P. 1
TEORI-TEORI PERKEMBANGAN

TEORI-TEORI PERKEMBANGAN

|Views: 66|Likes:

More info:

Published by: Raden Roro Yuliana Rahmanita on Feb 21, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/17/2013

pdf

text

original

TEORI-TEORI PERKEMBANGAN

teori adalah serangkaian konsep dan pernyataan yang saling berhubungan, bertujuan untuk menjelaskan dan memprediksikan data. teori bisa dikatakan sebagai sumber hipotesis. 1. Teori Mekanistik Dipelopori oleh john locke (tabularasa). Menurut teori ini individu sebagai mesin yang bereaksi terhadapa masukan lingkungan . Perkembangan sebagai respon pasif dan dapat diprediksi terhadap stimulus atau rangsangan. Karena teori ini memprediksi maka kita dapat mengidentifikasi dan mengisolasi factor-faktor yang membuat orang berperilaku atau berekasi. menurut teori mekanismik perkembangan itu terjadi secara berkesinambungan seperti menaiki tangga. 2. Teori Organismik Dipelopori oleh jasque rousseau. Menurutnya individu sebagai organism yang aktif tumbuh, yang akan memperngaruhi perkembangannya. Dorongan perubahan berasal dari dalam diri sendiri. Menurut teori ini lingkungan tidak menyebabkan perkembangannya. (cikal bakal teori humanistic). lingkungan hanya dapat memperlambat atau mempercepat perkembangan. perilaku individu merupakan sebuah keutuhan organic tidak dapat dipresiksi. Menurut teori organismik perkembangan terjadi secara bertahap, karena pada tiap tahapanorang akan berhadapan dengan masalah yang berbeda dan mengembangkan kemampuan yang berbeda. Tiap tahapan dibangun berdasarkan tahapan yang lalu untuk mempersiapkan ke tahap yang akan datang. 3. teori psikoanalisa dipelopori oleh Sigmund freud. perilaku dikontrol oleh dorongan tidak sadar. freud membagi jiwa menjadi id,ego,superego. id berisi kesenangan (need), ego berisi kesadaran yang menentukan perilaku individu, superego berisi norma-norma. menurut psikoanalisa pengalaman masa kecil itu sangat menentukan, oleh karena itu pada usia anak-anak diusahakn tidak terjadi macam-macam (mis.diberikan stimulus dan lingkungan yang baik) 4. Teori pembelajaran  behaviorisme teori behaviorisme adalah teori mekanistik yang mendeskripsikan perilaku yang dapat diobseravis sebagai respon terhadapt pengalaman yang dapat diprediksi. menurut teori ini lingkungan sangat berperan besar terhadap perilaku. perilaku terbentuk karena dikondisikan (klasik dan operan).

kronosistem efek waktu dalam sistem perkembangan lain. 5. misalnya hubungan antara rumah dan sekolah. e. mesosistem berhubungan antara 2 atau lebih mikrosistem. . makrosistem keseluruhan pola kultur masyarakat. teori kontekstual perkembangan dipengaruhi oleh 5 tatanan lingkungan yaitu : a. d. mikrosistem tempat anak berinteraksi dalam keseharian. misalnya tingkat keagamaan. perkembangan perilaku juga dipengaruhi okeh insting. 6. misalnya komposisi keluarga. teori evolusioner prinsip teori ini adalah seleksi alam. c. social learning individu belajar dengan mengimitsi perilaku orang lain (modeling) dorongan perkembangan utama bersumber dari orang lain. Genetika berperan besar dalam pembentukan perilaku. sistem pendidikan. (lingkungan keluarga) b. eksosistem hubungan antara 2 atau lebih tata-situasi. tempat tinggal dan juga peristiwa yang lebih besar.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->