P. 1
pers

pers

|Views: 993|Likes:
Published by Fiqqi Khairul Arif

More info:

Published by: Fiqqi Khairul Arif on Feb 23, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/15/2013

pdf

text

original

1. Pengertian Pers berasal dari bahasa Belanda, yang artinya menekan atau mengepres.

Sedangkan press dari bahasa Inggris dan Amerika. Pers dan press mempunyai arti yang sama yakni menekan atau mengepres. Naskah atau berita yang dimuat di surat kabar atau majalah diartikan sebagai masuk dalam pers. Kata pers atau press berasal dari cara kerja percetakan pada jaman dahulu. Menurut Simorangkir arti pers adalah : a. pers dalam arti sempit, hanya terbatas pada media cetak b. pers dalam arti luas, bukan saja menyangkut media cetak tetapi juga media elektronik 2. Fungsi dan Peranan Pers Secara umum fungsi pers adalah sebagai berikut : a. Memberi informasi, dengan membaca surat kabar, majalah, tabloid, melihat TV atau mendengarkan radio masyarakat dapat memperoleh berbagai informasi yang beraneka ragam, baik dari dalam maupun dari luar negeri. b. Mendidik, tulisan yang dimuat pers dapat mendidik masyarakat atau pembacanya dalam kehidupan masyarakat, bangsa dan negara. c. Memberi control, pers dapat melaksanakan atau memberikan control social dan menyampaikan berbagai kritik yang konstruktif dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Karena besarnya pengaruh pers dalam mempengaruhi opini public dapat dikatakan pers merupakan kekuatan atau pilar ke empat dalam system demokrasi yang patut diperhitungkan setelah legislative, eksekutif, dan yudikatif. d. Menghubungkan atau menjebatani, sebagai penghubung/jembatan antara masyarakat dan pemerintah atau sebaliknya, lebih-lebih bila melalui jalur kelembagaan tidak tersalurkan. e. Memberi hiburan, bukan hal-hal yang lucu saja tetapi dalam arti yang lebih luas lagi, seperti memberi rasa puas, menyenangkan, dan membanggakan. g. Sebagai lembaga ekonomi. Menurut UU No. 40 Tahun 1999 tentang pers, pasal 6 bahwa peranan pers nasional adalah : a. memenuhi hak masyarakat untuk mengetahui b. menegakkan demokrasi, supremasi hukum, dan HAM serta menghormati kebhinnekaan c. mengembangkan pendapat umum berdasarkan informasi yang tepat, akurat, dan benar d. melakukan pengawasan, kritik, koreksi, dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum e. memperjuangkan keadilan dan kebenaran.

Pers dalam Masyarakat Indonesia yang Demokratis a. Beritanya mencerminkan nilai-nilai komunisme. menghargai nilai-nilai kemanusiaan 4. Ciri-ciri masyarakat demokratis : a. Ciri-ciri pemerintahan negara yang menganut rule of law : a. b. masa jabatan pemegang pemerintahan dibatasi oleh periode tertentu Pers dalam menyampaikan informasi tidak akan dilakukan secara vulgar dan sebebasbebasnya. dan RRC. DPR yang representative. Kebebasan pers tidak ada. adanya pendidikan kewarganegaraan (civics education ) e. oleh. Cekoslovakia. Sistem Pers Liberalis . melindungi atau menjamin hak asasi warga negara b. Bulgaria. suaranya akan didengar dan diketahui oleh masyarakat melalui pers. terutama sebelum runtuhnya Uni Soviet.3. Jadi dalam sistem ini pers relatif bersifat otoriter. Contoh pemberitaan nama tersangka ditulis inisialnya saja. Masyarakat Demokrasi Secara umum demokratis bermakna bahwa segala sesuatu dalam masyarakat itu dilakukan dari. tetapi dengan memperhatikan asas kelaziman informasi. korban atau pelaku kejahatan ditampilkan dalam bentuk agak dikaburkan atau tertutup matanya. mempunyai perwakilan rakyat yang representative c. kontrol sosial sangat kecil sekali. yaitu asas praduga tak bersalah dalam berita kasus pidana. Di sini pers berfungsi sebagai sarana propaganda dan alat perjuangan faham komunis. anggota DPR dipilih oleh rakyat melalui pemilu yang demokratis d. Sistem Pers Komunis Sistem ini berlaku di Eropa Timur. tidak mudah terprovokasi d. dan untuk semua anggotanya. Semua itu dalam rangka jaminan perlindungan terhadap hak asasi manusia. Semua dilakukan berdasarkan aturan hukum yang disepakati. artinya yg benar-benar mencerminkan sebagai wakil rakyat. memiliki sikap tenggang rasa dalam kebersamaan e. sikap hidup warganya terbuka b. kritis terhadap informasi c. seperti Rusia. Pers dikelola dan dimodali oleh pemerintah atas nama negara.

pasal 4 Kode Etik Jurnalistik disebutkan bahwa setiap pemberitaan yang ternyata tidak benar harus dicabut atau diralat. Pihak redaksi tidak bersedia memberitahukannya. Pemodal pers bisa dari pemerintah atau swasta. hak tolak disebut juga hak ingkar wartawan. c. Keberadaan pers di negara kapitalis berfungsi mendukung kelangsungan hidup idiologi kapitalis tsb. 3) Hak Tolak. namun dalam sistem pers terdapat perbedaan. alamat atau identitas lainnya dari orang yang menjadi sumber informasinya. juga undang-undang pers dan peraturan hukum lainnya. Kewajiban dan tanggung jawab pers tercantum dalam kode etik jurnalistik dan kode etik wartawan Indonesia. hak jawab adalah hak yang dimiliki oleh seseorang atau badan hukum yang merasa dirugikan oleh tulisan pada sebuah atau beberapa penerbitan. Individualisme dijunjung tinggi. demikian pula pers. biasanya yang bersangkutan penasaran ingin tahu sumber berita itu dan siapa yang membocorkan informasi itu melalui media massa. Kemudian orang yng merasa dirugikan tadi menghubungi media massa yang memuat berita itu untuk mengetahui sumber beritanya. Pers berfungsi sebagai media bisnis dan strategis. Contoh sistem pers Amerika Serikat. hal ini memunculkan kebebasan mengembangkan usaha sendiri/swasta. Perkembangan Pers di Indonesia . Inggris. dan yang lemah akan kalah dan mati. dan pihak yang dirugikan wajib diberi kesempatan untuk menjawab atau memperbaiki pemberitaan yang dimaksud. atau dari keduanya. pers butuh pembaca sebagai sumber pemasukan baik dari iklan maupun pemasaran. Hak tolak juga dimiliki oleh profesi lainnya seperti dokter. Kontrol sosial benarbenar berlaku bebas. 2) Hak Jawab atas Suatu Berita. Di sini pers diselenggarakan pihak swasta pemilik modal sehingga pemerintah sulit mengontrol pers. seperti nama. Tentang hak jawab. maupun pemerintah. sehingga mampu bersaing secara bebas ( free fight liberalism ). Sistem Pers Bertanggung jawab Sistem pers ini didasarkan pada suatu kenyataan bahwa manusia adalah mahluk sosial dan bahwa setiap manusia melekat pada dirinya hak asasi yang tidak bisa dilaksanakan dengan mutlak. rohaniwan. Hak tolak tidak berlaku dalam kaitannya dengan hal-hal yang membahayakan kepentingan negara. d. Sistem ini berlaku di Australia. 1) Pers dan Masyarakat Saling Membutuhkan. seperti kritik-kritik tajam baik ditujukan kepada perseorangan.Hak kebebasan pers benar-benar dijamin keberadaannya selaras dengan paham liberalisme. Dalam bidang usaha/ekonomi berlaku homo homini lupus yakni yang kuat dapat bertahan hidup. Hak tolak jika ada orang merasa dirugikan oleh pemberitaan media massa. karena wartawan mempunyai kewajiban menyimpan rahasia. Hak jawab ini ditujukan kepada media yang merugikan seseorang agar memuat bantahan dari mereka yang dirugikan. dan notaris ( pasal 120 / 2 KUHP ) ´Dapat menolak untuk memberikan keterangan yang diminta´ 5. lembaga. dsb. Sistem Pers Kapitalis Perkembangan kapitalisme tidak dapat dipisahkan dengan liberalisme. jabatan. masyarakat butuh informasi dan juga penyebaran informasi. tulisannya bahkan kadang-kadang berbeda dengan kepentingan masyarakat atau pemerintah.

kemudian Sin Po (1910). Sesudah itu surat kabar nasional yang memuat teks proklamasi adalah ´Tjahaja´ (Bandung).Pada tanggal 7 Agustus 1774 terbit surat kabar pertama ´Bataviasche Novelles en Politique Raisonemnetan´. Sistem Pers Pancasila adalah sistem yang bebas dan bertanggung jawab (kebebasan yang disertai pertanggungjawaban sosial) Fungsi dan peran pers di negara Pancasila : a. dan ´Soeara Asia´(Surabaya). Koran pertama yang menyiarkan teks Proklamasi Kemerdekaan dan Maklumat Komite Nasional Indonesia adalah ´Soeara Asia´ (18 Agustus 1945). Slompet Melajoe. Tahun 1956 ± 1960 dianut sistem pers otoriter dengan demokrasi terpimpin c. Pada tanggal 22 Agustus 1945 semua surat kabar nasional memberitakan pengumuman resmi penguasa militer Jepang di Indonesia mengenai penyerahan kekuasaan secara resmi dari tangan Jepang. ´Asia Raya´(Jakarta). Tahun 1960 ± 1965 dianut sistem pers quasi komunisme markisme dalam pemerintahan Dalam masa pemerintahan Orde Baru berlaku sistem pers : a. Tahun 1967 ± 1975 dianut sistem pers Indonesia yang bebas (hanya 8 tahun) b. Berita ini oleh Jepang diperintahkan dicabut tetapi redaksinya membangkang dan akhirnya berita itulah yg menggelorakan semangat kemerdekaan di tanah air. ´Asia Baroe´ (Semarang). Sejalan dengan perkembangan politik dan letatanegaraan Indonesia. Muncul beberapa surat kabar berbahasa Melayu. Tahun 1945 ± 1956 dianut sistem pers liberal dengan demokrasi liberal b. sebagai media penyampai informasi yang efektif . Sistem pers yang ideal adalah yang didasarkan pada sistem idiologi dan kultur kebudayaan sendiri. Surat kabar Tionghoa pertama kali muncul adalah Li Po (1901). dan Medan Prijaji (1907). Bintang Soerabaja (1861). yaitu Pancasila. Tahun 1975 ± 1997 dianut sistem pers otoriter (terjadi pemusatan politik ) Di masa Reformasi (pasca orde baru) : pers mengalami kebebasan kehidupan politik diwarnai multi partai seperti halnya dalam demokrasi liberal sistem perijinan dicabut sehingga semua orang berhak menerbitkan media massa bahkan pada masa Gusdur departemen penerangan dihapus dengan alasan pers harus melaksanakan swakelola karena pers merupakan milik publik sehingga publiklah yang mengatur pers itu sendiri. dunia pers kita mengalami berbagai sistem : a.

norma yang berlaku khusus di warga negara (hukum yang kalangan profesi tertentu bersifat publik) Diputuskan oleh pranata (organisasi Dibuat oleh organ negara yang profesi) yang bersangkutan sesuai diberi wewenang sesuai prosedur aturan organisasi. Kode etik adalah norma yang berlaku dan disepakati dalam suatu profesi tertentu. enak dibaca oleh semua pihak. disahkan. sarana komunikasi dan penyampai informasi yang bertanggung jawab Berita yang ideal ialah : 1. adil dan jujur 3) mengetahui perbedaan kehidupan pribadi dan kepentingan umum 4) mengetahui teknis penulisan yang tidak melanggar asas praduga tak bersalah serta . Asas-asas Kode Etik Jurnalistik PWI a. 2 Daya jangkauan 3 Prosedur pembuatannya 7. bahkan konflik sosial 3. serta dikeluarkan dan dipaksakan berlakunya oleh negara. tidak memfitnah 2) berimbang. pengelola pers juga membutuhkan profesionalisme.b. 6. tidak didramatisasi sehingga dapat menyusahkan sumber berita. yang telah ditetapkan. Kode Etik Jurnalistik dan Asas-asasnya Etika dan hukum belum otomatis menjamin terwujudnya pers yang tanpa cela. Kode Etik Jurnalistik PWI ialah suatu kode etik profesi wartawan Indonesia yang harus dipatuhi. Perbedaan Kode Etik dan hukum : No 1 Aspek Sanksi bagi pelanggarnya Kode etik Hukum Mengatur tanpa disertai sanksi yang Mengatur dan mempunyai sanksi konkret bagi pelanggarnya (sanksi konkret dan tegas dan diatur bersumber dari nurani pelaku dalam UU (hukuman fisik) pelanggaran) Terbatas pada kalangan tertentu Berlaku dan mengikat semua saja. bersumber pada fakta yang benar dan disusun secara wajar 2. asas profesionalistas 1) tidak memutarbalikkan fakta. kesimpangsiuran. beritanya obyektif. Hukum ialah seperangkat aturan yang dibuat. mengikat secara hukum kepada semua warga negara dan dikenai sanksi bagi pelanggarnya.

asas demokrasi 1.tidak merugikan korban kesusilaan 5) mengetahui kredibilitas nara sumber 6) sopan dan terhormat dalam mencari berita 7) tidak melakukan plagiat 8) meneliti semua kebenaran bahan berita terlebih dahulu 9) tanggung jawab moral besar ( mencabut sendiri berita yang salah walaupun tanpa ada permintaan. harus jujur dan berimbang d. prioritas kepentingan umum. dalam pemberitaannya tidak boleh melecehkan agama 2. mendahulukan kepentingan nasional 2. publikasi reklame dengan maksud memperkenalkan / memberitahukan sesuatu melalui media massa ( pers ) b. bermanfaat. b. harus cover both side 3. dan keyakinan agama lain 3. menghormati agama. kepercayaan. Kode Etik Periklanan a. memperhatikan persatuan dan kesatuan bangsa c. asas religius 1. bermoral c. harus melindungi hak dan kehormatan publik . mengabdi untuk kepentingan bangsa dan negara 4. harus bersifat membangun. pers dapat berisi promosi tetapi pers tidak boleh menjadi alat propaganda 2. asas nasionalisme 1. memperhatikan keselamatan keamanan bangsa 5. beriman dan bertakwa 8. pers bebas mengkritik pemerintah sepanjang hal itu untuk kepentingan nasional 3.

rakyat . menyesatkan. Pembuatan Undang-undang Pers Setiap undang-undang bertujuan mengatur hal-hal yang dapat menimbulkan konflik kepentingan. 1. menipu. dan merugikan baik secara moral maupun umum 2) melanggar hukum 3) merusak pergaulan. Upaya Pembinaan Pers yang Bebas dan Bertanggung jawab Pers dipegang/dikuasai pemerintah cenderung membela kepentingan penguasa dan melanggar hak asasi manusia warga negaranya. Pers bebas tak terkendali mengarah terbentuknya pers liberal dan menimbulkan pelanggaran hak asasi manusia (persaingan bebas) Oleh karena itu di Indonesia ada upaya-upaya dan pembatasan-pembatasan untuk mengendalikan agar pers tidak terlalu bebas atau kebebasan yang berlebihan.d. mencabut iklan-iklan dengan alamat palsu dengan itikad tidak baik e. diutamakan iklan yang mengabdi kepada kepentingan umum 4. dijamin tidak bocor sebelum dimuat 3. Dalam dunia pers pihak-pihak yang berkepentingan adalah pemerintah. antara lain dengan cara : a. perusahaan pers mengenal adanya biro iklan dan kolportir 2. harus jelas ditandai dengan kata-kata ´Ini adalah iklan´ f. pemasangan iklan harus dengan persetujuan pemasang iklan ybs. dan martabat seseorang 4) merusak kepentingan nasional 5) bertentangan dengan kode-kode profesi golongan lain 6) iklan politik yang destruktif 2. pengawasan penataan iklan dilakukan oleh dewan kehormatan SPS . 1. iklan ditolak atau dibatalkan karena : 1) tidak jujur. diwajibkan meralat kembali iklan yang salah pasang 5. pers berhak menolak iklan yang menyalahi penerbitan pers dan kode etik periklanan ini g. kepribadian. h. dan kolportir oleh satu atau lebih perusahaan surat kabar i. 9. biro iklan harus mendapat pengakuan dari organisasi pers ybs.

Pers yang tidak mengindahkan dua hal tersebut akan langsung berhadapan dengan masyarakat di negara hukum yang demokratis ini. dan UU No.40 th 1999 tentang Pers. Dengan UU No.delik penyebar kebencian . Pers di Indonesia adalah pers yang bebas dan bertanggung jawab (free and responsible press). d. santun.(warga masyarakat). bebas. Pers yang tidak sejalan dengan kesadaran tersebut akan semakin ditinggalkan masyarakat pembacanya. Memfungsikan Dewan Pers sebagai Pembina Pers Nasional Dewan Pers mempunyai tugas dan tanggung jawab membina kehidupan pers yang bebas dan bertanggung jawab serta kemajuan pers Indonesia. Dampak Penyalahgunaan Kebebasan Media Massa Contoh bentuk penyalahgunaan tsb : 1) penyiaran berita/informasi yang tidak memenuhi kode etik jurnalistik 2) peradilan oleh pers (trial by press) 3) membentuk opini yang menyesatkan 4) bentuk tulisan/siaran bebas yang bersifat provokatif 5) pelanggaran terhadap ketentuan UU Hukum Pidana . Pada masa reformasi.32 th 2002 tantang Penyiaran. dan bertanggung jawab. pada masa orde baru. sehingga dukungan terhadap penegakan supremasi hukum dan kepercayaan pada pemerintah semakin kuat. 10. termasuk dalam kaitannya dengan kehidupan pers akan sangat membantu perkembangan pers yang sehat. pada awalnya ada kebebasan pers tetapi lama-lama mengarah kepada pers yang dikuasai pemerintah. dan menarik menjadi kebutuhan masyarakat yang semakin maju dan berperadaban.delik penghinaan presiden dan wakil presiden . pers mengalami perubahan yang mendasar dalam wujud deregulasi menuju kebebasan pers sebagai salah satu pilar utama demokrasi. dan kode etik dijadikan acuan dalam kerja pers dan kewartawanan.delik penghinaan agama . Pada masa orde lama pers dikuasai pemerintah. b. Penegakan Supremasi Hukum Pemberdayaan masyarakat untuk memahami hukum dan hak asasi manusia dinilai sangat penting. c. Profesionalisme wartawan ditingkatkan. dan para pengelola pers. Informasi yang benar. Sosialisasi dan Peningkatan Kesadaran Rakyat akan Hak-hak Asasi Manusia. kini keberadaan pers semakin terjamin.

hal itu tidak cukup berpengaruh untuk mengubah nama baik seseorang yang telah tercemar. Berikan penjelasanmu mengapa pers di Indonesia mengikuti asas bebas dan bertanggung jawab sosial ? . Masyarakat tdk mendapatkan informasi yang seimbang. Terkadang walaupun informasi itu sudah diralat. b. Masyarakat.delik kesusilaan/pornografi 6) iklan yang menipu 11. selanjutnya akan menyulitkan bangsa kita di forum internasional. Akhirnya minat kerja sama juga menurun. Berikan lima perbedaan antara pers liberalis dengan pers komunis ! 4. Lebih parah rakyat menjadi terabaikan kesejahteraannya dan kurang terpenuhi kebutuhan pokok rakyat Tugas : 1. Mengapa pers pada masa penjajahan Belanda dan Jepang kurang berkembang ? Alasannya? 7. c. Deskripsikan fungsi dan peranan pers dalam masayakat Indonesia ! 2. terlebih jika tulisan itu tidak berdasarkan fakta yang benar. Dampak Penyalahgunaan Kebebasan Media Massa bagi Pribadi. Bagi Kepentingan Masyarakat Masyarakat dapat tertipu karena mendapat informasi yang gak benar dan terpengaruh walaupun informasi itu gak benar karena hal itu diinformasikan secara besar-besaran dan berulang-ulang. Bagi Kepentingan Bangsa dan Negara Pengungkapan kritik terhadap pemerintah atau lembaga negara dilakukan dengan sangat tajam melebihi kewajaran tentu akan merugikan bangsa dan negara. 2) Kepercayaan Luar Negeri luntur. Bangsa. Hal semacam ini akan menimbulkan dampak seperti berikut : 1) Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah berkurang karena tidak percaya terhadap pemerintah. Deskripsikan bagaimana sistem pers di Indonesia sesudah era reformasi saat ini ! 6. Bagi Kepentingan Pribadi Nama baik seseorang bisa dirugikan dengan adanya penyalahgunaan kebebasan berpendapat dan penyampaian informasi.. Apakah sanksi bagi wartawan yang salah menulis dalam pemberitaan ? Apa alasannya ! 5. dan Negara a. Akhirnya sikap dan partisipasi masyarakat akan menurun. Sistem pers manakah yang pernah berlaku di Indonesia? Diskripsikan jawabanmu ! 3.

9 Th 1998 ! 10. Deskripsikan lima alasan mengapa penulisan berita di media massa harus mengindahkan kode etik jurnalistik ! . Deskripsikan kondisi pers di masa orde baru dan di masa reformasi ! 9.8. Berikan penjelasan mengenai bentuk-bentuk penyampaian pendapat di muka umum menurut UU No.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->