KONSEP PEMASARAN SURAT KABAR HARIAN BATAM POS, HALUAN KEPRI DAN TRIBUN BATAM DI PROVINSI KEPULAUAN RIAU

( Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Manajemen Pemasaran )

oleh

FENDI KURNIYAWAN NPM : 10.10.0.007

FAKULTAS EKONOMI - AKUNTANSI UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN BATAM

0

Pt. Semoga makalah ini memberikan manfaat bagi para pembacanya.KATA PENGANTAR Puji dan syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan rahmat Nya lah makalah ini dapat saya selesaikan. Januari 2012 Hormat saya Penulis 1 . Saya sebagai penulis mengharapkan saran dan kritik dari para pembaca sekalian demi perbaikan di masa yang akan datang. Keterbatasan info dan data mungkin ada dalam makalah ini saya mengharapkan masukan dari semua pihak. Makalah ini di buat dalam proses belajar dan memungkinkan adanya banyak kelemahan dan kekurangan. Adapun yang menjadi objek analisis adalah Harian Batam Pos.Haluan Kepri dan Tribun Batam. MM atas tugas yang di berikan sehingga banyak sekali pembelajaran yang saya dapatkan. Terima kasih juga kepada Bapak Dosen Dahrul Aman Harahap.yang membantu dalam menyiapkan bahan dan memberikan informasi. Batam . S. Makalah ini dibuat dengan tujuan memperdalam ilmu manajemen pemasaran dimana mahasiswa di harapkan dapat memahami konsep pemasaran khususnya pada pemasaran surat kabar harian di Batam.Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu saya dalam menyelesaikan makalah ini.

...................................................................................DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ............................................................................................... 4 1....................................... 13 2 ........................................Harian Haluan Kepri .................................................................... 4 2................................................................................................................................................... 3 BATASAN MASALAH .......... 12 DAFTAR PUSTAKA .................................... 1 DAFTAR ISI ............................................... 3 Persaingan Pemasaran Surat Kabar .........................................................................................................................................................Harian Tribun Batam ..................................... 11 Kesimpulan ............................. 6 BAB 3 PENUTUP................................. 11 SARAN ............................. 4 HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM PEMASARAN SURAT KABAR..................... 4 3.................................................................................................................................................................................................................................. 3 BAB 2 PEMBAHASAN ....................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................... 2 BAB I PEMBAHASAN ..................................................................................................................................................Harian Batam Pos .................................................................................................................................................

Pada kesempatan kali ini penyusun akan mencoba menganalisis konsep pemasaran surat kabar harian yang ada di Batam khususnya Harian Batam Pos. yang kemudian dijabarkan menjadi misi.Kita akan mencoba mengamatinya dan menjabarkannya. Produksi dari surat kabar itu sendiri sangatlah masal. Analisis dan penjabaran terhadap visi dan misi kemudian diramu dengan analisis lingkungan strategis. Tentunya untuk menjadi masyarakat yang madani.dan Haluan Kepri. Setiap organisasi didirikan berdasarkan sebuah visi. hal ini bertujuan karena target pemasarannya yaitu kepada semua lapisan masyarakat. Strategi korporat ini selanjutnya dijabarkan ke dalam strategi fungsional. kebutuhan akan informasi secara otomatis akan meningkat. misi. 3 . dan merek haruslah ada. jadilah sebuah strategi korporat.BAB I PEMBAHASAN Persaingan Pemasaran Surat Kabar Surat kabar merupakan media informasi yang mudah di jangkau oleh masyarakat. sebagai bentuk kekonsistenan. Salah satu strategi fungsional adalah strategi pemasaran. BATASAN MASALAH Perbedaan antara visi.Haluan Kepri dan Tribun Batam?. Salahsatu diantaranya yaitu Harian Batam Pos. Hal ini telah terimbangin dengan banyaknya pihak-pihak yang menerbitkan surat kabar sebagai sarana informasi untuk masyarakat tersebut.dan Haluan Kepri. Bagaimana dengan konsep pemasaran pada surat kabar harian Batam Pos.Tribun Batam. strategi. dan organisasi yang bergerak dalam bidang multibisnis akan menjabarkan lagi ke dalam strategi unit bisnis. Sekarang ini.Tribun Batam. khususnya di Kota Batam sebagai kota industri yang pembangunannya sangat pesat memiliki masyarakat yang sudah menuju madani.

5%). Tanjung Batu (1.BAB 2 PEMBAHASAN 1.Harian Tribun batam mengusung motto SPIRIT BARU KEPRI KINI TERBESAR DI KEPULAUAN RIAU 3. yang sebelumnya bernama Harian Pagi Sijori Pos. Selat Panjang (0. Generasi berikutnya muncul generasi Darman Moenir.Harian Batam Pos Batam Pos adalah sebuah surat kabar harian yang terbit di Kota Batam. Kasoema bersama dengan Adaham Hasibuan dan Amarullah Ombak Lubis. Tanjung Balai karimun (6. Sjafri Segeh. Kantor pusatnya terletak di kota Batam. M. Harian Pagi Batam Pos terbit 10 Agustus 1998. Pada April 1958 koran ini berhenti terbit hingga Mei 1969. R. Kasoema. antara lain. Datuk Tuo dan sebagainya.1%) dan Singapura (0. Beny Aziz.2%). Di bawah managemen PT. A. Sijori Interbintana Pers. Malaysia (0.1%).3%). Anas Lubuk.Mengusung motto HARIAN BERPRESTASI 2.Harian Tribun Batam Dari Wikipedia bahasa Indonesia. H. Nasrul Djalal dan sebagainya.com Tribun Batam adalah sebuah surat kabar harian yang terbit di Kepulauan Riau.[1] Harian ini terbit pertama kali pada 1 Mei 1948 di Bukittinggi. tahun 2003 nama Sijori Pos berganti menjadi Batam Pos. Pasni Sata. Rivai Marlaut. Natuna (0. Moro (0.Harian Haluan Kepri Harian Haluan adalah salah satu suratkabar di Sumatera Barat yang didirikan oleh H. Pada Mei 1969 harian ini kembali terbit.1%). Surat kabar ini termasuk dalam grup Kompas Gramedia. Komposisi penyebaran sebesar 72% di Batam dan Tanjung Pinang (19.1%). Rusli Marzuki Saria. Basri Segeh. Koran ini pertama kali terbit tahun 2008. Masri Marjan. Sei Guntung (0.tribunnews.3%). ensiklopedia bebas Tribun Batam Jenis Surat kabar harian Format Koran Pemilik Didirikan Kantor pusat Kompas Gramedia 2008 Batam Situs web: batam. Indonesia. Chairul Harun. Joesfik Helmy. Tercatat nama-nama jurnalis terkenal yang ikut mengawalinya. 4 .2%).

empat halaman penuh warna setiap hari. bahwa perusahaan sering lupa bahwa merek berada di dalam benak dan hati para stakeholders. Sejak 1 November 2010. maupun gaya penulisan juga ikut diperbaiki. 5 . Bahkan untuk yang sekelas Washington Post sekalipun. Dalam sasaran pasar terdapat perilaku konsumen yang membentuk pola perilaku tertentu dan ini berimbas kepada lingkungan organisasi pemasar. dan berdasarkan indepedensi dalam arti sebenarnya. Tentu akan sangat ideal bagi Harian Umum jika di dalam redaksi susunan redaksi ada faksi-faksi berdasarkan sasaran pasarnya. Sasaran pasar pantulannya adalah pemasar. Harian Haluan tampil dengan pemilik dan manajemen baru. Sekarang Haluan berada di bawah pemodal baru H. tapi acap tidak lepas dari stigma pembacanya bahwa mempunyai ideologi atau orientasi politik tertentu. Eko Yanche Edrie.Kini terbit dengan 16 halaman. Diperlukan pendekatan pemasaran terintegrasi yang merupakan proses lintas fungsional untuk memanajemeni brandrelationship dengan para stake holder. Moto di bawah logo Harian Haluan tertera MENCERDASKAN KEHIDUPAN MASYARAKAT Koran memang cukup unik jika dipandang dari sisi pemasaran. Basrizal Koto juga punya dua koran harian lain. Penampilan. Perwajahan yang tadinya terasa amat konvensional. Haluan Riau (Pekanbaru) dan Haluan Kepri (Batam). mulai dibuat mengikuti trend wajah koran modern. melayani berbagai aliran khalayak pembaca. Selain Harian Haluan.Brand equity tidak hanya ditentukan hanya oleh para customer saja. Generasi baru yang datang kemudian. Dalam konsep umum pemasaran. tentu juga harus mencerminkan perilaku sasaran pasarnya. desain/wajah baru full-colour. yang tertuang dalam proximity. bukan hanya dalam kemasan produk atau sekedar sebuah nama dan logo belaka. kulturalisasi merek dianalogikan sebagai cermin. Pada awal 2000-an surat kabar ini mulai mereformasi diri. Ismet Fanany. Sebenarnya terdapat benang merah antara pemasaran dan keredaksian dalam Harian Umum. Walaupun semua koran mengklaim sebagai independen. Duncan dan Moriarty mengingatkannya. Bagi koran sebagai brand. Keredaksiaan harus mencerminkan siapa sasaran pasarnya. Basrizal Koto (Basko Group). Rusdi Bais dan Hendra Dupa tercatat sebagai generasi yang mencoba berusaha membangun kembali kebesaran Haluan.

strategi merek adalah strategi pemasaran itu sendiri. Dalam budaya perusahaan tertuang nilai-nilai yang menyatukan gerak anggota organisasi. Ingin dipersepsikan seperti apa oleh konsumen sasaran. Merek adalah personifikasi organisasi.Integritas dengan visi dan misi yang menjadi acuan dan focus dalam memberikan berita ataupun jasa lain Dalam pelaksanaannya. Misi perusahaan diterjemahkan dalam budaya perusahaan yang berlandaskan falsafah customer driven. Ketiga. Jadi ketika sudah berhadapan langsung dengan konsumen. Produk dan jasa yang yang konsisten akan menciptakan kesan tersendiri bagi stake holder. sehingga anggota organisasi tidak melakukan berdasar interpretasinya sendiri-sendir 3. daripada produk atau jasa itu sendiri.HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM PEMASARAN SURAT KABAR Apa sajakah yang perlu di perhatikan dalam pemasaran surat kabar? 1. Pemasar akan memposisikan produk atau jasanya dalam benak konsumen sasarannya. 2.Strategi Merek dan Posisioning Sasaran pasar yang dipilih merupakan "kompas" bagi seluruh upaya pemasaran. produk. merupakan inti dari penempatan posisi ini. yang diwakili oleh merek. Pendek kata memposisikan merek adalah bagaimana cara memberikan penawaran kepada pelanggan dan bagaimana pelanggan menerimanya. sebagai akibat dari perluasan tersebut para anggota organisasi harus secara bahu-membahu mempertahankan dan mengembangkan brand equity melalui pendekatan lintas fungsional. dan intinya adal. strategic consistency ini berawal dari visi dan misi perusahaan. Pertama. Kedua. sebagai konsekuensi dari pendekatan lintas fungsional tersebut harus disertai konsistensi yang tinggi. adalah perluasan dari brand-customer relationship menjadi brand-stake holder relationship. sehingga secara konsisten akan membawa dampak pada kinerja produk dan layanannya. Pasar merupakan pengadilan terhadap segala upaya organisasi dan hakimnya adalah persepsi konsumen. Merek sebagai personifikasi organisasi lahir dari strategi korporat dan merek sebagai personifikasi produk dan layanan adalah hasil dari strategi pemasaran.ah posisioning.Integrated marketing yang bertumpu pada driving brand value Mengemukakan tiga hal yang perlu digarisbawahi. Sehingga strategi merek pada hakekatnya adalah proses bagaiamana tawaran 6 . dan layanan dalam persepsi konsumen.

Bagi perusahaan. pelanggan berkontribusi dalam bentuk uang. Keempat. Harus ada diferensiasi yang dirasakan konsumen. Hubungan dengan pelanggan tidak bisa dibangun dalam semalam.diposisikan dalam benak pelanggan agar menghasilkan persepsi yang menguntungkan pemasar. Strategi merek dalah inti dari strategi pemasaran. Kedua. Lantas. Untuk dapat memberikan keunggulan kompetitif. Artinya janji yang diberikan kepada konsumen harus dipatuhi yaitu actual dan fesh. menyampaikan value yang signifikan dan kompetitif. tidaklah cukup dengan value secara fungsional tapi juga secara emosional. produk kita akan tidak dianggap sama. y Merek harus mempunyai posisioning yang tepat.customer value Sebagai media antara untuk menciptakan shareholder value. 4. posisi merek itu haruslah menonjol di mata pelanggan. Untuk merubah orientasi dari product-focused menjadi customer-focused perusahaan harus memenuhi tiga tahap berikut: mengenal pelanggan. serta menciptakan budaya yang customer-centric. sebagai cerminan strategi merek. apa yang membuat pelanggan puas? Untuk bisa menjawabnya terlebih dahulu dikaji apa yang diharapkan pelanggan terhadap perusahaan. dana sebuah merek pada dasarnya adalah persepsi pelanggan. Ketiga. bahwa antara 15-40 % dari pelanggan 7 . posisi merek harus didasarkan pada kekuatan merek yang sebenarnya. Dan strategi pemasaran adalah jabaran dari strategi korporat. Nah. Memposisikan merek adalah persoalan terpenting dalam masalah merek. dan penyajian yang tepat waktu. Terdapat sejumlah criteria posisioning yang mesti diperhitungakan. Tidak ada gunanya kalau kita memposisikan merek serupa dengan posisi pesaing. dan digunakan pelanggan sebagai indikator kualitas. kualitas keseluruhan layanan/dukungan.Terbukti dari krtiga surat kabar itu mengusung konsep brand Batam atau Kepri untuk meraih posisi pelanggan di Batam dan Kepri. serta spesifikasi desain. feedback. posisi merek harus dapat dikomunikasikan dengan cara yang jelas dan memotivasi pasar. y y y Pertama. Tapi ingat kepuasan pelanggan saja belum menjadi jaminan pelanggan loyal karena seperti yang dilaporkan dalam Harvard Business Review. kualitas. dorongan dan kompetisi. value dan inovasi dari produk dan layanan. yaitu tanggung jawab. posisi merek harus mencerminkan keunggulan kompetitif. tidak boleh terlau rumit. seperti Anda ketahui strategi korporat adalah penjabaran visi dan misi surat kabar.

yaitu value exploration. cash flow. Rela melakukan tarik ulur laba jangka pendeknya dengan laba jangka panjang demi hubungan loyalitas dalam suasana win-win solution. Promosi pemasaran penting untuk mempertahankan pelanggan (customer retention) dan mendongkrak penjualan. Dengan demikian pelanggan yang menguntungkan bisa ditarik dan dipertahankan. dengan memenuhi atau bahkan mengantisipasi kebutuhan pelanggan.Value delivery Siapakah yang menjadikan semua value itu sampai kepada pelanggan ? Penopang utama tercapainya value delivery yang prima adalah manusia yang ada dalam organisasi. Jadi value marketing bertumpu pada tiga tahapan utama yang harus dilalui. Ke depan akan tercermin dalam posisi pasar. Harapan terhadap value delivery ini secara finansial tercermin dalam laba. potensi pertumbuhan. serta knowledge management. rasio keuangan. Bagi perusahaan surat kabar(Koran)karyawan memberi kontribusi dalam tenaga kerja. perbaikan kontinyu. 8 .yang semula puas kemudian pindah ke pesaing tiap tahunnya. Mereka akan kembali dan kembali lagi jika diperlakukan dengan baik dan merasa nyaman karena membaca Koran dan berita yang aktual. ide dan inovasi. Sehingga tidak lah salah jika di apresiasikan kepada para loper Koran yang menyampaikan Koran atau surat kabar ke para konsumen dengan cepat dan tepat untuk mencapai sasaran yang aktual. Dengan kata lain kepuasan tidak lantas berarti loyalitas. dan kemampuan meraup modal. Dengan loyalitas ini pelanggan ingin mengurangi resiko dengan kembali ke perusahaan yang mereka percayai karena mereka tahu apa yang akan mereka dapatkan. akan lebih mudah mempengaruhi persepsi mereka secara efektif. 5. dan value delivery yang semuanya harus didukung oleh employee value. Value marketing bermula dari sikap manajemen puncak untuk fokus dalam mendahulukan kepentingan pelanggan. Untuk mempertahankan dan meningkatkan customer value kuncinya terletak pada komunikasi. Apa peran loyalitas dalam kehidupan pelanggan ? Sebagian besar pelanggan mempunyai keinginan yang kuat untuk membangun loyalitas. pertumbuhan laba. serta budaya perusahaan. Pilihan yang dibuat pelanggan didasarkan atas persepsi mereka. value creation. Semakin kuat mengenal pelanggan. Prinsip utama dalam value delivery adalah memberi nilai tambah pada tiap tahap dalam aliran nilai sesuai dengan proposisi nilai yang dijanjikan serta mengumpulkan informasi dan data untuk perbaikan kontinyu (continuous improvement) terhadap proses. keahlian. layanan.

Ada empat menu wajib yang biasanya melekat pada high value products. semakin rendah harganya semakin rendah kualitasnya. maka kita berbicara bagaimana memberi nilai tambah pada produk inti berita atau informasi. dan kemudian merambah ke lapisan berikutnya (augmented product) dengan memberi nilai tambah sehingga melampaui apa yang diharapkan oleh konsumen (customer delight). dan nilai-nilai tambah yang lain.infotaiment.social. Sebuah produk terdiri dari satu lingkaran inti yang memberikan core benefit serta empat lapisan berikutnya yang terdiri dari basic product. Berdasarkan konsep produk dapat digambarkan dengan lingkaran-lingkaran. Premium Pricing Strategy. Psychographics Segmentation.yaitu seluruh kalangan. dan yang terpenting adalah fungsinya sebagai alat untuk mengekspresikan diri. dan segera digantikan oleh produk lainya 9 . Strategi komunikasi pemasaran tidak boleh melupakan tugasnya untuk menciptakan persepsi bahwa produknya berkualitas tinggi. Lapisan kedua (expected product) tidak hanya memenuhi kebutuhan (need) konsumen.dan politik Ini merupakan strategi dalam meraih pasar. Berkaitan dengan harga juga sering diterapkan strategy price skimming. Salah satu strategi yang diterapkan adalah menetapkan harga yang tinggi (Premium Pricing Strategy).budaya.iklan. untuk memenuhi kebutuhan dasar konsumen terhadap produk tersebut.usia. expected product.pendidikan. Mulai disinilah arena permainan high value products.kota. layanannya. makin percaya kepada idiom harga tinggi = kualitas tinggi. 7.6.Inovasi Membuat inovasi yang berkelanjutan dengan upaya menjangkau semua pangsa pasar.Hight value High Value Product. Seperti terssedianaya kolom ekonomi.olahraga. augmented product dan potential product. Konsumen belum tentu dapat menguji seberapa tinggi kualitas sebuah produk.genre. Makin dangkal pengetahuan konsumen tentang suatu produk. yaitu Perceived High Quality. kenyamanan. Special Service. Lapisan pertama bersifat generik. Suatu jenis produk masuk ke pasar dengan harga tinggi kemudian semakin lama semakin rendah.dan lapisan masyarakat. tetapi keinginan (want) dan harapan konsumen. High Value Products selayaknya dipersepsikan konsumen sebagai produk yang memiliki kualitas tinggi berita yang di sajikan. kemewahan. periklanan yang gencar untuk mengangkat image produk. Semakin tinggi harganya semakin tinggi kualitasnya. apakah kemasannya. Nilai tambah itu di mata pelanggan adalah kemudahan.

dengan harga tinggi. orang yang berorientasi status dibimbing oleh opini orang lain. Biasanya diterapkan untuk produk teknologi. terutama berkaitan dengan gaya hidup. dan berorientasi kepada tindakan. 10 . masingmasing yang berorientasi kepada prinsip. Ada program frequent flyer yang mendapat prioritas tempat duduk. VALS secara horisontal mengkategorikan ke dalam tiga kelompok orientasi. Ada layanan siaga 24 jam yang dapat dihubungi dimana saja untuk mobil mewah. elektronik . High Value Product juga mempunyai karakteristik layanan khusus sebagai augmented products. dan orientasi kepada tindakan didorong oleh aktivitas sosial maupun fisik. Salah satu contoh segementasi geografis adalah VALS. Gaya hidup adalah perilaku seseorang yang ditunjukkan dalam aktivitas. minat dan opini khususnya yang berkaitan dengan citra diri untuk merefleksikan status sosialnya. Karakteristik lainnya adalah pemanfaatan segmentasi psikografis yang sangat kuat. Ada pula layanan khusus bagi nasabah priority banking. seperti ponsel. Orang yang berorientasi kepada prinsip mendasarkan apa yang seharusnya dilakukan. berorientasi kepada status.

dan hubungan antara merek dan pelanggan. dan membuat orang penasaran. dan mengarah kepada apa yang disebut sebagai identitas. Identitas merek adalah seperangkat asosiasi merek yang unik yang diciptakan oleh para penyusun strategi merek. Macam buku Jakarta Undercover yang dicetak berulang-ulang itu. Disadari maupun tidak. Asosiasi-asosiasi ini mencerminkan kedudukan suatu merek dan merupakan suatu janji kepada pelanggan dari surat kabar.BAB 3 PENUTUP Kesimpulan Konsistensinya sebuah harian surat kabar adalah di pengaruhi pada aktualitas dan bagaimana strategi meraih pasar. manfaat emosional. atribut. pencitraan oleh pengguna. Produk meliputi ruang lingkup. Tetapi merek lebih luas lagi cakupannya. Para pemasar pun cukup jeli melihat fenomena yang satu ini. manfaat emosional atau ekspresi diri. Karakter yang sangat manusiawi. Identitas merek akan membantu kemantapan hubungan diantara merek dan pelanggan melalui proposisi nilai yang melibatkan manfaat fungsional. Bukankah inti pemasaran adalah memahami manusia (konsumen) dalam rangka 11 . segala asosiasi terhadap organisasi. yang dilandasai kepentingan strategi pemasaran baik secara langsung ataupun kolektif dan keberadaan surat kabar yang mudah di jangkau oleh konsumen dimanapun berada. Merek adalah aset tak berwujud (intangibles asset) yang semakin mahal saja harganya. dan penggunaan. karena dia samar-samar. Undercover selalu menarik perhatian. Segala sesuatu yang samar selalu mengundang perhatian. kualitas.Hal inilah yang coba di usung oleh harian tersebut dengan mengusung merk Batam ataupun Kepri. Merek dapat dikatakan sebagai sebuah nama. dan simbol-simbol lain yang membedakan sebuah produk atau layanan dari kompetitor dengan kriteria-kriteria yang ada di dalamnya. Sedangkan merek meliputi simbol. logo. tapi kebetulan saja ada kaitan tak langsungnya. memancing rasa ingin tahu. manfaat ekspresi diri.Yaitu melalui inovasi dan strategi merek menentukan penempatan tingkatan merek diantara dua kutub : permerekan korporat dan permerekan produk. Artikel ini tidak dimaksudkan untuk membahas buku yang penjualannya lumayan bagus itu. secara psikologis orang akan tertarik untuk menjadi bagian dari pengurai kesamaran. kepribadian merek. Pembedaan antara produk dan merek dapat dipakai sebagai panduan untuk memperjelas tentang identitas. negara asal.

Sebaikanya surat kabar yang ada di kepulauan riau dikelola ssesuai dengan tujuan dan fungsinya 2.memenuhi kebutuhannya? Ciri yang sangat manusiawi ini disambar untuk menjadi salah satu alternatif strategi pemasaran. Apalagi khalayak sasaran sudah jenuh dibombardir dengan cara pemasaran konvensional. Peran pengelola surat kabar yang professional hendaknya mendapkan bekal yang cukup sehingga menjadi informan yang handal dan professional. Cara konvensional acap lebih menempatkan konsumen sebagai obyek semata.Biasanya di lakukan oleh penjaja Koran di jalanan ataupun tempat umuam dengan menyebutkan deadline berita yang sedang hangat2 nya di beritakan atau membuat sebuah berita biasa menjadi luarbiasa. Dengan cerdiknya pemasar mengemas ciri ini dan merekayasanya sebagai strategi alternatif dalam mempromosikan produknya. Obyek yang bisa dijejali dengan produk maupun citra yang wah lewat para pesohor. SARAN Bertolak dari pernan surat kabar yang begitubangayk sumbangsihnyadalam program pembangunan di akepulauan riau penyusun memberikan saran sebagai berkut : 1. 12 . tanpa konsumen dapat merasa terlibat di dalamnya.

php/2011/08/10/dengan-prestasi-kami-inginpembaca-bangga/ www.org/wiki/Harian_Haluan id.co.haluankepri.tribunnews.wikipedia.co.org/wiki/Tribun_Batam http://www.batampos.org/wiki/Batam_Pos id.wikipedia.php/redaksi/#comments http://id.co.com batam.wikipedia.id 13 .id/index.id/index.batampos.DAFTAR PUSTAKA http://www.com www.powermarketing.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful