Bahaya Efek Samping Pewarna Buatan

Makanan olahan seperti kue, permen, minuman suplemen, dan es krim cenderung mengandung kadar pewarna tambahan (aditif) yang tinggi. Pewarna tambahan, baik alami maupun buatan, digunakan dalam industri makanan karena berbagai alasan, di antaranya untuk:
• • • • •

mengimbangi pemudaran warna karena paparan cahaya, udara, perubahan suhu dan kelembaban memperbaiki variasi warna menguatkan warna yang terjadi secara alami mewarnai bahan makanan yang tak berwarna membuat makanan lebih menarik sehingga mengundang selera

Beberapa studi ilmiah telah mengaitkan penggunaan pewarna buatan dengan hiperaktivitas pada anak-anak. Hiperaktivitas adalah suatu kondisi di mana anak mengalami kesulitan untuk memusatkan perhatian dan mengontrol perilaku mereka. Pada bulan November 2007, sebuah hasil penelitian yang diterbitkan di jurnal medis terkemuka Lancet mengungkapkan bahwa beberapa zat pewarna makanan meningkatkan tingkat hiperaktivitas anak-anak usia 3-9 tahun. Anak-anak yang mengkonsumsi makanan yang mengandung pewarna buatan itu selama bertahun-tahun lebih berisiko menunjukkan tanda-tanda hiperaktif. Selain risiko hiperaktif, sekelompok sangat kecil dari populasi anak (sekitar 0,1%) juga mengalami efek samping lain seperti: ruam, mual, asma, pusing dan pingsan. Berikut adalah beberapa jenis pewarna buatan yang populer dan efek samping yang ditimbulkan: 1. Tartrazine (E102 atau Yellow 5) Tartrazine adalah pewarna kuning yang banyak digunakan dalam makanan dan obatobatan. Selain berpotensi meningkatkan hiperaktivitas anak, pada sekitar 1- 10 dari sepuluh ribu orang , tartrazine menimbulkan efek samping langsung seperti urtikaria (ruam kulit), rinitis (hidung meler), asma, purpura (kulit lebam) dan anafilaksis sistemik (shock). Intoleransi ini tampaknya lebih umum pada penderita asma atau orang yang sensitif terhadap aspirin. 2. Sunset Yellow (E110, Orange Yellow S atau Yellow 6) Sunset Yellow adalah pewarna yang dapat ditemukan dalam makanan seperti jus jeruk, es krim, ikan kalengan, keju, jeli, minuman soda dan banyak obat-obatan. Untuk sekelompok kecil individu, konsumsi pewarna aditif ini dapat menimbulkan urtikaria, rinitis, alergi, hiperaktivitas, sakit perut, mual, dan muntah.

Dalam beberapa penelitian ilmiah, zat ini telah dihubungkan dengan peningkatan kejadian tumor pada hewan dan kerusakan kromosom, namun kadar konsumsi zat ini dalam studi tersebut jauh lebih tinggi dari yang dikonsumsi manusia. Kajian Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tidak menemukan bukti insiden tumor meningkat baik dalam jangka pendek dan jangka panjang karena konsumsi Sunset Yellow. 3. Ponceau 4R (E124 atau SX Purple) Ponceau 4R adalah pewarna merah hati yang digunakan dalam berbagai produk, termasuk selai, kue, agar-agar dan minuman ringan. Selain berpotensi memicu hiperaktivitas pada anak, Ponceau 4R dianggap karsinogenik (penyebab kanker) di beberapa negara, termasuk Amerika Serikat, Norwegia, dan Finlandia. US Food and Drug Administration (FDA) sejak tahun 2000 telah menyita permen dan makanan buatan Cina yang mengandung Ponceau 4R. Pewarna aditif ini juga dapat meningkatkan serapan aluminium sehingga melebihi batas toleransi. 4. Allura Red (E129) Allura Red adalah pewarna sintetis merah jingga yang banyak digunakan pada permen dan minuman. Allura Red sudah dilarang di banyak negara lain, termasuk Belgia, Perancis, Jerman, Swedia, Austria dan Norwegia. Sebuah studi menunjukkan bahwa reaksi hipersensitivitas terjadi pada 15% orang yang mengkonsumsi Allura Red. Dalam studi itu, 52 peserta yang telah menderita gatal-gatal atau ruam kulit selama empat minggu atau lebih diikutkan dalam program diet yang sama sekali tidak mengandung Allura Red dan makanan lain yang diketahui dapat menyebabkan ruam atau gatal-gatal. Setelah tiga minggu tidak ada gejala, para peserta kembali diberi makanan yang mengandung Allura Red dan dimonitor. Dari pengujian itu, 15% kembali menunjukkan gejala ruam atau gatal-gatal. 5. Quinoline Yellow (E104) Pewarna makanan kuning ini digunakan dalam produk seperti es krim dan minuman energi. Zat ini sudah dilarang di banyak negara termasuk Australia, Amerika, Jepang dan Norwegia karena dianggap meningkatkan risiko hiperaktivitas dan serangan asma.

Bahaya jika Digunakan pada Makanan Proses pembuatan zat pewarna sintetik biasanya melalui perlakuan pemberian asam sulfat atau asam nitrat yang sering kali terkontaminasi oleh arsen atau logam berat lain yang bersifat racun. sejak dahulu orang banyak menggunakan pewarna makanan tradisional yang berasal dari bahan alami. . misalnya kunyit untuk warna kuning. dan merah. Semua zat pewarna alami dapat digunakan dalam pengolahan pangan. yaitu pewarna alami dan sintetis. allura red. tartrazine. Pewarna Makanan Alami (Food Colour) Pewarna alami merupakan pewarna yang berasal dari tumbuh-tumbuhan atau hewan yang lebih aman untuk dikonsumsi. fast green. atau terbentuk senyawa-senyawa baru yang berbahaya. tetapi tidak begitu dengan pewarna sintetis. Biasanya terdapat pada tomat. wortel. Ada dua jenis zat warna yang biasa digunakan dalam pengolahan pangan. Pewarna makanan merupakan benda berwarna yang memiliki afinitas kimia terhadap makanan yang di warnainya. Zat pewarna sendiri secara luas digunakan di seluruh dunia. memang sangat berpengaruh untuk menggugah selera. harus melalui suatu senyawa antara yang kadang-kadang berbahaya dan sering kali tertinggal dalam hasil akhir. 2. oranye.Bahaya Pewarna Sintetis pada Makanan Penampilan makanan termasuk dari segi warnanya. cabai merah. Pewarna ini digolongkan kepada zat berbahaya apabila dicampurkan ke dalam makanan. Pewarna sintetis yang biasa digunakan dalam pengolahan pangan biasa disebut dengan Food Colour. Sedangkan dari hewan terdapat dalam lobster dan kulit udang. Pewarna sintetis dapat menyebabkan gangguan kesehatan terutama pada fungsi hati dalam tubuh kita. 1. Di Indonesia. Contoh-contoh zat pewarna sintesis yang digunakan antara lain indigoten. dan jeruk. Tujuan pemberian warna dimaksudkan agar makanan terlihat lebih berwarna sehingga menarik perhatian konsumen. Contohnya karotenoid adalah kelompok zat warna yang meliputi warna kuning. Bahan pewarna umumnya berwujud cair dan bubuk yang larut di air. Pada pembuatan zat pewarna organik sebelum mencapai produk akhir. daun suji untuk warna hijau. Pewarna Sintesis (Non Food Colour) Pewarna buatan/sintetis adalah pewarna yang biasanya dibuat dipabrik-pabrik dan berasal dari suatu zat kimia.

campuran adonan kue. sangat mudah larut dalam air yang akan menghasilkan warna merah kebiru-biruan dan berflourensi kuat. Rhodamin B berbentuk kristal hijau atau serbuk-unggu kemerah-merahan. selain itu pewarna lainnya yang dilarang adalah Metanil Yellow Rhodamin B memiliki rumus molekul C28H31N2O3Cl. Jika terkena kulit dapat menimbulkan iritasi pada kulit. Jika terhirup dapat menimbulkan iritasi pada saluran pernapasan. sedangkan logam berat lainnya tidak boleh ada. Metanil Yellow digunakan sebagai pewarna untuk produk-produk tekstil (pakaian). Rhodamin B sampai sekarang masih banyak digunakan untuk mewarnai berbagai jenis makanan dan minuman (terutama untuk golongan ekonomi lemah). dan lain-lain. 2. Metanil Yellow juga merupakan salah satu zat pewarna yang tidak diizinkan untuk ditambahkan ke dalam bahan makanan. kue-kue produk susu.000. udem pada kelopak mata. biasa digunakan pada pelapisan tablet. ditetapkan bahwa kandungan arsen tidak boleh lebih dari 0. Rhodamin B Rhodamin B adalah salah satu pewarna sintetik yang tidak boleh dipergunaan untuk makanan. Digunakan untuk mewarnai minuman berkarbonat. saus.00014 persen dan timbal tidak boleh lebih dari 0.001 persen. Mg. Kelarutan pewarna sintetik ada dua macam yaitu dyes dan lakes. cake dan donat. Jika tertelan dapat menimbulkan gejala keracunan dan air seni berwarna merah atau merah muda. Selain mudah larut dalam air juga larut dalam alkohol. dan lain-lain. sirup. dan Th. campuran warna dan pasta. Dyes adalah zat warna yang larut air dan diperjualbelikan dalam bentuk granula. pembungkus sosis. Jika terkena mata dapat menimbulkan iritasi pada mata. Lakes adalah pigmen yang dibuat melalui pengendapan dari penyerapan dyes pada bahan dasar. 3. kerupuk dan tahu (khususnya Metanil Yellow). Bi. dengan berat molekul sebesar 479. Metanil juga biasa . Au. 4. mata kemerahan. dan cat lukis. HCl dan NaOH. minuman ringan. Tanda-tanda dan gejala akut bila terpapar Rhodamin B: 1. seperti kue-kue basah. cat kayu. cairan. Co.Untuk zat pewarna yang dianggap aman. Rhodamin B ini biasanya dipakai dalam pewarnaan kertas. roti. di dalam laboratorium digunakan sebagai pereaksi untuk identifikasi Pb.

ikan kalengan. 3. termasuk Belgia. jeli. asma. rinitis (hidung meler). Orange Yellow S atau Yellow 6) Sunset Yellow adalah pewarna yang dapat ditemukan dalam makanan seperti jus jeruk. es krim. Berikut adalah beberapa jenis pewarna sintetis/buatan yang populer dan efek samping yang ditimbulkan: 1. Norwegia. keju. Sebuah studi menunjukkan bahwa reaksi hipersensitivitas terjadi pada 15% orang yang mengkonsumsi Allura Red. hiperaktivitas. Ponceau 4R (E124 atau SX Purple) Ponceau 4R adalah pewarna merah hati yang digunakan dalam berbagai produk.dijadikan indikator reaksi netralisasi asam basa. mual. Austria dan Norwegia. Jerman. Allura Red (E129) Allura Red adalah pewarna sintetis merah jingga yang banyak digunakan pada permen dan minuman. 52 peserta yang telah menderita gatal-gatal . minuman soda dan banyak obat-obatan. Selain berpotensi memicu hiperaktivitas pada anak. termasuk Amerika Serikat. Ponceau 4R dianggap karsinogenik (penyebab kanker) di beberapa negara. Sunset Yellow (E110. purpura (kulit lebam) dan anafilaksis sistemik (shock). rinitis. Prancis. Allura Red sudah dilarang di banyak negara lain. dan muntah. dan Finlandia. 4. termasuk selai. Dalam studi itu. Intoleransi ini tampaknya lebih umum pada penderita asma atau orang yang sensitif terhadap aspirin. 2.10 dari sepuluh ribu orang. konsumsi pewarna aditif ini dapat menimbulkan urtikaria. Tartrazine (E102 atau Yellow 5) Tartrazine adalah pewarna kuning yang banyak digunakan dalam makanan dan obatobatan. tartrazine menimbulkan efek samping langsung seperti urtikaria (ruam kulit). agar-agar dan minuman ringan. Selain berpotensi meningkatkan hiperaktivitas anak. sakit perut. Swedia. Untuk sekelompok kecil individu. pada sekitar 1 . kue. alergi.

berhasil mengatasi perilaku hiperaktif pada anak-anak dengan menerapkan pola makan sehat yang bebas dari pewarna makanan. para peserta kembali diberi makanan yang mengandung Allura Red dan dimonitor. harus meneliti kondisi fisik. Menyusul keputusan FDA ini. 15% kembali menunjukkan gejala ruam atau gatal-gatal. Zat ini sudah dilarang di banyak negara. Setelah tiga minggu tidak ada gejala. Oleh karena itu sebaiknya konsumen sebelum membeli makanan dan minuman. Kendati demikian FDA menyatakan tidak akan mengambil keputusan dalam waktu dekat. Penelitian yang dimuat dalam jurnal The Lancet tahun 2007 juga menunjukkan anakanak yang sering mengonsumsi makanan dengan tambahan warna cenderung lebih hiperaktif. kelompok konsumen meminta pemerintah Amerika untuk melarang penggunaan pewarna celup. 5. . (pusdat/berbagai sumber) Setelah satu dekade dinyatakan aman.atau ruam kulit selama empat minggu atau lebih diikutkan dalam program diet yang sama sekali tidak mengandung Allura Red dan makanan lain yang diketahui dapat menyebabkan ruam atau gatal-gatal. Quinoline Yellow (E104) Pewarna makanan kuning ini digunakan dalam produk seperti es krim dan minuman energi. Keputusan itu dibuat menyusul beberapa penelitian yang mengaitkan gangguan perilaku hiperaktif dengan makanan yang diberi pewarna. Teori akan bahaya pewarna makanan ini sebenarnya sudah muncul empat dekade lalu ketika Dr. Dari pengujian itu. kandungan bahan pembuatnya. atau minimal mewajibkan produsen makanan untuk menambahkan label peringatan akan dampak hiperaktivitas di tiap kemasan makanan. ahli alergi anak dari California. Amerika.Benjamin Feingold. kehalalannya melalui label makanan yang terdapat di dalam kemasan makanan tersebut agar keamanan makanan yang dikonsumsi senantiasa terjaga. pemerintah Amerika Serikat mempertimbangkan untuk mengkaji kembali keamanan bahan pewarna makanan. termasuk Australia. Jepang dan Norwegia karena dianggap meningkatkan risiko hiperaktivitas dan serangan asma. Akan tetapi minggu lalu para pejabat FDA meminta masukan dewan panel FDA yang terdiri dari para ahli untuk mengkaji kembali keamanan bahan pewarna dan kemungkinan untuk menambahkan peringatan pada label makanan. Badan pengawas obat dan makanan Amerika (FDA) sejak lama menyatakan bahwa tidak ditemukan hubungan antara pewarna makanan dan gangguan perilaku.

. Namun apakah kita tahu bahwa pewarna makanan dapat menyebabkan tumor otak. sampai sakit kepala.Laporan Center for Science in Public Interest menunjukkan bahwa pewarna makanan dapat menyebabkan hiperaktivitas pada anak-anak. kanker atau gondok.2010 10:05 Comments: 0 Categories: Report Anak-anak cenderung tertarik dengan makanan yang bermarnawarni. dan berbagai jenis snack lainnya. manisan. pewarna makanan juga dapat menyebabkan reaksi alergi. yogurt. namun bahaya kesehatan yang mungkin ditimbulkan tidak dapat diabaikan begitu saja. Berbagai makanan yang dikonsumsi anak-anak seperti sereal. sakit perut. dan mengontrol impuls. berpikir.Produk makanan yang diberi pewarna buatan itu termasuk produk-produk yang populer bagi anak-anak. fokus. Anak-anak mengalami kesulitan dalam belajar. Walaupun kebanyakan pewarna makanan yang digunakan merupakan pewarna yang diperbolehkan dan legal. Alergi pewarna makanan dapat menyebabkan masalah kulit. seperti sereal. Produk tersebut menggunakan bahan pewarna yang sudah dinyatakan aman oleh FDA. dan jenis makanan lain yang menarik sangat memperdayai kita. kerusakan ginjal.11. Warna permen. jelly. Bahaya Pewarna Makanan 26. muntah. dan makanan lain yang telah diproses mengandung pewarna makanan. masalah pencernaan seperti mual. bahkan dapat mengakibatkan alergi dan kanker. bahkan tingkat energi mereka menurun. Selain itu. pernafasan seperti batuk berkelanjutan atau asma. Penelitian muktahir menunjukkan bahwa banyak jenis makanan yang mengandung pewarna buatan dapat memiliki efek negatif pada perilaku anak. jus.

dan sumber-sumber hewani. (goodeveningworld. Walaupun berasal dari alam. Pewarna makanan dapat berupa pewarna jenis direct. . Sebelum membeli makanan yang telah diproses. menarik perhatian konsumen. Pewarna ini merupakan bahan sintetis dan diciptakan di laboratorium. Sedangkan pewarna makanan bebas merupakan bahan-bahan alami yang diperoleh dari tumbuh-tumbuhan. mineral. Bahan pewarna umumnya berwujud cair dan bubuk yang larut di air. Perbaharuilah informasi Anda untuk membuat pilihan yang tepat bagi kesehatan keluarga Anda.Menurut Badan Pengawasan Pangan dan Obat-obatan Amerika (FDA) ada dua jenis pewarna makanan.com / rnt) Bahaya Pewarna Makanan Pewarna makanan merupakan benda berwarna yang memiliki afinitas kimia terhadap makanan yang di warnainya. mordant dan vat. Tujuan pemberian warna dimaksudkan agar makanan terlihat lebih berwarna sehingga. periksa labelnya secara menyeluruh. Untuk menghindari pewarna makanan. dan penggunaannya secara ketat dikontrol hukum. yaitu pewarna makanan bersertifikat dan pewarna makanan bebas. namun dapat berbahaya. Pewarna makanan bersertifikat diperoleh dari minyak sulingan dan belangkin. makanlah makanan yang segar.

tartrazine. adalah sebagai berikut : Pewarna Alami : 1. • Pewarna Makanan Alami (Food Colour) Pewarna alami merupakan pewarna yang berasal dari tumbuh-tumbuhan atau hewan yang lebih aman untuk dikonsumsi. Biasanya terdapat pada tomat. Pewarna sintetis yang biasa digunakan dalam pengolahan pangan biasa disebut dengan ” Food Colour “. Membutuhkan waktu lama untuk meresap kedalam produk . dan merah. Contohnya : Karotenoid adalah kelompok zat warna yang meliputi warna kuning. oranye. tetapi tidak begitu dengan pewarna sintetis.Ada 2 (dua) jenis zat warna yang biasa digunakan dalam pengolahan pangan. Warna agak suram 2. Ataupun kalau diwarnai. Pewarna ini digolongkan kepada zat berbahaya apabila dicampurkan kedalam makanan. dan jeruk. Contoh-contoh zat pewarna sintesis yang digunakan antara lain indigoten. Deteksi secara Visual terhadap Pewarna ” Non Food Colour “ Sebagai langkah keamanan memang lebih baik mengkonsumsi makanan yang tidak diwarnai. • Pewarna Makanan Buatan/Pewarna Sintesis (Non Food Colour) Pewarna buatan adalah pewarna yang biasanya dibuat dipabrik-pabrik dan berasal dari suatu zat kimia. Semua zat pewarna alami dapat digunakan dalam pengolahan pangan. wortel. Mudah larut dalam air 3. allura red. Membutuhkan bahan pewarna lebih banyak (kurang mampu mewarnai dengan baik) 4. Bagaimana cara membedakan pewarna alami dan pewarna Non Food Colour ???? Ciri-ciri visual yang dapat digunakan sebagai patokan dalam memilih makanan di pasaran. cabai merah. Pewarna sintetis dapat menyebabkan gangguan kesehatan terutama pada fungsi hati dalam tubuh kita. fast green. karena dijamin tidak membahayakan. Sedangkan dari hewan terdapat dalam lobster dan kulit udang. sebaiknya yang menggunakan pewarna alami. yaitu pewarna alami dan sintetis.

karena pewarna cepat meresap kedalam produk. Warna cerah sekali 2.Pewarna Non Food Colour : 1. dan orang-orang di sekitar Anda. jangan alihkan anak-anak dari jajanan ‘biasa’ di sekitar kita ke junk food yang juga sama-sama berisiko membahayakan kesehatan. Cepat meresap ke dalam produk Makanan yang diwarnai dengan pewarna ” Non Food Colour” akan cerah sekali. Ada beberapa hal yang perlu kita lakukan untuk mencegah bahaya pewarna makanan di lingkungan keluarga dan lingkungan sekitar diantaranya : • Tanamkan pemahaman kepada anak-anak kita untuk tidak jajan sembarangan. Sekedar tambahan. saudara. Tidak mudah larut dalam air 3. Akan lebih baik jika anak-anak membawa bekal makanan/minuman sendiri dari rumah. Lakukan kampanye ini kepada anggota keluarga.[amd] • • . Membutuhkan bahan pewarna lebih sedikit. maka bekas pewarna akan tetap menempel. Makanan yang dimasak di rumah tentu jauh lebih aman ketimbang jajanan yang kita tidak tahu proses pembuatannya seperti apa. Begitupun bila kita pegang. karena dalam konsentrasi rendah sudah mampu mewarnai dengan baik. di negara asalnya justru sudah mulai ditinggalkan karena terbukti menimbulkan efek buruk terhadap kesehatan. karena ada kemungkinan menggunakan pewarna yang bukan untuk makanan. sukar sekali dihilangkan meskipun telah dicuci. Makanan/minuman dengan warna yang mencolok sebaiknya dihindari. 4. Biasanya tempat atau bejananya juga akan berwarna. ‘junk food’ yang digilai banyak orang di Indonesia. Jadi. Mengkampanyekan agar bersikap hati-hati terhadap makanan/jajanan di luar rumah.

maka masyarakat dapat terhindar dari berbagai bahaya akibat mengkonsumsi makanan yang tidak aman. gula pasir. serta karamel kering. Pewarna Alami Adalah zat warna alami (pigmen) yang diperoleh dari tumbuhan. BIKSIN. Zat warna ini telah digunakan sejak dulu dan umumnya dianggap lebih aman daripada zat warna sintetis. Keterbatasan pewarna alami adalah seringkali memberikan rasa dan flavor khas yang tidak diinginkan. Gula . protozoa. Masyarakat dapat terhindar dari bahaya keracunan makanan akibat mengkonsumsi makanan yang tidak bebas dari cemaran logam berat. lebih stabil dan biasanya lebih murah. Pewarna sintetik mempunyai keuntungan yang nyata dibandingkan pewarna alami. margarin. konsentrasi pigmen rendah. Terhindar dari konsumsi makanan yang tercemar Cemaran fisik seperti pecahan gelas. potongan tulang. Beberapa contoh zat pewarna alami yang biasa digunakan untuk mewarnai makanan (Dikutip dari buku membuat pewarna alami karya nur hidayat dan elfi anis saati terbitan Trubus Agrisarana 2006. berwarna coklat gelap dan merupakan hasil dari hidrolisis (pemecahan) karbohidrat. lebih seragam. hewan. menghasilkan warna jingga sampai merah. atau dari sumber-sumber mineral. KARAMEL. Biasanya digunakan untuk mewarnai produk-produk minyak dan lemak seperti minyak goreng dan margarin. seperti annato sebagai sumber warna kuning alamiah bagi berbagai jenis makanan begitu juga karoten dan klorofil. Dalam daftar FDA pewarna alami dan pewarna identik alami tergolong dalam ”uncertified color additives” karena tidak memerlukan sertifikat kemurnian kimiawi. kerikil. parasit. Karamel terdiri dari 3 jenis. minyak jagung dan salad dressing. yaitu karamel tahan asam yang sering digunakan untuk minuman berkarbonat. Terhindar dari konsumsi makanan yang tercemar cemaran biologis seperti seperti bakteri. bahan tambahan pangan dan racun. memberikan warna kuning seperti mentega. pestisida. keseragaman warna kurang baik dan spektrum warna tidak seluas pewarna sintetik. stabilitas pigmen rendah. kawat dan sebagainya. Biksin diperoleh dari biji pohon Bixa orellana yang terdapat di daerah tropis dan sering digunakan untuk mewarnai mentega. Dapat diperoleh dari wortel. papaya dan sebagainya. yaitu mempunyai kekuatan mewarnai yang lebih kuat. virus. laktosa dan sirup malt. kapang. karamel cair untuk roti dan biskuit.HIDUP SEHAT hidup sehat adalah pilihan BAHAYA ZAT PEWARNA PADA MAKANAN with 7 comments Dengan pengetahuan keamanan pangan yang baik dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. dapat diperoleh di toko-toko buku se Indonesia) adalah: • • • KAROTEN.

bunga tasbih/kana. biasa digunakan pada pelapisan tablet. lebih stabil. Bahaya Jika Digunakan Pada Makanan Proses pembuatan zat pewarna sintetik biasanya melalui perlakuan pemberian asam sulfat atau asam nitrat yang sering kali terkontaminasi oleh arsen atau logam berat lain yang bersifat racun. ditetapkan bahwa kandungan arsen tidak boleh lebih dari 0. ANTOSIANIN. dan biasanya lebih murah. Rhodamin B. oranye. Berdasarkan rumus kimianya. daun katuk sebagai penghasil warna hijau untuk berbagai jenis kue jajanan pasar.• • kelapa yang selain berfungsi sebagai pemanis. selain itu pewarna lainnya yang dilarang adalah Metanil Yellow Rhodamin B memiliki rumus molekul C28H31N2O3Cl. ungu dan biru banyak terdapat pada bunga dan buah-buahan seperti bunga mawar. pembungkus sosis. quinolin. zat warna sintetis dalam makanan menurut ”Joint FAO/WHO Expert Commitee on Food Additives (JECFA) dapat digolongkan dalam beberapa kelas yaitu : azo. juga memberikan warna merah kecoklatan pada minuman es kelapa ataupun es cendol KLOROFIL. anggur. Pewarna sintetis Pewarna sintetis mempunyai keuntungan yang nyata dibandingkan pewarna alami. penyebab warna merah. strawberi. seperti produk minuman (sari buah. roti. krisan. atau terbentuk senyawa-senyawa baru yang berbahaya. Bunga belimbing sayur menghasilkan warna merah. minuman ringan. Rhodamin B adalah salah satu pewarna sintetik yang tidak boleh dipergunaan untuk makanan. Dyes adalah zat warna yang larut air dan diperjual belikan dalam bentuk granula. aster cina. yaitu mempunyai kekuatan mewarnai yang lebih kuat. Kelarutan pewarna sintetik ada dua macam yaitu dyes dan lakes.00014 persen dan timbal tidak boleh lebih dari 0. Saat ini bahkan mulai digunakan pada berbagai produk kesehatan. dan buah apel. Bunga telang. triaril metana.chery. Untuk zat pewarna yang dianggap aman.001 persen. cairan. xantin dan indigoid. Selain menghasilkan warna hijau yang cantik. Daun suji dan daun pandan. kue-kue produk susu. pacar air. misalnya pigmen antosianin masih terbatas pada beberapa produk makanan. diperoleh dari daun. dengan berat molekul . cake dan donat. Banyak digunakan untuk makanan. dan lain-lain. Digunakan untuk mewarnai minuman berkarbonat. menghasilkan warna biru keunguan. Pigmen klorofil banyak terdapat pada dedaunan (misal daun suji. pandan. menghasilkan warna hijau. campuran adonan kue. juga memiliki harum yang khas. Pada pembuatan zat pewarna organik sebelum mencapai produk akhir. lebih seragam. harus melalui suatu senyawa antara yang kadang-kadang berbahaya dan sering kali tertinggal dalam hasil akhir. juga terdapat pada buah manggis dan umbi ubi jalar. katuk dan sebaginya). campuran warna dan pasta. Lakes adalah pigmen yang dibuat melalui pengendapan dari penyerapan dye pada bahan dasar. pelargonium. Penggunaan zat pewarna alami. kembang sepatu. juice dan susu). sedangkan logam berat lainnnya tidak boleh ada.

Jika terkena mata dapat menimbulkan iritasi pada mata. Namun dengan mekanisme pengawasan dan kontrol yang dilakukan secara rutin oleh Badan POM. saus. Tips Memilih dan Membeli Produk Pangan Pastikan Anda telah membaca label yang tertera pada kemasan sebelum memutuskan membeli suatu produk pangan. harus meneliti kondisi fisik. Menurut Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Barat.sebesar 479. Rhodamin B berbentuk kristal hijau atau serbuk-unggu kemerahmerahan. Co. penyimpangan ini bisa terdeteksi. Tanda-tanda dan gejala akut bila terpapar Rhodamin B : 1. kehalalannya melalui label makanan yang terdapat di dalam kemasan makanan tersebut agar keamanan makanan yang dikonsumsi senantiasa terjaga. kerupuk dan tahu (khususnya Metanil Yellow). Bi. Jika terkena kulit dapat menimbulkan iritasi pada kulit. Produk yang telah teregistrasi biasanya telah dikaji keamanannya. Jika terhirup dapat menimbulkan iritasi pada saluran pernafasan. kandungan bahan pembuatnya. 3. dan lain-lain. dan cat lukis. Biasanya makanan yang diberi pewarna untuk makanan warnanya tidak begitu merah terang mencolok. mata kemerahan. 4. Selain mudah larut dalam air juga larut dalam alkohol. Ini untuk menandakan apakah produk yang bersangkutan sudah terdaftar di Badan POM. seperti kue-kue basah. Metanil juga biasa dijadikan indikator reaksi netralisasi asam basa. Oleh karena itu sebaiknya konsumen sebelum membeli makanan dan minuman. sirup. 2. udem pada kelopak mata. sangat mudah larut dalam air yang akan menghasilkan warna merah kebirubiruan dan berflourensi kuat. . Metanil Yellow digunakan sebagai pewama untuk produk-produk tekstil (pakaian).000. Mg. Penyimpangan bisa saja terjadi jika produsen melakukan perubahan tanpa sepengetahuan Badan POM setelah nomor registrasi didapatkan. Rhodamin B ini biasanya dipakai dalam pewarnaan kertas. Metanil Yellow juga merupakan salah satu zat pewama yang tidak diizinkan untuk ditambahkan ke dalam bahan makanan. cat kayu. HCl dan NaOH. ciri-ciri makanan yang diberi Rhodamin B adalah warna makanan merah terang mencolok. di dalam laboratorium digunakan sebagai pereaksi untuk identifikasi Pb. Au. Informasi penting yang perlu Anda amati dari label produk pangan antara lain: • Kode registrasi produk. dan Th. Jika tertelan dapat menimbulkan gejala keracunan dan air seni berwarna merah atau merah muda. Rhodamin B sampai sekarang masih banyak digunakan untuk mewarnai berbagai jenis makanan dan minuman (terutama untuk golongan ekonomi lemah).

Bahaya Penggunaan Rhodamine B Sebagai Pewarna Makanan 26 Jan 2006 Zat pewarna makanan alami sejak dulu telah dikenal dalam industri makanan untuk meningkatkan daya tarik produk makanan tersebut. Sedangkan menurut studi yang dilakukan oleh Universitas Hokoriku. susunan sel tidak teratur dan sinusoid tidak utuh. rhodamine . Efek Rhodamine B pada kosmetik adalah pada proliferasi dari fibroblas yang diamati pada kultur sistem. terdapat perbedaan yang nyata antara kelompok kontrol dengan kelompok perlakuan dalam laju rata-rata pertambaan berat badan mencit. Informasi efek samping. terjadi perubahan sel hati dari normal menjadi nekrosis dan jaringan disekitarnya mengalami disintegrasi atau disorganisasi. sedangkan. Pastikan produk pangan yang dibeli masih belum kedaluwarsa agar tetap terjamin keamanannya. Jepang. Gabungan [3H] timidine dan [14C] leusin dalam fraksi asam tidak terlarut dari membran sel secara signifikan dihambat oleh 50 mikrogram/ml Rhodamine B. Rhodamine 6G menyebabkan kerusakan sel yang parah dan rhodamine B secara signifikan mengurangi jumlah sel. maka semakin berat sekali tingkat kerusakan jaringan hati mencit. Petunjuk aturan pakai. Sebaiknya hindari membeli produk yang tidak mencantumkan informasi bahan kandungannya. Degenerasi lemak dan sitolisis dari sitoplasma. Batas antar sel tidak jelas. Berbagai penelitian dan uji telah membuktikan bahwa dari penggunaan zat pewarna ini pada makanan dapat menyebabkan kerusakan pada organ hati. Ini salah satu faktor penting yang perlu diketahui sebelum membeli dan mengonsumsi produk pangan khususnya yanq berisiko pada orang-orang tertentu. Namun celakanya sudah sejak lama pula terjadi penyalahgunaan dengan adanya pewarna buatan yang tidak diizinkan untuk digunakan sebagai zat aditif. Studi ini menghasilkan bahwa 50 mikrogram/ml dalam rhodamine B menyebabkan berkurangnya jumlah sel setelah 48 jam dan lebih.• • • • Ingredient atau bahan-bahan yang terkandung dalam produk pangan. Expired date atau kedaluwarsa produk. Secara statistik. Lebih jauh lagi. namun digunakan sebagai pewarna makanan. Rhodamine B pada takaran 25 mikrogram/ml dan diatasnya secara signifikan menyebabkan pengurangan sel setelah 72 jam dalam kultur. Contoh yang sering ditemui di lapangan dan diberitakan di beberapa media massa adalah penggunaan bahan pewarna Rhodamine B. Studi ini juga menyarankan bahwa zat warna rhodamine B menghambat proliferasi tanpa mengurangi penggabungan sel. sehingga konsumen tergugah untuk membelinya. Pada uji terhadap mencit. diperoleh hasil . Rhodamine 123 tidak memiliki efek yang berarti. Semakin tinggi dosis yang diberikan. yaitu zat pewarna yang lazim digunakan dalam industri tekstil. Kanazawa. Kerusakan pada jaringan hati ditandai dengan terjadinya piknotik (sel yang melakukan pinositosis ) dan hiperkromatik (pewarnaan yang lebih kuat dari normal) dari nukleus. Informasi ini untuk memudahkan Anda dalam mengonsumsi produk pangan.

B mengurangi jumlah sel vaskuler endothelial pada pembuluh darah sapi dan sel otot polos pada pembuluh darah hewan berkulit duri setelah 72 jam dalam kultur. Sehingga tidak berlebihan jika studi ini menyimpulkan bahwa rhodamine B menghambat proses proliferasi lipo fibroblast pada manusia.10 Cosmetic Briliant Pink Bluish D conc Edicol Supra Rose B Elcozine rhodamine B Geranium Lake N Hexacol Rhodamine B Extra Rheonine B Symulex Magenta Takaoka Rhodmine B Tetraetilrhodamine . Berikut ini adalah nama-nama lain dari Rhodamine B Nama Lain Rhodamine B • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • Acid Bruliant Pink B ADC Rhodamine B Aizen Rhodamine BH Aizen Rhodamine BHC Akiriku Rhodamine B Briliant Pink B Calcozine Rhodamine BL Calcozine Rhodamine BX Calcozine Rhodamine BXP Cerise Toner [9-(orto-Karboksifenil)-6-(dietilamino)-3H-xantin-3-ylidene]dietil ammonium klorida Cerise Toner X127 Certiqual Rhodamine Cogilor Red 321.

Parutan kelapa serta guyuran air gula merah pekat melengkapi nikmatnya jajanan-jajanan ini. Setelah itu serat singkong diberi pewarna makanan b. aneka jajanan pasar ini biasanya disajikan bercampur jadi satu dalam satu wadah yang terbuat dari daun pisang dibentuk kerucut berfungsi sebagai piring. Dicuci c. Parutan singkong diperas diambil seratnya saja 3. lalu taburkan juga gula halus diatasnya. 5. Diparut 2. Warna yang biasa digunakan adalah warna merah. Bahan-bahan yang diperlukan dalam pembuatan cenil Untuk membuat cenil diperlukan bahan-bahan sebagai berikut : • Ketela/singkong • Tepung kanji • Pewarna makanan • Gula • Kelapa (parutan kelapa) • Garam C. a. adonan singkong digelintiri atau dibentuk sesui selera masingmasing. Sebenarnya. Namun pada kenyataannya anak-anak lebih tertarik dengan warna-warna yang lebih menyolok dan secara tidak langsung memaksa penjual untuk memakai warna-warna yang mencolok tersebut. Akan tetapi. kekurangannya adalah jika pada saat proses terkontaminasi logam berat. Akhirnya para pembuat cenil memakai jalan pintas yakni memakai pewarna sintetik yang mempunyai kelebihan. Setelah pencampuran selesai. pewarna jenis ini akan berbahaya (pewarna untuk pembuatan cat dan tekstil). berarti sudah matang. Setelah cenil terangkat keatas. a. Ditambahi gula dan garam cecukupnya 4. ada yang menyebutnya dengan nama “cetil”. cenil bukan termasuk makanan yang berbahaya. Biasanya dijual di pasar-pasar daerah dengan harga yang relatif murah yakni lima ratus hingga seribu rupiah. Lalu tiriskan. Cenil siap untuk disajikan.BAHAYA ZAT PEWARNA MAKANAN PADA “CENIL” BAGI ANAK Diposkan oleh Anisa Geniz di 02:53 A. Bisa dilihat pada gambar berikut : . Direbus selama 10 menit dalam air mendidih 6. Ketela/singkong dikupas b. Disetiap daerah Cenil dikenal dengan nama yag berbeda-beda. Kelapa/parutan kelapa serta larutan air gula merah ditaburkan diatas cenil yang sudah matang. Dalam penyajiannya. Bisa dibuat bulat atau lonjong. Latar belakang Cenil merupakan makanan khas daerah yang bahan bakunya terbuat dari ketela pohon atau lebih dikenal dengan sebutan singkong. yaitu warnanya homogen dan penggunaannya sangat efisien karena hanya memerlukan jumlah yang sangat sedikit. B. Makanan ini dibuat dengan warna-warna yang menarik terutama bisa menarik perhatian anak. Cara membuat dan menyajikan cenil Berikut ini dipaparkan cara pembuatan cernil serta bagaimana menyajikan cenil : 1. hijau dan putih (alami/tanpa menggunakan pewarna).

sereal. manusia saat ini mengkonsumsi panganan yang diwarnai. sejak dahulu orang banyak menggunakan pewarna makanan tradisional yang berasal dari bahan alami. Penambahan zat pewarna pada makanan bertujuan agar makanan lebih menarik terutama bagi anak-anak. jajanan.A. Kemajuan teknologi pangan pangan memungkinkan zat pewarna dibuat secara sintetis. Dengan demikian produsen bisa menggunakan lebih banyak pilihan warna untuk menarik perhatian konsumen. Zat pewarna makanan yang membahayakan Penampilan makanan. . terutama bagi anak-anak. yakni ketersediaannya terbatas. daun suji untuk warna hijau dan daun jambu untuk warna merah. berkali-kali lipat dari tahun-tahun sebelumnya. menyeragamkan dan mempertajam warna makanan itu sendiri. Penambahan pewarna makanan digunakan dengan tujuan dapat memperbaiki penampilan makanan agar terkesan menarik bagi konsumen. Hal ini dikarenakan adanya penambahan bahan pewarna makanan yang digunakan lantaran untuk menutupi perubahan warna akibat proses pengolahan dan penyimpanan. Pewarna makanan digunakan hampir seluruh makanan olahan yang dikonsumsi banyak orang. Penggunaan bahan alami untuk produk massal akan meningkatkan biaya produksi menjadi lebih mahal dan lebih sulit karena sifat pewarna alami tidak homogen sehingga sulit menghasilkan warna yang stabil. menyembunyikan bahan makanan yang sudah rusak atau berubah warna serta menyembunyikan cara produksi atau pengolahan makanan yang tidak benar. hingga minuman ringan termasuk juga cenil. terutama pewarna buatan. sebaiknya kenali terlebih dahulu pewarna makanan pada makanan olahan (makanan). termasuk warnanya. sangat berpengaruh untuk menggugah selera. Pewarna makanan sintetis yang mengandung bahan kimia mempunyai pengaruh buruk terhadap kesehatan seseorang. suatu zat kimia bisa memberi warna yang stabil pada produk pangan. Pewarna alami ini aman dikonsumsi namun mempunyai kelemahan. Di Indonesia. adakalanya kita tetap harus mewaspadai makanan yang mengandung zat pewarna. misalnya kunyit untuk warna kuning. terutama makanan anak-anak. Untuk itu. Celakanya lagi. Dalam jumlah yang sedikit. dan warnanya tidak homogen sehingga tidak cocok digunakan untuk industri makanan dan minuman. mulai dari permen. Namun.

Namun ada lagi yang tak kalah berbahaya. iritasi pada mata. dan tidak tahan lama. Di antara zat atau bahan berbahaya dalam jajanan sekolah yakni boraks (pengawet). Beberapa pigmen alami yang banyak terdapat di sekitar kita antara lain: klorofil (terdapat pada daun-daun berwarna hijau). sereal. iritasi pada kulit. Bahaya akut Rhodamin B bila sampai tertelan maka dapat menimbulkan iritasi pada saluran pencernaan dan air seni akan berwarna merah atau merah muda. Bila mengonsumsi makanan yang mengandung rhodamin B. dalam tubuh akan terjadi penumpukan lemak. atau dari bahan yang mengandung pewarna alami melalui ekstraksi secara kimiawi. hingga minuman ringan. Dampak zat pewarna makanan sintetis berbahaya bagi anak Anak-anak sangat tertarik dengan makanan yang berwarna-warni. Seperti Rhodamin B dan metanil yellow yang sebenarnya merupakan pewarna tekstil yang dilarang penggunaannya dalam produk-produk pangan. Sedangkan pewarna buatan atau sintetis untuk makanan diperoleh melalui sintesis kimia buatan yang mengandalkan bahan-bahan kimia. misalnya cenil. Di samping jajanan sekolah. ada juga pewarna makanan buatan yang tidak aman dan tidak layak untuk dikonsumsi. B. dan bahanbahan alami lainnya”. Biasanya. Akibat yang ditimbulkan dapat berupa : iritasi pada saluran pernapasan. Pewarna makanan alami diperoleh dari tanaman ataupun hewan yang berupa pigmen. kedua pewarna tersebut masih sering dijumpai dalam produk-produk makanan dan minuman. dan Kanker jika bahan tersebut terakumulasi di dalam tubuh. tumor. serta minuman warna warni. iritasi saluran pencernaan. yakni kandungan zat pewarna buatan. cahaya. pewarna alami umumnya aman dipergunakan dan tidak menimbulkan efek samping. dan bahaya kanker hati. sehingga lama- . Namun. pewarna makanan alami ini bersifat tidak cukup stabil terhadap panas. • Dalam pengelolaan tahan terhadap pemanasan (direbus/digoreng warna tidak pudar).Bahan pewarna makanan terbagi menjadi dua kelompok besar. dan beberapa pewarna buatan lainnya. dari mulai permen. es puter). • Banyak memberikan titik-titik warna karena tidak homogen (misalnya pada kerupuk. bila produk pangan dalam bentuk larutan/minuman warna merah berpendar atau berflueresensi. kue lapis. Rhodamin B dan metanil yellow dapat menyebabkan iritasi mata. sunset yellow (untuk warna kuning). Apabila terpapar Rhodamin B dalam waktu yang lama. jeli. Pewarna makanan digunakan di hampir seluruh makanan olahan yang dikonsumsi anak-anak. zat pewarna banyak ditemukan pada jajanan permen. Namun. yakni rhodamin B. Zat ini biasa digunakan untuk pewarna pakaian (pewarna tekstil). Rhodamin B sangat berbahaya jika terhirup. eritrosin. kerupuk dan minuman sirup. Bahan ini juga terdapat dalam makanan ringan (snack). dan sacharin (pemanis buatan). Rini Budiarti. yakni pewarna makanan alami dan pewarna buatan (sintetis). Seperti yang di katakan oleh Kepala Bidang Jaminan dan Sarana Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Surabaya drg. Di dalam jajanana anak terdapat zat yang dilarang untuk makanan. daun suji. Beberapa contoh pewarna buatan yakni : tartrazin. Umumnya. mengenai mata dan tertelan. mengenai kulit. cabe merah. Ciri-ciri pangan mengandung Rhodamin B : • Berwarna merah menyala. bakteri e-coli. tomat. amaranth (warna merah). Walau begitu. maka dapat menyebabkan gangguan pada fungsi hati dan kanker hati. kerusakan hati. zat yang sama juga sering dipakai untuk mewarnai terasi. “Pewarna alami yang aman itu dari bahan alami seperti kunyit. allura. atau makanan berwarna terang lainnya. karotenoid (terdapat pada wortel dan sayuran lain yang berwarna oranye-merah).

Dilihat juga. Hal ini karena makanan yang terlihat mencolok atau ‘ngejreng’. “Kalau dulu hanya warna dan rasa. uji cobalah dengan menempelkan makanan ke tangan atau kain. apakah makanan tadi berair atau berlendir. begitu melihat nasi berlendir saja. Misalnya sebelum dimakan. sebaiknya komplain”. Jika warnanya menempel dan sulit untuk dihilangkan. Mereka menyarankan para orangtua mengatur makanan anak-anak mereka. anak dilatih untuk melihat apakah dari sisi kualitas makanan-makanan tadi masih bisa dikonsumsi.kelamaan jumlahnya terus bertambah. Sehingga kalau ia melihat penjual jajan di sekolahnya tidak pernah cuci tangan. Misalnya. Secara keseluruhan. pemakaian zat pewarna tekstil atau kulit. misalnya rasanya sedikit kecut. yang juga profesor psikologi di universitas Southampton). . Maka kebiasaan itu akan melekat kepada anak dan anak akan terbiasa untuk hidup bersih. C. 2. karena langkah itu ternyata cara mudah untuk menangani perilaku hiperaktif. terjadi juga penggunaan bahan pewarna buatan dengan dosis tidak tepat. selain itu secara tidak langsung anak akan terhindar dari makanan atau jajanan yang mengandung zat pewarna yang berbahaya. apakah rasa. Jadi. Perilaku hiperaktif pada anak-anak ternyata terkait dengan pewarna makanan dan pengawet sodium benzoat. karena orang tidak hanya memberi MSG di bakso. ia pasti tahu bahwa nasi itu sudah tidak layak makan. baru-baru ini. Selain itu anak sebaiknya juga diajari tentang kebersihan. atau dalam jumlah kecil namun dikonsumsi secara terusmenerus dalam jangka waktu lama. kalau anak-anak sudah terlatih. warna. anak dilatih untuk melihat. tapi juga di makan kemasan. berarti makanan tersebut menggunakan pewarna yang tidak aman dan tidak layak untuk dikonsumsi. anak juga tahu bahwa makanan tadi tentu tidak baik. Test terlebih dahulu jika memilih makanan atau minuman yang berwarna Caranya. dan rupa makanan tadi berubah. Dampak zat-zat tersebut sangat luas. maju sekitar 10 persen ke arah hiperaktif. kini label juga menjadi penting dicermati. sebaiknya anda pilih makanan atau minuman dengan warna yang tidak terlalu mencolok. Kita sekarang punya bukti nyata bahwa campuran antara pewarna tertentu dengan pengawet benzoat memengaruhi tingkah laku anak-anak secara merugikan (Jim Stevenson. misalnya. Seperti halnya Rhodamin B yang membuatwarna makanan terlihat lebih ‘ngejreng’. Selain itu. dari yang kaki lima sampai yang buatan pabrik. Nah. kebanyakan dari pewarna makanan sintetis yang biasa digunakan untuk pewarna tekstil. Bahan perwarna dapat membahayakan kesehatan bila pewarna buatan ditambahkan dalam jumlah berlebih pada makanan. kata para peneliti. “Jika orangtua melihat ada kemasan yang tidak memberi kejelasan tentang komposisi. Tips memilih makanan yang aman secara kasat mata : Carilah makanan atau minuman yang warnanya tidak terlalu mencolok Untuk produk makanan yang tidak dikemas secara khusus. anak-anak yang diberi minuman campuran. Menghindarkan anak terhadap makanan yang mengandung zat pewarna yang membahayakan Sebagai orang tua yang sangat peduli dengan kesehatan anak-anak maka sebagai orang tua harus bisa dan dilakukan sejak dini dengan cara mengajarkan dan melatih anak untuk melihat dan mengenali mana makanan yang baik dan mana yang tidak. Dampaknya baru akan kelihatan akan kelihatan setelah puluhan tahun kemudian. Warnanya kok “aneh”. Hal-hal tersebutlah yang dapat membahayakan kesehatan tubuh. “Lebih baik anda memilih warna makanan yang 1. Perlu diperhatikan bahwa pada saat ini banyak pengusaha nakal yang menggunakan zat-zat pewarna berbahaya yaitu zat pewarna bukan untuk makanan (non food grade). Orangtua juga harus pandai membaca label jajanan anak. mereka tahu. ia sudah tahu bahwa jajanannya itu tidak bagus. Jajanan anak sekarang ada dimana-mana. sebut penelitian yang diterbitkan “The Lancet”.

Sehingga anak-anak mengetahui makanan yang boleh ia makan atau tidak. Biasakan anak sarapan dirumah Biasakan anak sarapan dirumah sebelum berangkat sekolah. 5. kenalkan juga sedini mungkin pada anak-anak. Hal ini untuk mengetahui jumlah kandungan bahan pewarna yang dipakai di makanan tersebut. makanan yang aman dan tidak aman.3. karena pewarna makanan alami warnanya tidak ‘ngejreng’ dan cenderung soft. jika terpaksa ia harus jajan diluar. Atau jika produk tersebut hasil industri rumah tangga. maka meminimalkan anak untuk jajan diluar yang memang belum terjamin keamanan dan kebersihannya. Rini. Kenalkan sejak dini pada anak Tidak cukup dengan mengetahui pewarna yang aman atau tidak aman. soft atau halus. Karena dengan anak sarapan pagi dirumah. . dan beri bekal untuk makan siang anak. maka harus ada nomor pendaftarannya yang tertulis PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) dan nomor izin pendaftarannya. 6. teliti dan baca jenis dan bahan pewarna yang dipergunakan dalam produk tersebut. 4. Hal itu untuk mengantisipasi anak. Baca jenis dan jumlah pewarna yang dipergunakan Setiap kali membeli makanan dalam kemasan.” jelas drg. Perhatikan label pada setiap kemasan produk Pastikan di label makanan tercantum izin dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) yang tertulis POM beserta no izin pendaftaran. ia akan memilih makanan yang aman.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful