KATA PENGANTAR
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini, menuntut akan suatu program pendidikan dan pengajaran ilmu pengetahuan, khususnya Ilmu kimia yang baik dan berkualitas. Hal ini sesuai dengan adanya upaya pemerintah untuk terus menyempurnakan Sistem Pendididkan Nasional Untuk menunjang upaya pemerintah diatas, peran modul sebagai media dalam pendidikan dan pembelajran sangat penting, disamping buku pegangan lainnya. Untuk itu penulis menyusun Modul IPA SMK ini diharapkan tidak hanya membantu pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa tetapi juga untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional. Modul IPA SMK ini disusun untuk siswa SMK Tingkat 3 semester 1 dan 2. Sistem dan kedalaman materi yang dibahas dalam buku ini mengacu pada Standar isi KTSP 2006. Kurikulum ini lebih menekankan terciptanya proses pembelajaran untuk membentuk kompetensi dasar pada siswa, yang meliputi pengetahuan, ketrampilan, kecakapan, kemandirian, kreativitas, kesehatan, akhlak, ketakwaan, dan kewarganegaraan. Seorang siswa dapat dikatakan telah mengalami proses pembelajaran apabila pada pada dirinya telah terjadi perubahan kemampuan, sikap atau prilaku tertentu yang rellatif permanen sebagai akibat dari pengalaman atau pelatihan dalam proses pembelajaran tersebut. Modul ini dimaksudkan untuk membantu para siswa dan guru dalam upaya memenuhi tuntutan kurikulum tersebut. Pada Modul IPA SMK ini diuraikan standar kompetensi “. Memahami komponen ekosistem serta peranan manusia dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan Amdal. Modul IPA SMK ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu penulis mohon kritik dan saran dari pembaca demi kesempurnaan untuk penulisan edisi berikutnya. Terbitnya modul ini mendapatkan bantuan dari berbagai pihak terutama SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta, oleh karena itu penulis ucapkan terima kasih. Pekanbaru, Februari 2012

Penulis

Rantai Makanan ………………………………………………………………………….. Memahami komponen ekosistem 3.. Mengidentifikasi Komponen Ekosistem ………………………………………………… E.. G.. Interaksi Antarkomponen Biotik ………………………………………………………. Rangkuman ………………………………………………………………………………… K. G. C. C. BAB IV PENUTUP …………………………………………………… ……………………….. BAB I EKOSISTEM DAN KESEIMBANGAN LINGKUNGAN ……………………………… A. Aliran Energi …………………………………………………………………………….. Daftar Kegiatan Wajib Amdal …………………………………………………………… H..2 Menjelaskan konsep lingkungan dan AMDAL keseimbangan lingkungan . Rangkuman ……………………………………………………………………………… I. B. I. B.. Dokumen Amdal ………………………………………………………………………… Pihak-Pihak Yang Terlibat Dalam Amdal ……………………………………………….1 Mengidentifikasi komponen serta peranan manusia dalam ekosistem menjaga keseimbangan 3.. Pengertian Amdal ………………………………………………………………………. E. Pilihan Ganda ……………………………………………………………………………. F. Tes Formatif 1 ……………………………………………………………………………… A. BAB II AMDAL (ANALISIS MENGENAI DAMPAK LINGKUNGAN) …………………… Konsep Kunci ………………………………………………………………………….. Prosedur Amdal …………………………………………………………………………. F.. DAFTAR PUSTAKA …………………………………………………… ……………………… STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 3. STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR ………………………………….. Ekologi Dan Ruang Lingkupnya ………………………………………………………… D.. Konsep Kunci …………………………………………………………………………….. Peran Manusia Dalam Menjaga Keseimbangan Lingkungan ………………………… J... A. Pengaruh Perkembangbiakkan Terhadap Ekosistem ………………………………….DAFTAR ISI KATA PENGANTAR …………………………………………………………………………… DAFTAR ISI ……………………………………………………………………………………. Uraian ……………………………………………………………………………… ….. B.. Kegunaan Amdal ………………………………………………………………………. Tujuan Pembelajaran ……………………………………………………………………. D. H. Tes Formatif 2 …………………………………………………………………………… BAB III EVALUASI …………………………………………………………………………….

fisika. materi. manusia. Tekanan pembahasan ilmu lingkungan antara lain pada masalah energi.yaitu Ernst Haeckel pada tahun 1866. kimia. belalang. a. lumut. Proses interaksi ini akan menghasilkan aliran energi dan makanan. Komponen ekosistem yang dikenal di alam ini adalah komponen biotik dan komponen abiotik. biologi dan sebagainya. komponen ekosistem. Pembahasan ilmu lingkungan melibatkan integrasi semua ilmu. Populasi Populasi tidak terdiri dari satu makhluk hidup atau individu.3. EKOLOGI DAN RUANG LINGKUPNYA Ekologi disebut juga ilmu lingkungan adalah merupakan integrasi dari berbagai disiplin ilmu pengetahuan yang mempelajari jasad hidup maupun jasad yang tak hidup. Komponen biotik adalah ekosistem yang tergolong mahluk hidup. Ekologi berasal berasal dari bahasa yunani. waktu dan keanekaragaman. ruang. yaitu oikos yang berarti rumah dan logos yang berarti ilmu. aliran energi keseimbangan ekosistem. Ilmu ini merupakan perpaduan antara berbagai cabang ilmu di antaranya adalah sosiologi. bisa mencankup mikroorganisme. rantai makanan. Fokus kajiannya membahas kecermatan pemindahan energi dalam berbagai sistem dan dampaknya. Semua yang ada di muka bumi ini tidak peduli apakah makhluk hidup maupun tak hidup yang selalu berinteraksi.3 Mendeskripsikan AMDAL BAB 1 EKOSISTEM DAN KESEIMBANGAN LINGKUNGAN A. yang pada dasarnya ditujukan pada upaya untuk mengkaji tentang jasad hidup dengan lingkungannya. Istilah ekologi pada mulanya dicetuskan oleh pakar biologi jerman. KONSEP KUNCI Ekosistem dan ruang lingkupnya. Ekosistem terdiri dari berbagai unsur yang membentuk tata lingkungan. Komponen biotik dalam ekosistem tidak dipelajari secara individu. 1. tetapi dalam satuan populasi dan komunitas. Ekosistem disebut juga tata lingkungan. Pengertian ekologi kemudian berkembang menjadi ilmu yang mempelajari interaksi antarmakhluk hidup dan antara makhluk hidup dengan lingkunganya D. tetapi atas sekumpulan makhluk hidup yang menempati suatu kawasan tertentu. padi. Aliran energi dan makanan ini memungkinkan terjadinya siklus mineral yang terjalin dalam satu sistem yang dinamakan ekosistem yang juga lazim disebut tata lingkungan. Namun. peran manusia dalam ekosistem. Secara harfiah. TUJUAN PEMBELAJARAN • Memahami komponen yang menyusun ekosistem • Mengetahui komponen biotik dan abiotik ekosistem • Memahami interaksi antar komponen biotik antara kopmponen biotik dengan komponen abiotik C. geografi. Komponen biotik pada ekosistem sawah misalnya. sekumpulan makhluk . dan tumbuhan paku. ilmu kesehatan. MENGIDENTIFIKASI KOMPONEN EKOSISTEM Organisme hidup dan tak hidup sulit dipisahkan satu sama lain. saling berinteraksi untuk mencapai keseimbangan hidup. ganggang. B. ekologi bisa diartikan sebagai ilmu rumah tanggaan. Interaksi tersebut akan berimplikasi pada proses yang melibatkan pemindahan energi. jamur.

arah angin dan sebagainya. contoh lain tanaman anggrek yang tumbuh secara epifit pada batang pohon. INTERAKSI ANTARKOMPONEN BIOTIK Interaksi antarkomponen biotik merupakan interaksi yang terjadi antarpopulasi organism yang menyusun ekosistem.org a. Tempurung kelapa yang sudah berisi air hujan lebih dari seminggu dapat menjadi suatu komunitas yang tersusun atas bakteri. kelembaban. komensalisme. Semut melindungi aphid dari pemangsanya. sedangkan aphid memberikan cairan sejenis madu kepada semut. dan lainnya. hidrat carbon dan sebagainya yang dapat mengikat antara mata rantai komponen biotik dan abiotik. lemak. senyawa anorganik dan senyawa organik. Komensalisme Komensalisme merupakan bentuk hubungan atau interaksi antarorganisme dari dua spesies yang bebeda. Contoh lain bunga dengan lebah. 2. Pada sebuah kolam ikan misalnya. cuaca.com Alelopati adalah hubungan atau interaksi antaraorganisme. Komunitas tidak harus meliputi kawasan yang luas dengan tumbuhan dan hewan yang beragam. predasi. kompetisi. populasi lumut. termasuk pula di sini daur/siklus mineralnya. lumut. dan parasitisme. Contoh hubungan mutualisme adalah semut dengan aphid. E. Mutualisme Mutualisme merupakan bentuk hubungan atau interaksi antarorganisme dari dua spesies yang berbeda yang saling menguntungkan.hidup ini hanya disebut populasi jika memiliki jenis yang sama atau satu spesies jika mampu untuk bebiak silang dan menurunkan anakan yang fertil. menyekresikan zat yang menyebabkan tanah disekitarnya menjadi terlalu asam untuk pertumbuhan tanaman jenis lanya. nitrogen (N). Tanaman pinus misalnya. no. seperti ganggang. Senyawa organik yang meliputi protein. yang mana hanya satu organism saja yang memperoleh keuntungan sedangkan yang lainya tidak terpengaruh. yang mana keberadaan satu organisme dapat menghambat pertumbuhan atau perkembangan organism lainya melalui pelapisan toksin atau racun. Contoh hubungan antara ikan remora dengan ikan hiu.uk . alelopati. Jika setiap jenis makhluk hidup ini jumlahnya lebih dari satu. lele. serangga air. perhatikanlah sebuah kolam ikan yang dihuni oleh berbagai jenis makhluk hidup. populasi serangga air. Interaksi antarapopulasi pada suatu area ini membentuk Komunitas. populasi ganggang akan berinteraksi dengan populasi ikan berukuran kecil. c. air ( H2O) dan sebagainya. Interaksi antara ganggang dengan ikan kecil berlangsung melalui proses makan.cybertruffle. yaitu mutualisme. tetapi saling berinteraksi. www. Komunitas Populasi-populasi makhluk hidup yang ada pada suatu tempat tidak berdiri sendiri begitu saja.wikipedia. ikan mas. Beberapa tipe interaksi antarkomponen biotik. maka pada kolam ikan akan terbentuk populasi ganggang. Alelopati anggrekayah. Komponen senyawa anorganik antara lain karbon (C). Termasuk komponen abiotik ini antara lain iklim. jamur. Komponen abiotik adalah komponen materi yang tergolong tak hidup. Iklim dalam hal ini melibatkan suhu. b. b.org . dan seterusnya. karbondioksida (CO2). dan protozoa. Sebagai contoh populasi.

com e. Rantai makanan dimulai dari produsen. Seperti telah diungkapkan di bagian depan komponen biotik meliputi kelompok autotrofik dan heterotrofik. Konsumen tersier atau konsumen tingkat tiga pemakan konsumen primer dan sekunder serta produsen. Interaksi ini ditampilkan dalam pemanfaatan oksigen untuk bernafas. F.adalah kelompok makluk hidup yang menggantungkan diri pada makhluk hidup yang lain dalam sintesa makanannya. Biofagus adalah mahkluk yang mengkonsumsi makhluk hidup lain dan saprofagus makhluk hidup yang memanfaatkan jasad mati atau zat organik mati. Batang dan daun tanaman jagung akan dimakan oleh konsumen I yakni kelompok herbivora yang juga disebut sebagai konsumen primer. yang mana satu jenis organism (parasit) hidup bersama atau menumpang dengan organisme lainya (inang) dan menimbulkan kerugian bagi organism yang ditumpanginya. semua organisme memerlukan energi dalam bentuk energi kimia.org su. Perpindahan energi yang berbentuk makanan diubah strukturnya ke dalam energi kimia melewati urutan makan dan dimakan yang disebut sebagai rantai makanan. . misalnya tanaman jagung. tingkat II dan tingkat III. Organism yang memakan disebut Predator sedangkan yang dimakan disebut Mangsa. Wiegert dan Owens (1970) membagi komponen hetrerotrofik ke dalam komponen biofagus dan saprofagus. Konsumen tersier ini disebut kelompok omnivora ataupemakan segala.d. yakni pemakan hewan. www.cooldesak. yang pada umumnya berupa tumbuhan hijau. Paraitisme Paratisme adalah hubungan antarorganisme berbeda spesies. Komponen heterotrofik ini dibedakan menjadi dua yakni kelompok makrokonsumen dan mikrokonsumen. Konsumen sekunder ini dikelompokkan ke dalam karnivora. Telah dijelaskan pula bahwa kelompok autotrofik adalah kelompok yang tidak menggantungkan diri pada kehadiran makhluk lain dalam sintesa makanannya. pemanfaatan cahaya matahari pada tumbuhan. Konsumen kedua disebut juga konsumen sekunder akan memakan konsumen primer. Kompetisi Adanya persaingan untuk mendapatkan sumber yang terbatas terjadinya hubungan atau interaksi dalam bentuk Kompetisi. f. yakni konsumen tingkat I. kemudian menyerap makanan yang dicerna oleh inangnya. Kelompok makrokonsumen dibedakan lagi menjadi tiga tingkatan.faithfreedom. Contoh cacing pita hidup dengan cara mnempel pada alat pencernaan inangnya. www. Dalam hal interaksi.wikipedia. Interaksi terjadi antara individu dengan lingkungan bertujuan untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya.org RANTAI MAKANAN Dalam ekosistem terjadi interaksi antara komponen biotik dan abiotik mulai dari tingkat individu sampai lingkup biosfer. Predasi Predasi adalah hubungan atau interaksi antarorganisme yang mana satu organism memakan organisme lainya. Kelompok makrokonsumen merupakan kelompok yang menggantungkan diri pada kehadiran makhluk lain dalam sintesa makanannya. Sebaliknya komponen heterotrofik.

my) Gambar : jarring-jaring makanan Pada setiap transfer sebagian besar energi yakni hampir 80% dari energy potensial dibebaskan dalam bentuk energi panas. burung sebagai konsumen tingkat II atau konsumen sekunder dan ular sebagai konsumen tingkat III atau konsumen tersier. tetapi dapat berupa banyak rantai makanan yang seringkali disebut jaring makanan. Transfer dari sumber daya yang berupa makanan dari tanaman seterusnya menuju suatu seri organisme yang memakan hijauan daun yang berasal dari tanaman. Sisa-sisa makanan akan diproses dalam bumi kita oleh organisme pengurai (pembusuk) sehingga terjadilah siklus kehidupan yang langgeng.Lewat jalur yang lain rantai makanan juga dapat dimulai dari produsen. Pernyataan tersebut dapat diartikan bahwa lewat rantai makanan akan membentuk pola saling ketergantungan satu sama lain. Ke dua rantai makanan tersebut. termasuk pula dinikmati oleh manusia. (www. yakni rantai makanan langsung dan rantai makanan tak langsung tidaklah berdiri sendiri melainkan selalu berkaitan dengan rantai makanan yang lain. Dalam rantai makanan ini terjadi transfer energi.gov. Dalam hal demikian ini tanaman jagung sebagai produsen dan ulat. Salah satu perwujudan dari hukum termodinamika I dan upaya untuk melawan hukum termodinamika II yakni terjadinya rantai makanan. Kemudian tahap berikutnya tanaman jagung dan buahnya dimakan ulat. atau semakin dekat dengan produsen tentu akan semakin banyak pula energi yang tersedia. Secara fisis terdapat dua rantai makanan yang dapat dibedakan dalam kehidupan ini yakni rantai yang langsung dan rantai tidak langsung. Rantai makanan yang langsung Misalnya dapat dimulai dari tanaman hijau (rumput) sebagai produsen ke herbivora diteruskan ke karnivora. Oleh karena itu mata rantai transfer tersebut menjadi sangat terbatas. Semakin pendek rantai makanan. Dalam ekosistem rantai makanan tidaklah tunggal.doe. Jaringan rantai makanan tersebut pada umumnya bersifat kompleks yang disebut sebagai jaringan makanan. omnivora. burung dan ular sebagai konsumen. Seterusnya dari binatang pemakan tanaman tersebut akan dijadikan makanan bagi binatang yang memakan daging. dan ulat ini dimakan burung seterusnya burung dimakan oleh ular dan seterusnya. Ulat ebagai konsumen tingkat I atau konsumen primer. Energi panas tersebut akan hilang ke lingkungan sekitar. Gambar berikut ini memperlihatkan peredaran makanan. misalnya tanaman jagung tersebut. . Rantai makanan yang tak langsung adalah rantai pengurai yakni dari zat organik mati menuju ke mikroorganisme dan selanjutnya mikro organisme inilah sebagai predatornya.

yakni konsumen primer. namun jika persediaan sumber daya alam cukup bagi makhluk. Dengan demikian pertambahan jumlah individu dalam populasi bergantung pada pengadaan sumber daya alam dengan jumlah tertentu. Sebaliknya bila perkembang biakan tak baik jumlah anggota populasi pertambahannya menjadi lambat. mengakibatkan kepadatan populasi agak kurang kehidupan menjadi tenang. kehidupan tak bergejolak dan terjadinya interaksi dalam ekosistem. tumbuh. ALIRAN ENERGI Dalam rantai makanan. Dengan sendirinya lewat persaingan akan dapat dikaji lebih jauh tentang bagaimana upaya untuk mengintensifkan perjuangan hidup. Selanjutnya energi kimia tersebut mengalir di dalam ekosistem melalui berbagai tingkatan konsumen dalam rantai makanan. dalam hal ini tumbuhan. Jika sumber daya alam persediaanya di lingkungan tersebut kurang. terjadi pula aliran energi seperti telah dijelaskan di atas. Apabila ekosistem dapat lestari. Naik turunnya jumlah populasi bergantung pada pengadaan sumber daya alam. kelembaban dan radiasi matahari. bahwa sumber energi utama adalah cahaya matahari. Misalnya : manusia di indonesia hanya cenderung menanam padi. baik interaksi antar populasi dan dalam populasi sendiri menjadi harmonis sehingga dalam ekosistem dapat muncul kesimbangan dan ketenangan. Demikianlah komponenkomponen ekosistem terikat satu sama lain yakni kehidupan yang satu membutuhkan kehidupan lain. muncullah ketegangan. gandum. sekunder dan tersier. Dari proses fotosintesa. Lingkungan akan menyediakan berbagai hal untuk kehidupan baik berupa makanan. di sisnilah terdapat aliran energi dalam suatu ekosistem. seterusnya dalam populasi tertentu akan berakibat bertambahnya jumlah anggota populasi tersebut. Tentu bagi . Seperti telah diketahui bersama. Dengan demikian populasi makhluk hidup lainnya tidak disediakan konsumsi bahan makanannya. H. keduanya saling dunia. domba. Cahaya matahari masuk ke dalam ekosistem melalui produsen. Keseimbangan dan ketenangan mengakibatkan perkembang biakan menjadi lebih baik. jagung dan palawija. Gambar di samping adalah adanya kerjasama antara manusia dengan hewan peliharaannya yang serasi. Ketidakmantapan ekosistem ini disebabkan jumlah manusia di bumi cenderung meningkat populasinya. sedangkan spesies tumbuhan yang diproduksi hanya sejenis. di mana tumbuhan membutuhkan cahaya matahari dalam proses fotosintesa. hewan dan tumbuhan cenderung masih dapat naik dan turun.G. berkembangbiak dan sebagainya. populasi jumlah manusia.vivanews. kerbau.com membutuhkan. Energi kimia dalam masing-masing tingkatan konsumen digunakan untuk berbagai kegiatan makhluk hidup seperti bergerak. tempat hidup. maka akan menghasilkan kehidupan yang tenang. PENGARUH PERKEMBANGBIAKKAN TERHADAP EKOSISTEM Kemampuan berkembang biak suatu organisme banyak ditentukan oleh lingkungan hidupnya. Kepadatan populasi ini dapat meningkat melebihi daya dukung sumber daya alam yang secara tak langsung juga mengakibatkan pengurangan individu dalam populasi tersebut lewat persaingan. pengaruh iklim. Hal ini mengakibatkan hewan yang dapat diternak hanyalah sapi. selain terjadi saling memakan. cuaca. Keadaan ini memberikan gambaran kepada kita bahwa dalam lingkungan yang teraturpun. penghuninya pun juga akan lestari kehidupan menjadiharmonis. dan sebangsanya. dihasilkan energi kimia sebagai bentuk perubahan dari energi cahaya matahari. Jadi di dalam ekosistem. Harmonisasi kehidupan semacam ini apabila salah satu komponen terganggu maka komponen lain juga akan mengalami kerusakan.

Hukum-hukum yang berkaitan dengan energi bagi makhluk hidup di antaranya adalah hukum termodinamika pertama. Manusia selalu berusaha untuk dapat . komponen ekosistem alam berlaku hukum alam juga. Persaingan antar spesies akan muncul manakala kedua populasi atau makhluk itu memperebutkan kebutuhan yang sama. perlindungan akan keselamatan diri dan kelompoknya atau pengaruh iklim/cuaca. Dalam keadaan demikian ini maka kehidupan makhluk dapat dianggap sebagai pengubah energi. Hukum termodinamika kedua menyatakan bahwa setiap sistem akan selalu cenderung berubah dari keadaan yang teratur menjadi keadaan yang tak teratur. Cahaya matahari. hukum termodinamika kedua. pengaruh radiasi matahari dan sebagainya. Tanah yang tandus semakin rusak dan tak mendapatkan perhatian. Hal ini berarti setiap energi yang memasuki jasad hidup.makhluk yang tak disediakan sumber makanan keadaannya menjadi tertekan dan diprediksi tak dapat bertahan lama hidup di muka bumi. Di sini keanekaragaman hayati perlu menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam memperbaiki kehidupan di muka bumi. Penurunan keanekaragaman hayati dalam ekosistem pada umumnya disebabkan oleh pengaruh empat hal yakni : a. kurangnya keanekaragaman ekonomi terhadap stagnasi ekonomi di kota. Komponen ekosistem yang berupa energi ini amat penting dalam memelihara kelangsungan hidup komponen yang ada dalam ekosistem tersebut. misalnya dapat diubah ke dalam bentuk energi lain yang bergantung pada proses-proses yang terjadi. Hal ini akan dapat berakibat banyaknya hama penyakit yang berpengaruh negatif. Misalnya energi matahari diubah menjadi energi panas. I. Dalam kajian ekosistem. dialah yang akan menang. Oleh sebab itu pengendalian jumlah populasi manusia perlu diatur sedemikian rupa agar tak melampaui kemampuan alam untuk mendukungnya. terjadinya penyederhanaan keanekaragaman makhluk hidup di muka bumi. tidak dapat diciptakan dan dimusnahkan. Hukum alam menyebutkan bahwa siapa yang kuat. b. Disadari bahwa dalam kehidupan selalu terdapat ketergantungan antara satu terhadap yang lain. Kebutuhan yang dimaksudkan di sini antara lain berupa kebutuhan makanan. mono kultur terhadap kemantapan ekonomi. PERAN MANUSIA DALAM MENJAGA KESEIMBANGAN LINGKUNGAN Satu hal yang tak dapat dilepaskan dari ekosistem adalah jumlah populasi manusia yang kian meningkat dari waktu ke waktu akan dapat berakibat menurunkan nilai ekosistem kita. maka akan dijumpai beragam strategi untuk mentransformasikan energi sebagai perwujudan dari hukum termodinamika I. Oleh karena makhluk hidup tersebut beraneka ragam. c. sumber daya alam dan manusia menjadi terbatas dan hanya mengumpul di kota. Kejadian ini mengakibatkan akses hidup masyarakat khususnya kehidupan ekosistem dan masyarakat di pelosok desa ada kecenderungan terabaikan. tempat hidup. penyederhananan makhluk hidup terhadap habitat dapat menyebabkan lingkungan tak subur atau seringkali terabaikan pengelolaannya. maka spesies yang memiliki lebih banyak keturunan lebih kuat dari pada spesies yang sedikit keturunannya. Oleh sebab itu diperlukan upaya agar terdapat keseimbangan ekosistem. d. Tanaman dan hewan yang kurang beragam yang dipelihara oleh manusia berakibat terbatasnya akses ekonomi manusia. Dari segi jumlah individu dan spesies. energi matahari diubah menjadi energi kimia yang menghasilkan energi potensial dalam makanan dan energi matahari diubah menjadi energi listrik bagi penerangan yang dapat digunakan manusia untuk mencukupi kebutuhan hidupnya. Pemanfaatan berbagai sumber daya alam secara tak terkendali dapat membawa ekosistem secara keseluruhan menjadi tidak seimbang. Dalam sejarah kehidupan. Peredaran sumber daya makanan. manusia sebagai makhluk yang pertama kali bersedia menerima amanah dari Tuhan untuk mengelola alam semestaini. atau yang satu menunjang yang lain. Tujuannya adalah agar tak terjadi penurunan nilai dari ekosistem manusia itu sendiri. Pengaruh tersebut adalah rentannya kehidupan makhluk di muka bumi. energi bersifat lestari. Spesies yang memiliki keturunan ’jarang’ akan memiliki peluang yang kecil untuk dapat mengalahkan saingannya. populasi atau ekosistem dapat dianggap sebagai energi yang tersimpan atau energi yang dapat dilepaskan. Hukum termodinamika pertama menyatakan bahwa energi dapat diubah dari satu bentuk ke bentuk lain.

Ekosistem terdiri atas komponen abiotik dan komponen biotik 4. Jelaskan perbedaan komponen biotik yang dapat melakukan proses fotosintetis dengan komponen biotik yang tidak dapat melakukan proses fotosintetis. 11. RANGKUMAN 1. Berdasarkan sifatnya dalam ekosistem. . Jumlah individu di dalam ekosistem tidak tetap. Ilmu yang mempelajari disebut ekologi. Komponen biotik adalah segala sesuatu yang terdapat di sekitar mahkluk hidup. air. dan memanfaatkan lingkungan sesuai dengan kebutuhannya. 3. yaitu produsen. Manusia dilengkapi dengan akal pikiran dan hati untuk memecahkan persoalan yang dihadapinya. Komponen biotik dikelompokkan menjadi tiga macam. 12. Usaha perlindungan komponen abiotik ialah dengan melakukan perlindungan tanah. Di dalam suatu ekosistem. dan membuat sumur serapan di perkotaan. yaitu dengan menjaga komponen-komponen di dalamnya tetap seimbang. Yaitu Organisme autotof dan heterotrof. 3. Efek yang selalu mengiringinya adalah rusaknya sumber daya alam dan bahkan seringkali juga memusnahkan sumber daya alam flora maupun fauna serta manusia itu sendiri. sedangkan makhluk lainnya tidak dilengkapi akal pikiran. kesejahteraan dan kelangsungan hidup manusia beserta anak turunnya. Komponen abiotik adalah segala sesuatu yang terdapat di sekitar makhluk hidup yang berupa benda-benda mati. dan cahaya matahari. Dalam ekosistem. terjadi saling ketergantungan antara komponen biotik dengan komponen abiotik maupun antarkomponen biotik. Cara memanfaatkan sumber daya alam ini dilakukan lewat berbagai cara yang kesemuanya itu ditujukan untuk kemakmuran hidup. manusia perlu melakukan pengelolaan lingkungan yang didasarkan prisnsip ekologi. sedang makhluk lainnya seringkali tidak diberi kesempatan mengatur alam semesta ini. melakukan tebang pilih. serta pencegahan erosi dan banjir. 2. dan udara. TES FORMATIF 1 1. 7. dan natalitas (jumlah individu lahir) 8.menguasai alam semesta. Jelaskan perbedaan dan persamaan komponen-komponen ekosistem 5. memanfatkan sumber daya alam hayati maupun non hayati untuk kebutuhan hidup dan kehidupannya. tetapi akan selalu mengalami perubahan. Dalam penciptaan makhluk. 9. akan menyebabkan ketidak seimbangan ekositem 10. yaitu dengan melakukan reboisasi di lahan-lahan kritis. bernalar manusia dapat mengatur. Jelaskan apa yang dimaksud rantai makana dan jaring-jaring makanan K. baik secara langsung maupun tidak langsung. 6. Mengapa semua tumbuhan hijau disebut produsen? 4. konsumen. dan pengurai. imigrasi (individu yang datang dari daerah lain). menata. Manusia dalam mengelola dan memanfaatkan sumber daya alam lewat kemampuan intelektualnya. di samping ada kemanfaatannya bagi makhluk hidup tetapi juga ada sisi negatif yang muncul. mortalitas (Jumlah Individu mati). Tuhan Allah SWT menciptakan manusia sebagai makhluk yang paling sempurna dibandingkan dengan makhluklainnya. contoh udara. air. oleh sebab itu manusia dapat membuat perencanaan yang lebih baik untuk mempertahankan kehadirannya di muka bumi ini. Berkat kemampuan dalam hal berpikir. Bila ada makhluk yang punah. Jumlah makhluk hidup dalam setiap tngkat trofik dalam rantai makanan harus terjaga. J. Ekosistem merupakan hubungan saling ketergantungan atau timbale balik antar mahluk dengan lingkungan. Faktor-faktor yang mempengaruhinya adalah emigrasi (individu yang pergi atau pindah ketempat lain). 5. Di sinimanusia adalah makhluk yang paling berhak mengatur. Manusia mampu memikirkan masa depan anak keturunannya. Beberapa usaha perlindungan tanah ialah rotasi tanaman. tanah. pemupukan yang seimbang. Untuk mencegah kerusakan lingkungan serta menjaga lingkungan tetap seimbang. organism dalam suatu ekositem terbagi dua. antara komponen biotik terjadi hubungan saling ketergantungan yang ditandai oleh peristiwa makan dan dimakan membentuk rantai makanan dan jarring-jaring makanan. Jelaskan pengertian ekositem 2.

...... cara menggali dan menemukan sumberpolusi........ Memberi masukan untuk penyusunan rencana pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup.................................... KONSEP KUNCI : Pengertian Amdal.............. saluran irigasi dan sebagainya) dilaksanakan......... C.dannydarussalam................................. Membantu proses pengambilan keputusan tentang kelayakan lingkungan hidup dari rencana usaha dan/ atau kegiatan....... social budaya dan kesehatan masyarakat...................... BAB II AMDAL (ANALISIS MENGENAI DAMPAK LINGKUNGAN) A..... yakni sebelum pembangunan fisik (bangunan gedung........... kimia.............................. bendungan................................... PENGERTIAN AMDAL AMDAL atau Analisis Mengenai Dampak Lingkungan adalah kajian mengenai dampak besar dan penting suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan suatu usaha dan/atau kegiatan........ Memberi masukan untuk penyusun desain rinci teknis dari rencana usaha dan/atau kegiatan................... .. JAWAB ..... B.............................. .... KEGUNAAN AMDAL Secara umum.......... .......................................................... ekosistem........... 4......................... Pengaruh terhadap lingkungan hidup yang dimaksudkan di sini adalah pengaruh dari aspek fisik.....L............................................................... dokumen prosedur amdal dan amral... keguanaan AMDAL sebagai berikut : 1......... Tujuan dan sasaran AMDAL adalah untuk www................. sosial ekonomi.......... Kegiatan AMDAL ini dibuat saat mulai perencanaan proyek...... Bahan bagi perencanaan pembangunan wilayah 2..................................... 5............ ................. Kegiatan AMDAL ini mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 1999 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup.................................... Kegiatan yang akan dilaksanakan ini diperkirakan dapat memberikan Setiap usaha harus dilengkapi dengan pengaruh terhadap lingkungan dokumen AMDAL hidup di sekitarnya.......................................................... ....... Memberi informasi bagi masyarakat atas dampak yang ditimbulkan dari suatu rencana usaha dan/atau kegiatan ........................................ dampak nyata dari kegiatan proyek........................ ekologi........................................ 3...........................com menjamin suatu usaha dan kegiatan pembangunan atau proyek agar dapat berjalan secara sinambung tanpa merusak lingkungan hidup..............

pemrakarsa wajib mengumumkan rencana kegiatannya selama waktu yang ditentukan dalam peraturan tersebut. Dokumen Kerangka Acuan Analisis Dampak Lingkungan Hidup. masyarakat yang terpengaruh atas segala bentuk keputusan dalam proses AMDAL. c.D. yaitu: 1. Dengan demikian lewat kegiatan AMDAL pemerintah daerah dan pusat memiliki cukup sumber informasi dalam mengambil keputusan boleh tidaknya dikembangkan usaha atau proyek di tempat itu. Kewenangan Penilaian didasarkan oleh Permen LH no. Penyusunan AMDAL menggunakan Pedoman Penyusunan AMDAL sesuai dengan Permen LH NO. PROSEDUR AMDAL Prosedur AMDAL terdiri dari : Proses penapisan (screening) wajib AMDAL. ( KA-ANDAL) Dokumen Analisis Dampak Lingkungan Hidup (ANDAL) Dokumen Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup (RKL) Dokumen Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup ( RPL) Ke empat dokumen inilah yang nantinya akan dinilai layak atau tidaknya suatu proyek dilaksanakan. maka wajib menyusun UKLUPL. d. Apabila kegiatan tidak tercantum dalam peraturan tersebut. E. Tujuan akhir dari kegiatan AMDAL ini adalah memberikan alternatif solusi dalam mengurangi dampak negatif dari lingkungan. orang atau badan hukum yang bertanggungjawab atas suatu rencana usaha dan/atau kegiatan yang akan dilaksanakan. Dari segi perencanaan perlu dilakukan analisis. terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan. PIHAK-PIHAK YANG TERLIBAT DALAM AMDAL Pihak-pihak yang terlibat dalam proses AMDAL adalah: Komisi Penilai AMDAL. Kegiatan AMDAL melibatkan 4 dokumen. 08/2006 4. Butir-butir perencanaan memuat aspek yang sifatnya preventif. yakni : a. 05/2008 F. Berdasarkan Keputusan Kepala BAPEDAL Nomor 08/2000. dan . sesuai dengan Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 86 Tahun 2002 3. DOKUMEN AMDAL Kegiatan AMDAL merupakan prasyarat yang harus dipenuhi dalam mengembangkan usaha yang berdampak luas pada masyarakat. sehingga tekanannya pada aspek perencanaan. meliputi pemakaian teknologi yang dapat mengurangi gejala polusi kebisingan yang mengganggu dan membahayakan masyarakat di sekitar lokasi tersebut. Proses pengumuman dan konsultasi masyarakat. Lewat kegiatan AMDAL maka pemerintah daerah memiliki bahan yang cukup dalam membantu masyarakat dalam rangka memutuskan rencana usaha dan menjamin keberlanjutan usaha yang akan dikembangkan. Dalam pelaksanaannya. saat ini. Sebagai gambaran misalnya apabila dalam suatu lokasi akan didirikan suatu industri yang menggunakan mesin-mesin besar sehingga dimungkinkan menghasilkan polusi kebisingan bunyi. Dokumen analisis mengenai dampak lingkungan di atas dibuat sebelum kegiatan proyek dimulai. Yaitu menentukan apakah suatu rencana kegiatan wajib menyusun amdal atau tidak 2. Penentuan kriteria wajib AMDAL. 2. 1. menanggapi masukan yang diberikan. dan 3. Daftar kegiatan wajib AMDAL dapat dilihat di Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 11 Tahun 2006 2. b. Indonesia menggunakan/menerapkan penapisan 1 langkah dengan menggunakan daftar kegiatan wajib AMDAL (one step scoping by pre request list). Dengan demikian AMDAL bagi pemerintah daerah dimanfaatkan untuk bahan perencanaan pembangunan wilayah. komisi yang bertugas menilai dokumen AMDAL Pemrakarsa. Masyarakat yang berkepentingan. yakni analisis mengenai dampak lingkungan dari segi konsep. Proses pengumuman dan konsultasi masyarakat 1.

RKL dan RPL kepada Komisi Penilai AMDAL untuk dinilai. RKL. RKL. Setelah selesai disusun. Penyusunan ANDAL. RKL dan RPL adalah 75 hari diluar waktu yang dibutuhkan oleh penyusun untuk memperbaiki atau menyempurnakan dokumennya. Proses penilaian KA-ANDAL. dan RPL. yaitu menentukan apakah suatu rencana kegiatan wajib menyusun AMDAL atau tidak. Penyusunan dan penilaian KA-ANDAL (scoping) Proses penyusunan KA-ANDAL. 4. Proses penyusunan ANDAL. Setelah selesai disusun. pemrakarsa mengajukan dokumen ANDAL. dan RPL Proses penapisan atau kerap juga disebut proses seleksi kegiatan wajib AMDAL. pemrakarsa mengajukan dokumen KA-ANDAL kepada Komisi Penilai AMDAL untuk dinilai.kemudian melakukan konsultasi kepada masyarakat terlebih dulu sebelum menyusun KAANDAL 3. lama waktu maksimal untuk penilaian KA-ANDAL adalah 75 hari di luar waktu yang dibutuhkan oleh penyusun untuk memperbaiki atau menyempurnakan kembali dokumennya. Gambar Prosedur AMDAL Siapa yang harus menyusun AMDAL? Dokumen AMDAL harus disusun oleh pemrakarsa suatu rencana usaha dan/atau kegiatan. Berdasarkan peraturan. Proses penilaian ANDAL. lama waktu maksimal untuk penilaian ANDAL. dan RPL. . RKL. Berdasarkan peraturan. Penyusunan dan penilaian ANDAL. RKL. Penyusunan KA-ANDAL adalah proses untuk menentukan lingkup permasalahan yang akan dikaji dalam studi ANDAL (proses pelingkupan). dan RPL dilakukan dengan mengacu pada KA-ANDAL yang telah disepakati (hasil penilaian Komisi AMDAL).

Komisi Penilai AMDAL adalah komisi yang bertugas menilai dokumen AMDAL. perhatian pada lingkungan hidup. Di tingkat pusat berkedudukan di Kementerian Lingkungan Hidup. Kegiatan yang tidak wajib menyusun AMDAL tetap harus melaksanakan upaya pengelolaan lingkungan dan upaya pemantauan lingkungan. Penyusun dokumen AMDAL harus telah memiliki sertifikat Penyusun AMDAL dan ahli di bidangnya. Masyarakat yang berkepentingan adalah masyarakat yang terpengaruh atas segala bentuk keputusan dalam proses AMDAL berdasarkan alasan-alasan antara lain sebagai berikut: kedekatan jarak tinggal dengan rencana usaha dan/atau kegiatan. dan/atau faktor pengaruh nilai-nilai atau norma yang dipercaya. UKL-UPL merupakan perangkat pengelolaan lingkungan hidup untuk pengambilan keputusan dan dasar untuk menerbitkan ijin melakukan usaha dan atau kegiatan. dan masyarakat yang berkepentingan. pemrakarsa. pemrakarsa dapat meminta jasa konsultan untuk menyusunkan dokumen AMDAL. dan di tingkat Kabupaten/Kota berkedudukan di Bapedalda/lnstansi pengelola lingkungan hidup Kabupaten/Kota. Proses dan prosedur UKL-UPL tidak dilakukan seperti AMDAL tetapi dengan menggunakan formulir isian yang berisi : • • • • Identitas pemrakarsa Rencana Usaha dan/atau kegiatan Dampak Lingkungan yang akan terjadi Program pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup . Pemrakarsa adalah orang atau badan hukum yang bertanggungjawab atas suatu rencana usaha dan/atau kegiatan yang akan dilaksanakan. faktor pengaruh ekonomi. di tingkat Propinsi berkedudukan di Bapedalda/lnstansi pengelola lingkungan hidup Propinsi. Apa yang dimaksud dengan UKL dan UPL ? Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UPL) adalah upaya yang dilakukan dalam pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup oleh penanggung jawab dan atau kegiatan yang tidak wajib melakukan AMDAL (Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 86 tahun 2002 tentang Pedoman Pelaksanaan Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup). Tata kerja dan komposisi keanggotaan Komisi Penilai AMDAL ini diatur dalam Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup.Dalam penyusunan studi AMDAL. Ketentuan standar minimal cakupan materi penyusunan AMDAL diatur dalam Keputusan Kepala Bapedal Nomor 09/2000. Siapa saja pihak yang terlibat dalam proses AMDAL? Pihak-pihak yang terlibat dalam proses AMDAL adalah Komisi Penilai AMDAL. Masyarakat berkepentingan dalam proses AMDAL dapat dibedakan menjadi masyarakat terkena dampak. Kewajiban UKL-UPL diberlakukan bagi kegiatan yang tidak diwajibkan menyusun AMDAL dan dampak kegiatan mudah dikelola dengan teknologi yang tersedia. faktor pengaruh sosial budaya. dan masyarakat pemerhati. Unsur pemerintah lainnya yang berkepentingan dan warga masyarakat yang terkena dampak diusahakan terwakili di dalam Komisi Penilai ini. sementara anggota-anggota Komisi Penilai AMDAL di propinsi dan kabupaten/kota ditetapkan oleh Gubernur dan Bupati/Walikota.

• Tanda tangan dan cap Formulir Isian diajukan pemrakarsa kegiatan kepada : • • • Instansi yang bertanggungjawab di bidang pengelolaan lingkungan hidup Kabupaten/Kota untuk kegiatan yang berlokasi pada satu wilayah kabupaten/kota Instansi yang bertanggungjawab di bidang pengelolaan lingkungan hidup Propinsi untuk kegiatan yang berlokasi lebih dari satu Kabupaten/Kota Instansi yang bertanggungjawab di bidang pengelolaan lingkungan hidup dan pengendalian dampak lingkungan untuk kegiatan yang berlokasi lebih dari satu propinsi atau lintas batas negara Apa kaitan AMDAL dengan dokumen/kajian lingkungan lainnya ? AMDAL-UKL/UPL Rencana kegiatan yang sudah ditetapkan wajib menyusun AMDAL tidak lagi diwajibkan menyusun UKL-UPL (lihat penapisan Keputusan Menteri LH 17/2001). Pelaksanaan Audit Lingkungan tersebut dapat mengacu pada Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 42 tahun 1994 tentang Panduan umum pelaksanaan Audit Lingkungan. . dimana kewajiban yang satu secara otomatis menghapuskan kewajiban lainnya kecuali terdapat kondisi-kondisi khusus yang aturan dan kebijakannya ditetapkan oleh Menteri Negara Lingkungan Hidup. Dokumen-dokumen tersebut antara lain adalah Audit Lingkungan Sukarela. untuk kasus seperti ini kegiatan tersebut dikenakan Audit Lingkungan Hidup Wajib sesuai Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 30 tahun 2001 tentang Pedoman Pelaksanaan Audit Lingkungan yang Diwajibkan. AMDAL dan Audit Lingkungan Hidup Sukarela Kegiatan yang telah memiliki AMDAL dan dalam operasionalnya menghendaki untuk meningkatkan ketaatan dalam pengelolaan lingkungan hidup dapat melakukan audit lingkungan secara sukarela yang merupakan alat pengelolaan dan pemantauan yang bersifat internal. Walau demikian dokumen-dokumen sukarela ini sangat didorong untuk disusun oleh pemrakarsa karena sifatnya akan sangat membantu efektifitas pelaksanaan pengelolaan lingkungan sekaligus dapat "memperbaiki" ketidaksempurnaan yang ada dalam dokumen AMDAL. UKL-UPL dikenakan bagi kegiatan yang telah diketahui teknologi dalam pengelolaan limbahnya. Audit Lingkungan Wajib merupakan dokumen lingkungan yang sifatnya spesifik. Dokumen lingkungan yang bersifat sukarela ini sangat bermacam-macam dan sangat berguna bagi pemrakarsa. Kegiatan dan/atau usaha yang sudah berjalan yang kemudian diwajibkan menyusun Audit Lingkungan tidak membutuhkan AMDAL baru. termasuk dalam melancarkan hubungan perdagangan dengan luar negeri. Penerapan perangkat pengelolaan lingkungan sukarela bagi kegiatan-kegiatan yang wajib AMDAL tidak secara otomatis membebaskan pemrakarsa dari kewajiban penyusunan dokumen AMDAL. AMDAL dan Audit Lingkungan Hidup Wajib Bagi kegiatan yang telah berjalan dan belum memiliki dokumen pengelolaan lingkungan hidup (RKL-RPL) sehingga dalam operasionalnya menyalahi peraturan perundangan di bidang lingkungan hidup. maka kegiatan tersebut tidak bisa dikenakan kewajiban AMDAL.

000 ton/tahun >= 100. dokumen-dokumen yang dipromosikan penyusunannya oleh asosiasi-asosiasi industri/bisnis. penam. Pusat Listrik dari jenis lain 12. 2. radioakif. termasuk pengolahan. 2. rawa. Pembangunan Bendung atau Waduk Pengembangan Daerah lrigasi Pengembangan Daerah Rawa Pasang Surut/Lebak Pengamanan pantai. PLTP 11. dikota besar Kanalisasi/Kanal Banjir dikota besar Kanalisasi selain no.000 ton/tahun >= 300. 5. Rumah sakit kelas A Rumah sakit yang setara dengan kelas A atau kelas 1 Rumah sakit Rumah sakit dengan peiayanan spesialisasi lengkap/menyeluruh lndustri Farmasi yang membuat bahan baku obat dengan proses penuh >= 400 kamar III. Pengolahan (Kilang) 14.bangan dan pemurnian 7. Batubara 3. 8. G. DAFTAR KEGIATAN WAJIB AMDAL JENIS KEGIATAN BESARAN BIDANG PERTAMBANGAN DAN ENERGI . Transmisi 8.6 (pantai. dan lainnya. BIDANG PEKERJAAN UMUM 1. PLTD/PLTG/PLTU/PLTGU 9.dokumen-dokumen yang diatur dalam ISO 14000. 4. Eksploitasi Minyak/Gas Bumi 13. Bahan galian bukan logam atau bahan galian golongan C Bahan galian 6. atau lainnya) Pernbangunaan jalan tol dan jalan layang . Luas wilayah pertambangan umum tahap exploitasi Produksi 2. Bijih Primer 4. dikota besar Perbaikan sungai. 5. 3. 1.000 ton/tahun >= 60. 4. PLTA semua jenis dan ukuran kecuali PLTM den jenis aliran langsung 10.000 m3/tahun > 150 KV >= 100 MW >= 55 MW >= 5 MW >= 25 km II. 7. Bijih Sekunder 5. BIDANG KESEHATAN 1. 6. 3. Transmisi Minyak/Gas Bumi >= 200 ha dan atau >= 200.

000 ha c. panjang >= 5 km m. Pengambilan air dari danau. Pembangunan jalan raya 10. 2. 4. 3. 1. 4. 6. >= 80 ton/ha l. >= 500.500 ha o. >= 500. Pembangunan IPAL untuk pemukimanPembangunan sistem sewerage 18. luas >= 200 ha q. >= 800 ton/ha k. Pembangunan dan peningkatan jalan dengan pelebaran di luar daerah milik 11. Rencana kegiatan pembangunan pemukiman transmigrasi Keterangan : Jenis Transmigrasi Umum Usaha pokok Tanarnan pangan den atau perkebunan . panjang > 25 km h.000 penduduk d. 3. panjang >= 25 km atau lebar >= 50 M g. 7. 2. tinggi >= 60 m IV BIDANG PERTANIAN 1. 3.000 ha b. Pembuangan sampah dengan sistem open dumping Pembuangan sistem drainase 15. pelayanan >= 2. Pengolahan sampah dengan incinerator 13. dengan saluran di saluran primer kota metropolitan den besar 16. debit >= 60 m p. jalan kota besar dan metropolitan yang berfungsi arteri atau kolektor 12. luas yang di airi a. Pembuangan sampah dengan sistem control landfill dan sanitary landfill 14. 4.000 ha luas >= 5. atau sumber air lainnya 19. >= 2. Pembangunan perumahan den pemukiman umum Peremajaan kota 20.000 penduduk e. Air Limbah: 17. mata air. luas >= 50 ha n. luas >= 5.000 ha luas >= 1 0. Gedung bertingkat/apartemen tinggi >= 15 m atau luas genangan >= 100 ha 21. 5. sungai. >= 800 ton/ha j. Usaha tambak udang/ikan Pencetakan sawah.9. luas >= 5 ha r. pada kawasan hutan Usaha perkebunan tanaman tahunan Usaha pertanian tanaman semusim luas >= 50 ha luas >= 1. panjang >= 5 km atau lebar >= 20 M f. 2. Hotel Padang Golf Taman Rekreasi Kawasan Pariwisata >= 200 kamar atau luas >= 5 ha >= 100 ha VI BIDANG TRANSMIGRASI & PEMUKIMAN PERAMBAH HUTAN 1.000 ha V BIDANG PARPOSTEL . panjang > 5 km atau luas >= 5 ha i.

000 m3 IX BIDANG PERDAGANGAN 1. antara lain industri perekat 17.000 ha VIII BIDANG PERHUBUNGAN 1. 3. industri Pesawat Terbang 15. Industri peleburan pellet & sponge 12. 11.000 m2 X SIDANG PERTAHANAN DAN KEAMANAN 1. 4. 5. Pembangunan Gudang Munisi Gudang Pusat Munisi dan Gudang Munisi Daerah Pembangunan Pangkalan Angkatan Laut Pembangunan Pangkalan Angkatan Udara Pusat Latihan Tempur/Lapangan tembak senjata . alloy Kawasan lndustri 13.industd fero 12.industd pig iron 13. industri Baterei >= 3. 2. Pusat Perdagangan/Perbelaniaan relatif terkonsentrasi luas >= 5 ha atau luas bangunan >= 10. Idustri Semen (yang dibuat melalui produksi klinker) 2. 6. 4. 8. 5. lndustri pembuatan alumina 9. industri peleburan tembaga (Cu) 8. lndustri Petrokimia 5. lndustri peleburan timah hitam (Pb) 7. 111 beserta fasilitasnya Pelabuhan khusus Reklamasi Pantai luas Pengerukan Laut Daerah Kerja (Kawasan) Pelabuhan Bandar Udara beserta fasilitasnya panjang >= 25 km >= 25 ha volume >= 1 00.000 DWT luas >= 3.5. 7. industri senjata. lndustri Pupuk Kimia (Sintetis) 4. 2. Industri Pulp den Kertas 3. Pembangunan Jaringan Jalan Kereta Api dan fasilitasnya Pembangunan Sub Way Pelabuhan Kelas 1. 16. 3. lndustri peleburan baja 6. lndustri peleburan baja paduan 10. Lingkup studi : SKP VII BIDANG PERINDUSTRIAN 1. industri kayu lapis terintegrasi lengkap dgn fasilitas penunjangnya. Industri penghasil pestisida primer 19. industri alumunium ingot 11. industd galangan kapal produksi 14. munisi dan bahan peledak 18.

2. taman buru. 6. Tujuan AMDAL secara umum adalah menjaga dan meningkatkan kualitas lingkungan serta menekan timbulnya pencemaran serendah mungkin.a. C b. Hal-hal yang dikaji dalam proses AMDAL meliputi aspek fisik-kimia. dan taman hutan raya >= 250 ha >= 100 ha XIII BIDANG PENGENDALIAN BAHAN BERBAHAYA & BERACUN Pembangunan Fasilitas Pengolah Limbah B-3 XIV BIDANG KEGIATAN TERPADU/MULTISEKTOR Usaha atau Kegiatan yang terdiri dari lebih dari satu kegiatan wajib AMDAL yang saling terkait dan melibatkan kewenangan lebih dari satu instansi yang bertanggung jawab serta berada dalam satu kesatuan hamparan ekosistem. 7. 8. 3. 3. ekologi. 5.000 ha XI SIDANG PENGEMBANGAN TENAGA NUKLIR 2. 4. social-budaya. Pembangunan dan pengoperasian Reaktor Nuklir Reaktor Daya Reaktor Penelitian Pembangunan dan Pengoperasian instalasi Nuklir Non Reaktor : Fabrikasi bahan bakar Nuklir Pengelolaan Limbah Radioaktif Radiator aktivitas sumber Produksi Radioisotop untuk semua instalasi >= 1 00 KWt a. 4. dokumen analisis dampak lingkungan (ANDAL). Amdal merupakan kajian dampak besar dan penting terhadap lingkungan hidup. dan kesehatan masyarakat sebagai pelengkap studi kelayakan suatu rencana usaha dan/atau kegiatan. >= 1. kelas A.000 Ci) XII BIDANG KEHUTANAN 1. kelas A. yaitu dokumen kerangka acuan analisis dampak lingkungan (Ka-AMDAL). taman nasional. Pembangunan taman safari Pembangunan kebun binatang Hak pengusaha hutan (HPH) Hak pengusahaan hutan sagu Hak pengusahaan hutan tanaman industri (HTI Pengusahaan pariwisata alam di dalam : taman wisata alam. taman laut. 7. 6. RANGKUMAN 1. dibuat pada tahap perencanaan. dan digunakan untuk pengambilan keputusan 2. produksi >= 50 elemen bakar/tahun b. 5. AMDAL merupakan singkatan dari Analisis mengenai dampak lingkungan. sosialekonomi. dan dan dokumen rencana pemantauan lingkungan (RPL). B. H. 4. 3. Di Indonesia. C atau yang setara c. dokumen rencana pengelolaan lingkungan (RKL). . B. kajian amdal dalam pratiknya terbagi menjadi penyusunan empat dokumen. semua instansi c. luas >= 10.850 TBq (5.

4.. …………………………………………………………………………………………….. 2. penyusunan dan peniliaan ka-andal. 6. dan RPL. Komisi penilian AMDAL dibentuk di tingkat pusat oleh menteri. proses pengumuman dan konsultasi masyarakat. I. 9... Prosedur AMDAL di Indonesia terdiri dari empat tahap. 8. holtikultura. Jenis Usaha atau kegiatan yang wajib dilengkapi AMDAL diatur dalam Keputusan Kepala BAPEDAL Nomor 056 Tahun 1994 tentang PEdoman Mengenai Ukuran Dampak Penting. 7. ……………………………………………………………………………………………. dan perkebunan terhadap lingkungan hidup? J. …………………………………………………………………………………………….... RKL. Masyarakat yang berkepentingan dalam proses amdal dapat dibedakan menjadi masyarakat yang terkena dampak dan masyarakat pemerhati. tingkat provinsi oleh Gubenur. Jelaskan pengertian AMDAL dan tujuan dilakukan AMDAL ! Sebutkan komisi-komisi penilaian AMDAL dan wewenangnya Sebutkan empat dokumen yang harus dilengkapi dalam AMDAL ! Jelaskan mekanisme atau prosedur AMDAL ! Apa dampak peting yang ditimbulakan uasaha budi daya tanaman pangan. Pihak-pihak yang terlibat dalam proses AMDAL adalah komisi penilian amdal. ……………………………………………………………………………………………. 5. 3.5. …………………………………………………………………………………………….. . ……………………………………………………………………………………………. serta penyusunan dan penilian andal. pemrakarsa. yaitu penapisan (screening) wajib amdal. ……………………………………………………………………………………………. JAWAB …………………………………………………………………………………………….. ……………………………………………………………………………………………. dan tingkat kabupaten/kota oleh bupati/wali kota. ……………………………………………………………………………………………. …………………………………………………………………………………………….. dan masyarakat yang berkempentingan.. TES FORMATIF 2 1.

c. Tumbuhan hijau b. a. Dekomposer Komponen biotik e.BAB III EVALUASI A.. Makhluk hidup yang berperan sebagai pengurai organisme yang telah mati adalah . Habitat b.. Komponen abiotik d. Dibawah ini yang tidak tergolong pada komponen abiotik adalah . PILIHAN GANDA Pilihlah salah satu jawaban yang tepat dengan member tanda silang di huruf a. Fotosintesis Fosil 3. Komponen ekosistem yang terdiri atas komponen tidak hidup (abios) adalah ….. . Cahaya c. d.. atau e. Komunitas 2. Tanah 4. Biosfer c. d. Air e. Individu d. 1. Populasi e. Sejumlah individu dari satu jenis yang ada di suatu daerah atau di tempat tertentu dan dapat menghasilkan keturunan adalah…… a. Udara d.

Karbon dioksida dan air Karbon dioksida dan glukosa Glikosa dan air Glukosa dan oksigen Karbon dioksida dan oksigen Dalam ekosistem perairan. a. Memberikan pupuk dengan seimbang c. organisme yang berperan sebagai produsen adalah.. a. d. Tumbuhan hijau d. c.. Alga berklorofil Berikut ini zat-zat yang dihasilkan oleh tumbuhan hijau dalam proses fotosintesis yang bermanfaat bagi seluruh organisme adalah . akibat punahnya belalang tersebut adalah .. Tumbuhan Perhatikan gambar berikut : Ulat Burung Pipit Elang Pernyataan berikut ini yang tidak tepat adalah . Konsumen e.. a.. e.. Reboisasi dilahan kritis e. 6. a. Akibat pengunaan pestisida yang berlebihan.5. b.. 7. tikus. e. Gambar diatas menunjukkan rantai makanan b. Fitoplankton d. Pengurai Pengurai bertugas menghancurkan jasad mati agar terurai menjadi unsur-unsur pembentuk komponen abiotik kembali.. tanaman padi.. persyaratan umum yang harus dipenuhi adalah. a. karnivora b. Burung pipit dimakan oleh elang 11. Tumbuhan b. Produsen d. a. 8. hewan b. Burung pipit merupakan konsumen e.. c.. Konsumen e. Berikut ini cara-cara yang dilakukan untuk perlindungan tanah. . a. Tumbuhan berperan sebagai produsen c. Dekomposer Komponen biotik dari ekosistem yang mampu berfotosintesis menghasilakan zat makanan dan oksigen dari zat-zat anorganik adalah . b. Tumbuhan parasit c. dan ular. herbivora c. tetapi populasi ular meningkat 10. Jumlah ulat lebih banyak daripada jumlah tumbuhan d.. karnivora ikan Dalam suatu persawahan terdapat belalang. Produsen d. Kelompok organisme berikut yang merupakan pengurai adalah. populasi belalang di persewaan tersebut menjadi punah. Berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) tentang Tata Cara Perencanaan Sumur Resapan Air Hujan untuk Lahan Pekarangan.. c. Penebangan seluruh pohon yang ada di hutan d. Populasi tikus meningkat Populasi tanaman padi meningkat Populasi ular meningkat Populasi tanaman padi menurun Populasi tikus menurun. kecuali . d. Melakukan tebang pilih 12. a.. 9. Bakteri pembusuk dan jamur e. Cahaya c... b. Melakukan rotasi tanaman b. herbivora Zooplanton e.

misalnya limbah pertanian. Meningkatkan produktivitas b. skabies b. sayuran. H2O b. Sulfur dioksida (SO2) Karbon menoksida (CO) e. b. Sanitary landfill. CFC c. Sanitary landfill. daur ulang. b. c. Dekat dengan fondasi bangunan 13. Kolera d. kecuali … Hujan asam d. Di Indonesia. dan aerosol atau alat penyemprot (spray) yang dapat mencemari udara adalah …. Makanan ternak. kecuali . a. Berikut ini beberapa fenomena yang disebabkan oleh penggunaan energy terhadap udara. Peralatan yang tidak boleh dikeruk atau disikat. besi b. dan biogas 20. c. Pengomposan. a. RKL a.. daur ulang. dan pembakaran c. CO2 d. pengomposan. RPL b. kecuali … Klorofluorokarbon (CFC) d. Asam sulfat (H2SO4) Karbon dioksida (CO2) 16. kebun koleksi c. matinya organism perairan Smog e. c. Energi yang dihasilkan dari proses pembusukan bahan-bahan organik. dan kotoran hewan oleh mikroorganisme adalah … Biogas d. kecuali … a. a. kajian amdal dalam pratiknya terbagi atas penyusunan empat dokumen. a. b. pengomposan. Disentri e. Mencegah timbulnya kerugian pengusaha d. Tujuan AMDAL secara umum adalah…. a. Pencemaran udara dapat ditimbulkan oleh gas-gas sebagai berikut. Harus berada di tahan yang labil Dekat dengan tempat penimbunan sampah Tanah berlareng dan curam d. c. dan daur ulang d. Makanan ternak. Dijauhkan dari septic tank ( minimum lima meter diukur dari tepi) e. Taman nasional 14. Cagar alam d. alumunium c. Suaka margasatwa e. minyak bumi Gas alam 15. . batu bara Biofeul e. Andal e. Ka-andal d. impetigo c. Melamin e. Menjaga dan meningkatkan kualitas lingkungan c. lemari es. SO2 17. Keramik d. b. seperti wajan dan panic terbuat dari… a. UPL c. Penyekit dengan gejala gatal-gatal pada kulit yang disebabkan masuknya tungau ke dalam lapisan kulit manusia adalah penyakit … a.. CO e. Tifus 19. Berikut ini kawasan perlindungan insitu. efek rumah kaca Pemanasan global 18. biogas.a. Membuka lapangan kerja e. Meningkatkan pendapatan masyarakat 22. Bahan yang terdapat dalam pendingin ruang (AC). Teflon 21.. taman laut b. dan pembakaran e.. a. Berikut ini beberapa cara pengelolaan sampah organik yang dapat menguntungkan adalah . biogas b.

kesehatan perikanan 27. industri amunisi Perhubungan e. Skala/besaran jenis kegiatan industry petrokimia hulu yang wajib memiliki dokumen amdal adalah … a. ≥ 250. dan potensi konflik sosial adalah dampak yang akan timbul pada kegiatan bidang … Pertahanan dan keamanan d. ≥ 200 m c. Kelurahan/desa c. jumlah komponen ekositem apakah yang paling banyak? Mengapa demikian? . Komisi penilaian amdal yang menilai kegiatan-kegiatan yang potensial berdampak negatif pada masyarakat luas dan /atau menyangkut pertahanan dan keamanan adalah komisi penilai amdal a. RKL UKL 25. ≥ 10. Semua besaran e. Kehutanan d. Skala/besaran jenis kegiatan pengerukan alur pelayaran sungai yang wajib dilengkapi Amdal adalah … a. ≥ 500. Jelaskan perbedaan antara : a. c. Dalam ekosistem yang seimbang. Pembangunan pangkalan TNI AL d.000 DWT 23. Kesehatan e. gangguan kebisingan. perhubungan 29.000 m2 3 b.000 ha yang wajib memiliki dokumen amdal adalah kegiatan …. b. ≥ 6. perikanan c. c. hama penyakit. Amdal d. ≥ 25 km d. tanah. a. perindustrian b. Pembangunan pangkalan TNI AU e.000 m2 3 c. Kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan yang selalu memilki potensi dan dampak risiko radiasi adalah bidang … Perikanan d.000 m 28. Pembangunan pusat latihan tempur 26. Istilah yang dikenal “Upaya Pengelolaan Lingkungan” disebut . Jenis kegiatan yang umumnya menimbulkan pencemaran air. dan getaran adalah jenis kegiatan di bidang …. Provinsi e. ≥ 200 m b. Pembangunan gudang aminisi daerah c. Parasit dan saprofit 32. Pusat d. udara. b. c. Gangguan terhadap ekositem. Organisme autotrof dan heterotrof b. bentang alam. Semua besaran d. Kabupaten 24. pengembangan nuklir kesehatan B. UPL Andal e. a. ≥ 6. 30. Pembangunan gudang amunisi pusat b. a.. URAIAN Jawablah soal uraian berikut dengan singkat dan jelas ! 31.a. kehutanan Pertanian e.000 m e. a.. Jenis rencana usaha bidang pertahanan dan keamanan dengan luas ≥ 10. b. keanekaragaman hayati. kecamatan b. bau.

Bogor: Penerbit Yudhistira http://www. Sebutkan perbedaan perlindungan insitu dan eksitu serta berikan contohnya.my http://www. 39. Apa yang dimaksud dengan energy biomassa ? berikan contohnya.41 Tahun 2000. Bila belum mencapai batas minimal tersebut.2006.00 (enam koma nol nol). 40. Jakarta Sutrisno.2007. DAFTAR PUSTAKA Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).33. Jakarta : BNSP. yaitu turbin mekanik dan turbin uap. no.gov.vivanews.dunia.cooldesak. Standar Isi. Terdapat dua jenis turbin sebagai penggerak generator.com http://www. Pedoman Pembentukan Komisi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup Kabupaten/kota. 36. Apa yang dimasudkan dengan sumur resapan? Sebutkan bebrapa syarat umum yang harus dipenuhi dalam pembuatan sumur resapan berdasarkan Standar Nasional Indonesia. peserta didik harus mengulang kembali. 37.wikipedia.com . Jelaskan kegunaan masing-masing turbin tersebut Jelaskna beberapa fenomena yang disebabkan oleh penggunaan energy terhadap udara Apa yang anda ketahui tentang amdal Sebutkan tujuan amdal sebagai instrument pengendalian ! Sebutkan jenis kegiatan yang wajib dilengkapi dengan analisis mengenai dampak lingkungan! BAB IV PENUTUP Peserta didik dinyatakan kompeten bila telah Melaksanakan tugas-tugas dan mengerjakan tes formatif dan evaluasi serta memperoleh batas minimal nilai 6.org http://www. 35. 34. 38.doe. Ilmu Pengetahuan Alam modul 3. Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No.