MAKALAH

LANDASAN HUKUM EKONOMI PENDIDIKAN
Mata Kuliyah : Ekonomi Pendidikan Dosen Pengampu: Dr. Maisah, M. Pd

Di susun Oleh : Taufiq Akbar P.p. 210. 1.1231

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGRI SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI PROGRAM PASCASARJANA KONSENTRASIMANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM PEBRUARI 2011

. kebijakan demokratisasi pendidikan. yaitu sebagian besar dari penduduk Indonesia belum menikmati pendidikan yang sesungguhnya adalah hak dan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi oleh negara. Persoalan demokratisasi ini menjadi semakin kompleks seiring dengan bergulirnya isu-isu yang terkait dengan demokratisasi itu sendiri. dan demokratisasi di bidang politik. Demokratisasi pendidikan yang tengah bergulir di Indonesia tidak dapat dilepaskan dan persoalan pendidikan yang sedang kita hadapi. Ini menunjukkan bahwa ada persoalan mendasar.LANDASAN HUKUM EKONOMI PENDIDIKAN I. pembangunan ekonomi yang berorientasi kerakyatan. PENDAHULUAN Demokratisasi pendidikan merupakan salah satu isu yang sampai kini masih menjadi persoalan baik pada tataran konseptual maupun implementasinya. upaya pemulihan ekonomi yang nampaknya masih berjalan lamban. SLTA maupun perguruan tinggi tampaknya akan lebih memperlemah kemampuan orang tua dan masyarakat dalam menyekolahkan anak-anaknya. ini menunjukan rendahnya tingkat pendidikan. kebijakan yang berpihak dan yang berorientasi pada kepentingan rakyat. dapat menjadi indikator lemahnya kemampuan ekonomi orang tua dalam melanjutkan pendidikan anak-anaknya. Tingginya angka tidak melanjutkan sekolah. Namun belum menunjukkan capaian yang memuaskan. Pertama memang telah dilaksanakan program wajib belajar sembilan tahun. Isu dan gejala-gejala tersebut menunjukkan bahwa di masyarakat Indonesia telah terjadi suatu proses demokratisasi dalam seluruh aspek kehidupan. dan biaya pendidikan yang semakin meningkat baik SLTP. dan tentunya hal ini akan berimplikasi pada penyediaan sumber daya manusia yang berkualitas. seperti: kondisi transisional ke arah masyarakat yang demokratis. Sehari-hari dapat diikuti dan diamati beberapa isu penting. Krisis multidimensi yang dialami. tuntutan pemerintahan yang demokratis.

psikolog. dan masalah ketersediaan tenaga kependidikan untuk jabatan dan fungsi-fungsi pendidikan yang harus dilaksanakan baik guru maupun fungsi manajemen pendidikan lainnya seperti ahli perpustakaan. pengembang kurikulum. yaitu: (1) munculnya gejala ³pertarungan´ antara semangat independensi versus interdependensi. ahli analisis pendidikan. tetapi teramati beberapa kecenderungan dan gejala berikut ini. dan lain sebagainya. pergeseran paradigma pembangunan termasuk pembangunan pendidikan dari sentralisasi ke desentralisasi ternyata memberikan beberapa implikasi penting. ahli ekonomi pendidikan. terutama dapat menghambat proses demokratisasi itu sendiri. Masalah tenaga kependidikan terutama terkait dengan profesionalisme dalam arti kemampuan dan kesiapan dalam melaksanakan fungsi-fungsi pendidikan. laboran. menunjukkan adanya persoalan uncertainty about standards of achievement. dan kreativitas dihambat oleh mekanisme birokrasi yang dibangun secara seragam. Sekalipun pergeseran itu memperkuat proses demokratisasi. Pendekatan atas bawah seperti ini mempunyai implikasi yang sangat penting.Permasalahan kedua adalah pengembangan sistem pendidikan dengan pendekatan hirarkhis struktural yang imperatif sifatnya. teknisi. . ahli politik pendidikan. Kesenjangan antar daerah baik karena faktor ekonomi maupun geografis dapat menimbulkan ketidakpastian standar mutu yang dapat dicapai. konselor. kebebasan. Dalam pertarungan itu. daerah memiliki semangat kedaerahan yang sangat tinggi sehingga cenderung ingin memiliki semuanya. Keempat masalah ketersediaan sumber daya manusia khususnya tenaga kependidikan. mengabaikan rasa ketergantungan satu terhadap yang lain. Ketiga. Kemandirian. (2) kecenderungan terjadinya disparitas antar daerah terutama terkait dengan hak setiap warganegara untuk mendapatkan pendidikan yang bermutu. Di pihak lain kondisi obyektif terutama sosial ekonomi daerah pada daerah-daerah tertentu belum cukup kuat untuk menjadi kekuatan yang menopang implementasi otonomi terutama dalam mewujudkan demokrasi pendidikan. Kasus terakhir adalah masalah konversi nilai Ujian Akhir Nasional.

Globalisasi ekonomi membawa pergeseran . jumlah penduduk. Masalah lain yang juga penting adalah terjadinya krisis ekonomi diberbagai negara. Padahal salah satu aspek penting dari demokratisasi pendidikan ialah kesempatan yang sama dalam memperoleh pendidikan yang bermutu. merumuskan berbagai kebijakan pembangunan. Wilayah kepulauan yang terpisah dan terpencil. Dengan demikian pengaruh globalisasi ekonomi ini menuntut kualitas dan ketahanan diri dan makin sempitnya peluang kerjanya dalam menjual jasa dan barang-barang produksi serta dalam memperoleh uang. tetapi hal ini masih sangat sulit untuk dapat diwujudkan baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. dan persepsi budaya tentang pendidikan menjadi tantangan dalam proses demokratisasi pendidikan. Dalam memasuki globalisasi ekonomi ini bangsa Indonesia harus menghadapi dua kenyataan yang nampak paradoksal yaitu tantangan kerjasama disatu pihak dan persaingan global dipihak lain. Keenam masalah kondisi obyektif sosio-demografis dan geografis wilayah dan kepulauan Indonesia. dan lemahnya infrastruktur terutama sistem transportasi menyebabkan banyak warganegara yang tidak memperoleh kesempatan pendidikan terlebih pendidikan yang bermutu. Kelima masalah lemahnya dukungan finansial. Nampak bahwa dalam kondisi seperti itu sangat sulit bagi anak-anak di daerah-daerah tersebut untuk memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan yang bermutu.Ini menjadi suatu persoalan yang sangat serius dalam mewujudkan demokratisasi pendidikan. mobilitas. Kondisi demografis baik struktur penduduk dengan jumlah penduduk usia muda yang sangat besar. Demikian juga dengan faktor geografis. agar dapat bertahan dan bangkit kembali termasuk pula di Indonesia dibarengi dengan maraknya globalisasi ekonomi yang melanda dunia membawa bangsa Indonesia harus menghadapi tantangan yang makin berat dalam krisis tersebut. Setiap daerah otonom memiliki kemampuan keuangan daerah yang tidak sama. Sekalipun secara konstitusional telah ditetapkan besaran 20% dana APBN dan APBD untuk pendidikan.

Apa saja fungsi produksi ekonomi dalam pendidikan? 3. Organisasi yang semula memiliki mata rantai komando panjang perlu berubah menjadi organisasi yang lebih mengutamakan kecepatan. PERMASALAHAN Berdasarkan gambaran latar belakang permasalahan di atas. Bagaimana efesiensi dan efektivitas dana pendidikan? . lebih efisien dan lebih efektif.paradigma organisasi yaitu organisasi yang makin cerdas. Bagaimana Peran dan fungsi ekonomi pendidikan? 4. Apa landasan hukum ekonomi dalam pendidikan? 2. II. dimana dimungkinkan seseorang berkreasi lebih cepat. maka dirumuskan masalah sebagai berkut: 1. makin lincah dalam berkompetensi.

109 . 2. him . Lebih lanjut dalam pasal 80 ayat (1) Peraturan Pemerintah No mor 48 Tahun 2008 dinyatakan bahwa anggaran belanja untuk melaksanakan fungsi pendidikan pada sektor pendidikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara setiap tahun anggaran sekurang kurangnya dialokasikan 20% dari Belanja Negara.III. Kemudian dalam pasal 49 ayat (1) Undang Undang Nomor 20 Tahun 2003 dijelaskan bahwa dana pendidikan selain gaji pendidik dan biaya pendidikan kedinasan dialokasikan minimal 20% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada sektor pendidikan dan minimal 20% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). pendidikan Islam MenghadapiAbnilke-21. Dalam pasal 31 ayat (4) Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 di nyatakan dengan jelas bahwa negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk memenuhi kebutuhan. kegiatan pengembangan profesi guru termasuk ke dalam investasi yang perlu mendapat dukungan dana yang memadai.1 Penyelenggaraan pendidikan nasional. Dengan demikian.2 Biaya pendidikan dapat dibagi ke dalam dua jenis yaitu: 1. berupa kapasitas atau kompetensi sumber daya manusia.com/2011/01/23/tentang-pendanaan-pendidikan 2 Hasan Ltmgguttmg. Biaya investasi terdiri dari biaya investasi lahan dan biaya investasi selain lahan. Biaya investasi adalah biaya penyelenggaraan pendidikan yang sifatnya lebih permanen dan dapat dimanfaatkan jangka waktu relatif lama. Jakarta: Pustaka Al husna. Biaya investasi menghasilkan aset dalam bentuk fisik dan non fisik. 1 http://akhmadsudnijaLwordpress. lebih dari satu tahun. Dan pada pasal 81 ayat (1) dinyatakan bahwa anggaran belanja untuk melaksanakan fungsi pendidikan pada sektor pendidikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah setiap tahun anggaran sekurang-kurangnya di alokasikan 20% dari belanja daerah. PEMBAHASAN 1.

tunjangan struktural. Biaya personalia mencakup: gaji dan tunjangan yang melekat pada gaji.yang sebagian manusianya cenderung mengutamakan kesejahteraan materi dibandingkan kesejahteraan rohani.2. dan pariwisata serta ekonomi.go. yang habis dipakai dalam waktu satu tahun atau kurang. Pada zaman pasca modern atau globalisasi sekarang ini. Biaya operasi terdiri dari biaya personalia dan biaya nonpersonalia. kesenian. PERAN EKONOMI DALAM PENDIDIKAN Kalau dulu ekonomi memegang peranan penting bagi kehidupan rakyat Indonesia maka kini disamping alasan seperti itu juga jangan sampai kita kalah bersaing dalam era globalisasi ekonomi. Akan tetapi karena kebanyakan kebijaksanaan dan peraturan di buat maka banyak sekali timbul ketidak harmonisan antar para pengusaha dalam menjalankan roda ekonomi yang menimbulkan krisis ekonomi yang berkepanjangan. pemeliharaan dan perbaikan ringan. maka di eraglobalisasi sekarang ini keterpurukan ekonomi di Indonesia akan diterapkan kebijaksanaan dan peraturan yang baru dan memperbaiki 3 Balitbang Depdiknas: http://ww. pembinaan siswa/ekstra kurikuler. membuat ekonomi menjadi perhatian yang sangat besar. tidak banyak orang yang mementingkan peningkatan spiritual. Biaya non personalia. tunjangan profesi. Bahan dan Alat Habis Pakai. daya dan jasam transportasi/perjalanan dinas.depdiknas. dan hal-hal yang lain yang berkenaan dengan perekonomian sehingga situasi seperti ini membuat kebanyakan orang berusaha mengumpulkan materi sebanyak-banyaknya. Dengan demikian pembahasan tentang ekonomi tidak saja menyangkut orang-orang kaya. tetapi semua orang termasuk dunia pendidikan yang ditekuninya. antara lain biaya untuk: Alat Tulis Sekolah (ATS).3 1. Kecendrungan tersebut diatas sangat dipengaruhi oleh perkembangan budaya terutama dalam bidang tekhnologi. dan tunjangan-tunjangan lain yang melekat dalam jabatannya. asuransi. berbagai produk baru yang semakin canggih ditawarkan. tunjangan fungsional.id . konsumsi. Biaya operasi adalah biaya yang diperlukan sekolah untuk menunjang proses pendidikan.

Analisis ilmu ekonomi menunjukkan bahwa objek ilmu ekonomi adalah tindak ekonomis. Tindak ekonomis adalah memilih secara bijaksana sehubungan dengan keadaan alam. Tujuan Tindakan TINDAK EKONOMIS Memperoleh keuntungan material atau saling menguntungkan Orang dewasa yang menanggung biaya hidup (sesuai aturan dalam masyarakat) Kaidah ekonomi non susila (non etis) Untung rugi ekonomi dan efisien TINDAK PENDIDIKAN Menumbuhkan kebangkitan individu sebagai pribadi yang self help. Dimyati (1988:65-66) dalam Satmoko (1999:106) menyatakan bahwa terdapat hubungan tidak langsung antara kegiatan pendidikan dengan kegiatan ekonomi yang diharapkan menjadi tenaga kerja. Analisis unsur-unsur tentang tindak ekonomi bermanfaat untuk memahami hubungan antara sistem ekonomis dan sistem pendidikan.perekonomian bangsa sehingga rakyat yang menderita dapat dengan segera menikmati hasil perekonomian kita yang mapan di masa yang akan datang baik perekonomian yang bersifat makro dan mikro. dipihak lain menyatakan kegiatan pendidikan merupakan pengelolaan sumber daya manusia yang berpotensi produktif untuk masyarakat. Dimensi Makro Analisis kegiatan pendidikan dilakukan oleh berbagai ilmuwan antara lain ilmuwan ekonomi. Dasar Tindakan d. organisasi dan waktu yang terbatas dalam rangka memenuhi kebutuhan manusia yang terbatas. a. Terdapat dua pandangan yang satu sisi menyatakan kegiatan pendidikan merupakan pemborosan dana masyarakat. tenaga kerja. Orientasi . Pelaku Tindakan c. Orang dewasa dan anak atau orang dewasa dan orang yang belum dewasa berfungsi sebagai pendidik atau anak didik Kesusilaan sesuai martabat manusia Terbentuknya keutuhan martabat manusia sebagai pribadi b. modal. Perbedaannya dapat dilihat dari label dibawah ini: Perbandingan Antara Tindak Ekonomis Dan Tindak Pendidikan KOMPONEN a.

Tidak menolak pekerjaan kasar. umumnya dihitung dengan uang Barang berupa jasa. seperti sekarang ini banyak sekali orang kaya yang mau menjadi bapak angkat bagi anak-anak yang tidak mampu untuk menempuh pendidikan kejenjang yang lebih baik.e. Kemajuan pembangunan perekonomian secara makro dapat juga berdampak timbulnya sekolah-sekolah unggul yang memiliki fasilitas pendidikan yang lengkap karena di biayai dan dipunyai oleh kebanyakan orang-orang kaya. Jadi inti tujuan pendidikan adalah membentuk mental yang positif atau cinta terhadap prestasi. tenaga terampil yang diharapkan menjadi tenaga kerja Jumlah penghasilan Jumlah biaya pendidikan dibagi jumlah penduduk dibagi lulusan setiap tahun setiap tahun Perkembangan perekonomian makro berpengaruh sekali dalam bidang pendidikan. atau uang Sepanjang hayat dengan perhitungan usia produktif Nilai paedagonis dalam kaitan nilai sosial budaya h. cara kerja dan ahsil kerja sempurna. Hasil Tindakan Terbatas. Nilai-nilai g. Perkembangan lain yang sangat mengembirakan adalah terlaksananya sistem ganda dalam dunia pendidikan. menyadari akan kehidupan yang kurang beruntung dan mampu hidupa dalam keaadaan apapun. . hal ini berlangsung baik di lembaga pendidikan yaitu kerjasama sekolah dengan pihak usahawan dalam proses belajar mengajar. dalam rangka perhitungan keuntungan ekonomis Nilai ekonomis dalam sistem ekonomi yang berlaku. Waktu Kegiatan f. Harga satuan Berupa orang terpelajar. diharapkan agar tidak terdapat pilih-kasih dalam menerima para siswa artinya calon siswa dari manapun asalnya hendaklah dapat diberikan kesempatan dalam menempuh pendidikan di sekolah unggulan tersebut dan yang paling penting juga adalah dapat menghasilkan lulusan yang bermutu serta tidak menyimpang dengan tujuan nasional negara kita. Walaupun kebijakan dan program sekolah ini tidak sama dengan yang lain.

Oleh sebab itu hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.Sesudah membicarakan peran ekonomi secara makro ada baiknya dibicarakan peran ekononii secara mikro. Prinsip untung rigi dipakai oleh mereka yang rasional dalam memutuskan bagaimana sebaiknya membelanjakan uangnya agar keinginanannya tercapai. yang penting bagi mereka bagaimana dapat meraih tingkat perekonomian yang lebih tinggi lagi. yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Dimensi Mikro Menurut Satmoko (1999: 109) Peran ekonomi secara mikro dapat dibuktikan bahwa orang memandang kehidupan seseorang dapat meningkat atau menurun karena terkait erat dengan perekonomian. Allah swt berfirman dalam surat An-Nisaa ayat 9 : ³Dan hendaklah takut kepda Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah. Jarang orang mengaitkan naik turunnya tarf kehidupan sesorang itu dengan ttngkat kedamiaan hati. walaupun orang tersebut menyadari bahwa kehidupan gemerlap tidak menjamin kebahagiaan. Dari penjelasan diatas dapat dipahami bahwa ekonomi itu memegang peranan penting dalam kehidupan seseorang. kebahagiaan keluarga. Pendekatan ini digunakan untuk mencari keseimbangan antara keuntungan dan kerugian. Pada umumnya tingkat perekonomian keluarga mempengaruhi perencanaan pendidikan yang dibuat orang tua tentang arah pendidikan anaknya.´ . dan tidak dapat membiayai sekolah bagi anak-anaknya. Banyak sekali keluarga miskin yang dalam perekonomian mereka hanya dapat untuk makan saja. Secara sadar atau tidak orang tua dalam merencanakan pendidikan bagi anak-anaknya menggunakan pendekatan nilai imbalan. kejujuran dan kesucian hidup seseorang. b.

input pendidikan meliputi: a. Barang-barang yang habis dipakai seperti zat kimia dilaboratorium dan sebagainya. Perlengkapan belajar di sekolah seperti media.4 2. penajaman pikiran. penambahan pengetahuan. e. FUNGSI PRODUKSI DALAM PENDIDIKAN Fungsi produksi dalam pendidikan. di mana ada tiga bagian yaitu: 1. dan bentuk material lainnya seperti film. 4 Biro Pusat Statistik: http://www. yang dipandang input adalah segala sesuatu yang menjadi wahana dan proses dalam pendidikan. peningkatan kepribadian. Kelima jenis input di atas sesudah dinilai dalam bentuk uang kemudian dijumlahkan. Buku-buku pelajaran. d. termasuk ruangan kelas dapat diuangkan. pengarahan dan pembentukan sikap. Fungsi Produksi Administator. Waktu guru bekerja. disket dan sebagainya. Hasil output yang ada pada fungsi ini adalah hasil belajar siswa yang mencakup. dan perangkat pegawai administrasi dalam memproses peserta didik harus dibeli dan dibayar. Fungsi Produksi Dalam Psikologi. dan peningkatan estetika (keindahan) serta keterampilan. adalah sama dengan input fungsi produksi administrator akan tetapi outputnya berbeda.go. alat peraga juga dihitung harganya c. 2. penguatan kemauan. artinya bahwa perhitungan luas dan kualitas bangunan b. adalah hubungan antara output dan input. Prasarana dan sarana belajar. ilmu dan teknologi. Sementara itu yang dipandang sebagai output adalah berbagai bentuk layanan dalam memproses peserta didik seperti menghitung SKS dan lamanya peserta didik dalam belajar. bps.Kata miskin diatas diukur dari tingkat perekonomian bukan tingkat rohani dan kualitas mental.id .

d) Kalaupun lulusan bisa bekerja dengan penghasilan tetap tiap bulan sangat mungkin dia mencari tambahan penghasilan diluar untuk meningkatkan nafkahnya. manakala orang ini sudah bekerja sebelum belajar atau kuliah. penghasilan tiap bulan tidak mungkin tertatur.5 Dalam menghitung harga-harga produksi ekonomi ada berbagai kesulitan yang menghadang yaitu: a) Jika peserta didik tamat. 5 Pidarta. 2007. sebagai inputnya adalah semua biaya pendidikan seperti pada input fungsi produksi admnistrator. Made. c) Kalaupun lulusan membuat usaha sendiri dengan modal seadanya. Rineka Cipta . b) Selama menunggu untuk mendapatkan pekerjaannya maka ia memutuskan untuk bekerja seadanya dengan penghasilan yang tidak tetap. Jakarta: FT. Dan apabila ia belum pernah bekerja yang menjadi outputnya adalah gaji yang diterima setelah tamat dan bekerja. 3. Landasan Kependidikan (Stimulus Ilmu Pendidikan Bercorak Indonesia). kalau harga inputnya sama atau lebih kecil daripada harga outputnya.Suatu lembaga pendidikan dipandang berhasil dari segi fungsi produksi psikologi. membeli buku dan sebagainya selama masa belajar dan uang yang mungkin diperoleh lewat bekerja selama belajar atau kuliah. penghasilannya sulit dihitung sebab upah atau gaji perusahaan bervariasi. Fungsi Produksi Ekonomi. Sementara yang menjadi outputnya adalah tambahan penghasilan peserta didik kalau sudah tamat dan bekerja. belum tentu ia segera bekerja. tetapi tidak didapat sebab waktu tersebut dipakai untuk belajar atau kuliah. semua uang yang dikeluarkan untuk keperluan pendidikan yaitu uang saku. e) Bila bekerja disektor swasta. Indikator harga hanya dapat dicari dalam bentuk manfaatnya lulusan dimasyarakat serta kecocokannya dengan norma dan kondisi masyarakat.

Fungsi produksi ekonomi bertalian erat dengan marketing didunia pendidikan. Semarang: CV. Menurut Mutrofin (1996) dalam Pidarta (2007:254). dimana sistem pendidikan diorientasikan kepada kebutuhan ekonomi yang didasari pada teknologi tinggi. Meningkatkan daya tarik terhadap petugas. dengan munculnya Link and Match. sebab diisi dengan program yang baik. 3. menyatakan bahwa negara-negara maju hubungannya antara pendidikan dengan pembangunan ekonomi sangatlah jelas. Dalam hal ini Keuntungan marketing adalah a). Akan tetapi dalam marketing juga terdapat kelemahan adalah a). Retno Sriningsih. fleksibelitas dan mobilitas angkatan kerja. Laiidasan Kepenudikan (Pengantar ke arah Hmu Pendidikan Pancasila). . b). 1999. Kepuasan masyarakat ditingkatkan. PERAN DAN FUNGSI EKONOMI PENDIDIKAN Peranan ekonomi dalam pendidikan cukup menentukan tetapi bukan sebagai pemegang peranan penting sebab ada hal lain yang lebih menentukan hidup matinya dan maju mundumya suatu lembaga pendidikan 6 Satmoko. b).6 Dengan demikian fungsi produksi ekonomi akan bisa diaplikasikan dengan baik jika ada jaminan bahwa peserta didik segera bekerja setelah lulus sebagai Pegawai dengan gaji yang cukup sehingga tidak mencari tambahan pekerjaan diluar. IK1P Semarang Press. dana donatur. peserta didik. dan jumlah serta jenisnya. Dalam masa pembangunan dinegara kita sekarang ini pengembangan ekonomi mendapat tempat strategis. Ada kecederungan lembaga pendidikan selalu dijadikan usaha dagang untuk mendapatkan keuntungan. Meningkatnya misi pendidikan secara sukses dan terselenggara dengan baik. Meningkatkan keefesiensi dan kegiatan pemasarau. c). kebijaksanaan ini meminta dunia pendidikan menyiapkan tenaga-tenaga kerja yang sesuai dengan pasaran kerja.Kalaupun lulusan ini bisa bekerja dengan penghasilan tiap bulan maka dia mencari tambahan diluar untuk meningkatkan nafkahnya. idealisme pendidikan cenderung diabaikan. mencakup mutu. d).

2 ) Fungsi ekonomi dalam pendidikan adalah menunjang kelancaran proses pendidikan bukan merupakan modal yang dikembangkan dan juga mendapatkan keuntungan yang berlimpah. disini peran ekonomi dalam sekolah juga merupakan salah satu bagian dari sumber pendidikan yang membuat anak mampu mengembangkan kognisi. psikomotor untuk menjadi tenaga kerja yang handal dan mampu menciptakn lapangan kerja sendiri. e).dibandingkan dengan ekonomi. d). Selain sebagai penunjang proses pendidikan ekonomi pendidikan juga berfungsi sebagai materi pelajaran dalam masalah ekonomi dalam kehidupan manusia. b). memiliki etos kerja dan bisa hidup hemat. ahli dalam bidangnya dan memiliki keterampilan yang cukup dalam melaksanakan tugasnya. Inilah yang merupakan kunci keberhasilan suatu sekolah atau perguruan tinggi. seperti. Dan bertaqwalah kamu kepada Allah.s. al-Maidah (5) . Dengan demikian kegunaan ekonomi dalam pendidikan terbatas pada hal-hal: a) Untuk membeli keperluan pendidikan yang tak dapat dibuat sendiri seperti prasarana dan sarana. afeksi. seperti air. Membiayai semua perlengkapan gedung. Dan janganlah tolong menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Mengembangkan individu yang berperilaku ekonomi. sesungguhnya allah teramat beral siksa-Nya ³ (Q. Meningkatkan motivasi kerja. media. meningkatkan gairah kerja para personalia pendidikan. memberi kemungkinan lembaga pendidikan akan sukses melaksanakan misinya walaupun dengan ekonomi yang kurang memadai. Membayar jasa dari segala kegiatan pendidikan. yaitu dedikasi. c). Memenuhi kebutuhan dasar para personalia pendidikan. belajar hidup hemat. alat peraga dan sebagainya. . ³ Dan tolong menilinglah kantu dalam mengerjakan kebaikan dan taqwa. Artinya apabila pengelola dan guru-guru/dosen-dosen memiliki dedikasi yang memadai. keahlian dan keterampilan pengelola guru-gurunya. listrik telpon. dan g). f).

alat belajar.8 Di dalam mengelola dan merencanakan sumber dana. maka ada tiga macam perencanaan biaya pendidikan yaitu: a).7 Menurut jenisnya pembiayaan pendidikan dibagi atas : a). Perencanaan sacara tradisional.com/2009/01/01/landasan-ekonomi-dalam-pendidikan. Membentuk pajak pendidikan. Kerjasama dengan instansi lain. dan kurikulum baru.Dana pendidikan di Indonesia sangat terbatas. alokasi dana disusun berdasarkan realita. penelitian dan sebagainya. Program ini bisa dirancang bersama antara lembaga pemerintah setempat dan masyarakat.wordprcss. b). yaitu merencanakan masing-masing pendidikan maka masing masing pendidikan tersebut ditentukan biayanya. dan semua kegiatan ditujukan pada pencapaian target pendidikan. b). pengabdian pada masyarakat. Dari pemerintah dalam bentuk proyek pembangunan. c). d). hanya diatur untuk satu tahun anggaran. adalah dana yang dipakai untuk membiayai pembangunan fisik diberbagai bidang. SP4 (Sistem Perencanaan Penyusunan Program Dan Penganggaran): Pengaturan jenis-jenis kegiatan dalam pendidikan diatur dalam system. b). Kerja samanya dalam bidang penelitian. f). oleh karena itu ada kewajiaban lembaga pendidikan untuk memperbanyak Sumber-sumber dana pendidikan yang mungkin bisa diperoleh di antaranya: a). Dana rutin adalah dana yang dipakai untuk membiayai kegiatan rutin seperti gaji pendidikan pengabdian masyarakat. media. termasuk SPP yang digunakan untuk membiayai hal-hal yang belum dibiayai oleh dana rutin dan dana pembangunan. baik pemerintah. Usaha-usaha lainya. 7 8 http://lela68.html/accesed 03/10/2009.com/2009/05/24/bab-7-landasan-ekonomi/accesed 03/10/2009 http://dwijakarya. c). . c).blogspol. penelitian dan sebagainya. dengan cara ini bukan saja orang tua siswa yang membayar dana pendidikan tetapi semua masyarakat. swasta maupun dunia usaha. Dana bantuan masyarakat. Dana pembangunan. seperti. Dana usaha lembaga sendiri yang penggunaanya untuk membiayai hal-hal yang belum dibiayai oleh dana rutin dan dana pembangunan. membangun prasarana dan sarana. ZBB (Zero Base Budgeting).

Dengan demikian dana pendidikan perlu dikelola secara profesional dengan SP4 dan dipertanggungjawabkan dengan bukti-bukti pembelian yang sah. 4.wordpress. EFESIENSI DAN EFEKTIVITAS DANA PENDIDIKAN Penggunaan dana pendidikan disebut efisien apabila dana yang digunakan sesuai atau lebih kecil daripada yang telah direncanakan dan menghasilkan layanan layanan serta produksi pendidikan yang sama atau melebihi rencana semula. proses kegiatan dalam pendidikan.com//landasan-pendidikan/accesed 03/10/2009. Sedangkan penggunaan dana disebut efektif apabila dengan dana tersebut tujuan pendidikan yang telah direncanakan semula dapat dicapai dengan kuantitas dan kualitas yang sama atau melebihi dari yang direncanakan. dan hasil kegiatan yang telah dilakukan. 9 9 http://syamsulberau. Adapun faktor utama dalam menentukan tingkat keefesienannya adalah penggunaan uang. .

produktif. dengan cara mencari sumber. Fungsi ekonomi pendidikan menunjang kelancaran proses pendidikan dan sebagai bahan pengajaran ekonomi untuk membentuk manusia ekonomi yaitu manusia yang dalam kehidupan sehari-harinya memilki kemampuan dan kebiasaan. seperti: memiliki etos kerja. . keterampilan pengelola dan guru serta dosen dalam setiap lembaga pendidikan.KESIMPULAN 1. struktur kurikulum. Tiap lembaga pendidikan diupayakan mampu menghidupi din sendir. Dalam dunia pendidikan faktor ekonomi bukan sebagai pemegang peran yang utama. 2. 3. 5.sumber dana tambahan sebanyak mungkin guna memajukan dunia pendidikan dan dalam Penggunaan dana pendidikan haruslah secara professional dan efesien serta efektiv selanjutnya dapat dipertanggungjawabkan. Dalam upaya membentuk sumber daya manusia yang produktif. Faktor yang paling menentukan kehidupan dan kemajuan pendidikan adalah dedikasi. keahlian. melainkan sebagai pemeran yang cukup menentukan keberhasilan pendidikan sebab dengan ekonomi yang memadai dapat memenuhi semua fasilitas dan aktivitas dunia pendidikan. tidak bekerja setengah-setengah. maka sistem pendidikan. dan bisa hidup efesien/hemat. serta jenis pendidikan diatur kembali selanjutnya biaya pendidikan ditingkatkan. 4.

Pidarta.REFERENSI 1.id 4. http://lela68. 109 3. Jakarta: Pustaka Al husna.blogspot. Satmoko. . him. pendidikan Islam Menghadapi Abad ke-21.go. Landasan Kependidikan (Pengantar ke arah Ilmu Pendidikan Pancasila). Landasan Kependidikan (Stimulus Ilmu Pendidikan Bercorak Indonesia). Balitbang Depdiknas: http://ww. http://dwijakarya.go. http://akhmadsudrajat.com/2009/01/01/landasan-ekonomi-dalam-pendidik an. Made.depdiknas.com/2009/05/24/bab-7-/andasan-ekonomi/accesed/03/ 10/2009 8.com/2001/01/23tentang-pendanaan-pendidik an 2.wordpress.wordpress. Jakarta: PT.id 5. Retno Sriningsih.wordpress. Semarang: CV. IKIP Semarang Press. 1999. bps.com//landasan-pendidikan/accesed 03/10/2009. Biro Pusat Statistik: http://www. http://syamsulberau. 7. Rineka Cipta 6. 9. Hasan Langgulung. 2007.html/accesed 03/10/2009.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful