ffd8ffe000104a46494600010101006500650000ffe20c584943435f50524f46494c4500010100000c484c 696e6f021000006d6e74725247422058595a2007ce00020009000600310000616373704d5346540000000

049454320735247420000000000000000000000000000f6d6000100000000d32d4850202000000000000 000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000001 163707274000001500000003364657363000001840000006c77747074000001f000000014626b7074000 00204000000147258595a00000218000000146758595a0000022c000000146258595a000002400000001 4646d6e640000025400000070646d6464000002c400000088767565640000034c0000008676696577000 003d4000000246c756d69000003f8000000146d6561730000040c0000002474656368000004300000000 c725452430000043c0000080c675452430000043c0000080c625452430000043c0000080c746578740000 0000436f70797269676874202863292031393938204865776c6574742d5061636b61726420436f6d7061 6e790000646573630000000000000012735247422049454336313936362d322e31000000000000000000 000012735247422049454336313936362d322e3100000000000000000000000000000000000000000000 0000000000 ffd8ffe000104a46494600010201009600960000ffe20c584943435f50524f46494c4500010100000c484c 696e6f021000006d6e74725247422058595a2007ce00020009000600310000616373704d5346540000000 049454320735247420000000000000000000000000000f6d6000100000000d32d4850202000000000000 000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000001 163707274000001500000003364657363000001840000006c77747074000001f000000014626b7074000 00204000000147258595a00000218000000146758595a0000022c000000146258595a000002400000001 4646d6e640000025400000070646d6464000002c400000088767565640000034c0000008676696577000 003d4000000246c756d69000003f8000000146d6561730000040c0000002474656368000004300000000 c725452430000043c0000080c675452430000043c0000080c625452430000043c0000080c746578740000 0000436f70797269676874202863292031393938204865776c6574742d5061636b61726420436f6d7061 6e790000646573630000000000000012735247422049454336313936362d322e31000000000000000000 000012735247422049454336313936362d322e3100000000000000000000000000000000000000000000 0000000000

DAFTAR ISI
BAB I : PENDAHULUAN DAFTAR ISI i KATA PENGANTAR ii D. Fungsi A. Latar Belakang 1 B. Pengertian Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa 2 C. Landasan Pedagogis Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa 5 Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa 7 E. Tujuan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa 7 F. Nilai-Nilai dalam Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa 7 N BAB II : PEN GE MB AN GA PEN DID IKA N BUD

AYA DAN KA RA KTE R BAN GSA ME LAL UI INT EGR ASI MA TA PEL A. Prinsip dan Pendekatan Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa 11 B. Perencanaan Pengembangan Pendidikan

AJA RAN , PEN GE MB AN GA N DIR I, DAN BUD AYA SEK OLA H Budaya dan Karakter Bangsa 14 C. Pengembangan Proses Pembelajaran 19 D. Penilaian Hasil Belajar 22 E. Indikator Sekolah dan Kelas 23 INDIKATOR

BAB III : PETA NILAI DAN Mata Pelajaran A. Nilai, Jenjang Kelas, dan Indikator 31 B. Peta Nilai Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa Berdasarkan 41 C. Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar, Nilai, dan Indikator Mata Pelajaran 48 NILAI-NILAI BAB IV : INTEGRASI BUDAYA DAN

KARAKTER BANGSA KE DALAM

DOKUMEN KTSP 81 PENUTUP 101 N G A N T A R

K A T A P E pengembangan budaya karakter bangsa.

dan

Alhamdulillah, berkat rahmat Allah SWT serta dukungan dan partisipasi berbagai pihak akhirnya Naskah Pedoman Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa telah rampung. Naskah ini merupakan salah satu hasil dari program 100 hari yang diamanahkan kepada Badan Penelitian dan Pengembangan Kementrian Pendidikan Nasional Kabinet Bersatu II. Kebijakan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa dicanangkan berdasarkan masukan dari Masyarakat, pengembangan telah dilakukan bersama oleh Badan Penelitian dan Pengembangan dan beberapa Unit Utama di lingkungan Kementrian Pendidikan Nasional serta kantor Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat. Upaya yang telah dilakukan masyarakat dan lembaga terkait berupa pemikiran tentang pendidikan nilai, moral, dan karakter bangsa telah dikembangkan dan dilaksanakan dalam skala yang manageable sesuai dengan kemampuan lembaga terkait dan dukungan kebijakan pemerintah. Pada saat sekarang, kebijakan pemerintah merupakan bukan saja dukungan tetapi juga unsur yang berperan aktif dalam

Berdasarkan kajian terhadap masukan dari masyarakat baik melalui media massa, seminar, sarasehan, kajian literatur, maupun upaya langsung dalam melaksanakan pendidikan nilai, moral, budaya, dan karakter, Badan Penelitian dan Pengembangan menyusun naskah Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa. Pikiran tentang Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa yang tercantum dalam naskah yang ada di hadapan para pendidik dan peminat pendidikan ini merupakan pikiran yang bersifat praktis dan dapat dilaksanakan dalam suasana pendidikan yang ada di sekolah pada saat sekarang. Meskipun demikian, pelaksanaan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa memerlukan berbagai perubahan dalam pelaksanaan proses pendidikan yang terjadi di sekolah pada saat sekarang. Perubahan yang diperlukan tidak mengubah kurikulum yang berlaku tetapi menghendaki sikap baru dan keterampilan baru dari para guru, kepala sekolah dan konselor sekolah. Sikap dan keterampilan baru tersebut merupakan persyaratan yang harus dipenuhi (condito sine qua non) untuk keberhasilan implementasi Pendidikan

Budaya dan Karakter Bangsa. Perubahan sikap dan penguasaan keterampilan yang dipersyaratkan tersebut hanya dapat dikembangkan melalui pendidikan dalam jabatan yang berfokus, berkelanjutan, dan sistemik. Karakter sebagai suatu moral excellence atau akhlak dibangun di atas berbagia kebajikan (virtues) yang pada gilirannya hanya memilikimakna ketika dilandasi atas nilai-nilai yang berlaku dalam budaya (bangsa). Karakter bangsa Indonesia adalah karakter yang dimiliki warga Negara Indonesia berdasarkan tindakan-tindakan yang dinilai sebagai suatu kebajikan berdasarkan nilai yang berlaku di masyarakat dan bangsa Indonesia. Oleh karena itu, Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa diarahkan pada upaya mengembangkan nilai-nilai mendasari suatu kebijakan sehingga menjadi suatu kepribadian diri warga Negara. Berbeda dari materi ajar yang bersifat mastery, sebagaimana halnya suatu performance content suatu kompetensi, materi Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa bersifat developmental. Perbedaan hakekat kedua kelompok materi tersebut menghendaki perbedaan perlakuan dalam proses pendidikan. Materi pendidikan yang bersifat developmental menghendaki proses pendidikan yang cukup panjang dan bersifat saling menguat (reinforce) antara kegiatan belajar dengan kegiatan belajar lainnya, antara proses belajar di kelas dengan kegiatan kurikuler di sekolah dan di luar sekolah. Disamping persamaan dalam kelompok, materi belajar ranah pengetahuan (cognitive) yang

dalam satu kelompok developmental dengan nilai, antara keduanya terdapat perbedaan yang mendasar dalam perencanaan pada dokumen kurikulum (KTSP), silabus, RPP, dan proses belajar. Materi belajar ranah pengetahuan dapat dijadikan pokok bahasan sedangkan materi nilai dalam Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa tidak dapat dijadikan pokok bahasan karena mengandung resiko akan menjadi materi yang bersifat kognitif. Oleh karena itu, dalam pengembangan materi Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa sikap menyukai, ingin memiliki, dan mau menjadikan nilai-nilai tersebut sebagai dasar bagi tindakan dalam perilaku kehidupan peserta didik seharihari merupakan persyaratan awal yang mutlak untuk keberhasilan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa. Proses Pembelajaran Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa dilaksanakan melalui proses belajar aktif. Sesuai dengan prinsip pengembangan nilai harus dilakukan secara aktif oleh peserta didik (dirinya subyek yang akan menerima, menjadikan nilai sebagai miliknya dan menjadikan nilainilai yang sudah dipelajarinya sebagai dasar dalam setiap tindakan) maka posisi peserta didik sebagai subyek yang aktif dalam belajar adalah prinsip utama belajar aktif. Oleh karena itu, keduanya saling memerlukan. Selain sebagai pedoman untuk pelaksanaan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa, naskah ini dilengkapi juga dengan indikator sekolah dan indikator kelas yang dianggap kondusif dalam penerapan Pendidikan Budaya dan

kepala sekolah. tenaga. konselor sekolah dan pengawas dapat menggunakan indikator tersebut sebagai pedoman dalam mengembangkan dan menilai budaya sekolah yang kondusif untuk Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa. Dr. Akhirnya kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam penyusunan naskah ini. H. konselor sekolah. Januari 2010 Kepala Badan Penelitian dan Pengembang an ffd8ffe000104a46494600010 20100c800c80000ffe20c58494 3435f50524f46494c450001010 0000c484c696e6f021000006d6 e74725247422058595a2007ce 0002000900060031000061637 3704d53465400000000494543 2073524742000000000000000 0000000000000f6d600010000 0000d32d48502020000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000116370727400000 1500000003364657363000001 840000006c77747074000001f 000000014626b707400000204 000000147258595a000002180 00000146758595a0000022c00 0000146258595a00000240000 00014646d6e64000002540000 0070646d6464000002c400000 088767565640000034c000000 8676696577000003d40000002 46c756d69000003f800000014 6d6561730000040c000000247 4656368000004300000000c72 5452430000043c0000080c675 452430000043c0000080c6254 52430000043c0000080c74657 87400000000436f7079726967 6874202863292031393938204 865776c6574742d5061636b61 726420436f6d70616e7900006 4657363000000000000001273 5247422049454336313936362 d322e31000000000000000000 0000127352474220494543363 13936362d322e310000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000 Prof. Kami doakan semoga semua dukungan dan partisipasi berupa pikiran. Semoga naskah ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh guru. Jakarta. Mansyur Ramly PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA BUDAYA DAN Pengarah: Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Sekretaris Badan Penelitian dan PengembanganKepala Pusat . kepala sekolah. Kepada guru. Amin. pengawas dan pihak lain yang terkait. waktu dan materi bernilai ibadah di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa.Karakter Bangsa.

Pd. Said Hamid Hasan Anggota:Prof.Ed Drs. kekerasan. dan para pengamat pendidikan. Kurniawan. tertuang dalam berbagai tulisan di media cetak. Hamka. Persoalan yang muncul di masyarakat seperti korupsi. ST ffd8ffe000104a4649460001020100c800c80000ffe20c584943435f50524f46494c4500010100000c484c 696e6f021000006d6e74725247422058595a2007ce00020009000600310000616373704d5346540000000 049454320735247420000000000000000000000000000f6d6000100000000d32d4850202000000000000 000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000001 163707274000001500000003364657363000001840000006c77747074000001f000000014626b7074000 00204000000147258595a00000218000000146758595a0000022c000000146258595a000002400000001 4646d6e640000025400000070646d6464000002c400000088767565640000034c0000008676696577000 003d4000000246c756d69000003f8000000146d6561730000040c0000002474656368000004300000000 c725452430000043c0000080c675452430000043c0000080c625452430000043c0000080c746578740000 0000436f70797269676874202863292031393938204865776c6574742d5061636b61726420436f6d7061 6e790000646573630000000000000012735247422049454336313936362d322e31000000000000000000 000012735247422049454336313936362d322e3100000000000000000000000000000000000000000000 0000000000PENDAHULUAN A.Ed Drs. M.Pd Drs. M. Yoyok Mulyana Drs. M. M.Kurikulum Penanggung Jawab Kegiatan: Erry Utomo. para pemuka masyarakat. perusakan. Ph. dan di berbagai kesempatan. wawancara. Jarwadi. Dr. dan sebagainya menjadi topik pembahasan hangat di media massa. Heni Waluyo. Sutjipto.Ed Dra. M. maupun internasional. kehidupn politik yang tidak produktif. M. baik pada tingkat lokal. Tim Penulis Naskah: Ketua: Prof. Dr. Selain di media massa. Maria Chatarina Drs. M. A.Pd Dra. Dr. Sorotan itu mengenai berbagai aspek kehidupan. kejahatan seksual. dan pengamat sosial berbicara mengenai persoalan budaya dan karakter bangsa di berbagai forum seminar. Lili Nurlaili. kehidupan ekonomi yang konsumtif. para ahli.Ed Drs.Ed Dra. dan gelar wicara di media elektronik. Suci Paresti. dialog. M. Berbagai .D Wakil Penanggung Jawab Kegiatan: Drs. nasional. Maria Listiyanti Drs. Abdul Aziz Wahab Prof. M. Latar Belakang Persoalan budaya dan karakter bangsa kini menjadi sorotan tajam masyarakat. perkelahian massa. Buchori Ismail Sekretaris Kegiatan: Erlina Indarti. Zulfikrie Anas. seminar. Sapto Aji WiranthoDra.

paling tidak mengurangi. upaya pendidikan jenjang dan jalur pendidikan walaupun sifatnya belum menyeluruh. lembaga terutama di budaya dan karakter bangsa program pemerintah. berkenaan dengan berbagai Kepedulian mengenai telah Berbagai pengembangan pula masyarakat pendidikan menjadi pemerintah. undang-undang. adalah sebagai kualitas manusia Indonesia yang dirumuskan dalam Tujuan Pendidikan Nasional.alternatif penyelesaian diajukan seperti peraturan. Memang diakui bahwa hasil dari pendidikan akan terlihat dampaknya dalam waktu yang tidak segera. Pendapat yang dikemukakan para pemuka masyarakat. sudah seharusnya kurikulum. masalah budaya dan karakter bangsa yang dibicarakan itu adalah pendidikan. Apalagi jika dikaji. ahli pendidikan. dan sarasehan yang diadakan oleh Kementerian Pendidikan Nasional pada awal tahun 2010 menggambarkan adanya kebutuhan masyarakat yang kuat akan pendidikan budaya dan karakter bangsa. akhirnya budaya dan karakter bangsa telah dilakukan di berbagai direktorat dan bagian di berbagai pemerintah. peningkatan upaya pelaksanaan dan penerapan hukum yang lebih kuat. Pendidikan dianggap sebagai alternatif yang bersifat preventif karena pendidikan membangun generasi baru bangsa yang lebih baik. pendidikan diharapkan dapat mengembangkan kualitas generasi muda bangsa dalam berbagai aspek yang dapat memperkecil dan mengurangi penyebab berbagai masalah budaya dan karakter bangsa. memberikan perhatian yang lebih besar pada pendidikan budaya dan karakter bangsa dibandingkan kurikulum masa sebelumnya. para pemerhati pendidikan dan anggota masyarakat lainnya di berbagai media massa. tetapi memiliki daya tahan dan dampak yang kuat di masyarakat. unggulan berbagai unit Kementrian Pendidikan Nasional. Oleh karena itu. pemerintah pendidikan berakumulasi kebijakan mengenai dan menjadi Keinginan mengenai budaya dan pada pemerintah pendidikan salah paling satu tidak budaya dan karakter bangsa kepedulian masyarakat dan kepedulian karakter bangsa. Alternatif lain yang banyak dikemukakan untuk mengatasi. saat ini. Kurikulum adalah jantungnya pendidikan (curriculum is the heart of education). Sebagai alternatif yang bersifat preventif. seminar. secara imperatif. Upaya pengembangan itu untuk masa 5 (lima) tahun . bahwa kebutuhan itu.

berilmu. kreatif. Sisdiknas “Pendidikan berfungsi dan serta yang watak bangsa karakter bangsa. diartikan sistem moral. berakhlak mulia. operasionalisasi pemerintah pendidikan Pedoman kebijakan dalam budaya dan bertanggung jawab”. sehat. dan yang pendidikan. B. yang istilah-istilah itu menjadi pokok bahasan dalam mata pelajaran terkait.mendatang. nilai. berkembangnya kehidupan untuk potensi bertujuan membahas dan berargumentasi mengenai istilah-istilah tersebut secara akademik. menyebutkan. Pengertian Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa Undang-Undang 2003 tentang Republik Sistem Indonesia nomor 20 tahun Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) fungsi harus merumuskan dan digunakan di UU tujuan dalam upaya Indonesia. rumusan tujuan pendidikan nasional menjadi dasar dalam pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa. dan serta menjadi warga negara yang keseluruhan norma. dan peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. . Untuk mendapatkan wawasan mengenai arti pendidikan budaya dan karakter b21angsa perlu dikemukakan pengertian istilah budaya. Tujuan pendidikan merupakan Indonesia satuan yang nasional itu rumusan harus Oleh sekolah ini adalah rancangan mengenai kualitas manusia dikembangkan oleh setiap pendidikan. cakap. sebagai berpikir. kebebasan tetap memiliki sepenuhnya bermartabat dalam rangka mencerdaskan bangsa. Budaya nilai. pendidikan nasional yang mengembangkan pendidikan Pasal nasional mengembangkan membentuk peradaban 3 dikemukakan secara teknis dan digunakan Guru-guru Pendidikan mengembangkan pedoman ini. karena itu. karakter bangsa. moral. norma. dan mata pelajaran lain. Sistem berpikir. Kewarganegaraan. dikemukakan Pengertian di sini dalam Antropologi. demokratis mandiri. keyakinan (belief) manusia yang dihasilkan masyarakat.

diwariskan masyarakatnya dan mengembangkan warisan tersebut ke arah yang sesuai untuk kehidupan masa kini dan masa mendatang. hasil atau internalisasi kepribadian berbagai yang seseorang yang terbentuk dari kebajikan (virtues) diyakini dan digunakan sebagai landasan untuk cara pandang. norma. sistem ekonomi. dapat dipercaya. berpikir. ilmu. kepercayaan. dan pengembangan budaya adalah sistem sosial. Sistem berpikir. hormat Interaksi orang karakter itu. dan budaya bangsa. sejumlah norma. akan tetapi juga dalam interaksi dengan sesama manusia dan alam kehidupan. maka pengembangan karakter individu seseorang hanya dapat dilakukan dalam lingkungan sosial dan budaya yang berangkutan. moral. Oleh karena pengembangan bangsa hanya dapat dilakukan melalui pengembangan karakter individu seseorang. bersikap. manusia diatur oleh yang sistem telah berpikir. moral. pengetahuan. jujur. teknologi. orang dan dan berani lain. karakter bangsa hanya dapat dilakukan dalam suatu proses pendidikan lingkungan yang tidak melepaskan peserta didik dari sosial. Artinya. jadi pendidikan budaya dan karakter bangsa haruslah berdasarkan . sebagainya. moral. maka yang Ketika kehidupan manusia terus berkembang. berkembang sesungguhnya bertindak. seperti kepada lain moral. dan seseorang masyarakat menumbuhkan karakter bangsa. sistem kepercayaan. Akan tetapi. dan keyakinan dihasilkannya. mengembangkan potensi peserta memiliki sistem berpikir. nilai. nilai. Karakter adalah watak. seni. dan keyakinan. Lingkungan sosial dan budaya bangsa adalah Pancasila. dalam sehingga dan keyakinan mereka yang Pendidikan merupakan upaya terencana didik. dengan dan karakter bertindak. sebagai makhluk sosial menjadi penghasil sistem berpikir. moral. norma dan keyakinan itu digunakan manusia sistem dan dalam dan kehidupan menghasilkan sistem Manusia akhlak. serta seni. Kebajikan terdiri atas sistem sosial. sistem ekonomi. nilai. norma. nilai. karena manusia hidup dalam ligkungan sosial dan budaya tertentu.dan keyakinan itu adalah hasil dari interaksi manusia dengan sesamanya dan lingkungan alamnya. nilai.budaya masyarakat. tabiat. teknologi.

dan warganegara produktif dan kreatif . dan penghayatan nilai-nilai menjadi kepribadian mereka dalam bergaul di masyarakat. karakter bangsa. pendidikan budaya dan karakter bangsa adalah usaha bersama sekolah. Dalam proses pendidikan budaya dan karakter bangsa.nilai-nilai karakter Pancasila. masyarakat dan bangsa yang lebih baik di masa depan. dan dimaknai nilai-nilai mengembangkan budaya dan karakter bangsa pada diri peserta didik sehingga mereka karakter tersebut dirinya. perencanaan metode pembelajaran peningkatan kualitas kehidupan masyarakat dan bangsa di masa mendatang. Atas dasar pemikiran itu. serta efektif. dan fisik. Keberlangsungan itu ditandai oleh pewarisan budaya dan karakter yang telah dimiliki masyarakat dan bangsa. secara aktif peserta didik mengembangkan potensi dirinya. Pengembangan itu harus dilakukan yang belajar yang melalui baik. pendidikan adalah proses pewarisan budaya dan karakter bangsa bagi generasi muda karakter dan juga budaya bangsa proses dan untuk pengembangan dirinya. otak. mendidik budaya dan mengembangkan mengembangkan kehidupan bangsa yang bermartabat. Berdasarkan pendidikan dikemukakan pendidikan karakter sebagai pengertian yang di atas budaya bangsa pendidikan telah maka dan yang Pancasila pada diri peserta didik melalui pendidikan hati. mengembangkan pendekatan yang sesuai. oleh karenanya harus . melakukan proses internalisasi. Pendidikan adalah juga suatu usaha masyarakat dan bangsa dalam mempersiapkan generasi mudanya bagi keberlangsungan kehidupan budaya. Pendidikan adalah suatu usaha yang sadar dan sistematis dalam mengembangkan potensi peserta didik. bangsa Dengan adalah nilai-nilai kehidupan lebih masyarakat sejahtera. dan Sesuai dengan sifat suatu nilai. menerapkan nilai-nilai masyarakat. nilai dan karakter kehidupan anggota nasionalis. yang serta kata lain. yang memiliki sebagai dalam sebagai religius. Oleh karena itu. pengembangan pendidikan budaya dan karakter sangat strategis bagi keberlangsungan dan keunggulan bangsa di masa mendatang.

Apabila peserta didik menjadi asing dari budaya terdekat maka dia tidak mengenal dengan baik budaya bangsa dan dia tidak mengenal dirinya sebagai anggota sangat bahkan proses budaya rentan bangsa. pertimbangan. karena peserta didik hidup tak terpishkan dalam lingkungannya dan bertindak Pendidikan sesuai yang dengan tidak kaidah-kaidah budayanya. melalui semua mata pelajaran. lingkungan budayanya. Usaha sadar itu tidak boleh dilepaskan dari lingkungan peserta terutama didik dari berada. Kecenderungan itu terjadi karena dia tidak memiliki norma dan nilai budaya dapat dasar nasionalnya digunakan untuk yang sebagai Karakter Bangsa Pendidikan upaya adalah sadar mengembangkan peserta didik secara optimal. Semakin memiliki kuat seseorang dasar budayanya. desa) berkembang ke lingkungan yang lebih luas yaitu budaya nasional bangsa dan budaya universal suatu untuk potensi yang dianut oleh ummat manusia. dan menjadi bagian yang C. RW. dilandasi oleh prinsip itu akan menyebabkan peserta didik tercerabut dari akar budayanya. tak terpisahkan dari budaya sekolah. dan berkembang titik menjadi warga negara yang Pada . maka mereka tidak akan mengenal budayanya dengan baik sehingga ia menjadi dalam orang asing. Ketika hal ini terjadi. dimulai dari budaya terdekat di lingkungan RT. orang “asing” lingkungan yang lebih melakukan pertimbangan (valueing). yang menyebabkan peserta didik tumbuh dan berkembang. terhadap untuk Dalam situasi demikian.dilakukan secara bersama oleh semua guru dan pemimpin sekolah. (kampung. Selain menjadi mengkhawatirkan adalah dia menjadi orang yang tidak menyukai budayanya. semakin kuat pula kecenderungan untuk tumbuh baik. dia pengaruh budaya luar dan cenderung menerima budaya luar tanpa pertimbangan (valueing). Landasan Pedagogis dan Pendidikan Budaya Budaya.

seni. pendidikan jasmani dan olahraga. bahasa matematika. pendidikan budaya dan karakter bangsa merupakan inti dari suatu proses pendidikan. kesadaran akan siapa dirinya dan bangsanya adalah bagian yang teramat penting. Proses pengembangan nilai-nilai yang menjadi landasan dari karakter itu menghendaki suatu proses pelajaran kurikulum sejarah. karena itu. peserta didik akan menjadikan bangsa itu dikenal oleh bangsa-bangsa lain. yang yang geografi. mengembangkan Dalam pendidikan karakter bangsa. “mengembangkan kemampuan dan membentuk watak bangsa serta yang peradaban bermartabat Oleh dalam rangka mencerdaskan kehidupan mengatur UU kokoh mengembangkan keseluruhan potensi diri seseorang sebagai anggota masyarakat dan bangsa. dengan serta kehidupan masa kini dan masa mengembangkan prestasi baru yang menjadi karakter baru bangsa. ada dalam dilakukan melalui berbagai mata (kewarganegaraan. Pendidikan adalah suatu proses enkulturasi. Selain mewariskan. norma dan kebanggaan bangsa dan nilai budaya secara kolektif pada tingkat makro akan menjadi norma dan nilai budaya menjadi Indonesia bertindak. pendidikan juga memiliki fungsi untuk nilai-nilai mengembangkan budaya dan prestasi masa lalu itu menjadi nilai-nilai budaya bangsa yang yang akan sesuai datang. agama. Oleh karena itu. aturan dasar yang pendidikan sudah untuk nasional (UUD 1945 dan Sisdiknas) memberikan landasan yang sosiologi. cara berpikir. warga yang dan Dengan negara memiliki cara masalah demikian. prestasi berfungsi nilai-nilai Nilai-nilai itu dan dan bangsa”. baik Kesadaran tersebut yang dan hanya dapat terbangun dengan melalui sejarah pencerahan memberikan prestasi masa lalu ke generasi merupakan . berkelanjutan. ekonomi. serta ketrampilan). mewariskan mendatang. Indonesia. menyelesaikan bangsa.kulminasinya. IPA. wawasan. Hal ini sesuai dengan fungsi utama pendidikan dalam yang UU diamanatkan Sisdiknas. cara sesuai dengan norma dan nilai ciri ke-Indonesiaannya. IPS. antropologi.

sistem sosial yang berlaku dan sedang berkembang (sosiologi). dan dan dengan diri (geografi). Artinya. tujuan budaya. D. Pendidikan budaya dan karakter bangsa pendidikan dasar atribut dilakukan nilai-nilai dan melalui atau diri. nilai dan karakter yang dikembangkan pada diri peserta didik akan sangat kokoh dan memiliki dampak nyata dalam kehidupan bangsa. Fungsi Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa 2perbaikan: memperkuat kiprah pendidikan nasional untuk bertanggung jawab dalam pengembangan potensi peserta didik yang lebih bermartabat. nilai lingkungan bangsanya kurikulum yang demikian. dirinya dan harus kesadaran. dan masyarakat.penjelasan mengenai siapa diri bangsanya di masa lalu yang menghasilkan itu. dan (ketatanegaraan/politik/ kewarganegaraan). ilmu. Selain pendidikan pula wawasan. dan 3penyaring: untuk menyaring budaya bangsa sendiri dan budaya bangsa lain yang tidak sesuai dengan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa yang bermartabat. teknologi. politik kebajikan yang menjadi nilai budaya suatu karakter pada Oleh pada bangsa. ini bagi peserta didik yang telah memiliki sikap dan perilaku yang mencerminkan budaya dan karakter bangsa. dengan bahasa cara kehidupan sistem pemerintahan. dan seni. Kebajikan yang menjadi karakter nilai. ketatanegaraan. Budaya dan Karakter perekonomian. Tujuan Pendidikan Bangsa . bangsanya di masa kini. Indonesia berpikirnya. umat bahkan berkenaan nilai yang hidup di masyarakat (antropologi). perlu ada upaya berupa terobosan kurikulum nilaipengembangan nilai yang menjadi dasar bagi pendidikan budaya dan karakter bangsa. manusia. Dengan terobosan Fungsi pendidikan budaya dan karakter bangsa adalah: 1pengembangan: pengembangan potensi peserta didik untuk menjadi pribadi berperilaku baik. dan nilai-nilai yang terumuskan pendidikan nasional. tempat hidup membangun pengetahuan. bangsa dasarnya adalah dan karakter karena itu pendidikan budaya dasarnya adalah pengembangan nilai-nilai yang berasal dari pandangan hidup atau ideologi bangsa Indonesia. E. dalam agama.

2Pancasila: negara kesatuan Republik Indonesia ditegakkan atas prinsip-prinsip kehidupan kebangsaan dan kenegaraan yang disebut Pancasila. dan 5mengembangkan lingkungan kehidupan sekolah sebagai lingkungan belajar yang aman. Pancasila terdapat pada Pembukaan UUD 1945 dan dijabarkan lebih lanjut dalam pasal-pasal yang terdapat dalam UUD 1945. kehidupan individu. Secara politis. maka nilainilai pendidikan budaya dan karakter bangsa harus didasarkan pada nilai-nilai dan kaidah yang berasal dari agama. karakter bangsa bertujuan mempersiapkan peserta didik menjadi warga negara yang lebih baik. Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa pendidikan budaya dan Nilai-nilai dikembangkan yang dalam karakter bangsa diidentifikasi dari sumbersumber berikut ini. yaitu warga negara yang memiliki kemampuan.Tujuan pendidikan budaya dan karakter bangsa adalah: 1mengembangkan potensi kalbu/nurani/afektif peserta didik sebagai manusia dan warganegara yang memiliki nilai-nilai budaya dan karakter bangsa. jujur. Atas dasar pertimbangan itu. 3menanamkan jiwa kepemimpinan dan tanggung jawab peserta didik sebagai generasi penerus bangsa. dikembangkan oleh berbagai satuan pendidikan di berbagai jenjang dan jalur. penuh kreativitas dan persahabatan. 3Budaya: sebagai suatu kebenaran bahwa tidak ada manusia yang hidup bermasyarakat yang tidak didasari oleh nilai-nilai budaya yang diakui masyarakat itu. Tujuan 1Agama: masyarakat Indonesia adalah masyarakat beragama. kemauan. kehidupan kenegaraan pun didasari pada nilai-nilai yang berasal dari agama. nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila menjadi nilai-nilai yang mengatur kehidupan politik. masyarakat. berwawasan kebangsaan. Nilai-nilai budaya itu dijadikan dasar dalam pemberian makna terhadap suatu konsep dan arti dalam komunikasi antaranggota masyarakat itu. Oleh karena itu. dan seni. ekonomi. 4Tujuan Pendidikan Nasional: sebagai rumusan kualitas yang harus dimiliki setiap warga negara Indonesia. kemasyarakatan. Posisi budaya yang demikian penting dalam kehidupan masyarakat mengharuskan budaya menjadi sumber nilai dalam pendidikan budaya dan karakter bangsa. hukum. Nilai-nilai dalam budaya bangsa yang religius. 2mengembangkan kebiasaan dan perilaku peserta didik yang terpuji dan sejalan dengan nilainilai universal dan tradisi 6 F. serta dengan rasa kebangsaan yang tinggi dan penuh kekuatan (dignity). Artinya. budaya. kreatif. dan bangsa selalu didasari pada ajaran agama dan kepercayaannya. dan menerapkan nilainilai Pancasila dalam kehidupannya sebagai warga negara. Pendidikan budaya dan . 4mengembangkan kemampuan peserta didik menjadi manusia yang mandiri.

perkata lain merasa se 10. serta menghormati keberhasilan orang lain. bersikap. dilihat. dan didengar. Toleransi Sikap dan tind suku. Demokratis 9. bertindak. Tanggung-jawab kesetiaan. pe berbeda dari d 4. etnis. Gemar Membaca hak dan kewajiban dirinya dan orang lain. Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat. Peduli Sosial kepentingan diri dan kelompoknya. Menghargai Prestasi Sikap dan tind pada orang lai Sikap dan per dan kewajiban terhadap diri s sosial dan bud Sekolah dan guru dapat menambah atau pun mengurangi . dan Catatan: mengakui. dan berbuat yang menunjukkan 18. ekonomi. dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa. tin 3. Cara berpikir. bersikap. Bersahabat/ Komuniktif 14. Cinta Tanah Air 12. dan bertindak yang menilai sama 15.pendidikan nasional memuat berbagai nilai kemanusiaan yang harus dimiliki warga negara Indonesia. Cinta Damai DESKRIPSI Tindakan yan bergaul. Semangat Kebangsaan Kebiasaan me bacaan yang m Sikap dan tind kerusakan pad mengembangk kerusakan ala 11. Disiplin 5. Peduli Lingkungan mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajarinya. Oleh karena itu. lingkungan fisik. Sikap. Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk 16. budaya. 5 ffd8ffe000104a464946000102 01008200820000ffe20c5849434 35f50524f46494c45000101000 00c484c696e6f021000006d6e7 4725247422058595a2007ce000 20009000600310000616373704 d5346540000000049454320735 24742000000000000000000000 0000000f6d6000100000000d32 d4850202000000000000000000 00000000000000000000000000 00000000000000000000000000 00000000000000000000000001 16370727400000150000000336 4657363000001840000006c777 47074000001f000000014626b7 07400000204000000147258595 a00000218000000146758595a0 000022c000000146258595a000 0024000000014646d6e6400000 25400000070646d6464000002c 400000088767565640000034c0 000008676696577000003d4000 000246c756d69000003f800000 0146d6561730000040c0000002 474656368000004300000000c7 25452430000043c0000080c675 6 NILAI 8. Cara berfikir. Rasa Ingin Tahu 452430000043c0000080c62545 2430000043c0000080c7465787 400000000436f7079726967687 42028632920313939382048657 76c6574742d5061636b6172642 0436f6d70616e7900006465736 30000000000000012735247422 049454336313936362d322e310 00000000000000000000012735 247422049454336313936362d3 22e31000000000000000000000 00000000000000000000000000 0000000 NILAI 1. Religius DESKRIPS Sikap dan per ajaran agama pelaksanaan i pemeluk agam 2. Kerja Keras Tindakan yan pada berbagai Perilaku yang dalam mengat serta menyele 6. Mandiri Berpikir dan m atau hasil baru Sikap dan per orang lain dal 13. tujuan pendidikan nasional adalah sumber yang paling operasional dalam pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa. dan b Cara berfikir. dan politik bangsa. sosial. dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas 17. kepedulian. Kreatif 7. Jujur Perilaku yang sebagai orang perkataan.

dan tangguh/kerjakeras. pengembangan budaya dan karakter bangsa tidak dimasukkan sebagai pokok bahasan tetapi terintegrasi ke dalam mata pelajaran. menilai pilihan. menentukan pendirian. PENGEMBANGAN DIRI. Meskipun demikian. ffd8ffe000104a4649460001020100c800c80000ffe20c584943435f50524f46494c4500010100000c484c 696e6f021000006d6e74725247422058595a2007ce00020009000600310000616373704d5346540000000 049454320735247420000000000000000000000000000f6d6000100000000d32d4850202000000000000 000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000001 163707274000001500000003364657363000001840000006c77747074000001f000000014626b7074000 00204000000147258595a00000218000000146758595a0000022c000000146258595a000002400000001 4646d6e640000025400000070646d6464000002c400000088767565640000034c0000008676696577000 003d4000000246c756d69000003f8000000146d6561730000040c0000002474656368000004300000000 c725452430000043c0000080c675452430000043c0000080c625452430000043c0000080c746578740000 0000436f70797269676874202863292031393938204865776c6574742d5061636b61726420436f6d7061 6e790000646573630000000000000012735247422049454336313936362d322e31000000000000000000 000012735247422049454336313936362d322e3100000000000000000000000000000000000000000000 0000000000PENGEMBANGAN PENDIDIKAN BUDAYA DAN KARAKTER BANGSA MELALUI INTEGRASI MATA PELAJARAN. bersikap.nilai-nilai tersebut sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang dilayani sekolah dan hakekat materi SK/KD dan materi bahasan suatu mata pelajaran. Ketiga proses ini dimaksudkan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik dalam melakukan kegiatan sosial dan mendorong peserta didik untuk melihat diri sendiri sebagai makhluk sosial. jujur. Prinsip pembelajaran yang digunakan dalam pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa mengusahakan agar peserta didik mengenal dan menerima nilai-nilai budaya dan karakter bangsa sebagai milik mereka dan bertanggung jawab atas keputusan yang diambilnya melalui tahapan mengenal pilihan. Dengan prinsip ini. guru dan sekolah perlu mengintegrasikan nilai-nilai yang dikembangkan dalam pendidikan budaya dan karakter bangsa ke dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). cerdas. dan selanjutnya menjadikan suatu nilai sesuai dengan keyakinan diri. peduli. dan berbuat. Silabus dan Rencana Program Pembelajaran (RPP) yang sudah ada. peserta didik belajar melalui proses berpikir. dan budaya sekolah. DAN BUDAYA SEKOLAH A. pengembangan diri. ada 5 nilai yang diharapkan menjadi nilai minimal yang dikembangkan di setiap sekolah yaitu nyaman. Prinsip dan Pendekatan Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa Pada prinsipnya. Oleh karena itu. Berikut prinsip-prinsip yang digunakan dalam pengembangan pendidikan budaya dan karakter .

dan dalam setiap kegiatan kurikuler dan ekstrakurikuler. mensyaratkan bahwa proses pengembangan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa dilakukan melalui setiap mata pelajaran. mengandung makna bahwa proses pengembangan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa merupakan sebuah proses panjang. 2. proses tersebut dimulai dari kelas 1 SD atau tahun pertama dan berlangsung paling tidak sampai kelas 9 atau kelas akhir SMP. Sejatinya. 1. Pen gem ban gan Nila inilai Pen didi kan Bud aya dan Kar akte r Ban gsa Pengembangan nilai budaya dan karakter bangsa melalui berbagai mata pelajaran yang Isi (SI). pengembangan diri. Gambar 1 berikut ini memperlihatkan pengembangan nilai-nilai melalui jalur-jalur itu: ffd8ffe000104a46494600010 20100c800c80000ffe20c58494 3435f50524f46494c450001010 0000c484c696e6f021000006d6 e74725247422058595a2007ce 0002000900060031000061637 3704d53465400000000494543 2073524742000000000000000 0000000000000f6d600010000 0000d32d48502020000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000116370727400000 1500000003364657363000001 840000006c77747074000001f 000000014626b707400000204 000000147258595a000002180 00000146758595a0000022c000 000146258595a000002400000 0014646d6e640000025400000 070646d6464000002c4000000 88767565640000034c0000008 676696577000003d400000024 6c756d69000003f8000000146d 6561730000040c00000024746 56368000004300000000c7254 52430000043c0000080c675452 430000043c0000080c62545243 0000043c0000080c7465787400 000000436f7079726967687420 2863292031393938204865776 c6574742d5061636b61726420 436f6d70616e79000064657363 0000000000000012735247422 049454336313936362d322e31 0000000000000000000000127 3524742204945433631393636 2d322e3100000000000000000 0000000000000000000000000 000000000000 telah ditetapkan dalam Standar Ga mba r 2. Berkelanjutan. ffd8ffe000104a46494600010 20100c800c80000ffe20c58494 3435f50524f46494c450001010 0000c484c696e6f021000006d6 e74725247422058595a2007ce 0002000900060031000061637 3704d53465400000000494543 2073524742000000000000000 0000000000000f6d6000100000 000d32d485020200000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0 0 0 0 0 0 0 . Melalui semua mata pelajaran. dimulai dari awal peserta didik masuk sampai selesai dari suatu satuan pendidikan. Pendidikan budaya dan karakter bangsa di SMA adalah kelanjutan dari proses yang telah terjadi selama 9 tahun.bangsa. digambarkan sebagai berikut ini. dan budaya sekolah.

00000146758595a0000022c000 000146258595a000002400000 0014646d6e640000025400000 070646d6464000002c4000000 88767565640000034c0000008 676696577000003d400000024 6c756d69000003f8000000146d 6561730000040c00000024746 56368000004300000000c7254 52430000043c0000080c675452 430000043c0000080c62545243 0000043c0000080c7465787400 000000436f7079726967687420 2863292031393938204865776 c6574742d5061636b61726420 436f6d70616e79000064657363 0000000000000012735247422 049454336313936362d322e31 0000000000000000000000127 3524742204945433631393636 2d322e3100000000000000000 0000000000000000000000000 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 pendidikan jasmani dan kesehatan. teori. dan ketrampilan. ffd8ffe000104a46494600010 20100c800c80000ffe20c58494 3435f50524f46494c450001010 0000c484c696e6f021000006d6 e74725247422058595a2007ce 0002000900060031000061637 3704d53465400000000494543 2073524742000000000000000 0000000000000f6d600010000 0000d32d48502020000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000116370727400000 1500000003364657363000001 840000006c77747074000001f 000000014626b707400000204 000000147258595a000002180 . Nilai tidak diajarkan tapi dikembangkan. seni. IPS. fakta mata bahasa 3. ataupun dalam agama.0011637072740000015000000 0336465736300000184000000 6c77747074000001f00000001 4626b70740000020400000014 7258595a00000218000000146 758595a0000022c0000001462 58595a0000024000000014646 d6e640000025400000070646d 6464000002c40000008876756 5640000034c00000086766965 77000003d4000000246c756d6 9000003f8000000146d656173 0000040c00000024746563680 00004300000000c7254524300 00043c0000080c675452430000 043c0000080c62545243000004 3c0000080c7465787400000000 436f7079726967687420286329 2031393938204865776c65747 42d5061636b61726420436f6d7 0616e79000064657363000000 0000000012735247422049454 336313936362d322e31000000 0000000000000000127352474 22049454336313936362d322e 3100000000000000000000000 0000000000000000000000000 000000 Gambar 3. IPA. PKn. matematika. Pengembangan Nilai Budaya dan Karakter Bangsa melalui Setiap Mata Pelajaran dijadikan pokok bahasan yang dikemukakan seperti halnya ketika mengajarkan suatu prosedur. nilai-nilai itu tidak Indonesia. seperti pelajaran konsep. artinya. mengandung makna bahwa materi nilai budaya dan karakter bangsa bukanlah bahan ajar biasa.

Walaupun demikian. Kegiatan ini dilakukan biasanya pada saat guru dan tenaga kependidikan yang lain mengetahui adanya Konsekuensi dari prinsip ini. Guru menerapkan prinsip ”tut wuri b. guru Diawali de guru menun didik bahw belajar yan sumber info Suatu hal yang selalu harus diingat bahwa satu aktivitas belajar untuk kognitif. Kegiatan spontan Kegiatan spontan yaitu kegiatan yang dilakukan secara spontan pada saat itu juga. Mereka tidak boleh u berada dalam posisi tidak h tahu dan tidak paham a r u makna nilai itu. Oleh karena itu. dapat digunakan mengembangkan afektif. Apabila guru mengetahui adanya perilaku dan sikap yang kurang baik maka pada saat itu juga 0000000000000f6d6000100000 000d32d485020200000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000001163707274000001 5000000033646573630000018 40000006c77747074000001f00 0 0 0 0 0 1 4 6 tumbuhkan mereka. psikomotor. Proses pendidikan dilakukan peserta didik secara aktif dan menyenangkan. tetapi menggunakan materi pokok bahasan itu untuk nilai-nilai tidak mengembangkan belajar khusus mengembangkan mengembangkan budaya dan harus proses untuk nilai. 4. guru tidak perlu mengubah pokok bahasan yang sudah ada. Juga. perlu peserta didik mengetahui perbuatan yang kurang baik dari peserta didik yang harus dikoreksi pada saat itu juga. prinsip ini menyatakan bahwa proses pendidikan nilai budaya dan karakter bangsa dilakukan oleh peserta didik bukan oleh guru. da kemampuan dalam ranah ffd8ffe000104a46494600010 201010e00960000ffe20c58494 3435f50524f46494c450001010 0000c484c696e6f021000006d6 e74725247422058595a2007ce 0002000900060031000061637 3704d53465400000000494543 2073524742000000000000000 .pengertian dari suatu nilai g Materi atau budaya pelajaran media dan biasa untuk karakter yang sedang pada mereka u diri r digunakan sebagai bahan mengembangkan nilai-nilai bangsa. dan yang sudah rekonstruks karakter pa sekolah. s handayani” menyataka senang dan karakter bangsa. nilai-nilai budaya dan karakter bangsa tidak ditanyakan dalam ulangan ataupun ujian.

menolong orang 0 0 dalam olah raga atau kesenian. berlaku tidak sopan.26b7074000002040000001472 58595a0000021800000014675 8595a0000022c000000146258 595a0000024000000014646d6 e640000025400000070646d64 64000002c4000000887675656 40000034c0000008676696577 000003d4000000246c756d690 00003f8000000146d65617300 00040c0000002474656368000 004300000000c725452430000 043c0000080c6754524300000 43c0000080c62545243000004 3c0000080c746578740000000 0436f70797269676874202863 292031393938204865776c657 4742d5061636b61726420436f 6d70616e79000064657363000 0000000000012735247422049 454336313936362d322e31000 0000000000000000000127352 47422049454336313936362d3 22e3100000000000000000000 0000000000000000000000000 000000000 ffd8ffe000104a46494600010 201010e00960000ffe20c58494 3435f50524f46494c450001010 0000c484c696e6f021000006d6 e74725247422058595a2007ce 0002000900060031000061637 3704d53465400000000494543 2073524742000000000000000 0000000000000f6d6000100000 000d32d485020200000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000001163707274000001 5000000033646573630000018 40000006c77747074000001f00 0000014626b70740000020400 0000147258595a00000218000 000146758595a0000022c00000 0146258595a00000240000000 14646d6e64000002540000007 0646d6464000002c400000088 767565640000034c000000867 6696577000003d4000000246c 756d69000003f8000000146d65 61730000040c0000002474656 368000004300000000c725452 430000043c0000080c67545243 0000043c0000080c6254524300 00043c0000080c746578740000 0000436f707972696768742028 63292031393938204865776c6 574742d5061636b6172642043 6f6d70616e7900006465736300 0000000000001273524742204 9454336313936362d322e3100 0000000000000000000012735 247422049454336313936362d 322e310000000000000000000 0000000000000000000000000 lain. Contoh kegiatan itu: membuang sampah tidak pada tempatnya. memalak. misalnya: memperoleh nilai tinggi. berteriak-teriak sehingga mengganggu pihak lain. mencuri. memperoleh prestasi 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 melakukan koreksi sehingga peserta didik tidak akan melakukan tindakan yang tidak baik itu. berpakaian tidak senonoh. Kegiatan spontan berlaku untuk perilaku dan sikap peserta didik yang tidak baik dan yang baik sehingga perlu dipuji. 3 3 6 ffd8ffe000104a464946000102 4 01009500950000ffe20c584943 6 435f50524f46494c4500010100 5 000c484c696e6f021000006d6e 7 74725247422058595a2007ce00 3 0200090006003100006163737 6 04d5346540000000049454320 3 7352474200000000000000000 0 00000000000f6d600010000000 0 0d32d48502020000000000000 0 0000000000000000000000000 0 0000000000000000000000000 0 0000000000000000000000000 1 0000000116370727400000150 8 . 0 0 berani menentang atau 0 mengkoreksi perilaku teman 0 yang tidak terpuji. berkelahi.

M e n o l o n g t e m a n y a n g . ffd8ffe000104a464946000102 0100c700c70000ffe20c584943 435f50524f46494c4500010100 000c484c696e6f021000006d6e 74725247422058595a2007ce00 0200090006003100006163737 04d5346540000000049454320 7352474200000000000000000 00000000000f6d600010000000 0d32d48502020000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000116370727400000150 0000003364657363000001840 000006c77747074000001f0000 00014626b7074000002040000 00147258595a0000021800000 0146758595a0000022c0000001 46258595a0000024000000014 646d6e6400000254000000706 46d6464000002c40000008876 7565640000034c00000086766 96577000003d4000000246c75 6d69000003f8000000146d6561 730000040c000000247465636 8000004300000000c72545243 0000043c0000080c6754524300 00043c0000080c625452430000 043c0000080c74657874000000 00436f70797269676874202863 292031393938204865776c657 4742d5061636b61726420436f6 d70616e790000646573630000 0000000000127352474220494 54336313936362d322e310000 0000000000000000001273524 7422049454336313936362d32 2e31000000000000000000000 c. datang tepat pada waktunya. jujur. menjaga kebersihan. bekerja keras. berpakaian rapi.40000006c77747074000001f0 00000014626b7074000002040 00000147258595a0000021800 0000146758595a0000022c000 000146258595a000002400000 0014646d6e640000025400000 070646d6464000002c4000000 88767565640000034c0000008 676696577000003d400000024 6c756d69000003f8000000146 d6561730000040c0000002474 656368000004300000000c725 452430000043c0000080c6754 52430000043c0000080c62545 2430000043c0000080c746578 7400000000436f70797269676 8742028632920313939382048 65776c6574742d5061636b617 26420436f6d70616e79000064 6573630000000000000012735 247422049454336313936362d 322e310000000000000000000 0001273524742204945433631 3936362d322e3100000000000 0000000000000000000000000 000000000000000000 Gambar 8. Jika guru dan tenaga kependidikan yang lain menghendaki agar peserta didik berperilaku dan bersikap sesuai dengan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa maka guru dan tenaga kependidikan yang lain adalah orang 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 G a m b a r 9 . kasih sayang. Nilai cinta damai yang pertama dan utama memberikan contoh berperilaku dan bersikap sesuai dengan nilai-nilai itu. bertutur kata sopan. perhatian terhadap peserta didik.Keteladanan Keteladanan adalah perilaku dan sikap guru dan tenaga kependidikan yang lain dalam memberikan contoh terhadap tindakan-tindakan yang baik sehingga diharapkan menjadi panutan bagi peserta didik untuk mencontohnya. Misalnya.

Sekolah harus mencerminkan kehidupan karakter bangsa yang diinginkan. m e n g g u n a k a n 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 ffd8ffe000104a46494600010 20100c800c80000ffe20c58494 3435f50524f46494c450001010 0000c484c696e6f021000006d6 e74725247422058595a2007ce 0002000900060031000061637 3704d53465400000000494543 2073524742000000000000000 0000000000000f6d600010000 0000d32d48502020000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000116370727400000 1500000003364657363000001 840000006c77747074000001f 000000014626b707400000204 000000147258595a000002180 itu dalam silabus ditempuh melalui cara-cara berikut ini: a. budaya diintegrasikan dalam setiap pokok bahasan dari setiap mata pelajaran. bak sampah ada di berbagai tempat dan selalu dibersihkan. 00000146758595a0000022c000 000146258595a000002400000 0014646d6e640000025400000 070646d6464000002c4000000 88767565640000034c0000008 676696577000003d400000024 6c756d69000003f8000000146d 6561730000040c00000024746 56368000004300000000c7254 52430000043c0000080c675452 430000043c0000080c62545243 0000043c0000080c7465787400 000000436f7079726967687420 2863292031393938204865776 c6574742d5061636b61726420 436f6d70616e79000064657363 0000000000000012735247422 049454336313936362d322e31 0000000000000000000000127 3524742204945433631393636 2d322e3100000000000000000 0000000000000000000000000 mata pelajaran 2.terluka (nilai kasih sayang) nilai-nilai budaya dan d. mengkaji Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) pada Standar Isi (SI) untuk menentukan apakah nilai-nilai budaya dan karakter bangsa yang tercantum itu sudah tercakup di dalamnya. Misalnya. . toilet yang selalu bersih. Pengintegrasian dalam Pengembangan Pengembangan pendidikan karakater nilai-nilai dan bangsa nilai-nilai b .Pengkondisian Untuk mendukung keterlaksanaan pendidikan budaya dan karakter bangsa maka sekolah harus dikondisikan sebagai pendukung kegiatan itu. sekolah terlihat rapi dan alat belajar ditempatkan teratur. Nilai-nilai tersebut dicantumkan dalam silabus dan RPP.

memberikan bantuan kepada peserta didik. 2073524742000000000000000 3. moral serta etika bersama yang berlaku di suatu Kepemimpinan. ekstrakurikuler. sekolah. mengembangkan proses pembelajaran peserta didik secara aktif yang memungkinkan peserta didik memiliki kesempatan melakukan internalisasi nilai dan menunjukkannya dalam perilaku yang sesuai. B u d a y a S e k o l a h ke pe du lia n li ng ku ng an . hubungan. konselor dengan pegawai dengan dan kelompok sekolah. guru dengan disiplin. d. Budaya sekolah adalah suasana kehidupan sekolah tempat peserta didik berinteraksi dengan sesamanya. antaranggota masyarakat umumnya mencakup ritual. mencantumkan nilainilai yang sudah tertera dalam silabus ke dalam RPP. dan f. ffd8ffe000104a46494600010 201009600970000ffe20c58494 3435f50524f46494c450001010 0000c484c696e6f021000006d6 e74725247422058595a2007ce 0002000900060031000061637 3704d53465400000000494543 Budaya cakupannya harapan. keramahan. . kebijakan maupun interaksi sosial antarkomponen di sekolah. norma. keteladanan. Interaksi internal kelompok dan antarkelompok terikat oleh berbagai aturan. 0000000000000f6d6000100000 000d32d485020200000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000001163707274000001 5000000033646573630000018 40000006c77747074000001f00 0000014626b70740000020400 0000147258595a00000218000 000146758595a0000022c00000 0146258595a00000240000000 14646d6e64000002540000007 0646d6464000002c400000088 767565640000034c000000867 6696577000003d4000000246c 756d69000003f8000000146d65 61730000040c0000002474656 368000004300000000c725452 430000043c0000080c67545243 0000043c0000080c6254524300 00043c0000080c746578740000 0000436f707972696768742028 63292031393938204865776c6 574742d5061636b6172642043 6f6d70616e7900006465736300 0000000000001273524742204 9454336313936362d322e3100 0000000000000000000012735 247422049454336313936362d 322e310000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000 guru. administrasi sesamanya. toleransi. ra sa ke ba ng sesamanya. kerja keras. demografi. mencantumkankan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa dalam tabel 1 itu ke dalam silabus. kurikuler. kepedulian sosial. baik yang mengalami kesulitan untuk menginternalisasi nilai maupun untuk menunjukkannya dalam perilaku. mengambil sekolah sangat luas.tabel 1 yang memperlihatkan keterkaitan antara SK dan KD dengan nilai dan indikator untuk menentukan nilai yang akan dikembangkan. kegiatan kegiatan proses keputusan. e. c.

dan tanggung jawab merupakan nilai-nilai yang dikembangkan budaya sekolah. konselor. Untuk pegembangan beberapa nilai lain seperti peduli sosial. 2Sekolah. tidak selalu diperlukan kegiatan belajar khusus untuk mengembangkan nilai-nilai pada pendidikan budaya dan karakter bangsa. melalui proses belajar setiap mata pelajaran atau kegiatan yang dirancang sedemikian rupa. untuk pengembangan nilai-nilai tertentu seperti kerja keras. Pengembangan Proses Pembelajaran Pembelajaran menggunakan pendidikan pendekatan budaya dan karakter bangsa proses belajar peserta didik secara aktif dan berpusat pada kelas. dilakukan dan melalui berbagai kegiatan di sekolah. masyarakat. semangat kebangsaan. disiplin. Setiap kegiatan belajar mengembangkan kemampuan dalam ranah kognitif. g u r u . toleransi. rasa ingin tahu. Pengembangan nilai-nilai dalam dalam pendidikan budaya dan karakter bangsa dalam budaya sekolah mencakup kegiatan-kegiatan guru. mandiri. dan psikomotor. administrasi berkomunikasi peserta sekolah. jujur. anak. afektif. Oleh karena itu. yang tenaga ketika dengan dan fasilitas didik dilakukan kepala sekolah. Meskipun demikian. dan kreatif memerlukan upaya pengkondisian sehingga peserta didik memiliki kesempatan untuk memunculkan perilaku yang menunjukkan nilai-nilai itu. melalui berbagai k e g i a t a n s e k o l a h y a n g d ii k u ti s e l u r u h p e s e r t a d i d i k . dan gemar membaca dapat melalui kegiatan belajar yang biasa dilakukan guru. cinta tanah air. ffd8ffe000104a46494600010 201009600970000ffe20c58494 3435f50524f46494c450001010 0000c484c696e6f021000006d6 e74725247422058595a2007ce 0002000900060031000061637 3704d53465400000000494543 2073524742000000000000000 0000000000000f6d600010000 0000d32d48502020000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000116370727400000 1500000003364657363000001 840000006c77747074000001f 000000014626b707400000204 000000147258595a000002180 00000146758595a0000022c00 0000146258595a00000240000 00014646d6e64000002540000 0070646d6464000002c400000 088767565640000034c000000 8676696577000003d40000002 46c756d69000003f800000014 6d6561730000040c000000247 4656368000004300000000c72 5452430000043c0000080c675 452430000043c0000080c6254 52430000043c0000080c74657 87400000000436f7079726967 6874202863292031393938204 menggunakan 865776c6574742d5061636b61 726420436f6d70616e79000064 6573630000000000000012735 247422049454336313936362d 322e310000000000000000000 0001273524742204945433631 3936362d322e3100000000000 0000000000000000000000000 000000000000000000 C. 1Kelas. peduli lingkungan. k e p a l a s e .saan.

lomba pidato bertema budaya dan karakter bangsa.kolah. gelar wicara. dan tenaga administrasi di sekolah itu. atau berceramah yang berhubungan dengan budaya dan karakter bangsa. lomba kesenian antarkelas. direncanakan sejak awal tahun pelajaran. lomba membuat tulisan. pagelaran seni. pameran foto hasil karya peserta didik bertema 3 ffd8ffe000104a46494600010 201009c009c0000ffe20c58494 3435f50524f46494c450001010 0000c484c696e6f021000006d6 e74725247422058595a2007ce 0002000900060031000061637 3704d53465400000000494543 2073524742000000000000000 4 5 budaya dan karakter bangsa. 0000000000000000000000000 0000000000116370727400000 1500000003364657363000001 840000006c77747074000001f0 00000014626b7074000002040 00000147258595a0000021800 0000146758595a0000022c0000 00146258595a0000024000000 014646d6e6400000254000000 70646d6464000002c40000008 8767565640000034c00000086 76696577000003d4000000246 c756d69000003f8000000146d6 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 5 6 1 7 3 0 0 0 0 0 4 0 c . mengundang berbagai narasumber untuk berdiskusi. lomba olah raga antarkelas. dimasukkan ke Kalender Akademik dan yang dilakukan sehari-hari sebagai bagian dari budaya sekolah. pameran hasil karya peserta didik bertema budaya dan karakter bangsa. Contoh kegiatan yang dapat dimasukkan ke dalam program sekolah adalah lomba vocal group antarkelas tentang lagulagu bertema cinta tanah air. pagelaran bertema budaya dan karakter bangsa. lomba mengarang lagu. melakukan wawancara kepada tokoh yang berkaitan dengan budaya dan 6 7 ffd8ffe000104a46494600010 20100b400b40000ffe20c58494 3435f50524f46494c450001010 0000c484c696e6f021000006d6 e74725247422058595a2007ce 0002000900060031000061637 3704d53465400000000494543 2073524742000000000000000 0000000000000f6d600010000 0000d32d48502020000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000f6d6000100000 000d32d485020200000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000001163707274000001 5000000033646573630000018 40000006c77747074000001f00 0000014626b70740000020400 0000147258595a00000218000 000146758595a0000022c00000 0146258595a00000240000000 14646d6e64000002540000007 0646d6464000002c400000088 767565640000034c000000867 6696577000003d4000000246c 756d69000003f8000000146d65 61730000040c0000002474656 368000004300000000c725452 430000043c0000080c67545243 0000043c0000080c6254524300 00043c0000080c746578740000 0000436f707972696768742028 63292031393938204865776c6 574742d5061636b6172642043 6f6d70616e7900006465736300 0000000000001273524742204 9454336313936362d322e3100 0000000000000000000012735 247422049454336313936362d 322e310000000000000000000 0000000000000000000000000 20 karakter bangsa.

. sejak dalam ke yang air. membantu mengatur barang di tempat menumbuhkan rasa cinta ffd8ffe000104a46494600010 20100b400b40000ffe20c58494 3435f50524f46494c450001010 0000c484c696e6f021000006d6 e74725247422058595a2007ce 0002000900060031000061637 3704d53465400000000494543 2073524742000000000000000 0000000000000f6d600010000 0000d32d48502020000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000116370727400000 1500000003364657363000001 840000006c77747074000001f 000000014626b707400000204 000000147258595a000002180 00000146758595a0000022c00 D. Luar kegiatan sekolah. dan Akademik. atau tempatatau dan kegiatan lain yang diikuti oleh seluruh atau sebagian dirancang dimasukkan Kalender Misalnya. tempat-tempat terhadap tanah peserta sekolah ke didik. 0000146258595a00000240000 00014646d6e64000002540000 0070646d6464000002c400000 088767565640000034c000000 8676696577000003d40000002 46c756d69000003f8000000146 d6561730000040c0000002474 656368000004300000000c725 452430000043c0000080c67545 2430000043c0000080c6254524 30000043c0000080c746578740 0000000436f707972696768742 0286329203139393820486577 6c6574742d5061636b6172642 0436f6d70616e7900006465736 3000000000000001273524742 2049454336313936362d322e3 1000000000000000000000012 7352474220494543363139363 62d322e310000000000000000 0000000000000000000000000 pendidikan nilai budaya dan 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 awal tahun pelajaran. melalui ekstrakurikuler 6e79000064657363000000000 0000012735247422049454336 313936362d322e31000000000 0000000000000127352474220 49454336313936362d322e310 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 000 menumbuhkan kebangsaan.0000002474656368000004300 000000c725452430000043c00 00080c675452430000043c000 0080c625452430000043c0000 080c7465787400000000436f7 0797269676874202863292031 393938204865776c6574742d5 061636b61726420436f6d7061 8 9 3. Penilaian Hasil Belajar Penilaian pencapaian in di ka karakter didasarkan pada indikator. kunjungan tempat umum. Sebagai contoh. pengabdian untuk kepedulian kesetiakawanan tertimpa musibah semangat melakukan masyarakat menumbuhkan dan sosial banjir. (membantu mereka yang memperbaiki membersihkan membersihkan ibadah tertentu).

dipelajari. Penilaian dilakukan secara terus menerus.tor untuk nilai jujur di suatu semester dirumuskan dengan dengan perasaan mengenai apa “mengatakan sesungguhnya dirinya yang teman sekelasnya. saja berbeda umum tertulis atau bahkan dengan dinyatakan kepada peserta didik untuk Sebagai menyatakan pemalas. Mungkin saja peserta didik menyatakan juga bahasa yang mungkin tidak perasaan perasaannya secara Perasaan itu memiliki dengan teman dikembangkan) selalu dapat digunakan guru. atau dirasakan” maka guru mengamati (melalui berbagai cara) apakah yang dikatakan seorang peserta didik itu jujur mewakili perasaan dirinya. contoh. guru dapat tugas pula yang yang memberikan atau berisikan suatu persoalan kejadian memberikan menunjukkan dimilikinya. dilihat. diamati. gradasi dari perasaan yang sekelasnya sampai bahkan kepada yang bertentangan dengan perasaan umum terhadap orang kikir. atau hal-hal lain yang bersifat bukan kontroversial sampai 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000116370727400000 1500000003364657363000001 840000006c77747074000001f0 00000014626b7074000002040 00000147258595a0000021800 0000146758595a0000022c0000 00146258595a0000024000000 014646d6e6400000254000000 70646d6464000002c40000008 8767565640000034c00000086 76696577000003d4000000246 c756d69000003f8000000146d6 ffd8ffe000104a46494600010 201009600960000ffe20c58494 3435f50524f46494c450001010 0000c484c696e6f021000006d6 e74725247422058595a2007ce 0002000900060031000061637 3704d53465400000000494543 2073524742000000000000000 0000000000000f6d600010000 0000d32d48502020000000000 0000000000000000000000000 5 6 1 7 3 0 0 0 0 0 4 0 c 0 . Model anecdotal record (catatan yang dibuat guru ketika melihat adanya perilaku dengan yang nilai berkenaan yang ke pa da ha l ya ng da pa t m en gu nd an g ko nf lik pa da di ri ny a. setiap saat guru berada di kelas atau di sekolah. dimintakan sikapnya menolong memberikan peserta terhadap kesempatan nilai yang didik upaya bantuan itu secara lisan tetapi dapat dilakukan tubuh. Selain itu.

e790000646573630000000000 0000127352474220494543363 13936362d322e310000000000 0000000000001273524742204 9454336313936362d322e3100 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 00 MT : Mulai (apabila Terlihat peserta 22 m e m pe rli ha tk an pe ril ak u catatan anekdotal. guru dapat memberikan atau tentang kesimpulan pertimbangan didik sudah mulai memperlihatkan adanya tanda-tanda awal perilaku yang dinyatakan indikator dalam tetapi pencapaian suatu indikator atau bahkan suatu nilai. kerja keras. peduli. cerdas. dan sebagainya. laporan. tugas. Guru sehingga guru memperoleh . BT : Belum (apabila didik tanda-tanda perilaku dinyatakan indikator).0000024746563680000043000 00000c725452430000043c000 0080c675452430000043c0000 080c625452430000043c00000 80c7465787400000000436f70 7972696768742028632920313 93938204865776c6574742d50 61636b61726420436f6d70616 Dari hasil pengamatan. dan sebagainya). MB : Mulai Berkembang (apabila didik peserta sudah memperlihatkan berbagai perilaku dinyatakan tanda yang dalam memperlihatkan indikator dan mulai konsisten). Membudaya (apabila peserta didik terus menerus dalam indikator yang dinyatakan secara konsisten). Kesimpulan pertimbangan dinyatakan pernyataan sebagai berikut ini. Terlihat peserta belum awal yang dalam MK : itu atau dapat dalam kualitatif belum konsisten). profile peserta didik dalam Pernyataan kualitatif di atas dapat digunakan ketika satu semester tentang nilai guru melakukan asesmen pada setiap kegiatan belajar terkait (jujur.

sekolah pelajaran. atau akumulasi yang dikembangkan dalam pedoman indikator untuk adalah digunakan sekolah. . mengevaluasi pendidikan sebagai lembaga pelaksana karakter bangsa. MB atau MK dapat pula menggunakan tersebut dalam rapor. Indikator ini berkenaan juga dengan kegiatan sekolah yang diprogramkan dan kegiatan sekolah sehari-hari (rutin). rapor Ini penilaian dan personalia sekolah dalam merencanakan. suatu tanya Perilaku yang dikembangkan dalam indikator pendidikan budaya dan karakter bangsa didik terhadap tugas dan e pertanyaan guru. dan kelas. satu Jadi. indikator Indikator sekolah dan kelas penanda oleh guru. Indikator Sekolah dan Kelas jawaban yang diberikan peserta b Indikator dirumuskan dalam bentuk perilaku peserta didik di kelas dan sekolah yang dapat diamati melalui pengamatan guru ketika seorang peserta didik tindakan melakukan di sekolah. MT. i f a t jawab dengan peserta didik. ini. apabila pada awal semester seorang peserta didik masih dalam status BT sedangkan pada penilaian di akhir emester yang bersangkutan sudah berada pada MB maka digunakan membedakan dengan ketrampilan. Ada 2 (dua) jenis indikator Posisi nilai yang dimiliki peserta didik adalah posisi seorang peserta didik di akhir semester. Kedua. serta tulisan r peserta didik dalam laporan dan s pekerjaan rumah. melaksanakan. untuk mata Pertama. Indikator mata pelajaran menggambarkan perilaku peserta afektif seorang hasil belajar pengetahuan E.BT. bukan hasil tambah berbagai kesempatan/tindakan penilaian semester selama tersebut. yang kepala dan did ik ber ke na an de ng an ma ta pel dan sekolah budaya dan aja ran tert ent u. nilai untuk MB.

ffd8ffe000104a464946000102 0100c800c80000ffe20c584943 435f50524f46494c4500010100 000c484c696e6f021000006d6e 74725247422058595a2007ce00 0200090006003100006163737 04d5346540000000049454320 7352474200000000000000000 00000000000f6d600010000000 0d32d48502020000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000116370727400000150 0000003364657363000001840 000006c77747074000001f0000 00014626b7074000002040000 00147258595a0000021800000 0146758595a0000022c0000001 46258595a0000024000000014 646d6e6400000254000000706 46d6464000002c40000008876 7565640000034c00000086766 96577000003d4000000246c75 6d69000003f8000000146d6561 730000040c000000247465636 8000004300000000c72545243 0000043c0000080c6754524300 00043c0000080c625452430000 043c0000080c74657874000000 00436f70797269676874202863 292031393938204865776c657 4742d5061636b61726420436f6 d70616e790000646573630000 0000000000127352474220494 54336313936362d322e310000 0000000000000000001273524 7422049454336313936362d32 2e31000000000000000000000 0000000000000000000000000 00000000 INDIKATOR KEBERHASILAN SEKOLAH DAN KELAS DALAMPENGEMBANGAN PENDIDIKAN BUDAYA DAN K A R A K T E R B A N G S A tersebut berkembang semakin kompleks antara satu jenjang kelas ke jenjang kelas di atasnya ( 1-3. 10-12). dan sebagainya. buku. dan kelas bahkan dalam jenjang yang sama.progresif. 4-6. Guru mengembangkannya pensil. membagi menjadi “membagi makanan”. Untuk mengetahui bahwa suatu sekolah itu telah melaksanakan pembelajaran karakter bangsa. Indikator berfungsi bagi guru sebagai memberikan kriteria untuk pertimbangan tentang perilaku untuk nilai tertentu telah menjadi perilaku yang dimiliki peserta didik. yang maka mengembangkan budaya dan ditetapkan indikator sekolah dan kelas antara lain seperti NILAI DESKRIPSI . Artinya. Guru dalam kebebasan memiliki menentukan berapa lama suatu perilaku harus dikembangkan sebelum ditingkatkan ke perilaku yang lebih kompleks. Misalkan. 7-9.”membagi makanan kepada indikator dapat membagi teman” kepedulian sebagai sosial pada jenjang kelas 1 – 3. perilaku berikut ini.

serta hidup rukun dengan pemelukagama lain. tindakan. 2. Religius Sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agamayang dianutnya. mudahtergantung pada orang SemangatK dalammenyelesaikan tugas-tu aan DESKRIPSI NILAI 8. dan pek 2 5 6. Demokratis 5. Rasa sesu untuk menghasilkan cara ata baru dari sesuatu yang telah 7. tugas dan menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya.1. Kreatif NILAI 4. bersikap. Disiplin DESKRIPSI Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh padaberbagai ketentuan dan peraturan. Toleransi menjadikan dirinya sebagaio yang selalu dapat dipercaya d perkataan. danb yang menilai sama hakdan kewajiban dirinya dan orang 11. Berpikir dan melakukan Ingi 9. Cara berpikir. Cinta TanahAir ffd8ffe000104a46494600010 20100c800c80000ffe20c58494 3435f50524f46494c450001010 0000c484c696e6f021000006d6 e74725247422058595a2007ce 0002000900060031000061637 3704d53465400000000494543 2073524742000000000000000 0000000000000f6d600010000 0000d32d48502020000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000000000000000000 0000000000116370727400000 1500000003364657363000001 840000006c77747074000001f 000000014626b707400000204 000000147258595a000002180 00000146758595a0000022c000 000146258595a000002400000 0014646d6e640000025400000 070646d6464000002c4000000 88767565640000034c0000008 676696577000003d400000024 6c756d69000003f8000000146d 6561730000040c00000024746 56368000004300000000c7254 52430000043c0000080c675452 430000043c0000080c62545243 0000043c0000080c7465787400 000000436f7079726967687420 2863292031393938204865776 c6574742d5061636b61726420 436f6d70616e79000064657363 0000000000000012735247422 049454336313936362d322e31 0000000000000000000000127 3 5 2 4 7 4 2 2 0 4 9 4 5 4 3 3 6 3 1 . Mandiri Sikap dan prilaku yang tidak 10. toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain. Jujur Perilaku yang didasarkan pad 3. Kerja Keras Perilaku yang menunjukkan upayasungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan belajar.

danpolitik bangsa. yang seharusn 6 lakukan.b 7 0 7 4 0 ffd8ffe000104a464946000102 0 0100c800c80000ffe20c584943 0 435f50524f46494c4500010100 0 000c484c696e6f021000006d6e 0 74725247422058595a2007ce00 2 0200090006003100006163737 0 04d5346540000000049454320 4 7352474200000000000000000 0 00000000000f6d600010000000 0 0d32d48502020000000000000 0 0000000000000000000000000 0 0000000000000000000000000 0 0000000000000000000000000 0 0000000116370727400000150 1 0000003364657363000001840 4 Sikap dan tindakan yang 0 selaluberupaya mencegah ke 0 pada lingkungan0alam di sek dan mengembangkan upaya0 upayauntuk memperbaiki ke alamyang sudah 0 terjadi. 6 c 7 7 7 4 7 0 7 4 0 0 0 0 17. sosial. ekonomi. . Bersahabat/ Komuniktif Tindakan yang memperlihatkan rasasenang berbicara. Cinta Damai Sikap. Peduli Sosial Sikap dan tindakan yang sela 0 memberi bantuan pada orang 1 masyarakat yang membutuhk f 0 0 0 28 29 0 0 NILAI DESKRIPSI 0 0 18. 13. dan menghormati keberhasilan orang lain. negara dan Tuh Yang Maha Esa.3936362d322e3100000000000 0000000000000000000000000 26 27 NILAI DESKRIPSI fisik. perkataan. dan bekerja sama dengan orang lain. MenghargaiPresta si Sikap dan tindakan yang mendorongdirinya untuk menghasilkan sesuatuyang berguna bagi masyarakat. mengakui. terhadap diri sendir 2 masyarakat. 000000000000000000 16. dan tindakan yang menyebabkan orang lain merasa senang dan aman atas kehadiran dirinya NILAI 15. Sikap dan perilaku seseorang 1 Tanggungjawab untukmelaksanakan tugas da 4 kewajibannya. GemarMembaca DESKRIPSI Kebiasaan menyediakan waktu untuk membaca berbagai bacaan yang memberikan kebajikan bagi dirinya. lingkungan (alam 6 dan budaya). budaya. PeduliLingkungan 12. 14. bergaul.

jenjang kelas. berikut . DAN INDIKATOR Tabel menggambarkan keterkaitan antara nilai. SMA/SMK (10-12). SMP (7-9). JENJANG 454320735247420000000000 000000000000000000f6d6000 100000000d32d48502020000 000000000000000000000000 000000000000000000000000 000000000000000000000000 000000000000000000011637 072740000015000000033646 KELAS. dalam itu bersifat secara Artinya. 46). NILAI. berkembang progresif.7258595a00000218000000146 758595a0000022c0000001462 58595a0000024000000014646 d6e640000025400000070646d 6464000002c40000008876756 5640000034c00000086766965 77000003d4000000246c756d6 9000003f8000000146d656173 0000040c00000024746563680 00004300000000c7254524300 00043c0000080c67545243000 0043c0000080c625452430000 043c0000080c74657874000000 00436f70797269676874202863 292031393938204865776c657 4742d5061636b61726420436f6 d70616e790000646573630000 0000000000127352474220494 54336313936362d322e310000 0000000000000000001273524 7422049454336313936362d32 2e31000000000000000000000 0000000000000000000000000 00000000 PETA NILAI DAN INDIKATOR Indikator Bab III ini memuat nilai dan indikator minimal. dan indikator untuk nilai itu. untuk perilaku yang dirumuskan indikator jenjang kelas 1 -3 lebih sederhana perilaku dibandingkan untuk jenjang kelas 4 .6. dan indikator untuk setiap jenjang kelas yang digunakan dalam pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa. perilaku yang ffd8ffe000104a46494600010 20100c800c80000ffe20c5849 43435f50524f46494c4500010 100000c484c696e6f02100000 6d6e74725247422058595a200 7ce0002000900060031000061 6373704d5346540000000049 A. nilai. Dalam pedoman ini ada 4 jenjang kelas yaitu SD (1-3. Bagi nilai yang sama. peta nilai yang diidentifikasi untuk sejumlah mata pelajaran di jenjang pendidikan dasar dan menengah. serta keterkaitan antara SK dan KD.

KETERKAITAN NILAI DAN INDIKATOR UNTUK agama lain. toleran terhadap pelaksanaan ibadah INDIKATOR 1-3 Mengenal dan mensyukuri tubuh dan bagiannya sebagai ciptaan Tuhan melalui cara merawatnya dengan baik. Mengagumi ke karena kelahira dan hormat kep orangtuanya. dibandingkan untuk kelas 10 religius. NILAI Religius: Sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya. 30 SEKOLAH DASAR 1. lebih lebih Misalnya.57363000001840000006c777 47074000001f000000014626b 707400000204000000147258 595a00000218000000146758 595a0000022c0000001462585 95a0000024000000014646d6e 640000025400000070646d64 64000002c400000088767565 640000034c00000086766965 77000003d4000000246c756d 69000003f8000000146d65617 30000040c000000247465636 8000004300000000c7254524 30000043c0000080c67545243 0000043c0000080c625452430 000043c0000080c7465787400 000000436f707972696768742 028632920313939382048657 76c6574742d5061636b61726 420436f6d70616e7900006465 736300000000000000127352 47422049454336313936362d 322e31000000000000000000 000012735247422049454336 313936362d322e3100000000 000000000000000000000000 0000000000000000000000 dirumuskan dalam indikator untuk kelas 7 Tuhan melalui dengan 1-3 kelas cara baik” lebih -9 tetapi -12. serta hidup rukun dengan pemeluk agama lain. indikator “mengenal dan mensyukuri tubuh dan bagiannya sebagai ciptaan dibandingkan indikator “mengagumi sistem dan cara kerja organ-organ tubuh manusia yang sempurna dalam sinkronisasi fungsi dibandingkan mengenal dan organ” untuk kelas 4-6 karena mengagumi sistem dan cara kerja organ lebih tinggi mensyukuri tubuh dan bagian tubuh. Mengagumi ke Tuhan yang tel menciptakan b bahasa dan suk . kompleks sederhana bagi nilai merawatnya untuk sederhana dibandingkan untuk kelas 4 -6.

Membuat suatu bahan yang ter Mengusulkan s baru di kelas. Melakukan sendiri tugas kelas yang menjadi tanggung jawabnya. Memberikan su pemilihan di ke sekolah. Menyelesaikan waktunya. Menerima ketu terpilih berdasa terbanyak. Menerima arah kelas. Berpakaian rap Mematuhi atur Kerja keras: Perilaku yang menunjukkan upaya sungguhsungguh dalam mengatasi berbagai hambatan belajar. NILAI INDIKATOR 1-3 Membantu teman yang mengalami kesulitan walaupun be rbeda dalam agama. dan menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya. Menyatakan pe dalam gambar. Mau menyatakan tentang ketidaknyaman suasana belajar di kelas. bentuk komuni tulis. bersikap. dan bertindak yang menilai sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain. etnis. Mencari inform sumber di luar pelajaran. Mau bercerita tentang kesulitan dirinya dalam berteman. Duduk pada te telah ditetapka Menaati peratu dan kelas. Disiplin: Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan. Senang bergaul dengan teman sekelas dan satu sekolah dengan berbagai perbedaan yang telah diciptakan-Nya. Tidak meniru jawaban teman (menyontek) ketika ulangan ataupun mengerjakan tugas di kelas. tugas. Mengerjakan s kelas dengan s sungguh. pendapat. Menceritakan suatu kejadian berdasarkan sesuatu yang diketahuinya. dan etnis. Menggunakan waktu di kelas Mencatat deng sungguh sesuat ditugaskan gur Kreatif: Berpikir dan melakukan sesuatu yang menghasilkan cara atau hasil baru berdasarkan sesuatu yang telah dimiliki. NILAI INDIKATOR 1-3 Melakukan tindakantindakan untuk membuat kelas menjadi sesuatu yang nyaman. Menerima pendapat teman yang berbeda dari pendapat dirinya. dan OS . Tidak mengganggu teman yang berlainan agama dalam beribadah. sikap. Mengerjakan PR tanpa meniru pekerjaan temannya. tindakan. Toleransi: Sikap dan tindakan yang menghargai perbedaan agama. suku. Demokratis: Cara berpikir. Mau bertegur sapa dengan teman yang berbeda pendapat.Senang mengikuti aturan kelas dan sekolah untuk kepentingan hidup bersama. Menjawab pertanyaan guru tentang sesuatu berdasarkan yang diketahuinya. Mandiri: Sikap dan prilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas. Datang ke seko masuk kelas pa Melaksanakan kelas yang men jawabnya. suku. Jujur: Perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan. dan pekerjaan. dan tindakan orang lain yang berbeda dari dirinya. ketua ke belajar. Mengemukaka tentang teman- Ikut membantu melaksanakan kelas.

budaya lain. Mengagumi ke geografis dan k tanah wilayah Menyenangi ke budaya dan sen Menyenangi ke bangsa dan bah yang dimiliki I Semangat kebangsaan: Cara berpikir. dan bekerja sama dengan orang lain. kepedulian. dan berbuat yang menunjukkan kesetiaan. Cinta tanah air: Cara berpikir. ekonomi. Bertanya kepada guru dan teman tentang materi pelajaran. dan politik bangsa. Mengucapkan selamat pagi/si ketika bertemu pertama kali pa . Cinta damai: Sikap. Hormat kepada sudah dilakuka sekolah. dilihat. NILAI INDIKATOR 1-3 Menghargai tradisi dan hasil karya masyarakat di sekitarnya. bertindak. NILAI INDIKATOR 1-3 Mengakui persamaan hak dan kewajiban antara dirinya dan teman sebangsa dari suku. Berbicara dengan teman sekelas. Bergaul dengan teman lain kelas. dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan kelompoknya. flor Indonesia. mengakui. Berbicara deng yang tidak men amarah teman. perkataan. dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa. Menggunakan bahasa Indonesia ketika ada teman dari suku lain. Mengagumi banyaknya keragaman bahasa di Indonesia. Mengagumi ke Indonesia.Rasa ingin tahu: Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajari. Bekerja sama dalam kelompok di kelas. dan didengar. Tidak mengam teman. Membaca buku-buku mengenai suku bangsa dan etnis yang berjuang bersama dalam mempertahankan kemerdekaan. dan tindakan yang menyebabkan orang lain merasa senang dan aman atas kehadiran dirinya Berbicara deng kepala sekolah personalia seko Tidak menggun kekuatan fisik berselisih deng Bersahabat/ komunikatif: Tindakan yang memperlihatkan rasa senang berbicara. bergaul. Bertanya kepada sesuatu tentang gejala alam yang baru terjadi. sosial. Bertanya tentang berbagai peristiwa yang dibaca dari media cetak. Menghargai prestasi: Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat. budaya. Turut serta dalam upacara peringatan hari pahlawan dan proklamasi kemerdekaan. bersikap. Bertanya kepada guru tentang sesuatu yang didengar dari radio atau televisi. dan pe sekolah lain. etnis. Bergaul dengan teman sekelas ketika istirahat. dan menghormati keberhasilan orang lain. lingkungan fisik. Menceritakan p dicapai orang t Menghargai ha pemimpin di m sekitarnya. Mengagumi lau perannya dalam bangsa Indones Mengerjakan tu dengan sebaikBerlatih keras berprestasi dala dan kesenian. Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu-lagu wajib. Mengagumi ke hasil-hasil pert perikanan.

Gemar membaca: Kebiasaan menyediakan waktu untuk membaca berbagai bacaan yang memberikan kebajikan bagi dirinya.

Membaca buku atau tulisan yang diwajibkan guru.

Membaca buku-buku cerita yang ada di perpustakaan sekolah. Membaca koran atau majalah dinding. Membaca buku yang ada di rumah tentang flora, fauna, dan alam. Membagi makanan dengan teman.

1-3 Meminjamkan teman yang tid atau tidak puny Mengumpulka barang untuk k alam. Peduli lingkungan: Sikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan lingkungan alam di sekitarnya dan mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi.

Buang air besa di WC.

Membuang sam tempatnya.

Peduli sosial: Sikap dan tindakan yangselalu ingin memberi bantuan kepada orang lain dan masyarakat yangmembutuhkan.

Membersihkan sekolah.

Berterima kasih kepada petugas kebersihan sekolah.

Tidak memetik taman sekolah.

Tidak menginj taman sekolah.

Menjaga keber NILAI INDIKATOR

INDIKATOR UNTUK SMP 2. KETERKAITAN NILAI, JENJANG KELAS DAN - SMA

NILAI Religius: Sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya, toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain, dan hidup rukun dengan pemeluk agama lain. NILAI Jujur: Perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan.

INDIKATOR 7 -9 Mengagumi kebesaran Tuhan melalui kemampuan manusia dalam melakukan sinkronisasi antara aspek fisik dengan aspek kejiwaan. Mengagumi kebesaran Tuhan karena kemampuan dirinya untuk hidup sebagai anggota masyarakat. INDIKATOR 7 -9 Tidak menyontek ataupun menjadi plagiat dalam mengerjakan setiap tugas. Mengemukakan pendapat tanpa ragu tentang suatu pokok diskusi. Mengemukakan rasa senang atau tidak senang terhadap pelajaran. Menyatakan sikap terhadap suatu materi diskusi kelas. Toleransi: Sikap dan tindakan yang menghargai perbedaan agama, suku, etnis, pendapat, sikap, dan tindakan orang lain yang berbeda dari dirinya.

Mengagumi kekua Tuhan yang telah menciptakan berb semesta. Mengagumi kebes karena adanya aga menjadi sumber k hidup masyarakat. Mengagumi kebes melalui berbagai p bahasan dalam ber pelajaran.

Membayar barang dibeli di toko seko jujur.

Mengembalikan b dipinjam atau dite tempat umum.

Tidak menggangu yang berbeda pend

Menghormati tem berbeda adat-istiad

Bersahabat dengan dari kelas lain.

Disiplin: Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan.

Selalu tertib dalam melaksanakan tugas-tugas kebersihan sekolah. Tertib dalam berbahasa lisan dan tulis. Patuh dalam menjalankan ketetapan-ketetapan organisasi peserta didik. Menaati aturan berbicara yang ditentukan dalam sebuah diskusi kelas. Tertib dalam menerapkan aturan penulisan untuk karya tulis.

NILAI Kerja keras: Perilaku yang menunjukkan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan belajar, tugas, dan menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya.

INDIKATOR 7 -9 Mengerjakan semua tugas kelas selesai dengan baik pada waktu yang telah ditetapkan. Tidak putus asa dalam menghadapi kesulitan dalam belajar. Selalu fokus pada pelajaran.

Kreatif: Berpikir dan melakukan sesuatu yang menghasilkan cara atau hasil baru dari yang telah dimiliki.

Mengajukan pendapat yang berkenaan dengan suatu pokok bahasan. Bertanya mengenai penerapan suatu hukum/teori/prinsip dari materi lain ke materi yang sedang dipelajari. Melakukan sendiri tugas kelas yang menjadi tanggung jawabnya. Mencari sendiri di kamus terjemahan kata bahasa asing untuk bahasa Indonesia atau sebaliknya. Memilih ketua kelompok berdasarkan suara terbanyak. Memberikan suara dalam pemilihan di kelas dan sekolah. Mengemukakan pikiran tentang teman-teman sekelas.

Mandiri: Sikap dan prilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas.

Demokratis: Cara berpikir, bersikap, dan bertindak yang menilai sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain.

Ikut membantu melaksanakan pro kelas. Rasa ingin tahu: Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajari, dilihat, dan didengar.

Bertanya kepada g teman tentang mat pelajaran.

Bertanya kepada s tentang gejala alam baru terjadi.

Bertanya kepada g sesuatu yang diden ibu, bapak, teman, televise.

NILAI Semangat kebangsaan: Cara berpikir, bertindak, dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan kelompoknya.

INDIKATOR 7 -9 Turut serta dalam upacara peringatan hari pahlawan dan proklamasi kemerdekaan.

mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, mengakui, dan menghormati keberhasilan orang lain.

Berlatih keras untu berprestasi dalam dan kesenian.

Hormat kepada se sudah dilakukan g sekolah, dan perso sekolah lain.

Mengemukakan pikiran dan sikap mengenai ancaman dari negara lain terhadap bangsa dan negara Indonesia. Mengemukakan sikap dan tindakan yang akan dilakukan mengenai hubungan antara bangsa Indonesia dengan negara bekas penjajah Indonesia. Cinta tanah air: Cara berpikir, bersikap, dan berbuat yang menunjukkan kesetiaan, kepedulian, dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa, lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan politik bangsa. Menyenangi keunggulan geografis dan kesuburan tanah wilayah Indonesia. Menyenangi keragaman budaya dan seni di Indonesia. Bersahabat/ komunikatif: Tindakan yang memperlihatkan rasa senang berbicara, bergaul, dan bekerja sama dengan orang lain

Menceritakan pres dicapai orang tua.

Menghargai hasil pemimpin di masy sekitarnya.

NILAI

INDIKATOR

7 -9 Menghargai tradis karya masyarakat sekitarnya.

Bekerja sama dala kelompok di kelas Berbicara dengan sekelas.

Menyenangi keberagaman suku bangsa dan bahasa daerah yang dimiliki Indonesia. Mengagumi keberagaman hasil-hasil pertanian, perikanan, flora, dan fauna Indonesia. Mengagumi dan menyenangi produk, industri, dan teknologi yang dihasilkan bangsa Indonesia Menghargai prestasi: Sikap dan tindakan yang Mengerjakan tugas dari guru dengan sebaik-baiknya.

Bergaul dengan te sekelas ketika istir Bergaul dengan te kelas.

Berbicara dengan kepala sekolah, da personalia sekolah Cinta damai: Sikap, perkataan, dan tindakan yang menyebabkan orang lain merasa senang dan aman atas kehadiran dirinya.

Melindungi teman ancaman fisik.

Berupaya memper pertemanan.

Gemar membaca: Kebiasaan menyediakan waktu untuk membaca berbagai bacaan yang memberikan kebajikan bagi dirinya.

Ikut berpartisipasi dalam sistem keamanan sekolah. Membaca buku atau tulisan keilmuan, sastra, seni, budaya, teknologi, dan humaniora. Membaca koran/majalah dinding.

Peduli sosial: Sikap dan tindakan yang selalu ingin memberi bantuan bagi orang lain dan masyarakat yang membutuhkan.

Ikut dalam berbag sosial. Meminjam kepada teman yan membawa atau tid

Peduli lingkungan Sikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan lingkungan alam di sekitarnya dan mengembangkan upayaupaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi.

Mengikuti berbag berkenaan dengan kebersihan, keinda pemeliharaan ling

antara mata pelajaran B. PETA NILAI PENDIDIKAN BUDAYA BERDASARKAN MATA PELAJARAN 1. Berikut adalah gambaran keterkaitan
MATA PELAJARAN 1 -3 JENJANG KELAS 4 -6

dengan dapat DAN untuk bangsa.

nilai

yang

dikembangkan pendidikan

KARAKTER BANGSA

budaya dan karakter

JENJANG

PENDIDIKAN DASAR

JENJANG PENDIDIKAN MATA PELAJARAN IPA 1 -3 JENJANG KELAS 4 -6 x Peduli x Peduli kesehatan kesehatan x Nilai intelektual x Nilai x x x x x x Religius Empati Mandiri Disiplin Toleransi Hati-hati . xReligius xJujur xToleran xDisiplin xKerja keras xKreatif xMandiri xDemokratis xRasa ingin tahu xPercaya xRespek xBertanggung jawab xSaling berbagi MATEMATIKA x x x x x x x x x x x x x x x x Kreatif Mandiri Demokratis Rasa Ingin Tahu Semangat Kebangsaan Cinta Tanah Air Menghargai Prestasi Bersahabat/Ko munikatif Cinta Damai Peduli Sosial Peduli Lingkungan Berani * Kritis * Terbuka * Humor * Kemanusiaan* x x x x x Teliti Tekun Kerja keras Rasa ingin tahu Pantang menyerah IPS BAHASA INDONESIA x x x x x Religius Jujur Toleransi Disiplin Kerja Keras xReligius xJujur xToleransi xDisiplin xKerja Keras JENJANG KELAS 4 -6 MATA PELAJARAN 1 -3 x x x x x x x x x x x Religius Toleransi Kerja keras Kreatif Bersahabat/kom unikatif Kasih sayang Rukun (persatuan) Tahu diri Penghargaan Kebahagiaan Kerendahan hati MENENGAH 2. Jujur Toleran Disiplin Kreatif Rasa ingin tahu Percaya Respek Bertanggung jawab Saling berbagi xSemangat kebangsaan xCinta tanah air xMenghargai Prestasi xBersahabat xKomunikatif xCinta Damai xSenang membaca xPeduli sosial xPeduli lingkungan.PENDIDIKAN KEWARGANEGA RAAN (PKn) x x x x x x x x x x x x x x x Cinta tanah air Bersahabat Komunikatif Senang membaca Peduli sosial Peduli lingkungan.

x m x x x x x x Bersahabat/ko unikasi Peduli sosial Tanggung jawab Peduli lingkungan Nilai susila Rasa ingin tahu Senang membaca Estetika x Hati-hati x Bersahabat/ko munikasi x Peduli sosial x Tanggung jawab x Peduli lingkungan x Nilai susila x Kerja keras x Rasa ingin tahu x Senang membaca x Estetika x Kreatif xTeliti xSeptis xMnghargai prestasi xPantang menyerah PKn x Semangat K Prestasi Ber x membaca P Jujur Tolera x Mandiri De Bertanggun x x x x x x x x x x x Teliti x Menghargai prestasi x Pantang menyerah Terbuka Jujur x Cinta damai x Objektif Hemat x x x x Percaya diri x Terbuka x Jujur x Cinta damai x Objektif xHemat xPercaya diri x x x x x x x x x MATA PELAJARAN NILAI BERDASARKAN JENJANG KELAS 10 .12 .

BAHASA INDONESIA x Religius Jujur Toleransi Disiplin Kerja Keras Kreatif Mandiri Demokratis Rasa Ingin Tahu Semangat x Kebangsaan Cinta Tanah Air Menghargai Prestasi Bersahabat/Komunikatif Cinta Damai Peduli Sosial x Peduli Lingkungan Berani * Kritis * x x x x x x x x x x x x x x x MATA PELAJARAN SEJARAH NILAI BERDASARKAN JENJANG KELAS 10 .12 x Terbuka * Humor * Kemanusiaan* x Semangat K Prestasi Ber x Membaca P Jujur Tolera Demokratis x x x x x x x x x x x x x x x x x MATEMATIKA x Teliti Kreatif Pantang menyerah Rasa ingin Tahu x x x .

12 x Jujur Peduli sosial Rasa ingin tahu Kreatif Mandiri Cinta tanah air Kerja keras Disiplin Semangat x kebangsaan Demokratis x x x x x x x x x x x BAHASA INGGRIS x Bersahabat tahu Demok x membaca x x x x . D x Memokratis kebangsaan Jujur Peduli lingkungan Toleransi Cinta x damai Kerja keras Berani Kreatif x x x x x x x x x x x x x x x x x x MATA PELAJARAN EKONOMI NILAI BERDASARKAN JENJANG KELAS 10 .BIOLOGI x Peduli Kesehatan Religius Mandiri Toleransi Bersahabat/komunikatif Peduli sosial Tanggungjawab x Peduli lingkungan x x x x x x x FISIKA GEOGRAFI x Semangat k x Rasa ingin tahu Senang membaca Semangat prestasi. Be x Peduli sosia Toleransi.

x Disiplin. Peduli Sosial. Peduli Lingkungan. Kreatif. Toleransi.12 x Kreatif Toleran Peduli sosial Religius Disiplin Komunikatif Mandiri Peduli sosial Cinta tanah air x Cinta damai x x x x x x x x SOSIOLOGI x Bersahabat/ Komunikasitif. Kerja Karas. Demokratis. Religius. Cinta Damai.KIMIA x Rasa Ingin x membaca K x x x x x x x MATA PELAJARAN NILAI BERDASARKAN JENJANG KELAS 10 . dan Rasa Ingin Tahu x x x x x x x x x .

1. Dalam pengembangan untuk Memberika n contoh hidup rukun melalui kegiatan di rumah dan sekolah silabus pada awal tahun atau awal semester. NILAI. agama. STANDAR KOMPETENSI.C.suku bangsa menggambarkan keterkaitan antara KD dan SD dengan nilai dan nilai indikator terkait. INDIKATOR PELAJARAN Setiap Kompetensi Dasar memiliki kemampuan mengembangkan satu atau lebih nilai dan setiap nilai memiliki satu atau lebih indikator. dan Indikator Sekolah Dasar Mata Pelajaran Standar Kompetens i Menerapkan hidup rukun dalam perbedaan Kompetens i Dasar Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) Mengetahui perbedaan jenis kelamin. adalah Berikut peta ini yang DAN MATA SK/KD. Nilai. bahkan yang akan Guru mengurangi Membiasak an tertib di rumah dan di sekolah Menerapkan kehidupan rukun di rumah dan di sekolah memiliki kebebasan dalam mengembangkan Menjelaska n perlunya tata tertib d rumah di sekolah sendiri indikator yang akan digunakan. menambah. guru dapat menggunakan contoh berikut ini untuk merencanakan pengembangan nilai terkait untuk semester yang akan dilaksanakan atau tahun akademik dilaksanakan. KOMPETENSI DASAR. Melaksanak an tatatertib di rumah dan sekolah .

lingkungan sehat) Menerapkan kewajiban anak di rumah dan di sekolah Mengikuti tata tertib di rumah dan di sekolah Disiplin Mengenal anggota tubuh Menerapkan aturan yang berlaku di masyarakat Disiplin Membiasakan hidup sehat Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Mengenal anggota tubuh Mengenal bagian tubuh dan perawatan nya rasa ingin tahu senang membaca Mata Pelajaran Mata Pelajaran Standar Kompetens i Kompetens i Dasar Nilai Standar Kompetens i Kompetens i Dasar .Mata Pelajaran Standar Kompetens i Kompetens i Dasar Nilai Menenerapkan hak anak di rumah dan di sekolah Menjelaska n hak anak untuk bermain dan belajar dan dengan pendapatnya Melaksanakan hak anak di rumah dan di sekolah Senang membaca Senang membaca Mengidenti i -kasi kebutuhan tubuh agar tumbuh sehat dan kuat (makanan. pakaian udara. air.

Mengenal cara memelihara lingkungan agar tetap sehat Mengenalca ra menjagaling kungan agar tetap sehat Disiplin Mengenal cara memelihara lingkungan agar tetap sehat Menceritakan perlunya merawat tanaman. hewan peliharaan dan lingkungan sekitar Senang membaca Ingin tahu Membedakan lingkungan sehat denganlingk ungan tidak sehat Kerja keras Mata Pelajaran Mata Pelajaran Standar Kompetens i Kompetens i Dasar Nilai Standar Kompetens i Kompetens i Dasar Mengenal berbagai sifat benda dan kegunaanny a melalui Mengidenti i-kasi benda yang ada di lingkungan sekitar berdasarkan .

ser ta sikap saling menghorma tidalam kemajemukan keluarga Mengidentif i-kasi identitas diri. keluarga dan kerabat Rasa Ingin tahu Mendeskrip -sikan lingkungan rumah Disiplin Menunjuka sikap hidup rukun dalam kemajemukan keluarga Menceritak n kembali peristiwa penting yang dialami sendiri di lingkungan Mendeskrip -sikan lingkungan rumah Mata Pelajaran Standar Kompetens i Kompetens i Dasar Nilai Menceritak n salah satu peristiwa penting di dalam keluarga sesuai dengan kejadian sebenarnya Mata Pelajaran Standar Kompetens i Kompetens i Dasar Mendeskrip sikan letak rumah . serta sikap saling menghorma ti dalam kemajemukan keluarga Senang membaca Menceritakan kasih sayang anta anggota keluarga Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Memahami identitas diri dan keluarga.pengamatan perubahan bentuk benda cirinya melalui pengamatan Jujur Menceritak n pengalaman diri Bersahabat/ komunikati f Menceritak n kasih sayang anta anggota keluarga Peduli sosial Memahami identitas diri dan keluarga.

Nilai. berbangsa dan bernegara. dan Indikator SMP 2SK/KD. Nilai.ke adat istia peraturan berlaku d masyarak Mata Pelajaran Standar Kompetens i Kompetens i Dasar Nilai Menceritaka n pengalaman dalam melaksanak an peran dalam anggota keluarga Jujur Menjelas hakikat d penting h bagi warg . dan Indikator SMA Kritis Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) Standar Kompetensi Menunjukkan sikap positif terhadap norma-norma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat. Kompete Dasar Mendesk hakekat n norma.Mendeskrip -sikan lingkungan rumah Menjelaska n lingkungan rumah sehat dan perilaku dalam menjaga kebersihan rumah Rasa ingin tahu Peduli lingkungan Memahami peristiwa penting dalam keluarga secara kronologis Memahami kedudukan dan peran anggota dalam keluarga dan lingkungan tetangga Memelihara dokumen dan koleksi benda berharga Rasa ingin tahu Memahami kedudukan dan peran anggota dalam keluarga dan lingkungan tetangga Memberi contoh bentuk -bentuk kerjasama di lingkungan tetangga Mendeskrip s ikan kedudukan dan peran anggota keluarga Rasa ingin tahu 1SK/KD.

Mata Pelajaran Standar Kompetensi Menampilkans ikap positif terhadap perlindungand an penegakanHak Azasi Manusia (HAM) Menampilkan sikap positif terhadap perlindungan dan penegakan Hak Azasi Manusia (HAM) Kompetensi Dasar Menguraikan hakikat. hukum. adat istiadat dan peraturan yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara Menjelaskan makna proklamasi kemerdekaan Mendeskripsikan suasana kebatinan konstitusi pertama Menganalisis hubungan antara proklamasi kemerdekaan dan UUD 1945 Kreatif Ilmu PengatahuanAlam (IPA) Memahami gejala-gejala alam melalui pengamatan Melaksan pengama objek sec terencana sistemati mempero informas alam biot abiotik Bersahabat Cinta tanah air Rasa ingin tahu Memahami gejala-gejala alam melalui pengamatan Kreatif Menunjukkan sikap positif terhadap makna proklamasi kemerdekaan dan suasana kebatinan konstitusi pertama. kebiasaan. adat istiadat dan peraturan yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara Menerapkan norma-norma. kebiasaan.Mendeskripsikan makna Proklamasi Kemerdekaan dan konstitusi pertama Menjelaskan makna proklamasi kemerdekaan Mendeskripsikan suasana kebatinan konstitusi pertama Menerapkan norma-norma. dan kelembagaan HAM Menggun mikrosko danperala pendukun lainnya u mengama gejala-ge kehidupa Mata Pelajaran Nilai Peduli sosial Standar Kompetensi Kompete Dasar Mendeskripsikan kasus pelanggaran dan pupaya perlindungan HAM Rasa ingin tahu Memahami prosedur ilmiah untuk mempelajari benda-benda alam dengan Menerap keselama dalam me pengama gejala-ge alam Mendesk besaran p dan besar turunan b satuanny .

Rasa ingin tahu Mengide berbagai pencegah penyimp sosial dal keluarga masyarak Semangat kebangsaan Jujur Berani Mendeskripsikan pengertian suhu dan pengukuran nya Berani Kreatif Memahami kegiatan pelaku ekonomi di masyarakat Mengide bentuk pa dalam ke ekonomi masyarak Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Nilai Jujur Mata Pelajaran Standar Kompetensi Komp Da Peduli lingkungan Disiplin .menggunakan peralatan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Memahami masalah penyimpangan sosial.

Jujur Memahami usaha persiapan kemerdekaan Mendeskripsikan peristiwaperistiwa sekitar proklamasi dan proses terbentuknya negara kesatuan Republik Indonesia Memahami Kegiatan perekonomian Indonesia membaca Mendesk permasal angkatan dan tenag sebagai s daya dala kegiatan ekonomi serta pera pemerint upaya penanggu nya Semangat kebangsaan Mata Pelajaran Standar Kompetensi Memahami hakikat bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia Kompet Dasar Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Nilai PENDIDIKAN KEWARGANE GARAAN (PKn) Mendesk kan haki bangsa d unsur-un terbentu Negara Empati Menghargai prestasi .

fungsi dan tujuan NKRI Semangat kebangsaan kuadrat Menampilkan sikap positif terhadap sistem hukum dan peradilan nasional Mendeskripsikan pengertian sistem hukum dan peradilan nasional Menganalisis lembagalembaga peradilan Disiplin Mengga grafik fu aljabar sederhan fungsi k Rasa ingin tahun Partisipasi Mata Pelajaran Standar Kompetensi Memecahkan masalah yang berkaitan dengan bentuk pangkat. dan ikatan kimia Kompet Dasar MATEMATIKA Teliti KIMIA Pantang Menyerah Melakukan manipulasi aljabar dalam perhitungan yang melibatkan pangkat. akar. dan logaritma. sifat-sifat periodik unsur. d sifat per unsur da tabel per serta me keteratu melalui pemaham konfigur elektron Pantang Menyerah Memecahkan masalah yang berkaitan dengan fungsi. akar. akar. persamaan dan fungsi kuadrat serta pertidaksamaan Memahami konsep fungsi Teliti . dan logaritma Kompetensi Dasar Menggunakan aturan pangkat. Teliti Memaha struktur berdasar teori ato sifat-sifa massa at relatif.Menjelaskan pengertian. dan logaritma. Nilai Mata Pelajaran Standar Kompetensi Memahami struktur atom.

panjang. dan ikatan logam serta hubungannya dengan sifat fisika senyawa yang terbentuk Kritis Melakuk penjuml vektor Komunikatif Menghargai Memahami hukum-hukum dasar kimia dan penerapannya dalam perhitungan kimia (stoikiometri) Mendeskripsikan tata nama senyawa anorganik dan organik sederhana serta persamaan reaksinya Rasa ingin tahu Menerapkan konsep dan prinsip dasar kinematika dan dinamika benda titik Mengan besaran pada ger dengan kecepata percepat konstan Senang membaca Jujur Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompet Dasar Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Nilai Menghargai Mengan besaran pada ger melingk dengan l konstan FISIKA Menerapkan konsep besaran fisika dan pengukurannya Mengukur besaran fisika (massa. gerak m beratura . dan ikatan kimia Membandingkan proses pembentukan ikatan ion. ge vertikal. Menerapkan konsep dan prinsip dasar kinematika dan dinamika benda titik Jujur Menerap Hukum sebagai dasar din untuk ge lurus. ikatan koordinasi. ikatan kovalen.Memahami struktur atom. dan waktu) Senang membaca. sifat-sifat periodik unsur.

Kreatif Mendesk kan obje permasa biologi p berbagai organisa kehidup (moleku jaringan individu populasi ekosiste bioma) Menerapkan prinsip kerja alatalat optik Menganalisis alat-alat optik secara kualitatif dan kuantitatif Rasa ingin tahu Jujur Memahami prinsip-prinsip pengelompokan makhluk hidup Mendesk kan cirireplikasi peran vi dalam kehidup Kreatif Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompet Dasar Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Menerapkan alat-alat optik dalam kehidupan sehari-hari Nilai Disiplin. Kreatif BIOLOGI Memahami hakikat Biologi sebagai ilmu Mengidentifikasi ruang lingkup Biologi Ingin tahu Mendesk n ciri-cir Archaeo dan Eub dan pera bagi keh Kerja keras Mengan jenis-jen limbah d ulang lim Senang membaca .Senang membaca.

Membuat produk daur ulang limbah Kreatif Jujur Mandiri BAHASA INGGRIS Memahami struktur dan fungsi sel sebagai unit terkecil kehidupan Mendeskripsika n komponen kimiawi sel. endositosis. struktur dan fungsi sel sebagai unit terkecil kehidupan Kerja keras Memahami makna dalam percakapan transaksional dan interpersonal resmi dan berlanjut (sustained) dalam konteks kehidupan seharihari Merespo makna y terdapat percakap transaks get thing dan interpers (bersosia resmi da resmi ya menggu Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Nilai Ingin tahu Mata Pelajaran Mengidentifikasi organela seltumbuhan dan hewan Ingin tahu Standar Kompetensi Kompet Dasar Kerja keras Membandingkan mekanisme transpor pada membran (difusi. eksositosis) Ingin Tahu ragam b lisan sed secara ak lancar d berterim konteks kehidup sehari-h melibatk tindak tu berkenal bertemu berpisah menyetu ajakan/ta undanga menerim dan membat janji . transport aktif. osmosis.

lancar dan berterima dalam berbagaikonteks kehidupan sehari-hari dalam teks: recount. narrative. menyetu n/tawara undanga ima janj membat janji GEOGRAFI Peduli sosial Menganalisis gejala alam fisik dan perkembangan bentuk muka bumi serta pelestariannya Menyim hakekat Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompet Dasar Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Meresponmakna dalam teks monolog sederhana yang menggunakanra gam bahasalisan secara akurat. menunjukkan simpati. dan procedure Nilai Peduli lingkungan Jujur Manafsi pola dan cirikena alam dan budaya padaberb petadan citra .Merespon makna yang terdapat dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi yang menggunakan ragam bahasa lisan sederhana secara akurat. lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan melibatkan tindak tutur: mengungkapkan perasaan bahagia. menunjukkan perhatian. dan memberi instruksi Persahabata n Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional dan interpersonal dalam konteks kehidupan seharihari Mengun makna d percakap aksional things d interpers (bersosia resmi da resmi se akurat. l dan bert dengan menggu gam bah lisan sed dalam k kehidup sehari-h melibatk tindak tu berkenal bertemu h.

Revolus Amerika Revolus terhadap perkemb pergerak nasional Indonesi Menganalisis gejala alam fisik dan perkembangan bentuk muka bumi serta pelestariannya Memprediksi perubahan dinamika atmosfer dan dampaknya terhadap kehidupan dimuka bumi Jujur Rasa ingin tahu Menganalisis perjalanan bangsa Indonesia dari negara tradisional. Semangatke bangsaan Membed pengaru Revolus Prancis. pergerakan kebangsaan.Menganalisis gejala alam fisik dan perkembangan bentuk muka bumi serta pelestariannya Menyimpulkanh akekat geografi Rasa ingin tahu SEJARAH Menganalisis perkembangan bangsa Indonesia sejak masuknya pengaruh Barat sampai dengan pendudukan Jepang. hingga terbentuknya negara kebangsaan sampai Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Mengan terbentu negara Kebangs Indonesi Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Memprediksi dinamika perubahan litosfer dan dampaknya terhadap kehidupan di muka bumi Nilai Mata Pelajaran Standar Kompetensi Menganalisis peradaban Indonesia dan dunia Jujur Rasa ingin tahu Kompet Dasar Mengan kehidup masyara Indonesi Mengide kasi pera awal ma di dunia berpeng terhadap peradaba Indonesi . Mengan hubunga perkemb paham-p baru dan transform sosial de kesadara pergerak Manafsirkan pola dan cirikenampakan alam dan budaya padaberbagai petadan media citra Rasa ingin tahu Menganalisis sejarah dunia yang mempengaruhi sejarah Bangsa Indonesia ari abad ke-18 sampai dengan abad ke-20. kolonial.

HinduBuddha. Menganalisis proses interaksi antara tradisi lokal. Menjelaskan fungsi sosiologi sebagai ilmu yang mengkaji hubungan masyarakat dan lingkungan Bersahabat/ komunikatif Mendesk kan terja perilaku menyim dan sika anti sosi Menganalisis perkembangan bangsa Indonesia sejak masuknya pengaruh Barat sampai dengan pendudukan Jepang Bersahabat/ komunikatif SOSIOLOGI Memahami prilaku keteraturan hidup sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat Bersahabat/ Komunikatif Menerap aturan so dalam kehidup bermasy Memahami struktur sosial serta berbagai faktor penyebab Mendesk kan bent bentuk s sosial da fenomen kehidup Cinta Damai Peduli Sosial Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompet Dasar Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Nilai Senang Membaca Rasa ingin tahu Mengan factor pe konflik s dalam masyara . Menganalisis hubungan antara perkembangan paham-paham baru dan transformasi sosial dengan kesadaran dan pergerakan kebangsaan.Menganalisis asal-usul dan persebaran manusia di kepulauan Indonesia Menghargai prestasi Menerapkan nilai dan norma dalam proses pengembangan kepribadian Menjela sosialisa sebagai dalam pembent kepribad Menganalisis perjalanan bangsa Indonesia pada masa negara-negara tradisional. dan Islam di Indonesia.

Mengide kasi fakt faktor ya mempen perminta penawar Peduli Sosial Memahami konsep ekonomi dlm kaitannya dg kegiatan ekonomi konsumen dan produsen Mendeskripsikan pola perilaku konsumen dan produsen dalam kegiatan ekonomi Kompetensi Dasar Mandiri Mata Pelajaran Standar Kompetensi Nilai Jujur Cinta Tanah Air Mendeskripsikan peran konsumen dan Mandiri ffd8ffe000104a46494600010 20100c800c80000ffe20c5849 43435f50524f46494c4500010 100000c484c696e6f02100000 6d6e74725247422058595a200 7ce0002000900060031000061 6373704d5346540000000049 454320735247420000000000 000000000000000000f6d6000 100000000d32d48502020000 000000000000000000000000 000000000000000000000000 000000000000000000000000 000000000000000000011637 072740000015000000033646 57363000001840000006c777 47074000001f000000014626b 707400000204000000147258 595a00000218000000146758 595a0000022c0000001462585 95a0000024000000014646d6e 640000025400000070646d64 64000002c400000088767565 640000034c00000086766965 77000003d4000000246c756d . kelangkaan dan sistem ekonomi Mengidentifikasi kebutuhan manusia Jujur produsen Cermat Peduli Sosial Mendeskripsikan berbagai sumber ekonomi yang langka & kebutuhan manusia yang tidak terbatas Kreatif Memahami konsep ekonomi dalam kaitannya dengan permintaan. harga keseimbangan dan pasar. penawaran.EKONOMI Memahami permasalahan ekonomi dulu kaitannya dengan kebutuhan manusia.

dan luar sekolah melalui kegiatan ekstrakurikuler dan kegiatan lain.69000003f8000000146d65617 30000040c000000247465636 8000004300000000c7254524 30000043c0000080c67545243 0000043c0000080c625452430 000043c0000080c7465787400 000000436f707972696768742 028632920313939382048657 76c6574742d5061636b61726 420436f6d70616e7900006465 736300000000000000127352 47422049454336313936362d 322e31000000000000000000 000012735247422049454336 313936362d322e3100000000 000000000000000000000000 0000000000000000000000 INTEGRASI NILAINILAI BUDAYA DAN KARAKTER BANGSA KE Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Menjelaskan hukum permintaan dan penawaran serta asumsi yang mendasarinya. Nilai DALAM DOKUMEN KTSP 76c6574742d5061636b61726420436f6 d70616e7900006465736300000000000 0001273524742204945433631393636 2d322e31000000000000000000000012 735247422049454336313936362d322e 3100000000000000000000000000000 0000000000000000000000000 Sebagaimana dijelaskan pada bab II. (2) melalui semua mata pelajaran (saling menguatkan). berbagai dalam melalui sekolah spontan. kepribadian. dalam Pengembangan nilai-nilai budaya dan berbagai kegiatan belajar di kelas. Penerapannya dapat dilakukan dengan program rutin. . strategi programkegiatan dan pengintegrasian ffd8ffe000104a4649460001020100c800c80000ffe20c584 943435f50524f46494c4500010100000c484c696e6f021000 006d6e74725247422058595a2007ce000200090006003100 00616373704d53465400000000494543207352474200000 00000000000000000000000f6d6000100000000d32d4850 20200000000000000000000000000000000000000000000 00000000000000000000000000000000000000000000000 00001163707274000001500000003364657363000001840 000006c77747074000001f000000014626b7074000002040 00000147258595a00000218000000146758595a0000022c 000000146258595a0000024000000014646d6e640000025 400000070646d6464000002c40000008876756564000003 4c0000008676696577000003d4000000246c756d6900000 3f8000000146d6561730000040c000000247465636800000 4300000000c725452430000043c0000080c675452430000 043c0000080c625452430000043c0000080c746578740000 0000436f707972696768742028632920313939382048657 keteladanan. (3) nilai-nilai tidak diajarkan tapi dikembangkan. prinsip yang digunakan adalah dalam (1) Teliti Menghargai Prestasi pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa berkelanjutan. sekolah. dan (4) dilaksanakan melalui karakter proses bangsa belajar dilakukan aktif. muatan lokal. dan budaya sekolah.

Contoh KTSP yang dituangkan di sini adalah untuk pelaksana Sekolah pendidikan di Menengah Sekolah Pertama/Madrasah Tsanawiyah. Dokumen KTSP Contoh dokumen KTSP yang memuat pendidikan budaya dan karakter bangsa diuraikan secara lengkap dengan anak bab (I) Pendahuluan. Bagi Dasar/Madrasah Ibtidaiyah. Visi. Contoh dokumen KTSP yang mengembangkan pendidikan budaya dan karakter berikut merupakan masukan untuk diadaptasi dengan dokumen KTSP yang sedang berlaku di sekolah. ffd8ffe000104a4649460001020100c800c80000ffe20c584 943435f50524f46494c4500010100000c484c696e6f021000 006d6e74725247422058595a2007ce000200090006003100 00616373704d53465400000000494543207352474200000 00000000000000000000000f6d6000100000000d32d48502 02000000000000000000000000000000000000000000000 00000000000000000000000000000000000000000000000 00011637072740000015000000033646573630000018400 00006c77747074000001f000000014626b70740000020400 0000147258595a00000218000000146758595a0000022c00 0000146258595a0000024000000014646d6e640000025400 000070646d6464000002c400000088767565640000034c00 00008676696577000003d4000000246c756d69000003f800 0000146d6561730000040c0000002474656368000004300 000000c725452430000043c0000080c675452430000043c0 000080c625452430000043c0000080c74657874000000004 36f70797269676874202863292031393938204865776c657 4742d5061636b61726420436f6d70616e790000646573630 000000000000012735247422049454336313936362d322e 31000000000000000000000012735247422049454336313 936362d322e310000000000000000000000000000000000 00000000000000000000 KURIKULUM SMP …. dan Tujuan Sekolah. Dalam satu sekolah hanya ada satu KTSP. (II) Tujuan Pendidikan. Oleh karena itu. PENDAHULUAN . (III) Struktur dan Muatan Kurikulum. dan (IV) Kalender Pendidikan. Sekolah yang menjalankan program yang dipaparkan ini bukan mengambil contoh dari salah satu sekolah yang nyata. Penilaian ini dilakukan oleh pihak ekternal (dinas pendidikan) dan internal (kepala sekolah dan guru). LOGO SEKOLAH/ DAERAH SMP …. Ini sematamata contoh yang dalam penerapannya di lapangan harus diadakan adaptasi (bukan adopsi) sesuai dengan konteks sekolah yang bersangkutan. CONTOH DOKUMEN KTSP keadaan sekolah tertentu. ALAMAT SEKOLAH I. Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah. contoh berikut ini bukanlah dokumen KTSP yang akan dipersandingkan dengan dokumen KTSP yang sudah ada atau sedang berjalan. Oleh karenanya analisis konteks tidak dari menyertakan pengembangan budaya dan karakter bangsa ditandai dengan sejumlah indikator sekolah dan kelas seperti yang tercantum dalam bab II. dan Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan diharap mengadakan adaptasi dari contoh itu.pengkondisian. Pelaksanaaan program pengembangan budaya dan karakter bangsa ini dinilai secara terus menerus dan berkesinambungan. Misi. Hal-hal sebagaimana yang telah diuraikan harus tercermin jelas dalam dokumen Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) pada satuan-satuan pendidikan.

Nilai-nilai yang dimaksud di antaranya: religius. 2. pendidikan berubah semula pengelolaan pendidikan diberikannya wewenang kepada satuan pendidikan untuk menyusun kurikulumnya mengacu pada Undangundang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. pembelajaran di satuan pelaksanaan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Departemen menetapkan kerangka dasar Standar Kompetensi Lulusan (SKL). cinta damai. sosial budaya masyarakat setempat dan peserta didik. Standar Kompetensi (SK). persatuan. penyusunan pelaksanaannya pendidikan. cinta tanah air. hidup religius. Nasional pedoman untuk Dalam telah Satuan pendidikan merupakan pusat pengembangan budaya. toleransi. menghargai prestasi. rasa ingin tahu. melingkupi terintegrasi dalam seluruh kegiatan pendidikan sebagai budaya sekolah. seperti dalam maupun pengelolaan kurikulum. Bentuk nyata desentralisasi pengelolaan kewenangan pendidikan kepada adalah diberikannya untuk satuan pendidikan pengembangan terlepas dari nilai-nilai budaya yang dianut oleh suatu bangsa. yang mengambil keputusan berkenaan dengan pengelolaan kerakyatan. dan Kompetensi Dasar (KD). kerja keras. KTSP merupakan kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh masing-masing harus satuan pendidikan. atau karakteristik daerah. serta tanggung jawab. berbangsa dan bernegara. bersifat dengan desentralistik. yaitu Pasal 3 tentang fungsi dan tujuan pendidikan nasional dan Pasal 35 mengenai standar nasional pendidikan. disiplin. Nilai- . semangat kebangsaan. Desentralisasi pengelolaan pendidikan yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dan kondisi daerah harus segera dilaksanakan. Nilai-nilai peduli sosial dan dan lingkungan. dan keadilan. KTSP ini mengembangkan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa sebagai satu kesatuan kegiatan pendidikan yang terjadi di sekolah. satuan pendidikan. potensi daerah. demokratis. dan bahan pelajaran digunakan kegiatan pendidikan Pendidikan sebagai tertentu. Latar Belakang Kurikulum serta cara merupakan yang tujuan seperangkat rencana dan pendidikan. gemar membaca. Pengembangannya berdasarkan jujur. kreatif. komunikatif. isi. Pemberlakuan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah menuntut pelaksanaan otonomi daerah dan wawasan demokrasi Pengelolaan sentralistik Desentralisasi dalam penyelenggaraan yang menjadi pendidikan. Bangsa nilai-nilai bersumber sebagai mencakup kemanusiaan. Indonesia budaya dari falsafah memiliki yang Pancasila. Landasan Penyusunan KTSP a. Landasan Filosofis Sekolah sebagai budaya pusat tidak penyelenggaraan mencapai (KTSP). baik dalam pengaturan mengenai tujuan. mandiri.1.

pengembangan kurikulum sekolah. SMA/MA/SMALB/SMK/MAK. dan peserta didik”. daerah. masyarakat setempat. cakap. “Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia” dan Pasal 32 ayat (1). kreatif. potensi daerah. “Negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dalam mengembangkan nilai-nilai budayanya. ”Pendidikan bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik seutuhnya agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada dengan relevansinya oleh setiap kelompok atau satuan pendidikan koordinasi dinas dan dan komite supervisi atau untuk dasar dan sekolah/madrasah di bawah pendidikan kantor departemen agama kabupaten/kota pendidikan menengah”. sosial potensi budaya daerah/karakteristik peserta didik”. kewaktuan. yang 36 sehat. b. Sekolah sebagai bagian dari masyarakat tidak terlepas dari lokus. “Kurikulum pendidikan dengan prinsip diversifikasi sesuai dengan satuan pendidikan. SMP/MTs. Pasal dasar 38 dan ayat (2). provinsi untuk pendidikan x Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 17 ayat (1). Kekuatan dan kelemahan dari hal-hal ini akan menjadi pertimbangan dalam penentuan Struktur Kurikulum sekolah ini./SMPLB. “Kurikulum dikembangkan pendidikan menengah sesuai berdasarkan: x Undang-undang Dasar 1945 Pasal 31 ayat (5). kondisi sosial dan budaya.” x Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Bab II Pasal 3. negara Pasal jenjang mulia. atau bentuk lain yang sederajat dikembangkan sesuai dengan satuan pendidikan. semua jenis serta bertanggung jawab”. dan menjadi warga demokratis ayat pada dan (2). berakhlak berilmu. x Peraturan 6 Tahun 2007 Menteri tentang Peraturan Pendidikan 2006 tentang Pendidikan Nasional nomor Perubahan Menteri Tahun Nasional dan nomor 24 .nilai ini dijadikan dasar filosofis dalam Tuhan Yang Maha Esa. Landasan Yuridis Secara yuridis KTSP ini dikembangkan mandiri. “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan SD/MI/SDLB.

serta menghargai dan tidak diskriminatif terhadap perbedaan agama. dan tuntutan lingkungan. kebutuhan. didik. 4. status sosial ekonomi. dan seni dan yang isi berkembang secara dinamis. cakap. dunia usaha dan dunia kerja. Prinsip Pengembangan KTSP Pengembangan KTSP ini berpedoman pada prinsipprinsip berikut ini. Kurikulum meliputi substansi komponen muatan wajib kurikulum. serta disusun dalam keterkaitan dan kesinambungan yang bermakna dan tepat antarsubstansi. serta budaya dan karakter bangsa. kepentingan peserta didik. mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.pelaksanaan mengadopsi Standar atau Isi dan Standar model keragaman karakteristik peserta Kompetensi Lulusan. Untuk mendukung pengembangan disesuaikan pencapaian kompetensi dengan potensi. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dan seni Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan. Relevan dengan kebutuhan kehidupan Pengembangan kurikulum dilakukan dengan menjamin dengan melibatkan relevansi kebutuhan pemangku pendidikan kehidupan. berilmu. b. kreatif. teknologi. “Satuan pendidikan dapat mengadaptasi Kurikulum Tingkat Satuan Pedidikan Dasar dan Menengah yang disusun oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Pendidikan Nasional bersama unit terkait”. pengembangan keterampilan . Oleh karena itu. tujuan peserta tersebut didik d. Oleh semangat didik kurikulum memberikan pengalaman peserta dan untuk memanfaatkan bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Tujuan Penyusunan KTSP KTSP ini disusun sebagai pedoman bagi komunitas sekolah dalam menyelenggarakan kegiatan pendidikan yang sesuai dengan karakteristik sekolah. muatan lokal. jenjang dan jenis pendidikan. sehat. kondisi daerah. perkembangan ilmu pengetahuan. budaya. teknologi. dan seni. Berpusat pada potensi perkembangan kebutuhan dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya Kurikulum dikembangkan berdasarkan agar prinsip menjadi pengembangan diri secara terpadu. kepentingan (stakeholders) untuk perkembangan. dan 3. karena belajar mengikuti itu. berakhlak mulia. adat istiadat. Beragam dan terpadu Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan termasuk di dalamnya kehidupan kemasyarakatan. Memiliki posisi sentral berarti kegiatan pembelajaran berpusat pada peserta didik. c. tujuan pendidikan nasional. dan gender. a. suku. dan prinsip-prinsip pendidikan.

saling menghargai. rapi. rasa ingin tahu. bersih. bekerja sama. berilmu. keterampilan berpikir. Kurikulum mencerminkan keterkaitan antara unsur-unsur pendidikan formal. kreatif. g. nonformal. akhlak mulia. 2. dan nyaman. seluruh potensi peserta didik secara maksimal yang dijiwai oleh nilainilai budaya dan karakter bangsa. Belajar sepanjang hayat Kurikulum diarahkan kepada proses yang mampu mengembangkan pengembangan. kerja keras. Misi x Mengembangkan perilaku sekolah. Seimbang antara kepentingan nasional dan daerah Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan kepentingan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat. bidang kajian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara Tujuan pendidikan dasar adalah meletakkan dasar kecerdasan. dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. berbangsa. cakap. MISI. jujur. dan bernegara. berakhlak mulia. mandiri. Tujuan Pendidikan Tujuan Pendidikan Nasional adalah berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang: beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. e. VISI. sehat. xMenciptakan . bertoleransi. Kepentingan nasional dan kepentingan daerah harus saling mengisi dan memberdayakan sejalan dengan motto Bhinneka Tunggal Ika dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). dan keterampilan vokasional merupakan keniscayaan. Menyeluruh dan berkesinambungan Substansi kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi. 3. pembudayaan. DAN TUJUAN SEKOLAH 1. serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. keterampilan sosial. f. kepribadian. xMengembangkan budaya gemar membaca. kreatif. dan mandiri. Visi Sekolah dengan lingkungan belajar berkesinambungan antarsemua jenjang pendidikan. disiplin. dan informal dengan memperhatikan kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berkembang serta arah pengembangan manusia seutuhnya. pengetahuan.pribadi. TUJUAN PENDIDIKAN. keterampilan akademik. xMenciptakan lingkungan sekolah yang aman. sikap dan di religiusitas lingkungan dalam dan luar II.

budi pekerti. Kelompok mata pelajaran estetika e. a moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama. b. tujuan sekolah III. Mengembangkan budaya sekolah yang kondusif untuk mencapai tujuan pendidikan dasar. tanpa takut salah. xMengupayakan pemanfaatan waktu belajar. Kelompok mata pelajaran jasmani. d. Menjalin kerja sama lembaga pendidikan dengan media dalam memublikasikan program sekolah. dan bernegara. Akhlak mulia mencakup etika. hak. c. Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia b. pelestarian . Mengembangkan berbagai kegiatan dalam proses belajar di kelas berbasis pendidikan budaya dan karakter bangsa. olahraga dan kesehatan Kelompok mata pelajaran tersebut memiliki cakupan dan kegiatan masing-masing seperti diungkapkan di dalam PP 19/2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pasal 6 ayat (1) Pasal 7 sebagai berikut ini. komunikatif. Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi d. serta peningkatan kualitas dirinya seb manusia. dalam 4. penghargaan terhadap hak-hak a manusia. serta tujuan umum pendidikan dasar. xMenanamkan kepedulian sosial dan lingkungan. Kelompok mata pelajaran agam akhlak mulia dimaksudkan untu membentuk peserta didik menja manusia yang beriman dan bert kepada Tuhan Yang Maha Esa s berakhlak mulia. Menyelenggarakan berbagai kegiatan sosial yang menjadi bagian dari pendidikan budaya dan karakter bangsa. cinta tanah air. Kesadaran dan wawas termasuk wawasan kebangsaan. dan patriotisme bela negara. a. dan manusia agar memberikan hasil yang terbaik bagi perkembangan peserta didik. Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian c. dan kewajiban dalam kehidupan bermasyaraka berbangsa. a.suasana pembelajaran yang menantang. dan hidup demokratis. sumber daya fisik. Struktur Kurikulum Struktur dan muatan kurikulum pada jenjang Kelompok Mata Pelajaran Agama dan Akhlak Mulia Cakupan pendidikan dasar dan menengah yang tertuang dalam Standar Isi meliputi lima kelompok mata pelajaran sebagai berikut ini. Memanfaatkan dan memelihara fasilitas untuk sebesar-besarnya dalam proses pembelajaran. e. Kewarganegaraan dan Kepribadian Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadi dimaksudkan untuk peningkatan kesadaran dan wawasan peserta akan status. dan demokratis. mengembangkan pendidikan ini adalah sebagai berikut ini. kemajemukan bangsa. f. cinta damai. semangat kebangsaan. menyenangkan. Tujuan Sekolah Mengacu pada visi dan misi sekolah. Semua kelas melaksanakan pendekatan “pembelajaran aktif” pada semua mata pelajaran. STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM 1.

kolusi. Kelompok mata pelajaran estetika dimaksudkan untuk meningkatkan sensitivitas. HIV/AIDS. keterampilan. Olah Raga. dan Kesehatan. ilmu k pengetahuan alam.u Kelompok Mata Pelajaran Cakupan lingkungan hidup. Melalui r k u r Kegiatanipembelajaran bahasa. serta muatan u lokal yang relevan. tanggung jawab sosial. seni dan budaya. dan perilaku hidup sehat yang bersifat individual ataupun yang bersifat kolektif kemasyarakatan seperti keterbebasan dari perilaku seksual bebas. kemampuan mengekspresikan dan kemampuan mengapresiasi keindahan dan harmoni. u m l a h m S t r u k t a t a p e . matematika. maupun dalam kehidupan kemasyarakatan sehingga mampu menciptakan kebersamaan yang harmonis. Budaya hidup sehat termasuk kesadaran. dan/atau l teknologi informasi dan komunikasi. muntaber. dan muatan lokal yang e relevan. u keterampilan/kejuruan. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada SMP/MTs/SMPLB dimaksudkan untuk memperoleh kompetensi dasar ilmu pengetahuan dan teknologi serta membudayakan berpikir ilmiah secara kritis. m dan pengembangan diri/ekstrakurikuler e Estetika m l i p u t i Kegiatan pendidikan jasmani. olahraga. dan nepotisme. pendidikan s kesehatan. kecanduan narkoba. demokrasi. sikap. dan sikap serta perilaku anti korupsi. ilmu pengetahuan alam. ketaatan membayar pajak. dan pengembangan j diri/ekstrakurikuler Jasmani. demam berdarah. ketaatan pada hukum. olahraga dan kesehatan pada SMP/MTs/SMPLB dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik serta membudayakan sportivitas dan kesadaran hidup sehat. dan penyakit lain yang potensial untuk mewabah. dan muatan lokal yang relevan. kreatif dan mandiri. ilmu pengetahuan sosial. Kegiatan bahasa. Kelompok mata pelajaran jasmani. kesetaraan gender. baik dalam kehidupan individual sehingga mampu menikmati dan mensyukuri hidup. Kemampuan mengapresiasi dan mengekspresikan keindahan serta harmoni mencakup apresiasi dan ekspresi.

l a j a r a n M u a t a n K t e r m a s u k p e n g e m b a n g a n d i r i 2 . u r i k u l u m s e b a g a i b e r i k u t i n i . .

Kegiatan Ekstrakurikuler: a. UKS dan PMR c. Bimbingan Konseling 2.Komponen A. Pendidikan Keterampilan Jasa 2. Bahasa Inggris 5. Ilmu Pengetahuan Alam 7. Seni budaya/Sanggar seni g. Bahasa Daerah C. Olahraga dan Kesehatan 10. Teknologi Informasi dan Komunikasi B. Muatan Lokal 1. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Peduli dan Bakti Sosial i. Bahasa Indonesia 4. Budidaya Tanaman 4. Matematika 6. a. Mata Pelajaran 1. Agroindustri 3. Kebersihan h. Kerohanian f. Pendidikan Jasmani. Olahraga e. Pendidikan Agama 2. Mata Pelajaran Wajib Mata pelajaran wajib yang diselenggarakan di SMP terdiri atas mata-mata pelajaran sebagai berikut ini. …………………………… Jumlah Muatan Kurikulum SMP meliputi sejumlah mata pelajaran yang keluasan dan kedalamannya merupakan beban belajar bagi peserta didik dan materi muatan lokal. Seni Budaya 9. Karya Ilmiah Remaja (KIR) d. Kepramukaan b. Ilmu Pengetahuan Sosial 8. Pengembangan Diri 1. 1) Pendidikan Agama Pendidikan agama yang .

demokrasi dan sistem politik. e) Konstitusi negara. Tujuan: x masing-m xMenumb 2) Pendidikan Kewarganegaraan Kesatuan Republik Tujuan: Memberikan pemahaman terhadap peserta didik tentang kesadaran hidup Indonesia. partisipasi dalam pembelaan negara. pengamalan nilainilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. norma yang berlaku di masyarakat. meliputi: hidup rukun dalam perbedaan. Kristen Protestan. instrumen nasional dan internasional HAM. proses perumusan Pancasila sebagai dasar negara. kemerdekaan mengeluarkan pendapat. meliputi: proklamasi kemerdekaan dan konstitusi yang pertama. tata tertib di sekolah.diselenggarakan di SMP meliputi agama Islam. b) Norma. meliputi: kedudukan Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi negara. hukum dan peradilan internasional. pers dalam masyarakat demokrasi. Katholik. budaya demokrasi menuju masyarakat madani. Hindu. meliputi: hidup gotong royong. hukum. hubungan dasar negara dengan konstitusi. dan kecamatan. menghargai keputusan bersama. kebebasan berorganisasi. Buddha. . kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. pemajuan. Pancasila sebagai ideologi terbuka. f) Kekuasan dan politik. konstitusi-konstitusi yang pernah digunakan di Indonesia. norma-norma dalam peradilan nasional. penghormatan dan perlindungan HAM. hak dan kewajiban anggota masyarakat. sikap positif terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. meliputi: pemerintahan desa daerah dan otonomi. dan Konghucu. kehidupan berbangsa dan bernegara. pemerintahan c) Hak asasi manusia. cinta lingkungan. keterbukaan berbangsa dan bernegara dan pentingnya penanaman rasa persatuan dan kesatuan. dan peraturan yang meliputi: tertib dalam kehidupan keluarga. sistem pemerintahan. harga diri sebagai warga masyarakat. keutuhan Negara dan jaminan keadilan.Ruang lingkup:a) Persatuan dan kesatuan bangsa. d) Kebutuhan warga negara. budaya politik. sistem hukum dan peraturan-peraturan daerah. meliputi: hak dan kewajiban anak. persamaan kedudukan warganegara. prestasi diri. Sumpah Pemuda. g) Pancasila. pemerintah pusat.

kompetensi sosiokultural (menggunakan ungkapan dan tindak bahasa secara berterima dalam berbagai konteks komunikasi). yakni kompetensi linguistik bahasa dan kosa kata. recount. 5) Matematika Memberikan pemahaman logika dan kemampuan dasar Matematika Tujuan: . tata bunyi. yakni kemampuan memahami dan/atau menghasilkan teks lisan dan/atau tulis yang direalisasikan dalam empat keterampilan berbahasa.Ruang lingkup: a) Mendengarkanb) Berbicarac) Membacad) Menulis 4) Bahasa Inggris (menggunakan tata Tujuan:Membina keterampilan berbahasa dan berkomunikasi secara lisan dan tertulis untuk menghadapi perkembangan IPTEK dalam menyongsong era globalisasi. dan kompetensi pembentuk wacana (menggunakan piranti pembentuk wacana). b) Kemampuan memahami dan menciptakan berbagai teks fungsional pendek dan monolog serta esei berbentuk procedure. Ruang lingkup: a) Kemampuan berwacana.h) Globalisasi. kompetensi strategi (mengatasi masalah yang timbul dalam proses komunikasi dengan berbagai cara agar komunikasi tetap berlangsung). hubungan internasional dan organisasi internasional. meliputi: globalisasi di lingkungannya. 3) Bahasa Indonesia menggunakan bahasa sebagai alat Tujuan: Membina keterampilan berbahasa secara lisan dan tertulis serta dapat komunikasi dan sarana pemahaman terhadap IPTEK. serta mengevaluasi globalisasi. narrative. Gradasi bahan ajar tampak dalam penggunaan kosa kata. tata tulis). yakni mendengarkan. politik luar negeri Indonesia di era globalisasi. dan langkah-langkah retorika. dampak globalisasi. tata bahasa. dan report. membaca dan menulis secara terpadu untuk mencapai tingkat literasi functional. c) Kompetensi pendukung. berbicara. descriptive.

Ruang lingkup: a) Bilangan b) Aljabar c) Geometri dan Pengukuran d) Statistika dan Peluang 6) Ilmu Pengetahuan Alam Ruang lingkup:a) Makhluk Hidup Tujuan:Memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta didik untuk menguasai dasar-dasar sains dalam rangka penguasaan IPTEK. dan seni peran. Keberlanjutan. dan nilai dalam menghasilkan karya seni berupa lukisan. dan Lingkunganb) Waktu. mencakup keterampilan gerak berdasarkan olah tubuh dengan dan tanpa rangsangan bunyi. apresiasi karya musik. keterampilan. Tempat. mencakup pengetahuan. Olah Raga dan Kesehatan Tujuan: Menanamkan kebiasaan hidup sehat. Tujuan:Memberikan pengetahuan sosiokultural masyarakat yang majemuk.mengembangkan kesadaran hidup bermasyarakat serta memiliki keterampilan hidup secara mandiri. memainkan alat musik. ukiran. dan kecintaan pada seni budaya nasional. seni tari. mencakup keterampilan olah tubuh. olah pikir. Tujuan: Mengembangkan apresiasi seni.dalam rangka penguasaan IPTEK. patung. mencakup kemampuan untuk apresiasi terhadap gerak tari. dan Perubahanc) Sistem Sosial dan Budaya d) Perilaku Ekonomi dan Kesejahteraan 8) Seni Budaya menguasai olah vokal. Ruang lingkup: a) Seni Rupa. meningkatkan kebugaran dan 9)Pendidikan Jasmani. menanamkan rasa sportifitas. daya kreasi. c) Seni Tari. keterampilan dalam bidang olah raga. dan sebagainya. dan Proses Kehidupanb) Materi dan Sifatnyac) Energi dan Perubahannyad) Bumi dan Alam Semesta 7) Ilmu Pengetahuan Sosial Ruang lingkup:a) Manusia. cetak-mencetak. b) Seni Musik. . d) Seni Teater. dan olah suara yang pementasannya memadukan unsur seni musik.

Muatan Lokal merupakan mata pelajaran. eksplorasi gerak. keterampilan lokomotor nonlokomotor. d) Aktivitas ritmik. disiplin. tenis lapangan. Penanaman b. serta aktivitas lainnya. Muatan Lokal yang diintegrasikan pembelajaran di nilai-nilai dalam proses kewirausahaan dan budaya tersebut yang dikondisikan supaya nilai-nilai tersebut dapat menjadi sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari. dan manipulatif. dan kerja sama. permainan. tanggung jawab. atletik. senam pagi. menyimpan. sarana prasarana. meliputi: gerak bebas. kemandirian. c) Aktivitas senam. kippers. Nilai-nilai kewirausahaan yang dikembangkan antara lain inovasi.a) Permainan dan olah raga. dan Tujuan: menyajikan informasi. dan beladiri. sepak bola. Ruang lingkup: a) Perangkat keras dan lunak yang digunakan untuk mengumpulkan. berpikir kritis. meliputi: olah raga tradisional. serta aktivitas lainnya. meliputi: mekanika sikap tubuh. b) Aktivitas pengembangan. .Ruang lingkup. dan senam aerobic serta aktivitas lainnya. kasti. dan bentuk postur tubuh serta aktivitas lainnya. ketangkasan dengan alat. bola basket. SKJ. Sasaran pembelajaran muatan lokal adalah pengembangan jiwa kewirausahaan dan penanaman nilai-nilai budaya sesuai dengan lingkungan. rounders. tenis meja. Nilai-nilai budaya yang dimaksud antara lain kejujuran. b) Memberikan keterampilan dalam bidang teknologi informatika dan komunikasi yang sesuai dengan bakat dan minat peserta didik. bulu tangkis. kreatif. Penggunaan alat bantu untuk memproses dan memindah data dari satu perangkat ke perangkat lainnya. Muatan Lokal Muatan Lokal yang dipilih ditetapkan berdasarkan ciri khas. 10) Teknologi Informasi dan Komunikasi memanipulasi. meliputi: ketangkasan sederhana. serta ketersediaan lahan. dan memiliki etos kerja.tanggung jawab disiplin dan percaya diri pada peserta didik. bola voli. komunikasi. dan senam lantai. eksplorasi. dan tenaga pendidik. ketangkasan tanpa alat. standar sehinggga kompetensi (SK) satuan dan pendidikan harus mengembangkan kompetensi dasar (KD) untuk setiap muatan lokal yang diselenggarakan. kepekaan terhadap lingkungan. komponen kebugaran jasmani. potensi dan keunggulan daerah.

dan minat. 2Kegiatan pengembangan diri secara tidak terprogram dapat dilaksanakan sebagai berikut. dan atau klasikal melalui penyelenggaraan kegiatan sebagai berikut ini. taat taat pada peraturan) Memberi salam ketika bertemu Berpakaian rapi dan bersih Menepati janji Memberikan penghargaan kepad yang berprestasi Berperilaku santun .diselenggarakan di SMP ini adalah sebagai berikut. 1Kegiatan pengembangan diri secara terprogram dilaksanakan dengan perencanaan khusus dalam kurun waktu tertentu untuk memenuhi kebutuhan peserta didik secara individual. 3. yaitu c. yaitu kegiatan yang dilakukan terjadwal Contoh x x x x x Piket kelas Ibadah Berdoa sebelum dan x x x sesudah pembelajaran di kelas Bakti sosial 4 Kegiatan Contoh x x x x Memberikan kesempatan terhadap pendapat yang berbeda Mendahulukan kesempatan kepada orang tua Penugasan peserta didik secara bergilir x x x x x Menaati tata tertib (disiplin. kelompok. No. Kegiatan 3 Kegiatan Layanan dan kegiatan pendukung konseling Ekstrakurikuler Pelaksanaan x x x x x x x x x x x kegiatan tidak terjadwal dalam Individual kejadian khusus Kelompok: tatap muka guru BP masuk ke kelas Kepramukaan PMR UKS KIR Olah raga Kerohaniaan terprogram dan tidak terprogram. 4. adalah kepemimpinan kegiatan dalam bentuk perilaku sehari-hari x Performa guru Mengambi berserakan Cara berbicara x Mengucapkan terima kasi Menghargai pendapat ora Kegiatan Rutin. Pengembangan Diri Kegiatan pengembangan diri adalah kegiatan yang bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan. Pengembangan diri terdiri atas 2 (dua) bentuk kegiatan. 1. Spontan. 2. adalah x Memberi dan menjawab s maaf Berterima kasih Me x yang sakit Membuang sam tempatnya Menolong oran x dalam kesusahan Melerai x x x x Seni budaya/sanggar seni Kesehatan reproduksi remaja Latihan dasar Keteladanan. Jenis Muatan Lokal VII Pendidikan Keterampilan Jasa Agroindustri Budidaya Tanaman Bahasa Daerah 1 1 Alokasi Waktu VIII 2 IX pengembangan diri dapat dilakukan dalam bentuk bimbingan konseling dan kegiatan ekstrakurikuler. bakat.

KIR x Komunikatif Rasa ingin tahu Kerja x keras Senang membaca x Menghargai presta Jujur x x x 4. ffd8ffe000104a4649460001020100c800c80000ffe20c584 943435f50524f46494c4500010100000c484c696e6f021000 006d6e74725247422058595a2007ce000200090006003100 00616373704d53465400000000494543207352474200000 00000000000000000000000f6d6000100000000d32d4850 20200000000000000000000000000000000000000000000 00000000000000000000000000000000000000000000000 00001163707274000001500000003364657363000001840 000006c77747074000001f000000014626b7074000002040 00000147258595a00000218000000146758595a0000022c 000000146258595a0000024000000014646d6e640000025 400000070646d6464000002c40000008876756564000003 4c0000008676696577000003d4000000246c756d6900000 3f8000000146d6561730000040c000000247465636800000 4300000000c725452430000043c0000080c675452430000 043c0000080c625452430000043c0000080c746578740000 0000436f707972696768742028632920313939382048657 76c6574742d5061636b61726420436f6d70616e790000646 57363000000000000001273524742204945433631393636 2d322e31000000000000000000000012735247422049454 336313936362d322e310000000000000000000000000000 00000000000000000000000000 Nilai-nilai yang ditanamkan Toleransi Disiplin x Komunikatif x x 3. Olahraga x Sportifitas Menghargai presta x Kerja keras Cinta damai Disiplin Ju x x x x 5. Kegiatan Ekstrakurikuler: 1. Kerohanian Jenis Pengembangan Diri Strategi x Religius Rasa kebangsaan Cinta x tanah air x .x x x x x x x x x x x x x x Pengendalian diri yang baik Memuji pada orang yang jujur Mengakui kebenaran orang lain Mengakui kesalahan diri sendiri Berani mengambil keputusan Berani berkata benar Melindungi kaum yang lemah Membantu kaum yang fakir Sabar mendengarkan orang lain Mengunjungi teman yang sakit Membela kehormatan bangsa Mengembalikan barang yang bukan miliknya Antri Mendamaikan B. Kepramukaan x Demokratis Disip Kerja sama Rasa x Kebangsaan Toleransi Peduli x sosial dan lingkungan Cinta damai Kerja keras x x x x x 2. UKS dan PMR x Peduli sosial Jenis Pengembangan Diri yang ditetapkan SMP adalah sebagai berikut ini.

silabus dan RPP yang sudah ada. . pengembangan diri dan budaya sekolah.6. Guru dan sekolah perlu mengintegrasikan nilai-nilai yang dikembangkan dalam pendidikan budaya dan karakter bangsa ke dalam KTSP. Seni budaya/Sanggar seni x Disiplin Jujur Peduli budaya x Latihan rutin x Mengikuti vokal grup x x 5 Jenis Pengembangan Diri Nilai-nilai yang ditanamkan Strategi x x x x x x Kegiatan rutin pada waktu hari jum’at x Peduli sosial Cinta tanah air Semangat x kebangsaan x x Berkompetisi internal dan eksternal Pagelaran seni x 7. Indikator nilai-nilai budaya dan karakter bangsa ada dua jenis yaitu (1) indikator sekolah dan kelas. pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa tidak dimasukkan sebagai pokok bahasan tetapi terintegrasi ke dalam mata pelajaran. Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa Pada prinsipnya. Kepemimpinan x Tanggung jawab x x x x x x x x x x Keberanian Tekun Sportivitas Disiplin Mandiri Demokratis Cinta damai Cinta tanah air Peduli lingkungan Peduli sosial Keteladanan Sabar Toleransi Kerja keras Pantang menyerah Kerja sama x x x x x Kegiatan OSIS Kepramukaan Kegiatan kerohanian Kegiatan KIR Kegiatan PMR 9. dan (2) indikator untuk mata pelajaran. Kesehatan reproduksi remaja x Kebersihan Kesehatan Tanggung x jawab Rasa ingin tahu x x x 8. Festival sekolah x Kreativitas Etos k Tanggung jawab x kepemimpinan Ke sama x x x 6 d.

maupun memberikan tugas yang berisikan suatu persoalan atau kejadian yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menunjukkan nilai yang dimilikinya. laporan. MT : Mulai Terlihat (apabila peserta didik sudah mulai memperlihatkan adanya tanda-tanda dalam indikator belum konsisten) MB : Mulai (apabila sudah Berkembang peserta didik memperlihatkan awal tetapi perilaku yang dinyatakan belum tandadalam tanda awal perilaku yang dilakukan sehari-hari sebagai bagian dari budaya sekolah sehingga peserta didik memiliki kesempatan untuk memunculkan perilaku yang menunjukkan nilainilai budaya dan karakter bangsa. dan masyarakat. Pembelajaran pendidikan budaya dan karakter bangsa menggunakan pendekatan proses belajar aktif dan berpusat pada anak. perilaku tersebut berkembang semakin komplek antara satu jenjang kelas dengan jenjang kelas di atasnya. dan mengevaluasi sekolah sebagai lembaga pelaksana pendidikan budaya dan karakter bangsa.Indikator sekolah dan kelas adalah penanda yang digunakan oleh kepala sekolah. catatan anekdotal. Dari hasil pengamatan. Indikator mata pelajaran menggambarkan perilaku afektif seorang peserta didik berkenaan dengan mata pelajaran tertentu. Di masyarakat dikembangkan melalui kegiatan ekstra kurikuler dengan melakukan kunjungan ke tempat-tempat yang menumbuhkan rasa cinta tanah air dan melakukan pengabdian masyarakat untuk menumbuhkan kepedulian dan kesetiakawanan sosial. Guru memiliki kebebasan dalam menentukan berapa lama suatu perilaku harus dikembangkan sebelum ditingkatkan ke perilaku yang lebih kompleks. model anecdotal record (catatan yang dibuat guru ketika melihat berkenaan adanya perilaku nilai yang yang dengan dikembangkan). Adapun penilaian dilakukan secara terus menerus oleh guru dengan mengacu pada indikator pencapaian nilainilai budaya dan karakter. bahkan dalam jenjang kelas yang sama. dan sebagainya guru dapat memberikan kesimpulannya/pertimbangan yang dinyatakan dalam pernyataan kualitatif sebagai berikut ini. dilakukan melalui berbagai kegiatan di kelas. sekolah. Perilaku yang dikembangkan dalam indikator pendidikan budaya dan karakter bangsa bersifat progresif. Di kelas dikembangkan melalui kegiatan belajar yang biasa dilakukan guru dengan cara integrasi. BT :Belum Terlihat (apabila peserta didik memperlihatkan dinyatakan indikator). melalui pengamatan guru ketika seorang peserta didik melakukan suatu tindakan MK : berbagai tanda perilaku yang dinyatakan dalam indikator konsisten) Membudaya (apabila dan mulai . Di sekolah dikembangkan dengan upaya pengkondisian atau perencanaan dimasukkan sejak ke awal tahun pelajaran. melaksanakan. guru dan personalia sekolah dalam merencanakan. dan dan yang Kalender Akademik di sekolah. tugas. Indikator ini berkenaan juga dengan kegiatan sekolah yang diprogramkan dan kegiatan sekolah sehari-hari (rutin). artinya.

Pengaturan Beban Belajar Beban belajar ditentukan mengacu pada ketentuan standar pengelolaan pendidikan yang berlaku di satuan pendidikan. dan tingkat kemampuan 9. Progr am Reme dial (Perb aikan) Kelas Jumlah jampel/ minggu Waktu pembelajaran per tahun (jampel) 1360 VII. Mata Pelajaran 1. IX 36 Selain tatap muka.Ketuntasan Belajar Dalam penetapan ketuntasan belajar. Matematika 6. sekolah menetapkan kriteria ketuntasan minimal dengan mempertimbangkan tingkat kompleksitas. Pengaturan beban belajar di SMP ini dengan sistem paket yang didasarkan pada struktur dan muatan kurikulum dengan alokasi waktu sebagai berikut ini. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Pendidikan Keterampilan Jasa . Penugasan terstruktur di antaranya pekerjaan rumah (PR). daya dukung. penyusunan program/perencanaan kegiatan. Pendidikan Agama 2. Pendidikan Jasmani.peserta didik terus menerus memperlihatkan perilaku yang dinyatakan dalam indikator secara konsisten) awal peserta didik (intake) dalam penyelenggaraan pembelajaran. Seni Budaya f. Bahasa Indonesia 4. Bahasa Inggris 5. Penugasan mandiri tidak terstruktur terdiri dari tugastugas individu atau kelompok yang disesuaikan dengan potensi. Alokasi waktu 40 menit untuk setiap mata pelajaran Satu jam pembelajaran tatap muka (menit) 40 Minggu efektif per tahun 34 Ketuntasan Minimal (KKM) untuk mencapai ketuntasan ideal. 1. Olahraga dan Kesehatan 10. dan bakat peserta didik. minat. Muatan Lokal 1. Beban belajar tetap adalah 36 jam pelajaran per minggu . laporan pelaksanaan kegiatan. Komponen VI A. . beban belajar yang harus diikuti peserta didik adalah penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur yang waktunya maksimal lima puluh persen (50%) dari jumlah jam tatap muka. Sekolah secara bertahap dan berkelanjutan menetapkan Kriteria e. Ilmu Pengetahuan Sosial 8. Teknologi Informasi dan Komunikasi B. Oleh karena itu. Setiap mata pelajaran memiliki karakteristik dan hasil analisis yang berbeda. Ilmu Pengetahuan Alam 7. maka ditetapkan KKM sebagai berikut ini. VIII.

UKS dan PMR c.2. Pengayaan boleh diikuti oleh peserta didik yang telah mencapai KKM dalam setiap kompetensi dasar. Pengembangan Diri 1. Kriteria Kenaikan Kelas dan Kelulusan Remedial wajib diikuti oleh peserta didik yang belum mencapai KKM dalam setiap kompetensi dasar dan/atau indikator. Olahraga d. lulus dari satuan pendidikan dasar dan menengah apabila: ada perlakuan khusus untuk peserta didik yang belum maupun sudah mencapai a) telah menyelesaikan seluruh program pembelajaran. Budidaya Tanaman 4. KKM mengikuti kegiatan kelompok mata pelajaran IPTEK. BK 2. d. g. Senibudaya/Sanggar seni Kegiatan remedial dilaksanakan di dalam/di luar jam pembelajaran. Pramuka 75 75 b. ketuntasan. maupun nontes. c ) l 1) Kenaikan Kelas Peserta didik dinyatakan naik kelas a u l u s u 2) Kelulusan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Nilai remedial dapat melampaui KKM. Kegiatan pengayaan dilaksanakan di dalam/di luar jam pembelajaran. . Pasal 72 ayat (1) menyebutkan bahwa peserta didik dinyatakan Satuan pendidikan ini menggunakan prinsip mastery learning (ketuntasan belajar). Penilaian dalam program remedial dapat berupa tes 2. Nilai pengayaan yang lebih tinggi dari nilai sebelumnya dapat digunakan. Kegiatan remedial meliputi remedial pembelajaran dan remedial penilaian. Penilaian dalam program pengayaan dapat berupa tes maupun nontes. Bahasa Daerah C. Peserta didik yang belum mencapai KKM harus mengikuti kegiatan b) memiliki nilai minimal baik untuk kelompok mata pelajaran selain remedial. c. Kerohanian e. Kegiatan Ekstra Kurikuler: a. sedangkan peserta didik yang sudah mencapai j i a n s e k o l a h . Agroindustri 3. Program Pengayaan a. Kesempatan mengikuti kegiatan remedial. b.

25 07. IV.20 07.00 .45 08.07.30 14.11. Berikut adalah kalender tersebut secara rinci. KALENDER PENDIDIKAN Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran. Hari Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Kegiatan Upacara Kegiatan belajar mengajar Kegiatan belajar mengajar Kegiatan belajar mengajar Kegiatan belajar mengajar Kegiatan belajar mengajar Shalat Jumat Ekstra kurikuler Waktu 07.20 07.00 .14. Kalender pendidikan mencakup permulaan tahun ajaran. waktu pembelajaran efektif.45 11.00 .00 . efektif fakultatif.00 .00 . dan hari libur.12.14.dan d) lulus ujian nasio n a l . minggu efektif belajar.20 07.00 .14.30 07.

pameran KIR. pameran sains. kompetisi olahraga) -Bakti sosial Masa orientasi peserta didik (MOS) kelas VII Upacara HUT Proklamasi RI Setelah upacara diadakan lomba-lomba: -menyanyikan lagu wajib nasional -kebersihan -lomba membaca atau membuat puisi kebangsaan/story telling tentang kebangsaan -lomba-lomba lainnya Maret 31 1 2 sd 6 20 21 Februari 14 Tahun Baru masehi Libur akhir semester Tahun Baru Hijrah -Karnaval Hari raya Nyepi 17 s/d 19 Agustus 17 Merayakan Imlek -Membuat l -Kreatifitas mengolah kue ker Memperingati Maulid Nabi M SAW Merayakan hari raya Waisak April 13 21 Wafatnya Isa Almasih Merayakan Hari Kartini Ujian praktik 21 September 28 s/d 30 Tanggal dan Bulan Oktober 17 sd 23 24 sd 25 26 sd 28 November 10 Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad Lomba marawis Libur awal Ramadhan 1427 H Kegiatan 23 s/d 30 Tanggal dan Bulan Mei 1 s/d 5 2 Kegiatan Libur menjelang Idul Fitri Hari Raya Idul Fitri -silaturahmi di sekolah Libur sesudah Idul Fitri Memperingati hari pahlawan -Membaca sajak -Ziarah ke Taman Makam Pahlawan -Lomba esai tentang kepahlawanan di majalah dinding -Lomba pidato 7 sd 9 21 sd 23 24 Juni 18 s/d 23 25 30 Ujian praktik (lanjutan) Hari Pendidikan Nasional Upacara/diadakan lomba mem membuat puisi kebangsaan/sto tentang kebangsaan Ujian Sekolah Ujian Nasional Memperingati Kenaikan Isa A Ulangan umum Pengumuman kelulusan Pembagian rapor Desember 11 s/d 16 23 25 26 sd 30 31 Ulangan akhir semester Pembagian rapor Merayakan Hari Raya Natal Libur akhir semester Merayakan Hari Raya Idul Adha.KALENDER PENDIDIKAN SMP Januari Tanggal dan Bulan Juli 1 s/d 15 Kegiatan Libur akhir tahun ajaran -School Fair (bazaar. pentas seni dan budaya. Shalat Ied. menyembelih kurban. . membagikam daging kurban kepada mustahiq Hari Belajar Efektif Semester I = 119 hari hari belajar efektif (HBE) (setara 19 minggu belajar efektif). Hari Belajar Efektif Semester II = 131 hari hari belajar efektif (HBE) (setara 21 minggu belajar efektif). pasar murah.

pelaksanaan pembelajaran yang lebih berorientasi pada peserta didik. kegiatan spontan. tanggung-jawab. Perencanaan di tingkat sekolah pada intinya adalah melakukan penguatan dalam penyusunan kurikulum di tingkat sekolah (KTSP). Perencanaan Pendidikan Budaya pengkondisian. dsb. Nilai-nilai tersebut tentunya perlu ditumbuhkembangkan yang pada akhirnya dapat membentuk pribadi karakter peserta didik yang selanjutnya merupakan pencerminan hidup suatu bangsa yang besar. kerja keras. cinta damai. struktur kurikulum. Pembentukan budaya sekolah (school culture) dapat dilakukan oleh sekolah melalui serangkaian kegiatan perencanaan. tujuan. pelajaran maupun serangkaian (habituasi) kegiatan dalam pengembangan diri yang dilakukan di kelas dan luar Pembiasaan-pembiasan kehidupan. pendidikan yang lebih terarah yang tidak semata-mata berupa penguatan ranah pengetahuan dan keterampilan . PENUTUP melainkan juga sikap prilaku yang Seperti telah diuraikan pada awal pendahuluan bahwa fungsi Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa selain mengembangkan dan memperkuat potensi pribadi juga menyaring pengaruh dari luar yang akhirnya dapat membentuk mencerminkan karakter budaya peserta bangsa didik yang dapat Upaya Indonesia. kalender akademik. Pedoman yang disusun ini lebih diperuntukkan kepada kepala sekolah. seperti: religius. Pendidikan Bangsa Budaya dan Karakter mata bukan merupakan akhirnya dapat membentuk akhlak budi luhur. Keseluruhan perencanaan sekolah yang bertitik tolak dari melakukan analisis kekuatan dan kebutuhan sekolah akan dapat dihasilkan program Bangsa ini perlu dilakukan oleh semua pemangku kepentingan di sekolah yang secara bersama-sama sebagai suatu komunitas dalam pendidik diterapkan sekolah ke yang kurikulum selanjutnya diharapkan menghasilkan budaya sekolah. dan penilaian yang bersifat komprehensif. Begitu pula melalui program pengembangan diri. misi. Peta nilai dan indikator yang disajikan dalam naskah ini merupakan contoh penyebaran nilai yang dapat diajarkan melalui berbagai mata pelajaran sesuai dengan standar kompetensi (SK) dan kompetensi dasar (KD) yang terdapat dalam standar isi (SI). perlu dimulai dari lingkup terkecil seperti keluarga sampai dengan cakupan yang lebih luas di masyarakat. Pedoman yang ada ini pada intinya merupakan produk Program Kerja 100 hari Kabinet Indonesia Bersatu II. dan penyusunan silabus. seperti menetapkan visi. tetapi lebih kepada upaya penanaman nilainilai baik melalui mata pelajaran. pelajaran yang berdiri sendiri atau merupakan nilai yang diajarkan.Catatan : Semua kegiatan pada tabel di atas merupakan contoh kalender pendidikan yang penggunaannya disesuaikan dengan kebutuhan sekolah. keteladanan. jujur. disiplin. seperti kegiatan rutin sekolah. program pengembangan diri maupun budaya sekolah. pengembangan dan Karakter pembentukan karakter sesuai dengan budaya bangsa ini tentu tidak semata-mata hanya dilakukan di sekolah melalui serangkaian kegiatan belajar mengajar baik melalui mata sekolah. toleran.

kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan dari semua pihak ffd8ffe000104a46494600010201006400640000ffe20c584 943435f50524f46494c4500010100000c484c696e6f021000 006d6e74725247422058595a2007ce000200090006003100 00616373704d53465400000000494543207352474200000 00000000000000000000000f6d6000100000000d32d4850 20200000000000000000000000000000000000000000000 00000000000000000000000000000000000000000000000 00001163707274000001500000003364657363000001840 000006c77747074000001f000000014626b7074000002040 00000147258595a00000218000000146758595a0000022c 000000146258595a0000024000000014646d6e640000025 400000070646d6464000002c40000008876756564000003 4c0000008676696577000003d4000000246c756d6900000 .Penyempurnaan pedoman ini akan terus menerus pemerhati. 3f8000000146d6561730000040c00000 02474656368000004300000000c72545 2430000043c0000080c6754524300000 43c0000080c625452430000043c00000 80c7465787400000000436f707972696 7687420286329203139393820486577 6c6574742d5061636b61726420436f6d 70616e79000064657363000000000000 0012735247422049454336313936362 d322e310000000000000000000000127 35247422049454336313936362d322e3 1000000000000000000000000000000 000000000000000000000000 pencerminan bangsa yang dilanjutkan seiring dengan kompleksnya permasalahan pendidikan terutama dalam pembentukan budaya dan karakter bangsa. Oleh karena itu. Penyajian pembelajaran yang bernuansa belajar aktif dengan muatan budaya dan karakter bangsa perlu menjadi perhatian terutama dalam membelajarkan peserta didik. pelaksana pendidikan untuk kesempurnaan yang akhirnya dapat memberikan pencerahan pelaksanaan di tingkat sekolah. Selanjutnya diharapkan kualitas produk peserta didik yang memiliki akhlak budi mulia sebagai besar.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful