P. 1
58215409 Laterit Dan Endapan Bijih

58215409 Laterit Dan Endapan Bijih

|Views: 146|Likes:
Published by M Ahmad

More info:

Published by: M Ahmad on Feb 23, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/11/2014

pdf

text

original

Scribd </> Upload a Document </upload-document> Search Documents <#> document collections icon publishers icon documents icon

scribd pages icon users icon Explore </explore> Tri_11x6 Documents </explore> * * * * * * * * * * * * * Books - Fiction </explore/Books-Fiction> Books - Non-fiction </explore/Books-Nonfiction> Health & Medicine </explore/Health-Medicine> Brochures/Catalogs </explore/BrochuresCatalogs> Government Docs </explore/Government-Docs> How-To Guides/Manuals </explore/HowTo-GuidesManuals> Magazines/Newspapers </explore/MagazinesNewspapers> Recipes/Menus </explore/RecipesMenus> School Work </explore/School-Work> + all categories </explore> Featured </explore> Recent </explore/Most-Recent> People </community> * * * * * * * * * * * * * Authors </community/authors> Students </community/students> Researchers </community/researchers> Publishers </community/publishers> Government & Nonprofits </community/government-%26-nonprofits> Businesses </community/businesses> Musicians </community/musicians> Artists & Designers </community/artists-%26-designers> Teachers </community/teachers> + all categories </community> Most Followed </community> Popular </community?t=trending>

* Ahmad Rafii Arlan <http://www.scribd.com/aarlan_1> Tri_11x6 We're using Facebook to personalize your experience. Learn More <http://www.scribd.com/facebookfaq>·Disable <#> o Home </> o My Documents <http://www.scribd.com/documents> o My Collections <http://www.scribd.com/my_document_collections> o My Shelf <http://www.scribd.com/shelf> o View Public Profile <http://www.scribd.com/aarlan_1> o Messages <http://www.scribd.com/inbox> o Notifications <http://www.scribd.com/notifications>

o Settings </account/edit> o Help <http://support.scribd.com> o Log Out </logout?return_to=%2Fdoc%2F39452780%2F38333348-Laterit-Dan-Endapan-Biji h> <#> Welcome to Scribd - Where the world comes to read, discover, and share... We’re using Facebook to give you reading recommendations based on what your friends are sharing and the things you like. We ve also made it easy to connect with your friends: you are now following your Facebook friends who are on Scribd, and they are following you! In the future you can access your account using your Facebook login and password. Learn more <http://www.scribd.com/facebookfaq>No thanks <#><#> Some of your friends are already on Scribd: Nia Faza <http://www.scribd.com/nia_faza> Z Kri Muhamad <http://www.scribd.com/kaitok_6> Andika Farrel <http://www.scribd.com/andika_farrel> Yanti Wirasasmita <http://www.scribd.com/ywirasasmita> Fakhri Azhar <http://www.scribd.com/fakhri_azhar> Daffa SLalu UntukMuu <http://www.scribd.com/daffaa_1> Ezra Albarra <http://www.scribd.com/ealbarra> Iqbal Amarullah <http://www.scribd.com/iqbal_yasmin> Catur Sintia <http://www.scribd.com/catur_sintia> Ratna Sari Dewi <http://www.scribd.com/ratnad_33> 1 First Page Previous Page Next Page / 80 Sections not available Zoom Out Zoom In Fullscreen Exit Fullscreen Select View Mode View Mode SlideshowScroll Readcast Add a Comment Embed & Share <#>Readcast Reading should be social! Post a message on your social networks to let others know what you re reading. Select the sites below and start sharing. Check_27x27Transparent Check_27x27Transparent Check_27x27TransparentLink account <#> Readcast this DocumentTransparent <#> Readcast Complete!

 

 

Click send to Readcast! edit preferences <#> *Set your preferences for next time...*Choose auto to readcast without being prompted. <#><#> Ahmad Rafii ... Ahmad Rafii Arlan Link account <#> Advanced <http://www.scribd.com/account/edit#sharing><#>Cancel <#> <#> Add a Comment Submit share: Characters: 400 <#> Share & Embed <http://www.facebook.com/sharer.php?u=http%3A%2F%2Fwww.scribd.com%2Fdoc%2F394527 80%2F38333348-Laterit-Dan-Endapan-Bijih%23source%3Afacebook><http://twitter.com/ home?source=scribd.com&status=Reading%20%2238333348-Laterit-Dan-Endapan-Bijih%22 %20on%20Scribd%20http%3A%2F%2Fwww.scribd.com%2Fdoc%2F39452780%20%23Readcast><htt p://www.google.com/buzz/post?url=http%3A%2F%2Fwww.scribd.com%2Fdoc%2F39452780%2F 38333348-Laterit-Dan-Endapan-Bijih&message=> <#> Add to Collections Download this Document for Free Auto-hide: on <#> Laterit 1. Formasi Laterit Laterit didefinisikan sebagai produk yang dihasilkan dari pel apukan yang kuat pada daerah-daerah tropis, lembab, dan hangat yang kaya akan le mpung kalolinit sebagai oksida dan oksihidroksida dari Fe dan Al. Laterit pentin g secara ekonomi karena mengandung logam alumunium (bauksit). Berikut merupakan kandungan unsur-unsur yang terdapat pada profil laterit. Mineral utama pada zona ferruginous Aluminosilikat (muskovit, kaolinit) oksida b esi; emas pada saprolit bagian atas Aluminosilikat (muskovit) Ferromagnesia (klo rit, talk, amfibol) Lempung smektit pada saprolit bagian bawah Aluminosilikat Fe rromagnesia (piroksen, olivin, amfibol, klorit, biotit) pada zona pelapukan sulf ide Pencucian K, Rb, Cs mineral jejak : Au Mineral Sekunder Si, Al (kaolinit) Cs, K, Rb Mg, Li Ca, Mg, Na Si, Al (kaolinit) Fe, Ni, Co, Cr, Ga, Mn, Ti, V, (Oksida Fe dan Mn) Si,

 

 

 

 

klorit. Ti.Al (kaol init) Si. a rsenat. mengandu ng mineral gibsit. Sr 2. serpentinit. Co. Rb Ca. sebagai sumber utama logam alumunium. Au. Cr. K. Co. Olivin bereaksi pada kondisi ini. M usim panas dan dingin membuat fluktuasi pada muka air tanah. sebagai hasil dari curah hujan yang tinggi. Variasi pada profil bauksit sebagai transform asi dari gibsit yang terdehidrasi menjadi versi yang terhidrasi secara relatif. t emperatur yang agak rendah (22°C). boehmit. alunitjasorit) Ca. serpentin. Ga. Mn. Ni. Sb. Al (kaolinit). dan karenanya kaya akan nikel. Ni. Cd. keasaman air tan ah semakin berkurang seiring dengan bertambahnya kedalaman dan bikabornat bertin dak sebagai anion utama dalam proses pelarutan ini. yang membuat terjad inya pelarutan dan transfer massa. Penambangan laterit nikel jauh lebih mudah daripada penambangan bijih sulfida magmatik. Pada tanah laterit. Zn (oksida besi. Berikut ini meru pakan contoh reaksi pada olivin. dan bersamaan dengan geotit meskip un jarang. dan limonit . Profil mine ralogical untuk zona mineralisasi bauksit dapat bervariabel. 3. Alterasi olivin terjadi karena proses hidr asi dari silika. boehemit atau diaspor (ALO(OH)). Na. Cu. Ba Fe. As. dan talk. Mo. Formasi bauksit Bijih bauksit. dihasilkan dari fluktuasi tersebut. Laterit nikel mengandung k onsentrasi nikel silikat atau nikel oksida yang mencapai 10 kali lipat dari kons entrasi aslinya. Mg pada daerah karbonatan As. . Laterit Nikel Laterit nikel berasal dari batuan ultramafik yang mengandung olivin dan ortopiro ksen dengan berlimpah. Mn. atau smektit. Cu. Mg. Bijih nikel berhubungan dengan eluviasi nikel dari resi du pada lapisan laterit teratas dan konsenrasi di dasar illuvium saprolit sebaga i talk nikeliferous. dan diaspor. V (Oksida Fe dan Mn) Ca. Ni. Cs. Fe. Proses yang berl angsung pada bagian atas dari profil laterit berupa pelarutan inkongruen yaitu : Feldspar – (kehilangan Si) → kaolinit – (kehilangan Si) → gibsit (Al(OH)3) Variasi iklim musiman juga dianggap penting dalam pembentukan formasi bauksit. karbonatan. dengan kelembaban yang tinggi. diikuti dengan ortopiroksen. Mineral olivin dan ortopiroksen sebagai sumber nikel utama merupakan penyusun utama dari batuan ultramafik mungkin berasal dari bagian kompleks ofiol it obduksi atau berupa intrusi mafik. pad a bagian atas dari profil laterit. Zn. serpentin. S sulfat. Pb. Akumulasi dari residu kaya alumina.

Hal ini dikarenakan deposit sensitif untuk men galami erosi permukaan dan fluktuasi muka air dikonrol oleh distribusi zona eluv iasi dan iluviasi. Nikel laterit Batuan induk bijih nikel adalah batuan peridotit. Ni yang la rut. Has ilnya adalah suatu jenis mineral pilosilikat yang kaya nikel seperti kerolit (Ni -talk). Sedangkan proses kimia dan fisika dari udara. Salah satu contoh dari reaksi pertukaran kation adalah sebagai berikut : Mg2Si2O5(OH)4 + 3Ni2+(aq) → Ni3Si2O5(OH)4 + 3Mg2+(aq) serpentin nepouit Konsentrasi dari nikel juga sering berasosiasi dengan goetit. dan piroksin. air tanah yang kaya akan CO2 berasal dari udara dan pembusukan tumbuh-tumbuhan menguraikan mineral-mineral yang tidak stab il (olivin dan piroksin) pada batuan ultra basa.Mg3)Si4O10(OH)2 + 6FeO(OH) + 5Mg2+ olivin smekti t goetit Konsentrasi nikel dipengaruhi oleh pertukaran kation. Zona limonit yang ada pada bagian atas dari profil laterit pada umumnya tidak mengandung nikel. Konsentrasi nike l juga dikontrol oleh keadaan topografi dan cenderung terjadi dibawah perbukitan atau pinggiran plato atau teras. Didalam larutan. kemungkinan oleh Mg2+. menghasilkan Mg. akan mer ubah batuan peridotit menjadi batuan serpentinit atau batuan serpentinit perodit it. Pada pelapukan kimia khususnya. menyebabkan disintegrasi dan dekomposisi pada batuan i nduk. dan haematit . nepouit (Ni-serpentin). Fe teroksidasi dan mengendap sebagai ferri-hydroksida. dan pimelit (Nismektit).4(Fe2.Mg3)SiO4 + 8H+ + 4O2 → (Fe2. Fe. Menurut Vinogradov batuan ultr a basa rata-rata mempunyai kandungan nikel sebesar 0. Proses serpentinisasi y ang terjadi pada batuan peridotit akibat pengaruh larutan hydrothermal. limonit. akhi rnya membentuk mineral-mineral seperti geothit. sekalipun mekanism enya belum diketahui. terjadinya substitusi Fe Proses substitusi antara Ni. Si cenderung membentuk koloid dari partikel-partikel silika yang sangat hal us. Laterit yang sangat tebal da n sangat kaya dengan garnierit terjadi pada batuan dasar yang mengalami sirkulas i air tanah maksimum dan peran dari interaksi air antar batuan. Fe dan Mg dapat diterangkan karena radius ion dan muatan i on yang hampir bersamaan di antara unsur-unsur tersebut. Kemungkinan absorbs dari nikel pada koloid goetit terjadi pada alam karena pH yang agak basa. air serta pergantian panas din gin yang bekerja kontinu.2 %. Unsur nikel tersebut s ebagai terdapat hasil dalam kisi-kisi terhadap kristal atom mineral dan olivin M g.

terdapat elemen Ni yang paling banyak diantara batuan lainnya . magnesit yang biasa mengisi celah-celah atau rekahanrekahan pada batuan induk. Dilapangan urat-urat ini dikenal sebagai bata s petunjuk antara zona pelapukan dengan zona batuan segar yang disebut dengan ak ar pelapukan (root of weathering). Unsur-unsur lainnya seperti Ca dan M g yang terlarut sebagai bikarbonat akan terbawa kebawah sampai batas pelapukan d an akan diendapkan sebagai dolomit.dekat perm ukaan. Adanya pergantian musim kemarau dan musim penghujan dimana terjadi kenaikan dan penurunan permukaan air tanah juga dapat menyebabkan terjad inya proses pemisahan dan akumulasi unsur-unsur. dan Si terus menerus kebawah selama larutannya bersifat asam. . macam ultra basa. Ni. dimana akan terjadi rekahan-r ekahan dalam batuan yang akan mempermudah proses atau reaksi kimia pada batuan. Adanya nikel batuan asal merupaka n batuan syarat asalnya utama adalah untuk batuan terbentuknya endapan laterit. Batuan asal. b. Dalam hal ini pada batuan ultra basa tersebut: . Bersama mineral-mineral ini selalu ikut serta unsur cobalt dalam jumlah k ecil. Faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan b ijih nikel laterit ini adalah: a. Perbedaan temperatur yang cukup besar akan membantu terjadinya pelapukan mekanis. hingga pada suatu kondisi dimana suasana cukup netral akibat adanya kontak dengan tanah dan batuan. Iklim. Larutan yang mengandung Mg. Sedangkan larutan residunya akan membentuk suatu senyawa yang disebut sapr olit yang berwarna coklat kuning kemerahan. maka ada kecenderungan untuk membe ntuk endapan hydrosilikat. seperti olivin dan piroksin mempunyai komponen-komponen yang mudah larut dan memberikan lingkungan pengendapan yang baik untuk nikel.mempunyai mineralmineral yang palin g mudah lapuk atau tidak stabil. Nikel yang terkandung dalam rantai silikat atau hydro silikat dengan komposisi yang mungkin bervariasi tersebut akan mengendap pada ce lah-celah atau rekahan-rekahan yang dikenal dengan urat-urat garnierit dan kriso pras.

vegetasi dapat berfungsi untuk menjaga hasil pelapukan terhadap erosi mekanis. Dalam hal ini. Struktur. Selain itu. dimana hutannya lebat pada lingkungan yang baik akan terdapat endapan nikel yang lebih tebal dengan ka dar yang lebih tinggi. hal ini menerangkan bahwa ketebalan pelapukan mengikuti b entuk topografi. Profil nikel laterit keseluruhan terdiri dari 4 zona gradasi sebagai berikut : . Asam-asam humus menyebabkan dekomposisi batuan dan dapat merubah pH laru tan. d. Topografi. v egetasi akan mengakibatkan: • penetrasi air dapat lebih dalam dan lebih mudah deng an mengikuti jalur akar pohon-pohonan • akumulasi air hujan akan lebih banyak • humu s akan lebih tebal. Struktur yang sangat dominan yang terdapat didaerah Polamaa ini adalah struktur Seperti kekar (joint) batuan diba ndingkan beku terhadap struktur dan patahannya. maka air akan bergerak perlahan-lahan sehingga akan mempunyai kesemp atan untuk mengadakan penetrasi lebih dalam melalui rekahan-rekahan atau pori-po ri batuan. jumlah air yang meluncur (run off) lebih banyak daripada air yang meresap ini dapat menyebabkan pelapukan kurang intensif. Asam-asam humus ini erat kaitannya dengan vegetasi daerah. Waktu. Air tanah yang mengandung CO2 memegang peranan penting didalam proses pelapukan kimia. maka dengan adanya rekahan-rekahan tersebut akan lebih memudahkan masuknya air dan berarti proses pelapukan akan lebih intensif. Yang dimaksud dengan reagen-reagen kimia ad alah unsur-unsur dan senyawa-senyawa yang membantu mempercepat proses pelapukan. Pada daerah yang curam. mempunyai porositas permeabilitas yang kecil sekali sehingga penetrasi air sangat sulit. Keadaan topografi setempat a kan sangat mempengaruhi sirkulasi air beserta reagen-reagen lain. Untuk daerah y ang landai. e.c. Waktu yang cukup lama akan meng akibatkan pelapukan yang cukup intensif karena akumulasi unsur nikel cukup tingg i. Akumulasi andapan umumnya terdapat pada daerah-daerah yang landai sam pai kemiringan sedang. diketahui. Keadaan ini merupakan suatu petunjuk. secara teoritis. Reagen-reagen kimia dan vegetasi. f.

Lapisan ini tipis oxide. Zona ini terfrakturisasi kuat. terisi oleh mineral garnierite dan silika. maghemite. • 3. lebih mineral-mineral atau kurang primer terlapukkan. dan sempat hilang karena erosi. sebagia n mengawetkan struktur dan tekstur dari batuan asal. Garnierite di lapangan biasanya diidentifikasi kolloidal talc dengan nickeliferous serpentin. Bedrock : bagian terbawah dari profil laterit. Terkada ng terdapat mineral-mineral hematite. butiran halus limonite. Iro n capping mempunyai kadar besi yang tinggi tapi kadar nikel yang rendah. saproliti c rims. nickeliferous quartz. merupakan kumpulan massa goethite dan limonite. Saprolite : campuran dari sisa-sisa batuan. merah coklat atau kuning. • 4. Iron Capping : merah tua. • 5.• 1. vein dari endapan garnierite. • 2. Silika Boxwork : putih – orange chert. magnesite. Terkadang terdapat yang mineral sebagai quartz mengisi reka han. Sebagian dari nikel pada zona ini ha dir di dalam mineral manganese lithiophorite. Zona boxwork jarang terdapat pada bedrock yang serpentinized. gibsite. t remolite. Frakturisasi ini diperkirakan men . Akumulasi dari garnierite-pimelite di dalam boxwork mungkin ber asal dari nikel ore yang kaya silika. Tersusun atas bongkah yang lebih besar dari 75 cm dan blok peridotit (batuan dasar) dan secara umum sudah tidak mengandung mineral ekonomis (kadar logam sudah mende kati atau sama dengan batuan dasar). lapisan kaya besi da ri limonit soil menyelimuti seluruh area. pada daerah y ang terjal. mengisi sepanjang fractured dan sebagian menggantikan zona terluar dari unserpentine fragmen peridotite. Terkadang terdapat mineral talc. Terkadang terdapat mineral opal. chlorite. bentukan dari suatu zona transisi yang dari limonite ke bedrock. Limonite Layer : fine grained. chromiferous. chromiferous. quartz. Struktur dan tekstur batuan asal masih terl ihat. mangan dan pada bebe rapa kasus terdapat silika boxwork. kadang membu ka. quartz.

akan tetapi posisinya t ersembunyi. Reaksi berikut mengasilkan Au murni pada kondisi reduksi yang terjadi pada bagian yang kaya akan ion Fe2+ dan Mg2+. sebagai AgCl. Emas pada laterit Telah diketahui dengan baik bahwa emas dapat te rbentuk pada bagian pedolitik atas pada zona pelapukan laterit. dan dendritus emas pada celah dan retakan. Sebagai perbandingan. partikel membundar seperti nugget. Kristal-k ristal Pt-Fe atau Os-Ir-Ru dapat PGE ditemukan juga pada pedolith. sampai kristal-kristal kecil pada pori-pori tanah. Eh tinggi. AuCl4. Mungkin perpindahan tersebut berhubun gan dengan asamnya air tanah dekat permukaan pada lingkungan laterit. Proses perpindahan Au dan Ag han ya terjadi pada kondisi spesifik tertentu. Kedua reak si berikut merupakan contoh dari proses pengasaman yang berlangsung pada profil laterit. Hal ini disebabkan oleh bak teri pada tanah yang memiliki kemampuan untuk mengakumulasi emas melaluiproses d ifusi melewati dinding selnya dan masuk ke dalam cytoplasmanya. Emas dapat berada pada profil laterit karena proses kimiawi. dan AgCl32-. Diagenesis subse kuen dari sedimen yang mengandung mikroorganisme yang kaya akan emas akan menyeb abkan terjadinya rekristalisasi dari emas menjadi bentuk seperti nugget. 5.jadi penyebab adanya root zone yaitu zona high grade Ni. perak akan bereaksi dengan lebih cepat. PGE pada laterit Unsur-unsur kelompok platinum juga terdapat pada laterit. Sebenarnya sumber emas secara primer adalah pada lingkunga n yang juga kaya akan perak. 4. dan keberadan ion Cl-. emas yang berada di dekat permukaan dapat menjadi AuCl4-. pada daerah reduksi. Dipercaya bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi konsentrasi sama faktor-faktor . Berbeda dengan proses mobilisasi dan penghilangan perak. AgCl2-.+ 3Fe+ + 6H2O → Au + 3FeOOH + 4Cl. Ha l ini dikontrol oleh oksidasi dari Fe 2+ yang berhubungan dengan ketersedian oks igen. dengan sebaga i hasil yang perpindahan PGE pada zona pelapukan. dimana Ag ber peran sebagai air meteorik pada zona pelapukan.+ 4H+ 2Fe2+ + 3H2O + O2 → 2 FeOOH + 4H+ Percobaan yang dilakukan menunjukan bahwa pada keadaan pH rendah. Emas sekunden yang berbentuk nugget dapat ditemukan pada lingk ungan yang berbeda dari tempat deposit emas terjadi. 2FeS2 + 2H2O +7O2 → 2Fe2+ + 4SO42. Bentuk emas yang dihasikan bermacam-macam dari yang berukuran besar.+9H+ Perlu diketahui bahwa mikroorganisme juga berhubungan dengan konsentrasi emas pa da tanah laterit.

namun selama ini proses tersebut membutuhkan waktu yang lam a dan biaya yang besar terutama jika dilakukan pada daerah yang luas. Illit terjadi pada kondisi basa dengan pelapukan feldspar dan mika. tetapi dapat ditemuk an sebagai produk dari alterasi hidrotermal bertemperatur rendah. filtrasi. 6. dari dan kondisi lempng lembab yang penting ini d iantaranya adalah kelompok smektit yang (termasuk mendukung monmorilonit). dengan mineral dasar terbentuk pada oksida Mn dan Au-Pt-Pd terbentuk bersamaan dengan karbon nonkris tal. keramik. Mineral-mineral lempung tidak hanya dihasilkan dari pelapukan batuan saja. Dengan menggunakan metode defoliant te chnique dan citra sensor ASTER. Di dalam p enelitian ini penulis akan menyajikan aplikasi penginderaan jauh diterapkan dala m pemetaan mineral deposit nikel laterit. Mineral-mineral ini pentin g secara ekonomi pada industry kertas. Deposit lempung Mineral-miner al lempung merupakan produk pelapukan yang sangat berlimpah. Eksplorasi min eral merupakan salah satu kegiatan penting untuk mendapatkan informasi dimana lo kasi mineral berada. akan ditunjukkan bagaimana pemetaan . Sedangkan smektit merupakan hasil pelapukan dari batuan intermediet sampai basa dibawah kondisi basa.dan Pt OH2). dan oksida atau oksihidroksida dari De-Mn. PGE tidak akan tetapi tertransportasi sebagai senyawa sebagai senyawa (PdCl42. PtCl42-). Mineral-mineral illit. dengan lapisan-lapisa n intrakristalin air dan kation-kation yang dapat bergantiganti.mempengaruhi Au dam Ag. Proses hidroksida (PdOH2 dan laterisasi menyebabkan berpindahnya komponen-komponen bijih berpindah. Kaolinit berasal terjadinya hidrolisis asam pada batuan feldspar. dan minyak pelumas. ka olinit. Pada daerah klorit non laterit. baik yang terdapat in situ maupun yang berpindah dan mengalami deposisi.

Apli kasi penginderaan jauh dan SIG dalam eksplorasi mineral memiliki banyak keuntung an. Namun salah satu hambatan besar dari kegiatan tersebut a dalah pada tahap pemetaan lapangan. terutama untuk daerah baru. Namun seiring berkembangnya teknologi dalam bidang pemetaan. cepat. dan sebagainya. Report Preview I. 1981). 2004). seperti pembu atan logam anti karat. baterai Nickelmetal hybride. Sorowako merupakan contoh menarik untu k dikaji. selain topografi. dikarena kan iklim yang mendukung terjadinya pelapukan. Manfaatnya yang begitu besar bagi kehidupan sehari-hari. dan analisa laboratorium untuk mengetahui kandungan min eral dan kimiawi nikel. Pendahuluan Nikel merupakan salah satu barang tambang penting di dunia. dan struktur geologi (Elias. Nikel laterit umumnya ditemukan pada daerah tropis.potensi depo sit mineral dilakukan padawilayah tropis. batuan induk. dan amphib ole (Rajesh. Keserbagunaan ini pula yang me njadikan nikel sangat berharga dan memiliki nilai jual tinggi di pasaran dunia. Jenis-jenis batuan tersebut antara lain olivine. drainase. Digital Elevation Model (DEM). keterbatasan tersebut kini dapat diatasi dengan menggunakan aplikasi dari tekno logi penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis (SIG) (Rajesh. pemeta an lapangan. Setidaknya sejak 1950 permintaan akan nikel rata-rata mengalami kenaikan 4% tiap tahun.0. antara lain cakupan wilayahnya luas. Penggunaan penginder .4 % (Golight ly. data yang mudah diperbahar ui (up date) dan memungkinkan integrasi dengan berbagai jenis data satelit. campuran dalam pembuatan stainless steel. tenag a tektonik. dan diperkirakan sepuluh tahun mendatang terus mengalami peningkatan (Da lvi et al. wilayahnya yang merupakan bagian dari singkapan ultramafik terbesar di dunia disertai lingkungan mendukung menjadikan sorowako kaya akan deposit nikel laterit. 2001). dan berbagai jenis barang lainnya. dimana membutuhkan waktu yang lama dan berbi aya besar. piroksin. hemat biaya. geof isika. pengeboran. dan akurasi yang meningkat.2 . 2004). Sehingga proses analisa semakin efisien. geokimia. sehingga seringkali sulit untuk dilakukan pada wilayah luas.. Bijih nikel diperoleh dari endapan nikel laterit yang terbent uk akibat pelapukan batuan ultramafik yang mengandung nikel 0. 2004). Selama ini eksplor asi terhadap nikel laterit dilakukan dengan mencari singkapan ultramafik.

Pemetaan struktur didas arkan pada hubungan antara deposit mineral dengan beberapa tipe deformasi. dengan menarik kesimpulan dar i beberapa parameter utama yang diperoleh melalui observasi penginderaan jauh. yaitu dengan memetakan mineral permukaan hasil lapukan batuan ultramafik pad a lapisan limonite. 1992 dalam Rajesh. hematite dan chlorite. Filipina. adapun hasil dari proses ini adalah sebaran min eral permukaan yang digambarkan dalam citra skala keabuan (grayscale). pelapukan dan bentuk daratan (landform). 2004). sehingga menjadi hambatan tersendiri da lam mendeteksi deposit mineral. Defoliant Technique pada dasarnya adalah teknik penajaman y ang dilakukan dengan menggabungkan dua rasio saluran (Carranza. Pemetaa n lithologi merupakan pemetaan sumberdaya mineral. Fraser dan Green. seper ti patahan. Siegal dan Gillespie. 2003. Metode yang digun akan untuk mendeteksi mineral tersebut yaitu Defoliant Technique atau Directed P rincipal Component (DPC). Sedangkan pendekatan alterasi merupakan teknik pemetaan mineral yang mengasosiasikan deposit mineral dengan a lterasi hidrothermal dan batuan sekitar. Untuk itu metode yang mampu meminimalisir pengar uh vegetasi. jenis dan luasnya zona alterasi menggam barkan tipe dari deposit mineral (Rajesh. pemetaan litho logi. Identifikasi sebaran nikel laterit melalui tek nologi penginderaan jauh dalam penelitian ini dilakukan dengan pendekatan altera si. dan alterasi (Rajesh. . beberapa pendekatan yang banyak diaplikasikan antara lain. Rojas. seperti Defoliant Technique sangat cocok untuk digunakan (Carranza. Distribusi spasial dari batuan hasil alterasi hidrothermal merupakan kunci utama untuk mengetahui zona aliran d ari hidrothermal dan sebagai petunjuk penting untuk mengenali deposit mineral (P irajno. serta pola aliran sungai. struktur. seperti yang dilakuka n oleh Carranza dan Hale pada tahun 2001 di wilayah Baugio. Beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa Defoliant Technique mampu mengidentifika si keberadaan alterasi hidrothermal di daerah bervegetasi. 1991). s eperti mengidentifikasi nilai spektral batuan. 2004. 2003). lipatan atau struktur geologi lainnya. antara lain mineral goethite. Pemilihan metode tersebut didasarkan pada karakteristi k wilayah tropis yang bervegetasi rapat. 2002. penampakan struktural. 2004). 1987 dalam Rojas. 2003).aan jauh dalam eksplorasi pertambangan telah lama digunakan dan sudah berkembang luas.

2005). Nikel laterit PT INCO d iperoleh dengan mengambil mineral dari endapan nikel laterit yang mengandung uns ur nikel dalam jumlah besar. Beb erapa penelitian sebelumnya menunjukkan kemampuan ASTER yang baik dalam pemetaan geologi. dan berubah menjadi Vale Inco.Kemudian u ntuk menguji tingkat akurasi. banggai-sula dan tukang besi disisi Barat dan Utara. Sensor yang digunakan untuk mengidentifikasi deposit mineral adalah Adva nced Spaceborne Thermal Emission Radiometer (ASTER). Timur. Tbk (PT INCO). telah be roperasi sejak tahun 1968. ltd. Selain itu kondisi ini juga tidak terlepas oleh iklim. struktur. dan TIR saluran 10 – 14) dan resolusi spasial yang lebih baik dibandingkan citra Landsat. Salah satu perusahaan yang melakukan eksplorasi dan pen ambangan nikel laterit di beberapa wilayah Sulawesi bagian Tengah. Kemudian harga citra ASTER yang jauh lebih murah dibandingkan menggunakan satelit hyperspectral ataupun pemetaan udara menjadikan ASTER menarik untuk digunakan lebih jauh. Tenggara dan Selatan adalah PT. Tengah. oleh karena it u ASTER cocok dalam memetakan berbagai jenis batuan dan mineral. Perusahaan mul tinasional yang diakuisisi sahamnya sejak tahun 2007 oleh Companhia Vale do Rio Doce (CVRD) yang kini bernama Vale. Endapan nikel laterit di Sorowako terbentuk karena proses pelapukan dari batuan ultramafik yang terben tang dalam suatu singkapan tunggal terbesar di dunia seluas lebih dari 120 km x 60 km. Mars. . hasil pencitraan akan diverifikasi dengan data tit ik bor. International Nickel Indonesia. SWIR saluran 4 – 9. Sorowako merupakan salah satu wi layah Sulawesi yang kaya akan kandungan nikel laterit dalam jumlah besar. methamo rphic belt. dimana sejumlah endapan lainnya tersebar di provinsi Sulawesi Tengah dan Tenggara (Waheed. dan topogra fi Sulawesi yang cocok terhadap pementukan nikel laterit. seperti yang dilakukan oleh Simpson. terutama di wilayah Sorowako. Salah satu kelebihan citra ASTER dalam memetakan sebaran mineral permukaan adalah ketersediaan saluran (ban d) yang lebih banyak (VNIR saluran 1 – 3. reaksi kimia. Hal in i didukung oleh bentukan geologi yang terdiri atas volcano plutonic arc. serta beberapa pecahan fragmen di Timur dan Tenggara. antara lain limonite dan saprolite. dan Rowan pada tahun 2004 d alam pemetaan lithologic komplek ultramafik di Australia serta Debgani dan Ginge rich tahun 2005 untuk ekstrasi mineral di Iran. ophiolite belt.

3) Mandala Geologi Banggai Sul a. II. Menurut Hamilton (1979) dan Simanjuntak (1991). tingk at akurasi pencitraan dan ASTER di areal eksplorasi tambang PT INCO blok Sorowak o. Kondi si Geologi Beberapa penelitian yang menjelaskan mengenai proses tektonik dan geo logi di daerah sulawesi. III. dicirikan oleh batuan ofiolit yang berupa batuan ultramafik peridotite. dicirikan oleh adanya jalur gunung api paleogen.( Gambar 1 ) Gambar 3. Tujuan Penelitian Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola sebaran potensi deposit nikel laterit di areal eksplorasi tambang PT INCO berdasarkan interpreta si citra satelit dan kaitannya dengan variabel fisik batuan induk. Va . Sehingga hasil penelitian diharapkan dapat menyediakan informas i sebaran potensi nikel laterit secara spasial dengan metode yang lebih cepat da n efisien. dicirikan oleh batuan dasar berupa batuan metamorf permo-karbon. harzburgit. Hasil penelitian dapat menyediakan informasi sebaran potensi nikel laterit se cara spasial dengan metode yang lebih cepat dan efisien.1 Garis Besar Kondisi Litho logi dan Struktur Geologi Pulau Sulawesi (Ahmad. antara lain adalah Sukamto (1975) yang membagi pulau Su lawesi dan sekitarnya terdiri dari 3 Mandala Geologi yaitu : 1) Mandala Geologi Sulawesi Barat. intrusi neogen dan sedimen mesozoikum. 2006) Geologi daerah Sorowako d an sekitarnya sudah dideskripsikan sebelumnya secara umum oleh Brouwer. Mandala Geologi banggai Sula merupakan m ikro kontinen yang merupakan pecahan dari lempeng New Guinea yang bergerak keara h barat sepanjang sesar sorong. struktur geol ogi. dunit. 2) Mandala Geologi Sulawesi Timur.kemudian diolah secara pyrometallurgical atau hydrometallurgical dan dihasilkan nikel dalam ben tuk matte. dan lereng. mempermudah dalam pemetaan awal (reconnaissance mapping) geologi dan mineral pad a daerah yang luas. 1934. mempermudah dalam pemetaan awal geologi (reconnaissance mapping) dan mineral pada daerah yang luas. serta sebagai decision maker support system bagi kepentingan PT INCO dalam melakukan eksplorasi tambang nikel laterit. batuan pluto nik yang bersifat granitis berumur trias dan batuan sedimen mesozoikum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola sebaran potensi. piroksenit dan serpentinit yang diperkirakan berumur kapur. serta sebagai decision maker support system bagi kepentingan PT INCO dalam melakukan eksplorasi tambang nikel laterit.

umumnya terdiri dari jenis peridotit. 1949. Namun yang secara spesifik membahas tentang geologi deposit nikel laterit adalah Golightly pada tahun 1979. 2) High Serpentinized. terdiri da ri batu gamping laut dalam dan rijang. West Blo ck meliputi 36 bukit dengan luas sekitar 46. yang mengandung olivine 65% dan piroksen 35%. dan amphibole) dalam jumlah besar yang berasosiasi dengan struktur geologi yang terbentuk pada masa Precamb rian hingga Tersier (Ahmad. dimana ia membagi geologi daerah Sorowako menj adi tiga bagian. yang mengandung olivine 85% dan pirokse n 15%. 1974. 2006). Bijih nikel tersebut terbentuk akibat pelapukan dan pelindihan (leaching) batua n ultrabasa seperti peridotit dan serpentinit dari rombakan batuan ultrabasa. Na mun berdasarkan ciri fisik dan kimiawinya. yang merupak an batuan induk pembawa nikel dengan kadar sekitar 2 %. dan Ahmad. 2006. yaitu : 1) Satuan batuan sedimen yang berumur kapur. piroksin.n Bemmelen. endapan nikel laterit di Sorowako dap at dibagi menjadi dua. Terdapat dibagian barat Sorowako dan diba tasi oleh sesar naik dengan kemiringan kearah barat. 2) Satuan batuan ultrabasa yang berumur awal tersier. 3) Low Serpentinized. 1977 dalam Mustaring. Ba tuan induk dari endapan nikel laterit adalah batuan ultrabasa dengan kandungan mineral ferromagnesian (olivine. yaitu Blok Barat (West Block) dan Blok Timur (East Block) yang berbeda satu sama lainnya (gambar 2). secara umum merupakan batuan peridortite yang tidak terserpentinisasi dengan bentuk morfologi . 3) Satuan alluvial dan sedimen danau (lacustrin e) yang berumur kuarter.5 km persegi. yang mengandung olivine lebih dari 90% dan pir oksen sekitar 5%. Pada satuan ini juga terdapat intrusi-intrusi pegmatit yang bersifat gabr oik dan terdapat dibagian utara. Batuan-batuan sejenis pe ridotite antara lain : 1) Dunite. Bijih nikel yang terdapat di bagian Tengah dan Timur Sulawesi tepatnya di daerah Soro wako termasuk ke dalam jenis nikel laterite dan bijih nikel silikat (garnierit).. pada umumnya di East Block memiliki topografi yang landai sedikit berbukit seda ngkan di West Block pada umumnya topografi terjal membentuk pegunungan. sebagian mengal ami serpentinisasi dengan derajat yang bervariasi dan umumnya terdapat dibagian timur. umumnya terdapat dibagian utara dekat desa Sorowako. Soeria Atmadja et al. Batuan ultrabasa wilayah Sorowako tersusun da ri batuan peridotite yang dapat dibagi menjadi empat satuan batuan. Perbedaan topografi sangat menyolok.

variogram memiliki nugget effect yang cukup tinggi yang menunjukkan adanya data yang bersifat erratic. Ba tuan induk bijih nikel adalah batuan peridotit.yang rel atif lebih terjal dibandingkan East Block (karena pengaruh struktur yang kuat). Sedangkan East Block meliputi 44 bukit menempati a rea seluas 36. Dimensi unit-unit blok cadangan yang digun akan adalah 25 25 1 meter yang disesuaikan dengan daerah pengaruh lubang bor dan spasi assay per meter kedalaman yang dilakukan terhadap conto bor. Dimana. Adapun variabel t aksiran yang digunakan dalam melakukan estimasi cadangan nikel laterit ini yaitu data kadar nikel (Ni) dan besi (Fe). dimana cadangan dibagi menjadi unit-unit b lok untuk memperoleh variabel taksiran cadangan secara detail. data pada arah horizontal memiliki daerah pengaruh (range) sebesar 35-4 3 meter dan pada arah vertikal memiliki daerah pengaruh sebesar 10-15 meter. banyak dijumpai bongkah – bongkah segar peridotit (Boulder) sisa proses pelapukan sehingga recovery menjadi kecil. Metode kriging yang digunakan dalam penelitian ini ada lah metode ordinary kriging blok 3 (tiga) dimensi karena mempertimbangkan penggu naan data dalam aspek ruang tiga dimensi. Berdasarkan analisis variogram. Topografi pada daerah ini relatif lebih landai dari pada daerah West Block. Metode estimasi cadangan yang berkembang s aat ini cukup banyak. dengan derajat serpentin yang bervariasi. Propinsi Maluku Utara. namun salah satu metode estimasi yang terbaik yang berhubu ngan dengan pemodelan dan perhitungan cadangan adalah metode geostatistik berupa kriging.3 km persegi. Pemodelan dan perhitungan cadangan dil akukan berdasarkan konsep model blok. Menurut Vinogradov batuan ultra . Daerah West banyak mengandung urat-urat kuarsa yang sulit dikontrol pola penyebarannya. dapat diketahui karakterisik spasial antar data. Pad a beberapa lokasi yaitu Blok Utara dan Blok Selatan A. Batuan dasar dari tipe ini umumnya adalah serpentine per idotite. Estimasi dan pemo delan cadangan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam tahap evaluasi pena mbangan. Umumnya boulder dilapisi oleh zona pelapukan ti pis dibagian luarnya. Metode kriging tersebut diterapkan dalam penelitian ini untuk melakuka n estimasi dan pemodelan cadangan nikel laterit daerah Pulau Gee. Halmahera timu r. karena keputusan teknis yang berhubungan dengan kegiatan penambangan sa ngat bergantung pada jumlah cadangan. lherzolite.

Nikel yang te rkandung dalam rantai silikat atau hydrosilikat dengan komposisi yang mungkin be rvariasi tersebut akan mengendap pada celah-celah atau rekahan-rekahan yang dike nal dengan urat-urat garnierit dan krisopras. air serta pergantian panas dingin yang bekerja kontinu. hingga pada su atu kondisi dimana suasana cukup netral akibat adanya kontak dengan tanah dan ba tuan. Pada pelapukan kimia khususn ya. Ni. sebagai hasil substit usi terhadap atom Fe dan Mg. menghasilkan Mg. Sedangkan larutan residunya akan m embentuk suatu senyawa yang disebut saprolit yang berwarna coklat kuning kemerah an. Unsur-unsur lainnya seperti Ca dan Mg yang terlarut sebagai bikarbonat akan terbawa kebawah sampai batas pelapukan dan akan diendapkan sebagai dolomit. Fe dan Mg d apat diterangkan karena radius ion dan muatan ion yang hampir bersamaan di antar a unsurunsur tersebut. Batuan asal. Adanya batuan asal merupakan syarat utama untuk terbentuknya endapan nike . menyebab kan disintegrasi dan dekomposisi pada batuan induk. magn esit yang biasa mengisi celah-celah atau rekahanrekahan pada batuan induk. Si cenderung membentuk koloid dari partikel-partikel silika yang sangat halus. Dilap angan urat-urat ini dikenal sebagai batas petunjuk antara zona pelapukan dengan zona batuan segar yang disebut dengan akar pelapukan (root of weathering).2 %. air tanah yang kaya akan CO2 berasal dari udara dan pembusukan tumbuh-tumbuh an menguraikan mineral-mineral yang tidak stabil (olivin dan piroksin) pada batu an ultra basa. Proses terjadinya substitusi antara Ni. maka ada kecenderungan untuk membentuk endapan hydrosilikat. dan Si terus menerus kebawah selama larutannya bersifat asam. dan haematit dekat permukaan. Unsur nikel tersebut ter dapat dalam kisi-kisi kristal mineral olivin dan piroksin. Bersama mineral-mineral ini selalu ikut serta unsur cobalt dalam jumlah kecil. akan merubah batuan peridotit menjadi batu an serpentinit atau batuan serpentinit peroditit. Fakto r-faktor yang mempengaruhi pembentukan bijih nikel laterit ini adalah: a. akhirnya membentuk mineral-mineral sep erti geothit. Didalam larutan. Ni yang larut. Fe teroksidas i dan mengendap sebagai ferri-hydroksida. Fe.basa rata-rata mempunyai kandungan nikel sebesar 0. Proses serpentinisasi yang terjadi pada batuan peridotit akibat pengaruh larutan hydrothermal. limonit. Larutan yang mengandung Mg. Sedangkan proses kimia dan fis ika dari udara.

dimana akan terjadi rekahan-rekahan dalam batuan yang akan mempermudah proses atau reaksi kimia pad a batuan. Asam-asam humus menyebabkan dekomposisi batuan dan dapat merub ah pH larutan. Topografi. Adanya perganti an musim kemarau dan musim penghujan dimana terjadi kenaikan dan penurunan permu kaan air tanah juga dapat menyebabkan terjadinya proses pemisahan dan akumulasi unsur-unsur. d. vegetasi dapat berfungsi untuk menja ga hasil pelapukan terhadap erosi mekanis. dimana hutann ya lebat pada lingkungan yang baik akan terdapat endapan nikel yang lebih tebal dengan kadar yang lebih tinggi. Air tanah yang mengandung CO2 memegang peranan penting didalam proses pelapukan kimia. Akumulasi andapan umumnya terdapat pada daerah-daerah yang la ndai sampai kemiringan sedang. s eperti olivin dan piroksin . Perbedaan temperatur yang cukup besar akan membantu terjadinya pelapukan mekanis. b. Seperti diketahui. Untuk daerah yang landai. e.mempunyai mineralmineral yang paling mudah lapuk atau tidak stabil. hal ini menerangkan bahwa ketebalan . c. Selain itu. batuan beku mempunyai porosi tas dan permeabilitas yang kecil sekali sehingga penetrasi air sangat sulit. Iklim. mak a dengan adanya rekahan-rekahan tersebut akan lebih memudahkan masuknya air dan berarti proses pelapukan akan lebih intensif. macam batuan asalnya adalah batuan ultra basa. Reagen-reagen kimia dan vegetasi.terdapat elemen Ni yang paling banyak diantara batuan lainnya . Dalam hal ini pada bat uan ultra basa tersebut: . Struktur yang sangat dom inan yang terdapat didaerah Polamaa ini adalah struktur kekar (joint) dibandingk an terhadap struktur patahannya. Keadaan topografi se tempat akan sangat mempengaruhi sirkulasi air beserta reagen-reagen lain. maka air akan bergerak perlahan-lahan sehingga akan mempunya i kesempatan untuk mengadakan penetrasi lebih dalam melalui rekahan-rekahan atau pori-pori batuan. vegetasi akan mengakibatkan: • penetrasi air dapat lebih dalam dan lebih mudah dengan mengikuti jalur akar pohon-pohonan • akumulasi air hujan akan lebih b anyak • humus akan lebih tebal Keadaan ini merupakan suatu petunjuk. Yang dimaksud dengan reagen-reage n kimia adalah unsur-unsur dan senyawa-senyawa yang membantu mempercepat proses pelapukan. Struktur.l laterit. Asam-asam humus ini erat kaitannya dengan vegetasi daerah.mempunyai komponen-komponen yang mudah larut dan me mberikan lingkungan pengendapan yang baik untuk nikel. Dalam hal ini.

merupakan kumpulan massa goethite da n limonite. maghemite. f. quartz.orange chert. dan magnetit. Terkadang terdapat mineral opal. Lapisan ini tipis pada daerah yang terjal. Profil nikel laterit keseluruhan terdiri dari 4 zona gradasi sebagai berikut : 1.4% kuarsa magnetit dan tekstur batuan . lapisan kaya besi dari limonit soil menyelimuti seluruh area. Ketebalan lapisan ini rata-rata 8-15 m. tremolite. umumnya mineral-mineral d i batuan beku basaultrabasa telah terubah menjadi serpentin akibat hasil dari pe lapukan yang belum tuntas. Waktu yang cukup lama akan mengakibatkan pelapukan yang cukup intensif karena akumulasi unsur nikel cukup tinggi. Waktu. Terkadang terdapat mineral-mineral hematite. Limonite L ayer : Merupakan hasil pelapukan lanjut dari batuan beku ultrabasa. quartz. secara teoritis. gibsite. berwarna merah tua. chromiferous. 3. Kompos isinya adalah akar tumbuhan. Pada daerah yang curam. A kumulasi dari garnieritepimelite di dalam boxwork mungkin berasal dari nikel ore yang kaya silika. oksida besi dan sisasisa organik lainnya. Terkadang terdapat mineral talc. merah coklat atau kuning. serpentin sekitar <0. jumlah air yan g meluncur (run off) lebih banyak daripada air yang meresap ini dapat menyebabka n pelapukan kurang intensif. Komposisinya meliputi oksida besi yang dominan. Iron capping mempunyai kadar besi yang tinggi tapi kadar nikel yang rendah. lithiophorite. 2. Kadar nikelnya sangat rendah sehingga tidak diambil dalam penambangan. dan sempat hilang karena erosi. Komposisinya berupa oksida besi.3 s/d 6 m.pelapukan men gikuti bentuk topografi. magnesite. Iron Capping : Merupakan bagian yang paling atas dari suatu penampang laterit. Dalam limonit dapat dijumpai adanya akar tumbuhan. Silika Boxwork : putih . chromiferous. meskipun d alam persentase yang sangat kecil. fine grained. goethit. Zona boxwork jarang terdapat pada bedrock yang serpentinized. Ketebalan lapisan tanah penutup rata-rata 0. Saprolite : Zona ini merupakan zona pengayaan unsur Ni. sebagian mengawetkan stru ktur dan tekstur dari batuan asal. humus. 4. mengisi sepanjang fractured dan sebagian mengganti kan zona terluar dari unserpentine fragmen peridotite. Sebagian dari nikel pada zona ini h adir di dalam mineral manganese oxide. Wa rna khas adalah coklat tua kehitaman dan bersifat gembur. Kemunculan bongkah-bongkah batuan beku ultrab asa pada zona ini tidak dominan atau hampir tidak ada.

vein dari endapan garni erite. garnierit minor dan sili ka > 35%. Struktur dan tekstur batuan asal masih terlihat. Permeabilitas batuan dasar meningkat sebanding dengan intensitas serpe ntinisasi. Frakturisasi ini diperkirakan menjadi penyebab adanya root z one yaitu zona high grade Ni. 5. Umumnya terbentuk pada iklim tro pis sampai sub-tropis. Columbia dan Australia. mangan dan pada beberapa kasus terdapat silika boxw ork. Kemunculan bongkah-bong kah sangat sering dan pada rekahan-rekahan batuan asal dijumpai magnesit. Bedrock : bagian terbawah dari profil laterit. akan tetapi posisinya tersembunyi. meskipun nikel later ite adalah produk pelapukan. menyumbang terhadap 40% dari produksi nikel dunia. Indonesia. mineral-mineral primer yang terlapukkan . bentukan dari suatu zona transisi dari limonite ke bedrock. Terkadang terda pat mineral quartz yang mengisi rekahan. serpen tin. Kuba. kadang membuka. Tersusun atas bongkah yang lebih besar dari 75 cm dan blok peridotit (batuan dasar) dan s ecara umum sudah tidak mengandung mineral ekonomis (kadar logam sudah mendekati atau sama dengan batuan dasar). Garnierite di lapangan biasanya diidentifikasi sebagai kolloidal tal c dengan lebih atau kurang nickeliferous serpentin. Philippines. terisi oleh mineral gar nierite dan silika. Ketebalan lapisan ini berkisar 5-18 m. Ga rnierite ( max. tapi dapat dikatakan juga bahwa proses . krisopras dan garnierit. nickeliferous quartz. chlorite. Endapan nikel laterite terbentuk dari hasil pelapukan yan g dalam dari batuan induk dari jenis ultrabasa. Jadi. Ni terlarut (leached) dari fase limonite (Fe Oxyhydroxi de) dan terendapkan bersama mineral silicate hydrous atau mensubtitusi unsure Mg pada serpentinite yang teralterasi (Pelletier. Ni 40%). campuran dari si sa-sisa batuan. Saat ini kebanyakan nikel laterite memang terbentuk di da erah ekuator. Batuan dasar merupakan batuan asal dari nikel la terit yang umumnya merupakan batuan beku ultrabasa yaitu harzburgit dan dunit ya ng pada rekahannya telah terisi oleh oksida besi 5-10%. Bongkah batuan asal yang muncul pada umumnya memil iki kadar SiO2 dan MgO yang tinggi serta Ni dan Fe yang rendah.1996). yang kaya akan Nikel.asal yan g masih terlihat. Negara penghasil nikel laterite di dunia diantaranya New Caledonia . saprolitic rims. Nikel laterite merupakan sumber bahan tambang yang sangat penting. butiran halus limonite.Zona ini terfrakturisasi kuat.

Type ini dapat ditemui dibeberapa tempat seperti di New Caledonia.enrichment s upergene sangat penting dalam pembentukan formasi dan nilai ekonomis dari endapa n hydrous silicate ini. Minera l garnierite dari jenis silicate mempunyai ciri poor kristalin. Ini menyebabkan fabric dari batuan induknya is totally change. texture afanitik . meninggalkan sedik itnya 20% fabric dari batuan aslinya (parent rock). sepiolite.Dominika dan Columbia. Indonesia. Philippines. Istilah “laterite” bisa diartikan sebagai endapan yang kaya akan ironoxide. En dapan nikel laterite dicirikan dengan adanya speroidal weathering sepanjang join ts dan fractures ( boulder saprolite).1978). dan chlorite terbentuk selama pr oses metamorphisme temperature rendah dan selama proses pelapukan dari batuan in duk. Rata-rata nikel berjumlah 1. Secara mineralogi nikel laterite dapat dibagi kedalam tiga kategori (Brand et all. Fe-Oxide mendominasi dengan membentuk lapis an horizontal diatas saprolite yang sekarang kita kenal sebagai Limonite. Umumnya. Batas antara batuan dasar. Genesis of Nikel Laterite Umunya Nikel deposit terbentuk pada batuan ultrabasa dengan kandungan Fe di oli vine yang tinggi dan Nikel berkadar antara 0. dan berstuktur seperti serpentinite (Brindley. Saprolite adalah produk pelapukan pertama. Proses Kimia Pembentukan Nikel Nikel terbentuk bersama mineral silikat kaya akan unsur Mg (ex. Umumnya. Ada juga yang mengartikan nikel laterite sebagai endapan lapuk an yang mengandung nikel dan secara ekonomis dapat di tambang. Kemiripan radius ion Ni2+ dan Mg2+ memun gkinkan substitusi ion diantara keduanya. Batuan induk dari endapan Nikel Laterite adalah batuan ultrabasa.4% wt. Olivin adalah jenis mineral yang tidak stabil selama pela pukan berlangsung. umumnya harzburgite (peridotite yang kaya akan unsur ortopiroksen). dunite dan jenis peridotite yang lain. Sebagai hasilnya. s aprolite dan wathering front tidak jelas dan bahkan perubahannya gradasional.olivin). mineral bijih dari jenis hidr ous silicate seperti talc. Mg larut da n Silika larut bersama groundwater. miskin u nsure silica dan secara intensif ditemukan pada endapan lapukan di iklim tropis (eggleton. 2001). mineral – mineral tersebut mempunyai variasi ratio Mg dan Ni. Benar bahwa Nikel berasosiasi dengan Fe-Oxide terutama dari jenis Goethite..2% – 0. smectite. Kondisi Mineralogy Endapan nikel laterite terbentuk baik pada mineral jenis silicate atau oxide. Selama pelapukan berlangsung.2 %.1998) .

1.5%. st .Hydrous Sili cate Deposits Profil dari type ini dari vertical dari bawah ke atas : Ore horizo n pada lapisan saprolite (Mg-Ni silicate). Sebaliknya. Ophiolite ini telah mengalami fault dan joint sebagai efek dari tectonic upli ft yang dapat memicu intensitas pelapukan dan perubahan pada water table level.1975). sangat rentan terhadap pelapukan terutama di daerah tropis. fracture dan grain boundaries dan dapat terbentuk mineral 1.Clay Silicate Deposits Pada jenis endapan ini. Diatasnya terbentuk saprolite dan mendekati permukaa n terbentuk limonite dan ferricrete (dipermukaan) ( see profile). terutama Cretaseous-Miose n.. Ni-rich serpentine juga dapat di replace oleh smectite atau kuarsa jika profile deposit ini tetap kontak dalam waktu lama dengan groundwater. Tektonik Setting Nikel laterite berkembang di kompleks Ophiolite pada rentang waktu Phanerozoic. Nikel berasosiasi dengan Goethite (FeOOH) dan Mn Oxide. 1. Si yang tersi sa akan bergabung dengan Fe.Oxide Deposits Type terakhir adala h Oxide. veining. K omposisi seperti itu tidak memungkinkan terbentuknya Nikel pada endapan residu ( regolith/lapukan). Profile bawah menunjukkan Protolith dari jenis harzburgitic peridotites (mostly mineral olivine.2%.serpentine. relic structure.Ni. semakin tinggi pula tingkat enrichment pros es untuk menghasilkan grade Nikel yang tinggi. Deposit Nikel lainnya ditemukan pada Archean Craton yang tergolong stabil beraso siasi dengan layer mafic complexes and komatiite (Butt.dan Al untuk membentuk mineral lempung (clay mine rals) seperti Ni-rich Notronite pada bagian tengah profil saprolite (see profile ). grade Nikel antara 1. Si hanya sebagian terlarut oleh melalui groundwater.8% – 2. Ni grade pada endapan ini lebih rendah dari Hydr osilicate deposit (1. Pada tipe depo sit oxide ini.). Semakin banyak zon a shear dan steep fault ( normal??). zona thrust fault ber asosiasi dengan emplacement kompleks ophiolite dan bersama dengan greenstone mem bentuk zona serpentine milonite atau talc-carbonates-altered ultramafic rocks. Nikel laterite sangat jarang atau tidak sama sekali terbentuk pada batu an carbonate mengandung mineral talc.1998). Pada zo na ini berkembang box-works (apa tuh.Brand et all. piroksen). Kondisi Topografi dan Morfologi Dua faktor tersebut sangat pe nting dalam endapan nikel laterit karena kaitannya dengan posisi water table. Sebagai t ambahan.

temperatur yang hangat ditambah dengan aktivitas biogenic a kan mempercepat proses pelapukan kimia. e. baja karena nikel mempunyai sifat keras. Kondisi cur ah hujan yang tinggi. Cara penambangan nikel melalui berbagai cara . akan mempercepat proses palarutan kimia (leaching processes) yang pa da akhirnya akan terbentuk endapan saprolite mengandung nikel yang cukup tebal. juga pada cracking minyak bumi.uktur dan drainage. misalnya pada bolam lampu pijar. fe. Kondisi water table pada zon a ini dangkal. Aln iko (Al. Co) Untuk membuat magnet.New Caled onia. Zona enrichment nikel laterite berada di topografi bagian at as (upper hill slope. Palinit dan Invar yaitu paduan nik el yang mempunyai koefisien muai yang sama dengan gelas yang digunakan sebagai k awat listrik yang ditanam dalam kaca. Genesa Endapan Nikel Akibat . • Untuk mem buat baja tahan karat (stailess stell) • Untuk membuat aliase dengan tembaga dan b eberapa logam lain seperti : a. Nikel-nikel yang diekspor dalam ben tuk 3 macam yaitu bijih.crest. yaitu : • Pemanggangan • Peleburan • Elektrolisis Penggunaa n Nikel • Untuk melapisi barang yang terbuat dari besi. tembaga. Cu. Fe) Digunakan untuk membuat instr umen tranmisi listrik b. Sebaliknya. In c onsequence. • Penebangan pohon dan semak • Pengupasan tanah permukaan • Penggalia n dengan sistem tangga (benching system) yaitu dimulai dari bawah ke atas mengik uti garis kontur dengan alat gali power shovel atau dozer shovel Pengolahan nike l melalui beberapa tahap .Cr) Digunakan sebagai kawat pemanas c. Serbuk nikel digunakan sebagai katalisator. Ural (Russia) dan Columbia. Ni. dimana Nikel laterite bisa mudah terbent uk. d. nikel kasar. misalnya pada hidrogenansi (pemadatan) min yak kelapa. Soroako. NIKEL Sifat-sifat nikel : • Putih mengkilat • Sangat keras • Tidak berkarat • Tah an terhadap asam encer Bijih nikel yang utam adalah nikel sulfida . Maluku Utara. pada topografi yang rendah. dan ferronikel. antara lain . plateau. Daerah penambangan nikel a da di Koala.apalagi ditambah dengan adanya zona patahan n shear or joint. Monel (Ni. Columbia memungkinkan untuk terjadinya endapan Nikel laterite. water table yang dalam akan menghambat proses pelarutan unsur – unsur dari batuan induk (baca:enrichment proses).Fe. tahan korosi dan mudah mengkilap jika digosok. Kondisi seperti ini dapat dijumpai di beberapa tempat sepeti Indonesia. Nikrom(Ni. 4. Iklim Tempat – tempat yang beriklim tropis seperti Indon esia. atau terrace).

urat dalam retakan batuan.Replacem ent Unsure logam Ni dan Co sebagai penyusun utama magma basa hadir dalam Kristal olivine dan enstatite karena adanya kesamaan jari-jari ion (Ni= 0.3 % ( Prijono. dimana dalam keadaan segar mengan dung Ni sebesar 0. Menurut Vinogradov batu an ultra basa rata-rata mempunyai kandungan nikel sebesar 0. lingkungan craton yan g stabil. menyebabkan disintegrasi dan dekomposisi pada batuan induk. air serta pergantian panas dingin yang bekerja kontinu . manga anit (Mn2O3. Mineral pirolusit (MnO2).Teori disensioni s Bahwa endapan bijih berasal dari air permukaan yang meresap ke dalam bumi lalu dipanaskan oleh panas alami. Proses serpentinisasi yang terjadi pada batuan peridotit akibat pengaruh larutan hydrothermal. Pada tahun 1859 ada suatu teori kuno yang dikemukakan oleh Van C otta yang menjelaskan proses terjadinya bijih di alam yaitu : a. Sedangkan proses kim ia dan fisika dari udara. Proses terjadinya substitusi antara Ni. fasa koloidal. Sedimenter Mangan berlapis dalam sediment marin.Teori sensionis Bahwa endapan bijih b . Laterit dan elluvial Pengayaan dari konsentrasi kimia dan mekanik dari bijih man gan dan batuan.2 %. Fe dan Mg dapat diterangkan karena radius ion dan muatan ion yang hampir bersamaan di antara unsur-unsur tersebut.H2O). mengakibatkan logam yang terdapat pada batuan laru t dan masuk ke dalam celah-celah batuan. Ni dan Co menjadi bagia n yang tak terpisahkan dalam batuan peridotit. pra tersier. bantuan bakteri dan ganggang. Pelarutan dari mangan primer. bentuk konkresi/nodul. pelarutan unsur-unsur logam membentuk polimetalik-nodule. sebaran later al luas. psilomelan (MnO. Marine-nodule Relasi dengan kegiatan gunung api bawah laut.82 A) dengan jari-jari mg dan Fe sehingga Ni dan Co dapat bertukar (proses re placement) dengan Mgf dan Fe pada jaringan mineral asli.MnO22H2O).1% sampai 0. psilomelane. akan merubah batuan peridotit me njadi batuan serpentinit atau batuan serpentinit peroditit.78 A dan Co = 0. tebal. lensa. b. sebagai hasi l substitusi terhadap atom Fe dan Mg. Unsur nikel ter sebut terdapat dalam kisi-kisi kristal mineral olivin dan piroksin. 1977) Genesa Endapan Nikel Laterit Tubuh endapan nikel laterit terbentuk setelah tubuh batuan beku tersingkap di pe rmukaan dan mengalami pelapukan secara terus – menerus yang mengakibatkan batuan m enjadi Batuan induk bijih nikel adalah batuan peridotit. Mineral pirolusit.

Kemudian bermunculan teori-teori baru yang telah m embrikan konsep dasar mengenai proses terbentuknya bijih. mempunyai sisa magma yang berupa cairan dan gas yang bersuhu tinggi. mineral yang m erupakan hasil proses pelapukan. Magma akan mengalami penurunan tekanan dan tempera tur kemudian akan mengalami kristalisasi mineral-mineral silikat. Metasomatisme k ontak Intrusi magma yang telah menjadi padatan. Magma yang memiliki sifat mobilitas akan melalui celah-celah pada kulit bumi bila ada kese mpatan dan membentuk intrusi. Campuran min eral bijih dan mineral gangue akan membentuk mineral bijih. kemudian mengendapkan bijih-bijih pada dinding celah-celah. Proses-proses tersebut melibatkan pemisahan bijih atau injeksi gas-gas dan uap b ermineral. c. Pembentukan bahan galian ini relatif sangat kecil dibandingkan dengan proses lainnya. Mineral-mineral ini biasanya tersebar dalam batuan dan terd iri dari mineral pembentuk batuan yang tidak atau sedikit sekali mengandung unsu r logam. mineral yang terbentuk bersama-sama den gan mineral lain dan belum mengalami pelapukan. Sublimasi Meru pakan proses pengendapan langsung dari uap dan gas. suhu memiliki peranan pe . Terbentuknya endapan mineral ini sebagai akibat terjadinya reaksi antara dua gas atau lebih. Konsep kerja proses te rsebut sebagai akibat terjadinya penurunan tekanan.Mineral supergene. Mineral bijih dapat dikelompokkan menjadi :Mineral hipogene.Logam-logam yang berguna biasanya ter ikat di dalam mineral bijih bersama-sama dengan unsur kimia lainnya. yaitu selalu berkaitan dengan batuan.erasal dari liquid atau cairan yang berhubungan dengan kegiatan magma yang naik mendekati permukaan.Teori pemisahan sekresi lateral Bahwa bijih terbentuk karena adanya sekresi y ang berjalan secara mendatar. air bermineral pada suhu tinggi. Pada metamorphose kontak. Biasanya mineral-mineral non logam dikenal sebagai gangue. se mi logam dan bukan logam ataupun unsur-unsur volatil (pembentuk gas). baik berbentuk logam. Apabila cairan dan gas ini masuk dan bersen tuhan pada celah-celah batuan lainnya dapat mengadakan reaksi kimia dan menghasi lkan mineral-mineral baru. Proses-proses pembentukan bahan galian logam ad alah sebagai berikut : Kristalisasi magma Magma yang merupakan larutan silikat b erasal dari perut bumi mengandung berbagai unsur kimia. Dalam hal ini perlu dibedakan antara metamorphose kon tak dan metasomatisme kontak.

Fe2O3 Fe2O3 Fe2O3.2 Magnetik ata u bijih hitam Bijih merah Bijih coklat Spathic. Endapan ekonomis umumnya berupaMagnetite. Sementara hematit merupakan mineral bijih u tama yang dibutuhkan dalam industri besi.4 70. tekanan juga memegang peranan penting selain suhu. untuk cairan yang berada ditempat y ang dangkal dengan suhu berkisar antara 50o hingga 150o C.Marcasite.Pyrhotite. 1981.Magnetite d an Limonite 6. Sedimentasi/placer:Hematite.0 59 – 63 48. M. Ec onomic Mineral Deposits. Magmatik:Magneti te dan Titaniferous Magnetite 2. 392. terj adi penambahan tekanan pada sisa cairan magma yang mampu mengadakan reaksi dan m enghasilkan mineral baru. Besi primer ( ore deposits ) Proses terjadinya cebakan bahan galian bijih besi b erhubungan erat dengan adanya peristiwa tektonik pra-mineralisasi. Mesot hermal. Beberapa jenis genesa dan endapan ya ng memungkinkan endapan besi bernilai ekonomis antara lain : 1. Konsentrasi mekanik dan residual: Hematite. dan Siderite 5. tetapi terdapat dalam jumlah kecil. Oksidasi: Limonite dan Hematite 7. Pergantian/replacement: Magnetite dan Hematite 4. untuk cairan yang berada ditempat yangtidak begitu dalam dengan suhu ber kisar antara 150o hingga 300o C. Bafeman. P. clay ironstone Sumber : Iron & Ferroalloy Metals in (ed) M. besi yang namun ja rang yang tinggi. dan Chamosite. L. Akibat perist .nH2O FeCO3 Kandungan Fe Klasifikasi komersil (%) Magnetit Hematit Limonit Siderit 72. Jensen & A. kandungan Fe da n klasifikasi komersil dapat dilihat pada Tabel dibawah ini: Tabel mineral-mineral bijih besi bernilai ekonomis Mineral Susunan kimia FeO.nting dan hanya mengakibatkan terjadi pemanggangan (baking effect). Letusan Gunung Api Dari minera l-mineral bijih besi. terutama Klasifikasi hidrotermal : Hipothermal. Hidrothermal Semua cairan. Karakter dar i endapan besi ini bisa berupa endapan logam yang berdiri sendiri namun seringka li ditemukan berasosiasi dengan mineral logam lainnya. untuk cairan yang berada ditempat yang dalam dengan suhu berkisar antara 300o hingga 500o C. Sedangkan pa da metasomatisme kontak. Limonite. Epithermal. Iron Ore Besi merupakan logam kedua yang paling banyak di bumi ini. magnetit adalah mineral dengan kandungan Fe paling tinggi. Mineralmineral pembawa besi dengan nilai ekonomis dengan susunan kimia.Limonite dan Siderite.Hematite. black band. Metasomatik kontak: Magnetite dan Specularite 3 . Kadang besi terdapat memi liki sebagai nilai kandungan ekonomis logam tanah (residual). Kadang kala dapat berupa mineral :Pyrite.

yaitu intrusi magma menerobos batuan tua. berat Dengan jenis. dan penggantian (replacement) pada bagian kontak magma dengan batuan yang diterobosnya. Jenis cebakan ini telah terben tuk dalam semua waktu geologi. tetapi kebanyakan pada umur Tersier dan masa kini . nilai ketahanan ekonomi kimiawi yang hingga lamanya para pelapukan ahli dan mekanisma. secara alamiah terpisah karena gravitasi dan dibantu pergera kan media cair. Proses penerobosan m agma pada zona lemah ini hingga membeku umumnya disertai dengan kontak metamorfo sa. Perubahan ini disebabkan karena adanya panas dan baha n cair (fluida) yang berasal dari aktivitas magma tersebut. alter asi. Akibat adanya kontak magmatik ini. Kontak metamorfosa juga melibatkan batuan samping sehingga menimbulkan bahan cair (fluida) bijih. dimana pemisahannya Penambangannya dapat menggunakan dengan alat semi-mobile d an pengerukan. mineralisasi. padat dan gas/udara. Kebanyakan cebakan berkadar rendah tetapi dapat di tambang karena berupa partikel bebas. struktur sesar ini merupakan zona lem ah yang memungkinkan terjadinya magmatisme. Cebakan-cebakan placer berdasarkan genesanya: G e n e s a Terakumulasi in situ selama pelapukan J e n i s Placer residual Terkonsentrasi dalam media padat yang bergerak Placer eluvial Terkonsentrasi dal am media cair yang bergerak (air) Placer aluvial atau sungai Placer pantai Terko . mudah dikerjakan dengan tanpa penghancuran . sebagian besar merupakan cadangan berukuran kecil dan sering terkumpul dalam w aktu singkat karena tererosi. Kerapatan konsentrasi mineralmineral berat tersebut tergantung kepada tingkat kebebasannya dari sumber.iwa tektonik. yang relatif merupakan murah. menyebut dimilikinya geologi endapan alochton tersebut sebagai cebakan placer. metoda biasanya cara penambangan termurah. seperti cairan magmatik dan metamorfik yang banyak mengand ung Besi sekunder ( endapan placer ) Cebakan mineral alochton dibentuk oleh kumpulan mineral berat melalui proses sedimentasi. terjadilah proses rekristalisasi. terbentuklah struktur sesar.

dimana lapisan . Bertambah besar dan berat partikel akan diendapkan/terkonsentrasi di pantai. ini berukuran dikenal kecil daripada mineral ringan. kem udian terakumulasi sebagai batas yang jelas dan membentuk lapisan. Placer pantai. Jenis cebakan ini hanya terbentuk pada permukaan tanah yang hampir rata . Kedua. Partikel yang telah mineral/bijih pembentuk cebakan terakumulasi kimiawi dan langsung di atas batuan sumbernya (contoh : urat mengandung emas atau kasiterit) mengalami pengrusakan/peng-hancuran terpisah dari bahan-bahan batuan yang lebih ringan. Placer terakumulasi pada kantong-kantong (pockets) permukaan batuan sungai atau aluvial. dengan bijih emas penting dalam dalam cebakan Jenis yang ini paling penting terutama yang berkaitan umumnya berasosiasi Telah lebih dengan bijih besi. Placer eluvial.nsentrasi dalam media gas/udara yang bergerak Placer Aeolian (jarang) Placer residual. Cebakan ini terbentuk sep anjang garis pantai oleh pemusatan gelombang dan arus air laut di sepanjang pant ai. Perlapisan me nunjukkan urutan terbalik dari ukuran dan berat partikel. mineral berat pada batuan sumber (beku dan malihan) terbentuk dalam ukuran lebih kecil daripada mineral utama pembentuk ba tuan. Gelombang melemparkan partikel-partikel pembentuk cebakan ke pantai dimana a ir yang kembali membawa bahan-bahan ringan untuk dipisahkan dari mineral berat. placer Partikel eluvial mineral/bijih p embentuk dengan bahan-bahan jenis cebakan yang ini diendapkan di atas lereng bukit suatu batuan sumber. bahwa fraksi fraksi dimana konfigurasi lapisan dan berat jenis partikel mineral/bijihmenjadi faktorfaktor mineral berat pembentukannya. pemilahan dan susunan endapan sedimen dikendalikan oleh berat jenis dan ukuran partikel (rasio hidraulik). Di beberapa daerah ditemuka n pembentuknya bernilai ekonomis dasar. sehubungan : Pertama. dimana didalamnya dapat juga ditemukan mineral-mineral ringan yang tahan reaks i kimia (misal : beryl).

palu dan kompas geologi. xenotim dan zirkon. loupe. Kegiatan pekerjaan lapangan yang dilakukan adalah penyelidikan geologi meliputi pemetaan. Kegiatan analisis setelah kimia pekerjaan . Mineral ikutan dalam endapan placer. p latinum (Pt). markasit (FeS). Penyediaan peralatan antara lain peta topografi. Tata cara eksplorasi bijih besi primer meliputi urutan kegiatan eksplor asi sebelum pekerjaan lapangan. kasiterit. bijih besi di Indonesia sebagai sudah bahan banyak pedoman acuan oleh berbagai bijih sehingga Pedoman diperlukan penyusunan eksplorasi dimaksudkan berbagai pihak dalam melakukan kegiatan penyelidikan umum dan eksplorasi bijih b esi primer. GPS. emas. xenotim (YPO4). meliputi studi literatur dan pen ginderaan jarak jauh. pengukuran topografi. Placer pantai (beac h placer) terjadi pada kondisi topografi berbeda yang disebabkan oleh perubahan muka air laut. alat ukur topografi. pirhotit (Fe1-xS). zirkon (ZrSiO4) dan lain-lain. emas (Au). monazit. alat pemboran inti. Konsentrasi partikel mineral/bijih juga dimu ngkinkan pada terrace hasil bentukan gelombang laut.La. kappameter dan peralatan ge ofisika. in tan.dasar b erukuran halus dan/ atau kaya akan mineral berat dan ke bagian atas berangsur me njadi lebih kasar dan/atau sedikit mengandung mineral berat. kasiterit (SnO2).Nd. SiO4)]. alat gali. magnetometer. saat pekerjaan lapangan dan setelah pekerjaan la pangan. Eksplorasi bijih be si Penyelidikan dilakukan teknis umum dan eksplorasi pihak. dimana zona optimum pemisahan mineral berat berada pada zona pasa ng-surut dari suatu pantai terbuka. Su atu cebakan pasir besi selain mengandung mineral-mineral bijih besi utama terseb ut dimungkinkan berasosiasi dengan mineral-mineral mengandung Fe lainnya diantar anya : pirit (FeS2). ilmenit. monasit [Ce. Mineral-mineral terpenting yang dikandung jenis cebakan ini adalah : magnetit. Th(PO4. ma gnetic pen. peta geol ogi. besi. intan. pembuatan paritan dan sumur uji. survei geofisika dan pemboran inti. rutil. pita ukur. agar ada kesamaan dalam melakukan kegiatan tersebut diatas sampai pe laporan. Kegiatan sebelum pekerjaan lapangan ini bertujuan untuk mengetahui gamba ran mengenai prospek cebakan bijih besi primer. chamosit [Fe2Al2 SiO5(OH (TiO2).

CaO. umur tambang dan hasil yang akan diperoleh. Sedangkan pengolahan data adalah interpretasi hasil dari penyel idikan lapangan dan analisis laboratorium. ubahan dan struktur pada singkapan. eksplorasi tahap e ksplorasi mengidentifikasi daerah-daerah yang berpotensi bagi keterdapatan miner al pada skala regional. Pemboran inti dilakukan setelah penyelidikan geologi dan penyelidikan pena fsiran geologi dan geokimia secara langsung maupun tidak geofisika. prospeksi. Al2 O3. Pemetaan adalah pengamatan dan pengambilan conto yang berkaitan dengan aspek geologi dilapangan. Fe3O4. b erat jenis (BD). K2O. Penyelidikan geologi adalah penyelidikan yang berkaitan dengan aspek-aspek geologi diantaranya : pem etaan geologi. geometri cebakan minera l. Prospeksi. karena akan berpengaruh terhadap optimasi re ncana usaha tambang.fisika. SiO2. TiO2. parit uji. eksplorasi eksplorasi a dalah rinci. Pengamatan yang dilakukan meliputi : jenis litologi. mineralisasi. Analisis fisika yang dilakukan antara lain : mineragrafi. sed angkan pengambilan conto berupa batuan terpilih. geologi yang umumnya untuk dilakukan melalui empat tahap sbb : Survei tinjau. tahap eksplorasi yang rnerupakan deliniasi awal dari suatu endapan yang teridentifikasi . Eksplorasi umum. paritan. shafts dan terowongan. dihitung sesuai standar perhitungan cadangan yang berlaku. lubang bor. serta sebarannya secara horizontal maupun secara vertical yang mendukung lang sung. MgO. Penentuan jumlah cadangan (sumberdaya) mineral yang mempunyai nilai e konomis adalah suatu hal pertama kali yang perlu dikaji. sumur uji. P. tahap eksplorasi dengan jalan mempersempit da erah yg mengandung endapan mineral yg potensial. Dalam . tahap eksplorasi untuk mendeliniasi secara r inci dalarn 3-dimensi terhadap endapan mineral yang telah diketahui dari pencont ohan singkapan. S. Penyelidikan Geofisika adalah p enyelidikan yang berdasarkan sifat fisik batuan. lapangan Unsur yang dilakukan antara kimia lain adalah lain : analisis laboratorium dan pengolahan data. untuk dapat mengetahui struktur bawah permukaan. Tahapan umum. Analisis laboratorium meliputi dan ya ng dianalisis antara Fetotal. urutan Survei penyelidikan tinjau. Eksplorasi rinci. LOI. Fe2O3. petrografi.

-Alat dan cara penambangnya sangat sederhana. atau hampir tidak tidak ada. karena d alam penambangnya hanya mengikuti arah endapan. Truck and Shov el 2. – Kelayakan penentuan batasan cadangan. dapat dijelaskan sebagai berikut: a. Metode penambangan ada 2 metode : • Open Pit ( Tambang Terbuka ) 1.Penyusunnya berupa Karbon.Glory Hole Methode c. seperti Cut of Grade.Umumnya merupakan cara penambangan se derhana. dan banyak mengandung Methane (gas beracun). -Tanpa perencanaan rinci. b.hal penen tuan cadangan. metode tambang bawah t anah tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut: 1.Glory Hole Methode Metode Glor y Hole Methode merupakan system penambangan dengan cara bebas membuat . dll.Sedikit memakai penyangga. dapat kita ketahui bahwa penambangan metode penambangan batubara dipi sahkan dari metode-metode yang lain. ketebalan minimum dan sebagainya bertujuan untuk me ngetahui kondisi geologi dan sebaran bijih besi bawah permukaan. Hal ini dikarenakan :Batubara berupa lapisan sedimen.Sublevel Stoping Berdasar kan pembagian di atas. langkah yang perlu diperhatikan antara lain : . -Endapan bijih memiliki kemiringan lap isan (dip) lebih dari 70o. sehingga tidak mudah runtuh. Selanjutnya.Cocok untuk endapan bijih dengan ciri-ciri: -Endapan bijih dan batuan induk rel ative keras. d .Bisa menggunakan buruh-buruh yang tidak terlatih.Kebenaran penyebaran dan kualitas cadangan berdasarkan korelasi seluruh data eksplorasi seperti pemboran. Sedangkan metode Open Stope Methode sendiri dibedakan menjadi: a. b. c.Shrinkage Stoping d. -Antara batuan induk dan bijih mudah dibedakan atau terlihat jelas. atau tradisional. Stripping Ratio.Gopheri ng Coyoting b. -Ukuran bijih tidak terlalu besar. ked alaman maksimum penambangan. Dragline • Underground ( Tambang Bawah Tanah ) Metode tambang bawah tanah terbagi mejadi:Open Stope MethodesSupported Stope Met hodesCaving MethodesCoal Mining Methodes Berdasarkan pembagian metode penambanga n di atas. -Tebal endapan bij ih kurang dari 5 m. .Open Stope Methodes Open Stope Methodes adalah sistem tambang bawah tanah dengan ciri-ciri : a.Gophering Coyoting Me tode Gophering Coyoting mempunyai ciri-ciri: -Arah penambangan hanya mengikuti a rah endapan bijih. analisis conto. -Cara pengerjaannya tidak sistematis.Memadai atau tida knya kegiatan dan hasil eksplorasi.

-Kemiringan lereng sebaiknya lebih dari 30 o. -Batas endapan bij ih dan batuan induk harus kuat dan tidak ada retak-retak ketika dilakukan penamb angan. mempunyai ciri-ciri: -Metode ini cocok untuk endapan yang sempit atau relative sedikit. atau material lain yang tidak ditambang. karena endapan Sulfida harus dengan metode selective mining.lubang buk aan. b. -Baik endapan bijih dan batuan induk harus kuat dan keras. Bahan penyangga buatan ini disebut j . Penyangga alamiah d ibagi menjadi: -Endapan bijih yang ditinggalkan atau tidak ditambang.Sublevel Stoping Subl evel Stoping adalah penambangan bawah tanah dengan cara membuat level-level. Hal ini diperlukan agar tidak terjadi dilusi atau pencampuran dua materia l. hal ini guna menghindari pengaruhnya pada asam tambang. -Waste -Batuan samping. agar tidak runtuh. c. Setelah dinilai tidak ekonomis.Pen yangga Alamiah Penyangga alamiah adalah penyangga yang menggunakan material yang berada atau dihasilkan dari proses penambangan itu sendiri. dikarenakan baik batuan induk maupun endapan bijih relative kuat. kem udian dibagi menjadi sublevel-sublevel. antara lain: a.Cara penambangannya secara sistemati s. -Penambangan tidak selektif. -End apan mempunyai kemiringan lebih dari 70o. -Penyebaran kada r bijih sebaiknya homogen. Sedangkan syarat-syaratnya sebagai berik ut: -Ketebalan cebakan antara 1 – 20 m. -Bukan merupakan en dapan Sulfida (Fe). Penyangga dalam tambang bawah tanah dibedakan menjadi dua. Endapan bijih memiliki nilai yang tinggi baik kadar maupun harganya.Supported Stope Methode Supported Stope Methode ada lah metode penambangan bawah tanah yang menggunakan penyangga dalam proses penam bangannya. endapan bijih ini ditinggalka n sebagai penyangga. -Tebal endapan tidak lebih dari 3 m. -Endapan bijih dan batuan induk kuat. Secara umum ciriciri Supported Stope Methode antara lain:Cocok untuk endapan bijih serta batuan induk yang lunak. -Endapan bi jih harus homogen atau uniform. Dalam hal ini pencampuran endapan bijih dengan batuan induk. -Endapan b ijih kadar rendah. d.Shrinkage Stoping Metode S hrinkage Stoping mempunyai syarat atau ciri-ciri: -Cocok untuk batuan kuat. tetapi dengan arah memanjang ke bawah berbentuk bula t atau elips.Penyangga Buatan (Ar tificial Support) Artificial support adalah penyangga buatan yang dimasukan ke d alam tamang bawah tanah. 2. Lebar endapan antara 1 – 5 m.

b.5 m. -Arah endapan relative mendatar tapi cukup tebal. Syarat Cut and Fill Stoping antara lain: Endapan bijih tebalnya antara 1 – 6 m. d. -K emiringan endapan lebih dari 45o -Ketebalan bijih minimal 3. dimana level -level tersebut merupakan endapan bijih yang ditambang. semen. -Ketebalan endapan bijih antara 1 – 5 m. maka stop e tersebut diisi kembali tanpa menunggu selesai dalam satu level.uga Material Filling. maka level tersebut diisi kembali dengan material lalu dilanjutkan den gan membuat level baru. dimana penyangganya berbentuk ruang (tiga dimensi). Ini yang membe dakan dengan Shrink and Fill Stoping. -Bijih harus bernilai tinggi. tanah. -Sebaiknya untuk endapan vein. c. Ciri-ciri Square Set Stoping antara lain: -Ongkos penyangganya sangat mahal. dapat berupa tailing. kayu.Stull Stoping System penamba ngan ini meruapkan system penambangan yang memasang penyangga dari footwall ke h anging wall. kemiringannya harus lebih dari 45o. Penyangganya sendiri dapat berupa kayu maupun besi. *Cara pemasangan penyangga dibedakan menjadi:Raise Set Raise set . baja. tapi batuan ind uknya lunak. tapi batuan induk mudah pe cah menjadi bongkahan-bongkahan. sehingga pada system penambangan ini pe nyangganya menggunakan kayu. Arah tambang pada metode ini relative horizontal. -Endapan bijih bernilai tinggi baik kadar maupun harganya. mengingat biaya yang dibut uhkan untuk penyangga sangat mahal. Setelah selesai menambang dalam sa tu level. mau pun baut batuan. -R ecovery harus tinggi.Square Set Stoping Pada dasarnya. Setelah selesai menambang dalam satu stope. Ciri-ciri system penambangan ini antara lain: -Biji h cukup kuat. Stull sendiri berarti kayu. Supported Stope Methode dibedakan menjadi: a. sehingga tidak perlu langsung disangga. Di dalam level-level ter sebut dibuat Stope-stope atau ruanganruangan. system penambangan ini dengan cara membuat penyangga yang lebih sistematis. pasir.Dan unt uk endapan yang bukan vein kurang dari 45o -Endapan bijih keras. Baik berupa kubus ataupun balok. -Baik endapan b ijih maupun batuan induk mudah runtuh.Shrink and Fill St oping Merupakan metode penambangan dengan cara membuat level-level. Dan looses factor harus rendah. -Kemiringan endapan bijih tidka terlalu berpeng engaruh. -Endapan tidak perlu memiliki batasan yan g jelas antara endapan bijih dan batuan induknya.Cut and Fill Stoping Merupakan metode penambangan dengan cara memotong batuan untuk membuat stope dalam level.

/ Rated: Copyright: Attribution Non-commercial .Corner Corner set me rupakan cara pemasangna penyangga ke arah samping atau juga menyudut. *Vein atau urat batuan adalah intrusi batuan lain ke dalam batuan induk. 38333348-Laterit-Dan-Endapan-Bijih Download this Document for FreePrintMobileCollectionsReport Document Report this document? Please tell us reason(s) for reporting this document Spam or junk Porn adult content Hateful or offensive If you are the copyright owner of this document and want to report it.scribd. Question_small </static/help?type=private> Info and Rating Reads: 1.merupakan cara pemasangan penyangga dari bawah ke atas.142 Uploaded: 10/16/2010 Category: /Uncategorized.Lead Set Lead set merupakan cara pemasan gan penyangga maju. please follow these directions <http://support. * End apan bijih dalam sebuah cebakan relative berbeda kadarnya pada masingmasing bagi annya. *Raise adalah lubang bukaan horizontal yang berfungsi sebagai jalan keluarmasuk pekerja dan juga mengeluarkan endapan b ijih. *Level adalah lubang bukaan yang bertingkat-tingkat. Intusi terjadi me lalui rekahan-rekahan batuan induk. dan lebih keras daripada batuan induk. Report Cancel <javascript:void(0)> This is a private document. *Drift adalah lubang bukaan yang me nghubungkan antar level secara vertikal.com/forums/33563/entries/22981> to submit a copyright infringement notice. Mengenai kadarnya dapat dihitung dengan menggunakan metode IMD dan juga I DW yang diperlajari di matakuliah Geostatik. searah dengan penambangan endapan bijih.

scribd.scribd.com&status=Reading%20%2238333348-Laterit-Dan-Endapan-Bijih%22 %20on%20Scribd%20http%3A%2F%2Fwww.com/doc/29482111/BIJIH-LATERIT> p.scribd.scribd.com/doc/50946322/kumpulan-soal-sidang-tek-pertambangan-M ANTEP> p. p. <http://www.scribd. <http://www. <http://www. <http://www.com/doc/23929069/baru> 4.com/doc/28517983/Genesa-Minerals-Genesa-Minerals-Written -by-Administrator> p. <http://www.com/ home?source=scribd.scribd.php?u=http%3A%2F%2Fwww. <http://www.0/> <#><#> Indra Vj <http://www.Attribution_noncommercial <http://creativecommons.com/doc/49506894/Geologi> 5. <http://www. <http://www.com/buzz/post?url=http%3A%2F%2Fwww. p.com%2Fdoc%2F39452780%2F 38333348-Laterit-Dan-Endapan-Bijih&message=> <#> Related Documents PreviousNext 1.scribd.com/doc/39102208/GENESA-BAHAN> p.com/de2kzzz> Indra Vj <http://www.scribd.scribd. <http://www.com/doc/45725574/Genes-A> p.com/sharer. <http://www.com/doc/43549286/Nikel-laterit> p.com/doc/47527649/ajdhg> p.scribd. p.com%2Fdoc%2F39452780%20%23Readcast><htt p://www. <http://www.com/doc/38551305/Genesa-Nikel> 3.scribd.scribd.scribd.scribd. <http://www. p.facebook.scribd.com/de2kzzz> Share & Embed <http://www. p.org/licenses/by-nc/3.scribd. <http://www.scribd.com/doc/32998366/Genesa-Bahan-Galian-complete2> p.scribd.scribd.com/doc/36237296/Genesa-Mineral> p. <http://www.com/doc/28518828/Genesa-Minerals-Genesa-Minerals-Written -by-Administrator> 2.com/doc/44236983/Bab-i-amp-II-Pendahuluan-amp-Pelapukan> .scribd.google.com%2Fdoc%2F394527 80%2F38333348-Laterit-Dan-Endapan-Bijih%23source%3Afacebook><http://twitter.com/doc/46909372/Genesa-Mineral> p. <http://www.

scribd.scribd. so it may only be added to private collections. but others can view it . <http://www.com/doc/43500026/Diamond> 2.com/doc/44258503/Mineral-Intan-Merupakan-Jenis-Mineral-Y ang-Mempunyai-Sifat-Fisik-Dan-Drajat-Kekerasan-10-Atau-Paling-Keras-Pada-Skala-M ohs> 4 p. 6 p.com/ariojudo> Add a Comment Submit share: Characters: 400 <javascript:void(0)> Print this document High Quality Open the downloaded document. 80 p.com/doc/39452780/38333348-Laterit-Dan-Endapan-Bijih> 6 p.com/doc/38282433/Baca-Juga-RPS-GD-2007-Rev> 10 p. + Create a New Collection Name: Description: Collection Type: *public locked: *only you can add to this collection. Download and Print <javascript:void(0)> Add this document to your Collections This is a private document.com/doc/37815075/Www-dim-Esdm-go-Id-17-Logam-Jatim> Recent Readcasters <http://www. <http://www.More from this user PreviousNext 1.scribd. <http://www. <http://www.scribd.scribd.scribd. <http://www. <http://www.scribd. and select print from the file menu (PDF reader required).com/doc/44258522/Mineral-Intan-Merupakan-Jenis-Mineral-Y ang-Mempunyai-Sifat-Fisik-Dan-Drajat-Kekerasan-10-Atau-Paling-Keras-Pada-Skala-M ohs> 6 p.

com/scribd <http://www. Language: English <#> Choose the language in which you want to experience Scribd: * English </language?destination=http%3A%2F%2Fwww.scribd.scribd.facebook.com%2Fdoc%2F39452780%2F3833334 8-Laterit-Dan-Endapan-Bijih&id=es> * Português (Brasil) </language?destination=http%3A%2F%2Fpt.scribd.*public moderated: *others can add to this collection.scribd. scribd.com/scribd </scribd> twitter. and only you will be able to view it Save collectionCancel <#> Finished? Back to Document <javascript:void(0)> Upload a Document </upload-document> Search Documents <#> * * * * * * * * * * * * * * * * * * Follow Us! scribd.com/pages/Scribd/6978454082> About </about> Press </static/press> Blog <http://blog.com%2Fdoc%2F39452780%2F3833334 8-Laterit-Dan-Endapan-Bijih&id=pt> scribd.com> FAQ </faq> Developers / API </developers> Jobs </jobs> Terms </terms> Copyright </copyright> Privacy </privacy> Copyright © 2011 Scribd Inc. but you approve or reject additions *private: *only you can add to this collection.scribd.com/scribd <http://twitter. scribd. .com%2Fdoc%2F39452780%2F383333 48-Laterit-Dan-Endapan-Bijih&id=en> * Español </language?destination=http%3A%2F%2Fes.com/scribd> facebook.com/> Partners </partners> Scribd 101 </scribd101> Web Stuff </webstuff> Scribd Store </store/about> Support <http://support.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->