P. 1
Menganalisis Karakteristik an Bahasa Anak Usia Sd

Menganalisis Karakteristik an Bahasa Anak Usia Sd

|Views: 4,087|Likes:
Published by azwarhayat

More info:

Published by: azwarhayat on Feb 23, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/20/2012

pdf

text

original

Menganalisis Karakteristik Perkembangan Bahasa Anak Usia Sd

Perkembangan Bahasa Peserta Didik Usia Dini Dari lahir sampai kurang lebih usia 2 tahun, bayi memahami dunia mereka melalui pancaindera mereka. Pengetahuan mereka didasarkan pada tindakan-tindakan fisik, dan pemahaman mereka terbatas pada kejadian-kejadian saat ini atau tidak jauh dari waktu lampau. Hanya apabila akan-anak mengalami transisi dari tahap sensorimotor ke tahap praoperasional (pada usia sekitar 2 tahun) dan mulai berbicara dan menggunakan pikiran-pikiran atau konsep-konsep untuk memahami dunia mereka. Meskipun demikian, selama tahap praoperasional, pikiran-pikiran mereka masih pralogis, terkait dengan tindakan-tindakan fisik dan cara bagaimana benda-benda tampak pada mereka. Kebanyakan peserta didik tetap berada pada tahap praoperasional perkembangan kognitif sampai mereka berusia 7 atau 8 tahun. Normalnya anak-anak mengembangkan keterampilan-keterampilan berbahasa dasar sebelum masuk sekolah. Perkembangan bahasa meliputi dua-duanya, komunikasi lisan dan tertulis. Kemampuan-kemampuan verbal berkembang amat dini, dan menjelang usia 3 tahun, peserta didik-peserta didik sudah menjadi pengoceh yang terampil. Pada akhir masa anak usia dini, mereka dapat menggunakan dan memahami sejumlah besar kalimat, dapat terlibat dalam pembicaraan yang berkelanjutan, dan mengetahui tentang bahasa tulisan (Gleason, 1981). Meskipun terdapat perbedaan individual dalam kecepatan peserta didik memperoleh kemampuan berbahasa, urutan perolehan itu serupa untuk seluruh peserta didik. Pada sekitar usia 1 tahun, anak-anak mengucapkan ungkapan-ungkapan satu-kata seperti “da-da― dan “mama―. Kata-kata ini secara khusus menyatakan objek-objek dan kejadian-kejadian ... Read More Perkembangan Siswa Usia Sekolah Dasar Siswa sekolah dasar merupakan individu unik yang memiliki karakteristik tertentu, bersifat khas, dan spesifik. Pada dasarnya setiap siswa adalah individu yang berkembang. Perkembangan siswa akan dinamis sepanjang hayat mulai dari kelahiran sampai akhir hayat. Setiap siswa memiliki irama dan kecepatan perkembangan yang berbeda-beda dan bersifat individual.Perkembangan siswa merupakan salah satu aspek yang harus diperhatikan dalam proses belajar.Perkembangan siswa sekolah dasar usia 6-12 tahun yang termasuk pada perkembangan masa pertengahan memiliki fase-fase yang unik dalam perkembangan yang menggambarkan peristiwa penting bagi Siswa yang bersangkutan. Tahap perkembangan siswa dapat dilihat dari aspek perkembangan berikut: Perkembangan Fisik Perkembangan ini berkaitan dengan perkembangan tinggi, berat badan, dan perkembangan motorik. Siswa pada tingkat Sekolah Dasar, kemampuan motoriknya mulai lebih halus dan terarah (refined motor skills), tetapi berat badan siswa laki-laki lebih ramping dari pada siswa perempuan karena massa adolesen perempuan lebih cepat dari pada laki-laki. Gerakan-gerakan yang dilakukan siswa sudah mulai mengarah pada gerakan yang kompleks, rumit, dan cepat serta sudah mampu menjaga keseimbangan dengan tepat. Demikian pula, dalam usia ini aktivitas permainan fisik seperti main bola, umpet-umpetan sambil berlari-lari, main loncat tinggi cenderung bertambah, baik yang dilakukan di sekolah maupun di luar sekolah. Permainan-permainan yang dilakukan tersebut umumnya sangat diminati oleh para siswa pada usia itu. ... Read More Aspek Perkembangan Anak Fisik atau tubuh manusia merupakan system organ yang komples dan sangat mengagumkan. Semua organ ini terbentuk pada periode prenatal (dalam kandungan). Kuhlen dan Thomshon. 1956 (Yusuf, 2002) mengemukakan bahwa perkembangan fisik individu meliputi empat aspek, yaitu (1) system syaraf yang sangat mempengaruhi perkembangan kecerdasan dan emosi; (2) otot-otot yang mempengaruhi perkembangan kekuatan dan kemampuan motorik; (3) kelenjar endokrin, yang menyebabkan munculnya pola-pola tingkah laku

1/2

. Perkembangan Motorik Perkembangan fisik (motorik) merupakan proses tumbuh kembang kemampuan gerak seorang anak.. Setiap gerakan yang dilakukan anak merupakan hasil pola interaksi yang kompleks dari berbagai bagian dan sistem dalam tubuh yang dikontrol oleh otak. Perkembangan anak merupakan segala perubahan yang terjadi pada usia anak. otot dan ukuran beberapa organ tubuh lainnya. Peningkatan berat badan anak terjadi terutama karena bertambahnya ukuran sistem rangka. Read More 2/2 . yaitu pada masa: Infancy toddlerhood (usia 0-3 tahun) Early childhood (usia 3-6 tahun) Middle childhood (usia 6-11 tahun) Sedangkan perubahan yang terjadi pada diri anak tersebut meliputi perubahan pada aspek berikut: Perkembangan Fisik Pertumbuhan fisikmerupakan proses tumbuh kembang yang ditandai dengan Peningkatan berat badan anak lebih banyak dari pada panjang badannya. dan (4) struktur fisik/tubuh yang meliputi tinggi. Perkembangan Kognitif (Berfikir) Pada . seperti pada remaja berkembang perasaan senang untuk aktif dalam suatu kegiatan yang sebagian anggotanya terdiri atas lawan jenis. berat dan proposi.baru.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->