P. 1
sosiologi-pranatasosial-makalah

sosiologi-pranatasosial-makalah

|Views: 57|Likes:
Published by Risas Syafrizal

More info:

Published by: Risas Syafrizal on Feb 22, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/22/2013

pdf

text

original

Makalah Kelompok 7

PRANATA SOSIAL

Disusun Oleh,

TRIHARDINI RINA YUNIDA RIZKI RAMADHAN

4315051905 4315056781 4315051904

Makalah Pranata Sosial ini disusun untuk memenuhi tugas kelomopok mata kuliah Sosiologi Tahun Akademik 2008/2009

JURUSAN GEOGRAFI FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA 2009

Ilham selaku Dosen mata kuliah Sosiologi yang telah memberikan banyak bimbingan kepada kami. Penulisan makalah ini bertujuan untuk menjelaskan salah satu pokok bahasan mata kuliah Sosiologi yaitu Pranata Sosial serta mengkaji pranata sosial dalam konteks geografi. Febuari 2009 PENYUSUN (Kelopmpok 7 Dini. terutama disebabkan oleh kurangnya ilmu pengetahuan. Sri Yamti B Wisnu dan Bapak Drs. Namun berkat bimbingan dari berbagai pihak. Rina. kami banyak mengalami kesulitan. Kami menyadari bahwa makalah ini belum sempurna dan masih banyak kekurangannya. kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaiaan makalah ini terutama kepada Ibu Dra. Dalam penyelesaiaan makalah ini. Jakarta . Oleh karena itu. Selain itu penulisan makalah ini juga untuk memenuhi tugas kelompok mata kuliah sosiologi tahun akademik 2008/2009. Rizky) . akhirnya makalah ini dapat diselesaikan walaupun tentu saja masih terdapat banyak kekurangannya. kami berharap adanya kritik dan saran yang membangun agar makalah ini menjadi lebih baik dan berdaya guna di masa mendatang. Karena itu.KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas kehendak-Nyalah makalah ini dapat terselesaikan tepat pada waktunya dengan baik.

.. Perbedaan Pranata Sosial dengan Lembaga Sosial..................................................................................2 G..........................1 B.......................................................2 DAFTAR PUSTAKA ...............………………………………... Ciri-Ciri Pranata Sosial...................................... Macam-Macam Pranata Sosial.......... Tipe-Tipe Pranata Sosial.......................................................... Tujuan……………………………………………..... Pengertian Pranata Sosial………………………………….................………ii BAB I PENDAHULUAN A.........………............... Hubungan Pranata Sosial dengan Geografi..............................DAFTAR ISI Halaman KATA PENGANTAR…………………………………………………………...................….............. Tujuan dan Fungsi Pranata Sosial....2 F..i DAFTAR ISI………………………………………………………….......2 BAB III PENUTUP A.... Kesimpulan............………….......................... Latar Belakang………………………..........…......................2 C.....……………………1 BAB II PEMBAHASAN A...........................................................2 E.........2 D....2 B............................

Misalnya. Macam-Macam Pranata Sosial. Tujuan dan Fungsi Pranata Sosial. Ciri-Ciri Pranata Sosial. perut terasa lapar. Perbedaan Pranata Sosial dengan Lembaga Sosial. dan Hubungan Pranata Sosial dengan Geografi. apa yang kita lakukan?. Oleh karena itu untuk membahasnya lebih lanjut mengenai pranata sosial. Tentunya yang dipakai adalah aturan-aturan atau fungsi dan tujuan yang ada dalam pranata keluarga tersebut. Oleh karena itu. . berarti kamu berhubungan dengan keluarga. jika makan di rumah. dapatkah kita menyimpulkan pengertian pranata sosial?.BAB I PENDAHULUAN A. Tipe-Tipe Pranata Sosial. Peristiwa tersebut sekilas sangat sederhana. Dari contoh peristiwa tersebut. kita harus mematuhi aturan-aturan yang terdapat dalam pranata tersebut. Namun. tentunya tidak perlu membayar apa yang telah dimakan di rumah. Pada Makalah ini. berati kita sedang berhubungan dengan sebuah pranata. Tentunya ada beberapa hal yang dipertimbangkan jika makan di restoran atau makan di rumah. tentunya harus membayar sejumlah uang apa yang telah dimakan pada restoran tersebut. Ketika kita makan di restoran. Sementara itu. banyak hal yang dapat dipelajari. Mungkin kita akan mampir ke restotan atau kita akan menahan lapar hingga sampai di rumah. Latar Belakang Ketika perjalanan pulang kuliah. jika kita makan di rumah. kita akan membahas tentang : Pengertian Pranata Sosial. jika dikaji lebih jauh. Namun. Salah satunya adalah kita harus membayar apa yang telah dimakan. jika kita makan di restoran.

. Tujuan Tujuan penulisan makalah ini adalah sebagai berikut : 1. Mengetahui perbedaan pranta sosial dengan institusi sosial. Mengetahui pengertian pranata sosial. 3. Mengetahui tujuan dan fungsi pranata sosial. 4. 2.B. Mengetahui tipe dan macam pranata sosial di dalam masyarakat.

Sama halnya dengan istilah institution dengan istilah institute. bersifat abstrak. Dengan kata lain. Pranata termasuk kebutuhan sosial. Pranata adalah seperangkat aturan yang berkisar pada kegiatan atau kebutuhan tertentu. Padahal kedua istilah itu memiliki makna yang berbeda. Institusi adalah sistem norma atau aturan yang ada. Seperangkat aturan yang terdapat dalam pranata termasuk kebutuhan sosial yang berpedoman kebudayaan. ada tiga kata kunci di dalam setiap pembahasan mengenai pranata sosial yaitu: . Menurut Koentjaraningrat. Oleh karena itu. Dalam bahasa Indonesia institution diartikan institusi (pranata) dan institut (lembaga). Walaupun istilah yang digunakan berbeda-beda. Kata bendanya adalah institution yang berarti pendirian. Pengertian Pranata Sosial Pranata sosial berasal dari istilah bahasa Inggris social institution. Menurut Horton dan Hunt (1987). Istilah-istilah lain pranata sosial ialah lembaga sosial dan bangunan sosial. Institut adalah wujud nyata dari norma-norma. pranata sosial adalah suatu sistem norma untuk mencapai suatu tujuan atau kegiatan yang oleh masyarakat dipandang penting. istilah pranata dan lembaga sering dikacaukan pengertiannya. pranata sosial adalah sistem hubungan sosial yang terorganisir yang mengejawantahkan nilai-nilai serta prosedur umum yang mengatur dan memenuhi kegiatan pokok warga masyarakat. tetapi social institution menunjuk pada unsur-unsur yang mengatur perilaku anggota masyarakat. Pranata juga berasal dari bahasa latin instituere yang berarti mendirikan. Pranata merupakan seperangkat aturan.BAB II PEMBAHASAN A.

dan hanya dapat dibayangkan dalam imajinasi sebagai suatu konsep atau konstruksi pikir. artinya bahwa eksistensinya hanya dapat ditangkap dan dipahami melalui sarana pikir. Unsur-unsur dalam pranata sosial bukanlah individu-individu manusianya itu. yang timbul karena dipenuhinya kebutuhan-kebutuhan elementer individual.a. Hetzler (1929 : 67/68 dalam Harsojo. Menurut Koentjaraningrat (1979) yang dimaksud dengan pranata-pranata sosial adalah sistem-sistem yang menjadi wahana yang memungkinkan warga masyarakat itu untuk memenuhi kompleks-kompleks kebutuhan khusus dalam kehidupan masyarakat. c. tradisi. Pranata sosial adalah sesuatu yang bersifat konsepsional. Nilai dan norma. mengatakan bahwa pranata sosial itu tidak lain adalah wujud dari respon-respon yang diformulasikan dan disistematisasikan dari segala kebutuhan hidup (1952: 229 dalam Harsojo. Herkovits. 1967 : 157) secara lebih rinci mendefinisikan pranata sosial itu sebagai satu konsep yang kompleks dan sikap-sikap yang berhubungan dengan pengaturan hubungan antara manusia tertentu yang tidak dapat dielakkan. Secara individual paranta sosial itu mengambil bentuk berupa satu . yakni jaringan peran serta status yang menjadi wahana untuk melaksanakan perilaku sesuai dengan prosedur umum yang berlaku. Pranata sosial pada hakikatnya bukan merupakan sesuatu yang bersifat empirik. karena sesuatu yang empirik unsur-unsur yang terdapat didalamnya selalu dapat dilihat dan diamati. Dengan demikian pranata sosial merupakan bangunan atau konstruksi dari seperangkat peranan-peranan dan aturan-aturan tingkah laku yang terorganisir. Pola perilaku yang dibakukan atau yang disebut prosedur umum. kebutuhan-kebutuhan social yang wajib atau dipenuhinya tujuantujuan sosial penting. Aturan tingkah laku tersebut dalam kajian sosiologi sering disebut dengan istilah “normanorma sosial”. Sedangkan pada pranata sosial unsur-unsur yang ada tidak semuanya mempunyai perwujudan fisik. b. Sistem hubungan. Konsep-konsep itu berbentuk keharusan-keharusan dan kebiasaan. 1967 : 157). akan tetapi kedudukan-kedudukan yang ditempati oleh para individu itu beserta aturan tingkah lakunya. dan peraturan.

B. mesjid. Perbedaan Pranata Sosial dengan Lembaga Sosial Institution (pranata) adalah sistem norma atau aturan yang menyangkut suatu aktivitas masyarakat yang bersifat khusus. partai. Untuk jelasnya lihat tabel berikut ini : .kebiasaan yang dikondisikan oleh individu di dalam kelompok. dan secara sosial pranata sosial itu merupakan suatu struktur. perkawinan. Pranata merupakan seperangkat aturan. dan sebagainya. Jadi peranan pranata sosial sebagai pedoman kita berperilaku supaya terjadi keseimbangan sosial. Pranata sosial merupakan kesepakatan tidak tertulis namun diakui sebagai aturan tata perilaku dan sopan santun pergaulan. religi. pranata sosial itu dapat juga dikatakan sebagai satu adat kebiasaan dalam kehidupan bersama yang mempunyai sanksi. yang disistematisasikan dan dibentuk oleh kewibawaan masyarakat. Sedangkan institute (lembaga) adalah badan atau organisasi yang melaksanakannya. Pranata adalah seperangkat aturan yang berkisar pada kegiatan atau kebutuhan tertentu. CV. tidak boleh melanggar hak orang lain. Pranata termasuk kebutuhan sosial. 1967 : 158). Jadi lembaga sosial bersifat konkret. namun keduanya saling berkaitan. dan edukasi (harsojo. Contoh: kalau makan tidak berbunyi. sedangkan pranata sosial bersifat abstrak. Seperangkat aturan yang terdapat dalam pranata termasuk kebutuhan sosial yang berpedoman kebudayaan. sistem hukum. sistem kekerabatan. Dengan bahasa sehari-hari kita sebut “aturan main/cara main”. tenteram dan harmonis. Pranata sosial yang penting adalah hak milik. Lembaga sosial merupakan wadah/tempat dari aturan-aturan khusus. Wujud nyata dari pranata adalah lembaga. sekolah. Sedangkan pranata sosial adalah suatu sistem tata kelakuan yang mengatur perilaku dan hubungan antara anggota masyarakat agar hidup aman. 1967 : 157). Contohnya KUA. di Indonesia pengguna jalan ada di kiri badan jalan. Kemudian Elwood (1925 : 90-91 dalam Harsojo. wujudnya berupa organisasi atau asosiasi. dan sebagainya. bersifat abstrak.

Catatan Sipil. 2. perumahan Peran serta politik Pengembangan keturunan Pranata Perdagangan Pemilihan umum Pernikahan Lembaga Keluarga Abimanyu Komisi Pemilihan Umum KUA. 3. tata kelakuan. serta unsur-unsur kebudayaan yang secara langsung atau tidak langsung tergabung dalam satu unit yang fungsional. • Pranata sosial mempunyai satu atau beberapa tujuan tertentu.Pranata dan Lembaga No. • Hampir semua pranata sosial mempunyai suatu tingkat kekekalan tertentu sehingga orang menganggapnya sebagai himpunan norma yang sudah sewajarnya harus dipertahankan. baru akan menjadi bagian pranata sosial setelah melewati waktu yang sangat lama. Gereja C. • Panata sosial biasanya memiliki lambang-lambang tertentu yang secara simbolis menggambarkan tujuan dan fungsinya. pakaian. • Pranata sosial mempunyai alat perlengkapan yang digunakan untuk mencapai tujuan. 1. Kegiatan dan Kebutuhan Makanan. Suatu sistem kepercayaan dan aneka macam tindakan. . kebiasaan. Ciri-Ciri Pranata Sosial Menurut John Levis Gillin dan John Phillpe Gillin ciri umum pranata sosial adalah sebagai berikut : • Pranata sosial merupakan suatu organisasi pola pemikiran dan pola perilaku yang terwujud melalui aktivitas kemasyarakatan dan hasilnya terdiri atas adat istiadat.

pranata sosial yang tidak disengaja tumbuh dari adat istiadat masyarakat sehingga disebut juga pranata yang paling primer. bahwa pranata sosial itu diantaranya dapat diklasifikasikan menurut: 1. dan agama. perkawinan. Dari Sudut Sistem Nilai yang Diterima oleh Masyarakat Dari sudut sistem nilai yang diterima oleh masyarakat dikenal 2 macam pranata social yaitu : . Gillin (1954). Tipe-Tipe Pranata Sosial Dalam kehidupan masyarakat terdapat berbagai macam pranata sosial.• Pranata sosial mempunyai suatu tradisi tertulis ataupun tidak tertulis yang merupakan dasar bagi pranata yang bersangkutan dalam menjalankan fungsinya. seperti dikemukakan oleh J. dimana satu dengan yang lain sering terjadi adanya perbedaan-perbedaan maupun persamaanpersamaan tertentu.L. Persamaan dari berbagai pranata sosial itu diantaranya. P. selain bertujuan untuk mengatur pemenuhan kebutuhan warganya. Gillin dan J. D. • Enacted institutions. Contoh : pranata hak milik. pranata sosial yang sengaja dibentuk untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Contoh : pranata utang-piutang dan pranata pendidikan. Sedangkan perbedaannya. Tradisi tersebut merumuskan tujuan dan tata tertib yang berlaku. juga karena pranata itu terdiri dari seperangkat kaidah dan pranata sosial. Dari Sudut Perkembangan Dari sudut perkembangannya dikenal 2 macam pranata sosial yaitu : • Crescive institutions. 2.

misalnya rekreasi. pranata sosial yang hanya dikenal oleh sebagian masyarakat tertentu. HAM. dan pencolongan. • Unsantioned institutions. misalnya pranata Agama Islam. pranata sosial yang dikenal oleh sebagian besar masyarakat dunia. Dari Sudut Penyebaran • General institutions. Protestan. pranata sosial yang berfungsi menghimpun pola-pola atau cara-cara yang diperlukan untuk mencapai tujuan dari masyarakat yang bersangkutan. misalnya pranata industri. pranata sosial yang berkaitan dengan hal yang dianggap oleh masyarakat kurang penting. Misalnya : pranata agama. Hindu. dll. 3. • Regulative institutions. Katolik. sekolah. pranata sosial yang bertujuan mengawasi adat istiadat atau tata kelakuan yang ada dalam masyarakat. misalnya pemerasan. misalnya pranata hukum seperti kejaksaan dan pengadilan. kejahatan. • Subsidiary institutions. pranata sosial yang ditolak oleh masyarakat meskipun masyarakat tidak mampu memberantasnya. Dari Sudut Fungsi • Operative institutions. Restructed institutions. pranata sosial yang diterima oleh masyarakat. Dari Sudut Penerimaan Masyarakat Dari sudut penerimaan masyarakat dikenal 2 macam pranata sosial yaitu : • Aproved dan Sanctioned institutions. pranata sosial yang penting untuk memelihara dan mempertahankan tata tertib dalam masyarakat. misalnya keluarga. 4. • 5. dan Negara. . seperti sekolah dan perdagangan.• Basic institutions.

Menjaga keutuhan masyarakat dari ancaman perpecahan atau disintegrasi masyarakat. Sebagai contoh. Pranata Keluarga Keluarga merupakan unit masyarakat yang terkecil yang terdiri dari ayah. 3. Berfungsi untuk memberikan pegangan dalam mengadakan sistem pengendalian sosial (social control). tujuan utama diciptakannya pranata sosial yaitu untuk mengatur agar kebutuhan hidup manusia dapat terpenuhi secara memadai. sementara jumlah warga masyarakat yang membutuhkan justru semakin lama semakin banyak.E. Keluarga mempunyai banyak fungsi penting yaitu : . menurut Soerjono Soekanto (1970). ibu. kehidupan manusia nyaris bisa dipastikan bakal porak-poranda karena jumlah prasarana dan sarana untuk memenuhi kebutuhan manusia relatif terbatas. 2. dan untuk mengatur agar kehidupan sosial warga masyarakat bisa berjalan dengan tertib dan lancar sesuai dengan kaidah-kaidah yang berlaku. Tujuan dan Fungsi Pranata Sosial Secara umum. pranata sosial didalam masyarakat harus dilaksanakan dengan fungsi-fungsi berikut : 1. pranata pendidikan mengatur bagaimana sekolah harus mendidik anak-anak hingga menghasilkan lulusan yang handal. dan anak. pranata keluarga mengatur bagaimana keluarga harus memelihara anak. Memberi pedoman pada anggota masyarakat tentang bagaimana bertingkah laku atau bersikap didalam usaha untuk memenuhi segala kebutuhan hidupnya. F. Tanpa adanya pranata sosial. Macam-Macam Pranata Sosial 1. Sementara itu. Untuk mewujudkan tujuannya.

Berlangsungnya fungsi reproduksi berkaitan erat dengan aktivitas seksual laki-laki dan wanita. dan teratur di lihat dari segi moral. Untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. cultural. . dan dari situlah perkembangan kepribadian dimulai. Pondasi dasar kepribadian anak sudah tertanam secara kuat. semua anggota keluarga melakukan kerja sama. Pada umumnya. 2. Fungsi pranata ekonomi yaitu : • Memelihara ketertiban.• Fungsi Reproduksi : Keluarga merupakan lembaga yang fungsinya mempertahankan kelangsungan hidup manusia. dan kesehatan. dan konsumsi barang dan jasa yang diperlukan bagi kelangsungan hidup masyarakat agar semua lapisan masyarakat mendapatkan bagian yang semestinya. Dengan berkeluarga. dan kesehatan fisik. Keluarga sebagai media sosialisasi kelompok primeryang pertama bagi seorang anak. manusia dapat melanjutkan keturunan secara tepat. sosial. distribusi. seorang suami melakukan kegiatan ekonomi untuk mencukupi kebutuhan-kebutuhan keluarga. Pranata Ekonomi Pranata ekonomi adalah pranata sosial yang menangani masalah kesejahteraan materiil. yang mengatur kegiatan atau cara berproduksi. Dalam masyarakat yang beradab. sedangkan isteri berfungsi mengatur keuangan dan belanja keluarga. Apabila kebutuhan kasih sayang tidak terpenuhi. dan kepribadiannya pun sudah terarah dengan baik melalui keluarga. Pada saat anak sudah cukup umur untuk memasuki kelompok atau media sosialisasi lain diluar keluarga. keluarga adalah satu-satunya tempat untuk tujuan itu. • Fungsi Sosialisasi : Keluarga merupakan tempat sosialisasi pertama dan paling utama bagi anak sehingga kelak dapat berperan dengan baik di masyarakat. wajar. keluarga akan mendapatkan gangguan emosional. • Fungsi Afeksi : Salah satu kebutuhan manusia adalah kasih saying atau rasa saling mencintai. masalah perilaku. • Fungsi Ekonomi : Keluarga berfungsi untuk memenuhi kebutuhan ekonomi anggota keluarganya.

dan melatih keterampilan kepada warga agar seseorang dapat mandiri dalam mencari penghasilan. dll. pendidikan keluarga. haji dan ibadah lainnya. industri. • Menyelesaikan masalah-masalah yang terjadi diantara warga masyarakat.wewenang. partai.• • Mencapai consensus. tapa. zakat. bertani. Contoh dari Pranata Ekonomi adalah . kursus. Pranata Politik Pranata Politik adalah peraturan-peraturan untuk memelihara tata tertib. aturan. bank. . untuk mendamaikan pertentangan-pertentangan dan untuk memilih pemimpin yang wibawa. Contoh Pranata politik adalah seperti sistem hukum. ngaji. Pranata Kepercayaan/Agama Fungsi pokok pranata agama adalah memberikan pedoman bagi manusia untuk berhubungan dengan Tuhannya dan memberikan dasar perilaku yang ajeg dalam masyarakat. infak. koperasi dan sebagainya. Fungsi pranata politik yaitu : • Melaksanakan undang-undang yang telah disahkan. Contohnya seperti upacara semedi. pemerintahan. • Melembagakan norma melalui undang-undang yang dibuat oleh lembaga legislatif. Pranata Pendidikan Tujuan pranata pendidikan ialah memberikan ilmu pengetahuan. sistem kekuasaan. sistem pengetahuan. pendidikan sikap. 4. Contohnya seperti Kegiatan Belajar Mengajar. Meningkatkan produksi ekonomi semaksimal mungkin. 3. 5.

seni drama. Hubungan Antarpranata Dalam masyarakat terdapat bermacam-macam pranata sosial yang saling berhubungan. pranata politik. 8. Pagi hari ketika bangun tidur siswa tsb berada dalam pranata keluarga. . Contohnya militer dan pranata sekte keagamaan. Begitu seterusnya sampai pulang ke rumah. bertindak. dan berperasaan bersumber pada pranata keluarga. Kemudian pindah ke pranata pendidikan dan rekreasi. contohnya seperti seni suara. dll. Kehidipan dalam masyarakat berarti adanya kesempatan berpindah dari satu pranata ke pranata lain. Contohnya dalam masyarakat Jakarta merupakan suatu tatanan yang terdiri dari berbagai pranata sosial yang saling berkaitan. Pranata Dominan Pranata dominan merupakan pranata sosial yang menuntut loyalitas penuh dari orang-orang yang berada dibawah naungannya. pranata pendidikan. seni lukis. seni patung.6. misalnya kehidupan siswa SMA biasanya sejak pagi hingga malam hari ditandai oleh perpindahan tsb. antara lain pranata keluarga. 9. cara berpikir. Pranata Kesenian Fungsi Pranata Kesenian adalah untuk memenuhi kebutuhan manusia akan keindahan. Pranata Total Masyarakat merupakan tatanan pranata sosial. pranata agama. 7. dan sebagainya. Norma-norma yang mengatur. Warga masyarakat mengalami perpindahan dalam kehidupan sehari-hari.

.G. Hal ini disebabkan tuntutan hidup masyarakat disetiap daerah juga berbeda. Pranata sosial di setiap daerah berbeda-beda. Hubungan Pranata Sosial dengan Geografi Pranata sosial merupakan sistem norma khusus yang mengatur tindakan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

seperti Sekolah Dasar (SD).BAB III PENUTUP Dalam kesimpulan disini yang ingin disampaikan adalah bahwa sebuah pranata sosial memberikan makna kepada kita bentuknya yang abstrak yang tidak dapat dilihat. Akan tetapi pada dasarnya bila kita mengacu pada lembaga artinya suatu bentuk pranata sosial yang bersifat resmi dan mempunyai struktur yang jelas serta tertulis. dan sebagainya. Kadang-kadang kita sering dikacaukan antara istilah pranata sosial dengan lembaga sosial. Universitas Negeri Jakarta (UNJ). pengetahuan serta aturan yang ada dalam kebudayaan masyarakat yang ada. karena pranata sosial merupakan sebuah perangkat pedoman dalam aktivitas khusus manusia sebagai anggota masyarakat. Pranata sosial yang ada di masyarakat pada prinsipnya adalah mengacu pada kebudayaan yang dipedomaninya. akan tetapi mempunyai kekuatan untuk mempengaruhi tingkah laku kita khususnya tindakan-tindakan yang harus dilakukan berdasar pada aktivitas yang mengikatnya. dan modal sosial ini pada dasarnya terletak pada masing-masing pranata sosial yang berlaku di masyarakat. status dan peran yang ada. sedangkan lembaga pendidikan akan tampak wujud fisik serta aturan-aturan yang jelas tertulis. Kesemuanya tersebut merupakan wadah bagi terlaksananya pranata pendidikan suatu masyarakat. akan tetapi terkadang perubahan dapat juga terjadi ketika muncul hubungan antar budaya yang berbeda. Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). di dalam pranata sosial pendidikan maka di dalamnya terdapat proses sosialisasi. Di dalam pranata sosial kita dapat menganalisa adanya masalah-masalah sosial dengan cara menganalisa modal sosial yang ada pada masyarakat. sehingga ketika terjadi suatu perubahan pada tingkah laku nyata yang terlihat maka biasanya aturan dalam pranata sosial dapat menetralisirnya. . Akhirnya sebuah masyarakat akan mempunyai banyak sekali pranata sosial yang menjelaskan makna dari norma. sehingga dapat dikatakan bahwa pranata sosial pendidikan mempunyai arti yang lebih luas dan abstrak. nilai. Seperti apabila kita mengatakan sebuah pranata sosial pendidikan maka di dalamnya terdapat lembaga-lembaga pendidikan.

Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta : Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. 2003. Pranata Sosial Dalam Masyarakat Sunda. dkk.  Soekanto. . Soerjono. 1990.DAFTAR PUSTAKA  Abdulwahid. Idat. Jakarta : Rajawali Pers.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->