menjadi insinyur pertanian. B. 40 hari menjadi segumpal darah. Tentang keimanan Rasulullah menjawab yang artinya: Hendaklah engkau beriman kepada Allah. Rasulullah SAW bersabda yang artinya sebagai berikut yang artinya ”Sesungguhnya seseorang itu diciptakan dalam perut ibunya selama 40 hari dalam bentuk nuthfah.Takdir mubram. Iman dan Ihsan. kitab-kitab-Nya.Takdir mua’llaq: yaitu takdir yang erat kaitannya dengan ikhtiar manusia. Kita harus yakin. Contoh. Akhirnya apa yang ia cita-citakan menjadi kenyataan. malaikatmalaikat-Nya. Ketika takdir yang kita alami tidak menyenangkan atau merupakan musibah. yaitu takdir yang terjadi pada diri manusia dan tidak dapat diusahakan atau tidak dapat di tawar-tawar lagi oleh manusia. kemudian Allah mengutus malaekat untuk meniupkan ruh ke dalamnya dan menuliskan empat ketentuan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful