P. 1
Untitled

Untitled

|Views: 10|Likes:
Published by ibnurizki70

More info:

Published by: ibnurizki70 on Feb 22, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as TXT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/22/2013

pdf

text

original

NAMA : IBNU KELAS : 9H/SPENDAKA MAPEL : BIOLOGI G.

PEMB : IBU KALIMAH 2011/2012

Perkembangbiakan Makhluk Hidup A. Perkembangbiakan Hewan : Perkembangbiakan Hewan Perkembangbiakan hewan ada dua cara, yaitu perkembangbiak an secara kawin (seksual/generatif) dan tidak kawin (aseksual/vegetatif). Vegetatif Perkembangbiakan hewan secara vegetatif adalah perkembangan tanpa melalui p erkawinan. Jadi, hanya dibutuhkan satu induk saja untuk berkembangbiak. Individu yang dihasilkan memiliki sifat persis seperti induknya.Perkembangbiakan hewan s ecara vegetatif ada dua macam, yaitu tunas dan fragmentasi. Membelah diri dan fragmentasi, contoh: organisme yang membelah diri, protoz oa, alga biru (bakteri). Sedangkan fragmentasi yaitu dengan cara memotong-motong tubuhnya, contoh: algae (ganggang) dan planaria (cacing pipih). Tunas, contoh: Hydra dan ragi (Saccharomyces). Generatif Perkembangbiakan generatif pada hewan meliputi perkembangbiakan dengan konj ungsi dan pleburan dua sel gamet. a. Konjugasi, yaitu perkembangbiakan secar kawin pada organisma yang belum jel as alat kelaminnya, contohnya Spirogyra. b. Peleburan dua sel gamet, dapat terjadi pada hewan yang telah memiliki alat kelamin tertentu, sebagai contoh pada cacing tanah terjadi perkawinan silang ant ara dua cacing yang kawin. Cacing A dibuahi oleh sperma dari cacing B, sedangkan cacing B dibuahi oleh sperma dari cacing A. cacing tanah tergolong hewan hermaf rodit yang memiliki alat kelamin jantan dan berin pada satu tubuh. Selain cacing tanah yang tergolong hermafrodit antara lain cacing pita, siput darat dan bekic ot. Pembuahan pada hewan Berdasarkan tempat terjadinya, pembuahan dibedakan atas: 1. pembuahan luar, pertemuan sperma dan ovum terjadi di luar tubuh, mislnya: i kan dan katak. Pada pembuahan eksternal (pembuahan luar), sel telur dan sel sper ma dihasilkan dalam jumlah besar karena: a. kemungkinan terjadinya fertilisasi kecil b. kemungkinan telur yang dihasilkan akan dimakan oleh hewan lain atau mati k arena perubahan lingkungan. 2. pembuahan dalam, pertemuan sperma dan ovum terjadi di dalam tubuh, misalnya reptilia, burung dan manusia Perkembangbiakan hewan secara generatif ada tiga, yaitu bertelur, melahirkan, se rta bertelur dan melahirkan. - Bertelur (Ovipar)

Bertelur (Ovipar) Ovipar berasal dari kata ovum yang berarti telur. Ovum (telur) dihasilkan oleh hewan betina dan akan dibuahi oleh sperma yang dihasilkan oleh hewan jantan. Proses pembuahan ovum oleh sperma terjadi di dalam tubuh induk bet ina dan ada yang terjadi di luar tubuh induk betina. Pembuahan di dalam tubuh in duk betina dinamakan pembuahan internal. Pembuahan di luar tubuh induk betina di namankan pembuahan eksternal. Contoh hewan yang bertelur diantaranya: Contoh Hewan Ovipar : Contoh Hewan Ovipar Katak Katak jantan biasanya tubuhnya l ebih kecil dari katak betina. Katak jantan merangsang katak betina untuk bertelu r, kemudian katak jantan mengeluakan spermanya dan membuahi telur katak betina. Telur itu kemudian menetas dan menjadi berudu. - Melahirkan (Vivipar ) Mamalia tergolong hewan vivipar Melahirkan anak), mempunyai alat kelamin jantan dan betina. 1. Alat kelamin jantan (pria) a. Sepasang testes (buah pelir), yaitu penghasil sperma. b. Saluran sperma (vas deferen) c. Penis, yaitu alat kelamin luar 2. Alat kelamin betina (wanita) a. Ovarium (indung telur) yaitu penghasil ovum b. Pembuluh/saluran falopii (tuba falopii) atau saluran ovum atau oviduk c. Rahim atau uterus, yaitu tempat pertumbuhan dan perkembangan embrio. Pada h ewan mamalia yang dapat menghasilkan banyak anak, juga memiliki uterus yang bany ak pula, misalnya tikus. d. Vagina (lubang peranakan) adalah saluran terluar dari alat alat kelamin bet ina. Pertemuan sperma dan ovum (fertilisasi) terjadi pada saluran falopii menghasilka n zygot. Zygot tersebut tumbuh menjadi embrio. Embrio akan berkembang menjadi fe tus dan akhirnya lahir sebagai bayi. Embrio memperoleh zat makanan dari induknya melalui plasenta. Penghubung antara plasenta dengan embrio adalah tali pusat. U ntuk melindungi embrio dari benturan terdapat cairan yang disebut air ketuban. - Bertelur dan Melahirkan (Ovovovipar) Bertelur dan Melahirkan (Ovovovipar) Pada hewan ovovivipar, pembuahan terjadi di dalam tubuh hewan betina. Setelah terjadi pembuahan terbentuklah telur. Zigot t umbuh menjadi embrio di dalam telur tersebut. Makanan zigot hanyalah cadangan ma kanan di dalam telur, bukan langsung dari induk betinanya. Embrio akan tumbuh me njadi janin. Janin yang hidup akan tumbuh sampai satu meter atau lebih sebelum l ahir. Setelah titu embrio tumbuh sempurna menjadi janin di dalam rahim, induk be tina akan melahirkannya. Contoh Hewan Ovovivipar : Contoh Hewan Ovovivipar Plathypus Plathypus adalah con toh hewan Ovovivipar, karena plathypus berkembangbiak dengan bertelur, tetapi se telah itu dia juga menyusui anaknya. B. Perkembangbiakan Tumbuhan : - Perkembangbiakan Vegetatif pada Tumbuhan : a. Vegetatif alami, tanpa bantuan manusia: 1) Rhizoma atau akar rimpang, yaitu batang yang tumbuh mendatar yang terletak di bawah permukaan tanah. Rhizoma berbuku-buku dan bersisik, dan di ujungnya ad a kuncup. Pada ketiak sisik terdapat tunas. Contoh: lengkuas, kunyit, temulawak, alang-alang dan sebagainya. 2) Umbi lapis, terdiri atas cakram dan umbi yang belapis-lapis. Contoh: bawang putih, bawang merah, bakung dan bunga tulip. 3) Umbi batang, merupakan batang yang tumbuh ke dalam tanah yang menggembung d an membentuk umbi dilengkapi dengan mata tunas. Contoh: kentang dan gembili. 4) Umbi akar, adalah akar yang berubah fungsi menyimpan makanan. Contoh: singk ong dan bunga dahlia. 5) Geragih atau stolon, yaitu batang yang menjalar di atas permukaan tanah. Co

ntoh: pegagan, rumput teki dan arbei. 6) Tunas, dapat tumbuh menjadi tanaman baru yang tidak jauh dari induknya dan akhirnya membentuk rumpun. Contoh: pisang, bambu dan tebu. b. Vegetatif buatan, dengan bantuan manusia; 1) Mencangkok, yaitu dengan mengupas kulit sampai ke bagian kayunya. Bagian ya ng licin dari kayu yaitu kambium harus dibuang, selanjutnya ditutup dengan tanah basah yang subur kemudian dibungkus. Contoh: jeruk, mangga, jambu, rambutan dan tumbuhan berkambium lainnya. 2) Menempel atau okulasi, yaitu dengan menempelkan mata tunas dari suatu tanam an ke mata tunas tanaman lainnya yang sejenis. 3) Menyambung (mengenten/kopulasi) yaitu menggabungkan bagian tanaman satu ke bagian tanaman lain untuk mendapatkan tanaman baru yang memiliki sifat lebih bai k. 4) Stek, yaitu memotong batang atau daun untuk ditanam di tempat lain. Ada ste k batang dan stek daun. Contoh stek batang: singkong, ketela rambat, sirih, lada dan lain-lain. Contoh stek daun: cocor bebek. 5) Merunduk, yaitu dengan merundukkan batang atau cabang yang dibengkokkan ke bawah serta ditimbuni tanah untuk menimbulkan akar-akar baru. Contoh: apel, alam anda, kaca piring dan sebagainya. - Perkembangbiakan Generatif pada Tumbuhan Bunga pada tumbuhan mengandung alat-alat perkembangbiakan. Bagian-bagian dari bunga antara lain: dasar bunga, kelopak, mahkota, sari dan putik. Mahkota dan kelopak bunga merupakan alat perhiasan bunga yang umumnya berwarna warni. Se dangkan sari dan putik merupakan alat kelamin bunga. a. Benang sari meliputi kepala sari dan tangkai sari. Pada kepala sari terdapa t kotak sari yang di dalamnya terdapat serbuk sari. b. Putik terdiri atas kepala putik, tangkai putik dan bakal buah Macam-macam bunga berdasarkan kelengkapan alat perkembang biakan: 1. Bunga lengkap, memiliki perhiasan dan alat kelamin. 2. Bunga tidak lengkap apabila satu atau lebih dari perhiasan bunga tidak ada. 3. Bunga sempurna, apabila sari dan putik terdapat dalam satu bunga. 4. Bunga tidak sempurna, apabila hanya salah satu alat kelamin saja yang terda pat pada satu bunga. Dikenal bunga jantan (hanya sari saja yang ada) dan bunga b etina (hanya putik saja). Tumbuhan berumah satu, apabila dalam satu pohon terdap at alat kelamin jantan dan betina. Tumbuhan berumah dua, apabila dalam satu poho n terdapat hanya satu alat kelamin. Proses Perkembangbiakan pada Tumbuhan : 1. Penyerbukan Penyerbukan yaitu jatuhnya sari di atas kepala putik. Penyerbukan dipengaru hi oleh empat faktor yaituangin, hewan, air dan manusia. Macam-macam penyerbukan berdasarkan penyerbukannya: 1. Penyerbukan oleh anginciri bunganya mahkota kecil/tidakbermahkota, warna ma hkota tidak menarik, tidak ada kelenjar madu, sari kecil, jumlah sari banyak dan ringan (mudah dibawa angin), sari memiliki sayap, kedudukan sari bergantungan, putik besar dan menjulur ke luar, tangkai bunga panjang. 2. Penyerbukan oleh hewan seperti serangga, kupu-kupu, burung dan kelelawar. C iri bunga yang penyerbukannya dibantu serangga; mahkota besar dan mencolok warna nya, mempunyai bau yang khas, menghasilkan kelenjar madu, serbuk sari mudah mele kat. 3. Penyerbukan oleh air, misalkan Hydrilla. 4. Penyerbukan oleh manusia misalnya vannili. Sifat penyerbukan berdasarkan asal serbuk sari: 1. penyerbukan sendiri, sari jatuh pada putik dalam satu bunga 2. penyerbukan tetanggasari jatuh ke putik pada bunga yang berbeda dalam satu pohon 3. penyerbukan silang, sari dan putik berasal dari pohon yang berbeda yang sej enis 4. penyerbukan bastar, sari dan putik berasal dari tanaman yang berbeda variet asnya.

2. Pembuahan (Fertilisasi) pada Tumbuhan Setelah terjadi penyerbukan menyusul pembuahan (peleburan antara sperma denga n ovum). 1. Serbuk sari tumbuh menjadi buluh serbuk sari menuju ke ruang bakal biji. In ti serbuk sari membelah menjadi dua, yaitu inti vegetatif dan generatif. Inti ge neratif menghasilkan 2 spermatozoid. Spermatozoid masuk ke ruang bakal biji mela lui mikrofil. 2. Bersamaan dengan pembentukan sperma pada sari, di ruang bakl biji terjadi j uga pembentukan sel telur dan inti kandung lembaga (inti ganda lembaga). 3. Sperma 1 + sel telur => zygot => menjadi lembaga 4. Sperma 2 + inti kandung lembaga => endosperm (putik lembaga) 5. Putik lembaga merupakan tempat cadangan makanan bagi lembaga

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->