Unsur-unsur golongan IIIA dalam sistem periodik panjang terletak pada group 13.

Unsur-unsur golongan IIIA terdiri dari lima unsur yaitu Boron (B), Aluminium (Al), Galium (Ga), Indium (In) dan Talium (Tl). Pada umumnya unsur golongan IIIA merupakan unsur logam, kecuali unsur Boron yang merupakan unsur metalloid (mempunyai sifat diantara logam dan nonlogam)

I. Penjelasan singkat tentang unsur-unsur logam utama golongan IIIA A. Baron
Boron adalah unsur golongan IIIA dengan nomor atom lima. Warna dari unsur boron adalah hitam. Boron memiliki sifat diantara logam dan nonlogam (semimetalik). Boron lebih bersifat semikonduktor daripada sebuah konduktor logam lainnya. Secara kimia boron berbeda dengan unsur- unsur satu golongannya. Boron juga merupakan unsur metaloid dan banyak ditemukan dalam bijih borax. Ada dua alotrop boron; boron amorfus adalah serbuk coklat, tetapi boron metalik berwarna hitam. Bentuk metaliknya keras (9,3 dalam skala Moh) dan konduktor yang buruk dalam suhu kamar. Tidak pernah ditemukan bebas dalam alam. Ciri-ciri optik unsur ini termasuklah penghantaran cahaya inframerah. Pada suhu piawai boron adalah pengalir elektrik yang kurang baik, tetapi merupakan pengalir yang baik pada suhu yang tinggi. Boron merupakan unsur yang kurang elektron dan mempunyai p-orbital yang kosong. Ia bersifat elektrofilik. Sebagian boron sering berkelakuan seperti asam Lewis yaitu siap untuk terikat dengan bahan kaya elektron untuk memenuhi kecenderungan boron untuk mendapatkan elektron.

B. Aluminium
Aluminium murni adalah logam berwarna putih keperakan dengan banyak karakteristik yang diinginkan. Aluminium ringan, tidak beracun (sebagai logam), nonmagnetik dan tidak memercik. Aluminium sangat lunak dan kurang keras. Aluminium adalah logam aktif seperti yang ditunjukkan pada harga potensial reduksinya dan tidak ditemukan dalam bentuk unsur di alam. Aluminium adalah unsur ketiga terbanyak dalam kulit bumi, tetapi tidak ditemukan dalam bentuk unsur bebas. Walaupun senyawa aluminium ditemukan paling banyak di alam, selama bertahun-tahun tidak ditemukan cara yang ekonomis untuk memperoleh logam aluminium dari senyawanya.

Jika thalium berada di air maka akan terbentuk thalium hidroksida Unsur thalium dan senyawanya bersifat racun dan penanganannya harus hati-hati. Jika thalium berada di udara dalam jangka waktu yang lama maka akan terbentuk lapisan oksida pada thalium. Thalium adalah logam yang lembut dan berwarna kelabu dan lunak dan dapat dipotong dengan sebuah pisau. Indium ditemukan dalam bijih seng tertentu. Thalium dapat menyebabkan kanker. tetapi kurang dibanding dengan logam alkali dan logam alkali tanah. sangat lembut.C. Thalium termasuk logam miskin. sebuah logam miskin yang jarang dan lembut. E. Thalium kelihatannya seperti logam yang berkilauan tetapi ketika bersentuhan dengan udara. . Thallium Thalium adalah unsur kimia dengan simbol Tl dan mempunyai nomor atom 81. Terbentuk dalam jumlah sedikit di dalam bauksit dan bijih seng. titik leleh dan titik didihnya lebih rendah dibanding dengan logam transisi dan mereka lebih lunak). berwarna putih keperakan dan stabil di dalam udara dan air tetapi larut dalam asam. Logam indium dapat menyala dan terbakar. D. Indium termasuk dalam logam miskin ( logam miskin atau logam post-transisi adalah unsur logam dari blok p dari tabel periodik. Indium Indium adalah logam yang jarang ditemukan. Galium Galium adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Ga dan nomor atom 31. terjadi antara metalloid dan logam transisi. thalium dengan cepat memudar menjadi warna kelabu kebiru-biruan yang menyerupai timbal. galium merupakan benda padat yang mudah rapuh pada suhu rendah namun mencair lebih lambat di atas suhu kamar dan akan melebur ditangan.

.

600C) Titik Didih : 2345 K (20720C) Kalor peleburan : 3. Sifat Fisika Dari Unsur-Unsur Logam Utama Golongan IIIA a. Boron Titik Leleh : 2349 K (20760C) Titik Didih : 4200 K (39270C) Kalor peleburan : 5.91 K (29. Galium Titik Leleh : 302. Thalium Titik Leleh : 577 K (3040C) Titik Didih : 1746 K (14730C) Kalor peleburan : 4.14 kJ/mol -1 Kalor penguapan :165 kJ/mol -1 .71 kJ/mol -1 Kalor penguapan : 294.59 kJ/mol Kalor penguapan : 254 kJ/mol d.75. Indium Titik Leleh : 429. Aluminium Titik Leleh : 933.320C) Titik Didih : 2729 K (25190C) Kalor peleburan : 10.II.281 kJ/mol Kalor penguapan : 231.760C) Titik Didih : 2477 K (22040C) Kalor peleburan : 5.59 kJ/mol Kalor penguapan : 254 kJ/mol b.47 K (660.0 kJ/mol-1 c.47 K (156.8 kJ/mol e.

Hidroksida dapat disaring. b. B(OH)3. Cara Mendapatkan Unsur-Unsur Logam Utama Golongan IIIA. B2O3. . a. Pemurnian bauksit melalui proses Bayer menghasilkan konsentrasi ghalium pada larutan alkali dari sebuah aluminium. Elektrolisis ini dilakukan karena aluminium bersifat elektropositif. natrium silikat tinggal di dalam larutan sementara aluminium diendapkan sebagai aluminium hidroksida. dan zat pengotor lainnya. SiO2.2 H2O). zat-zat pengotor ini harus dipisahkan dari bauksit. Al2O3. Bauksit mengandung Fe2O3.III. Aluminium Aluminium adalah barang tambang yang didapat dalam skala besar sebagai bauksit (Al2O3. 2H2O). B2O3 + 3 Mg 2B + 3 MgO Akan tetapi hasil ini sering kali dicemari dengan logam borida (proses ini agak menakjubkan). Ini dilakukan dengan proses Bayer. Ghalium Ghalium biasanya adalah hasil dari proses pembuatan aluminium. Maka untuk dapat memisahkan aluminium murni dari bentuk senyawanya. Boron murni bisa diperoleh dengan menurunkan halogenida boron yang mudah menguap dengan hidrogen pada suhu tinggi. Oksidasi ini dapat dibuat melalui pemanasan asam borik. Ini dapat dibuat terus dengan reduksi oksidasi magnesium. Ini diperoleh dari Al2O3 melalui metode elektrolisis. Langkah selanjutnya adalah pembentukan aluminium murni. Ketika CO2 dialirkan terus menghasilkan larutan. Ini meliputi dengan penambahan larutan natrium hidroksida (NaOH) yang menghasilkan larutan natrium alumina dan natrium silikat. Galium murni membutuhkan sejumlah proses akhir lebih lanjut dengan zona penyaringan untuk membuat logam galium murni. Ini susah diperoleh dalam bentuk murni. c. dicuci dan dipanaskan membentuk alumina murni. yang diperoleh dari borax. Boron Sumber boron yang melimpah adalah borax (Na2B4O5 (OH)4.8 H2O) dan kernite (Na2B4O5 (OH)4. Besi merupakan sisa sampingan yang didapat dalam bentuk padatan. Elektrolisis menggunakan sebuah elektroda merkuri yang memberikan konsentrasi lebih lanjut dan elektrolisis lebih lanjut menggunakan katoda baja tahan karat dari hasil natrium gallat menghasilkan logam galium cair.

bilangan oksidasi boron sudah diberikan. yHidrida Istilah hidrida digunakan untuk mengindikasikan senyawa dengan jenis MxHy Diborane (6): B2H6 Decaborane (14): B10H14 Hexaborane (10): B6H10 Pentaborane (9): B5H9 Pentaborane (11): B5H11 . IV. Sumber utama thalium ditemukan pada tembaga.d. Logam thalium ditemukan pada mineral crookesite TlCu7Se4. Indium Indium biasanya tidak dibuat di dalam laboratorium. Tetapi umumnya dari senyawa boron yang terbentuk. timbal. Senyawa-Senyawa Dari Unsur-Unsur Logam Utama Golongan IIIA.7 mg/kg. bilangan oksidasinya adalah tiga ( 3 ). kebanyakan pada gabungan mineral potasium pada tanah liat. seng dan bijih sulfida lainnya. e. Boron Pada bagian ini kita akan membahas beberapa persenyawaan boron dengan halogen ( yang disebut sebagai halida). dengan oksigen (yang dikenal dengan oksida). tetapi bilangan oksidasi tersebut kurang berguna untuk unsur-unsur blok p khususnya. dengan hidrogen (yang dikenal dengan hidrida) dan beberapa senyawa boron lainnya. Logam indium dihasilkan melalui proses elektrolisis garam indium di dalam air. Indium adalah hasil dari pembentukan timbal dan seng. Untuk setiap senyawa. hutchinsonite TlPbAs5S9 dan lorandite TlAsS2. Proses lebih lanjut dibutuhkan untuk membuat aluminium murni dengan tujuan elektronik. Logam ini juga dapat ditemukan pada pyrite. a. tanah dan granit. Thalium Logam thalium diperoleh sebagai produk pada produksi asam belerang dengan pembakaran pyrite dan juga pada peleburan timbal dan bijih besi Walaupun logam thalium agak melimpah pada kulit bumi pada taksiran konsentrasi 0.

Aluminium yNitrida Aluminium Nitrida (AlN) dapat dibuat dari unsur-unsur pada suhu 8000 C. boron nitride berubah menjadi lebih padat. yAluminium Hidrida Aluminium hidrida (AlH3)n dapat dihasilkan dari trimetilaluminium dan kelebihan hydrogen.nitrat atau sulfat. Aluminium hidrida dapat juga dibuat dari reaksi aluminium klorida pada litium klorida pada larutan eter.Tetraborane (10): B4H10 yFlourida Senyawa ±senyawa boron yang terbentuk dengan flourida adalah sebagai berikut : Boron trifluoride: BF3 Diboron tetrafluoride: B2F4 yKlorida Boron trichloride: BCl3 Diboron tetrachloride: B2Cl4 yNitrida Ketika boron dipanaskan dengan unsur nitrogen. lebih keras ( kekerasannya mendekati intan). Ini dibakar secara meledak pada udara. Nitrida juga berperan sebagai penghambat elektrik tetapi mengalirkan haba (kalor) seperti logam. Unsur ini juga mempunyai sifat pelincir sama seperti grafit. b. Pada tekanan tinggi. Beberapa alasan yang menarik tentang boron nitrida adalah kemiripan strukturnya dengan grafit. hasilnya adalah senyawa putih padatan dengan bentuk empiris BN yang disebut dengan nama boron nitrida. yAluminium oksida Aluminium oksida (Al2O3) dapat dibuat dengan pembakaran oksigen atau pemanasan hidroksida. . Itu dihidrolisis dengan air membentuk ammonia dan aluminium hidroksida. tetapi tidak dapat diisolasi bebas dari pelarut.

Tl. yPada unsur halogen .Galium (III) flourida : GaF3 yGalium (II) selenida yGalium (II) sulfida yGalium (III) selenida yGalium (III) arsenida yGalium (II) tellurida yGalium (III) tellurida d.Indium (I) Bromida . Semua senyawa indium seharusnya dipandang sebagai racun.Galium triklorida : GaCl3 . ginjal dan jantung. Galium yPada unsur halogen membentuk : .aluminium iodida : AlI3 . Tl2Br4 ySenyawa thalium pada iodida : TlI.aluminium flourida : AlF3 c.Galium (III) iodida : GaI3 .Cl2.Cl3 ySenyawa thalium pada bromida : TlBr.Indium (III) Bromida .Galium (III) bromida GaBr3: . Senyawa ±senyawa indium dapat merusak hati. Thalium ySenyawa thalium pada flourida : TlF.Indium (III) Klorida .yPada unsur halogen . ySenyawa thalium pada klorida : TlCl.Indium (III) Flourida yIndium (III) Sulfat yIndium (III) Phosfida yIndium (III) Nitrida yIndium (III) Oksida yIndium (III) Sulfida yIndium (III) Selenida e. TlF3. TlI3 . Tl. Indium Senyawa ±senyawa indium jarang ditemukan oleh manusia.

bromine (Br2). Pada temperatur tinggi. B2O3. Boron yReaksi boron dengan udara Kemampuan boron bereaksi dengan udara bergantung pada kekristalan sampel tersebut. dan kemurniannya. ukuran partikel. Reaksi-Reaksi Dari Unsur-Unsur Logam Utama Golongan IIIA.ySenyawa thalium pada oksida : Tl2O. membentuk trihalida menjadi boron (III) flourida. a. 4B + 3O2 (g) yReaksi boron dengan air Boron tidak bereaksi dengan air pada kondisi normal yReaksi boron dengan halogen Boron bereaksi dengan hebat pada unsur ±unsur halogen seperti flourin (F2). Tl2O3 ySenyawa thalium pada sulfida : Tl2S ySenyawa thalium pada selenida : Tl2Se V. 2 BF3 2 BCl3 2 BBr3 2 B 2O3 . 2B (s) + 3F2 (g) 2B (s) + 3Cl2 (g) 2B (s) + 3Br2 (g) yReaksi boron dengan asam Kristal boron tidak bereaksi dengan pemanasan asam hidroklorida (HCl) atau pemanasan asam hidroflourida (HF). klorin (Cl2). Boron tidak bereaksi dengan udara pada suhu kamar. boron (III) klorida. boron terbakar membentuk boron (III) Oksida. Boron dalam bentuk serbuk mengoksidasi dengan lambat ketika ditambahkan dengan asam nitrat. suhu. boron (III) bromida.

(aq) + 3H2 (g) 2 Al2I6 (s) 2 Al2 Cl3 2 Al2 Br6 2 Al2O3 . membentuk aluminium (III) oksida Al2O3. aluminium tidak bereaksi dengan udara. logam aluminium bereaksi untuk menyerang (bertahan). 2Al (s) + 3H2SO4 (aq) 2Al (s) + 6HCl (aq) 2Al 3+ (aq) + 2SO4 2. Permukaan logam aluminium dilapisi dengan lapisan oksida yang membantunya melindungi logam agar tahan terhadap udara. klorin (Cl2).b. 4Al (s) + 3O2 (l ) yReaksi aluminium dengan air Aluminium adalah logam berwarna putih keperakan. yReaksi aluminium dengan halogen Aluminium bereaksi dengan hebat pada unsur ±unsur halogen seperti iodin (I2). aluminium (III) klorida. Hal serupa juga terjadi pada reaksi aluminium dengan air.(aq) + 3H2 (g) 2Al 3+ (aq) + 6Cl. 2Al (s) + 3I2 (l) 2Al (s) + 3Cl2 (l) 2Al (s) + 3Br2 (l) yReaksi aluminium dengan asam Logam aluminium larut dengan asam sulfur membentuk larutan yang mengandung ion Al (III) bersama dengan gas hydrogen. membentuk aluminium halida menjadi aluminium (III) iodida. Jika lapisan oksida rusak. Aluminium akan terbakar dalam oksigen dengan nyala api. Jadi. Permukaan logam aluminium dilapisi dengan lapisan oksida yang membantunya melindungi logam agar tahan terhadap udara. aluminium (III) bromida. Aluminium yReaksi aluminium dengan udara Aluminium adalah logam berwarna putih keperakan. bromine (Br2).

Galium yReaksi galium dengan asam Ga2O3 + 6 H+ Ga (OH)3 + 3 H+ yReaksi galium dengan basa Ga2O3 + 2 OHGa (OH)3 + OH2 Ga(OH)4Ga(OH)42 Ga3+ + 3 H2O Ga3+ + 3 H2O d. Indium yReaksi indium dengan udara In3+ + O2 In2O3 yReaksi indium dengan asam Indium bereaksi dengan HNO3 15 M In3+ + 3HNO3 In(NO3)3 + 3H+ Indium juga bereaksi dengan HCl 6M In3+ + 3HCl InCl3 + 3H+ e. Thalium yReaksi talium dengan udara Potongan logam thalium yang segar akan memudar dengan lambat memberikan lapisan oksida kelabu yang melindungi sisa logam dari pengokdasian lebih lanjut.+ 3H2 (g) c. 2 Tl (s) + O2 (g) Tl2O .yReaksi aluminium dengan basa Aluminium larut dengan natrium hidroksida. 2Al (s) + 2 NaOH (aq) + 6 H2O 2Na+(aq) + 2 [Al (OH)4].

yAsam Borik belum lama ini digunakan sebagai racun serangga. klorin (Cl2). yAsam ortoborik (H3BO3) atau asam Borik yang digunakan dalam penghasilan textil kaca gentian dan paparan panel rata. thalium (III) klorida. dan thalium (III) bromida.yReaksi thalium dengan air Thalium kelihatannya tidak bereaksi dengan air. 2 TiF3 (s) 2 TiCl3 (s) 2 TiBr3 (s) 2 TlOH (aq) + H2 (g) VI. a. 5H2O) yang digunakan dalam menghasilkan kaca gentian penebat dan peluntur natrium perborat. Semua senyawa ini bersifat racun. Logam thalium memudar dengan lambat dalam air basah atau larut dalam air menghasilkan racun thalium (I) hidroksida 2 Tl (s) + 2H2O (l) yReaksi thalium dengan halogen Logam thalium bereaksi dengan hebat dengan unsur-unsur halogen seperti flourin (F2). 10H2O) atau yang dikenal dengan nama boras digunakan dalam penghasilan pelekat. Kegunaan unsur boron yNatrium tetraborat pentaidrat (Na2B4O7. dan bromin (Br2) membentuk thalium (III) flourida. . 2 Tl (s) + 3 F2 (g) 2 Tl (s) + 3 Cl2 (g) 2 Tl (s) + 3 Br2 (g) yReaksi thalium dengan asam Thalium larut dengan lambat pada asam sulfat atau asam klorida (HCl) karena racun garam talium yang dihasilkan tidak larut. terutamannya menentang semut atau lipas. yNatrium tetraborat dekahidrat (Na2B4O7. Kegunaan Unsur-Unsur Logam Utama Golongan III A.

foil) yBidang konstruksi ( jendela. yFilamen boron adalah bahan berkekuatan tinggi dan ringan yang biasanya digunakan dalam struktur aeroangkasa maju sebagai componen bahan komposit. pesawat terbang. sepeda. yGalium juga digunakan pada beberapa termometer bertemperatur tinggi. yBoron-10 juga digunakan untuk membantu dalam pengawalan reactor nuklir. maka galium dapat digunakan untuk menciptakan cermin yang cemerlang. rel kereta api. Kegunaan unsur aluminium yAluminium digunakan pada otomobil. Kegunaan unsur galium yKarena galium membasahi gelas dan porselin. c. yBoron-11 yang dipatenkan (boron susut) digunakan dalam pembuatan kaca borosilikat dalam bidang elektronik pengerasan sinaran. . yNatrium borohidrida (NaBH4) ialah agen penurun kimia yang popular digunakan untuk menurunkan aldehid dan keton menjadi alcohol. sejenis pelindung daripada sinaran dan dalam pengesanan neutron. kapal laut. yGalium arsenida digunakan sebagai semikonduktor terutama dalam dioda pemancar cahaya. dll) yPada perlengkapan memasak yAluminium digunakan pada produksi jam tangan karena aluminium memberikan daya tahan dan menahan pemudaran dan korosi. yPengemasan (kaleng. pintu.ySebagian boron digunakan secara meluas dalam síntesis organik dalam pembuatan kaca borosilikat dan borofosfosilikat. yGalium dengan mudah bercampur dengan kebanyakan logam dan digunakan sebagai komponen dalam campuran peleburan yang rendah. Plutonium digunakan pada senjata nuklir yang dioperasikan dengan campuran dengan galium untuk menstabilisasikan allotrop plutonium. b. truck.

d. 113 In dan 115 In digunakan untuk menghilangkan e. InGaP yang dibuat oleh MOVPE (Metalorganic Vapor Phase Epitaxy) teknologi. yThalium juga digunakan pada pendeteksi inframerah. reaksi (n. thalium triasetat adalah reagen yang berguna pada sintesis organic yang menunjukkan perbedaan perubahan bentuk pada senyawa aromatik. Kegunaan unsur thalium yDigunakan sebagai bahan semikonduktor pada selenium yDigunakan sebagai dopant ( meningkatkan) kristal natrium iodida pada peralatan deteksi radiasi gamma seperti pada kilauan alat pendeteksi barang pada mesin hitung di supermarket. yIndium digunakan untuk mendorong germanium untuk membuat transistor. yDalam energi nuklir. yIndium dalam jumlah kecil digunakan pada peralatan yang berhubungan dengan gigi. yJika thalium digabungkan dengan belerang. thalium digunakan pada produksi gelas dengan kepadatan yang tinggi yang memiliki titik lebur yang rendah dengan jarak 125 dan 1500 C. yRadioaktif thalium-201 (waktu paruh 73 jam) digunakan untuk kegunaan diagnosa pada pengobatan inti. Kegunaan unsur indium yIndium digunakan untuk membuat komponen elektronik lainnya thermistor dan fotokonduktor yIndium dapat digunakan untuk membuat cermin yang memantul seperti cermin perak dan tidak cepat pudar. selenium dan arsen. yThalium digunakan pada elektroda dan larut pada penganalisaan oksigen. tetapi penggunaannya dilarang oleh banyak negara. Garam-garam Thalium (III) seperti thalium trinitrat.n¶) dari jarak fluks neutron. yThalium adalah racun dan digunakan pada racun tikus dan insektisida. yIndium digunakan pada LED (Light Emitting Diode) dan laser dioda berdasarkan senyawa semikonduktor seperti InGaN. keton dan yang lain .

air. galium (Ga). Unsur-unsur dari logam utama golongan III A di alam tidak ditemukan dalam bentuk unsur melainkan dalam bentuk senyawanya. Unsur-unsur dari logam utama golongan III A dan senyawanya memiliki kegunaan masing-masing dalam kehidupan sehari-hari dan dalam industri. asam. 4. Unsur-unsur dari logam utama golongan III A adalah : boron ( B). indium ( In). Oleh karena itu. thalium (Tl). diperlukan beberapa proses yang digunakan untuk dapat mengisolasi unsur tersebut dari senyawanya. Unsur-unsur dari logam utama golongan III A umumnya dapat bereaksi dengan udara. 2. unsur-unsur halogen membentuk senyawa. 3. .Kesimpulan 1. aluminium (Al).

TUGAS KIMIA SISTEM PERIODIK GOLONGAN III A Oleh : AMANDA NAZIRA (05) ANIS VERDIYANTI (06) KELAS XII IPA 3 SMA NEGERI I JOMBANG 2011/2012 .