P. 1
Sejarah Bentuk Sonata Atau Sonata Barok

Sejarah Bentuk Sonata Atau Sonata Barok

|Views: 196|Likes:
Published by Ranti Rachmawanti

More info:

Published by: Ranti Rachmawanti on Feb 21, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/24/2014

pdf

text

original

SEJARAH BENTUK SONATA ATAU SONATA BAROK Hallo… sobat musik se eL-Bhe….

, semuanya pasti sudah sering mendengar kata atawa istilah “Sonata”… bahkan udah sering memainkannya…, tapi mungkin sebagian dari kita belum mengetahui asal muasalnya sonata itu apa. Berikut ini akan diceritakan tentang sejarah sonata mulai jaman Barok dan seterusnya… Yuk… kita baca…! Nama ‘Sonata’ muncul pada awal abad 17, saat musik instrumental mulai memisahkan diri dari musik vocal. ‘Sonata’ berarti suatu karya untuk dimainkan , berasal dari kata suonare yang artinya bermain. Hal ini sebagai kontras dari ‘Cantata’ yang berasal dari kata cantare yang artinya bernyanyi. Semula, tidak ada bentuk musik tertentu yang berkaitan dengan ‘sonata’. Namun lama- kelamaan tersingkap suatu bentuk tertentu yang dipakai secara umum sampai akhir abad 18. Bentuk ini nampak dalam sonata Bach, Handel Tartini yang berdasarkan perintisan ke bentuk tersebut dalam karya-karya sebelumnya yakni dari Corelli, Vivaldi di Italia. Dalam sonata di Italia pada abad 17/18 selalu di pakai 3 bagian yang merupakan satu kesatuan. Pola ini dipertahankan tidak hanya oleh Bach, tetapi sampai masa Klassik Wina, meskipun pengolahan masing-masing berbeda sama sekali. Pola sonata Bach dimulai dari pendahuluan yang agak bebas dalam tempo Adagio yang secara langsung bermuara ke bagian Allegro berbentuk fuga dan biasanya merupakan satu kesatuan. Maksudnya, pada bagian pertama ini Bach membuat suatu pendahuluan dengan kebebasan tempo seperti Adagio meluncur ke tempo Allegro , dan bentuk pertama ini disebut Fuga. Bagian kedua memiliki tempo yang lambat, dengan suasana yang berlainan. Bagian ketiga atau disebut juga Finale temponya kembali cepat untuk mengimbangi bagian-bagian sebelumnya. Dan pada umumnya semua bagian berada pada tonalitas yang sama. Namun, para komponis jaman Barok, kerap kali menggantikan birama sehingga birama terner ( birama 3) digabungkan secara selang-seling dengan birama biner ( birama 2), dan belum terdapat suatu tema kedua seperti dalam sonata Klassik. Pada abad 17/18 di Italia muncul perbedaan. Ada 2 macam sonata yang terdapat disana yaitu ‘ Sonata da Camera’ dan ‘ Sonata da Chiesa ‘ : Sonata da Camera ( sonata untuk di mainkan di rumah )

namun tak jarang ditambahkan sehingga menjadi 5 bagian. Richter. 124 . Kedua tipe sonata Barok ini biasanya dipakai dalam Triosonata ( 3 pemain. SONATA KLASSIK “ Tidak ada suatu bentuk sonata Klasik atau Romantik. Bach. Pada pertengahan abad 18. Kunhau adalah komponis pertama yang mengarang sonata piano menurut model sonata biola dari Italia. E. Ph. Bagian pertama dan ketiga memakai teknik fuga. tiap karya mengolah gagasan sonata dengan caranya sendiri-sendiri.” Dikutip dari C. mulai muncul sonata yang memakai bentuk peralihan kea rah sonata Klasik. hal. Model ini kemudian direkonstruksi berdasarkan kekayaan sonata Beethoven. Bagian pertama biasanya berjudul ‘Grave’ dan bagian ketiga ‘ Lento ‘ bergaya arioso ( melodi vocal dalam resitatif lebih melodius). Pola khusus terdapat dalam sonata piano D.Biasanya terdiri dari tiga bagian : cepat-lambat-cepat. Dalam birama terakhir diutamakan birama terner. J. dari tangan Stamitz. biasanya 2 alat melodi dan satu alat bass ). Formenlehre der Musik. Namu secara abstrak dapat dirumuskan suatu model sonata klasik. Ia merangkumkan kejadian formal serta isi ideal dari sonata atau lebih tepat dari bagian sonata. Sonata da Chiesa ( sonata untuk dimainkan di gereja ) Terdiri dari 4 bagian : lambat-cepat-lambat-cepat.Kuehn. Dan sonata tipe ini disebut Suita yang artinya suatu urutan tarian. Scarlatti yang terdiri dari 1bagian homofon dalam bentul lied.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->