Java merupakan salah satu pemrograman yang kini banyak diminati.

Hal ini dikarenakan pada java terdapat ‘kemampuan’ lebih dari bahasa pemrograman biasa, yaitu multiplatform, kemampuan untuk berjalan di halaman web (sebagai applet), dan kemampuan-kemampuan lain yang dapat diandalkan. Pada saat pertama kali mencoba Java, anda mungkin akan menemukan kesulitan dalam membuat perintah input yang dalam bahasa c anda tinggal menggunakan fungsi scanf() saja. Masalah ini banyak dibahas dalam beberapa sumber tutorial Java , dan kini mari kita bahas ini dalam bahasa Indonesia. Sebelumnya mari kita bandingkan program c berikut ini,
1: 2: 3: 4: 5: 6: 7: 1: 2: 3: 4: 5: 6: 7: 8: 9: 10: 11: 12: 13: #include <stdio.h> void main(){ int a, b; printf("masukkan nilai a : "); scanf("%d", &a); printf("masukkan nilai b : "); scanf("%d", &b); printf("nilai %d + %d = %d", a, b, a+b); }

yang pada aplikasi Java dibuat menjadi…
import java.io.*; public class main(){ private static BufferedReader stdin = new BufferedReader(new InputStreamReader(System.in)); public static void main(String[] args) throws IOException { System.out.print("masukkan nilai a : "); String input = stdin.readLine(); int a = Integer.parseInt(input); System.out.print("masukkan nilai b : "); input = stdin.readLine(); int b = Integer.parseInt(input); System.out.println("nilai " + a + " + " + b + " = " + (a+b)); } }

Penjelasan:
Pada baris 1, kita meng-import library dari input/output java. Baris 3, kita membuat variabel stdin dengan tipe data BufferedReader yang digunakan untuk memasukkan inputan string ke dalam aplikasi. Baris 4, kita membuat fungsi utama main, dengan melempar semua kesalahan ke IOException. Baris 5, output teks / print ke layar. Baris 6, membuat variabel input dengan meneruskan tipe data BufferedReader, InputStreamReader dan memasukkannya kedalam variabel tersebut.

Input pada aplikasi java hanya menerima inputan berupa string. namun pada penerapannya aplikasi java lebih-sulit-namun-lebih-menjanjikan (loh ko’ ga nyambung y?!). Kita tidak disarankan menggunakan operator pembanding ‘==’ dalam string.equalsIgnoreCase("Y")). Hasil konversinya dimasukkan kedalam variabel a. maka input tipe data char sebaiknya tidak digunakan. Baris 10. … // ada kode setelahnya Dapat digunakan sebagai solusi pembanding string dengan tanpa menggunakan operator pembanding ‘==’. karena sebelumnya sudah dideklarasikan. sama dengan baris 7. Kesimpulan: Pada dasarnya pemrograman dalam Java hampir sama dengan C.print("Mau lagi? "). Baris 11. selamat mencoba… khalifavi@gmail.com . do{ // isi aplikasi System. mengonversi inputan string ke integer. (jadi di java sejauh ini tidak ada inputan integer secara langung.readLine(). namun kita dapat menggunakan fungsi equals(). kita perlu mengonversikannya terlebih dahulu. menampilkan hasil a + b = (a+b). // mau lagi?? } while ( lagi.Baris 7. hanya dapat melalui string yang dikonversikan menjadi integer). Tips: Sebagai perbandingan. atau equalsIgnoreCase(). karena sejauh ini yang diketahui hanya input tipe data string. lagi = stdin. dan apabila ingin menerima inputan integer. Contoh: … // ada kode sebelumnya String lagi = "y". Baris 9.out. namun nilai dimasukkan kedalam variabel b. variabel input hanya tinggal dipanggil ulang.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful