BAB I PENDAHULUAN Kajian makna kata dalam bahasa tertentu misalnya bahasa Arab dan bahasa Indonesia menurut

sistem penggolongan semantik adalah cabang linguistik yang bertugas semata-mata untuk meneliti makna kata, sebagaimana asal mulanya, bahkan bagaimana perkembangannya, dan apa sebab-sebabnya terjadi perubahan makna dalam sejarah bahasa. berapa banyak bidang ilmu lain yang mempunyai sangkut paut dengan semantik, oleh sebab itu makna memegang peranan tergantung dalam pemakaian bahasa sebagai alat untuk penyampaian pengalaman jiwa, pikiran dan maksud dalam masyarakat. Bidang semantic terbatas pada usaha memperhatikan dan mengkaji proses transposisi makna kata dalam pemakaian bahasa. Ullman (1972) berpendapat,´Apabila seseorang memikirkan maksud suatu perkataan, sekaligus memikirkan rujukannya atau sebaliknya. Hubungan antata dua hal antara maksud dengan perkataan itulah lahir makna, oleh karena itu walaupun rujukan tetap, akan tetapi makna dan perkataan dapat berbeda.1 Dari begitu kompleknya pembahasan makna dalam semantik, pemakalah hanya akan membahas salah satu bagian penting dari pembahasan makna yaitu jenis-jenis makna.

Fauziah, M.A, Perubahan Makna Leksikal Kata Kerja Bahasa Indonesia Dari Bahasa Arab. USU, Medan, 2006, hal: 1

1

1

makna apa adanya dan makna yang ada dalam kamus. Pengantar Semantik Bahasa Indonesia.BAB II JENIS-JENIS MAKNA Karena bahasa itu digunakan untuk berbagai kegiatan dan keperluan dalam kehidupan bermasyarakat. Uin Malang Press. Misalnya leksem ( memiliki makna sejenis binatang.R. Leksikal Bahasa Arab. Malang. asosiatif.1 Makna Leksikal ( ) 3 . konseptual. Kairo. hal : 289-296 Dr.2 2. Berbagai nama jenis makna telah dikemukakan oleh orang dalam berbagai buku linguistik atau semantik. makna leksikal. istilah.2 Makna Gramatikal ( 2 3 ) Abdul Chaer. konotatif. Taufiqurrahman. denotatif. maka makna bahasa itupun menjadi bermacam-macam dilihat dari segi atau pandangan yang berbeda. Makna leksikal adalah makna sebenarnya. hal : 155 4 H. idiom serta makna peribahasa. referensial dan non-referensial. kata. ( terbuat dari kayu dan arang. gramatikal. Salah satu di antaranya adalah pendapat Abdul Chaer yang membagi jenis-jenis makna sebagai berikut.M. Maksud makna dalam kamus adalah makna dasar atau makna yang konret. kontekstual. Mahmud Fahmi Hajazy.4 2. hal:83 2 . sesuai dengan hasil observasi indra kita. Madkhal ila µIlmi al-Lughah. Daar al-Quba¶. PT Rineka Cipta.. 2006.A. Dan ( ) ) bermakna leksikal sejenis alat tulis yang ) bermakna leksikal sejenis barang cair yang biasa digunakan untuk keperluan sehari-hari.

hal:7 8 Ibid. sedangkan makna gramatikal adalah makna baru yang muncul ketika kata-kata tersebut menjadi sebuah kalimat. waktu. dan lingkungan penggunaan bahasa itu.5 .8 Contoh lain: 6 Dr. Mahmud Fahmi Hajazy. d. Kalimatisasi).7 Misalnya. Contohnya: ³Tiga kali empat berapa?´ Jika dilontarkan di depan kelas tiga SD sewaktu mata pelajaran Matematika berlangsung. hal : 8 5 3 .Cit.hal : 157 Fauziah. Sebagai kepala sekolah dia harus menegur murid itu. Nomor teleponnya ada pada kepala surat itu.Cit. tiga ratus atau lebih. Namun kalau pertanyaan itu dilontarkan kepada tukang photo. makna konteks kata kepala pada kalimat-kalimat berikut : a. sedangkan makna gramatikalnya bisa menjadi alat transportasi atau sejenis. Contoh dalam Makna kontekstual adalah makna sebuah laksem atau kata yang berada di dalam suatu konteks. M.A. Contoh: kata kuda ( bahasa Arab : 2. Makna gramatikal adalah makna yang terjadi setelah proses gramatikal (Afikasi. tentu dijawab dua belas. Kepala paku dan kepala jarum tidak sama bentuknya.6 Perbedaan dari makna leksikal dan gramatikal adalah Makna leksikal adalah makna dasar/makna dari kata per kata. Makna konteks dapat juga berkenaan dengan situasinya yakni tempat. Rambut di kepala nenek belum ada yang putih b. Hal ini disebabkan karena pertanyaan itu mengacu kepada pembiayaan pembuatan pas photo yang berukuran tiga kali empat centimeter. hal: 6 7 Ibid. c. Op. Reduplikasi. maka pertanyaan itu mungkin akan dijawab dua ratus.3 Makna Kontekstual ( ) ) bermakna leksikal binatang ( ) . Op.

dan µGambar¶ ( ) adalah termasuk kata-kata yang bermakna referensial.R. Contoh lain.9 Sedangkan makna non referensial adalah kebalikannya yaitu tidak semua kata memiliki makna referensial karena ada beberapa kata yang tidak mempunyai acuannya dalam dunia nyata. kata-kata yang menyatakan waktu.Cit. Pada kalimat (a) kata saya mengacu kepada Ani. Tanya pak Rasyid kepada Mahasiswa itu. Kata-kata seperti µKuda¶ ( ) .1 . ³Saya sudah lama tidak jumpa dengan beliau.M. seperti sekarang.A Loc. ³ Saya juga bertemu beliau tadi pagi´. b. d. sekarang dia kemana?´. c. ³Tadi pagi saya melihat pak Ahmad duduk di sini. µMerah¶ ( ). Contohnya kata dan. kata Ani kepada Ali. ³Dimana kalian bertemu beliau?´.. saya. kata-kata yang disebut kata petunjuk. yang acuannya tidak menetap pada satu wujud. a. kata-kata yang menyatakan ruang. melainkan dapat berpindah dari wujud yang satu kepada wujud yang lain. besok dan nanti . Contoh pronominal kata saya pada kalimat berikut yang acuannya tidak sama. ya?´. kamu . atau. ³o. Tanya Amir. ³Tadi pagi saya bertemu dengan pak Ahmad´. di sana.2 . misalnya di sini.4 Makna Referensial ( ) ) ) ) . 9 10 H. Taufiqurrahman. Sehingga sebuah kata dapat disebut bermakna referensial kalau ada referensinya atau acuannya.10 Berkenaan dengan acuan ini. hal : 87 4 . dan karena.: 86 Ibid. Kata-kata deiktik ini adalah kata seperti pronominal. misalnya ini dan itu. dan di situ. ada sejumlah kata yang disebut kata-kata Deiktik. pada kalimat (b) mengacu kepada Ali.( ( ( 2.3 Makna referensial adalah sebuah kata yang memiliki referensnya/acuannya. dan pada kalimat (c) mengacu pada Amir. kata di sini pada kalimat (d) acuannya juga tidak sama dengan di sini pada kalimat (e). misalnya dia. sahut Ali.

Tetapi ramping.5 Makna Denotatif ( ) Makna denotatif adalah makna asli. atau makna sebenarnya yang dimiliki oleh sebuah kata. orang akan tidak enak kalau dikatakan tubuhnya kerempeng.6 Makna Konotatif ( ) ) bermakna denotative yang mana artinya µ keadaan tubuh seseorang yang lebih kecil dari ukuran yang normal¶. kata kurus ( Kata bunga ( taman¶. Op.7 Makna Konseptual ( ) ) memiliki makna konseptual Makna konseptual adalah makna yang dimiliki oleh sebuah leksem terlepas dari Konteks atau asosiasi apa pun. Kata µkuda ( 11 12 H. 2. Sebaliknya. hal: 85 Ibid. Taufiqurrahman.12 Umpamanya kata kurus pada contoh di atas berkonotasi netral. + - 2.e. Umpamanya. makna asal. tetapi pada kalimat (e) acuannya adalah satu wilayah DKI Jakarta. orang akan senang kalau dikatakan ramping. ³Kami di sini memang bertindak tegas terhadap para penjahat itu´ kata Gubernur DKI kepada para wartawan dari luar negeri itu. Kata di sini pada kalimat (d) acuannya pada sebuah tempat duduk. yang sebenarnya juga bersinonim dengan kata kurus dan ramping.Cit. yaitu sebenarnya bersinonim dengan kata kurus itu memiliki konotasi positif yaitu nilai yang mengenakkan .hal : 86 5 .11 2. kata kerempeng.A.R. ( ( ).M. nilai rasa yang tidak enak. ) bermakna denotative yaitu µ bunga yang seperti kita lihat di Sedangkan makna konotatif adalah makna yang lain yang ditambahkan pada makna denotative tadi yang berhubungan dengan nilai rasa dari seseorang atau kelompok orang yang menggunakan kata tersebut. mempunyai konotasi negative. ).

. Misalnya.8 Makna Asosiatif ( . Duduk ! ( b. .´15 Makna stailistika ( ) berkenaan dengan pembedaan kata sehubungan dengan perbedaan sosial atau bidang kegiatan. Duduk ! ( ) (dengan suara pelan) ) (dengan suara keras) ) berkenaan dengan ciri-ciri makna tertentu yang Makna kolakatif ( dimiliki sebuah kata dari sejumlah kata yang bersinonim. kata melati berasosiasi dengan sesuatu yang suci atau kesucian.Cit. makna efektif dan makna kolakatif. yang mempunyai kemiripan dengan sifat keadaan. atau ciri yang ada konsep asal tersebut.A Op. sehingga kata tersebut 13 14 Fauziah. hal: 11 6 . Jika seseorang menghardik kita meskipun dengan kata-kata biasa. 13 ) 2. Contoh .´ dalam makna asosiasi ini dimasukkan juga yang disebut makna konotatif. hal: 10 15 Ibid.µsejenis binatang berkaki empat yang biasa dikendarai¶. dokter mengatakan penyakitnya akan diangkat maka yang dimaksud adalah dioperasi. kata merah berasosiasi berani. ) Sedangkan makna asosiasi adalah makna kata yang berkenaan dengan adanya hubungan kata itu dengan sesuatu yang berada di luar bahasa. makna stilistika. dan kata rumah ( memiliki makna konseptual µbangunan tempat tinggal manusia¶.14 Makna asosiasi ini sebenarnya sama dengan lambang atau perlambangan yang digunakan oleh suatu masyarakat pengguna bahasa untuk menyatakan konsep lain. M. a. Misalnya. Makna efektif yakni makna yang menimbulkan rasa bagi pendengar. kata buaya berasosiasi dengan jahat atau kejahatan. hal: 10 Ibid. tentu kita akan merasakan sesuatu yang agak lain kalau kata-kata itu diucapkan dengan nada biasa. Contoh lain: . . Menurut leech (1976) sebagaimana yang dikutip oleh Abdul Chaer tentang makna asosiasi menyatakan bahwa.

Kedua kata itu dalam bidang kedokteran mempunyai makna yang berbeda. Maka kita dapat mengatakan pemuda tampan. meskipun tanpa konteks kalimat dan perlu diingat bahwa makna istilah hanya dipakai pada bidang keilmuan/kegiatan tertentu saja. Taufiqurrahman. Misalnya. kata tangan dan lengan yang menjadi contoh di atas. 2. a.A.Cit : 88 Ibid. seperti contoh (a) dan (b) berikut . Seperti kata 2.hanya cocok untuk digunakan berpasangan dengan kata tertentu lainnya. kasar dan tidak jelas. hal: 89 7 . Pada awalnya. hanya cocok atau hanya cocok berkolokasi dengan kata yang memiliki ciri pria. Jadi tampan tidak berkolokasi dengan kata gadis.M. tetapi tidak dapat mengatakan gadis tampan.16 Sehingga dapat dikatakan bahwa Makna kata adalah makna yang bersifat umum. jelas. Sedangkan kata lengan adalah µbagian dari pergelangan tangan sampai ke 16 17 H. b. Namun dalam penggunaan makna kata itu baru menjadi jelas jika kata-kata itu sudah berada dalam konteks situasinya. Contoh lain: duduk berkolokasi dengan kata kursi. Yang disebut makna istilah adalah makna yang pasti. Tangannya luka kena pecahan kaca. Kata Setiap kata atau leksem memiliki makna.9 Makna Kata ( ) . makna yang dimiliki sebuah kata adalah makna leksikal.Op.R.17 Umpamanya. Lengannya luka kena pecahan kaca. makna denotative atau makna konseptual. kata tangan dan kata lengan pada kedua kalimat di atas adalah bersinonim atau bermakna sama. Bukan lemari dan lain sebagainya. kata tampan sesungguhnya bersinonim dengan kata cantik dan indah. Jadi. Kata tangan dan lengan sebagai kata. Tangan bermakna µbagian dari pergelangan sampai ke jari tangan¶. Kita belum tahu makna kata jatuh sebelum kata itu berada dalam konteksnya. maknanya lazim dianggap sama.10 Makna Istilah ( ) dan . tidak meragukan.

2. Jadi makna tersebutlah yang disebut makna idiomatik. Op. . di luar bidangnya.Cit. alofon. Contoh lain dari idiom adalah kata meja hijau bukan meja yang berwarna hijau melainkan kata lain dari pengadilan. hal : 160 8 . karena maknanya berbeda. .12 Makna Peribahasa 18 19 Ibid. misalnya istilah spiral. virus. belum menjadi kosakata umum.pangkal bahu¶. yang karena sering digunakan. dan Contohnya: makna kata ini tidaklah gabungan dari melainkan bisa jadi nama orang. Jadi kata tangan dan lengan sebagai istilah dalam ilmu kedokteran tidak bersinonim. lalu menjadi kosa kata umum. Dalam perkembangan bahasa memang ada sejumlah istilah. tetapi istilah alomorf. hal: 90 Dr. Seperti kata dan tadi. 19 .11 Makna Idiom ( ) Makna idiom adalah makna yang tidak dapat diramalkan dari makna unsurunsurnya. baik secara leksikal maupun gramatikal. istilah ini tidak hanya digunakan dalam bidang keilmuannya. secara gramatikal bentuk menjual rumah bermaknaµ yang menjual menerima uang dan yang membeli menerima rumahnya¶. Artinya. Dalam bahasa Indonesia. akomodasi telah menjadi kosakata umum. morfem masih tetap sebagai istilah dalam bidangnya. Secara istilah maka artinya berbeda berarti segala perkataan atau ucapan memohon pertolongan Allah sedangkan adalah ibadah yang diawali dengan takbir dan diakhiri dengan salam. Mahmud Fahmi Hajazy. tetapi juga telah digunakan secara umum. 2.18 Contoh. tetapi dalam bahasa Indonesia bentuk menjual gigi tidak memiliki makna seperti itu. melainkan bermakna µtertawa keras-keras¶.

peribahasa seperti anjing dan kucing yang bermakna ³ihwal dua orang yang tidak pernah akur¶. hal : 162 Ahmad Muhtar Umar.Kata . 1988. Makna ini dapat dari asosiasi tong yang berisi bila dipukul tidak mengeluarkan bunyi yang keras dan nyaring. mengandung atau mewakili kata yang lain seperti : . Kairo. µAlim al-Kitab. Ilmu al-Dilalah. Makna yang disandarkan pada personal. 20 21 menunjukkan makna menunjukkan adanya hubungan saling antara mewakili kata 21 dan Ibid. Makna ini memiliki asosiasi bahwa binatang yang namanya anjing dan kucing jika bersuara memang selalu berkelahi.20 Umpamanya. yang tidak disandarkan pada orang lain. di antaranya .Kata . Makna ini secara umum dapat dikatakan bahwa sebuah kata atau ungkapan menunjukkan hubungan. Akan tetapi dari penjelasan di atas.Kata 2. peribahasa tong kosong nyaring bunyinya yang bermakna orang yang banyak cakapnya biasanya tidak berilmu. tidak pernah damai.Berbeda dengan idiom yang maknanya tidak dapat diramalkan secara leksikal maupun gramatikal. Contoh lain : = One man¶s fault is another man¶s lesson. maka yang disebut peribahasa ( ) memiliki makna yang masih dapat ditelusuri atau dilacak dari makna unsur-unsurnya. Contoh lain. 29 9 . = Tiada mawar tak berduri. menurut analisa pemakalah berdasarkan beberapa sumber. Jadi jika ingin mengetahui makna sebenarnya apa yang disampaikan oleh seseorang maka kita harus bertanya kepada orang tersebut. hal. ada beberapa jenis makna lain yang terdapat dalam bahasa Arab yang penulis sendiri kesulitan dalam penerapannya terhadap jenis-jenis makna berdasarkan menurut Abdul Chaer. 1. Karena adanya asosiasi antara makna asli dengan maknanya sebagai peribahasa.

22 Biasanya terdapat dalam syair. dapat diambil kesimpulan bahwa .Cit. bisa jadi maknanya keliru.23 Contoh. hal : 160 10 . Seperti dalam syair Rabi¶ah al-Adawiyah : : Ketika kita mengartikan kata dari kalimat tersebut. hal : 29 Dr. (Ready Made Utterance) Makna dari ungkapan yang sudah jadi tersusun lebih dari satu kalimat. Bahasa merupakan alat komunikasi manusia yang tidak terlepas dari arti atau makna pada setiap perkataan yang diucapkan. 3. Mahmud Fahmi Hajazy. 1. Selamat pagi = Bagaimana kabarmu? = BAB III KESIMPULAN DAN SARAN 3. Op.Dan biasanya penuturnya adalah seorang penyair. biasanya dalam bahasa Arab ditemukan dalam kata sapa.1 Kesimpulan Dari uraian pembahasan di atas tentang jenis-jenis makna. karena sesungguhnya yang mengetahui makna yang dimaksud adalah Rabi¶ah al-Adawiyah sendiri. 22 23 Ibid.

2 Saran Sebagai penutup dalam makalah ini. Mahmud Fahmi Hajazy. maksud dan tujuan dari perkataan orang lain dengan baik dan benar juga.Jakarta. µAlim al-Kitab. DAFTAR PUSTAKA Abdul Chaer. Kairo. Daar al-Quba¶. Madkhal ila µIlmi al-Lughah. Pengantar Semantik Bahasa Indonesia. kondisi maupun maksud kata tersebut digunakan.2. 1988 Dr. PT Rineka Cipta. Kairo. pemakalah perlu menyarankan bahwa hendaknya sebagai pebelajar bahasa kita perlu memperhatikan jenis-jenis makna dan perubahan yang makna yang terjadi sehingga kita dapat menyampaikan maksud dan tujuan dengan penggunaan kata yang tepat dan benar dan juga dapat memahami makna.1994 Ahmad Muhtar Umar. Makna atau arti kata bisa saja tetap dan bisa juga berubah atau berbeda disesuaikan dengan situasi. 11 . Ilmu al-Dilalah. 3.

M. 12 . 2006H. Malang.A. USU. Taufiqurrahman. Uin Malang Press. Perubahan Makna Leksikal Kata Kerja Bahasa Indonesia Dari Bahasa Arab.Fauziah. Medan. 2006. M. Leksikal Bahasa Arab.A..R.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful