P. 1
Khotbah Idul Fitri 1430

Khotbah Idul Fitri 1430

|Views: 217|Likes:
Published by N dg beta

More info:

Published by: N dg beta on Feb 27, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/20/2014

pdf

text

original

KHUTBAH HARI RAYA 'IEDUL FITRI 1430 H Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh Alhamdulillaahil ladzii Ja’ala haadzal yauma

‘iidal muslimin Asyhadu allaa ilaaha illahlaah Wahdahu laa syarikalah Lahulmulku walahul hamdu Wahua ‘alaa kulli syai’in qadir. A’udzubillaahi minasysyaithaanir rajiim Wa’athii’ullaaha war rasula La’allakum turhamuun Wasaari’uu ilaa maghfiratin mir rabbikum Wajannatin ardhu hassamaawati wal ardhi U’iddat lil muttaqiin. Alladziina yunfiquuna fissarraai wadhdharrai Walkaadzhimiinal ghaidzha Wal ‘aafiina aninnaas Wallaahu yuhibbul muhsiniin Walladziina idzaa fa’ala faahisyatan Au dzhalamuu amfusahum

-1-

Dzakarullaaha fastaghfaruu lidzunuubihim Waman yaghfirudzdzunuuba illallaah Walam yushirruu ‘alaa maa fa’aluu wahum ya’lamuun Allaahu akbar 9x Allaahu akbar kabira Walhamdu lillaahi katsiira Wasubhaanallaahi bukrataw wa ashiila Laa ilaaha illallaahu Walaa na’budu illaa iyyaahu Mukhlishiina lahuddiin Walaukarihal kaafiruun

Matahari Ramadhan sudah tenggelam. Ia tidak mau terbenam sendiri. Ia membawa serta dosadosa orang yang berpuasa seperti yang dijanjikan oleh Nabi Man shaama ramadhaana iimaanan wahtisaaban ghufiralahuu maa taqaddama min dzambih Kini mentari 1 Syawal 1430 H telah terbit. Putih berseri awan yang mengaraknya. Seputih busa air di laut. Seputih kerudung ibu-ibu yang mewarnai tempat Shalat Id. Seputih wajah di balik kerudung itu. Seputih hati yang dibalik dada … tiada noda dan tiada setitik noktah. Ibarat kertas tabularasa. Sunyi dan suci dari dosa karena habis puasa. Ooo... karaeng ikauji lompo... maraenganga caddingasengi. Allah Ta’alaji karaeng koasa. Ian nyikkoo Iam moto Ia tonji akkulle allagasi, Iam muno Ia tonji annallassi. Napunna nia tau naganti

-2-

kalenna... nana kanang... inakke koasa, inakke caradde, inakke pore.. iami anjo nikana tau takabboro.Naia takabboroka anggesaraki takabbere. Di hari baik seperti ini, kegembiraan memang kadangkala diikuti rasa haru dan sedih. Pikiran dan ingatan kita seringkali menerawang ke masa lalu. Kenangan manis dan kenangan pahit kini muncul kembali. Sanak keluarga yang telah tiada kembali terasa seperti ada. Wajah mereka terbayang lagi. Suara mereka terngiang kembali. Padahal mereka sudah tiada. Yang tinggal hanya potret mereka yang tergantung. Mereka yang hidup menduda ingat isteri tercinta. Janda ingat suami tersayang. Orang tua yang ditinggal mati anaknya teringat kembali buah hati sibirang jantung. Mereka yang ditinggal mati orang tua entah yatim, entah piatu atau yatim piatu, di saat orang lain mencium tangan dan berpelukan dengan orang tuanya, mereka pasti mencari-cari… di mana gerangan ayah bundaku??? Palla-palla’na anjayya appasisa’la’ tusingai, appasibokoi tau tenang sila’leang.

Rupanya waktu dan ruanglah yang memisahkan kita. Umur mereka di dunia telah habis di telan waktu. Dan cepat atau lambat kita semua yang hadir di tempat ini suatu saat juga pasti ke sana. Demikian waktu berjalan terus-menerus tanpa henti. Hari berganti bulan, bulan pun berganti tahun. Alhamdulillah dalam rangka mencapai tujuan hidup yang utama dan pertama, tiada jalan lain kecuali meningkatkan rasa taqwa kita kepada Allah dengan segala menifestasinya dalam kenyataan hidup dan kehidupan. Pada gilirannya insya Allah kita akan menemukan kehidupan yang bahagia lahir dan bathin sepanjang zaman, sebagai jaminan Islam kepada pemeluknya.

-3-

Tidak satupun perintah Allah yang kita laksanakan tanpa faedah dan mengandung hikmah yang luhur dan terpuji, manakala perintah itu dilaksanakan dengan cara yang wajar dan sesuai dengan peraturan yang ditentukannya. Salah satu perintah Allah kepada umat Islam adalah melaksanakan puasa setahun sekali pada bulan Ramadhan sebagaimana firman Allah:

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orangorang sebelum kamu agar kamu bertakwa, (qs.Al Baqarah: 183) Banyak hikmah yang dikandung oleh puasa antara lain jasmani dan rohani akan sehat. Dalam suatu riwayat bahwa Nabi pernah mendapat hadiah dari Raja Mesir, berupa seorang ahli kesehatan, seorang pembantu dan seekor keledai. Hadiah tersebut diberikan dengan tujuan untuk dimanfaatkan oleh Nabi dalam penyiaran agama Islam, keledai dipergunakan Nabi sebagai kendaraan, seorang pembantu bernama Mariyatul-Qibtiyah dinikahinya, dengan tujuan menghilangkan gambaran bahwa manusia itu berkasta, sedangkan ahli kesehatan istirahat karena Nabi tidak pernah sakit, lalu bertanya, mengapa Nabi tidak pernah sakit beliau menjawab umat Islam mempunyai kebiasaan tidak makan sebelum lapar, dan kalaupun makan tidak terlalu kenyang, sepertiga untuk nasi, sepertiga untuk air, dan sepertiga untuk

-4-

nafas. Demikian pula demi kesehatan, janganlah kamu makan dan minum dalam keadaan berdiri, karena minum dalam keadaan berdiri itu bisa menimbulkan penyakit usus buntu demikian DR. Ma'muri. Berbicara tentang kemenangan umat Islam setelah mengalami bulan Suci Ramadhan, kita ingat tentang perjuangan Rasulullah SAW, ketika kaum Quraisy dalam jumlah yang banyak sekitar 1000 personil, tak seorangpun tokoh Quraisy yang ketinggalan dari Mekkah ke Madinah, pada hari Jum'at 17 Ramadhan Nabi bersama para pengikut setia yang jumlahnya masih sedikit 314 orang sahabat, menyongsong kaum kafir itu di lembah Badr. Karenanya disebut Gharwatul Badar Al-Kubra, meski dengan susah payah, namun berkat kekuatan iman mereka, para sahabat dapat menguasai para penyembah berhala itu dengan meninggalkan 70 teman mereka tewas dan 70 tertawan. Sementara kemenangan umat Islam dalam perang besar itu ternyata harus dibayar dengan 14 sahabat setia yang gugur sebagai syuhada. Keadaan itu sangat menyedihkan beliau. Namun para sahabat terperanjat ketika beliau bersabda: "Kita baru saja pulang dari perang yang kecil menuju perang yang besar, Tanya para sahabat, lalu perang yang besar apalagi ya Rasulullah, jawab beliau, perang melawan hawa nafsu". Ada tiga macam nafsu yang disebut di dalam Al-Qur'an yaitu:

5)

Nafsu Mutma'innah: Jiwa yang tenang ‫يا أيتها النفس المطمئنة‬ ُ َِّ ْ ُ ْ ُ ْ ّ َ َُّ َ

(Al Fajr:27- 30)

Nafsu Lawwamah: Jiwa yang menyesali dirinya sendiri ‫( أقسم بالنفس اللوامة‬Al Qiamah: 1ِ َ ّ ّ ِ ّْ ِ ُِ ُْ Nafsu Ammarah: Jiwa yang selalu berbuat kejahatan ّ ‫( النفس لمارة بالسوء‬Yusuf: 53) ِ ّ ِ ٌَ ّ َ َ ْ ّ

-

Sesungguhnya orang-orang yang telah berhasil memerangi hawa nafsunya, mengendalikan diri dari perbuatan fasik, jauh dari kikir dan tama'. Dan jauh dari sifat-sifat dengki dan hasad, serta sifat-sifat buruk hati lainnya, banyak beribadah, Shalat dan qiyamullail dengan penuh iman dan berharap

-5-

keridhaan Allah SWT, berzakat, bersedekah dan berinfak mereka itulah sesungguhnya yang paling berhak merayakan Idul Fithri, firman Allah:

Hai orang-orang yang beriman, ruku`lah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Tuhanmu dan perbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenangan. (qs.Al Hajj: 77)

Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan diri (dengan beriman), dan dia ingat nama Tuhannya, lalu dia sembahyang. (qs.Al A'laa: 14-15) Tetapi Karun terkenal karena kekikirannya, karena itu kalau mau terkenal kikirlah. Menurut Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 Jo No. 20 Tahun 2001, Korupsi dapat diklarifikasikan dalam korupsi aktif dan korupsi pasif. Yang termasuk korupsi aktif adalah: 1. 2. 3. Secara melawan hukum memperkaya diri sendiri atau orang lain atau korupsi yang Memberi hadiah atau janji kepada pegawai negeri dengan mengingat kekuasaan atau Memberi atau menjanjikan sesuatu kepada hakim dengan maksud untuk mempengaruhi dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara. wewenang yang melekat pada jabatan atau kedudukannya. putusan perkara yang diserahkan kepadanya.

-6-

Sedangkan korupsi pasif adalah: 1. 2. 3. Pegawai Negeri atau penyelenggara negara menerima pemberian atau janji karena Hakim atau Advokad yang menerima pemberian atau janji untuk mempengaruhi Pegawai Negeri atau penyelenggara negara yang menerima hadiah atau janji, yang berbuat atau tidak berbuat sesuatu dalam jabatannya yang bertentangan dengan kewajibannya. perkara yang diperolehkan kepadanya atau untuk mempengaruhi nasehat yang diberikan. diberikan karena kekuasaan atau kewenangan yang berhubungan dengan jabatannya. Sanksi yang disediakan sudah cukup memadai tindak pidana korupsi dikenai sanksi pidana penjara seumur hidup, atau paling singkat 4 tahun dan maksimum 20 tahun dan denda minimal 200 juta maksimum satu milyar, bahkan dalam keadaan tertentu dapat dijatuhkan pidana mati. Sanksi-sanksi itu sejalan dengan tuntunan agama. Rasulullah SAW bersabda dalam riwayat Abu Daud dan Tirmidzi: "Allah melaknati penyuap, penerima suap dalam proses hukum" dalam riwayat Abdurrahman Bin A'uf Rasulullah SAW bersabda: "Penyuap dan yang disuap kedua-duanya neraka" Allahu Akbar Allahu Akbar Walillahil Hamd.

-7-

Terjadinya bencana di dunia pada umumnya dan Indonesia pada khususnya itu disebabkan karena ulah manusia itu sendiri. Firman Allah dalam surah 30 ayat 41:

"Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)". Bencana gelombang sunami di Aceh, Molabo dan Bandung Bencana gempa di Tasikmalaya, di Jawa Barat.

-

Bencana-bencana tersebut terjadi sebagai akibat dari perbuatan manusia antara lain: 1. 2. Perbuatan zina, judi, khamar yang dilokalisir, syukur pada bulan Ramadhan pemerintah Kejahatan pribadi baik diketahui maupun tidak, seperti pemerkosaan hak orang lain Pencabulan seorang tua terhadap anaknya maupun cucunya. Pencabulan seorang guru Pembunuhan seorang istri terhadap suaminya demikian pula sebaliknya, pembunuhan Mana lagi pornografi dan pornoaksi. turut mengamankan. baik barangnya maupun orangnya.

3.
4. 5.

terhadap muridnya. seorang anak terhadap orang tuanya atau sebaliknya dan lain-lain.

-8-

Demikian itulah salah satu bentuk kesalahan dan perbuatan manusia yang menyebabkan terjadinya bencana yang membutuhkan taubat dan taubat nasuha. Berpuasa pada bulan Ramadhan adalah suatu kewajiban dari Allah SWT, untuk melaksanakannya, semoga dengan puasa itu kita mendapatkan Taqwa. Taqwa mempunyai ciri-ciri khas, sebagaimana dijelaskan oleh Allah dalam surah Ali Imran ayat 134:

(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orangorang yang menahan amarahnya dan mema`afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. Menurut Syekh Ahmad Al-Maraghi, bahwa dengan dasar ayat tersebut dapat dipahami bahwa ciri-ciri orang yang berhasil meningkatkan derajat taqwa adalah: 1. 2. 3. 4. Bagi mereka yang senang berinfaq baik diwaktu lapang maupun sempit. Bagi mereka yang mampu menahan amarahnya bilamana ia marah. Bagi Mereka yang memaafkan sesamanya baik ia diminta maupun tidak. Bagi mereka yang berbuat keji maupun menganiaya diri sendiri cepat teringat kepada

Allah SWT

-9-

Yang dimaksud perbuatan keji yaitu perbuatan dosa besar yang mudharatnya tidak hanya menimpa diri sendiri tetapi juga orang lain, seperti zina dan riba. Sedangkan menganiaya diri sendiri yaitu melakukan dosa yang mana mudharatnya hanya menimpa diri sendiri baik yang besar maupun yang kecil. Apasanga mange ri anakku remajayya Tealaloko pa’risi atinna tau toanu. Tau toa ampaniaki lisere matannu. Ebara nasuroko aggau pappisangka... nakana Allah Ta’ala teako turukangi ero’na mingka tealaloko terasa’kana mange ri iya. Tealaloko dorakai ri ruaya tungnganakannu nasaba inai-naimo tau doraka ri tau toana tammutuli antu sallang singara. Nia’ja singara nacini mingka singara lampunnaji PLN. Kalau anda durhaka kepada kedua orang tua, terutama ibu maka hidupmu akan terlunta-lunta, percayalah, percayalah, percayalah. Seorang bertanya kepada Nabi. Kepada siapa saya lebih utama berbuat baik, Nabi menjawab Ibumu lalu kepada siapa Ibumu lalu kepada siapa Ibumu lalu kepada siapa baru Bapakmu. Kalau bersamaan bapak dan ibu memanggil penuhi dulu panggilan ibu baru bapak. Kalau sementara shalat dipanggil bapak teruskan dulu shalat baru menemui bapak. Tapi... kalau lagi shalat dipanggil ibu hentikan shalatnya, datangi panggilan ibu..., mengapa? Karena... 1. 2. 3. 4. Ibu mengandungmu 9 bulan 10 hari Ibu melahirkan dalam ancaman maut meregang nyawa Ibu menyusui 2 tahun dalam derita di atas derita Ibu menungguimu dalam sakit sampai sembuh

- 10 -

Sang ibu kalau mempunyai anak lebih dari satu, ada yang sejahtera dan ada yang sengsara, kepada yang sengsara itulah ia selalu datang menjenguk. Kalau ada anaknya yang cacat maka yang cacat itu lebih dicintainya. • • • • Kasih ibu tiada bertepi Kasih bapak sepanjang jalan Kasih teman selagi ada Kasih saudara selagi baik

Pada akhirnya marilah kita kembali bersama-sama saling mohon maaf dengan yang lain semoga kita mendapatkan keselamatan dunia wal akhirah, dengan ucapan: Taqabbalallaahu minnaa waminkum, Rabbanaa dzhalamnaa amfusanaa Wa illam taghfirlanaa Watarhamnaa Lanakuunannaa minal khaasiriin Washallallaahu ‘alaa Muhammad Wa aalihi washahbihii wasallim ajma’iin Walillaahil hamd Wassalamu ‘alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh

- 11 -

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->