Biji Buah Bintaro Sebagai Bahan Bakar Alternatif Daun, buah dan kulit batang bintaro http://www

.wargahijau.org/index.php?option=com_content&view=article&id=474:biji-buahbintaro-sebagai-bahan-bakar-alternatif&catid=24:green-energy&Itemid=25

Karya Penelitian: Adrian Wahyu Dewanto XI IPA 1 SMA Negeri 8 Tangerang ABSTRAK Mencari dan mengolah sumber energi yang ramah lingkungan perlu adanya kepedulian masyarakat terhadap lingkungan yang sehat, hijau, asri dan untuk tidak selalu tegantung pada pasokan bahan bakar minyak fosil. Tanaman Bintaro (Cerbera odollam Gaertn) merupakan salah satu tanaman yang bijinya mengandung kadar lemak/minyak sebesar 46-64% dan dapat diolah menjadi sumber energi yang ramah lingkungan. Biji Bintaro yang telah melalui proses pengeringan dan pengepresan akan diperoleh minyak mentah yang disebut crude cerbera oil (CCO). Ampas hasil proses pengepresan biji Bintaro dapat dibuat briket bahan bakar dan dapat dibuat kompos untuk pupuk tanaman, sehingga dalam pengembangan sumber energi biji Bintaro tidak menghasilkan sampah (zero waste). Kata kunci: Sikap kepedulian Lingkungan; Tanaman Bintaro sumber energi ramah lingkungan.

1.

Pendahuluan

Program Lingkungan Hidup PBB (UNEP/United Nations Environment Program) mencanangkan "Deklarasi Kotakota Hijau" diantaranya; masalah energi, pengurangan limbah, perencanaan kembali wilayah perkotaan, pembangunan taman-taman kota, sarana angkutan umum, kesehatan lingkungan dan sumber-sumber air. Energi dan transportasi mendapat penekanan pada penggunaan dan pengadaan energi alternatif non fossil yang bersih dan ramah lingkungan.

Pengembangan energi harus memiliki karakter terbarukan, efisien dan mencegah terjadinya pencemaran atau kerusakan lingkungan. Eksplorasi dan eksploitasi terhadap sumber bahan bakar nabati menjadi sebuah usaha atau cara penghematan energi sekaligus penyelamatan lingkungan hijau. Memanfaatkan sumber energi nabati terkadang harus berhadapan dengan sumber bahan pangan. Banyak tumbuhan yang diharapkan dapat menjadi bahan baku pembuatan BBN ternyata diperlukan untuk bahan pangan, misalnya jagung, ketela pohon, kelapa sawit dan lain-lain. Dalam hal seperti ini kemudian muncul kekhawatiran akan kekurangan bahan pangan jika biofuel akan dikembangkan (food security).

Dengan mewujudkan lingkungan hidup yang sehat, asri, bersih dan hijau, dimana suasana lingkungan dapat

membuat udara segar dan nyaman bagi penghuninya. Terkait dengan isu pemanasan global, penghijauan lingkungan dan ketahanan pangan, maka perlu adanya program intensifikasi dan diversifikasi untuk menemukan jenis-jenis tumbuhan baru penghasil energi. Pengamatan atas ketertarikan untuk meneliti tentang tanaman Bintaro adalah bentuk fisik dari buah dan bunganya yang indah dan hal ini tidak pernah dimanfaatkan secara maksimal. Pembuktian awal bahwa biji Bintaro mengandung minyak semakin tampak jelas ketika biji Bintaro kering disulut api hingga menyala dan biji tersebut tidak segera habis jadi arang, tetapi dapat mempertahankan nyala api dalam waktu cukup lama. Hal itu kemungkinan karena ada kandungan minyak di dalam biji buah. Penelitian tentang manfaat tanaman Bintaro tersebut sejak Januari hingga April 2009 di beberapa wilayah JABODETABEK.

2.

Tinjauan Pustaka.

Biasanya tumbuh di bagian tepi daratan mangrove atau hutan rawa pesisir atau di pantai hingga jauh ke darat (400 m d.p.l), menyukai tanah pasir, terbuka terhadap udara serta ditempat-tempat yang tidak teratur tergenang air pasang surut.. Penyebaran pohon ini hampir di seluruh Indonesia. Tercatat di Bali, Jawa, Sumatera Barat, Sulawesi Utara, Maluku, Timor, dan Irian Jaya serta tersebar juga di Papua New Guinea, Kepulauan Bismarck, dan seluruh Kepulauan Solomon. Klasifikasi: Kingdom Subkingdom Superdivision Division Class Subclass Order : : : : : : : Plantae ± Plants Tracheobionta - Vascular plants Spermatophyta - Seed plants Magnoliophyta - Flowering plants Magnoliopsida ± Dicotyledons Asteridae Gentianales

Dogbane family Cerbera L. sampah sayuran (organik) 5 kg. KOH.SERPONG ± TANGERANG untuk mendapatkan minyak Bintaro. Hal itu dapat juga dilakukan dengan bantuan oven dengan tujuan hanya untuk menguapkan kandungan air dan menguraikan minyak dalam biji buah tersebut. kain. . peralatan. dalam proses ini tidak menghasilkan sampah (zero waste). LIPI . Tahap pertama proses pengepresan dihasilkan minyak dan ampas yang masih cukup mengandung minyak maka perlu diulang hingga ampas yang keluar benar-benar kering. oven. kemudian disangrai atau dijemur. yakni. mesin pres. . Beberapa peralatan pada penelitian dan percobaan yang digunakan dalam penelitian itu. soxhlet.5 kg. cawan. alkohol 96 % 250cc.Family Genus Species : : : Apocynaceae . kotoran kambing 5kg air. Percobaan Pada penelitian yang sebelumnya telah dilakukan analisa kandungan kimia dan sifat fisika dari biji Bintaro dengan mengektraksi biji untuk mendapatkan minyak. atau juga dapat diproses lebih lanjut seperti penyaringan untuk membersihkan dan menjernihkan sehingga mendapatkan metil ester.10 kg. Tahap kedua ampas kering ditampung atau dikumpulkan pada ember untuk dibuat menjadi briket arang atau diolah menjadi kompos untuk pupuk tanaman sehingga. Cerbera odollam Gaertn. Sedangkan bahan-bahan yang dipersiapkan diantaranya. botol bekas ukuran kecil kecil + tutup yang terbuat dari logam. Dalam proses percobaan kali ini beberapa langkah yang dilakukan Adrian Wahyu Dewanto. Biji yang sudah kering dan masih hangat dicampur dengan sekam kulit padi kemudian dimasukan kedalam mesin pres. furnace 550°C blender. palu. dilakukan juga percobaan dengan peralatan yang ada di Laboratorium Kimia Analis LIPI. ember bekas cat tembok ukuran 20 kg dan pengaduk kayu. sedangkan pada penelitian kali ini. tepung tapioka/singkong 0. yakni biji Bintaro dikeluarkan dari buahnya dengan bantuan golok dan palu. alat destilasi dan cetakan briket. neraca 3 lengan. Minyak yang dihasikan ditampung pada tempat yang bersih dan dapat langsung dipergunakan sebagai bahan bakar tanpa dicampur lagi dengan BBM. biji kering bintaro +/. pelarut n-heksana. gelas ukur 300 ml. Diperkirakan ada sekitar 47 species yang telah diketemukan pada genus ini.5kg. 3. sekam padi +/. selain itu juga melakukan aktivitas percobaan pengepresan biji Bintaro di B2TE ± PUSPITEK.

90 4. dan keluar melalui pipa terluar dari soxhlet menuju kondensor.44 2.37 84.   6-8 jam.64 23. Sehingga pada penelitian kali ini dilakukan kembali penentuan komposisi asam lemak penyusun trigliserida minyak biji bintaro untuk mendapatkan total asam lemak hingga 100%. Dalam hal ini. dan ditambahkan sejumlah Na2SO4 anhidrat.1 Ekstraksi Pelarut Ekstraksi pelarut dilakukan dengan peralatan soxhlet dan sebagai pelarutnya adalah n-heksana. Larutan tersebut kemudian disaring dan pelarut yang masih ada diuapkan dengan rotatory evaporator menggunakan penangas air pada suhu 70°C.17 17. yaitu dapat dilihat pada tabel berikut. sehingga uap pelarut tersebut berubah menjadi cair kembali dan turun ke dalam soxhlet untuk mengekstraksi minyak dan senyawa-senyawa non polar lainnya yang terdapat dalam biji bintaro. jadi prinsip ekstraksi dengan ekstraksi soxhlet adalah ekstraksi sinambung. Prinsip kerja ekstraksi minyak dengan peralatan soxhlet adalah sebagai berikut: pelarut n-heksana dalam labu bulat diuapkan dengan heating mantle. Hasil dan Pembahasan 4.6 menit dengan takaran 1 ml minyak biji Bintaro dan minyak tanah. Na2SO4 anhidrat berfungsi sebagai penarik air yang mungkin masih ada dalam larutan.90 Keterangan: Ada beberapa asam lemak yang belum dapat diidentifikasi oleh karena keterbatasan asam lemak standar.8 menit.Minyak biji Bintaro itu bisa memiliki daya bahan bakar selama 11.15-oktadekatrienoat Total Asam Lemak Hasil Analisis (%) 0.12. Setelah cairan di dalam soxhlet penuh. artinya pelarut yang digunakan untuk mengekstraksi selalu baru atau fresh hasil pengembunan dari uap pelarut.38 36. sedangkan minyak tanah 5.12-oktadekadienoat cis-9. maka minyak biji bintaro yang telah terekstraksi beserta pelarutnya akan turun melalui pipa kecil bagian dalam dari soxhlet menuju labu bulat. Setelah proses soxhlet tersebut selesai. 4. Proses ekstraksi ini berlangsung terus menerus selama ditentukan komposisi asam lemak penyusun trigliserida yang terkandung pada minyak biji bintaro. telah . Menurut hasil penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Itu menunjukkan bahwa minyak biji Bintaro memiliki daya bakar dua kali lebih lama dibandingkan minyak tanah. larutan hasil ekstraksi kemudian dipindahkan ke dalam gelas kimia. Di dalam kondensor akan terjadi pendinginan. Komposisi asam lemak penyusun trigliserida minyak biji Bintaro Asam Lemak Miristat Palmitat Stearat Oleat Linoleat Linolenat Nama Sistematik Tetradekanoat Heksadekanoat Oktadekanoat cis-9-oktadekenoat cis-9.

19 Kandungan (%) 53.24* 69.45 persen. Pengepresan hidrolik adalah pengepresan dengan menggunakan tekanan.94* 276.71 Kandungan rata-rata *) hasil penelitian sebelumnya Minyak Bintaro (g) 101. Rendemen minyak Bintaro yang dihasilkan dengan teknik pengepres berulir tunggal (single screw press) sekitar 25 ± 35%. Biji Bintaro dipanaskan bertujuan untuk menggumpalkan atau menguraikan kandungan protein dan lemak/minyaknya. sebelum dilakukan pengepresan. .2. karena pemanasannya tidak terlalu tinggi. Dua cara yang umum digunakan pada pengepresan mekanis biji Bintaro yaitu pengepresan hidrolik (hydraulic pressing) dan pengepresan berulir (expeller pressing). sedangkan dengan teknik pengepres berulir ganda (twin screw press) dihasilkan rendemen minyak sekitar 40 . kemudian dihitung rendemen minyak yang dihasilkan terhadap berat kering serbuk biji Bintaro. Setelah semua pelarut n-heksana diuapkan. Tekanan yang dapat digunakan sekitar 140.7 4.6 kg/cm. Sebagaimana kita ketahui bersama. Pengepresan Pengepresan mekanis merupakan suatu cara pemisahan minyak dari bahan yang berupa biji-bijian dan paling sesuai untuk memisahkan minyak dari bahan yang tinggi kadar minyaknya yaitu sekitar 30-70 persen.1 Rendemen Minyak Biji Bintaro Hasil Ekstraksi Serbuk Inti Biji Bintaro (g) 189. Untuk teknik pengepresan hidrolik. Besarnya tekanan yang digunakan akan mempengaruhi sedikit-banyaknya minyak Bintaro yang dihasilkan. minyak biji Bintaro terkandung dalam bahan berbentuk biji dengan kandungan minyak sekitar 35-45%.Penggunaan alat rotatory evaporator dimaksudkan agar pelarut yang digunakan dapat menguap sebelum titik didihnya.47 36. maka minyak biji Bintaro yang diperoleh ditimbang. Dengan cara ini biji Bintaro dipress menggunakan pengepresan berulir (screw) yang berjalan secara kontinyu.65 60. Dengan pengepresan hidrolik dapat dihasilkan rendemen minyak sampai dengan 30 persen. Berdasarkan hal tersebut maka metoda ekstraksi yang paling sesuai untuk biji Bintaro yaitu teknik pengepresan mekanis.22 59.12* 191. Tabel 4. Tipe alat pengepres berulir yang digunakan dapat berupa pengepres berulir tunggal (single screw press) atau pengepres berulir ganda (twin screw press). sehingga pemisahan pelarut dari minyak biji bintaro menjadi lebih cepat dan senyawa organik yang ada tidak rusak. biji Bintaro perlu mendapat perlakuan pendahuluan berupa dipanaskan/dioven dan dicampur dengan sekam kulit padi.33 142.

biasanya dipisahkan dengan menggunakan uap panas dalam keadaan vakum. Lapisan minyak dalam n-heksana (fasa organik) yang telah ditambahkan campuran bentonit dan karbon aktif ini. Sampel minyak yang akan dinetralisasi. Berdasarkan data sifat-fisiko kimianya. Adsorben yang digunakan adalah campuran bentonit 2% dan karbon aktif 0. Untuk mempercepat dan menyempurnakan reaksi. Penambahan etanol 96% selain berfungsi untuk melarutkan minyak. dilarutkan terlebih dahulu dengan etanol 96% dan selanjutnya ditambahkan KOH sesuai dengan bilangan asamnya. Penambahan bentonit dan karbon aktif sebagai adsorben warna sangat efektif untuk memucatkan dan menghilangkan beberapa zat warna yang terdapat dalam minyak. yaitu dengan membandingkan nilai angka asam (jumlah asam lemak bebas) terhadap angka penyabunannya (jumlah total asam lemak). juga dapat melarutkan sabun yang terbentuk dari hasil reaksi antara asam-asam lemak bebas minyak biji Bintaro dengan larutan KOH. seperti bau yang kurang sedap. warna yang kurang menarik serta rasa yang tidak enak. kemudian disaring beberapa kali sampai tidak ada lagi warna hitam pada kertas saring dan pelarut n-heksana diuapkan dengan menggunakan alat rotatory evaporator. Pemurnian Minyak Tujuan pemurnian adalah untuk menghilangkan komponen-komponen yang tidak diinginkan. Terlihat jelas bahwa terjadi perubahan warna dari minyak biji Bintaro yang sebelum . yang berarti nilai ini cukup rendah. yakni tahap netralisasi (penetralan) dan tahap bleaching (pemucatan warna). Lemak atau minyak kasar yang dihasilkan dari proses ekstraksi tersebut masih mengandung kotoran-kotoran yang bukan golongan trigliserida. garam Na2CO3 atau larutan KOH sehingga asam lemak ikut fase air dan terpisah dari minyaknya. Kemudian lapisan atas (lapisan minyak/fasa organik) diambil dan dipindahkan ke dalam beaker untuk dilakukan tahap bleaching (pemucatan warna). Sedangkan minyak dengan asam lemak bebas rendah. Sehingga proses netralisasi (penetralan) cukup dengan menambahkan larutan alkali. dalam hal ini digunakan larutan KOH. lapisan minyak (fasa organik) ditambahkan sejumlah kecil adsorben seperti bleaching earth (tanah pemucat) dan karbon aktif. Pada tahap bleaching (pemucatan warna).3. fosfatida dan beberapa pigmen (bahan berwarna). Selanjutnya campuran tersebut dimasukkan ke dalam corong pisah dan ditambahkan sejumlah n-heksana untuk menarik lapisan minyak (fasa organik) dari fasa airnya (sabun yang terlarut dalam alkohol). Zat warna dalam minyak akan diserap oleh permukaan adsorben dan juga akan menyerap suspensi koloid (gum dan resin) serta hasil degradasi minyak misalnya peroksida.4. Dalam proses pemurnian minyak nabati terdapat dua tahap penting. Tahap netralisasi (penetralan) adalah proses untuk memisahkan senyawa-senyawa terlarut seperti asam lemak bebas. dengan tujuan untuk menetralkan asam-asam lemak bebas yang terdapat pada minyak biji Bintaro. cukup ditambahkan larutan NaOH.2%. Minyak dengan kandungan asam lemak bebas tinggi. diperoleh kandungan asam lemak bebas dari minyak biji bintaro kurang dari 2%. kemudian ditambahkan alkali. campuran tersebut dipanaskan sambil diaduk dengan magnetic stirrer pada suhu 64oC.

berakar kuat dan berdaun lebat serta ketika berbuah tanpa mengenal musim. Minyak yang dapat diekstrak dari biji Bintaro adalah sekitar 60. kondisi optimum ini digunakan untuk sintesis biodiesel minyak biji Bintaro yang akan diuji karakteristiknya. Hasil pengujian beberapa karakteristik biodiesel dari minyak biji Bintaro memenuhi standar internasional untuk minyak solar. asri dan teduh. uji kelayakan (kalor/panas) dari minyak dan briket berbahan dasar biji Bintaro. asam palmitoleat (17. Bintaro adalah tanaman yang cocok untuk tanaman penghijauan dan tanaman hias baik diperkotaan maupun dilingkungan perumahan penduduk. asam elaidat (8. asam palmitat (4. selain relatif mudah ditanam dan mempunyai toleransi terhadap berbagai jenis tanah dan iklim. Karena pada penelitian yang sebelumnya telah dilakukan percobaan pembuatan biodiesel (metil ester) dari minyak biji Bintaro. Komposisi asam lemak penyusun trigliserida minyak biji bintaro terdiri dari. 5.91%). dengan katalis KOH 0. Briket yang sudah kering juga dapat langsung dipergunakan sebagai bahan bakar pengganti batu bara.49%). asam stearat (3. Minyak biji Bintaro tersebut diekstrak dengan menggunakan peralatan soxhlet dengan pelarut n-heksana selama 6-8 jam. Serangkaian optimasi kondisi reaksi telah dilakukan untuk memperoleh konversi metil ester yang optimal.54%). Kesimpulan dan saran Penelitian tentang biodiesel yang terus berkembang saat ini.02%). 2. Pada perkembangan penelitian kelak insyaallah akan diadakan penelitian dengan mengembangkan produksi minyak mentah biji Bintaro. asam oleat (34.40%).32% terhadap berat minyak. dan asam linolenat (0. asam linolelaidat (4. Pada penelian yang dilakukan saat ini minyak mentah dihasilkan dengan cara pengepresan dan memanfaatkan ampasnya untuk dibuat briket dan kompos. Selanjutnya. sehingga pada proses produksi ini tidak ada sampah yang dapat mencemarkan lingkungan.5% berat.pemurnian berwarna coklat menjadi berwarna kuning setelah dilakukan pemurnian. dan diperoleh kondisi optimum pada perbandingan mol minyak dan metanol (1:9).70% dari berat serbuk kering. tetapi bisa juga bermanfaat sebagai obat dan pembasmi serangga penggangu seperti rayap. dan waktu reaksi 40 menit. Kesimpulan 1. .7%). dan termasuk klasifikasi bahan bakar minyak diesel. Metil ester (biodiesel) yang diperoleh sebesar 91.21%).1. Minyak mentah yang dihasilkan dari mesin pres dapat langsung atau dicampur dengan minyak tanah untuk dipergunakan sebagai bahan bakar. Kompos yang dihasilkan dari proses pengomposan dari bahan dasar ampas proses pengerpresan dapat diperguna sebagai pupuk tanaman baik itu tanaman pertanian maupun tanaman hias sehingga pH tanah terjaga dan lingkungan akan selalu terlihat hijau. 5. asam linoleat (16.74%). diharapkan dapat menemukan sumber-sumber bahan baku yang berasal dari minyak atau lemak tanaman non pangan. Pohon Bintaro mengandung racun (cerberin) yang berbahaya bagi manusia jika memakannya secara langsung.

P.N. L. Bioorganic and Medical Chemistry Letters 10(21): 2431±2434. Greenhouse Gas Mitigation Technologies in Forestry Sector: Status. American Society for Testing and Materials. Chang. Biofuels.3.sinarharapan.L. For Sustainable Transportation. Washington. Apriyantono.D.co. N.USA Anonimus. 5. National Renewable Energy Laboratory (US DOE-NREL). Hasil penelitian biji Bintaro layak diolah menjadi biofuel. Biodiesel Production and Quality. R. maka menjamin tersedianya bahan pangan (food security) dan membuka lapangan kerja baru sehingga dapat mengurangi angka kemiskinan dan kelaparan.Puspitasari. Alternatif BBM Ramah Lingkungan http://www. maka harapan penulis teman-teman pelajar sejak dini sudah belajar tentang program intensifikasi. Bhat K.C. Masripatin N. pemakaian energi harus disesuaikan dengan kebutuhan (hemat) dan yang paling penting pengkajian tentang pengetahuan sumber-sumber energi yang baru dan ramah lingkungan harus terus dilakukan. Sedarnawati. Prospects and Barries of Their Implementation in Indonesia. D. . Official Method of Analysis of the Association of Official Analylitical Chemists. UNDP . Activity Guided Isolation of Constituents of Cerbera manghas with Antiproliferative and Antiestrogenic Activities.2002a.Fardiaz. Boer. Luyengi L. 5. hal ini menjadikan pengolahan produksi menuju zero waste (tak ada sampah yang tersisa/terbuang). 4. June T. 1985. diversifikasi dan konservasi tanaman sebagai sumber energi.C. 2000.Budiyanto. 2002b. United States. Biodiesel Kelapa Sawit.id/iptek/index. IPB Press. 2001. Gills J. 2000. Ampas sisa pemerasan minyak biji Bitaro dapat dimanfaatkan sebagai arang briket atau dibuat kompos.J. Petunjuk Laboratorium Analisis Pangan. Pezzuto J. Kinghorn A. A.Climate Change Enabling Activity Project. Dengan memanfaat biji Bintaro sebagai sumber energi terbarukan. S. Kemandirian dibidang energi hanya mungkin apabila kita melepaskan ketergantungan pada minyak yang berasal dari fosil.M. D. AOAC. Provisional specification for biodiesel fuel (B100) blend stock for distillate fuels.astm. yaitu bahan bakar pengganti bahan bakar yang diolah dari fosil (BBM).. Association of Official Analytical Chemists. 2. Pengetahuan dan teknologi tanaman Bintaro sebagai tanaman sumber energi hijau perlu kiranya adanya sosialisasi dan budidaya tanaman Bintaro agar pengembangan lebih efisien. Saran 1. Farnsworth N. Dahlan E. DAFTAR PUSTAKA Anonimus. http://www.2.R. 2000.html Anonimus.org/ American Standard Technical Material ± ASTM PS 121-99. efektif dan tepat. US Department of Energy. 1989.

Untuk kertas berkualitas baik diperlukan campuran pohon berkayu keras dan lunak. Satu rim kertas A4 menghabiskan sebatang pohon berusia minimal 5 tahun. Suatu lahan pepohonan kayu keras setinggi 4 kaki panjang 4 kaki dan lebar 8 kaki dapat menghasilkan 942. 6.000 perangko atau setara dengan 2. . Kebutuhan kertas Indonesia 8 % dari supply oleh HTI dan 92 % illegal logging. 3. 4.100 Kwh listrik dan 31. Jika kita menghemat 1 ton kertas.100 halaman buku atau setara dengan 4. Setiap tahun luas hutan Indonesia yang hilang setara dengan luas Pulau Bali. 2. 400 liter minyak.384. 4. berarti kita juga menghemat 13 batang pohon besar.Mengapa Perlu Hemat Kertas? 1.700 eksemplar koran.780 liter air. 5.

bukan nama sebuah kelurahan di Jakarta Selatan. indah dan harum tapi beracun Bintaro umumnya mempunyai tinggi 4-6 meter meskipun terkadang mampu mencapai 12 m. . Namun kini Bintaro banyak ditanam sebagai pohon penghijauan penyerap karbondioksida (CO2). Tanaman Bintaro tersebar luas di kawasan tropis indo fasifik termasuk Indonesia. Divisi: Magnoliophyta. Bunga Bintaro berbau harum. Babuto. Buta Badak. pada tahun 2009 pernah membuat geger. Buah bintaro berbentuk bulat telur dengan panjang sekitar 5-10 cm. daun. Kedua jenis tanaman ini memang mempunyai kemiripan dalam berbagai hal. Habitat aslinya adalah daerah pantai dan hutan mangrove (bakau). Bunga Bintaro. Nama Bintaro juga sering disematkan kepada kerabat dekatnya yang bernama ilmiah Cerbera odollam. Sub Kelas: Asteridae. dan Kayu Gurita. terdiri atas lima petal dengan mahkota berbentuk terompet yang pangkalnya berwarna merah muda. Klasifikasi ilmiah: Kerajaan: Plantae. nama kelurahan Bintaro berasal. Daunnya berwarna hijau tua mengkilat berbentuk bulat telur. Pasalnya buah. Famili: Apocynaceae. Ketika masih muda berwarna hijau pucat dan berubah menjadi merah cerah saat masak. Sub kerajaan: Tracheobionta. Pohon Bintaro sering disebut juga sebagai Mangga Laut. dan getah pohon ini mengandung cerberin yang beracun.BINTARO Bintaro yang ini adalah tumbuhan (pohon) bernama latin Cerbera manghas. Kelas: Magnoliopsida. Ordo: Gentianales. Super Divisi: Spermatophyta. Spesies: Cerbera manghas L. Tapi mungkin dari nama pohon inilah. Dalam bahasa Inggris tanaman ini dikenal sebagai Sea Mango Sedangkan dalam bahasa latin (ilmiah) Bintaro dinamai sebagai Cerbera manghas. Yang pasti tumbuhan ini banyak dijumpai di Jakarta sebagai pohon penghijauan. Bintaro yang banyak digunakan sebagai pohon penghijauan di berbagai tempat di Jakarta. Genus: Cerbera.

Bahkan asap dari pembakaran kayunya pun dapat menyebabkan keracunan. http://www. Minyak hasil ekstrak dari biji Bintaro terbukti dapat dimanfaatkan sebagai Bahan Bakar Nabati (biofuel).com/index. Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB) berhasil mengembangkan minyak dari biji Bintaro (Cerbera manghas) menjadi energi alternatif. biji dari pohon ini ternyata dapat diekstrak menjadi minyak yang dapat digunakan sebagai energi alternatif (biofuel).mekarsari. Namun di balik racun yang dikandungnya. sehingga mengganggu detak jantung dan dapat menyebabkan kematian.php?option=com_content&view=article&id=239%3Abintaro& catid=91%3Atanaman-pelindung&Itemid=92&lang=in .Bintaro Beracun Tapi Mengandung Biofuel Hampir seluruh bagian tanaman Bintaro mengandung racun cerberin. Cerberin merupakan racun yang dapat menghambat saluran ion kalsium di dalam otot jantung manusia.

Cerberin merupakan racun yang dapat menghambat saluran ion . Nama Bintaro juga sering disematkan kepada kerabat dekatnya yang bernama ilmiah Cerbera odollam. daun. terdiri atas lima petal dengan mahkota berbentuk terompet yang pangkalnya berwarna merah muda. Ketika masih muda berwarna hijau pucat dan berubah menjadi merah cerah saat masak. Bunga Bintaro. Bunga Bintaro berbau harum. Babuto. Yang pasti tumbuhan ini banyak dijumpai di Jakarta sebagai pohon penghijauan. Pasalnya buah. Tapi mungkin dari nama pohon inilah. Bintaro yang banyak digunakan sebagai pohon penghijauan di berbagai tempat di Jakarta. dan Kayu Gurita.Bintaro (Cerbera manghas) Pohon Penghijauan yang Beracun Posted on 10 Januari 2011 Bintaro yang ini adalah tumbuhan (pohon) bernama latin Cerbera manghas. pada tahun 2009 pernah membuat geger. dan getah pohon ini mengandung cerberin yang beracun. Habitat aslinya adalah daerah pantai dan hutan mangrove (bakau). Buah bintaro berbentuk bulat telur dengan panjang sekitar 5-10 cm. Dalam bahasa Inggris tanaman ini dikenal sebagai Sea Mango Sedangkan dalam bahasa latin (ilmiah) Bintaro dinamai sebagai Cerbera manghas. Hampir seluruh bagian tanaman Bintaro mengandung racun cerberin. Bintaro Beracun Tapi Mengandung Biofuel. indah dan harum tapi beracun Bintaro umumnya mempunyai tinggi 4-6 meter meskipun terkadang mampu mencapai 12 m. Buta Badak. Kedua jenis tanaman ini memang mempunyai kemiripan dalam berbagai hal. Namun kini Bintaro banyak ditanam sebagai pohon penghijauan penyerap karbondioksida (CO2). Daunnya berwarna hijau tua mengkilat berbentuk bulat telur. nama kelurahan Bintaro berasal. Tanaman Bintaro tersebar luas di kawasan tropis indo fasifik termasuk Indonesia. Pohon Bintaro sering disebut juga sebagai Mangga Laut. bukan nama sebuah kelurahan di Jakarta Selatan.

Bahkan asap dari pembakaran kayunya pun dapat menyebabkan keracunan. Tembakau.org/wiki/Cerbera_manghas . Referensi dan gambar: y y y www. dengan potensi yang dipunyainya baik sebagai tanaman penghijauan maupun sebagai penghasil biofuel. Toh.plantamor. Dari biji buah Bintaro inilah dihasilkan biofuel Meskipun beracun. Genus: Cerbera.co. Sub kerajaan: Tracheobionta. Super Divisi: Spermatophyta. Spesies: Cerbera manghas L. Minyak hasil ekstrak dari biji Bintaro terbukti dapat dimanfaatkan sebagai Bahan Bakar Nabati (biofuel). di sekitar kita banyak sekali tanaman-tanaman yang mengandung racun seperti Tuba. Di samping racun yang dikandung tumbuhan beracun tersebut pasti terdapat potensi yang menunggu untuk kita manfaatkan.wikimedia.php?plant=309 nationalgeographic. sepertinya bukan sikap bijak jika kita harus menjauhi dan memusnahkan tanaman ini. Klasifikasi ilmiah: Kerajaan: Plantae. Demikian juga Bintaro pohon penghijauan yang beracun ini. Ordo: Gentianales.kalsium di dalam otot jantung manusia. Namun di balik racun yang dikandungnya. Divisi: Magnoliophyta.id/lihat/berita/332/bintaro-jadi-penghasil-bahan-bakar-minyakalternatif commons. Kelas: Magnoliopsida. biji dari pohon ini ternyata dapat diekstrak menjadi minyak yang dapat digunakan sebagai energi alternatif (biofuel). Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB) berhasil mengembangkan minyak dari biji Bintaro (Cerbera manghas) menjadi energi alternatif. Famili: Apocynaceae. Zodia dan lain sebagainya. Sub Kelas: Asteridae. sehingga mengganggu detak jantung dan dapat menyebabkan kematian.com/index.

Bintaro Dari Wikipedia bahasa Indonesia. ensiklopedia bebas http://id.wikipedia. Untuk pengertian lain.org/wiki/Bintaro Artikel ini membahas tumbuhan Bintaro. silakan baca Bintaro (disambiguasi) ? Bintaro Bintaro Klasifikasi ilmiah Kerajaan: Plantae Divisi: Kelas: Ordo: Famili: Genus: Magnoliophyta Magnoliopsida Gentianales Apocynaceae Cerbera .

[sunting] Etnobotani Daun dan buahnya mengandung bahan yang memengaruhi jantung. Benang sari berjumlah lima dan posisi bakal buah tinggi. manghas Nama binomial Cerbera manghas Bintaro (Cerbera manghas) adalah tumbuhan pantai atau paya berupa pohon dengan ketinggian dapat mencapai 12m. [sunting] Pemerian Daunnya berbentuk bulat telur. Racunnya dilaporkan dipakai untuk bunuh diri atau membunuh orang. Di Indonesia bintaro sekarang digunakan sebagai tumbuhan penghijauan daerah pantai serta peneduh kota. yang sangat beracun. toto (Tonga). berwarna hijau tua. Getahnya sejak dulu dipakai sebagai racun panah/tulup untuk berburu. Dikenal di Pasifik dengan nama leva (Samoa). [sunting] Galeri y Bintaro dengan bunga . Bunganya harum dengan mahkota berdiameter 3-5cm berbentuk terompet dengan pangkal merah muda.Spesies: C. dari Seychelles hingga Polinesia Perancis. panjang 5-10cm. yang tersusun berselingan. dan berwarna merah cerah jika masak. Buah berbentuk telur. suatu glikosida yang disebut cerberin. Nama ilmiah Cerberus diambil dari nama anjing berkepala sepuluh dalam mitologi Yunani. Bintaro sering kali merupakan bagian dari ekosistem hutan mangrove. Penyebarannya secara alami di daerah tropis Indo Pasifik. serta vasa (Fiji).

y Buah bintaro yang belum masak .

html Bintaro adalah tumbuhan (pohon) bernama latin Cerbera manghas. daun. Tapi mungkin dari nama pohon inilah. Buah bintaro berbentuk bulat telur dengan panjang sekitar 5-10 cm. dan getah pohon ini mengandung cerberin yang beracun. Meskipun beracun. Hampir seluruh bagian tanaman Bintaro mengandung racun cerberin. Toh. Tanaman Bintaro tersebar luas di kawasan tropis indo fasifik termasuk Indonesia. Namun kini Bintaro banyak ditanam sebagai pohon penghijauan penyerap karbondioksida (CO2). bukan nama sebuah kelurahan di Jakarta Selatan. Bintaro umumnya mempunyai tinggi 4-6 meter meskipun terkadang mampu mencapai 12 m. dan Kayu Gurita.Tanaman Bintaro (Cerbera manghas ) http://fasula. Tembakau. Pohon Bintaro sering disebut juga sebagai Mangga Laut. nama kelurahan Bintaro berasal. Buta Badak. Bahkan asap dari pembakaran kayunya pun dapat menyebabkan keracunan. Namun di balik racun yang dikandungnya. pada tahun 2009 pernah membuat geger. di sekitar kita banyak sekali tanaman-tanaman yang mengandung racun seperti Tuba. Zodia dan lain sebagainya. Dalam bahasa Inggris tanaman ini dikenal sebagai Sea Mango Sedangkan dalam bahasa latin (ilmiah) Bintaro dinamai sebagai Cerbera manghas. Ketika masih muda berwarna hijau pucat dan berubah menjadi merah cerah saat masak. Babuto. Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB) berhasil mengembangkan minyak dari biji Bintaro (Cerbera manghas) menjadi energi alternatif. Kedua jenis tanaman ini memang mempunyai kemiripan dalam berbagai hal. Habitat aslinya adalah daerah pantai dan hutan mangrove (bakau). Bintaro yang banyak digunakan sebagai pohon penghijauan di berbagai tempat di Jakarta.com/2011/06/tanaman-bintaro-cerbera-manghas. biji dari pohon ini ternyata dapat diekstrak menjadi minyak yang dapat digunakan sebagai energi alternatif (biofuel). Yang pasti tumbuhan ini banyak dijumpai di Jakarta sebagai pohon penghijauan. Minyak hasil ekstrak dari biji Bintaro terbukti dapat dimanfaatkan sebagai Bahan Bakar Nabati (biofuel).blogspot. sepertinya bukan sikap bijak jika kita harus menjauhi dan memusnahkan tanaman ini. dengan potensi yang dipunyainya baik sebagai tanaman penghijauan maupun sebagai penghasil biofuel. Di samping racun yang dikandung tumbuhan beracun tersebut pasti terdapat potensi yang menunggu untuk kita . Daunnya berwarna hijau tua mengkilat berbentuk bulat telur. Nama Bintaro juga sering disematkan kepada kerabat dekatnya yang bernama ilmiah Cerbera odollam. Cerberin merupakan racun yang dapat menghambat saluran ion kalsium di dalam otot jantung manusia. sehingga mengganggu detak jantung dan dapat menyebabkan kematian. Bintaro Beracun Tapi Mengandung Biofuel. terdiri atas lima petal dengan mahkota berbentuk terompet yang pangkalnya berwarna merah muda. Bunga Bintaro berbau harum. Pasalnya buah.

dan asam linoleat (16.8 kg biji bintaro yang sudah kering. Proses pengolahan buah bintaro menjadi minyak terhitung cepat dan mudah. putih d. asam oleat (54. buah dan kulit batang bintaro mengandung saponin. Pohon dan buahnya seperti mangga selama ini memang kurang dimanfaatkan oleh warga. disamping itu kulit batangnya mengandung tanin. diantaranya asam palmitat (22. ujung pecah menjadi lima. jumlah empat. Demikian juga Bintaro pohon penghijauan yang beracun ini. pertulangan menyirip. Akar: Tunggang. Biji bintaro mengandung minyak antara 35-50% (bandingkan dengan biji jarak yang 14% dan kelapa sawit 20%). dengan 10 gram daun muda segar bintaro dicuci. dimakan sebagai lalap. 1 kg minyak bisa dihasilkan dari 1.3%). hijau c. dan residu lainnya tergolong aman. tangkai silindris. lonjong. Melalui beberapa tahap pengolahan. Pohan bintaro (Cerbera manghas) merupakan jenis tumbuhan liar yang mudah tumbuh di mana saja. Ciri-ciri tanaman bintaro: a. kepala sari coklat.manfaatkan. Habitus: Pohon. Minyak ini dapat digunakan sebagai pengganti minyak tanah untuk kompor. 3-5 cm. Buah: Kotak. Dibandingkan dengan biji jarak. panjang. masih muda hijau setelah tua kehitaman e. akar dan kulit batang bintaro berkhasiat untuk pencahar. halus. tepi rata ujung dan pangkal meruncing. bulat. asap. panjang + 11 cm. lonjong. hitam b.5 cm.7%). ternyata biji bintaro memiliki kadar minyak yang jauh lebih tinggi. berbintik-bintik. Berikut beberapa langkahnya: . Semakin kering biji bintaro semakin banyak kandungan minyaknya. Bunga: Majemuk.1%). Jika Anda tinggal di daerah yang banyak ditumbuhi pohon bintaro (Cerbera manghas). panjang 15-20 cm. daun dari buahnya juga mengandung polifenol. tinggi. tangkai putik panjang 2-2. Klasifikasi tanaman bintaro : Kingdom : Plantae (Tumbuhan) Subkingdom : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) Super Divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji) Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) Kelas : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil) Sub Kelas : Asteridae Ordo : Gentianales Famili : Apocynaceae Genus : Cerbera Spesies : Cerbera manghas L. Minyak yang dihasilkan masih termasuk minyak kasar berwarna hitam. Bau. Hasil uji toksisitas dari getah buah menunjukkan minyak bintaro layak digunakan sebagai bahan bakar. Khasiat tanaman bintaro: Daun muda. Buah bintaro terdiri atas 8% biji dan 92% daging buah.licin. berkayu. Anda pun bisa mencobanya sendiri. Bijinya sendiri terbagi dalam cangkang 14% dan daging biji 86%. Biji: Pipih. hijau. tipis. Daun: Tunggal. padahal sebenarnya sangat bermaafaat sebagai pengganti bahan bakar. kelopak tidak jelas. tersebar. mahkota bentuk terompet. putih f. asam stearat (6. Minyak ini termasuk jenis minyak nonpangan. lebar.9%). di ujung batang. coklat Kandungan Kimia tanaman bintaro: Daun. kepala putik hijau keputih-putihan. berkelamin dua. _+ 20 m Batang Tegak. Bahkan warga Teluk Meranti sudah bisa melakukannya di rumah.

. saring minyak tersebut. f.2 malam agar kotorannya mengendap. Selang dua menit kemudian barulah peran solar digantikan oleh minyak bintaro.a. maka tingkat kekentalan minyak bintaro akan turun dan mirip dengan minyak tanah. d. Hanya saja. Kupas buah bintaro kering dan ambil bijinya. Bila tingkat kekentalannya tidak diturunkan maka api akan muncul dengan disertai letupan-letupan kecil. Pada kompor. c. tampilan minyak bintaro mirip oli kendaraan dengan kekentalan sekitar 30 poin (minyak tanah memiliki kekentalan sebesar 5 poin). Jika masih bercampur dengan kotoran. Jika perlu. h. Kumpulkan biji bintaro dari buah yang jatuh alami. Lakukan pengepresan sampai minyaknya keluar. minyak bintaro kembali digantikan oleh solar. Untuk genset harus dilakukan pemancingan dengan solar sebab injector yang ada di genset peruntukkannya untuk solar. diamkan minyak selama 1 . untuk bisa digunakan sebagai pengganti minyak diesel untuk genset atau minyak tanah untuk kompor harus dilakukan modifikasi. Pertama-tama genset masih tetap membutuhkan solar sebagai pemancing. g. Saat genset hendak dimatikan. Genset diberi tambahan tangki penampungan minyak bintaro di salah satu sisinya. Bila suhunya dipanaskan. Soalnya. Keringkan biji bintaro di bawah sinar Matahari. ruang pembakaran dimodifikasi sehingga kekentalan minyak sudah turun pada saat keluar dan terbakar. Minyak bintaro sudah siap digunakan sebagai bahan bakar. Giling atau tumbuk biji bintaro kering itu. e. b.

.........com/ Stok : y Bintaro 1 meter Rp 35.000 .indoanthurium...Bintaro ................................... http://www.....

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful