BAB 5

Makromolekul (Polimer, Karbohidrat, Protein, dan Lemak)

Gambar 5.1 Polimer Sumber: Hamparan Dunia Ilmu, hal. 107

Pada pelajaran bab kelima ini, akan dipelajari tentang polimer, karbohidrat, protein, lemak, dan minyak.

Makromolekul (Polimer, Karbohidrat, Protein, & Lemak) SMA Jilid 3

193

Bab 5

Makromolekul (Polimer, Karbohidrat, Protein, dan Lemak)
Tujuan Pembelajaran: Setelah membaca literatur dan berdiskusi diharapkan siswa mampu: menjelaskan pengertian polimer, baik polimer alam maupun polimer sintetis; menjelaskan pembentukan polimer berdasarkan asal dan jenis monomer melalui reaksi polimerisasi, misalnya plastik, karbohidrat, dan protein; merancang dan melakukan percobaan untuk mengidentifikasi protein; menggolongkan monosakarida menjadi aldosa dan ketosa; menjelaskan reaksi hidrolisis disakarida dan polisakarida; mengklasifikasi lemak berdasarkan kejenuhan ikatan.

A. Polimer
1. Pengertian makromolekul Makromolekul atau polimer adalah molekul besar, terdiri atas sejumlah satuan pembentuk. Satuan pembentuk disebut monomer. Polimerisasi adalah proses penggabungan beberapa molekul sederhana (monomer) menjadi molekul besar (makromolekul atau polimer). 2. Penggolongan polimer a. Macam polimer menurut terbentuknya Berdasarkan struktur monomer pembentuk polimer, maka polimer dibedakan menjadi dua macam, yaitu polimer adisi dan polimer kondensasi.

194

KIMIA SMA Jilid 3

1) Polimer adisi Polimer adisi dapat terbentuk apabila monomer rantai karbon berikatan rangkap (senyawa tak jenuh). Pada pembentukan ini, jumlah monomer yang bergabung membentuk polimer jumlah atom tetap. Contoh: a) H H H H | | | | C=C+C=C | | | | H H H H etena etena H H H H | | | | —C—C—C—C— | | | | H H H H dimer etena

H H H H | | | | Dapat ditulis: n C = C (— C — C —)n | | | | H H H H n etena polietena (politen) b) H H H H | | | | C=C+C=C | | | | H H stiren stiren H H H H | | | | —C—C—C—C— | | | | H H dimer stiren H H | | (— C — C —)n | | H polistiren

H H | | Dapat ditulis: n C = C | | H n stiren

2) Polimer kondensasi Polimer kondensasi disusun oleh monomer yang mempunyai gugus fungsional. Pada pembentukannya melepaskan molekul air sehingga jum-

Makromolekul (Polimer, Karbohidrat, Protein, & Lemak) SMA Jilid 3

195

Pembentukan struktur polimer 1) Polimer alam Contoh: karbohidrat dan karet alam.lah atom monomer tidak sama dengan jumlah atom yang terdapat dalam polimer. b. Contoh: a) O // 2 H – N – CH – C – OH | | H R asam amino –H2O O O // // – N – CH – C – N – CH – C – | | | | H R H R protein b) O \\ O H H O –H2O \\ // | | C – (CH2) – C + H – N(CH2)6 – N – H C – (CH2 )4 – C / \ / HO OH HO asam adipat 1. Pada polimer kondensasi monomer pembentuknya homopolimer dan dapat juga kopolimer. a) Karbohidrat (1) Amilosa merupakan polimer dari D(+) glukosa dalam bentuk ikatan alfa ( ).6 diaminiheksana H | NH – (CH2)6 – N – H suatu dimer Dimer ini terbentuk jika salah satu ujung dari gugus OH pada karboksilat berikatan dengan salah satu ujung dari atom H pada gugus amino membentuk air. Strukturnya: CH2OH O OH HO OH OH + OH CH2OH O OH OH –H2O OH O CH2OH O OH OH O CH2OH O OH OH O 196 KIMIA SMA Jilid 3 .

Strukturnya: O O Ikatan cabang O CH2OH O OH OH HO OH glukosa + HO CH2OH OH O OH –H O 2 O CH2OH O OH OH O CH2OH O OH OH O OH b) Karet alam merupakan polimer dari 2-metil.(2) Amilopektin merupakan polimer D(+) glukosa dalam bentuk ikatan alfa ( ) dengan rantai bercabang. & Lemak) SMA Jilid 3 197 . Karbohidrat. Protein.3-butadiena (isoprena). Strukturnya: CH2 CH2OH O OH HO OH OH HO OH + OH CH2OH O OH –H2O OH OH OH CH2 O OH OH OH (3) Selulosa adalah polimer D(+) glukosa dalam bentuk ikatan beta ( ). Strukturnya: Makromolekul (Polimer.1.

Strukturnya: nCH2 = CH2 | Cl vinilklorida (— CH2 — CH2 —)n | Cl PVC Sifatnya: lebih tahan api daripada politena. yaitu titik lebur 105 °C. 198 KIMIA SMA Jilid 3 . Strukturnya: nCH2 = CH2 etena (— CH2 — CH2 —)n politena (polietena) Sifat politena. (1) Polimer adisi Dasar reaksi adalah — C — C — (a) Politena adalah polimer dari etena. sebagai bahan pembungkus kabel. (b) Polivinil klorida (PVC) adalah polimer dari vinilklorida. Strukturnya: b) Plastik sintetis Polimer plastik sintetis dibedakan menjadi dua macam. botol plastik. lebih kuat dari politena. yaitu polimer secara adisi dan polimer secara kondensasi. piringan hitam. lunak dalam air panas. digunakan untuk film.2) Polimer sintetis a) Karet sintetis Neoprena adalah polimer dari kloroprena. tas plastik.

untuk salutan alat masak. (d) Teflon adalah polimer dari tetrafluoro etena. & Lemak) SMA Jilid 3 199 . sangat keras. (e) Orlon (akrilan) adalah polimer dari akrilonitril. Karbohidrat. digunakan untuk tali plastik. bersifat fiber. Makromolekul (Polimer.(c) Polipropilen adalah polimer dari propena. fiber. Strukturnya: nCF2 = CF2 (— CF2 — CF2 —)n teflon tetrafluoro etena Sifatnya: tahan panas. sangat stabil. Strukturnya: nCH = CH2 | CH3 propena (— CH — CH2 —)n | CH3 polipropilen Sifatnya: kerapatan besar. Strukturnya: nCH2 = CH | CN vinilsianida (— CH2 — CH —)n | CN orlon Sifatnya: kuat. gesekan kecil dan lentur. digunakan untuk bahan serat tekstil. bahan perahu. Protein.

Contoh: (a) Bakelit adalah polimer dari fenol dengan formaldehida.(f) Polistiren adalah polimer dari stirena. (g) Perspex adalah polimer dari 2–metil propanoat. digunakan untuk pembungkus/isolasi. Strukturnya: nCH = CH | C6H5 (— CH — CH2 —)n | C6H5 Sifatnya: rapuh. transparan. 200 KIMIA SMA Jilid 3 . kenyal. digunakan untuk bahan gelas. (2) Polimer kondensasi Polimer kondensasi adalah polimer yang menghasilkan/membebaskan air. Strukturnya: COOCH3 COOCH3 | | (— CH2 — CH —)n nCH2 = C | | CH3 CH3 2-metil propanoat perspex Sifatnya.

sebagai bahan kaca kendaraan perang/ kapal perang. Strukturnya: O H || H C nH | H O || 1 + nH C 2 1 N+ nO=C 2 | H H H –n H2O O || C N N CH2 | | CH2 H | Ureaformaldehida H n Sifatnya: jenis termoset. tahan guncangan. Protein. Karbohidrat. tahan guncangan. & Lemak) SMA Jilid 3 201 .Strukturnya: OH O || C OH CH2 H –nH2O +1 nH 2 O || C n 1 +2nH H | CH2 | bakelit Sifatnya: jenis termoset. digunakan untuk kaca kendaraan perang/ kapal. (b) Urea formaldehida adalah polimer dari urea dengan formaldehida. Makromolekul (Polimer.

6 diamino heksana. digunakan untuk bahan sandang.6 adalah polimer dari heksanadiol diklorida dengan 1. Proses 202 KIMIA SMA Jilid 3 .(c) Nilon 6. Bila karet alam dipanaskan dengan sejumlah kecil belerang akan berubah sifatnya menjadi elastis dan stabil. digunakan untuk bahan sandang.6 Nilon 6. Strukturnya: O O \\ // —nHCl + nNH2 — (CH2)6 — NH2 C — (CH2)4 — C // \ Cl Cl heksanadiol diklorida 1. Strukturnya: O O || || CH3O — C — C6H4 — C — OCH3 + HO — CH2 — CH2 — OH dimetil teraftalat 1.6 diamino heksana O O || || (— C — (CH2)4 — C — NH — (CH2)6 — NH —)n nilon 6. (d) Dacron adalah poliester yang berasal dari dimetil tereftalat dengan etilen glikol. c) Polimer turunan (1) Karet vulkanisir Sifat karet alam kurang elastis dan mudah dioksidasi karena rantai karbon berikatan rangkap.6 merupakan serat sintetis yang kuat.2 etanadiol (glikol) O O || || (— C — C6H4 — C — O — CH2 — CH2 — O)n dacron (n = 80 – 130) 2 + CH3OH Dacron merupakan serat sintetis.

Untuk mendapatkan rayon digenerasi dengan larutan asam sulfat encer. Protein. & Lemak) SMA Jilid 3 203 . Reaksi: (C6H9O4OH)n + n NaOH Selulosa (C6H9O4ONa)n + n CS2 (C6H9O4)Na)n + nH2O alkali selulosa (C6H9O4O — CS2 — Na)n 3(C6H9O4O — CS2 — Na)n + 2 n H2O (C10H27O12(OH)2 — OCS2 — Na)n + 2 n CS2 + 2 n NaOH (C18H27O12(OH)2 — O — CS2 — Na)n + n H2SO4 (C6H9O4OH)3n + n CS2 + n NaHSO4 Makromolekul (Polimer. Karbohidrat. Strukturnya: | S | — CH2 — C — CH — CH2 — | | CH2 S | | CH2 S | | — CH2 — C — CH — CH2 — | S | — CH2 — C — CH — CH2 — | | CH3 S | bercabang dan ikatan silang — CH2 — C = CH — CH2 — | CH2 | CH2 | belerang — CH2 — C = CH — CH2 — dipanaskan | CH2 | — CH — C = CH — CH2 — | CH3 (2) Selulosa xantat (rayon) Selulosa xantat dibuat dari selulosa direaksikan dengan NaOH dan CS2.demikian disebut karet vulkanisir. Karet vulkanisir banyak digunakan untuk pembuatan ban kendaraan.

Sifat/gunanya: (a) Mudah terbakar sehingga dipakai sebagai bahan peledak. maka terbentuk seluloid.(3) Selulosa nitrat H2SO4 pekat Dibuat dari selulosa + HNO3 pekat selulosa nitrat. Caranya. (4) Selulosa asetat Selulosa asetat dibuat dari selulosa + anH2SO4 hidrida asam asetat selulosa asetat. Contoh: (a) Polivinil klorida (PVC) (b) Polietilena (c) Polistirena (2) Plastik termoset adalah jenis plastik yang mengalami perubahan kimiawi jika dipanaskan berulang-ulang. d) Jenis plastik (1) Termoplastik adalah jenis plastik yang lunak jika dipanaskan dan mengeras jika didinginkan tanpa mengalami perubahan kimiawi ketika pemanasan atau pendinginan tersebut. dan bahan pembungkus. Maka plastik semacam ini dapat dipanaskan atau didinginkan berulang-ulang. Sifatnya. apabila selulosa nitrat dilarutkan dalam kamfer. (b) Digunakan untuk pembuatan seluloid (film). jika didinginkan maka tidak akan dapat mengeras lagi. kancing. Ketika dipanaskan yang kedua kali dan seterusnya. digunakan sebagai bahan pembuatan sisir. Contoh: (a) Plastik urea formaldehida (b) Plastik bakelit (fenol metanal) 204 KIMIA SMA Jilid 3 . gagang kacamata. sukar terbakar.

H. Contoh:Gliserida mempunyai sebuah atom C asimetris. & Lemak) SMA Jilid 3 205 . yaitu D-gliserida dan L-gliserida. dan O dengan rumus empiris Cn(H2O)n. Karbohidrat. dan lain-lain. Penggolongan karbohidrat 1. O O C H H — C — OH | H2C — OH D-gliserida C H HO — C — H | H2C — OH L-gliserida Kedua bentuk ini merupakan isomer ruang. jika OH terletak di kanan dan L jika OH terletak di kiri. Protein. Monosakarida Monosakarida adalah satuan karbohidrat yang paling sederhana sehingga tidak dapat dihidrolisis menjadi karbohidrat yang lebih sederhana lagi. Makromolekul (Polimer. Karbohidrat Karbohidrat adalah senyawa yang terdiri atas unsur-unsur C. monosakarida diberi awalan D. Berdasarkan karbohidrat sederhana yang dihasilkan pada hidrolisis a. ribosa. galaktosa. maka banyaknya isomer optis adalah 21 = 2. Karbohidrat disebut juga hidrat arang atau sakarida.B. Dengan menggunakan acuan letak OH pada atom C kedua sebelum terakhir. Monosakarida terkecil adalah gliseraldehida. Contoh: glukosa. untuk senyawa yang memiliki n atom C asimetris akan memiliki isomer optis sebanyak 2n. Menurut Van’t Hoff.

O // C=H OH | | H — C — OH H—C | | HO — C — H H — C — OH | | O H — C — OH HO — C — H | | H — C — OH H — C — OH | | H—C CH2OH | CH2OH Struktur terbuka D(+) glukosa. O O // 1 // 1 C C \ \ H H 2 2 H — C — OH H — O — OH 3| 3| HO — C — H HO — C — H 4| 4| H — C — OH HO — C — H 5| 5| H — C — OH H — C — OH 6| 6| CH2OH CH2OH D-glukosa D-galaktosa 1 CH2OH C=O 3 | HO — C — H 4| H — C — OH 5| H — C — OH 6 | CH2OH D-fruktosa 2 a) Glukosa (gula anggur) Glukosa disebut juga destrosa. Mengenai arah rotasinya tak dapat ditetapkan dari konfigura-sinya. Struktur terbuka D(+) glukosa jika dilarutkan dalam air membentuk struktur melingkar disebut siklohemiasetal. Glukosa mempunyai putaran optik ke kanan (dekstro). 206 KIMIA SMA Jilid 3 . karena bersifat dekstro. Hal ini terjadi karena reaksi gugus aldehida dengan gugus alkohol dalam 1 molekul (pada atom C nomor 5). ditulis D(+) glukosa (memutar bidang polarisasi ke kanan 52°). tetapi dari eksperimen.Beberapa monosakarida yang penting.

insulin (pati dari dahlia). dan dapat diragikan menjadi etanol dan gas CO2.atau CH2OH O CH2OH O OH HO OH OH OH HO OH OH D (+) glukosa Glukosa terbentuk dari hidrolisis pati. CH2OH | C=O | HO — C — H | H — C — OH | H — C — OH | CH2OH CH2OH | HO — C | HO — C — H | H — C — OH | H—C | CH2OH CH2OH O CH2OH O atau OH OH OH Struktur terbuka fruktosa Makromolekul (Polimer. Fruktosa terdapat bersama dalam madu dan buah-buahan. Karbohidrat. glikogen. maltosa. & Lemak) SMA Jilid 3 207 . b) Fruktosa/Levulosa/Gula buah Fruktosa merupakan ketoheksosa yang terbentuk dari hidrolisis sukrosa. Protein. rasa manis melebihi glukosa dan sukrosa. Fruktosa memutar bidang polarisasi ke kiri dengan sudut 92° sehingga ditulis D(–) fruktosa.

laktosa. Disakarida Disakarida terjadi karena penggabungan 2 molekul monosakarida dengan pelepasan air. ambillah sedikit glukosa dalam tabung reaksi. terdapat dalam RNA (Ribonucleic Acid = asam deoksiribosa). 208 KIMIA SMA Jilid 3 . larutkan dengan air secukupnya. Tambahkan reagen Fehling dalam tabung tersebut. Pada hidrolisis akan terbentuk monosakarida-monosakarida penyusunnya. maltosa. Jika tak terjadi perubahan. 1) Sakarosa/sukrosa/gula tebu Sukrosa terjadi karena penggabungan D(+) glukosa dengan D(–) fruktosa. Struktur: H2COH O H2COH O OH OH Ribosa OH OH H OH Deoksiribosa Untuk mengidentifikasi suatu monosakarida. masukkan tabung dalam air panas! Perubahan apakah yang terjadi? b.3) Ribosa dan Deoksiribosa Yang mengandung 5 atom C atau pentosa yang sangat penting adalah aldopentosa yang disebut ribosa. Contoh: sukrosa.

Peristiwa ini disebut inversi gula tebu. hidrolisis maltosa dengan enzim maltase akan dihasilkan glukosa. CH2OH O CH2OH O HO OH O OH OH OH HO Makromolekul (Polimer. Protein. Karbohidrat. Oleh karena itu. tetapi dapat diragikan. & Lemak) SMA Jilid 3 209 . 2) Maltosa Maltosa tersusun atas 2 molekul D(+) glukosa dengan melepas air.Struktur: CH2OH O CH2OH O CH2OH HO OH O OH OH OH Pada hidrolisis sukrosa (karena pengaruh enzim invertase) akan terjadi perubahan arah putaran bidang polarisasi dari positif (ke kanan) ke negatif (ke kiri). C12H22O11 +66. Campuran yang terjadi disebut gula invert.5° invertase C6H12O6 D(+) sukrosa +52° + C6H12O6 D(+) fruktosa –92° D(+) sukrosa Sukrosa tidak bersifat reduktor.

Amilum terdapat sebagai persediaan makanan tumbuh-tumbuhan. Laktosa merupakan serbuk tak berwarna dan sedikit larut dalam air. dan selulosa. hidrolisis laktosa menghasilkan glukosa dan galaktosa (terjadi karena pengaruh asam atau enzim laktase). Senyawa-senyawa penting polisakarida: amilum (pati). Polisakarida Polisakarida mempunyai massa rumus yang sangat besar dan tidak larut dalam air. CH2OH O CH2OH O OH HO OH OH O OH HO c. yang terdiri atas kurang lebih 500 unit. glikogen. 210 KIMIA SMA Jilid 3 . Laktosa terdapat dalam susu mamalia sebanyak 4–5%. 1) Amilum/pati Amilum merupakan polimer glukosa dalam bentuk ikatan alfa. Laktosa tidak manis seperti gula lain dan tak dapat diragikan. Karena itu.3) Laktosa Laktosa tersusun atas satu molekul D-glukosa dan 1 molekul D-galaktosa. Polisakarida mempunyai rumus umum: (C6H10O5)n. Terbentuknya amilum dalam tumbuh-tumbuhan merupakan hasil reaksi fotosintesis. Polisakarida adalah karbohidrat yang disusun oleh lebih dari delapan unit monosakarida.

& Lemak) SMA Jilid 3 211 . Sifat-sifat selulosa: Sukar larut dalam air. (4) Pada hidrolisis dengan asam terbentuk glukosa. sedang hidrolisis dengan enzim diastase membentuk maltosa. 3) Selulosa Selulosa merupakan penyusun utama dinding sel tumbuhan.000 unit sehingga sukar dicerna oleh enzim manusia. belahan hati kiri belahan hati kanan Gambar 5. dan manusia.2 Hati merupakan kelenjar terbesar Sifat-sifat glikogen: (1) Dengan iodium memberi warna merah. kurang lebih 1. (3) Larut dalam air. merupakan makanan cadangan yang terdapat dalam hati.CO2 + H2O klorofil sinar matahari (C6H10O5)n + O2 Sifat-sifat amilum: (1) Dengan larutan iodium memberikan warna biru karena adanya amilosa.000 unit. 2) Glikogen Glikogen terdiri atas satuan-satuan D-glukosa. Makromolekul (Polimer.000–3. atau basa encer. Protein. tetapi larut dalam larutan kupro amonium hidroksida (CuSO4 + NH4OH yang disebut pereaksi Schweitzer). (2) Mereduksi larutan Fehling. Karbohidrat. (2) Pada hidrolisis dengan asam encer mulamula terbentuk dekstrin dan akhirnya glukosa. asam. (C6H10O5)n diastase maltosa maltase glukosa Glukosa dengan enzim zimase merupakan peragian terbentuk alkohol (C2H5OH) dan CO2. jaringan hewan menyusui. Selulosa terdiri atas satuan Dglukosa yang terdiri atas 1.

Protein 1. Contoh: glukosa adalah suatu aldosa. Asam amino Asam amino adalah asam karboksilat yang mengandung gugus amino (NH2). 3. Aldosa. (2) Selulosa asetat digunakan untuk membuat film tak terbakar. yaitu karbohidrat yang memiliki gugus keton. Pentosa adalah monosakarida yang mengandung 5 atom C. Ketosa. b. yaitu karbohidrat yang memiliki gugus aldehida. Tetrosa adalah monosakarida yang mengandung 4 atom C. 2. Berdasarkan jumlah atom C pada monosakarida a.Guna selulosa: (1) Metil selulosa digunakan dalam pembuatan plastik film. Asam amino merupakan hasil peruraian protein. Contoh: gliseraldehida dan dihidroksi keton. Berdasarkan gugus fungsional yang dikandungnya a. kecuali glisin (asam amino asetat). c. d. C. b. Contoh: fruktosa adalah suatu ketosa. Dalam satu molekul asam 212 KIMIA SMA Jilid 3 . Contoh: arabinosa. Semua asam amino merupakan zat padat yang bersifat optis aktif. Heksosa adalah monosakarida yang mengandung 6 atom C. disebabkan adanya gugus amino (basa) dan gugus karboksilat (asam). Triosa adalah monosakarida yang mengandung 3 atom C. Asam amino bersifat amfoter. terutama bentuk . Contoh: ertosa. (3) Selulosa nitrat (kapas peledak) digunakan untuk bahan peledak.

H O H O | // | // R—C—C R—C—C | \ | \ NH3+ O– NH2 OH Karena mempunyai sifat amfoter. & Lemak) SMA Jilid 3 213 . Karbohidrat.amino dapat terjadi pemindahan proton dari gugus karboksilat ke gugus amino sehingga terdapat gugus NH3+ dan COO– yang disebut zwitter ion/ion kembar. + HCl H | R — C — COOH | NH3Cl H O | // R—C—C | \ NH2 OH + KOH H | R — C — COOK + H2O | NH2 Beberapa asam amino H2C — NH2 | COOH glisin CH3 | H — C — NH2 | COOH alanin COOH | H2C — NH2 | CH2 | CH2 | COOH asam glutamat COOH | CH2 | H — C — NH2 | COOH asam aspartat Makromolekul (Polimer. maka asam amino dapat bereaksi dengan asam maupun basa. Protein.

Protein H2C — NH2 | (CH2)3 | H — C — NH2 | COOH lisin HO CH2 — C — COOH | NH2 tirosin Protein dikenal juga dengan nama zat putih telur. Pada sel-sel hewan.CH3 | CH2 | H — C — NH2 | COOH sistein H | S — CH2 — C — COOH | NH2 S — CH2 — C — COOH | NH2 sistin 2. protein merupakan bagian penting. Protein merupakan senyawa yang sangat penting dalam semua sel hidup karena protein merupakan bagian esensial dari protoplasma. Protein merupakan polimer asam amino dalam ikatan peptida. yaitu sebagai dinding sel. H R O R O R O | | // | || | || R — C — COOH + H — N — C — C — N — C — C — N — C — C — OH + H2 | | | \ | | | | H H OH H H H H NH2 ikatan peptida Ikatan peptida ( – C – N –) terjadi karena pengambilan || | O H 214 KIMIA SMA Jilid 3 .

rambut). Makromolekul (Polimer. Pengertian protein 1) Beda protein ditentukan oleh macam asam amino. Karbohidrat. Guna protein 1) Pembentukan jaringan tubuh baru serta mengganti jaringan yang rusak. a. Glikoprotein protein + karbohidrat. jumlah asam amino. Lipoprotein protein + lemak. Enzim adalah jenis protein yang dapat bertindak sebagai biokatalis. Protein. 2) Protein yang berbentuk serat berfungsi sebagai bahan pembentuk jaringan (kulit. Penggolongan protein 1) Protein sederhana: dalam hidrolisis akan diperoleh asam-asam amino. Protein berbentuk bulat (dikenal sebagai enzim) mudah larut dalam air. Denaturasi protein dapat disebabkan oleh pemanasan sehingga menggumpal atau ditambah asam + alkohol sehingga mengendap. dan urutan asam amino. & Lemak) SMA Jilid 3 215 . atau enzim. Hidrolisis protein berlangsung karena pengaruh asam. c. 2) Protein kompleks: dalam hidrolisis diperoleh asam amino dan zat lain. basa.OH dari gugus karboksilat dengan H dari gugus amino. Ikatan peptida yang banyak disebut polipeptida. kuku. Karena polimerisasi terjadi pengurangan zat) dalam hal ini air). Kromoprotein protein + zat warna (hemoglobin). b. maka disebut polimer kondensasi. 3) Proses pemutusan ikatan antara sesama molekul protein alam yang menyebabkan perubahan sifatnya disebut denaturasi protein. Fosfoprotein protein + asam fosfat (kasein).

Keduanya merupakan ester dari asam suku tinggi dengan gliserol (1. cat. serat.2) Sebagai katalis.3-propanatriol). Contoh: Asam lemak jenuh Jumlah atom C 2 4 6 8 10 12 14 Nama trivial asam asetat asam butirat asam kaproat asam kaprilat asam kaprat asam laurat asam miristat Nama IUPAC asam etanoat asam butanoat asam heksanoat asam oktanoat asam dekanoat asam dodekanoat asam tetradekanoat Rumus molekul CH3COOH CH3(CH2)2COOH CH3(CH2)4COOH CH3(CH2)6COOH CH3(CH2)8COOH CH3(CH2)10COOH CH3(CH2)12COOH 216 KIMIA SMA Jilid 3 .2. sedang minyak berfase cair. d. sedang lemak mengandung asam jenuh. Dipandang dari sifat fisisnya lemak berfase padat. sikat gigi. dan sebagai pelindung. tekstil. 2) Reaksi xantoproteat digunakan untuk menunjukkan adanya asam amino pada inti benzena. pengangkut. Minyak mengandung asam tak jenuh (asam oleat). Reaksi identifikasi terhadap protein 1) Reaksi buret digunakan untuk menunjukkan adanya ikatan peptida. D. dan lain-lain. Lemak dan Minyak Dipandang dari sudut kimia lemak dan minyak adalah sama. 3) Pada industri protein digunakan untuk membuat lem.

15-oktadekatrienoat CH3-CH2-CH = CHCH2-CH = CH-CH2CH = CH-(CH2)7COOH 20 asam arakidenat 5.12-oktadekadienoat CH3(CH2)4CH = CHCH2-CH = CH-(CH2)7COOH 18 asam linolenat 9.Jumlah atom C 16 18 20 Nama trivial asam palmitat asam stearat asam arakidat Nama IUPAC asam heksadekanoat asam oktadekanoat asam eikosanat Rumus molekul CH3(CH2)14COOH CH3(CH2)16COOH CH3(CH2)18COOH Asam lemak tak jenuh Jumlah atom C 18 Nama trivial asam oleat Nama IUPAC 9-oktadekanoat Rumus molekul CH3(CH2)7CH = CH(CH2)7-COOH 18 asam linoleat 9. Lipida merupakan senyawa organik yang terdapat pada jaringan tanaman dan hewan. Protein.12. Makromolekul (Polimer.14-eikosatetranoat CH3(CH2)4-CH = CHCH2-CH = CH-CH2CH = CH-CH2-CH = CH-(CH2)7-COOH Lemak disebut juga dengan lipida.8. & Lemak) SMA Jilid 3 217 . Karbohidrat.11.

O || CH2 — O — C — R1 CH2 — OH O || CH — OH CH — O — C — R2 O || CH2 — O — C — R3 CH2 — OH gliserol triester dari gliserol (R1. dan sebagainya. karbon tetraklorida. kapas. R3 dapat sejenis) Contoh: H O | || H — C — O — C — C17H35 O || H — C — O — C — C17H35 O || H — C — O — C — C17H35 | H tristearin (gliseril tristearat) H O | || H — C — O — C — C15H31 O || H — C — O — C — C15H31 O || H — C — O — C — C15H31 | H tripalmitin (gliseril tripalmitat) 218 KIMIA SMA Jilid 3 . Air tidak dapat melarutkan lipida. Pada suhu kamar (25 °C) lemak berbentuk padat sedangkan minyak berbentuk cair. kedelai. artinya triester dari gliserol. Beberapa senyawa yang termasuk lipida. R2. antara lain: Lemak dan minyak – Lemak dan minyak adalah trigliserida atau trigliserol.Lipida larut dalam pelarut-pelarut yang mempunyai kepolaran rendah seperti kloroform. atau benzena. jagung. – Minyak dapat dihasilkan dari kelapa. dietil eter. kacang tanah. bunga matahari.

dan sebagainya. Protein. kacang kedelai. yang paling banyak tersebar ialah O // asam palmitat (C15H31 — C ) yang terdapat hampir \ OH pada semua lemak. Pada hidrolisis lemak dihasilkan gliserol dan asam lemak. Karbohidrat. Makromolekul (Polimer. sedangkan minyak berupa zat cair. & Lemak) SMA Jilid 3 219 .Senyawa-senyawa yang tergolong trigliserida. Senyawa-senyawa ini banyak terdapat pada tumbuh-tumbuhan seperti: kelapa. kacang tanah. kapas. O // R — C — O — CH2 O // R — C — O — CH + H2O O // R — C — O — CH2 Gliserida H2C — OH O | // HC — OH + R — C — OH | H2C — OH Gliserol asam lemak Catatan: Jika R-nya berbeda dihasilkan campuran dari 3 macam asam lemak. jagung. Pada umumnya lemak berisi asam lemak jenuh (contoh gliserol tristearat TL = 75 °C) dan minyak berisi asam lemak tak jenuh (contoh gliserol trioleat TL = 13 °C). Perbedaan lemak dan minyak didasarkan pada sifat fisiknya. Asam-asam lemak penyusun gliserida umumnya suku-suku tinggi. bunga matahari. dikenal sebagai lemak dan minyak. Pada suhu kamar lemak berupa zat padat.

sebagai pembangun bagian-bagian sel serta pelarut vitamin-vitamin dan zat-zat tertentu. Fosfolipida Fosfolipida ialah lipida yang mengandung gugus asam fosfat. maka dalam molekul asam fosfatida hanya terdapat 2 gugus OH yang diganti dengan asam lemak. lemak yang berasal dari bahan makanan merupakan penghasil kalor terbesar. sedangkan gugus OH yang ketiga diganti dengan asam fosfat. Butir-butir lemak yang terlarut dalam air pada cairan tubuh dalam empedu diubah menjadi emulsi dan dengan bantuan enzim steapsin (lipase pankreas) diubah menjadi asam lemak dan gliserol. O O // // R — C — O — CH2 R — C — O — CH2 O O // // R — C — O — CH R — C — O — CH O OH // | H2C — O — P — OH R — C — O — CH2 | OH gliserida asam fosfatida Pencernaan lemak Dalam tubuh. Salah satu contoh fosfolipida adalah asam fosfatida. Bandingkan gliserida dan asam fosfatida berikut. bahan bakar. lapisan pelindung. Berbeda dengan lemak/gliserida di mana ketiga OH pada gliserol diganti dengan asam lemak. vitamin. dan hormon.Fungsi lipida antara lain sebagai komponen struktural membran sel. Lemak steapsin asam lemak + gliserol 220 KIMIA SMA Jilid 3 .

Karbohidrat. Reaksi ini merupakan reaksi esterifikasi yang berlangsung 2 arah.Dalam usus halus. Pembentukan molekul besar Pembentukan lemak Lemak terjadi apabila 3 molekul lemak berikatan dengan satu molekul gliserol. Makromolekul (Polimer. Pada reaksi saponifikasi ester diuraikan menjadi alkohol dan asam karboksilat. Pembentukan lemak dapat terjadi dengan bantuan enzim lipase. Lemak laktase glukosa + galaktosa Glukosa yang dihasilkan pada pencernaan lemak dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi dalam tubuh. Protein. O // C15H31 — C — O — CH2 O // C15H31 — C — O — CH + 3 H2O O // C15H31 — C — O — CH2 palmitin H2C — OH O // HC — OH + 3 C15H31C \ OH H2C — OH gliserol asam palmitat lipase Saponifikasi (penyabunan) Lemak dan minyak dapat dihidrolisis dalam lingkungan larutan basa kuat menghasilkan gliserol dan garam dari asam lemak. & Lemak) SMA Jilid 3 221 . Kemudian asam karboksilat bereaksi dengan basa membentuk sabun. emulsi lemak diubah menjadi glukosa dan galaktosa. dengan pengaruh enzim laktase.

Polimer yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. karet. 8. tekstil. cat. 7. 3. 1. yaitu polimer adisi dan polimer kondensasi. Polimer merupakan gabungan monomer-monomer yang terbentuk dengan dua cara. Polimer adisi tersusun atas monomer-monomer yang sama. yaitu kopolimer dan homopolimer. misalnya polimer. Makromolekul adalah molekul dengan massa molekul relatif yang besar sekali. yaitu bergabungnya monomer menghasilkan polimer dan zat lain. polimer dapat dibedakan menjadi 2 jenis. a. Polimer kondensasi tersusun atas monomer yang berbeda. Pembentuk struktur membran sel. Berdasarkan monomer pembentuknya. yaitu plastik yang jika dipanaskan akan menjadi lunak. Ada 2 jenis polimer. Polimer ada yang termoset dan termoplast.CH3(CH2)16COO — CH2 | CH3(CH2)16 — COO — CH + 3NaOH | CH3(CH2)16 — COO — CH2 Tristearin CH2 — OH | –Na+ + CH — OH 3CH3(CH2)16COO | CH2 — OH natrium stearat (sabun) Fungsi lipida/lemak: 1. Satuan pembentuk polimer disebut monomer. yaitu bergabungnya monomer yang mempunyai ikatan rangkap menghasilkan polimer tanpa zat lain. 6. 9. Plastik termoplast. 5. yaitu plastik yang jika dipanaskan menjadi keras. Sumber energi (sebagai hasil metabolisme lipida). 2. b. yaitu polimer alam dan polimer sintetik (buatan). dan wajan antilengket (teflon). 4. 222 KIMIA SMA Jilid 3 . 2. Plastik termoset. misalnya plastik.

Protein merupakan gabungan asam-asam amino dengan ikatan peptida. dan glikogen. homopolimer dan kopolimer. \ OH Makromolekul (Polimer. Pada hidrolisis polisakarida dihasilkan beberapa molekul monosakarida. maltosa. dan berikatan silang. Asam amino adalah senyawa yang mengandung gugus karboksilat C // (— C ) dan gugus amino (— NH2). 11. Karbohidrat mempunyai rumus umum Cn(H2O)n. Monosakarida terdiri atas glukosa.10. 13. fruktosa. Karbohidrat yang mengandung gugus aldehida disebut aldosa. Kopolimer terdiri atas kopolimer blok. Karbohidrat yang mengandung gugus keton disebut ketosa. dan laktosa. dan fruktosa. 19. 21. Protein. galaktosa. sukrosa + air b. 20. selulosa. 16. maltosa + air c. Berdasarkan urutan monomer dan jumlah monomer polimer digolongkan menjadi dua yaitu. Yang dapat dioksidasi oleh pereaksi Fehling. Berdasarkan strukturnya. bercabang. Benedict. Karbohidrat. 14. Disakarida jika dihidrolisis akan menjadi dua molekul monosakarida. Polisakarida terdiri atas amilum. 12. kopolimer tak beraturan. & Lemak) SMA Jilid 3 223 . atau Tollens. dan kopolimer bercabang. 17. polimer ada yang lurus. 15. laktosa + air glukosa + fruktosa glukosa + glukosa glukosa + galaktosa 18. kopolimer bergantia. yaitu glukosa. a. H O | // R—C—C | \ NH2 OH 22.

di dalam larutan membentuk zwitter ion. Protein sederhana jika dihidrolisis hanya menghasilkan asam amino saja.O H || | 23. Millon. Pereaksi yang digunakan untuk menguji protein. Asam amino bersifat amfoter. 28. dan Xantoprotein. sedangkan pada protein kompleks (majemuk) selain asam amino dihasilkan juga gugus lain. Lemak adalah senyawa ester yang berasal dari gliserol (polialkohol) yang ketiga gugus OH-nya diganti dengan sisa asam. yaitu pereaksi Biuret. Lemak alam ini terbentuk dari gliserol dan asam-asam yang tidak jenuh. Ikatan peptida — C — N — 24. 27. Lemak nabati adalah lemak yang dikandung oleh tumbuh-tumbuhan. 26. 25. 224 KIMIA SMA Jilid 3 .

. galaktosa dan laktosa B.. Berilah tanda silang (X) pada huruf A.amilum E. Protein. galaktosa B.laktosa B. D. glukosa D. Berikut ini yang tergolong monosakarida adalah .. glukosa dan laktosa E.. A. atau E di depan jawaban yang tepat! 1.laktosa Makromolekul (Polimer. fruktosa D.glukogen C.glukosa . A... B.glukosa .. Karbohidrat.. glukosa E. & Lemak) SMA Jilid 3 225 . selulosa B. glikogen ... maltosa dan sukrosa C. glukosa dan fruktosa D. fruktosa 4. amilum . sukrosa E. sukrosa 3.selulosa D.A.laktosa . sukrosa . maltosa C. A. galaktosa . glukosa dan maltosa 2. A.. maltosa C.maltosa . Kelompok senyawa berikut yang terdiri atas monosakarida-disakarida-polisakarida adalah . Suatu senyawa yang memiliki gugus: O // C adalah .sukrosa .. fruktosa . Karbohidrat berikut yang tergolong aldoheksosa adalah . C.

A.. glukosa B. amilum 7. Suatu senyawa disakarida bila dihidrolisis dalam asam klorida encer menghasilkan 2 zat yang berbeda dan terbentuk endapan merah bata dengan pereaksi fehling.. maltosa E. glikogen 226 KIMIA SMA Jilid 3 .. asam nukleat E. glukosa D. sukrosa B. Hidrolisis sukrosa akan menghasilkan .. laktosa 9. glukosa + fruktosa B. amilosa D. A... maltosa E. Zat berikut yang berfungsi sebagai biokatalis adalah ... A. Kertas dihidrolisis dengan menggunakan katalis asam sulfat.. selulosa E. Hasil hidrolisis direaksikan dengan larutan fehling menghasilkan endapan merah bata. Karbohidrat di bawah ini yang tidak bisa dicerna oleh manusia adalah . glikogen B. A. sukrosa B. A.. laktosa C. maka senyawa yang dimaksud adalah .. glukosa + galaktosa C. glukosa D. glukosa + glukosa D.. DNA C. amilum D. selulosa C. Hasil hidrolisis kertas tersebut adalah ...5. fruktosa 8.... A. fruktosa E. karbohidrat B. sukrosa C. Polisakarida yang tersimpan di hati dan jaringan otot manusia dan hewan adalah . enzim 10. selulosa C. lemak D. fruktosa + galaktosa 6. galaktosa + fruktosa E..

. A. A. ion kompleks B.. asam karboksilat dan alkil halida Makromolekul (Polimer. ion amfoter D. fehling D. CO 2 B... protein E. A.. Gugus fungsi yang menyusun asam amino adalah .. A. asam karboksilat dan amina E. asam nukleat 14... ion ampiprotik E. selulosa B.. H2 15. NO2 C. lemak C.. buret B. amilum E. glikogen C.. asam karboksilat dan alkohol D. asam karboksilat dan amina C.... & Lemak) SMA Jilid 3 227 . ion katanion 16. Protein. air D.. ATP B. Ion yang bermuatan ganda pada asam amino disebut .. Zat yang menimbulkan warna biru bila direaksikan dengan larutan iodium adalah . laktosa 12. ion zwetter C. A. Dalam pembentukan ikatan peptida pada protein dilepaskan molekul . molish C. A. tollens E. benedick 13.. sukrosa D. Pereaksi berikut yang paling tepat untuk menunjukkan adanya protein adalah . Sumber energi utama dalam tubuh kita adalah . karbohidrat D. Karbohidrat. asam karboksilat dan amida B. NH3 E.11..

glisin E.. O // A. protein B.. C = O \ NH2 O // C. alanin C. Metabolisme protein mengubah polipeptida menjadi . Berikut ini struktur yang merupakan ikatan peptida adalah . NH2 – C – O B.. A... valina D. lipid E. Biomolekul berikut yang berfungsi sebagai faktor genetika adalah . asam amino E.. leusin 20.. karbohidrat D. – C \ NH2 O // D. lemak C. asam nukleat 19.17. A. A. asam nukleat C. – C | NH – O // E. disakarida B. Asam amino yang paling sederhana adalah ..... monosakarida D. C – O – NH 18. serin B.. ester 228 KIMIA SMA Jilid 3 .

Jawablah soal-soal di bawah ini dengan singkat dan tepat! 1. Proses metabolisme terdiri dari katabolisme dan anabolisme. Jelaskan yang dimaksud anabolisme dan katabolisme! Makromolekul (Polimer. Sebutkan fungsi protein dalam tubuh! b. Senyawa apakah yang disebut aldoheksosa? Mengapa demikian? 3. a. Protein. Asam amino bersifat amfoter. Ion zwitter pada asam amino yaitu ion ganda yang ditunjukkan dengan ion positif dan ion negatif apa? 4. Senyawa apakah yang disebut ketosa? Mengapa demikian? b. Apa yang dimaksud sel? Sebutkan bagian-bagian penyusunnya! 5. a. Sifat asam dan sifat basa ditunjukkan dengan adanya apa? c. Protein tersusun dari reaksi polimerisasi apa? Tergabung antara gugus apa? Membentuk ikatan apa? d.B. & Lemak) SMA Jilid 3 229 . Sebutkan senyawa karbohidrat yang bila dihidrolisis hasilnya berbeda tetapi bila ditambah pereaksi fehling akan terjadi endapan! 2. Karbohidrat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful