P. 1
Laporan Viskositas

Laporan Viskositas

|Views: 2,536|Likes:

More info:

Published by: Anggun Setya Cahayani Pratiwi on Feb 24, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/08/2013

pdf

text

original

VISKOSITAS I. TUJUAN Tujuan yang hendak dicapai melalui praktikum ini yaitu : 1.

Menentukan viskositas bahan pangan ( Sirup ABC Squash Delight rasa Leci dan kecap manis Bango) dengan menggunakan stormer viskosimeter. 2. Menentukan viskositas bahan pangan ( Sirup ABC Squash Delight rasa Leci dan kecap manis Bango) dengan menggunakan viskotester 03 dan viskotester 04. 3. Mengetahui pengaruh suhu terhadap viskositas bahan pangan ( Sirup ABC Squash Delight rasa Leci dan kecap manis Bango). II. DASAR TEORI y Tinjauan Pustaka Viskositas adalah resistensi atau ketidakmampuan suatu bahan untuk mengalir bila dikenai gaya. Gaya yang dimaksud adalah gaya irisan (shearing stress), yaitu gesekan yang timbul sebagai hasil perubahan bentuk cairan yang disebabkan oleh adanya resistensi berlawanan yang diberikan oleh cairan tersebut (Rao, 1992). Viskositas terjadi karena adanya gaya kohesi pada saat terjadinya pertukaran momentum molekuler di antara lapisan-lapisan fluida pada saat berlangsungnya aliran. Efek tersebut terlihat sebagai tegangan geser di antara lapisan yang bergerak. Lapisan fluida yang berada di dekat plat yang bergerak (karena dikenai gaya) akan memperoleh kecepatan yang lebih besar daripada lapisanlapisan yang letaknya jauh dari plat. Besarnya viskositas tidak bergantung dari besarnya gradien kecepatan. (Harijono,1983). Berdasarkan viskositasnya, ketika suatu cairan diberikan sejumlah gaya maka aliran caitran yang timbul dapat dibedakan dalam dua kelompok yaitu yang bersifat cairan dengan aliran newtonian dan cairan dengan aliran non-newtonian. 1. Cairan Newtonian Cairan newtonian merupakan cairan yang viskositasnya tidak berubah dengan adanya perubahan gaya irisan (Rao,1992). Hal ini dapat digambarkan bahwa setiap partikel dalam cairan berbentuk bola bulat yang berputar diantara pelat-pelat. Jika pelat-pelat yang paling atas digerakkan dengan kecepatan tetap maka gaya diteruskan (ditransmisikan) pada setiap permukaan bola, dan gesekan yang diberikan oleh bola akan tetap. Pada cairan newtonian, Shear rate berbanding lurus dengan shear stress secara proporsional dan viskositasnya merupakan slope/kemiringan kurva hubungan antara shear rate dengan shear stress (Kartika, 1990). Selain itu hubungan antara gaya irisan dengan kecepatannya bersifat linear (Lewis, 1987). Berdasr tingkat viskositasnya, terdapat dua jenis cairan Newtonian yaitu viscous, yaitu larutan yang viskositasnya tinggi, dan mobile, yaitu larutan yang viskositasnya rendah (Rao, 1992). Bahan-bahan yang bersifat newtonian umumnya merupakan bahan yang bersifat murni kimiawi atau secara fisik homogen, misalnya air; sirup; minyak; larutan gula; dan larutan gelatin. 2. Cairan Non-Newtonian Cairan non-newtonian merupakan cairan yang berubah viskositasnya ketika terjadi perubahn gaya irisan (Rao, 1992). Cairan non-newtonian juga dapat didefinisikan sebagai cairan yang viskositasnya dipengaruhi oleh adanya perubahan gaya irisan dan kecepatannya tidak linear (Heldman, 1987).Gambaran geometrisnya, partikel-partikel dalam cairan tidak berbentuk bola yang bulat, melainkan berbentuk oval yang berputar diantara pelat-pelat. Hal ini mengakibatkan ketika pelat yang paling atas digerakkan dengan kecepatan tetap, maka gaya yang diteruskan (ditransmisikan) pada tiap partikel dan lapisan akan berbeda. Sehingga geseran yang ditimbulkjan akan berbeda.

1

lamtoro. Kecap Kecap adalah hasil fermentasi berupa cairan kental yang mengandung protein yang diperoleh dari perebusan kedelai yang sudah diragikan dan ditambah gula. tetapi diperlukan tekanan awal yang besarnya tertentu untuk memulai gaya irisan. Botol kaca besar dengan volume 620 ml. sedangkan strain yang sering digunakan adalah sojae dan oryzae yang memiliki enzim proteolitik tinggi. kedelai. 3 Contoh : Saus tomat yang dikeluarkan dari dalam botol tidak akan keluar dari dalam botol sebelum dihentakkan. Tipe Plastis 3 Yaitu tipe cairan yang viskositasnya menurun dengan meningkatnya gaya irisan. y Tinjauan Bahan 1. Anugerah Lever. Bahan kecap dapat berupa kedelai. cairan non-newtonian dapat dikelompokkan dalam tiga kelompok besar. Larutan sirup menjadi super-jenuh. artinya semakin tinggi suhunya maka viskositasnya semakin rendah. konsentrasi. garam. 3 Contoh : Bahan-bahan yang semi solid. amilolitik dan lipolitik.0797 Poise. Tekanan Viskositas suatu cairan cenderung tetap pada tekanan tertentu (tidak ekstrim). 3. diketahui bahwa komposisi dari kecap manis Bango adalah gula. (Sarwono. berat molekul solute. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi nilai viskositas suatu bahan. dan rempah-rempah. 1. Suhu Suhu dan viskositas umumnya berbanding terbalik. 2010) Sedang viskositas sirup dari pustaka adalah sebesar 0. 4. 1990). yaitu : 1. Konsentrasi Umumnya terjadi hubungan langsung nonlinear antara konsentrasi dengan viskositas suatu larutan pada suhu tertentu. diantaranya suhu.3 Poise (anonym c.2009) 2. Tipe Dilatan 3 Yaitu tipe cairan yang viskositasnya naik dengan meningkatnya gaya irisan. istilah sirup juga sering digunakan untuk menyebut cairan kental. 3 Contoh : Emulsi berbagai tipe. kecipir. seperti candy. Untuk meningkatkan kadar gula terlarut. Kecap ini diproduksi oleh PT. dan suspensi tepung yang berat.2-0. (anonim b. Berat molekul Berat molekul dan viskositas larutan pada konsentrasi yang sama memiliki hubungan langsung nonlinear. dan tekanan (Kartika.2009) 2 . Viskositas sirup disebabkan oleh banyaknya ikatan hidrogen antara gugus hidroksil (OH) pada molekul gula terlarut dengan molekul air yang melarutkannya. air. Semakin besar konsentrasi suatu bahan maka viskositasnya semakin besar. dan rempah-rempah. coklat susu. dan benguk. Jamur yang digunakan adalah Aspergillus sp. gandum. garam. Sirup Leci ABC Squash Delight Sirup adalah cairan yang kental dan memiliki kadar gula terlarut yang tinggi. yang mengandung zat terlarut selain gula. namun hampir tidak memiliki kecenderungan untuk mengendapkan kristal. (anonim a. umumnya residu. 3. 2.Berdasarkan perubahn viskositas dan gaya irisan yang ditimbulkan. Tipe Pseudoplastis 3 Yaitu tipe cairan yang viskositasnya menurun dengan meningkatnya gaya irisan. 1985). biasanya sirup dipanaskan. Secara teknik maupun dalam dunia ilmiah. 2. Berdasarkan label yang terdapat pada kemasan kecap tersebut. Viskositas kecap adalah 6.

Menentukan Viskositas Sirup ABC Squash Delight rasa Leci dan Kecap manis Bango dengan menggunakan Viskotester 03 dan Viskotester 04 Pertama. Kunci beban dibuka. Penangas air yang sudah berisi air dan cawan sample dinaikkan sehingga mencapai rotor. pada saat itu stopwatch mulai dijalankan. Hanya saja kita mengganti viskotester 03 menjadi viskotester 04 dan mengganti rotor 4 menjadi rotor 3.III. B. Lalu hitung vikositasnya berdasarkan rumus yang telah ada. Cara Kerja 1. Stormer Viskosimeter sebanyak 1. Pasang rotor. Baca skala jarum penunjuk sesuai nomor rotor yang dipakai yaitu nomor 4. hitung berapa lama skala berputar mencapai satu putaran penuh. tempatkan cup pada posisi sipa ditera. Tempatkan cawan pada posisi siap tera. Yang digunakan adalah viskotester 03 dan menggunakan rotor 4. Memastikan rotor benar-benar tenggelam dalam sample. Alat Pada percobaan yang berjudul Viskositas Kecap manis Bango dan Sirup ABC Squash Delight rasa leci ini. Pada percobaan dengan menggunakan sample kecap. Menyiapkan stopwatch. Pada percobaan pertama. Catat waktu yang diperlukan dan konversikan dari detik ke menit. siapkan dan rangkai viskotester. dengan cara putar searah jarum jam. Cawan diisi dengan sirup hingga kira-kira rotor dapat tenggelam dalam sample. Rotor ini berpengaruh pada pembacaan skala. Turunkan viskotester sampai rotor tercelup pada sirup. Sedangkan bahan yang digunakan kecap manis Bango dan sirup ABC squash delight rasa leci. langkah yang dilakukan sama persis. Lalu pada percobaan mengukur viskositas kecap. lalu penangas dikunci agar tidak jatuh. Pasang pengait viskotester pada viskotester kemudian pasang pada tiang penyangga viskotester. Karena jika air berlebihan maka saat rotor berputar maka air dapat masuk ke sample. pertama kita harus memposisikan stormer di pinggir meja agar pada saat percobaan beban tidak terkena meja. 3. Lalu panaskan sampel tersebut hingga mencapai 60oC. hal yang dilakukan hampir sama seperti mengukur viskositas sirup. catat hasil pada tabel. Masukkan sirup pada cawan. Operasikan alat pada posisi on. 3 . 2. Baca skala jarum penunjuk sesuai dengan nomor rotor yang dipakai. Tancapkan adaptor pada viskotester dan sambungkan ke listrik. kemudian buat grafik. Menentukan Viskositas Sirup ABC Squash Delight rasa Leci dan Kecap manis Bango dengan menggunakan Stormer Viskometer Pada percobaan menggunakan stormer viskometer ini. Lalu pencuci beban ditutup. termometer sebanyak 1. Pasang rotor 4 pada viskotester 03. Benang pada beban dikaitkan pada roda yang mirip dengan katrol. Pengukuran ini dilakukan setiap penurunan 10oC Selama tiga kali. Dengan cara memasukkan sampel sirup pada cup. Mengisi penangas air dengan air sampai sebatas garis yang ada di penangas air. diposisikan sehingga cawan tidak ikut beerputar di dalam penangas saat rotor berputar. gelas kimia sebanyak 2. kita mengukur viskositas sirup. METODOLOGI PERCOBAAN A. Kemudian cawan dimasukkan ke tengah penangas air. Pengaruh Suhu dan Viskositas Sirup ABC Squash Delight rasa Leci dan Kecap manis Bango Pertama ukur suhu sampel (Sirup ABC Squash Delight rasa Leci dan Kecap manis Bango). Catat hasilya pada tabel. Viskotester 03 dan Viskotester 04 sebanyak 1. Skala pada jarum disesuaikan sehingga dapat mempermudah pembacaan skala. Lakukan hal yang sama pada kecap manis bango dengan mengganti viskotester 03 menjadi viskotester 04 dan rotor 4 menjadi rotor 3. Operasikan alat pada posisi on. alat yang digunakan untuk mengukur viskositas adalah kompor sebanyak 1. Hitung viskositasnya menggunakan viskotester.

Dari hasail perhitungan tersebut tampak bahwa nilai viskositas kecap lebih besar daripada sirup. Vikotester VT-03 digunakan untuk mengukur bahan pangan berviskositas rendah atau yang memiliki sifat fisik encer. Apabila kental.. Dari komponen terlarut setiap bahan akan terbentuk ikatan satu dengan yang lainnya. Pada percobaan ini.03 3.3 3. Viskositas Sirup ABC Squash Delight Rasa Leci dan Kecap manis Bango dengan Stormer Viskosimeter.210 merupakan viskositas minyak jarak sebagai larutan standar peneraan yang mempunyai satuan poise. Hal ini karena kecap memiliki kepekatan yang lebih besar sehingga gaya gesek yang ditimbulkan pada alat pun semakin besar. Bahan-bahan yang digunakan dalam praktikum ini adalah Sirup ABC Squash Delight rasa Leci dan Kecap manis Bango. Penggunaannya ditentukan dari jenis bahan yang akan diukur.91 Poise. perhitungan viskositas menggunakan rumus sebagai berikut: Viskositas = 5.. didinginkan..IV.. Dari data pada tabel di atas.)/Rotor (.21 x t / 4. T merupakan rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk jarum penunjuk untuk berputar satu putaran.138 3. Viskositas sirup ABC Squash Delight Rasa Leci dan Kecap Manis Bango Dengan Alat Viskotester 03 dan Viskotester 04 Tabel Hasil Percobaan Bahan Sirup ABC Squash Delight Rasa Leci Kecap manis Bango Suhu (oC) 28 28 VT (.883 3. Sedangkan Vikotester VT-04 digunakan untuk mengukur bahan pangan berviskositas tinggi atau yang memiliki sifat fisik kental.13 Poise dan viskositas kecap manis Bango sebesar 3. Intensitas gesekan internal yang lebih besar ini menyebabkan kecap lebih sulit dialirkan karena terhambat oleh adanya gaya perlawanan.25 9 Tujuan dari percobaan ini adalah menentukan nilai viskositas dengan viskotester. Intensitas zat terlarut dalam fluida akan berpengaruh terhadap gesekan internal yang lebih sering antar zat partikel tersebut.112 0. kadar zat terlarut dalam kecap pun lebih banyak. Pada praktikum ini digunakan vikotester VT-03 dan VT-04. Baik itu dipanaskan.104 0. ataupun diencerkan.13 Delight Rasa Leci Kecap manis Bango 28 3. HASIL DAN PEMBAHASAN A.098 0. rotor yang bernomor 1 dan Viskositas tester VT-04 digunakan untuk menghitung viskositas kecap.102 0.18 adalah waktu yang diperlukan jarum penunjuk berputar 1 putaran (menggunakan minyak jarak sebagai larutan standar dalam waktu i menit). Dan 4 . sedangkan angka 4. Tabel Hasil Percobaan : Bahan Suhu (oC) Waktu rotor berputar 1 menit Viskositas 1 2 3 Rata-rata (Poise) Sirup ABC Squash 28 0. B.) 03 / 4 04 / 1 Viskositas (Poise) 0. maka menggunakan rotor yang bernomor 1.2002) Dari perhitungan diatas nilai viskositas sirup ABC squash delight rasa leci sebesar 0. Rotor yang digunakan pun disesuaikan. ( Pranoto. Selain itu. Ikatan komponen yang semakin kuat atau komponen penyusunnya akan menyebabkan viskositasnya semakin tinggi.91 Percobaan pertama ini bertujuan untuk menentukan viskositas mula-mula dari kecap bango dan sirup ABC Squash Delight rasa leci menggunakan Stormer Viskosimeter. Sehingga nantinya data yang didapatkan dapat dibandingkan dengan data yang diperoleh ketika kecap maupun sirup diberikan perlakuan tambahan.18 Dimana angka 5.

. Dalam hal ini percobaan menggunakan viskosimeter lebih mendekati dibanding dengan uji viskositas menggunakan viskotester. Pada bahan kecap. Pengaruh Suhu Terhadap Viskositas Tabel Hasil Percobaan Bahan Sirup ABC Squash Delight Rasa Leci Suhu (oC) Kamar (30) 40 50 60 Kamar (30) 40 50 60 VT (. D.rotor 4 dan Viskositas Tester VT-03untuk menghitung viskositas sirup.018 0.2 0.25 Poise sedangkan viskositas kecap bango 9 poise. hasil percobaan menunjukkan selisih angka yang tidak cukup jauh jika dibandingkan dengan nilai viskositas sirup yang telah kami ambil dari sumber.. C. dimungkinkan perbedaan hasil ini diakibatkan oleh ketidakvalidan dalam pembacaan atau karena alat pada viskotester yang pada percobaan kali ini komponen-komponen pada saat menjalankan percobaan sering kami ganti-ganti seperti penggonta-gantian rotor berkali-kali yang membuat alat menjadi sedikit terganggu keakuratannya. Nilai viskositas bahan yang diuji dengan alat viskosimeter menunjukkan nilai yang lebih kecil dengan nilai viskositas yang ditunjukkan oleh viskotester.05 0 28 40 50 60 0 Viskositas Sirup ABC 8 6 4 2 Viskositas Kecap Bango Viskositas Kecap Bango 28 40 50 60 5 . Pada sumber nilai viskositas menunjukkan angka 6. Jika dibandingkan dengan sumber yang kami dapat yaitu viskositas pada kecap 6. nilai viskositas yang ditunjukkan oleh viskotester lebih mendekati dibanding dengan nilai pada viskosimeter.)/Rotor (. hasil percobaan menunjukkan selisih yang cukup signifikan . Nilai yang dihasilkan pada kedua alat ini menunjukkan hasil yang tidak terlalu terlampau jauh. . Dari hasil percobaan.025 0. didapatkan viskositas sirup yang lebih kecil yaitu 0. Selain itu.91 dan pada uji viskositas menggunakan viskotester menunjukkan angka 9. baik menggunakan viskosimeter atau viskotester keduanya mempunyai nilai yang tidak terlalu jauh.25 0.5 1 Kecap manis Bango Viskositas Sirup ABC 10 0.15 0.1 0. Dan pada viskositas sirup.0797. nilai viskositas yang kami dapat dari sumber menunjukkan angka di antara dua nilai yang kami dapat dari percobaan menggunakan viskosimeter ataupun dengan viskotester. Dan jika dibandingkan dengan nilai viskositas yang kami dapatkan dari sumber.) 3/4 3/4 3/4 3/4 4/1 4/3 4/3 4/3 Viskositas (Poise) 0.5 2.. Sedangkan pada percobaan uji viskositas dengan sirup. pada percobaan menggunakan visosimeter didapatkan nilai viskositas kecap 3.015 9 4.25 0.3 0. Perbandingan Hasil Viskosimeter dan Viskotester Pada percobaan perhitungan mencari nilai viskositas ini kami menggunakan dua alat yaitu viskosimeter dan viskotester..0797 poise . hal ini juga terjadi arena pengaruh lingkungan saat percobaan.

wikipedia. 11 Maret 2010 pukul 15. 3.30 WIB 6 .id.com. Viskositas bahan pangan dengan Viskotester VT-03 dan VT-04 Sirup ABC Squash Delight Rasa Leci : 0. Sirup. 2009.04 WIB Anonim b.13 Poise dan Kecap manins Bango : 3.hielscher.015 3/4 Kecap manis Bango Kamar (30) 9 4/1 40 4.24 WIB Anonim d. Diakses pada : Kamis.. Hal ini menjadikan molekul antar larutan bergerak lebih aktif sehingga jarak antar molekul menjadi lebih renggang dan intensitas antar molekul menjadi berkurang. viskositas bahan akan semakin rendah.018 3/4 60 0..025 50 0.org. Diakses pada : Kamis. KESIMPULAN 1. 2009 Kecap.30 WIB Anonim e.Dari table dan grafik di atas dapat dianalisis bahwa suhu mempengaruhi viskositas suatu bahan.25 Poise.com/2008/04/21/mitos-madu/. 2009. Viskositas kecap manis Bango lebih besar dari Sirup ABC Squash Delight Rasa Leci. Viskositas bahan pangan dengan Stormer Viskosimeter Sirup ABC Squash Delight Rasa Leci : 0. Diakses pada : Kamis.com/id/honey_01.) Viskositas (Poise) Sirup ABC Squash Kamar (30) 0. Kecap manis Bango : 9 Poise.com. saat suhunya rendah.blogspot. DAFTAR PUSTAKA Anonim a.)/Rotor (.wikipedia. 2. 2009. Sebaliknya.wordpress.htm. 11 Maret 2010 pukul 15. 11 Maret 2010 pukul 15.10 WIB Anonim c. molekul dalam larutan tidak dapat bergerak secara leluasa sehingga bahan cairan tersebut juga tidak dapat mengalir semudah pada keadaan suhu yang tinggi yang dengan kata lain dapat dijelaskan bahwa viskositas pada suhu rendah akan menujukkan nilai viskositas yang tinggi. Semakin tinggi suhu suatu bahan maka viskositas bahan tersebut akan semakin kecil..id.5 4/3 60 4/3 1 VI. Diakses pada : Kamis. sebagaimana digambarkan pada hasil percobaan berikut : Bahan Suhu (oC) VT (. Diakses pada : Kamis. http://rianadrianto.com/. http://freshicecream. Energy tambahan dalam molekul yang berasal dari pemanasan membuat molekul menjadi bergerak dan mengalir dengan lebih mudah. www.. 11 Maret 2010 pukul 15.5 4/3 50 2. 11 Maret 2010 pukul 15. Semakin tinggi suhu suatau bahan. V. http://www.91 Poise.25 3/4 Delight Rasa Leci 3/4 40 0. www. 2009. Adanya kenaikan suhu berarti terjadi juga penambahan energi panas.

.1996. 1987. Daftar Komposisi Bahan Makanan. PAU IPB.R. D. 1990. Composition.e. Smith. PAU Pangan dan Gizi UGM. 1985. Lancester. Technomic Publishing Co. Jogjakarta.A. Penebar Swadaya. D. Marcel Dekker Inc. Sarwono. Lewis.1966. LEMBAR KEJUJURAN Kami praktikan Praktikum Sifat Fisik Pangan Dan Hasil Pertanian 2010 menggunakan master laporan karya Rianita Pramitasari. Pembahasan dan lain-lain kami membuatnya sendiri dengan penuh perjuangan. Handbook of Vegetables Science and Technology Production. Heldman. 09526 Astrid Dianka P NIM. Rao. Kramer. 12 Maret 2010 Praktikan Graha Darma P NIM. Viscoelastic Properties of Foods.K. M. A dan Twigg. M. Storage and Processing.Direktorat Gizi Departemen Kesehatan RI. 09399 Anggun Setya CP NIM. Kami mengolah bahan tersebut sebagai tinjauan pustaka dan tinjauan bahan. Penerbit Bhratara Karya Aksara. Jogjakarta. dkk (2009) sebagai bahan refrensi laporan kami.Processing Vegetables Science and Technology. Wespot Connecticut. Salunkhe. Inc. New York. dkk. J.S. 1992. Jogjakarta. Bambang. 09608 7 . PAU Pangan dan Gizi UGM. VII.1997. Suyitno. 1987. Petunjuk Evaluasi Produk Industri Hasil Pertanian. Satuan Operasi. Fundamental of Quality Control for Food Industry. A. 1987. The Camelot Press. Konsep Fermentasi dan Pengolahan Bahan. VIII. Asisten Garnetta Mustikaningrum Putri Mahatma Sari Yogyakarta. Southampton. 1998. and J. LEMBAR PENGESAHAN Mengetahui. Jakarta. Elsevier Applied Science. D. F. Physical Properties of Food and Food Processing System. Bogor. 09568 Athiefah F NIM. Rekayasa Proses Pangan. B. Ste. Kartika. 09468 Fadillah Qur¶ani NIM.

Efek fermentasi adalah menghasilkan alkohol yang tentu saja akan mengakibatkan tekanan pada kemasan madu bertutup rapat sehingga dapat terjadi ledakan apabila kemasan tidak memiliki ruang cukup. dengan rendahnya kadar air maka akan menyebabkan madu tidak mudah terjadi fermentasi. Semut mempunyai alat hisap lebih kecil daripada lebah sehingga pada madu yang semakin kental semut akan kesulitan menghisap cairan madu.com/id/honey_01.wordpress.com/2008/04/21/mitos-madu/ semakin kental suatu madu maka semakin rendah kadar airnya. sedangkan pada kasus semut adalah karena semut mencium aroma manis dari madu. Hal ini masih sesuai dengan SNI 01-3545 tahun 1994 yaitu 18%-23%.VIII. Kekentalan juga dapat menjelaskan tentang penembusan madu pada kertas koran atau kertas tisu.htm Madu merupakan produk viskositas tinggi karakteristik rasa dan aroma. Alkohol pun dapat menjelaskan mengapa madu mudah terbakar atau mematangkan telur. http://rianadrianto. 8 .hielscher. LAMPIRAN Laporan Sementara (terlampir) Gambar Viskosimeter Viscotester http://www. Mungkin bisa dilakukan uji coba sederhana dengan meneteskan madu yg lebih encer dan madu kental mana yg akan dihabiskan oleh semut terlebih dahulu? Tingkat viskositas pada madu dari Indonesia cukup rendah karena Indonesia merupakan negara tropis sehingga menghasilkan madu dengan tingkat viskositas rata-rata 20%. warna dan tekstur.

terjadi perubahan-perubahan antara lain penggabungan bahan penstabil dengan air. 9 . Setelah proses homogenisasi.http://freshicecream. Pasteurisasi dilakukan dengan tujuan untuk membebaskan adonan dari bakteri patogen. Proses aging diperlukan untuk memberi kesempatan bahan penstabil bekerja. kekentalan berkurang dan pertumbuhan mikroba menjadi lambat. 4) pendinginan. memperbaiki flavour dan mutu simpan. Proses ini bertujuan untuk mencegah globula lemak bersatu. kemudian bahan-bahan kering seperti gula. 7) hardening atau pengerasan. 1986). 3) homogenisasi. bahan pengemulsi dan bahan penstabil ditambahkan dan dicampur supaya larut dengan baik. untuk mengurangi waktu yang diperlukan bagi proses aging campuran itu dan untuk mempengaruhi kekentalan sehingga tekstur dan body es krim menjadi lebih baik. Selama proses ini berlangsung.3°C selama 30 menit atau pada suhu 71°C selama 30 detik.7°C. Pencampuran dilakukan dengan memanaskan terlebih dahulu bahan cair dalam bejana pencampur sampai kira-kira 40-50°C. 2) pasteurisasi. pengerasan lemak dan peningkatan viskositas.8-76. Pasteurisasi adonan dilakukan pada suhu 68. Pengerasan es krim umumnya dilakukan dalam suhu -45°C sampai -23°C selama 24 jam (Arbuckle dan Marshall.blogspot. 5) aging atau penuaan. Proses homogenisasi biasanya dilakukan pada suhu 62. Setelah itu proses pembekuan harus dilakukan dengan cepat untuk mencegah pembentukan kristal es yang kasar. adonan harus cepat didinginkan sampai 0-4°C agar tekstur es krim menjadi halus. 6) freezing atau pembekuan. membantu melarutkan bahan.com/ Proses Pembuatan Es Krim Proses pembuatan es krim terdiri dari: 1) pencampuran. dan 8) penyimpanan (Arbuckle. 1996).

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->