P. 1
Umar Bin Abdul Aziz

Umar Bin Abdul Aziz

|Views: 16|Likes:
Published by Iera Lyara

More info:

Published by: Iera Lyara on Feb 26, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/11/2013

pdf

text

original

Umar bin Abdul Aziz

Rabu, 21 Juli 2010 06:03 Fani E-mail Array Cetak Array PDF Cerita tentang kholifah tabi'in Umar bin Abdul Aziz ini penuh dengan perjalanan yang mengesankan. Setiap anda selesai membaca satu lembar kisah hidupnya, maka hati akan tergerak untuk mengetahui lembar berikutnya. Lembar ± lembar yang semakin kaya akan keindahan « makin kedalam semakin menakjubkan. Biodata Ringkas Nama : Abu Jaafar Umar bin Abdul Aziz bin Marwan bin Hakam Nama Ibu : Laila binti µAsim bin Umar bin Al-Khatab T/Lahir : 61H Umur : 39 tahun Tarikh M/Dunia : 101H Jawatan : Khalifah Ke 6 Bani Umaiyyah Tarikh Lantikan : Safar 99H @ 717M Lama Berkhidmat : 2 tahun 5 bulan

Kelahiran dan Nasabnya Beliau adalah Abu Ja¶far Umar bin Abdul Aziz bin Marwan bin Hakam bin Abil ash bin Umayyah bin Abdis Syams bin Abdil Manaf bin Abu Hafs Al Qurasy Al Amawy yang terkenal pula dengan sebutan Amirul Mukminin asy'aju bani Umayyah. Ibunya ialah Laila binti Ashim bin Umar bin Khottob. Beliau adalah seorang kholifah yang sholeh, sering juga di panggil dengan sebutan Abu Hafsh. Di sepakati sebagai Khalifah Rasyidin kelima. Sufyan As Tsauri berkata : "Para khalifah itu ada lima : Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali dan Umar bin Abdul Aziz." (Di riwayatkan oleh Abu Ddaud dalam sunannya). Beliau di lahirkan di Hulwan, nama sebuah daerah di Mesir, ayahnya, Marwan pernah menjadi gubernur di wilayah itu.

Ada yang mengatakan beliau di lahirkan pada tahun ke 63 dan ada yang mengatakan pada tahun 69 H. dia juga belajar ilmu riwayat hadits dari bapak dan kakeknya. niscaya ayah kalian akan mendahului kalian untuk mendapatkan anak perempuan ini ! Maka Ashim berkata : "Wahai bapakku . dari keduanya ini Allah mengkaruniakan seorang putri yang di beri nama Ummu Ashim. Kemudian Umar berkata kepada Aslam dengan suara yang sangat pelan." Jawab anaknya. kemudian Aslam memberi tahu Umar bahwa wanita itu dari bani Hilal yang hidup dalam keadaan payah dan miskin. Segera Umar mengumpulkan anak laki-lakinya seraya berkata : "Adakah di antara kalian yang sudah siap nikah ? Jika ayah kalian tidak sakit (tua). tiba-tiba beiau mendengar seorang wanita berkata kepada anaknya. Sehingga Abdul Aziz bin Marwan yang saat itu menjadi Gubernur Mesir suka . inilah tanggung jawab seorang pemimpin yang takut akan adzab Robnya. "Wahai ibu« Jika Umar tidak mengetahuinya. " Wahai Aslam« ingat-ingatlah pintu dan tempat ini ! Pada pagi harinya Umar menyuruh Aslam untuk mancari kabar tentang wanita dan anaknya semalam. dan nikahilah dia !!! Akhirnya Ashim pergi kepadanya dan menikahinya. Umar terheran-heran setelah mendengar perkataan anak itu dengan kekuatan imannya. karena Umar tidak akan mengetahuiya. sesungguhnya Robnya Umar mengetahuinya. kemudian beliau beristirahat sambil menyandarkan badannya di salah satu tembok rumah. padahal ibunya ingin untuk bermaksiat karena fakirnya dan sangat butuhnya kepada harta. Di suatu malam. Anakya menjawab : "Wahai Ibu« apakah engkau tidak mengetahui bahwa Amirul Mukminin telah melarang yang demikian itu ? Wanita itu berkata lagi : "Wahai anakku« bergegaslah engkau untuk mencampurkan air kedalam susu itu. dari balik tembok itu.. beliau bersama Aslam seorang pembantunya mengadakan perjalanan. setelah Aslam mengetahui perihal anak ibu dan anaknya semalam. wanita itu mengira tak ada seorangpun yang mendengarkan percakapanya selain ia dan anak perempuannya. sesungguhnya aku belum punya istri« maka nikahkanlah aku dengannya. mengutamakan akhirat dari pada kehidupan dunia. Wanita itu berkata : "Wahai anakku« bergegaslah engkau untuk mencampur susu murni itu dengan sedikit air. dan yang mengharapkan pahala dari sisi Robnya. Ummu Ashim tumbuh dan berkembang di suatu rumah yang sangat zuhud. Maka Umar berkata : pergilah engkau wahai Ashim.Beliau dilahirkan pada tahun ke 61 H yaitu bertepatan dengan terbunuhnya imam Husain bin Ali di Mesir. Umar bin Khottob adalah seoarang pemimpin yang sering mengadakan patroli di malam hari untuk melihat keadaan masyarakatnya.

Kemudian beliau melanjutkan pelajaran dengan beberapa tokoh terkenal di Mesir. berbudi pekerti luhur. dan saya memikirkan persoalan orang-orang yang fakir dan kelaparan. Atho¶ bin Abi Rabah berkata : Fathimah istri Umar bin Abdul Aziz berkata kepada kami bahwa dia pernah menemui suaminya saat ia berada di suatu tempat sembahyangnya dengan air matanya yang berlinang memenuhi janggut. terutama yang ada kaitannya dengan harta rakyat. dia berkata : "Jika kamu adalah orang yang terluka di kepalanya dari kalangan Umayah. dia berkata : ³Wahai Amirul Mukminin« segala sesuatu itu adalah baru adanya. Abdullah bin Ja'far. Sehingga manusia dan juga para fuqoha' begitu mencintainya karena keadilannya. Dari pernikahannya dengan Abdul Aziz bin Marwan ini Ummu Ashim melahirkan 4 orang anak di antaranya ialah Umar bin Abdul Aziz. dan Salim yang terkenal dengan ilmu dan kezuhudannya.´ Beliau berkata : Wahai Fathimah. Maslamah bin Abdul Malik. Diwajahnya terdapat bekas luka karena tendangan seekor binatang. Urwah bin Zubair. orang-orang yang sakit dan tersia-sia. ibnu Utbah. Beliau telah berguru dengan beberapa tokoh terkemuka seperti Imam Malik bin Anas. di antara fuqoha' yang begitu dekat dengan beliau adalah Sulaiman bin Yasar. Sedangkan orang yang meriwayatkan darinya adalah : Imam Az Zuhri. menjaga hak-hak orang yang terdholimi. Para ulama juga begitu akrab dengan beliau. Pendidikan Beliau telah menghafadz al-Quran sejak masih kecil. Fatimah binti Abdul Malik (sepupunya) Sifat Kepribadiannya Beliau merupakan sosok Tabi¶in yang agung / mulia. disukai banyak orang dan wara¶ yang diwarisi dari kakeknya yaitu Umar bin Al-Khatab. maka engkau akan menjadi orang yang bahagia. Sa'id bin Musayyib. sesungguhnya saya memikul beban Ummat Muhammad dari yang hitam hingga yang merah. senantiasa menolong orang yang menegakkan keadilan dan kebenaran. Yusuf bin Abdullah dan sebagainya. beliau juga sering meminta pendapat dari mereka. pemimpin yang adil. Beliau amat berhati-hati dengan harta.kepadanya dan meminangnya. Raja' bin Haiwah dan lain sebagainya. mempunyai keperibadian yang tinggi. Beliau lalu disuruh balik ke Damsyik /Damaskus oleh Khalifah Abdul Malik bin Marwan tatkala bapanya meninggal dunia dan dinikahkan dengan puteri Khalifah." (Di riwayatkan oleh ibnu Asaakir). Pada saat ayahnya menghapus darah yang mengalir di mukanya. Peristiwa itu terjadi pada saat dia masih kanak ± kanak. Kemudian pergi ke Madinah untuk menimba ilmu pengetahuan. orang yang tidak sanggup berpakaian . mereka sering mengadakan majlis untuk bermusyawarah. Di riwayatkan dari At Tsauri dari Amru bin Maimun dia berkata : bahwasanya para ulama dengan Umar bin Abdul Aziz bagaikan seorang guru dan murid. Muhammad bin Al Munkadir. Yahya bin Sa'ad Al Anshori.

yang terasing dan yang tertawan.dan orang yang tersisihkan dan orang yang teraniaya dan terintimidasi. orang yang tua dan yang jompo." Kemudian beliau menjawab : "Wa'alaikum salam warohmatulloh. wahai Amirul Mukminin. lalu apa perlunya engakau mengucapkannya dua kali?" Saat itu sekertarisnya sedang membacakan pengaduan ± pengaduan yang dikirim dari Basrah lewat surat. wahai Ziyad. tak ada satupun yang kelewatan. Maka aku mengulangi salamku : Assalamu 'alaikum warohmatullohi wabarokatuh. ada kewenangan aku untuk memukul orang namun orang lain tak boleh memukulku. Setelah itu kulihat beliau menghela nafas panjang lalu berkata : "Wahai Ziyad. saya mengharapkan kebaikan bagi anda. beliau adalah seorang yang tawadlu¶ dan merasa iba terhadap orang yang berkedudukan rendah." Beliau berkata : "Wahai Ziyad. Kemudian beliau bertanya tentang berbagai hal. Beliau di sisiku dekat pintu." Tiba ± tiba aku merasa bersalah karena tidak memberi salam dengan penghormatan terhadapnya sebagai Amirul Mukminin. Abdulloh bin Ayyasi. kami telah menjawab salammu yang pertama. dari Madinah menuju Damaskus umtuk menemui Amirul Mukminin Umar bin Abdul Aziz karena suatu keperluan. maka itulah yang membuat saya menangis. Juga tentang bangunan ± bangunan yang di buatnya ketika beliau masih menjadi gubernur di Madinah. Aku menjawab semuanya dengan baik. yang memiliki banyak kerabat namun hartanya sedikit dan orang-orang yang serupa dengan itu di seluruh pelosok negri. Tenangkanlah hati anda. Umar berdiri dan menghampiriku. menaruh tangannya di atas lututku sambil berkata : "Beruntunglah engkau wahai Ziyad. Ketika aku masuk. Beliau berkata : "Wahai Ziyad." Beliau menjawab : "Alangkah jauh « lalu beliau menangis sampai aku merasa iba melihatnya. aku boleh menyakiti manusia . Telah datang kewenanganku untuk memaki. Antara aku dan Umar bin Abdul Aziz pernah berhubungan lama. beliau sedang bersama penulisnya. Di ceritakan dari seorang Zahiid dan ahli ibadah Ziyad bin Maisarah Al Mahzumi.tentang orang ± orang shalih Madinah baik pria maupun wanitanya satu persatu. Saya khawatir saat itu saya tidak memiliki alasan buat Tuhanku.´ Di riwayatkan pula. Beliau bercerita : Suatu ketika aku di utus oleh majikanku. Ketika sekertarisnya menyelesaikan pekerjaanya dan pergi. yaitu saat beliau masih menjadi gubernur di Madinah." Kebetulan saat itu akan memakai baju taqwa. Engkau bisa mengenakan baju taqwamu dan terhindar dari kesibukan ± kesibukan yang kami tangani saat ini." Akupun menuruti perintahnya. semua beliau tanyakan kepada say. Di muka pintu aku memberi salam : "Assalamu'alaikum. Duduklah sampai kesibukanku selesai." Beliau menjawab : "Alangkah jauhnya diriku dari yang and harapkan. Saya sadar dan tau bahwa Tuhanku akan menanyakan kelak di hari Kiama. namun tak boleh ada yang memakiku. sementara nafas khalifah naik turun karena gelisah mendengar pengaduan ± pengaduan itu. Lalu sekertarisnya meneruskan membaca laporan. Lalu aku berkata : "Wahai Amirul Mukminin. tidakkah engkau lihat bagaimana keadaan Umar sekarang?" Saya berkata : "Saya mengharapkan pahala dan kebaikan bagi anda.

beliau menggantinya dengan lentera / lilin miliknya. Saat Umar bin Abdul Aziz meninggal dan Yazid bin Abdul Malik menggantikannya. Khalifah menitipkan surat untuk mejikanku.sedngkan tak satupun yang berani menyakitiku. beliau sangat berhati ± hati dengan harta tersebut dengan alasan bahwa itu semua adalah harta rakyat. kamu kembalikan harta perhiasaan ini ke Baitulmal atau kau izinkan saya meninggalkanmu untuk selamanya ? Sebab saya sangat benci jika saya." Beliau menangis lagi sampai aku tak tahan mekihatnya karena iba dan terharu. Justru beliau lebih zuhud dan sangat berhati ± hati dalam menggunakan uang negara.´ Kemudian dia memerintahkan salah seorang untuk membawa perhiasan istrinya itu ke Baitulmal." Mulanya aku menolak pemberian itu. Furat bin as Saib berkata : Umar bin Abdul Aziz berkata kepada istrinya Fathimah binti Abdul Malik ± pada saat itu istrinya memiliki perhiasaan berupa mutiara yang sangat indah ± ³Pilihlah olehmu. dia berkata kepada Fathimah : ³Jika kau mau. kamu dan perhiasan ini dalam satu rumah." Aku tetap menolak dan beliau terus mendesaknya hingga akhirnya aku menerimanya. namun saya manarik kerelaanku di saat dia sudah meninggal ?´ . kehidupannya semasa menjadi Gubernur Madinah dan Khalifah adalah sama seperti kehidupannya semasa menjadi rakyat biasa. Kemudian dari bawah bantalnya. bahkan jika lebih dari itupun saya tetap memilih kamu. Di riwayatkan bahwa Khalifah Umar bin Abdul Aziz memiliki dua lilin di rumahnya. mengapa bukan aku saja yang menjadi seperti dia dan membebaskanmu?" lalu aku di merdekakan oleh tuanku. yang satu digunakan untuk urusan negara dan satu lagi untuk kegunaan keluarga sendiri. Ketika aku hendak pulang. Bagaimana mungkin itu saya menyatakan rela pada saat dia masih hidup. ini bukan dari harta kaum Muslimin atau kas negara. ini adalah uang pribadiku. Maka. tidak mungkin itu saya lakukan. meminta agar majikanku mau menjual diriku kepada Amirul Mukminin. dia berkata : "Dia ingin aku menjualmu kepadanya semata-mata untuk memerdekakan dirimu. Amirul mukminin mengambil uang sebesar 20 dinar lalu di berikan kepadaku: "Pakailah untuk meringankan kehidupanmu.´ Fathimah berkata : ³Tidak. Istrinya menjawab : ³Saya memilih kamu daripada mutiara ini. Kemudian saya memohon diri untuk pulang. niscaya akan aku berikan untukmu. Harta yang ada termasuk barang perhiasan isterinya diserahkan kepada Baitulmal dan segala perbelanjaan negara. Ini terbukti bahwa beliau dengan tegasnya menegur dan memecat pegawai yang boros. Dan apabila telah usai bekerja. Setelah di baca. Maka apabila beliau bekerja unutk urusan ummat. ku serahkan surat pribadi Amirul Mukminin kepada tuanku. tetapi beliau mendesaknya : "Terimalah. Aku berada di tempat Khalifah selama tiga hari hingga semua urusan yang diamantkan oleh majikanku beres. beliau menggunakan lentera / lilin milik negara. Sebagai seorang yang zuhud. saya akan ambil perhiasan-perhiasanmu itu kembali. Sesampainya aku di Madinah. Seandainya engkau punya hak atas sebagian fai'...

jika dipikul oleh gunung nescaya ia akan runtuh. padahal orang yang layak bergembira tidak lain kecuali orang yang selamat daripada siksaan Allah SWT dan orang yang selamat dari tragedi hari qiamat. Seandainya tugas itu dipikul oleh binatang-binatang nescaya ia akan hancur. kemudian datang lagi penyakit lain. ³Setiap musafir mesti melengkapi berbekalannya. Hassan al-Qishab telah berkata :´Aku melihat serigala diternak bersama dengan sekumpulan kambing di zaman Khalifah Umar Ibnu Abdul Aziz´ Musa bin A¶yun berkata: kami pernah menggembalakan domba-domba ini di Karman pada masa pemerintahan Umar bin Abdul Aziz. dan sesungguhnya kalian akan memasuki Syurga ataukah Neraka. senang atau susah. At-Tirmizi meriwayatkan bahawa Umar Al-Khatab telah berkata : ³Dari anakku (zuriatku) akan lahir seorang lelaki yang menyerupainya dari segi keberaniannya dan akan memenuhkan dunia dengan keadilan´ 2. ³Di sana nanti akan diadakan timbangan amal serta manusia akan diserahi tanggungjawab yang berat. bagaimana mungkin dapat bergembira ? Saya berlindung kepada Allah SWT daripada perbuatan yang tidak aku pegangi dan amalkan sendiri. maka saya katakan : ³Pasti lelaki sholeh itu telah meninggal !. Sebaiknya kalian menganggap bahwa hidup pada petang hari tidak akan sampai ke pagi hari dan hidup pada pagi hari tidak akan sampai ke petang hari.´ ³Jangan biarkan masa berlalu sehingga hatimu menjadi keras dan musuh mengoda kalian.´ ³Sementara orang yang tidak mau mengobati yang sudah luka. kalau dipikul oleh bumi nescaya bumi akan retak. Memang tidak jarang terjadi kematian ditengah-tengahnya´ ³Saudara-saudara dapat menyaksikan sendiri bahwa banyak di antara manusia yang tertipu dengan dunia. Di antaranya ialah : 1. saat itulah antara domba dan srigala berada di satu tempat. Pada suatu malam kami mendapatkan seekor srigala telah memangsa seekor domba. siapkanlah taqwa dalam perjalanan kalian dari dunia menuju akhirat. Qais bin Jabir berkata : ³Perbandingan Umar bin Abdul Aziz di sisi Bani Ummaiyyah seperti orang yang beriman di kalangan keluarga Firaun´ 4.´ ³Ada seorang lelaki yang mengirim surat kepada rakannya yang isinya : ³Sesungguhnya dunia ini adalah tempat bermimpi dan akhirat barulah terjaga´ Jarak pemisah antara keduanya adalah mati. alangkah rugi dan tercelanya aku.Pada suatu hari beliau berkhutbah yang mana diantara isinya adalah sebagai berikut . kita sekarang sedang bermimpi yang panjang´ Terdapat banyak riwayat dan atsar para sahabat yang menceritakan tentang keluruhan budinya. ketahuilah bahwa di sana tidak ada tempat kecuali Syurga dan Neraka. Dari Zaid bin Aslam bahawa Anas bin Malik telah berkata : ³Aku tidak pernah menjadi makmum di belakang imam selepas wafatnya Rasulullah SAW yang mana solat imam tersebut menyamai solat Rasulullah SAW melainkan daripada Umar bin Abdul Aziz dan beliau pada masa itu adalah Gubernur Madinah´ 3. Jadi. Pastikan diri kalian untuk mendapatkan pahala atau siksa. Dan jelaslah tempatku nanti pada hari yang jelas kelihatan siapa yang kaya dan siapa yang miskin´. Oleh karena itu. lalu . Saudara-saudara. Seandainya begitu.

Maka setelah Sulaiman menetapkan apa yang di usulkan Raja'. Umar Ibnu Aziz tidak meninggal dunia sehingga datang seorang lelaki dengan harta yang bertimbun dan lelaki tersebut berkata kepada orang banyak :´Ambillah hartaku ini sebanyak yang kamu mau´. Tetapi setelah di beri penjelasan oleh Raja' bin Haiwah. Belum sempat beliau meluruskan posisi punggungnya di atas bighol tersebut. µAtha¶ telah berkata : ³Umar Abdul Aziz mengumpulkan para fuqaha¶ setiap malam. kemudian mereka sama-sama menangis kerana takut kepada azab Allah seolah-olah ada jenazah di antara mereka. Hal yang serupa juga pernah di katakan oleh Jisr bin Khottob : Saya melihat srigala dan kambing hidup damai di masa pemerintahan Umar bin Abdul Aziz." Karena pada saat itu anaknya masih kecil.mereka mengaitkan kejadian itu dengan hari kematian Umar bin Abdul Aziz yang ternyata dia memang meninggal di malam saat srigala mulai memangsa domba. Mereka saling mengingatkan di antara satu sama yang lain tentang kematian dan hari qiamat. Dekatkan saja bighol milikku. tiba-tiba datanglah kepala prajurit yang berjalan mengawal di depan beliau beserta beberapa pasukan . Tetapi tiada yang mau menerimanya (kerana semua sudah kaya) dan sesungguhnya Umar telah menjadikan rakyatnya kaya-raya´ 6. Raja' memujinya dan menceritakan perihal kepribadian Umar kepada Sulaiman. belum lagi Amirul Mukminin Umar bin Abdul Aziz membersihkan tangannya dari mengebumikan jenazah khalifah sebelumnya Sulaiman bin Abdul Malik. Umar bin Abdul Aziz ikut mengurusi jenazah khalifah sampai pemguburannya. maka semua jasadnya pun tidak akan menderita sakit apa-apa. Akan tetapi Sulaiman masih ragu-ragu jika bani Umayah tidak mau menerimanya. Beliau memandang dengan sebelah matanya dan berkata dengan terputus-putus karena lelahnya dan rasa kantuknya setelah semalaman bergadang : "Apa urusanku dengan kendaraan ini ? Jauhkanlah ia dariku. Lalu saya katakan : ³Subhanallah ! srigala sama sekali tidak berbahaya berada di tengah-tengah kambing? Penggembala itu kemudian berkomentar : ³Jika kepalanya baik. Lalu Raja' memberikan saran kepada Sulaiman bin Abdul Malik untuk memilih Umar bin Abdul Aziz sebagai khalifah. Setelah mengetahui kepribadian Umar bin Abdul Aziz. telah di persiapkan agar anda sudi untuk menaikinya. Umar bin Asid telah berkata :´Demi Allah. Setelah pembaitan tersebut. tibatiba beliau mendengar gemuruh tanah di sekitarnya. dia berkata kepada Raja' bin Haiwah : "Tidak ada lagi setelah kematian anakku Ayyub. orang yang pantas menjadi khalifah penggantku. Umar Ibnu Abdul Aziz Sebagai Khalifah Tatkala Sulaiman bin Abdul Malik yakin ajalnya sudah dekat. semoga Allah memberkahi kalian. lalu beliau berkata : "Ada apa ini ?" Mereka menjawab : Ini adalah kendaraan-kendaraan khalifah wahai Amirul Mukminim. Selang beberapa saat Sulaiman menghembuskan nafasnya yang terakhir dan di baiatlah Umar bin Abdul Aziz tanpa sepengetahuan bani Umayyah sebelumnya atas dasar wasiat dari khalifah Sulaiman bin Abdul Malik. lalu beliau menyuruhnya untuk menulis perjanjian tersebut dan membaiat orang yang ada dalam wasiat itu yang tidak lain adalah Umar bin Abdul Aziz. yaitu dengan memilih Umar bin Abdul Aziz kemudian setelah itu di gantikan lagi oleh anaknya dari keturunan bani Umayyah. karena itu sudah cukup bagiku.´ 5.

Sehingga beliau pun berjalan dan orang-orangpun berjalan hingga sampai ke masjid." Kemudian beliau bangun dan memerintahkan untuk menyeru kepada manusia : "Barang siapa . nanti jika telah datang waktu dhuhur aku akan shalat bersama manusia dan akan aku kembalikan hak orang-orang yang di dzolimi kepada pemiliknya. Setelah manusia berkumpul. tanpa pertimbangan dariku. beliau berkata : "Mendekatlah engkau nak !!! lalu mendekatlah putara beliau kemudian beliau merangkul dan menciaum keningnya sembari berkata : "Segala puji bagi Allah yang telah mengeluarkan dari tulang sulbiku seorang anak yang dapat membantu melaksanakan agamaku. tiba-tiba datanglah putra beliau yang bernama Abdul Malik (ketika itu dia berumur 17 tahun). insya Allah." Ketika beliau melihat suara-suara mulai tenang dan hatipun mulai tertata belaiu bertahmid kepada Allah untuk sekian kalinya dan mengucapkan shalawat atas Nabi Muhammad sebagai hamba dan utusanNya. sedang di tanganmereka tergenggam tombak yang berkilau. Beliau ingin sekali beristirahat sejenak setelah menguras tenaganya karena banyaknya kesibukan pasca wafatnya khalifah sebelumnya. Abdul Malik berkata : "Apa yang ingin anda lakukan wahai amirul mikminin ? Umar bin Abdul Aziz : " Wahai anakku« aku ingin memejamkan mata barang sejenak. Umar bin Abdul Aziz naik mimbar dan berkhotbah.yang berjalan berbaris di kanan dan kiri beliau. lalu di kumandangkanlah adzan serta seruan : "Shalat jama'ah « shalat jama'ah « lalu manusia memenuhi setiap sisi di dalam masjid. tanpa bermusyawarah di antara kaum muslimin. Akan tetapi belum lagi lurus punggungnya di tempat tidur. hilanglah rasa kantuknya. berjalan sebagaimana mereka berjalan. Abdul Malik : "Siapa yang bisa menjamin bahwa anda masih hidup hingga datang waktu dzuhur wahai amirul mukminin ? Kata ± kata ini telah menggugah semangat Umar. kembalilah semua kekuatan dan tekad pada jasadnya yang telah lelah. Beliau memuji Allah dan menyanjungNya lalu mengucapkan shalawat atas Nabi kemudian berkata : "Wahai manusia « sesunguhnya aku telah mendapat musibah dalam urusan ini (yakmi diangkatnya beliau menjadi khalifah). karena sudah tak ada lagi tenaga yang tersisa ! Abdul Malik : "Apakah anda akan tidur sebelum mengembalikan hak orang-orang yang di dzolimi wahai amirul mukminin? Umar bin Abdul Aziz : "Wahai anakku « aku telah bergadang semalaman untuk mengurus pemakaman pamanmu Sulaiman. Khalifah berkata kepada kepala prajurit tersebut : "Aku tidak membutuhkan anda dan juga mereka. Selanjutnya beliau turun dari mimbar dan beranjak menuju rumahnya dan masuk kedalam kamarnya. maka aku lepaskan baiat yang melilit di leher kalian dariku « lalu silahkan kalian memilih pemimpin lagi yang kalia ridlai« Maka manusia berteriak dengan satu suara : "Kami memilih anda wahai amirul mukminin dan kami ridlo kepda anda.kami serahkan urusan kami dengan harapan keberuntungan dan keberkahan. tanpa aku memintanya. Aku hanyalah orang biasa dari kaum muslimin.

dia mengumpulkan bani Marwan kemudian beliau berkata kepada meraka : ³Sesungguhnya Rasulullah mempunyai tanah fadak dan dari tanah itu beliau memberikan nafkah kepada keluarga bani Hasyim. Di samping itu juga beliau telah menghapuskan bayaran Jizyah yang dikenakan ke atas orang yang bukan Islam dengan . beliau telah mengirim 10 orang pakar hukum Islam ke Afrika Utara serta mengirim beberapa da¶i kepada raja-raja India. Suatu saat Fathimah memintanya untuk mengambil sebagian dari hasil tanah itu. namun Rasulullah menolaknya. menyalahgunakan kekuasaan dan pegawai yang tidak layak. Setelah mengambil alih tampuk pemerintahan. Di antara perubahan awal yang dilakukannya ialah : Mengambil kembali harta-harta yang disalahgunakan oleh keluarga Khalifah dan mengembalikannya ke Baitulmal. Dari Mughirah dia berkata : Saat Umar di angkat menjadi Khalifah. beliau telah mengarahkan cendikawan Islam supaya menerjemahkan buku-buku kedokteran dan berbagai bidang ilmu dari bahasa Greek. Kemudian harta itu di ambil oleh Marwan dan kini menjadi milik Umar bin Abdul Aziz." Umar bin Abdul Aziz memilki 15 anak. di mana beliau juga telah menaikkan gaji buruh sehingga ada yang menyamai gaji pegawai kerajaan. Inilah yang menyebabkan beliau di racun kemudian beliau meninggal dunia. Khalifah umar telah memerintahkan umatnya mendirikan solat secara berjama¶ah dan masjid-masjid dijadikan tempat untuk mempelajari hukum Allah sebegaimana yang berlaku di zaman Rasulullah SAW dan para Khulafa¶ Ar-Rasyidin. Turki dan Barbar di Afrika Utara untuk mengajak mereka kepada Islam. Beliau juga turut mengarahkan Muhammad bin Abu Bakar Al-Hazni di Mekah agar mengumpulkan dan menyusun hadits-hadits Raulullah SAW. beliau amat menitik beratkan tentang kebajikan rakyat miskin. beliau melakukan perubahan ± perubahan dalam pemerintahan. mahir dan cerdas. Mereka semua memiliki prestasi dalam hal takwa dan tingkat keshalihan. Walaupun umurnya masih muda namun akalnya begitu dewasa. Akan tetapi Abdul Malik bagaikan inti kalung di antara saudara-saudaranya. demikian pula yang dilakukan Abu Bakar dan Umar. atau seperti bintang di tenah-tengah mereka. Beliau dilantik menjadi Khalifah setelah kematian sepupunya. Saya menyatakan kesaksian di hadapan anda sekalian bahwa saya telah mengembalikanya sebagaimana keadaannya pad zaman Rasulullah. Memecat pegawai-pegawai yang menyeleweng. Dalam mengukuhkan lagi dakwah Islamiyah. Beliau juga amat menitikberatkan penghayatan agama di kalangan rakyatnya yang telah lalai dengan kemewahan dunia. tiga di antaranya adalah wanita. Dia adalah seorang yang sopan. Beliau di baiat sebagai khalifah pada bulan shafar tahun 99 H.yang merasa di dzalimi hendaklah segera melapor. Latin dan Siryani ke dalam bahasa Arab supaya senang dipelajari oleh umat Islam. Maka saya memandang bahwa satu perkara yang Rasulullah melarangnya untuk Fathimah adalah bukan menjadi hakku. Dalam bidang ilmu pula. Selain daripada itu. Dia pulalah yang memberikan motivasi kepada ayahnya hingga menjadi seorang yang ahli ibadah dan diapulalah yang membibing ayahnya menempuh jalan zuhud. dan dari tanah itu pula mengawinkan gadis-gadis di kalangan mereka. Khalifah Sulaiman bin Abdul Malik atas wasiat khalifah tersebut.

maka aku menawarkan diri sebagai kawan perjalanan. aku menjadi khawatir membawanya pulang ke desaku seorang diriku." Beliau berkata : "Baiklah kedua orang ini menjadi saksinya. bersiap ± siaplah untuk berangkat bersama kami." Saya segera menjumpai Umar bin Abdul Aziz untuk berpamitan. Bila kau dengar aku lebih jaya dari pada kejayaanku sekarang. Hari bergulir terasa cepat.siapakah nama anda agar saya dapat mengenal anda ? syaikh itu menjawab : "Aku salim bin Abdulloh bin Umar bin Khottob. Saat itu ada dua orang tua yang tak ku kenal di majlisnnya. aku bergegas untuk berangkat menuju Syam. Kisah ini di ceritakan oleh Dukain bin Sa'ad Ad Darimi seorang penyair tersohor. sedamgkan aku merasa sayang untuk menjualnya. Di Damaskus aku bertemu dengan Jarir yang baru kembali dari tempat kholifah. aku di beri hadiah 15 ekor onta pilihan. Menghilangkan pegawai peribadi bagi Khalifah sebagaimana yang pernah di lakukan oleh Khalifah terdahulu. ." (karena aku adalah penyair). tiba ± tiba datanglah berita wafatnya Amirul Mukminin Sulaiman bin Abdul Malik." Kemudian aku bertanya kepada syaikh yang satunya : "Siapakah anda? Dia menjawab: "Abu Yahya. Ketika aku berada di gurun Falaj Yamamah. lalu aku bertanya : "Demi ayah bundak." Aku berkata :"Datangkanlah saksi untuk janji anda itu. kami akan berangkat malam ini. Setelah berada di tanganku. aku merasa kagum melihatnya." Aku menoleh kepada Umar bin Abdul Aziz dan berkta : "Saya setuju dan percaya orang ini sebagai saksi. tidak seperti khalifah dahulu yang mempunyai pengawal peribadi dan prajurit yang mengawal istana yang menyebabkan rakyat sukar berjumpa.harapan para manusia banyak yang akan memeluk Islam." Beliau berkata : Alloh adalah saksi yang paliong baik. Aku bertanya kepada pembawa berita : "Siapakah Kholifah penggantinya?" Dia menjawab : "Umar bin Abdul Aziz." Aku katakan : "Aku ingin saksi dari makhluq-Nya. datanglah aku akan memberimu hadiah.m sesungguhnya aku memiliki ambisi besar. beberapa kawan datang kepadaku. Alloh memberkahiku sampai aku bisa membeli onta dan budak ± budak yang lebih banyak. Hal ini membuat beliau bebas bergaul dengan rakyat jelata tanpa ada penghalang. dia berkata : Suatu ketika saya mendatangi Umar bin Abdul Aziz sewaktu masih menjadi Gubernur Madinah. Mereka berkata : "Silakan. Tatkala aku hendak beranjak pulang." Demi mendengar berita itu. pembantu amir. Ketika aku masih dalam kebingungan." Kemudian aku mohon diri dengan membawa onta ± onta itu ke kampung halamanku. Sebaiknya anda pulang saja karena hal itu lebih baik bagi anda. gubernur Madinah itu menoleh kepadaku lalu berkata : "Wahai Dukain." Lalu aku menghampiri salah satu dari syaikh tersebut. Mereka hemdak kembali ke perkampunganku di Jajd." Aku katakan : "saksi ini dari keluarganya. aku memperhatikannya. aku setuju. Aku ucapkan salam kepadanya lalu bertanya : "Dari manakah engkau wahai Abu Hazroh?" Dia menjawab : "Dari Khalifah yang pemurah kepada fakir miskin dan menolak para penyair.

Ketika aku merasa tidak bisa menerobos kerumunan itu.000 dirham saja.Aku katakan : "Saya memiliki kepentingan pribadi yang berbeda dengan kepentingan Anda semua." Maka aku mengambil apa yang beliau berikan kepadaku. lalu mereka masuk kembali dan ternyata mereka mendapti khalifah Umar bin Abdul Aziz telah meninggal. aku tidak pernah menggelapkan harta muslimin walau satu dinar atau satu dirham pun sejak berkuasa di sini. Ternyata beliau sedang berada di serambi. tidak berbangga dengan keturunan dan pangkat supaya keadilan dapat berjalan dengan sempurna." Setelah aku berada di hadapannya. Wahai Dukain." "Sekarang Aku telah mendapatkan yang tertinggi di dunia. Dan kesudahan (yang baik) itu adalah bagi orang-orang yang bertakwa." Ketika itu Abu Yahya memperhatikan aku dengan seksama kemudian menoleh kepada Amirul Mukminin dan berkata: "Wahai Amirul Mukminin. maka aku menjadikannya jalan untuk mencapai kehormatan di Akhirat. Umar bin Abdul Aziz berkata : "Keluarlah kalian dari ruangan ini !" Kemudian Maslamah dan Fathimah duduk di depan pintu. Maka hatiku menginginkan seseuatu yang tertinggi di akhirat. Keadilan yang beliau perjuangkan sebagaimana keadilan di zaman kakeknya. yaitu kerajaan. bukan wajah manusia dan jin. belum pernah aku melihat uang yang lebih berkah dari pemberian itu. Yang aku miliki tidak lebih dari 1. Khalifah Umar bin Abdul Aziz yang terkenal dengan keadilannya dan menjadikan keadilan sebagai dasar pemerintahannya. para janda dan orang ± orang yang teraniaya.. akupun mengangkat suara : "Wahai Umar nan bijak dan dermawan. Bila raja ± raja menggunakan kerajaanya sebagai jalan untuk mencapai kebahagian dunia." Beliau berkata : "Mendekatlah kemari wahai Dukain. kemudian beliau membaca firman Allah : Artinya : " Negeri akhirat itu. saya adalah saksi dari orang dusun ini. yaitu Jannah dan berusaha meraih kejayaan berupa ridla Alloh. Orang-orang yang ada di tempat itu mendengar dia berkata : "Selamat kepada wajah ± wajah yang datang." Dia menjawab : "Jika demikian terserah anda. Beliau menginginkan semua rakyatnya berlaku adil. Demi Alloh. Khalifah Umar Al-Khatab ! yang sudah dinanti-nantikan oleh rakyat yang selalu ditindas oleh pembesar yang angkuh dan zalim sebelumnya«." Aku katakan : "Benar wahai Amirul Mukminin.´ (Al Qoshosh : 83) Kemudian suara tenang kembali." Aku terus menuju ke kediaman khalifah. Ubaid bin Hasan berkata : Pada saat menjelang kematiannya. beliau berkata lagi : "Ingatkah engkau kata ± kataku sewaktu berada di Madinah ? bahwa aku punya ambisi besar dan menginginkan hal yang lebih besar dari apa yang sudah aku miliki." Tentang Sakit dan Kematiannya. . Kami jadikan untuk orang-orang yang tidak ingin menyombongkan diri dan berbuat kerusakan di (muka) bumi. di kerumuni anak ± anak yatim." Umar nan syarat pemberian Aku orang Qothn dari suku Darim Menagih hutang saudara yang dermawan. Engkau boleh mengambil separuhnya dan tinggalkanlah yang separuh untukku.

Beliau meninggal akibat racun yang di masukkan kedalam makanannya. beliau juga tidak pernah memperhatikan makanan yang akan di makan.. Bani Umayyah merasa sesak terhadap tindakannya.. karena dia telah menghapuskan keistimewaan-keistimewaan yang mereka miliki. Semua ini adalah jasa Khalifah Umar bin Abdul Aziz yang sangat masyhur. Dalam tempoh tersebut. rakyat mendapatkan pelayanan yang sewajarnya dan menjadi kaya-raya sehingga Baitulmal penuh dengan harta zakat kerena tiada lagi orang yang mau menerima zakat«. sesungguhnya saya tahu saat saya di beri minum. satu rekort yang sukar diikuti oleh orang lain melainkan orang yang benar-benar ikhlas kepada-Nya .´ Kemudian beliau memanggil seorang pelayannya dan berkata kepadanya : ³Celaka kamu ! apa yang mendorongmu hingga kamu memberiku minuman yang beracun ?´ Pelayan itu kemudian berkata : ³Saya di beri seribu dinar dan saya di janjikan untuk di bebaskan dari perbudakan !´ Umar berkata : ³Ambil uang itu !´ Kemudian pelayanan tadi datang dengan membawa uang tersebut. lalu Umar letakkan uang tadi ke baitul mal dan berkata : ³Perhilah kamu ke tempat yang sekiranya tidak ada seorangpun yang mengetahui. adil dan wara¶ yang baik sekali menjadi contoh kepada pemerintahan zaman modern ini«.kebanyakan dari mereka sudah kaya ataupun sekurang-kurangnya mereka dapat memenuhi kebutuhannya sendiri.´ Beliau akhirnya menghembuskan nafasnya yang terakhir setelah memerintah selama 2 tahun 5 bulan 2 tahun 5 bulan satu tempoh yang terlalu pendek bagi sebuah pemerintahan«....hanya 852 hari dapat mengubah sistem pemerintahan ke arah pemerintahan yang diridloi Allah dan menjadi contoh sepanjang zaman. tidak ada penyelewengan. Tetapi Khalifah Umar bin Abdul Aziz telah membuktikan segalanya. oleh karena itu Bani Marwan kemudian menaruh racun ke dalam makanannya melalui seorang pelayan. Mujahid berkata : Umar bin Abdul Aziz pernah berkata kepada saya : ³Apa yang orang-orang katakan tentang saya ? Saya katakan : ³Orang mengatakan bahwa engkau terkena sihir.. Pada saat wafatnya beliau berumur 39 tahun lebih 6 bulan. pada tanggal 20 ± ada pula yang mengatakan tanggal 25 ± rajab tahun 101 Hijriyah.Beliau wafat di Dir Sim¶an di sebuah kota di Himsh.´ Kemudian beliau berkata : ³Saya sama sekali orang yang kemasukan sihir. kerajaan Umaiyyah semakin kuat.. tiada pemberontakan di dalamnya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->