P. 1
-Besaran-Vektor

-Besaran-Vektor

|Views: 72|Likes:
Published by Angga Saputra

More info:

Published by: Angga Saputra on Feb 26, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/26/2012

pdf

text

original

BESARAN VEKTOR

Di samping besaran-besaran pokok yang telah kita pelajari yaitu massa, waktu, suhu, panjang, intensitas cahaya, kuat arus, dan jumlah zat, masih ada satu hal lagi dalam ilmu fisika yang perlu kita ketahui yaitu : sifat yang menyangkut arah. Oleh karena itu besaran-besaran tersebut masih dapat dibagi dalam dua golongan yaitu : besaran Skalar dan besaran Vektor. Besaran Skalar : adalah besaran yang hanya ditentukan oleh besarnya atau nilainya saja. Contoh : panjang, massa, waktu, kelajuan, dan sebagainya. Besaran Vektor : adalah Besaran yang selain ditentukan oleh besarnya atau nilainya, juga ditentukan oleh arahnya. Contoh : kecepatan, percepatan, gaya dan sebagainya. Notasi Vektor Secara grafis vektor dapat dilukiskan sebagai sebuah anak panah. Panjang anak panah menunjukkan nilai atau besar vektor dan anak panah menunjukkan arah vektor.
p 

Vektor F di tulis : F atau F 

Besar vektor F ditulis / F / atau F 

Contoh : F = / F / = 10 satuan. 1. A = B, jika kedua vektor tersebut mempunyai panjang dan arah yang sama.  

2.  A adalah vektor yang panjangnya sama dengan panjang 

A tetapi arahnya

berlawanan dengan arah A .  

3. k A adalah vektor yang panjangnya k kali panjang A , dengan arah yang sama 


dengan A jika k positif. Dan berlawanan dengan A jika k negatif.

    1. A + B = B + A Sifat komutatif. / A / + / B / u / A + B / Operasi terhadap vektor. Pengurangan dua vektor . E = sudut antara A dan B  /R/ = / A/ 2  / B / 2 2 / A/ / B / cos E        / R/ / A/ / B/ ! ! arahnya : sin E sin E 2 sin E1 B. a ( A + B ) = a A + a B     4. Penjumlahan dua vektor b. A + ( B + C ) = ( A + B ) + C Sifat assosiatif. Untuk menentukan vektor resultan ( vektor pengganti ) 2 buah vektor dapat dilakukan dengan cara : A. Cara segitiga vektor. a.     3. Jajaran genjang vektor. RE S ULT AN D UA VE KT O R.Sifat-sifat vektor.       2.

   /R/ =  / A/ 2  / B / 2  arah R : tg E = /B/  / A/ D. Memadu/menjumlahkan beberapa vektor yang sebidang antara lain./ B / jika / A /  > /B/  Arahnya R sama dengan arah vektor A     / R / = / B / ./ A / jika / A /  < /B/  Arahnya R sama dengan arah vektor B y Dua vektor yang saling tegak lurus.Untuk Selisih dilakukan penjumlahan dengan lawannya (invers jumlah). Keadaan istimewa y Dua vektor yang membentuk sudut 0 o § vY § v X / v/=/ / + /B / Arahnya R sama dengan arah kedua vektor y Dua vektor yang membentuk sudut 180o     / R / = / A / . / v X / ! / v / cos E / vY / ! / v / sin E /v / ! / v X / 2  / vY / 2 E. A  B ! A  (  B) C. Penguraian sebuah vektor. .

Cara jajaran genjang.... Vektor v1 v2 v3 E E1 E2 E3 v x = v cos E v1 x = v cos E1 v2 x = v cos E2 v3 x = v cos E3 §v x = ..... B dan C 2.... Cara polygon v R adalah resultan dari A . 1...Ada beberapa cara untuk memadu beberapa vektor sebidang antara lain: a.... Cara Grafis.... Resultan / v R / = ( § v X ) 2  ( § vY ) 2 § vY §vX Arah resultan : tg U = PENGAYAAN (TIDAK TERMASUK DALAM GBPP) .. v y = v sin E v1 y = v sin E1 v2 y = v sin E2 v3 y = v sin E3 §v y = . Masing-masing vektor diuraikan menjadi komponen-komponen vektor searah sumbu x dan sumbu y dari sistem koordinat Cartesius....... v AB adalah resultan dari A dan B v R adalah resultan dari A .... B dan C b... Cara analitis.

Perkalian titik (DOT PROD UCT ) 2. a. j Vektor-vektor i  dan k disebut vektor satuan karena besar ketiga vektor ini sama dengan 1. .  / i ! /  ! / k / = 1 / j/ PERKALI AN VE KTOR. . y. k masing-masing vektor satuan pada sumbu x. kita mengenal dua bentuk perkalian . y dan z Vektor Satuan. y dan z A = Ax+ Ay+ Az atau  j A = / A x / i+ / A y / + / A z / k / A x / = A cos E / A y / = A cos F / A z / = A cos K Besaran vektor A A ! / AX / 2  / AY / 2  / AZ / 2 j  dan i.  . Perkalian silang (CROS S P ROD UCT ) Dalam Perkalian Titik antara vektor A dengan vektor B akan diperoleh besaran skalar. F. y dan z. maka vektor dapat diuraikan atas komponen-komponen pada sumbu x. Dalam perkalian vektor dengan vektor. Untuk vektor yang terletak dalam ruang (3 dimensi). K = masing-masing sudut antara vektor A dengan sumbu-sumbu x. yaitu : 1. Perkalian vektor dengan skalar. Contoh : Mengalikan vektor A dengan suatu skalar k hasilnya adalah suatu vektor pula yang besarnya : k A dan arahnya searah dengan A jika k > 0 berlawanan dengan A jika k < 0 b. Suatu vektor jika dikalikan dengan suatu besaran skalar maka hasilnya adalah suatu vektor. Perkalian vektor dengan vektor. E.Uraian Vektor Pada Si stem K oordinat Ruang ( x. z ) Telah kita lihat bagaimana suatu vektor diuarikan atas komponen-komponen pada sumbu x dan sumbu y.

5 ) + ( 5 .Contoh : A y B = C C besaran skalar yang besarnya C = / A / y / B / cos U dengan U adalah sudut antara A dengan B Dalam fisika misalnya.4 ) k j j j j  = 7 i. menurut aturan sekrup kanan. Contoh : A x B = C C besaran skalar yang besarnya C = / A / x / B / sin U dengan U adalah sudut antara A dengan B Arah dari vektor C selalu tegak lurus bidang yang dibentuk oleh vektor A dan B .    4 i+ 3 + 5 k + 3 i.5 . gaya ( F ).4 k = ( 4 . momen gaya dan gaya Lorentz.[B x A ] Contoh besaran fisika yang merupakan hasil perkalian vektor adalah : luas. Operasi Vektor Pada Vektor Satuan. Catatan : A x B { B x A [A x B ] = .3 ) i+ ( 3 . Dari vektor A diputar ke vektor B . Penjumlahan.2 + k Perkalian. . perpindahan (x) dan kerja (W) maka : _ _ W = F y x = / F / y / x / cos U Dalam Perkalian Silang antara vektor A dengan vektor B akan diperoleh besaranvektor.

Sejenis ix i= iy isin 0o =(1)y(1) (0) = 0 Perjanjiaan tanda : . tanda POSIT IF . Tentukan resultan vektor-vektor berikut. = = = o0o= = = LATIHAN SOAL 7.Untuk putaran berlawanan arah jarum jam.DOT PROD UCT Sejenis iy i= iy icos 0o =(1)y(1) (1) = 1 CROS S P ROD UCT Tak Sejenis iy  = iy  cos 90o j j =(1)y(1) (0) = 0 Tak Sejenis Untuk mendapatkan hasil perkaliannya dapat digunakan diagram berikut ini.Searah jarum jam NE G AT IF . . .

. 11. Sebuah perahu bergerak arah utara dengan kecepatan 12 km/jam mendapat dorongan dari angin arahnya ke barat dengan kecepatan 5 km/jam...... Sebuah benda ditarik oleh dua buah gaya masing-masing besarnya 6 newton... . Berapakah jarak AC ? 14. 10. v1 = 16 satuan. Berapakah besar resultan kedua gaya tersebut ? 1 15...... Hitunglah besar vektor yang lain... 12.... Resultan dua buah vektor yang saling tegak lurus adalah 35 satuan. Sudut antara v1 dan v2 adalah 1200... Badu berjalan menuju arah Timur sejauh 5 km sampai di titik B dan melanjutkan perjalanannya dengan arah Utara sejauh 10 km sampai di titik C. Hitunglah sudut yang di bentuk oleh kedua vektor tersebut. Jika sudut yang diapit oleh vektor semula yaitu U.8.. Tiga buah vektor bertitik tangkap sama dan sebidang... 9... Resultan dua buah vektor yang besarnya 13 satuan dan 14 satuan adalh 15 satuan... A 8 satuan 6 satuan 5 satuan 3 satuan B 4V3 satuan 2V2 satuan 10 satuan 4 satuan 30 450 600 900 0 R .. v2 = 8 satuan... c. Kedua gaya itu membentuk sudut 600.... Dua vektor dari 4 satuan dan 3 satuan yang bertitik tangkap di suatu titik.... Dari titik A.. . maka hitunglah tg U. menghasilkan vektor resultan sebesar 37 satuan...... Dua buah vektor v1 = 2 2 satuan dan v2 = a satuan bertitik tangkap pada suatu titik. 13.. b. Isilah titik-titik berikut ini untuk : a. Berapakah besarnya v3 dan berapa besar sudut yang dibentuk oleh v1 dan v3 ? 17.... dan membentuk sudut 600.... Maka kecepatan perahu dan arahnya menjadi. Berapa nilai a? 16. . 1 Jika jumlah kedua vektor itu 6 2 satuan. d.. Salah satu vektor besarnya 28 satuan....... Gambarkan : . Jika resultan ketiga vektor tersebut adalah nol.

45 . 5 buah vektor bertitik tangkap di 0 pada susunan salib sumbu tegak. 21. (v6 = 2. Jika F1 : F2 = 5 : 3 maka berapa besar masing-masing F1 dan F2 tersebut? .3 C 1 b.a. v2 = 1.A ) 18. 20. Dua buah gaya F1 dan F2 saling membentuk sudut 600. 6 buah vektor bertitik tangkap di 0 pada susunan salib sumbu tegak sudut yang dibentuk oleh masing-masing vektor dengan sumbu x+ serta besarnya adalah sebagai berikut : v1 00 8 satuan v2 450 v3 600 2 2 satuan 6 satuan v4 1350 4 2 satuan v5 1800 4 satuan v6 2400 6 satuan Tentukan resultan dari keenam vektor tersebut dan arah tg sudut yang dibentuk resultan tersebut dengan sumbu x. v1 berimpit dengan sumbu x+ besarnya 3 satuan v2 membentuk sudut 450 dengan sumbu x+ besarnya 4 satuan. 2 C . v3 = 1. Sudut yang dibentuk oleh masing-masing vektor dengan sumbu x+ serta besar vektor tersebut adalah sebagai berikut : v1 450 14 satuan 0 v2 60 20 satuan 0 v3 180 18 satuan 0 v4 210 30 satuan 0 v5 300 16 satuan Tentukan resultan dari kelima vektor tersebut.41) 19. membentuk sudut 2400 dengan sumbu x+.2 ( 2 B .73 . A + B . v3 besarnya 5 satuan dan membentuk sudut 1500 dengan sumbu x+ dan v4 besarnya 6 satuan. 4 buah vektor bertitik tangkap di titik 0 pada susunan salib sumbu Cartesius. Gambarkan resultan keempat gaya tersebut dan hitung besarnya. Resultan kedua gaya tersebut 28 N.

. Besar pengurangan vektor a dan b 25.. Besar penjumlahan vektor a dan b d.2 + 3 k a.. K2 = 1200 terhadap K1 . Tulis pernyataan untuk jumlah vektor A+B dengan menggunakan vektor satuan.4 ) pada sisitem koordinat cartesius.. 24. Jika sudut antara F1 dengan resultan 600. Dua buah vektor A = 2 i+ 3 + 4 k dan B = i.... maka selisih kedua vektor gaya tersebut besarnya . Sebuah titik A ( 0. Tentukan besar tiap vektor. Dua buah vektor gaya F1 dan F2 bertitik tangkap sama masing-masing sebesar 8 N dan 3 N saling mengapit sudut 600.. maka carilah : a. Berapa besar resultan ketiga gaya tersebut. Jika sudut K1 = 00 terhadap sumbu x . Dua buah vektor gaya F1 dan F2 saling membentuk sudut 1200 akan memberikan resultan = 25 N.... ......4 ) dan sebuah titik B ( 3.  kemana arah k untuk x i j j kemana arah   untuk ix k j kemana arah   untuk k x i kemana arah k untuk ix  j kemana arah i  j untuk k x  j kemana arah   untuk k x i  kemana arah k j untuk x i tanda x arah meninggalkan kita. 23.. K2 dan K3 bekerja pada sebuah titik dan besar K1 = 10 N.. K3 = 900 terhadap K2. b.. Jika a = OA dan b = OB. Maka besar vektor gaya F1 dan F2 masing-masing adalah.22. tanda y arah menuju kita... Besar vektor b c.   j j 27.. K2 = 5N dan K3 = 5V3.. Besar vektor a b..... PENGAYAAN (TIDAK TERDAPAT DALAM GBPP) 26. Tiga gaya K1..

...i.. Tentukan A x B   28.. Tentukan besar dan arah selisih vektor A-B f..2 + 2 k adalah . Sudut apit antara vektor a = 2 i+ 3 + 4 k dan B = . j j ....c. Tulis pernyataan untuk selisih vektor A-B dengan menggunakan vektor-vektor satuan. Tentukan besar dan arah jumlah vektor A+B d. Tentukan A y B g.. e.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->