ffd8ffe000104a46494600010101006500650000ffe20c584943435f50524f46494c4500010100000c484c 696e6f021000006d6e74725247422058595a2007ce00020009000600310000616373704d5346540000000

049454320735247420000000000000000000000000000f6d6000100000000d32d4850202000000000000 000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000001 163707274000001500000003364657363000001840000006c77747074000001f000000014626b7074000 00204000000147258595a00000218000000146758595a0000022c000000146258595a000002400000001 4646d6e640000025400000070646d6464000002c400000088767565640000034c0000008676696577000 003d4000000246c756d69000003f8000000146d6561730000040c0000002474656368000004300000000 c725452430000043c0000080c675452430000043c0000080c625452430000043c0000080c746578740000 0000436f70797269676874202863292031393938204865776c6574742d5061636b61726420436f6d7061 6e790000646573630000000000000012735247422049454336313936362d322e31000000000000000000 000012735247422049454336313936362d322e3100000000000000000000000000000000000000000000 0000000000 ffd8ffe000104a46494600010201009600960000ffe20c584943435f50524f46494c4500010100000c484c 696e6f021000006d6e74725247422058595a2007ce00020009000600310000616373704d5346540000000 049454320735247420000000000000000000000000000f6d6000100000000d32d4850202000000000000 000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000001 163707274000001500000003364657363000001840000006c77747074000001f000000014626b7074000 00204000000147258595a00000218000000146758595a0000022c000000146258595a000002400000001 4646d6e640000025400000070646d6464000002c400000088767565640000034c0000008676696577000 003d4000000246c756d69000003f8000000146d6561730000040c0000002474656368000004300000000 c725452430000043c0000080c675452430000043c0000080c625452430000043c0000080c746578740000 0000436f70797269676874202863292031393938204865776c6574742d5061636b61726420436f6d7061 6e790000646573630000000000000012735247422049454336313936362d322e31000000000000000000 000012735247422049454336313936362d322e3100000000000000000000000000000000000000000000 0000000000

DAFTAR ISI
BAB I : PENDAHULUAN DAFTAR ISI i KATA PENGANTAR ii D. Fungsi A. Latar Belakang 1 B. Pengertian Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa 2 C. Landasan Pedagogis Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa 5 Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa 7 E. Tujuan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa 7 F. Nilai-Nilai dalam Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa 7 N BAB II : PEN GE MB AN GA PEN DID IKA N BUD

AYA DAN KA RA KTE R BAN GSA ME LAL UI INT EGR ASI MA TA PEL A. Prinsip dan Pendekatan Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa 11 B. Perencanaan Pengembangan Pendidikan

AJA RAN , PEN GE MB AN GA N DIR I, DAN BUD AYA SEK OLA H Budaya dan Karakter Bangsa 14 C. Pengembangan Proses Pembelajaran 19 D. Penilaian Hasil Belajar 22 E. Indikator Sekolah dan Kelas 23 INDIKATOR

BAB III : PETA NILAI DAN Mata Pelajaran A. Nilai, Jenjang Kelas, dan Indikator 31 B. Peta Nilai Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa Berdasarkan 41 C. Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar, Nilai, dan Indikator Mata Pelajaran 48 NILAI-NILAI BAB IV : INTEGRASI BUDAYA DAN

KARAKTER BANGSA KE DALAM

DOKUMEN KTSP 81 PENUTUP 101 N G A N T A R

K A T A P E pengembangan budaya karakter bangsa.

dan

Alhamdulillah, berkat rahmat Allah SWT serta dukungan dan partisipasi berbagai pihak akhirnya Naskah Pedoman Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa telah rampung. Naskah ini merupakan salah satu hasil dari program 100 hari yang diamanahkan kepada Badan Penelitian dan Pengembangan Kementrian Pendidikan Nasional Kabinet Bersatu II. Kebijakan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa dicanangkan berdasarkan masukan dari Masyarakat, pengembangan telah dilakukan bersama oleh Badan Penelitian dan Pengembangan dan beberapa Unit Utama di lingkungan Kementrian Pendidikan Nasional serta kantor Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat. Upaya yang telah dilakukan masyarakat dan lembaga terkait berupa pemikiran tentang pendidikan nilai, moral, dan karakter bangsa telah dikembangkan dan dilaksanakan dalam skala yang manageable sesuai dengan kemampuan lembaga terkait dan dukungan kebijakan pemerintah. Pada saat sekarang, kebijakan pemerintah merupakan bukan saja dukungan tetapi juga unsur yang berperan aktif dalam

Berdasarkan kajian terhadap masukan dari masyarakat baik melalui media massa, seminar, sarasehan, kajian literatur, maupun upaya langsung dalam melaksanakan pendidikan nilai, moral, budaya, dan karakter, Badan Penelitian dan Pengembangan menyusun naskah Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa. Pikiran tentang Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa yang tercantum dalam naskah yang ada di hadapan para pendidik dan peminat pendidikan ini merupakan pikiran yang bersifat praktis dan dapat dilaksanakan dalam suasana pendidikan yang ada di sekolah pada saat sekarang. Meskipun demikian, pelaksanaan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa memerlukan berbagai perubahan dalam pelaksanaan proses pendidikan yang terjadi di sekolah pada saat sekarang. Perubahan yang diperlukan tidak mengubah kurikulum yang berlaku tetapi menghendaki sikap baru dan keterampilan baru dari para guru, kepala sekolah dan konselor sekolah. Sikap dan keterampilan baru tersebut merupakan persyaratan yang harus dipenuhi (condito sine qua non) untuk keberhasilan implementasi Pendidikan

Budaya dan Karakter Bangsa. Perubahan sikap dan penguasaan keterampilan yang dipersyaratkan tersebut hanya dapat dikembangkan melalui pendidikan dalam jabatan yang berfokus, berkelanjutan, dan sistemik. Karakter sebagai suatu moral excellence atau akhlak dibangun di atas berbagia kebajikan (virtues) yang pada gilirannya hanya memilikimakna ketika dilandasi atas nilai-nilai yang berlaku dalam budaya (bangsa). Karakter bangsa Indonesia adalah karakter yang dimiliki warga Negara Indonesia berdasarkan tindakan-tindakan yang dinilai sebagai suatu kebajikan berdasarkan nilai yang berlaku di masyarakat dan bangsa Indonesia. Oleh karena itu, Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa diarahkan pada upaya mengembangkan nilai-nilai mendasari suatu kebijakan sehingga menjadi suatu kepribadian diri warga Negara. Berbeda dari materi ajar yang bersifat mastery, sebagaimana halnya suatu performance content suatu kompetensi, materi Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa bersifat developmental. Perbedaan hakekat kedua kelompok materi tersebut menghendaki perbedaan perlakuan dalam proses pendidikan. Materi pendidikan yang bersifat developmental menghendaki proses pendidikan yang cukup panjang dan bersifat saling menguat (reinforce) antara kegiatan belajar dengan kegiatan belajar lainnya, antara proses belajar di kelas dengan kegiatan kurikuler di sekolah dan di luar sekolah. Disamping persamaan dalam kelompok, materi belajar ranah pengetahuan (cognitive) yang

dalam satu kelompok developmental dengan nilai, antara keduanya terdapat perbedaan yang mendasar dalam perencanaan pada dokumen kurikulum (KTSP), silabus, RPP, dan proses belajar. Materi belajar ranah pengetahuan dapat dijadikan pokok bahasan sedangkan materi nilai dalam Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa tidak dapat dijadikan pokok bahasan karena mengandung resiko akan menjadi materi yang bersifat kognitif. Oleh karena itu, dalam pengembangan materi Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa sikap menyukai, ingin memiliki, dan mau menjadikan nilai-nilai tersebut sebagai dasar bagi tindakan dalam perilaku kehidupan peserta didik seharihari merupakan persyaratan awal yang mutlak untuk keberhasilan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa. Proses Pembelajaran Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa dilaksanakan melalui proses belajar aktif. Sesuai dengan prinsip pengembangan nilai harus dilakukan secara aktif oleh peserta didik (dirinya subyek yang akan menerima, menjadikan nilai sebagai miliknya dan menjadikan nilainilai yang sudah dipelajarinya sebagai dasar dalam setiap tindakan) maka posisi peserta didik sebagai subyek yang aktif dalam belajar adalah prinsip utama belajar aktif. Oleh karena itu, keduanya saling memerlukan. Selain sebagai pedoman untuk pelaksanaan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa, naskah ini dilengkapi juga dengan indikator sekolah dan indikator kelas yang dianggap kondusif dalam penerapan Pendidikan Budaya dan

Kepada guru. tenaga. Semoga naskah ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh guru. Januari 2010 Kepala Badan Penelitian dan Pengembang an ffd8ffe000104a46494600010 20100c800c80000ffe20c58494 3435f50524f46494c450001010 0000c484c696e6f021000006d6 e74725247422058595a2007ce 0002000900060031000061637 3704d53465400000000494543 2073524742000000000000000 0000000000000f6d600010000 0000d32d48502020000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000116370727400000 1500000003364657363000001 840000006c77747074000001f 000000014626b707400000204 000000147258595a000002180 00000146758595a0000022c00 0000146258595a00000240000 00014646d6e64000002540000 0070646d6464000002c400000 088767565640000034c000000 8676696577000003d40000002 46c756d69000003f800000014 6d6561730000040c000000247 4656368000004300000000c72 5452430000043c0000080c675 452430000043c0000080c6254 52430000043c0000080c74657 87400000000436f7079726967 6874202863292031393938204 865776c6574742d5061636b61 726420436f6d70616e7900006 4657363000000000000001273 5247422049454336313936362 d322e31000000000000000000 0000127352474220494543363 13936362d322e310000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000 Prof. konselor sekolah dan pengawas dapat menggunakan indikator tersebut sebagai pedoman dalam mengembangkan dan menilai budaya sekolah yang kondusif untuk Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa. pengawas dan pihak lain yang terkait. Jakarta. H. waktu dan materi bernilai ibadah di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa. Kami doakan semoga semua dukungan dan partisipasi berupa pikiran. Akhirnya kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam penyusunan naskah ini. Dr. Mansyur Ramly PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA BUDAYA DAN Pengarah: Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Sekretaris Badan Penelitian dan PengembanganKepala Pusat . Amin. kepala sekolah.Karakter Bangsa. kepala sekolah. konselor sekolah.

Selain di media massa. maupun internasional.Pd Drs. para pemuka masyarakat. Buchori Ismail Sekretaris Kegiatan: Erlina Indarti. seminar. Jarwadi. Latar Belakang Persoalan budaya dan karakter bangsa kini menjadi sorotan tajam masyarakat.Ed Drs. Abdul Aziz Wahab Prof. tertuang dalam berbagai tulisan di media cetak. Kurniawan. Sutjipto. Dr. M. kehidupan ekonomi yang konsumtif. Persoalan yang muncul di masyarakat seperti korupsi. wawancara. para ahli. dialog. perusakan. Heni Waluyo. dan pengamat sosial berbicara mengenai persoalan budaya dan karakter bangsa di berbagai forum seminar. perkelahian massa. A.Ed Drs. dan sebagainya menjadi topik pembahasan hangat di media massa. Said Hamid Hasan Anggota:Prof. M. Berbagai . dan para pengamat pendidikan. ST ffd8ffe000104a4649460001020100c800c80000ffe20c584943435f50524f46494c4500010100000c484c 696e6f021000006d6e74725247422058595a2007ce00020009000600310000616373704d5346540000000 049454320735247420000000000000000000000000000f6d6000100000000d32d4850202000000000000 000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000001 163707274000001500000003364657363000001840000006c77747074000001f000000014626b7074000 00204000000147258595a00000218000000146758595a0000022c000000146258595a000002400000001 4646d6e640000025400000070646d6464000002c400000088767565640000034c0000008676696577000 003d4000000246c756d69000003f8000000146d6561730000040c0000002474656368000004300000000 c725452430000043c0000080c675452430000043c0000080c625452430000043c0000080c746578740000 0000436f70797269676874202863292031393938204865776c6574742d5061636b61726420436f6d7061 6e790000646573630000000000000012735247422049454336313936362d322e31000000000000000000 000012735247422049454336313936362d322e3100000000000000000000000000000000000000000000 0000000000PENDAHULUAN A.Ed Drs. kehidupn politik yang tidak produktif. Dr. M. Dr.Ed Dra.Pd Dra. Ph.Ed Dra. M. M.Kurikulum Penanggung Jawab Kegiatan: Erry Utomo. Zulfikrie Anas. M. Lili Nurlaili. kekerasan. dan gelar wicara di media elektronik. M. Sapto Aji WiranthoDra. dan di berbagai kesempatan. Suci Paresti.Pd. Maria Chatarina Drs.D Wakil Penanggung Jawab Kegiatan: Drs. Maria Listiyanti Drs. M. Hamka. M. Yoyok Mulyana Drs. baik pada tingkat lokal. nasional. Sorotan itu mengenai berbagai aspek kehidupan. Tim Penulis Naskah: Ketua: Prof. kejahatan seksual.

memberikan perhatian yang lebih besar pada pendidikan budaya dan karakter bangsa dibandingkan kurikulum masa sebelumnya.alternatif penyelesaian diajukan seperti peraturan. dan sarasehan yang diadakan oleh Kementerian Pendidikan Nasional pada awal tahun 2010 menggambarkan adanya kebutuhan masyarakat yang kuat akan pendidikan budaya dan karakter bangsa. bahwa kebutuhan itu. Apalagi jika dikaji. undang-undang. Alternatif lain yang banyak dikemukakan untuk mengatasi. unggulan berbagai unit Kementrian Pendidikan Nasional. seminar. ahli pendidikan. akhirnya budaya dan karakter bangsa telah dilakukan di berbagai direktorat dan bagian di berbagai pemerintah. sudah seharusnya kurikulum. pemerintah pendidikan berakumulasi kebijakan mengenai dan menjadi Keinginan mengenai budaya dan pada pemerintah pendidikan salah paling satu tidak budaya dan karakter bangsa kepedulian masyarakat dan kepedulian karakter bangsa. peningkatan upaya pelaksanaan dan penerapan hukum yang lebih kuat. secara imperatif. saat ini. masalah budaya dan karakter bangsa yang dibicarakan itu adalah pendidikan. Pendidikan dianggap sebagai alternatif yang bersifat preventif karena pendidikan membangun generasi baru bangsa yang lebih baik. adalah sebagai kualitas manusia Indonesia yang dirumuskan dalam Tujuan Pendidikan Nasional. pendidikan diharapkan dapat mengembangkan kualitas generasi muda bangsa dalam berbagai aspek yang dapat memperkecil dan mengurangi penyebab berbagai masalah budaya dan karakter bangsa. Memang diakui bahwa hasil dari pendidikan akan terlihat dampaknya dalam waktu yang tidak segera. Oleh karena itu. berkenaan dengan berbagai Kepedulian mengenai telah Berbagai pengembangan pula masyarakat pendidikan menjadi pemerintah. lembaga terutama di budaya dan karakter bangsa program pemerintah. Upaya pengembangan itu untuk masa 5 (lima) tahun . Kurikulum adalah jantungnya pendidikan (curriculum is the heart of education). tetapi memiliki daya tahan dan dampak yang kuat di masyarakat. Pendapat yang dikemukakan para pemuka masyarakat. upaya pendidikan jenjang dan jalur pendidikan walaupun sifatnya belum menyeluruh. para pemerhati pendidikan dan anggota masyarakat lainnya di berbagai media massa. Sebagai alternatif yang bersifat preventif. paling tidak mengurangi.

sebagai berpikir. keyakinan (belief) manusia yang dihasilkan masyarakat. diartikan sistem moral. berkembangnya kehidupan untuk potensi bertujuan membahas dan berargumentasi mengenai istilah-istilah tersebut secara akademik. rumusan tujuan pendidikan nasional menjadi dasar dalam pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa. berakhlak mulia. Budaya nilai. cakap. nilai. demokratis mandiri. Untuk mendapatkan wawasan mengenai arti pendidikan budaya dan karakter b21angsa perlu dikemukakan pengertian istilah budaya. operasionalisasi pemerintah pendidikan Pedoman kebijakan dalam budaya dan bertanggung jawab”. yang istilah-istilah itu menjadi pokok bahasan dalam mata pelajaran terkait. berilmu. Pengertian Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa Undang-Undang 2003 tentang Republik Sistem Indonesia nomor 20 tahun Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) fungsi harus merumuskan dan digunakan di UU tujuan dalam upaya Indonesia. kreatif. karena itu. dikemukakan Pengertian di sini dalam Antropologi. kebebasan tetap memiliki sepenuhnya bermartabat dalam rangka mencerdaskan bangsa. dan mata pelajaran lain. Kewarganegaraan. dan peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. . menyebutkan. pendidikan nasional yang mengembangkan pendidikan Pasal nasional mengembangkan membentuk peradaban 3 dikemukakan secara teknis dan digunakan Guru-guru Pendidikan mengembangkan pedoman ini. Sistem berpikir. norma. Sisdiknas “Pendidikan berfungsi dan serta yang watak bangsa karakter bangsa. moral. dan yang pendidikan. dan serta menjadi warga negara yang keseluruhan norma.mendatang. Tujuan pendidikan merupakan Indonesia satuan yang nasional itu rumusan harus Oleh sekolah ini adalah rancangan mengenai kualitas manusia dikembangkan oleh setiap pendidikan. karakter bangsa. sehat. B.

seperti kepada lain moral. nilai. moral. sebagainya. norma. norma dan keyakinan itu digunakan manusia sistem dan dalam dan kehidupan menghasilkan sistem Manusia akhlak. maka pengembangan karakter individu seseorang hanya dapat dilakukan dalam lingkungan sosial dan budaya yang berangkutan. sejumlah norma. Artinya. mengembangkan potensi peserta memiliki sistem berpikir. sistem ekonomi. dapat dipercaya. seni. sistem kepercayaan. sistem ekonomi.budaya masyarakat. hormat Interaksi orang karakter itu. norma. karakter bangsa hanya dapat dilakukan dalam suatu proses pendidikan lingkungan yang tidak melepaskan peserta didik dari sosial. dan budaya bangsa. nilai. nilai. Sistem berpikir. nilai. dalam sehingga dan keyakinan mereka yang Pendidikan merupakan upaya terencana didik. moral.dan keyakinan itu adalah hasil dari interaksi manusia dengan sesamanya dan lingkungan alamnya. serta seni. moral. kepercayaan. diwariskan masyarakatnya dan mengembangkan warisan tersebut ke arah yang sesuai untuk kehidupan masa kini dan masa mendatang. teknologi. berkembang sesungguhnya bertindak. moral. Karakter adalah watak. Kebajikan terdiri atas sistem sosial. Akan tetapi. pengetahuan. maka yang Ketika kehidupan manusia terus berkembang. dan pengembangan budaya adalah sistem sosial. hasil atau internalisasi kepribadian berbagai yang seseorang yang terbentuk dari kebajikan (virtues) diyakini dan digunakan sebagai landasan untuk cara pandang. jujur. nilai. dan seseorang masyarakat menumbuhkan karakter bangsa. bersikap. sebagai makhluk sosial menjadi penghasil sistem berpikir. berpikir. ilmu. karena manusia hidup dalam ligkungan sosial dan budaya tertentu. Lingkungan sosial dan budaya bangsa adalah Pancasila. jadi pendidikan budaya dan karakter bangsa haruslah berdasarkan . manusia diatur oleh yang sistem telah berpikir. teknologi. orang dan dan berani lain. dengan dan karakter bertindak. Oleh karena pengembangan bangsa hanya dapat dilakukan melalui pengembangan karakter individu seseorang. akan tetapi juga dalam interaksi dengan sesama manusia dan alam kehidupan. dan keyakinan. tabiat. dan keyakinan dihasilkannya.

serta efektif. dan warganegara produktif dan kreatif . Pendidikan adalah juga suatu usaha masyarakat dan bangsa dalam mempersiapkan generasi mudanya bagi keberlangsungan kehidupan budaya. perencanaan metode pembelajaran peningkatan kualitas kehidupan masyarakat dan bangsa di masa mendatang. oleh karenanya harus . menerapkan nilai-nilai masyarakat. yang memiliki sebagai dalam sebagai religius. karakter bangsa. pendidikan adalah proses pewarisan budaya dan karakter bangsa bagi generasi muda karakter dan juga budaya bangsa proses dan untuk pengembangan dirinya. Pendidikan adalah suatu usaha yang sadar dan sistematis dalam mengembangkan potensi peserta didik. otak. melakukan proses internalisasi. pendidikan budaya dan karakter bangsa adalah usaha bersama sekolah. Berdasarkan pendidikan dikemukakan pendidikan karakter sebagai pengertian yang di atas budaya bangsa pendidikan telah maka dan yang Pancasila pada diri peserta didik melalui pendidikan hati. bangsa Dengan adalah nilai-nilai kehidupan lebih masyarakat sejahtera. pengembangan pendidikan budaya dan karakter sangat strategis bagi keberlangsungan dan keunggulan bangsa di masa mendatang. dan penghayatan nilai-nilai menjadi kepribadian mereka dalam bergaul di masyarakat. dan Sesuai dengan sifat suatu nilai. mengembangkan pendekatan yang sesuai. nilai dan karakter kehidupan anggota nasionalis. Keberlangsungan itu ditandai oleh pewarisan budaya dan karakter yang telah dimiliki masyarakat dan bangsa. yang serta kata lain. Pengembangan itu harus dilakukan yang belajar yang melalui baik. Dalam proses pendidikan budaya dan karakter bangsa. mendidik budaya dan mengembangkan mengembangkan kehidupan bangsa yang bermartabat. masyarakat dan bangsa yang lebih baik di masa depan.nilai-nilai karakter Pancasila. Oleh karena itu. dan dimaknai nilai-nilai mengembangkan budaya dan karakter bangsa pada diri peserta didik sehingga mereka karakter tersebut dirinya. secara aktif peserta didik mengembangkan potensi dirinya. dan fisik. Atas dasar pemikiran itu.

RW. Landasan Pedagogis dan Pendidikan Budaya Budaya. yang menyebabkan peserta didik tumbuh dan berkembang. semakin kuat pula kecenderungan untuk tumbuh baik. Apabila peserta didik menjadi asing dari budaya terdekat maka dia tidak mengenal dengan baik budaya bangsa dan dia tidak mengenal dirinya sebagai anggota sangat bahkan proses budaya rentan bangsa. maka mereka tidak akan mengenal budayanya dengan baik sehingga ia menjadi dalam orang asing. (kampung. desa) berkembang ke lingkungan yang lebih luas yaitu budaya nasional bangsa dan budaya universal suatu untuk potensi yang dianut oleh ummat manusia. Kecenderungan itu terjadi karena dia tidak memiliki norma dan nilai budaya dapat dasar nasionalnya digunakan untuk yang sebagai Karakter Bangsa Pendidikan upaya adalah sadar mengembangkan peserta didik secara optimal. melalui semua mata pelajaran. pertimbangan. terhadap untuk Dalam situasi demikian. karena peserta didik hidup tak terpishkan dalam lingkungannya dan bertindak Pendidikan sesuai yang dengan tidak kaidah-kaidah budayanya. Usaha sadar itu tidak boleh dilepaskan dari lingkungan peserta terutama didik dari berada.dilakukan secara bersama oleh semua guru dan pemimpin sekolah. Semakin memiliki kuat seseorang dasar budayanya. orang “asing” lingkungan yang lebih melakukan pertimbangan (valueing). tak terpisahkan dari budaya sekolah. Selain menjadi mengkhawatirkan adalah dia menjadi orang yang tidak menyukai budayanya. dan menjadi bagian yang C. dia pengaruh budaya luar dan cenderung menerima budaya luar tanpa pertimbangan (valueing). Ketika hal ini terjadi. dan berkembang titik menjadi warga negara yang Pada . dilandasi oleh prinsip itu akan menyebabkan peserta didik tercerabut dari akar budayanya. dimulai dari budaya terdekat di lingkungan RT. lingkungan budayanya.

berkelanjutan. ada dalam dilakukan melalui berbagai mata (kewarganegaraan. norma dan kebanggaan bangsa dan nilai budaya secara kolektif pada tingkat makro akan menjadi norma dan nilai budaya menjadi Indonesia bertindak. IPS. pendidikan jasmani dan olahraga. mewariskan mendatang. pendidikan juga memiliki fungsi untuk nilai-nilai mengembangkan budaya dan prestasi masa lalu itu menjadi nilai-nilai budaya bangsa yang yang akan sesuai datang. serta ketrampilan). cara sesuai dengan norma dan nilai ciri ke-Indonesiaannya. seni. agama. Oleh karena itu. IPA. Proses pengembangan nilai-nilai yang menjadi landasan dari karakter itu menghendaki suatu proses pelajaran kurikulum sejarah. kesadaran akan siapa dirinya dan bangsanya adalah bagian yang teramat penting. dengan serta kehidupan masa kini dan masa mengembangkan prestasi baru yang menjadi karakter baru bangsa. yang yang geografi. ekonomi. mengembangkan Dalam pendidikan karakter bangsa. baik Kesadaran tersebut yang dan hanya dapat terbangun dengan melalui sejarah pencerahan memberikan prestasi masa lalu ke generasi merupakan . warga yang dan Dengan negara memiliki cara masalah demikian. bahasa matematika. menyelesaikan bangsa. aturan dasar yang pendidikan sudah untuk nasional (UUD 1945 dan Sisdiknas) memberikan landasan yang sosiologi. pendidikan budaya dan karakter bangsa merupakan inti dari suatu proses pendidikan. antropologi. Selain mewariskan. Pendidikan adalah suatu proses enkulturasi. wawasan. karena itu. Hal ini sesuai dengan fungsi utama pendidikan dalam yang UU diamanatkan Sisdiknas. cara berpikir. prestasi berfungsi nilai-nilai Nilai-nilai itu dan dan bangsa”. “mengembangkan kemampuan dan membentuk watak bangsa serta yang peradaban bermartabat Oleh dalam rangka mencerdaskan kehidupan mengatur UU kokoh mengembangkan keseluruhan potensi diri seseorang sebagai anggota masyarakat dan bangsa.kulminasinya. Indonesia. peserta didik akan menjadikan bangsa itu dikenal oleh bangsa-bangsa lain.

nilai dan karakter yang dikembangkan pada diri peserta didik akan sangat kokoh dan memiliki dampak nyata dalam kehidupan bangsa. Fungsi Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa 2perbaikan: memperkuat kiprah pendidikan nasional untuk bertanggung jawab dalam pengembangan potensi peserta didik yang lebih bermartabat. dan (ketatanegaraan/politik/ kewarganegaraan). Pendidikan budaya dan karakter bangsa pendidikan dasar atribut dilakukan nilai-nilai dan melalui atau diri. manusia. umat bahkan berkenaan nilai yang hidup di masyarakat (antropologi). dan nilai-nilai yang terumuskan pendidikan nasional. bangsa dasarnya adalah dan karakter karena itu pendidikan budaya dasarnya adalah pengembangan nilai-nilai yang berasal dari pandangan hidup atau ideologi bangsa Indonesia. nilai lingkungan bangsanya kurikulum yang demikian. dengan bahasa cara kehidupan sistem pemerintahan. politik kebajikan yang menjadi nilai budaya suatu karakter pada Oleh pada bangsa. dirinya dan harus kesadaran. sistem sosial yang berlaku dan sedang berkembang (sosiologi). bangsanya di masa kini. Selain pendidikan pula wawasan. dan dan dengan diri (geografi). ilmu. Budaya dan Karakter perekonomian. Tujuan Pendidikan Bangsa . tempat hidup membangun pengetahuan. dalam agama. Indonesia berpikirnya. dan 3penyaring: untuk menyaring budaya bangsa sendiri dan budaya bangsa lain yang tidak sesuai dengan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa yang bermartabat. dan masyarakat. E. tujuan budaya. Dengan terobosan Fungsi pendidikan budaya dan karakter bangsa adalah: 1pengembangan: pengembangan potensi peserta didik untuk menjadi pribadi berperilaku baik.penjelasan mengenai siapa diri bangsanya di masa lalu yang menghasilkan itu. ketatanegaraan. Kebajikan yang menjadi karakter nilai. perlu ada upaya berupa terobosan kurikulum nilaipengembangan nilai yang menjadi dasar bagi pendidikan budaya dan karakter bangsa. D. teknologi. ini bagi peserta didik yang telah memiliki sikap dan perilaku yang mencerminkan budaya dan karakter bangsa. Artinya. dan seni.

dan seni. penuh kreativitas dan persahabatan. kreatif. yaitu warga negara yang memiliki kemampuan. berwawasan kebangsaan. jujur. dikembangkan oleh berbagai satuan pendidikan di berbagai jenjang dan jalur. Artinya. Tujuan 1Agama: masyarakat Indonesia adalah masyarakat beragama. Pancasila terdapat pada Pembukaan UUD 1945 dan dijabarkan lebih lanjut dalam pasal-pasal yang terdapat dalam UUD 1945. Nilai-nilai dalam budaya bangsa yang religius. masyarakat. ekonomi. dan menerapkan nilainilai Pancasila dalam kehidupannya sebagai warga negara. karakter bangsa bertujuan mempersiapkan peserta didik menjadi warga negara yang lebih baik. hukum. Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa pendidikan budaya dan Nilai-nilai dikembangkan yang dalam karakter bangsa diidentifikasi dari sumbersumber berikut ini. Oleh karena itu. kehidupan kenegaraan pun didasari pada nilai-nilai yang berasal dari agama. serta dengan rasa kebangsaan yang tinggi dan penuh kekuatan (dignity). Pendidikan budaya dan . Atas dasar pertimbangan itu. kemasyarakatan. 2mengembangkan kebiasaan dan perilaku peserta didik yang terpuji dan sejalan dengan nilainilai universal dan tradisi 6 F. Posisi budaya yang demikian penting dalam kehidupan masyarakat mengharuskan budaya menjadi sumber nilai dalam pendidikan budaya dan karakter bangsa.Tujuan pendidikan budaya dan karakter bangsa adalah: 1mengembangkan potensi kalbu/nurani/afektif peserta didik sebagai manusia dan warganegara yang memiliki nilai-nilai budaya dan karakter bangsa. maka nilainilai pendidikan budaya dan karakter bangsa harus didasarkan pada nilai-nilai dan kaidah yang berasal dari agama. nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila menjadi nilai-nilai yang mengatur kehidupan politik. 4Tujuan Pendidikan Nasional: sebagai rumusan kualitas yang harus dimiliki setiap warga negara Indonesia. Secara politis. 4mengembangkan kemampuan peserta didik menjadi manusia yang mandiri. 3Budaya: sebagai suatu kebenaran bahwa tidak ada manusia yang hidup bermasyarakat yang tidak didasari oleh nilai-nilai budaya yang diakui masyarakat itu. 2Pancasila: negara kesatuan Republik Indonesia ditegakkan atas prinsip-prinsip kehidupan kebangsaan dan kenegaraan yang disebut Pancasila. kehidupan individu. dan bangsa selalu didasari pada ajaran agama dan kepercayaannya. kemauan. dan 5mengembangkan lingkungan kehidupan sekolah sebagai lingkungan belajar yang aman. budaya. 3menanamkan jiwa kepemimpinan dan tanggung jawab peserta didik sebagai generasi penerus bangsa. Nilai-nilai budaya itu dijadikan dasar dalam pemberian makna terhadap suatu konsep dan arti dalam komunikasi antaranggota masyarakat itu.

Toleransi Sikap dan tind suku. bersikap. Menghargai Prestasi Sikap dan tind pada orang lai Sikap dan per dan kewajiban terhadap diri s sosial dan bud Sekolah dan guru dapat menambah atau pun mengurangi . ekonomi. Mandiri Berpikir dan m atau hasil baru Sikap dan per orang lain dal 13. dan b Cara berfikir. Jujur Perilaku yang sebagai orang perkataan. kepedulian. Cara berfikir. perkata lain merasa se 10. serta menghormati keberhasilan orang lain. Oleh karena itu. Cara berpikir. Kreatif 7. dan politik bangsa. Sikap. dan didengar. sosial. 5 ffd8ffe000104a464946000102 01008200820000ffe20c5849434 35f50524f46494c45000101000 00c484c696e6f021000006d6e7 4725247422058595a2007ce000 20009000600310000616373704 d5346540000000049454320735 24742000000000000000000000 0000000f6d6000100000000d32 d4850202000000000000000000 00000000000000000000000000 00000000000000000000000000 00000000000000000000000001 16370727400000150000000336 4657363000001840000006c777 47074000001f000000014626b7 07400000204000000147258595 a00000218000000146758595a0 000022c000000146258595a000 0024000000014646d6e6400000 25400000070646d6464000002c 400000088767565640000034c0 000008676696577000003d4000 000246c756d69000003f800000 0146d6561730000040c0000002 474656368000004300000000c7 25452430000043c0000080c675 6 NILAI 8. tujuan pendidikan nasional adalah sumber yang paling operasional dalam pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa. dan berbuat yang menunjukkan 18. budaya. pe berbeda dari d 4. Peduli Sosial kepentingan diri dan kelompoknya. dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas 17. dan bertindak yang menilai sama 15. bersikap. Cinta Damai DESKRIPSI Tindakan yan bergaul. bertindak. Rasa Ingin Tahu 452430000043c0000080c62545 2430000043c0000080c7465787 400000000436f7079726967687 42028632920313939382048657 76c6574742d5061636b6172642 0436f6d70616e7900006465736 30000000000000012735247422 049454336313936362d322e310 00000000000000000000012735 247422049454336313936362d3 22e31000000000000000000000 00000000000000000000000000 0000000 NILAI 1. etnis. Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat. tin 3.pendidikan nasional memuat berbagai nilai kemanusiaan yang harus dimiliki warga negara Indonesia. Tanggung-jawab kesetiaan. Kerja Keras Tindakan yan pada berbagai Perilaku yang dalam mengat serta menyele 6. dilihat. Gemar Membaca hak dan kewajiban dirinya dan orang lain. lingkungan fisik. Demokratis 9. Religius DESKRIPS Sikap dan per ajaran agama pelaksanaan i pemeluk agam 2. dan Catatan: mengakui. Cinta Tanah Air 12. Peduli Lingkungan mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajarinya. Semangat Kebangsaan Kebiasaan me bacaan yang m Sikap dan tind kerusakan pad mengembangk kerusakan ala 11. Bersahabat/ Komuniktif 14. Disiplin 5. Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk 16. dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa.

peduli. jujur. peserta didik belajar melalui proses berpikir. Oleh karena itu. pengembangan diri. ada 5 nilai yang diharapkan menjadi nilai minimal yang dikembangkan di setiap sekolah yaitu nyaman. dan selanjutnya menjadikan suatu nilai sesuai dengan keyakinan diri.nilai-nilai tersebut sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang dilayani sekolah dan hakekat materi SK/KD dan materi bahasan suatu mata pelajaran. menentukan pendirian. dan budaya sekolah. DAN BUDAYA SEKOLAH A. dan tangguh/kerjakeras. PENGEMBANGAN DIRI. ffd8ffe000104a4649460001020100c800c80000ffe20c584943435f50524f46494c4500010100000c484c 696e6f021000006d6e74725247422058595a2007ce00020009000600310000616373704d5346540000000 049454320735247420000000000000000000000000000f6d6000100000000d32d4850202000000000000 000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000001 163707274000001500000003364657363000001840000006c77747074000001f000000014626b7074000 00204000000147258595a00000218000000146758595a0000022c000000146258595a000002400000001 4646d6e640000025400000070646d6464000002c400000088767565640000034c0000008676696577000 003d4000000246c756d69000003f8000000146d6561730000040c0000002474656368000004300000000 c725452430000043c0000080c675452430000043c0000080c625452430000043c0000080c746578740000 0000436f70797269676874202863292031393938204865776c6574742d5061636b61726420436f6d7061 6e790000646573630000000000000012735247422049454336313936362d322e31000000000000000000 000012735247422049454336313936362d322e3100000000000000000000000000000000000000000000 0000000000PENGEMBANGAN PENDIDIKAN BUDAYA DAN KARAKTER BANGSA MELALUI INTEGRASI MATA PELAJARAN. Prinsip dan Pendekatan Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa Pada prinsipnya. dan berbuat. Berikut prinsip-prinsip yang digunakan dalam pengembangan pendidikan budaya dan karakter . Meskipun demikian. bersikap. menilai pilihan. Ketiga proses ini dimaksudkan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik dalam melakukan kegiatan sosial dan mendorong peserta didik untuk melihat diri sendiri sebagai makhluk sosial. Dengan prinsip ini. cerdas. pengembangan budaya dan karakter bangsa tidak dimasukkan sebagai pokok bahasan tetapi terintegrasi ke dalam mata pelajaran. Silabus dan Rencana Program Pembelajaran (RPP) yang sudah ada. Prinsip pembelajaran yang digunakan dalam pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa mengusahakan agar peserta didik mengenal dan menerima nilai-nilai budaya dan karakter bangsa sebagai milik mereka dan bertanggung jawab atas keputusan yang diambilnya melalui tahapan mengenal pilihan. guru dan sekolah perlu mengintegrasikan nilai-nilai yang dikembangkan dalam pendidikan budaya dan karakter bangsa ke dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).

Sejatinya. dimulai dari awal peserta didik masuk sampai selesai dari suatu satuan pendidikan. dan dalam setiap kegiatan kurikuler dan ekstrakurikuler. proses tersebut dimulai dari kelas 1 SD atau tahun pertama dan berlangsung paling tidak sampai kelas 9 atau kelas akhir SMP. ffd8ffe000104a46494600010 20100c800c80000ffe20c58494 3435f50524f46494c450001010 0000c484c696e6f021000006d6 e74725247422058595a2007ce 0002000900060031000061637 3704d53465400000000494543 2073524742000000000000000 0000000000000f6d6000100000 000d32d485020200000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0 0 0 0 0 0 0 . Pen gem ban gan Nila inilai Pen didi kan Bud aya dan Kar akte r Ban gsa Pengembangan nilai budaya dan karakter bangsa melalui berbagai mata pelajaran yang Isi (SI). Melalui semua mata pelajaran. mensyaratkan bahwa proses pengembangan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa dilakukan melalui setiap mata pelajaran. Pendidikan budaya dan karakter bangsa di SMA adalah kelanjutan dari proses yang telah terjadi selama 9 tahun. pengembangan diri. dan budaya sekolah. mengandung makna bahwa proses pengembangan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa merupakan sebuah proses panjang. 1.bangsa. digambarkan sebagai berikut ini. Berkelanjutan. 2. Gambar 1 berikut ini memperlihatkan pengembangan nilai-nilai melalui jalur-jalur itu: ffd8ffe000104a46494600010 20100c800c80000ffe20c58494 3435f50524f46494c450001010 0000c484c696e6f021000006d6 e74725247422058595a2007ce 0002000900060031000061637 3704d53465400000000494543 2073524742000000000000000 0000000000000f6d600010000 0000d32d48502020000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000116370727400000 1500000003364657363000001 840000006c77747074000001f 000000014626b707400000204 000000147258595a000002180 00000146758595a0000022c000 000146258595a000002400000 0014646d6e640000025400000 070646d6464000002c4000000 88767565640000034c0000008 676696577000003d400000024 6c756d69000003f8000000146d 6561730000040c00000024746 56368000004300000000c7254 52430000043c0000080c675452 430000043c0000080c62545243 0000043c0000080c7465787400 000000436f7079726967687420 2863292031393938204865776 c6574742d5061636b61726420 436f6d70616e79000064657363 0000000000000012735247422 049454336313936362d322e31 0000000000000000000000127 3524742204945433631393636 2d322e3100000000000000000 0000000000000000000000000 000000000000 telah ditetapkan dalam Standar Ga mba r 2.

teori. ffd8ffe000104a46494600010 20100c800c80000ffe20c58494 3435f50524f46494c450001010 0000c484c696e6f021000006d6 e74725247422058595a2007ce 0002000900060031000061637 3704d53465400000000494543 2073524742000000000000000 0000000000000f6d600010000 0000d32d48502020000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000116370727400000 1500000003364657363000001 840000006c77747074000001f 000000014626b707400000204 000000147258595a000002180 . IPS. mengandung makna bahwa materi nilai budaya dan karakter bangsa bukanlah bahan ajar biasa. Pengembangan Nilai Budaya dan Karakter Bangsa melalui Setiap Mata Pelajaran dijadikan pokok bahasan yang dikemukakan seperti halnya ketika mengajarkan suatu prosedur. Nilai tidak diajarkan tapi dikembangkan. ataupun dalam agama. IPA. seni.0011637072740000015000000 0336465736300000184000000 6c77747074000001f00000001 4626b70740000020400000014 7258595a00000218000000146 758595a0000022c0000001462 58595a0000024000000014646 d6e640000025400000070646d 6464000002c40000008876756 5640000034c00000086766965 77000003d4000000246c756d6 9000003f8000000146d656173 0000040c00000024746563680 00004300000000c7254524300 00043c0000080c675452430000 043c0000080c62545243000004 3c0000080c7465787400000000 436f7079726967687420286329 2031393938204865776c65747 42d5061636b61726420436f6d7 0616e79000064657363000000 0000000012735247422049454 336313936362d322e31000000 0000000000000000127352474 22049454336313936362d322e 3100000000000000000000000 0000000000000000000000000 000000 Gambar 3. seperti pelajaran konsep. artinya. PKn. dan ketrampilan. nilai-nilai itu tidak Indonesia. fakta mata bahasa 3. 00000146758595a0000022c000 000146258595a000002400000 0014646d6e640000025400000 070646d6464000002c4000000 88767565640000034c0000008 676696577000003d400000024 6c756d69000003f8000000146d 6561730000040c00000024746 56368000004300000000c7254 52430000043c0000080c675452 430000043c0000080c62545243 0000043c0000080c7465787400 000000436f7079726967687420 2863292031393938204865776 c6574742d5061636b61726420 436f6d70616e79000064657363 0000000000000012735247422 049454336313936362d322e31 0000000000000000000000127 3524742204945433631393636 2d322e3100000000000000000 0000000000000000000000000 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 pendidikan jasmani dan kesehatan. matematika.

pengertian dari suatu nilai g Materi atau budaya pelajaran media dan biasa untuk karakter yang sedang pada mereka u diri r digunakan sebagai bahan mengembangkan nilai-nilai bangsa. nilai-nilai budaya dan karakter bangsa tidak ditanyakan dalam ulangan ataupun ujian. dan yang sudah rekonstruks karakter pa sekolah. perlu peserta didik mengetahui perbuatan yang kurang baik dari peserta didik yang harus dikoreksi pada saat itu juga. Oleh karena itu. Apabila guru mengetahui adanya perilaku dan sikap yang kurang baik maka pada saat itu juga 0000000000000f6d6000100000 000d32d485020200000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000001163707274000001 5000000033646573630000018 40000006c77747074000001f00 0 0 0 0 0 1 4 6 tumbuhkan mereka. Kegiatan spontan Kegiatan spontan yaitu kegiatan yang dilakukan secara spontan pada saat itu juga. psikomotor. 4. tetapi menggunakan materi pokok bahasan itu untuk nilai-nilai tidak mengembangkan belajar khusus mengembangkan mengembangkan budaya dan harus proses untuk nilai. Proses pendidikan dilakukan peserta didik secara aktif dan menyenangkan. Guru menerapkan prinsip ”tut wuri b. Mereka tidak boleh u berada dalam posisi tidak h tahu dan tidak paham a r u makna nilai itu. Kegiatan ini dilakukan biasanya pada saat guru dan tenaga kependidikan yang lain mengetahui adanya Konsekuensi dari prinsip ini. guru tidak perlu mengubah pokok bahasan yang sudah ada. Juga. guru Diawali de guru menun didik bahw belajar yan sumber info Suatu hal yang selalu harus diingat bahwa satu aktivitas belajar untuk kognitif. da kemampuan dalam ranah ffd8ffe000104a46494600010 201010e00960000ffe20c58494 3435f50524f46494c450001010 0000c484c696e6f021000006d6 e74725247422058595a2007ce 0002000900060031000061637 3704d53465400000000494543 2073524742000000000000000 . prinsip ini menyatakan bahwa proses pendidikan nilai budaya dan karakter bangsa dilakukan oleh peserta didik bukan oleh guru. s handayani” menyataka senang dan karakter bangsa. dapat digunakan mengembangkan afektif. Walaupun demikian.

0 0 berani menentang atau 0 mengkoreksi perilaku teman 0 yang tidak terpuji. Contoh kegiatan itu: membuang sampah tidak pada tempatnya. berkelahi. berpakaian tidak senonoh. memalak.menolong orang 0 0 dalam olah raga atau kesenian. memperoleh prestasi 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 melakukan koreksi sehingga peserta didik tidak akan melakukan tindakan yang tidak baik itu.26b7074000002040000001472 58595a0000021800000014675 8595a0000022c000000146258 595a0000024000000014646d6 e640000025400000070646d64 64000002c4000000887675656 40000034c0000008676696577 000003d4000000246c756d690 00003f8000000146d65617300 00040c0000002474656368000 004300000000c725452430000 043c0000080c6754524300000 43c0000080c62545243000004 3c0000080c746578740000000 0436f70797269676874202863 292031393938204865776c657 4742d5061636b61726420436f 6d70616e79000064657363000 0000000000012735247422049 454336313936362d322e31000 0000000000000000000127352 47422049454336313936362d3 22e3100000000000000000000 0000000000000000000000000 000000000 ffd8ffe000104a46494600010 201010e00960000ffe20c58494 3435f50524f46494c450001010 0000c484c696e6f021000006d6 e74725247422058595a2007ce 0002000900060031000061637 3704d53465400000000494543 2073524742000000000000000 0000000000000f6d6000100000 000d32d485020200000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000001163707274000001 5000000033646573630000018 40000006c77747074000001f00 0000014626b70740000020400 0000147258595a00000218000 000146758595a0000022c00000 0146258595a00000240000000 14646d6e64000002540000007 0646d6464000002c400000088 767565640000034c000000867 6696577000003d4000000246c 756d69000003f8000000146d65 61730000040c0000002474656 368000004300000000c725452 430000043c0000080c67545243 0000043c0000080c6254524300 00043c0000080c746578740000 0000436f707972696768742028 63292031393938204865776c6 574742d5061636b6172642043 6f6d70616e7900006465736300 0000000000001273524742204 9454336313936362d322e3100 0000000000000000000012735 247422049454336313936362d 322e310000000000000000000 0000000000000000000000000 lain. mencuri. berlaku tidak sopan. Kegiatan spontan berlaku untuk perilaku dan sikap peserta didik yang tidak baik dan yang baik sehingga perlu dipuji. misalnya: memperoleh nilai tinggi. 3 3 6 ffd8ffe000104a464946000102 4 01009500950000ffe20c584943 6 435f50524f46494c4500010100 5 000c484c696e6f021000006d6e 7 74725247422058595a2007ce00 3 0200090006003100006163737 6 04d5346540000000049454320 3 7352474200000000000000000 0 00000000000f6d600010000000 0 0d32d48502020000000000000 0 0000000000000000000000000 0 0000000000000000000000000 0 0000000000000000000000000 1 0000000116370727400000150 8 . berteriak-teriak sehingga mengganggu pihak lain.

ffd8ffe000104a464946000102 0100c700c70000ffe20c584943 435f50524f46494c4500010100 000c484c696e6f021000006d6e 74725247422058595a2007ce00 0200090006003100006163737 04d5346540000000049454320 7352474200000000000000000 00000000000f6d600010000000 0d32d48502020000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000116370727400000150 0000003364657363000001840 000006c77747074000001f0000 00014626b7074000002040000 00147258595a0000021800000 0146758595a0000022c0000001 46258595a0000024000000014 646d6e6400000254000000706 46d6464000002c40000008876 7565640000034c00000086766 96577000003d4000000246c75 6d69000003f8000000146d6561 730000040c000000247465636 8000004300000000c72545243 0000043c0000080c6754524300 00043c0000080c625452430000 043c0000080c74657874000000 00436f70797269676874202863 292031393938204865776c657 4742d5061636b61726420436f6 d70616e790000646573630000 0000000000127352474220494 54336313936362d322e310000 0000000000000000001273524 7422049454336313936362d32 2e31000000000000000000000 c. perhatian terhadap peserta didik. Jika guru dan tenaga kependidikan yang lain menghendaki agar peserta didik berperilaku dan bersikap sesuai dengan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa maka guru dan tenaga kependidikan yang lain adalah orang 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 G a m b a r 9 . jujur. bekerja keras.40000006c77747074000001f0 00000014626b7074000002040 00000147258595a0000021800 0000146758595a0000022c000 000146258595a000002400000 0014646d6e640000025400000 070646d6464000002c4000000 88767565640000034c0000008 676696577000003d400000024 6c756d69000003f8000000146 d6561730000040c0000002474 656368000004300000000c725 452430000043c0000080c6754 52430000043c0000080c62545 2430000043c0000080c746578 7400000000436f70797269676 8742028632920313939382048 65776c6574742d5061636b617 26420436f6d70616e79000064 6573630000000000000012735 247422049454336313936362d 322e310000000000000000000 0001273524742204945433631 3936362d322e3100000000000 0000000000000000000000000 000000000000000000 Gambar 8. menjaga kebersihan. Misalnya. M e n o l o n g t e m a n y a n g . datang tepat pada waktunya. berpakaian rapi.Keteladanan Keteladanan adalah perilaku dan sikap guru dan tenaga kependidikan yang lain dalam memberikan contoh terhadap tindakan-tindakan yang baik sehingga diharapkan menjadi panutan bagi peserta didik untuk mencontohnya. kasih sayang. Nilai cinta damai yang pertama dan utama memberikan contoh berperilaku dan bersikap sesuai dengan nilai-nilai itu. bertutur kata sopan.

toilet yang selalu bersih. budaya diintegrasikan dalam setiap pokok bahasan dari setiap mata pelajaran. mengkaji Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) pada Standar Isi (SI) untuk menentukan apakah nilai-nilai budaya dan karakter bangsa yang tercantum itu sudah tercakup di dalamnya. Sekolah harus mencerminkan kehidupan karakter bangsa yang diinginkan.terluka (nilai kasih sayang) nilai-nilai budaya dan d. Nilai-nilai tersebut dicantumkan dalam silabus dan RPP.Pengkondisian Untuk mendukung keterlaksanaan pendidikan budaya dan karakter bangsa maka sekolah harus dikondisikan sebagai pendukung kegiatan itu. Pengintegrasian dalam Pengembangan Pengembangan pendidikan karakater nilai-nilai dan bangsa nilai-nilai b . Misalnya. m e n g g u n a k a n 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 ffd8ffe000104a46494600010 20100c800c80000ffe20c58494 3435f50524f46494c450001010 0000c484c696e6f021000006d6 e74725247422058595a2007ce 0002000900060031000061637 3704d53465400000000494543 2073524742000000000000000 0000000000000f6d600010000 0000d32d48502020000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000116370727400000 1500000003364657363000001 840000006c77747074000001f 000000014626b707400000204 000000147258595a000002180 itu dalam silabus ditempuh melalui cara-cara berikut ini: a. bak sampah ada di berbagai tempat dan selalu dibersihkan. 00000146758595a0000022c000 000146258595a000002400000 0014646d6e640000025400000 070646d6464000002c4000000 88767565640000034c0000008 676696577000003d400000024 6c756d69000003f8000000146d 6561730000040c00000024746 56368000004300000000c7254 52430000043c0000080c675452 430000043c0000080c62545243 0000043c0000080c7465787400 000000436f7079726967687420 2863292031393938204865776 c6574742d5061636b61726420 436f6d70616e79000064657363 0000000000000012735247422 049454336313936362d322e31 0000000000000000000000127 3524742204945433631393636 2d322e3100000000000000000 0000000000000000000000000 mata pelajaran 2. sekolah terlihat rapi dan alat belajar ditempatkan teratur. .

kegiatan kegiatan proses keputusan. kepedulian sosial. baik yang mengalami kesulitan untuk menginternalisasi nilai maupun untuk menunjukkannya dalam perilaku. antaranggota masyarakat umumnya mencakup ritual. sekolah. c. ra sa ke ba ng sesamanya. d. ekstrakurikuler. mengembangkan proses pembelajaran peserta didik secara aktif yang memungkinkan peserta didik memiliki kesempatan melakukan internalisasi nilai dan menunjukkannya dalam perilaku yang sesuai. ffd8ffe000104a46494600010 201009600970000ffe20c58494 3435f50524f46494c450001010 0000c484c696e6f021000006d6 e74725247422058595a2007ce 0002000900060031000061637 3704d53465400000000494543 Budaya cakupannya harapan.tabel 1 yang memperlihatkan keterkaitan antara SK dan KD dengan nilai dan indikator untuk menentukan nilai yang akan dikembangkan. demografi. 2073524742000000000000000 3. kebijakan maupun interaksi sosial antarkomponen di sekolah. norma. memberikan bantuan kepada peserta didik. mengambil sekolah sangat luas. Interaksi internal kelompok dan antarkelompok terikat oleh berbagai aturan. e. keramahan. 0000000000000f6d6000100000 000d32d485020200000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000001163707274000001 5000000033646573630000018 40000006c77747074000001f00 0000014626b70740000020400 0000147258595a00000218000 000146758595a0000022c00000 0146258595a00000240000000 14646d6e64000002540000007 0646d6464000002c400000088 767565640000034c000000867 6696577000003d4000000246c 756d69000003f8000000146d65 61730000040c0000002474656 368000004300000000c725452 430000043c0000080c67545243 0000043c0000080c6254524300 00043c0000080c746578740000 0000436f707972696768742028 63292031393938204865776c6 574742d5061636b6172642043 6f6d70616e7900006465736300 0000000000001273524742204 9454336313936362d322e3100 0000000000000000000012735 247422049454336313936362d 322e310000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000 guru. Budaya sekolah adalah suasana kehidupan sekolah tempat peserta didik berinteraksi dengan sesamanya. . kurikuler. dan f. guru dengan disiplin. moral serta etika bersama yang berlaku di suatu Kepemimpinan. toleransi. administrasi sesamanya. B u d a y a S e k o l a h ke pe du lia n li ng ku ng an . mencantumkan nilainilai yang sudah tertera dalam silabus ke dalam RPP. konselor dengan pegawai dengan dan kelompok sekolah. keteladanan. kerja keras. hubungan. mencantumkankan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa dalam tabel 1 itu ke dalam silabus.

k e p a l a s e . untuk pengembangan nilai-nilai tertentu seperti kerja keras. rasa ingin tahu. melalui proses belajar setiap mata pelajaran atau kegiatan yang dirancang sedemikian rupa. dan gemar membaca dapat melalui kegiatan belajar yang biasa dilakukan guru. cinta tanah air. ffd8ffe000104a46494600010 201009600970000ffe20c58494 3435f50524f46494c450001010 0000c484c696e6f021000006d6 e74725247422058595a2007ce 0002000900060031000061637 3704d53465400000000494543 2073524742000000000000000 0000000000000f6d600010000 0000d32d48502020000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000116370727400000 1500000003364657363000001 840000006c77747074000001f 000000014626b707400000204 000000147258595a000002180 00000146758595a0000022c00 0000146258595a00000240000 00014646d6e64000002540000 0070646d6464000002c400000 088767565640000034c000000 8676696577000003d40000002 46c756d69000003f800000014 6d6561730000040c000000247 4656368000004300000000c72 5452430000043c0000080c675 452430000043c0000080c6254 52430000043c0000080c74657 87400000000436f7079726967 6874202863292031393938204 menggunakan 865776c6574742d5061636b61 726420436f6d70616e79000064 6573630000000000000012735 247422049454336313936362d 322e310000000000000000000 0001273524742204945433631 3936362d322e3100000000000 0000000000000000000000000 000000000000000000 C.saan. dilakukan dan melalui berbagai kegiatan di sekolah. 2Sekolah. dan kreatif memerlukan upaya pengkondisian sehingga peserta didik memiliki kesempatan untuk memunculkan perilaku yang menunjukkan nilai-nilai itu. dan tanggung jawab merupakan nilai-nilai yang dikembangkan budaya sekolah. Pengembangan nilai-nilai dalam dalam pendidikan budaya dan karakter bangsa dalam budaya sekolah mencakup kegiatan-kegiatan guru. peduli lingkungan. Pengembangan Proses Pembelajaran Pembelajaran menggunakan pendidikan pendekatan budaya dan karakter bangsa proses belajar peserta didik secara aktif dan berpusat pada kelas. tidak selalu diperlukan kegiatan belajar khusus untuk mengembangkan nilai-nilai pada pendidikan budaya dan karakter bangsa. masyarakat. toleransi. g u r u . disiplin. afektif. anak. administrasi berkomunikasi peserta sekolah. semangat kebangsaan. jujur. Setiap kegiatan belajar mengembangkan kemampuan dalam ranah kognitif. 1Kelas. Oleh karena itu. mandiri. dan psikomotor. melalui berbagai k e g i a t a n s e k o l a h y a n g d ii k u ti s e l u r u h p e s e r t a d i d i k . yang tenaga ketika dengan dan fasilitas didik dilakukan kepala sekolah. konselor. Meskipun demikian. Untuk pegembangan beberapa nilai lain seperti peduli sosial.

Contoh kegiatan yang dapat dimasukkan ke dalam program sekolah adalah lomba vocal group antarkelas tentang lagulagu bertema cinta tanah air. lomba olah raga antarkelas. pameran hasil karya peserta didik bertema budaya dan karakter bangsa. pameran foto hasil karya peserta didik bertema 3 ffd8ffe000104a46494600010 201009c009c0000ffe20c58494 3435f50524f46494c450001010 0000c484c696e6f021000006d6 e74725247422058595a2007ce 0002000900060031000061637 3704d53465400000000494543 2073524742000000000000000 4 5 budaya dan karakter bangsa. pagelaran seni. pagelaran bertema budaya dan karakter bangsa. dimasukkan ke Kalender Akademik dan yang dilakukan sehari-hari sebagai bagian dari budaya sekolah. lomba kesenian antarkelas. lomba mengarang lagu. lomba pidato bertema budaya dan karakter bangsa. gelar wicara. dan tenaga administrasi di sekolah itu. melakukan wawancara kepada tokoh yang berkaitan dengan budaya dan 6 7 ffd8ffe000104a46494600010 20100b400b40000ffe20c58494 3435f50524f46494c450001010 0000c484c696e6f021000006d6 e74725247422058595a2007ce 0002000900060031000061637 3704d53465400000000494543 2073524742000000000000000 0000000000000f6d600010000 0000d32d48502020000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000f6d6000100000 000d32d485020200000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000001163707274000001 5000000033646573630000018 40000006c77747074000001f00 0000014626b70740000020400 0000147258595a00000218000 000146758595a0000022c00000 0146258595a00000240000000 14646d6e64000002540000007 0646d6464000002c400000088 767565640000034c000000867 6696577000003d4000000246c 756d69000003f8000000146d65 61730000040c0000002474656 368000004300000000c725452 430000043c0000080c67545243 0000043c0000080c6254524300 00043c0000080c746578740000 0000436f707972696768742028 63292031393938204865776c6 574742d5061636b6172642043 6f6d70616e7900006465736300 0000000000001273524742204 9454336313936362d322e3100 0000000000000000000012735 247422049454336313936362d 322e310000000000000000000 0000000000000000000000000 20 karakter bangsa.kolah. mengundang berbagai narasumber untuk berdiskusi. direncanakan sejak awal tahun pelajaran. lomba membuat tulisan. 0000000000000000000000000 0000000000116370727400000 1500000003364657363000001 840000006c77747074000001f0 00000014626b7074000002040 00000147258595a0000021800 0000146758595a0000022c0000 00146258595a0000024000000 014646d6e6400000254000000 70646d6464000002c40000008 8767565640000034c00000086 76696577000003d4000000246 c756d69000003f8000000146d6 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 5 6 1 7 3 0 0 0 0 0 4 0 c . atau berceramah yang berhubungan dengan budaya dan karakter bangsa.

. (membantu mereka yang memperbaiki membersihkan membersihkan ibadah tertentu). membantu mengatur barang di tempat menumbuhkan rasa cinta ffd8ffe000104a46494600010 20100b400b40000ffe20c58494 3435f50524f46494c450001010 0000c484c696e6f021000006d6 e74725247422058595a2007ce 0002000900060031000061637 3704d53465400000000494543 2073524742000000000000000 0000000000000f6d600010000 0000d32d48502020000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000116370727400000 1500000003364657363000001 840000006c77747074000001f 000000014626b707400000204 000000147258595a000002180 00000146758595a0000022c00 D. atau tempatatau dan kegiatan lain yang diikuti oleh seluruh atau sebagian dirancang dimasukkan Kalender Misalnya. pengabdian untuk kepedulian kesetiakawanan tertimpa musibah semangat melakukan masyarakat menumbuhkan dan sosial banjir. Sebagai contoh.0000002474656368000004300 000000c725452430000043c00 00080c675452430000043c000 0080c625452430000043c0000 080c7465787400000000436f7 0797269676874202863292031 393938204865776c6574742d5 061636b61726420436f6d7061 8 9 3. 0000146258595a00000240000 00014646d6e64000002540000 0070646d6464000002c400000 088767565640000034c000000 8676696577000003d40000002 46c756d69000003f8000000146 d6561730000040c0000002474 656368000004300000000c725 452430000043c0000080c67545 2430000043c0000080c6254524 30000043c0000080c746578740 0000000436f707972696768742 0286329203139393820486577 6c6574742d5061636b6172642 0436f6d70616e7900006465736 3000000000000001273524742 2049454336313936362d322e3 1000000000000000000000012 7352474220494543363139363 62d322e310000000000000000 0000000000000000000000000 pendidikan nilai budaya dan 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 awal tahun pelajaran. melalui ekstrakurikuler 6e79000064657363000000000 0000012735247422049454336 313936362d322e31000000000 0000000000000127352474220 49454336313936362d322e310 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 000 menumbuhkan kebangsaan. kunjungan tempat umum. Luar kegiatan sekolah. dan Akademik. sejak dalam ke yang air. tempat-tempat terhadap tanah peserta sekolah ke didik. Penilaian Hasil Belajar Penilaian pencapaian in di ka karakter didasarkan pada indikator.

gradasi dari perasaan yang sekelasnya sampai bahkan kepada yang bertentangan dengan perasaan umum terhadap orang kikir. saja berbeda umum tertulis atau bahkan dengan dinyatakan kepada peserta didik untuk Sebagai menyatakan pemalas. Model anecdotal record (catatan yang dibuat guru ketika melihat adanya perilaku dengan yang nilai berkenaan yang ke pa da ha l ya ng da pa t m en gu nd an g ko nf lik pa da di ri ny a. atau hal-hal lain yang bersifat bukan kontroversial sampai 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000116370727400000 1500000003364657363000001 840000006c77747074000001f0 00000014626b7074000002040 00000147258595a0000021800 0000146758595a0000022c0000 00146258595a0000024000000 014646d6e6400000254000000 70646d6464000002c40000008 8767565640000034c00000086 76696577000003d4000000246 c756d69000003f8000000146d6 ffd8ffe000104a46494600010 201009600960000ffe20c58494 3435f50524f46494c450001010 0000c484c696e6f021000006d6 e74725247422058595a2007ce 0002000900060031000061637 3704d53465400000000494543 2073524742000000000000000 0000000000000f6d600010000 0000d32d48502020000000000 0000000000000000000000000 5 6 1 7 3 0 0 0 0 0 4 0 c 0 . Selain itu. guru dapat tugas pula yang yang memberikan atau berisikan suatu persoalan kejadian memberikan menunjukkan dimilikinya. dilihat. contoh. setiap saat guru berada di kelas atau di sekolah. diamati. dipelajari. dimintakan sikapnya menolong memberikan peserta terhadap kesempatan nilai yang didik upaya bantuan itu secara lisan tetapi dapat dilakukan tubuh. atau dirasakan” maka guru mengamati (melalui berbagai cara) apakah yang dikatakan seorang peserta didik itu jujur mewakili perasaan dirinya.tor untuk nilai jujur di suatu semester dirumuskan dengan dengan perasaan mengenai apa “mengatakan sesungguhnya dirinya yang teman sekelasnya. Penilaian dilakukan secara terus menerus. Mungkin saja peserta didik menyatakan juga bahasa yang mungkin tidak perasaan perasaannya secara Perasaan itu memiliki dengan teman dikembangkan) selalu dapat digunakan guru.

profile peserta didik dalam Pernyataan kualitatif di atas dapat digunakan ketika satu semester tentang nilai guru melakukan asesmen pada setiap kegiatan belajar terkait (jujur. laporan. peduli. MB : Mulai Berkembang (apabila didik peserta sudah memperlihatkan berbagai perilaku dinyatakan tanda yang dalam memperlihatkan indikator dan mulai konsisten). dan sebagainya. Guru sehingga guru memperoleh . guru dapat memberikan atau tentang kesimpulan pertimbangan didik sudah mulai memperlihatkan adanya tanda-tanda awal perilaku yang dinyatakan indikator dalam tetapi pencapaian suatu indikator atau bahkan suatu nilai. kerja keras.0000024746563680000043000 00000c725452430000043c000 0080c675452430000043c0000 080c625452430000043c00000 80c7465787400000000436f70 7972696768742028632920313 93938204865776c6574742d50 61636b61726420436f6d70616 Dari hasil pengamatan. cerdas. Kesimpulan pertimbangan dinyatakan pernyataan sebagai berikut ini. Membudaya (apabila peserta didik terus menerus dalam indikator yang dinyatakan secara konsisten). e790000646573630000000000 0000127352474220494543363 13936362d322e310000000000 0000000000001273524742204 9454336313936362d322e3100 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 00 MT : Mulai (apabila Terlihat peserta 22 m e m pe rli ha tk an pe ril ak u catatan anekdotal. dan sebagainya). BT : Belum (apabila didik tanda-tanda perilaku dinyatakan indikator). tugas. Terlihat peserta belum awal yang dalam MK : itu atau dapat dalam kualitatif belum konsisten).

MT. bukan hasil tambah berbagai kesempatan/tindakan penilaian semester selama tersebut. MB atau MK dapat pula menggunakan tersebut dalam rapor. . atau akumulasi yang dikembangkan dalam pedoman indikator untuk adalah digunakan sekolah. Kedua. Indikator ini berkenaan juga dengan kegiatan sekolah yang diprogramkan dan kegiatan sekolah sehari-hari (rutin).BT. Indikator Sekolah dan Kelas jawaban yang diberikan peserta b Indikator dirumuskan dalam bentuk perilaku peserta didik di kelas dan sekolah yang dapat diamati melalui pengamatan guru ketika seorang peserta didik tindakan melakukan di sekolah. indikator Indikator sekolah dan kelas penanda oleh guru. dan kelas. serta tulisan r peserta didik dalam laporan dan s pekerjaan rumah. untuk mata Pertama. apabila pada awal semester seorang peserta didik masih dalam status BT sedangkan pada penilaian di akhir emester yang bersangkutan sudah berada pada MB maka digunakan membedakan dengan ketrampilan. sekolah pelajaran. melaksanakan. rapor Ini penilaian dan personalia sekolah dalam merencanakan. Indikator mata pelajaran menggambarkan perilaku peserta afektif seorang hasil belajar pengetahuan E. yang kepala dan did ik ber ke na an de ng an ma ta pel dan sekolah budaya dan aja ran tert ent u. mengevaluasi pendidikan sebagai lembaga pelaksana karakter bangsa. suatu tanya Perilaku yang dikembangkan dalam indikator pendidikan budaya dan karakter bangsa didik terhadap tugas dan e pertanyaan guru. i f a t jawab dengan peserta didik. satu Jadi. ini. Ada 2 (dua) jenis indikator Posisi nilai yang dimiliki peserta didik adalah posisi seorang peserta didik di akhir semester. nilai untuk MB.

7-9. Misalkan. Guru dalam kebebasan memiliki menentukan berapa lama suatu perilaku harus dikembangkan sebelum ditingkatkan ke perilaku yang lebih kompleks.progresif.”membagi makanan kepada indikator dapat membagi teman” kepedulian sebagai sosial pada jenjang kelas 1 – 3. buku. Guru mengembangkannya pensil. Artinya. Untuk mengetahui bahwa suatu sekolah itu telah melaksanakan pembelajaran karakter bangsa. 4-6. perilaku berikut ini. 10-12). membagi menjadi “membagi makanan”. Indikator berfungsi bagi guru sebagai memberikan kriteria untuk pertimbangan tentang perilaku untuk nilai tertentu telah menjadi perilaku yang dimiliki peserta didik. dan kelas bahkan dalam jenjang yang sama. dan sebagainya. yang maka mengembangkan budaya dan ditetapkan indikator sekolah dan kelas antara lain seperti NILAI DESKRIPSI . ffd8ffe000104a464946000102 0100c800c80000ffe20c584943 435f50524f46494c4500010100 000c484c696e6f021000006d6e 74725247422058595a2007ce00 0200090006003100006163737 04d5346540000000049454320 7352474200000000000000000 00000000000f6d600010000000 0d32d48502020000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000116370727400000150 0000003364657363000001840 000006c77747074000001f0000 00014626b7074000002040000 00147258595a0000021800000 0146758595a0000022c0000001 46258595a0000024000000014 646d6e6400000254000000706 46d6464000002c40000008876 7565640000034c00000086766 96577000003d4000000246c75 6d69000003f8000000146d6561 730000040c000000247465636 8000004300000000c72545243 0000043c0000080c6754524300 00043c0000080c625452430000 043c0000080c74657874000000 00436f70797269676874202863 292031393938204865776c657 4742d5061636b61726420436f6 d70616e790000646573630000 0000000000127352474220494 54336313936362d322e310000 0000000000000000001273524 7422049454336313936362d32 2e31000000000000000000000 0000000000000000000000000 00000000 INDIKATOR KEBERHASILAN SEKOLAH DAN KELAS DALAMPENGEMBANGAN PENDIDIKAN BUDAYA DAN K A R A K T E R B A N G S A tersebut berkembang semakin kompleks antara satu jenjang kelas ke jenjang kelas di atasnya ( 1-3.

Mandiri Sikap dan prilaku yang tidak 10. Cara berpikir. Kreatif NILAI 4. bersikap. danb yang menilai sama hakdan kewajiban dirinya dan orang 11. 2. toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain. Berpikir dan melakukan Ingi 9. Toleransi menjadikan dirinya sebagaio yang selalu dapat dipercaya d perkataan. Rasa sesu untuk menghasilkan cara ata baru dari sesuatu yang telah 7. Religius Sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agamayang dianutnya. mudahtergantung pada orang SemangatK dalammenyelesaikan tugas-tu aan DESKRIPSI NILAI 8. serta hidup rukun dengan pemelukagama lain.1. Demokratis 5. tindakan. Kerja Keras Perilaku yang menunjukkan upayasungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan belajar. tugas dan menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya. Jujur Perilaku yang didasarkan pad 3. dan pek 2 5 6. Disiplin DESKRIPSI Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh padaberbagai ketentuan dan peraturan. Cinta TanahAir ffd8ffe000104a46494600010 20100c800c80000ffe20c58494 3435f50524f46494c450001010 0000c484c696e6f021000006d6 e74725247422058595a2007ce 0002000900060031000061637 3704d53465400000000494543 2073524742000000000000000 0000000000000f6d600010000 0000d32d48502020000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000116370727400000 1500000003364657363000001 840000006c77747074000001f 000000014626b707400000204 000000147258595a000002180 00000146758595a0000022c000 000146258595a000002400000 0014646d6e640000025400000 070646d6464000002c4000000 88767565640000034c0000008 676696577000003d400000024 6c756d69000003f8000000146d 6561730000040c00000024746 56368000004300000000c7254 52430000043c0000080c675452 430000043c0000080c62545243 0000043c0000080c7465787400 000000436f7079726967687420 2863292031393938204865776 c6574742d5061636b61726420 436f6d70616e79000064657363 0000000000000012735247422 049454336313936362d322e31 0000000000000000000000127 3 5 2 4 7 4 2 2 0 4 9 4 5 4 3 3 6 3 1 .

Peduli Sosial Sikap dan tindakan yang sela 0 memberi bantuan pada orang 1 masyarakat yang membutuhk f 0 0 0 28 29 0 0 NILAI DESKRIPSI 0 0 18.3936362d322e3100000000000 0000000000000000000000000 26 27 NILAI DESKRIPSI fisik. sosial. perkataan. MenghargaiPresta si Sikap dan tindakan yang mendorongdirinya untuk menghasilkan sesuatuyang berguna bagi masyarakat. 6 c 7 7 7 4 7 0 7 4 0 0 0 0 17. 000000000000000000 16. ekonomi. bergaul.b 7 0 7 4 0 ffd8ffe000104a464946000102 0 0100c800c80000ffe20c584943 0 435f50524f46494c4500010100 0 000c484c696e6f021000006d6e 0 74725247422058595a2007ce00 2 0200090006003100006163737 0 04d5346540000000049454320 4 7352474200000000000000000 0 00000000000f6d600010000000 0 0d32d48502020000000000000 0 0000000000000000000000000 0 0000000000000000000000000 0 0000000000000000000000000 0 0000000116370727400000150 1 0000003364657363000001840 4 Sikap dan tindakan yang 0 selaluberupaya mencegah ke 0 pada lingkungan0alam di sek dan mengembangkan upaya0 upayauntuk memperbaiki ke alamyang sudah 0 terjadi. . 14. negara dan Tuh Yang Maha Esa. 13. Bersahabat/ Komuniktif Tindakan yang memperlihatkan rasasenang berbicara. dan bekerja sama dengan orang lain. Cinta Damai Sikap. GemarMembaca DESKRIPSI Kebiasaan menyediakan waktu untuk membaca berbagai bacaan yang memberikan kebajikan bagi dirinya. terhadap diri sendir 2 masyarakat. PeduliLingkungan 12. mengakui. danpolitik bangsa. dan tindakan yang menyebabkan orang lain merasa senang dan aman atas kehadiran dirinya NILAI 15. yang seharusn 6 lakukan. lingkungan (alam 6 dan budaya). budaya. Sikap dan perilaku seseorang 1 Tanggungjawab untukmelaksanakan tugas da 4 kewajibannya. dan menghormati keberhasilan orang lain.

serta keterkaitan antara SK dan KD. peta nilai yang diidentifikasi untuk sejumlah mata pelajaran di jenjang pendidikan dasar dan menengah. berikut . berkembang progresif. untuk perilaku yang dirumuskan indikator jenjang kelas 1 -3 lebih sederhana perilaku dibandingkan untuk jenjang kelas 4 . dalam itu bersifat secara Artinya. jenjang kelas. NILAI. DAN INDIKATOR Tabel menggambarkan keterkaitan antara nilai. Dalam pedoman ini ada 4 jenjang kelas yaitu SD (1-3. SMA/SMK (10-12).7258595a00000218000000146 758595a0000022c0000001462 58595a0000024000000014646 d6e640000025400000070646d 6464000002c40000008876756 5640000034c00000086766965 77000003d4000000246c756d6 9000003f8000000146d656173 0000040c00000024746563680 00004300000000c7254524300 00043c0000080c67545243000 0043c0000080c625452430000 043c0000080c74657874000000 00436f70797269676874202863 292031393938204865776c657 4742d5061636b61726420436f6 d70616e790000646573630000 0000000000127352474220494 54336313936362d322e310000 0000000000000000001273524 7422049454336313936362d32 2e31000000000000000000000 0000000000000000000000000 00000000 PETA NILAI DAN INDIKATOR Indikator Bab III ini memuat nilai dan indikator minimal. JENJANG 454320735247420000000000 000000000000000000f6d6000 100000000d32d48502020000 000000000000000000000000 000000000000000000000000 000000000000000000000000 000000000000000000011637 072740000015000000033646 KELAS. Bagi nilai yang sama. 46). nilai. dan indikator untuk nilai itu. perilaku yang ffd8ffe000104a46494600010 20100c800c80000ffe20c5849 43435f50524f46494c4500010 100000c484c696e6f02100000 6d6e74725247422058595a200 7ce0002000900060031000061 6373704d5346540000000049 A. SMP (7-9). dan indikator untuk setiap jenjang kelas yang digunakan dalam pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa.6.

lebih lebih Misalnya. KETERKAITAN NILAI DAN INDIKATOR UNTUK agama lain. kompleks sederhana bagi nilai merawatnya untuk sederhana dibandingkan untuk kelas 4 -6.57363000001840000006c777 47074000001f000000014626b 707400000204000000147258 595a00000218000000146758 595a0000022c0000001462585 95a0000024000000014646d6e 640000025400000070646d64 64000002c400000088767565 640000034c00000086766965 77000003d4000000246c756d 69000003f8000000146d65617 30000040c000000247465636 8000004300000000c7254524 30000043c0000080c67545243 0000043c0000080c625452430 000043c0000080c7465787400 000000436f707972696768742 028632920313939382048657 76c6574742d5061636b61726 420436f6d70616e7900006465 736300000000000000127352 47422049454336313936362d 322e31000000000000000000 000012735247422049454336 313936362d322e3100000000 000000000000000000000000 0000000000000000000000 dirumuskan dalam indikator untuk kelas 7 Tuhan melalui dengan 1-3 kelas cara baik” lebih -9 tetapi -12. indikator “mengenal dan mensyukuri tubuh dan bagiannya sebagai ciptaan dibandingkan indikator “mengagumi sistem dan cara kerja organ-organ tubuh manusia yang sempurna dalam sinkronisasi fungsi dibandingkan mengenal dan organ” untuk kelas 4-6 karena mengagumi sistem dan cara kerja organ lebih tinggi mensyukuri tubuh dan bagian tubuh. dibandingkan untuk kelas 10 religius. toleran terhadap pelaksanaan ibadah INDIKATOR 1-3 Mengenal dan mensyukuri tubuh dan bagiannya sebagai ciptaan Tuhan melalui cara merawatnya dengan baik. 30 SEKOLAH DASAR 1. serta hidup rukun dengan pemeluk agama lain. Mengagumi ke Tuhan yang tel menciptakan b bahasa dan suk . NILAI Religius: Sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya. Mengagumi ke karena kelahira dan hormat kep orangtuanya.

Menerima ketu terpilih berdasa terbanyak. Senang bergaul dengan teman sekelas dan satu sekolah dengan berbagai perbedaan yang telah diciptakan-Nya. Menerima pendapat teman yang berbeda dari pendapat dirinya. Mengerjakan PR tanpa meniru pekerjaan temannya. Mau bercerita tentang kesulitan dirinya dalam berteman. Membuat suatu bahan yang ter Mengusulkan s baru di kelas. dan tindakan orang lain yang berbeda dari dirinya. dan OS . Disiplin: Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan. Mau menyatakan tentang ketidaknyaman suasana belajar di kelas. ketua ke belajar. Berpakaian rap Mematuhi atur Kerja keras: Perilaku yang menunjukkan upaya sungguhsungguh dalam mengatasi berbagai hambatan belajar. Memberikan su pemilihan di ke sekolah. dan menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya. tindakan. Mau bertegur sapa dengan teman yang berbeda pendapat. sikap. Menyatakan pe dalam gambar. Menyelesaikan waktunya. Menggunakan waktu di kelas Mencatat deng sungguh sesuat ditugaskan gur Kreatif: Berpikir dan melakukan sesuatu yang menghasilkan cara atau hasil baru berdasarkan sesuatu yang telah dimiliki. suku. dan pekerjaan. Toleransi: Sikap dan tindakan yang menghargai perbedaan agama. Demokratis: Cara berpikir. Mandiri: Sikap dan prilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas. Mencari inform sumber di luar pelajaran. bersikap. suku. pendapat. Tidak mengganggu teman yang berlainan agama dalam beribadah. Menerima arah kelas. etnis. NILAI INDIKATOR 1-3 Membantu teman yang mengalami kesulitan walaupun be rbeda dalam agama. tugas. Menjawab pertanyaan guru tentang sesuatu berdasarkan yang diketahuinya. Melakukan sendiri tugas kelas yang menjadi tanggung jawabnya. Mengemukaka tentang teman- Ikut membantu melaksanakan kelas. Duduk pada te telah ditetapka Menaati peratu dan kelas. NILAI INDIKATOR 1-3 Melakukan tindakantindakan untuk membuat kelas menjadi sesuatu yang nyaman. Jujur: Perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan.Senang mengikuti aturan kelas dan sekolah untuk kepentingan hidup bersama. Menceritakan suatu kejadian berdasarkan sesuatu yang diketahuinya. dan bertindak yang menilai sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain. bentuk komuni tulis. dan etnis. Datang ke seko masuk kelas pa Melaksanakan kelas yang men jawabnya. Mengerjakan s kelas dengan s sungguh. Tidak meniru jawaban teman (menyontek) ketika ulangan ataupun mengerjakan tugas di kelas.

bersikap. Tidak mengam teman. Bertanya tentang berbagai peristiwa yang dibaca dari media cetak. NILAI INDIKATOR 1-3 Menghargai tradisi dan hasil karya masyarakat di sekitarnya. Menghargai prestasi: Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat. Bergaul dengan teman sekelas ketika istirahat. dilihat. sosial. Mengagumi banyaknya keragaman bahasa di Indonesia. Cinta tanah air: Cara berpikir. Bertanya kepada sesuatu tentang gejala alam yang baru terjadi. Berbicara deng yang tidak men amarah teman. budaya. Bertanya kepada guru dan teman tentang materi pelajaran. perkataan. dan berbuat yang menunjukkan kesetiaan. Bekerja sama dalam kelompok di kelas. Bertanya kepada guru tentang sesuatu yang didengar dari radio atau televisi. Mengagumi ke hasil-hasil pert perikanan. Turut serta dalam upacara peringatan hari pahlawan dan proklamasi kemerdekaan. flor Indonesia. dan politik bangsa. dan menghormati keberhasilan orang lain. bertindak. Hormat kepada sudah dilakuka sekolah. Berbicara dengan teman sekelas. bergaul. Mengucapkan selamat pagi/si ketika bertemu pertama kali pa . lingkungan fisik. dan tindakan yang menyebabkan orang lain merasa senang dan aman atas kehadiran dirinya Berbicara deng kepala sekolah personalia seko Tidak menggun kekuatan fisik berselisih deng Bersahabat/ komunikatif: Tindakan yang memperlihatkan rasa senang berbicara. dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa. dan pe sekolah lain. dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan kelompoknya. dan didengar. Membaca buku-buku mengenai suku bangsa dan etnis yang berjuang bersama dalam mempertahankan kemerdekaan. Mengagumi lau perannya dalam bangsa Indones Mengerjakan tu dengan sebaikBerlatih keras berprestasi dala dan kesenian. ekonomi. kepedulian. budaya lain. Mengagumi ke Indonesia. Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu-lagu wajib. NILAI INDIKATOR 1-3 Mengakui persamaan hak dan kewajiban antara dirinya dan teman sebangsa dari suku. Mengagumi ke geografis dan k tanah wilayah Menyenangi ke budaya dan sen Menyenangi ke bangsa dan bah yang dimiliki I Semangat kebangsaan: Cara berpikir. mengakui. Bergaul dengan teman lain kelas. etnis. Menceritakan p dicapai orang t Menghargai ha pemimpin di m sekitarnya.Rasa ingin tahu: Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajari. Menggunakan bahasa Indonesia ketika ada teman dari suku lain. Cinta damai: Sikap. dan bekerja sama dengan orang lain.

Gemar membaca: Kebiasaan menyediakan waktu untuk membaca berbagai bacaan yang memberikan kebajikan bagi dirinya.

Membaca buku atau tulisan yang diwajibkan guru.

Membaca buku-buku cerita yang ada di perpustakaan sekolah. Membaca koran atau majalah dinding. Membaca buku yang ada di rumah tentang flora, fauna, dan alam. Membagi makanan dengan teman.

1-3 Meminjamkan teman yang tid atau tidak puny Mengumpulka barang untuk k alam. Peduli lingkungan: Sikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan lingkungan alam di sekitarnya dan mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi.

Buang air besa di WC.

Membuang sam tempatnya.

Peduli sosial: Sikap dan tindakan yangselalu ingin memberi bantuan kepada orang lain dan masyarakat yangmembutuhkan.

Membersihkan sekolah.

Berterima kasih kepada petugas kebersihan sekolah.

Tidak memetik taman sekolah.

Tidak menginj taman sekolah.

Menjaga keber NILAI INDIKATOR

INDIKATOR UNTUK SMP 2. KETERKAITAN NILAI, JENJANG KELAS DAN - SMA

NILAI Religius: Sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya, toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain, dan hidup rukun dengan pemeluk agama lain. NILAI Jujur: Perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan.

INDIKATOR 7 -9 Mengagumi kebesaran Tuhan melalui kemampuan manusia dalam melakukan sinkronisasi antara aspek fisik dengan aspek kejiwaan. Mengagumi kebesaran Tuhan karena kemampuan dirinya untuk hidup sebagai anggota masyarakat. INDIKATOR 7 -9 Tidak menyontek ataupun menjadi plagiat dalam mengerjakan setiap tugas. Mengemukakan pendapat tanpa ragu tentang suatu pokok diskusi. Mengemukakan rasa senang atau tidak senang terhadap pelajaran. Menyatakan sikap terhadap suatu materi diskusi kelas. Toleransi: Sikap dan tindakan yang menghargai perbedaan agama, suku, etnis, pendapat, sikap, dan tindakan orang lain yang berbeda dari dirinya.

Mengagumi kekua Tuhan yang telah menciptakan berb semesta. Mengagumi kebes karena adanya aga menjadi sumber k hidup masyarakat. Mengagumi kebes melalui berbagai p bahasan dalam ber pelajaran.

Membayar barang dibeli di toko seko jujur.

Mengembalikan b dipinjam atau dite tempat umum.

Tidak menggangu yang berbeda pend

Menghormati tem berbeda adat-istiad

Bersahabat dengan dari kelas lain.

Disiplin: Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan.

Selalu tertib dalam melaksanakan tugas-tugas kebersihan sekolah. Tertib dalam berbahasa lisan dan tulis. Patuh dalam menjalankan ketetapan-ketetapan organisasi peserta didik. Menaati aturan berbicara yang ditentukan dalam sebuah diskusi kelas. Tertib dalam menerapkan aturan penulisan untuk karya tulis.

NILAI Kerja keras: Perilaku yang menunjukkan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan belajar, tugas, dan menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya.

INDIKATOR 7 -9 Mengerjakan semua tugas kelas selesai dengan baik pada waktu yang telah ditetapkan. Tidak putus asa dalam menghadapi kesulitan dalam belajar. Selalu fokus pada pelajaran.

Kreatif: Berpikir dan melakukan sesuatu yang menghasilkan cara atau hasil baru dari yang telah dimiliki.

Mengajukan pendapat yang berkenaan dengan suatu pokok bahasan. Bertanya mengenai penerapan suatu hukum/teori/prinsip dari materi lain ke materi yang sedang dipelajari. Melakukan sendiri tugas kelas yang menjadi tanggung jawabnya. Mencari sendiri di kamus terjemahan kata bahasa asing untuk bahasa Indonesia atau sebaliknya. Memilih ketua kelompok berdasarkan suara terbanyak. Memberikan suara dalam pemilihan di kelas dan sekolah. Mengemukakan pikiran tentang teman-teman sekelas.

Mandiri: Sikap dan prilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas.

Demokratis: Cara berpikir, bersikap, dan bertindak yang menilai sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain.

Ikut membantu melaksanakan pro kelas. Rasa ingin tahu: Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajari, dilihat, dan didengar.

Bertanya kepada g teman tentang mat pelajaran.

Bertanya kepada s tentang gejala alam baru terjadi.

Bertanya kepada g sesuatu yang diden ibu, bapak, teman, televise.

NILAI Semangat kebangsaan: Cara berpikir, bertindak, dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan kelompoknya.

INDIKATOR 7 -9 Turut serta dalam upacara peringatan hari pahlawan dan proklamasi kemerdekaan.

mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, mengakui, dan menghormati keberhasilan orang lain.

Berlatih keras untu berprestasi dalam dan kesenian.

Hormat kepada se sudah dilakukan g sekolah, dan perso sekolah lain.

Mengemukakan pikiran dan sikap mengenai ancaman dari negara lain terhadap bangsa dan negara Indonesia. Mengemukakan sikap dan tindakan yang akan dilakukan mengenai hubungan antara bangsa Indonesia dengan negara bekas penjajah Indonesia. Cinta tanah air: Cara berpikir, bersikap, dan berbuat yang menunjukkan kesetiaan, kepedulian, dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa, lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan politik bangsa. Menyenangi keunggulan geografis dan kesuburan tanah wilayah Indonesia. Menyenangi keragaman budaya dan seni di Indonesia. Bersahabat/ komunikatif: Tindakan yang memperlihatkan rasa senang berbicara, bergaul, dan bekerja sama dengan orang lain

Menceritakan pres dicapai orang tua.

Menghargai hasil pemimpin di masy sekitarnya.

NILAI

INDIKATOR

7 -9 Menghargai tradis karya masyarakat sekitarnya.

Bekerja sama dala kelompok di kelas Berbicara dengan sekelas.

Menyenangi keberagaman suku bangsa dan bahasa daerah yang dimiliki Indonesia. Mengagumi keberagaman hasil-hasil pertanian, perikanan, flora, dan fauna Indonesia. Mengagumi dan menyenangi produk, industri, dan teknologi yang dihasilkan bangsa Indonesia Menghargai prestasi: Sikap dan tindakan yang Mengerjakan tugas dari guru dengan sebaik-baiknya.

Bergaul dengan te sekelas ketika istir Bergaul dengan te kelas.

Berbicara dengan kepala sekolah, da personalia sekolah Cinta damai: Sikap, perkataan, dan tindakan yang menyebabkan orang lain merasa senang dan aman atas kehadiran dirinya.

Melindungi teman ancaman fisik.

Berupaya memper pertemanan.

Gemar membaca: Kebiasaan menyediakan waktu untuk membaca berbagai bacaan yang memberikan kebajikan bagi dirinya.

Ikut berpartisipasi dalam sistem keamanan sekolah. Membaca buku atau tulisan keilmuan, sastra, seni, budaya, teknologi, dan humaniora. Membaca koran/majalah dinding.

Peduli sosial: Sikap dan tindakan yang selalu ingin memberi bantuan bagi orang lain dan masyarakat yang membutuhkan.

Ikut dalam berbag sosial. Meminjam kepada teman yan membawa atau tid

Peduli lingkungan Sikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan lingkungan alam di sekitarnya dan mengembangkan upayaupaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi.

Mengikuti berbag berkenaan dengan kebersihan, keinda pemeliharaan ling

antara mata pelajaran B. PETA NILAI PENDIDIKAN BUDAYA BERDASARKAN MATA PELAJARAN 1. Berikut adalah gambaran keterkaitan
MATA PELAJARAN 1 -3 JENJANG KELAS 4 -6

dengan dapat DAN untuk bangsa.

nilai

yang

dikembangkan pendidikan

KARAKTER BANGSA

budaya dan karakter

JENJANG

PENDIDIKAN DASAR

Jujur Toleran Disiplin Kreatif Rasa ingin tahu Percaya Respek Bertanggung jawab Saling berbagi xSemangat kebangsaan xCinta tanah air xMenghargai Prestasi xBersahabat xKomunikatif xCinta Damai xSenang membaca xPeduli sosial xPeduli lingkungan. xReligius xJujur xToleran xDisiplin xKerja keras xKreatif xMandiri xDemokratis xRasa ingin tahu xPercaya xRespek xBertanggung jawab xSaling berbagi MATEMATIKA x x x x x x x x x x x x x x x x Kreatif Mandiri Demokratis Rasa Ingin Tahu Semangat Kebangsaan Cinta Tanah Air Menghargai Prestasi Bersahabat/Ko munikatif Cinta Damai Peduli Sosial Peduli Lingkungan Berani * Kritis * Terbuka * Humor * Kemanusiaan* x x x x x Teliti Tekun Kerja keras Rasa ingin tahu Pantang menyerah IPS BAHASA INDONESIA x x x x x Religius Jujur Toleransi Disiplin Kerja Keras xReligius xJujur xToleransi xDisiplin xKerja Keras JENJANG KELAS 4 -6 MATA PELAJARAN 1 -3 x x x x x x x x x x x Religius Toleransi Kerja keras Kreatif Bersahabat/kom unikatif Kasih sayang Rukun (persatuan) Tahu diri Penghargaan Kebahagiaan Kerendahan hati MENENGAH 2.PENDIDIKAN KEWARGANEGA RAAN (PKn) x x x x x x x x x x x x x x x Cinta tanah air Bersahabat Komunikatif Senang membaca Peduli sosial Peduli lingkungan. JENJANG PENDIDIKAN MATA PELAJARAN IPA 1 -3 JENJANG KELAS 4 -6 x Peduli x Peduli kesehatan kesehatan x Nilai intelektual x Nilai x x x x x x Religius Empati Mandiri Disiplin Toleransi Hati-hati .

x m x x x x x x Bersahabat/ko unikasi Peduli sosial Tanggung jawab Peduli lingkungan Nilai susila Rasa ingin tahu Senang membaca Estetika x Hati-hati x Bersahabat/ko munikasi x Peduli sosial x Tanggung jawab x Peduli lingkungan x Nilai susila x Kerja keras x Rasa ingin tahu x Senang membaca x Estetika x Kreatif xTeliti xSeptis xMnghargai prestasi xPantang menyerah PKn x Semangat K Prestasi Ber x membaca P Jujur Tolera x Mandiri De Bertanggun x x x x x x x x x x x Teliti x Menghargai prestasi x Pantang menyerah Terbuka Jujur x Cinta damai x Objektif Hemat x x x x Percaya diri x Terbuka x Jujur x Cinta damai x Objektif xHemat xPercaya diri x x x x x x x x x MATA PELAJARAN NILAI BERDASARKAN JENJANG KELAS 10 .12 .

12 x Terbuka * Humor * Kemanusiaan* x Semangat K Prestasi Ber x Membaca P Jujur Tolera Demokratis x x x x x x x x x x x x x x x x x MATEMATIKA x Teliti Kreatif Pantang menyerah Rasa ingin Tahu x x x .BAHASA INDONESIA x Religius Jujur Toleransi Disiplin Kerja Keras Kreatif Mandiri Demokratis Rasa Ingin Tahu Semangat x Kebangsaan Cinta Tanah Air Menghargai Prestasi Bersahabat/Komunikatif Cinta Damai Peduli Sosial x Peduli Lingkungan Berani * Kritis * x x x x x x x x x x x x x x x MATA PELAJARAN SEJARAH NILAI BERDASARKAN JENJANG KELAS 10 .

D x Memokratis kebangsaan Jujur Peduli lingkungan Toleransi Cinta x damai Kerja keras Berani Kreatif x x x x x x x x x x x x x x x x x x MATA PELAJARAN EKONOMI NILAI BERDASARKAN JENJANG KELAS 10 .BIOLOGI x Peduli Kesehatan Religius Mandiri Toleransi Bersahabat/komunikatif Peduli sosial Tanggungjawab x Peduli lingkungan x x x x x x x FISIKA GEOGRAFI x Semangat k x Rasa ingin tahu Senang membaca Semangat prestasi. Be x Peduli sosia Toleransi.12 x Jujur Peduli sosial Rasa ingin tahu Kreatif Mandiri Cinta tanah air Kerja keras Disiplin Semangat x kebangsaan Demokratis x x x x x x x x x x x BAHASA INGGRIS x Bersahabat tahu Demok x membaca x x x x .

12 x Kreatif Toleran Peduli sosial Religius Disiplin Komunikatif Mandiri Peduli sosial Cinta tanah air x Cinta damai x x x x x x x x SOSIOLOGI x Bersahabat/ Komunikasitif. dan Rasa Ingin Tahu x x x x x x x x x . Peduli Lingkungan. Peduli Sosial. Toleransi. Kerja Karas. Religius. Cinta Damai. Demokratis.KIMIA x Rasa Ingin x membaca K x x x x x x x MATA PELAJARAN NILAI BERDASARKAN JENJANG KELAS 10 . Kreatif. x Disiplin.

bahkan yang akan Guru mengurangi Membiasak an tertib di rumah dan di sekolah Menerapkan kehidupan rukun di rumah dan di sekolah memiliki kebebasan dalam mengembangkan Menjelaska n perlunya tata tertib d rumah di sekolah sendiri indikator yang akan digunakan. adalah Berikut peta ini yang DAN MATA SK/KD.C. guru dapat menggunakan contoh berikut ini untuk merencanakan pengembangan nilai terkait untuk semester yang akan dilaksanakan atau tahun akademik dilaksanakan. INDIKATOR PELAJARAN Setiap Kompetensi Dasar memiliki kemampuan mengembangkan satu atau lebih nilai dan setiap nilai memiliki satu atau lebih indikator.suku bangsa menggambarkan keterkaitan antara KD dan SD dengan nilai dan nilai indikator terkait. dan Indikator Sekolah Dasar Mata Pelajaran Standar Kompetens i Menerapkan hidup rukun dalam perbedaan Kompetens i Dasar Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) Mengetahui perbedaan jenis kelamin. Melaksanak an tatatertib di rumah dan sekolah . NILAI. KOMPETENSI DASAR. agama. Dalam pengembangan untuk Memberika n contoh hidup rukun melalui kegiatan di rumah dan sekolah silabus pada awal tahun atau awal semester. STANDAR KOMPETENSI. 1. Nilai. menambah.

pakaian udara. lingkungan sehat) Menerapkan kewajiban anak di rumah dan di sekolah Mengikuti tata tertib di rumah dan di sekolah Disiplin Mengenal anggota tubuh Menerapkan aturan yang berlaku di masyarakat Disiplin Membiasakan hidup sehat Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Mengenal anggota tubuh Mengenal bagian tubuh dan perawatan nya rasa ingin tahu senang membaca Mata Pelajaran Mata Pelajaran Standar Kompetens i Kompetens i Dasar Nilai Standar Kompetens i Kompetens i Dasar . air.Mata Pelajaran Standar Kompetens i Kompetens i Dasar Nilai Menenerapkan hak anak di rumah dan di sekolah Menjelaska n hak anak untuk bermain dan belajar dan dengan pendapatnya Melaksanakan hak anak di rumah dan di sekolah Senang membaca Senang membaca Mengidenti i -kasi kebutuhan tubuh agar tumbuh sehat dan kuat (makanan.

hewan peliharaan dan lingkungan sekitar Senang membaca Ingin tahu Membedakan lingkungan sehat denganlingk ungan tidak sehat Kerja keras Mata Pelajaran Mata Pelajaran Standar Kompetens i Kompetens i Dasar Nilai Standar Kompetens i Kompetens i Dasar Mengenal berbagai sifat benda dan kegunaanny a melalui Mengidenti i-kasi benda yang ada di lingkungan sekitar berdasarkan .Mengenal cara memelihara lingkungan agar tetap sehat Mengenalca ra menjagaling kungan agar tetap sehat Disiplin Mengenal cara memelihara lingkungan agar tetap sehat Menceritakan perlunya merawat tanaman.

keluarga dan kerabat Rasa Ingin tahu Mendeskrip -sikan lingkungan rumah Disiplin Menunjuka sikap hidup rukun dalam kemajemukan keluarga Menceritak n kembali peristiwa penting yang dialami sendiri di lingkungan Mendeskrip -sikan lingkungan rumah Mata Pelajaran Standar Kompetens i Kompetens i Dasar Nilai Menceritak n salah satu peristiwa penting di dalam keluarga sesuai dengan kejadian sebenarnya Mata Pelajaran Standar Kompetens i Kompetens i Dasar Mendeskrip sikan letak rumah .ser ta sikap saling menghorma tidalam kemajemukan keluarga Mengidentif i-kasi identitas diri. serta sikap saling menghorma ti dalam kemajemukan keluarga Senang membaca Menceritakan kasih sayang anta anggota keluarga Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Memahami identitas diri dan keluarga.pengamatan perubahan bentuk benda cirinya melalui pengamatan Jujur Menceritak n pengalaman diri Bersahabat/ komunikati f Menceritak n kasih sayang anta anggota keluarga Peduli sosial Memahami identitas diri dan keluarga.

berbangsa dan bernegara. dan Indikator SMP 2SK/KD. Kompete Dasar Mendesk hakekat n norma.ke adat istia peraturan berlaku d masyarak Mata Pelajaran Standar Kompetens i Kompetens i Dasar Nilai Menceritaka n pengalaman dalam melaksanak an peran dalam anggota keluarga Jujur Menjelas hakikat d penting h bagi warg . Nilai. dan Indikator SMA Kritis Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) Standar Kompetensi Menunjukkan sikap positif terhadap norma-norma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai.Mendeskrip -sikan lingkungan rumah Menjelaska n lingkungan rumah sehat dan perilaku dalam menjaga kebersihan rumah Rasa ingin tahu Peduli lingkungan Memahami peristiwa penting dalam keluarga secara kronologis Memahami kedudukan dan peran anggota dalam keluarga dan lingkungan tetangga Memelihara dokumen dan koleksi benda berharga Rasa ingin tahu Memahami kedudukan dan peran anggota dalam keluarga dan lingkungan tetangga Memberi contoh bentuk -bentuk kerjasama di lingkungan tetangga Mendeskrip s ikan kedudukan dan peran anggota keluarga Rasa ingin tahu 1SK/KD.

adat istiadat dan peraturan yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara Menerapkan norma-norma. dan kelembagaan HAM Menggun mikrosko danperala pendukun lainnya u mengama gejala-ge kehidupa Mata Pelajaran Nilai Peduli sosial Standar Kompetensi Kompete Dasar Mendeskripsikan kasus pelanggaran dan pupaya perlindungan HAM Rasa ingin tahu Memahami prosedur ilmiah untuk mempelajari benda-benda alam dengan Menerap keselama dalam me pengama gejala-ge alam Mendesk besaran p dan besar turunan b satuanny . kebiasaan. hukum. Mata Pelajaran Standar Kompetensi Menampilkans ikap positif terhadap perlindungand an penegakanHak Azasi Manusia (HAM) Menampilkan sikap positif terhadap perlindungan dan penegakan Hak Azasi Manusia (HAM) Kompetensi Dasar Menguraikan hakikat. adat istiadat dan peraturan yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara Menjelaskan makna proklamasi kemerdekaan Mendeskripsikan suasana kebatinan konstitusi pertama Menganalisis hubungan antara proklamasi kemerdekaan dan UUD 1945 Kreatif Ilmu PengatahuanAlam (IPA) Memahami gejala-gejala alam melalui pengamatan Melaksan pengama objek sec terencana sistemati mempero informas alam biot abiotik Bersahabat Cinta tanah air Rasa ingin tahu Memahami gejala-gejala alam melalui pengamatan Kreatif Menunjukkan sikap positif terhadap makna proklamasi kemerdekaan dan suasana kebatinan konstitusi pertama. kebiasaan.Mendeskripsikan makna Proklamasi Kemerdekaan dan konstitusi pertama Menjelaskan makna proklamasi kemerdekaan Mendeskripsikan suasana kebatinan konstitusi pertama Menerapkan norma-norma.

Rasa ingin tahu Mengide berbagai pencegah penyimp sosial dal keluarga masyarak Semangat kebangsaan Jujur Berani Mendeskripsikan pengertian suhu dan pengukuran nya Berani Kreatif Memahami kegiatan pelaku ekonomi di masyarakat Mengide bentuk pa dalam ke ekonomi masyarak Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Nilai Jujur Mata Pelajaran Standar Kompetensi Komp Da Peduli lingkungan Disiplin .menggunakan peralatan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Memahami masalah penyimpangan sosial.

Jujur Memahami usaha persiapan kemerdekaan Mendeskripsikan peristiwaperistiwa sekitar proklamasi dan proses terbentuknya negara kesatuan Republik Indonesia Memahami Kegiatan perekonomian Indonesia membaca Mendesk permasal angkatan dan tenag sebagai s daya dala kegiatan ekonomi serta pera pemerint upaya penanggu nya Semangat kebangsaan Mata Pelajaran Standar Kompetensi Memahami hakikat bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia Kompet Dasar Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Nilai PENDIDIKAN KEWARGANE GARAAN (PKn) Mendesk kan haki bangsa d unsur-un terbentu Negara Empati Menghargai prestasi .

dan logaritma Kompetensi Dasar Menggunakan aturan pangkat. dan ikatan kimia Kompet Dasar MATEMATIKA Teliti KIMIA Pantang Menyerah Melakukan manipulasi aljabar dalam perhitungan yang melibatkan pangkat. d sifat per unsur da tabel per serta me keteratu melalui pemaham konfigur elektron Pantang Menyerah Memecahkan masalah yang berkaitan dengan fungsi. Teliti Memaha struktur berdasar teori ato sifat-sifa massa at relatif. fungsi dan tujuan NKRI Semangat kebangsaan kuadrat Menampilkan sikap positif terhadap sistem hukum dan peradilan nasional Mendeskripsikan pengertian sistem hukum dan peradilan nasional Menganalisis lembagalembaga peradilan Disiplin Mengga grafik fu aljabar sederhan fungsi k Rasa ingin tahun Partisipasi Mata Pelajaran Standar Kompetensi Memecahkan masalah yang berkaitan dengan bentuk pangkat. akar. akar. sifat-sifat periodik unsur. dan logaritma. persamaan dan fungsi kuadrat serta pertidaksamaan Memahami konsep fungsi Teliti . Nilai Mata Pelajaran Standar Kompetensi Memahami struktur atom.Menjelaskan pengertian. dan logaritma. akar.

dan ikatan kimia Membandingkan proses pembentukan ikatan ion. ikatan kovalen. sifat-sifat periodik unsur. dan ikatan logam serta hubungannya dengan sifat fisika senyawa yang terbentuk Kritis Melakuk penjuml vektor Komunikatif Menghargai Memahami hukum-hukum dasar kimia dan penerapannya dalam perhitungan kimia (stoikiometri) Mendeskripsikan tata nama senyawa anorganik dan organik sederhana serta persamaan reaksinya Rasa ingin tahu Menerapkan konsep dan prinsip dasar kinematika dan dinamika benda titik Mengan besaran pada ger dengan kecepata percepat konstan Senang membaca Jujur Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompet Dasar Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Nilai Menghargai Mengan besaran pada ger melingk dengan l konstan FISIKA Menerapkan konsep besaran fisika dan pengukurannya Mengukur besaran fisika (massa.Memahami struktur atom. dan waktu) Senang membaca. panjang. Menerapkan konsep dan prinsip dasar kinematika dan dinamika benda titik Jujur Menerap Hukum sebagai dasar din untuk ge lurus. ge vertikal. ikatan koordinasi. gerak m beratura .

Kreatif BIOLOGI Memahami hakikat Biologi sebagai ilmu Mengidentifikasi ruang lingkup Biologi Ingin tahu Mendesk n ciri-cir Archaeo dan Eub dan pera bagi keh Kerja keras Mengan jenis-jen limbah d ulang lim Senang membaca . Kreatif Mendesk kan obje permasa biologi p berbagai organisa kehidup (moleku jaringan individu populasi ekosiste bioma) Menerapkan prinsip kerja alatalat optik Menganalisis alat-alat optik secara kualitatif dan kuantitatif Rasa ingin tahu Jujur Memahami prinsip-prinsip pengelompokan makhluk hidup Mendesk kan cirireplikasi peran vi dalam kehidup Kreatif Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompet Dasar Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Menerapkan alat-alat optik dalam kehidupan sehari-hari Nilai Disiplin.Senang membaca.

eksositosis) Ingin Tahu ragam b lisan sed secara ak lancar d berterim konteks kehidup sehari-h melibatk tindak tu berkenal bertemu berpisah menyetu ajakan/ta undanga menerim dan membat janji . endositosis. transport aktif. struktur dan fungsi sel sebagai unit terkecil kehidupan Kerja keras Memahami makna dalam percakapan transaksional dan interpersonal resmi dan berlanjut (sustained) dalam konteks kehidupan seharihari Merespo makna y terdapat percakap transaks get thing dan interpers (bersosia resmi da resmi ya menggu Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Nilai Ingin tahu Mata Pelajaran Mengidentifikasi organela seltumbuhan dan hewan Ingin tahu Standar Kompetensi Kompet Dasar Kerja keras Membandingkan mekanisme transpor pada membran (difusi. osmosis.Membuat produk daur ulang limbah Kreatif Jujur Mandiri BAHASA INGGRIS Memahami struktur dan fungsi sel sebagai unit terkecil kehidupan Mendeskripsika n komponen kimiawi sel.

lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan melibatkan tindak tutur: mengungkapkan perasaan bahagia. dan procedure Nilai Peduli lingkungan Jujur Manafsi pola dan cirikena alam dan budaya padaberb petadan citra . menunjukkan perhatian. dan memberi instruksi Persahabata n Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional dan interpersonal dalam konteks kehidupan seharihari Mengun makna d percakap aksional things d interpers (bersosia resmi da resmi se akurat. narrative.Merespon makna yang terdapat dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi yang menggunakan ragam bahasa lisan sederhana secara akurat. menyetu n/tawara undanga ima janj membat janji GEOGRAFI Peduli sosial Menganalisis gejala alam fisik dan perkembangan bentuk muka bumi serta pelestariannya Menyim hakekat Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompet Dasar Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Meresponmakna dalam teks monolog sederhana yang menggunakanra gam bahasalisan secara akurat. lancar dan berterima dalam berbagaikonteks kehidupan sehari-hari dalam teks: recount. menunjukkan simpati. l dan bert dengan menggu gam bah lisan sed dalam k kehidup sehari-h melibatk tindak tu berkenal bertemu h.

Revolus Amerika Revolus terhadap perkemb pergerak nasional Indonesi Menganalisis gejala alam fisik dan perkembangan bentuk muka bumi serta pelestariannya Memprediksi perubahan dinamika atmosfer dan dampaknya terhadap kehidupan dimuka bumi Jujur Rasa ingin tahu Menganalisis perjalanan bangsa Indonesia dari negara tradisional. pergerakan kebangsaan. kolonial. Mengan hubunga perkemb paham-p baru dan transform sosial de kesadara pergerak Manafsirkan pola dan cirikenampakan alam dan budaya padaberbagai petadan media citra Rasa ingin tahu Menganalisis sejarah dunia yang mempengaruhi sejarah Bangsa Indonesia ari abad ke-18 sampai dengan abad ke-20. hingga terbentuknya negara kebangsaan sampai Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Mengan terbentu negara Kebangs Indonesi Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Memprediksi dinamika perubahan litosfer dan dampaknya terhadap kehidupan di muka bumi Nilai Mata Pelajaran Standar Kompetensi Menganalisis peradaban Indonesia dan dunia Jujur Rasa ingin tahu Kompet Dasar Mengan kehidup masyara Indonesi Mengide kasi pera awal ma di dunia berpeng terhadap peradaba Indonesi . Semangatke bangsaan Membed pengaru Revolus Prancis.Menganalisis gejala alam fisik dan perkembangan bentuk muka bumi serta pelestariannya Menyimpulkanh akekat geografi Rasa ingin tahu SEJARAH Menganalisis perkembangan bangsa Indonesia sejak masuknya pengaruh Barat sampai dengan pendudukan Jepang.

Menjelaskan fungsi sosiologi sebagai ilmu yang mengkaji hubungan masyarakat dan lingkungan Bersahabat/ komunikatif Mendesk kan terja perilaku menyim dan sika anti sosi Menganalisis perkembangan bangsa Indonesia sejak masuknya pengaruh Barat sampai dengan pendudukan Jepang Bersahabat/ komunikatif SOSIOLOGI Memahami prilaku keteraturan hidup sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat Bersahabat/ Komunikatif Menerap aturan so dalam kehidup bermasy Memahami struktur sosial serta berbagai faktor penyebab Mendesk kan bent bentuk s sosial da fenomen kehidup Cinta Damai Peduli Sosial Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompet Dasar Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Nilai Senang Membaca Rasa ingin tahu Mengan factor pe konflik s dalam masyara . Menganalisis hubungan antara perkembangan paham-paham baru dan transformasi sosial dengan kesadaran dan pergerakan kebangsaan.Menganalisis asal-usul dan persebaran manusia di kepulauan Indonesia Menghargai prestasi Menerapkan nilai dan norma dalam proses pengembangan kepribadian Menjela sosialisa sebagai dalam pembent kepribad Menganalisis perjalanan bangsa Indonesia pada masa negara-negara tradisional. Menganalisis proses interaksi antara tradisi lokal. dan Islam di Indonesia. HinduBuddha.

kelangkaan dan sistem ekonomi Mengidentifikasi kebutuhan manusia Jujur produsen Cermat Peduli Sosial Mendeskripsikan berbagai sumber ekonomi yang langka & kebutuhan manusia yang tidak terbatas Kreatif Memahami konsep ekonomi dalam kaitannya dengan permintaan.EKONOMI Memahami permasalahan ekonomi dulu kaitannya dengan kebutuhan manusia. Mengide kasi fakt faktor ya mempen perminta penawar Peduli Sosial Memahami konsep ekonomi dlm kaitannya dg kegiatan ekonomi konsumen dan produsen Mendeskripsikan pola perilaku konsumen dan produsen dalam kegiatan ekonomi Kompetensi Dasar Mandiri Mata Pelajaran Standar Kompetensi Nilai Jujur Cinta Tanah Air Mendeskripsikan peran konsumen dan Mandiri ffd8ffe000104a46494600010 20100c800c80000ffe20c5849 43435f50524f46494c4500010 100000c484c696e6f02100000 6d6e74725247422058595a200 7ce0002000900060031000061 6373704d5346540000000049 454320735247420000000000 000000000000000000f6d6000 100000000d32d48502020000 000000000000000000000000 000000000000000000000000 000000000000000000000000 000000000000000000011637 072740000015000000033646 57363000001840000006c777 47074000001f000000014626b 707400000204000000147258 595a00000218000000146758 595a0000022c0000001462585 95a0000024000000014646d6e 640000025400000070646d64 64000002c400000088767565 640000034c00000086766965 77000003d4000000246c756d . harga keseimbangan dan pasar. penawaran.

dan (4) dilaksanakan melalui karakter proses bangsa belajar dilakukan aktif. dalam Pengembangan nilai-nilai budaya dan berbagai kegiatan belajar di kelas.69000003f8000000146d65617 30000040c000000247465636 8000004300000000c7254524 30000043c0000080c67545243 0000043c0000080c625452430 000043c0000080c7465787400 000000436f707972696768742 028632920313939382048657 76c6574742d5061636b61726 420436f6d70616e7900006465 736300000000000000127352 47422049454336313936362d 322e31000000000000000000 000012735247422049454336 313936362d322e3100000000 000000000000000000000000 0000000000000000000000 INTEGRASI NILAINILAI BUDAYA DAN KARAKTER BANGSA KE Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Menjelaskan hukum permintaan dan penawaran serta asumsi yang mendasarinya. sekolah. dan luar sekolah melalui kegiatan ekstrakurikuler dan kegiatan lain. Nilai DALAM DOKUMEN KTSP 76c6574742d5061636b61726420436f6 d70616e7900006465736300000000000 0001273524742204945433631393636 2d322e31000000000000000000000012 735247422049454336313936362d322e 3100000000000000000000000000000 0000000000000000000000000 Sebagaimana dijelaskan pada bab II. strategi programkegiatan dan pengintegrasian ffd8ffe000104a4649460001020100c800c80000ffe20c584 943435f50524f46494c4500010100000c484c696e6f021000 006d6e74725247422058595a2007ce000200090006003100 00616373704d53465400000000494543207352474200000 00000000000000000000000f6d6000100000000d32d4850 20200000000000000000000000000000000000000000000 00000000000000000000000000000000000000000000000 00001163707274000001500000003364657363000001840 000006c77747074000001f000000014626b7074000002040 00000147258595a00000218000000146758595a0000022c 000000146258595a0000024000000014646d6e640000025 400000070646d6464000002c40000008876756564000003 4c0000008676696577000003d4000000246c756d6900000 3f8000000146d6561730000040c000000247465636800000 4300000000c725452430000043c0000080c675452430000 043c0000080c625452430000043c0000080c746578740000 0000436f707972696768742028632920313939382048657 keteladanan. muatan lokal. (2) melalui semua mata pelajaran (saling menguatkan). berbagai dalam melalui sekolah spontan. prinsip yang digunakan adalah dalam (1) Teliti Menghargai Prestasi pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa berkelanjutan. Penerapannya dapat dilakukan dengan program rutin. (3) nilai-nilai tidak diajarkan tapi dikembangkan. . dan budaya sekolah. kepribadian.

dan Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan diharap mengadakan adaptasi dari contoh itu. ffd8ffe000104a4649460001020100c800c80000ffe20c584 943435f50524f46494c4500010100000c484c696e6f021000 006d6e74725247422058595a2007ce000200090006003100 00616373704d53465400000000494543207352474200000 00000000000000000000000f6d6000100000000d32d48502 02000000000000000000000000000000000000000000000 00000000000000000000000000000000000000000000000 00011637072740000015000000033646573630000018400 00006c77747074000001f000000014626b70740000020400 0000147258595a00000218000000146758595a0000022c00 0000146258595a0000024000000014646d6e640000025400 000070646d6464000002c400000088767565640000034c00 00008676696577000003d4000000246c756d69000003f800 0000146d6561730000040c0000002474656368000004300 000000c725452430000043c0000080c675452430000043c0 000080c625452430000043c0000080c74657874000000004 36f70797269676874202863292031393938204865776c657 4742d5061636b61726420436f6d70616e790000646573630 000000000000012735247422049454336313936362d322e 31000000000000000000000012735247422049454336313 936362d322e310000000000000000000000000000000000 00000000000000000000 KURIKULUM SMP …. (III) Struktur dan Muatan Kurikulum. Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah. Pelaksanaaan program pengembangan budaya dan karakter bangsa ini dinilai secara terus menerus dan berkesinambungan. Misi. contoh berikut ini bukanlah dokumen KTSP yang akan dipersandingkan dengan dokumen KTSP yang sudah ada atau sedang berjalan. Dokumen KTSP Contoh dokumen KTSP yang memuat pendidikan budaya dan karakter bangsa diuraikan secara lengkap dengan anak bab (I) Pendahuluan. Oleh karena itu. dan Tujuan Sekolah. Hal-hal sebagaimana yang telah diuraikan harus tercermin jelas dalam dokumen Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) pada satuan-satuan pendidikan. Contoh KTSP yang dituangkan di sini adalah untuk pelaksana Sekolah pendidikan di Menengah Sekolah Pertama/Madrasah Tsanawiyah. Bagi Dasar/Madrasah Ibtidaiyah. Sekolah yang menjalankan program yang dipaparkan ini bukan mengambil contoh dari salah satu sekolah yang nyata. Contoh dokumen KTSP yang mengembangkan pendidikan budaya dan karakter berikut merupakan masukan untuk diadaptasi dengan dokumen KTSP yang sedang berlaku di sekolah. LOGO SEKOLAH/ DAERAH SMP …. Dalam satu sekolah hanya ada satu KTSP. dan (IV) Kalender Pendidikan. ALAMAT SEKOLAH I. PENDAHULUAN .pengkondisian. Ini sematamata contoh yang dalam penerapannya di lapangan harus diadakan adaptasi (bukan adopsi) sesuai dengan konteks sekolah yang bersangkutan. Visi. CONTOH DOKUMEN KTSP keadaan sekolah tertentu. (II) Tujuan Pendidikan. Oleh karenanya analisis konteks tidak dari menyertakan pengembangan budaya dan karakter bangsa ditandai dengan sejumlah indikator sekolah dan kelas seperti yang tercantum dalam bab II. Penilaian ini dilakukan oleh pihak ekternal (dinas pendidikan) dan internal (kepala sekolah dan guru).

KTSP merupakan kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh masing-masing harus satuan pendidikan. sosial budaya masyarakat setempat dan peserta didik. dan Kompetensi Dasar (KD). Nasional pedoman untuk Dalam telah Satuan pendidikan merupakan pusat pengembangan budaya. demokratis. Landasan Penyusunan KTSP a. kerja keras. 2. yaitu Pasal 3 tentang fungsi dan tujuan pendidikan nasional dan Pasal 35 mengenai standar nasional pendidikan. persatuan. Desentralisasi pengelolaan pendidikan yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dan kondisi daerah harus segera dilaksanakan. bersifat dengan desentralistik. Latar Belakang Kurikulum serta cara merupakan yang tujuan seperangkat rencana dan pendidikan. komunikatif. satuan pendidikan. cinta tanah air. yang mengambil keputusan berkenaan dengan pengelolaan kerakyatan. isi. hidup religius. potensi daerah.1. seperti dalam maupun pengelolaan kurikulum. gemar membaca. semangat kebangsaan. baik dalam pengaturan mengenai tujuan. dan bahan pelajaran digunakan kegiatan pendidikan Pendidikan sebagai tertentu. pendidikan berubah semula pengelolaan pendidikan diberikannya wewenang kepada satuan pendidikan untuk menyusun kurikulumnya mengacu pada Undangundang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Nilai-nilai yang dimaksud di antaranya: religius. rasa ingin tahu. Standar Kompetensi (SK). menghargai prestasi. penyusunan pelaksanaannya pendidikan. Pengembangannya berdasarkan jujur. kreatif. toleransi. Indonesia budaya dari falsafah memiliki yang Pancasila. berbangsa dan bernegara. Nilai- . Nilai-nilai peduli sosial dan dan lingkungan. dan keadilan. Bangsa nilai-nilai bersumber sebagai mencakup kemanusiaan. melingkupi terintegrasi dalam seluruh kegiatan pendidikan sebagai budaya sekolah. KTSP ini mengembangkan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa sebagai satu kesatuan kegiatan pendidikan yang terjadi di sekolah. Pemberlakuan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah menuntut pelaksanaan otonomi daerah dan wawasan demokrasi Pengelolaan sentralistik Desentralisasi dalam penyelenggaraan yang menjadi pendidikan. cinta damai. disiplin. Landasan Filosofis Sekolah sebagai budaya pusat tidak penyelenggaraan mencapai (KTSP). serta tanggung jawab. mandiri. pembelajaran di satuan pelaksanaan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Departemen menetapkan kerangka dasar Standar Kompetensi Lulusan (SKL). atau karakteristik daerah. Bentuk nyata desentralisasi pengelolaan kewenangan pendidikan kepada adalah diberikannya untuk satuan pendidikan pengembangan terlepas dari nilai-nilai budaya yang dianut oleh suatu bangsa.

masyarakat setempat. Kekuatan dan kelemahan dari hal-hal ini akan menjadi pertimbangan dalam penentuan Struktur Kurikulum sekolah ini.” x Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Bab II Pasal 3. b. atau bentuk lain yang sederajat dikembangkan sesuai dengan satuan pendidikan. kondisi sosial dan budaya. x Peraturan 6 Tahun 2007 Menteri tentang Peraturan Pendidikan 2006 tentang Pendidikan Nasional nomor Perubahan Menteri Tahun Nasional dan nomor 24 . “Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia” dan Pasal 32 ayat (1). ”Pendidikan bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik seutuhnya agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada dengan relevansinya oleh setiap kelompok atau satuan pendidikan koordinasi dinas dan dan komite supervisi atau untuk dasar dan sekolah/madrasah di bawah pendidikan kantor departemen agama kabupaten/kota pendidikan menengah”./SMPLB. cakap. kreatif. kewaktuan. Landasan Yuridis Secara yuridis KTSP ini dikembangkan mandiri. Pasal dasar 38 dan ayat (2). yang 36 sehat. Sekolah sebagai bagian dari masyarakat tidak terlepas dari lokus. “Negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dalam mengembangkan nilai-nilai budayanya. pengembangan kurikulum sekolah. daerah. semua jenis serta bertanggung jawab”. potensi daerah. “Kurikulum pendidikan dengan prinsip diversifikasi sesuai dengan satuan pendidikan. SMA/MA/SMALB/SMK/MAK. provinsi untuk pendidikan x Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 17 ayat (1). dan menjadi warga demokratis ayat pada dan (2). “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan SD/MI/SDLB. negara Pasal jenjang mulia. berakhlak berilmu. “Kurikulum dikembangkan pendidikan menengah sesuai berdasarkan: x Undang-undang Dasar 1945 Pasal 31 ayat (5).nilai ini dijadikan dasar filosofis dalam Tuhan Yang Maha Esa. dan peserta didik”. sosial potensi budaya daerah/karakteristik peserta didik”. SMP/MTs.

Berpusat pada potensi perkembangan kebutuhan dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya Kurikulum dikembangkan berdasarkan agar prinsip menjadi pengembangan diri secara terpadu. dan seni. jenjang dan jenis pendidikan. a. 4. kepentingan (stakeholders) untuk perkembangan. Oleh karena itu. adat istiadat. Prinsip Pengembangan KTSP Pengembangan KTSP ini berpedoman pada prinsipprinsip berikut ini. status sosial ekonomi. tujuan peserta tersebut didik d. serta disusun dalam keterkaitan dan kesinambungan yang bermakna dan tepat antarsubstansi. Relevan dengan kebutuhan kehidupan Pengembangan kurikulum dilakukan dengan menjamin dengan melibatkan relevansi kebutuhan pemangku pendidikan kehidupan. serta menghargai dan tidak diskriminatif terhadap perbedaan agama. didik. dan prinsip-prinsip pendidikan. dunia usaha dan dunia kerja. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dan seni Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan. dan tuntutan lingkungan. karena belajar mengikuti itu. pengembangan keterampilan . Kurikulum meliputi substansi komponen muatan wajib kurikulum. berakhlak mulia. b.pelaksanaan mengadopsi Standar atau Isi dan Standar model keragaman karakteristik peserta Kompetensi Lulusan. perkembangan ilmu pengetahuan. dan 3. Tujuan Penyusunan KTSP KTSP ini disusun sebagai pedoman bagi komunitas sekolah dalam menyelenggarakan kegiatan pendidikan yang sesuai dengan karakteristik sekolah. suku. teknologi. dan seni dan yang isi berkembang secara dinamis. kepentingan peserta didik. “Satuan pendidikan dapat mengadaptasi Kurikulum Tingkat Satuan Pedidikan Dasar dan Menengah yang disusun oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Pendidikan Nasional bersama unit terkait”. mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. budaya. kreatif. sehat. Untuk mendukung pengembangan disesuaikan pencapaian kompetensi dengan potensi. c. Memiliki posisi sentral berarti kegiatan pembelajaran berpusat pada peserta didik. serta budaya dan karakter bangsa. muatan lokal. teknologi. Beragam dan terpadu Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan termasuk di dalamnya kehidupan kemasyarakatan. berilmu. Oleh semangat didik kurikulum memberikan pengalaman peserta dan untuk memanfaatkan bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. dan gender. cakap. kondisi daerah. kebutuhan. tujuan pendidikan nasional.

dan nyaman. 3. xMengembangkan budaya gemar membaca. TUJUAN PENDIDIKAN. dan keterampilan vokasional merupakan keniscayaan. e. bidang kajian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara Tujuan pendidikan dasar adalah meletakkan dasar kecerdasan. seluruh potensi peserta didik secara maksimal yang dijiwai oleh nilainilai budaya dan karakter bangsa. kreatif. berilmu. Belajar sepanjang hayat Kurikulum diarahkan kepada proses yang mampu mengembangkan pengembangan. Misi x Mengembangkan perilaku sekolah. Menyeluruh dan berkesinambungan Substansi kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi. berakhlak mulia. dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. keterampilan berpikir. xMenciptakan lingkungan sekolah yang aman. pengetahuan. pembudayaan. bertoleransi. mandiri. bekerja sama. Kepentingan nasional dan kepentingan daerah harus saling mengisi dan memberdayakan sejalan dengan motto Bhinneka Tunggal Ika dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Seimbang antara kepentingan nasional dan daerah Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan kepentingan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat. 2. dan mandiri. dan bernegara. g. nonformal. jujur. sehat. bersih. keterampilan akademik. rasa ingin tahu. Kurikulum mencerminkan keterkaitan antara unsur-unsur pendidikan formal.pribadi. disiplin. sikap dan di religiusitas lingkungan dalam dan luar II. cakap. f. VISI. dan informal dengan memperhatikan kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berkembang serta arah pengembangan manusia seutuhnya. kreatif. akhlak mulia. saling menghargai. dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. keterampilan sosial. Visi Sekolah dengan lingkungan belajar berkesinambungan antarsemua jenjang pendidikan. DAN TUJUAN SEKOLAH 1. xMenciptakan . kerja keras. rapi. kepribadian. berbangsa. MISI. serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. Tujuan Pendidikan Tujuan Pendidikan Nasional adalah berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang: beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

mengembangkan pendidikan ini adalah sebagai berikut ini. Mengembangkan budaya sekolah yang kondusif untuk mencapai tujuan pendidikan dasar. Kelompok mata pelajaran agam akhlak mulia dimaksudkan untu membentuk peserta didik menja manusia yang beriman dan bert kepada Tuhan Yang Maha Esa s berakhlak mulia. komunikatif. Struktur Kurikulum Struktur dan muatan kurikulum pada jenjang Kelompok Mata Pelajaran Agama dan Akhlak Mulia Cakupan pendidikan dasar dan menengah yang tertuang dalam Standar Isi meliputi lima kelompok mata pelajaran sebagai berikut ini. dan demokratis. Kelompok mata pelajaran estetika e. xMenanamkan kepedulian sosial dan lingkungan. dan patriotisme bela negara. serta tujuan umum pendidikan dasar. Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi d. Mengembangkan berbagai kegiatan dalam proses belajar di kelas berbasis pendidikan budaya dan karakter bangsa. dan hidup demokratis. penghargaan terhadap hak-hak a manusia. Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian c. Memanfaatkan dan memelihara fasilitas untuk sebesar-besarnya dalam proses pembelajaran. cinta tanah air. dan bernegara. Kesadaran dan wawas termasuk wawasan kebangsaan. e. Akhlak mulia mencakup etika. hak. pelestarian . b. menyenangkan. dan kewajiban dalam kehidupan bermasyaraka berbangsa. a. Tujuan Sekolah Mengacu pada visi dan misi sekolah. Semua kelas melaksanakan pendekatan “pembelajaran aktif” pada semua mata pelajaran. a. f. a moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama. dan manusia agar memberikan hasil yang terbaik bagi perkembangan peserta didik. serta peningkatan kualitas dirinya seb manusia. tanpa takut salah. Menyelenggarakan berbagai kegiatan sosial yang menjadi bagian dari pendidikan budaya dan karakter bangsa. Kelompok mata pelajaran jasmani. sumber daya fisik. Kewarganegaraan dan Kepribadian Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadi dimaksudkan untuk peningkatan kesadaran dan wawasan peserta akan status. Menjalin kerja sama lembaga pendidikan dengan media dalam memublikasikan program sekolah. kemajemukan bangsa. Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia b. cinta damai. d. tujuan sekolah III. semangat kebangsaan. dalam 4. olahraga dan kesehatan Kelompok mata pelajaran tersebut memiliki cakupan dan kegiatan masing-masing seperti diungkapkan di dalam PP 19/2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pasal 6 ayat (1) Pasal 7 sebagai berikut ini. budi pekerti. xMengupayakan pemanfaatan waktu belajar. c.suasana pembelajaran yang menantang. STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM 1.

ilmu k pengetahuan alam. u keterampilan/kejuruan. HIV/AIDS. Kegiatan bahasa. muntaber. olahraga. ketaatan membayar pajak. dan/atau l teknologi informasi dan komunikasi. dan penyakit lain yang potensial untuk mewabah. matematika. Olah Raga. u m l a h m S t r u k t a t a p e . dan nepotisme. Melalui r k u r Kegiatanipembelajaran bahasa. dan sikap serta perilaku anti korupsi. dan pengembangan j diri/ekstrakurikuler Jasmani. sikap. Kelompok mata pelajaran estetika dimaksudkan untuk meningkatkan sensitivitas. kemampuan mengekspresikan dan kemampuan mengapresiasi keindahan dan harmoni. ketaatan pada hukum. baik dalam kehidupan individual sehingga mampu menikmati dan mensyukuri hidup. pendidikan s kesehatan. kesetaraan gender.u Kelompok Mata Pelajaran Cakupan lingkungan hidup. dan Kesehatan. maupun dalam kehidupan kemasyarakatan sehingga mampu menciptakan kebersamaan yang harmonis. seni dan budaya. kreatif dan mandiri. ilmu pengetahuan alam. kolusi. ilmu pengetahuan sosial. dan muatan lokal yang relevan. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada SMP/MTs/SMPLB dimaksudkan untuk memperoleh kompetensi dasar ilmu pengetahuan dan teknologi serta membudayakan berpikir ilmiah secara kritis. tanggung jawab sosial. Kelompok mata pelajaran jasmani. dan muatan lokal yang e relevan. olahraga dan kesehatan pada SMP/MTs/SMPLB dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik serta membudayakan sportivitas dan kesadaran hidup sehat. dan perilaku hidup sehat yang bersifat individual ataupun yang bersifat kolektif kemasyarakatan seperti keterbebasan dari perilaku seksual bebas. serta muatan u lokal yang relevan. kecanduan narkoba. m dan pengembangan diri/ekstrakurikuler e Estetika m l i p u t i Kegiatan pendidikan jasmani. demam berdarah. keterampilan. Kemampuan mengapresiasi dan mengekspresikan keindahan serta harmoni mencakup apresiasi dan ekspresi. demokrasi. Budaya hidup sehat termasuk kesadaran.

l a j a r a n M u a t a n K t e r m a s u k p e n g e m b a n g a n d i r i 2 . . u r i k u l u m s e b a g a i b e r i k u t i n i .

Pengembangan Diri 1. Kegiatan Ekstrakurikuler: a. Kerohanian f. Kebersihan h. Agroindustri 3. Pendidikan Kewarganegaraan 3. UKS dan PMR c. Bahasa Daerah C. Seni budaya/Sanggar seni g. Matematika 6. Mata Pelajaran Wajib Mata pelajaran wajib yang diselenggarakan di SMP terdiri atas mata-mata pelajaran sebagai berikut ini. a. Ilmu Pengetahuan Sosial 8. Pendidikan Jasmani. Pendidikan Agama 2. …………………………… Jumlah Muatan Kurikulum SMP meliputi sejumlah mata pelajaran yang keluasan dan kedalamannya merupakan beban belajar bagi peserta didik dan materi muatan lokal. Budidaya Tanaman 4. Karya Ilmiah Remaja (KIR) d. Kepramukaan b. Peduli dan Bakti Sosial i. Teknologi Informasi dan Komunikasi B. Mata Pelajaran 1. Olahraga dan Kesehatan 10. Bahasa Indonesia 4. Seni Budaya 9. Pendidikan Keterampilan Jasa 2.Komponen A. Ilmu Pengetahuan Alam 7. Muatan Lokal 1. Bahasa Inggris 5. 1) Pendidikan Agama Pendidikan agama yang . Bimbingan Konseling 2. Olahraga e.

hubungan dasar negara dengan konstitusi. tata tertib di sekolah. kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. hukum dan peradilan internasional. g) Pancasila. sistem hukum dan peraturan-peraturan daerah. meliputi: hidup rukun dalam perbedaan. kehidupan berbangsa dan bernegara. norma yang berlaku di masyarakat. dan peraturan yang meliputi: tertib dalam kehidupan keluarga. budaya demokrasi menuju masyarakat madani. norma-norma dalam peradilan nasional. dan Konghucu. pemerintah pusat. Katholik. pers dalam masyarakat demokrasi. Hindu. keterbukaan berbangsa dan bernegara dan pentingnya penanaman rasa persatuan dan kesatuan. sistem pemerintahan. Sumpah Pemuda. cinta lingkungan.diselenggarakan di SMP meliputi agama Islam. penghormatan dan perlindungan HAM. pengamalan nilainilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. demokrasi dan sistem politik. hak dan kewajiban anggota masyarakat. . Pancasila sebagai ideologi terbuka. instrumen nasional dan internasional HAM. budaya politik. Buddha. Tujuan: x masing-m xMenumb 2) Pendidikan Kewarganegaraan Kesatuan Republik Tujuan: Memberikan pemahaman terhadap peserta didik tentang kesadaran hidup Indonesia. sikap positif terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. meliputi: pemerintahan desa daerah dan otonomi. proses perumusan Pancasila sebagai dasar negara. persamaan kedudukan warganegara. kebebasan berorganisasi. konstitusi-konstitusi yang pernah digunakan di Indonesia. pemajuan.Ruang lingkup:a) Persatuan dan kesatuan bangsa. partisipasi dalam pembelaan negara. meliputi: hidup gotong royong. prestasi diri. meliputi: proklamasi kemerdekaan dan konstitusi yang pertama. f) Kekuasan dan politik. meliputi: hak dan kewajiban anak. b) Norma. Kristen Protestan. harga diri sebagai warga masyarakat. pemerintahan c) Hak asasi manusia. meliputi: kedudukan Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi negara. e) Konstitusi negara. menghargai keputusan bersama. kemerdekaan mengeluarkan pendapat. dan kecamatan. hukum. keutuhan Negara dan jaminan keadilan. d) Kebutuhan warga negara.

recount. dan report. b) Kemampuan memahami dan menciptakan berbagai teks fungsional pendek dan monolog serta esei berbentuk procedure. politik luar negeri Indonesia di era globalisasi. tata bahasa. berbicara. Ruang lingkup: a) Kemampuan berwacana. narrative. tata tulis). kompetensi sosiokultural (menggunakan ungkapan dan tindak bahasa secara berterima dalam berbagai konteks komunikasi). 3) Bahasa Indonesia menggunakan bahasa sebagai alat Tujuan: Membina keterampilan berbahasa secara lisan dan tertulis serta dapat komunikasi dan sarana pemahaman terhadap IPTEK. hubungan internasional dan organisasi internasional. yakni kompetensi linguistik bahasa dan kosa kata. yakni kemampuan memahami dan/atau menghasilkan teks lisan dan/atau tulis yang direalisasikan dalam empat keterampilan berbahasa. 5) Matematika Memberikan pemahaman logika dan kemampuan dasar Matematika Tujuan: . membaca dan menulis secara terpadu untuk mencapai tingkat literasi functional. tata bunyi. Gradasi bahan ajar tampak dalam penggunaan kosa kata. dan kompetensi pembentuk wacana (menggunakan piranti pembentuk wacana). serta mengevaluasi globalisasi. yakni mendengarkan. descriptive. kompetensi strategi (mengatasi masalah yang timbul dalam proses komunikasi dengan berbagai cara agar komunikasi tetap berlangsung). dampak globalisasi. meliputi: globalisasi di lingkungannya.Ruang lingkup: a) Mendengarkanb) Berbicarac) Membacad) Menulis 4) Bahasa Inggris (menggunakan tata Tujuan:Membina keterampilan berbahasa dan berkomunikasi secara lisan dan tertulis untuk menghadapi perkembangan IPTEK dalam menyongsong era globalisasi.h) Globalisasi. dan langkah-langkah retorika. c) Kompetensi pendukung.

Keberlanjutan. Ruang lingkup: a) Bilangan b) Aljabar c) Geometri dan Pengukuran d) Statistika dan Peluang 6) Ilmu Pengetahuan Alam Ruang lingkup:a) Makhluk Hidup Tujuan:Memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta didik untuk menguasai dasar-dasar sains dalam rangka penguasaan IPTEK.dalam rangka penguasaan IPTEK. mencakup keterampilan olah tubuh. Tempat. mencakup pengetahuan. dan Lingkunganb) Waktu. dan sebagainya. cetak-mencetak. apresiasi karya musik. daya kreasi. dan kecintaan pada seni budaya nasional. dan seni peran. d) Seni Teater. meningkatkan kebugaran dan 9)Pendidikan Jasmani. Olah Raga dan Kesehatan Tujuan: Menanamkan kebiasaan hidup sehat. dan olah suara yang pementasannya memadukan unsur seni musik. memainkan alat musik. c) Seni Tari. patung. olah pikir. dan nilai dalam menghasilkan karya seni berupa lukisan. keterampilan dalam bidang olah raga. keterampilan.mengembangkan kesadaran hidup bermasyarakat serta memiliki keterampilan hidup secara mandiri. mencakup keterampilan gerak berdasarkan olah tubuh dengan dan tanpa rangsangan bunyi. Tujuan: Mengembangkan apresiasi seni. Ruang lingkup: a) Seni Rupa. b) Seni Musik. dan Proses Kehidupanb) Materi dan Sifatnyac) Energi dan Perubahannyad) Bumi dan Alam Semesta 7) Ilmu Pengetahuan Sosial Ruang lingkup:a) Manusia. menanamkan rasa sportifitas. . dan Perubahanc) Sistem Sosial dan Budaya d) Perilaku Ekonomi dan Kesejahteraan 8) Seni Budaya menguasai olah vokal. seni tari. mencakup kemampuan untuk apresiasi terhadap gerak tari. Tujuan:Memberikan pengetahuan sosiokultural masyarakat yang majemuk. ukiran.

berpikir kritis. dan memiliki etos kerja. permainan. serta aktivitas lainnya. b) Aktivitas pengembangan. dan tenaga pendidik. Nilai-nilai kewirausahaan yang dikembangkan antara lain inovasi. ketangkasan tanpa alat. meliputi: gerak bebas. dan Tujuan: menyajikan informasi. sarana prasarana. atletik. bola basket. komunikasi. menyimpan. eksplorasi gerak. meliputi: ketangkasan sederhana. kreatif.tanggung jawab disiplin dan percaya diri pada peserta didik. eksplorasi. Nilai-nilai budaya yang dimaksud antara lain kejujuran. SKJ. kemandirian. dan beladiri. kepekaan terhadap lingkungan. dan manipulatif. dan bentuk postur tubuh serta aktivitas lainnya. Muatan Lokal Muatan Lokal yang dipilih ditetapkan berdasarkan ciri khas. tanggung jawab. ketangkasan dengan alat. potensi dan keunggulan daerah. rounders. c) Aktivitas senam.a) Permainan dan olah raga. sepak bola. komponen kebugaran jasmani. keterampilan lokomotor nonlokomotor. Ruang lingkup: a) Perangkat keras dan lunak yang digunakan untuk mengumpulkan. serta aktivitas lainnya. bola voli. dan senam lantai. Muatan Lokal merupakan mata pelajaran. Muatan Lokal yang diintegrasikan pembelajaran di nilai-nilai dalam proses kewirausahaan dan budaya tersebut yang dikondisikan supaya nilai-nilai tersebut dapat menjadi sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari. . meliputi: olah raga tradisional. bulu tangkis. serta ketersediaan lahan. dan senam aerobic serta aktivitas lainnya. kippers. senam pagi. tenis lapangan. standar sehinggga kompetensi (SK) satuan dan pendidikan harus mengembangkan kompetensi dasar (KD) untuk setiap muatan lokal yang diselenggarakan. kasti. Sasaran pembelajaran muatan lokal adalah pengembangan jiwa kewirausahaan dan penanaman nilai-nilai budaya sesuai dengan lingkungan. b) Memberikan keterampilan dalam bidang teknologi informatika dan komunikasi yang sesuai dengan bakat dan minat peserta didik. 10) Teknologi Informasi dan Komunikasi memanipulasi. Penggunaan alat bantu untuk memproses dan memindah data dari satu perangkat ke perangkat lainnya. meliputi: mekanika sikap tubuh. dan kerja sama.Ruang lingkup. tenis meja. Penanaman b. d) Aktivitas ritmik. disiplin.

taat taat pada peraturan) Memberi salam ketika bertemu Berpakaian rapi dan bersih Menepati janji Memberikan penghargaan kepad yang berprestasi Berperilaku santun . Spontan. 2. 1Kegiatan pengembangan diri secara terprogram dilaksanakan dengan perencanaan khusus dalam kurun waktu tertentu untuk memenuhi kebutuhan peserta didik secara individual. Kegiatan 3 Kegiatan Layanan dan kegiatan pendukung konseling Ekstrakurikuler Pelaksanaan x x x x x x x x x x x kegiatan tidak terjadwal dalam Individual kejadian khusus Kelompok: tatap muka guru BP masuk ke kelas Kepramukaan PMR UKS KIR Olah raga Kerohaniaan terprogram dan tidak terprogram. 3. 4. dan minat. yaitu kegiatan yang dilakukan terjadwal Contoh x x x x x Piket kelas Ibadah Berdoa sebelum dan x x x sesudah pembelajaran di kelas Bakti sosial 4 Kegiatan Contoh x x x x Memberikan kesempatan terhadap pendapat yang berbeda Mendahulukan kesempatan kepada orang tua Penugasan peserta didik secara bergilir x x x x x Menaati tata tertib (disiplin. No.diselenggarakan di SMP ini adalah sebagai berikut. yaitu c. dan atau klasikal melalui penyelenggaraan kegiatan sebagai berikut ini. Jenis Muatan Lokal VII Pendidikan Keterampilan Jasa Agroindustri Budidaya Tanaman Bahasa Daerah 1 1 Alokasi Waktu VIII 2 IX pengembangan diri dapat dilakukan dalam bentuk bimbingan konseling dan kegiatan ekstrakurikuler. adalah kepemimpinan kegiatan dalam bentuk perilaku sehari-hari x Performa guru Mengambi berserakan Cara berbicara x Mengucapkan terima kasi Menghargai pendapat ora Kegiatan Rutin. 2Kegiatan pengembangan diri secara tidak terprogram dapat dilaksanakan sebagai berikut. kelompok. adalah x Memberi dan menjawab s maaf Berterima kasih Me x yang sakit Membuang sam tempatnya Menolong oran x dalam kesusahan Melerai x x x x Seni budaya/sanggar seni Kesehatan reproduksi remaja Latihan dasar Keteladanan. Pengembangan diri terdiri atas 2 (dua) bentuk kegiatan. 1. bakat. Pengembangan Diri Kegiatan pengembangan diri adalah kegiatan yang bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan.

Kerohanian Jenis Pengembangan Diri Strategi x Religius Rasa kebangsaan Cinta x tanah air x .x x x x x x x x x x x x x x Pengendalian diri yang baik Memuji pada orang yang jujur Mengakui kebenaran orang lain Mengakui kesalahan diri sendiri Berani mengambil keputusan Berani berkata benar Melindungi kaum yang lemah Membantu kaum yang fakir Sabar mendengarkan orang lain Mengunjungi teman yang sakit Membela kehormatan bangsa Mengembalikan barang yang bukan miliknya Antri Mendamaikan B. Olahraga x Sportifitas Menghargai presta x Kerja keras Cinta damai Disiplin Ju x x x x 5. KIR x Komunikatif Rasa ingin tahu Kerja x keras Senang membaca x Menghargai presta Jujur x x x 4. UKS dan PMR x Peduli sosial Jenis Pengembangan Diri yang ditetapkan SMP adalah sebagai berikut ini. ffd8ffe000104a4649460001020100c800c80000ffe20c584 943435f50524f46494c4500010100000c484c696e6f021000 006d6e74725247422058595a2007ce000200090006003100 00616373704d53465400000000494543207352474200000 00000000000000000000000f6d6000100000000d32d4850 20200000000000000000000000000000000000000000000 00000000000000000000000000000000000000000000000 00001163707274000001500000003364657363000001840 000006c77747074000001f000000014626b7074000002040 00000147258595a00000218000000146758595a0000022c 000000146258595a0000024000000014646d6e640000025 400000070646d6464000002c40000008876756564000003 4c0000008676696577000003d4000000246c756d6900000 3f8000000146d6561730000040c000000247465636800000 4300000000c725452430000043c0000080c675452430000 043c0000080c625452430000043c0000080c746578740000 0000436f707972696768742028632920313939382048657 76c6574742d5061636b61726420436f6d70616e790000646 57363000000000000001273524742204945433631393636 2d322e31000000000000000000000012735247422049454 336313936362d322e310000000000000000000000000000 00000000000000000000000000 Nilai-nilai yang ditanamkan Toleransi Disiplin x Komunikatif x x 3. Kepramukaan x Demokratis Disip Kerja sama Rasa x Kebangsaan Toleransi Peduli x sosial dan lingkungan Cinta damai Kerja keras x x x x x 2. Kegiatan Ekstrakurikuler: 1.

Guru dan sekolah perlu mengintegrasikan nilai-nilai yang dikembangkan dalam pendidikan budaya dan karakter bangsa ke dalam KTSP. Festival sekolah x Kreativitas Etos k Tanggung jawab x kepemimpinan Ke sama x x x 6 d. dan (2) indikator untuk mata pelajaran. pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa tidak dimasukkan sebagai pokok bahasan tetapi terintegrasi ke dalam mata pelajaran. Kesehatan reproduksi remaja x Kebersihan Kesehatan Tanggung x jawab Rasa ingin tahu x x x 8. Indikator nilai-nilai budaya dan karakter bangsa ada dua jenis yaitu (1) indikator sekolah dan kelas. pengembangan diri dan budaya sekolah. Seni budaya/Sanggar seni x Disiplin Jujur Peduli budaya x Latihan rutin x Mengikuti vokal grup x x 5 Jenis Pengembangan Diri Nilai-nilai yang ditanamkan Strategi x x x x x x Kegiatan rutin pada waktu hari jum’at x Peduli sosial Cinta tanah air Semangat x kebangsaan x x Berkompetisi internal dan eksternal Pagelaran seni x 7. Kepemimpinan x Tanggung jawab x x x x x x x x x x Keberanian Tekun Sportivitas Disiplin Mandiri Demokratis Cinta damai Cinta tanah air Peduli lingkungan Peduli sosial Keteladanan Sabar Toleransi Kerja keras Pantang menyerah Kerja sama x x x x x Kegiatan OSIS Kepramukaan Kegiatan kerohanian Kegiatan KIR Kegiatan PMR 9. . silabus dan RPP yang sudah ada. Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa Pada prinsipnya.6.

BT :Belum Terlihat (apabila peserta didik memperlihatkan dinyatakan indikator). Di kelas dikembangkan melalui kegiatan belajar yang biasa dilakukan guru dengan cara integrasi. dan masyarakat. perilaku tersebut berkembang semakin komplek antara satu jenjang kelas dengan jenjang kelas di atasnya. Di masyarakat dikembangkan melalui kegiatan ekstra kurikuler dengan melakukan kunjungan ke tempat-tempat yang menumbuhkan rasa cinta tanah air dan melakukan pengabdian masyarakat untuk menumbuhkan kepedulian dan kesetiakawanan sosial. sekolah. dan dan yang Kalender Akademik di sekolah. dilakukan melalui berbagai kegiatan di kelas. maupun memberikan tugas yang berisikan suatu persoalan atau kejadian yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menunjukkan nilai yang dimilikinya. catatan anekdotal. tugas. Pembelajaran pendidikan budaya dan karakter bangsa menggunakan pendekatan proses belajar aktif dan berpusat pada anak. Guru memiliki kebebasan dalam menentukan berapa lama suatu perilaku harus dikembangkan sebelum ditingkatkan ke perilaku yang lebih kompleks.Indikator sekolah dan kelas adalah penanda yang digunakan oleh kepala sekolah. bahkan dalam jenjang kelas yang sama. laporan. Indikator mata pelajaran menggambarkan perilaku afektif seorang peserta didik berkenaan dengan mata pelajaran tertentu. Perilaku yang dikembangkan dalam indikator pendidikan budaya dan karakter bangsa bersifat progresif. guru dan personalia sekolah dalam merencanakan. Di sekolah dikembangkan dengan upaya pengkondisian atau perencanaan dimasukkan sejak ke awal tahun pelajaran. dan mengevaluasi sekolah sebagai lembaga pelaksana pendidikan budaya dan karakter bangsa. Indikator ini berkenaan juga dengan kegiatan sekolah yang diprogramkan dan kegiatan sekolah sehari-hari (rutin). MT : Mulai Terlihat (apabila peserta didik sudah mulai memperlihatkan adanya tanda-tanda dalam indikator belum konsisten) MB : Mulai (apabila sudah Berkembang peserta didik memperlihatkan awal tetapi perilaku yang dinyatakan belum tandadalam tanda awal perilaku yang dilakukan sehari-hari sebagai bagian dari budaya sekolah sehingga peserta didik memiliki kesempatan untuk memunculkan perilaku yang menunjukkan nilainilai budaya dan karakter bangsa. dan sebagainya guru dapat memberikan kesimpulannya/pertimbangan yang dinyatakan dalam pernyataan kualitatif sebagai berikut ini. artinya. Adapun penilaian dilakukan secara terus menerus oleh guru dengan mengacu pada indikator pencapaian nilainilai budaya dan karakter. model anecdotal record (catatan yang dibuat guru ketika melihat berkenaan adanya perilaku nilai yang yang dengan dikembangkan). melalui pengamatan guru ketika seorang peserta didik melakukan suatu tindakan MK : berbagai tanda perilaku yang dinyatakan dalam indikator konsisten) Membudaya (apabila dan mulai . Dari hasil pengamatan. melaksanakan.

1. IX 36 Selain tatap muka. Progr am Reme dial (Perb aikan) Kelas Jumlah jampel/ minggu Waktu pembelajaran per tahun (jampel) 1360 VII. beban belajar yang harus diikuti peserta didik adalah penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur yang waktunya maksimal lima puluh persen (50%) dari jumlah jam tatap muka. Ilmu Pengetahuan Alam 7. dan bakat peserta didik.peserta didik terus menerus memperlihatkan perilaku yang dinyatakan dalam indikator secara konsisten) awal peserta didik (intake) dalam penyelenggaraan pembelajaran. Pengaturan Beban Belajar Beban belajar ditentukan mengacu pada ketentuan standar pengelolaan pendidikan yang berlaku di satuan pendidikan. VIII. Pendidikan Jasmani. Alokasi waktu 40 menit untuk setiap mata pelajaran Satu jam pembelajaran tatap muka (menit) 40 Minggu efektif per tahun 34 Ketuntasan Minimal (KKM) untuk mencapai ketuntasan ideal. laporan pelaksanaan kegiatan. Oleh karena itu. Pendidikan Keterampilan Jasa . Sekolah secara bertahap dan berkelanjutan menetapkan Kriteria e. Beban belajar tetap adalah 36 jam pelajaran per minggu . Komponen VI A. Setiap mata pelajaran memiliki karakteristik dan hasil analisis yang berbeda. Muatan Lokal 1. Olahraga dan Kesehatan 10. Penugasan mandiri tidak terstruktur terdiri dari tugastugas individu atau kelompok yang disesuaikan dengan potensi. daya dukung. Seni Budaya f. Pengaturan beban belajar di SMP ini dengan sistem paket yang didasarkan pada struktur dan muatan kurikulum dengan alokasi waktu sebagai berikut ini. .Ketuntasan Belajar Dalam penetapan ketuntasan belajar. sekolah menetapkan kriteria ketuntasan minimal dengan mempertimbangkan tingkat kompleksitas. penyusunan program/perencanaan kegiatan. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Teknologi Informasi dan Komunikasi B. minat. Bahasa Inggris 5. Mata Pelajaran 1. dan tingkat kemampuan 9. maka ditetapkan KKM sebagai berikut ini. Matematika 6. Bahasa Indonesia 4. Penugasan terstruktur di antaranya pekerjaan rumah (PR). Pendidikan Agama 2. Ilmu Pengetahuan Sosial 8.

Kerohanian e. Olahraga d. BK 2. Nilai remedial dapat melampaui KKM. c. Senibudaya/Sanggar seni Kegiatan remedial dilaksanakan di dalam/di luar jam pembelajaran.2. Pengembangan Diri 1. g. b. Kegiatan pengayaan dilaksanakan di dalam/di luar jam pembelajaran. KKM mengikuti kegiatan kelompok mata pelajaran IPTEK. Pengayaan boleh diikuti oleh peserta didik yang telah mencapai KKM dalam setiap kompetensi dasar. sedangkan peserta didik yang sudah mencapai j i a n s e k o l a h . Kegiatan Ekstra Kurikuler: a. Pramuka 75 75 b. Peserta didik yang belum mencapai KKM harus mengikuti kegiatan b) memiliki nilai minimal baik untuk kelompok mata pelajaran selain remedial. Agroindustri 3. UKS dan PMR c. lulus dari satuan pendidikan dasar dan menengah apabila: ada perlakuan khusus untuk peserta didik yang belum maupun sudah mencapai a) telah menyelesaikan seluruh program pembelajaran. Kegiatan remedial meliputi remedial pembelajaran dan remedial penilaian. Nilai pengayaan yang lebih tinggi dari nilai sebelumnya dapat digunakan. Penilaian dalam program pengayaan dapat berupa tes maupun nontes. maupun nontes. Budidaya Tanaman 4. Penilaian dalam program remedial dapat berupa tes 2. Bahasa Daerah C. Kesempatan mengikuti kegiatan remedial. Program Pengayaan a. c ) l 1) Kenaikan Kelas Peserta didik dinyatakan naik kelas a u l u s u 2) Kelulusan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. d. Kriteria Kenaikan Kelas dan Kelulusan Remedial wajib diikuti oleh peserta didik yang belum mencapai KKM dalam setiap kompetensi dasar dan/atau indikator. Pasal 72 ayat (1) menyebutkan bahwa peserta didik dinyatakan Satuan pendidikan ini menggunakan prinsip mastery learning (ketuntasan belajar). ketuntasan. .

45 08.12. Kalender pendidikan mencakup permulaan tahun ajaran.20 07.14.00 .dan d) lulus ujian nasio n a l .14.20 07.30 14.00 .11. minggu efektif belajar. KALENDER PENDIDIKAN Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran.00 . Hari Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Kegiatan Upacara Kegiatan belajar mengajar Kegiatan belajar mengajar Kegiatan belajar mengajar Kegiatan belajar mengajar Kegiatan belajar mengajar Shalat Jumat Ekstra kurikuler Waktu 07. efektif fakultatif.20 07. Berikut adalah kalender tersebut secara rinci.07.30 07.14. dan hari libur.00 .25 07.00 .45 11.00 .00 . waktu pembelajaran efektif. IV.

KALENDER PENDIDIKAN SMP Januari Tanggal dan Bulan Juli 1 s/d 15 Kegiatan Libur akhir tahun ajaran -School Fair (bazaar. pentas seni dan budaya. . kompetisi olahraga) -Bakti sosial Masa orientasi peserta didik (MOS) kelas VII Upacara HUT Proklamasi RI Setelah upacara diadakan lomba-lomba: -menyanyikan lagu wajib nasional -kebersihan -lomba membaca atau membuat puisi kebangsaan/story telling tentang kebangsaan -lomba-lomba lainnya Maret 31 1 2 sd 6 20 21 Februari 14 Tahun Baru masehi Libur akhir semester Tahun Baru Hijrah -Karnaval Hari raya Nyepi 17 s/d 19 Agustus 17 Merayakan Imlek -Membuat l -Kreatifitas mengolah kue ker Memperingati Maulid Nabi M SAW Merayakan hari raya Waisak April 13 21 Wafatnya Isa Almasih Merayakan Hari Kartini Ujian praktik 21 September 28 s/d 30 Tanggal dan Bulan Oktober 17 sd 23 24 sd 25 26 sd 28 November 10 Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad Lomba marawis Libur awal Ramadhan 1427 H Kegiatan 23 s/d 30 Tanggal dan Bulan Mei 1 s/d 5 2 Kegiatan Libur menjelang Idul Fitri Hari Raya Idul Fitri -silaturahmi di sekolah Libur sesudah Idul Fitri Memperingati hari pahlawan -Membaca sajak -Ziarah ke Taman Makam Pahlawan -Lomba esai tentang kepahlawanan di majalah dinding -Lomba pidato 7 sd 9 21 sd 23 24 Juni 18 s/d 23 25 30 Ujian praktik (lanjutan) Hari Pendidikan Nasional Upacara/diadakan lomba mem membuat puisi kebangsaan/sto tentang kebangsaan Ujian Sekolah Ujian Nasional Memperingati Kenaikan Isa A Ulangan umum Pengumuman kelulusan Pembagian rapor Desember 11 s/d 16 23 25 26 sd 30 31 Ulangan akhir semester Pembagian rapor Merayakan Hari Raya Natal Libur akhir semester Merayakan Hari Raya Idul Adha. Hari Belajar Efektif Semester II = 131 hari hari belajar efektif (HBE) (setara 21 minggu belajar efektif). pameran sains. membagikam daging kurban kepada mustahiq Hari Belajar Efektif Semester I = 119 hari hari belajar efektif (HBE) (setara 19 minggu belajar efektif). pasar murah. menyembelih kurban. Shalat Ied. pameran KIR.

pendidikan yang lebih terarah yang tidak semata-mata berupa penguatan ranah pengetahuan dan keterampilan . kerja keras. dan penyusunan silabus. tanggung-jawab. Pedoman yang ada ini pada intinya merupakan produk Program Kerja 100 hari Kabinet Indonesia Bersatu II. Perencanaan di tingkat sekolah pada intinya adalah melakukan penguatan dalam penyusunan kurikulum di tingkat sekolah (KTSP). pengembangan dan Karakter pembentukan karakter sesuai dengan budaya bangsa ini tentu tidak semata-mata hanya dilakukan di sekolah melalui serangkaian kegiatan belajar mengajar baik melalui mata sekolah. Pembentukan budaya sekolah (school culture) dapat dilakukan oleh sekolah melalui serangkaian kegiatan perencanaan. cinta damai. kegiatan spontan. seperti: religius. Nilai-nilai tersebut tentunya perlu ditumbuhkembangkan yang pada akhirnya dapat membentuk pribadi karakter peserta didik yang selanjutnya merupakan pencerminan hidup suatu bangsa yang besar. disiplin. Begitu pula melalui program pengembangan diri. Pendidikan Bangsa Budaya dan Karakter mata bukan merupakan akhirnya dapat membentuk akhlak budi luhur. jujur. pelajaran yang berdiri sendiri atau merupakan nilai yang diajarkan. seperti kegiatan rutin sekolah. seperti menetapkan visi. pelajaran maupun serangkaian (habituasi) kegiatan dalam pengembangan diri yang dilakukan di kelas dan luar Pembiasaan-pembiasan kehidupan. PENUTUP melainkan juga sikap prilaku yang Seperti telah diuraikan pada awal pendahuluan bahwa fungsi Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa selain mengembangkan dan memperkuat potensi pribadi juga menyaring pengaruh dari luar yang akhirnya dapat membentuk mencerminkan karakter budaya peserta bangsa didik yang dapat Upaya Indonesia. program pengembangan diri maupun budaya sekolah. dan penilaian yang bersifat komprehensif. misi. tetapi lebih kepada upaya penanaman nilainilai baik melalui mata pelajaran. kalender akademik. toleran.Catatan : Semua kegiatan pada tabel di atas merupakan contoh kalender pendidikan yang penggunaannya disesuaikan dengan kebutuhan sekolah. pelaksanaan pembelajaran yang lebih berorientasi pada peserta didik. Keseluruhan perencanaan sekolah yang bertitik tolak dari melakukan analisis kekuatan dan kebutuhan sekolah akan dapat dihasilkan program Bangsa ini perlu dilakukan oleh semua pemangku kepentingan di sekolah yang secara bersama-sama sebagai suatu komunitas dalam pendidik diterapkan sekolah ke yang kurikulum selanjutnya diharapkan menghasilkan budaya sekolah. Pedoman yang disusun ini lebih diperuntukkan kepada kepala sekolah. perlu dimulai dari lingkup terkecil seperti keluarga sampai dengan cakupan yang lebih luas di masyarakat. keteladanan. tujuan. dsb. Peta nilai dan indikator yang disajikan dalam naskah ini merupakan contoh penyebaran nilai yang dapat diajarkan melalui berbagai mata pelajaran sesuai dengan standar kompetensi (SK) dan kompetensi dasar (KD) yang terdapat dalam standar isi (SI). Perencanaan Pendidikan Budaya pengkondisian. struktur kurikulum.

Selanjutnya diharapkan kualitas produk peserta didik yang memiliki akhlak budi mulia sebagai besar. 3f8000000146d6561730000040c00000 02474656368000004300000000c72545 2430000043c0000080c6754524300000 43c0000080c625452430000043c00000 80c7465787400000000436f707972696 7687420286329203139393820486577 6c6574742d5061636b61726420436f6d 70616e79000064657363000000000000 0012735247422049454336313936362 d322e310000000000000000000000127 35247422049454336313936362d322e3 1000000000000000000000000000000 000000000000000000000000 pencerminan bangsa yang dilanjutkan seiring dengan kompleksnya permasalahan pendidikan terutama dalam pembentukan budaya dan karakter bangsa.Penyempurnaan pedoman ini akan terus menerus pemerhati. kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan dari semua pihak ffd8ffe000104a46494600010201006400640000ffe20c584 943435f50524f46494c4500010100000c484c696e6f021000 006d6e74725247422058595a2007ce000200090006003100 00616373704d53465400000000494543207352474200000 00000000000000000000000f6d6000100000000d32d4850 20200000000000000000000000000000000000000000000 00000000000000000000000000000000000000000000000 00001163707274000001500000003364657363000001840 000006c77747074000001f000000014626b7074000002040 00000147258595a00000218000000146758595a0000022c 000000146258595a0000024000000014646d6e640000025 400000070646d6464000002c40000008876756564000003 4c0000008676696577000003d4000000246c756d6900000 . Oleh karena itu. Penyajian pembelajaran yang bernuansa belajar aktif dengan muatan budaya dan karakter bangsa perlu menjadi perhatian terutama dalam membelajarkan peserta didik. pelaksana pendidikan untuk kesempurnaan yang akhirnya dapat memberikan pencerahan pelaksanaan di tingkat sekolah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful