P. 1
makalah agama

makalah agama

5.0

|Views: 1,427|Likes:
Published by Atzuka Kyotatzu

More info:

Published by: Atzuka Kyotatzu on Feb 24, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/30/2013

pdf

text

original

BAB II DOKTRIN KESELAMATAN DALAM IMAN KRISTIANI

Keselamatan adalah doktrin mendasar dalam kekristenan. Memang ada dua pandangan yang kelihatannya saling bertentangan satu sama lain, yaitu Calvinisme dan Armenianisme. Sebetulnya tidak ada yang salah dari kedua pandangan ini. Hanya beda sudut pandang saja. Calvinisme memandang keselamatan dari posisi manusia di hadapan Allah. Manusia yang berdosa menerima anugerahNya, mengalami kelahiran kembali akibat dari menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya secara pribadi. Sementara Armenianisme melihat dari sudut pandangposisi manusia di hadapan sesamanya, bahwa manusia berdosa yang telah bertobat harus membuktikan imannya di hadapan sesamanya dengan perbuatan, karena tanpa perbuatan iman itu pada dasarnya mati. Iman dalam arti seutuhnya terdiri dari percaya dalam hati, pengakuan dengan mulut dan diwujudkan dalam perbuatan. Untuk itu jangan mencondongkan pandangan kita kepada salah satu dari kedua konsep di atas. Kita harus kembali meneliti alkitab sebagai referensi utama dalam membangun konsep iman yang menyangkut keselamatan kekal.Kalau kita membaca Roma 8:29-30; Efesus 1:3-14; 2:810 dengan teliti maka kita bisa membaut simpul-simpul mendasar tentang keselamatan dan akibatnya kedua pandangan yang kelihatannya saling bertentangan di atas tercakup di dalamnya. Roma 8 yang merupakan puncak dari bagian doktrinal itu merangkumkan, bahwa keselamatan dalam Tuhan Yesus Kristus mencakup dimensi yang lengkap dalam hidup kita : 1. Dimensi masa lampau: pembenaran 2. Dimensi masa sekarang: pengudusan 3. Dimensi masa yang akan datang s.d. kekekalan: pemuliaan PEMBENARAN (JUSTFICATION) – Ini disebut juga Keselamatan Posisional dimana kita dibebaskan dari kutuk dosa.Kita dipilih-Nya (Allah) bahkan sebelum dunia dijadikan (Ef 1:3-4). Ingat “di dalam Dia” (di dalam Yesus kristus). Inilah aspek posisional dari keselamatan kita. Ayat 4 : di dalam Kristus, kita kudus dan tidak bercacat. Allah Bapa melihat

27-28. maka mereka tidak perlu taat kepada hukum-hukum. dll. adalah “di dalam Dia” (Kristus). Itulah dimensi yang kedua PENGUDUSAN (SANCTIFICATION) – Keselamatan Progresif dimana secara proses kita dibebaskan dari kuasa dosa.kita di dalam Kristus.. Kita tidak dihukum : Roma 8:1. Karena kita dipilih di dalam Kristus. Cf: ayat 5: “Dalam kasih. hanya menjadi efisient (berlaku) bagi seseorang. Antinomianisme : karena orang Kristen telah diselamatkan hanya karena anugerah Yesus Kristus. kita menolak pandangan “universalisme” yang mengatakan.).segala sesuatu dijadikan oleh Dia”). . Walaupun demikian kita mempunyai tanggung jawab moral untuk hidup sesuai dengan posisi kita di dalam Kristus. bahwa semua orang pasti selamat. Tetapi keselamatan yang cukup/sufficient di dalam Kristus itu. Jadi.” keselamatan itu cukup bagi semua orang (sufficiency). 3:16.. 2:8-10). Karena itu. Tidak ada penghukuman bagi orang di dalam Kristus Yesus. Kalau demikian .Tekanan di sini.Posisi/kedudukan kita yang begitu tinggi (orang Kudus/orang yang dibenarkan dalam Kristus). Dalam hal ini ada dua ekstrim: Yudaisme : menurut persepsi ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi : orang harus memenuhi hukum Taurat supaya diselamatkan. Maka “Allah memilih kita sebelum dunia dijadikan”(Ef 1:3-4) Ingatlah bahwa Kristus telah ada sebelum dunia dijadikan. apabila orang itu menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat dan Tuhan-nya (Efficeincy) (Ef 1:13-14. karena Allah “telah memilih” semua orang sebelum dunia dijadikan. menuntut tanggung jawab yang tidak ringan: Kita harus hidup kudus. 23-24. ekstrim ini dikoreksi oleh Yakobus (Yak 2:22). apakah Paulus bertentangan dengan Yakobus? Sekalikali tidak! Paulus (dalam Roma dan Galatia): Manusia yang berdosa di hadapan Allah! Yakobus (dalam surat Yakobus): Manusia yang sudah ditebus di hadapan sesama manusia. kita memiliki kepastian keselamatan : Kita telah menjadi anak-anak Allah dan memiliki keselamatan yang kekal (Yoh 1:12. Ajaran sesat ini dalam gereja yang mula-mula telah dikoreksi oleh Paulus. “. Kita tidak dapat dipisahkan dari kasih Allah yang ada di dalam Kristus (Roma 8:37-39). . bahkan Ialah yang menyebabkan segala sesuatu ada (Yoh 1:3. “di dalam Kristus. Ef 1:13-14.” Kita tidak dapat dirampas dari tangan Bapa (Yoh 10:27-30). antara lain : Rom 3:20. Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya.

3. . jiwa dan tubuh. Tiga aspek dalam pengakuan dosa. . Roma 8:11). maka Tuhan sudah menyediakan jalan keluarnya (1 Yoh 1:9). khususnya ayat 9). Jiwa Manusia tercemar (Yeremia 17:9. Dimensi kekinian ini merupakan dimensi progresif di dalam kehidupan Kristen kita. itulah yang penting.Karena itu. Dosa telah mempengaruhi inti manusia (Mrk. padahal dunia ini penuh dengan kebobrokan /kegelapan? Dalam tataran praktis (artinya dalam praktek kehidupan kita sehari-hari). Bagaimana kita hidup sekarang ini dan di sini. berada di tengah-tengah masyarakat sebagai garam dan terang (Matius 5:13-16). Kita harus hidup sebagai anak-anak terang (Ef 5:1-21) Karena itu dimensi ini disebut juga sebagai dimensi pengudusan (I Ptr 1:14-16). kita harus membedakan dua hal : Hubungan/Relationship: tetap (cf. Dosa itu menjangkau semua manusia dan mempengaruhi manusia secara keseluruhan (Roma 3:10.2:14) 2. tetapi bisa jatuh dalam dosa. Tak satupun dari segi watak manusia yang luput dari penagruh dosa. bahwa kita dapat saja jatuh bangun. apakah artinya “menjadi suci. . Secara sosiokultural : kita harus inklusif. Jika kita jatuh di dalam dosa. bagaimana kita hidup kudus. kita harus hidup berpadanan dengan posisi kita. Tetapi yang masih hidup di dalam dosa sesungguhnya belum pernah mengalami kelahiran kembali (regeneration). Justru karena kita sudah diselamatkan. Roh Manusia kehilangan persekutuan dengan Allah (Efesus 4:18. kehancuran hati. 1 Kor. Tubuh Manusia menjadi lemah dan fana (Roma 8:11). berbalik dari dosa kita. 7::21-23. 6:5).”? Secara spiritual : kita ekslusif – kita harus berbeda dengan orang lain (Yoh 17:14-16). Artinya harus ada kemajuan di dalam hidup kita. 1. Apakah itu berarti. terus-menerus di dalam kehidupan Kristen kita? Sekali-kali tidak ! Dilihat dari konsep pengudusan ini sebetulnya orang Kristen yang sudah lahir baru tidak bisa hidup di dalam dosa. adalah : Pengakuan. orang Kristen tidak boleh hidup secara ceroboh di dalam dunia ini. dll. Manusia tidak dapat menyelamatkan diri sendiri karena tidak ada yang membuatnya layak untuk berhadapan dengan Allah yang benar. Kej.) Persekutuan/Felloship: terganggu (baca: I Yoh 1:5-10. Bagaimanakah kalau orang Kristen jatuh ke dalam dosa? Dalam hal ini. sebagai orang-orang yang telah diselamatkan (Ef 4:1).23) Kerusakannya meliputi roh. Rom 8:37-38. Persoalannya.

berarti ia telah menganggap Allah pendusta.5:10-13). Dan banyak orang yang merasa dirinya berdosa tidak tau harus bagaimana cara untuk selamat? Dan banyak juga yang menawarkan jalan keselamatan tersebut ketika seseorang jatuh dalam dosa? Apakah dengan perbuatan baik kita dapat menyelamatkan kita. Namun Yesus telah menawarkan pengampunan dan kelepasan dari dosa bila kita percaya kepada-Nya (Rom. Dasar keyakinannya adalah firman Allah yang kekal (I Petrus 1:25). Pengertian “ Keselamatan “ didefinisikan : Memperoleh pembebasan atau bisa juga perlindungan dari suatu bahaya yang mengancam Jiwa atau bisa juga dari Kebinasaan ( Kematian ). dunia dan Iblis (Ef. jikalau ia tidak yakin akan jaminan keselamatan ini.Menjadi orang percaya tidaklah berarti langsung bebas dari berbuat dosa. sebab dosa merusak hubungan persekutuan kita dengan Allah. bahkan harus yakin akan keselamatannya. 8:1-2).2:1-3). Ini adalah bukti obyektif. Selanjutnya kita harus tinggal didalam Kristus melalui doa dan Firman supaya kita dipenuhi Roh Kudus dan dapat mengalahkan segala macam godaan dari hawa nafsu daging. Dalam Ajaran Kristen pun ada beberapa pengertian bagaimana cara Manusia . Agama Islam memaknai Keselamatan manusia merupakan hasil upaya manusia dalam menghasilkan amalan-amalan yang diperbuat dari manusia itu sendiri yang pada akhirnya oleh Allah akan ditentukan (Istilahnya “ Ditimbang “) menurut standart Allah apakah manusia itu dalam kehidupan dunianya melakukan amalan-amalan yang bertentangan dengan perintah Allah (Dosa) atau amalan-amalan yang sesuai dengan perintah Allah (Pahala).Masing-masing hasil amalan sebagai upaya manusia melakukan perintah (Pahala) dan menghindari larangan Allah (menghindari Dosa) inilah yang menentukan keselamatannya yaitu Sorga atau Neraka.Dalam Lingkup agama makna keselamatan diatas dapat diperoleh dengan berbagai macam penafsiran dan mungkin berbeda-beda pemahaman yang intinya sama yaitu Manusia memperoleh pembebasan dari hukuman dan mendapatkan kehidupan kekal. atau dengan cara apakah jalan keselamatan itu dapat dicapai dan diterima oleh seseorang tersebut? PENGERTIAN TENTANG KESELAMATAN Alkitab menyatakan setiap orang yang percaya kepada Yesus pasti selamat (I Yoh. Inti dari Bagaimana cara memperoleh “Keselamatan“ ini dimaknai sangat berbeda antara Agama Islam dengan Agama Kristen. Seorang percaya dapat. Kita harus bergumul dengan dosa sepanjang hidup kita.6:8.

dan hal ini sering dijadikan bahan diskusi yang menarik bagi umat islam untuk menjatuhkan kebenaran tentang makna keselamatan dalam Yesus kristus. 2. Dari sekian banyak makna Keselamatan kepada “ dan bagaimana cara memperolehnya. .memperoleh Keselamatan. kalau tidak melalui Aku. banyaknya pengertian “ Keselamatan “ ini dapat dimaknai dengan ada banyaknya perbedaan pemahaman yang ditangkap oleh Umat Kristen terhadap penjelasan Alkitab Beberapa contoh saja yang dapat diberikan yaitu : 1. Sehingga walaupun berbuat dosa tetapi jika telah beriman kepada Yesus maka tetap selamat. Kisah Para Rasul 4:11 Yesus adalah batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan--yaitu kamu sendiri--." Penjelasan : Dasar keimanan Umat Kristen tentang Keselamatan adalah bersumber dari Allah melalui satu-satunya perantara yang ditunjuk yaitu Yesus Kristus. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa. Tidak ada pribadi lain didunia ini yang dapat membawa manusia memperoleh keselamatan. sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan. “Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia.namun ia telah menjadi batu penjuru. 3. Ada beberapa pemahaman tentang keselamatan yang merupakan hasil “ Kasih Karunia Tuhan Yesus “ sehingga sekali Selamat tetap Selamat sepanjang mereka beriman dan percaya kepada Yesus merupakan Pondasi keimanan dari beberapa pengikut Kristen.ayat 12 mengatakan. . maka Penulis akan mengarahkan Bagaimana sebenarnya Keselamatan itu menurut pandangan Allah dan Yesus menurut penjelasan Alkitab sebagai kitab Suci?” Inti dari keselamatan yang harus dipegang teguh melalui keimanan umat Kristen adalah : Yohanes 14:6 Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Ada Juga pemahaman Keselamatan tidak hanya memerlukan Iman kepada juga harus disertai dengan perbuatan. Yang paling kontradiksi ( Menimbulkan banyak pertentangan dalam pembahasan tentang keselamatan ) adalah “ Pokoknya yang terpenting Beriman kepada keselamatan Yesus …Pasti selamat “ tanpa harus bersusah payah melakukan apa yang benar dan menghindari apa yang salah dimata Allah.

Hal ini dapat kita ketahui dari perkataan Yesus untuk selamat: Lukas 13:23. Dari penjelasan tersebut menunjukkan bahwa keimanan tidaklah cukup untuk memperoleh keselamatan.” Penjelasan: Yesus sendiri menekankan bahwa Keselamatan akan diperoleh dengan Iman dan Perjuangan (Suatu usaha dan perbuatan untuk selalu benar dihadapan Allah sama seperti yang telah Yesus contohkan selama kehidupannya dibumi) Dengan dibukanya Pintu keselamatan melalui Yesus ternyata banyak orang yang berusaha untuk masuk tetapi kata Yesus hanya sedikit yang berhasil. Penjelasan : Untuk memperoleh keselamatan maka Iman harus disertai dengan perbuatanperbuatan yang dimaksud disini adalah penerapan “ HUKUM KASIH “ yang telah Yesus ajarkan. sedikit sajakah orang yang diselamatkan?" . Masih ada beberapa hal yang harus dilakukan. Dan pada ayat 24. . Yakobus 2:26 Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati. Allah tidak menunjuk pribadi lain untuk memperoleh keselamatan baik pribadi sebelum Yesus maupun sesudah Yesus. Dan ada seorang yang berkata kepada-Nya: "Tuhan. Makna ayat diatas tidaklah menunjuk kepada “ Hanya diperlukan Iman kepada Yesus sudah Cukup untuk keselamatan “ tetapi lebih menekankan kepada pengertian bahwa Keselamatan Manusia akan Allah berikan jika Manusia mau beriman kepada pribadi yang Allah tunjuk sebagai “ Pemegang Kunci keselamatan “ yaitu Yesus. “Jawab Yesus kepada orang-orang di situ: "Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu! Sebab Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan berusaha untuk masuk. demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati. Dalam penjelasan Alkitab juga memberikan keterangan bahwa Walaupun seseorang beriman kepada Yesus (Awal mula kesempatan untuk memperoleh keselamatan) tetapi hal itu tidak secara otomatis memberikan keselamatan. Dan ini juga menjelaskan bahwa walaupun keluarga ( Orang tua ) beriman kepada Yesus dan anak-anaknyapun beriman kepada Yesus tetapi tidak secara otomatis mereka memperoleh keselamatan (Keimanan mereka itu menunjuk kepada kebenaran dari sarana yang Allah tunjuk untuk memperoleh selamat yaitu “HANYA “ melalui Yesus ) Pernyataan ayat lain yang menguatkan tentang hal ini bahwa Iman Kepada Yesus untukselamat tidaklah cukup jika tidak disertai dengan Usaha yang sungguh-sungguh untuk memperolehnya yaitu Perbuatan Kasih.Lalu timbul pertanyaan : Apakah “ HANYA “ beriman kepada Yesus Kristus maka manusia akan memperoleh keselamatan ?. tetapi tidak akan dapat.

maka tidak ada lagi korban untuk menghapus dosa itu. Penjelasan : Tidak ada pengampunan jika seseorang yang telah beriman pada Yesus tetapi tetap melakukan perbuatan dosa. apakah yang akan terjadi dengan orang fasik dan orang berdosa? Penjelasan : Salah satu bukti ayat yang menunjukkan bahwa walaupun seseorang itu benar (Sudah beriman kepada Yesus) tetapi masih mempunyai kemungkinan tidak selamat jika mereka tidak berbuat dan bertahan sampai akhir (Matius: 24:13 Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat). Yesus memberikan kepada kita Contoh bahwa walaupun Yesus mengetahui dan menyadari kedudukan yang mulia dihadapan Allah tetapi Yesus tetap berusaha untuk berbuat dan berusaha sekuat tenaga untuk tetap bersih dan tak berdosa dihadapan Allah: Ibrani 5:7 Dalam hidup-Nya sebagai manusia. Bahkan dalam Alkitab dijelaskan bahwa Jika seseorang telah beriman kepada Yesus dan melakukan perbuatan Kasih ……tetapi manusia tersebut tetap berbuat dosa maka apa yang akan mereka peroleh. sesudah memperoleh pengetahuan tentang kebenaran. Apalagi kita sebagai manusia. Ia telah belajar menjadi taat dari apa yang telah diderita-Nya. Penjelasan : Walaupun Yesus sebagai Pokok Keselamatan tetapi dalam kehidupannya Yesus tetap berusaha dan berjuang menjadi taat dan tidak melakukan dosa.I Petrus 4:18 Dan jika orang benar hampir-hampir tidak diselamatkan. Ibrani 10:26 Sebab jika kita sengaja berbuat dosa. yang sanggup menyelamatkan-Nya dari maut. sepantasnyalah meniru apa yang telah dilakukan Yesus walaupun telah beriman (Sudah benar jalan menuju Keselamatan) tetapi tetap selalu berusaha taat dan menghindari Dosa. dan karena kesalehan-Nya Ia telah didengarkan. Ibrani 5:8 Dan sekalipun Ia adalah Anak. Ia menjadi pokok keselamatan yang abadi bagi semua orang yang taat kepada-Nya. Ia telah mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan kepada Dia. Ibrani 5:9 dan sesudah Ia mencapai kesempurnaan-Nya. .

Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya. II Petrus 3:9. manusia diberi kesempatan untuk mengambil Kasih karunia tersebut dengan seluas-luasnya dengan syarat hanya melalui keimanan pada Yesus Kristus. Penjelasan : “Keselamatan “ itu adalah Kasih karunia Allah bukan karena Usaha atau jerih payah manusia untuk memperoleh keselamatan. Demikian penjelasan singkat tentang makna “ KESELAMATAN “ dan bagaimana cara memperolehnya menurut pandangan Alkitab dan keimanan Kristen. tetapi pemberian Allah. . itu bukan hasil usahamu. karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa. Umat Kristen tidak mengajarkan bahwa keselamatan itu karena hasil usaha dan jerih payah manusia tetapi keselamatan itu merupakan Kasih karunia Allah pada manusia dan untuk memperolehnya manusia harus berjuang terus menurus untuk benar dihadapan Allah sampai akhir. Efesus 2:8 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman.Kesimpulan: Dalam memperoleh keselamatan tidak ada semboyan “ Sekali beriman pada Yesus akan selamat atau sekali selamat tetap selamat “ tetapi Yesus memberikan contoh bahwa Keselamatan tidak hanya beriman (Beriman pada Yesus itu penting karena“SATUSATUNYA “ jalan keselamatan) melainkan harus terus berusaha melakukan perbuatan Kasih dan terus berusaha setia sampai akhir. Jika kita bandingkan dengan konsep keselamatan Umat islam (Seperti penjelasan awal diatas) bahwa Keselamatan tergantung pada amal dan ibadahnya yaitu Pahala dan dosa akibat perbuatan manusia dihadapan Allah (Seolah-olah keselamatan itu atas usaha jerih payah manusia untuk benar dihadapan Allah) sehingga jika manusia berusaha dan benar (mendapat pahala) maka akan memperoleh Sorga dan jika manusia berusaha dan berdosa maka akan dihukum oleh Allah dalam neraka. melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat. Dengan kesabaran Allah. Konsep keselamatan tersebut tidak ada dalam ajaran Kristen. sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian. tetapi Ia sabar terhadap kamu.Jerih payah manusia untuk memperoleh keselamatan merupakan upaya manusia untuk selalu berlaku benar dan menghindari dosa dihadapan Allah dan memang Allah sendiri menghendaki manusia untuk memperoleh keselamatan. : itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.

Walaupun setiap hal ini dapat menjadi bagian dari pengalaman Kristen. Kisah 16:31. dan mempelajari apa yang terjadi dalam hilangnya keselamatan. Seorang Kristen adalah seorang yang. Efesus 2:8-9). atau dibesarkan dalam keluarga Kristen.” Untuk seorang Kristen kehilangan keselamatan. . Ayat ini berbicara mengenai seseorang yang menjadi ciptaan barusebagai hasil dari berada “di dalam Kristus. bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana. Jadi dengan mengingat definisi ini. Allah sendiri harus membatalkan pembelian yang telah dibayarnya dengan darah Kristus yang berharga. Seorang “Kristen” bukanlah seorang yang mengucapkan doa. atau ke gereja. Untuk seorang Kristen kehilangan keselamatan. melainkan dengan darah yang mahal.” Semua yang menerima Yesus sebagai Juruselamat “dinyatakan benar” oleh Allah. harga yang dibayar. Yesus Kristus” (Roma 5:1). “Jadi siapa yang ada di dalam Kristus. Seorang Kristen ditebus. Untuk seorang Kristen kehilangan keselamatannya. Kata “ditebus” merujuk pada pembelian yang dilakukan. dapatkah seorang Kristen kehilangan keselamatan? Mungkin cara terbaik untuk menjawab pertanyaan yang penting ini adalah menganalisa apa yang menurut Alkitab terjadi pada saat keselamatan. Berikut ini adalah beberapa contoh: Seorang Kristen adalah ciptaan baru.Pertanyaan: Dapatkah orang Kristen kehilangan keselamatan? Jawaban: Sebelum pertanyaan ini dijawab. ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu. “Sebab kamu tahu. yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat” (1 Petrus 1:18-19). istilah “Kristen” harus terlebih dahulu didefinisikan. sesungguhnya yang baru sudah datang” (2 Korintus 5:17). Seorang Kristen dibenarkan. “Membenarkan” berarti “menyatakan sebagai tidak bersalah. Seorang Kristen dijanjikan hidup kekal. dengan iman. ciptaan baru ini harus dibatalkan. telah menerima dan percaya pada Yesus Kristus sebagai satu-satunya Juruselamat (Yohanes 3:16. kita yang dibenarkan karena iman. bukan pula dengan perak atau emas. kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita. semua ini bukanlah yang “menjadikan” orang itu seorang Kristen. “Sebab itu. Allah harus membatalkan kata-katanya dan membatalkan apa yang sebelumnya telah dinyatakanNya.

melainkan beroleh hidup yang kekal” (Yohanes 3:16). hidup kekal harus diambil kembali. serta memadamkan Roh dan akhirnya orang tersebut akan menyangkal dan Murtad kepada Yesus dan inilah yang dikatakan orang yang kehilangan akan keselamatannya. mereka itu juga dibenarkan-Nya. asalkan orang tersebut bertahan akan imannya sampai akhirnya. Allah berjanji. ia akan mulai mendukakan Roh Kudus. kemudian setelah hidup dalam dosa. dipanggil dan dibenarkan. Hidup kekal adalah janji untuk berada dalam kekekalan bersama dengan Allah di surga. kemudian setelah orang tersebut tidak mau lagi mendengar. Dalam Hal ini dapat disimpulkan bahwa seseorang dalam Kristus tidak akan kehilangan keselamatannya. Dan mereka yang dipanggil-Nya. mereka itu juga dimuliakan-Nya. Proses seseorang dapat telah menghilang akan keselamatannya ialah jika orang tersebut mengalami kekecewaan dalam Tuhan Yesus. Pemuliaan adalah orang Kristen menerima tubuh kebangkitan yang sempurna di surga. . Dan mereka yang dibenarkanNya. Jika orang Kristen dapat kehilangan keselamatan. Jika seorang Kristen dijanjikan untuk hidup selama-lamanya. orang tersebut tidak lagi mau mendengar setiap perkataan dalma firman Tuhan dan mengabaikannya. supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa. mereka itu juga dipanggil-Nya. “percayalah dan engkau akan beroleh hidup kekal. Sebagaimana kita pelajari dalam Roma 5:1.” Untuk seorang Kristen kehilangan keselamatan. lalu orang tersebut akan hidup dalam jalannya sendiri tanpa Allah dan mulai hidup dalam dosa tersebut. kemudia setelah tidak mau lagi meresponi akan teguran atau janji-janji Allah tersebut. kemudan setelah mengalami kekecewaan tersebut.“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini. Menurut Roma 8:30 pemuliaan dijamin bagi semua yang dibenarkan Allah. pembenaran dinyatakan pada saat percaya. karena Allah tidak dapat menjamin pemuliaan bagi semua yang ditentukanNya. Roma 8:30 salah. “Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula. sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal. bagaimana mungkin Allah melanggar janjiNya dengan mengambil kembali hidup kekal itu? Seorang Kristen dijamin untuk dimuliakan.” (Roma 8:30).

dapat diakatakan bahwa pembaharuan dapat diartikan yaitu “penciptaan kembali”.Mustahil jika orang yang ingin masuk kerajaan Allah tidak memiliki hiup yang baru. Pembenaran dibeli dengan darah Yesus. . Allah memberikan pembenaran oleh kasih karunianya secara Cuma-Cuma kepada manusia (Roma 3:27). Pembaharuan Dalam Matius 19:28.JENIS ASPEK KESELAMATAN A. Allah menyatakan orang berdosa yang sudah diselamatkan tersebut sudah dibenarkan. Pembenaran Roma 5:1 sebab itu. Kata pembenaran ialah suatu istilah pengadilan yang berarti “menyatakan benar”. Kelahiran kembali dapat didefinisikan bahwa kita sudah mati dikuburkan dalam dosa namun kita diselamatkan atau diberi kelahiran kembali oleh kasih karunia Kristus Yesus diatas kayu salib-Nya. Penyucian terjadi secara berangsur-angsur oleh Roh Kudus dan oleh Ffirman Tuhan oleh karena orang percaya akan serupa dengan Kristus. Penyucian Dalam pembenaran manusia dinyatakan supaya ia dapat menjadi benar dalam penyucian. kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita Yesus Kristus. C. dapat dikatakan bahwa kalimat tersebut ialah “kelahiran kembali” menunjuk segi rohani dari kerajaan itu. pembenaran ialah apa yang dialkukan oleh Allah untuk manusia dan penyucian ialah apa yang dilakukan Allah dalam manusia. kita yang dibenarkan karena iman. Dalam surat Titus 3: 5-6. B.

4. Dimerdekakan dari tahanan. Penebusan dari dosa (I Petrus 1:18). 2. yaitu: 1. 3. Dan dalam aspek keselamatn kita akan selalu diperbaharui oleh Kristus. Jadi Keselamatan dapat disimpulkan. Oleh sebab itu marilah kita tetap fokus kepada Kristus serta tetap teguh dalam iman percaya kita kepada Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat kita semua. akan dibenarkan oleh Kristus serta kita akan disucika oleh Kristus agar menjadi serupa dengan Kristus serta diangkat menjadi Anak-Anak Allah yang memiliki kuasa (Yohanes 1:12). . Kebangkitan dari kematian yang kekal. Kelepasan dari kegelapan.KESIMPULAN KESELAMATAN : Keselamatan yang diberikan oleh Allah secara Cuma-Cuma kepada manusia lewat pengorbannya diatas kayu salib yang telah menanggung segala dosa kita semua.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->