P. 1
Electro Diagnostic Examination 2011 NEW

Electro Diagnostic Examination 2011 NEW

|Views: 120|Likes:
Published by Kanashimi Chan

More info:

Published by: Kanashimi Chan on Feb 23, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/13/2012

pdf

text

original

Electro Diagnostic Examination

Kelompok 5
Rafnita Dwi Putri Karlah Sahabuddin Diah Pramudita Nur Asyikah Dwi Indah Pratiwi

Pemeriksaan elektrodiagnostik berguna dalam diagnosis penyakit pada saraf dan otot.Elektro diagnostik examination Elektrodiagnostic merupakan suatu pemeriksaan yang dilakukan dengan menggunakan alat-alat Elektronik. .

Contoh Elektro diagnostik examination Elektrokardiograf (EKG) Elektromiograf (EMG) Elektroensefalograf (EEG) Nerve Conduction Studies (NCS) .

Untuk mendapatkan sinyal jantung manusia dilakukan dengan cara penempelan sadapan di tubuh manusia.Elektrokardiograf(EKG) Elektrokardiograf (ECG) adalah perekam sinyal jantung manusia dengan keluaran sinyal di monitor atau grafik di kertas grafik. .

Dari permukaan kulit di dada atau kulit di kaki dan tangan sudah bisa mewakili sinyal jantung. Sinyal listrik ini ditimbulkan karena aliran darah yang dipompa oleh jantung. sedangkan bentuk sinyalnya tetap sama.Pengukuran EKG ini adalah pengukuran sinyal listrik dari kulit tubuh. . Beda antara peletakan sadapan EKG di dada dan di tangan dan kaki adalah hanya pada besar dan kecilnya (amplitudo) dari sinyal.

.

Energi elektrik yang sangat sensitive kemudian diubah menjadi grafik yang ditampilkan oleh mesin EKG. .Prinsip Dasar Kerja EKG ‡ Aktivitas elektrik ditimbulkan oleh sel jantung sebagai ion yang bertukar melewati membran sel. ‡ Elektroda yang dapat menghantarkan aktivitas listrik dari jantung ke mesin EKG ditempatkan pada posisi yang strategis di ekstremitas dan precordium dada.

hiperkalemia dan hipokalemia) ‡ EKG digunakan sebagai alat penyakit jantung iskemik selama uji stres jantung] ‡ EKG kadang-kadang berguna untuk mendeteksi penyakit bukan jantung (mis. ‡ EKG membantu menemukan gangguan elektrolit (mis.Penggunaan Klinis ‡ Diagnosis aritmia jantung. Emboli paru atau hipotermia) .

.Elektromiograf (EMG) Elektromiografi (EMG) adalah teknik untuk memeriksa dan merekam aktivitas sinyal otot.

Elektromiograf mendetekasi potensi listrik yang dihasilkan oleh sel otot ketika otot ini aktif dan ketika sedang beristirahat. tingkat aktivasi. . Sinyal dapat dianalisis untuk mendeteksi kelainan medis. merekrut pesanan atau untuk menganalisis biomekanik dari gerakan manusia atau hewan.

.

Anormalitas EMG Terdapat dua jenis abnormalis yang dapat ditemukan pada pemeriksaan EMG. Fibrilasi 2. Fasikulasi . yaitu : 1.

Fibrilasi Fibrilasi adalah kontraksi serabut otot yang terjadi akibat terpisahnya serabut otot tersebut dari persarafan akibat kerusakan motor neuron. . Fibrilasi terjadi dalam beberapa minggu dan selanjutnya akan menghilang pada saat terjadi atropi otot.

Akan terbentuk impuls spontan dari bagian distal akson atropi.Fasikulasi Fasikulasi adalah kontraksi sekelompok otot yang dipersarafi oleh akson yang berasal dari satu motor unit. Fasikulasi terjadi bila motor neuron anterior mengalami kerusakan. otot akan tetap berkontraksi akibat impuls spontan tersebut. Sampai terjadi atropi secara keseluruhan. . dan kontraksi ini masih cukup kuat untuk diukur oleh EMG dengan mempergunakan elektroda kulit.

lengan. kinesiologi. ‡ EMG digunakan sebagai alat diagnostik untuk mengidentifikasi penyakit neuromuskuler. dan gangguan kontrol motor . dan tungkai bawah. menilai nyeri punggung bawah. ‡ sinyal EMG juga digunakan sebagai sinyal kontrol untuk perangkat palsu seperti buatan tangan.Penggunaan klinis EMG ‡ menganalisa biomekanik gerakan manusia atau hewan.

Elektroensefalograf (EEG) Electroencephalograf adalah pengukuran aktivitas listrik spontan dari otak. EEG mengacu pada rekaman aktivitas spontan listrik otak selama periode singkat. . terutama bagian korteks cerebri. Dalam konteks klinis. biasanya 20-40 menit. karena direkam dari beberapa elektroda ditempatkan pada kulit kepala.

.

.

Penggunaan Klinis ‡ membedakan jenis-jenis epilepsi serta secara signifikan tentang aktivitas kejang berasal otak dari mana. ‡ memantau efek dari anestesi obat penenang / pada pasien dalam keadaan koma ‡ untuk memantau kerusakan otak sekunder dalam kondisi seperti pendarahan subarachnoid .

terutama kemampuan konduksi listrik dan saraf-saraf motorik tubuh manusia Uji konduksi saraf memerlukan waktu satu jam atau lebih.Nerve Conduction Studies (NCS) Nerve Conduction Studies adalah tes digunakan untuk mengevaluasi fungsi. tergantung pada seberapa banyak daerah yang diperiksa. .

seperti carpal tunnel syndrome atau sindrom Guillain-Barré ‡ Tentukan lokasi sensasi abnormal.Penggunaan Klinis ‡ Mencari dan mengevaluasi semua kerusakan saraf motorik ‡ Membantu mendiagnosis gangguan saraf. kesemutan atau rasa sakit . seperti mati rasa.

Elektroda yang digunakan untuk merangsang saraf dan kemudian merekam konduksi sinyal ke saraf ke beberapa titik lainnya. biasanya di lengan dan / atau kaki. Hal ini dapat dilakukan di beberapa posisi untuk membantu menentukan lokasi cedera saraf atau penyakit yang mungkin menyebabkan gejala-gejala pasien.Mekanisme NCS ‡ NCS dilakukan dengan menempatkan elektroda permukaan lebih saraf. .

.

.

org/wiki/Elektrokardiogra m .wikipedia.Sumber ‡ http://id.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->