TATA CARA PEMBERIAN PENGHARGAAN BAGI GURU, KARYAWAN DAN SISWA/I

DINAS PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN ( SMK ) NEGERI I BAWEN KABUPATEN SEMARANG

Hal tersebut dapat terjadi. salah pilih dan salah beri. Motivasi yang baik adalah sebuah semangat yang luarbiasa yang timbul secara tulus dari dalam diri seseorang. Untuk itulah . kinerja dan etos kerja dari seluruh unsure yang ada . pemberian penghargaan ini sebaiknya diatur dengan sedemikian rupa. masayarakat dan terutama bagi individunya. maka pemberian penghargaan ini dimuat dalam bentuk TATA CARA PEMBERIAN PENGHARGAAN BAGI GURU. maka seseorang akan mampu melakukan semua pekerjaannya dengan semangat tinggi. Berbagai hal diatas telah menjadi bahan pemikiran bagi SMK Negeri I Bawen dalam usahanya meningkatkan produktivitas. Sehingga nantinya pemberian penghargaan ini tidak memiliki salah arti. karena motivasi timbul dari adanya harapan atau keinginan yang ingin dicapai atau diperoleh serta adanya dukungan fasilitas maupun kemudahan dan pengakuan yang diberikan pihak / orang lain sehingga menjadikan dorongan untuk mewujudkan keinginan atau harapannya. KARYAWAN DAN SISWA. apalagi jika mendapatkan suatu kekecewaan. . maka tidak akan ada prestasi / hasilm kerja baik yang diperoleh / dihasilkan. Namun demikian. Motivasi seseorang terkadang tidak stabil. Dengan adanya motivasi yang kuat. Pemberian penghargaan ini harus dapat memberikan makna dan manfaat yang besar. Semangat kerja inilah yang sering disebut sebagai MOTIVASI. Sehingga pada akhirnya dirasa sangat perlu untuk memberikan penghargaan kepada setiap personal SMK Negeri I Bawen yang memiliki prestasi maupun telah berjasa dalam pengembangan sekolah. Karena tanpa adanya semangat. berbagai kesulitan/hambatan dan tantangan yang besar serta tidak adanya pengakuan atau penghargaan dari orang / pihak lain akan membuat motivasi seseorang menurun.PENDAHULUAN Peningkatan kwalitas suatu lembaga / organisasi tidak pernah lepas dari semangat kerja yang kuat dan teguh dari para pelaku dalam lembaga atau organisasi tersebut. baik bagi sekolah.

b. Tim penilai memiliki masa bakti selama 3 Tahun. BAB II PENILAIAN Pasal 4 Tim Penilai a. meninggal dunia. e. Anggota Tim Penilai yang berhalangan ( Sakit keras/parah. Guru Normatif. Guru Produktif. Tim Penilai adalah sekelompok orang yang bertugas melakukan penilaian sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Karyawan dan Siswa SMK Negeri I Bawen. kinerja dan etos kerja dari Guru. Karyawan dan Siswa SMK Negeri I Bawen. Karyawan dan Siswa SMK Negeri I Bawen. Tim Penilai beranggotakan unsur-unsur perwakilan Wakil Kepala Sekolah. d. Karyawan atau Siswa SMK Negeri I Bawen . TUJUAN DAN SASARAN Pasal 1 N a m a Kegiatan ini bernama / disebut sebagai Pemberian Penghargaan bagi Guru. Meningkatnya kwalitas dan prestige SMK Negeri I Bawen di masyarakat. Pasal 3 Sasaran Sasaran dari kegiatan ini adalah : a. keluar atau pindah dari SMK Negeri Bawen ) dapat diganti oleh orang yang dipilih Tim Penilai dan disetujui oleh Kepala Sekolah. Meningkatnya produktivitas dan kwalitas Kerja dari Guru. f.BAB I NAMA. Meningkatkan produktivitas. Memberikan pengakuan secara resmi atas prestasi atau jasa dari Guru. Guru Adaptif. Karyawan dan Siswa/I SMK Negeri I Bawen. Meningkatkan motivasi kerja dari Guru. c. . b. Karyawan dan Siswa/I SMK Negeri I Bawen c. c. b. Tim Penilai berjumlah minimal 7 ( tujuh ) orang dan maksimal 13 ( Tiga belas ) orang. Karyawan dan Siswa SMK Negeri I Bawen. Pasal 2 Tujuan Kegiatan ini bertujuan untuk : a. Meningkatnya motivasi dan semangat kerja dari Guru. Ketua Program Keahlian. Tim Penilai dipilih dalam acara Musyawarah untuk Mufakat dan ditetapkan melalui Surat Keputusan Kepala Sekolah.

45 . Karyawan dan Siswa berhak menjadi peserta penilaian. Hasil penilaian yang diputuskan oleh Tim Penilai kemudian diajukan kepada Kepala Sekolah untuk mendapat persetujuan dan selanjutnya diwujudkan dalam bentuk Surat Keputusan Kepala Sekolah dan pemberian Penghargaan. . Inovasi. 2. II. Juara I. Pasal 7 Proses Penilaian a. II. Penilaian dilakukan secara langsung dan diputuskan secara bersama oleh tim penilai dalam suatu forum pertemuan yang diadakan khusus untuk hal tersebut. 30. baik Tetap ( PNS ) maupun GTT ( Guru Tidak Tetap ) wajib untuk menjadi peserta penilaian. 2. III tingkat Nasional dengan point 80. 70 c.Pasal 5 Peserta Penilaian a. Kriteria Penilaian Kriteria Penilaian terdiri dari : a. b. 10. Seluruh Karyawan SMK Negeri I Bawen. Seluruh mantan Guru. Karyawan dan Siswa dalam pengembangan Sekolah. 55 5. III tingkat Karesidenan dengan point 50. II. Juara I. Setiap kriteria penilaian harus dilengkapi dengan dokumen ataupun bukti phisik lainnya yang dapat dipertanggungjawabkan. 3. II. Piagam Penghargaan. 1. Duplikasi Trophy. II. b. 4. Kreatifitas. 60. 3. Juara I. Benda yang bersifat manfaat. Juara I. 40 4. III tingkat Kabupaten dengan point 35. Uang / Cash. 25. 2. Penghargaan yang diberikan disesuaikan dengan jenis prestasi dan jasa yang diperoleh dan berdasarkan hitungan point sesuai pasal 6 . Penghargaan dapat diberikan dalam bentuk : 1. c. tingkat Kecamatan dengan point 20. Pengabdian dan Kedisiplinan Guru. Seluruh Guru SMK Negeri I Bawen. Benda yang bersifat soufenir. Fasilitas tertentu. d. Inisiatif . b. Pasal 6. baik tetap ( PNS ) maupun PTT ( Pegawai Tidak Tetap ) wajib menjadi peserta penilaian. BAB III PENGHARGAAN Pasal 9 Bentuk Penghargaan a. Prestasi yang diperoleh/ diraih dalam mengikuti suatu event perlombaan yang dihitung dalam bentuk point sebagai berikut : 1. III tingkat Propinsi dengan point 65. 75. Pasal 8 Masa Penilaian Penilaian dilakukan selama masa penilaian yaitu 1 ( Satu ) tahun dimulai dari awal bulan Juli dan diakhiri akhir bulan Juni tahun bersangkutan. 15. III. Juara I. b. Seluruh Siswa SMK Negeri I Bawen wajib untik menjadi peserta penilaian.

H. 130 702 757 .. Juli 2005 Kepala SMK Negeri I Bawen. SUROTO. Jika diwaktu mendatang dirasa perlu untuk disempurnakan.Pasal 10 Waktu Pemberian Penghargaan Pemberian Penghargaan kepada Guru. Sumber dana yang digunakan dalam pemberian penghargaan ini bersumber dari Komite Sekolah yang dikelola secara khusus oleh Kepala Sekolah. Bawen. Sumber dana dapat pula diusahakan tambahannya dengan cara menjalin kerjasama dengan DU/DI yang terkait dengan SMK Negeri I Bawen. Ir. baik saat upacara. PS NIP. Besarnya dana yang diperlukan disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan Pasal 12 Pertanggungjawaban Dana Tim Penilai melaporkan pertanggungjawaban keuangan kepada Kepala Sekolah dan memberikan tembusan kepada Komite Sekolah. c. rapat dinas. BAB IV PENDANAAN Pasal 11 Sumber Dana a. maka dapat dilakuka penyempurnaan melalui Musyawarah untuk Mufakat. BAB V PENUTUP Demikian tata cara pemberian penghargaan ini dibuat untuk dapat digunakan sebagai pedoman yang lebih baik. b.pertemuan darma wanita maupun pengajian rutin.Karyawan atau Siswa berprestasi dan atau berjasa dilakukan pada event perkumpulan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful