MAKALAH SEJARAH POTRET MASYARAKAT INDONESIA PADA MASA ORDE BARU D I S U S U N OLEH : MITA DEWI ASTUTI XII IPA

1

SMAN 03 PONTIANAK
KATA PENGANTAR
1

Demikianlah tugas ini disusun semoga bermanfaat bagi para pembaca sekalian. sehingga Pontianak. Tugas ini disusun untuk diajukan sebagai tugas perbaikan nilai mata pelajaran Sejarah dengan judul “Potret Masyarakat Indonesia pada Masa Orde Baru”. yang disajikan secara sistematis berdasarkan literature dari beberapa sumber. Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat serta hidayah-Nya penyusunan tugas ini dapat diselesaikan. Makalah ini memuat tentang segala peristiwa dan penyebab yang terjadi pada masa Orde Baru. Terima kasih disampaikan kepada Ibu guru mata pelajaran Sejarah yang telah membimbing dan memberikan materi demi lancarnya tugas ini.Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT. 29 Januari 2011 Penyusun .

Tujuan ……………………………………………………………………… 2 BAB II : Pembahasan A. Jatuhnya Orde Baru …………………………………………………. 1 B. Keadaan masyarakat selama masa Orde Baru …………. 10 Daftar Pustaka …………………………………………………………………… 11 Lampiran …………………………………………………………………………. 4 C. i Daftar Isi ……………………………………………………………………………… ii Bab I : Pendahuluan A.. 3 B. Latar Belakang …………………………………………………………. Lahirnya Orde Baru ………………………………………………….DAFTAR ISI Kata Pengantar ……………………………………………………………………. 12 ii .. Rumusan Masalah …………………………………………………… 1 C.

menyebabkan merosotnya legitimasi pemerintah.BAB I PENDAHULUAN A. tersebut mendapat reaksi dari masyarakat luas dan mengutuk pembunuhan besardilancarkan ketidaktegasan kekuasaan pemerintahan Soekarno dalam menangani partai belandas ideologi tersebut. kekuasaan akhirnya beralih . Selain Gerakan itu. PKI. Latar Belakang Orde Baru merupakan sebuah era yang merupakan kelanjutan dari orde lama yang telah berakhir.XXXIII/1967. Salah satu penyebab berakhirnya masa pemerintahan orde lama adalah besaran komunis meletusnya yang telah Gerakan 30 September/PKI. Orde Baru juga merupakan sebuah istilah yang digunakan untuk memisahkan antara kekuasaan masa Soekarno (Orde Lama) dengan masa Soeharto. Sebagai masa yang menandai sebuah masa baru setelah pemberontakan PKI tahun 1965. Melalui Surat Perintah Sebelas Maret 1966 dan kemudian dikukuhkan dalam TAP MPRS No.

Rumusan Masalah Adapun rumusan masalah yang akan dibahas adalah sebagai berikut : 1) Bagaimana proses lahirnya Orde Baru ? 2) Bagaimana Orde Baru menjalankan pemerintahannya ? 3) Bagaimana keadaan masyarakat selama Orde Baru dalam berbagai bidang ? 4) Apa latar belakang dan penyebab jatuhnya Orde Baru ? C.dari tangan pemerintah Soekarno sebagai penguasa Orde Lama ke pemerintahan Soeharto sebagai pemegang rezim Orde Baru. ii . 4) Menjelaskan latar belakang dan penyebab jatuhnya Orde Baru kepada pembaca. 3) Menyampaikan kepada pembaca tentang keadaan masyarakat selama Orde Baru dalam berbagai bidang. Orde Baru kemudian menandai sebuah era pemerintahan baru di Indonesia pasca pemberontakan PKI tahun 1965. 2) Memaparkan langkah-langkah yang diambil pemerintah Orde Baru dalam membangun bangsa kepada pembaca. B. Orde ini memiliki tekad dan komitmen yang sangat kuat untuk menegakkan pemerintahan RI atas dasar Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen. Tujuan Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam makalah ini adalah : 1) Menjelaskan kepada pembaca proses lahirnya Orde Baru.

Koreksi ini penting.BAB II PEMBAHASAN A. Tepatnya pada saat runtuhnya kekuasaan Soekarno yang lalu digantikan oleh Soeharto. karena segala bentuk penyelewengan tersebut telah menyebabkan kemunduran di berbagai bidang kehidupan berbangsa dan bermasyarakat. Terlebih lagi karena adanya . Salah satu penyebab yang melatarbelakangi runtuhnya orde lama dan lahirnya Orde Baru adalah keadaan keamanan dalam negara yang tidak kondusif pada masa orde lama. Orde Baru lahir sebagai rezim yang ingin mengoreksi penyelewengan tehadap Pancasila sebagai dasar negara dan UUD 1945 selama masa Orde Lama. Lahirnya Orde Baru Lahirnya era Orde Baru dilatarbelakangi oleh runtuhnya orde lama.

2. Letnan Jenderal Soeharto mengambil beberapa langkah awal seperti berikut. Dengan Supersemar. 2. 3. Menjadi tonggak lahirnya Orde Baru. 7. Adapun langkah penting yang diambil pemerintah Orde Baru antara lain : 1.peristiwa pemberontakan G30S PKI. Hal ini menyebabkan presiden Soekarno memberikan mandat kepada Soeharto untuk melaksanakan kegiatan pengamanan di Indonesia melalui Surat Perintah Sebelas Maret atau Supersemar. 1. 1. 3. Membubarkan PKI dan mengkancurkan PKI dan ormasormasnya Konsolidasi pemerintah dan pemurnian Pancasila dan UUD 1945 Menghapus dualisme dalam kepemimpinan nasional Mengembalikan kestabilan politik dan merencanakan pembangunan Menyelenggarakan pemilihan umum Menyederhanakan partai politik Melaksanakan sidang umum MPR 1973 ii 3. Sebagai pengemban dan pemegang Supersemar. Pada tanggal 18 Maret 1966 menahan 15 orang menteri yang diduga terlibat dalam G 30 S/PKI. 2. 6. Lahirnya Supersemar menjadi awal penataan kehidupan sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945. .XXXIII/1967. Membersihkan MPRS dan DPR serta lembaga-lembaga negara lainnya dari pengaruh PKI dan unsur-unsur komunis. 4. Kedudukan Supersemar secara hukum semakin kuat setelah dilegalkan melalui TAP MPRS No. Letjen Soeharto mengambil beberapa tindakan untuk menjamin kestabilan jalannya pemerintahan dan revolusi Indonesia. Bagi bangsa Indonesia Supersemar memiliki arti penting berikut. Pada tanggal 12 Maret 1966 menyatakan PKI sebagai organisasi terlarang dan membubarkan PKI termasuk ormas-ormasnya. 5.

yang dilakukan oleh Orde Baru adalah menjadikan Pancasila sebagai Ideologi yang tertutup. kenaikan pangkat dan golongan dsb. melanjutkan studi.tugas Negara ini dapat diselewengkan oleh pemerintah yang sedang berkuasa demi kepentingan kekuasaannya. pelaksanaannya. mencerdaskan kehidupan bangsa dan memelihara dunia”.8. Pancasila hanya ditafsirkan dari satu versi saja. yakni pemerintah. Pemerintah Orde Baru memilki BP-7 yang bertugas memahami Pancasila secara “benar”. Namun. Melaksanakan pembangunan di segala bidang kehidupan Keadaan masyarakat selama masa Orde Baru Seperti yang telah kita ketahui. tujuan terbentuknya Negara Indonesia ikut adalah “Memajukan perdamaian kesejahteraan Dalam umum. meskipun Orde Baru sering mengatakan bahwa Pancasila adalah Ideologi terbuka. Orde Baru bertekad untuk melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen. B. melindungi segenanap masyarakat Indonesia. Seluruh lapisan masyarakat harus pernah mengikuti penataran P4 dan memperoleh sertifikat sebagai syarat dalam mencari pekerjaan. menafsirkan secara benar dan menyampaikan tafsiran tersebut kepada masyarakat. Orde Lama telah gagal melaksanakan cita-cita Negara yang dimaksud. Lalu bagaimana dengan keadaan masyarakat pada masa Orde Baru ? Apakah menjadi lebih baik atau sebaliknya ? Berikut potret kehidupan masyarakat pada masa Orde Baru di berbagai bidang. Keadaan masyarakat orde lama ditandai dengan penyelewengan terhadap dasar Negara Pancasila dan UUD 1945. • Ideologi Takut akan kembalinya Ideologi komunis di Indonesia. .

Program Kabinet AMPERA disebut Catur Karya Kabinet AMPERA. Penyederhanaan Politik Setelah pemilu 1971 maka dilakukan penyederhanakan jumlah partai tetapi bukan berarti menghapuskan partai tertentu sehingga ii dan Pengelompokan Partai . Usaha yang dilakukan untuk menata kehidupan politik antara lain : 1. Selama Orde Baru juga terjadi indoktrinasi Pancasila secara intens yang bersifat berlebihan dan membosankan. Pembentukan Kabinet Pembangunan Kabinet awal pada masa peralihan kekuasaan (28 Juli 1966) adalah Kabinet AMPERA dengan tugas yang dikenal dengan nama Dwi Darma Kabinet Ampera yaitu untuk menciptakan stabilitas politik dan ekonomi sebagai persyaratan untuk melaksanakan pembangunan nasional.Tidak hanya itu. jika tidak akan dijebloskan ke penjara. presiden Soekarno memutuskan untuk menyerahkan kekuasaan kepada Jenderal Soeharto. DPR-GR berpendapat perlu dilakukan penyelesaian politik secara konstitusional. Pancasila dijadikan sebagai satu-satunya Ideologi yang seolah-olah Ideologi lain bisa dimasukkan ke dalam Pancasila. • Politik Melihat situasi politik yang kian memanas. Atas anjuran berbagai pihak. 2. yang dilakukan sebagai upaya mengakhiri konflik politik dalam negeri. Organisasi apapun harus berasaskan Pancasila. Selanjutnya setelah sidang MPRS tahun 1968 menetapkan Soeharto sebagai presiden untuk masa jabatan 5 tahun maka dibentuklah kabinet yang baru dengan nama Kabinet Pembangunan dengan tugasnya yang disebut dengan Pancakrida. Meskipun demikian masyarakat tidak berani untuk menentang. karena takut dianggap tidak Pancasilais dan dapt ditangkap.

3) Golongan Karya (Golkar) 3. 1977. Kemenangan Golkar yang selalu mendominasi tersebut sangat menguntungkan pemerintah dimana terjadi perimbangan suara di MPR dan DPR. Partai Katolik. merupakan fusi dari PNI. setiap Pertangungjawaban. Perimbangan tersebut memungkinkan Soeharto menjadi Presiden Republik Indonesia selama enam periode pemilihan. Kenyataannya pemilu diarahkan pada kemenangan peserta tertentu yaitu Golongan Karya (Golkar) yang selalu mencolok sejak pemilu 1971-1997. dan Parkindo (kelompok partai politik yang bersifat nasionalis). dan Partai Islam Perti yang dilakukan pada tanggal 5 Januari 1973 (kelompok partai politik Islam) 2) Partai Demokrasi Indonesia (PDI). Partai Murba. Rancangan Undang-undang. Penyelenggaraan Pemilu yang teratur selama Orde Baru menimbulkan kesan bahwa demokrasi di Indonesia sudah tercipta. dan 1997. Sehingga pelaksanaannya kepartaian tidak lagi didasarkan pada ideologi tetapi atas persamaan program. 1982. IPKI.dilakukan penggabungan (fusi) sejumlah partai. yaitu: tahun 1971. yaitu : 1) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) merupakan fusi dari NU. Selain itu. dan Rahasia). dan usulan lainnya dari pemerintah selalu mendapat persetujuan dari MPR dan DPR tanpa catatan. Pemilihan Umum Selama masa Orde Baru telah berhasil melaksanakan pemilihan umum sebanyak enam kali yang diselenggarakan setiap lima tahun sekali. 1987. . PSII. 1992. Apalagi pemilu itu berlangsung secara tertib dan dijiwai oleh asas LUBER(Langsung. Parmusi. Penggabungan tersebut menghasilkan tiga kekuatan sosial-politik. Umum. Bebas.

6. Demikian pula dengan kebebasan pers yang merupakan salah satu factor penting dalam demokrastis. Pada tanggal 3 Juni 1966 akhirnya disepakati bahwa Indonesia harus kembali menjadi anggota PBB dan badan-badan internasional lainnya dalam rangka menjawab kepentingan nasional yang semakin mendesak. Mengadakan Penentuan Pendapat Rakyat (Perpera) di Irian Barat dengan disaksikan oleh wakil PBB pada tanggal 2 Agustus 1969. Mahasiswa yang sangat aktif berdemonstrasi kini tidak bebas lagi. 5. Keputusan untuk kembali ini dikarenakan Indonesia sadar bahwa ada banyak manfaat yang diperoleh Indonesia selama menjadi anggota PBB pada tahun 1950-1964. Pers yang terlalu memberitakan masalah sensitive atau masalah yang dianggap membahayakan keberlangsungan Orde Baru akan dibredel (dicabut izinnya). membungkan suara mahasiswa untuk mnyuarakan aspirasinya. Pendirian ASEAN(Association of South-East Asian Nations) Indonesia menjadi pemrakarsa didirikannya organisasi ASEAN pada tanggal 8 Agustus 1967. Indonesia secara resmi akhirnya kembali menjadi anggota PBB sejak tanggal 28 Desember 1966. Kembali menjadi anggota PBB Indonesia kembali menjadi anggota PBB dikarenakan adanya desakan dari komisi bidang pertahanan keamanan dan luar negeri DPR GR terhadap pemerintah Indonesia. Masih di bidang politik. Normalisasi Kehidupan Kampus (NKK) sejak tahun 1978.4. • Sosial ii . pemerintah Orde Baru sangat mengontrol kebebasan berpendapat menkipun dalam UUD menjamin hal ini.

TNI mengawasi dan mempengaruhiseluruh kehidupan sosial warga negaranya. 2. . Selain itu isi pementasan atau isi puisi harus dikontrol. • Kebudayaan Pemerintah Orde Baru mendefinisikan kebudayaan nasional sebagai puncak-puncak kebudayaan daerah. Langkah-langkah yang diambil Kabinet AMPERA mengacu pada Tap MPRS tersebut adalah sebagai berikut. maka hubungan sosial antarsesama warga bersifat steril terhadap politik. yakni program penyelamatan. Sementara karena masyarakat semakin lama semakin tidak memiliki keadaran politik. • Ekonomi Untuk menanggulangi keadaan ekonomi yang kacau sebagai peninggalan masa Demokrasi Terpimpin. Mengeluarkan Ketetapan MPRS No. serta program pembangunan. pemerintah menempuh cara : 1. Dengan struktur ini. Seniman tidak bisa seenaknya mengahasilkan karya seni. Karya seni yang membahayakan pancasila dan UUD akan dilarang. Demikian pula dengan pementasan drama atau teater. program stabilitas dan rehabilitasi. Semuanya harus ada izin tertulis dari aparat keamanan. Dengan demikian.Pemerintah Orde Baru memperluas kekuasaan mereka atas kehidupan sosial masyarakat melalui tentara.XXIII/MPRS/1966 tentang Pembaruan Kebijakan ekonomi. MPRS mengeluarkan garis program pembangunan. Tidak mengherankan TNI bisa menyusup ke dalam kelompokkelompok sosial untuk memastikan bahwa mereka tidak membahayakan Negara. keuangan dan pembangunan. kebudayaan daerah yang dianggap bertentangan atau membahayakan kebudayaan nasional akan dihapus atau dilarang. Pemerintah juga mengontrol kerja dan produksi kebudayaan. TNI memiliki struktur organisasi yang menempatkan mereka sampai ke desa-desa.

Diversifikasi Pertanian Usaha penganekaragaman jenis tanaman pada suatu lahan pertanian melalui sistem tumpang sari. Kebijakan modernisasi pertanian pada masa Orde baru dikenal dengan sebutan Revolusi Hijau. yaitu Memperluas lahan tanah yang dapat ditanami dengan pembukaan lahan-lahan baru 3. Rakyat hanya menjadi objek atau sasaran pembangunan. Ekstensifikasi Pertanian Ekstensifikasi pertanian. Pemberantasan Hama 2.1) Mendobrak kemacetan ekonomi dan memperbaiki sektorsektor yang menyebabkan kemacetan 2) Debirokratisasi untuk memperlancar kegiatan perekonomian. Upaya yang dilakukan pemerintah Indonesia untuk menggalakan revolusi hijau ditempuh dengan cara : 1. Mengadakan operasi pajak 2. 4. Revolusi Hijau merupakan perubahan cara bercocok tanam dari cara tradisional ke cara modern. Untuk memajukan perekonomian nasional. dan jagung yang mengakibatkan tingginya hasil panen komoditas tersebut. gandum. 3) Berorientasi pada kepentingan produsen kecil. padi. Masyarakat tidak pernah dilibatkan dalam perencanaan pembangunan. Untuk melaksanakan langkah-langkah penyelamatan tersebut maka ditempuh cara: 1. pemerintah terus memajukan pembangunan di berbagai sektor. Pemupukan d. 3. Membatasi kredit bank dan menghapuskan kredit impor. yang membahayakan kondisi lingkungan. Irigasi e. 4. serta menghapuskan subsidi bagi perusahaan negara. Seluruh perencanaan dan pembangunan ekonomi dilaksanakan sepenuhnya oleh pemerintah. Pemilihan Bibit Unggul b. Rehabilitasi Pertanian Merupakan usaha pemulihan produktivitas sumber daya pertanian yang kritis. Intensifikasi Pertanian Intensifikasi Pertanian di Indonesia dikenal dengan nama Panca Usaha Tani yang meliputi : a. termasuk sektor pertanian. Pengolahan Tanah yang baik c. serta daerah ii . Cara pemungutan pajak baru bagi pendapatan perorangan dan kekayaan dengan menghitung pajak sendiri dan menghitung pajak orang. Penghematan pengeluaran pemerintah (pengeluaran konsumtif dan rutin). Revolusi Hijau (Green Revolution) merupakan suatu revolusi produksi biji-bijian dari hasil penemuanpenemuan ilmiah berupa benih unggul baru dari berbagai varietas.

hanya 5 agama saja yang diperbolehkan hidup dan berkembang dikalangan masyarakat sedangkan agama-agama lain dilarang. • Agama Selama masa Orde Baru. keras. meningkatkan taraf hidup • Pertahanan dan keamanan Guna menciptakan stabilitas politik maka pemerintah menempatkan peran ganda bagi ABRI yaitu sebagai peran hankam dan sosial. jadi semua orang harus beragama. Pertimbangan pengangkatannya didasarkan pada fungsi stabilisator dan dinamisator. Sehingga peran ABRI dikenal dengan Dwifungsi ABRI.rawan dengan maksud untuk masyarakat di daerah tersebut. Tentara selama masa Orde Baru adalah sebagai alat kekuasaan bagi pemerintah Orde Baru. Orang yang tidak beragama pun dilarang. Peran ini dilandasi dengan adanya pemikiran bahwa TNI adalah tentara pejuang dan pejuang tentara. tetapi agamanya harus salah satu dari kelima agama yang diperbolehkan. Pemerintah juga mengawasi praktik-praktik keagamaan setiap agama. Kedudukan TNI dan Polri dalam pemerintahan adalah sama di lembaga MPR/DPR dan DPRD mereka mendapat jatah kursi dengan pengangkatan. Praktik keagamaan yang membahayakan keamanan atau bertentangan dengan pancasila dan UUD 1945 akan ditindak dengan . Peran dan kedudukan ABRI semacam tidak hanya mengukuhkan kekuatan pengaruh ABRI dalam penyelenggaraan Negara. tetapi juga mengamankan kekuasaan Orde Baru itu sendiri.

dan DPRD. Misalnya. Presiden Soeharto berjanji akan mereshuffle Kabinet Pembangunan VII menjadi Kabinet Reformasi. Akhirnya. UU Antimonopoli. Keadaan terus memburuk. Komite ii . Tuntutan utama kaum demonstran adalah perbaikan ekonomi dan reformasi total. Penyebab utama runtuhnya kekuasaan Orde Baru adalah adanya krisis moneter tahun 1997. Sejak tahun 1997 kondisi ekonomi Indonesia terus memburuk seiring dengan krisis keuangan yang melanda Asia. antara pusat dan daerah terjadi kesenjangan pembangunan karena sebagian besar kekayaan daerah disedot ke pusat. Pada saat itu terjadi peristiwa Trisakti. Kelemahan tersebut mencapai puncak pada tahun 1997–1998. Dalam perkembangannya. Untuk menjaga keamanan atau mengatasi kelompok separatis. Bahkan. UU Kepartaian. Pemerintah melarang kritik dan demonstrasi. muncul rasa tidak puas di berbagai daerah. Di luar Jawa terjadi kecemburuan sosial antara penduduk lokal dengan pendatang (transmigran) yang memperoleh tunjangan pemerintah. praktik korupsi. Kasus-kasus korupsi tidak pernah mendapat penyelesaian hukum secara adil. DPR. Orde Baru menyimpan beberapa kelemahan. Pemerintah mengedepankan pendekatan keamanan dalam bidang sosial dan politik. Jatuhnya Orde Baru Di balik kesuksesan pembangunan di depan. Selama masa pemerintahan Soeharto. Demonstrasi besar-besaran dilakukan di Jakarta pada tanggal 12 Mei 1998. Keempat mahasiswa yang gugur tersebut kemudian diberi gelar sebagai “Pahlawan Reformasi”. seperti di Aceh dan Papua. sementara kemiskinan rakyat terus meningkat. Pembangunan Indonesia berorientasi pada pertumbuhan ekonomi sehingga menyebabkan ketidakadilan dan kesenjangan sosial. Penghasilan yang tidak merata semakin memperparah kesenjangan sosial. Kebebasan pers dibatasi dan diwarnai pemberedelan koran maupun majalah. dan UU Antikorupsi. Selain itu juga akan membentuk Komite Reformasi yang bertugas menyelesaikan UU Pemilu. program ”Penembakan Misterius” (Petrus) atau Daerah Operasi Militer (DOM). kolusi. Empat mahasiswa tersebut adalah Elang Mulya Lesmana. Muncul demonstrasi yang digerakkan oleh mahasiswa. KKN semakin merajalela. Hery Hariyanto.C. UU Susduk MPR. Terjadinya ketimpangan sosial yang sangat mencolok menyebabkan munculnya kerusuhan sosial. dan Hafidhin Royan. dan nepotisme (KKN) tumbuh subur. yaitu me-ninggalnya empat mahasiswa Universitas Trisakti akibat bentrok dengan aparat keamanan. Menanggapi aksi reformasi tersebut. Oposisi diharamkan rezim Orde Baru. Hendriawan. pemerintah memakai kekerasan bersenjata.

189 – 198. SEJARAH 3 : untuk SMA/MA Kelas XII IPA.Reformasi belum bisa terbentuk karena 14 menteri menolak untuk diikutsertakan dalam Kabinet Reformasi. h.org/wiki/Orde_Baru Wismuliani. Peristiwa ini menandai berakhirnya kekuasaan Orde Baru dan dimulainya Orde Reformasi.com/2008/01/27/kronologi-kelengseransoeharto-mei-1998/ http://id. 2009. Adanya penolakan tersebut menyebabkan Presiden Soeharto mundur dari jabatannya. DAFTAR PUSTAKA http://rinahistory. IPS : untuk SMP dan MTs Kelas IX. 2007.org/mw/BSE:Berakhirnya_Masa_Orde_Baru_dan_L ahirnya_Reformasi_9.com/2008/11/indonesia-masa-orde-baru/ http://www. h. Jakarta : Pusat perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. 3 – 32.crayonpedia. Murkhan.friendster.2_%28BAB_13%29 http://kapasmerah.Galaxy Puspa Mega.J.wordpress.wikipedia. . Endar dkk. Jakarta : PT.blog. Akhirnya pada tanggal 21 Mei 1998 Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya sebagai presiden RI dan menyerahkan jabatannya kepada wakil presiden B. Habibie. Munawar dkk.

ii .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful