ffd8ffe000104a46494600010101006500650000ffe20c584943435f50524f46494c4500010100000c484c 696e6f021000006d6e74725247422058595a2007ce00020009000600310000616373704d5346540000000

049454320735247420000000000000000000000000000f6d6000100000000d32d4850202000000000000 000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000001 163707274000001500000003364657363000001840000006c77747074000001f000000014626b7074000 00204000000147258595a00000218000000146758595a0000022c000000146258595a000002400000001 4646d6e640000025400000070646d6464000002c400000088767565640000034c0000008676696577000 003d4000000246c756d69000003f8000000146d6561730000040c0000002474656368000004300000000 c725452430000043c0000080c675452430000043c0000080c625452430000043c0000080c746578740000 0000436f70797269676874202863292031393938204865776c6574742d5061636b61726420436f6d7061 6e790000646573630000000000000012735247422049454336313936362d322e31000000000000000000 000012735247422049454336313936362d322e3100000000000000000000000000000000000000000000 0000000000 ffd8ffe000104a46494600010201009600960000ffe20c584943435f50524f46494c4500010100000c484c 696e6f021000006d6e74725247422058595a2007ce00020009000600310000616373704d5346540000000 049454320735247420000000000000000000000000000f6d6000100000000d32d4850202000000000000 000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000001 163707274000001500000003364657363000001840000006c77747074000001f000000014626b7074000 00204000000147258595a00000218000000146758595a0000022c000000146258595a000002400000001 4646d6e640000025400000070646d6464000002c400000088767565640000034c0000008676696577000 003d4000000246c756d69000003f8000000146d6561730000040c0000002474656368000004300000000 c725452430000043c0000080c675452430000043c0000080c625452430000043c0000080c746578740000 0000436f70797269676874202863292031393938204865776c6574742d5061636b61726420436f6d7061 6e790000646573630000000000000012735247422049454336313936362d322e31000000000000000000 000012735247422049454336313936362d322e3100000000000000000000000000000000000000000000 0000000000

DAFTAR ISI
BAB I : PENDAHULUAN DAFTAR ISI i KATA PENGANTAR ii D. Fungsi A. Latar Belakang 1 B. Pengertian Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa 2 C. Landasan Pedagogis Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa 5 Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa 7 E. Tujuan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa 7 F. Nilai-Nilai dalam Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa 7 N BAB II : PEN GE MB AN GA PEN DID IKA N BUD

AYA DAN KA RA KTE R BAN GSA ME LAL UI INT EGR ASI MA TA PEL A. Prinsip dan Pendekatan Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa 11 B. Perencanaan Pengembangan Pendidikan

AJA RAN , PEN GE MB AN GA N DIR I, DAN BUD AYA SEK OLA H Budaya dan Karakter Bangsa 14 C. Pengembangan Proses Pembelajaran 19 D. Penilaian Hasil Belajar 22 E. Indikator Sekolah dan Kelas 23 INDIKATOR

BAB III : PETA NILAI DAN Mata Pelajaran A. Nilai, Jenjang Kelas, dan Indikator 31 B. Peta Nilai Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa Berdasarkan 41 C. Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar, Nilai, dan Indikator Mata Pelajaran 48 NILAI-NILAI BAB IV : INTEGRASI BUDAYA DAN

KARAKTER BANGSA KE DALAM

DOKUMEN KTSP 81 PENUTUP 101 N G A N T A R

K A T A P E pengembangan budaya karakter bangsa.

dan

Alhamdulillah, berkat rahmat Allah SWT serta dukungan dan partisipasi berbagai pihak akhirnya Naskah Pedoman Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa telah rampung. Naskah ini merupakan salah satu hasil dari program 100 hari yang diamanahkan kepada Badan Penelitian dan Pengembangan Kementrian Pendidikan Nasional Kabinet Bersatu II. Kebijakan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa dicanangkan berdasarkan masukan dari Masyarakat, pengembangan telah dilakukan bersama oleh Badan Penelitian dan Pengembangan dan beberapa Unit Utama di lingkungan Kementrian Pendidikan Nasional serta kantor Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat. Upaya yang telah dilakukan masyarakat dan lembaga terkait berupa pemikiran tentang pendidikan nilai, moral, dan karakter bangsa telah dikembangkan dan dilaksanakan dalam skala yang manageable sesuai dengan kemampuan lembaga terkait dan dukungan kebijakan pemerintah. Pada saat sekarang, kebijakan pemerintah merupakan bukan saja dukungan tetapi juga unsur yang berperan aktif dalam

Berdasarkan kajian terhadap masukan dari masyarakat baik melalui media massa, seminar, sarasehan, kajian literatur, maupun upaya langsung dalam melaksanakan pendidikan nilai, moral, budaya, dan karakter, Badan Penelitian dan Pengembangan menyusun naskah Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa. Pikiran tentang Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa yang tercantum dalam naskah yang ada di hadapan para pendidik dan peminat pendidikan ini merupakan pikiran yang bersifat praktis dan dapat dilaksanakan dalam suasana pendidikan yang ada di sekolah pada saat sekarang. Meskipun demikian, pelaksanaan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa memerlukan berbagai perubahan dalam pelaksanaan proses pendidikan yang terjadi di sekolah pada saat sekarang. Perubahan yang diperlukan tidak mengubah kurikulum yang berlaku tetapi menghendaki sikap baru dan keterampilan baru dari para guru, kepala sekolah dan konselor sekolah. Sikap dan keterampilan baru tersebut merupakan persyaratan yang harus dipenuhi (condito sine qua non) untuk keberhasilan implementasi Pendidikan

Budaya dan Karakter Bangsa. Perubahan sikap dan penguasaan keterampilan yang dipersyaratkan tersebut hanya dapat dikembangkan melalui pendidikan dalam jabatan yang berfokus, berkelanjutan, dan sistemik. Karakter sebagai suatu moral excellence atau akhlak dibangun di atas berbagia kebajikan (virtues) yang pada gilirannya hanya memilikimakna ketika dilandasi atas nilai-nilai yang berlaku dalam budaya (bangsa). Karakter bangsa Indonesia adalah karakter yang dimiliki warga Negara Indonesia berdasarkan tindakan-tindakan yang dinilai sebagai suatu kebajikan berdasarkan nilai yang berlaku di masyarakat dan bangsa Indonesia. Oleh karena itu, Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa diarahkan pada upaya mengembangkan nilai-nilai mendasari suatu kebijakan sehingga menjadi suatu kepribadian diri warga Negara. Berbeda dari materi ajar yang bersifat mastery, sebagaimana halnya suatu performance content suatu kompetensi, materi Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa bersifat developmental. Perbedaan hakekat kedua kelompok materi tersebut menghendaki perbedaan perlakuan dalam proses pendidikan. Materi pendidikan yang bersifat developmental menghendaki proses pendidikan yang cukup panjang dan bersifat saling menguat (reinforce) antara kegiatan belajar dengan kegiatan belajar lainnya, antara proses belajar di kelas dengan kegiatan kurikuler di sekolah dan di luar sekolah. Disamping persamaan dalam kelompok, materi belajar ranah pengetahuan (cognitive) yang

dalam satu kelompok developmental dengan nilai, antara keduanya terdapat perbedaan yang mendasar dalam perencanaan pada dokumen kurikulum (KTSP), silabus, RPP, dan proses belajar. Materi belajar ranah pengetahuan dapat dijadikan pokok bahasan sedangkan materi nilai dalam Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa tidak dapat dijadikan pokok bahasan karena mengandung resiko akan menjadi materi yang bersifat kognitif. Oleh karena itu, dalam pengembangan materi Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa sikap menyukai, ingin memiliki, dan mau menjadikan nilai-nilai tersebut sebagai dasar bagi tindakan dalam perilaku kehidupan peserta didik seharihari merupakan persyaratan awal yang mutlak untuk keberhasilan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa. Proses Pembelajaran Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa dilaksanakan melalui proses belajar aktif. Sesuai dengan prinsip pengembangan nilai harus dilakukan secara aktif oleh peserta didik (dirinya subyek yang akan menerima, menjadikan nilai sebagai miliknya dan menjadikan nilainilai yang sudah dipelajarinya sebagai dasar dalam setiap tindakan) maka posisi peserta didik sebagai subyek yang aktif dalam belajar adalah prinsip utama belajar aktif. Oleh karena itu, keduanya saling memerlukan. Selain sebagai pedoman untuk pelaksanaan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa, naskah ini dilengkapi juga dengan indikator sekolah dan indikator kelas yang dianggap kondusif dalam penerapan Pendidikan Budaya dan

Karakter Bangsa. Mansyur Ramly PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA BUDAYA DAN Pengarah: Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Sekretaris Badan Penelitian dan PengembanganKepala Pusat . H. Jakarta. waktu dan materi bernilai ibadah di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa. konselor sekolah dan pengawas dapat menggunakan indikator tersebut sebagai pedoman dalam mengembangkan dan menilai budaya sekolah yang kondusif untuk Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa. Kepada guru. Amin. tenaga. Dr. kepala sekolah. kepala sekolah. pengawas dan pihak lain yang terkait. Januari 2010 Kepala Badan Penelitian dan Pengembang an ffd8ffe000104a46494600010 20100c800c80000ffe20c58494 3435f50524f46494c450001010 0000c484c696e6f021000006d6 e74725247422058595a2007ce 0002000900060031000061637 3704d53465400000000494543 2073524742000000000000000 0000000000000f6d600010000 0000d32d48502020000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000116370727400000 1500000003364657363000001 840000006c77747074000001f 000000014626b707400000204 000000147258595a000002180 00000146758595a0000022c00 0000146258595a00000240000 00014646d6e64000002540000 0070646d6464000002c400000 088767565640000034c000000 8676696577000003d40000002 46c756d69000003f800000014 6d6561730000040c000000247 4656368000004300000000c72 5452430000043c0000080c675 452430000043c0000080c6254 52430000043c0000080c74657 87400000000436f7079726967 6874202863292031393938204 865776c6574742d5061636b61 726420436f6d70616e7900006 4657363000000000000001273 5247422049454336313936362 d322e31000000000000000000 0000127352474220494543363 13936362d322e310000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000 Prof. Akhirnya kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam penyusunan naskah ini. Semoga naskah ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh guru. konselor sekolah. Kami doakan semoga semua dukungan dan partisipasi berupa pikiran.

Lili Nurlaili. Heni Waluyo. Dr. dan sebagainya menjadi topik pembahasan hangat di media massa. Sorotan itu mengenai berbagai aspek kehidupan. Sapto Aji WiranthoDra. perkelahian massa. Tim Penulis Naskah: Ketua: Prof. dan gelar wicara di media elektronik. Selain di media massa. M.Kurikulum Penanggung Jawab Kegiatan: Erry Utomo. Dr. maupun internasional.Pd Drs.Ed Dra. Sutjipto. kekerasan. M.Ed Drs. Jarwadi. Berbagai . Maria Chatarina Drs. dialog. para pemuka masyarakat. Kurniawan. kejahatan seksual. kehidupn politik yang tidak produktif. Persoalan yang muncul di masyarakat seperti korupsi. Hamka. M. M. Said Hamid Hasan Anggota:Prof. Yoyok Mulyana Drs. baik pada tingkat lokal. M. perusakan.Pd Dra. M. dan para pengamat pendidikan. Maria Listiyanti Drs.Ed Drs. tertuang dalam berbagai tulisan di media cetak. para ahli.Pd. wawancara. Suci Paresti. seminar. Abdul Aziz Wahab Prof. M.D Wakil Penanggung Jawab Kegiatan: Drs. Dr. Ph.Ed Dra. Buchori Ismail Sekretaris Kegiatan: Erlina Indarti. A. ST ffd8ffe000104a4649460001020100c800c80000ffe20c584943435f50524f46494c4500010100000c484c 696e6f021000006d6e74725247422058595a2007ce00020009000600310000616373704d5346540000000 049454320735247420000000000000000000000000000f6d6000100000000d32d4850202000000000000 000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000001 163707274000001500000003364657363000001840000006c77747074000001f000000014626b7074000 00204000000147258595a00000218000000146758595a0000022c000000146258595a000002400000001 4646d6e640000025400000070646d6464000002c400000088767565640000034c0000008676696577000 003d4000000246c756d69000003f8000000146d6561730000040c0000002474656368000004300000000 c725452430000043c0000080c675452430000043c0000080c625452430000043c0000080c746578740000 0000436f70797269676874202863292031393938204865776c6574742d5061636b61726420436f6d7061 6e790000646573630000000000000012735247422049454336313936362d322e31000000000000000000 000012735247422049454336313936362d322e3100000000000000000000000000000000000000000000 0000000000PENDAHULUAN A. nasional. kehidupan ekonomi yang konsumtif. dan pengamat sosial berbicara mengenai persoalan budaya dan karakter bangsa di berbagai forum seminar. M. M.Ed Drs. Latar Belakang Persoalan budaya dan karakter bangsa kini menjadi sorotan tajam masyarakat. Zulfikrie Anas. dan di berbagai kesempatan.

alternatif penyelesaian diajukan seperti peraturan. peningkatan upaya pelaksanaan dan penerapan hukum yang lebih kuat. paling tidak mengurangi. para pemerhati pendidikan dan anggota masyarakat lainnya di berbagai media massa. bahwa kebutuhan itu. pemerintah pendidikan berakumulasi kebijakan mengenai dan menjadi Keinginan mengenai budaya dan pada pemerintah pendidikan salah paling satu tidak budaya dan karakter bangsa kepedulian masyarakat dan kepedulian karakter bangsa. dan sarasehan yang diadakan oleh Kementerian Pendidikan Nasional pada awal tahun 2010 menggambarkan adanya kebutuhan masyarakat yang kuat akan pendidikan budaya dan karakter bangsa. Pendidikan dianggap sebagai alternatif yang bersifat preventif karena pendidikan membangun generasi baru bangsa yang lebih baik. undang-undang. berkenaan dengan berbagai Kepedulian mengenai telah Berbagai pengembangan pula masyarakat pendidikan menjadi pemerintah. tetapi memiliki daya tahan dan dampak yang kuat di masyarakat. adalah sebagai kualitas manusia Indonesia yang dirumuskan dalam Tujuan Pendidikan Nasional. secara imperatif. akhirnya budaya dan karakter bangsa telah dilakukan di berbagai direktorat dan bagian di berbagai pemerintah. Pendapat yang dikemukakan para pemuka masyarakat. Kurikulum adalah jantungnya pendidikan (curriculum is the heart of education). Oleh karena itu. masalah budaya dan karakter bangsa yang dibicarakan itu adalah pendidikan. unggulan berbagai unit Kementrian Pendidikan Nasional. upaya pendidikan jenjang dan jalur pendidikan walaupun sifatnya belum menyeluruh. seminar. memberikan perhatian yang lebih besar pada pendidikan budaya dan karakter bangsa dibandingkan kurikulum masa sebelumnya. Sebagai alternatif yang bersifat preventif. Apalagi jika dikaji. pendidikan diharapkan dapat mengembangkan kualitas generasi muda bangsa dalam berbagai aspek yang dapat memperkecil dan mengurangi penyebab berbagai masalah budaya dan karakter bangsa. lembaga terutama di budaya dan karakter bangsa program pemerintah. Memang diakui bahwa hasil dari pendidikan akan terlihat dampaknya dalam waktu yang tidak segera. saat ini. ahli pendidikan. sudah seharusnya kurikulum. Alternatif lain yang banyak dikemukakan untuk mengatasi. Upaya pengembangan itu untuk masa 5 (lima) tahun .

keyakinan (belief) manusia yang dihasilkan masyarakat. dan peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. diartikan sistem moral. moral. Kewarganegaraan. sehat. yang istilah-istilah itu menjadi pokok bahasan dalam mata pelajaran terkait. pendidikan nasional yang mengembangkan pendidikan Pasal nasional mengembangkan membentuk peradaban 3 dikemukakan secara teknis dan digunakan Guru-guru Pendidikan mengembangkan pedoman ini. sebagai berpikir. dan serta menjadi warga negara yang keseluruhan norma. Sistem berpikir. berkembangnya kehidupan untuk potensi bertujuan membahas dan berargumentasi mengenai istilah-istilah tersebut secara akademik. kreatif. rumusan tujuan pendidikan nasional menjadi dasar dalam pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa. demokratis mandiri. dikemukakan Pengertian di sini dalam Antropologi. Pengertian Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa Undang-Undang 2003 tentang Republik Sistem Indonesia nomor 20 tahun Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) fungsi harus merumuskan dan digunakan di UU tujuan dalam upaya Indonesia.mendatang. berilmu. . karakter bangsa. nilai. dan mata pelajaran lain. Tujuan pendidikan merupakan Indonesia satuan yang nasional itu rumusan harus Oleh sekolah ini adalah rancangan mengenai kualitas manusia dikembangkan oleh setiap pendidikan. menyebutkan. B. karena itu. berakhlak mulia. cakap. dan yang pendidikan. Budaya nilai. Untuk mendapatkan wawasan mengenai arti pendidikan budaya dan karakter b21angsa perlu dikemukakan pengertian istilah budaya. Sisdiknas “Pendidikan berfungsi dan serta yang watak bangsa karakter bangsa. kebebasan tetap memiliki sepenuhnya bermartabat dalam rangka mencerdaskan bangsa. operasionalisasi pemerintah pendidikan Pedoman kebijakan dalam budaya dan bertanggung jawab”. norma.

nilai. berpikir. manusia diatur oleh yang sistem telah berpikir. moral. sistem ekonomi. teknologi. mengembangkan potensi peserta memiliki sistem berpikir. moral. dan keyakinan. jadi pendidikan budaya dan karakter bangsa haruslah berdasarkan . Lingkungan sosial dan budaya bangsa adalah Pancasila. karakter bangsa hanya dapat dilakukan dalam suatu proses pendidikan lingkungan yang tidak melepaskan peserta didik dari sosial. bersikap. hasil atau internalisasi kepribadian berbagai yang seseorang yang terbentuk dari kebajikan (virtues) diyakini dan digunakan sebagai landasan untuk cara pandang. Oleh karena pengembangan bangsa hanya dapat dilakukan melalui pengembangan karakter individu seseorang.budaya masyarakat. orang dan dan berani lain. dan budaya bangsa. berkembang sesungguhnya bertindak. dan keyakinan dihasilkannya. maka pengembangan karakter individu seseorang hanya dapat dilakukan dalam lingkungan sosial dan budaya yang berangkutan. seni. dan seseorang masyarakat menumbuhkan karakter bangsa. nilai. sebagainya. nilai. jujur. pengetahuan. Akan tetapi. Karakter adalah watak. dan pengembangan budaya adalah sistem sosial. karena manusia hidup dalam ligkungan sosial dan budaya tertentu. tabiat. dalam sehingga dan keyakinan mereka yang Pendidikan merupakan upaya terencana didik. moral. sebagai makhluk sosial menjadi penghasil sistem berpikir. dengan dan karakter bertindak. serta seni. maka yang Ketika kehidupan manusia terus berkembang. Sistem berpikir. norma. akan tetapi juga dalam interaksi dengan sesama manusia dan alam kehidupan. Artinya. nilai. moral.dan keyakinan itu adalah hasil dari interaksi manusia dengan sesamanya dan lingkungan alamnya. teknologi. dapat dipercaya. norma dan keyakinan itu digunakan manusia sistem dan dalam dan kehidupan menghasilkan sistem Manusia akhlak. seperti kepada lain moral. kepercayaan. sistem kepercayaan. hormat Interaksi orang karakter itu. Kebajikan terdiri atas sistem sosial. sistem ekonomi. diwariskan masyarakatnya dan mengembangkan warisan tersebut ke arah yang sesuai untuk kehidupan masa kini dan masa mendatang. nilai. sejumlah norma. norma. ilmu.

Keberlangsungan itu ditandai oleh pewarisan budaya dan karakter yang telah dimiliki masyarakat dan bangsa. dan penghayatan nilai-nilai menjadi kepribadian mereka dalam bergaul di masyarakat. mengembangkan pendekatan yang sesuai. yang serta kata lain. Oleh karena itu. karakter bangsa. bangsa Dengan adalah nilai-nilai kehidupan lebih masyarakat sejahtera. mendidik budaya dan mengembangkan mengembangkan kehidupan bangsa yang bermartabat. yang memiliki sebagai dalam sebagai religius. Pengembangan itu harus dilakukan yang belajar yang melalui baik. pengembangan pendidikan budaya dan karakter sangat strategis bagi keberlangsungan dan keunggulan bangsa di masa mendatang. melakukan proses internalisasi. menerapkan nilai-nilai masyarakat. pendidikan budaya dan karakter bangsa adalah usaha bersama sekolah. Atas dasar pemikiran itu. oleh karenanya harus . serta efektif. secara aktif peserta didik mengembangkan potensi dirinya. Pendidikan adalah suatu usaha yang sadar dan sistematis dalam mengembangkan potensi peserta didik. perencanaan metode pembelajaran peningkatan kualitas kehidupan masyarakat dan bangsa di masa mendatang. otak. dan Sesuai dengan sifat suatu nilai. masyarakat dan bangsa yang lebih baik di masa depan. dan warganegara produktif dan kreatif . dan dimaknai nilai-nilai mengembangkan budaya dan karakter bangsa pada diri peserta didik sehingga mereka karakter tersebut dirinya. Dalam proses pendidikan budaya dan karakter bangsa.nilai-nilai karakter Pancasila. nilai dan karakter kehidupan anggota nasionalis. Pendidikan adalah juga suatu usaha masyarakat dan bangsa dalam mempersiapkan generasi mudanya bagi keberlangsungan kehidupan budaya. dan fisik. pendidikan adalah proses pewarisan budaya dan karakter bangsa bagi generasi muda karakter dan juga budaya bangsa proses dan untuk pengembangan dirinya. Berdasarkan pendidikan dikemukakan pendidikan karakter sebagai pengertian yang di atas budaya bangsa pendidikan telah maka dan yang Pancasila pada diri peserta didik melalui pendidikan hati.

orang “asing” lingkungan yang lebih melakukan pertimbangan (valueing). semakin kuat pula kecenderungan untuk tumbuh baik. lingkungan budayanya. Selain menjadi mengkhawatirkan adalah dia menjadi orang yang tidak menyukai budayanya. dia pengaruh budaya luar dan cenderung menerima budaya luar tanpa pertimbangan (valueing). pertimbangan. dimulai dari budaya terdekat di lingkungan RT. tak terpisahkan dari budaya sekolah. dan berkembang titik menjadi warga negara yang Pada . Semakin memiliki kuat seseorang dasar budayanya. desa) berkembang ke lingkungan yang lebih luas yaitu budaya nasional bangsa dan budaya universal suatu untuk potensi yang dianut oleh ummat manusia.dilakukan secara bersama oleh semua guru dan pemimpin sekolah. Usaha sadar itu tidak boleh dilepaskan dari lingkungan peserta terutama didik dari berada. Kecenderungan itu terjadi karena dia tidak memiliki norma dan nilai budaya dapat dasar nasionalnya digunakan untuk yang sebagai Karakter Bangsa Pendidikan upaya adalah sadar mengembangkan peserta didik secara optimal. Apabila peserta didik menjadi asing dari budaya terdekat maka dia tidak mengenal dengan baik budaya bangsa dan dia tidak mengenal dirinya sebagai anggota sangat bahkan proses budaya rentan bangsa. melalui semua mata pelajaran. yang menyebabkan peserta didik tumbuh dan berkembang. (kampung. dilandasi oleh prinsip itu akan menyebabkan peserta didik tercerabut dari akar budayanya. Ketika hal ini terjadi. karena peserta didik hidup tak terpishkan dalam lingkungannya dan bertindak Pendidikan sesuai yang dengan tidak kaidah-kaidah budayanya. RW. maka mereka tidak akan mengenal budayanya dengan baik sehingga ia menjadi dalam orang asing. Landasan Pedagogis dan Pendidikan Budaya Budaya. dan menjadi bagian yang C. terhadap untuk Dalam situasi demikian.

IPA. prestasi berfungsi nilai-nilai Nilai-nilai itu dan dan bangsa”. berkelanjutan. agama. ada dalam dilakukan melalui berbagai mata (kewarganegaraan. ekonomi. karena itu. Selain mewariskan. Hal ini sesuai dengan fungsi utama pendidikan dalam yang UU diamanatkan Sisdiknas. wawasan. menyelesaikan bangsa. norma dan kebanggaan bangsa dan nilai budaya secara kolektif pada tingkat makro akan menjadi norma dan nilai budaya menjadi Indonesia bertindak. kesadaran akan siapa dirinya dan bangsanya adalah bagian yang teramat penting. dengan serta kehidupan masa kini dan masa mengembangkan prestasi baru yang menjadi karakter baru bangsa. warga yang dan Dengan negara memiliki cara masalah demikian. seni. Indonesia. mengembangkan Dalam pendidikan karakter bangsa. antropologi. baik Kesadaran tersebut yang dan hanya dapat terbangun dengan melalui sejarah pencerahan memberikan prestasi masa lalu ke generasi merupakan . Proses pengembangan nilai-nilai yang menjadi landasan dari karakter itu menghendaki suatu proses pelajaran kurikulum sejarah. peserta didik akan menjadikan bangsa itu dikenal oleh bangsa-bangsa lain. mewariskan mendatang. “mengembangkan kemampuan dan membentuk watak bangsa serta yang peradaban bermartabat Oleh dalam rangka mencerdaskan kehidupan mengatur UU kokoh mengembangkan keseluruhan potensi diri seseorang sebagai anggota masyarakat dan bangsa. serta ketrampilan). pendidikan juga memiliki fungsi untuk nilai-nilai mengembangkan budaya dan prestasi masa lalu itu menjadi nilai-nilai budaya bangsa yang yang akan sesuai datang. yang yang geografi. cara sesuai dengan norma dan nilai ciri ke-Indonesiaannya. pendidikan jasmani dan olahraga. IPS.kulminasinya. pendidikan budaya dan karakter bangsa merupakan inti dari suatu proses pendidikan. Pendidikan adalah suatu proses enkulturasi. aturan dasar yang pendidikan sudah untuk nasional (UUD 1945 dan Sisdiknas) memberikan landasan yang sosiologi. Oleh karena itu. bahasa matematika. cara berpikir.

tujuan budaya. bangsanya di masa kini. dan dan dengan diri (geografi).penjelasan mengenai siapa diri bangsanya di masa lalu yang menghasilkan itu. Budaya dan Karakter perekonomian. nilai lingkungan bangsanya kurikulum yang demikian. D. Fungsi Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa 2perbaikan: memperkuat kiprah pendidikan nasional untuk bertanggung jawab dalam pengembangan potensi peserta didik yang lebih bermartabat. nilai dan karakter yang dikembangkan pada diri peserta didik akan sangat kokoh dan memiliki dampak nyata dalam kehidupan bangsa. politik kebajikan yang menjadi nilai budaya suatu karakter pada Oleh pada bangsa. dengan bahasa cara kehidupan sistem pemerintahan. E. dan nilai-nilai yang terumuskan pendidikan nasional. Indonesia berpikirnya. umat bahkan berkenaan nilai yang hidup di masyarakat (antropologi). Artinya. tempat hidup membangun pengetahuan. dan 3penyaring: untuk menyaring budaya bangsa sendiri dan budaya bangsa lain yang tidak sesuai dengan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa yang bermartabat. perlu ada upaya berupa terobosan kurikulum nilaipengembangan nilai yang menjadi dasar bagi pendidikan budaya dan karakter bangsa. ini bagi peserta didik yang telah memiliki sikap dan perilaku yang mencerminkan budaya dan karakter bangsa. dan masyarakat. manusia. dan (ketatanegaraan/politik/ kewarganegaraan). Dengan terobosan Fungsi pendidikan budaya dan karakter bangsa adalah: 1pengembangan: pengembangan potensi peserta didik untuk menjadi pribadi berperilaku baik. ilmu. Kebajikan yang menjadi karakter nilai. ketatanegaraan. Tujuan Pendidikan Bangsa . sistem sosial yang berlaku dan sedang berkembang (sosiologi). dirinya dan harus kesadaran. bangsa dasarnya adalah dan karakter karena itu pendidikan budaya dasarnya adalah pengembangan nilai-nilai yang berasal dari pandangan hidup atau ideologi bangsa Indonesia. dalam agama. dan seni. Selain pendidikan pula wawasan. Pendidikan budaya dan karakter bangsa pendidikan dasar atribut dilakukan nilai-nilai dan melalui atau diri. teknologi.

dan menerapkan nilainilai Pancasila dalam kehidupannya sebagai warga negara. budaya. Oleh karena itu. Nilai-nilai dalam budaya bangsa yang religius. kehidupan individu. Pendidikan budaya dan . dan seni. yaitu warga negara yang memiliki kemampuan. kemauan. 3menanamkan jiwa kepemimpinan dan tanggung jawab peserta didik sebagai generasi penerus bangsa. Posisi budaya yang demikian penting dalam kehidupan masyarakat mengharuskan budaya menjadi sumber nilai dalam pendidikan budaya dan karakter bangsa. hukum. kemasyarakatan. kreatif. 3Budaya: sebagai suatu kebenaran bahwa tidak ada manusia yang hidup bermasyarakat yang tidak didasari oleh nilai-nilai budaya yang diakui masyarakat itu. berwawasan kebangsaan. 2mengembangkan kebiasaan dan perilaku peserta didik yang terpuji dan sejalan dengan nilainilai universal dan tradisi 6 F. penuh kreativitas dan persahabatan. kehidupan kenegaraan pun didasari pada nilai-nilai yang berasal dari agama. masyarakat. Nilai-nilai budaya itu dijadikan dasar dalam pemberian makna terhadap suatu konsep dan arti dalam komunikasi antaranggota masyarakat itu. Atas dasar pertimbangan itu. Secara politis. 4mengembangkan kemampuan peserta didik menjadi manusia yang mandiri. Pancasila terdapat pada Pembukaan UUD 1945 dan dijabarkan lebih lanjut dalam pasal-pasal yang terdapat dalam UUD 1945. serta dengan rasa kebangsaan yang tinggi dan penuh kekuatan (dignity).Tujuan pendidikan budaya dan karakter bangsa adalah: 1mengembangkan potensi kalbu/nurani/afektif peserta didik sebagai manusia dan warganegara yang memiliki nilai-nilai budaya dan karakter bangsa. Tujuan 1Agama: masyarakat Indonesia adalah masyarakat beragama. dikembangkan oleh berbagai satuan pendidikan di berbagai jenjang dan jalur. dan 5mengembangkan lingkungan kehidupan sekolah sebagai lingkungan belajar yang aman. karakter bangsa bertujuan mempersiapkan peserta didik menjadi warga negara yang lebih baik. Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa pendidikan budaya dan Nilai-nilai dikembangkan yang dalam karakter bangsa diidentifikasi dari sumbersumber berikut ini. ekonomi. nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila menjadi nilai-nilai yang mengatur kehidupan politik. Artinya. 4Tujuan Pendidikan Nasional: sebagai rumusan kualitas yang harus dimiliki setiap warga negara Indonesia. dan bangsa selalu didasari pada ajaran agama dan kepercayaannya. maka nilainilai pendidikan budaya dan karakter bangsa harus didasarkan pada nilai-nilai dan kaidah yang berasal dari agama. 2Pancasila: negara kesatuan Republik Indonesia ditegakkan atas prinsip-prinsip kehidupan kebangsaan dan kenegaraan yang disebut Pancasila. jujur.

dan b Cara berfikir. Demokratis 9. dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas 17. Cara berfikir. Cinta Damai DESKRIPSI Tindakan yan bergaul. Tanggung-jawab kesetiaan. Disiplin 5. Menghargai Prestasi Sikap dan tind pada orang lai Sikap dan per dan kewajiban terhadap diri s sosial dan bud Sekolah dan guru dapat menambah atau pun mengurangi . bertindak.pendidikan nasional memuat berbagai nilai kemanusiaan yang harus dimiliki warga negara Indonesia. Toleransi Sikap dan tind suku. dan politik bangsa. kepedulian. dan berbuat yang menunjukkan 18. serta menghormati keberhasilan orang lain. Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk 16. Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat. tin 3. 5 ffd8ffe000104a464946000102 01008200820000ffe20c5849434 35f50524f46494c45000101000 00c484c696e6f021000006d6e7 4725247422058595a2007ce000 20009000600310000616373704 d5346540000000049454320735 24742000000000000000000000 0000000f6d6000100000000d32 d4850202000000000000000000 00000000000000000000000000 00000000000000000000000000 00000000000000000000000001 16370727400000150000000336 4657363000001840000006c777 47074000001f000000014626b7 07400000204000000147258595 a00000218000000146758595a0 000022c000000146258595a000 0024000000014646d6e6400000 25400000070646d6464000002c 400000088767565640000034c0 000008676696577000003d4000 000246c756d69000003f800000 0146d6561730000040c0000002 474656368000004300000000c7 25452430000043c0000080c675 6 NILAI 8. etnis. Kreatif 7. dilihat. Religius DESKRIPS Sikap dan per ajaran agama pelaksanaan i pemeluk agam 2. dan Catatan: mengakui. bersikap. tujuan pendidikan nasional adalah sumber yang paling operasional dalam pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa. Peduli Sosial kepentingan diri dan kelompoknya. ekonomi. Semangat Kebangsaan Kebiasaan me bacaan yang m Sikap dan tind kerusakan pad mengembangk kerusakan ala 11. Gemar Membaca hak dan kewajiban dirinya dan orang lain. Kerja Keras Tindakan yan pada berbagai Perilaku yang dalam mengat serta menyele 6. Bersahabat/ Komuniktif 14. budaya. Oleh karena itu. dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa. sosial. perkata lain merasa se 10. lingkungan fisik. pe berbeda dari d 4. dan didengar. Mandiri Berpikir dan m atau hasil baru Sikap dan per orang lain dal 13. bersikap. Cara berpikir. Jujur Perilaku yang sebagai orang perkataan. Peduli Lingkungan mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajarinya. dan bertindak yang menilai sama 15. Rasa Ingin Tahu 452430000043c0000080c62545 2430000043c0000080c7465787 400000000436f7079726967687 42028632920313939382048657 76c6574742d5061636b6172642 0436f6d70616e7900006465736 30000000000000012735247422 049454336313936362d322e310 00000000000000000000012735 247422049454336313936362d3 22e31000000000000000000000 00000000000000000000000000 0000000 NILAI 1. Cinta Tanah Air 12. Sikap.

pengembangan budaya dan karakter bangsa tidak dimasukkan sebagai pokok bahasan tetapi terintegrasi ke dalam mata pelajaran. Berikut prinsip-prinsip yang digunakan dalam pengembangan pendidikan budaya dan karakter . peduli. dan budaya sekolah. dan berbuat. bersikap.nilai-nilai tersebut sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang dilayani sekolah dan hakekat materi SK/KD dan materi bahasan suatu mata pelajaran. guru dan sekolah perlu mengintegrasikan nilai-nilai yang dikembangkan dalam pendidikan budaya dan karakter bangsa ke dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). dan tangguh/kerjakeras. menilai pilihan. Silabus dan Rencana Program Pembelajaran (RPP) yang sudah ada. ada 5 nilai yang diharapkan menjadi nilai minimal yang dikembangkan di setiap sekolah yaitu nyaman. pengembangan diri. DAN BUDAYA SEKOLAH A. peserta didik belajar melalui proses berpikir. ffd8ffe000104a4649460001020100c800c80000ffe20c584943435f50524f46494c4500010100000c484c 696e6f021000006d6e74725247422058595a2007ce00020009000600310000616373704d5346540000000 049454320735247420000000000000000000000000000f6d6000100000000d32d4850202000000000000 000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000001 163707274000001500000003364657363000001840000006c77747074000001f000000014626b7074000 00204000000147258595a00000218000000146758595a0000022c000000146258595a000002400000001 4646d6e640000025400000070646d6464000002c400000088767565640000034c0000008676696577000 003d4000000246c756d69000003f8000000146d6561730000040c0000002474656368000004300000000 c725452430000043c0000080c675452430000043c0000080c625452430000043c0000080c746578740000 0000436f70797269676874202863292031393938204865776c6574742d5061636b61726420436f6d7061 6e790000646573630000000000000012735247422049454336313936362d322e31000000000000000000 000012735247422049454336313936362d322e3100000000000000000000000000000000000000000000 0000000000PENGEMBANGAN PENDIDIKAN BUDAYA DAN KARAKTER BANGSA MELALUI INTEGRASI MATA PELAJARAN. jujur. Dengan prinsip ini. Meskipun demikian. cerdas. Ketiga proses ini dimaksudkan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik dalam melakukan kegiatan sosial dan mendorong peserta didik untuk melihat diri sendiri sebagai makhluk sosial. Prinsip pembelajaran yang digunakan dalam pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa mengusahakan agar peserta didik mengenal dan menerima nilai-nilai budaya dan karakter bangsa sebagai milik mereka dan bertanggung jawab atas keputusan yang diambilnya melalui tahapan mengenal pilihan. menentukan pendirian. dan selanjutnya menjadikan suatu nilai sesuai dengan keyakinan diri. PENGEMBANGAN DIRI. Oleh karena itu. Prinsip dan Pendekatan Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa Pada prinsipnya.

mengandung makna bahwa proses pengembangan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa merupakan sebuah proses panjang. pengembangan diri. Pen gem ban gan Nila inilai Pen didi kan Bud aya dan Kar akte r Ban gsa Pengembangan nilai budaya dan karakter bangsa melalui berbagai mata pelajaran yang Isi (SI). proses tersebut dimulai dari kelas 1 SD atau tahun pertama dan berlangsung paling tidak sampai kelas 9 atau kelas akhir SMP. dan dalam setiap kegiatan kurikuler dan ekstrakurikuler. Sejatinya. Pendidikan budaya dan karakter bangsa di SMA adalah kelanjutan dari proses yang telah terjadi selama 9 tahun. dan budaya sekolah. mensyaratkan bahwa proses pengembangan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa dilakukan melalui setiap mata pelajaran. Gambar 1 berikut ini memperlihatkan pengembangan nilai-nilai melalui jalur-jalur itu: ffd8ffe000104a46494600010 20100c800c80000ffe20c58494 3435f50524f46494c450001010 0000c484c696e6f021000006d6 e74725247422058595a2007ce 0002000900060031000061637 3704d53465400000000494543 2073524742000000000000000 0000000000000f6d600010000 0000d32d48502020000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000116370727400000 1500000003364657363000001 840000006c77747074000001f 000000014626b707400000204 000000147258595a000002180 00000146758595a0000022c000 000146258595a000002400000 0014646d6e640000025400000 070646d6464000002c4000000 88767565640000034c0000008 676696577000003d400000024 6c756d69000003f8000000146d 6561730000040c00000024746 56368000004300000000c7254 52430000043c0000080c675452 430000043c0000080c62545243 0000043c0000080c7465787400 000000436f7079726967687420 2863292031393938204865776 c6574742d5061636b61726420 436f6d70616e79000064657363 0000000000000012735247422 049454336313936362d322e31 0000000000000000000000127 3524742204945433631393636 2d322e3100000000000000000 0000000000000000000000000 000000000000 telah ditetapkan dalam Standar Ga mba r 2. ffd8ffe000104a46494600010 20100c800c80000ffe20c58494 3435f50524f46494c450001010 0000c484c696e6f021000006d6 e74725247422058595a2007ce 0002000900060031000061637 3704d53465400000000494543 2073524742000000000000000 0000000000000f6d6000100000 000d32d485020200000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0 0 0 0 0 0 0 . Melalui semua mata pelajaran. digambarkan sebagai berikut ini. Berkelanjutan. 2.bangsa. dimulai dari awal peserta didik masuk sampai selesai dari suatu satuan pendidikan. 1.

PKn. mengandung makna bahwa materi nilai budaya dan karakter bangsa bukanlah bahan ajar biasa.0011637072740000015000000 0336465736300000184000000 6c77747074000001f00000001 4626b70740000020400000014 7258595a00000218000000146 758595a0000022c0000001462 58595a0000024000000014646 d6e640000025400000070646d 6464000002c40000008876756 5640000034c00000086766965 77000003d4000000246c756d6 9000003f8000000146d656173 0000040c00000024746563680 00004300000000c7254524300 00043c0000080c675452430000 043c0000080c62545243000004 3c0000080c7465787400000000 436f7079726967687420286329 2031393938204865776c65747 42d5061636b61726420436f6d7 0616e79000064657363000000 0000000012735247422049454 336313936362d322e31000000 0000000000000000127352474 22049454336313936362d322e 3100000000000000000000000 0000000000000000000000000 000000 Gambar 3. artinya. Nilai tidak diajarkan tapi dikembangkan. ffd8ffe000104a46494600010 20100c800c80000ffe20c58494 3435f50524f46494c450001010 0000c484c696e6f021000006d6 e74725247422058595a2007ce 0002000900060031000061637 3704d53465400000000494543 2073524742000000000000000 0000000000000f6d600010000 0000d32d48502020000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000116370727400000 1500000003364657363000001 840000006c77747074000001f 000000014626b707400000204 000000147258595a000002180 . 00000146758595a0000022c000 000146258595a000002400000 0014646d6e640000025400000 070646d6464000002c4000000 88767565640000034c0000008 676696577000003d400000024 6c756d69000003f8000000146d 6561730000040c00000024746 56368000004300000000c7254 52430000043c0000080c675452 430000043c0000080c62545243 0000043c0000080c7465787400 000000436f7079726967687420 2863292031393938204865776 c6574742d5061636b61726420 436f6d70616e79000064657363 0000000000000012735247422 049454336313936362d322e31 0000000000000000000000127 3524742204945433631393636 2d322e3100000000000000000 0000000000000000000000000 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 pendidikan jasmani dan kesehatan. fakta mata bahasa 3. seperti pelajaran konsep. matematika. nilai-nilai itu tidak Indonesia. dan ketrampilan. teori. ataupun dalam agama. seni. IPS. IPA. Pengembangan Nilai Budaya dan Karakter Bangsa melalui Setiap Mata Pelajaran dijadikan pokok bahasan yang dikemukakan seperti halnya ketika mengajarkan suatu prosedur.

Guru menerapkan prinsip ”tut wuri b. perlu peserta didik mengetahui perbuatan yang kurang baik dari peserta didik yang harus dikoreksi pada saat itu juga. Walaupun demikian. da kemampuan dalam ranah ffd8ffe000104a46494600010 201010e00960000ffe20c58494 3435f50524f46494c450001010 0000c484c696e6f021000006d6 e74725247422058595a2007ce 0002000900060031000061637 3704d53465400000000494543 2073524742000000000000000 . prinsip ini menyatakan bahwa proses pendidikan nilai budaya dan karakter bangsa dilakukan oleh peserta didik bukan oleh guru. Mereka tidak boleh u berada dalam posisi tidak h tahu dan tidak paham a r u makna nilai itu. Kegiatan spontan Kegiatan spontan yaitu kegiatan yang dilakukan secara spontan pada saat itu juga. tetapi menggunakan materi pokok bahasan itu untuk nilai-nilai tidak mengembangkan belajar khusus mengembangkan mengembangkan budaya dan harus proses untuk nilai. Proses pendidikan dilakukan peserta didik secara aktif dan menyenangkan. dan yang sudah rekonstruks karakter pa sekolah.pengertian dari suatu nilai g Materi atau budaya pelajaran media dan biasa untuk karakter yang sedang pada mereka u diri r digunakan sebagai bahan mengembangkan nilai-nilai bangsa. dapat digunakan mengembangkan afektif. Oleh karena itu. Juga. nilai-nilai budaya dan karakter bangsa tidak ditanyakan dalam ulangan ataupun ujian. Kegiatan ini dilakukan biasanya pada saat guru dan tenaga kependidikan yang lain mengetahui adanya Konsekuensi dari prinsip ini. guru Diawali de guru menun didik bahw belajar yan sumber info Suatu hal yang selalu harus diingat bahwa satu aktivitas belajar untuk kognitif. s handayani” menyataka senang dan karakter bangsa. psikomotor. Apabila guru mengetahui adanya perilaku dan sikap yang kurang baik maka pada saat itu juga 0000000000000f6d6000100000 000d32d485020200000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000001163707274000001 5000000033646573630000018 40000006c77747074000001f00 0 0 0 0 0 1 4 6 tumbuhkan mereka. guru tidak perlu mengubah pokok bahasan yang sudah ada. 4.

berpakaian tidak senonoh.menolong orang 0 0 dalam olah raga atau kesenian. 0 0 berani menentang atau 0 mengkoreksi perilaku teman 0 yang tidak terpuji. 3 3 6 ffd8ffe000104a464946000102 4 01009500950000ffe20c584943 6 435f50524f46494c4500010100 5 000c484c696e6f021000006d6e 7 74725247422058595a2007ce00 3 0200090006003100006163737 6 04d5346540000000049454320 3 7352474200000000000000000 0 00000000000f6d600010000000 0 0d32d48502020000000000000 0 0000000000000000000000000 0 0000000000000000000000000 0 0000000000000000000000000 1 0000000116370727400000150 8 .26b7074000002040000001472 58595a0000021800000014675 8595a0000022c000000146258 595a0000024000000014646d6 e640000025400000070646d64 64000002c4000000887675656 40000034c0000008676696577 000003d4000000246c756d690 00003f8000000146d65617300 00040c0000002474656368000 004300000000c725452430000 043c0000080c6754524300000 43c0000080c62545243000004 3c0000080c746578740000000 0436f70797269676874202863 292031393938204865776c657 4742d5061636b61726420436f 6d70616e79000064657363000 0000000000012735247422049 454336313936362d322e31000 0000000000000000000127352 47422049454336313936362d3 22e3100000000000000000000 0000000000000000000000000 000000000 ffd8ffe000104a46494600010 201010e00960000ffe20c58494 3435f50524f46494c450001010 0000c484c696e6f021000006d6 e74725247422058595a2007ce 0002000900060031000061637 3704d53465400000000494543 2073524742000000000000000 0000000000000f6d6000100000 000d32d485020200000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000001163707274000001 5000000033646573630000018 40000006c77747074000001f00 0000014626b70740000020400 0000147258595a00000218000 000146758595a0000022c00000 0146258595a00000240000000 14646d6e64000002540000007 0646d6464000002c400000088 767565640000034c000000867 6696577000003d4000000246c 756d69000003f8000000146d65 61730000040c0000002474656 368000004300000000c725452 430000043c0000080c67545243 0000043c0000080c6254524300 00043c0000080c746578740000 0000436f707972696768742028 63292031393938204865776c6 574742d5061636b6172642043 6f6d70616e7900006465736300 0000000000001273524742204 9454336313936362d322e3100 0000000000000000000012735 247422049454336313936362d 322e310000000000000000000 0000000000000000000000000 lain. berteriak-teriak sehingga mengganggu pihak lain. berlaku tidak sopan. Contoh kegiatan itu: membuang sampah tidak pada tempatnya. Kegiatan spontan berlaku untuk perilaku dan sikap peserta didik yang tidak baik dan yang baik sehingga perlu dipuji. berkelahi. mencuri. memalak. misalnya: memperoleh nilai tinggi. memperoleh prestasi 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 melakukan koreksi sehingga peserta didik tidak akan melakukan tindakan yang tidak baik itu.

bertutur kata sopan. Misalnya. Nilai cinta damai yang pertama dan utama memberikan contoh berperilaku dan bersikap sesuai dengan nilai-nilai itu. menjaga kebersihan.Keteladanan Keteladanan adalah perilaku dan sikap guru dan tenaga kependidikan yang lain dalam memberikan contoh terhadap tindakan-tindakan yang baik sehingga diharapkan menjadi panutan bagi peserta didik untuk mencontohnya. berpakaian rapi.40000006c77747074000001f0 00000014626b7074000002040 00000147258595a0000021800 0000146758595a0000022c000 000146258595a000002400000 0014646d6e640000025400000 070646d6464000002c4000000 88767565640000034c0000008 676696577000003d400000024 6c756d69000003f8000000146 d6561730000040c0000002474 656368000004300000000c725 452430000043c0000080c6754 52430000043c0000080c62545 2430000043c0000080c746578 7400000000436f70797269676 8742028632920313939382048 65776c6574742d5061636b617 26420436f6d70616e79000064 6573630000000000000012735 247422049454336313936362d 322e310000000000000000000 0001273524742204945433631 3936362d322e3100000000000 0000000000000000000000000 000000000000000000 Gambar 8. perhatian terhadap peserta didik. jujur. kasih sayang. ffd8ffe000104a464946000102 0100c700c70000ffe20c584943 435f50524f46494c4500010100 000c484c696e6f021000006d6e 74725247422058595a2007ce00 0200090006003100006163737 04d5346540000000049454320 7352474200000000000000000 00000000000f6d600010000000 0d32d48502020000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000116370727400000150 0000003364657363000001840 000006c77747074000001f0000 00014626b7074000002040000 00147258595a0000021800000 0146758595a0000022c0000001 46258595a0000024000000014 646d6e6400000254000000706 46d6464000002c40000008876 7565640000034c00000086766 96577000003d4000000246c75 6d69000003f8000000146d6561 730000040c000000247465636 8000004300000000c72545243 0000043c0000080c6754524300 00043c0000080c625452430000 043c0000080c74657874000000 00436f70797269676874202863 292031393938204865776c657 4742d5061636b61726420436f6 d70616e790000646573630000 0000000000127352474220494 54336313936362d322e310000 0000000000000000001273524 7422049454336313936362d32 2e31000000000000000000000 c. M e n o l o n g t e m a n y a n g . bekerja keras. datang tepat pada waktunya. Jika guru dan tenaga kependidikan yang lain menghendaki agar peserta didik berperilaku dan bersikap sesuai dengan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa maka guru dan tenaga kependidikan yang lain adalah orang 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 G a m b a r 9 .

Sekolah harus mencerminkan kehidupan karakter bangsa yang diinginkan. mengkaji Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) pada Standar Isi (SI) untuk menentukan apakah nilai-nilai budaya dan karakter bangsa yang tercantum itu sudah tercakup di dalamnya. m e n g g u n a k a n 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 ffd8ffe000104a46494600010 20100c800c80000ffe20c58494 3435f50524f46494c450001010 0000c484c696e6f021000006d6 e74725247422058595a2007ce 0002000900060031000061637 3704d53465400000000494543 2073524742000000000000000 0000000000000f6d600010000 0000d32d48502020000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000116370727400000 1500000003364657363000001 840000006c77747074000001f 000000014626b707400000204 000000147258595a000002180 itu dalam silabus ditempuh melalui cara-cara berikut ini: a. Nilai-nilai tersebut dicantumkan dalam silabus dan RPP. .Pengkondisian Untuk mendukung keterlaksanaan pendidikan budaya dan karakter bangsa maka sekolah harus dikondisikan sebagai pendukung kegiatan itu. toilet yang selalu bersih. bak sampah ada di berbagai tempat dan selalu dibersihkan.terluka (nilai kasih sayang) nilai-nilai budaya dan d. Pengintegrasian dalam Pengembangan Pengembangan pendidikan karakater nilai-nilai dan bangsa nilai-nilai b . budaya diintegrasikan dalam setiap pokok bahasan dari setiap mata pelajaran. 00000146758595a0000022c000 000146258595a000002400000 0014646d6e640000025400000 070646d6464000002c4000000 88767565640000034c0000008 676696577000003d400000024 6c756d69000003f8000000146d 6561730000040c00000024746 56368000004300000000c7254 52430000043c0000080c675452 430000043c0000080c62545243 0000043c0000080c7465787400 000000436f7079726967687420 2863292031393938204865776 c6574742d5061636b61726420 436f6d70616e79000064657363 0000000000000012735247422 049454336313936362d322e31 0000000000000000000000127 3524742204945433631393636 2d322e3100000000000000000 0000000000000000000000000 mata pelajaran 2. Misalnya. sekolah terlihat rapi dan alat belajar ditempatkan teratur.

kebijakan maupun interaksi sosial antarkomponen di sekolah. dan f. 0000000000000f6d6000100000 000d32d485020200000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000001163707274000001 5000000033646573630000018 40000006c77747074000001f00 0000014626b70740000020400 0000147258595a00000218000 000146758595a0000022c00000 0146258595a00000240000000 14646d6e64000002540000007 0646d6464000002c400000088 767565640000034c000000867 6696577000003d4000000246c 756d69000003f8000000146d65 61730000040c0000002474656 368000004300000000c725452 430000043c0000080c67545243 0000043c0000080c6254524300 00043c0000080c746578740000 0000436f707972696768742028 63292031393938204865776c6 574742d5061636b6172642043 6f6d70616e7900006465736300 0000000000001273524742204 9454336313936362d322e3100 0000000000000000000012735 247422049454336313936362d 322e310000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000 guru. kerja keras. mencantumkankan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa dalam tabel 1 itu ke dalam silabus. memberikan bantuan kepada peserta didik. moral serta etika bersama yang berlaku di suatu Kepemimpinan.tabel 1 yang memperlihatkan keterkaitan antara SK dan KD dengan nilai dan indikator untuk menentukan nilai yang akan dikembangkan. guru dengan disiplin. toleransi. demografi. mengambil sekolah sangat luas. c. d. konselor dengan pegawai dengan dan kelompok sekolah. kepedulian sosial. Budaya sekolah adalah suasana kehidupan sekolah tempat peserta didik berinteraksi dengan sesamanya. norma. baik yang mengalami kesulitan untuk menginternalisasi nilai maupun untuk menunjukkannya dalam perilaku. administrasi sesamanya. B u d a y a S e k o l a h ke pe du lia n li ng ku ng an . hubungan. keramahan. mencantumkan nilainilai yang sudah tertera dalam silabus ke dalam RPP. Interaksi internal kelompok dan antarkelompok terikat oleh berbagai aturan. e. kurikuler. mengembangkan proses pembelajaran peserta didik secara aktif yang memungkinkan peserta didik memiliki kesempatan melakukan internalisasi nilai dan menunjukkannya dalam perilaku yang sesuai. ekstrakurikuler. antaranggota masyarakat umumnya mencakup ritual. ra sa ke ba ng sesamanya. 2073524742000000000000000 3. ffd8ffe000104a46494600010 201009600970000ffe20c58494 3435f50524f46494c450001010 0000c484c696e6f021000006d6 e74725247422058595a2007ce 0002000900060031000061637 3704d53465400000000494543 Budaya cakupannya harapan. . sekolah. kegiatan kegiatan proses keputusan. keteladanan.

2Sekolah. Pengembangan nilai-nilai dalam dalam pendidikan budaya dan karakter bangsa dalam budaya sekolah mencakup kegiatan-kegiatan guru. dan psikomotor. yang tenaga ketika dengan dan fasilitas didik dilakukan kepala sekolah. k e p a l a s e . peduli lingkungan.saan. Untuk pegembangan beberapa nilai lain seperti peduli sosial. jujur. administrasi berkomunikasi peserta sekolah. toleransi. dilakukan dan melalui berbagai kegiatan di sekolah. dan tanggung jawab merupakan nilai-nilai yang dikembangkan budaya sekolah. rasa ingin tahu. Oleh karena itu. disiplin. dan kreatif memerlukan upaya pengkondisian sehingga peserta didik memiliki kesempatan untuk memunculkan perilaku yang menunjukkan nilai-nilai itu. dan gemar membaca dapat melalui kegiatan belajar yang biasa dilakukan guru. masyarakat. semangat kebangsaan. untuk pengembangan nilai-nilai tertentu seperti kerja keras. afektif. Meskipun demikian. konselor. cinta tanah air. ffd8ffe000104a46494600010 201009600970000ffe20c58494 3435f50524f46494c450001010 0000c484c696e6f021000006d6 e74725247422058595a2007ce 0002000900060031000061637 3704d53465400000000494543 2073524742000000000000000 0000000000000f6d600010000 0000d32d48502020000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000116370727400000 1500000003364657363000001 840000006c77747074000001f 000000014626b707400000204 000000147258595a000002180 00000146758595a0000022c00 0000146258595a00000240000 00014646d6e64000002540000 0070646d6464000002c400000 088767565640000034c000000 8676696577000003d40000002 46c756d69000003f800000014 6d6561730000040c000000247 4656368000004300000000c72 5452430000043c0000080c675 452430000043c0000080c6254 52430000043c0000080c74657 87400000000436f7079726967 6874202863292031393938204 menggunakan 865776c6574742d5061636b61 726420436f6d70616e79000064 6573630000000000000012735 247422049454336313936362d 322e310000000000000000000 0001273524742204945433631 3936362d322e3100000000000 0000000000000000000000000 000000000000000000 C. anak. tidak selalu diperlukan kegiatan belajar khusus untuk mengembangkan nilai-nilai pada pendidikan budaya dan karakter bangsa. g u r u . mandiri. 1Kelas. melalui proses belajar setiap mata pelajaran atau kegiatan yang dirancang sedemikian rupa. melalui berbagai k e g i a t a n s e k o l a h y a n g d ii k u ti s e l u r u h p e s e r t a d i d i k . Pengembangan Proses Pembelajaran Pembelajaran menggunakan pendidikan pendekatan budaya dan karakter bangsa proses belajar peserta didik secara aktif dan berpusat pada kelas. Setiap kegiatan belajar mengembangkan kemampuan dalam ranah kognitif.

pagelaran bertema budaya dan karakter bangsa. pameran foto hasil karya peserta didik bertema 3 ffd8ffe000104a46494600010 201009c009c0000ffe20c58494 3435f50524f46494c450001010 0000c484c696e6f021000006d6 e74725247422058595a2007ce 0002000900060031000061637 3704d53465400000000494543 2073524742000000000000000 4 5 budaya dan karakter bangsa. pagelaran seni. 0000000000000000000000000 0000000000116370727400000 1500000003364657363000001 840000006c77747074000001f0 00000014626b7074000002040 00000147258595a0000021800 0000146758595a0000022c0000 00146258595a0000024000000 014646d6e6400000254000000 70646d6464000002c40000008 8767565640000034c00000086 76696577000003d4000000246 c756d69000003f8000000146d6 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 5 6 1 7 3 0 0 0 0 0 4 0 c . pameran hasil karya peserta didik bertema budaya dan karakter bangsa. lomba kesenian antarkelas. lomba membuat tulisan. gelar wicara. mengundang berbagai narasumber untuk berdiskusi. melakukan wawancara kepada tokoh yang berkaitan dengan budaya dan 6 7 ffd8ffe000104a46494600010 20100b400b40000ffe20c58494 3435f50524f46494c450001010 0000c484c696e6f021000006d6 e74725247422058595a2007ce 0002000900060031000061637 3704d53465400000000494543 2073524742000000000000000 0000000000000f6d600010000 0000d32d48502020000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000f6d6000100000 000d32d485020200000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000001163707274000001 5000000033646573630000018 40000006c77747074000001f00 0000014626b70740000020400 0000147258595a00000218000 000146758595a0000022c00000 0146258595a00000240000000 14646d6e64000002540000007 0646d6464000002c400000088 767565640000034c000000867 6696577000003d4000000246c 756d69000003f8000000146d65 61730000040c0000002474656 368000004300000000c725452 430000043c0000080c67545243 0000043c0000080c6254524300 00043c0000080c746578740000 0000436f707972696768742028 63292031393938204865776c6 574742d5061636b6172642043 6f6d70616e7900006465736300 0000000000001273524742204 9454336313936362d322e3100 0000000000000000000012735 247422049454336313936362d 322e310000000000000000000 0000000000000000000000000 20 karakter bangsa. Contoh kegiatan yang dapat dimasukkan ke dalam program sekolah adalah lomba vocal group antarkelas tentang lagulagu bertema cinta tanah air.kolah. lomba pidato bertema budaya dan karakter bangsa. direncanakan sejak awal tahun pelajaran. dimasukkan ke Kalender Akademik dan yang dilakukan sehari-hari sebagai bagian dari budaya sekolah. atau berceramah yang berhubungan dengan budaya dan karakter bangsa. lomba olah raga antarkelas. lomba mengarang lagu. dan tenaga administrasi di sekolah itu.

Sebagai contoh.0000002474656368000004300 000000c725452430000043c00 00080c675452430000043c000 0080c625452430000043c0000 080c7465787400000000436f7 0797269676874202863292031 393938204865776c6574742d5 061636b61726420436f6d7061 8 9 3. atau tempatatau dan kegiatan lain yang diikuti oleh seluruh atau sebagian dirancang dimasukkan Kalender Misalnya. Penilaian Hasil Belajar Penilaian pencapaian in di ka karakter didasarkan pada indikator. pengabdian untuk kepedulian kesetiakawanan tertimpa musibah semangat melakukan masyarakat menumbuhkan dan sosial banjir. membantu mengatur barang di tempat menumbuhkan rasa cinta ffd8ffe000104a46494600010 20100b400b40000ffe20c58494 3435f50524f46494c450001010 0000c484c696e6f021000006d6 e74725247422058595a2007ce 0002000900060031000061637 3704d53465400000000494543 2073524742000000000000000 0000000000000f6d600010000 0000d32d48502020000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000116370727400000 1500000003364657363000001 840000006c77747074000001f 000000014626b707400000204 000000147258595a000002180 00000146758595a0000022c00 D. . tempat-tempat terhadap tanah peserta sekolah ke didik. (membantu mereka yang memperbaiki membersihkan membersihkan ibadah tertentu). Luar kegiatan sekolah. 0000146258595a00000240000 00014646d6e64000002540000 0070646d6464000002c400000 088767565640000034c000000 8676696577000003d40000002 46c756d69000003f8000000146 d6561730000040c0000002474 656368000004300000000c725 452430000043c0000080c67545 2430000043c0000080c6254524 30000043c0000080c746578740 0000000436f707972696768742 0286329203139393820486577 6c6574742d5061636b6172642 0436f6d70616e7900006465736 3000000000000001273524742 2049454336313936362d322e3 1000000000000000000000012 7352474220494543363139363 62d322e310000000000000000 0000000000000000000000000 pendidikan nilai budaya dan 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 awal tahun pelajaran. kunjungan tempat umum. melalui ekstrakurikuler 6e79000064657363000000000 0000012735247422049454336 313936362d322e31000000000 0000000000000127352474220 49454336313936362d322e310 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 000 menumbuhkan kebangsaan. dan Akademik. sejak dalam ke yang air.

guru dapat tugas pula yang yang memberikan atau berisikan suatu persoalan kejadian memberikan menunjukkan dimilikinya. Selain itu. Penilaian dilakukan secara terus menerus. diamati. contoh.tor untuk nilai jujur di suatu semester dirumuskan dengan dengan perasaan mengenai apa “mengatakan sesungguhnya dirinya yang teman sekelasnya. Mungkin saja peserta didik menyatakan juga bahasa yang mungkin tidak perasaan perasaannya secara Perasaan itu memiliki dengan teman dikembangkan) selalu dapat digunakan guru. dilihat. Model anecdotal record (catatan yang dibuat guru ketika melihat adanya perilaku dengan yang nilai berkenaan yang ke pa da ha l ya ng da pa t m en gu nd an g ko nf lik pa da di ri ny a. dipelajari. saja berbeda umum tertulis atau bahkan dengan dinyatakan kepada peserta didik untuk Sebagai menyatakan pemalas. atau dirasakan” maka guru mengamati (melalui berbagai cara) apakah yang dikatakan seorang peserta didik itu jujur mewakili perasaan dirinya. gradasi dari perasaan yang sekelasnya sampai bahkan kepada yang bertentangan dengan perasaan umum terhadap orang kikir. dimintakan sikapnya menolong memberikan peserta terhadap kesempatan nilai yang didik upaya bantuan itu secara lisan tetapi dapat dilakukan tubuh. setiap saat guru berada di kelas atau di sekolah. atau hal-hal lain yang bersifat bukan kontroversial sampai 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000116370727400000 1500000003364657363000001 840000006c77747074000001f0 00000014626b7074000002040 00000147258595a0000021800 0000146758595a0000022c0000 00146258595a0000024000000 014646d6e6400000254000000 70646d6464000002c40000008 8767565640000034c00000086 76696577000003d4000000246 c756d69000003f8000000146d6 ffd8ffe000104a46494600010 201009600960000ffe20c58494 3435f50524f46494c450001010 0000c484c696e6f021000006d6 e74725247422058595a2007ce 0002000900060031000061637 3704d53465400000000494543 2073524742000000000000000 0000000000000f6d600010000 0000d32d48502020000000000 0000000000000000000000000 5 6 1 7 3 0 0 0 0 0 4 0 c 0 .

Kesimpulan pertimbangan dinyatakan pernyataan sebagai berikut ini.0000024746563680000043000 00000c725452430000043c000 0080c675452430000043c0000 080c625452430000043c00000 80c7465787400000000436f70 7972696768742028632920313 93938204865776c6574742d50 61636b61726420436f6d70616 Dari hasil pengamatan. dan sebagainya. MB : Mulai Berkembang (apabila didik peserta sudah memperlihatkan berbagai perilaku dinyatakan tanda yang dalam memperlihatkan indikator dan mulai konsisten). Terlihat peserta belum awal yang dalam MK : itu atau dapat dalam kualitatif belum konsisten). e790000646573630000000000 0000127352474220494543363 13936362d322e310000000000 0000000000001273524742204 9454336313936362d322e3100 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 00 MT : Mulai (apabila Terlihat peserta 22 m e m pe rli ha tk an pe ril ak u catatan anekdotal. profile peserta didik dalam Pernyataan kualitatif di atas dapat digunakan ketika satu semester tentang nilai guru melakukan asesmen pada setiap kegiatan belajar terkait (jujur. laporan. tugas. peduli. BT : Belum (apabila didik tanda-tanda perilaku dinyatakan indikator). cerdas. Membudaya (apabila peserta didik terus menerus dalam indikator yang dinyatakan secara konsisten). guru dapat memberikan atau tentang kesimpulan pertimbangan didik sudah mulai memperlihatkan adanya tanda-tanda awal perilaku yang dinyatakan indikator dalam tetapi pencapaian suatu indikator atau bahkan suatu nilai. dan sebagainya). kerja keras. Guru sehingga guru memperoleh .

dan kelas. rapor Ini penilaian dan personalia sekolah dalam merencanakan. . Indikator mata pelajaran menggambarkan perilaku peserta afektif seorang hasil belajar pengetahuan E. MT. indikator Indikator sekolah dan kelas penanda oleh guru. mengevaluasi pendidikan sebagai lembaga pelaksana karakter bangsa. i f a t jawab dengan peserta didik. yang kepala dan did ik ber ke na an de ng an ma ta pel dan sekolah budaya dan aja ran tert ent u. Kedua. Indikator Sekolah dan Kelas jawaban yang diberikan peserta b Indikator dirumuskan dalam bentuk perilaku peserta didik di kelas dan sekolah yang dapat diamati melalui pengamatan guru ketika seorang peserta didik tindakan melakukan di sekolah. Indikator ini berkenaan juga dengan kegiatan sekolah yang diprogramkan dan kegiatan sekolah sehari-hari (rutin). ini. melaksanakan. nilai untuk MB. bukan hasil tambah berbagai kesempatan/tindakan penilaian semester selama tersebut. serta tulisan r peserta didik dalam laporan dan s pekerjaan rumah. apabila pada awal semester seorang peserta didik masih dalam status BT sedangkan pada penilaian di akhir emester yang bersangkutan sudah berada pada MB maka digunakan membedakan dengan ketrampilan. suatu tanya Perilaku yang dikembangkan dalam indikator pendidikan budaya dan karakter bangsa didik terhadap tugas dan e pertanyaan guru. MB atau MK dapat pula menggunakan tersebut dalam rapor. Ada 2 (dua) jenis indikator Posisi nilai yang dimiliki peserta didik adalah posisi seorang peserta didik di akhir semester.BT. atau akumulasi yang dikembangkan dalam pedoman indikator untuk adalah digunakan sekolah. satu Jadi. sekolah pelajaran. untuk mata Pertama.

Guru dalam kebebasan memiliki menentukan berapa lama suatu perilaku harus dikembangkan sebelum ditingkatkan ke perilaku yang lebih kompleks. Indikator berfungsi bagi guru sebagai memberikan kriteria untuk pertimbangan tentang perilaku untuk nilai tertentu telah menjadi perilaku yang dimiliki peserta didik. 4-6. dan kelas bahkan dalam jenjang yang sama. dan sebagainya. buku. 10-12). membagi menjadi “membagi makanan”.”membagi makanan kepada indikator dapat membagi teman” kepedulian sebagai sosial pada jenjang kelas 1 – 3.progresif. Misalkan. Untuk mengetahui bahwa suatu sekolah itu telah melaksanakan pembelajaran karakter bangsa. ffd8ffe000104a464946000102 0100c800c80000ffe20c584943 435f50524f46494c4500010100 000c484c696e6f021000006d6e 74725247422058595a2007ce00 0200090006003100006163737 04d5346540000000049454320 7352474200000000000000000 00000000000f6d600010000000 0d32d48502020000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000116370727400000150 0000003364657363000001840 000006c77747074000001f0000 00014626b7074000002040000 00147258595a0000021800000 0146758595a0000022c0000001 46258595a0000024000000014 646d6e6400000254000000706 46d6464000002c40000008876 7565640000034c00000086766 96577000003d4000000246c75 6d69000003f8000000146d6561 730000040c000000247465636 8000004300000000c72545243 0000043c0000080c6754524300 00043c0000080c625452430000 043c0000080c74657874000000 00436f70797269676874202863 292031393938204865776c657 4742d5061636b61726420436f6 d70616e790000646573630000 0000000000127352474220494 54336313936362d322e310000 0000000000000000001273524 7422049454336313936362d32 2e31000000000000000000000 0000000000000000000000000 00000000 INDIKATOR KEBERHASILAN SEKOLAH DAN KELAS DALAMPENGEMBANGAN PENDIDIKAN BUDAYA DAN K A R A K T E R B A N G S A tersebut berkembang semakin kompleks antara satu jenjang kelas ke jenjang kelas di atasnya ( 1-3. yang maka mengembangkan budaya dan ditetapkan indikator sekolah dan kelas antara lain seperti NILAI DESKRIPSI . 7-9. perilaku berikut ini. Guru mengembangkannya pensil. Artinya.

Mandiri Sikap dan prilaku yang tidak 10. Cara berpikir. Cinta TanahAir ffd8ffe000104a46494600010 20100c800c80000ffe20c58494 3435f50524f46494c450001010 0000c484c696e6f021000006d6 e74725247422058595a2007ce 0002000900060031000061637 3704d53465400000000494543 2073524742000000000000000 0000000000000f6d600010000 0000d32d48502020000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000116370727400000 1500000003364657363000001 840000006c77747074000001f 000000014626b707400000204 000000147258595a000002180 00000146758595a0000022c000 000146258595a000002400000 0014646d6e640000025400000 070646d6464000002c4000000 88767565640000034c0000008 676696577000003d400000024 6c756d69000003f8000000146d 6561730000040c00000024746 56368000004300000000c7254 52430000043c0000080c675452 430000043c0000080c62545243 0000043c0000080c7465787400 000000436f7079726967687420 2863292031393938204865776 c6574742d5061636b61726420 436f6d70616e79000064657363 0000000000000012735247422 049454336313936362d322e31 0000000000000000000000127 3 5 2 4 7 4 2 2 0 4 9 4 5 4 3 3 6 3 1 . Demokratis 5. mudahtergantung pada orang SemangatK dalammenyelesaikan tugas-tu aan DESKRIPSI NILAI 8. Religius Sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agamayang dianutnya. dan pek 2 5 6. tindakan. Kerja Keras Perilaku yang menunjukkan upayasungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan belajar. Berpikir dan melakukan Ingi 9. Jujur Perilaku yang didasarkan pad 3. Toleransi menjadikan dirinya sebagaio yang selalu dapat dipercaya d perkataan.1. tugas dan menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya. Rasa sesu untuk menghasilkan cara ata baru dari sesuatu yang telah 7. Kreatif NILAI 4. bersikap. danb yang menilai sama hakdan kewajiban dirinya dan orang 11. 2. Disiplin DESKRIPSI Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh padaberbagai ketentuan dan peraturan. serta hidup rukun dengan pemelukagama lain. toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain.

Peduli Sosial Sikap dan tindakan yang sela 0 memberi bantuan pada orang 1 masyarakat yang membutuhk f 0 0 0 28 29 0 0 NILAI DESKRIPSI 0 0 18. . negara dan Tuh Yang Maha Esa. sosial. GemarMembaca DESKRIPSI Kebiasaan menyediakan waktu untuk membaca berbagai bacaan yang memberikan kebajikan bagi dirinya. dan bekerja sama dengan orang lain. dan menghormati keberhasilan orang lain. danpolitik bangsa. dan tindakan yang menyebabkan orang lain merasa senang dan aman atas kehadiran dirinya NILAI 15. MenghargaiPresta si Sikap dan tindakan yang mendorongdirinya untuk menghasilkan sesuatuyang berguna bagi masyarakat. 14. Bersahabat/ Komuniktif Tindakan yang memperlihatkan rasasenang berbicara. Cinta Damai Sikap. perkataan.b 7 0 7 4 0 ffd8ffe000104a464946000102 0 0100c800c80000ffe20c584943 0 435f50524f46494c4500010100 0 000c484c696e6f021000006d6e 0 74725247422058595a2007ce00 2 0200090006003100006163737 0 04d5346540000000049454320 4 7352474200000000000000000 0 00000000000f6d600010000000 0 0d32d48502020000000000000 0 0000000000000000000000000 0 0000000000000000000000000 0 0000000000000000000000000 0 0000000116370727400000150 1 0000003364657363000001840 4 Sikap dan tindakan yang 0 selaluberupaya mencegah ke 0 pada lingkungan0alam di sek dan mengembangkan upaya0 upayauntuk memperbaiki ke alamyang sudah 0 terjadi. mengakui. yang seharusn 6 lakukan. Sikap dan perilaku seseorang 1 Tanggungjawab untukmelaksanakan tugas da 4 kewajibannya.3936362d322e3100000000000 0000000000000000000000000 26 27 NILAI DESKRIPSI fisik. budaya. 13. bergaul. PeduliLingkungan 12. ekonomi. 6 c 7 7 7 4 7 0 7 4 0 0 0 0 17. lingkungan (alam 6 dan budaya). terhadap diri sendir 2 masyarakat. 000000000000000000 16.

NILAI.6. SMP (7-9).7258595a00000218000000146 758595a0000022c0000001462 58595a0000024000000014646 d6e640000025400000070646d 6464000002c40000008876756 5640000034c00000086766965 77000003d4000000246c756d6 9000003f8000000146d656173 0000040c00000024746563680 00004300000000c7254524300 00043c0000080c67545243000 0043c0000080c625452430000 043c0000080c74657874000000 00436f70797269676874202863 292031393938204865776c657 4742d5061636b61726420436f6 d70616e790000646573630000 0000000000127352474220494 54336313936362d322e310000 0000000000000000001273524 7422049454336313936362d32 2e31000000000000000000000 0000000000000000000000000 00000000 PETA NILAI DAN INDIKATOR Indikator Bab III ini memuat nilai dan indikator minimal. berkembang progresif. Dalam pedoman ini ada 4 jenjang kelas yaitu SD (1-3. perilaku yang ffd8ffe000104a46494600010 20100c800c80000ffe20c5849 43435f50524f46494c4500010 100000c484c696e6f02100000 6d6e74725247422058595a200 7ce0002000900060031000061 6373704d5346540000000049 A. serta keterkaitan antara SK dan KD. dalam itu bersifat secara Artinya. peta nilai yang diidentifikasi untuk sejumlah mata pelajaran di jenjang pendidikan dasar dan menengah. JENJANG 454320735247420000000000 000000000000000000f6d6000 100000000d32d48502020000 000000000000000000000000 000000000000000000000000 000000000000000000000000 000000000000000000011637 072740000015000000033646 KELAS. berikut . nilai. jenjang kelas. DAN INDIKATOR Tabel menggambarkan keterkaitan antara nilai. Bagi nilai yang sama. 46). untuk perilaku yang dirumuskan indikator jenjang kelas 1 -3 lebih sederhana perilaku dibandingkan untuk jenjang kelas 4 . dan indikator untuk nilai itu. SMA/SMK (10-12). dan indikator untuk setiap jenjang kelas yang digunakan dalam pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa.

dibandingkan untuk kelas 10 religius.57363000001840000006c777 47074000001f000000014626b 707400000204000000147258 595a00000218000000146758 595a0000022c0000001462585 95a0000024000000014646d6e 640000025400000070646d64 64000002c400000088767565 640000034c00000086766965 77000003d4000000246c756d 69000003f8000000146d65617 30000040c000000247465636 8000004300000000c7254524 30000043c0000080c67545243 0000043c0000080c625452430 000043c0000080c7465787400 000000436f707972696768742 028632920313939382048657 76c6574742d5061636b61726 420436f6d70616e7900006465 736300000000000000127352 47422049454336313936362d 322e31000000000000000000 000012735247422049454336 313936362d322e3100000000 000000000000000000000000 0000000000000000000000 dirumuskan dalam indikator untuk kelas 7 Tuhan melalui dengan 1-3 kelas cara baik” lebih -9 tetapi -12. serta hidup rukun dengan pemeluk agama lain. 30 SEKOLAH DASAR 1. toleran terhadap pelaksanaan ibadah INDIKATOR 1-3 Mengenal dan mensyukuri tubuh dan bagiannya sebagai ciptaan Tuhan melalui cara merawatnya dengan baik. Mengagumi ke karena kelahira dan hormat kep orangtuanya. NILAI Religius: Sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya. indikator “mengenal dan mensyukuri tubuh dan bagiannya sebagai ciptaan dibandingkan indikator “mengagumi sistem dan cara kerja organ-organ tubuh manusia yang sempurna dalam sinkronisasi fungsi dibandingkan mengenal dan organ” untuk kelas 4-6 karena mengagumi sistem dan cara kerja organ lebih tinggi mensyukuri tubuh dan bagian tubuh. kompleks sederhana bagi nilai merawatnya untuk sederhana dibandingkan untuk kelas 4 -6. lebih lebih Misalnya. KETERKAITAN NILAI DAN INDIKATOR UNTUK agama lain. Mengagumi ke Tuhan yang tel menciptakan b bahasa dan suk .

tindakan. suku. Senang bergaul dengan teman sekelas dan satu sekolah dengan berbagai perbedaan yang telah diciptakan-Nya. Menjawab pertanyaan guru tentang sesuatu berdasarkan yang diketahuinya. Membuat suatu bahan yang ter Mengusulkan s baru di kelas. Berpakaian rap Mematuhi atur Kerja keras: Perilaku yang menunjukkan upaya sungguhsungguh dalam mengatasi berbagai hambatan belajar. Toleransi: Sikap dan tindakan yang menghargai perbedaan agama. Tidak meniru jawaban teman (menyontek) ketika ulangan ataupun mengerjakan tugas di kelas. bersikap. dan etnis. Disiplin: Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan. tugas. Menggunakan waktu di kelas Mencatat deng sungguh sesuat ditugaskan gur Kreatif: Berpikir dan melakukan sesuatu yang menghasilkan cara atau hasil baru berdasarkan sesuatu yang telah dimiliki. Menerima ketu terpilih berdasa terbanyak. Mau bertegur sapa dengan teman yang berbeda pendapat. Tidak mengganggu teman yang berlainan agama dalam beribadah. NILAI INDIKATOR 1-3 Melakukan tindakantindakan untuk membuat kelas menjadi sesuatu yang nyaman. dan menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya. Mengerjakan PR tanpa meniru pekerjaan temannya. Mau menyatakan tentang ketidaknyaman suasana belajar di kelas. bentuk komuni tulis. Menyatakan pe dalam gambar. suku. Menerima pendapat teman yang berbeda dari pendapat dirinya. dan pekerjaan. dan bertindak yang menilai sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain. Datang ke seko masuk kelas pa Melaksanakan kelas yang men jawabnya. Mengerjakan s kelas dengan s sungguh. Menyelesaikan waktunya. Memberikan su pemilihan di ke sekolah. Mengemukaka tentang teman- Ikut membantu melaksanakan kelas. Demokratis: Cara berpikir. NILAI INDIKATOR 1-3 Membantu teman yang mengalami kesulitan walaupun be rbeda dalam agama. etnis. dan tindakan orang lain yang berbeda dari dirinya.Senang mengikuti aturan kelas dan sekolah untuk kepentingan hidup bersama. dan OS . ketua ke belajar. pendapat. Duduk pada te telah ditetapka Menaati peratu dan kelas. Mandiri: Sikap dan prilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas. Mencari inform sumber di luar pelajaran. sikap. Menerima arah kelas. Mau bercerita tentang kesulitan dirinya dalam berteman. Jujur: Perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan. Melakukan sendiri tugas kelas yang menjadi tanggung jawabnya. Menceritakan suatu kejadian berdasarkan sesuatu yang diketahuinya.

Bertanya kepada guru dan teman tentang materi pelajaran. Menghargai prestasi: Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat. Bertanya tentang berbagai peristiwa yang dibaca dari media cetak. Bertanya kepada guru tentang sesuatu yang didengar dari radio atau televisi. perkataan. dan menghormati keberhasilan orang lain. Bergaul dengan teman lain kelas. Mengagumi banyaknya keragaman bahasa di Indonesia. dan bekerja sama dengan orang lain. Bekerja sama dalam kelompok di kelas. Bertanya kepada sesuatu tentang gejala alam yang baru terjadi. bergaul. Berbicara deng yang tidak men amarah teman. Mengagumi ke hasil-hasil pert perikanan. Menggunakan bahasa Indonesia ketika ada teman dari suku lain. Cinta damai: Sikap. flor Indonesia. kepedulian. lingkungan fisik. dan berbuat yang menunjukkan kesetiaan. Menceritakan p dicapai orang t Menghargai ha pemimpin di m sekitarnya. Turut serta dalam upacara peringatan hari pahlawan dan proklamasi kemerdekaan. Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu-lagu wajib. budaya lain. sosial. dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa. Hormat kepada sudah dilakuka sekolah. NILAI INDIKATOR 1-3 Menghargai tradisi dan hasil karya masyarakat di sekitarnya. Bergaul dengan teman sekelas ketika istirahat. Mengagumi ke Indonesia. Cinta tanah air: Cara berpikir.Rasa ingin tahu: Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajari. dilihat. budaya. Tidak mengam teman. Membaca buku-buku mengenai suku bangsa dan etnis yang berjuang bersama dalam mempertahankan kemerdekaan. dan pe sekolah lain. dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan kelompoknya. Berbicara dengan teman sekelas. Mengagumi lau perannya dalam bangsa Indones Mengerjakan tu dengan sebaikBerlatih keras berprestasi dala dan kesenian. mengakui. bersikap. bertindak. NILAI INDIKATOR 1-3 Mengakui persamaan hak dan kewajiban antara dirinya dan teman sebangsa dari suku. Mengucapkan selamat pagi/si ketika bertemu pertama kali pa . dan didengar. Mengagumi ke geografis dan k tanah wilayah Menyenangi ke budaya dan sen Menyenangi ke bangsa dan bah yang dimiliki I Semangat kebangsaan: Cara berpikir. dan tindakan yang menyebabkan orang lain merasa senang dan aman atas kehadiran dirinya Berbicara deng kepala sekolah personalia seko Tidak menggun kekuatan fisik berselisih deng Bersahabat/ komunikatif: Tindakan yang memperlihatkan rasa senang berbicara. etnis. dan politik bangsa. ekonomi.

Gemar membaca: Kebiasaan menyediakan waktu untuk membaca berbagai bacaan yang memberikan kebajikan bagi dirinya.

Membaca buku atau tulisan yang diwajibkan guru.

Membaca buku-buku cerita yang ada di perpustakaan sekolah. Membaca koran atau majalah dinding. Membaca buku yang ada di rumah tentang flora, fauna, dan alam. Membagi makanan dengan teman.

1-3 Meminjamkan teman yang tid atau tidak puny Mengumpulka barang untuk k alam. Peduli lingkungan: Sikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan lingkungan alam di sekitarnya dan mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi.

Buang air besa di WC.

Membuang sam tempatnya.

Peduli sosial: Sikap dan tindakan yangselalu ingin memberi bantuan kepada orang lain dan masyarakat yangmembutuhkan.

Membersihkan sekolah.

Berterima kasih kepada petugas kebersihan sekolah.

Tidak memetik taman sekolah.

Tidak menginj taman sekolah.

Menjaga keber NILAI INDIKATOR

INDIKATOR UNTUK SMP 2. KETERKAITAN NILAI, JENJANG KELAS DAN - SMA

NILAI Religius: Sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya, toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain, dan hidup rukun dengan pemeluk agama lain. NILAI Jujur: Perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan.

INDIKATOR 7 -9 Mengagumi kebesaran Tuhan melalui kemampuan manusia dalam melakukan sinkronisasi antara aspek fisik dengan aspek kejiwaan. Mengagumi kebesaran Tuhan karena kemampuan dirinya untuk hidup sebagai anggota masyarakat. INDIKATOR 7 -9 Tidak menyontek ataupun menjadi plagiat dalam mengerjakan setiap tugas. Mengemukakan pendapat tanpa ragu tentang suatu pokok diskusi. Mengemukakan rasa senang atau tidak senang terhadap pelajaran. Menyatakan sikap terhadap suatu materi diskusi kelas. Toleransi: Sikap dan tindakan yang menghargai perbedaan agama, suku, etnis, pendapat, sikap, dan tindakan orang lain yang berbeda dari dirinya.

Mengagumi kekua Tuhan yang telah menciptakan berb semesta. Mengagumi kebes karena adanya aga menjadi sumber k hidup masyarakat. Mengagumi kebes melalui berbagai p bahasan dalam ber pelajaran.

Membayar barang dibeli di toko seko jujur.

Mengembalikan b dipinjam atau dite tempat umum.

Tidak menggangu yang berbeda pend

Menghormati tem berbeda adat-istiad

Bersahabat dengan dari kelas lain.

Disiplin: Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan.

Selalu tertib dalam melaksanakan tugas-tugas kebersihan sekolah. Tertib dalam berbahasa lisan dan tulis. Patuh dalam menjalankan ketetapan-ketetapan organisasi peserta didik. Menaati aturan berbicara yang ditentukan dalam sebuah diskusi kelas. Tertib dalam menerapkan aturan penulisan untuk karya tulis.

NILAI Kerja keras: Perilaku yang menunjukkan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan belajar, tugas, dan menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya.

INDIKATOR 7 -9 Mengerjakan semua tugas kelas selesai dengan baik pada waktu yang telah ditetapkan. Tidak putus asa dalam menghadapi kesulitan dalam belajar. Selalu fokus pada pelajaran.

Kreatif: Berpikir dan melakukan sesuatu yang menghasilkan cara atau hasil baru dari yang telah dimiliki.

Mengajukan pendapat yang berkenaan dengan suatu pokok bahasan. Bertanya mengenai penerapan suatu hukum/teori/prinsip dari materi lain ke materi yang sedang dipelajari. Melakukan sendiri tugas kelas yang menjadi tanggung jawabnya. Mencari sendiri di kamus terjemahan kata bahasa asing untuk bahasa Indonesia atau sebaliknya. Memilih ketua kelompok berdasarkan suara terbanyak. Memberikan suara dalam pemilihan di kelas dan sekolah. Mengemukakan pikiran tentang teman-teman sekelas.

Mandiri: Sikap dan prilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas.

Demokratis: Cara berpikir, bersikap, dan bertindak yang menilai sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain.

Ikut membantu melaksanakan pro kelas. Rasa ingin tahu: Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajari, dilihat, dan didengar.

Bertanya kepada g teman tentang mat pelajaran.

Bertanya kepada s tentang gejala alam baru terjadi.

Bertanya kepada g sesuatu yang diden ibu, bapak, teman, televise.

NILAI Semangat kebangsaan: Cara berpikir, bertindak, dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan kelompoknya.

INDIKATOR 7 -9 Turut serta dalam upacara peringatan hari pahlawan dan proklamasi kemerdekaan.

mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, mengakui, dan menghormati keberhasilan orang lain.

Berlatih keras untu berprestasi dalam dan kesenian.

Hormat kepada se sudah dilakukan g sekolah, dan perso sekolah lain.

Mengemukakan pikiran dan sikap mengenai ancaman dari negara lain terhadap bangsa dan negara Indonesia. Mengemukakan sikap dan tindakan yang akan dilakukan mengenai hubungan antara bangsa Indonesia dengan negara bekas penjajah Indonesia. Cinta tanah air: Cara berpikir, bersikap, dan berbuat yang menunjukkan kesetiaan, kepedulian, dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa, lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan politik bangsa. Menyenangi keunggulan geografis dan kesuburan tanah wilayah Indonesia. Menyenangi keragaman budaya dan seni di Indonesia. Bersahabat/ komunikatif: Tindakan yang memperlihatkan rasa senang berbicara, bergaul, dan bekerja sama dengan orang lain

Menceritakan pres dicapai orang tua.

Menghargai hasil pemimpin di masy sekitarnya.

NILAI

INDIKATOR

7 -9 Menghargai tradis karya masyarakat sekitarnya.

Bekerja sama dala kelompok di kelas Berbicara dengan sekelas.

Menyenangi keberagaman suku bangsa dan bahasa daerah yang dimiliki Indonesia. Mengagumi keberagaman hasil-hasil pertanian, perikanan, flora, dan fauna Indonesia. Mengagumi dan menyenangi produk, industri, dan teknologi yang dihasilkan bangsa Indonesia Menghargai prestasi: Sikap dan tindakan yang Mengerjakan tugas dari guru dengan sebaik-baiknya.

Bergaul dengan te sekelas ketika istir Bergaul dengan te kelas.

Berbicara dengan kepala sekolah, da personalia sekolah Cinta damai: Sikap, perkataan, dan tindakan yang menyebabkan orang lain merasa senang dan aman atas kehadiran dirinya.

Melindungi teman ancaman fisik.

Berupaya memper pertemanan.

Gemar membaca: Kebiasaan menyediakan waktu untuk membaca berbagai bacaan yang memberikan kebajikan bagi dirinya.

Ikut berpartisipasi dalam sistem keamanan sekolah. Membaca buku atau tulisan keilmuan, sastra, seni, budaya, teknologi, dan humaniora. Membaca koran/majalah dinding.

Peduli sosial: Sikap dan tindakan yang selalu ingin memberi bantuan bagi orang lain dan masyarakat yang membutuhkan.

Ikut dalam berbag sosial. Meminjam kepada teman yan membawa atau tid

Peduli lingkungan Sikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan lingkungan alam di sekitarnya dan mengembangkan upayaupaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi.

Mengikuti berbag berkenaan dengan kebersihan, keinda pemeliharaan ling

antara mata pelajaran B. PETA NILAI PENDIDIKAN BUDAYA BERDASARKAN MATA PELAJARAN 1. Berikut adalah gambaran keterkaitan
MATA PELAJARAN 1 -3 JENJANG KELAS 4 -6

dengan dapat DAN untuk bangsa.

nilai

yang

dikembangkan pendidikan

KARAKTER BANGSA

budaya dan karakter

JENJANG

PENDIDIKAN DASAR

Jujur Toleran Disiplin Kreatif Rasa ingin tahu Percaya Respek Bertanggung jawab Saling berbagi xSemangat kebangsaan xCinta tanah air xMenghargai Prestasi xBersahabat xKomunikatif xCinta Damai xSenang membaca xPeduli sosial xPeduli lingkungan. JENJANG PENDIDIKAN MATA PELAJARAN IPA 1 -3 JENJANG KELAS 4 -6 x Peduli x Peduli kesehatan kesehatan x Nilai intelektual x Nilai x x x x x x Religius Empati Mandiri Disiplin Toleransi Hati-hati . xReligius xJujur xToleran xDisiplin xKerja keras xKreatif xMandiri xDemokratis xRasa ingin tahu xPercaya xRespek xBertanggung jawab xSaling berbagi MATEMATIKA x x x x x x x x x x x x x x x x Kreatif Mandiri Demokratis Rasa Ingin Tahu Semangat Kebangsaan Cinta Tanah Air Menghargai Prestasi Bersahabat/Ko munikatif Cinta Damai Peduli Sosial Peduli Lingkungan Berani * Kritis * Terbuka * Humor * Kemanusiaan* x x x x x Teliti Tekun Kerja keras Rasa ingin tahu Pantang menyerah IPS BAHASA INDONESIA x x x x x Religius Jujur Toleransi Disiplin Kerja Keras xReligius xJujur xToleransi xDisiplin xKerja Keras JENJANG KELAS 4 -6 MATA PELAJARAN 1 -3 x x x x x x x x x x x Religius Toleransi Kerja keras Kreatif Bersahabat/kom unikatif Kasih sayang Rukun (persatuan) Tahu diri Penghargaan Kebahagiaan Kerendahan hati MENENGAH 2.PENDIDIKAN KEWARGANEGA RAAN (PKn) x x x x x x x x x x x x x x x Cinta tanah air Bersahabat Komunikatif Senang membaca Peduli sosial Peduli lingkungan.

12 .x m x x x x x x Bersahabat/ko unikasi Peduli sosial Tanggung jawab Peduli lingkungan Nilai susila Rasa ingin tahu Senang membaca Estetika x Hati-hati x Bersahabat/ko munikasi x Peduli sosial x Tanggung jawab x Peduli lingkungan x Nilai susila x Kerja keras x Rasa ingin tahu x Senang membaca x Estetika x Kreatif xTeliti xSeptis xMnghargai prestasi xPantang menyerah PKn x Semangat K Prestasi Ber x membaca P Jujur Tolera x Mandiri De Bertanggun x x x x x x x x x x x Teliti x Menghargai prestasi x Pantang menyerah Terbuka Jujur x Cinta damai x Objektif Hemat x x x x Percaya diri x Terbuka x Jujur x Cinta damai x Objektif xHemat xPercaya diri x x x x x x x x x MATA PELAJARAN NILAI BERDASARKAN JENJANG KELAS 10 .

12 x Terbuka * Humor * Kemanusiaan* x Semangat K Prestasi Ber x Membaca P Jujur Tolera Demokratis x x x x x x x x x x x x x x x x x MATEMATIKA x Teliti Kreatif Pantang menyerah Rasa ingin Tahu x x x .BAHASA INDONESIA x Religius Jujur Toleransi Disiplin Kerja Keras Kreatif Mandiri Demokratis Rasa Ingin Tahu Semangat x Kebangsaan Cinta Tanah Air Menghargai Prestasi Bersahabat/Komunikatif Cinta Damai Peduli Sosial x Peduli Lingkungan Berani * Kritis * x x x x x x x x x x x x x x x MATA PELAJARAN SEJARAH NILAI BERDASARKAN JENJANG KELAS 10 .

12 x Jujur Peduli sosial Rasa ingin tahu Kreatif Mandiri Cinta tanah air Kerja keras Disiplin Semangat x kebangsaan Demokratis x x x x x x x x x x x BAHASA INGGRIS x Bersahabat tahu Demok x membaca x x x x . Be x Peduli sosia Toleransi.BIOLOGI x Peduli Kesehatan Religius Mandiri Toleransi Bersahabat/komunikatif Peduli sosial Tanggungjawab x Peduli lingkungan x x x x x x x FISIKA GEOGRAFI x Semangat k x Rasa ingin tahu Senang membaca Semangat prestasi. D x Memokratis kebangsaan Jujur Peduli lingkungan Toleransi Cinta x damai Kerja keras Berani Kreatif x x x x x x x x x x x x x x x x x x MATA PELAJARAN EKONOMI NILAI BERDASARKAN JENJANG KELAS 10 .

12 x Kreatif Toleran Peduli sosial Religius Disiplin Komunikatif Mandiri Peduli sosial Cinta tanah air x Cinta damai x x x x x x x x SOSIOLOGI x Bersahabat/ Komunikasitif. Religius. dan Rasa Ingin Tahu x x x x x x x x x . x Disiplin. Toleransi. Kerja Karas.KIMIA x Rasa Ingin x membaca K x x x x x x x MATA PELAJARAN NILAI BERDASARKAN JENJANG KELAS 10 . Kreatif. Peduli Sosial. Cinta Damai. Peduli Lingkungan. Demokratis.

adalah Berikut peta ini yang DAN MATA SK/KD. Melaksanak an tatatertib di rumah dan sekolah . Nilai. dan Indikator Sekolah Dasar Mata Pelajaran Standar Kompetens i Menerapkan hidup rukun dalam perbedaan Kompetens i Dasar Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) Mengetahui perbedaan jenis kelamin.C. INDIKATOR PELAJARAN Setiap Kompetensi Dasar memiliki kemampuan mengembangkan satu atau lebih nilai dan setiap nilai memiliki satu atau lebih indikator. Dalam pengembangan untuk Memberika n contoh hidup rukun melalui kegiatan di rumah dan sekolah silabus pada awal tahun atau awal semester. bahkan yang akan Guru mengurangi Membiasak an tertib di rumah dan di sekolah Menerapkan kehidupan rukun di rumah dan di sekolah memiliki kebebasan dalam mengembangkan Menjelaska n perlunya tata tertib d rumah di sekolah sendiri indikator yang akan digunakan.suku bangsa menggambarkan keterkaitan antara KD dan SD dengan nilai dan nilai indikator terkait. NILAI. menambah. KOMPETENSI DASAR. guru dapat menggunakan contoh berikut ini untuk merencanakan pengembangan nilai terkait untuk semester yang akan dilaksanakan atau tahun akademik dilaksanakan. agama. STANDAR KOMPETENSI. 1.

lingkungan sehat) Menerapkan kewajiban anak di rumah dan di sekolah Mengikuti tata tertib di rumah dan di sekolah Disiplin Mengenal anggota tubuh Menerapkan aturan yang berlaku di masyarakat Disiplin Membiasakan hidup sehat Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Mengenal anggota tubuh Mengenal bagian tubuh dan perawatan nya rasa ingin tahu senang membaca Mata Pelajaran Mata Pelajaran Standar Kompetens i Kompetens i Dasar Nilai Standar Kompetens i Kompetens i Dasar .Mata Pelajaran Standar Kompetens i Kompetens i Dasar Nilai Menenerapkan hak anak di rumah dan di sekolah Menjelaska n hak anak untuk bermain dan belajar dan dengan pendapatnya Melaksanakan hak anak di rumah dan di sekolah Senang membaca Senang membaca Mengidenti i -kasi kebutuhan tubuh agar tumbuh sehat dan kuat (makanan. air. pakaian udara.

hewan peliharaan dan lingkungan sekitar Senang membaca Ingin tahu Membedakan lingkungan sehat denganlingk ungan tidak sehat Kerja keras Mata Pelajaran Mata Pelajaran Standar Kompetens i Kompetens i Dasar Nilai Standar Kompetens i Kompetens i Dasar Mengenal berbagai sifat benda dan kegunaanny a melalui Mengidenti i-kasi benda yang ada di lingkungan sekitar berdasarkan .Mengenal cara memelihara lingkungan agar tetap sehat Mengenalca ra menjagaling kungan agar tetap sehat Disiplin Mengenal cara memelihara lingkungan agar tetap sehat Menceritakan perlunya merawat tanaman.

pengamatan perubahan bentuk benda cirinya melalui pengamatan Jujur Menceritak n pengalaman diri Bersahabat/ komunikati f Menceritak n kasih sayang anta anggota keluarga Peduli sosial Memahami identitas diri dan keluarga. keluarga dan kerabat Rasa Ingin tahu Mendeskrip -sikan lingkungan rumah Disiplin Menunjuka sikap hidup rukun dalam kemajemukan keluarga Menceritak n kembali peristiwa penting yang dialami sendiri di lingkungan Mendeskrip -sikan lingkungan rumah Mata Pelajaran Standar Kompetens i Kompetens i Dasar Nilai Menceritak n salah satu peristiwa penting di dalam keluarga sesuai dengan kejadian sebenarnya Mata Pelajaran Standar Kompetens i Kompetens i Dasar Mendeskrip sikan letak rumah .ser ta sikap saling menghorma tidalam kemajemukan keluarga Mengidentif i-kasi identitas diri. serta sikap saling menghorma ti dalam kemajemukan keluarga Senang membaca Menceritakan kasih sayang anta anggota keluarga Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Memahami identitas diri dan keluarga.

ke adat istia peraturan berlaku d masyarak Mata Pelajaran Standar Kompetens i Kompetens i Dasar Nilai Menceritaka n pengalaman dalam melaksanak an peran dalam anggota keluarga Jujur Menjelas hakikat d penting h bagi warg . dan Indikator SMA Kritis Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) Standar Kompetensi Menunjukkan sikap positif terhadap norma-norma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai. berbangsa dan bernegara.Mendeskrip -sikan lingkungan rumah Menjelaska n lingkungan rumah sehat dan perilaku dalam menjaga kebersihan rumah Rasa ingin tahu Peduli lingkungan Memahami peristiwa penting dalam keluarga secara kronologis Memahami kedudukan dan peran anggota dalam keluarga dan lingkungan tetangga Memelihara dokumen dan koleksi benda berharga Rasa ingin tahu Memahami kedudukan dan peran anggota dalam keluarga dan lingkungan tetangga Memberi contoh bentuk -bentuk kerjasama di lingkungan tetangga Mendeskrip s ikan kedudukan dan peran anggota keluarga Rasa ingin tahu 1SK/KD. Nilai. Kompete Dasar Mendesk hakekat n norma. dan Indikator SMP 2SK/KD.

adat istiadat dan peraturan yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara Menjelaskan makna proklamasi kemerdekaan Mendeskripsikan suasana kebatinan konstitusi pertama Menganalisis hubungan antara proklamasi kemerdekaan dan UUD 1945 Kreatif Ilmu PengatahuanAlam (IPA) Memahami gejala-gejala alam melalui pengamatan Melaksan pengama objek sec terencana sistemati mempero informas alam biot abiotik Bersahabat Cinta tanah air Rasa ingin tahu Memahami gejala-gejala alam melalui pengamatan Kreatif Menunjukkan sikap positif terhadap makna proklamasi kemerdekaan dan suasana kebatinan konstitusi pertama. Mata Pelajaran Standar Kompetensi Menampilkans ikap positif terhadap perlindungand an penegakanHak Azasi Manusia (HAM) Menampilkan sikap positif terhadap perlindungan dan penegakan Hak Azasi Manusia (HAM) Kompetensi Dasar Menguraikan hakikat. kebiasaan.Mendeskripsikan makna Proklamasi Kemerdekaan dan konstitusi pertama Menjelaskan makna proklamasi kemerdekaan Mendeskripsikan suasana kebatinan konstitusi pertama Menerapkan norma-norma. adat istiadat dan peraturan yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara Menerapkan norma-norma. hukum. dan kelembagaan HAM Menggun mikrosko danperala pendukun lainnya u mengama gejala-ge kehidupa Mata Pelajaran Nilai Peduli sosial Standar Kompetensi Kompete Dasar Mendeskripsikan kasus pelanggaran dan pupaya perlindungan HAM Rasa ingin tahu Memahami prosedur ilmiah untuk mempelajari benda-benda alam dengan Menerap keselama dalam me pengama gejala-ge alam Mendesk besaran p dan besar turunan b satuanny . kebiasaan.

Rasa ingin tahu Mengide berbagai pencegah penyimp sosial dal keluarga masyarak Semangat kebangsaan Jujur Berani Mendeskripsikan pengertian suhu dan pengukuran nya Berani Kreatif Memahami kegiatan pelaku ekonomi di masyarakat Mengide bentuk pa dalam ke ekonomi masyarak Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Nilai Jujur Mata Pelajaran Standar Kompetensi Komp Da Peduli lingkungan Disiplin .menggunakan peralatan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Memahami masalah penyimpangan sosial.

Jujur Memahami usaha persiapan kemerdekaan Mendeskripsikan peristiwaperistiwa sekitar proklamasi dan proses terbentuknya negara kesatuan Republik Indonesia Memahami Kegiatan perekonomian Indonesia membaca Mendesk permasal angkatan dan tenag sebagai s daya dala kegiatan ekonomi serta pera pemerint upaya penanggu nya Semangat kebangsaan Mata Pelajaran Standar Kompetensi Memahami hakikat bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia Kompet Dasar Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Nilai PENDIDIKAN KEWARGANE GARAAN (PKn) Mendesk kan haki bangsa d unsur-un terbentu Negara Empati Menghargai prestasi .

Teliti Memaha struktur berdasar teori ato sifat-sifa massa at relatif. akar.Menjelaskan pengertian. fungsi dan tujuan NKRI Semangat kebangsaan kuadrat Menampilkan sikap positif terhadap sistem hukum dan peradilan nasional Mendeskripsikan pengertian sistem hukum dan peradilan nasional Menganalisis lembagalembaga peradilan Disiplin Mengga grafik fu aljabar sederhan fungsi k Rasa ingin tahun Partisipasi Mata Pelajaran Standar Kompetensi Memecahkan masalah yang berkaitan dengan bentuk pangkat. persamaan dan fungsi kuadrat serta pertidaksamaan Memahami konsep fungsi Teliti . sifat-sifat periodik unsur. akar. dan ikatan kimia Kompet Dasar MATEMATIKA Teliti KIMIA Pantang Menyerah Melakukan manipulasi aljabar dalam perhitungan yang melibatkan pangkat. Nilai Mata Pelajaran Standar Kompetensi Memahami struktur atom. akar. dan logaritma. dan logaritma. d sifat per unsur da tabel per serta me keteratu melalui pemaham konfigur elektron Pantang Menyerah Memecahkan masalah yang berkaitan dengan fungsi. dan logaritma Kompetensi Dasar Menggunakan aturan pangkat.

panjang. ge vertikal. sifat-sifat periodik unsur. gerak m beratura . dan ikatan kimia Membandingkan proses pembentukan ikatan ion. ikatan koordinasi. dan waktu) Senang membaca. Menerapkan konsep dan prinsip dasar kinematika dan dinamika benda titik Jujur Menerap Hukum sebagai dasar din untuk ge lurus. dan ikatan logam serta hubungannya dengan sifat fisika senyawa yang terbentuk Kritis Melakuk penjuml vektor Komunikatif Menghargai Memahami hukum-hukum dasar kimia dan penerapannya dalam perhitungan kimia (stoikiometri) Mendeskripsikan tata nama senyawa anorganik dan organik sederhana serta persamaan reaksinya Rasa ingin tahu Menerapkan konsep dan prinsip dasar kinematika dan dinamika benda titik Mengan besaran pada ger dengan kecepata percepat konstan Senang membaca Jujur Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompet Dasar Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Nilai Menghargai Mengan besaran pada ger melingk dengan l konstan FISIKA Menerapkan konsep besaran fisika dan pengukurannya Mengukur besaran fisika (massa.Memahami struktur atom. ikatan kovalen.

Kreatif BIOLOGI Memahami hakikat Biologi sebagai ilmu Mengidentifikasi ruang lingkup Biologi Ingin tahu Mendesk n ciri-cir Archaeo dan Eub dan pera bagi keh Kerja keras Mengan jenis-jen limbah d ulang lim Senang membaca .Senang membaca. Kreatif Mendesk kan obje permasa biologi p berbagai organisa kehidup (moleku jaringan individu populasi ekosiste bioma) Menerapkan prinsip kerja alatalat optik Menganalisis alat-alat optik secara kualitatif dan kuantitatif Rasa ingin tahu Jujur Memahami prinsip-prinsip pengelompokan makhluk hidup Mendesk kan cirireplikasi peran vi dalam kehidup Kreatif Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompet Dasar Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Menerapkan alat-alat optik dalam kehidupan sehari-hari Nilai Disiplin.

Membuat produk daur ulang limbah Kreatif Jujur Mandiri BAHASA INGGRIS Memahami struktur dan fungsi sel sebagai unit terkecil kehidupan Mendeskripsika n komponen kimiawi sel. osmosis. transport aktif. struktur dan fungsi sel sebagai unit terkecil kehidupan Kerja keras Memahami makna dalam percakapan transaksional dan interpersonal resmi dan berlanjut (sustained) dalam konteks kehidupan seharihari Merespo makna y terdapat percakap transaks get thing dan interpers (bersosia resmi da resmi ya menggu Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Nilai Ingin tahu Mata Pelajaran Mengidentifikasi organela seltumbuhan dan hewan Ingin tahu Standar Kompetensi Kompet Dasar Kerja keras Membandingkan mekanisme transpor pada membran (difusi. eksositosis) Ingin Tahu ragam b lisan sed secara ak lancar d berterim konteks kehidup sehari-h melibatk tindak tu berkenal bertemu berpisah menyetu ajakan/ta undanga menerim dan membat janji . endositosis.

narrative. dan memberi instruksi Persahabata n Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional dan interpersonal dalam konteks kehidupan seharihari Mengun makna d percakap aksional things d interpers (bersosia resmi da resmi se akurat.Merespon makna yang terdapat dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi yang menggunakan ragam bahasa lisan sederhana secara akurat. l dan bert dengan menggu gam bah lisan sed dalam k kehidup sehari-h melibatk tindak tu berkenal bertemu h. lancar dan berterima dalam berbagaikonteks kehidupan sehari-hari dalam teks: recount. dan procedure Nilai Peduli lingkungan Jujur Manafsi pola dan cirikena alam dan budaya padaberb petadan citra . menunjukkan perhatian. menunjukkan simpati. menyetu n/tawara undanga ima janj membat janji GEOGRAFI Peduli sosial Menganalisis gejala alam fisik dan perkembangan bentuk muka bumi serta pelestariannya Menyim hakekat Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompet Dasar Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Meresponmakna dalam teks monolog sederhana yang menggunakanra gam bahasalisan secara akurat. lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan melibatkan tindak tutur: mengungkapkan perasaan bahagia.

Semangatke bangsaan Membed pengaru Revolus Prancis. kolonial. Mengan hubunga perkemb paham-p baru dan transform sosial de kesadara pergerak Manafsirkan pola dan cirikenampakan alam dan budaya padaberbagai petadan media citra Rasa ingin tahu Menganalisis sejarah dunia yang mempengaruhi sejarah Bangsa Indonesia ari abad ke-18 sampai dengan abad ke-20. hingga terbentuknya negara kebangsaan sampai Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Mengan terbentu negara Kebangs Indonesi Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Memprediksi dinamika perubahan litosfer dan dampaknya terhadap kehidupan di muka bumi Nilai Mata Pelajaran Standar Kompetensi Menganalisis peradaban Indonesia dan dunia Jujur Rasa ingin tahu Kompet Dasar Mengan kehidup masyara Indonesi Mengide kasi pera awal ma di dunia berpeng terhadap peradaba Indonesi . pergerakan kebangsaan. Revolus Amerika Revolus terhadap perkemb pergerak nasional Indonesi Menganalisis gejala alam fisik dan perkembangan bentuk muka bumi serta pelestariannya Memprediksi perubahan dinamika atmosfer dan dampaknya terhadap kehidupan dimuka bumi Jujur Rasa ingin tahu Menganalisis perjalanan bangsa Indonesia dari negara tradisional.Menganalisis gejala alam fisik dan perkembangan bentuk muka bumi serta pelestariannya Menyimpulkanh akekat geografi Rasa ingin tahu SEJARAH Menganalisis perkembangan bangsa Indonesia sejak masuknya pengaruh Barat sampai dengan pendudukan Jepang.

dan Islam di Indonesia. Menganalisis hubungan antara perkembangan paham-paham baru dan transformasi sosial dengan kesadaran dan pergerakan kebangsaan. HinduBuddha. Menjelaskan fungsi sosiologi sebagai ilmu yang mengkaji hubungan masyarakat dan lingkungan Bersahabat/ komunikatif Mendesk kan terja perilaku menyim dan sika anti sosi Menganalisis perkembangan bangsa Indonesia sejak masuknya pengaruh Barat sampai dengan pendudukan Jepang Bersahabat/ komunikatif SOSIOLOGI Memahami prilaku keteraturan hidup sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat Bersahabat/ Komunikatif Menerap aturan so dalam kehidup bermasy Memahami struktur sosial serta berbagai faktor penyebab Mendesk kan bent bentuk s sosial da fenomen kehidup Cinta Damai Peduli Sosial Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompet Dasar Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Nilai Senang Membaca Rasa ingin tahu Mengan factor pe konflik s dalam masyara . Menganalisis proses interaksi antara tradisi lokal.Menganalisis asal-usul dan persebaran manusia di kepulauan Indonesia Menghargai prestasi Menerapkan nilai dan norma dalam proses pengembangan kepribadian Menjela sosialisa sebagai dalam pembent kepribad Menganalisis perjalanan bangsa Indonesia pada masa negara-negara tradisional.

penawaran. Mengide kasi fakt faktor ya mempen perminta penawar Peduli Sosial Memahami konsep ekonomi dlm kaitannya dg kegiatan ekonomi konsumen dan produsen Mendeskripsikan pola perilaku konsumen dan produsen dalam kegiatan ekonomi Kompetensi Dasar Mandiri Mata Pelajaran Standar Kompetensi Nilai Jujur Cinta Tanah Air Mendeskripsikan peran konsumen dan Mandiri ffd8ffe000104a46494600010 20100c800c80000ffe20c5849 43435f50524f46494c4500010 100000c484c696e6f02100000 6d6e74725247422058595a200 7ce0002000900060031000061 6373704d5346540000000049 454320735247420000000000 000000000000000000f6d6000 100000000d32d48502020000 000000000000000000000000 000000000000000000000000 000000000000000000000000 000000000000000000011637 072740000015000000033646 57363000001840000006c777 47074000001f000000014626b 707400000204000000147258 595a00000218000000146758 595a0000022c0000001462585 95a0000024000000014646d6e 640000025400000070646d64 64000002c400000088767565 640000034c00000086766965 77000003d4000000246c756d . kelangkaan dan sistem ekonomi Mengidentifikasi kebutuhan manusia Jujur produsen Cermat Peduli Sosial Mendeskripsikan berbagai sumber ekonomi yang langka & kebutuhan manusia yang tidak terbatas Kreatif Memahami konsep ekonomi dalam kaitannya dengan permintaan.EKONOMI Memahami permasalahan ekonomi dulu kaitannya dengan kebutuhan manusia. harga keseimbangan dan pasar.

strategi programkegiatan dan pengintegrasian ffd8ffe000104a4649460001020100c800c80000ffe20c584 943435f50524f46494c4500010100000c484c696e6f021000 006d6e74725247422058595a2007ce000200090006003100 00616373704d53465400000000494543207352474200000 00000000000000000000000f6d6000100000000d32d4850 20200000000000000000000000000000000000000000000 00000000000000000000000000000000000000000000000 00001163707274000001500000003364657363000001840 000006c77747074000001f000000014626b7074000002040 00000147258595a00000218000000146758595a0000022c 000000146258595a0000024000000014646d6e640000025 400000070646d6464000002c40000008876756564000003 4c0000008676696577000003d4000000246c756d6900000 3f8000000146d6561730000040c000000247465636800000 4300000000c725452430000043c0000080c675452430000 043c0000080c625452430000043c0000080c746578740000 0000436f707972696768742028632920313939382048657 keteladanan. dan budaya sekolah. (2) melalui semua mata pelajaran (saling menguatkan). berbagai dalam melalui sekolah spontan.69000003f8000000146d65617 30000040c000000247465636 8000004300000000c7254524 30000043c0000080c67545243 0000043c0000080c625452430 000043c0000080c7465787400 000000436f707972696768742 028632920313939382048657 76c6574742d5061636b61726 420436f6d70616e7900006465 736300000000000000127352 47422049454336313936362d 322e31000000000000000000 000012735247422049454336 313936362d322e3100000000 000000000000000000000000 0000000000000000000000 INTEGRASI NILAINILAI BUDAYA DAN KARAKTER BANGSA KE Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Menjelaskan hukum permintaan dan penawaran serta asumsi yang mendasarinya. dalam Pengembangan nilai-nilai budaya dan berbagai kegiatan belajar di kelas. Penerapannya dapat dilakukan dengan program rutin. . prinsip yang digunakan adalah dalam (1) Teliti Menghargai Prestasi pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa berkelanjutan. dan luar sekolah melalui kegiatan ekstrakurikuler dan kegiatan lain. sekolah. kepribadian. dan (4) dilaksanakan melalui karakter proses bangsa belajar dilakukan aktif. Nilai DALAM DOKUMEN KTSP 76c6574742d5061636b61726420436f6 d70616e7900006465736300000000000 0001273524742204945433631393636 2d322e31000000000000000000000012 735247422049454336313936362d322e 3100000000000000000000000000000 0000000000000000000000000 Sebagaimana dijelaskan pada bab II. (3) nilai-nilai tidak diajarkan tapi dikembangkan. muatan lokal.

(III) Struktur dan Muatan Kurikulum. ffd8ffe000104a4649460001020100c800c80000ffe20c584 943435f50524f46494c4500010100000c484c696e6f021000 006d6e74725247422058595a2007ce000200090006003100 00616373704d53465400000000494543207352474200000 00000000000000000000000f6d6000100000000d32d48502 02000000000000000000000000000000000000000000000 00000000000000000000000000000000000000000000000 00011637072740000015000000033646573630000018400 00006c77747074000001f000000014626b70740000020400 0000147258595a00000218000000146758595a0000022c00 0000146258595a0000024000000014646d6e640000025400 000070646d6464000002c400000088767565640000034c00 00008676696577000003d4000000246c756d69000003f800 0000146d6561730000040c0000002474656368000004300 000000c725452430000043c0000080c675452430000043c0 000080c625452430000043c0000080c74657874000000004 36f70797269676874202863292031393938204865776c657 4742d5061636b61726420436f6d70616e790000646573630 000000000000012735247422049454336313936362d322e 31000000000000000000000012735247422049454336313 936362d322e310000000000000000000000000000000000 00000000000000000000 KURIKULUM SMP …. Dalam satu sekolah hanya ada satu KTSP. Hal-hal sebagaimana yang telah diuraikan harus tercermin jelas dalam dokumen Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) pada satuan-satuan pendidikan. PENDAHULUAN . dan Tujuan Sekolah. Contoh KTSP yang dituangkan di sini adalah untuk pelaksana Sekolah pendidikan di Menengah Sekolah Pertama/Madrasah Tsanawiyah. (II) Tujuan Pendidikan. Visi. Bagi Dasar/Madrasah Ibtidaiyah. contoh berikut ini bukanlah dokumen KTSP yang akan dipersandingkan dengan dokumen KTSP yang sudah ada atau sedang berjalan. Oleh karenanya analisis konteks tidak dari menyertakan pengembangan budaya dan karakter bangsa ditandai dengan sejumlah indikator sekolah dan kelas seperti yang tercantum dalam bab II. Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah. Contoh dokumen KTSP yang mengembangkan pendidikan budaya dan karakter berikut merupakan masukan untuk diadaptasi dengan dokumen KTSP yang sedang berlaku di sekolah. Misi. CONTOH DOKUMEN KTSP keadaan sekolah tertentu. LOGO SEKOLAH/ DAERAH SMP …. Oleh karena itu. ALAMAT SEKOLAH I. dan Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan diharap mengadakan adaptasi dari contoh itu. Pelaksanaaan program pengembangan budaya dan karakter bangsa ini dinilai secara terus menerus dan berkesinambungan. Sekolah yang menjalankan program yang dipaparkan ini bukan mengambil contoh dari salah satu sekolah yang nyata.pengkondisian. Penilaian ini dilakukan oleh pihak ekternal (dinas pendidikan) dan internal (kepala sekolah dan guru). Dokumen KTSP Contoh dokumen KTSP yang memuat pendidikan budaya dan karakter bangsa diuraikan secara lengkap dengan anak bab (I) Pendahuluan. Ini sematamata contoh yang dalam penerapannya di lapangan harus diadakan adaptasi (bukan adopsi) sesuai dengan konteks sekolah yang bersangkutan. dan (IV) Kalender Pendidikan.

Desentralisasi pengelolaan pendidikan yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dan kondisi daerah harus segera dilaksanakan. Bangsa nilai-nilai bersumber sebagai mencakup kemanusiaan. dan bahan pelajaran digunakan kegiatan pendidikan Pendidikan sebagai tertentu. berbangsa dan bernegara. penyusunan pelaksanaannya pendidikan. Indonesia budaya dari falsafah memiliki yang Pancasila. rasa ingin tahu. pembelajaran di satuan pelaksanaan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Departemen menetapkan kerangka dasar Standar Kompetensi Lulusan (SKL). yang mengambil keputusan berkenaan dengan pengelolaan kerakyatan. bersifat dengan desentralistik. baik dalam pengaturan mengenai tujuan. KTSP merupakan kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh masing-masing harus satuan pendidikan. Landasan Filosofis Sekolah sebagai budaya pusat tidak penyelenggaraan mencapai (KTSP). menghargai prestasi. potensi daerah. mandiri. persatuan. seperti dalam maupun pengelolaan kurikulum. hidup religius. Standar Kompetensi (SK). dan Kompetensi Dasar (KD). komunikatif. cinta damai. disiplin. demokratis. Pemberlakuan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah menuntut pelaksanaan otonomi daerah dan wawasan demokrasi Pengelolaan sentralistik Desentralisasi dalam penyelenggaraan yang menjadi pendidikan. kerja keras. Nasional pedoman untuk Dalam telah Satuan pendidikan merupakan pusat pengembangan budaya. pendidikan berubah semula pengelolaan pendidikan diberikannya wewenang kepada satuan pendidikan untuk menyusun kurikulumnya mengacu pada Undangundang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.1. serta tanggung jawab. Bentuk nyata desentralisasi pengelolaan kewenangan pendidikan kepada adalah diberikannya untuk satuan pendidikan pengembangan terlepas dari nilai-nilai budaya yang dianut oleh suatu bangsa. cinta tanah air. dan keadilan. isi. melingkupi terintegrasi dalam seluruh kegiatan pendidikan sebagai budaya sekolah. KTSP ini mengembangkan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa sebagai satu kesatuan kegiatan pendidikan yang terjadi di sekolah. Nilai-nilai yang dimaksud di antaranya: religius. 2. toleransi. sosial budaya masyarakat setempat dan peserta didik. satuan pendidikan. Nilai- . Latar Belakang Kurikulum serta cara merupakan yang tujuan seperangkat rencana dan pendidikan. gemar membaca. yaitu Pasal 3 tentang fungsi dan tujuan pendidikan nasional dan Pasal 35 mengenai standar nasional pendidikan. Nilai-nilai peduli sosial dan dan lingkungan. kreatif. semangat kebangsaan. atau karakteristik daerah. Landasan Penyusunan KTSP a. Pengembangannya berdasarkan jujur.

yang 36 sehat. semua jenis serta bertanggung jawab”. kewaktuan. pengembangan kurikulum sekolah. Sekolah sebagai bagian dari masyarakat tidak terlepas dari lokus. Pasal dasar 38 dan ayat (2). “Negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dalam mengembangkan nilai-nilai budayanya. kondisi sosial dan budaya. kreatif. Kekuatan dan kelemahan dari hal-hal ini akan menjadi pertimbangan dalam penentuan Struktur Kurikulum sekolah ini. ”Pendidikan bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik seutuhnya agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada dengan relevansinya oleh setiap kelompok atau satuan pendidikan koordinasi dinas dan dan komite supervisi atau untuk dasar dan sekolah/madrasah di bawah pendidikan kantor departemen agama kabupaten/kota pendidikan menengah”. atau bentuk lain yang sederajat dikembangkan sesuai dengan satuan pendidikan. b. negara Pasal jenjang mulia. daerah. SMA/MA/SMALB/SMK/MAK. provinsi untuk pendidikan x Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 17 ayat (1). “Kurikulum pendidikan dengan prinsip diversifikasi sesuai dengan satuan pendidikan. sosial potensi budaya daerah/karakteristik peserta didik”.” x Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Bab II Pasal 3. potensi daerah.nilai ini dijadikan dasar filosofis dalam Tuhan Yang Maha Esa. “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan SD/MI/SDLB. Landasan Yuridis Secara yuridis KTSP ini dikembangkan mandiri. SMP/MTs. “Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia” dan Pasal 32 ayat (1). masyarakat setempat./SMPLB. “Kurikulum dikembangkan pendidikan menengah sesuai berdasarkan: x Undang-undang Dasar 1945 Pasal 31 ayat (5). dan menjadi warga demokratis ayat pada dan (2). x Peraturan 6 Tahun 2007 Menteri tentang Peraturan Pendidikan 2006 tentang Pendidikan Nasional nomor Perubahan Menteri Tahun Nasional dan nomor 24 . cakap. dan peserta didik”. berakhlak berilmu.

cakap. Relevan dengan kebutuhan kehidupan Pengembangan kurikulum dilakukan dengan menjamin dengan melibatkan relevansi kebutuhan pemangku pendidikan kehidupan. pengembangan keterampilan . Berpusat pada potensi perkembangan kebutuhan dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya Kurikulum dikembangkan berdasarkan agar prinsip menjadi pengembangan diri secara terpadu. suku. Oleh semangat didik kurikulum memberikan pengalaman peserta dan untuk memanfaatkan bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. b. “Satuan pendidikan dapat mengadaptasi Kurikulum Tingkat Satuan Pedidikan Dasar dan Menengah yang disusun oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Pendidikan Nasional bersama unit terkait”. teknologi. jenjang dan jenis pendidikan. kepentingan peserta didik. didik. sehat. teknologi. Tujuan Penyusunan KTSP KTSP ini disusun sebagai pedoman bagi komunitas sekolah dalam menyelenggarakan kegiatan pendidikan yang sesuai dengan karakteristik sekolah. Kurikulum meliputi substansi komponen muatan wajib kurikulum. Oleh karena itu. karena belajar mengikuti itu. berilmu. dan gender. kepentingan (stakeholders) untuk perkembangan. Memiliki posisi sentral berarti kegiatan pembelajaran berpusat pada peserta didik. berakhlak mulia. dan seni dan yang isi berkembang secara dinamis. mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. kondisi daerah. dunia usaha dan dunia kerja. serta disusun dalam keterkaitan dan kesinambungan yang bermakna dan tepat antarsubstansi. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dan seni Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan. kreatif. serta budaya dan karakter bangsa. muatan lokal. c. budaya. tujuan peserta tersebut didik d.pelaksanaan mengadopsi Standar atau Isi dan Standar model keragaman karakteristik peserta Kompetensi Lulusan. kebutuhan. Beragam dan terpadu Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan termasuk di dalamnya kehidupan kemasyarakatan. 4. Untuk mendukung pengembangan disesuaikan pencapaian kompetensi dengan potensi. status sosial ekonomi. perkembangan ilmu pengetahuan. dan seni. dan 3. a. Prinsip Pengembangan KTSP Pengembangan KTSP ini berpedoman pada prinsipprinsip berikut ini. tujuan pendidikan nasional. dan tuntutan lingkungan. adat istiadat. dan prinsip-prinsip pendidikan. serta menghargai dan tidak diskriminatif terhadap perbedaan agama.

Menyeluruh dan berkesinambungan Substansi kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi. kreatif. nonformal.pribadi. kreatif. MISI. keterampilan akademik. xMenciptakan . g. bersih. dan keterampilan vokasional merupakan keniscayaan. TUJUAN PENDIDIKAN. mandiri. e. jujur. serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. sehat. rapi. Belajar sepanjang hayat Kurikulum diarahkan kepada proses yang mampu mengembangkan pengembangan. xMengembangkan budaya gemar membaca. akhlak mulia. Misi x Mengembangkan perilaku sekolah. pembudayaan. dan bernegara. keterampilan sosial. f. xMenciptakan lingkungan sekolah yang aman. saling menghargai. dan mandiri. bertoleransi. 2. kerja keras. berbangsa. 3. Visi Sekolah dengan lingkungan belajar berkesinambungan antarsemua jenjang pendidikan. VISI. sikap dan di religiusitas lingkungan dalam dan luar II. berilmu. kepribadian. Kepentingan nasional dan kepentingan daerah harus saling mengisi dan memberdayakan sejalan dengan motto Bhinneka Tunggal Ika dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). rasa ingin tahu. bekerja sama. disiplin. bidang kajian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara Tujuan pendidikan dasar adalah meletakkan dasar kecerdasan. berakhlak mulia. Tujuan Pendidikan Tujuan Pendidikan Nasional adalah berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang: beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. Kurikulum mencerminkan keterkaitan antara unsur-unsur pendidikan formal. cakap. pengetahuan. keterampilan berpikir. DAN TUJUAN SEKOLAH 1. dan nyaman. dan informal dengan memperhatikan kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berkembang serta arah pengembangan manusia seutuhnya. dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. seluruh potensi peserta didik secara maksimal yang dijiwai oleh nilainilai budaya dan karakter bangsa. Seimbang antara kepentingan nasional dan daerah Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan kepentingan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat.

Akhlak mulia mencakup etika. Mengembangkan budaya sekolah yang kondusif untuk mencapai tujuan pendidikan dasar. dalam 4. Semua kelas melaksanakan pendekatan “pembelajaran aktif” pada semua mata pelajaran. Memanfaatkan dan memelihara fasilitas untuk sebesar-besarnya dalam proses pembelajaran. tujuan sekolah III. Mengembangkan berbagai kegiatan dalam proses belajar di kelas berbasis pendidikan budaya dan karakter bangsa. Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia b. c. STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM 1. Menjalin kerja sama lembaga pendidikan dengan media dalam memublikasikan program sekolah. Kelompok mata pelajaran agam akhlak mulia dimaksudkan untu membentuk peserta didik menja manusia yang beriman dan bert kepada Tuhan Yang Maha Esa s berakhlak mulia.suasana pembelajaran yang menantang. dan manusia agar memberikan hasil yang terbaik bagi perkembangan peserta didik. pelestarian . penghargaan terhadap hak-hak a manusia. Tujuan Sekolah Mengacu pada visi dan misi sekolah. dan patriotisme bela negara. dan kewajiban dalam kehidupan bermasyaraka berbangsa. dan bernegara. Kelompok mata pelajaran jasmani. Struktur Kurikulum Struktur dan muatan kurikulum pada jenjang Kelompok Mata Pelajaran Agama dan Akhlak Mulia Cakupan pendidikan dasar dan menengah yang tertuang dalam Standar Isi meliputi lima kelompok mata pelajaran sebagai berikut ini. kemajemukan bangsa. Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian c. dan demokratis. sumber daya fisik. komunikatif. budi pekerti. mengembangkan pendidikan ini adalah sebagai berikut ini. xMengupayakan pemanfaatan waktu belajar. hak. a. f. xMenanamkan kepedulian sosial dan lingkungan. cinta tanah air. tanpa takut salah. serta tujuan umum pendidikan dasar. dan hidup demokratis. a. cinta damai. e. olahraga dan kesehatan Kelompok mata pelajaran tersebut memiliki cakupan dan kegiatan masing-masing seperti diungkapkan di dalam PP 19/2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pasal 6 ayat (1) Pasal 7 sebagai berikut ini. a moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama. serta peningkatan kualitas dirinya seb manusia. Kesadaran dan wawas termasuk wawasan kebangsaan. Menyelenggarakan berbagai kegiatan sosial yang menjadi bagian dari pendidikan budaya dan karakter bangsa. Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi d. semangat kebangsaan. menyenangkan. d. Kewarganegaraan dan Kepribadian Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadi dimaksudkan untuk peningkatan kesadaran dan wawasan peserta akan status. Kelompok mata pelajaran estetika e. b.

Kegiatan bahasa. kreatif dan mandiri. u keterampilan/kejuruan. kolusi. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada SMP/MTs/SMPLB dimaksudkan untuk memperoleh kompetensi dasar ilmu pengetahuan dan teknologi serta membudayakan berpikir ilmiah secara kritis. ketaatan membayar pajak. dan pengembangan j diri/ekstrakurikuler Jasmani. keterampilan. ilmu pengetahuan alam. Kelompok mata pelajaran estetika dimaksudkan untuk meningkatkan sensitivitas. kecanduan narkoba. dan penyakit lain yang potensial untuk mewabah. olahraga. m dan pengembangan diri/ekstrakurikuler e Estetika m l i p u t i Kegiatan pendidikan jasmani. dan/atau l teknologi informasi dan komunikasi. ilmu k pengetahuan alam. dan sikap serta perilaku anti korupsi. maupun dalam kehidupan kemasyarakatan sehingga mampu menciptakan kebersamaan yang harmonis. ilmu pengetahuan sosial. baik dalam kehidupan individual sehingga mampu menikmati dan mensyukuri hidup. dan perilaku hidup sehat yang bersifat individual ataupun yang bersifat kolektif kemasyarakatan seperti keterbebasan dari perilaku seksual bebas. muntaber. demokrasi. olahraga dan kesehatan pada SMP/MTs/SMPLB dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik serta membudayakan sportivitas dan kesadaran hidup sehat. ketaatan pada hukum. pendidikan s kesehatan. kesetaraan gender. kemampuan mengekspresikan dan kemampuan mengapresiasi keindahan dan harmoni. Kelompok mata pelajaran jasmani. HIV/AIDS. tanggung jawab sosial.u Kelompok Mata Pelajaran Cakupan lingkungan hidup. Budaya hidup sehat termasuk kesadaran. demam berdarah. sikap. dan muatan lokal yang e relevan. dan muatan lokal yang relevan. Olah Raga. Melalui r k u r Kegiatanipembelajaran bahasa. matematika. dan Kesehatan. Kemampuan mengapresiasi dan mengekspresikan keindahan serta harmoni mencakup apresiasi dan ekspresi. seni dan budaya. u m l a h m S t r u k t a t a p e . serta muatan u lokal yang relevan. dan nepotisme.

u r i k u l u m s e b a g a i b e r i k u t i n i . .l a j a r a n M u a t a n K t e r m a s u k p e n g e m b a n g a n d i r i 2 .

Kepramukaan b. Seni Budaya 9. UKS dan PMR c. Olahraga e. Peduli dan Bakti Sosial i. Bimbingan Konseling 2. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Pendidikan Agama 2. Teknologi Informasi dan Komunikasi B. Mata Pelajaran Wajib Mata pelajaran wajib yang diselenggarakan di SMP terdiri atas mata-mata pelajaran sebagai berikut ini. a. …………………………… Jumlah Muatan Kurikulum SMP meliputi sejumlah mata pelajaran yang keluasan dan kedalamannya merupakan beban belajar bagi peserta didik dan materi muatan lokal. Pendidikan Keterampilan Jasa 2. Muatan Lokal 1. Olahraga dan Kesehatan 10. 1) Pendidikan Agama Pendidikan agama yang . Pendidikan Jasmani. Bahasa Daerah C. Karya Ilmiah Remaja (KIR) d. Bahasa Indonesia 4. Ilmu Pengetahuan Sosial 8. Pengembangan Diri 1. Matematika 6. Budidaya Tanaman 4. Kerohanian f. Bahasa Inggris 5.Komponen A. Mata Pelajaran 1. Agroindustri 3. Kebersihan h. Seni budaya/Sanggar seni g. Ilmu Pengetahuan Alam 7. Kegiatan Ekstrakurikuler: a.

dan kecamatan. menghargai keputusan bersama. konstitusi-konstitusi yang pernah digunakan di Indonesia. instrumen nasional dan internasional HAM. . meliputi: hidup gotong royong. tata tertib di sekolah. keutuhan Negara dan jaminan keadilan. sistem pemerintahan. meliputi: proklamasi kemerdekaan dan konstitusi yang pertama. hak dan kewajiban anggota masyarakat. meliputi: hak dan kewajiban anak. hubungan dasar negara dengan konstitusi. pemerintahan c) Hak asasi manusia. hukum dan peradilan internasional. kehidupan berbangsa dan bernegara. keterbukaan berbangsa dan bernegara dan pentingnya penanaman rasa persatuan dan kesatuan. norma yang berlaku di masyarakat. persamaan kedudukan warganegara. Pancasila sebagai ideologi terbuka. proses perumusan Pancasila sebagai dasar negara.diselenggarakan di SMP meliputi agama Islam. meliputi: pemerintahan desa daerah dan otonomi. Hindu. sikap positif terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Buddha. prestasi diri. b) Norma. pengamalan nilainilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. pemerintah pusat. budaya politik. pemajuan.Ruang lingkup:a) Persatuan dan kesatuan bangsa. dan Konghucu. meliputi: kedudukan Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi negara. hukum. Tujuan: x masing-m xMenumb 2) Pendidikan Kewarganegaraan Kesatuan Republik Tujuan: Memberikan pemahaman terhadap peserta didik tentang kesadaran hidup Indonesia. Sumpah Pemuda. meliputi: hidup rukun dalam perbedaan. Katholik. Kristen Protestan. cinta lingkungan. penghormatan dan perlindungan HAM. budaya demokrasi menuju masyarakat madani. pers dalam masyarakat demokrasi. kebebasan berorganisasi. f) Kekuasan dan politik. partisipasi dalam pembelaan negara. d) Kebutuhan warga negara. dan peraturan yang meliputi: tertib dalam kehidupan keluarga. kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. harga diri sebagai warga masyarakat. sistem hukum dan peraturan-peraturan daerah. kemerdekaan mengeluarkan pendapat. norma-norma dalam peradilan nasional. g) Pancasila. e) Konstitusi negara. demokrasi dan sistem politik.

5) Matematika Memberikan pemahaman logika dan kemampuan dasar Matematika Tujuan: . b) Kemampuan memahami dan menciptakan berbagai teks fungsional pendek dan monolog serta esei berbentuk procedure. tata tulis). Gradasi bahan ajar tampak dalam penggunaan kosa kata. tata bahasa. tata bunyi. 3) Bahasa Indonesia menggunakan bahasa sebagai alat Tujuan: Membina keterampilan berbahasa secara lisan dan tertulis serta dapat komunikasi dan sarana pemahaman terhadap IPTEK. kompetensi strategi (mengatasi masalah yang timbul dalam proses komunikasi dengan berbagai cara agar komunikasi tetap berlangsung). membaca dan menulis secara terpadu untuk mencapai tingkat literasi functional.Ruang lingkup: a) Mendengarkanb) Berbicarac) Membacad) Menulis 4) Bahasa Inggris (menggunakan tata Tujuan:Membina keterampilan berbahasa dan berkomunikasi secara lisan dan tertulis untuk menghadapi perkembangan IPTEK dalam menyongsong era globalisasi. dan report. recount. yakni kompetensi linguistik bahasa dan kosa kata. kompetensi sosiokultural (menggunakan ungkapan dan tindak bahasa secara berterima dalam berbagai konteks komunikasi). politik luar negeri Indonesia di era globalisasi. dampak globalisasi. meliputi: globalisasi di lingkungannya. c) Kompetensi pendukung. serta mengevaluasi globalisasi. narrative. hubungan internasional dan organisasi internasional. dan kompetensi pembentuk wacana (menggunakan piranti pembentuk wacana). descriptive.h) Globalisasi. dan langkah-langkah retorika. berbicara. yakni mendengarkan. Ruang lingkup: a) Kemampuan berwacana. yakni kemampuan memahami dan/atau menghasilkan teks lisan dan/atau tulis yang direalisasikan dalam empat keterampilan berbahasa.

mencakup pengetahuan. menanamkan rasa sportifitas. Ruang lingkup: a) Seni Rupa.dalam rangka penguasaan IPTEK. meningkatkan kebugaran dan 9)Pendidikan Jasmani. ukiran. dan nilai dalam menghasilkan karya seni berupa lukisan. Olah Raga dan Kesehatan Tujuan: Menanamkan kebiasaan hidup sehat. keterampilan. olah pikir. dan sebagainya. Tujuan: Mengembangkan apresiasi seni. dan Proses Kehidupanb) Materi dan Sifatnyac) Energi dan Perubahannyad) Bumi dan Alam Semesta 7) Ilmu Pengetahuan Sosial Ruang lingkup:a) Manusia. b) Seni Musik. mencakup kemampuan untuk apresiasi terhadap gerak tari. keterampilan dalam bidang olah raga. d) Seni Teater.mengembangkan kesadaran hidup bermasyarakat serta memiliki keterampilan hidup secara mandiri. . Tujuan:Memberikan pengetahuan sosiokultural masyarakat yang majemuk. apresiasi karya musik. mencakup keterampilan gerak berdasarkan olah tubuh dengan dan tanpa rangsangan bunyi. Ruang lingkup: a) Bilangan b) Aljabar c) Geometri dan Pengukuran d) Statistika dan Peluang 6) Ilmu Pengetahuan Alam Ruang lingkup:a) Makhluk Hidup Tujuan:Memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta didik untuk menguasai dasar-dasar sains dalam rangka penguasaan IPTEK. dan Perubahanc) Sistem Sosial dan Budaya d) Perilaku Ekonomi dan Kesejahteraan 8) Seni Budaya menguasai olah vokal. patung. Tempat. dan Lingkunganb) Waktu. daya kreasi. dan olah suara yang pementasannya memadukan unsur seni musik. cetak-mencetak. dan seni peran. memainkan alat musik. seni tari. dan kecintaan pada seni budaya nasional. c) Seni Tari. Keberlanjutan. mencakup keterampilan olah tubuh.

menyimpan. dan manipulatif. keterampilan lokomotor nonlokomotor.a) Permainan dan olah raga. SKJ. komunikasi. komponen kebugaran jasmani. meliputi: gerak bebas. b) Memberikan keterampilan dalam bidang teknologi informatika dan komunikasi yang sesuai dengan bakat dan minat peserta didik. serta ketersediaan lahan. dan Tujuan: menyajikan informasi. permainan. c) Aktivitas senam. ketangkasan dengan alat. kemandirian. berpikir kritis. sepak bola. . Muatan Lokal Muatan Lokal yang dipilih ditetapkan berdasarkan ciri khas. meliputi: ketangkasan sederhana. rounders. sarana prasarana. senam pagi. bola voli. Muatan Lokal yang diintegrasikan pembelajaran di nilai-nilai dalam proses kewirausahaan dan budaya tersebut yang dikondisikan supaya nilai-nilai tersebut dapat menjadi sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari. tenis meja. kippers.Ruang lingkup. disiplin. standar sehinggga kompetensi (SK) satuan dan pendidikan harus mengembangkan kompetensi dasar (KD) untuk setiap muatan lokal yang diselenggarakan. atletik. meliputi: olah raga tradisional. eksplorasi gerak. dan senam aerobic serta aktivitas lainnya. Penanaman b. potensi dan keunggulan daerah. ketangkasan tanpa alat. eksplorasi. dan senam lantai. Sasaran pembelajaran muatan lokal adalah pengembangan jiwa kewirausahaan dan penanaman nilai-nilai budaya sesuai dengan lingkungan. tenis lapangan. Nilai-nilai kewirausahaan yang dikembangkan antara lain inovasi. serta aktivitas lainnya.tanggung jawab disiplin dan percaya diri pada peserta didik. Ruang lingkup: a) Perangkat keras dan lunak yang digunakan untuk mengumpulkan. Nilai-nilai budaya yang dimaksud antara lain kejujuran. kasti. bola basket. Penggunaan alat bantu untuk memproses dan memindah data dari satu perangkat ke perangkat lainnya. Muatan Lokal merupakan mata pelajaran. dan tenaga pendidik. dan beladiri. d) Aktivitas ritmik. dan bentuk postur tubuh serta aktivitas lainnya. bulu tangkis. 10) Teknologi Informasi dan Komunikasi memanipulasi. b) Aktivitas pengembangan. kreatif. serta aktivitas lainnya. dan memiliki etos kerja. tanggung jawab. dan kerja sama. kepekaan terhadap lingkungan. meliputi: mekanika sikap tubuh.

adalah x Memberi dan menjawab s maaf Berterima kasih Me x yang sakit Membuang sam tempatnya Menolong oran x dalam kesusahan Melerai x x x x Seni budaya/sanggar seni Kesehatan reproduksi remaja Latihan dasar Keteladanan. Pengembangan diri terdiri atas 2 (dua) bentuk kegiatan. yaitu c. adalah kepemimpinan kegiatan dalam bentuk perilaku sehari-hari x Performa guru Mengambi berserakan Cara berbicara x Mengucapkan terima kasi Menghargai pendapat ora Kegiatan Rutin. Pengembangan Diri Kegiatan pengembangan diri adalah kegiatan yang bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan. dan minat. Spontan. Jenis Muatan Lokal VII Pendidikan Keterampilan Jasa Agroindustri Budidaya Tanaman Bahasa Daerah 1 1 Alokasi Waktu VIII 2 IX pengembangan diri dapat dilakukan dalam bentuk bimbingan konseling dan kegiatan ekstrakurikuler. yaitu kegiatan yang dilakukan terjadwal Contoh x x x x x Piket kelas Ibadah Berdoa sebelum dan x x x sesudah pembelajaran di kelas Bakti sosial 4 Kegiatan Contoh x x x x Memberikan kesempatan terhadap pendapat yang berbeda Mendahulukan kesempatan kepada orang tua Penugasan peserta didik secara bergilir x x x x x Menaati tata tertib (disiplin. bakat. No. 2. 3. Kegiatan 3 Kegiatan Layanan dan kegiatan pendukung konseling Ekstrakurikuler Pelaksanaan x x x x x x x x x x x kegiatan tidak terjadwal dalam Individual kejadian khusus Kelompok: tatap muka guru BP masuk ke kelas Kepramukaan PMR UKS KIR Olah raga Kerohaniaan terprogram dan tidak terprogram. dan atau klasikal melalui penyelenggaraan kegiatan sebagai berikut ini.diselenggarakan di SMP ini adalah sebagai berikut. 4. kelompok. 2Kegiatan pengembangan diri secara tidak terprogram dapat dilaksanakan sebagai berikut. 1Kegiatan pengembangan diri secara terprogram dilaksanakan dengan perencanaan khusus dalam kurun waktu tertentu untuk memenuhi kebutuhan peserta didik secara individual. taat taat pada peraturan) Memberi salam ketika bertemu Berpakaian rapi dan bersih Menepati janji Memberikan penghargaan kepad yang berprestasi Berperilaku santun . 1.

Kegiatan Ekstrakurikuler: 1. Kepramukaan x Demokratis Disip Kerja sama Rasa x Kebangsaan Toleransi Peduli x sosial dan lingkungan Cinta damai Kerja keras x x x x x 2. ffd8ffe000104a4649460001020100c800c80000ffe20c584 943435f50524f46494c4500010100000c484c696e6f021000 006d6e74725247422058595a2007ce000200090006003100 00616373704d53465400000000494543207352474200000 00000000000000000000000f6d6000100000000d32d4850 20200000000000000000000000000000000000000000000 00000000000000000000000000000000000000000000000 00001163707274000001500000003364657363000001840 000006c77747074000001f000000014626b7074000002040 00000147258595a00000218000000146758595a0000022c 000000146258595a0000024000000014646d6e640000025 400000070646d6464000002c40000008876756564000003 4c0000008676696577000003d4000000246c756d6900000 3f8000000146d6561730000040c000000247465636800000 4300000000c725452430000043c0000080c675452430000 043c0000080c625452430000043c0000080c746578740000 0000436f707972696768742028632920313939382048657 76c6574742d5061636b61726420436f6d70616e790000646 57363000000000000001273524742204945433631393636 2d322e31000000000000000000000012735247422049454 336313936362d322e310000000000000000000000000000 00000000000000000000000000 Nilai-nilai yang ditanamkan Toleransi Disiplin x Komunikatif x x 3. Olahraga x Sportifitas Menghargai presta x Kerja keras Cinta damai Disiplin Ju x x x x 5.x x x x x x x x x x x x x x Pengendalian diri yang baik Memuji pada orang yang jujur Mengakui kebenaran orang lain Mengakui kesalahan diri sendiri Berani mengambil keputusan Berani berkata benar Melindungi kaum yang lemah Membantu kaum yang fakir Sabar mendengarkan orang lain Mengunjungi teman yang sakit Membela kehormatan bangsa Mengembalikan barang yang bukan miliknya Antri Mendamaikan B. KIR x Komunikatif Rasa ingin tahu Kerja x keras Senang membaca x Menghargai presta Jujur x x x 4. Kerohanian Jenis Pengembangan Diri Strategi x Religius Rasa kebangsaan Cinta x tanah air x . UKS dan PMR x Peduli sosial Jenis Pengembangan Diri yang ditetapkan SMP adalah sebagai berikut ini.

6. pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa tidak dimasukkan sebagai pokok bahasan tetapi terintegrasi ke dalam mata pelajaran. dan (2) indikator untuk mata pelajaran. Kepemimpinan x Tanggung jawab x x x x x x x x x x Keberanian Tekun Sportivitas Disiplin Mandiri Demokratis Cinta damai Cinta tanah air Peduli lingkungan Peduli sosial Keteladanan Sabar Toleransi Kerja keras Pantang menyerah Kerja sama x x x x x Kegiatan OSIS Kepramukaan Kegiatan kerohanian Kegiatan KIR Kegiatan PMR 9. Indikator nilai-nilai budaya dan karakter bangsa ada dua jenis yaitu (1) indikator sekolah dan kelas. Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa Pada prinsipnya. Festival sekolah x Kreativitas Etos k Tanggung jawab x kepemimpinan Ke sama x x x 6 d. Kesehatan reproduksi remaja x Kebersihan Kesehatan Tanggung x jawab Rasa ingin tahu x x x 8. Guru dan sekolah perlu mengintegrasikan nilai-nilai yang dikembangkan dalam pendidikan budaya dan karakter bangsa ke dalam KTSP. pengembangan diri dan budaya sekolah. . silabus dan RPP yang sudah ada. Seni budaya/Sanggar seni x Disiplin Jujur Peduli budaya x Latihan rutin x Mengikuti vokal grup x x 5 Jenis Pengembangan Diri Nilai-nilai yang ditanamkan Strategi x x x x x x Kegiatan rutin pada waktu hari jum’at x Peduli sosial Cinta tanah air Semangat x kebangsaan x x Berkompetisi internal dan eksternal Pagelaran seni x 7.

Indikator ini berkenaan juga dengan kegiatan sekolah yang diprogramkan dan kegiatan sekolah sehari-hari (rutin). Di masyarakat dikembangkan melalui kegiatan ekstra kurikuler dengan melakukan kunjungan ke tempat-tempat yang menumbuhkan rasa cinta tanah air dan melakukan pengabdian masyarakat untuk menumbuhkan kepedulian dan kesetiakawanan sosial. guru dan personalia sekolah dalam merencanakan. catatan anekdotal. Dari hasil pengamatan. Di sekolah dikembangkan dengan upaya pengkondisian atau perencanaan dimasukkan sejak ke awal tahun pelajaran. dan mengevaluasi sekolah sebagai lembaga pelaksana pendidikan budaya dan karakter bangsa. Indikator mata pelajaran menggambarkan perilaku afektif seorang peserta didik berkenaan dengan mata pelajaran tertentu. artinya. laporan. Adapun penilaian dilakukan secara terus menerus oleh guru dengan mengacu pada indikator pencapaian nilainilai budaya dan karakter. Pembelajaran pendidikan budaya dan karakter bangsa menggunakan pendekatan proses belajar aktif dan berpusat pada anak. sekolah. melaksanakan. model anecdotal record (catatan yang dibuat guru ketika melihat berkenaan adanya perilaku nilai yang yang dengan dikembangkan). Perilaku yang dikembangkan dalam indikator pendidikan budaya dan karakter bangsa bersifat progresif. dan sebagainya guru dapat memberikan kesimpulannya/pertimbangan yang dinyatakan dalam pernyataan kualitatif sebagai berikut ini. Di kelas dikembangkan melalui kegiatan belajar yang biasa dilakukan guru dengan cara integrasi. Guru memiliki kebebasan dalam menentukan berapa lama suatu perilaku harus dikembangkan sebelum ditingkatkan ke perilaku yang lebih kompleks. dan masyarakat. MT : Mulai Terlihat (apabila peserta didik sudah mulai memperlihatkan adanya tanda-tanda dalam indikator belum konsisten) MB : Mulai (apabila sudah Berkembang peserta didik memperlihatkan awal tetapi perilaku yang dinyatakan belum tandadalam tanda awal perilaku yang dilakukan sehari-hari sebagai bagian dari budaya sekolah sehingga peserta didik memiliki kesempatan untuk memunculkan perilaku yang menunjukkan nilainilai budaya dan karakter bangsa. dilakukan melalui berbagai kegiatan di kelas. tugas. bahkan dalam jenjang kelas yang sama. BT :Belum Terlihat (apabila peserta didik memperlihatkan dinyatakan indikator). maupun memberikan tugas yang berisikan suatu persoalan atau kejadian yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menunjukkan nilai yang dimilikinya. dan dan yang Kalender Akademik di sekolah. melalui pengamatan guru ketika seorang peserta didik melakukan suatu tindakan MK : berbagai tanda perilaku yang dinyatakan dalam indikator konsisten) Membudaya (apabila dan mulai . perilaku tersebut berkembang semakin komplek antara satu jenjang kelas dengan jenjang kelas di atasnya.Indikator sekolah dan kelas adalah penanda yang digunakan oleh kepala sekolah.

maka ditetapkan KKM sebagai berikut ini. Muatan Lokal 1. Pendidikan Jasmani. Matematika 6. minat. Olahraga dan Kesehatan 10. Oleh karena itu.peserta didik terus menerus memperlihatkan perilaku yang dinyatakan dalam indikator secara konsisten) awal peserta didik (intake) dalam penyelenggaraan pembelajaran. IX 36 Selain tatap muka. Penugasan mandiri tidak terstruktur terdiri dari tugastugas individu atau kelompok yang disesuaikan dengan potensi. Progr am Reme dial (Perb aikan) Kelas Jumlah jampel/ minggu Waktu pembelajaran per tahun (jampel) 1360 VII. dan bakat peserta didik. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Sekolah secara bertahap dan berkelanjutan menetapkan Kriteria e. Pengaturan Beban Belajar Beban belajar ditentukan mengacu pada ketentuan standar pengelolaan pendidikan yang berlaku di satuan pendidikan. Mata Pelajaran 1. sekolah menetapkan kriteria ketuntasan minimal dengan mempertimbangkan tingkat kompleksitas. Bahasa Indonesia 4. .Ketuntasan Belajar Dalam penetapan ketuntasan belajar. Beban belajar tetap adalah 36 jam pelajaran per minggu . VIII. Ilmu Pengetahuan Alam 7. Pendidikan Agama 2. Teknologi Informasi dan Komunikasi B. Pendidikan Keterampilan Jasa . Pengaturan beban belajar di SMP ini dengan sistem paket yang didasarkan pada struktur dan muatan kurikulum dengan alokasi waktu sebagai berikut ini. beban belajar yang harus diikuti peserta didik adalah penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur yang waktunya maksimal lima puluh persen (50%) dari jumlah jam tatap muka. dan tingkat kemampuan 9. penyusunan program/perencanaan kegiatan. Penugasan terstruktur di antaranya pekerjaan rumah (PR). Bahasa Inggris 5. 1. Ilmu Pengetahuan Sosial 8. Komponen VI A. Alokasi waktu 40 menit untuk setiap mata pelajaran Satu jam pembelajaran tatap muka (menit) 40 Minggu efektif per tahun 34 Ketuntasan Minimal (KKM) untuk mencapai ketuntasan ideal. Seni Budaya f. daya dukung. Setiap mata pelajaran memiliki karakteristik dan hasil analisis yang berbeda. laporan pelaksanaan kegiatan.

Budidaya Tanaman 4. Kerohanian e. Pasal 72 ayat (1) menyebutkan bahwa peserta didik dinyatakan Satuan pendidikan ini menggunakan prinsip mastery learning (ketuntasan belajar). Penilaian dalam program remedial dapat berupa tes 2. sedangkan peserta didik yang sudah mencapai j i a n s e k o l a h . Nilai remedial dapat melampaui KKM. Pengayaan boleh diikuti oleh peserta didik yang telah mencapai KKM dalam setiap kompetensi dasar. Program Pengayaan a. Bahasa Daerah C. g. Agroindustri 3. BK 2. maupun nontes. c. d. Senibudaya/Sanggar seni Kegiatan remedial dilaksanakan di dalam/di luar jam pembelajaran. ketuntasan. b. Olahraga d. c ) l 1) Kenaikan Kelas Peserta didik dinyatakan naik kelas a u l u s u 2) Kelulusan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Pramuka 75 75 b.2. Kriteria Kenaikan Kelas dan Kelulusan Remedial wajib diikuti oleh peserta didik yang belum mencapai KKM dalam setiap kompetensi dasar dan/atau indikator. UKS dan PMR c. Kesempatan mengikuti kegiatan remedial. Penilaian dalam program pengayaan dapat berupa tes maupun nontes. Nilai pengayaan yang lebih tinggi dari nilai sebelumnya dapat digunakan. Peserta didik yang belum mencapai KKM harus mengikuti kegiatan b) memiliki nilai minimal baik untuk kelompok mata pelajaran selain remedial. Kegiatan remedial meliputi remedial pembelajaran dan remedial penilaian. lulus dari satuan pendidikan dasar dan menengah apabila: ada perlakuan khusus untuk peserta didik yang belum maupun sudah mencapai a) telah menyelesaikan seluruh program pembelajaran. Kegiatan pengayaan dilaksanakan di dalam/di luar jam pembelajaran. KKM mengikuti kegiatan kelompok mata pelajaran IPTEK. Pengembangan Diri 1. Kegiatan Ekstra Kurikuler: a. .

00 .30 07.20 07.30 14.00 . Berikut adalah kalender tersebut secara rinci.20 07.45 11. efektif fakultatif.20 07. IV.dan d) lulus ujian nasio n a l .14.00 .00 . Kalender pendidikan mencakup permulaan tahun ajaran.11.00 .14.00 .07. Hari Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Kegiatan Upacara Kegiatan belajar mengajar Kegiatan belajar mengajar Kegiatan belajar mengajar Kegiatan belajar mengajar Kegiatan belajar mengajar Shalat Jumat Ekstra kurikuler Waktu 07.12. KALENDER PENDIDIKAN Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran. dan hari libur. minggu efektif belajar.45 08.00 .25 07. waktu pembelajaran efektif.14.

kompetisi olahraga) -Bakti sosial Masa orientasi peserta didik (MOS) kelas VII Upacara HUT Proklamasi RI Setelah upacara diadakan lomba-lomba: -menyanyikan lagu wajib nasional -kebersihan -lomba membaca atau membuat puisi kebangsaan/story telling tentang kebangsaan -lomba-lomba lainnya Maret 31 1 2 sd 6 20 21 Februari 14 Tahun Baru masehi Libur akhir semester Tahun Baru Hijrah -Karnaval Hari raya Nyepi 17 s/d 19 Agustus 17 Merayakan Imlek -Membuat l -Kreatifitas mengolah kue ker Memperingati Maulid Nabi M SAW Merayakan hari raya Waisak April 13 21 Wafatnya Isa Almasih Merayakan Hari Kartini Ujian praktik 21 September 28 s/d 30 Tanggal dan Bulan Oktober 17 sd 23 24 sd 25 26 sd 28 November 10 Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad Lomba marawis Libur awal Ramadhan 1427 H Kegiatan 23 s/d 30 Tanggal dan Bulan Mei 1 s/d 5 2 Kegiatan Libur menjelang Idul Fitri Hari Raya Idul Fitri -silaturahmi di sekolah Libur sesudah Idul Fitri Memperingati hari pahlawan -Membaca sajak -Ziarah ke Taman Makam Pahlawan -Lomba esai tentang kepahlawanan di majalah dinding -Lomba pidato 7 sd 9 21 sd 23 24 Juni 18 s/d 23 25 30 Ujian praktik (lanjutan) Hari Pendidikan Nasional Upacara/diadakan lomba mem membuat puisi kebangsaan/sto tentang kebangsaan Ujian Sekolah Ujian Nasional Memperingati Kenaikan Isa A Ulangan umum Pengumuman kelulusan Pembagian rapor Desember 11 s/d 16 23 25 26 sd 30 31 Ulangan akhir semester Pembagian rapor Merayakan Hari Raya Natal Libur akhir semester Merayakan Hari Raya Idul Adha. pameran sains. Hari Belajar Efektif Semester II = 131 hari hari belajar efektif (HBE) (setara 21 minggu belajar efektif).KALENDER PENDIDIKAN SMP Januari Tanggal dan Bulan Juli 1 s/d 15 Kegiatan Libur akhir tahun ajaran -School Fair (bazaar. pasar murah. pentas seni dan budaya. pameran KIR. membagikam daging kurban kepada mustahiq Hari Belajar Efektif Semester I = 119 hari hari belajar efektif (HBE) (setara 19 minggu belajar efektif). . Shalat Ied. menyembelih kurban.

tetapi lebih kepada upaya penanaman nilainilai baik melalui mata pelajaran. disiplin. pelaksanaan pembelajaran yang lebih berorientasi pada peserta didik. Keseluruhan perencanaan sekolah yang bertitik tolak dari melakukan analisis kekuatan dan kebutuhan sekolah akan dapat dihasilkan program Bangsa ini perlu dilakukan oleh semua pemangku kepentingan di sekolah yang secara bersama-sama sebagai suatu komunitas dalam pendidik diterapkan sekolah ke yang kurikulum selanjutnya diharapkan menghasilkan budaya sekolah. Pedoman yang ada ini pada intinya merupakan produk Program Kerja 100 hari Kabinet Indonesia Bersatu II. pelajaran yang berdiri sendiri atau merupakan nilai yang diajarkan. dsb. Perencanaan di tingkat sekolah pada intinya adalah melakukan penguatan dalam penyusunan kurikulum di tingkat sekolah (KTSP). tujuan. kalender akademik. struktur kurikulum. pendidikan yang lebih terarah yang tidak semata-mata berupa penguatan ranah pengetahuan dan keterampilan . Pendidikan Bangsa Budaya dan Karakter mata bukan merupakan akhirnya dapat membentuk akhlak budi luhur. seperti menetapkan visi. cinta damai. perlu dimulai dari lingkup terkecil seperti keluarga sampai dengan cakupan yang lebih luas di masyarakat. program pengembangan diri maupun budaya sekolah. toleran. dan penyusunan silabus. Pembentukan budaya sekolah (school culture) dapat dilakukan oleh sekolah melalui serangkaian kegiatan perencanaan. jujur. pelajaran maupun serangkaian (habituasi) kegiatan dalam pengembangan diri yang dilakukan di kelas dan luar Pembiasaan-pembiasan kehidupan. misi.Catatan : Semua kegiatan pada tabel di atas merupakan contoh kalender pendidikan yang penggunaannya disesuaikan dengan kebutuhan sekolah. dan penilaian yang bersifat komprehensif. Pedoman yang disusun ini lebih diperuntukkan kepada kepala sekolah. PENUTUP melainkan juga sikap prilaku yang Seperti telah diuraikan pada awal pendahuluan bahwa fungsi Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa selain mengembangkan dan memperkuat potensi pribadi juga menyaring pengaruh dari luar yang akhirnya dapat membentuk mencerminkan karakter budaya peserta bangsa didik yang dapat Upaya Indonesia. Perencanaan Pendidikan Budaya pengkondisian. kegiatan spontan. Peta nilai dan indikator yang disajikan dalam naskah ini merupakan contoh penyebaran nilai yang dapat diajarkan melalui berbagai mata pelajaran sesuai dengan standar kompetensi (SK) dan kompetensi dasar (KD) yang terdapat dalam standar isi (SI). kerja keras. pengembangan dan Karakter pembentukan karakter sesuai dengan budaya bangsa ini tentu tidak semata-mata hanya dilakukan di sekolah melalui serangkaian kegiatan belajar mengajar baik melalui mata sekolah. Begitu pula melalui program pengembangan diri. Nilai-nilai tersebut tentunya perlu ditumbuhkembangkan yang pada akhirnya dapat membentuk pribadi karakter peserta didik yang selanjutnya merupakan pencerminan hidup suatu bangsa yang besar. tanggung-jawab. seperti: religius. keteladanan. seperti kegiatan rutin sekolah.

3f8000000146d6561730000040c00000 02474656368000004300000000c72545 2430000043c0000080c6754524300000 43c0000080c625452430000043c00000 80c7465787400000000436f707972696 7687420286329203139393820486577 6c6574742d5061636b61726420436f6d 70616e79000064657363000000000000 0012735247422049454336313936362 d322e310000000000000000000000127 35247422049454336313936362d322e3 1000000000000000000000000000000 000000000000000000000000 pencerminan bangsa yang dilanjutkan seiring dengan kompleksnya permasalahan pendidikan terutama dalam pembentukan budaya dan karakter bangsa.Penyempurnaan pedoman ini akan terus menerus pemerhati. pelaksana pendidikan untuk kesempurnaan yang akhirnya dapat memberikan pencerahan pelaksanaan di tingkat sekolah. kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan dari semua pihak ffd8ffe000104a46494600010201006400640000ffe20c584 943435f50524f46494c4500010100000c484c696e6f021000 006d6e74725247422058595a2007ce000200090006003100 00616373704d53465400000000494543207352474200000 00000000000000000000000f6d6000100000000d32d4850 20200000000000000000000000000000000000000000000 00000000000000000000000000000000000000000000000 00001163707274000001500000003364657363000001840 000006c77747074000001f000000014626b7074000002040 00000147258595a00000218000000146758595a0000022c 000000146258595a0000024000000014646d6e640000025 400000070646d6464000002c40000008876756564000003 4c0000008676696577000003d4000000246c756d6900000 . Penyajian pembelajaran yang bernuansa belajar aktif dengan muatan budaya dan karakter bangsa perlu menjadi perhatian terutama dalam membelajarkan peserta didik. Selanjutnya diharapkan kualitas produk peserta didik yang memiliki akhlak budi mulia sebagai besar. Oleh karena itu.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful