Kasus 1 PENCEMARAN UDARA PT.

HANIL INDONESIA
Boyolali (ANTARA News) - Seratusan warga Desa Butuh, Teras, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Jumat, mendatangi pabrik PT Hanil Indonesia di Desa Napen, menuntut ganti rugi, akibat limbah pabrik yang mencemari lingkungan wilayah mereka. Ratusan warga Desa Butuh tersebut, menyatakan, bahwa asap yang ditimbulkan dari pembakaran limbah mencemari udara, sehingga barang-barang mereka menjadi hitam bercampur minyak dan sulit dibersihkan. Ketua RT 06 RW 02 Desa Butuh Rakiman (42), mengatakan, puluhan warganya mengalami sakit mata akibat pengaruh asap yang ditimbulkan dari pembakaran limbah perusahaan tersebut. "Warga banyak yang sakit mata merah dan sesak pernafasan akibat asap limbah pabrik," . Selain itu, warga banyak yang mengeluh akibat asap tersebut, pakaian yang dijemur menjadi hitam berminyak dan sulit sekali dibersihkan. Lurah Desa Butuh, Joko Masila, mengatakan, warga juga menuntut agar limbah pabrik yang mengalir dan mencemari Sungai Gandul di Desa Butuh untuk dihentikan, karena mereka tidak bisa lagi memanfaatkan air sungai itu. Ratusan pengunjuk rasa tersebut masuk di halaman pabrik sejak pukul 06.00 WIB dan dijaga keamanan dari Polres maupun TNI setempat dan mereka menunggu jawaban dari pihak pabrik. Siang sekitar pukul 12.00 WIB, sebanyak lima perwakilan dari mereka diterima Kabag Personalia PT Hanil Indonesia, Edi Swasana. Joko Marsilo menambahkan, dari hasil pertemuan tersebut pihak pabrik milik Korea itu mebuat surat tertulis yang ditandatangi pemilik perusahaan, Shi Jin Ho, dan isinya menyanggupi akan mengganti kerugian warga. Namun, sebelumnya harus dibentuk tim dari kedua pihak untuk mendata kerugian warga akibat asap limbah pabrik tersebut. Selain itu, pemilik pabrik pemintalan benang tersebut juga menjelaskan, bagi

Kapal juga membuat polusi suara yang mengganggu kehidupan organisme perairan.warga yang menderita sakit akibat limbah pabrik akan diperiksa oleh dokter perusahaan. yang bisa merusak lingkungan laut. Kasus 2 PENCEMARAN LAUT ³MENGANCAM POTENSI SUMBER DAYA DAN LINGKUNGAN MARITIM¶¶ Pencemaran laut merupakan suatu peristiwa masuknya material pencemar seperti partikel kimia. . dan air dari balast tank yang bisa mempengaruhi suhu air sehingga menganggu kenyamanan organisme yang hidup dalam air. Polusi dari kapal dapat mencemari pelabuhan." kata Joko Marsilo saat membacakan surat perjanjian tersebut di depan seratusan warganya. Salah satu penyebab pencemaran laut adalah kapal yang dapat mencemari sungai dan samudera dalam banyak cara. baik tertiup angin. limbah industri. air penyaring dan residu bahan bakar. Material berbahaya tersebut memiliki dampak yang bermacam-macam dalam perairan. Misalnya melalui tumpahan minyak. ke dalam laut. sungai dan lautan. maupun tidak langsung. Sebagian besar sumber pencemaran laut berasal dari daratan. terhanyut maupun melalui tumpahan. "Jika ada warga yang sakit dan perlu perawatan serius segera dirujuk ke rumah sakit dan perusahaan akan membiayai pengobatannya. limbah pertanian dan perumahan. Ada yang berdampak langsung.

pestisida ini dapat menyebabkan mutasi. Sampah plastik yang dibuang. The World Resources Institute telah mengidentifikasi 375 hipoksia (kekurangan oksigen) wilayah pesisir di seluruh dunia. sehingga menganggu organisme lain bahkan bisa mematikan. Sumber sampah plastik di laut juga berasal dari Jaring ikan yang sengaja dibuang atau tertinggal di dasar laut. diperkirakan 80 persen sampah plastik terakumulasi di laut sebagai sampah padat yang mengganggu eksositem laut. Racun semacam itu dapat terakumulasi dalam jaringan berbagai jenis organisme laut yang dikenal dengan istilah bioakumulasi. juga dari limbah rumah tangga berupa detergent yang banyak mengandung fosfor. Nutrisi ini kemudian dibawa oleh air hujan masuk ke lingkungan laut. suatu unsur kimia metalik yang memiliki kepadatan yang relatif tinggi dan bersifat racun atau beracun pada konsentrasi rendah. Tingginya konsentrasi bahan tersebut menyebabkan pertumbuhan tumbuhan air ini akan meningkat dan akan mendominasi perairan. pertama kelompok racun yang sifatnya cenderung masuk terus menerus seperti pestisida. Contoh logam berat yang sering mencemari adalah air raksa. Sumber dari limbah ini umumnya berasal dari sisa pupuk pertanian yang terhanyut kedalam perairan. Limbah kimia yang bersifat toxic (racun) yang masuk ke perairan laut akan menimbulkan efek yang sangat berbahaya. Massa plastik di lautan diperkirakan yang menumpuk hingga seratus juta metrik ton. Laporan ini menyebutkan . dioksin dan fenol. yang dapat berbahaya bagi hewan laut. Kelompok limbah kimia ini terbagi dua. seluruh penyusun rantai makanan termasuk manusia. Bahan-bahan ini dapat menyebabkan mutasi keturunan dari organisme yang tercemar serta penyakit dan kematian secara massal seperti yang terjadi pada kasus yang terjadi di Teluk Minamata. timah. serta penyakit. dan sangat sulit terurai oleh bakteri. mereka segera diserap ke dalam jaring makanan di laut. dan fosfor. Kondisi ini sangat berpengaruh buruk. Muara merupakan wilayah yang paling rentan mengalami eutrofikasi karena nutrisi yang di turunkan dari tanah akan terkonsentrasi. Sejak akhir Perang Dunia II. Bahan kimia anorganik lain yang bisa berbahaya bagi ekosistem laut adalah nitrogen.Bahan pencemar laut lainnya yang juga memberikan dampak yang negatif ke perairan adalah limbah plastik yang bahkan telah menjadi masalah global. dan cendrung menumpuk di muara. Senyawa kimia ini dapat menyebabkan eutrofikasi. terapung dan terendap di lautan. Terdapat pula logam berat. furan.Ketika pestisida masuk ke dalam ekosistem laut. karena senyawa ini merupakan nutrien bagi tumbuhan air seperti alga dan phytoplankton. Dalam jaring makanan. arsenik dan kadmium. nikel. Racun ini juga diketahui terakumulasi dalam dasar perairan yang berlumpur.

Hal ini berlaku juga untuk banyak ikan laut yang hidup lebih dalam di dunia kegelapan. lautan menjadi lebih asam. dan hidup di dunia yang sebagian besar ditentukan oleh informasi akustik. Salah satu contohnya adalah meningkatnya alga merah secara signifikan (red tide) yang membunuh ikan dan mamalia laut serta menyebabkan masalah pernapasan pada manusia dan beberapa hewan domestik. Timur dan pantai Selatan Amerika Serikat. dan Asia Timur. Tidak hanya dari hal-hal yang menurut kita hanya bisa dilakukan oleh industri besar. . Umumnya terjadi saat organisme mendekati ke arah pantai. seperti paus. Dilaporkan bahwa antara tahun 1950 dan 1975. cenderung memiliki penglihatan lemah. Hewan laut.kejadian ini terkonsentrasi di wilayah pesisir di Eropa Barat. survei seismik eksplorasi minyak. terutama di Jepang. dan frekuensi sonar angkatan laut. namun juga bisa disebabkan oleh aktiftas harian kita. Jelas sekarang bahwa sumber pencemaran sangat bervariasi. Perjalanan suara lebih cepat di laut daripada di udara.Lautan biasanya menyerap karbon dioksida dari atmosfer. Potensi peningkatan keasaman laut dapat mempengaruhi kemampuan karang dan hewan bercangkang lainnya untuk membentuk cangkang atau rangka. Karena kadar karbon dioksida atmosfer meningkat. Kehidupan laut dapat rentan terhadap pencemaran kebisingan atau suara dari sumber seperti kapal yang lewat. ambien kebisingan di laut naik sekitar sepuluh desibel (telah meningkat sepuluh kali lipat).

KASUS PENCEMARAN LINGKUNGAN DI INDONESIA Nama : Devi Afriyani Kelas : xll Jasa Boga No Absen : 04 .