MAKALAH BIOTEKNOLOGI

Di Susun Oleh : 1. Dwi M.T. 2. Kaeminah Kelas : IX B

PEMERINTAH KABUPATEN PURBALINGGA DINAS PENDIDIKAN

SMP NEGERI 5 SATU ATAP REMBANG
Alamat : Jl. Raya Wanogara Kulon-Rembang KM 3 KP 53356

dan enzimologi. misalnya dengan fermentasi.BAB I PENDAHULUAN A. Proses yang dibantu mikroorganisme. Ilmu-ilmu pendukung dalam bioteknologi meliputi mikrobiologi. seperti tempe. Mikroorganisme dapat mengubah bahan pangan. tape. Proses tersebut dianggap sebagai bioteknologi masa lalu. gula. biokimia. genetika. BIOTEKNOLOGI KONVENSIONAL DAN MODERN Bioteknologi dapat digolongkan menjadi bioteknologi konvensional/ tradisional dan modern. Bioteknologi konvensional merupakan bioteknologi yang memanfaatkan mikroorganisme untuk memproduksi alkohol. dan sebagainya termasuk keju dan yoghurt. asam asetat. Dalam bioteknologi biasanya digunakan mikroorganisme atau bagian-bagiannya untuk meningkatkan nilai tambah suatu bahan B. kecap. oncom. hasilnya antara lain tempe. atau bahan makanan. tape. yaitu adanya penggunaan makhluk hidup secara langsung dan belum tahu adanya penggunaan enzim . biologi sel. teknik kimia. Ciri khas yang tampak pada bioteknologi konvensional. dan kecap. PENGERTIAN BIOTEKNOLOGI Bioteknologi adalah pemanfaatan prinsip-prinsip ilmiah yang menggunakan makhluk hidup untuk menghasilkan produk dan jasa guna kepentingan manusia.

selanjutnya disimpan selama ± 5 jam pada temperatur 45oC. Selanjutnya bakteri asam laktat dicampurkan. Akibat dari kegiatan bakteri tersebut pH menurun dan susu terpisah menjadi cairan whey dan dadih padat. kemudian ditambahkan enzim renin . yaitu Lactobacillus dan Streptococcus. keju. Kedua bakteri tersebut ditambahkan pada susu dengan jumlah yang seimbang. seperti yoghurt. Proses pembuatan keju diawali dengan pemanasan susu dengan suhu 90oC atau dipasteurisasi. Pengolahan Bahan Makanan a. susu dipasteurisasi terlebih dahulu. Mikroorganisme yang berperan dalam pembuatan yoghurt.0 sebagai akibat dari kegiatan bakteri asam laktat. yaitu Lactobacillus bulgaricusdan Streptococcus thermophillus. selanjutnya sebagian besar lemak dibuang. Pengolahan produk susu Susu dapat diolah menjadi bentuk-bentuk baru. 2) Keju Dalam pembuatan keju digunakan bakteri asam laktat. Selanjutnya susu didinginkan dan dapat diberi cita rasa. Bakteri tersebut berfungsi memfermentasikan laktosa dalam susu menjadi asam laktat. Selama penyimpanan tersebut pH akan turun menjadi 4.1. 1) Yoghurt Untuk membuat yoghurt. kemudian didinginkan sampai 30oC. dan mentega.

Aspergillus oryzae dibiakkan pada kulit gandum terlebih dahulu. susu diberi cita rasa tertentu dan lemak mentega dipisahkan. kemudian ditekan untuk membuang air dan disimpan agar matang. Selanjutnya. Adapun whey yang terbentuk diperas lalu digunakan untuk makanan sapi. Jamur Aspergillus oryzae bersama-sama dengan bakteri asam laktat yang tumbuh pada kedelai yang telah dimasak menghancurkan campuran gandum. Setelah proses fermentasi karbohidrat berlangsung cukup lama akhirnya akan dihasilkan produk kecap. Dadih yang terbentuk selanjutnya dipanaskan pada temperatur 32oC 420oC dan ditambah garam. Bakteri-bakteri tersebut membentuk proses pengasaman. yaitu klimosin. Produk makanan nonsusu 1) Kecap Dalam pembuatan kecap. Enzim renin dewasa ini telah digantikan dengan enzim buatan. Kemudian lemak mentega diaduk untuk menghasilkan mentega yang siap dimakan. b. 3) Mentega Pembuatan mentega menggunakan mikroorganisme Streptococcus lactis dan Lectonostoceremoris.dari lambung sapi muda untuk mengumpulkan dadih. jamur. 2) Tempe Tempe kadang-kadang dianggap sebagai bahan makanan .

namun yang paling luas penyebarannya adalah tempe kedelai. Di samping itu tempe mempunyai beberapa khasiat. Untuk membuat tempe. setelah diketahui manfaatnya bagi kesehatan. Perubahan tersebut meningkatkan kadar protein tempe sampai . mempercepat proses penyembuhan duodenitis.masyarakat golongan menengah ke bawah. lemak. tempe mulai banyak dicari dan digemari masyarakat dalam maupun luar negeri. Tempe mempunyai nilai gizi yang baik. dan karbohidrat. Dalam proses pembuatan tempe paling sedikit diperlukan empat jenis kapang dari genus Rhizopus. memperlancar pencernaan. Akan tetapi. Jenis tempe sebenarnya sangat beragam. sehingga masyarakat merasa gengsi memasukkan tempe sebgai salah satu menu makanannya. Ragi merupakan kumpulan spora mikroorganisme. bergantung pada bahan dasarnya. Rhyzopus arrhizus. yaitu Rhyzopus oligosporus. dan Rhyzopus oryzae. dalam hal ini kapang. meningkatkan vitalitas. Proses fermentasi tersebut menyebabkan terjadinya perubahan kimia pada protein. seperti dapat mencegah dan mengendalikan diare. dan kanker. dapat mengurangi toksisitas. serta mampu menghambat resiko jantung koroner. Rhyzopus stolonifer. penyakit gula. mencegah anemia. dapat menurunkan kadar kolesterol. Miselium dari kapang tersebut akan mengikat keping-keping biji kedelai dan memfermentasikannya menjadi produk tempe. selain diperlukan bahan dasar kedelai juga diperlukan ragi. menghambat ketuaan.

Pada umumnya orang bertanam dengan menggunakan tanah. Bioteknologi Bidang Pertanian a. Cahayatelah terpenuhi oleh cahaya matahari. hidroponik artinya pengerjaan air atau bekerja dengan air. mineral. antara lain metode kultur air (menggunakan media air). Masyarakat kita membuat tape tersebut berdasarkan pengalaman. Adapun metode yang digunakan dalam hidroponik. Apakah cukup dengan air dan nutrien? Bahan dasar yang dibutuhkan tanaman adalah air. tergantung media yang digunakan. c) Tape Tape dibuat dari bahan dasar ketela pohon dengan menggunakan sel-sel ragi. Jadi. dalam hidroponik tidak lagi digunakan tanah. dan lain-lain). Penanaman secara hidroponik Hidroponik berasal dari kata bahasa Yunani hydro yang berarti air dan ponos yang berarti bekerja. hanya dibutuhkan air yang ditambah nutrien sebagai sumber makanan bagi tanaman. pecahan batu bata.sembilan kali lipat. Dalam praktiknya hidroponik dilakukan dengan berbagai metode. dan CO2. Namun. Demikian pula CO2 sudah . 2. cahaya. Ragi menghasilkan enzim yang dapat mengubah zat tepung menjadi produk yang berupa gula dan alkohol. Metode yang tergolong berhasil dan mudah diterapkan adalah metode pasir. dan metode porus (menggunakan media kerikil. metode kultur pasir (menggunakan media pasir).

mentimun. aeroponik adalah pemberdayaan udara.cukup melimpah di udara. selada. Jenis tanaman yang telah banyak dihidroponikkan dari golongan tanaman hias antara lain Philodendron. pertumbuhan tanaman lebih cepat. kurang air. antara lain tanaman dapat dibudidayakan di segala tempat. hemat biaya perawatan. Sementara itu kebutuhan air dan mineral dapat diberikan dengan sistem hidroponik. bebas dari hama. dan bayam. antara lain tomat. Beberapa keuntungan bercocok tanam dengan hidroponik. kangkung. . kedondong bangkok. karena air yang berisi larutan unsur hara disemburkan dalam bentuk kabut hingga mengenai akar tanaman. Penanaman secara aeroponik Aeroponik berasal dari kata aero yang berarti udara dan ponos yang berarti daya. Sebenarnya aeroponik merupakan tipe hidroponik (memberdayakan air). dan Spatyphilum. paprika. artinya keberadaan tanah sebenarnya bukanlah hal yang utama. tidak perlu lahan yang terlalu luas. risiko kerusakan tanaman karena banjir. Adapun jenis tanaman buah yang dapat dihidroponikkan. dan belimbing. Jadi. antara lain jambu air. b. hasilnya berkualitas dan berkuantitas tinggi. Aglonema. Dracaena. sawi. Akar tanaman yang ditanam menggantung akan menyerap larutan hara tersebut. Golongan sayuran yang dapat dihidroponikkan. melon. dan erosi tidak ada.

maka bioteknologi makin besar manfaatnya untuk masa-masa yang akan datang. para ahli telah mulai lagi mengembangkan bioteknologi dengan memanfaatkan prinsip-prinsip ilmiah melalui penelitian. penanganan polusi.Prinsip dari aeroponik adalah sebagai berikut. Helaian styrofoam diberi lubang-lubang tanam dengan jarak 15 cm. a. Beberapa penerapan bioteknologi modern sebagai berikut. Dengan adanya berbagai penelitian serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. penciptaan sumber energi. Dewasa ini. Di bawah helaian styrofoam terdapat sprinkler (pengabut) yang memancarkan kabut larutan hara ke atas hingga mengenai akar. Rekayasa genetika Rekayasa genetika merupakan suatu cara memanipulasikan gen untuk menghasilkan makhluk hidup baru dengan sifat yang diinginkan. bioteknologi tidak hanya dimanfaatkan dalam industri makanan tetapi telah mencakup berbagai bidang. Bioteknologi Modern Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan. dan sebagainya. seperti rekayasa genetika. Dalam bioteknologi modern orang berupaya dapat menghasilkan produk secara efektif dan efisien. 3. anak semai sayuran ditancapkan pada lubang tanam. Dengan menggunakan ganjal busa atau rockwool. Akar tanaman akan menjuntai bebas ke bawah. Rekayasa genetika disebut juga pencangkokan gen atau .

Selanjutnya DNA tersebut akan mengatur sifatsifat makhluk hidup secara turun-temurun. misalnya melalui transplantasi inti. Blastula tersebut selanjutnya dipotong-potong menjadi banyak sel dan diambil intinya. Inti sel yang dipindahkan adalah inti dari sel-sel usus katak yang bersifat diploid.rekombinasi DNA. ovum membelah secara mitosis berkali-kali sehingga terbentuklah morula yang berkembang menjadi blastula. Dalam rekayasa genetika digunakan DNA untuk menggabungkan sifat makhluk hidup. sehingga dapat direkomendasikan. sehingga terbentuk ovum dengan inti diploid. dan rekombinasi DNA. Inti sel tersebut dimasukkan ke dalam ovum tanpa inti. Transplantasi inti pernah dilakukan terhadap sel katak. Masing-masing ovum akan berkembang menjadi individu baru dengan sifat dan jenis kelamin . fusi sel. Setelah diberi inti baru. Kemudian inti-inti tersebut dimasukkan ke dalam ovum tanpa inti yang lain. teknologi plasmid. Pada akhirnya terbentuk ovum berinti diploid dalam jumlah banyak. Untuk mengubah DNA sel dapat dilakukan melalui banyak cara. 1) Transplantasi inti Transplantasi inti adalah pemindahan inti dari suatu sel ke sel yang lain agar didapatkan individu baru dengan sifat sesuai dengan inti yang diterimanya. Hal itu karena DNA dari setiap makhluk hidup mempunyai struktur yang sama.

dan membentuk spesies baru. Karena sifat-sifat tersebut di atas plasmid digunakan sebagai vektor atau pemindah gen ke dalam sel target. Fusi sel diawali oleh pelebaran membran dua sel serta diikuti oleh peleburan sitoplasma (plasmogami) dan peleburan inti sel (kariogami). membuat antibodi monoklonal. 2) Fusi sel Fusi sel adalah peleburan dua sel baik dari spesies yang sama maupun berbeda supaya terbentuk sel bastar atau hibridoma. Sifat-sifat plasmid. b) dapat beraplikasi diri. Di dalam fusi sel diperlukan adanya: a) sel sumber gen (sumber sifat ideal). 3) Teknologi plasmid Plasmid adalah lingkaran DNA kecil yang terdapat di dalam sel bakteri atau ragi di luar kromosomnya. Manfaat fusi sel. antara lain untuk pemetaan kromosom. b) sel wadah (sel yang mampu membelah cepat). antara lain: a) merupakan molekul DNA yang mengandung gen tertentu. d) sifat plasmid pada keturunan bakteri sama dengan plasmid induk. c) dapat berpindah ke sel bakteri lain. c) fusigen (zat-zat yang mempercepat fusi sel).yang sama. 4) Rekombinasi DNA Rekombinasi DNA adalah proses penggabungan DNA-DNA .

rekombinasi DNA disebut juga rekombinasi gen. c) mencegah penolakan tubuh terhadap hasil transplantasi jaringan lain.dari sumber yang berbeda. Vaksin didapat dari virus dan bakteri yang telah dilemahkan atau racun yang diambil dari mikroorganisme tersebut. b) mengikat racun dan menonaktifkannya. antibiotika dan hormon. 1) Pembuatan antibodi monoklonal Antibodi monoklonal adalah antibodi yang diperoleh dari suatu sumber tunggal. Bioteknologi bidang kedokteran Bioteknologi mempunyai peran penting dalam bidang kedokteran. 2) Pembuatan vaksin Vaksin digunakan untuk mencegah serangan penyakit terhadap tubuh yang berasal dari mikroorganisme. . Oleh karena itu. 1) Struktur DNA setiap spesies makhluk hidup sama. antara lain: a) untuk mendeteksi kandungan hormon korionik gonadotropin dalam urine wanita hamil. Manfaat antibodi monoklonal. misalnya dalam pembuatan antibodi monoklonal. Tujuannya adalah untuk menyambungkan gen yang ada di dalamnya. 2) DNA dapat disambungkan b. Rekombinasi DNA dapat dilakukan karena alasan-alasan sebagai berikut. vaksin.

dewasa ini telah dikembangkan bioteknologi di bidang pertanian. 4) Pembuatan hormon Dengan rekayasa DNA. Bioteknologi bidang pertanian Dewasa ini perkembangan industri maju dengan pesat. Di sisi lain kebutuhan akan hasil pertanian harus ditingkatkan seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk. Akibatnya. lebih-lebih di daerah sekitar perkotaan. banyak lahan pertanian yang tergeser. Untuk mendukung hal tersebut. Beberapa penerapan bioteknologi pertanian sebagai berikut. 1) Pembuatan tumbuhan yang mampu mengikat nitrogen Nitrogen (N2) merupakan unsur esensial dari protein DNA . Antibiotika dapat diperoleh dari jamur atau bakteri yang diproses dengan cara tertentu. kortison. dewasa ini telah digunakan mikroorganisme untuk memproduksi hormon. c. Zat antibiotika telah mulai diproduksi secara besar-besaran pada Perang Dunia II oleh para ahli dari Amerika Serikat dan Inggris. dan testosteron.3) Pembuatan antibiotika Antibiotika adalah suatu zat yang dihasilkan oleh organisme tertentu dan berfungsi untuk menghambat pertumbuhan organisme lain yang ada di sekitarnya. hormon pertumbuhan. misalnya insulin. Hormon-hormon yang telah diproduksi.

para peneliti mencoba mengembangkan agar bakteri Rhizobium dapat hidup di dalam akar selain tumbuhan polong-polongan. Dengan bioteknologi. Kedua upaya di atas dilakukan untuk mengurangi atau meniadakan penggunaan pupuk nitrogen yang dewasa ini banyak digunakan di lahan pertanian dan menimbulkan efek samping yang merugikan. untuk mendapatkan tanaman kentang yang kebal penyakit maka diperlukan gen yang menentukan sifat kebal penyakit. sehingga tumbuhan polong-polongan dapat mencukupi kebutuhan nitrogennya sendiri.dan RNA. Selanjutnya tanaman kentang tersebut dapat diperbanyak dan disebarluaskan. itu juga berupaya meningkatkan kemampuan bakteri dalam mengikat nitrogen dengan teknik rekombinasi gen. Di samping. 2) Pembuatan tumbuhan tahan hama Tanaman yang tahan hama dapat dibuat melalui rekayasa genetika dengan rekombinasi gen dan kultur sel. Contohnya. d. Pada tumbuhan polong-polongan sering ditemukan nodul pada akarnya. kemudian ditumbuhkan menjadi tanaman kentang yang tahan penyakit. Sel tanaman kentang tersebut. Di dalam nodul tersebut terdapat bakteri Rhizobium yang dapat mengikat nitrogen bebas dari udara. kemudian disisipkan pada sel tanaman kentang. Bioteknologi bidang peternakan . Gen tersebut.

antara lain adalah biogas dan gasohol. Produk tersebut. Hal itu merupakan tantangan bagi para ilmuwan untuk menemukan bahan bakar pengganti yang diproduksi melalui bioteknologi. jika diinfeksikan pada hewan dapat mendorong pertumbuhan dan menaikkan produksi susu sampai 20%. Di negara Cina. misalnya berupa hormon pertumbuhan yang dapat merangsang pertumbuhan hewan ternak. Saat ini telah ditemukan dua jenis bahan bakar yang diproduksi dari fermentasi limbah. Pada fase anaerob akan dihasilkan gas metana yang dibakar dan digunakan untuk bahan bakar. Alternatif bahan bakar masa depan untuk menggantikan minyak.Dengan bioteknologi dapat dikembangkan produk-produk peternakan. Oleh karena itu. Bioteknologi bahan bakar masa depan Kamu sudah mengetahui bahwa bahan bakar minyak termasuk sumber daya yang tidak bisa diperbarui. Dengan rekayasa genetika dapat diciptakan hormon pertumbuhan hewan buatan atau BST (Bovin Somatotropin Hormon). Hormon tersebut direkayasa dari bakteri yang. suatu saat akan habis. Biogas dibuat dalam fase anaerob dalam fermentasi limbah kotoran makhluk hidup. e. yaitu gasbio (metana) dan gasahol (alkohol). dan India terdapat beberapa kelompok masyarakat .

dibakar. dan lain-lain yang akan diuraikan oleh bakteri dalam fermenter. Sedangkan teknologi gasohol telah dikembangkan oleh negara Brazil sejak harga minyak meningkat sekitar tahun 1970. kertas bekas. gas (misal: metana) dan bahan anorganik. Gasohol dihasilkan dari fermentasi kapang terhadap gula tebu yang melimpah. Di antara semua cara tersebut yang paling baik adalah dengan daur ulang. daun-daunan. misalnya dengan ditimbun. atau didaur ulang. Keberadaan limbah sangat mengancam lingkungan. Salah satu contoh proses daur ulang sampah yang telah diuji pada beberapa sampah tumbuhan adalah proses pirolisis. Proses pirolisis yaitu proses dekomposisi bahan-bahan sampah dengan suhu tinggi pada kondisi tanpa oksigen. Penanganan sampah dapat dilakukan dengan berbagai cara. Dengan cara ini sampah dapat diubah menjadi arang. . kertas. f. harus ada upaya untuk menanganinya. dapat diperbarui dan tidak menimbulkan polusi.yang hidup di desa yang telah menerapkan teknologi fermenter gasbio untuk menghasilkan metana. Bahan-bahan tersebut dinamakan limbah atau sampah. sisa aktivitas pertanian atau industri merupakan bahan yang biasanya sudah tak dikehendaki oleh manusia. Bahan baku teknologi fermenter tersebut adalah feses hewan. dan sisa makanan. Bioteknologi pengolahan limbah Kaleng. Oleh karena itu. Gasohol bersifat murah.

pengolahan limbah menjadi terkontrol dan efektif. sehingga cukup mengurangi tingkat pencemaran. Kelebihan bahan bakar hasil proses ini adalah rendahnya kandungan sulfur. air limbah.Bahan-bahan tersebut dapat dimanfaatkan kembali sebagai bahan bakar. Hasil pengomposan bermanfaat sebagai pupuk. sangat diperlukan mikroorganisme. diproduksi oleh bakteri Acinetobacter calcoaceticus. dan plastik. yaitu polisakarida yang disebut emulsan. Salah satu zat pengemulsi. misalnya selulosa. yaitu dengan menggunakan pengemulsi yang menyebabkan minyak bercampur dengan air sehingga dapat dipecah oleh mikroba. pembentukan asam organik terutama asam humat yang penting dalam pembuatan humus. misalnya menguraikan minyak. Bioteknologi dapat diterapkan dalam pengolahan limbah. Bahan hasil perombakan zat-zat makroorganik (dari hewan. Dalam pembuatan kompos. Pengolahan limbah secara bioteknologi melibatkan kerja bakteri-bakteri aerob dan anaerob. Selama proses pengomposan terjadilah penguraian. Cara lain dalam mengatasi polusi minyak. manusia ataupun gabungannya) secara biologiskimiawi dengan bantuan mikroorganisme (misalnya bakteri. Jenis mikroorganisme yang diperlukan dalam pembuatan kompos bergantung pada bahan organik yang digunakan serta proses yang berlangsung (misalnya proses itu secara aerob atau anaerob). tumbuhan. . jamur) serta oleh hewan-hewan kecil disebut kompos. Dengan bioteknologi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful