P. 1
Keamanan Sistem RSUP 1

Keamanan Sistem RSUP 1

|Views: 1,057|Likes:

More info:

Published by: Elan Elan Mailiyanto on Feb 27, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/24/2013

pdf

text

original

Identifikasi kebutuhan data dalam suatu proses bisnis merupakan analisis
data-data yang dibutuhkan dalam sistem manajemen bisnis tersebut. Sistem
manajemen dikonseptualisasikan dalam bentuk objek dan logika, kemudian
informasi yang dibutuhkan dalam manajemen diidentifikasi untuk selanjutnya

menentukan data apa saja yang dibutuhkan. Yang dimaksud dengan backward
analysis merupakan analisis dengan rangkaian urutan sebagai berikut:

1.Fungsi manajemen yang terdiri dari Monitoring, Directing,
Planning, Acting (4 fungsi dasar manajemen).
2.Management objective,
3.Supporting information,
4.Supporting data,
5.Sources of data.

Salah satu tujuan organisasi RSUP Fatmawati adalah “Terwujudnya pelayanan
kesehatan prima dan paripurna yang memenuhi kaidah keselamatan pasien
(Patient Safety)”. Dalam hal ini yang menjadi objek adalah pasien atau kesehatan
dan keselamatan pasien. Berikut ini adalah contoh backward requirement analysis
dengan objek pasien/kesehatan pasien.

Tabel 1. Backward Requirement Analysis

Sources of
Data

Supporting
Data

Supporting
InformationManagement
Objective

Management

Functions

Dokter/perawat
yang
memeriksa
pasien

Data hasil
pemeriksaan
oleh tenaga
medis

Instruksi
dokter

Monitoring: kondisi
kesehatan pasien

Monitoring

Instalasi medisHasil

pemeriksaan
laboratorium

Gejala
penyakit
pasien

Directing:
mengupayakan
kesehatan/keselamatan
pasien

Directing

Laporan
Kemajuan
Kesehatan

Planning: rencana
pengobatan pasien

Planning

Surat
Rujukan dari
RS lain

Acting: tindakan yang
perlu untuk kesehatan
dan keselamatan pasien

Acting

Tabel 2. Analisis Kebutuhan Data Pasien

MonitoringDirecting

Planning

Acting

InformasiData

Kondisi
kesehatan
pasien rawat
inap, jalan
dan darurat.

Memberika
n konsultasi
dalam
mengatasi
masalah
kesehatan
pasien.

Memberikan
rencana
pengobatan
atau metode
pengobatan
yang
sebaiknya
dijalani
pasien.

Tindakan
medis seperti
suntik,
operasi, dsb.

Atau tidak
perlu
tindakan
medis.

Keluhan
kesehatan
yang
dirasakan
pasien

Gejala atau
kondisi
fisik/
kesehatan
pasien.

Rekam
medis,
seperti:
Hasil
pemeriksaan
laboratorium
, riwayat
kesehatan
pasien.

Kepuasan
pasien atas
layanan RS.

Rekomenda
si perlakuanPerencanaan
standar
layanan yang
akan
diberikan
pada pasien

Memberikan
tindakan
yang perlu.

Saran &
pesan dari
pasien.

Survey
kepuasan
pelanggan.

Management Function bertujuan untuk mencapai

“Terwujudnya pelayanan kesehatan prima dan
paripurna yang memenuhi kaidah keselamatan pasien
(Patient Safety)”

Berdasarkan manajemen data yang ada diharapkan diperoleh laporan-laporan
mengenai:

1.Pendapatan rawat inap dan jalan secara periodik (harian, bulanan dan
tahunan),
2.Penerimaan kasir secara periodik,
3.Tagihan dan kwitansi pembayaran pasien,
4.Rekam medis pasien,
5.Data kegiatan rumah sakit dalam triwulan
6.Data morbiditas/penyakit pasien rawat inap

7.Data morbiditas/penyakit pasien rawat jalan
8.Data morbiditas/penyakit khusus pasien rawat inap
9.Data morbiditas/penyakit khusus pasien rawat jalan
10.Penerimaan kasir pada bagian farmasi/apotik,
11.Pembelian kasir pada bagian farmasi/apotik,
12.Manajemen ketersediaan obat pada bagian farmasi/apotik,
13.Informasi dalam bentuk grafik yang menunjang dalam pengambilan
keputusan.
Pasien hanya merupakan salah satu objek dalam sistem manajemen RS, tentu
masih ada objek lain misalnya Dokter, Perawat, Pegawai, Inventory peralatan
medis dan farmasi, dan Ketersediaan Ruangan untuk perawatan pasien di RS.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->