Matematika Diskrit

Misalkan G adalah suatu graf.
‡

Dua titik v dan w dalam G dikatakan tehubung bila dan hanya bila ada walk dari v ke w.

‡

Graf G dikatakan terhubung bila dan hanya bila setiap dua titik dalam G terhubung.

‡

Graf G dikatakan tidak terhubung bila dan hanya bila ada 2 titik dalam G yang tidak terhubung.

Contoh soal : Manakah di antara graf pada gambar di bawah ini yang merupakan graf terhubung ? .

Penyelesaian Graf (a) merupakan graf terhubung karena ada walk yang bisa menghubungkan keseluruhan titik dan garis yang ada di dalam graf tersebut. .

Contoh soal : Manakah di antara graf pada gambar di bawah ini yang merupakan graf terhubung ? .

Contoh soal : Manakah di antara graf pada gambar di bawah ini yang merupakan graf terhubung ? .

Contoh soal : Manakah di antara graf pada gambar di bawah ini yang merupakan graf terhubung ? .

« }.vj) adalah suatu garis dalam G. .vj). « }. himpunan garis ² garis E(G): {e1.  Jika ek = (vi. arah garis adalah dari vi ke vj.Suatu graf berarah G terdiri dari :  Himpunan titik ² titik V(G): {v1. e2. dan suatu fungsi ‰ yang mengawankan setiap garis dalam E(G) ke suatu pasangan berurutan titik (vi. maka vi disebut titik awal ek dan vj disebut titik akhir vk. v2.

 Titik terasing adalah titik dalam G di mana derajat keluar dan derajat masuknya adalah 0.(vi)). sedangkan jumlah garis yang menuju ke titik vi disebut derajat masuk (in degree) titik vi (simbol d. . Jumlah garis yang keluar dari titik vi disebut derajat keluar (out degree). titik vi (simbol d+(vi)).

 Dua garis berarah dikatakan paralel jika keduanya memiliki titik awal dan titik akhir yang sama. Titik pendan adalah titik di mana jumlah derajat masuk dan jumlah derajat keluarnya adalah 1. .

Titik pendan. Derajat masuk dan derajat keluar tiap ² tiap titik. terasing dan titik d.Tentukan: a. Himpunan titik ² titik. . Garis paralel. himpunan garis ² garis dan fungsi perkawanan ‰. c. b.

v3) e9 dengan (v5. e3. e5. v3. e8. e9} Fungsi perkawanan g : e1 dengan (v1. e7. e2. Himpunan titik titik V(G) = {v1. v6} Himpunan garis garis E(G) = {e1. v5. v5) e3 dengan (v1. e4. v2) e6 dengan (v3.v3) . v4. v4) e8 dengan (v5.v4) e5 dengan (v3. v4) e2 dengan (v4. e6. v4) e4 dengan (v1. v2.Penyelesaian: a. v1) e7 dengan (v3.

Penyelesaian: b. d+(v1) = 3 . d-(v3) = 2 d+(v4) = 1 . d+(v5) = 2 . d+(v2) = 0 . d-(v1) = 4 d-(v1) = 1 d+(v6) = 0 . d-(v1) = 1 d-(v2) = 1 d+(v3) = 3 . d-(v6) = 0 .

Penyelesaian: c. Titik terasing adalah titik v6. titik pendan adalah v2 d. Garis paralel adalah e8 dan e9 .

Derajat masuk dan derajat keluar tiap ² tiap titik. c. Titik terasing dan titik pendan.Tentukan: a. d. himpunan garis ² garis dan fungsi perkawanan ‰. Garis paralel. Himpunan titik ² titik. b. .

Hanya saja dalam graf berarah suatu perjalanan harus mengikuti arah garis. . maka walk. path dan sirkuit dalam graf berarah sama dengan pengertian dalam graf tak berarah. Untuk membedakan dengan graf berarah dan graf tak berarah. path berarah. path. dan sirkuit dalam graf berarah disebut walk berarah.Pengertian walk. dan sirkuit berarah. Suatu graf berarah yang tidak memuat sirkuit berarah disebut Asiklik.

. Berdasarkan arah garisnya. yaitu terhubung kuat dan terhubung lemah. Pengertian itupun berlaku untuk graf berarah.Suatu graf tak berarah dikatakan terhubung jika ada walk yang menghubungkan tiap 2 titiknya. dalam graf berarah dikenal 2 jenis keterhubungan.

 .w adalah sembarang 2 titik dalam G.  G disebut terhubung kuat jika ada path berarah dari v ke w.Misalkan G adalah suatu Graf berarah dan v. jika G tidak terhubung kuat. tetapi graf tak berarah yang bersesuaian dengan G terhubung. G disebut terhubung lemah.

Manakah di antara graf graf tersebut yang terhubung kuat dan terhubung lemah? .

Manakah di antara graf graf tersebut yang terhubung kuat dan terhubung lemah? .