Kelompok 11 (sebelas) (sebelas

)
Pangesti Arochmah Ò Galuh Pradnya Paramita Ò Ananda Dwi Rahayu
Ò

5415110464 5415111880 5415111885

Menyambung dua batang menjadi satu Memperbesar penampang kayu Estetika Kemudahan Pelaksanaan . 4.Sambungan Kayu Tujuan : 1. 3. 2.

Sistem Struktur dan Sambungan dalam Stuktur Kayu oAlat sambung untuk struktur kayu. terdiri atas: x alat sambung paku x alat sambung sekerup oKonstruksi sambungan gigi oKonstruksi sambungan baut oSambungan dengan cincin belah dan plat geser oSambungan dengan plat logam .

Sambungan Gigi Memperlemah namun banyak diterapkan. mengapa? .

sambungan ini banyak diterapkan pada konstruksi kayu sederhana di Indonesia utamanya untuk rangka kuda-kuda kudaatap. .Walaupun sambungan ini sebenarnya malah memperlemah kayu. atap. namun karena kemudahannya.

.

. . Dua kekuatan tersebut harus dipilih yang paling lemah untuk persyaratan kekuatan struktur. . . .Kekuatan sambungan gigi mengandalkan kekuatan geseran dan atau kuat tekan / tarik kayu pada penyelenggaraan sambungan SEDANGKAN Kekuatan tarikan atau tekanan pada sambungan bibir lurus di atas ditentukan oleh geseran dan kuat desak tampang sambungan gigi OLEH KARENA ITU . .

P geser = ijin a b Dimana : ijin = Kuat / tegangan geser ijin kayu tersambung b = lebar kayu a = panjang tampang tergeser P desak = ijin b t Dimana : ijin = Kuat / tegangan ijin desak kayu tersambung b = lebar kayu t = tebal tampang terdesak .

yang mana h adalah tinggi komponen struktur mendatar. dalamnya gigi. Panjang kayu muka lm harus memenuhi lm > 1. tetapi juga lm > 200 mm .5 h.Sambungan Gigi Tunggal Pada sambungan gigi tunggal. yaitu tm < 1/3 h. tm.tidak boleh melebihi sesuatu batas.

Rumus .

Langkah Menghitung Sambungan Gigi Tunggal .

Contoh Soal Rencanakanlah sambungan gigi tunggal dengan sudut 40 derajat. grade kayu E 15 dengan ukuran kayu yang akan menumpu berukuran : H = 120 mm B = 80 mm Gaya Tekan = 40 KN Jawab : menentukan tm tm = 1/3 h = 1/3 . 120 = 40 mm menentukan lm lm = 1.5 x 120 = 180 mm lm = 200 mm diambil 200 mm Cek Gaya Geser .5 h = 1.

.

.

tm1 > 30 mm dalamnya gigi kedua. namun tm2 < 1/3 h panjang kayu muka pertama. . lm1 > 200 mm dan lm1 > 4 tm1 yang mana h adalah tinggi komponen struktur mendatar. dalamnya gigi pertama. terdapat dua gigi dan dua panjang muka yang masing-masing diatur sebagai berikut (lihat Gambar C2). tm2 > tm1 + 20mm.Sambungan Gigi Rangkap y Pada sambungan gigi majemuk.

Rumus .

.

.

Contoh Soal .